Implementasi Thin Client Pada Perangkat Komputer Lab TIK SMPN 7 Rangkasbitung

Rommy Pramudya rommy.pramud ya@yahoo.com Fitri Susanti fitri@politekniktelkom.ac.id Program Studi Teknik Komputer Politeknik Telkom Bandung 2011 Dalam memperbaharui laboratorium Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMPN 7 Rangkasbitung yang memiliki sedikit Resource sehinga tidak mencukupi sarana pembelajaran. Hal ini di sebabkan karena kondisi Laboratorum tersebut hanya memilki empat personal computer yang dapat berfungsi dengan baik namun jumlah siswa tiap kelas rata rata adalah 30 orang. Hal ini membuat pembelajaran mata pelajaran tersebut kurang efektif karena sebuah personal computer harus di gunakan oleh lima sampai enam orang secara bergantian. Selain permasalahan tersebut, sekolah pun memiliki keterbatasan dalam pengadaan biaya untuk pengayaan perangkat komputer namun sekolah memiliki 26 komputer yang rusak tapi dapat dimanfaatkan keyboard, mouse, VGA, RAM, dan monitornya dari sisa kelengkapan laboratorium terdahulu. Dengan semua permasalah tersebut maka dibutuhkan sebuah laboratorium yang dapat memenuhi standar pembelajaran sekolah menengah pertama dengan biaya yang kecil dengan memanfatkan kembali keyboard, mouse, VGA, RAM, dan monitor yang ada. Teknologi Thin Client pun menjadi solusi atas masalah tersebut,dengan memanfaatkan software betwin sebagai alat bantu, sebuah personal computer dapat digunakan oleh lima user sekaligus karena software tersebut membagi resource secara virtual hanya dengan mengunakan tambahan keyboard, mouse, monitor sebagai client baru. Maka diharapkan sekolah dapat memberikan fasilitas yang memadai untuk pembelajaran mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi(TIK) tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya karena mengunakan sebagian perangkat Personal Computer yang sudah tidak dapat di gunakan. Kata kunci : Thin Client, software Betwin To Update An Information and Communication Technology(ICT) laboratory at 7 National Junior High School Rangkasbitung that have lacking of their Resource, and make inappropriate means of learning. This is caused because the condition of Laboratories that only have four Personal Computer(PC) wich properly could be used but it’s have average 30 students per class. This condition makes the learning of these subjects are less effective because of a personal computer used by five to six people in turn. In addition of these problems the school also has limitations cost to providing computer for enrichment devices, beside that school has 26 computers that are damaged but can be used it’s keyboard, mouse, VGA, RAM, and the monitor from the rest of the enrichment of the previous lab. With all of these issues the idea of scientific writing was made in order to establish laboratory so it could meet the standards of teaching at junior high school with little cost because tapped the keyboard, mouse, VGA, RAM, and an existing monitor. The Thin Client technology then becomes the solution to the problems encountered problems, and using betwin software as a tool, a personal computer can be used by five users at a time because the software is virtually divide resource by only using an additional keyboard, mouse, monitor as a new client. Then the school can provide adequate facilities for teaching the subjects of ICT without spending much money for personal computer use some parts that are not in use. Key words: software Thin Client, betwin Robbi Hendiyanto obiesan@gmail.com

Sistem yang akan diterapkan adalah sebuah pembangunan Thin Client dengan memanfaatkan software pembantu yaitu BeTwin sehingga perangkat diatas dapat digunakan secara maksimal tanpa memerlukan tambahan biaya besar. 3. aplikasi dan data file sendiri-sendiri. Dengan kondisi seperti itu maka penyampaian pelajaran Teknologi Informasi dan Komputerisasi (TIK) kurang efektif. dan keyboard yang tidak terpakai dari PC yang CPUnya rusak sehingga mengefisienkan pengeluaran biaya pengadaan barang dan memberikan prasarana pembelajaran yang nyaman bagi siswa agar siswa lebih mudah memahami pelajaran TIK 2.4 Batasan Masalah Sesuai dengan rumusan masalah yang ada maka dibuatlah batasan masalah seperti berikut : 1. mouse dan monitor yang layak pakai. program pengolah data. mouse. browser program dan email. 1. 1. Oleh karena itu pada proyek akhir ini diusulkan ”Implementasi Thin Client Pada Perangkat Komputer Lab SMPN 7 Rangkasbitung” sebagai solusi atas permasalahan di atas. 2. Setelah ditinjau kembali tercatat bahwa ada sekitar 26 CPU non oprasional yang memiliki keyboard. namun dalam satu kelas terdapat 30 siswa yang berarti pada saat pembelajaran TIK satu PC digunakan oleh lima orang siswa. Implementasi teknologi Thin Client difokuskan pada hardware/PC. layar. Bagaimana memanfaatkan resource sharing hard ware pada Thin Client .3 Tujuan Tujuan dari PA ini adalah untuk mengimplementasikan Thin Client sehingga: 1. pengaturan. 2. 26 unit mouse dan 26 keyboard yang dapat berfungsi dari PC yang CPUnya rusak di lab komputer agar mengurangi pengeluaran biaya dan lab komputer dapat kembali digunakan dengan layak serta memenuhi sarana pembelajaran. Pengujian dilakukan dengan mengujikannya pada software software pendukung pembelajaran yang tercantum pada kurikulum sperti program pengolah kata. sistem dalam sebuah PC dapat diduplikasi menjadi beberapa client untuk dengan menganalisis kestabilan sistem computer. Pada lab tersebut terdapat empat buah PC yang dapat digunakan secara maksimal. Bagaimana memanfaatkan 26 unit monitor. Memanfaatkan resource sharing hardware dan menganalisi kesetabilan sistem Thin Client. maka disimpulkan beberapa rumusan permasalahan sebagai berikut: 1. Pihak sekolah memiliki keterbatasan dalam dana untuk pengadaan kembali sejumlah CPU baru yang layak pakai. mouse.1. 1.1 latar belakang Pada SMPN 7 Banten terdapat satu lab Teknologi Informasi dan Komputerisasi (TIK) yang digunakan untuk pembelajaran mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komputerisasi.2 Rumusan Masalah Sesuai dengan latar belakang yang ada. Setiap pemakai memiliki keyboard. Dapat memanfaatkan kembali monitor. Setiap pemakai dapat memakai aplikasi yang sama atau berbeda dengan pemakai lain tanpa ada masalah oleh karena itu Thin Client dapat menjadi solusi permasalahan di Thin Dengan atas. Client. Pengunaan software yang tidak digunakan secara bersamaan. Software BeTwin adalah salah satu software yang memungkinkan dua sampai lima user untuk berbagi kemampuan komputerisasi dan sumber daya dari satu buah computer. Pendahuluan 1. Thin Client adalah sebuah teknologi mutakhir yang memungkinkan sebuah komputer (CPU) standar dapat dipakai bersama oleh lebih dari satu user.

. 1.6 Metode Pengerjaan Penyusunan dan penulisan tugas akhir ini dilakukan dengan metode penelitian sebagai berikut : 1. Studi pustaka.5 Definisi Operasional Adapun Definisi operasional yang terkait pada penulisan proyek akhir ini yaitu Thin Client adalah sebuah teknologi PC sharing yang memanfaatkan monitor. dan keyboard lama yang tersedia di SMPN 7 Rangkasbitung sebagai sebuah client baru yang terhunbung pada server sebagai mainframe. 5. mouse.4 PC berfungsi baik) yang di miliki lab memiliki spesifikasi yang sama Batas maksimum pengukuran utilitas CPU dan RAM server di turunkan menjadi 80% dari 100% untuk menjaga crash/hang karena pada proses 100% PC akan lag berat bahkan hang/crash.4. dilakukan dengan cara mengumpulkan data dari berbagai sumber referensi yang meliputi bahan-bahan dalam menunjang tugas akhir. 1. Ke30 PC (26 PC Rusak. mendukung pembelajaran pada pengujian memori dilakukan untuk mengukur kemampuan server.

dan keluaran berupa tampilan atau gambar (display). 2. jaringan Thin Client adalah suatu lingkungan jaringan. Implementasi. mouse dan keyboard yang masih layak guna dari berbagai CPU yang sudah tidak terpakai. hal ini karena proses seutuhnya dilakukan oleh Server. Pada generasi pertama jaringan komputer. 2. dilakukan dengan mengimplementasikan Thin Client pada Laboratorium TIK SMPN 7 Banten. Analisis dan eksperimen dalam pembuatan Thin Client melalui Port USB memakai Software BeTwin.Pengumpulan data dan analisis pada studi kasus dilakukan dengan mewawancarai guru TIK SMPN7 Rangkasbitung dan menganalisis jumlah monitor. Sedangkan Client hanya memproses input dari Keyboard. konsep Thin Client Server Computing (TCSC) juga sudah digunakan dan lebih dikenal dengan istilah dumb terminal. yang sistem pengoperasiannya dengan menggunakan Windows XP. dengan menguji kekurangan dan kelebihan Thin Client/ tersebut dengan kurikulum yang ada. Server utama menyediakan aplikasi dan sumber daya lainnya untuk sejumlah besar Terminal. Secara terpusat pengolahan data dilakukan oleh Server. Terminal (Client) hanya cukup mengoperasikan Mouse. Analisis hasil diambil dari pengujian pada implementasi Thin Client di Laboratorium TIK SMPN 7 Banten. Client dapat menjalankan berbagai aplikasi yang terinstall pada Server. yaitu Client hanya digunakan untuk memberi input dan melihat hasil dari Server lewat tampilan. sisi Client disebut juga dengan Thin Client karena dapat menjalankan banyak aplikasi yang terinstal pada Server dengan spesifikasi dibawah standar (sisi Client). Thin Client Server Computing (TCSC) merupakan suatu konsep jaringan komputer yang menekankan proses komputasi pada sisi Client yang berkinerja seminimal mungkin. terdiri dari Server dan Client. teori landasan 2. seperti menjalankan MS Office XP dengan prosesor 486. Mouse.2 Thin Client Server Computing Menurut Joel Canter. 4. Dalam konsep TCSC. . Kesimpulan diambil dari hasil pengujian analisis hasil dan implementasi yang telah di lakukan di laboratorium TIK SMPN 7 Banten. 5. Keyboard dan Monitor. untuk melakukan pelatihan dan praktek berdasarkan teori dari berbagai macam sumber. 3. yang mana Client berfungsi sebagai terminal yang mengakses data dan aplikasi dari computer Server.

Terdapat pula sekitar 26 PC yang tidak layak guna karena motherboard dan beberapa part dari PC tersebut rusak namun memiliki keyboard.Dengan spesific requirement untuk pembetunkan sebuah Thin Client dengan empat Client satu Server ato satu PC menjadi lima terdata sebagai berikut : 1.1 Analisis Kebutuhan Sistem (atau Produk) Pada tahap analisis dilakukan analisa kebutuhan peralatan hardware dan software. RAM 1GB . Semua user dapat secara serentak melakukan segala pekerjaan yang diinginkan untuk dijalankan pada Windows yang digunakan.2 Kebutuhan Perangkat Keras dan Perangkat Lunak sesuai dengan studi kasus dimana terdapat kurang lebih 30 siswa dalam satu kelas dan hanya tersedia empat PC yg dapat aktif atau berfungsi secara maksimal maka di putuskan untuk membuat satu PC dengan empat cloning yang berarti dari satu PC di bentuk menjadi lima PC untuk memenuhi kebutuhan jumblah siswa dalam satu kelas . VGA. Analisis dan Perancangan 3. Namun dalam tiap kelas nya memiliki 30 orang siswa yang berarti dalam setiap pembelajaran satu PC tersebut harus digunakan lima orang siswa yang membuat kurang efisiennya pembelajaran. mouse. seperti Client-Server. 1 CPU (intel Pentium3 / 4) 2. Hasil dari analisis kebutuhan digunakan sebagai acuan dalam menyusun spesifikasi yang diperlukan dalam membuat Thin Client. Analisis kebutuhan dibedakan menurut penggunaannya yaitu : 3. Sistem yang sudah ada. Kemudian dirancang berdasarkan kriteria tersebut dan akhirnya diimplementasikan menjadi suatu pengujian dalam pembuatannya. Karena dalam penerapannya Thin Client Server Computing tidak merubah secara keseluruhan sistem maupun infrastruktur yang sudah ada. bisa diterapkan bersamaan dalam satu jaringan dengan Thin Client Server Computing. Software BeTwin yang didownload pada website. merupakan software demo yang masa percobaannya selama 15 hari yang kemudian harus melakukan registrasi otomatis yang terkoneksi melalui internet. RAM. 2. 3.Salah satu kelebihan dari konsep Thin Client Server Computing adalah kompetibilitas.3 Software BeTwin Software BeTwin adalah salah satu software yang memungkinkan dua sampai lima user untuk berbagi kemampuan komputerisasi dan sumber daya dari satu buah komputer. dan monitor yang masih bisa di manfaatkan.

20 Mouse 6. 5. untuk membentuk 4 buah Thin Client di perlukan : 1. 20 Keyboard 5. Gambar 2 : Logical design Melakukan penginstalasian software betwin 7. 20 buah kabel Port USB to PS2 8. RAM. Pengujian beban kerja server .1 unit PS-2 mouse .1 unit Motherboard asus seri PAP800 Untuk tiap server nya Jadi dari ke 26 PC yang rusak tersebut yang terpakai untuk pembentukan thin client ini hanyalah 16 buah PC sedangkan ke10 PC rusak lain tidak digunakan dan dicadang kan untuk pembentukan lanjutan. sebuah software pendukung Thin Client 4.1 buah Ram 1GB . 20 Monitor 4. Menata letak penempatan PC agar efisien dan efektif. Menginstal software/driver VGA PC I tersebut 3.1 buah CPU intel pentium4 . di ukur dari CPU dan RAM stresment dengan rangkaian sebagai beikut : 4. C li e n t C l ie n t C li e n t P C /s e r ver C l ie n t C li e n t Gambar 1 : Logical Design dari hasil penerapan system PC yang rusak memiliki spesifikasi kasi sebagi berikut: . pengujian 4. 6. mouse. Pengujian software betwin apakah dapat berjalan dengan baik atau tidak 9. dan monitor 8.1 unit Motherboard asus seri PAP800 dan memiliki spesifikasi yang sama untuk ke 26 PC nya dan memiliki kesamaan pada bagian yang rusak yaitu motherboard dan CPUnya dan memiliki VGA.5 unit PS-2 mouse ( 4 unit diambil dari 4 PC rusak ) .1 buah VGA PCIE 512MB .5 Monitor 5 Keyboard 5 Mouse 5 VGA card PCI / AGP (256MB / 128MB) 5 buah kabel Port USB to PS2 dan sebuah software pendukung Thin Client dengan spesific requirtment seperti di atas di simpulkan. Pemasangan VGA PCI ke mother board 2.1 buah VGA PCIE 512MB 6. Mencoba/menguji VGA PCI yang baru dipasang 5.1 unit PS-2Keyboard .1 unit monitor . mouse.5 unit PS-2Keyboard ( 4 unit diambil dari 4 PC rusak ) . 7. VGA. 2 buah VGA PCI 265 MB 2 buah Ram 1GB ( 1 buah diambil dari 4 PC rusak ) . RAM 1GB 3. 8. 4. RAM.1 Sistem Implementasi Pengembangan dan 3.3 Pengujian Pengujian dilakukan dengan tujuan utuk melihat kelayakan sistem thin client apakah dapat diterapkan dengan baik di lab SMPN7 Rangkasbitung. Mengconfigurasi software betwin sehinga client satu sampai empat dapat di gunakan dengan baik dan tertata antara mouse. Pengujian di lakukan dengan dua tahapan yaitu: .2 Implementasi Sistem Implementasi dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu : 1. Perancangan tataletak komputer agar efektif dan efisien 4. keyboard. dan monitor dari sisa PC yang rusak dan tidak dapat di gunakan. 4. keyboard. monitor yang dapat dimanfaatkan untuk pembentukan thin client dengan spesifikiasi sebagai berikut: .1 buah CPU intel pentium4 . Adapun Contoh desain secara logical - Pengembangan sistem yang akan dilakukan adalah menerapkan sistem thin client agar dapat memotong pengeluaran biaya untuk membangun kembali sarana lab komputer dengan memanfaatkan keyboard. 20 VGA card PCI / AGP (256MB / 128MB) 7. 4 CPU (intel Pentium3 / 4) 2.5 unit monitor ( 4 unit diambil dari 4 PC rusak ) .

Tiap kenaikan pengunaan memori akan dicatat dan dihitung untuk menentukan maksimum stabilitas sistem dengan maksimum memori usage berada pada batas 80%. b. 23 January 2012 . 4. Hasil akan di bandingkan dengan PC dengan spesifikasi yang sama namun tidak diimplementasikan thin client 1. CPU stresment dalam pengujian CPU dilakukan beberapa cara yaitu: a. Penambahan client dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan perubahan persentase pada task manager server. Memori stresment Dalam pengujian RAM akan di lakukan sebagai berikut : a. Adapaun cara pengukuran yang akan di lakukan untuk emndapat kan hasil yag akurat adalah sebagai berikut : 1. Pengujian pertama dilakukan untuk mengetahui apakah komputer server yang telah terinstal dan terkonfigurasi software Betwin komputer client dapat booting dengan lancar. b. c. 5.Windows media player clasic. Hasil akan di bandingkan dengan PC dengan spesifikasi yang sama namun tidak diimplementasikan thin client untuk mengukur segi ke efektifan sistem thin client Berdasarkan hasil pengujian didapatkan hasil bahwa pengunaan memory pada pc yang telah dipasang sistem thin client dengan lima client (satu server empat client) saat menggunakan Windows media player system meiliki keefektifan yang hampir sama dengan satu unit pc bisa yaitu pengunaan rata rata CPU 68% dengan fluktuasi perubahan CPU usage antara 50% dan 80% dengan pengunaan RAM sebesar 70% untuk pengamatan awal pembukaan hingga akhir pengujian.5 Pengujian Beban Server Pengujian ini dilakukan dengan tujuan untuk memantau kelayakan sistem pada hardware dimana satu pc menjadi lima pc dengan ketentuan sebagai berikut: a. Parameter pengujian dilihat dari task manager dengan mengamati persentase fluktuasi pengunaan CPU dan watu. Setelah melakukan kloning satu pc menjadi lima secara bertahap lalu menjalankan program Microsoft office/software pendukung pembelajaran yang tercantum pada kurikulum dan memonitor CPU usage pada task manager . d. Saran Kesimpulan dan 5. d. Yang diuji: beban processor dan penggunaan memory b.Selasa. e.4 pengujian Kinerja software Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui apakah software Betwin dapat berjalan dengan baik setelah penginstalan pertama. Waktu pengujian: Senin. 14 January 2012 pada jam mata pelajaran TIK c.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pengujian dan analisis pada proyek akhir ini. yaitu: 1. 4. Perancangan dan implementasi telah berhasil dilakukan di SMPN7 Rangkasbitung dan terbukti dapat mengefisienkan pengeluaran biaya dengan memanfaatkan Hardware yang ada. Setelah melakukan kloning satu pc menjadi lima secara bertahap lalu menjalankan program WMP/Winamp dan program multimedia lain untuk mengukur kapasitas maksimum memori usage yang dimonitor pada task manager. Interval: satu jam setengah /2x 45menit (satu jam pelajaran) d.Menguji kerja software Betwin yang baru di install 2. Penambahan client dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan perubahan persentase pada task manager server. . untuk mengukur segi ke efektifan sistem thin client Berdasarkan hasil pengujian didapatkan hasil bahwa pengunaan memory pada pc yang telah dipasang sistem thin client dengan lima client (satu server empat client) saat menggunakan MS office sistem meiliki keefektifan yang hampir sama dengan satu unit pc bisa yaitu pengunaan rata rata CPU 30% dengan fluktuasi perubahan CPU usage antara 20% dan 40% dengan pengunaan RAM sekitar 40% untuk pengamatan awal membuka program hingga akhir mata pelajaran 2. dan Mozilla Firefox. Menguji beban server di bidang CPU dan RAM stressment Pengujian akan dijelaskan seara mendetail dalam subab sesuai dengan urutan pengujian yang di lakukan. Tiap kenaikan pengunaan CPU akan dicatat dan dihitung untuk menentukan maksimum stabilitas sistem dengan maksimum CPU usage berada pada batas 60%. c. Aplikasi yang digunakan: Microsoft word. Parameter pengujian dilihat dari task manager dengan mengamati persentase fluktuasi pengunaan CPU dan waktu. maka didapatkan beberapa kesimpulan.

16 keyboard. . 16 CPU dapat dimanfaatkan ulang.Terdata 16 mouse .

Jakarta: Gramedia.com/index. PC Cloning. thinsoft. Implementasi ISO 9001:2008 di Perguruan Tinggi. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan. Boston: Boston Publishing. (2010. Sistem Kerja Perpustakaan Daerah (15 ed. Internet World Stats.html exforsys. 28). A. Retrieved desember 1.com/tutorials / client-server/client-servertechnology-thin-clients/1. Top 10 Countries With The Highest Numbr of Internet Users. (n. Jayadi. exforsys. Study Offers Early Look at How Internet is Changing Daily Life. (2003). H. Jakarta: PT. Jakarta: Alex Media Koputindo. PC CLoning. from http://www. (2006). (2007. Retrieved from betwin: http://www. Information System: Now and Tomorrow. M. 2006. Thin Cleint Server Computing. Retrieved desember 15.ciberruna.wikipedia. David.exforsys. from http://www.thinsoftinc. Retrieved desember 19. soft. Retrieved from Thin Cleint Computing : Instalation Manual: http://www. Understanding Thin Client/Server Computing. Internet Usage Within Nations.com. (n. Internet User Behaviour. t. Gramedia Elexmadia Computindo. ThinClient Benefit. Pseudo-2D Hidden Markov Model.).org.2. J.exforsys.d.).htm Inu. Doe. 2011. Mellers.). BuSan. from http://en. 5. Supardi. from Internet World Stats: sage and Population Statistics: http://www. J. Canter. New York: McGraw Hill. (2002). (1997). P. Retrieved 12 30. 2011. Chicago: Adventure Press. PC Cloning . Retrieved desember 19. (2007). B.). (n.2 Saran Sebaiknya menambahkan kapasitas RAM and juga Hard Disk bila akan di implemantasikan pada kinerja yang lebih berat agar sistem tetap stabil dan tidak melebihi batas 80% kapasitas CPU karena bila melebihi batas tersebut PC akan lag hingga pada batas 90~100% PC akan crash/ Hang Daftar Pustaka Batto. J. E.d.tec hso up.com/tutorials / client-server/client-servertechnology-thin-clients. (2001). PC Cloning.d.cmf wikipedia.org/leamingc enter/software/page6684.org/wiki/Clone _%28Computing%29 . Stanford Institute for the Quantitative Study of Society. techsoup. j. Newburn Consulting Corporation. (2000). (2002). 2011.html Imron. Pembukaan program media player secara bersamaan tidak mendesak/membebani kemampuan VGA di karenakan fungsi VGA di bagi sesuai clientnya dengan VGA yang berbeda 5. S.).net/serendipity Borom. (2009). Psychological Bulletin. Choice and the relative pleasure of consequences.a spx Sulung. 2011. (2002). 3. (2005).com. from http://www. Lubis. (n.inter netwo rldstats. Microsoft Corporation. Rokoko. (2006). Bandung. D.).com/ top20. (2000). (n. Disimpulkan bahwa teknologi thin client ini tidak membebani prosesor secara signifikan meski telah dilakukan penambhan client secara bertahap dikarenakan proses hanya berlangsung pada saat pembukaan program. August Tuesday.d. Januari 11).d. (2000). Roberts. B. McMillan Publishing.