MENINGIOMA

Pembimbing :

dr. Yudi Yuwono Wiwoho, Sp.BS

Penyusun :

Silvia sari dewi

Kepaniteraan Klinik Ilmu Bedah Rumah Sakit Umum Pusat Angkatan Udara Periode 12 November 2012 – 18 Januari 2013 Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

dr. perubahan perilaku (-).nyeri dirasakan sekitar 1-2 jam. Saat nyeri kepala pasien minum obat penghilang nyeri dari klinik dokter 24 jam.sudah menjalani radioterapi sebanyak 3 kali di RSCM.dikepala.M : 52 Tahun : Laki . gangguan keseimbangan (-). kejang (-). saat istirahat ataupun aktivitas. gangguan pengecap .STATUS I.esnawan antariksa. gangguan pendengaran (-). trauma kepala (-). Identitas pasien Nama Umur Jenis kelamin Alamat Agama Pekerjaan Status Tanggal masuk No.laki : Jl.Sebelumnya pasien hanya mengeluhkan pandangan kabur sebelah kiri. mual muntah (-).12 – 2012 : 10 74 55 : Ruang cendrawasih Anamnesis dilakukan secara autoanamnesis dan Alloanamnesis tanggal 12-12-2012 II. kelemahan anggota gerak (-). Nyeri dapat muncul tiba-tiba. RM Dirawat : Tn. Pasien hanya bisa melihat bayangan orang yang lewat.terdapat benjolan di kepala.Pasien juga mengeluhkan nyeri kepala hilang timbul yang dirasakan di seluruh bagian kepala. setahun yang lalu SMRS pasien mengeluhkan kedua mata pasien tidak bisa melihat sama sekali ( pandangan gelap ). dan leher juga terasa berat. Riwayat Penyakit Sekarang Os datang ke poliklinik saraf Rs. gangguan berbicara (-). Keluhan Utama Rembesan darah di bekas biopsi dikepala III. nyeri tidak didahului faktor pencetus. Pasien masih dalam keadaan sadar (tidak ada penurunan kesadaran).Masjid Rt 02/02 : Islam : Pegawai : Menikah : 11 .Riwayat biopsi bulan juni. Nyeri terasa seperti ditimpa beban berat.karena ada rembesan darah diluka bekas biopsi.

batuk lama (-). penurunan berat badan (+) sejak sakit tapi tidak terlalu dratis. demam (-). Riwayat Penyakit Dahulu Tidak ada riwayat trauma. : CA (-/-). cukup : 22x/ menit.pasien belum pernah mengalami penyakit seperti ini sebelumnya V. faring hiperemis (-) : Tidak ada pembesaran KGB. sesak nafas (-). pupil isokor Pemeriksaan telinga : Otore (-/-).pasien mengeluh susah tidur. SI (-/-).dan penciuman tidak ada. deformitas (-/-) Pemeriksaan hidung : Deformitas (-/-).70 C STATUS GENERALIS Kepala Mata : Normocephali. BAB dan BAK pasien normal. reguler. reguler. simetris. JVP tidak meningkat . pasien tidak mengetahui berat badan yang hilang.    Riwayat Penyakit Keluarga Riwayat DM (+) pada ibu pasien Riwayat Hipertensi (-) Tidak ada riwayat keluhan yang sama pada keluarga PEMERIKSAAN FISIK Tanda Vital Keadaan Umum Kesadaran Tekanan Darah Nadi Pernapasan Suhu : Tampak Sakit Sedang : Compos Mentis : 140 / 80 mmHg : 80 x/menit. IV. teratur : 36. rhinorrhea (-/-) Pemeriksaan mulut Leher : Bibir kering (-). Riwayat gangguan jantung dan paru tidak ada. Riwayat DM (+) dan Hipertensi (+).

tidak ada oedem. BU (+). Wheezing (-/-) Jantung Abdomen : BJ I-II reguler.II . STATUS NEUROLOGIS Kesadaran GCS : Compos Mentis : E4 M6 V5 (15) TANDA RANGSANGAN MENINGEAL      Kaku kuduk Brudzinski I Brudzinski II Laseque Kernig : : : : : negatif negatif negatif negatif negatif NERVI CRANIAL 1.II (Opticus) Kanan Daya penglihatan Lapang pandang Pengenalan warna Visus 0 SDN Kiri Visus 0 SDN Keterangan Lesi N. NT(-) Ekstremitas : Akral hangat pada kedua ekstremitas. suara nafas vesikuler. I (Olfactorius ) Kanan Daya pembau N Kiri N Keterangan Dalam Batas Normal 2. Ronkhi (-/-). gallop (-) : Supel. murmur (-).Tiroid dalam batas normal Pulmo : Bentuk dan gerak simetris.N. datar Hepar/Lien tidak teraba Timpani.N.

N.N.N. VI (Abduscens) Kanan Gerak Bola mata Strabismus Deviasi N (-) (-) Kiri N (-) (-) Dalam Batas Normal Keterangan .III (Oculomotorius) Kanan Ptosis Pupil Bentuk Ukuran Gerak Bola Mata Refleks pupil Langsung Tidak Langsung (+) (+) (+) (+) Bulat 3 mm N Bulat 3 mm N Dalam Batas Normal (-) Kiri (-) keterangan 4. V (Trigeminus) Kanan Motorik Sensibilitas Reflek kornea N N N Kiri N N N Dalam Batas Normal Keterangan 6.3.N. IV (Trokhlearis) Kanan Gerak Bola Mata N Kiri N Keterangan Dalam Batas Normal 5.

7.N. VII (Facialis) Kanan Tic Motori  Kerutkan dahi  Menutup mata  Lipatan nasolabial  Sudut mulut  Meringis  Menggembungkan pipi  Menaikkan alis N N N N (-) Kiri (-) Keterangan Dangkal N N Dangkal N N Dalam batas Normal N N N N Daya Perasa N N 8. X (Vagus) Kanan Arkus faring Disfonia N + Kiri N + Keterangan Dalam batas Normal . VIII (Akustikus) Kanan Pendengaran N Kiri N Keterangan Dalam batas Nomal 9.N. IX (Glossofaringeus) Kanan Arkus farings Daya Perasa Refleks muntah N N + Kiri N N + Dalam batas Normal Keterangan 10.N.N.

11. XI (Assesorius) Kanan Motorik Trofi N eutrofi Kiri N eutrofi Keterangan Dalam batas Normal 12.N.N. XII (Hipoglossus) Kanan Motorik Trofi Tremor Disartri N N (-) (-) Kiri N N (-) (-) Dalam batas Normal Keterangan MOTORIK     Gerakan Kekuatan otot Tonus otot Trofi  : : : : Normal Normal Normal Normal REFLEKS FISOLOGIS Refleks tendon o Refleks biceps o Refleks triseps o Refleks patella o Refleks achilles REFLEKS PATOLOGIS       Hoffman trommer Babinski Chaddock Openheim Gordon Schaefer : : : : : : tidak dilakukan tidak dilakukan tidak dilakukan tidak dilakukan tidak dilakukan tidak dilakukan : : : : tidak dilakukan tidak dilakukan tidak dilakukan tidak dilakukan .

SENSIBILITAS  Eksteroseptif o Nyeri o Suhu o Taktil  Propioseptif o Vibrasi o Posisi o Tekan dalam : : : tidak dilakukan tidak dilakukan tidak dilakukan : : : dapat dilakukan tidak dilakukan tidak dilakukan KOORDINASI DAN KESEIMBANGAN       Tes telunjuk hidung Test telunjuk telunjuk Tes tumit lutut Tes romberg Tes fukuda Disdiadokinesis : : : : : : tidak dilakukan tidak dilakukan tidak dilakukan tidak dilakukan tidak dilakukan tidak dilakukan FUNGSI OTONOM   Miksi Defekasi : : tidak dilakukan tidak dilakukan FUNGSI LUHUR      Fungsi bahasa Fungsi orientasi Fungsi memori Fungsi emosi Fungsi kognisi : : : : : tidak dilakukan tidak dilakukan tidak dilakukan tidak dilakukan tidak dilakukan DIAGNOSA KLINIS : Suspek Tumor Otak .

000 /mm3 : 39% : 9500/mm3 : 3’ (1-3 menit) : 5’ (2-6 menit) : 15 u/l : 35 u/l : 23 mg % : 0.12 – 2012)  Pemeriksaan laboratorium :                       Hb Trombosit Ht Leukosit Bleeding time Clotting time SGOT SGPT Ureum Creatinin Asam urat GDP : 12.7 mmol/L : 29.7 gr/dl : 315.Patologi Anatomik didapatkan : Meningioma anaplastik grade III .7 mmol/L HCO3 TCO2 : 28.61 mg % : 5.556 : 34.9 mmol/L Buffer Base ( BB ): 6.7 : 93.3 mg/dl : 82 mg/dl Analisa Gas Darah PH PCO2 O2 Saturasi O2 Konsentrasi 02 BE : 7.7 mmol/L  Pada pemeriksaan MRI kepala potongan sagital didapatkan : SOL Intrakranial. Meningioma grade III.PEMERIKSAAN PENUNJANG : (12.8 : 15.4 : 5.4 : 97.

Yudi Yuwono. dokter juga sudah menyarankan untuk melakukan tindakan operasi. DIAGNOSA KERJA : Carpal tunnel syndrome dextra (dengan atrofi). BS untuk dilakukan tindakan operasi pembedahan dan konsul ke dokter anestesi. Pemeriksaan lab dalam batas normal. Pasien sebelumnya sudah berobat ke dokter umum dan keluhan tidak membaik. lama-kelamaan pasien tidak dapat melihat. PENATALAKSANAAN: Konsul dr.kemudian pasien mengeluhkan pandangan kabur sebelah kiri.dirasakan ada benjolan di kepala. Sp. didapatkan :  Meningioma Anaplastik grade III : massa heterogen ektra aksial melibatkan os paeietal yang menyebabkan herniasi subfalcine ke kanan meluas ke ekstrakranial Tidakan yang dilakukan terhadap pasien adalah di konsul dr. Sp. Yudi Yuwono. awalnya pasien sering merasakan nyeri kepala yang hilang timbul.RESUME  Pasien laki-laki 52 tahun datang dengan keluhan ada rembesan darah di luka bekas biopsi. BS Rawat Pro operasi release carpal tunnel syndrome :  Instruksi Persiapan operasi CTS:      Surat ijin operasi Konsul anestesi Hubungi / dijadwalkan ke OK Puasa 8 jam sebelum operasi 1 jam pre-operasi injeksi ceftizoxime 2 gram IV (sebelumnya dilakukan skin test)  Penemuan Pembedahan (16 Oktober 2012) : Laporan tindakan bedah :  Pasien telentang diatas meja operasi dengan sedasi ringan . untuk mempersiapkan operasi. MRI kepala potongan sagital.

tanda vital Diit bebas. minum bebas Mobilisasi duduk.        Asepsis dan antisepsis daerah lapangan operasi dan sekitarnya Infiltrasi anestesi local disepanjang rencana insisi kulit dengan lidokain dan bupivakain Insisi linier di palmar tangan kanan sampai dengan pergelangan tangan bawah Pendarahan dirawat dengan kauter Pasang spinder kulit Insisi diperdalam sampai teridentifikasi flexor retinaculum (ligamentum carpi transversum) Dengan hati-hati ligamentum carpi transversum dipotong sehingga nervus medianus bebas dari penekanan Luka operasi ditutup lapis demi lapis. Ikaneuron 1 x 1 ampul drip IVFD   Infus RL 8 jam/kolf Bila tidak ada keluhan malam ini boleh rawat jalan Obat pulang :  Cespan 2 x 200g tab . Ceftizoxime 1 x 2 g IV  Inj. Transamin 3 x 500 mg IV  Inj. kesadaran. Vit K 3 x 1 ampul IV  Inj. (Operasi selesai)  Instruksi post op (16 Oktober 2012) :     Awasi KU. Omeprazole 2 x 1 ampul IV  Inj. Adona 3 x 1 ampul IV  Inj. Remopain 3 x 30 g IV  Inj. Metifer 3 x 1 ampul IV  Inj. jalan Obat-obatan :  Inj.

Vit K 3 x 1 tab  Kalnex 3 x 500g tab  Metifer 3 x 500mg tab  Ikaneuron 5000 1 x 1 tab LAMPIRAN FOTO : . Adona 3 x 1 tab  Inj. Mefinal 3 x 500g tab  Inj.

FOLLOW UP  19 Oct 2012 S : Keluhan nyeri (-) O : KU Baik . nyeri luka operasi saja A : Post Op CT Release hari ke 3 P : Ganti balut  23 Oct 2012 S : Keluhan nyeri (-) O : KU Baik . Compos Mentis. Afebris Status Neurologis: Tidak ada perburukan Status Lokalis : Luka operasi bagus A : Kontrol hari ke-7 post op CT Release P : App hecting + GV  Th/ Aufix 2 x 200g  Metifer 3 x 500mg tab  Ikaneuron 5000 1 x 1 tab  Enervon C 1 x 1  01 Nov 2012 S : Baal dijari kelingking . Afebris Status Lokalis : Luka operasi tenang. Compos Mentis.

Afebris Status Neurologis: Tidak ada perburukan Status Lokalis : Luka bekas operasi kering A : Kontrol post op CT Release P : GV Konsul fisioterapi Terapi obat diteruskan .Kadang-kadang timbul nyeri. Compos Mentis. sudah mengangkat barang berat O : KU Baik .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful