You are on page 1of 263

Revolusi KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

PROFIL KESEHATAN
TAHUN 2011

DINAS KESEHATAN
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

TIM EDITOR DAN ANALISA DATA PROFIL KESEHATAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011
Penanggung Jawab Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur [Dr. Stefanus Bria Seran, MPH]

Tim Analisa Data : Ketua


Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur [Drs. Jakobus Atasoge, MM]

Sekretaris
Kepala Bidang Kesmas [DR. Drg. Mindo Sinaga, M.Kes]

Anggota
1. 2. 3. Kepala Bidang Yanmedik [Dr. Minah Sukri, MARS] Kepala Bidang Nakes [A.P. Mamun Patty, SH, M.Si] Plt. Kepala Bidang P2MK [DR. Drg. Mindo E. Sinaga, M.Kes] 4. 5. 6. Kepala UPT Pelatihan Tenaga Kesehatan [Drs. A.D. Dohina, S.Th, MM] Kepala UPT Povabekes [Dra. Stani Laurenz, Apt] Kepala UPT Laboratorium Kesehatan

[Drg. Alice Ritlyani]

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

Tim Editor : Ketua


Ir. Erlina R. Salmun, M.Kes

Sekretaris
Donna Hutahaean, SKM, M.Kes

Anggota
1. 2. 3. 4. 5. 6. Folkes Saudila, SIP, M.Hum Bungsu A. Zina, SKM Adriana Kikhau, Amd Jefri H. Aryandra, SKM Sylvia C. Francis, S.Psi, MPhM Yos D. Rini, S.Kom

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas berkat, rahmat, dan bimbinganNya, maka Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 dapat diterbitkan. Profil kesehatan merupakan salah satu produk dari sistem informasi kesehatan yang diterbitkan secara berkala setiap tahun, guna memberikan data dan informasi tentang berbagai kegiatan dan pencapaian program pembangunan kesehatan yang dievaluasi berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Data dan informasi dalam profil kesehatan ini berdasarkan hasil kajian dan pengelolaan pada saat pertemuan Validasi Profil Kesehatan pada bulan April 2012. Dalam proses penyusunan Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur ini, banyak pihak telah membantu terutama dalam hal pengumpulan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, seksi dan sub.bagian pada Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur dan unit-unit kesehatan lain yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Oleh karena itu perkenankan kami pada kesempatan ini menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya pada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011. Kami menyadari bahwa isi Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 ini masih jauh dari yang diharapkan karena itu kami mengharapkan masukan yang dapat digunakan untuk perbaikan penyusunan profil ini ke arah yang lebih baik pada periode berikutnya.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu melimpahkan berkat, rahmat dan bimbinganNya kepada kita semua yang telah terlibat dalam penyusunan Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur ini dan semoga Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 dapat dipergunakan bagi semua pihak untuk mencapai masyarakat Nusa Tenggara Timur yang sehat dan sejahtera.

Kupang, 16 Juli 2012 KEPALA DINAS KESEHATAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR,

Dr. STEFANUS BRIA SERAN, MPH PEMBINA UTAMA MADYA NIP. 19571226 198403 1 005

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

ii

DAFTAR ISI
Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Gambar Daftar Tabel Daftar Lampiran BAB I. BAB II. Pendahuluan Gambaran Umum Penduduk Provinsi Nusa Tenggara Timur A. Data Kependudukan B. Sosial Ekonomi dan Budaya C. Keadaan Pendidikan D. Keadaan Lingkungan Situasi Derajat Kesehatan A. Mortalitas B. Morbiditas C. Prevalensi Masalah Gizi Buruk dan Gizi Kurang Situasi Upaya Kesehatan A. Pelayanan Kesehatan Dasar B. Pelayanan Kesehatan Rujukan C. Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit D. Pembinaan Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi Dasar E. Perbaikan Gizi Masyarakat Situasi Sumber Daya Kesehatan A. Sarana Kesehatan B. Tenaga Kesehatan C. Pembiayaan Kesehatan Penutup i iii iv ix xi 1 4 6 9 14 21 26 27 38 63 72 72 89 92 101 103 109 109 122 126 133

BAB III.

BAB IV.

BAB V.

BAB VI. Lampiran

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

iii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Gambar 2.2 Gambar 2.3 Gambar 2.4 Gambar 2.5 Gambar 2.6 Gambar 2.7 Gambar 2.8 Gambar 3.1 Gambar 3.2 Gambar 3.3

Piramida Penduduk Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Masyarakat Miskin Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Persentase Masyarakat Miskin yang Mendapat Pelayanan Kesehatan di Sarkes Strata I Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Persentase Masyarakat Miskin yang Mendapat Pelayanan Kesehatan di Sarkes Strata 2 dan 3 Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Persentase Penduduk 10 Tahun ke Atas yang Melek Huruf di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2010 Persentase Penduduk 10 Tahun ke Atas Menurut Jenis Kelamin dan Ijazah Tertinggi yang Dimiliki di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2010 Persentase Rumah Tangga Sehat Menurut Kabupaten/Kota Se Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Persentase TUPM Sehat Menurut Kabupaten/Kota Se-Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Konversi Angka Kematian Bayi per 1.000 Kelahiran Hidup di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2007 2011 Konversi Angka Kematian Balita per 1.000 Kelahiran Hidup di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2007 2011 Konversi Angka Kematian Ibu per 100.000 Kelahiran Hidup di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2007 2010

9 12 13 13 15 20 23 24 29 31 34

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

iv

Gambar 3.4 Gambar 3.5 Gambar 3.6 Gambar 3.7 Gambar 3.8 Gambar 3.9 Gambar 3.10 Gambar 3.11 Gambar 3.12

Jumlah kematian Bayi, Ibu dan Balita di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2007 2011 Umur Harapan Hidup (UHH) Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 19702007 Cakupan Case Detection Rate (CDR) TB di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Succes Rate (SR) TB di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Cakupan Penemuan dan Penanganan Pneumonia pada Balita menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Kasus Baru AIDS Di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Penderita Baru Kusta Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Penemuan Kasus AFP di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2007-2011 Data Annual Parasite Incidence (API) Tahun 2007 2011

35 37 44 45 47 50 53 57 62

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

Gambar 3.13

Persentase Bayi dengan BBLR Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Persentase Gizi buruk, gizi kurang, gizi baik dan gizi lebih Provinsi NTT tahun 2007 Persentase Gizi buruk, gizi kurang, gizi baik dan gizi lebih Provinsi NTT tahun 2010 Persentase Balita Gizi Buruk Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2007 Persentase Cakupan Pelayanan K4 Ibu Hamil Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Persentase Cakupan Persalinan dengan Pertolongan oleh dan Melalui Pendampingan Tenaga Kesehatan di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2007 2011 Persentase Cakupan Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Persentase Bumil Risti yang Ditangani Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Persentase Cakupan Kunjungan Neonatus Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Persentase Cakupan Pemeriksaan Siswa Sekolah Dasar/Sederajat Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011

68 69 69

Gambar 3.14a

Gambar 3.14b

Gambar 3.15 Gambar 4.1

70

74

Gambar 4.2

76 77 78 80 82

Gambar 4.3 Gambar 4.4 Gambar 4.5

Gambar 4.6

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

vi

Gambar 4.7 Gambar 4.8 Gambar 4.9 Gambar 4.10 Gambar 4.11

Persentase KB Aktif Menurut Jenis Kontrasepsi Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2007 2011 Persentase Cakupan UCI Desa/Kelurahan Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Persentase Cakupan Imunisasi BCG, DPT-3, Polio dan Campak di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2007 2011 Persentase Cakupan Imunisasi TT pada Ibu Hamil di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2007 2011 Jumlah Kunjungan Rawat Jalan dan Pasien Rawat Inap di Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2007 2011 Jumlah Penderita TB BTA+, Diobati dan Penderita Sembuh di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2007 2011 Persentase, Jumlah Penemuan dan Penanganan (Pengobatan) Kasus Pneumonia Pada Balita, di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2007 2011 Jumlah Balita Ditimbang, Berat Badan Naik dan Balita BGM di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2007 2011 Persentase Cakupan Pemberian Tablet Besi Pada Ibu Hamil di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2007 2011 Jumlah Puskesmas dan Rasionya Terhadap 100.000 Penduduk di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2008 2011 Jumlah Puskesmas dan Puskesmas Perawatan di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2008 2011

84 86 87 88

90 94

Gambar 4.12

Gambar 4.13 Gambar 4.14 Gambar 4.15 Gambar 5.1 Gambar 5.2

96

104 107 111 112 vii

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

Gambar 5.3

Jumlah Puskesmas Pembantu dan Rationya terhadap 100.000 Penduduk di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2008 2011 Perkembangan Jumlah Tempat Tidur Rumah Sakit di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2008 2011 Jumlah Tempat Tidur Rumah Sakit dan Rasionya Per 100.000 Penduduk, di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2008 2011 Jumlah Sarana Distribusi Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan Menurut Jenis, di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2008 2011 Jumlah Posyandu Menurut Strata di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2008 2011

113 116 117 118 120

Gambar 5.4 Gambar 5.5 Gambar 5.6 Gambar 5.7

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

viii

DAFTAR TABEL Tabel 2.1 Pendapatan Perkapita Penduduk Atas Dasar Harga Berlaku di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2000 2010 Rata-rata Pertumbuhan Ekonomi per Tahun di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2001 2010 Angka Partisipasi Sekolah (APS) Penduduk Usia 7-24 Tahun Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2010 Persentase Penduduk 10 Tahun Keatas Menurut Jenis Kelamin dan Ijazah Tertinggi dan dimiliki di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2010 Indikator Derajat Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2010 Pola 10 Penyakit Terbanyak di Puskesmas pada Pasien Rawat Inap, Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2010 Pola 10 Penyakit Terbanyak di Rumah Sakit pada Pasien Rawat Jalan, Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2010 Jumlah Penderita Baru Kusta Menurut Tipe dan Angka Penemuan Penderita (CDR) Per 100.000 Penduduk di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2007 2010 Tenaga Kesehatan Menurut Jenisnya Rasio Per 100.000 di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011

10

Tabel 2.2

11

Tabel 2.3

17

Tabel 2.4

19

Tabel 3.1 Tabel 3.2 Tabel 3.3

26 39

40

Tabel 3.4

52

Tabel 5.1

124 ix

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

Tabel 5.2

Alokasi dan Realisasi Pelaksanaan Anggaran Dinas Kesehatan di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Alokasi dan Realisasi Keuangan Belanja Langsung Dinas Kesehatan dan UPT Lingkup Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Alokasi dan Realisasi Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Dekonsentrasi) Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011

128

Tabel 5.3

129

Tabel 5.4

131

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1

Luas Wilayah, Jumlah Desa/Kelurahan, Jumlah Penduduk, Jumlah Rumah Tangga, dan Kepadatan Penduduk Menurut Kabupaten/Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Rasio Beban Tanggungan, Rasio Jenis Kelamin Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Menurut Kabupaten/Kota

Lampiran 2

Lampiran 3

Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Kelompok Umur Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Keatas yang Melek Huruf Menurut Jenis Kelamin di Kabupaten/Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2010 Persentase Penduduk Laki-Laki dan Perempuan Berusia 10 Tahun Keatas Menurut Tingkat Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan di Kabupaten/Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2010 Jumlah Kelahiran Menurut Jenis Kelamin di Kab/Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Kematian Bayi dan Balita Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Kematian Ibu Menurut Kelompok Umur, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 xi

Lampiran 4

Lampiran 5

Lampiran 6

Lampiran 7 Lampiran 8

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

Lampiran 9

Jumlah Kasus AFP (Non Polio) dan AFP RATE (Non Polio), menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Kasus Baru TB Paru dan Kematian Akibat TB Paru menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Kasus dan Angka Penemuan Kasus TB Paru BTA+ Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Kasus dan Kesembuhan TB Paru BTA+ Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Penemuan Kasus Pneumonia Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Kasus Baru HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS) lainnya Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Persentase Donor Darah di Skrining terhadap HIV Menurut Jenis Kelamin di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Kasus Diare yang Ditangani Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Kasus Baru Kusta Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011

Lampiran 10

Lampiran 11

Lampiran 12

Lampiran 13

Lampiran 14

Lampiran 15

Lampiran 16

Lampiran 17

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

xii

Lampiran 18

Kasus Baru Kusta 0 14 Tahun dan Cacat Tingkat II Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Kasus dan Angka Prevalensi Penyakit Kusta Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Persentase Penderita Kusta Selesai Berobat Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Kasus Penyakit yang dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Kasus Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Kasus DBD Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Kesakitan dan Kematian Akibat Malaria Menurut Jenis Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Kelamin,

Lampiran 19

Lampiran 20

Lampiran 21

Lampiran 22

Lampiran 23

Lampiran 24

Lampiran 25

Penderita Filariasis Ditangani Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Menurut Jenis Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Kelamin,

Lampiran 26

Lampiran 27

Status Gizi Balita Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 xiii

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

Lampiran 28

Cakupan Kunjungan Ibu Hamil, Persalinan di Tolong Tenaga Kesehatan, dan Pelayanan Kesehatan Ibu Nifas Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Persentase Cakupan Imunisasi TT pada Ibu Hamil Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Ibu Hamil Yang Mendapatkan Tablet Fe1 dan Fe3 Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah dan Persentase Ibu Hamil dan Neonatal Resiko Tinggi/Komplikasi Ditangani Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Cakupan Pemberian Vitamin A pada Bayi, Anak Balita, dan Ibu Nifas Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Proporsi Peserta KB Aktif Menurut Jenis Kontrasepsi, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Proporsi Peserta KB Baru Menurut Jenis Kontrasepsi, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Peserta KB Baru dan KB Aktif Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Cakupan Kunjungan Neonatus Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Cakupan Kunjungan Bayi Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 xiv

Lampiran 29

Lampiran 30

Lampiran 31

Lampiran 32

Lampiran 33

Lampiran 34

Lampiran 35

Lampiran 36

Lampiran 37

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

Lampiran 38

Cakupan Desa/Kelurahan Universal Child Immunization (UCI) Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Cakupan Imunisasi DPT, HB, Campak pada Bayi Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Cakupan Imunisasi BCG dan Polio pada Bayi Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Bayi Yang Diberi ASI Eksklusif Menurut Jenis Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Kelamin,

Lampiran 39

Lampiran 40

Lampiran 41

Lampiran 42

Pemberian Makanan Pendamping ASI Anak Usia 6 23 Bulan Keluarga Miskin Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Cakupan Pelayanan Anak Balita Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Balita Ditimbang Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Cakupan Balita Gizi Buruk Yang Mendapat Perawatan Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Cakupan Pelayanan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 xv

Lampiran 43

Lampiran 44

Lampiran 45

Lampiran 46

Lampiran 47

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

Lampiran 48

Cakupan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut Menurut Jenis Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011

Kelamin,

Lampiran 49

Persentase Sarana Kesehatan Dengan Kemampuan Pelayanan Gawat Darurat (GADAR) Level I Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Penderita dan Kematian pada KLB Menurut Jenis KLB Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Desa/Kelurahan Terkena KLB yang ditangani < 24 Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jam Menurut

Lampiran 50

Lampiran 51

Lampiran 52

Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Anak SD dan Setingkat Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Kegiatan Penyuluhan Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Cakupan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Pra Bayar Gigi dan Mulut Menurut Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Cakupan Pelayanan Rawat Jalan masyarakat Miskin (dan Hampir Miskin) Menurut Strata Sarana Kesehatan, Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011

Lampiran 53

Lampiran 54

Lampiran 55

Lampiran 56

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

xvi

Lampiran 57

Cakupan Pelayanan Rawat Inap Masyarakat Miskin (dan Hampir Miskin) Menurut Strata Sarana Kesehatan, Jenis Kelamin, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Kunjungan Rawat Jalan, Rawat Inap dan Kunjungan Gangguan Jiwa di Sarana Pelayanan Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Angka Kematian Pasien di Rumah Sakit Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Indikator Kinerja Pelayanan di Rumah Sakit Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Persentase Rumah Tangga Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Persentase Rumah Sehat Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Persentase Rumah/Bangunan Bebas Jentik Nyamuk Aedes Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Menurut

Lampiran 58

Lampiran 59

Lampiran 60 Lampiran 61 Lampiran 62

Lampiran 63 Lampiran 64 Lampiran 65 Lampiran 66

Persentase Keluarga Menurut Jenis sarana Air Bersih Yang Digunakan, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Persentase Keluarga Menurut Sumber Air Minum Yang Digunakan, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Persentase Keluarga Dengan Kepemilikan Sarana Sanitasi Dasar Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Persentase Tempat Umum dan Pengelolaan Makanan (TUPM) Sehat Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 xvii

Lampiran 67

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

Lampiran 68

Persentase Institusi Dibina Kesehatan Lingkungannya Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Ketersediaan Obat Menurut Jenis Obat Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Sarana Pelayanan Kesehatan Menurut Kepemilikan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Sarana Pelayanan Kesehatan Dengan Kemampuan Laboratorium dan Memiliki 4 Spesialis Dasar Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Posyandu Menurut Strata, Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Menurut

Lampiran 69

Lampiran 70

Lampiran 71

Lampiran 72 Lampiran 73

Lampiran 74

Jumlah Tenaga Medis Di Sarana Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Tenaga Keperawatan Di Sarana Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Tenaga Kefarmasian dan Gizi Di Sarana Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Sanitasi Di Sarana Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011

Lampiran 75 Lampiran 76 Lampiran 77

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai
xviii

Lampiran 78

Jumlah Tenaga Teknisi Medis dan Fisioterapis Di Sarana Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 Anggaran Kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011

Lampiran 79

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

xix

BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN
Pembangunan Kesehatan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal sehingga dapat hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Demi mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat maka upaya kesehatan diselenggarakan dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi secara terpadu dan dengan mengutamakan pendekatan : Peningkatan kesehatan (Promotif), pencegahan penyakit (Preventif), penyembuhan penyakit (Kuratif), serta pemulihan kesehatan (Rehabilitatif). Dalam konteks ini maka perlu dilaksanakan secara terintegrasi dan berkesinambungan dengan mengedepankan nilai-nilai

pembangunan kesehatan : a) Berpihak pada rakyat; b) Bertindak cepat dan tepat; c) Integritas tinggi; d) Transparansi dan Akuntabilitas; e) Kemitraan atau Sinergisme diantara para pelaku Pembangunan Kesehatan. Salah satu sarana yang dapat digunakan untuk melaporkan hasil pemantauan terhadap Pencapaian Pembangunan Kesehatan di Provinsi NTT adalah Profil Kesehatan. Profil Kesehatan merupakan gambaran situasi Pembangunan Kesehatan di Provinsi NTT yang dihasilkan setahun sekali. Dalam tahap penerbitan Profil Kesehatan selalu dilakukan berbagai upaya perbaikan baik dari segi materi, data/informasi, analisis, maupun bentuk tampilan fisiknya, sesuai masukan dari para pengelola program di lingkup dinas kesehatan.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

Dengan demikian jelaslah bahwa tujuan diterbitkannya Profil Kesehatan Provinsi NTT tahun 2011 adalah dalam rangka menyediakan sarana untuk kebutuhan manajemen (perencanaan, pelaksanaan, pemantauan serta evaluasi) pembangunan kesehatan, pengambilan keputusan serta sebagai salah satu rujukan data dan informasi.

Profil Kesehatan Provinsi NTT tahun 2011 Edisi Perdana ini terdiri dari 6 (enam) bab yaitu : Bab I : Pendahuluan

Bab ini menyajikan tentang maksud dan tujuan diterbitkan Profil Kesehatan Provinsi NTT tahun 2011 Edisi Perdana dan sistematika penyajiannya.

Bab II : Gambaran Umum dan Penduduk NTT Bab ini menyajikan gambaran umum NTT. Selain menggambarkan letak geografis, administratif, informasi umum lainnya, bab ini juga mengulas faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan, misalnya kependudukan, kondisi ekonomi, perkembangan pendidikan dan lainnya.

Bab III : Situasi Derajat Kesehatan Bab ini berisi uraian tentang indikator keberhasilan pembangunan kesehatan pada tahun 2011 yang mencakup umur harapan hidup, mortalitas, morbiditas dan keadaaan status gizi.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

Bab IV : Situasi Upaya Kesehatan Bab ini menguraikan tentang upaya-upaya kesehatan yang telah dilaksanakan oleh bidang kesehatan selama tahun 2011 yang menggambarkan tingkat pencapaian program pembangunan kesehatan. Gambaran tentang upaya kesehatan meliputi cakupan pelayanan kesehatan dasar, pelayanan kesehatan rujukan dan penunjang, pemberantasan penyakit menular, pembinaan kesehatan lingkungan dan sanitasi dasar, perbaikan gizi masyarakat.

Bab V : Situasi Sumber Daya Kesehatan Bab ini menguraikan tentang sumber daya yang diperlukan dalam penyelenggaraan upaya kesehatan, khususnya untuk tahun 2011. Gambaran tentang keadaan sumber daya mencakup keadaan sarana kesehatan, tenaga kesehatan dan pembiayaan kesehatan.

Bab VI : Penutup

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

BAB II GAMBARAN UMUM PENDUDUK NUSA TENGGARA TIMUR

BAB II GAMBARAN UMUM PENDUDUK PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Letak Geografis: 8-12&118-125 BT Jumlah Pulau : 1.192 (Besar & Kecil) Pulau Berpenghuni : 42 Pulau Iklim : Kering (4 Bulan Basah) Penduduk Th. 2010 = 4.683.827 Jiwa

Luas Wilayah (Daratan & Lautan)

47.350,00 Km2 & 200.000 Km2


Wilayah Administratif : 21 Kabupaten dan 1 Kota, 290 Kecamatan, dan 2.966 Desa/Kelurahan

Sumber data : BPS Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

Provinsi NTT mempunyai luas daratan 47.350,00 km2 yang terdiri dari gugusan pulau besar dan kecil, jumlah seluruh pulau mencapai 1.192 buah, termasuk 4 (empat) pulau besar yaitu Flores, Sumba, Timor dan Alor (FLOBAMORA). Posisi geografis Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah sebelah Utara berbatasan dengan laut Flores, sebelah Selatan dengan lautan Hindia, sebelah Timur dengan Negara Repoblik Demokratik Timor Leste (RDTL) dan Laut Timor dan sebelah Barat dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kedudukan Astronomis terletak pada 80 - 120 Lintang Selatan dan 1180 - 1250 Bujur Timur. Selanjutnya Nusa Tenggara Timur memiliki kondisi geografis yang bervariasi, seperti Pulau Flores, Alor, Komodo, Solor, Lembata dan pulau-pulau sekitarnya di jalur utara terbentuk secara vulkanik. Sedangkan Pulau Sumba, Sabu, Rote, Semau, Timor dan pulau-pulau sekitarnya di selatan merupakan daerah karang, karena terbentuk dari dasar laut yang terangkat ke permukaan. Dengan kondisi seperti ini maka pulau-pulau yang terletak pada jalur vulkanik dapat dikategorikan sebagai daerah yang subur, sedangkan daerah karang pada umumnya kurang subur. Wilayah administratif Pemerintah Provinsi NTT telah berkembang dari tahun ke tahun sesuai dengan perkembangan kependudukan. Provinsi NTT terdiri dari 21 Kabupaten, 1 Kota, 290 Kecamatan dan 2.966 Desa/Kelurahan. Luas wilayah masing-masing kabupaten cukup bervariasi, dimana Kabupaten Kupang memiliki luas terbesar yaitu 5.417,79 km2 dan yang terkecil adalah Kota Kupang dengan luas 160,3 km2. Dari segi topografis, keadaan permukaan tanahnya sebagian besar (70%) merupakan daerah bergunung dan berbukit dengan kemiringan rata-rata 50 % ke atas dengan morfologi

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

yang agak gundul. Berdasarkan zone agroklimat, iklim di Provinsi NTT adalah tipe D/E yaitu memiliki hari hujan <3 bulan atau sekitar 150 hari selama setahun dan selebihnya adalah musim kemarau.

A.

DATA KEPENDUDUKAN.

1.

Jumlah dan Pertumbuhan Penduduk Berdasarkan data dari Biro Pusat Statistik Provinsi NTT jumlah penduduk di Provinsi NTT Tahun 2011 sebanyak 4.793.800 jiwa yang tersebar di 21 Kabupaten/Kota dengan angka pertambahan penduduk sebesar 109,973 jiwa, jika dibandingkan dengan jumlah penduduk tahun 2010 (4.683.827 jiwa) . Rincian data dapat dilihat pada lampiran Tabel 1. Sementara itu Kabupaten/Kota pada tahun 2011 yang memiliki jumlah penduduk yang tertinggi adalah Kabupaten TTS sebesar 451.100 jiwa dan terendah di Kabupaten Sumba Tengah sebanyak 63.900 jiwa. Sedangkan Laju Pertumbuhan Penduduk di Provinsi NTT cenderung mengalami peningkatan dari tahun 1990 2000 rata-rata sebesar 1,86%. Dalam 10 tahun terakhir ini laju pertumbuhan penduduk Indonesia mencapai 1, 49 %. Apabila laju pertumbuhan penduduk ini tidak dikendalikan, maka penduduk Indonesia pada tahun 2030 akan mencapai hampir 320 juta jiwa.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

2.

Persebaran dan Kepadatan Penduduk Penduduk Provinsi NTT pada tahun 2011 tercatat sebanyak 4.793.800 jiwa tersebar di 21 Kabupaten/Kota. Namun persebaran tersebut tidak merata, sekitar 35,54 % penduduk Provinsi NTT tinggal di lima Kabupaten/Kota, yaitu : Timor Tengah Selatan, Belu, Kota Kupang, Kupang dan TTU. Kabupaten/Kota pada tahun 2011 yang memiliki kepadatan tertinggi adalah Kota Kupang 1916,01 jiwa/km2 dan kepadatan penduduk yang terendah di Kabupaten Lembata 1,0 jiwa/km2. Data terinci pada lampiran Tabel 1. Secara keseluruhan, jumlah penduduk yang berjenis kelamin perempuan lebih banyak dari penduduk berjenis kelamin laki-laki. Hal ini tercermin dari angka ratio jenis kelamin laki-laki yang lebih kecil dari 100. Berdasarkan data penduduk tahun 2011 ada 8 (delapan) Kabupaten yang menunjukkan angka ratio jenis kelamin laki-laki lebih besar dibanding perempuan dari (100), yang berarti jumlah penduduk laki-laki di delapan Kabupaten tersebut lebih besar dari jumlah penduduk perempuan. Data terinci pada lampiran Tabel 2

3.

Komposisi Penduduk Menurut Kelompok Umur Komposisi penduduk menurut kelompok umur dapat menggambarkan tinggi rendahnya tingkat kelahiran. Selain itu komposisi penduduk juga mencerminkan Angka Beban Tanggungan yaitu perbandingan antara jumlah penduduk produktif (umur 15 - 64 tahun) dengan umur tidak produktif (umur 0 14 tahun dan umur 65 tahun ke atas).

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

Proporsi penduduk Provinsi NTT yang berusia 0 - 14 tahun pada tahun pada tahun 2011 sebesar 36,6 % sedangkan tahun 2010 sebesar 37,3%. Peningkatan proporsi penduduk usia muda antara tahun 2010 dibandingkan dengan 2011 sangat kecil. Hal ini merupakan indikator bahwa pada periode 2011 terjadi sedikit penurunan tingkat kelahiran. Proporsi penduduk yang berusia produktif (15 - 64 tahun) pada tahun 2011 sebesar 58,11 % sedangkan tahun 2010 sebesar 57,7 %, artinya ada pertambahan usia produktif pada tahun 2011 walaupun tidak terlalu jauh berbeda dengan tahun 2010. Jumlah penduduk yang berusia tua ( 65 tahun) tahun 2011 sebesar 5,25 % sedangkan tahun 2010 sebesar 5,0 %, artinya pertambahan usia tua tahun 2011 tidak terlalu jauh berbeda dengan tahun 2010. Dengan demikian maka Angka Beban Tanggungan (Dependency Ratio) penduduk Provinsi NTT pada tahun 2011 sebesar 71,89 %, dengan angka terendah masih tetap di Kota Kupang sebesar 44,94 % dan tertinggi di Kabupaten Sumba Barat Daya sebesar 93,5 % di banding pada tahun 2010. Angka Beban Tanggungan ini mengalami penurunan bila dibandingkan pada tahun 2010 sebesar 73,2 %. Data terinci dapat dilihat pada lampiran Tabel 2, sedangkan komposisi penduduk secara rinci dapat dilihat pada lampiran Tabel 3. dan Gambar 2.1 berikut ini :

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

GAMBAR 2.1 PIRAMIDA PENDUDUK PROVINSI NTT TAHUN 2011


Perempuan Lakilaki

75+ 70 74 65 69 60 64 55 59 50 54 45 49 40 44 35 39 30 34 25 29 20 24 15 19 10 14 5 9 0 4 400 300 200 100 0 100 200 300 400

Sumber data : BPS Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011

B. 1.

SOSIAL EKONOMI DAN BUDAYA Pendapatan Perkapita dan Tingkat Pertumbuhan Ekonomi : Sejak tahun 2000 sampai dengan tahun 2010 rata-rata pendapatan per kapita penduduk Provinsi NTT cenderung terus bertambah, namun apabila dibandingkan dengan pendapatan per kapita Nasional/Indonesia maka pendapatan masyarakat Provinsi NTT masih rendah, sehingga masih harus lebih ditingkatkan lagi seperti terlihat pada Tabel 2.1 berikut.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

TABEL 2.1 PENDAPATAN PERKAPITA PENDUDUK ATAS DASAR HARGA BERLAKU DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2000 2010 TAHUN 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 PENDAPATAN PERKAPITA NTT 1.811.238 1.915.820 2.201.279 2.438.268 2.648.981 3.281.657 3.658.383 4.041.539 4.502.908 4.914.835 5.515.943 PENDAPATAN PERKAPITA INDONESIA 5.773.798 6.171.343 7.077.125 8.196.210 9.303.689 11.179.506 13.195.094 15.416.789 19.147.227 20.962.232 23.975.197

Sumber data : BPS Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2010

Pertumbuhan Ekonomi Provinsi NTT pada tahun 2001 (4,78), tahun 2002 (4,93), dan tahun 2004 (5,34), melebihi Rata-Rata Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Sedangkan rata-rata Pertumbuhan Ekonomi Provinsi NTT pada tahun 2003, tahun 2005 sampai dengan tahun 2010 ratarata pertumbuhan ekonomi berada di bawah rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia, seperti pada tabel 2.2. di bawah ini.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

10

TABEL 2.2 RATA-RATA PERTUMBUHAN EKONOMI PER TAHUN DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2001 - 2010 Pertumbuhan Ekonomi Pertumbuhan Ekonomi per tahun per tahun NTT INDONESIA 2001 4,78 3,64 2002 4,93 4,50 4,59 4,78 2003 2004 5,34 5,03 2005 3,46 5,69 2006 5,08 5,50 2007 5,15 6,35 2008 4,84 6,01 2009 4,29 4,58 2010 5,13 6,10 Sumber data : BPS Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2010 Tahun

2.

Penduduk Miskin : Berdasarkan data Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Provinsi NTT Tahun 2011 menunjukkan bahwa masyarakat miskin di kabupaten/kota semakin menurun dari tahun 2010 ke tahun 2011. Dimana jumlah masyarakat miskin pada tahun 2010 sebesar 3.137.021 jiwa, yang mendapat pelayanan kesehatan sebanyak (100,5%) dan pada tahun 2011 jumlahnya masyarakat miskin

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

11

menurun menjadi 2.834.173 jiwa. Masyarakat miskin yang mendapat pelayanan kesehatan dasar (rawat jalan) sebesar 91,9. Jumlah masyarakat miskin per kabupaten/kota pada tahun 2011 dapat dilihat pada lampiran Tabel 55 dan Gambar 2.2 di bawah ini. GAMBAR 2.2

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

Dari gambar tersebut, masyarakat miskin terbanyak berada di Kabupaten TTS sebesar 262.750 jiwa, disusul Kab. Belu sebesar 257.085 jiwa. Sedangkan yang paling sedikit masyarakat miskin berada di Kabupaten Ngada sebesar 48.086 jiwa dan Sabu Raijua sebesar 60.464 jiwa.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

12

Gambaran masyarakat miskin yang mendapat pelayanan kesehatan Dasar Rawat Jalan menurut kabupaten/kota pada Tahun 2011, dapat dilihat pada Gambar 2.3 dan 2.4 dan Lampiran Tabel 56.
GAMBAR 2.3
PER SEN T ASE M ASKIN D APAT YAN KES D I SAR KES ST R AT A 1 PR O VIN SI N U SA T EN G G AR A T IM U R , T AH U N 2 011 2 50 2 00 1 50 1 00 50 0

GAMBAR 2.4
P E RS E NTA S E MA S K IN DA P A T Y A NK E S DI S A RK E S S TRA TA 2 & 3 P RO V INS I NUS A TE NG G A RA TIMUR, TA HUN 2 0 1 1

25 20 15 10 5 0

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

Persentase masyarakat miskin yang mendapat pelayanan kesehatan dasar (Strata 1) untuk rawat jalan yang mencapai 100 % yaitu Kota Kupang, Kab. Kupang, TTS, Belu, Alor, Ende, Manggarai, Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Timur. Persentase masyarakat miskin yang mendapat pelayanan kesehatan Rujukan (Strata 2 & 3) untuk rawat jalan yang tertinggi adalah Kota Kupang sebesar 22 %, sedangkan yang paling kecil adlah Kab. Flores Timur. Gambaran masyarakat miskin yang mendapat pelayanan kesehatan menurut kabupaten/kota tahun 2011, dapat dilihat pada Gambar 2.3. Data jumlah masyarakat miskin lebih lengkap dapat dilihat pada Lampiran Tabel 37.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

13

C. KEADAAN PENDIDIKAN Indikator yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat pendidikan masyarakat yaitu Kemampuan baca tulis, partisipasi pendidikan dan pendidikan tertinggi yang ditamatkan. 1. Kemampuan Baca Tulis Kemampuan membaca dan menulis atau baca tulis merupakan ketrampilan minimal yang dibutuhkan oleh penduduk untuk mencapai kesejahteraannya. Kemampuan baca tulis ini tercermin dari Angka Melek Huruf (AMH), yaitu persentase penduduk umur 10 tahun ke atas yang dapat membaca dan menulis huruf latin. AMH penduduk di Provinsi NTT, menurut data BPS 2010 menunjukkan bahwa penduduk usia 10 tahun ke atas yang dapat membaca dan menulis huruf latin sebanyak 89,7% dan yang buta huruf sebanyak 10,3%. AMH penduduk usia 10 tahun ke atas bagi laki-laki sebesar 91,7%, sedangkan untuk perempuan sebesar 87,7%. Pada taun 2011 AMH sebesar 88,51 %, sedangkan yang buta huruf sebesar 11,49 %. AMH penduduk usia 10 tahun tahun ke atas yang dapat membaca dan menulis huruf latin di Provinsi NTT tersebut mengalami penurunan dibanding tahun 2010 yaitu sebesar 1,19 %. Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi NTT berdasarkan data dari BPS tahun 2011 terlihat bahwa variasi AMH antara 79,47 % sampai 96,90 %. AMH tertinggi terdapat di empat Kabupaten/Kota yaitu Kota Kupang 98,36,90 %; Kabupaten Ngada 92,61; Kabupaten Nagekeo 92,53 %; Kabupaten Ende 92,12 dan Alor 92,10 Sementara itu kabupaten yang dengan AMH

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

14

terendah 79,47 % yaitu Kabupaten Sumba Tengah. Rincian persentase penduduk berumur 10 tahun ke atas dengan AMH menurut Kabupaten/Kota dapat dilihat pada lampiran Tabel 4 atau Gambar 2. .
GAMBAR 2.5 PERSENTASE PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2010
100

80

60

40

20

Sumber : SUSENAS 2010 (Statistik Sosial dan Kependudukan NTT 2010)

2.

Partisipasi Pendidikan Pada tahun 2010 persentase penduduk Provinsi NTT berusia 10 tahun ke atas yang tidak/belum pernah bersekolah sebesar 11,01%. Sementara itu penduduk usia 10 tahun ke atas

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

15

yang masih bersekolah sebesar 20,95% terdiri atas 10,30% bersekolah di SD/MI, sebesar 5,71% di SLTP/MTs, sebesar 3,51% di SMU/SMK, dan 1,37% di Akademi/Universitas. Menurut jenis kelamin, terlihat penduduk perempuan yang tidak/belum pernah sekolah besarnya dua kali lipat penduduk laki-laki (12,6% berbanding 8,3%). Sedangkan pada tahun 2011 persentase penduduk Provinsi NTT berusia 10 tahun ke atas yang tidak/belum pernah bersekolah sebesar 11,01 % berarti terjadi peningkatan penduduk berumur 10 tahun yang tidak/belum pernah sekolah. Sementara itu penduduk usia 10 tahun ke atas yang masih bersekolah sebesar 30,32 % terdiri atas 20,17 % bersekolah di SD/MI, sebesar 5,10 % di SLTP/MTs, sebesar 3,59 % di SMU/SMK, dan 1,46 % di Akademi/Universitas. Berarti pada tahun 2011 terjadi peningkatan penduduk yang bersekolah terutama pada tingkat SD/MI, Menurut jenis kelamin, terlihat penduduk perempuan yang tidak/belum pernah lebih besar dibanding penduduk laki-laki (12,55 % berbanding 11,01 %) Angka Partisipasi Sekolah (APS) menurut BPS Provinsi NTT tahun 2010 yaitu 7 12 tahun mewakili umur setingkat SD, 13 15 tahun mewakili umur setingkat SLTP, 16 18 tahun mewakili umur setingkat SLTA dan 19 -24 tahun mewakili umur diatas SLTA/ PT. APS kelompok umur SD sebesar 96,49%, kelompok umur SLTP sebesar 81,24%, kelompok umur SLTA 49,22% dan 14,44%. Jika mengamati APS diatas, semakin tinggi kelompok umur diatas SLTA/PT sebesar kelompok umur semakin rendah APS. Pada tahun 2010 secara umum APS Laki laki lebih kecil dibandingkan APS Perempuan pada kelompok 7 - 12 tahun dan 13 - 15 tahun dan kelompok umur 19 - 24 tahun, sedangkan pada

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

16

kelompok umur 16 18 tahun APS laki-laki lebih tinggi dibanding APS perempuan. Rincian APS penduduk usia 7 - 24 tahun menurut kelompok umur dan jenis kelamin pada tahun 2010 dapat dilihat pada Tabel berikut ini.
TABEL 2.3 ANGKA PARTISIPASI SEKOLAH (APS) PENDUDUK USIA 7-24 TAHUN MENURUT KELOMPOK UMUR DAN JENIS KELAMIN DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR, TAHUN 2010

Jenis Kelamin 7-12 Laki-laki Perempuan Rata-rata

Kelompok Umur (tahun) 13-15 16-18 19-24 77,18 81,67 79,28 50,71 45,01 47,73 11,33 13,73 12,48

95,28 96,84 93.40

Sumber : BPS Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2010

Sebagaimana APS, Angka Partisipasi Murni (APM), pada tahun 2010 jika dilihat dari jenis kelamin perempuan kelompok umur sekolah SD dan SLTP lebih tinggi dibanding APM laki-laki. APM menyatakan banyaknya penduduk usia sekolah yang masih bersekolah pada jenjang pendidikan yang sesuai. Pada tahun 2011 APM usia SD untuk anak laki-laki yaitu sebesar 95,28 % terjadi peningkatan dibanding tahun 2010 yaitu sebesar 92,15 %, sedangkan perempuan sebesar 96,84 % juga meningkat dibanding tahun 2010 yaitu sebesar 92,80 %. APM untuk usia SLTP pada anak lakilaki yaitu sebesar 77, 18 meningkat dibanding pada tahun 2010 sebesar 47,58%, sedangkan

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

17

perempuan sebesar 81,67 % , juga meningkat dibanding tahun 2010 yaitu sebesar 53,18 %, dan APM SLTA jenis kelamin laki-laki sebesar 50,71, sedangkan jenis kelamin perempuan lebih rendah sebesar 45,01 % .

3.

Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan Ijazah/STTB tertinggi yang dimiliki penduduk merupakan indikator pokok kualitas pendidikan formal. Semakin tinggi ijazah/STTB yang dimiliki oleh rata-rata penduduk suatu negara mencerminkan semakin tingginya taraf intelektualitas bangsa dan negara tersebut. Di Provinsi NTT pada tahun 2010 persentase penduduk berumur 10 tahun ke atas yang tidak/belum memiliki ijazah/STTB sebanyak 45,42%. Sedang yang sudah memiliki ijazah terdiri atas tamatan SD/MI sebanyak 27,37%, tamat SLTP/MTs sebanyak 11,06%, tamat SLTA/SMK sebanyak 12,27%, dan tamat Diploma I sampai dengan Universitas hanya sebesar 2,98%, sedangkan pada tahun sebelumnya yaitu tahun 2009, persentase penduduk berumur 10 tahun ke atas yang tidak/belum memiliki ijazah/STTB sebanyak 39,77%. Sedang yang sudah memiliki ijazah terdiri atas tamatan SD/MI sebanyak 31,20 %, tamat SLTP/MTs sebanyak 12,13%, tamat SLTA/SMK sebanyak 10,26%, dan tamat Diploma I sampai dengan Universitas hanya sebesar 3,82%. Berdasarkan kepemilikan Ijazah/STTB dari tahun 2010 dibandingkan dengan tahun 2009, menunjukkan bahwa terjadi peningkatan penduduk yang tidakmemiliki Izajah/STTB, sedang yang sudah memiliki ijazah untuk tamatan SD/MI, tamat SLTP/MTs dan Diploma I sampai dengan Universitas juga menunjukkan

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

18

penurunan, hanya tamat SLTA/SMK yang menunjukkan kenaikan. Hal ini berarti ada penurunan tingkat pendidikan yang ditamatkan penduduk di Provinsi NTT . Dilihat dari jenis kelamin, ijazah/STTB yang dimiliki oleh penduduk laki-laki ternyata masih lebih baik jika dibandingkan yang dimiliki perempuan untuk tamatan SD, SMP, SLTA/SMK, sedangkan untuk tamatan Universitas perempuan lebih baik dibandingkan laki-laki. Rincian persentase penduduk berumur 10 tahun ke atas menurut jenis kelamin dan pendidikan tertinggi yang ditamatkan pada tahun 2010 dapat dilihat pada Tabel berikut ini.
TABEL 2.4 PERSENTASE PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS MENURUT JENIS KELAMIN DAN IJAZAH TERTINGGI YANG DIMILIKI DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR, TAHUN 2010

Jenis Kelamin 1 Laki-laki Perempuan Rata-rata

Tidak Memiliki 2 46,04 44,81 45,42

SD/ MI 3 25,67 29,03 27,37

Ijazah/STTB Tertinggi yang Dimiliki Dipl. Akad SLTP SMU/ SMK/ I/ emi/ /MTs SMA Kejuruan Dipl. Dipl. II III 4 5 6 7 8 11,27 10,85 11,06 9,80 9,57 9,68 2,92 2,27 2,59 0,51 0,75 0,63 0,95 0,87 0,91

Dipl. IV SI/S2 /S3 9 2,85 1,84 0,87

Jlh 10 100 100 100

Sumber : BPS Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2010

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

19

Pada tahun 2010, secara umum Ijazah/STTB tertinggi yang dimiliki penduduk 10 tahun ke atas menurut jenis kelamin menunjukkan bahwa rata-rata penduduk laki-laki masih lebih baik dibandingkan penduduk perempuan. Hal ini dapat dilihat pada gambar berikut ini.
GAMBAR 2.6 PERSENTASE PENDUDUK 10 TAHUN KE ATAS MENURUT JENIS KELAMIN DAN IJAZAH TERTINGGI YANG DIMILIKI DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR, TAHUN 2010
100 80 60 40 20 9,43 0 21,31 12,55 19,06 5,29 4,91 3,48 3,70 1,50 1,41 59,08 58,28 LAKI LAKI PEREMPUAN

Sumber : BPS Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2010

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

20

D.

KEADAAN LINGKUNGAN Dalam menggambarkan keadaan lingkungan, disajikan indikator-indikator yang merupakan hasil dari upaya sektor kesehatan dan hasil upaya sektor-sektor lain yang sangat terkait. Salah satu sasaran dari lingkungan sehat adalah tercapainya pemukiman dan lingkungan perumahan yang memenuhi syarat kesehatan di pedesaan dan perkotaan serta terpenuhinya persyaratan kesehatan di tempat-tempat umum, termasuk sarana dan cara pengelolaannya. Indikatorindikator tersebut adalah persentase rumah sehat, persentase tempat - tempat umum sehat, dan persentase penduduk dengan akses air minum.

1. Rumah Sehat Rumah sehat adalah bangunan rumah tinggal yang memenuhi syarat kesehatan, yaitu rumah yang memiliki sarana air bersih (perpipaan, sumur gali), memiliki jamban yang sehat dengan letak/jaraknya 10-11 meter dari Sumur Gali, tempat pembuangan sampah, sarana pembuangan air limbah yang kedap air dan tertutup sehingga tidak menjadi tempat bersarangnya vektor penyakit (lalat dan kecoak), ventilasi rumah yang baik, kepadatan hunian rumah yang sesuai dan lantai rumah terbuat dari lantai/kedap air. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2010, secara nasional hanya ada 24,9 persen rumah sehat, dan persentase yang terendah yaitu di Provinsi NTT yaitu sebesar (7,5%). Sedangkan menurut data yang dikumpulkan dari masing-masing profil kabupaten/kota se-

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

21

Provinsi NTT Tahun 2011 terdapat 823.859 rumah ( Kab. Kupang dan TTU belum melaporkan datanya). Jumlah rumah yang dilakukan pemeriksaan sebanyak 488.892 rumah (59,3%), rumah sehat sebanyak 265.377 buah (54%) meningkat dibanding tahun 2010 sebesar (51,8 %) Tidak semua rumah dapat diperiksa oleh karena masalah klasik, yaitu keterbatasan biaya dan tenaga. Gambaran persentase rumah sehat menurut Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT dapat dilihat pada Lampiran Tabel 62 dan Gambar berikut ini.
GAMBAR 2.7 PERSENTASE RUMAH SEHAT MENURUT KABUPATEN/KOTA SE - PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011
100 80 60 40 20 0

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

22

Dari gambar tersebut di atas ada beberapa Kabupaten/Kota yang capaiannya di atas Ratarata capaian Provinsi yaitu Kota Kupang, Kab.Belu, Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Ngada, Nagekeo, Manggarai, Manggarai Barat dan Sabu Raijua. Perlu upaya program terkait untuk meningkatkan persentase rumah sehat di Provinsi NTT.

2. Tempat - Tempat Umum dan Pengelolaan Makanan (TUPM) Sehat Tempat-tempat umum dan tempat pengelolaan makanan (TUPM) merupakan suatu sarana yang dikunjungi oleh banyak orang, dan berpotensi menjadi tempat penyebaran penyakit. TUPM meliputi hotel, restoran, pasar, dan lain-lain. TUPM sehat adalah tempat umum dan tempat pengelolaan makanan/minuman yang memenuhi syarat kesehatan yaitu yang memiliki sarana air bersih, tempat pembuangan sampah, sarana pembuangan air limbah, ventilasi yang baik, luas lantai (luas ruang) yang sesuai dengan banyaknya pengunjung, dan memiliki pencahayaan ruang yang memadai. Data yang diperoleh dari Profil Kesehatan kabupaten/kota se-Provinsi NTT tahun 2011 memperlihatkan bahwa jumlah TUPM yang ada sebanyak 6.245 buah (Kabupaten Kupang dan TTS dtanya belum masuk), yang diperiksa 4.128 buah (Kabupaten Sumba Barat Daya tidak melakukan pemeriksaan). Dari TUPM yang diperiksa, yang masuk kategori TUPM sehat sebanyak 2.435 buah (59 %) berarti ada peningkatan dibanding pada tahun 2010 (56,4%). Kabupaten/kota dengan TUPM sehat terendah di Kabupaten Sumba Tengah (3,6%), sedangkan yang tertinggi adalah Kab. Sumba

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

23

Timur sebesar 78,6%. Rincian TUPM sehat menurut kabupaten/kota dapat dilihat pada lampiran Tabel 67 dan pada Gambar berikut ini.

GAMBAR 2.8 PERSENTASE TUPM SEHAT MENURUT KABUPATEN/KOTA SE-PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011
100 80 60 40 20 0

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

24

3. Akses Terhadap Air Bersih Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi rumah tangga dalam kehidupan sehari-hari. Ketersediaan dalam jumlah yang cukup terutama untuk keperluan minum dan masak merupakan tujuan dari program penyediaan air bersih yang terus menerus diupayakan pemerintah. Oleh karena itu, salah satu indikator penting untuk mengukur derajat kesehatan adalah ketersediaan sumber air bersih rumah tangga. Sumber air bersih yang digunakan rumah tangga dibedakan menurut Air Kemasan, Air Isi Ulang, Ledeng (meteran dan eceran), Sumur Pompa Tangan (SPT), Sumur Terlindungi, Mata Air Terlindungi, Air Hujan,Sumur Tak Terlindungi, Mata Air Tak terlindungi, Air Sungai dan lainnya. Dari beberapa jenis sumber air bersih tersebut diketahui bahwa persentase keluarga yang sumber air minumnya terlindungi adalah sebesar 50,7%. Rincian data yang diperoleh dari Profil Kesehatan Kabupaten/Kota se - Provinsi NTT tahun 2011 dapat dilihat pada Lampiran tabel 65 .

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

25

BAB III SITUASI DERAJAT KESEHATAN

BAB III SITUASI DERAJAT KESEHATAN


Untuk menggambarkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia/NTT beberapa Indiktor seperti pada tabel 3.1 berikut ini.
TABEL 3.1 INDIKATOR DERAJAT KESEHATAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011

dapat disajikan dalam

INDIKATOR DERAJAT KESEHATAN AKB/IMR AKI/MMR AK BALITA UHH - LAKI-LAKI - PEREMPUAN - L/P

NTT (SDKI 2007) 57/1.000 KH 306/100.000 KH 80/1000 BLT 62,9 THN 67,2 THN 65,1 THN

NASIONAL (SDKI 2007) 34/1.000 KH 228/100.000 KH 44/1000 BLT

70,5 THN

Sumber Data : SDKI 2007 dan Riskesdas 2010

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

26

A.

MORTALITAS Gambaran perkembangan derajat kesehatan masyarakat dapat dilihat dari kejadian kematian dalam masyarakat dari waktu ke waktu. Di samping itu kejadian kematian juga dapat digunakan sebagai indikator dalam penilaian keberhasilan program pembangunan kesehatan yang telah dilaksanakan selama ini dengan melihat perkembangan angka kematian dari tahun ke tahun. Beberapa indikator derajat Kesehatan Indonesia dapat kita lihat pada tabel berikut : Besarnya tingkat kematian yang terjadi pada periode terakhir dapat dilihat dari berbagai uraian berikut :

1.

Angka Kematian Bayi (AKB) Data Kematian terdapat pada suatu komunitas dapat diperoleh melalui survei, karena sebagian besar kematian terjadi di rumah, sedangkan kematian di fasilitas kesehatan hanya memperlihatkan kasus rujukan. Indikator ini terkait langsung dengan tingkat kelangsungan hidup anak dan merefleksikan kondisi sosial, ekonomi dan lingkungan tempat tinggal anak-anak termasuk pemeliharaan kesehatannya. Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia berasal dari berbagai sumber, yaitu Sensus Penduduk, Riskesdas dan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI). Dalam beberapa tahun terakhir AKB di Indonesia telah banyak mengalami penurunan yang cukup besar. AKB Nasional menurut hasil Surkesnas/Susenas pada tahun 2001 sebesar 47 per

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

27

1.000 kelahiran hidup, tahun 2003 menjadi 35 per 1.000 kelahiran hidup (SDKI 2002 2003) dan terus menurun hingga mencapai 34 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 2007 (SDKI, 2007). Untuk Provinsi NTT, Angka Kematian Bayi juga menunjukkan penurunan yang cukup bermakna, yaitu dari 71 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 1994 (SDKI), menjadi 60 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 1997 (SDKI), lalu turun lagi menjadi 59 per 1.000 kelahiran hidup (SDKI, 2002 2003) dan hasil SDKI 2007 menunjukkan angka 57 per 1.000 kelahiran hidup. Walaupun angka ini masih cukup tinggi bila dibandingkan dengan AKB secara nasional yaitu 34 per 1.000 kelahiran hidup, namun menurunnya AKB di NTT ini memberi gambaran adanya peningkatan dalam kualitas hidup dan pelayanan kesehatan masyarakat. Berdasarkan hasil konversi jumlah kasus kematian pada bayi mengalami fluktuasi dari

tahun 2007 2011. Pada tahun 2007 kasus kematian bayi sebanyak 1.159 atau 11,4 per 1.000 kelahiran hidup, tahun 2008 sebanyak 1.208 atau 12,08 per 1000 kelahiran hidup. Selanjutnya mengalami peningkatan pada tahun 2009 sebanyak 1.240 kematian atau 13,1 per 1.000 kelahiran hidup, dan tahun 2010 mengalami penurunan kembali dimana total lahir hidup sebesar 1.159 atau 12,5 per 1000 kelahiran hidup, selanjutnya pada tahun 2011 sebesar 1.210 atau 12,8 per 1000 Kelahiran Hidup, berarti terjadi kenaikan AKB pada tahun 2011 sebesar 51 bayi. Berikut ini adalah gambaran Konversi Angka Kematian Bayi per 1000 Kelahiran Hidup pada tahun 2007 2011 di Prov. NTT. Untuk rincian Angka Kematian Bayi (AKB) per Kab/Kota dapat dilihat pada lampiran Tabel 7.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

28

GAMBAR 3.1 KONVERSI ANGKA KEMATIAN BAYI PER 1.000 KELAHIRAN HIDUP DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2007 2011

20 15 10 5 0 2007 2008 2009 2010 2011 11,4 12,8 13,1 12,5 12,8

Sumber : Profil Kabupaten/Kota tahun 2011

2.

Angka Kematian Anak Balita (AKABA) AKABA menggambarkan tingkat peluang untuk meninggal pada fase antara kelahiran dan sebelum usia lima tahun serta permasalahan kesehatan anak dan faktor-faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap kesehatan balita seperti gizi, sanitasi, penyakit menular, dan kecelakaan. Indikator ini juga menggambarkan tingkat kesejahteraan sosial, dalam arti besaran dan tingkat

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

29

kemiskinan penduduk, sehingga kerap kali dipakai untuk mengidentifikasi tingkat kesulitan ekonomi penduduk. Angka Kematian Balita di Indonesia (menurut estimasi SUPAS 1995) dalam beberapa tahun terakhir terlihat mengalami penurunan yang cukup bermakna. Pada tahun 1993 AKABA Nasional diperkirakan 81 per 1.000 kelahiran hidup dan turun menjadi 44,7 pada tahun 2001 (Surkesnas, 2001) dan selanjutnya turun lagi menjadi 44 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 2007 (SDKI, 2007). Untuk Provinsi NTT, AKABA periode 2002 2007 mengalami fluktuasi. Hasil Survei Kesehatan dan Rumah Tangga (SKRT) 1995 menunjukkan AKABA NTT sebesar 81 per 1.000 kelahiran hidup dan menurun menjadi 68 per 1.000 kelahiran hidup dan hasil SDKI 2002 - 2003 meningkat menjadi 72 per 1,000 kelahiran hidup dan terus meningkat menjadi 80 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 2007 (SDKI, 2007) masih sangat tinggi jika dibandingkan dengan AKABA secara nasional yaitu 44 per 1,000 kelahiran hidup. Laporan Profil Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT tahun 2011, berdasarkan hasil konversi, selama periode 5 (lima) tahun jumlah kasus kematian balita mengalami penurunan secara bermakna dari tahun 2007 - 2011. Pada tahun 2007 kasus kematian balita sebanyak 490 atau 4,8 per 1.000 kelahiran hidup, tahun 2008 sebanyak 409 kematian atau 4,3 per 1.000 kelahiran hidup dan selanjutnya pada tahun 2009 menjadi 362 kematian atau 3,8 per 1000 kelahiran hidup, pada tahun 2010 mengalami kenaikan menjadi 535 kematian atau 5,8 per 1.000 kelahiran hidup, sedangkan pada tahun 2011 sebesar 1.400 atau 14,8 per 1000 kelahiran hidup, berarti terjadi

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

30

kenaikan AKABA pada tahun 2011 sebesar 865 kematian balita. Berikut ini disajikan gambaran Konversi AKABA per 1.000 KH Prov. NTT tahun 2007 2011, sedangkan rincian per Kab/Kota data dapat dilihat pada lampiran Tabel 7 .
GAMBAR 3.2 KONVERSI ANGKA KEMATIAN BALITA PER 1.000 KELAHIRAN HIDUP DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2007 2011

20 14,8 15 10 4,8 5 0 2007 2008 2009 2010 2011 4,3 3,8 5,8

Sumber : Profil Kabupaten/Kota tahun 2011

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

31

3.

Angka Kematian Ibu (AKI) Angka kematian Ibu senantiasa menjadi indikator keberhasilan pembangunan sektor kesehatan, AKI mengacu pada jumlah kematian Ibu yang terkait dengan proses kehamilan, persalinan dan nifas. Untuk melihat kecenderungan AKI di Indonesia secara konsisten digunakan data hasil SKRT dan SDKI. AKI menurun dari 450 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 1986 menjadi 425 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 1992, selanjutnya menurun menjadi 373 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 1995. Pada tahun 2002 2003 AKI sebesar 307 per 100.000 kelahiran hidup diperoleh dari hasil SDKI 2002 - 2003, dan kemudian menurun lagi menjadi 228 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2007 (SDKI,2007). Walaupun cenderung terus menurun, namun bila dibandingkan dengan target yang ingin dicapai secara nasional pada tahun 2010, yaitu sebesar 125 per 100.000 kelahiran hidup, maka perlu upaya-upaya luar biasa untuk mengatasi permasalahan ini. AKI Provinsi NTT pada periode 2004 2007 cenderung mengalami penurunan yang cukup bermakna. Pada tahun 2004 AKI NTT sebesar 554 per 100.000 kelahiran hidup (Surkesnas) dan diperkirakan menurun menjadi 306 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2007 (proyeksi linier kematian ibu di kabupaten/kota se provinsi NTT). Estimasi penurunan AKI NTT ini lebih rendah dari angka nasional 228 per 100.000 kelahiran hidup (SDKI 2007). Untuk mengatasi masalah ini maka Provinsi NTT telah menginisiasi terobosan-terobosan dengan Revolusi KIA dengan motto semua ibu melahirkan di Fasiitas Kesehatan yang memadai. Dengan capaian indikator antaranya adalah

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

32

menurunnya peran dukun dalam menolong persalinan atau meningkatkan peran tenaga kesehatan terampil dalam menolong persalinan. Laporan Profil Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT tahun 2011 menunjukkan bahwa konversi AKI per 100.000 Kelahiran Hidup selama periode 5 (lima) tahun (Tahun 2007 2011) mengalami fluktuasi. Jumlah kasus kematian pada tahun 2007 menjadi 251 kematian atau 247 per 100.000 kelahiran hidup dan meningkat pada tahun 2008 menjadi 312 kematian atau 332 per 100.000 kelahiran hidup selanjutnya menurun menjadi 286 kematian pada tahun 2009 atau 302 per 100.000 kelahiran hidup, sedangkan tahun 2010 mengalami penurunan lagi menjadi 250 atau 270 per 100.000 kelahiran hidup, selanjutnya pada tahun 2011 menurun lagi menjadi 206 atau 220 per 100.000 KH berarti terjadi penurunan AKI sebesar 46 ibu. Berikut ini digambarkan Konversi AKI per 100.000 KH Prov. NTT tahun 2007 2011, sedangkan rincian data per Kab/Kota dapat dilihat pada lampiran Tabel 8.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

33

GAMBAR 3.3 KONVERSI ANGKA KEMATIAN IBU PER 100.000 KELAHIRAN HIDUP DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2007 2011

500 400 300 200 100 0 2007 2008 2009 2010 2011 247 332 303 272 220

Sumber : Profil Kabupaten/Kota tahun 2011

Selanjutnya rincian jumlah kematian bayi, ibu dan balita tahun 2007 2011 dapat dilihat pada Gambar 3.4 berikut.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

34

GAMBAR 3.4 JUMLAH KEMATIAN BAYI, IBU DAN BALITA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2007 2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota tahun 2011

4.

Angka Kematian Kasar Angka kematian kasar adalah jumlah kematian yang terjadi pada suatu waktu dan tempat tertentu per 1.000 penduduk pad pertengahan tahun. Estimasi Angka Kematian Kasar (AKK) berdasarkan hasil SUPAS 2005, menyebutkan bahwa AKK tahun 2007 sebesar 6,9 per 1.000 penduduk.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

35

5.

Umur Harapan Hidup Waktu Lahir (UHH) Angka Umur Harapan Hidup (UHH) dpat digunakan ntuk menilai status derajat kesehatan. Selain itu menjadi salah satu indikator yang diperhitungkan dalam menilai Indeks Pembangunan Manuasi (IPM). Gambaran UHH di Idonesia selama tahun 2006-2009 menunjukkan peningatan. Data BPS menunjukkkan bahwa UHH di Provinsi NTT sebesar 65,1 tahun, sedangkan berdsarkan jenis kelamin UHH perempuan sebesar 67,2 tahun, sedangkan pada laki-laki sebesar 62,9 tahun. Penurunan Angka Kematian Bayi sangat berpengaruh terhadap kenaikan Umur Harapan Hidup (UHH) waktu lahir. Angka Kematian Bayi sangat peka terhadap perubahan dengan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, sehingga perbaikan derajat kesehatan tercermin pada penurunan AKB dan kenaikan UHH pada waktu lahir, meningkatnya umur harapan hidup secara tidak langsung juga memberi gambaran tentang adanya peningkatan kualitas hidup dan derajat kesehatan masyarakat. Dari estimasi hasil penelitian yang dilakukan oleh BPS, UHH pada waktu lahir penduduk Indonesia secara nasional mengalami peningkatan secara bermakna. Pada tahun 1970 UHH nasional sebesar 44,7 (SP 1970), meningkat menjadi 52,5 pada tahun 1980 (SP 1980), selanjutnya mencapai 63,5 pada tahun 1995 (SUPAS 1995) dan diperkirakan menjadi 66,2 pada tahun 2002 (SDKI 2002 2003) dan kemudian diperkirakan menjadi 70, 5 pada tahun 2007 (SDKI, 2007).

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

36

UHH waktu lahir penduduk di provinsi NTT terus mengalami peningkatan yang cukup bermakna. UHH Provinsi NTT terus meningkat dari 44 pada tahun 1970 (SP 1970) meningkat menjadi 48,7 pada tahun 1980 (SP 1980), sepuluh tahun kemudian meningkat menjadi 58,6 pada tahun 1990 (SP 1990) dan meningkat lagi menjadi 58,7 pada tahun 2004 (Surkesnas) dan kemudian diperkirakan menjadi 65,1 tahun pada tahun 2007 dimana masih lebih rendah dibanding angka nasional yaitu 70, 5 tahun (SDKI, 2007). Gambaran peningkatan UHH penduduk NTT sejak tahun 1970 sampai tahun 2007 dapat dilihat pada gambar 3.5 berikut ini.
GAMBAR 3.5 UMUR HARAPAN HIDUP (UHH) PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 1970 2007

75 50 25 0 44,0 48,7 58,6

58,7 65,1

1970

1980

1990

2004

2007

Sumber Data : Sensus Penduduk 1970, 1980,1990, Surkesnas 2004 dan SDKI 2007

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

37

B.

MORBIDITAS Morbidittas adalah angka kesakitan, baik insidens mauoun prevalens dri suatu penyakit. Morbiditas menggambarkan kejadian penyakit dalam suatu populasi pada kurun waktu tertentu. Morbiditas juga bereran dalam penilaian terhadap derajat kesehatan masyarakat Data angka kesakitan penduduk yang berasal dari masyarakat (community based data) yang diperoleh melalui studi morbiditas dan hasil pengumpulan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota serta dari sarana pelayanan kesehatan (facility based data) yang diperoleh melalui sistem pencatatan dan pelaporan. 1. Pola 10 Penyakit Terbanyak di Puskesmas Data angka kesakitan penduduk yang berasal dari masyarakat (community based data) yang diperoleh melalui studi morbiditas dan hasil pengumpulan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota serta dari sarana pelayanan kesehatan (facility based data) yang diperoleh melalui sistem pencatatan dan pelaporan. Gambaran Pola 10 (sepuluh) penyakit terbanyak pada pasien rawat jalan di Puskesmas tahun 2011 disajikan pada Tabel 3.2 berikut ini.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

38

TABEL 3.2 POLA 10 PENYAKIT TERBANYAK DI PUSKESMAS PADA PASIEN RAWAT JALAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2010

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

GOLONGAN SEBAB SAKIT Ispa Penyakit pada sistem otot dan jaringan Penyakit lain pada saluran napas atas Penyakit Kulit Infeksi Penyakit Kulit Alergi Myalgia Gastritus Acut Penyakit Infeksi pada Usus Penyakit Malaria tanpa Pemeriksaan Laboratorium Daire TOTAL

JUMLAH KUNJUNGAN 1.333.741 272.248 158.242 136.035 131.671 127.879 110.348 104.135 74.200 73.709 2.522.208

% 52,88 10,79 6,27 5,39 5,22 5,07 4,38 4,13 2,94 2,92 100,0

Sumber : Profil Kabupaten/kota Tahun 2011

2. Pola 10 Penyakit Terbanyak di Rumah Sakit Sedangkan pola 10 (sepuluh) penyakit terbanyak pada pasien rawat jalan di rumah sakit tahun 2011 dapat dilihat pada Tabel berikut ini.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

39

TABEL 3.3 POLA 10 PENYAKIT TERBANYAK DI RUMAH SAKIT PADA PASIEN RAWAT JALAN PROVINSI NUSA TENGARA TIMUR TAHUN 2010

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

GOLONGAN SEBAB SAKIT Malaria Infeksi saluran napas bagian atas akut lainnya Dispepsia Cedera Ydt. Lainnya dan daerah badan multipel Demam sebabnya tak diketahui Demam tifoid dan paratifoid Tuberkulosi paru lainnya Gastritis dan duodenitis Diare dan gastroenteritris oleh penyebab infeksi tertentu (kolitis infeksi) Gejala tanda dan penemuan klinik dan laboratorium tidak normal ytk. ditempat lain Penyakit lainnya TOTAL

JUMLAH KASUS 12.640 8.868 3.072 3.033 1.890 1.887 1.859 1.852 1.812 1.754 49.671 88.358

% 14,3 10,0 3,5 3,4 2,1 2,1 2,1 2,1 2,1 2,0 56,2 100,0

Sumber : Profil Kabupaten/kota dan Laporan Bidang Yanmedik tahun 2010

Data dari tabel tersebut di atas menunjukkan bahwa penyakit infeksi masih merupakan penyakit terbanyak yang ditemukan pada pasien rawat jalan baik di puskesmas maupun rumah sakit.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

40

Selanjutnya berikut ini akan diuraikan situasi beberapa penyakit menular yang perlu mendapatkan perhatian, termasuk situasi penyakit menular yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I), penyakit potensial KLB/wabah dan situasi penyakit menular. 3. Penyakit Menular Penyakit menular yang disajikan dalam bagian ini antara lain AFP, TB Paru, Pneumoni, HIV/AIDS, Diare, Kusta, Dipteri, Pertusis, Tetanus Neonatorum (TN), Campak, Polio, Hepatitis B, DBD, Malaria dan Filariasis. a. Penyakit TBC/TB Paru TBc atau dikenal juga dengan Tuberkulosis adalah merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh basil tahan asam disingkat BTA nama lengkapnya Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ii dapat menyebar melalui droplet orang yang telah terinfeksi basil TB. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang pengendaliannya menjadi komitment global dalam MDGs. Hampir 10 tahun lamanya Indonesia menempati urutan ke-3 sedunia dalam hal jumlah penderita tuberkulosis (TB). Baru pada tahun ini turun ke peringkat ke-5 dan masuk dalam milestone atau pencapaian kinerja 1 tahun Kementerian Kesehatan. Berdasarkan Data Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2007 menyatakan jumlah penderita Tuberkulosis di Indonesia sekitar 528 ribu atau berada di posisi tiga di dunia setelah India dan Cina. Dan laporan WHO pada tahun 2009, mencatat peringkat Indonesia menurun ke posisi lima dengan jumlah penderita TBC sebesar 429 ribu orang. Lima negara dengan jumlah terbesar kasus insiden pada tahun 2009 adalah India, Cina,

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

41

Afrika Selatan, Nigeria dan Indonesia (sumber WHO Global Tuberculosis Control 2010). "Tentu saja kasus TB masih banyak, tapi perbaikan peringkat ini merupakan sebuah pencapaian," ungkap Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih dalam evaluasi kinerja 1 tahun Kementerian Kesehatan di gedung Kemenkes, Jakarta, Jumat (22/10/2010). Dan pada Global Report WHO 2010, didapat data TB Indonesia, Total seluruh kasus TB tahun 2009 sebanyak 294.731 kasus, dimana 169.213 adalah kasus TB baru BTA positif, 108.616 adalah kasus TB BTA negatif, 11.215 adalah kasus TB Extra Paru, 3.709 adalah kasus TB Kambuh, dan 1.978 adalah kasus pengobatan ulang diluar kasus kambuh (retreatment, excl relaps). Sementara itu, untuk keberhasilan pengobatan dari tahun 2003 sampai tahun 2008 (dalam%), tahun 2003 (87%), tahun 2004 (90%), tahun 2005 sampai 2008 semuanya sama (91%). Pada tawal tahun 1995 WHO telah merekomendasikan strategi DOTS (Derectly Observed Treatment Short-course) sebagai strategi penanggulangan secara ekonomis paling efektif (cost efective), yang terdiri dari 5 (lima) elemen kunci : 1) Komitmen politis; 2)Pemeriksaan dahak mikroskopis yang terjamin mutunya; 3) Pengobatan jangka pendek yang standar bagi semua kasus TB dengan tatalaksana kasus yang tepat, termasuk pengawasan langsung pengobatan; 4) Jaminan ketersediaan OAT yang bermutu; 5) Sistem Pencatatan dan pelaporan yang mampu memberikan penilaian terhadap hasil pengobatan pasien dan kinerja program secara keseluruhan. Salah satu indikator yang digunakan dalam pengendalian TB adalah Case Detection Rate (CDR), yaitu proporsi jumlah pasien baru BTA positif yang ditemukan dan diobati terhadap jumlah

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

42

pasien BTA positif yang diperkirakan ada dalam wilayah. Kementerian Kesehatan menetapkan target tersebut sebesar 73%. Berdasarkan data yang masuk dari Kab/Kota jumlah kasus TB Paru dengan BTA (+) yang dideteksi pada tahun 2010 di Provinsi NTT sebanyak 3.705 kasus, diobati sebanyak 3.221 kasus dengan angka kesembuhan mencapai 70,7%, sedangkan pada tahun 2011 jumlah kasus TB Paru dengan BTA (+) sebanyak 1.545 kasus, diobati sebanyak 1.335 kasus dengan angka kesembuhan mencapai 719 atau 81,2% berarti angka kesembuhan TB Paru BTA (+) masih di bawah target, dimana target yang ingin dicapai tahun 2011 adalah sebesar 85%. Angka Penemuan Kasus (Case Detection Rate) Prov. NTT Tahun 2011 sebesar 41,5 %, di bawah ini dapat kita lihat gambaran per Kab/Kota, sedangkan jumlah Kasus TB Paru + per Kab/Kota pada tahun 2011 dapat dilihat pada lampiran tabel 11 dan Gambar di bawah ini.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

43

GAMBAR 3.6 CAKUPAN CASE DETECTION RATE (CDR) TB DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011

100 80 60 40 20 0

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

Dari gambar 9

di atas dapat dilihat bahwa CDR yang paling tinggi adalah Kabupaten

Sumba Barat Daya yaitu sebesar 125,9 %, dan Kabupaten yang mencapai target adalah Kabupaten Belu, sedangkan Kabupaten yang capaiannya paling rendah adalah Kab. Manggarai Timur yaitu sebesar 17,1 %.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

44

Dalam mengukur keberhasilan pengobatan TB digunakan indikator persentase sembuh, dan angka keberhasilan pengobatan (SR=Success Rate) dengan target 85%. Pada tahun 2011 SR sebesar 91,2 %, dengan persentase sembuh sebesar 81,2 % dan persentase pengobatan lengkap sebesar 10.05 %. Succes Rate ini mengindikasikan persentase pasien baru TB paru BTA + yang menyelesaikan pengobatan, baik yang sembuh maupun yang menjalani pengobatan lengkap diantara pasien baru TB paru BTA positif yang tercatat. Berikut ini ditampilkan SR tahun 2011. GAMBAR 3.7 SUCCESS RATE (SR) TB DI PROVINSI NTT TAHUN 2011

100 80 60 40 20 0

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

45

Berdasarkan gambar tersebut di atas bahwa pencatatan Success Rate dari tahun 2011 ada sebanyak 76 % yang mencapai target, sedangkan Kabupaten/Kota yang tidak mencapai target adalah Kota Kupang, Kab. Alor, Sumba Barat dan Alor. b. Penyakit Pneumonia Pneumonia adalah infeksi akut yang mengenai jaringan paru (alveoli). Infeksi dapat disebabkan oleh bakteri, virus maupun jamur. Pneumonia juga Case Rate AIDS dapat terjadi akibat kecelakaan karena menghirup cairan atau bahan kimia. Populasi yang rentan terserang Pneumonia adalah anak-anak usia kurang dari 2 tahun, usia lanjut lebih dari 65 tahun, atau orang yang memiliki masalah kesehatan (malnutrisi, gangguan imunologi). Pola 10 (sepuluh) penyakit terbanyak di rumah sakit umum daerah maupun data survei (SDKI dan Surkesnas) menunjukkan tingginya kasus ISPA. Penyakit ISPA juga masih merupakan penyebab utama pada kematian bayi dan balita di Nusa Tenggara Timur (Surkesnas 2001). Diketahui bahwa (80% - 90%) dari seluruh kasus kematian ISPA disebabkan Pneumoni dan merupakan penyakit yang akut dan kualitas penatalaksanaannya belum memadai. Sementara laporan dari Profil Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT tahun 2011, cakupan penemuan Pneumonia pada Balita mengalami fluktuasi dari tahun 2007 2011. Pada tahun 2007 sebanyak 16.159 kasus dan pada tahun 2008 sebanyak 11.248 dan meningkat lagi pada tahun 2009

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

46

menjadi 11.886 kasus dan pada tahun 2010 meningkat menjadi 13.131, dan pada tahun 2011 sebesar 7.048 kasus (14,5%) berarti terjadi penurunan pada tahun 2011 dibanding tahun 2010. Gambaran Cakupan Penemuan dan Penangan Pneumonia pada balita ini dapat dilihat pada Lampiran Tabel 13 dan Gambar berikut ini :

GAMBAR 3.8 CAKUPAN PENEMUAN DAN PENANGANAN PNEUMONIA PADA BALITA MENURUT KAB/KOTA DI PROVINSI NTT TAHUN 2011
100 80 60 40 20 0

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

47

Dari gambar tersebut di atas Kabuaten/Kota dengan jumlah penderita pneumonia pada balita tertinggi di Kabupaten Sumba Timur sebanyak 1.397 kasus diikuti Kabupaten Flores Timur sebanyak 932 kasus sedangkan terendah di Kabupaten Sabu Raijua sebanyak 12 kasus.

c.

Penyakit Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immuno Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) HIV/AIDS merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus Human Immunodeficiency Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Infeksi tersebut menyebabkan penderita mengalami penurunan ketahanan tubuh sehingga sangat mudah untuk terinfeksi berbagai macam penyakit lain. Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benarbenar bisa disembuhkan. Sebelum memasuki fase AIDS, penderita terlebih dahuu dinyatakan sebagai HIV positif. Jumlah HIV positif yang ada di masyarakat dapat diketahui melalui 3 metode, yaitu pada layanan Voluntary, Counseling and Testing (VCT). HIV dan virus-virus sejenisnya umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam (membran mukosa) atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV,

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

48

seperti darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal, dan air susu ibu.[2][3] Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim (vaginal, anal, ataupun oral), transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut. Hukuman sosial bagi penderita HIV/AIDS, umumnya lebih berat bila dibandingkan dengan penderita penyakit mematikan lainnya. Kadang-kadang hukuman sosial tersebut juga turut tertimpakan kepada petugas kesehatan atau sukarelawan, yang terlibat dalam merawat orang yang hidup dengan HIV/AIDS (ODHA). Perkembangan penyakit HIV/AIDS terus menunjukkan peningkatan meskipun berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan terus dilakukan. Semakin tingginya mobilitas penduduk antar wilayah, menyebarnya sentra-sentra pembangunan ekonomi di Provinsi NTT, meningkatnya perilaku seksual yang tidak aman, dan meningkatnya penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) melalui suntikan, secara simultan telah memperbesar tingkat risiko penyebaran HIV/AIDS. Jumlah penderita HIV/AIDS dapat digambarkan sebagai fenomena gunung es (iceberg phenomena) yaitu jumlah penderita yang dilaporkan jauh lebih kecil daripada jumlah penderita yang sebenarnya. Di Provinsi NTT jumlah penderita HIV/AIDS yang sebenarnya belum diketahui dengan

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

49

pasti. Gambaran kasus baru AIDS pada tahun 2011 dapat dilihat pada Lampiran Tabel 14 dan Gambar di bawah ini. GAMBAR 3.9 JUMLAH KASUS BARU AIDS DI PROVINSI NTT TAHUN 2011

100 80 60 40 20 0

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011 Jumlah kasus AIDS mengalami fluktuasi dari tahun 2006 sebanyak 123 kasus, meningkat pada tahun 2007 sebanyak 323 dan menurun pada tahun 2008 sebanyak 178 kasus dan meningkat lagi pada tahun 2009 sebanyak 475 kasus, sedangkan tahun 2010 meningkat lagi menjadi 702

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

50

kasus, sedangkan pada tahun 2011 sebesar 234 penduduk. d. Diare

atau

Angka Kesakitan

0,14

per 1.000

Diare adalah penyakit yang terjadi ketika terjadi perubahan konsitensi feses selain dari frekuensi buang air besar. Seseorng dikatekan menderita Diare bila fses lebih besar dari biasanya, atau bila buang air besar tiga kali atau lebih, atau buang air besar yang berair tetapi tidak berdarah dlam waktu 24 jam. Berdasarkan laporan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota kasus Diare Provinsi NTT tahun 2011 berjumlah 200.721 kasus, sedangkan yang ditangani sebanyak 111.046 kasus atau sebesar 56,3%.

e. Penyakit Kusta Kusta adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium leprae.Penatalaksanaan kasus yang buruk dapat menyebabkan Kusta menjadi progresif, menyebabkan kerusakan permanen pada kulit, saraf dan anggota gerak dan mata. Diagnosa kusta dapat ditegakkan dengan adanya kondisi sbb :a) Kelainan pada kulit (bercak) putih atau kemerahan disertai mati rasa; b) Penebaan saraf tepi yang disertai gangguan fungsi saraf berupa mati rasa dan kelemahan/kelumpuhan otot; c) Adanya kuman tahan asam di dalam kerokan jaringan kulit (BTA positif).

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

51

Pada tahun tahun 2007-2011 dilaporkan bahwa kasus Kusta ini mengalami fluktuasi, pada tahun 2007 jumlah penderita sebesar 258, tahun 2008 menurun menjadi 193, tahun 2009 meningkat menjadi 345,tahun 2010 meningkat lagi menjadi 441 dan pada tahun 2011 menurun menjadi 342, seperti yang terlihat pada tabel di bawah.
TABEL 3.4 JUMLAH PENDERITA BARU KUSTA MENURUT TIPE DAN ANGKA PENEMUAN PENDERITA (CDR) PER 100.000 PENDUDUK DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR, TAHUN 2007 2011

Tahun 2007 2008 2009 2010 2011

Jumlah penderita kusta Tipe MB Tipe PB Semua Tipe 214 159 83 329 227 44 34 28 112 112 258 193 345 441 342

CDR/100.000 Penduduk 5,9 4,4 7,9 9,4 7,13

CDR=Case Detection Rate, MB=Multi Basiler, PB=Pausi Basiler Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2011

Berikut ini disajikan kecenderungan kasus baru Kusta tipe PB dan MB menurut Kabupaten Kota dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

52

GAMBAR 3.10 PENDERITA BARU KUSTA MENURUT KAB/KOTA DI PROVINSI NTT TAHUN 2011
100 80 60 40 20 0

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011 Dari gambar tersebut dapat kita lihat bahwa penderita baru Kusta yang paling banyak di Kab.Sumba Timur yaitu sebesar 120 kasus. Perincian data jumlah penderita kusta selesai berobat dapat dilihat pada lampiran Tabel 20. Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan menetapkan 2 kelompok beban Kusta yaitu Provinsi dengan beban Kusta tinggi (high endemic) jika Newly Case

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

53

Detection Rate (NCDR) 10 per 100.000 penduduk dan Kusta rendah (low endemic) jika NCDR 10 per 100.000 penduduk. NTT NCDRnya sebesar 7,13 berarti masuk kriteria low endemic.

4.

Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) a. Difteri Penyakit Difteri merupakan salah satu Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Penyakit ini disebabkan oleh kuman Dipteri Penyakit Difteri disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphteriae yang menyerang system pernapasan bagian atas. Penyakit ini memilki gejala sakit leher, demam ringan, sakit tekak. Difteri juga kerap ditandai dengan tumbuhnya membrane kelabu yang menutupi tonsil serta bagian saluran pernafasan. Jumlah kasus Difteri pada tahun 2011 di Provinsi NTT tidak ada. b. Pertusis Pertusis atau batuk rejan atau batuk seratus hari merupakan salah satu Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Penyakit ini disebabkan oleh kuman .. Jumlah kasus Difteri pada tahun 2011 di Provinsi NTT tidak ada.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

54

c. Tetanus Neonatorum (TN) Tetanus Neonatorum (TN) merupakan salah satu Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Penyakit ini disebabkan oleh basil Clostridium tetani, yang masuk ke tubuh melalui luka . Penyakit ini menginfeksi bayi yang baru lahir yang salah satunya disebabkan oleh pemotongan tali pusat dengan alat yang tidak steril. Umumnya kasus TN banyak ditemukan di negara berkembang khususnya dengan cakupan persalinan yang ditolong tenaga kesehatan rendah. Laporan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT tahun 2011 jumlah kasus Tetanus Neonatorum tidak terdapat di Kabupaten/Kota, sedangkan tahun sebelumnya yaitu pada tahun 2010, kasus Tetanus Neonatorum ini terdapat di Kabupaten Ende dengan jumlah kasus sebanyak 2 orang. Berkurangnya kasus TN ini salah satu penyebabnya dimana persalinan yang ditolong tenaga kesehatan semakin meningkat. d. Polio dan AFP (Acute Flaccid Paralysis/Lumpuh Layu Akut) Polio adalah salah satu penyakit menular yang termasuk ke dalam PD3I. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang menyerang sistem syaraf hingga penderita mengalami kelumpuhan. Penyakit yang pada umumnya menyerang anak berusia 0-3 tahun ini ditandai dengan demam, lelah, mual, kaku di leher dan sakit di tungkai dan lengan. Sedangkan AFP merupakan kondisi abnormal ketika seseorang mengalami penurunan kekuatan otot tanpa penyebab yang jelas, kemudian berakhir pada kelupuhan. Ditjen. PP & PL Kementerian Kesehatan telah menetapkan

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

55

indikator surveians telah menetapkan indikato surveilans AFP yaitu ditemukannya Non Polio AFP Rate menimal sebesar 2/100.000 anak usia < 15 tahun. Provinsi NTT dengan Non Polio AFP Rate pada tahun 2010 sebesar 4,0 per 100.000 anak usia < 15 tahun, sedangkan pada tahun 2011 sebesr 5,0 per 100.000 anak usia < 15 tahun, berarti terjadi peningkatan penemuan Kabupaten. Kabupaten dengan Non Polio APF Rate tertinggi terdapat di Kab.Ngada sebanyak 13 kasus, diikuti dengan Kota Kupang sebanyak 7 kasus, sedangkan yang terendah adalah Kabupaten Manggarai Barat sebesar 1 kasus. Dalam mendukung upaya sertfikasi bebas polio tahun 2012, Provinsi NTT telah melaksanakan Program Eradikasi Polio (ERAPO) yang terdiri dari pemberian imunisasi Polio secara rutin dan Surveilans Acute Flaccid Paralysis (AFP). Dimana kinerja Surveilans AFP Provinsi NTT ini sebenarnya selama 5 (lima) tahun terakhir yaitu kurun waktu 2007 2011 telah melampau target Nasional dengan kinerja baik berdasarkan hasil penilaian Kementerian Kesehatan RI dan Tim WHO. Kasus AFP yang ditemukan pada tahun 2011 di Provinsi NTT, sebanyak 78 kasus dari target 30 kasus, sedangkan pada tahun 2010 kasus AFP yang ditemukan sebanyak 62 kasus dari target 30 kasus. Angka Non Polio AFP Rate (%) tahun 2011 sebesar 5,2/100.000 anak usia < 15 tahun (target 2/100.000 anak usia < 15 tahun), sedangkan tahun 2010 sebesar 4,0/100.000 anak usia < 15 tahun (target 2/100.000 anak usia < 15 tahun) berarti pada tahun 2010 dan 2011 telah melampaui target.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

56

Penemuan kasus AFP tahun 2011 ini telah ditemukan pada 21 Kab/Kota, dengan penemuan yang tertinggi di Kab. Ngada yaitu sebanyak 13 kasus AFP, sedangkan yang paling sedikit adalah di Kab. Manggarai Barat sebanyak 1 kasus. Rincian per Kab/Kota dapat dilihat pada lampiran tabel 9. Berikut ini digambarkan AFP Rate Non Polio periode tahun 2007 2011. GAMBAR 3.11 PENEMUAN KASUS AFP DI PROVINSI NTT TAHUN 2007 2011
100 78 80 60 40 20 0 2007 2008 2009 2010 2011 37 37 28 26

Sumber : Profil Kesehatan Provinsi NTT Tahun 2011

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

57

e. Campak Campak merupakan salah satu kasus PD3I yang disebabkan oleh virus campak. Sebagaian besar kasus campak menyerang anak-anak . Penularan dapt terjadi melalui udara yang telah terkontaminasi oleh sekret orang yang telah terinfeksi. Campak ini juga merupakan penyakit menular yang sering menyebabkan kejadian luar biasa (KLB). Laporan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT mengalami penurunan yang signifikan dari tahun 2006 2009, sedangkan pada tahun 2011 kasus campak sebesar 2.225. Dimana selama periode 5 (lima) tahun dari tahun 2007 2009 kasus Campak ini sudah mengalami penurunan. Pada tahun 2007 sebanyak 118 kasus, pada tahun 2008 menurun menjadi 77 kasus selanjutnya mengalami penurunan pada tahun 2009 menjadi 36 kasus, namun pada tahun 2010 meningkat menjadi 169 kasus dan pada tahun 2011 meningkat lagi. Namun kasus campak ini hanya menyerang 9 Kabupaten/Kota, dengan jumlah kasus tertinggi di Kab. Sabu Raijua sebanyak 1.258 kasus menyusul Kabupaten Sumba Barat Daya 309 kasus dan Kabupaten Alor sebanyak 223 kasus. f. Hepatitis B Kasus 0. Rincian kasus dapat dilihat pada lampiran Tabel 22.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

58

5. Penyakit Potensial Kejadian Luar Biasa/KLB a. Demam Berdarah Dengue (DBD) Demam Berdarah Dengue adalah penyakit berpotensi KLB/wabah disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan oleh vektor nyamuk Aedes aegypty. Penyakit ini menyerang sebagain besaranak usia < 15 tahun., namun dapat juga menyerang orang dewasa. Pada tahun 2011 ditemukan kasus DBD sebanyak 424 kasus, pada 10 Kabupaten/Kota yaitu Kota Kupang, Kab. Kupang. TTS, Belu, Flores Timur, Sikka, Ende, Ngada, Nagekeo, dan Sumba Barat Daya. Angka kematian sebanyak 8 orang dengan Case Fatality Rate (CFR) sebesar 6,8%. Angka kematian tertinggi di Kota Kupang yaitu sebanyak 6 orang (CFR 2,4%), Kab. Sikka dan Ende kematian masing-masing 1 orang. Rincian Kasus DBD per Kab/Kota dapat dilihat pada lampiran tabel 23. b. Diare Diare adalah penyakit yang terjadi ketika terjadi perubahan konsitensi feses selain dari frekuensi buang air besar. Seseorng dikatekan mederita Diare bila fses lebih besar dari biasanya, atau bila buang air besar tiga kali atau lebih, atau buang air besar yang berair tetapi tidak berdarah dlam waktu 24 jam.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

59

Berdasarkan laporan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota kasus Diare Provinsi NTT tahun 2011 berjumlah 200.721 kasus, sedangkan yang ditangani sebanyak 111.046 kasus atau sebesar 56,3%. c. Penyakit Malaria Penyakit Malaria merupakan salah satu penyakit yang menjadi masalah kesehatan terutama di Provinsi NTT, dimana penyakit ini masih menjadi penyebab kematian bagi bayi, balita dan ibu hamil serta dapat menurunkan produktifitas tenaga kerja. Penyakit ini juga salah satu penyakit menular yang upaya pengendaliannya menjadi komitment global dalam Millenium Development Goals (MDGs). Malaria disebabkan oleh parasit Plamodium yang hidup dan berkembang biak dalam sel darah marah manusia yang ditularkan oleh nyamuk malaria (Anopheles) betina. Hampir 90% desa di Provinsi NTT hampir 100% desa endemis malaria. Wilayah endemis malaria pada umumnya adalah desa-desa terpencil dengan kondisi lingkungan yang tidak baik, sarana transportasi dan komunikasi yang sulit, akses pelayanan kesehatan kurang, tingkat pendidikan dan sosial ekonomi masyaraat yang rendah, serta buruknya perilaku masyarakat terhadap kebiasaan hidup sehat.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

60

Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan telah menetapkan Stratifikasi endemisitas malaria berdasarkan Annual Parasite Incidences (API) suatu wilayah di Indonesia menjadi 4 (empat) strata yaitu : 1. Endemis Tinggi bila API > 5 per 1000 penduduk 2. Endemis Sedang bila API 1 -5 per 1000 penduduk 3. Endemis Rndah bila API 0 - 1 per 1000 penduduk 4. Non Endemis bila tidak ada penularan malaria Sejak tahun 2010 Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan telah menggunakan Indikator API di seluruh Provinsi di Indonesia. Pada tahun 2010 NTT merupakan Provinsi tertinggi API yang ke 3 (setelah Provinsi Papua dan Papua Barat), yaitu sebesar 12,14 per 1000 penduduk. Pada tahun 2011 API Provinsi NTT sebesar 24,7 per 1000. Berikut ini dapat kita lihat gambaran API menurut Kabupaten Kota Tahun 2011.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

61

GAMBAR 3.12 ANNUAL PARASITE INCIDENCE (API) PER 1000 PENDUDUK MENURUT KAB/KOTA SE PROVINSI NTT TAHUN 2007 2011
50 40 30 20 10 0 2007 2008 2009 2010 2011 29 33 28 30 25

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

Laporan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT tahun 2011 Incidence mengalami penurunan

Annual Parasit

dibanding tahun 2010 yaitu sebesar 5 per 1000 penduduk .

Dimana kasus yang tertinggi yang positip di Kabupaten Lembata sebanyak 20.263 kasus, sedangkan kasus terendah di Manggarai Timur sebany ak 807 kasus. Angka ini sangat bermakna karena diikuti dengan intensifikasi upaya pengendalian malaria yang salah satu hasilnya adalah peningkatan cakupan pemeriksaan sediaan darah (konfirmasi laboratorium). Pada tahun 2010 telah

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

62

dilakukan pemeriksaan sediaan darah sebesar

365.494 kasus (76,2 %). Tingginya cakupan

pemeriksaan sediaan darah di laboratorium tersebut merupakan pelaksanaan kebijakan nasional pengendalian malaria dalam mencapai eliminasi malaria, yaitu semua kasus malaria klinis harus dikonfirasi dengan laboratorium. 6. Filariasis Penyakit Filariasis adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit berupa cacing filaris, yang terdiri dari 3 (tiga) spesies yaitu Wucherria bancrofti, BrugariamMalayi dan Brugiat timori. Penyait ini menginfeksi jaringan limfe (geth bening). Filaria menular melalui gigitan nyamuk yang mnegandung cacing filaria dlamtubuhnya. I dalam tubuh manusia cacing tersebut tumbuh mnejadi cacing dewasa dan menetap di jaringan limfe sehingga menyebabkan pembengkakan di kaki, tungkai, payudara, lengan dan organ genital. Pada tahun 2011 ditemukan kasus Filariasis di Provinsi NTT sebesar 4.684 kasus, dimana kasus yang tertinggi ditemukan di Kabupaten Sikka yaitu sebesar 4.431 kasus. Rincian kasus per Kab/Kota dapat dilihat pada ampiran tabel 25.

C.

Prevalensi Masalah Gizi Buruk dan Gizi Kurang Masalah gizi adalah masalah kesehatan masyarakat yang penanggulangannya tidak dapat dilakukan dengan pendekatan medis dan pelayanan kesehatan saja. Masalah gizi disamping

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

63

merupakan sindrom kemiskinan yang erat kaitannya dengan masalah ketahanan pangan di tingkat rumah tangga dan juga menyangkut aspek pengetahuan serta perilaku yang kurang mendukung pola hidup sehat. Keadaan gizi masyarakat akan mempengaruhi tingkat kesehatan dan umur harapan hidup yang merupakan salah satu unsur utama dalam penentuan keberhasilan pembangunan negara yang dikenal dengan istilah Human Development Index (HDI). Secara umum di Indonesia terdapat dua masalah gizi utama yaitu kurang gizi makro dan kurang gizi mikro Kurang gizi makro pada dasarnya merupakan gangguan kesehatan yang disebabkan oleh kekurangan asupan energi dan protein. Masalah gizi makro adalah masalah gizi yang utamanya disebabkan ketidakseimbangan antara kebutuhan dan asupan energi dan protein. Kekurangan zat gizi makro umumnya disertai dengan kekurangan zat gizi mikro. Data menunjukkan i Provinsi NTT bahwa prevalensi gizi kurang menurun dari 20,4% (SDKI 2007) menjadi 13,0% (Riskesdas 2010) dan kondisi tersebut diikuti dengan penurunan prevalensi gizi buruk 9,0% (SDKI 2007) menjadi 4,9% (Riskesdas 2010). Gizi buruk adalah suatu kondisi di mana seseorang dinyatakan kekurangan nutrisi, atau dengan ungkapan lain status nutrisinya berada di bawah standar rata-rata. Nutrisi yang dimaksud bisa berupa protein, karbohidrat dan kalori. Di Indonesia, kasus KEP (Kurang Energi Protein) adalah salah satu masalah gizi utama yang banyak dijumpai pada balita.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

64

Banyak faktor yang mengakibatkan terjadinya kasus gizi buruk. Menurut UNICEF ada dua penyebab langsung terjadinya gizi buruk, yaitu : 1. Kurangnya asupan gizi dari makanan. Hal ini disebabkan terbatasnya jumlah makanan yang dikonsumsi atau makanannya tidak memenuhi unsur gizi yang dibutuhkan karena alasan sosial dan ekonomi yaitu kemiskinan. 2. Akibat terjadinya penyakit yang mengakibatkan infeksi. Hal ini disebabkan oleh rusaknya beberapa fungsi organ tubuh sehingga tidak bisa menyerap zat-zat makanan secara baik. Faktor lain yang mengakibatkan terjadinya kasus gizi buruk yaitu: 1. Faktor ketersediaan pangan yang bergizi dan terjangkau oleh masyarakat 2. Perilaku dan budaya dalam pengolahan pangan dan pengasuhan asuh anak 3. Pengelolaan yang buruk dan perawatan kesehatan yang tidak memadai. Untuk KEP yang ringan dan sedang/Gizi Kurang, gejala klinis yang bisa dijumpai pada anak adalah berupa kondisi badan yang tampak kurus. Sedangkan gejala klinis KEP berat/gizi buruk secara garis besar bisa dibedakan menjadi tiga tipe: marasmus, kwashiorkor dan marasmickwashiorkor. Prevalensi Masalah Gizi Buruk dan Kurang diukur dengan membandingkan berat badan menurut umur. Berdasarkan Profil tahun 2010 pada kelompok balita gizi kurang yang dilaporkan sebesar 17,9 % menjadi 10,1 persen tahun 2011 berarti terjadi penurunan. Sedangkan pada prevalensi gizi buruk juga mengalami penurunan yaitu dari 4,9 persen dari pada tahun 2010 menjadi 1,2 pada tahun 2011.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

65

Percepatan peningkatan pada status gizi perlu segera dilakukan, karena sifat masalah gizi yang jelas terlihat masih cukup berat. Upaya perbaikan ekonomi, perubahan perilaku penduduk, memerlukan upaya yang terkoordinasi dan terintegrasi secara baik. Status gizi seseorang terkait dengan permasalahan kesehatan secara umum disamping merupakan faktor predisposisi yang dapat memperberat penyakit infeksi secara langsung juga dapat menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan secara individual. hamil dan ibu menyusui. Status gizi masyarakat dapat diukur melalui indikator-indikator, antara lain Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), status gizi balita, status gizi wanita usia subur ; Kurang Energi Kronis (KEK), Anemia gizi besi pada ibu dan pekerja wanita, dan Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY), sebagaimana diuraikan berikut ini. 1. Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Berat Badan Lahir Rendah (kurang dari 2.500 gram) merupakan salah satu faktor utama yang berpengaruh terhadap kematian perinatal dan neonatal. BBLR dibedakan dalam 2 kategori yaitu: BBLR karena prematur (usia kandungan kurang dari 37 minggu) atau BBLR karena Intrauterine Growth Retardation (IUGR), yaitu bayi yang lahir cukup bulan tetapi berat badannya Bahkan status gizi janin yang masih berada dalam kandungan dan bayi yang sedang menyusui sangat dipengaruhi status gizi ibu

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

66

kurang. Di negara berkembang banyak BBLR dengan IUGR karena ibu berstatus gizi buruk, anemia, malaria, dan penyakit menular seksual (PMS) sebelum konsepsi atau pada saat hamil. Laporan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota tahun 2010 tercatat bahwa jumlah bayi dengan BBLR sebanyak 3.040 (3,3 % dari total bayi lahir), sedangkan pada tahun 2011 tercatat bahwa jumlah bayi dengan BBLR sebanyak 3.484 (5,0 % dari total bayi lahir), berarti terjadi peningkatan sebanyak 444 bayi. Persentase Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT dengan BBLR tertinggi terdapat di Kota Kupang (8,8%) dan terendah di Kabupaten Alor (0,4%) dan Sabu Raijua (0,9%). Persentase Bayi dengan BBLR di kabupaten/kota pada tahun 2011 disajikan pada lampiran Tabel 26. Berikut ini disajikan gambaran persentase Bayi dengan BBLR menurut Kab/Kota Tahun 2011.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

67

GAMBAR 3.13 PERSENTASE BAYI DENGAN BBLR MENURUT KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011
100 80 60 40 20 0

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

2. Status Gizi Balita Status gizi Balita merupakan salah satu indikator yang menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Salah satu cara penilaian status gizi Balita adalah dengan anthropometri yang menggunakan indeks Berat Badan menurut Umur (BB/U). Kategori yang digunakan adalah: gizi lebih (z-score > +2 SD); gizi baik (z-score 2 SD sampai +2 SD); gizi kurang (z-score < -2 SD sampai 3 SD); gizi buruk (z-score < -3 SD).

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

68

Indikator BB/U memberikan indikasi masalah gizi secara umum. Indikator ini tidak memberikan indikasi tentang masalah gizi yang sifatnya kronis ataupun akut karena berat badan berkolerasi positif dengan umur dan tinggi badan. Dengan kata lain berat badan yang rendah dapat disebabkan kerena anaknya pendek (kronis) atau karena diare atau penyakit infeksi lainnya (akut). Persentase status gizi dari hasil Pengukuran SDKI tahun 2007 dan 2010 dapat dilihat pada Gambar berikut ini.
PERSENTASE GIZI BURUK, GIZI KURANG, GIZI BAIK DAN GIZI LEBIH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2007 DAN TAHUN 2010 GAMBAR 3.14a GAMBAR 3.14b

G izi Lebih;2

G izi Buruk; 9,4 G izi Kurang; 24,2

G izi Lebih; 3,1

G izi B uruk; 9,0 G izi K urang; 20,4

G izi Baik; 64,4

G izi B aik; 67,5

Sumber : Data SDKI Provinsi NTT Tahun 2007

Sumber : Data Riskesdas Provinsi NTT Tahun 2010

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

69

Berdasarkan hasil SDKI tahun 2007 dibanding dengan hasil Riskesdas tahun 2010 angka prevalensi gizi buruk tahun 2007 sebesar 9,4%, sedangkan pada tahun 2010 sebesar 9,0% berarti ada penurunan sedikit pada tahun 2010 (sebesar 0,4%). Prevalensi Gizi kurang tahun 2007 sebesar 24,2%, sedangkan pada tahun 2010 sebesar 20,4% berarti ada penurunan 1,8 % pada tahun 2010. Prevalensi gizi baik tahun 2007 sebesar 64,4%, sedangkan pada tahun 2010 sebesar 67,5% berarti ada peningkatan 3,1%. Gambaran Gizi buruk hasil Riskesda tahun 2007 dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
GAMBAR 3.15 PERSENTASE BALITA GIZI BURUK MENURUT KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2007
10 8 6 4 2 0

Sumber : Riskesdas Tahun 2007

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

70

Dari gambar di atas persentase gizi buruk di Provinsi NTT hasil riskesdas tahun 2007 per kabupaten/kota yang paling tinggi di Kabupaten TTS (13,3%) dan Manggarai (12,0%), sedangkan yang terendah di Kota Kupang (3,2%), dan Kabupaten Lembata (3,4%)sebanyak (9,4%). Prevalensi gizi lebih tahun 2007 sebesar 2%, sedangkan tahun 2010 sebesar 3,1% berarti ada peningkatan 0,9% pada tahun 2010. Berdasarkan data dari Profil pada tahun 2011 Prevalensi gizi lebih sebesar 14,8, Gizi baik 74,0 %, Gizi Kurang 10,1 % dan Gizi buruk sebesar 1,2. Rincian per Kabupaten/Kota dapat dilihat pada Lampiran Tabel 27 .

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

71

BAB IV SITUASI UPAYA KESEHATAN

BAB IV SITUASI UPAYA KESEHATAN


Dalam rangka mencapai tujuan pembangunan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, telah dilakukan berbagai upaya pelayanan kesehatan masyarakat. Berikut ini diuraikan gambaran situasi upaya kesehatan khususnya untuk tahun 2011. A. PELAYANAN KESEHATAN DASAR Upaya pelayanan kesehatan dasar merupakan langkah awal yang sangat penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan pemberian pelayanan kesehatan dasar secara tepat dan cepat, diharapkan sebagian besar masalah kesehatan masyarakat sudah dapat diatasi. Berbagai pelayanan kesehatan dasar yang dilaksanakan oleh fasilitas pelayanan kesehatan adalah sebagai berikut. 1. Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi Seorang ibu mempunyai peran yang sangat besar di dalam pertumbuhan bayi dan perkembangan anak. Gangguan kesehatan yang dialami seorang ibu bisa berpengaruh pada kesehatan janin dalam kandungan hingga kelahiran dan masa pertumbuhan bayi dan anaknya. Kebijakan tentang kesehatan ibu dan bayi baru lahir secara khusus berhubungan dengan pelayanan antenatal, persalinan, nifas, dan perawatan bayi baru lahir yang diberikan di semua jenis fasilitas kesehatan dari posyandu sampai rumah sakit pemerintah maupun fasilitas kesehatan swasta.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

72

a. Pelayanan Antenatal (K1 dan K4) Masa kehamilan merupakan masa yang rawan kesehatan, baik kesehatan ibu yang mengandung maupun janin yang dikandungnya sehingga dalam masa kehamilan perlu dilakukan pemeriksaan secara teratur. Hal ini dilakukan guna menghindari gangguan sedini mungkin dari segala sesuatu yang membahayakan terhadap kesehatan ibu dan janin yang dikandungnya. Pelayanan antenatal merupakan pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan professional (dokter spesialis kandungan dan kebidanan, dokter umum dan bidan) kepada ibu hamil selama masa kehamilannya, yang mengikuti pedoman pelayanan antenatal yang ada diutamakan pada kegiatan promotif dan preventif. Hasil pelayanan antenatal dapat dilihat dari cakupan pelayanan K1 dan K4. Cakupan K1 atau juga disebut akses pelayanan ibu hamil merupakan gambaran besaran ibu hamil yang telah melakukan kunjungan pertama ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pelayanan antenatal. Sedangkan K4 adalah gambaran besaran ibu hamil yang telah mendapatkan pelayanan ibu hamil sesuai dengan standar serta paling sedikit empat kali kunjungan, dengan distribusi sekali pada trisemester pertama, sekali pada trisemester kedua dan dua kali pada trisemester ketiga. Angka ini dapat dimanfaatkan untuk melihat kualitas pelayanan kesehatan kepada ibu hamil. Laporan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT tahun 2011, presentase rata-rata cakupan kunjungan ibu hamil (K1) sebesar 89,8%, sedangkan berdasarkan Riskesda tahun 2010 K1 sebesar 85,9%. Presentase rata-rata cakupan kunjungan ibu hamil (K4) sebesar 65,7% sedangkan

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

73

Secara keseluruhan Cakupan K4 ini masih berada di bawah target Nasional yaitu 92,7% (hasil Riskesda 2010). Berdasarkan laporan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT tahun 2011, tidak ada Kabupaten/Kota yang cakupan K4 mencapai target nasional, bahkan ada 10 (sepuluh) kabupaten yang berada di bawah rata-rata cakupan provinsi (65,7%) yaitu Kabupaten Sumba Barat (64,9%), Ende (64,8%), Belu (64,7%), Sikka (63,4%), Sumba Tengah (62,7%), Kota Kupang (60,3%), Sumba Timur (59,5%), Ngada (57,2%), Sumba Barat Daya (44,1%), Nagekeo (32,5%). Rincian data cakupan kunjungan ibu hamil K4 menurut Kabupaten/kota tahun 2011 disajikan pada lampiran Tabel 28. b. Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan dengan Kompetensi Kebidanan Komplikasi dan kematian ibu maternal dan bayi baru lahir sebagian besar terjadi pada masa di sekitar persalinan, hal ini antara lain disebabkan pertolongan tidak dilakukan oleh tenaga kesehatan yang mempunyai kompetensi kebidanan (profesional). Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan, termasuk pendampingan selama tahun 2007 - 2011 mengalami penurunan. Gambaran cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan tahun 2007 - 2011 dapat dilihat pada Gambar 4.2 berikut ini.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

75

berdasarkan hasil Riskesda 2010 cakupan K4 sebesar 44,4%. Persentase cakupan K1 > 100% adalah Sumba Tengah (102,9%) dan Kabupaten Sabu Raijua (102,4%), sedangkan persentase cakupan K1 terendah di Kabupaten Sikka (81,9%). Persentase cakupan K4 tertinggi adalah di kabupaten Rote Ndao (78,1%) sedangkan cakupan terendah di kabupaten Nagekeo (32,5%). Persentase cakupan pelayanan K4 ibu hamil menurut Kabupaten/Kota dapat dilihat pada gambar 4.1 berikut ini.
GAMBAR 4.1 PERSENTASE CAKUPAN PELAYANAN K4 IBU HAMIL MENURUT KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

74

GAMBAR 4.2 PERSENTASE CAKUPAN PERSALINAN DENGAN PERTOLONGAN OLEH DAN MELALUI PENDAMPINGAN TENAGA KESEHATAN DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR, TAHUN 2007-2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

Dari Gambar 4.2 terlihat bahwa cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan di Provinsi NTT tahun 2007 sebesar 78,3%, naik menjadi 79,1% pada tahun 2008 kemudian menurun menjadi 76,0% pada tahun 2009 sebesar 76,0% pada tahun 2010 sebesar 75,7% dan pada tahun 2011 turun menjadi 68,3%. Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan di kabupaten/kota se-Provinsi NTT tahun 2011 dengan cakupan tertinggi terdapat di Kabupaten TTU (85,4%), Belu (80,5%), Ende (77,8%), Lembata (77,3%) dan Kota Kupang (76,6%) dan cakupan terendah di Kabupaten Sumba Barat Daya (46,9%). Rincian data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran Tabel 28 dan Gambar 4.3 berikut ini.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

76

GAMBAR 4.3 PERSENTASE CAKUPAN PERTOLONGAN PERSALINAN OLEH TENAGA KESEHATAN MENURUT KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota dan Laporan Bidang Kesmas Tahun 2011

c. Deteksi Resiko, Rujukan Kasus Risti dan Penanganan Komplikasi Dalam memberikan pelayanan khususnya oleh tenaga bidan di desa dan Puskesmas, beberapa ibu hamil diantaranya tergolong dalam kasus risiko tinggi (risti) dan memerlukan pelayanan kesehatan rujukan ke unit pelayanan kesehatan yang memadai. Dalam hal ini persentase

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

77

ibu hamil dengan kondisi risti yang ditangani di Provinsi NTT selama tahun 2011 sebesar 51,9%. Persentase cakupan ibu hamil dengan Risti yang telah ditangani menurut kabupaten/kota dapat dilihat pada lampiran tabel 31 dan Gambar 4.4.
GAMBAR 4.4 PERSENTASE BUMIL RISTI YANG DITANGANI MENURUT KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI NUSA TENGARA TIMUR TAHUN 2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

Pada Gambar 4.4 cakupan ibu hamil dengan risti pada tahun 2011 (20%) yang ditangani sebesar 51,9%, hal ini berarti ibu risti yang ditangani mengalami penurunan bila dibandingkan dengan keadaan tahun 2010 dimana cakupan ibu hamil risti tahun 2010 sebanyak 13,4% dan yang ditangani sebanyak 81,9%. Secara nasional berdasarkan hasil Riskesda tahun 2010 ibu hamil yang mengalami komplikasi sebesar 6,5%. Dari hasil Riskesda tahun 2010 diketahui bahwa yang

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

78

termasuk dalam kelompok resiko tinggi adalah kelompok ibu hamil dengan K1 dan K4 yang rendah, umur < 20 tahun, umur > 35 tahun, kehamilan ke-4 atau lebih, tinggal di pedesaan dan tingkat pendidikan dan status ekonomi rendah. Adapun 10 kabupaten/kota dengan cakupan bumil risti ditangani tertinggi yaitu Kabupaten Manggarai (78,8%), TTS (77,9%), Lembata (76,9%), Ngada (76,6%) dan Sumba Barat (76,2%). Sedangkan cakupan bumil risti terendah adalah Kabupaten Rote Ndao (15,0%) d. Kunjungan Neonatus Bayi hingga usia kurang satu bulan merupakan golongan umur yang memiliki risiko gangguan kesehatan paling tinggi. Upaya kesehatan yang dilakukan untuk mengurangi risiko tersebut antara lain dengan melakukan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dan pelayanan kesehatan pada neonatus (0-28 hari) minimal dua kali, satu kali pada umur 0-7 hari dan satu kali lagi pada umur 8-28 hari. Dalam melaksanakan pelayanan neonatus, petugas kesehatan disamping melakukan pemeriksaan kesehatan bayi juga melakukan konseling perawatan bayi kepada ibu. Pelayanan tersebut meliputi pelayanan kesehatan neonatal dasar yang terdiri dari tindakan resusitasi, pencegahan hipotermia, pemberian ASI dini dan ASI eksklusif, pencegahan infeksi (perawatan mata, perawatan tali pusat, perawatan kulit dan pemberian imunisasi), pemberian vitamin K, penyuluhan perawatan neonatus di rumah menggunakan buku KIA. Laporan Profil Kesehatan kabupaten/kota se-Provinsi NTT, persentase rata-rata cakupan Kunjungan Neonatus tahun 2011 sebesar (89,0%), sedangkan tahun 2010 (81,6%) berarti mengalami kenaikan dibanding persentase rata-rata cakupan Kunjungan Neonatus tahun 2010

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

79

tersebut. Kabupaten dengan Persentase mencapai 100% yaitu Kabupaten Lembata dan Sabu Raijua, sedangkan yang terendah adalah kabupaten Sumba Barat (63,1%). Rata-rata cakupan KN Lengkap Provinsi NTT pada tahun 2011 (89,0%) dimana cakupan ini sudah melampaui target nasional tahun 2010 (80%). Rincian data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran Tabel 36 dan Gambar 4.5 berikut ini.
GAMBAR 4.5 PERSENTASE CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATUS MENURUT KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

e. Kunjungan Bayi

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

80

Laporan Profil Kesehatan kabupaten/kota tahun 2011 menunjukkan bahwa persentase cakupan kunjungan bayi pada tahun 2011 (70,5%), sedangkan tahun 2010 sebesar (83,3%), ini menunjukkan adanya penurunan pada tahun 2011. Kabupaten dengan cakupan kunjungan bayi mencapai 100% pada tahun 2011 adalah di Kota Kupang, Kabupaten TTU dan Nagekeo. Sedangkan persentase terendah di Kabupaten TTS (8,6%), yang tidak melaporkan adalah Kabupaten Kupang dan Manggarai. Rincian cakupan kunjungan bayi menurut kabupaten/kota pada tahun 2011 dapat dilihat pada Lampiran Tabel 37.

2. Pelayanan Kesehatan Anak Usia Sekolah Laporan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota tahun 2011 menunjukan cakupan pelayanan kesehatan siswa SD/MI Kabupaten/Kota se Provinsi NTT mencapai 60,3%, meningkat dari cakupan pada tahun 2010 yang mencapai 47,4%. Kabupaten/Kota dengan cakupan tertinggi adalah di Kabupaten Ende (92,1%) sedangkan terendah di Kabupaten Nagekeo (12,0%) dan ada kabupaten yang tidak melaporkan yaitu Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Sikka, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Timur dan Sabu Raijua. Rincian pemeriksaan siswa SD/MI, dan pelayanan kesehatan remaja menurut provinsi tahun 2010 dapat dilihat pada gambar 4.6 dan Lampiran Tabel 47.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

81

GAMBAR 4.6 PERSENTASE CAKUPAN , PEMERIKSAAN SISWA SEKOLAH DASAR/SEDERAJAT PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2007-2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

. 3. Pelayanan Keluarga Berencana Masa subur seorang wanita memiliki peran penting bagi terjadinya kehamilan sehingga peluang wanita melahirkan cukup tinggi. Menurut hasil penelitian, usia subur seorang wanita biasanya antara umur 15-49 tahun. Oleh karena itu untuk mengatur jumlah kelahiran atau

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

82

menjarangkan kehamilan, wanita lebih dprioritaskan untuk menggunakan alat /cara KB. Tingkat pencapaian pelayanan KB dapat digambarkan melalui cakupan peserta KB yang ditunjukkan melalui kelompok sasaran program yang sedang/pernah menggunakan alat kontrasepsi menurut daerah tempat tinggal, tempat pelayanan serta jenis kontrasepsi yang digunakan akseptor. Laporan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT tahun 2011 jumlah PUS sebesar 742.491 sedangkan pada tahun 2010 sebesar 770.816. Jumlah PUS yang menjadi peserta KB aktif tahun 2011 sebesar 500.086 (67,4%), sedangkan tahun 2010 sebesar 442.321 (57,4%), berarti pada tahun 2011 ada kenaikan. Persentase cakupan KB aktif kabupaten/kota yang di atas 100% adalah Kota Kupang, sedangkan yang terendah di Kabupaten Sumba Tengah (12,8%). Rincian cakupan peserta KB aktif menurut kabupaten/kota tahun 2011 dapat dilihat pada Lampiran Tabel 35 dan Gambar 4.7.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

83

GAMBAR 4.7 PERSENTASE KB AKTIF MENURUT JENIS KONTRASEPSI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2007-2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

Proporsi Pasangan Usia Subur (PUS) yang menjadi peserta KB baru pada tahun 2011 sebesar 16,8%, sedangkan tahun 2010 sebesar 11,9% hal ini berarti terjadi kenaikan pada tahun 2011. Proporsi Peserta KB Baru Kabupaten/kota dengan persentase tertinggi di Kabupaten Kupang (71,9%), sedangkan proporsi Peserta KB Baru terendah adalah Kabupaten Sumba Tengah (3,6%) sedangkan Kabupaten Sumba Timur tidak ada data. Persentase tertinggi peserta KB aktif menurut

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

84

jenis kontrasepsi yaitu suntikan (54,1%) dan terendah adalah metode lainnya (0,02%). Sedangkan persentase pelayanan KB baru kepada peserta KB baru dengan metode kontrasepsi yang paling banyak digunakan PUS pada tahun 2011 adalah suntikan (57,4%), menyusul pil (20,6%) dan Implant (10,0%). Cakupan pelayanan peserta KB aktif dan KB baru menurut jenis kontrasepsi di Kabupaten/Kota pada tahun 2011 dapat dilihat pada Lampiran Tabel 33 dan Tabel 34. 4. Pelayanan Imunisasi Pencapaian Universal Child Immunization (UCI) pada dasarnya merupakan proporsi terhadap cakupan sasaran bayi yang telah mendapatkan imunisasi secara lengkap. Bila cakupan UCI dikaitkan dengan batasan suatu wilayah tertentu, berarti dalam wilayah tersebut juga tergambarkan besarnya tingkat perlindungan masyarakat (herd immunity) terhadap penularan penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi (PD3I). Suatu desa/kelurahan telah mencapai target UCI apabila > 80% bayi di desa/kelurahan tersebut mendapat imunisasi lengkap. Laporan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT tahun 2011, persentase cakupan desa/kelurahan UCI menurut Kabupaten/Kota dari tahun 2006-2011 mengalami fluktuasi. Pada tahun 2006 persentase cakupan desa/kelurahan UCI menurut Kabupaten/Kota sebesar 82,5%. Mengalami penurunan pada tahun 2007 menjadi 68,6% dan menurun lagi menjadi 48,3% pada tahun 2008, 52,1% pada tahun 2009, 64,2% pada tahun 2010 sedangkan pada tahun 2011 persentase cakupan desa/kelurahan UCI menurut Kabupaten/Kota menurun menjadi 50,8%. Kabupaten/Kota dengan persentase cakupan desa/kelurahan UCI tertinggi di Kabupaten Flores Timur (98,4%) dan Kabupaten Manggarai Barat (95,9%). Sedangkan Kabupaten

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

85

dengan persentase pencapaian UCI terendah di Kabupaten Nagekeo (5,8%). Rincian data persentase cakupan UCI Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT tahun 2011 dapat dilihat pada Lampiran Tabel 38 dan Gambar 4.8.
GAMBAR 4.8 PERSENTASE CAKUPAN UCI DESA/KELURAHAN MENURUT KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

Pada Gambar 4.8 di atas terlihat bahwa pada tahun 2011 dari 21 Kabupaten/Kota ada 2 kabupaten yang mencapai target UCI (>90%) yaitu Kabupaten Flore Timur dan Manggarai Barat. Sedangkan 19 Kabupaten lainnya tidak mencapai target. Pelayanan imunisasi bayi mencakup vaksinasi BCG, DPT (3 kali), Polio (4 kali), dan Imunisasi Campak (1 kali), yang dilakukan melalui pelayanan rutin di Posyandu dan fasilitas

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

86

pelayanan

kesehatan

lainnya.

Gambaran

persentase

cakupan

imunisasi

bayi

menurut

Kabupaten/Kota tahun 2007-2011 dapat dilihat pada Gambar 4.9.


GAMBAR 4.9 PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI BCG, DPT-3, POLIO DAN CAMPAK DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2007-2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

Kabupaten/kota dengan cakupan tertinggi imunisasi dasar pada bayi (cakupan imunisasi campak) mencapai tertinggi adalah di Kabupaten Sumba Timur (87,1%), Kota Kupang (85,6%) dan Kabupaten TTS (84,7%), sedangkan terendah di Kabupaten Manggarai Timur (56,1%). Cakupan

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

87

imunisasi bayi untuk masing-masing jenis vaksin menurut kabupaten/kota tahun 2011 dapat dilihat pada Lampiran Tabel 39 dan Tabel 40. Perkembangan cakupan imunisasi TT ibu hamil pada tahun 2007-2011 dapat dilihat pada Gambar 4.10 berikut ini.
GAMBAR 4.10 PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA IBU HAMIL DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2007 2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

Pada kurun waktu 2007-2011 Cakupan imunisasi TT-1 dan TT-2 pada ibu hamil mengalami Fluktuasi. Pada tahun 2007 cakupan TT-1 sebesar 42,9% dan cakupan TT-2 sebesar 40,8%, pada tahun 2008 cakupan TT-1 turun menjadi 9,2% dan cakupan TT-2 turun menjadi 8,0%, tahun 2009

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

88

baik cakupan TT-1 maupun TT-2 masing-masing sebesar 11,8% dan 10,0%, tahun 2010 TT-1 menjadi sebesar 12,1% dan TT-2 sebesar 10,4% dan tahun 2011 cakupan TT-1 maupun TT-2 naik masing-masing menjadi 35,9% dan 29,2%. Rincian persentase cakupan imunisasi TT pada ibu hamil menurut kabupaten/kota tahun 2011 dapat pula dilihat pada Lampiran Tabel 29.

B.

PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN Upaya pelayanan kesehatan kepada masyarakat dilakukan secara rawat jalan bagi masyarakat yang mendapat gangguan kesehatan ringan dan pelayanan rawat inap baik secara langsung maupun melalui rujukan pasien bagi masyarakat yang mendapat gangguan kesehatan sedang hingga berat. Sebagian besar sarana pelayanan Puskesmas dipersiapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi kunjungan rawat jalan dan ada pula puskesmas yang melayani rawat inap, sedangkan RS yang dilengkapi berbagai fasilitas disamping memberikan pelayanan pada kasus rujukan untuk rawat inap juga melayani untuk kunjungan rawat jalan. Beberapa kegiatan pokok upaya kesehatan perorangan adalah peningkatan pelayanan kesehatan rujukan, pelayanan kesehatan bagi penduduk miskin di kelas III di rumah sakit dan lainlain. Berikut adalah uraian singkat tentang pelayanan kesehatan rujukan tersebut. Gambaran pencapaian pelayanan kunjungan rawat jalan dan pasien rawat inap hasil pengumpulan data/informasi Profil Kesehatan kabupaten/kota se Provinsi NTT dalam lima tahun terakhir (2007-2011) dapat dilihat pada Lampiran Tabel 58 dan Gambar 4.11 berikut.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

89

GAMBAR 4.11 JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN DAN PASIEN RAWAT INAP DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2007-2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

1. Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Penilaian tingkat keberhasilan pelayanan di rumah sakit biasanya dilihat dari berbagai segi yaitu pemanfaatan sarana, mutu dan tingkat efisiensi pelayanan. Beberapa indikator stndar terkait dengan pelayanan kesehatan di rumah sakit yang dipantau antara lain pemanfaatan tempat tidur (BOR), rata-rata lama hari perawatan (LOS), rata-rata tempat tidur dipakai (BTO), rata-rata selang waktu pemakaian waktu tempat tidur (TOI), persentase pasien keluar yang meninggal (GDR) dan persentase pasien keluar yang meninggal < 24 jam perawatan (NDR).

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

90

Laporan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT tahun 2011, persentase pemanfaatan tempat tidur rumah sakit (BOR) baik rumah sakit pemerintah maupun rumah sakit swasta sebesar 46,2% sedangkan tahun 2010 sebesar 55,4%. Ini masih di bawah angka ideal yang diharapkan yaitu 60-85%, berarti dari tahun 2009 2010, target BOR ini belum tercapai. Rumah sakit dengan persentase BOR tertinggi adalah RSU Swasta Karitas (83,0%) dan RSUD Waikabubak (78,8%). Persentase pasien yang keluar mati <48 jam (GDR) tahun 2011 sebesar 3,1% sedangkan tahun 2010 sebesar 25,4%, berarti pada tahun 2011 terjadi penurunan. Sedangkan persentase pasien yang keluar mati >48 jam (NDR) pada tahun 2011 sebesar 1,7%, sedangkan tahun 2010 sebesar 12,9%, berarti ada penurunan pada tahun 2011. Pada tahun yang sama rata-rata lama hari perawatan (LOS) adalah 3 hari dengan kisaran antara 1 hari di RSUD Kalabahi dan 5 hari di RSUD W. Z.Yohannes Kupang. Rincian indikator pelayanan kesehatan di rumah sakit menurut kabupaten/kota pada tahun 2011 dapat dilihat pada Lampiran tabel 59 dan 60.

2. Pelayanan Kesehatan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan bagi Masyarakat Miskin (JPKMM) Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan bagi Masyarakat Miskin adalah salah satu program yang memberi andil besar dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Program ini menjadi vital mengingat sebagian penduduk masyarakat kita masih berada di bawah garis kemiskinan dan mereka yang termasuk kelompok keluarga miskin (gakin) sering kali direpotkan dengan masalah biaya saat berhadapan dengan problem kesehatan. Melalui program ini, keluarga miskin bisa terbebas dari biaya kesehatan sebab dalam JPKMM pemerintah menanggung biaya pelayanan kesehatan untuk gakin.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

91

Laporan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT tahun 2011, persentase cakupan pelayanan masyarakat miskin sebanyak 100,2% sedangkan tahun 2010 sebanyak 98,4%, berarti ada peningkatan pada tahun 2011. Kabupaten/Kota dengan cakupan askeskin > 100% adalah Kabupaten TTS, Manggarai Barat dan Manggarai Timur sedangkan Kota Kupang, Kabupaten Belu, Ende, Ngada, Manggarai, Sumba Tengah dan Sumba Timur cakupan askeskin 100%. Rincian data dapat dilihat pada lampiran Tabel 56.

C.

PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT Upaya pemberantasan penyakit menular lebih ditekankan pada pelaksanaan surveilens epidemiologi dengan upaya penemuan penderita secara dini yang ditindaklanjuti dengan penanganan secara cepat melalui pengobatan penderita. Disamping itu pelayanan lain yang diberikan adalah upaya pencegahan dengan pemberian imunisasi, upaya pengurangan faktor risiko melalui kegiatan untuk peningkatan kualitas lingkungan serta peningkatan peran serta masyarakat dalam upaya pemberantasan penyakit menular yang dilaksanakan melalui berbagai kegiatan. Uraian singkat berbagai upaya tersebut seperti berikut ini.

1. Pengendalian Penyakit Polio Upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit Polio di Provinsi NTT telah melaksanakan program Eradikasi Polio (Erapo) yang terdiri dari pemberian imunisasi Polio secara rutin dan Surveilans Acute Flaccid Paralysis (S-AFP). Upaya ini juga ditindaklanjuti dengan kegiatan surveilans di Provinsi NTT, pertemuan antar Tim Ahli, Tim Teknis dan pengelola S-AFP kabupaten/kota,

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

92

Sosialisasi, Advokasi, dan Asistensi Teknis di kabupaten/kota dan Rumah Sakit. Untuk mencari kemungkinan adanya virus Polio liar yang bekembang di masyarakat dengan pemeriksaan spesimen tinja dari kasus AFP yang menyerang masyarakat (Community Based Surveillance/CBS) dan Rumah Sakit (Hospital Based Surveillance/HBS). Berdasarkan kegiatan surveilans, AFP pada penduduk < 15 tahun selama tahun 2011 sebesar 78 kasus, sedangkan tahun 2010 sebanyak 26 kasus, berarti pada tahun 2011 terjadi kenaikan angka kesakitan dimana pada tahun 2011 sebesar 7,79 per 100.000 penduduk < 15 tahun, sedangkan tahun 2010 sebesar 1,49 per 100.000 penduduk < 15 tahun. Rincian data dilihat pada lampiran Tabel 9. Laporan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT tahun 2011, cakupan imunisasi Polio-3 pada bayi pada tahun 2011 sebesar 74,6%, sedangkan pada tahun 2010 sebesar 84,9%, berarti pada tahun 2011 terjadi penurunan cakupan imunisasi Polio-3. Kabupaten/kota dengan cakupan tertinggi adalah Kota Kupang (88,2%), Sumba Timur (87,6%) dan Ende (82,6%), sedangkan yang terendah adalah di Kabupaten Manggarai Barat (56,0%). Rincian cakupan imunisasi Polio-3 menurut kabupaten/kota tahun 2011 dapat dilihat pada Lampiran Tabel 40.

2. Pengendalian TB-Paru Upaya pencegahan dan pemberantasan TB-Paru dilakukan dengan pendekatan DOTS (Directly Observe Treatment Shortcource) atau pengobatan TB-Paru dengan pengawasan langsung oleh Pengawas Menelan Obat (PMO). Kegiatan ini meliputi upaya penemuan penderita dengan pemeriksaan dahak pada suspek di sarana pelayanan kesehatan yang ditindaklanjuti dengan

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

93

tahun 2009 jumlah penderita BTA (+) menurun lagi menjadi 3.006, yang diobati sebanyak 3.419 dan yang mengalami kesembuhan sebanyak 2.346 penderita, pada tahun 2010 dari 3.708 penderita BTA (+) yang diobati sebanyak 3,222 penderita dan mengalami kesembuhan sebanyak 2.277 penderita, sedangkan pada tahun 2011 jumlah penderita BTA (+) naik menjadi 3.891 penderita, diobati 4.209 penderita dan mengalami kesembuhan 719 penderita (17,08 %). Persentase kesembuhan/angka keberhasilan pengobatan penderita baru TB BTA (+) menurut kabupaten/kota tahun 2011 dapat dilihat pada lampiran Tabel 12. 3. Pengendalian Penyakit ISPA Upaya dalam rangka pemberantasan penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (P2 ISPA) lebih difokuskan pada upaya penemuan secara dini dan tatalaksana kasus yang cepat dan tepat terhadap penderita Pneumonia Balita yang ditemukan. Upaya ini dikembangkan melalui suatu manajemen terpadu dalam penanganan balita sakit yang datang ke unit pelayanan kesehatan atau lebih dikenal dengan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS). Dengan pendekatan MTBS semua penderita ISPA langsung ditangani di unit yang menemukan penderita tersebut. Laporan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT dan Bidang Pelayanan Medik Dinas Kesehatan Provinsi NTT, cakupan pneumonia pada balita yang ditangani selama tahun 20072009 mencapai 100%, namun pada tahun 2010 menurun menjadi 75,9% dan pada tahun 2011 menurun menjadi 15,2%. Persentase penemuan dan pengobatan kasus Pneumonia pada balita tahun 2007-2011 dapat dilihat pada lampiran Tabel 13 dan Gambar 4.13 berikut ini.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

95

GAMBAR 4.13 PERSENTASE, JUMLAH PENEMUAN DAN PENANGANAN (PENGOBATAN) KASUS PNEUMONIA PADA BALITA DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2007 2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

4. Penanggulangan Penyakit HIV/AIDS dan PMS Hasil Riskesda tahun 2010, secara nasional menunjukkkan bahwa persentase penduduk yang mempunyai persepsi benar bahwa seseorang tidak dapat tertular HIV karena makanan yang disiapkan orang dengan HIV/AIDS (ODHA) sebesar 32,9% dan yang mempunyai persepsi benar bahwa seseorang tidak dapat tertular HIV melalui gigitan nyamuk 23,5%. Sedangkan penduduk

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

96

yang mengetahui cara pencegahan yang benar bahwa HIV dapat dicegah dengan berhubungan seksual hanya dengan satu pasangan tetap yang tidak beresiko sebesar 49,4%, bahwa HIV dapat dicegah dengan berhubungan seksual suami/istri saja sebesar 50,3%, bahwa HIV dapat dicegah dengan menggunakan kondom saat berhubungan seksual dengan pasangan beresiko sebesar 41,9%. Selanjutnya 44,9% penduduk mengatahui bahwa HIV dapat dicegah dengan menggunakan jarum suntik bersama dan 21,8% mengetahui bahwa HIV tidak dapat dicegah dengan melakukan sunat/sirkumsisi. Upaya pelayanan kesehatan dalam rangka penanggulangan penyakit HIV/AIDS di samping ditujukan pada penanganan penderita yang ditemukan juga diarahkan pada upaya pencegahan melalui penemuan penderita secara dini dan dilanjutkan dengan kegiatan konseling. Sedangkan upaya penemuan penderita dilakukan melalui skrining HIV/AIDS terhadap darah donor dan upaya pemantauan dan pengobatan penderita penyakit menular seksual (PMS). Penyakit menular seksual termasuk HIV/AIDS sudah menjadi masalah kesehatan di provinsi NTT, terlihat adanya kecenderungan penambahan kasus. Upaya-upaya yang telah dilakukan dalam penanggulangan penyakit HIV/AIDS ini antara lain; sasaran penanggulangan adalah kelompok umur seksual aktif 15-45 tahun dan mencakup kelompok perilaku resiko tinggi dan rendah di daerah dengan prevalensi penyakit menular seksual yang tinggi; Upaya pencegahan dengan melakukan uji saring darah donor, promosi kondom, penerapan kewaspadaan universal, pencegahan penularan vertikal dan pencegahan penularan pada penyalahgunaan obat; Surveilans dilaksanakan melalui sentinel setahun dan sulveilans ad hoc dilaksanakan 2 kali setahun; KIE diarahkan pada kelompok resiko tinggi dan masyarakat umum

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

97

yang dilaksanakan dengan metode yang tepat dan efektif yaitu lewat mimbar-mimbar dan lembaga keagamaan; Peningkatan koordinasi lintas program dan sektor dalam naungan KPAD Provinsi; Peningkatan pendidikan dan pelatihan bagi tenaga kesehatan dan masyarakat. 5. Pengendalian Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, sering muncul sebagai KLB dan menimbulkan kepanikan di masyarakat karena menyebar sangat cepat dan dapat menyebabkan kematian. Penyebab DBD adalah virus dengue yang ditularkan melalui nyamuk Aedes Aegypti. Upaya pemberantasan DBD dititikberatkan pada penggerakan potensi masyarakat untuk dapat berperan serta dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M plus (Menguras, Menutup, Mengubur dan Menabur larvasida), penyebaran ikan pada tempat penampungan air serta kegiatan-kegiatan lainnya yang dapat mencegah/memberantas nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak, juru pemantauan jentik (Jumantik) untuk memantau Angka Bebas Jentik (ABJ), serta pengenalan gejala DBD dan penanganannya di rumah tangga. Laporan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT tahun 2010 kasus DBD meningkat menjadi 1.597 kasus dari 494 kasus pada tahun 2009. Namun pada tahun 2011 kasus DBD menurun lagi menjadi 424 kasus. Penyumbang penderita DBD tertinggi di Kabupaten/Kota seProvinsi NTT tahun 2011 adalah Kota Kupang sebanyak 251 kasus, menyusul Sikka sebanyak 57 kasus dan Sumba Barat Daya sebanyak 52 kasus, sedangkan Kabupaten yang tidak ada kasus DBD ada 11 Kabupaten yaitu Kabupaten TTU, Alor, Lambata, Manggarai, Manggarai Barat,

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

98

Manggarai Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Timur, Rote Ndao dan Sabu Raijua. Rincian jumlah kasus DBD pada tahun 2011 dapat dilihat pada lampiran Tabel 23. 6. Pengendalian Penyakit Malaria Malaria sebagai salah satu penyakit menular penurunan kualitas sumber daya yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia yang dapat menimbulkan berbagai masalah sosial, ekonomi bahkan berpengaruh pada produktifitas kerja. Hasil Riskesda tahun 2010 menunjukkan bahwa Provinsi NTT merupakan Provinsi dengan Kasus Baru Malaria tertinggi dalam satu tahun terakhir yakni sebesar 117,5 0/00. Namun dari hasil pengumpulan data Profil Kesehatan kabupaten/kota se-Provinsi NTT menunjukkan bahwa pada tahun 2009 jumlah penderita klinis sebanyak 307.350, pada tahun 2010 menurun menjadi 285.681 penderita, tahun 2011 turun menjadi 99.375 penderita. Penderita dengan pemeriksaan laboratorium (penderita positif) pada tahun 2009 sebanyak 129,708 penderita, sedangkan tahun 2010 meningkat menjadi 139.851, tahun 2011 meningkat menjadi 365.494 penderita. Rincian data dapat dilihat pada lampiran Tabel 24. 7. Pengendalian Penyakit Kusta Upaya pelayanan terhadap penderita penyakit Kusta antara lain melakukan penemuan penderita melalui berbagai survei anak sekolah, survei kontak dan pemeriksaan intensif penderita yang datang ke sarana kesehatan dengan keluhan atau kontak dengan penderita penyakit Kusta.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

99

Pada penderita kusta yang ditemukan, diberikan pengobatan paket MDT (Multi Drag Therapy Pausi Basiler (RFT PB) selama 6-9 Bulan maupun Multi Drag Therapy Multi Basiler (MDT MB) selama 12-15 bulan berupa Rifampicin dan Lampren. Hasil pengumpulan data profil kesehatan di kabupaten/kota se-Provinsi NTT pada tahun 2011 dilaporkan bahwa jumlah penderita kusta (PB) sebanyak 79 orang, turun dibandingkan jumlah penderita pada tahun 2010 sebanyak 112 penderita. Persentase selesai pengobatan (RFT PB) tahun 2011 sebesar 69,7 %, tahun 2010 sebesar 37,5% berarti ada kenaikan jumlah penderita yang diobati pada tahun 2011. Jumlah penderita kusta (MB) tahun 2011 sebanyak 274, sedangkan tahun 2010 sebanyak 330 orang, berarti ada penurunan kasus. Adapun persentase selesai pengobatan (RFT MB) tahun 2011 sebesar 78,4% sedangkan tahun 2010 sebesar 52,4% berarti ada peningkatan pengobatan pada tahun 2011. Jumlah dan persentase penderita kusta RFT menurut kabupaten/kota tahun 2011 dapat dilihat pada lampiran Tabel 19 dan 20. 8. Pengendalian Penyakit Filaria Filariasis adalah penyakit menular (Penyakit Kaki Gajah) yang disebabkan oleh cacing filaria yang ditularkan oleh berbagai jenis nyamuk. Penyakit ini bersifat kronis dan bila tidak mendapat pengobatan dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan dan alat kelamin baik perempuan maupun laki-laki. Penyakit ini dapat mengakibatkan penderita tidak dapat bekerja secara optimal, bahkan hidupnya tergantung kepada orang lain sehingga menjadi beban keluarga, masyarakat dan negara.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

100

Laporan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT tahun 2011 penderita penyakit filariasis sebanyak 4.684 kasus, sedangkan tahun 2010 jumlah penderita penyakit filariasis sebanyak 6.433 kasus, hal ini berarti ada penurunan kasus. Penyakit ini menyebar di 8 (delapan) Kabupaten yang ada di NTT yaitu Kabupaten Belu, Sikka, Ende, Nagekeo, Manggarai, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah dan Rote Ndao. Penyumbang penyakit filariasi tertinggi ada di Kabupaten Sikka dengan jumlah 4.431 kasus atau 94,6%. Rincian data dapat dilihat pada lampiran tabel 25.

D.

PEMBINAAN KESEHATAN LINGKUNGAN DAN SANITASI DASAR Faktor lingkungan mempunyai peranan yang sangat besar dalam proses timbulnya gangguan kesehatan baik secara individual maupun masyarakat umum. Untuk memperkecil resiko terjadinya penyakit atau ganguan kesehatan sebagai akibat dari lingkungan kurang sehat, dilakukan berbagai upaya peningkatan kualitas lingkungan, antara lain dengan pembinaan kesehatan lingkungan pada institusi, surveilens vektor, dan pengawasan tempat-tempat umum (TTU) serta perbaikan sarana sanitasi dasar (Penyediaan Air Bersih, Jamban Keluarga, Tempat Sampah dan Pengelolaan Air Limbah).

1. Pengawasan Tempat-Tempat Umum dan Tempat Pengelolaan Makanan (TUPM) Laporan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT tahun 2011 jumlah TUPM sebanyak 6.245 buah, sedangkan pada tahun 2010 sebanyak 12.559 buah berarti terjadi penurunan, adapun jumlah TUPM yang diperiksa tahun 2011 sebanyak 4.128 dengan yang memenuhi syarat sebanyak 2.435 buah (59,0%), sedangkan pada tahun 2010 yang diperiksa

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

101

sebanyak 7.682 dengan yang memenuhi syarat sebanyak 4.339 buah (56,5%), hal ini berarti ada peningkatan sedikit TUPM yang sehat pada tahun 2011. Kabupaten/kota dengan persentase tertinggi TUPM sehat adalah di Kabupaten Sumba Timur (99,2%) dan Flores Timur (90,3%). Sedangkan yang terendah adalah di Kabupaten Sumba Tengah (3,6%). Kabupaten yang tidak melakukan pemeriksaan adalah Kabupaten Sumba Barat Daya, sedangkan Kabupaten yang tidak memasukan data adalah Kabupaten Kupang dan TTS. Jumlah dan persentase TUPM sehat menurut kabupaten/kota tahun 2011 dapat dilihat pada lampiran Tabel 67. 2. Sarana Sanitasi Dasar Sarana sanitasi dasar meliputi Penyediaan Air Bersih (PAB), Jamban Keluarga (Jaga), Tempat Sampah dan Pengelolaan Air Limbah. Laporan Profil Kesehatan se-Provinsi NTT tahun 2011, dari jumlah 1.013.793 keluarga, yang diperiksa 488.796 (48,2%) dan cakupan keluarga yang memiliki akses air bersih sebanyak 364.526 (74,6%) berupa ledeng. SPT, SGL, PAH, Kemasan dan lainnya. Sedangkan pada tahun tahun 2010, cakupan keluarga yang memiliki akses air bersih pada tahun 2010 sebanyak 619.760 (45,3%) berupa ledeng. SPT, SGL, PAH, Kemasan dan lainnya dari jumlah Keluarga yang diperiksa 500.819 Keluarga (51,2%). Berikutnya berdasarkan data cakupan jamban keluarga diketahui bahwa tahun 2010 dari 977.981 Keluarga, yang dilakukan pemeriksaan jamban keluarga (jaga) sebanyak 521.954 Keluarga (53,37%) dengan yang memiliki jaga sebanyak 503.499 Keluarga atau 96,5% dan cakupan Jaga sehat sebanyak 227.703 (45,2%). Pada tahun 2011 dari 1.013.793 keluarga, yang dilakukan pemeriksaan jaga sebanyak 446.415 (44%), yang

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

102

memiliki jaga sebanyak 374.318 (83,8%) dan cakupan jaga sehat 54,2 % (202.949 keluarga), berarti ada peningkatan cakupan jaga sehat pada tahun 2011. Berdasarkan hasil rekapitulasi data sarana tempat sampah pada Profil Kesehatan Kabupaten/Kota tahun 2010 diketahui bahwa dari 329.052 Keluarga yang diperiksa, jumlah Keluarga yang memiliki tempat sampah sebanyak 242.596 Keluarga (73,7%) dengan jumlah tempat sampah sehat sebanyak 89.881 Keluarga atau 37,0%. Pada tahun 2011 dari jumlah 1.013.793 keluarga, yang diperiksa sebanyak 346.298 346.298 keluarga (34,2%) dengan yang memiliki tempat sampah sebanyak 289.410 keluarga (83,6%) dan cakupan tempat sampah sehat 54,4 % (75.083 keluarga). Rincian data keluarga dengan kepemilikan sarana sanitasi dasar dapat dilihat pada lampiran Tabel 64, 65 dan 66. E. PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT Upaya perbaikan gizi masyarakat pada hakekatnya dimaksudkan untuk menangani permasalahan gizi yang dihadapi masyarakat. Beberapa permasalahan gizi yang sering dijumpai pada kelompok masyarakat adalah kekurangan kalori protein, kekurangan vitamin A, gangguan akibat kekurangan yodium, dan anemia gizi besi. 1. Pemantauan Pertumbuhan Balita Upaya pemantauan terhadap pertumbuhan balita dilakukan melalui kegiatan penimbangan di Posyandu secara rutin setiap bulan. Berdasarkan hasil pengumpulan data Profil Kesehatan

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

103

pemberian paket pengobatan. Dari upaya pemberantasan penderita TB selama tahun 2007-2011, sebagaimana terlihat pada Gambar 4.12 berikut ini.
GAMBAR 4.12 JUMLAH PENDERITA TB BTA+, DIOBATI DAN PENDERITA SEMBUH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2007 2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

Dari gambar di atas pelaksanaan pemberantasan penyakit TB dari tahun 2007-2011 menunujukkan bahwa pada tahun 2007 penderita BTA (+) mengalami penurunan menjadi 3.232 penderita, yang diobati sebanyak 3.910 penderita, dan mengalami kesembuhan sebesar 2.662 penderita, pada tahun 2008 mengalami penurunan menjadi 3.178 penderita, penderita BTA (+) yang diobati sebanyak 2.995 penderita dan mengalami kesembuhan sebanyak 1.920 penderita, pada

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

94

kabupaten/kota se Provinsi NTT Tahun 2011 menunjukkan bahwa gambaran dari pemantauan balita dari tahun 2007-2011 dapat dilihat dalam Gambar 4.14 berikut.
GAMBAR 4.14 JUMLAH BALITA DITIMBANG, BERAT BADAN NAIK DAN BALITA BGM DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2007 2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT Tahun 2011

Cakupan terhadap balita yang ditimbang dari tahun 2007-2011 mengalami fluktuasi. Pada tahun 2007 balita yang ada 503.111, yang ditimbang sebanyak 395.569 balita dan berat badan naik sebanyak 215.977 balita (54,6%). Pada tahun 2008 jumlah balita yang ada sebanyak 497.728 balita yang ditimbang sebanyak 393.050 balita dan yang berat badannya naik sebanyak 231.158 (58,8%),

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

104

tahun 2009 jumlah balita sebanyak 459.158, ditimbang sebanyak 357.904 balita dan yang berat badannya naik sebanyak 224.922 (62,8%), sedangkan pada tahun 2010 jumlah balita sebanyak 501.300, ditimbang sebanyak 381.561 balita dan yang berat badannya naik sebanyak 237.355 (62,2%). Pada tahun 2011 dari jumlah balita sebanyak 486.300, yang ditimbang sebanyak 369.676 balita dan yang berat badannya naik sebanyak 239.559 (64,8%) berarti ada kenaikan pada tahun 2011. Cakupan Balita BGM tahun 2009 sebanyak 25.479 balita, sedangkan pada tahun 2010 sebanyak 24.427 balita dan pada tahun 2011 turun menjadi 17.338. Kabupaten dengan cakupan balita BGM tertinggi ada di kabupaten Sumba Barat (12,4%) disusul Sabu Raijua (8,1%) sedangkan Kabupaten dengan cakupan balita BGM terendah adalah Kabupaten Manggarai Timur (0,5%). Rincian hasil penimbangan Balita (0-59 bulan) menurut Kabupaten/Kota tahun 2011 dapat dilihat pada lampiran Tabel 44.

2.

Pemberian Tablet Vitamin A Vitamin A adalah salah satu zat gizi mikro yang diperlukan oleh tubuh yang berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan kesehatan mata. Anak yang menderita kekurangan vitamin A jika terserang penyakit campak, diare atau penyakit infeksi lain, penyakit tersebut akan bertambah parah dan dapat mengakibatkan kematian. Infeksi akan menghambat kemampuan tubuh untuk menyerap zat-zat gizi dan ada sat yang sama akan mengikis habis simpanan vitamin A dalam tubuh. Kekurangan vitamin A untuk jangka waktu yang lama juga akan mengakibatkan terjadinya gangguan pada mata, dan jika tidak segera ditangani mendapat vitamin A akan mengakibatkan kebutaan.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

105

Laporan Profil Kesehatan Kabupaten/Kota tahun 2011, jumlah anak balita sebanyak 605.212 orang, anak balita (1-4 tahun) yang mendapat kapsul vitamin A berjumlah 329.766 orang (54,49%) sedangkan pada tahun 2010 jumlah anak balita sebanyak 497.774 orang, anak balita (1-4 tahun) yang mendapat kapsul vitamin A berjumlah 324.632 orang (65,2%). Berarti ada penurunan presentase anak balita yang mendapat kapsul vitamin A di tahun 2011. Kabupaten/Kota dengan persentase tertinggi pemberian kapsul vitamin A adalah Kabupaten Manggarai Timur (100%) dan yang paling rendah adalah Kabupaten Sumba Barat Daya (3,99%). Rincian data pemberian kapsul vitamin A dapat dilihat pada lampiran Tabel 32.

3.

Pemberian Tablet Besi Pelayanan pemberian tablet besi (Fe) dimaksudkan untuk mengatasi kasus Anemia serta meminimalisasi dampak buruk akibat kekurangan Fe khususnya dialami ibu hamil. Perkembangan cakupan pemberian tablet besi pada ibu hamil (Fe-1 dan Fe-3) pada tahun 2007 2011 dapat dilihat pada Gambar 4.15 di bawah ini.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

106

GAMBAR 4.15 PERSENTASE CAKUPAN PEMBERIAN TABLET BESI PADA IBU HAMIL DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2007 2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT Tahun 2011

Pada gambar 4.15 di atas terlihat bahwa trend cakupan pemberian tablet besi (Fe-1 dan Fe-3) dari tahun 20072011 mengalami penurunan dan baru meningkat pada tahun 2011. Pada tahun 2007 pemberian tablet besi Fe-1 sebanyak 95.342 (77,9%), menurun pada tahun 2008

sebanyak 84.822 (73,5%), pada tahun 2009 menurun lagi sebanyak 88.505 (73,3%) dan pada tahun 2010 menjadi 88.080 (72,1%) dan pada tahun 2011 meningkat menjadi 97.518 (75,49%). Pemberian Fe-3 kepada ibu hamil dari tahun 2007-2011 mengalami peningkatan, pada tahun 2007 sebesar 75.747 (61,9%) dan menurun pada tahun 2008 menjadi 72.139 (62,5%) kemudian meningkat lagi pada tahun 2009 menjadi 75.703 (62,7%) pada tahun 2010 menjadi 78.287 (64,1%) dan pada tahun

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

107

2011 menjadi 84.970 (65,77%). Rincian cakupan pemberian tablet besi kepada ibu hamil menurut kabupaten/kota tahun 2011 dapat dilihat pada lampiran Tabel 30.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

108

BAB V SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN

BAB V SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN


Penyediaan pelayanan kesehatan yang berkualitas salah satunya didukung oleh sumber daya kesehatan, yang diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dalam bab ini situasi sumber daya kesehatan disajikan melalui gambaran keadaan sarana kesehatan, tenaga kesehatan dan pembiayaan kesehatan.

A. SARANA KESEHATAN Sarana kesehatan yang disajikan dalam bab ini meliputi Puskesmas, rumah sakit (Rumah Sakit Umum dan Rumah Sakit Khusus), sarana produksi dan distribusi farmasi dan alat kesehatan, sarana Upaya Kesehatan Bersumber daya Masyarakat (UKBM), dan institusi pendidikan tenaga kesehatan.

1.

Puskesmas Puskesmas adalah suatu kesatuan organisasi fungsional yang merupakan pusat pengembangan kesehatan masyarakat yang juga membina peran serta masyarakat disamping memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya dalam bentuk kegiatan pokok. Jumlah Puskesmas yang terdata sampai akhir 2011

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

109

sebanyak 341 unit dengan rincian jumlah puskesmas Perawatan 140 unit dan puskesmas Perawatan 201 unit. Salah satu indikator yang digunakan untuk mengetahui keterjangkauan penduduk terhadap puskesmas adalah rasio puskesmas per 100.000 penduduk. Pada rentang waktu tahun 2008 sampai 2011, jumlah puskesmas rawat jalan dan rawat inap mengalami peningkatan yang berarti. Pada tahun 2008 sebesar 6.4, tahun 2009 sebesar 6.5, pada 2010 meningkat menjadi 6.6 dan pada 2011 menjadi 7.1. Jumlah dan ratio Puskesmas terhadap 100.000 penduduk pada tahun 2009 - 2011 disajikan pada Gambar 5.1, sedangkan rincian puskesmas menurut kabupaten/kota disajikan pada lampiran Tabel 70.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

110

GAMBAR 5.1 JUMLAH PUSKESMAS DAN RATIONYA TERHADAP 100.000 PENDUDUK DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2008 2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

Dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas, beberapa Puskesmas non perawatan ditingkatkan statusnya menjadi Puskesmas perawatan. Lokasi Puskesmas perawatan ini ditempatkan di daerah yang jauh dari rumah sakit, di jalur-jalur jalan raya yang rawan kecelakaan, serta di wilayah atau pulau-pulau yang terpencil. Perkembangan jumlah Puskesmas perawatan dari tahun 2008 2011 mengalami peningkatan yaitu pada tahun 2008, tahun 2009 meningkat menjadi 112 unit dan

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

111

tahun 2010 menjadi 127 unit dan tahun 2011 menjadi 341 unit. Perkembangan jumlah Puskesmas dan Puskesmas perawatan pada tahun 2008 2011 disajikan pada Gambar 5.2 berikut ini.
GAMBAR 5.2 JUMLAH PUSKESMAS DAN PUSKESMAS PERAWATAN DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2008 2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

Untuk meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat di wilayah kerjanya, puskesmas dibantu dengan sarana pelayanan kesehatan berupa Puskesmas Pembantu (Pustu). Pustu sebagai Unit pelayanan kesehatan yang sederhana dan berfungsi menunjang dan membantu melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan puskesmas dalam ruang lingkup wilayah yang lebih

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

112

kecil pada tahun 2008 berjumlah 1,043 unit, mengalami peningkatan menjadi 1.115 di tahun 2009, pada tahun 2010 menurun menjadi 1.054 dan pada tahun 2011 kembali menurun menjadi 1.054 unit. Rincian jumlah pustu dan rasio terhadap 100.000 penduduk disajikan pada gambar 5.3.
GAMBAR 5.3 JUMLAH PUSKESMAS PEMBANTU DAN RATIONYA TERHADAP 100.000 PENDUDUK DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2008 2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

Berdasarkan keseluruhan jumlah Sarana Pelayanan Kesehatan (Puskesmas) di Provinsi NTT, pada tahun 2011 sebanyak 341 sarana, jumlah sarana pelayanan kesehatan (Puskesmas) terbanyak terdapat di Kabupaten TTS dan Belu yaitu masing masing sebanyak 28 sarana dan Kabupaten yang

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

113

paling sedikit jumlahnya yaitu di Kabupaten Sumba Tengah dan Kabupaten Sabu Raijua yaitu masing masing 6 unit Puskesmas. Pada tahun 2011, jumlah Puskesmas Perawatan semakin meningkat dibandingkan dengan tahun lalu adalah merupakan salah satu upaya untuk mendukung Revolusi KIA yang dicanangkan pada tahun 2010 yaitu menyediakan fasilitas kesehatan yang memadai agar ibu hamil dapat melahirkan selamat. Penurunan jumlah Puskesmas Pembantu (Pustu) dari tahun 2009 sampai 2011 dikarenakan beberapa faktor diantaranya terjadinya penambahan jumlah penduduk dan pemekaran wilayah sehingga status Pustu dinaikkan menjadi Puskesmas. Untuk tahun 2011, Kabupaten dengan jumlah Pustu terbanyak yaitu kabupaten TTS yakni 150 sarana dan paling sedikit di Kabupaten Sumba Barat sebanyak 10 sarana.

2.

Rumah Sakit Rumah sakit merupakan sarana pelayana kesehatan masyarakat yang bergerak di bidang kuratif dan rehabilitatif, dan juga sebagai sarana pelayanan kesehatan rujukan. Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan terhadap fasilitas pelayanan kesehatan, jumlah rumah sakit (umum dan khusus) dari tahun 2009 - 2011 mengalami peningkatan jumlah sarana ini. Pada tahun 2009, rumah sakit umum sebanyak 31 buah dan rumah sakit khusus 1 buah, tahun 2010 rumah sakit umum sebanyak 33 buah dan rumah sakit khusus 3 buah dan pada tahun 2011 jumlah rumah sakit umum bertambah menjadi 40 buah dan rumah sakit khusus 6 buah . Rumah sakit tersebut dikelola oleh Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, TNI/POLRI, dan swasta. Untuk mengetahui

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

114

jumlah rumah sakit umum dan khusus berdasarkan kepemilikannya pada periode tahun 2011 dapat dilihat pada lampiran Tabel 70. Kemampuan Rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dilihat dari jumlah dan rasio tempat tidur rumah sakit terhadap jumlah penduduk. Jumlah tempat tidur rumah sakit umum milik pemerintah dan rumah sakit umum milik swasta pada kurun 3 tahun terakhir dari tahun 2008 - 2010 mengalami peningkatan. Pada 2011, untuk jumlah tempat tidur Rumah Sakit Umum Daerah mengalami peningkatan, sedangkan untuk Rumah Sakit Swasta mengalami penurunan disebabkan beberapa rumah sakit swasta tidak melaporkan data mengenai jumlah tempat tidur. Gambaran peningkatan tersebut dapat dilihat pada Gambar 5.4 dan rincian per kabupaten/kota dapat dilihat pada lampiran Tabel 60.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

115

GAMBAR 5.4 PERKEMBANGAN JUMLAH TEMPAT TIDUR RUMAH SAKIT DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2008-2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

Ratio tempat tidur rumah sakit per 100.000 penduduk dihitung berdasarkan jumlah keseluruhan tempat tidur baik rumah sakit pemerintah maupun rumah sakit swasta. Selama tahun 2008 2011, ratio tempat tidur rumah sakit relatif berubah dimana pada tahun 2008 sebesar 55,6, namun mengalami sedikit penurunan pada tahun 2009 yakni sebesar 53,6, tahun 2010 meningkat menjadi 59,6 dan pada tahun 2011 kembali mengalami penurunan menjadi 44.87. Gambar 5.5 menyajikan jumlah tempat tidur dan rasio tempat tidur per 100.000 penduduk pada tahun 2008 2011.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

116

GAMBAR 5.5 JUMLAH TEMPAT TIDUR RUMAH SAKIT DAN RATIONYA PER 100.000 PENDUDUK, DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2008 2011
2500 60

Jumlah TT RS

2000 20

1500 2008 Jlh TT RS Ratio TT 2,518 55.6 2009 2,478 53.6 2010 2,793 59.6 2011 2,151 44.87

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

3.

Sarana Distribusi Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan Jumlah distribusi sediaan farmasi dan alat kesehatan merupakan salah satu indikator penting untuk menggambarkan ketersediaan sarana pelayanan kesehatan. Pada Gambar 5.6 disajikan jumlah sarana distribusi sediaan farmasi dan alat kesehatan menurut jenis dari tahun 2008

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

Ratio TT

40

117

2011. Untuk melihat lebih rinci per kabupaten/kota tahun 2008 2011 dapat dilihat pada Lampiran Tabel 70.
GAMBAR 5.6 JUMLAH SARANA DISTRIBUSI SEDIAAN FARMASI DAN ALAT KESEHATAN MENURUT JENIS DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2008-2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

4.

Sarana Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat Pengembangan Sarana Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat merupakan salah satu langkah dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang melibatkan potensi masyarakat didalammnya. Upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM) di antaranya

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

118

adalah Posyandu, Polindes (Pondok Bersalin Desa), Toga (Tanaman Obat Keluarga), Poskesdes (Pos Kesehatan Desa) di Desa Siaga, POD (Pos Obat Desa), Pos UKK (Pos Upaya Kesehatan Kerja) dan sebagainya. Posyandu, merupakan salah satu bentuk UKBM yang telah lama dikembangkan dan paling dikenal di masyarakat. Dalam menjalankan fungsinya di masyarakat, Posyandu diharapkan dapat menyelenggarakan 5 program prioritas, yaitu kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana, perbaikan gizi, imunisasi dan penanggulangan diare. Untuk memantau perkembangan dan penilaian kinerjanya, Posyandu diklasifikasikan menjadi 4 strata, yaitu Posyandu Pratama, Posyandu Madya, Posyandu Purnama dan Posyandu Mandiri. Pada tahun 2011 terdapat 8.573 Posyandu terdiri dari Posyandu Purnama sebanyak 3.249 buah (37,9%) dan Posyandu Mandiri sebanyak 307 buah (3,6%). Perkembangan Posyandu menurut strata dalam periode tahun 2008-2010 disajikan pada Gambar 5.7 dan rincian jumlah Posyandu pada tahun 2011 menurut kabupaten/kota disajikan pada lampiran Tabel 72.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

119

GAMBAR 5.7 JUMLAH POSYANDU MENURUT STRATA DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2008 - 2011

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

5.

Pos Kesehatan Desa Poskesdes merupakan salah satu indikator suatu desa disebut desa siaga. Poskesdes, merupakan salah satu upaya mendekatkan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat desa. Kegiatan utama poskesdes yaitu pengamatan dan kewaspadaan dini (surveilans perilaku berisiko, lingkungan dan masalah kesehatan lainnya), penanganan kegawatdaruratan kesehatan dan

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

120

kesiapsiagaan terhadap bencana serta pelayanan kesehatan. Pelayanan yang diberikan di Poskesdes juga mencakup pertolongan persalinan dan pelayanan KIA. Tenaga poskesdes minimal 1 (satu) orang bidan dan 2 (dua) orang kader. Jumlah poskesdes pada tahun 2010 sebanyak 485 unit dan pada tahun 2011 berjumlah 364. Rincian jumlah Poskesdes pada tahun 2011 menurut kabupaten/kota disajikan pada lampiran Tabel 73.

6.

Desa Siaga Desa siaga adalah desa yang memiliki kesiapan sumber daya dan kemampuan untuk mencegah dan mengatasi masalah-masalah kesehatan secara mandiri. Menindaklanjuti Kepmenkes RI 1529/Menkes/SK/X/2010, desa siaga dikembangkan menjadi desa siaga aktif. Desa Siaga Aktif adalah pembentukan bentuk pengembangan dari desa siaga yang penduduknya dapat mengakses dengan mudah pelayanan kesehatan dasar yang memberikan pelayanan setiap hari melalui Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) atau sarana kesehatan yang ada di wilayah tersebut seperti Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu), atau sarana kesehatan lainnya dan atau penduduknya mengembangkan UKBM dan melaksanakan surveilens berbasis masyarakat (meliputi pemantauan penyakit, kesehatan ibu dan anak, gizi, lingkungan, dan perilaku), kedaruratan kesehatan dan penanggulangan bencana, serta penyehatan lingkungan sehingga masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Jumlah desa siaga pada tahun 2010 sebanyak 917 desa dan pada tahun 2011 menjadi 1.138. Kabupaten Flores Timur (364 desa) memiliki jumlah desa siaga terbanyak sedangkan terendah di kabupaten Sumba Barat

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

121

Daya (6 desa), Kabupaten Kupang, Sumba Barat Daya dan Sabu Raijua tidak melaporkan jumlah desa siaga di masing masing kabupaten. Lampiran Tabel 73 menyediakan rincian data desa siaga Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT tahun 2011. B. TENAGA KESEHATAN Tenaga kesehatan yang memadai baik dari segi jenis, jumlah maupun kualitas diperlukan dalam pembangunan kesehatan. Untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang berkualitas dibutuhkan pendidikan, pelatihan dan pengembangan yang berkualitas tentunya. Proses pendidikan dan pengembangan/pelatihan tenaga kesehatan dapat disediakan oleh pemerintah dan swasta. 1. Ketersediaan Tenaga Kesehatan Ketersediaan Tenaga Kesehatan tidak saja berasal dari pihak pemerintah tetapi juga mendapat sumbangan dari pihak swasta. Penyelenggaraan pendidikan tenaga kesehatan jenjang Diploma yang berada dibawah binaan Kementerian Kesehatan adalah Politeknik Kesehatan dan Non Poltekkes (milik Swasta, TNI/POLRI dan Pemda). Program Pendidikan D III institusi pendidikan tenaga kesehatan dan program studi (Prodi) berkembang pesat baik terutama dari sektor swasta karena semakin banyak diminati oleh masyarakat. Pada tahun 2008 2011, data tenaga kesehatan yang dihasilkan dari pendidikan yang disediakan pemerintah dan swasta mengalami peningkatan yang memuaskan sehingga jumlah tenaga kesehatan yang bekerja di sarana pelayanan kesehatan relatif mengalami peningkatan yaitu dari 10.529 orang pada tahun 2008,

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

122

meningkat menjadi 10.833 orang pada tahun 2009, tahun 2010 meningkat menjadi 13.496 orang dan meningkat menjadi 14.159 orang pada tahun 2011. Dari jumlah 14.159 orang tenaga kesehatan yang bekerja di sarana pelayanan kesehatan di kabupaten/kota dan provinsi pada tahun 2011 terdiri dari Tenaga paramedis perawatan yang meliputi tenaga Perawat sebanyak 6.506 orang, tenaga Bidan sebanyak 3.250 orang, tenaga Medis sebanyak 1.096 orang, tenaga Farmasi sebanyak 787 orang, tenaga Gizi sebanyak 477 orang, tenaga Teknisi Medis sebanyak 696 orang, tenaga Sanitasi sebanyak 599 orang dan tenaga Kesehatan Masyarakat sebanyak 748 orang. Lampiran tabel 74 sampai 78 menyajikan rincian tenaga kesehatan yang bekerja di sarana pelayanan kesehatan di kabupaten/kota dan provinsi pada tahun 2011. Untuk rincian jenis tenaga kesehatan dengan perhitungan ratio per 100.000 penduduk menurut jenis tenaga kesehatan disajikan pada Tabel 5.1 di bawah ini.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

123

TABEL 5. 1 TENAGA KESEHATAN MENURUT JENISNYA RATIO PER 100.000 PENDUDUK DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011

JENIS TENAGA KESEHATAN

NTT

NASIONAL

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11.

Dokter Umum Dokter Spesialis Dokter Gigi Perawat Bidan Ahli Gizi Sanitarian Tenaga Kefarmasian Sarjana Kesehatan Masyarakat Keterapian Fisik Keteknisian Medis

15 4 3 132 66 9 11 15 11 2 13

: : : : : : : : : : :

100.000 100.000 100.000 100.000 100.000 100.000 100.000 100.000 100.000 100.000 100.000

40 6 11 117 100 22 40 10 40 30 4

: : : : : : : : : : :

100.000 100.000 100.000 100.000 100.000 100.000 100.000 100.000 100.000 100.000 100.000

Sumber : Profil Kabupaten/Kota Tahun 2011

Dapat dilihat pada tabel 5.1 di atas, ratio masing-masing jenis tenaga kesehatan per 100.000 penduduk, menunjukkan bahwa ratio jenis tenaga kesehatan per 100.000 penduduk yang terbanyak adalah tenaga keperawatan 132 per 100.000 penduduk dan terendah pada jenis tenaga kesehatan Keterapian Fisik 2 per 100.000 penduduk. Pada tabel ini juga dapat dilihat bahwa ratio Dokter Spesialis dan Dokter Gigi masih sangat rendah yakni 4 per 100.000 penduduk untuk ratio Dokter Spesialis dan 3 per 100.000 penduduk untuk Dokter Gigi, keadaan ini diharapkan akan

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

124

meningkat sejalan dengan berbagai kebijakan tetang ketenagaan baik dari pemerintah pusat maupun daerah untuk menambah jumlah tenaga kesehatan terutama Dokter Umum, Dokter Spesialis dan Dokter Gigi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. 2. Persebaran Sumber Daya Masyarakat (SDM) Kesehatan 1) SDM Kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Provinsi Pada tahun 2011, jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan latar belakang pendidikan kesehatan yang bertugas di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota berjumlah 679 orang. Jumlah tersebut didapat dari tenaga Perawat dan Bidan sebesar 202 orang, tenaga Kesehatan masyarakat sebesar 230 orang, tenaga Farmasi 79 orang, Sanitarian 56 orang, tenaga Gizi 29 orang, tenaga Medis 26 orang dan tenaga Teknisi Medis 57 orang. Untuk Dinas Kesehatan Provinsi, jumlah PNS dengan latar belakang pendidikan kesehatan sebanyak 87 orang. Jumlah tersebut berasal dari tenaga dokter 5 orang, dokter gigi 3 orang, Tenaga Kesehatan Masyarakat 47 orang, Perawat 11 orang, tenaga Farmasi 7 orang, tenaga Gizi 2 orang, tenaga Teknisi Medis 2 orang dan Tenaga Sanitarian 10 orang. Lampiran Tabel 74 sampai 78 terdapat rincian data mengenai SDM Kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. 2) SDM Kesehatan di Rumah Sakit Jumlah PNS dengan latar belakang pendidikan kesehatan yang bertugas di Rumah Sakit yang tersebar 21 kabupaten/kota di Provinsi NTT sebanyak 3.984 orang. Perawat menduduki urutan pertama jumlah tenaga kesehatan terbanyak sebesar 2.070 orang, Bidan sebanyak 595

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

125

orang, tenaga medis 418 orang, tenaga Teknisi Medis 299 orang, tenaga Farmasi 235 orang, tenaga Gizi 94 orang, tenaga Kesehatan Masyarakat sebesar 158 orang, Sanitarian 46 orang dan tenaga Fisioterapi sebanyak 69 orang. Rincian data dapat dilihat pada lampiran Tabel 74 sampai 78. 3) SDM Kesehatan di Puskesmas Puskesmas merupakan ujung tombak dalam pelayanan kesehatan masyarakat, kinerjanya sangat dipengaruhi ketersediaan sumber daya manusia yang ada terutama ketersediaan tenaga kesehatan. Pada tahun 2011 terdapat 9.493 orang PNS dengan latar belakang pendidikan kesehatan yang bertugas di Puskesmas yang tersebar di 21 Kabupaten/kota dengan rincian tenaga Perawat dan Bidan sebesar 6.839 orang, tenaga medis 648 orang, Sanitarian 497 orang, tenaga Farmasi 468 orang, tenaga Gizi 336 orang, tenaga Teknisi Medis 330 orang, Tenaga Fisioterapi 21 orang dan tenaga Kesehatan Masyarakat sebanyak 354 orang. Lampiran Tabel 74 sampai dengan 78 memberikan rincian data mengenai SDM Kesehatan yang bekerja di Puskesmas di Prov. NTT. C. PEMBIAYAAN KESEHATAN Pembiayaan kesehatan adalah salah satu komponen sumber daya yang diperlukan dalam menjalankan pembangunan kesehatan. Untuk mendukung pembangunan di bidang kesehatan di Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT tahun 2011 terdapat berbagai sumber pembiayaan kesehatan seperti Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Anggaran Pendapatan dan Belanja

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

126

Negara (APBN), Pinjaman/Hibah Luar Negeri (PHLN) dan Sumber Pemerintah Lain dengan total anggaran sebesar Rp. 984.272.829.167,-. Alokasi anggaran kesehatan bersumber APBD Kabupaten/Kota tahun 2011 sebesar Rp. 685.872.094.600,- atau 69,7% dari total anggaran kesehatan; sementara persentase APBD Kesehatan terhadap APBD Kabupaten/Kota sebesar 7,60%. Untuk Alokasi angggaran kesehatan bersumber APBD Provinsi sebesar Rp. 427.566.000,atau 3,5% dari total anggaran kesehatan; kemudian untuk Alokasi angggaran kesehatan bersumber APBN ke Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT tahun 2011 sebesar Rp. 275.046.991.566,- atau 27,9% dari total anggaran kesehatan. Untuk alokasi angggaran kesehatan bersumber Pinjaman/Hibah Luar Negeri (PHLN) sebesar Rp. 18.003.325.999,- atau 1,8% dari total anggaran kesehatan dan alokasi angggaran kesehatan bersumber Pemerintah Lain sebesar Rp. 4.922.851.002 atau 0,5% dari total anggaran kesehatan. Lampiran tabel 79 menyajikan rincian alokasi anggaran kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT tahun 2011. Besaran anggaran pelaksanaan pembangunan kesehatan yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi NTT tahun 2011 yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi NTT sebesar Rp. 34.611.541.650,- dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp. 47.911.365.000,-. Alokasi dan realisasi pelaksanaan anggaran Dinas Kesehatan Provinsi NTT tahun 2011 disajikan pada Tabel 5.2 di bawah ini.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

127

TABEL 5.2 ALOKASI DAN REALISASI PELAKSANAAN ANGGARAN DINAS KESEHATAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 NO 1 SUMBER DANA APBD Dinkes Provinsi NTT : - Belanja Tidak Langsung - Belanja Langsung 2 APBN (Dana Dekonsentrasi) TOTAL ALOKASI 34.611.541.650,15.768.813.350,18.842.728.300,47.911.365.000,82.522.906.650,REALISASI 30.599.179.940,15.046.630.600,15.046.630.600,43.124.092.516,73,723,272,456,% 88.41 95,42 82,54 90.01 89.34

Sumber : Subag. Program Data dan Evaluasi Sekretariat Dinas Kesehatan Provinsi NTT Tahun 2011 1. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk bidang kesehatan Provinsi NTT tertuang dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Dinas Kesehatan Provinsi NTT tahun 2011. Dalam DPA SKPD tahun 2011, jenis pembiayaan dibagi menjadi Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung. Belanja Tidak Langsung untuk membiayai gaji pokok PNS/uang representatif; Tunjungan Keluarga, Tunjangan Jabatan; Tunjangan Fungsional; Tunjangan Umum; Tunjangan Beras; Tunjangan PPH/Tunjangan Khusus; Pembulatan Gaji; iuran

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

128

Asuransi Kesehatan; dan Tambahan Penghasilan Peningkatan Kesejahteraan Umum. Pada tabel 5.3 disajikan data alokasi dan realisasi keuangan Belanja Langsung Dinas Kesehatan Provinsi NTT beserta Unit Pelaksana Teknis (UPT) tahun 2011.
TABEL 5.3 ALOKASI DAN REALISASI KEUANGAN BELANJA LANGSUNG DINAS KESEHATAN DAN UPT LINGKUP DINAS KESEHATAN PROVINSI NTT TAHUN 2011 URAIAN ALOKASI (Rp) 34.611.541.650,15.768.813.350,18.842.728.300,34.611.541.650,REALISASI (Rp) 30.599.179.940,15.046.630.600,15.046.630.600,30.599.179.940,% 88.41 95,42 82,54 88.41

Dinas Kesehatan Provinsi NTT - Belanja Tidak Langsung - Belanja Langsung TOTAL

Sumber : Subag. Program Data dan Evaluasi Sekretariat Dinas Kesehatan Provinsi NTT Tahun 2011

Pada Tabel 5.3 di atas, alokasi dan realisasi Belanja Langsung Dinas Kesehatan dan UPT lingkup Dinas Kesehatan Provinsi NTT tahun 2011 berjumlah Rp. 34.611.541.650,- dibagi ke kantor Dinas Kesehatan Prov. NTT, UPTD Pengembangan SDM Kesehatan Kupang, UPT Laboratorium Kesehatan Kupang dan UPT Pengelolaan Obat, Vaksin dan Perbekalan Kesehatan Kupang. Dari keselurahan dana tersebut, anggaran yang terealisasi sebesar 88.41% atau Rp. 30.599.179.940,-

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

129

2. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Selain APDB, pembiayaan kesehatan juga berasal dari dana Dekonsenstrasi/APBN. Dana APBN (Dana Dekonsentrasi) membiayai 6 program yang terdiri dari : 1). Program Dukungan Manajemen dan Pelaksana Tugas Teknis Lainnya Kementerian Kesehatan; 2). Program Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak; 3). Program embinaan Upaya Kesehatan; 4). Program Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan; 5). Program Kefarmasian dan Alat Kesehatan; 6). Program Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan. Pada tahun 2011 telah direalisasi sebanyak 90.01% atau sebesar Rp. 43.124.092.516,- dari total dana APBN (Dekonsentrasi) berjumlah Rp. 47.911.365.000,-. Rincian Alokasi dan realisasi dana Dekonsentrasi tahun 2011 dapat dilihat pada tabel 5.4.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

130

TABEL 5.4 ALOKASI DAN REALISASI KEUANGAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA (DEKONSENTRASI) DINAS KESEHATAN PROVINSI NTT TAHUN 2011 ALOKASI (Rp) REALISASI (Rp) %

NO 1

PROGRAM Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Kementerian Kesehatan

4.195.345.000,-

4.160.301.000,-

99,16

2 3 4

Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Pembinaan Upaya Kesehatan Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan

34.536.816.000,719.883.000,4.506.279.000,1.126.834.000,2.826.208.000,-

33.964.889.066,716.913.000,3.624.860.200 1.108.121.250,2.811.433.000,-

98,34 99,59 80,44 98,34 99,46

5 6

Kefarmasian dan Alat Kesehatan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan TOTAL

47.911.365.000,-

43.124.092.516

90.01

Sumber : Subag. Program Data dan Evaluasi Sekretariat Dinas Kesehatan Provinsi NTT Tahun 2011

Pada Tabel 5.4 di disajikan Alokasi dan Realisasi Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Dekonsentrasi) Dinas Kesehatan Provinsi NTT Tahun 2011. Dapat dilihat bahwa Program Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak mendapatkan anggaran paling besar diantara

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

131

keenam program lainnya, hal ini disebabkan dalam program ini terdapat bantuan NICE yang ditujukan untuk perbaikan gizi di 4 kabupaten yaitu Kota Kupang, Kab. Kupang, TTU dan Sumba Barat.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

132

BAB VI PENUTUP

BAB VI PENUTUP

Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2011 memberikan gambaran secara garis besar tentang situasi dan kondisi kesehatan masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2011 yang mana memperlihatkan seberapa jauh perubahan dan perbaikan keadaan kesehatan yang telah dicapai, serta menunjukkan kekurangan dan kelebihan dari setiap upaya-upaya kesehatan yang dilaksanakan, yang tentunya tidak terlepas dari kontribusi lintas sektor terkait. Gambaran tersebut merupakan fakta yang harus dikomunikasikan baik kepada pimpinan dan pengelola program kesehatan maupun kepada lintas sektor dan masyarakat di kabupaten/kota yang dideskripsikan melalui data dan informasi. Hal ini berimplikasi pada kualitas data dan informasi yang disajikan di dalam Profil Kesehatan Provinsi Nusa tenggara Timur. Demikianlah penyajian Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2011 dengan harapan bermanfaat bagi berbagai pihak.

REVOLUSI KIA NTT : Semua Ibu Hamil Melahirkan di Fasilitas Kesehatan yang Memadai

133

TABEL 1 LUAS WILAYAH, JUMLAH DESA/KELURAHAN, JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH RUMAH TANGGA, DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KABUPATEN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 LUAS WILAYAH (km 2)
3

NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

DESA
4

JUMLAH JUMLAH KELURAHAN DESA+KEL. PENDUDUK


5 6 7

JUMLAH RUMAH TANGGA


8

RATA-RATA KEPADATAN JIWA/RUMAH PENDUDUK TANGGA per km 2


9 10

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

180,27 5.417,79 3.947,00 2.669,70 2.445,60 2.864,70 1.266,39 1.812,82 1.731,90 2.046,60 1.645,88 1.416,96 1.669,42 2.947,46 2.494,55 1.480,46 702,72 1.868,74 7.000,50 1.280,00 460,54 47.350,0

0 160 228 160 196 158 137 230 147 191 87 84 132 116 160 94 49 43 140 81 58 2.651

51 17 12 32 12 17 7 20 13 23 16 16 17 5 16 2 11 0 16 7 5 315

51 177 240 192 208 175 144 250 160 214 103 100 149 121 176 96 60 43 156 88 63 2.966

345.400 311.400 451.100 235.200 360.500 194.700 120.600 238.400 307.900 267.500 145.900 133.200 299.000 226.200 258.400 290.800 113.500 63.900 232.900 122.600 74.700 4.793.800

79.510 89.308 109.773 53.081 83.275 41.193 27.421 51.159 73.753 57.550 30.276 26.887 82.447 49.498 56.986 51.174 20.847 14.128 50.271 30.046 19.162 1.097.745

4,3 3,5 4,1 4,4 4,3 4,7 4,4 4,7 4,2 4,6 4,8 5,0 3,6 4,6 4,5 5,7 5,4 4,5 4,6 4,1 3,9 4,4

1916,0 57,5 114,3 88,1 147,4 1,0 95,2 131,5 177,8 130,7 88,6 92,0 179,1 76,7 103,6 196,4 161,5 34,2 33,3 95,8 162,2 101,2

Sumber: BPS Provinsi NTT Tahun 2011

TABEL 2 JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN, KELOMPOK UMUR, RASIO BEBAN TANGGUNGAN, RASIO JENIS KELAMIN, MENURUT KABUPATEN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 JUMLAH PENDUDU K
3

JUMLAH PENDUDUK 0-4


4

NO KABUPATEN/KOTA
1 2

5-14
5

LAKI-LAKI 15-44 45-64


6 7

>=65
8

JUMLAH 9

0-4
10

5-14
11

PEREMPUAN 15-44 45-64


12 13

>=65
14

JUMLAH 15

RASIO RASIO BEBAN JENIS TANG KELAMIN GUNGAN


16 17

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

345.400 311.400 451.100 235.200 360.500 194.700 120.600 238.400 307.900 267.500 145.900 133.200 299.000 226.200 258.400 290.800 113.500 63.900 232.900 122.600 74.700

17.800 19.700 29.900 14.600 21.800 13.100 7.400 13.200 17.000 14.700 8.900 8.100 19.100 15.500 16.400 23.900 8.300 4.800 16.100 8.400 5.500

33.200 38.500 54.800 29.100 48.900 23.300 14.800 30.000 35.700 30.400 18.300 16.200 40.800 31.400 35.700 43.100 15.300 8.600 27.900 13.900

100.000 68.600 88.500 47.200 70.900 40.200 21.900 45.700 60.600 54.200 29.300 25.300 61.200 46.400 52.100 61.600 25.600 13.600 53.100 26.700

22.700 24.600 37.900 18.800 27.800 14.200 8.800 17.600 23.900 20.300 10.900 10.900 20.300 14.700 18.400 16.400 7.300 4.400 17.600 9.900

4.300 9.000 13.200 7.500 9.400 4.900 3.900 8.200 9.400 8.200 4.500 4.800 6.200 4.700 5.900 5.400 2.500 1.700 6.100 4.100 2.700 126.600

178.000 160.400 224.300 117.200 178.800 95.700 56.800 114.700 146.600 127.800 71.900 65.300 147.600 112.700 128.500 150.400 59.000 33.100 120.800 63.000 38.400 2.391.000

16.700 18.600 29.100 13.800 20.900 12.300 6.900 12.200 15.800 13.700 8.400 7.600 18.100 15.200 15.700 22.300 7.800 4.700 15.000 8.100 5.200 288.100

30.400 35.800 52.600 27.500 45.800 21.500 13.600 27.500 33.000 28.400 17.400 15.100 39.500 30.200 34.000 39.400 14.200 7.800 25.800 13.300

96.000 66.500 97.400 51.800 79.700 44.200 25.300 49.200 71.400 63.800 31.800 28.900 68.000 49.500 57.800 58.200 23.400 12.600 50.000 25.400

19.600 22.300 36.600 18.500 26.700 15.500 12.400 23.800 29.800 25.200 11.700 11.900 20.000 14.500 17.400 15.700 6.800 4.200 15.800 9.000

4.700 7.800 11.100 6.400 8.600 5.500 5.600 11.000 11.300 8.600 4.700 4.400 5.800 4.100 5.000 4.800 2.300 1.500 5.500 3.800

167.400 151.000 226.800 118.000 181.700 99.000 63.800 123.700 161.300 139.700 74.000 67.900 151.400 113.500 129.900 140.400 54.500 30.800 112.100 59.600

44,94 71,10 73,23 72,56 75,77 70,64 76,32 74,91 65,81 63,61 74,31 72,99 76,40 80,82 77,35 91,44 79,87 83,62 70,62 72,68 84,90 71,89

106,33 106,23 98,90 99,32 98,40 96,67 89,03 92,72 90,89 91,48 97,16 96,17 97,49 99,30 98,92 107,12 108,26 107,47 107,76 105,70 105,79 99,51

4.793.800 304.200

9.300 15.400 5.500 599.200 1.008.100 352.900

36.300 9.000 14.000 5.500 2.600 561.800 1.064.900 362.900 125.100 2.402.800

Sumber: BPS Provinsi NTT Tahun 2011

TABEL 3 JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 JUMLAH PENDUDUK LAKI-LAKI
3

NO KELOMPOK UMUR (TAHUN)


1 2

PEREMPUAN
4

LAKI-LAKI+PEREMPUAN
5

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

0-4 5-9 10 - 14 15 - 19 20 - 24 25 - 29 30 - 34 35 - 39 40 - 44 45 - 49 50 - 54 55 - 59 60 - 64 65 - 69 70 - 74 75+ JUMLAH

304.200 313.000 286.200 229.900 183.100 163.000 155.000 144.000 133.100 118.900 100.000 76.900 57.100 45.200 40.200 41.200 2.391.000

288.100 293.800 268.000 220.900 187.100 179.900 174.100 159.900 143.000 124.200 100.900 76.900 60.900 47.000 40.000 38.100 2.402.800

592.300 606.800 554.200 450.800 370.200 342.900 329.100 303.900 276.100 243.100 200.900 153.800 118.000 92.200 80.200 79.300 4.793.800

Sumber: BPS Provinsi NTT Tahun 2011

TABEL 4 PERSENTASE PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2010 JUMLAH PENDUDUK USIA 10 TAHUN KE ATAS PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN MELEK MELEK % JUMLAH % JUMLAH % HURUF HURUF
5 6 7 8 9 10 11

NO
1

KABUPATEN/KOTA JUMLAH
2 3

LAKI-LAKI MELEK HURUF


4

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

268.028 226.016 323.877 170.172 259.347 141.622 88.739 178.340 231.872 202.761 106.513 98.367 214.539 158.053 184.619 194.698 79.362 44.209 168.522 88.088 52.700 3.480.444

259.719 193.764 272.769 148.373 214.921 130.434 79.963 157.260 211.004 186.783 98.642 91.019 189.760 142.058 168.926 166.292 67.735 35.133 146.648 76.760 42.513 3.080.475

96,90 85,73 84,22 87,19 82,87 92,10 90,11 88,18 91,00 92,12 92,61 92,53 88,45 89,88 91,50 85,41 85,35 79,47 87,02 87,14 80,67 88,51

Sumber: SUSENAS 2010 (Statistik Sosial dan Kependudukan NTT 2010)

TABEL 5 PERSENTASE PENDUDUK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN BERUSIA 10 TAHUN KE ATA MENURUT TINGKAT PENDIDIKAN TERTINGGI YANG DITAMATKA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2010 LAKI-LAKI NO
TIDAK/ TIDAK KABUPATEN/KOTA BELUM SMP/ BER SD/MI PERNAH SEKOLA MTs SEKOLA H LAGI H
2 3 4 5 6

PEREMPUAN

LAKI-LAKI + PEREMPUAN

TIDAK/ TIDAK/ TIDAK TIDAK SMA/ SMA/ SMA/ AK/ AK/ AK/ SMP/ SMP/ BELUM BELUM BER BER SD/MI SD/MI SMK/ DIPLOMA JUMLAH SMK/ DIPLOMA JUMLAH SMK/ DIPLOMA JUMLAH PERNAH SEKOLAH PERNAH SEKOLAH MTs MTs / UNIV. / UNIV. / UNIV. MA MA MA SEKOLAH SEKOLAH LAGI LAGI
7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

3,04 9,76 11,24 9,39 17,13 6,13 9,34 8,98 8,26 4,69 5,97 8,62 8,21 8,99 7,41 9,97 11,06 15,84 7,83 9,58 18,17 9,43

61,16 57,16 57,85 58,33 53,59 62,05 60,00 59,43 62,21 65,00 64,16 64,02 58,98 62,85 59,33 54,50 52,19 51,72 62,07 61,97 50,69 59,08

13,21 21,69 19,24 21,25 21,68 20,19 23,23 24,04 21,22 18,06 20,84 19,45 24,72 21,92 24,72 27,85 26,07 27,08 19,68 18,19 22,66 21,31

5,51 6,29 8,23 5,83 3,95 6,29 5,56 4,65 4,31 4,62 5,84 5,68 4,03 4,41 5,29 3,84 6,35 2,71 5,79 6,01 5,20 5,29

8,26 3,74 3,07 3,27 3,12 4,43 1,56 2,50 3,27 5,28 2,64 1,86 3,29 1,48 2,80 3,51 3,79 2,29 3,40 2,51 3,02 3,48

8,82 1,36 0,37 1,93 0,53 0,91 0,31 0,40 0,73 2,35 0,55 0,37 0,77 0,35 0,45 0,33 0,54 0,36 1,23 1,74 0,26 1,41

100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00

3,38 14,71 16,23 15,73 19,65 10,12 11,89 14,03 10,33 7,60 7,75 9,52 11,05 12,18 10,69 16,23 12,72 16,92 13,22 11,45 23,94 12,55

62,33 13,53 54,13 20,41 54,78 19,16 55,16 19,65 53,11 18,21 63,02 17,30 63,03 19,38 59,61 19,71 64,37 15,80 65,67 15,20 65,86 17,90 62,67 18,53 58,36 20,28 60,36 22,31 62,78 19,15 50,29 24,27 50,44 24,15 46,70 26,95 56,02 19,75 59,75 19,31 47,29 19,60 58,28 19,06

5,29 5,23 4,58 5,30 4,94 4,80 3,21 3,48 5,13 5,05 4,44 3,92 5,59 4,28 5,08 5,41 6,80 5,65 5,17 4,34 4,67 4,91

5,77 4,57 4,49 2,99 3,18 3,58 2,40 2,82 3,10 3,74 3,56 5,11 3,83 0,87 2,15 3,68 5,49 3,63 4,19 4,28 4,28 3,70

9,70 0,95 0,76 1,17 0,91 1,18 0,09 0,35 1,27 2,74 0,49 0,25 0,89 0,00 0,15 0,12 0,40 0,15 1,65 0,87 0,22 1,50

100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00

3,21 12,17 13,76 12,59 18,38 8,20 10,66 11,67 9,35 6,25 6,89 9,08 9,67 10,60 9,04 13,03 11,86 16,35 10,41 10,53 20,94 11,01

61,75 13,37 55,68 21,07 56,30 19,20 56,73 20,44 53,35 19,96 62,55 18,69 61,57 21,23 59,52 21,73 63,34 18,38 65,35 16,53 65,04 19,32 63,33 18,97 58,66 22,44 61,59 22,12 61,04 21,96 52,44 26,11 51,35 25,14 49,34 27,02 59,18 19,71 60,85 18,75 49,05 21,19 58,67 20,17

5,40 5,77 6,38 5,57 4,44 5,51 4,34 4,03 4,74 4,85 5,12 4,77 4,83 4,34 5,18 4,60 6,57 4,10 5,49 5,17 4,95 5,10

7,00 4,15 3,79 3,12 3,15 3,99 1,99 2,67 3,18 4,46 3,12 3,54 3,57 1,18 2,48 3,59 4,61 2,93 3,78 3,40 3,63 3,59

9,27 1,16 0,57 1,55 0,72 1,05 0,20 0,38 1,01 2,56 0,52 0,31 0,83 0,17 0,31 0,23 0,47 0,26 1,43 1,30 0,24 1,46

100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 99,99 99,99 100,00 100,00 100,00 100,01 100,00 100,00 100,00 100,01 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: SUSENAS 2010 (Statistik Sosial dan Kependudukan NTT 2010)

TABEL 6 JUMLAH KELAHIRAN MENURUT JENIS KELAMIN DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 JUMLAH KELAHIRAN NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

JUMLAH PUSKESMAS HIDUP


3 4

LAKI-LAKI MATI
5

PEREMPUAN HIDUP
7

LAKI-LAKI + PEREMPUAN HIDUP


10

HIDUP + MATI
6

MATI
8

HIDUP + MATI
9

MATI
11

HIDUP + MATI
12

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 4.408 2865 4.030 1.493 1.291 2.401 0 0 1.508 1.381 3.200 2.270 2.581 0 1.213 0 2.558 1.277 0 32.476

0 0 49 92 97 19 23 45 0 0 18 27 31 40 65 0 18 0 52 29 0 605 18,3

0 0 4.457 2.957 4.127 1.512 1.314 2.446 0 0 1.526 1.408 3.231 2.310 2.646 0 1.231 0 2.610 1.306 0 33.081

0 0 3.539 2579 3.671 2.223 1.172 2.144 0 0 1.418 1.275 2.855 2.201 2.499 0 1.210 0 2.354 1.227 0 30.367

0 0 43 58 68 21 18 31 0 0 16 27 36 40 49 0 10 0 37 25 0 479 15,5

0 0 3.582 2637 3.739 2.244 1.190 2.175 0 0 1.434 1.302 2.891 2.241 2.548 0 1.220 0 2.391 1.252 0 30.846

6.878 6.631 7.947 5.444 7.701 3.716 2.463 4.545 6.121 5.442 2.926 2.656 6.055 4.471 5.080 5.226 1.697 1.168 4.912 2.504 1.047 94.630

26 95 92 150 165 40 41 76 81 91 34 54 67 80 114 60 30 13 89 54 9 1.461 15,2

6.904 6.726 8.039 5.594 7.866 3.756 2.504 4.621 6.202 5.533 2.960 2.710 6.122 4.551 5.194 5.286 1.727 1.181 5.001 2.558 1.056 96.091

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA) ANGKA LAHIR MATI (DILAPORKAN)

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011 Keterangan : Angka Lahir Mati (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan Angka Lahir Mati yang sebenarnya di populasi

TABEL 7 JUMLAH KEMATIAN BAYI DAN BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 JUMLAH KEMATIAN NO KABUPATEN/KOTA PUSKESMAS BAYI
1 2 3 4

LAKI - LAKI ANAK BALITA


5

PEREMPUAN BALITA
6

LAKI - LAKI + PEREMPUAN BALITA


9

BAYI
7

ANAK BALITA
8

BAYI
10

ANAK BALITA BALITA


11 12

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 46 0 92 35 29 10 44 0 0 22 10 0 34 15 0 13 0 40 49 0 439 13,5

0 7 0 8 22 0 3 5 0 0 2 1 0 4 2 0 10 0 8 14 0 86 2,6

0 53 0 100 57 29 13 49 0 0 24 11 0 38 17 0 23 0 48 63 0 525 16,2

0 42 0 58 47 49 18 29 0 0 31 7 0 17 16 0 18 0 22 3 0 357 11,8

0 10 0 2 8 0 1 4 0 0 2 4 0 7 1 0 11 0 5 16 0 71 2,3

0 52 0 60 55 49 19 33 0 0 33 11 0 24 17 0 29 0 27 19 0 428 14,1

37 88 66 150 82 78 28 73 65 29 53 17 63 51 31 64 31 55 62 52 35 1.210 12,8

0 17 0 10 30 0 4 9 1 0 4 5 12 11 3 15 21 3 13 30 2 190 2,0

37 105 66 160 112 78 32 82 66 29 57 22 75 62 34 79 52 58 75 82 37 1.400 14,8

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 20 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA) ANGKA KEMATIAN (DILAPORKAN)

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011 Keterangan : Angka Kematian (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan AKB/AKABA yang sebenarnya di populasi

TABEL 8

JUMLAH KEMATIAN IBU MENURUT KELOMPOK UMUR, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 PUSKE JUMLAH SMAS LAHIR HIDUP
3 4

NO KABUPATEN/KOTA
1 2

JUMLAH KEMATIAN IBU KEMATIAN IBU HAMIL KEMATIAN IBU BERSALIN KEMATIAN IBU NIFAS JUMLAH KEMATIAN IBU < 20 Thn 20-34 Thn 35 Thn JUMLAH < 20 Thn 20-34 Thn 35 Thn JUMLAH < 20 Thn 20-34 Thn 35 Thn JUMLAH < 20 Thn 20-34 Thn 35 Thn JUMLAH
5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6

6.878 6.631 7.947 5.444 7.701 3.716 2.463 4.545 6.121 5.442 2.926 2.656 6.055 4.471 5.080 5.226 1.697 1.168 4.912 2.504 1.047

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 9 0 0 0 0 2 0 0 11

0 1 2 2 2 1 0 1 1 0 2 1 1 0 1 0 0 0 5 0 0 20

0 1 1 0 0 0 2 0 0 0 3 0 0 0 0 0 0 1 0 8

0 2 3 3 1 0 1 3 0 2 1 4 9 1 0 0 0 7 1 1 39

0 2 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 6

0 8 12 4 5 8 0 5 1 0 1 4 4 9 8 0 3 3 6 1 0 82

0 1 3 1 1 2 2 0 2 9 0 0 2 0 3 11 0 0 3 2 0 42

2 11 15 5 8 10 2 5 3 9 1 4 6 9 13 11 3 3 9 3 6 138

0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 4

0 2 3 4 1 0 1 1 0 2 0 1 1 0 0 0 0 3 0 0 19

4 1 3 1 1 1 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 16

4 1 6 4 5 2 2 1 2 0 2 0 1 1 0 0 1 1 4 1 0 38

0 2 1 0 2 0 0 0 1 0 0 0 0 0 2 0 0 1 2 1 0 12

0 9 16 9 11 10 0 7 3 0 5 5 6 10 9 0 3 3 14 1 0 121

6 2 6 3 3 3 4 0 4 9 0 0 5 0 3 11 1 0 4 4 0 68

6 13 23 12 16 13 4 7 8 9 5 5 11 10 14 11 4 4 20 6 7 208 219,8

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAY 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA

JUMLAH (KAB/KOTA) 341 94.630 ANGKA KEMATIAN IBU (DILAPORKAN)

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011 Keterangan: - Jumlah kematian ibu = jumlah kematian ibu hamil + jumlah kematian ibu bersalin + jumlah kematian ibu nif - Angka Kematian Ibu (dilaporkan) tersebut di atas belum bisa menggambarkan AKI yang sebenarnya di populas

TABEL 9 JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO) DAN AFP RATE (NON POLIO) MENURUT KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 JUMLAH PENDUDUK <15 TAHUN
4

NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS
3

JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO)


5

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

97.963 33.267 84.700 83.166 70.700 36.400 22.200 43.200 52.700 48.179 27.200 24.300 59.900 46.900 24.171 128.238 23.600 13.400 44.000 22.300 14.800 1.001.284

7 2 5 3 6 2 6 5 3 3 13 4 3 1 2 2 2 3 2 2 2 78

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011 Keterangan:


Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di di RS

TABEL 10 JUMLAH KASUS BARU TB PARU DAN KEMATIAN AKIBAT TB PARU MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 JUMLAH KASUS TB PARU NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS L
3 4

JUMLAH PENDUDUK P
5

KASUS BARU L+P


6

KASUS LAMA L+P


9

L
7

P
8

L
10

P
11

L+P
12

L
13

KASUS BARU + KASUS LAMA L+P P


14 15

PREVALENSI
(PER 100.000 PENDUDUK)

JUMLAH KEMATIAN AKIBAT TB PARU L


19

L
16

P
17

L+P
18

P
20

L+P
21

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

178.000 160.400 224.300 117.200 178.800 95.700 56.800 114.700 146.600 127.800 71.900 65.300 147.600 112.700 128.500 150.400 59.000 33.100 120.800 63.000 38.400 2.391.000

167.400 151.000 226.800 118.000 181.700 99.000 63.800 123.700 161.300 139.700 74.000 67.900 151.400 113.500 129.900 140.400 54.500 30.800 112.100 59.600 36.300 2.402.800

345.400 311.400 451.100 235.200 360.500 194.700 120.600 238.400 307.900 267.500 145.900 133.200 299.000 226.200 258.400 290.800 113.500 63.900 232.900 122.600 74.700 4.793.800

96 38 54 48 62 34 65 17 46 30 29 16 26 33 9 64 36 20 53 21 1 798 33,4

72 39 59 25 65 30 76 16 51 17 20 13 10 26 11 52 27 9 13 22 2 655 27,3

168 77 302 25 70 64 141 33 97 47 49 29 36 59 20 116 63 29 66 43 3 1.537 32,1

0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2

1 0 0 0 0 0 2 0 1 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 6

1 0 0 0 0 0 3 0 2 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 8

96 38 54 48 62 34 66 17 47 30 29 16 26 33 9 64 36 20 53 21 1 800

73 39 59 25 65 30 78 16 52 19 20 13 10 26 11 52 27 9 13 22 2 661

169 77 302 25 70 64 144 33 99 49 49 29 36 59 20 116 63 29 66 43 3 1.545

54 24 24 41 35 36 116 15 32 23 40 101 18 29 7 361 61 60 44 33 3 33

44 26 26 21 36 30 122 13 32 14 27 90 7 23 8 346 50 29 12 37 6 28

49 25 67 11 19 33 119 14 32 18 34 97 12 26 8 40 56 45 28 35 4 32

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0

14 1 8 3 12 9 4 2 2 3 1 3 1 0 1 1 4 0 0 4 0 73 1,5

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

ANGKA INSIDENS PER 100.000 PENDUDUK

KEMATIAN PER 100.000 PENDUDUK

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011 Keterangan: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS

TABEL 11 JUMLAH KASUS DAN ANGKA PENEMUAN KASUS TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 TB PARU KLINIS/SUSPEK L
7

NO

KABUPATEN/KOTA

PUSKESMAS

JUMLAH PERKIRAAN KASUS BARU L P


5

BTA (+) L
10

L+P
6

P
8

L+P
9

P
11

L+P
12

ANGKA PENEMUAN KASUS (CDR) L P L+P


13 14 15

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

374 337 471 246 375 201 119 241 308 268 151 137 310 237 270 316 124 70 254 132 81 5.021

352 317 476 248 382 208 134 260 339 293 155 143 318 238 273 295 114 65 235 125 76 5.046

725 654 947 494 757 409 253 501 647 562 306 280 628 475 543 611 238 134 489 257 157 10.067

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

2.625 1.734 2.722 3.391 7.184 621 1.849 2.184 4.172 1.961 3.100 924 1.069 593 877 1.829 2.431 617 2.759 890 945 44.477

189 118 165 117 345 80 92 84 171 69 57 44 65 67 50 162 163 63 212 33 22 2.368

111 79 128 82 304 53 81 54 150 59 35 43 48 30 43 130 137 34 137 30 37 1.805

300 197 293 199 649 133 173 138 321 128 92 87 113 97 93 292 300 97 349 63 59 4.173

50,6 35,0 35,0 47,5 91,9 39,8 77,1 34,9 55,5 25,7 37,8 32,1 21,0 28,3 18,5 51,3 131,6 90,6 83,6 24,9 27,3 47,2

31,6 24,9 26,9 33,1 79,7 25,5 60,5 20,8 44,3 20,1 22,5 30,2 15,1 12,6 15,8 44,1 119,7 52,6 58,2 24,0 48,5 35,8

41,4 30,1 30,9 40,3 85,7 32,5 68,3 27,6 49,6 22,8 30,0 31,1 18,0 20,4 17,1 47,8 125,9 72,3 71,4 24,5 37,6 41,5

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011 Keterangan: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS

TABEL 12 JUMLAH KASUS DAN KESEMBUHAN TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN,KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 TB PARU
PUSKES NO KABUPATEN/KOTA MAS

BTA (+) DIOBATI L


4

KESEMBUHAN L
%
8 7 9

PENGOBATAN LENGKAP L+P L


%
12

P
5

L+P
6

P
JUMLAH %
10 11

P
%
14

L+P
%
16

ANGKA KESUKSESAN (SUCCESS RATE/SR)

JUMLAH JUMLAH JUMLAH JUMLAH


1 2 3

JUMLAH

JUMLAH
13

JUMLAH
15

JUMLAH
17

%
18

L
19

P
20

L+P
21

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

34 29 39 32 31 19 15 8 37 19 7 12 17 22 7 59 32 19 37 12 1 488

29 28 38 21 37 11 16 13 43 12 3 12 4 16 6 46 21 7 22 11 2 398

63 57 77 53 68 30 31 21 80 31 10 24 21 38 13 105 53 26 59 23 3 886

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

44 43 48 51 52 20 25 19 70 28 10 18 19 34 9 95 39 26 58 8 3 719

69,8 75,4 62,3 96,2 76,5 66,7 80,6 90,5 87,5 90,3 100,0 75,0 90,5 89,5 69,2 90,5 73,6 100,0 98,3 34,8 100,0 81,2

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

7 12 18 2 8 2 5 0 4 1 0 3 12 1 2 9 0 0 1 2 0 89

11,11 21,05 23,38 3,77 11,76 6,67 16,13 0,00 5,00 3,23 0,00 12,50 57,14 2,63 15,38 8,57 0,00 0,00 1,69 8,70 0,00 10,05

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

81,0 96,5 85,7 100,0 88,2 73,3 96,8 90,5 92,5 93,5 100,0 87,5 147,6 92,1 84,6 99,0 73,6 100,0 100,0 43,5 100,0 91,2

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011 Keterangan: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS

TABEL 13 PENEMUAN KASUS PNEUMONIA BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 PNEUMONIA PADA BALITA PENDERITA DITEMUKAN DAN DITANGANI L P L+P % JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH
10 11 12 13 14 15

NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS L
3 4

JUMLAH BALITA P
5

L+P
6

JUMLAH PERKIRAAN PENDERITA L P L+P


7 8 9

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 25.955 10.177 14.945 6.497 6.743 10.024 0 14.705 6.318 5.960 14.604 0 14.371 0 7.074 0 0 7.103 0 144.476

0 0 35.864 9.444 19.120 8.116 6.241 11.073 0 13.808 7.319 6.111 14.692 0 15.110 0 6.684 0 0 7.063 0 160.645

20.302 32.455 61.819 19.621 34.065 14.613 12.984 21.097 28.635 28.513 13.637 12.071 29.296 26.901 29.481 34.432 13.758 8.925 23.054 14.166 6.475 486.300

0 0 2.596 1.018 1.495 650 674 1.002 0 1.471 632 596 1.460 0 1.437 0 707 0 0 710 0 14.448

0 0 3.586 944 1.912 812 624 1.107 0 1.381 732 611 1.469 0 1.511 0 668 0 0 706 0 16.065

2.030 3.246 6.182 1.962 3.407 1.461 1.298 2.110 2.864 2.851 1.364 1.207 2.930 2.690 2.948 3.443 1.376 893 2.305 1.417 648 48.630

0 86 0 98 151 93 186 485 0 175 73 10 181 56 38 0 42 0 0 45 0 1.719

0,0 0,0 0,0 9,6 10,1 0,0 27,6 48,4 0,0 11,9 11,6 1,7 12,4 0,0 2,6 0,0 5,9 0,0 0,0 6,3 0,0 11,9

0 79 0 107 177 92 200 447 0 302 65 16 138 75 26 0 42 0 0 54 0 1.820

0,0 0,0 0,0 11,3 9,3 11,3 32,0 40,4 0,0 21,9 8,9 2,6 9,4 0,0 1,7 0,0 6,3 0,0 0,0 7,6 0,0 11,3

119 165 841 205 328 185 386 932 544 477 138 26 319 131 64 406 84 190 1.397 99 12 7.048

5,9 5,1 13,6 10,4 9,6 12,7 29,7 44,2 19,0 16,7 10,1 2,2 10,9 4,9 2,2 11,8 6,1 21,3 60,6 7,0 1,9 14,5

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011 Keterangan: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS

TABEL 14 JUMLAH KASUS BARU HIV, AIDS, DAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL LAINNYA MENURUT JENIS KELAMIN,KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 JUMLAH KASUS BARU NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS L
3 4

HIV P
5

AIDS L+P
6

L
7

P
8

L+P
9

INFEKSI MENULAR SEKSUAL LAINNYA L P L+P


10 11 12

JUMLAH KEMATIAN AKIBAT AIDS L


13

P
14

L+P
15

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 14 0 38 10 6 4 10 0 2 0 0 0 1 8 0 0 0 0 0 93

0 0 11 0 35 10 3 1 12 3 2 0 5 0 2 3 0 0 1 0 0 88

57 0 25 0 73 20 9 5 22 3 4 0 5 0 3 11 7 0 1 0 2 247

0 0 10 0 56 0 2 10 35 7 6 1 8 1 2 8 0 0 14 0 0 160

0 0 5 0 30 0 1 4 10 1 4 1 2 1 3 0 0 3 0 0 65

8 0 15 0 86 0 3 14 45 8 10 2 10 1 3 11 1 0 17 0 0 234

0 0 183 0 283 0 40 1 0 25 0 0 118 0 0 0 0 0 0 22 0 672

0 0 998 0 916 223 105 17 0 72 59 0 112 0 0 0 0 0 0 19 0 2.521

1.511 0 1.181 0 1.199 223 145 18 0 97 59 0 0 0 0 0 0 0 0 41 0 4.474

0 0 13 0 9 0 2 3 13 7 18 0 3 0 2 0 0 0 3 0 0 73

0 0 5 0 6 0 1 1 4 1 12 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 31

1 0 18 0 15 16 3 4 17 8 30 0 3 0 2 0 1 0 4 0 0 122

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011 Ket: Jumlah kasus baru adalah seluruh kasus baru yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS

TABEL 15 PERSENTASE DONOR DARAH DI SKRINING TERHADAP HIV MENURUT JENIS KELAMIN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 DONOR DARAH SAMPEL DARAH DIPERIKSA L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
6 7 8 9 10 11

NO UNIT TRANSFUSI DARAH


1 2

JUMLAH PENDONOR L
3

P
4

L+P
5

L JUMLAH
12

%
13

POSITIF HIV P JUMLAH %


14 15

L+P JUMLAH %
16 17

1 RSUD RUTENG 2 RS. ST. RAFAEL CANCAR 3 RSUD Larantuka 4 PMI Cabang Ende 5 RSUD Bajawa 6 RSUD Atambua 7 RSUD dr. TC. Hillers 8 RSUD Soe 9 RSUD Kalabahi JUMLAH

1.748 247 415 878 1.219 1.540 0 0 532 6.579

403 2.151 87 334 110 525 372 1.250 408 1.627 686 2.226 0 1.835 0 1.002 400 932 2.466 11.882

1.748 247 0 878 1.219 1.540 0 0 532 6.164

100 100 0,0 100 100 100 0,0 0,0 100 94

403 87 0 371 408 686 0 0 400 2.355

100 2.151 100 334 0,0 0 100 1.249 100 1.627 100 2.226 0,0 2.150 0,0 71 100 932 95 10.740

100 100 0,0 100 100 100 117 7,1 100 90

0 0 0 4 8 5 0 4 4 25

0,0 0,0 0,0 0,5 0,7 0,3 0,0 0,0 1 0

0 0 0 4 0 0 0 1 0 5

0,0 0,0 0,0 1,1 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0

0 0 0 8 8 5 11 5 4 41

0,0 0,0 0,0 0,6 0,5 0,2 0,5 7,0 0,4 0

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 16 KASUS DIARE YANG DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 DIARE NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS L
3 4

JUMLAH PENDUDUK P
5

JUMLAH PERKIRAAAN KASUS L+P


6

L
JUMLAH
10

DIARE DITANGANI P
%
11

L+P
JUMLAH
14

L
7

P
8

L+P
9

JUMLAH
12

%
13

%
15

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

178.000 160.400 224.300 117.200 178.800 95.700 56.800 114.700 146.600 127.800 71.900 65.300 147.600 112.700 128.500 150.400 59.000 33.100 120.800 63.000 38.400 2.391.000

167.400 151.000 226.800 118.000 181.700 99.000 63.800 123.700 161.300 139.700 74.000 67.900 151.400 113.500 129.900 140.400 54.500 30.800 112.100 59.600 36.300 2.402.800

345.400 311.400 451.100 235.200 360.500 194.700 120.600 238.400 307.900 267.500 145.900 133.200 299.000 226.200 258.400 290.800 113.500 63.900 232.900 122.600 74.700 4.793.800

7.529 6.785 9.488 4.809 7.563 3.832 2.403 4.852 6.201 5.238 3.041 2.683 6.243 4.767 5.436 6.362 2.496 1.400 5.110 2.665 1.624 100.528

7.081 6.387 9.594 4.885 7.686 4.031 2.699 5.233 6.823 5.786 3.130 2.821 6.404 4.801 5.495 5.939 2.305 1.303 4.742 2.521 1.535 101.201

14.610 13.172 19.082 9.694 15.249 7.863 5.101 10.084 13.024 11.024 6.172 5.504 12.648 9.568 10.930 12.301 4.801 2.703 9.852 5.186 3.160 201.728

0 678 5.873 1.813 4.762 2.980 1.051 1.957 0 0 1.367 1.535 4.073 2.658 1.887 0 1.305 595 0 2.442 0 34.976

0,0 10,0 61,9 37,7 63,0 77,8 43,7 40,3 0,0 0,0 44,9 57,2 65,2 55,8 34,7 0,0 52,3 42,5 0,0 91,6 0,0 34,8

0 793 5.925 1.314 4.777 4.078 1.090 2.149 0 0 1.466 1.613 4.071 2.707 2.191 0 1.229 979 0 2.665 0 37.047

0,0 12,4 61,8 26,9 62,2 101,2 40,4 41,1 0,0 0,0 46,8 57,2 63,6 56,4 39,9 0,0 53,3 75,1 0,0 105,7 0,0 36,6

6.732 1.471 11.798 3.127 9.539 7.058 2.141 4.106 7.060 9.206 2.833 3.148 8.144 5.365 4.078 5.649 2.534 1.574 9.327 5.107 1.049 111.046

46,1 11,2 61,8 32,3 62,6 89,8 42,0 40,7 54,2 83,5 45,9 57,2 64,4 56,1 37,3 45,9 52,8 58,2 94,7 98,5 33,2 55,0

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011 Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS

TABEL 17 JUMLAH KASUS BARU KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 KABUPATEN/ KOTA
2

NO
1

PUSKES MAS
3

Pausi Basiler (PB)/ Kusta kering 15 TAHUN 0-14 TAHUN L P L+P L P L+P L
4 5 6 7 8 9 10

JUMLAH P L+P
11 12

KASUS BARU Multi Basiler (MB)/ Kusta Basah 0-14 TAHUN 15 TAHUN L P L+P L P L+P L
13 14 15 16 17 18 19

JUMLAH P L+P
20 21

PB + MB L
22

P
23

L+P
24

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 2 0 0 5

0 0 0 0 1 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 5

0 0 0 0 3 0 0 2 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 0 10

8 1 1 0 3 1 0 1 0 0 0 0 0 11 0 0 0 0 26 0 0 52

0 1 0 0 12 0 2 2 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 19 0 0 38

8 2 1 0 15 1 2 3 0 0 0 0 0 13 0 0 0 0 45 0 0 90

8 1 1 0 5 1 0 1 0 0 0 0 0 12 0 0 0 0 28 0 0 57

0 1 0 0 13 0 2 4 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 21 0 0 43

8 2 1 0 18 1 2 5 0 0 0 0 0 14 0 0 0 0 49 0 0 100

1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 5 0 0 9

1 0 0 0 3 0 0 8 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 15

2 0 0 0 3 0 0 9 1 1 0 0 0 1 0 0 0 0 7 0 0 24

20 2 5 0 17 12 7 2 3 0 0 0 1 12 0 0 0 0 33 0 0 114

18 4 1 0 12 0 11 2 4 0 0 0 0 22 0 0 0 0 31 0 0 105

38 6 6 0 29 12 18 4 7 0 0 0 1 34 0 0 0 0 64 0 0 219

21 2 5 0 17 12 7 3 4 0 0 0 1 13 0 0 0 0 38 0 0 123

19 4 1 0 15 0 11 10 4 1 0 0 0 22 0 0 0 0 33 0 0 120

40 6 6 0 32 12 18 13 8 1 0 0 1 35 0 0 0 0 71 0 0 243

29 3 6 0 22 13 7 4 4 0 0 0 1 25 0 0 0 0 66 0 0 180 7,53

19 5 1 0 28 0 13 14 4 1 0 0 0 24 0 0 0 0 54 0 0 163 6,78

48 8 7 0 50 13 20 18 8 1 0 0 1 49 0 0 0 0 120 0 0 343 7,16

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

ANGKA PENEMUAN KASUS BARU (NCDR/ NEW CASE DETECTION RATE ) PER 100.000 PENDUDUK Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 18 KASUS BARU KUSTA 0-14 TAHUN DAN CACAT TINGKAT 2 MENURUT JENIS KELAMIN,KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 KASUS BARU PENDERITA KUSTA 0-14 TAHUN L P L+P JUMLAH JUMLAH JUMLAH % % %
7 8 9 10 11 12

NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS
3

PENDERITA KUSTA L
4

L
JUMLAH
13

P
5

L+P
6

CACAT TINGKAT 2 P L+P JUMLAH JUMLAH % % %


14 15 16 17 18

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA ENDE NGADA NAGEKEO MANGGARAI MANGGARAI BARAT MANGGARAI TIMUR SUMBA BARAT DAYA SUMBA BARAT SUMBA TENGAH SUMBA TIMUR ROTE NDAO SABU RAIJUA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

29 3 6 0 22 13 7 4 4 0 0 0 1 25 0 0 0 0 66 0 0 180

19 5 1 0 28 0 13 14 4 1 0 0 0 24 0 0 0 0 54 0 0 163

48 8 7 0 50 13 20 18 8 1 0 0 1 49 0 0 0 0 120 0 0 343

1 0 0 0 2 0 0 1 1 0 0 0 0 2 0 0 0 0 7 0 0 14

3,4 0,0 0,0 0 9,1 0,0 0,0 25,0 25,0 0 0 0 0,0 8,0 0 0 0 0 10,6 0 0 7,8

1 0 0 0 4 0 0 10 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 4 0 0 20

5,3 0,0 0,0 0 14,3 0 0,0 71,4 0,0 100,0 0 0 0 0,0 0 0 0 0 7,4 0 0 12,3

2 0 0 0 6 0 0 11 1 1 0 0 0 2 0 0 0 0 11 0 0 34

4,2 0,0 0,0 0,0 12,0 0,0 0,0 61,1 12,5 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 9,2 0,0 0,0 9,9

1 0 1 0 2 0 0 0 1 0 0 0 0 1 10 0 0 0 0 0 0 1

3,4 0,0 0,0 0,0 9,1 0,0 0,0 0,0 25,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,6

0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 10 0 0 0 0 0 0 0

0,0 0,0 0,0 0,0 3,6 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

1 0 2 0 3 0 0 0 1 0 0 0 0 1 20 0 0 0 0 0 0 28

2,1 0,0 0,0 0,0 6,0 0,0 0,0 0,0 12,5 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 8,2

JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 19 JUMLAH KASUS DAN ANGKA PREVALENSI PENYAKIT KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 KASUS TERCATAT MB L P L+P
7 8 9

NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS L
3 4

PB P
5

L+P
6

L
10

JUMLAH P
11

L+P
12

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

19 2 0 0 10 0 0 3 1 0 0 0 0 2 0 0 0 0 2 0 0 39

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

59 9 0 0 18 0 6 12 12 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 116

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

78 11 0 0 28 0 6 15 13 0 0 0 0 2 0 0 0 0 2 0 0 155 0,32

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

ANGKA PREVALENSI PER 10.000 PENDUDUK Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 20 PERSENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT MENURUT JENIS KELAMIN,KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 KUSTA (PB) NO
1

KUSTA (MB) RFT PB P


%
8

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS
3

PENDERITA PB -1 L P L+P
4 5 6

L
JUMLAH
7 9

L+P
% JUMLAH
11

JUMLAH

%
12

PENDERITA MB -2 L P L+P
13 14 15

L
JUMLAH
16

RFT MB P
%
17

L+P
%
19

JUMLAH
18

JUMLAH
20

%
21

10

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 1 0 0 0 0 0 2 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 2 0 0 7

0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 3

19 2 0 0 10 0 0 3 1 0 0 0 0 2 0 0 0 0 2 0 0 39

0 1 0 0 0 0 0 2 2 0 0 0 1 1 0 0 0 0 2 0 0 9

0 0,0 0 0,0 0 0,0 0,0 100,0 200,0 0,0 0,0 0,0 0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0 0,0 128,6

0 1 0 0 0 0 0 1 2 0 0 0 2 1 0 0 0 0 0 0 0 7

0 0,0 0,0 0,0 0 0,0 0,0 0,0 0 0,0 0,0 0,0 0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 233,3

18 2 0 0 8 0 0 3 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 2 0 0 35

94,7 0,0 0 0,0 80,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 89,7

0 0 5 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 7

0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 2

59 9 0 0 18 0 6 12 12 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 116

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0,0 0,0 0,0 0,0 0 0,0 0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

0 0 0 0 0 0 0 0 9 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 9

0,0 0,0 0,0 0,0 0 0,0 0 0 0 0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 450,0

47 4 0 0 18 0 6 12 10 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 97

79,7 0,0 0 0,0 100,0 0,0 100,0 100,0 83,3 0 0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0 0,0 83,6

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011 Keterangan : Penderita PB tahun X - 1, Penderita MB tahun X - 2 X = tahun data.

TABEL 21 JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 JUMLAH KASUS PD3I TETANUS (NON NEONATORUM) L+P
10

NO KABUPATEN/KOTA

PUSKESMAS

DIFTERI JUMLAH KASUS L P L+P


4 5 6

MENINGGAL
7

PERTUSIS L
8

TETANUS NEONATORUM JUMLAH KASUS L P L+P


15 16 17

P
9

JUMLAH KASUS L P L+P


11 12 13

MENINGGAL
14

MENINGGAL
18

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAY 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)
CASE FATALITY RATE (%)

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 22 JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 JUMLAH KASUS PD3I NO KABUPATEN/KOTA PUSKESMAS L
1 2 3 4

CAMPAK JUMLAH KASUS P L+P


5 6

POLIO
MENINGGAL 7

HEPATITIS B L+P
10

L
8

P
9

L
11

P
12

L+P
13

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 9 0 2 111 0 0 0 9 99 0 0 0 0 0 0 0 4 0 0 234

0 0 2 0 3 112 0 0 0 2 98 0 0 0 0 0 0 0 6 0 0 223

169 0 11 0 5 223 0 0 32 11 197 0 0 0 0 309 0 0 10 0 0 967

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0,1

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)
CASE FATALITY RATE (%)

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 23 JUMLAH KASUS DBD MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS L
3 4

JUMLAH KASUS P
5

MENINGGAL L
7

CFR (%) L+P


9

L+P
6

P
8

L
10

P
11

L+P
12

1 KOTA KUPANG 10 2 KUPANG 24 3 TTS 28 4 TTU 26 5 BELU 28 6 ALOR 22 7 LEMBATA 9 8 FLORES TIMUR 20 9 SIKKA 23 10 ENDE 23 11 NGADA 10 12 NAGEKEO 7 13 MANGGARAI 17 14 MANGGARAI BARAT 12 15 MANGGARAI TIMUR 20 16 SUMBA BARAT DAYA 10 17 SUMBA BARAT 7 18 SUMBA TENGAH 6 19 SUMBA TIMUR 20 20 ROTE NDAO 13 21 SABU RAIJUA 6 JUMLAH (KAB/KOTA) 341 INCIDENCE RATE PER 100.000 PENDUDUK

0 0 0 0 6 0 0 0 31 27 1 1 0 0 0 29 0 0 0 0 0 95 4,0

0 0 1 0 2 0 0 1 26 11 0 4 0 0 0 23 0 0 0 0 0 68 2,8

251 10 1 0 8 0 0 1 57 38 1 5 0 0 0 52 0 0 0 0 0 424 8,8

0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1

0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1

6 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 8

0 0 0 0 0 0 0 0 0 3,7 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3,7

0 0 0 0 0 0 0 0 3,8 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3,8

2,4 0 0 0 0 0 0 0 1,8 2,6 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 6,8

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011 Ket: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS

TABEL 24 KESAKITAN DAN KEMATIAN AKIBAT MALARIA MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN / KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 MALARIA NO KABUPATEN/KOTA PUSKESMAS TANPA PEMERIKSAAN SEDIAAN DARAH L
1 2 3 4

P
5

L+P
6

PENDERITA DENGAN PEMERIKSAAN SEDIAAN DARAH (MIKROSKOPIS) L P L+P


7 8 9

HASIL POSITIF YANG DIPERIKSA SD L 571 1.510 5.586 753 4.813 1.682 8.667 1.378 8.354 3.508 997 2.223 259 1.263 419 3.986 1.089 2.609 2.584 1.058 1.544 54.853 22,9 P 406 1.350 5.724 662 4.998 1.735 11.596 1.800 10.863 4.924 1.251 2.500 238 1.583 388 4.845 1.176 2.862 2.559 914 1.267 63.641 26,5 L+P 977 2.860 11.310 1.415 9.811 3.417 20.263 3.178 19.217 8.432 2.248 4.723 497 2.846 807 8.831 2.265 5.471 5.143 1.972 2.811 118.494 24,7
L
10

MENINGGAL
P
11

CFR
L+P
12

L
13

P
14

L+P
15

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

165 4.458 7.031 22 829 2.385 5.496 274 16.437 12.354 4.624 7.849 2.508 1.902 907 16.360 1.750 6.774 3.806 1.244 2.200 99.375

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0,0

6.391 4.744 16.274 14.886 58.131 5.072 35.050 10.186 50.084 32.366 12.257 13.985 14.592 10.286 2.600 24.018 13.228 21.546 11.610 5.727 2.461 365.494 76,2

0 0 0 0 2 0 2 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 7

0 0 0 0 3 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 7

0 0 26 0 5 0 3 2 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 3 0 40

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0,0 0,0 0,1 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,01 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

ANGKA KESAKITAN (API) PER 1.000 PENDUDUK Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 25 PENDERITA FILARIASIS DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 PENDERITA FILARIASIS NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS L
3 4

KASUS BARU DITEMUKAN P


5

JUMLAH SELURUH KASUS L+P


6

L
7

P
8

L+P
9

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 0 0 1 0 0 0 0 8 0 0 0 2 0 5 0 0 0 7 0 23

0 0 0 0 0 0 0 0 0 8 0 0 1 0 0 4 0 0 0 6 0 19

0 0 0 0 1 0 0 0 0 16 0 0 1 2 0 9 0 0 0 13 0 42

0 0 0 0 19 0 0 0 0 83 0 8 0 0 0 5 0 0 0 13 0 128 5

0 0 0 0 5 0 0 0 0 69 0 18 1 0 0 4 0 0 0 12 0 109 5

0 0 0 0 24 0 0 0 4.431 152 0 26 1 0 0 9 0 16 0 25 0 4.684 98

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

ANGKA KESAKITAN PER 100.000 PENDUDUK (KAB/KOTA) Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 26 BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 JUMLAH LAHIR HIDUP L
1 2 3 4

NO

KABUPATEN/KOTA

PUSKESMAS

L
JUMLAH 7

BAYI BARU LAHIR DITIMBANG P L+P %


8 JUMLAH 9

L %
12 JUMLAH 13

BBLR P %
14 JUMLAH 15

L+P %
16 JUMLAH 17

P
5

L+P
6

%
10

JUMLAH 11

%
18

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 4.408 2.865 4.030 1.493 1.291 2.401 0 0 1.508 1.381 3.200 2.270 2.581 0 1.213 0 2.558 1.277 0 32.476

0 0 3.539 2.579 3.700 2.223 1.172 2.144 0 0 1.418 1.275 2.855 2.201 2.499 0 1.210 0 2.354 1.227 0 30.396

6.904 6.631 7.947 5.444 7.730 3.716 2.463 4.545 6.202 5.533 2.926 2.656 6.055 4.471 5.080 5.286 2.423 1.181 4.912 2.504 1.056 95.665

0 1.449 0 2.783 4.030 1.428 1.236 2.391 0 0 98 1.291 3.200 0 1.868 1.449 1.213 0 2.336 1.211 0 25.983

0,0 0,0 0,0 97,1 100,0 95,6 95,7 99,6 0,0 0,0 6,5 93,5 100,0 0,0 72,4 0,0 100,0 0,0 91,3 94,8 0,0 80,0

0 1.242 0 2.531 3.698 1.846 1.152 2.132 0 0 96 1.102 2.855 0 1.834 1.242 1.210 0 1.978 116 0 23.034

0,0 0,0 0,0 98,1 99,9 83,0 98,3 99,4 0,0 0,0 6,8 86,4 100,0 0,0 73,4 0,0 100,0 0,0 84,0 9,5 0,0 75,8

3.689 2.691 6.301 5.314 7.728 3.274 2.388 4.523 6.121 5.441 194 2.393 6.055 0 3.702 2.691 2.423 1.168 4.314 1.327 919 72.656

53,4 40,6 79,3 97,6 100,0 88,1 97,0 99,5 98,7 98,34 6,6 90,1 100,0 0,0 72,9 50,9 100,0 98,9 87,8 53,0 87,0 75,9

0 0 123 147 180 6 47 146 0 0 110 64 76 51 28 0 50 0 121 46 0 1.195

0,0 0,0 0,0 5,3 4,5 0,4 3,8 6,1 0,0 0,0 112,2 5,0 2,4 0,0 1,5 0,0 4,1 0,0 5,2 3,8 0,0 4,6

0 0 147 159 173 8 68 105 0 0 111 72 52 57 21 0 44 0 99 57 0 1.173

0,0 0,0 0,0 6,3 4,7 0,4 5,9 4,9 0,0 0,0 115,6 6,5 1,8 0,0 1,1 0,0 3,6 0,0 5,0 49,1 0,0 5,1

326 19 270 306 353 14 115 251 482 132 221 136 128 108 49 125 94 24 220 103 8 3.484

8,8 0,7 4,3 5,8 4,6 0,4 4,8 5,5 7,9 2,4 113,9 5,7 2,1 0,0 1,3 4,6 3,9 2,1 5,1 7,8 0,9 4,8

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 27 STATUS GIZI BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 BALITA NO KABUPATEN/KOTA PUSKE S MAS
3

BALITA DITIMBANG L L P
5

GIZI LEBIH P
JUMLAH %
9 10 8 11

GIZI BAIK L+P


JUMLAH %
12 13

GIZI KURANG L+P L


%
18

GIZI BURUK L+P L


%
24

L
JUMLAH %
14 15

P
JUMLAH %
16 17

P
JUMLAH %
21 22 20 23

P
%
26

L+P
%
28

L+P
6

JUMLAH %
7

JUMLAH

JUMLAH %
19

JUMLAH

JUMLAH
25

JUMLAH
27

JUMLAH
29

%
30

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 19.302 8.729 8.515 4.122 3.721 8.245 0 0 4.618 4.350 11.717 7.388 12.069 0 5.930 0 0 4.210 0 102.916

0 0 25.128 11.023 20.287 8.463 5.250 8.287 0 0 5.562 5.056 12.972 14.835 16.839 0 5.240 0 0 6.529 0

11.257 28.249 44.430 19.752 28.802 12.585 8.971 16.532 22.379 17.692 10.180 9.406 24.689 22.223 28.908 16.547 11.170 3.726 17.075 10.739 4.364

0 0 0 1 4 216 16 16 0 0 0 0 0 0 30 0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 5,2 0,4 0,2 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,2 0,0

0 0 0 5 1 285 19 18 0 0 0 0 0 0 22 0

0,0

4.198 37,3

0 0

0,0 0,0

0 0 20.796 9.423 12.446 6.408 3.424 8.052 0 0 4.410 4.049 11.698 6.578 12.786 0 4.094 0 0 4.143 0

0,0 0,0 82,8 85,5 61,3 75,7 65,2 97,2 0,0 0,0 79,3 80,1 90,2 44,3 75,9 0,0 78,1 0,0 0,0 63,5 0,0

6.008 10.779 40.098 16.711 20.957 10.314 6.930 15.655 16.159 15.599 9.028 8.399 23.415 13.966 24.825 6.435 8.319 1.200 7.435 8.285 3.082

53,4 38,2 90,2 84,6 72,8 82,0 77,2 94,7 72,2 88,2 88,7 89,3 94,8 62,8 85,9 38,9 74,5 32,2 43,5 77,1 70,6 74,0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

986 4.473 3.880 2.947 7.765 1.325 1.823 773 1.647 899 42 399 604 3.765 1.275 1.804 726 197 584 654 947 37.515

8,8 15,8 8,7 14,9 27,0 10,5 20,3 4,7 7,4 5,1 0,4 4,2 2,4 16,9 4,4 10,9 6,5 5,3 3,4 6,1 21,7 10,1

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

65 997 452 88 80 445 218 104 120 203 16 10 71 246 183 239 149 151 257 132 335 4.561

0,6 3,5 1,0 0,4 0,3 3,5 2,4 0,6 0,5 1,1 0,2 0,1 0,3 1,1 0,6 1,4 1,3 4,1 1,5 1,2 7,7 1,2

0,0 12.000 42,5 0,0 0,0 0,0 3,4 0,4 0,2 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,1 0,0 0 6 5 501 35 34 0,0 0,0 0,0 4,0 0,4 0,2

19.302 100,0 8.728 100,0 8.511 100,0 3.906 3.705 8.229 0 0 94,8 99,6 99,8 0,0 0,0

4.453 19,9 991 5,6

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

1.094 10,7 598 599 6,4 2,4

4.618 100,0 4.350 100,0 11.717 100,0 7.388 100,0 12.039 0 4.225 0 0 4.142 0 99,8 0,0 71,2 0,0 0,0 98,4 0,0

4.246 19,1 2.625 9,1

8.069 48,8 1.976 17,7 2.178 58,5 8.799 51,5 1.668 15,5 0 0,0

1.705 28,8 0 0 68 0 2.056 0,0 0,0 1,6 0,0 2,0

1.502 28,7 0 0 54 0 1.906 0,0 0,0 0,8 0,0

145.471 369.676

1,3 54.075 14,6 100.860

98,0 108.307

74,5 273.599

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 28 CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL, PERSALINAN DITOLONG TENAGA KESEHATAN, DAN PELAYANAN KESEHATAN IBU NIFAS MENURUT KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 IBU HAMIL NO
1

KABUPATEN/KOTA PUSKESMAS
2 3

JUMLAH
4

K1
5

%
6

K4
7

%
8

IBU BERSALIN DITOLON JUMLAH G NAKES


9 10

%
11

IBU NIFAS MENDAPAT JUMLAH YANKES


12 13

%
14

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

8.514 9.308 7.909 8.392 12.157 10.362 6.306 6.338 8.917 9.715 4.459 5.247 2.803 3.250 5.270 6.424 6.796 8.297 6.433 7.209 3.445 3.932 3.118 3.589 7.585 8.058 5.042 6.096 6.290 6.963 7.360 7.837 2.630 3.058 1.772 1.722 5.942 6.276 3.053 3.304 2.061 2.013 129.185 116.067

91,5 94,2 85,2 99,5 91,8 85,0 86,2 82,0 81,9 89,2 87,6 86,9 94,1 82,7 90,3 93,9 86,0 102,9 94,7 92,4 102,4 89,8

5.611 7.051 8.615 4.364 6.288 3.981 2.486 4.331 5.257 4.673 2.250 1.166 5.432 4.600 4.591 3.458 1.985 1.080 3.734 2.579 1.395 84.927

60,3 8.885 84,0 8.010 70,9 11.604 68,9 6.050 64,7 9.273 75,9 5.008 76,5 3.102 67,4 6.132 63,4 7.920 64,8 6.881 57,2 3.753 32,5 3.426 67,4 7.691 75,5 5.818 65,9 6.647 44,1 7.480 64,9 2.919 62,7 1.643 59,5 5.991 78,1 3.153 69,3 1.921 65,7 123.307

6.806 5.975 6.323 5.167 7.468 3.127 2.399 4.197 5.873 5.352 2.762 2.399 5.034 3.674 3.619 3.506 2.470 952 4.045 2.064 1.047 84.259

76,6 8.885 74,6 8.010 54,5 11.604 85,4 6.050 80,5 9.273 62,4 5.008 77,3 3.102 68,4 6.132 74,2 7.920 77,8 6.881 73,6 3.753 70,0 3.426 65,5 7.691 63,1 5.818 54,4 6.647 46,9 7.480 84,6 2.919 57,9 1.643 67,5 5.991 65,5 3.153 54,5 1.921 68,3 123.307

6.299 2.560 5.656 5.164 7.375 3.127 2.429 4.136 5.210 4.377 2.256 2.677 6.090 4.036 5.090 4.119 2.402 1.114 4.607 2.259 770 81.753

70,9 32,0 48,7 85,4 79,5 62,4 78,3 67,4 65,8 63,6 60,1 78,1 79,2 69,4 76,6 55,1 82,3 67,8 76,9 71,6 40,1 66,3

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 29 PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA IBU HAMIL MENURUT KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA IBU HAMIL TT-1
JUMLAH
1 2 3 4 5

NO

KABUPATEN/KOTA PUSKESMAS

JUMLAH IBU HAMIL

TT-2 %
6

TT-3 %
8

TT-4 %
10

TT-5 %
12

TT2+ %
14

JUMLAH
7

JUMLAH
9

JUMLAH
11

JUMLAH
13

JUMLAH
15

%
16

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

9.308 8.392 12.157 6.338 9.715 5.247 3.250 6.424 8.297 7.209 3.932 3.589 8.058 6.096 6.963 7.649 3.058 1.722 6.276 3.304 2.013 128.997

4.370 3.353 2.887 1.534 2.685 2.327 900 2.266 359 4.033 674 1.713 4.253 580 3.157 3.434 1.001 720 3.760 1.388 876 46.270

46,9 40,0 23,7 24,2 27,6 44,3 27,7 35,3 4,3 55,9 17,1 47,7 52,8 9,5 45,3 44,9 32,7 41,8 59,9 42,0 43,5 35,9

3.777 2.477 2.603 920 2.354 2.243 647 1.808 362 3.531 818 1.493 3.616 497 2.079 2.717 771 416 2.739 1.069 757 37.694

40,6 29,5 21,4 14,5 24,2 42,7 19,9 28,1 4,4 49,0 20,8 41,6 44,9 8,2 29,9 35,5 25,2 24,2 43,6 32,4 37,6 29,2

2.644 0 1.551 965 1.659 0 517 1.058 1.240 1.142 681 371 1.290 1.044 1.382 1.698 656 0 0 538 0 18.436

28,4 0,0 12,8 15,2 17,1 0,0 15,9 16,5 14,9 15,8 17,3 10,3 16,0 17,1 19,8 22,2 21,5 0,0 0,0 16,3 0,0 14,3

1.959 0 1.297 670 1.126 0 316 703 810 365 491 301 677 685 1.080 1.230 398 0 0 539 0 12.647

21,0 0,0 10,7 10,6 11,6 0,0 9,7 10,9 9,8 5,1 12,5 8,4 8,4 11,2 15,5 16,1 13,0 0,0 0,0 16,3 0,0 9,8

1.763 582 1.443 773 930 592 325 1.211 178 666 1.778 209 622 426 1.169 1.146 388 31 1.232 234 258 15.956

18,9 6,9 11,9 12,2 9,6 11,3 10,0 18,9 2,1 9,2 45,2 5,8 7,7 7,0 16,8 15,0 12,7 1,8 19,6 7,1 12,8 12,4

10.143 3.059 6.894 3.328 6.069 2.835 1.805 4.780 2.590 5.704 3.768 2.374 6.205 2.652 5.710 6.791 2.213 447 3.971 2.380 1.015 84.733

109,0 36,5 56,7 52,5 62,5 54,0 55,5 74,4 31,2 79,1 95,8 66,1 77,0 43,5 82,0 88,8 72,4 26,0 63,3 72,0 50,4 65,7

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 30 JUMLAH IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET FE1 DAN FE3 MENURUT KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 NO
1

KABUPATEN
2

PUSKESMAS
3

JUMLAH IBU HAMIL


4

FE1 (30 TABLET) JUMLAH


5

FE3 (90 TABLET) JUMLAH


7

%
6

%
8

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

9.308 8.392 12.157 6.338 9.715 5.247 3.250 6.424 8.297 7.209 3.932 3.589 8.058 6.096 6.963 7.837 3.058 1.722 6.276 3.304 2.013 129.185

6.490 7.008 8.689 6.248 8.085 3.662 2.803 5.251 6.796 5.465 2.646 2.276 5.670 4.891 4.369 2.878 2.579 1.679 5.660 2.687 1.686 97.518

69,72 83,51 71,47 98,58 83,22 69,79 86,25 81,74 81,91 75,81 67,29 63,42 70,36 80,23 62,75 36,72 84,34 97,50 90,18 81,33 83,76 75,49

5.756 6.419 8.976 5.103 6.535 3.989 2.461 4.355 5.257 4.642 2.142 2.026 6.101 5.288 3.001 1.377 1.963 1.078 4.508 2.387 1.606 84.970

61,84 76,49 73,83 80,51 67,27 76,02 75,72 67,79 63,36 64,39 54,48 56,45 75,71 86,75 43,10 17,57 64,19 62,60 71,83 72,25 79,78 65,77

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 31 JUMLAH DAN PERSENTASE IBU HAMIL DAN NEONATAL RISIKO TINGGI/KOMPLIKASI DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011
BUMIL NEONATAL RISTI/KOMPLIKASI DITANGANI

NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS
3

JUMLAH BUMIL RISTI/ RISTI/KOMPLIKASI DITANGANI IBU HAMIL KOMPLIKASI %


4 5 6 7

JUMLAH LAHIR HIDUP L


8

PERKIRAAN NEONATAL RISTI/KOMPLIKASI L


11

L
14

P %
15

L+P %
17

P
9

L+P
10

P
12

L+P
13

16

18

%
19

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

9.308 8.392 12.157 6.338 9.715 5.247 3.250 6.424 8.297 7.209 3.932 3.589 8.058 7.837 6.963 7.837 3.058 1.722 6.276 3.304 2.013 130.926

1.862 1.678 2.431 1.268 1.943 1.049 650 1.285 1.659 1.442 786 718 1.612 1.567 1.393 1.567 612 344 1.255 661 403 26.185

731 577 1895 360 1449 225 500 759 1012 716 602 412 1270 658 875 217 466 65 553 99 150 13.591

39,3 34,4 77,9 28,4 74,6 21,4 76,9 59,1 61,0 49,7 76,6 57,4 78,8 42,0 62,8 13,8 76,2 18,9 44,1 15,0 37,3 51,9

0 0 4.408 2.865 4.030 1.493 1.291 2.401 0 0 1.508 1.381 3.200 2.270 2.581 0 1.213 0 2.558 1.277 0 32.476

0 0 3.539 2.579 3.671 2.223 1.172 2.144 0 0 1.418 1.275 2.855 2.201 2.499 0 1.210 0 2.354 1.227 0 30.367

6.904 6.726 7.947 5.444 7.701 3.716 2.463 4.545 6.121 5.442 2.926 2.656 6.055 4.471 5.080 5.226 2.423 229 4.912 2.504 919 94.410

0 0 661 430 605 224 194 360 0 455 226 207 480 341 387 0 182 0 384 192 0 5.326

0 0 531 387 551 333 176 322 0 503 213 191 428 330 375 0 182 0 353 184 0 5.058

1.036 1.009 1.192 817 1.155 557 369 682 516 958 439 398 908 671 762 1.042 363 34 737 376 12 14.033

0 0 0 57 317 40 36 173 0 0 167 13 120 0 15 0 38 0 0 68 0 1.044

0,0 0,0 0,0 13,3 52,4 17,9 18,6 48,0 0,0 0,0 73,8 6,3 25,0 0,0 3,9 0,0 20,9 0,0 0,0 35,5 0,0 19,6

0 0 0 116 330 130 29 159 0 0 137 13 116 0 51 0 34 0 0 66 0 1.181

0,0 0,0 0,0 30,0 59,9 39,0 16,5 49,4 0,0 0,0 64,4 6,8 27,1 0,0 13,6 0,0 18,7 0,0 0,0 35,9 0,0 23,3

242 31 1.421 173 647 170 65 332 434 375 304 26 236 168 66 130 137 26 197 17 12 5.209

23,4 3,1 119,2 21,2 56,0 30,5 17,6 48,7 84,1 39,1 69,3 6,5 26,0 25,1 8,7 12,5 37,7 76,5 26,7 4,5 100,0 37,1

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 32 CAKUPAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA BAYI, ANAK BALITA, DAN IBU NIFAS MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KO PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 BAYI BAYI 6-11 BULAN MENDAPAT VIT A L P L+P % % %
7 8 9 10 11 12

NO KABUPATEN/KOTA
1 2

PUSKES MAS L
3 4

JUMLAH P
5

JUMLAH L
13

L+P
6

P
14

L+P
15

ANAK BALITA (1-4 TAHUN) MENDAPAT VIT A 2X L P L+P % % %


16 17 18 19 20 21

JUMLAH
22

IBU NIFAS MENDAPAT VIT A %


23 24

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

7.815 7.896 12.264 6.888 9.984 6.024 3.204 6.000 7.428 6.252 3.660 3.360 8.916 6.636 9.288 8.556 3.780 2.484 5.544 2.928 2.122 131.029

0 0 0 1.283 0 0 492 1.274 0 0 752 704 1.740 478 3.339 0 766 0 0 835 0 #####

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

0 0 0 1.271 0 0 434 1.153 0 0 734 643 1.745 478 3.582 0 527 0 0 871 0 #####

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

7.022 3.345 3.660 2.554 3.569 2.547 926 2.427 2.769 2.436 1.486 1.347 3.485 956 6.921 6.954 1.293 837 4.515 1.706 895

89,9 42,4 29,8 37,1 35,7 42,3 28,9 40,5 37,3 39,0 40,6 40,1 39,1 14,4 74,5 81,3 34,2 33,7 81,4 58,3 42,2 47,1

17.800 19.700 29.900 14.600 21.800 13.100 7.400 13.200 17.000 14.700 8.900 8.100 19.100 15.500 16.400 23.900 8.300 4.800 16.100 8.400 5.500 ######

16.700 18.600 29.100 13.800 20.900 12.300 6.900 12.200 15.800 30.400 8.400 7.600 18.100 15.200 15.700 22.300 7.800 4.700 15.000 8.100 5.200 ######

34.500 38.300 59.000 24.612 42.700 25.400 14.300 25.400 32.800 45.100 17.300 15.700 37.200 30.700 32.100 46.200 16.100 9.500 31.100 16.500 10.700 605.212

0 0 0 8.995 0 0 4.507 8.441 0 0 5.496 4.904 12.109 8.994 16.971 0 4.296 0 0 5.280 0 79.993

0,0 0,0 0,0 61,61 0,0 0,0 60,91 63,95 0,0 0,0 61,75 60,54 63,4 58,03 103,5 0,0 51,76 0,0 0,0 62,86 0,0 26,3

0 0 0 9.762 0 0 4.395 8.410 0 0 5.264 4.701 12.079 9.130 17.264 0 3.199 0 0 5.416 0 79.620

0,0 0,0 0,0 70,74 0,0 0,0 63,7 68,93 0,0 0,0 62,67 61,86 66,73 60,07 110 0,0 41,01 0,0 0,0 66,86 0,0

12.629 36,606 25.104 65,546 31.685 53,703 18.757 76,211 26.617 62,335 11.482 45,205 8.902 62,252 16.851 66,343 20.314 61,933 17.442 38,674 10.760 62,197 9.605 61,178 24.188 65,022 18.124 59,036 34.235 106,65 1.842 3,987

8.885 8.010 11.604 6.050 9.273 5.008 3.102 6.132 7.920 6.881 3.753 3.426 7.691 5.818 6.647 7.480 2.919 1.643 5.991 3.153 1.921

5.300 59,651 5.987 74,744 6.871 59,212 5.320 87,934 7.390 79,694 2.573 51,378 2.500 80,593 4.381 71,445 6.049 76,376 4.492 65,281 2.777 73,994 2.569 74,985 4.957 64,452 4.105 70,557 5.068 76,245 4.740 63,369 1.963 67,249 1.040 63,299 4.436 74,044 2.068 65,588 1.047 54,503

7.495 46,553 3.869 4147

15.238 48,997 10.696 64,824 3.931 36,738

0,0 61.650

26,12 329.766 54,488

###### 85.633 69,447

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 33 PROPORSI PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KONTRASEPSI, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 PESERTA KB AKTIF NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKES MAS
3

MKJP
IUD
4

NON MKJP
IM PLAN
10

%
5

MOP
6

%
7

MOW
8

%
9

%
11

JUMLAH
12

%
13

SUNTIK
14

%
15

PIL
16

%
17

KON DOM 18

%
19

OBAT % VAGINA
20 21

LAIN NYA
22

%
23

JUMLAH
24

%
25

MKJP + NON MKJP


26

% MKJP + NON MKJP


27

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA ENDE NGADA NAGEKEO MANGGARAI MANGGARAI BARAT MANGGARAI TIMUR SUMBA BARAT DAYA SUMBA BARAT SUMBA TENGAH SUMBA TIMUR ROTE NDAO SABU RAIJUA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

21.168 0 743 680 542 50 481 1.170 3.100 6.476 2.618 773 7.429 655 3.968 2.917 64 74 0 28 0 52.936

19,5 0 0,0 0 2,0 1.388 3,7 15 1,7 685 0,3 0 4,7 83 4,2 246 10,0 55 18,9 258 19,4 33 14,4 22 21,6 25 7,1 0 15,8 39 11,0 256 1,7 7 4,5 0 0,0 0 0,3 1 0,0 0 11,8 3.113

0,0 0,0 3,7 0,1 2,1 0,0 0,8 0,9 0,2 0,8 0,2 0,4 0,1 0,0 0,2 1,0 0,2 0,0 0,0 0,0 0,0

8.483 0 359 245 1.156 0 434 1.595 1.584 325 1.110 540 1.240 104 199 2.151 311 214 0 248 0

7,8 0,0 1,0 1,3 3,6 0,0 4,2 5,7 5,1 0,9 8,2 10,0 3,6 1,1 0,8 8,1 8,3 12,9 0,0 2,3 0,0

9.285 0 4.988 1.457 1.449 50 1.369 4.008 2.804 2.446 2.352 927 635 698 1.083 5.480 1.014 349 0 989 0

8,5 38.936 0,0 0 13,4 7.478 8,0 2.397 4,5 3.832 0,3 100 13,3 2.367 14,2 7.019 9,1 7.543 7,1 9.505 17,4 6.113 17,2 2.262 1,8 9.329 7,6 1.457 4,3 5.289 20,7 10.804 27,2 1.396 21,1 637 0,0 0 9,1 1.266 0,0 0 9,2 117.730

35,8 0,0 20,2 13,2 11,9 0,7 23,1 24,9 24,4 27,7 45,4 42,0 27,1 15,8 21,0 40,8 37,5 38,5 0,0 11,7 0,0

50.340 0 23.408 14.062 26.401 10.279 4.945 14.034 17.699 17.071 5.395 2.004 15.131 5.575 12.942 11.291 1.570 483 0 7.652 2.726

46,3 0,0 63,1 77,2 82,0 69,1 48,2 49,8 57,3 49,7 40,0 37,2 44,0 60,6 51,5 42,7 42,1 29,2 0,0 70,5 60,0

15.841 0 5.650 1.720 1.756 3.802 2.303 6.506 4.423 5.782 1.568 640 9.784 2.111 6.797 3.799 610 366 0 1.784 1.742

14,6 0,0 15,2 9,4 5,5 25,6 22,5 23,1 14,3 16,8 11,6 11,9 28,5 22,9 27,0 14,4 16,4 22,1 0,0 16,4 38,3

3.577 0 561 29 191 686 643 611 1.198 1.971 403 479 139 20 122 559 108 80 0 156 75

3,3 0,0 1,5 0,2 0,6 4,6 6,3 2,2 3,9 5,7 3,0 8,9 0,4 0,2 0,5 2,1 2,9 4,8 0,0 1,4 1,7 2,6

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 20 80 0 0 0 100

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,5 4,8 0,0 0,0 0,0 0,0

31 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 36 0 0 22 10 0 0 0 99

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,4 0,0 0,0 0,6 0,6 0,0 0,0 0,0

69.789 0 29.619 15.811 28.348 14.767 7.891 21.151 23.320 24.824 7.366 3.123 25.054 7.742 19.861 15.649 2.330 1.019 0 9.592 4.543

64,2 108.725 0,0 31.930 79,8 37.097 86,8 18.208 88,1 32.180 99,3 14.867 76,9 10.258 75,1 28.170 75,6 30.863 72,3 34.329 54,6 13.479 58,0 5.385 72,9 34.383 84,2 9.199 79,0 25.150 59,2 26.453 62,5 3.726 61,5 1.656 0,0 19.127 88,3 10.858 100,0 4.543 73,8 449.529

100,0 0,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 0,0 100,0 100,0 100,0

JUMLAH (KAB/KOTA)

0,7 20.298

4,5 41.383

26,2 243.008

54,1 76.984

17,1 11.608

0,0 331.799

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011 Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang

TABEL 34 PROPORSI PESERTA KB BARU MENURUT JENIS KONTRASEPSI, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 PESERTA KB BARU MKJP
IUD
4

NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKE S MAS
3

NON MKJP
IMPLAN
10

%
5

MOP
6

%
7

MOW
8

%
9

%
11

JUMLAH
12

%
13

SUNTIK
14

%
15

PIL
16

%
17

KON DOM 18

%
19

OBAT VAGINA
20

%
21

LAIN NYA
22

%
23

JUMLAH
24

%
25

% MKJP + MKJP NON MKJP + NON MKJP


26 27

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

264 0 86 195 208 25 43 163 666 2.609 199 224 1.324 36 974 1.014 60 42 0 17 0 8.149

12,2 0,0 1,4 4,6 3,1 1,3 2,4 5,3 12,1 18,4 8,4 10,1 22,7 2,3 18,0 12,9 1,7 9,0 0,0 0,4 0,0 6,5

0 0 79 2 322 65 36 31 0 19 1 3 0 0 0 0 1 0 0 0 0 559

0,0 0,0 1,3 0,0 4,7 3,3 2,0 1,0 0,0 0,1 0,0 0,1 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

82 0 56 14 360 64 19 147 207 24 30

3,8 0,0 0,9 0,3 5,3 3,3 1,1 4,8 3,8 0,2 1,3

207 518 1.220 723 334 161 380 498 610 1.312 388 600 203 449 521 2.531 1.004 182 0 522 62

9,5 1,3 20,0 16,9 4,9 8,3 21,1 16,1 11,1 9,3 16,3 27,2 3,5 29,1 9,6 32,3 27,8 39,1 0,0 12,8 1,3

553 518 1.441 934 1.224 315 478 839 1.483 3.964 618 1.073 1.722 563 1.507 4.266 1.368 350 0 741 62

25,5 1,3 23,6 21,8 18,0 16,2 26,5 27,2 26,9 28,0 26,0 48,6 29,5 36,5 27,8 54,4 37,9 75,3 0,0 18,2 1,3 19,3

1.204 27.790 4.153 2.848 5.187 1.414 695 1.620 3.126 5.817 1.309 622 2.995 250 2.620 3.017 1.556 0 0 2.588 2.726 71.537

55,5

245

11,3 29,6 7,9 10,6 4,8 8,6 23,7 16,3 11,3

155 338 25 42 80 48 203 125 288

7,1 0,8 0,4 1,0 1,2 2,5 11,3 4,0 5,2 7,3 5,3 12,4 1,5 0,8 1,4 1,4 2,5 9,2 0,0 2,2 1,4 2,7

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 0 0 0 0 0 0 4

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,1 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

14 0 0 0 0 0 0 0 0 32 0 0 0 4 0 0 0 10 0 0 0 60

0,6 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,2 0,0 0,0 0,0 0,3 0,0 0,0 0,0 2,2 0,0 0,0 0,0

1.618 40.154 4.658 3.342 5.592 1.630 1.325 2.250 4.037 10.207 1.759 1.134 4.110 980 3.914 3.580 2.240 115 0 3.336 4.613

74,5 98,7 76,4 78,2 82,0 83,8 73,5 72,8 73,1 72,0 74,0 51,4 70,5 63,5 72,2 45,6 62,1 24,7 0,0 81,8 98,7 80,7

2.171 40.672 6.099 4.276 6.816 1.945 1.803 3.089 5.520 14.171 2.377 2.207 5.832 1.543 5.421 7.846 3.608 465 0 4.077 4.675 124.613

100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 0,0 100,0 100,0 100,0

68,3 12.026 68,1 66,6 76,1 72,7 38,5 52,4 56,6 41,0 55,1 28,2 51,4 16,2 48,3 38,5 43,1 0,0 0,0 63,5 58,3 480 452 325 168 427 505 623 3.326 324 239 1.026 713 1.214 450 594 62 0 657 1.822

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

23,5 1.032 13,6 10,8 17,6 46,2 22,4 5,7 16,5 13,3 0,0 16,1 39,0 126 273 89 13 76 113 90 43 0 91 65

246 11,1 195 78 12 721 303 3,3 5,1 0,2 9,2 8,4

126 27,1 0 202 0 0,0 5,0 0,0

0,4 2.886

2,3 12.425

10,0 24.019

57,4 25.678

20,6 3.315

0,0 100.594

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011 Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang

TABEL 35 JUMLAH PESERTA KB BARU DAN KB AKTIF MENURUT KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 PESERTA KB BARU JUMLAH
5

NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS
3

JUMLAH PUS
4

PESERTA KB AKTIF JUMLAH


7

%
6

%
8

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

35.384 56.544 69.489 28.986 45.646 37.254 14.127 43.902 44.413 41.697 21.564 22.635 47.816 41.160 39.891 52.792 18.875 12.932 32.327 17.969 17.088 742.491

2.171 40.672 6.099 4.276 6.816 1.945 1.803 3.089 5.520 14.171 2.377 2.207 5.832 1.543 5.421 7.846 3.608 465 0 4.077 4.675 124.613

6,1 71,9 8,8 14,8 14,9 5,2 12,8 7,0 12,4 34,0 11,0 9,8 12,2 3,7 13,6 14,9 19,1 3,6 0,0 22,7 27,4 16,8

108.225 31.930 37.097 18.208 32.180 14.867 10.258 28.170 30.863 34.329 13.479 5.385 34.383 9.199 25.150 26.453 3.726 1.656 19.127 10.858 4.543 500.086

305,9 56,5 53,4 62,8 70,5 39,9 72,6 64,2 69,5 82,3 62,5 23,8 71,9 22,3 63,0 50,1 19,7 12,8 59,2 60,4 26,6 67,4

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 36 CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATUS MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 KUNJUNGAN NEONATUS 1 KALI (KN1) L
JUMLAH 7

NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS
3

JUMLAH BAYI LAHIR HIDUP L


4

KUNJUNGAN NEONATUS 2 KALI (KN LENGKAP) L %


12 JUMLAH 13

P %
8 JUMLAH 9

L+P %
10 JUMLAH 11

P %
14 JUMLAH 15

L+P %
16 JUMLAH 17

P
5

L +P
6

%
18

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 4.408 2.865 4.030 1.493 1.291 2.401 0 0 1.508 1.381 3.200 2.270 2.581 0 1.213 0 2.558 1.277 0 32.476

0 0 3.539 2.579 3.671 2.223 1.172 2.144 0 0 1.418 1.275 2.855 2.201 2.499 0 1.210 0 2.354 1.227 0 30.367

6.904 6.726 7.947 5.444 7.701 3.716 2.463 4.545 6.121 5.442 2.926 2.656 6.055 4.471 5.080 5.226 2.423 1.168 4.912 2.504 919 95.349

0 0 4.070 2.785 4.029 1.298 1.285 2.349 0 0 1.506 1.377 3.200 2.253 2.395 0 1.213 0 0 1.151 0 28.911

0,0 0,0 92,3 97,2 100,0 86,9 99,5 97,8 0,0 0,0 99,9 99,7 100,0 99,3 92,8 0,0 100,0 0,0 0,0 90,1 0,0 89,0

0 0 3.261 2.539 3.718 1.920 1.169 2.092 0 0 1.397 1.221 2.855 2.201 2.273 0 1.210 0 0 1.134 0 26.990

0,0 0,0 92,1 98,4 101,3 86,4 99,7 97,6 0,0 0,0 98,5 95,8 100,0 100,0 91,0 0,0 100,0 0,0 0,0 92,4 0,0 88,9

6.301 5.982 7.233 5.324 7.709 3.713 2.463 4.441 6.034 4.540 2.903 2.587 6.030 4.295 4.990 4.898 1.528 1.070 4.314 2.433 1.047 89.835

91,3 88,9 91,0 97,8 100,1 99,9 100,0 97,7 98,6 83,4 99,2 97,4 99,6 96,1 98,2 93,7 63,1 91,6 87,8 97,2 113,9 94,2

0 0 3.046 2.669 3.639 1.040 1.168 2.280 0 0 1.263 1.246 3.200 2.214 2.329 0 1.079 0 0 1.072 0 26.245

0,0 0,0 0,7 0,9 0,9 0,7 0,9 0,9 0,0 0,0 0,8 0,9 1,0 1,0 0,9 0,0 0,9 0,0 0,0 0,8 0,0 0,8

0 0 2.773 2.467 3.399 1.611 1.150 2.047 0 0 1.209 1.144 2.855 2.091 2.216 0 908 0 0 1.052 0 24.922

0,0 0,0 78,4 95,7 92,6 72,5 98,1 95,5 0,0 0,0 85,3 89,7 100,0 95,0 88,7 0,0 75,0 0,0 0,0 85,7 0,0 82,1

5.424 5.838 6.297 5.326 7.600 2.715 2.463 4.329 5.561 4.445 2.472 2.402 6.005 4.221 4.990 4.787 1.528 1.043 4.054 2.278 1.047 84.825

78,6 86,8 79,2 97,8 98,7 73,1 100,0 95,2 90,9 81,7 84,5 90,4 99,2 94,4 98,2 91,6 63,1 89,3 82,5 91,0 113,9 89,0

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 37 CAKUPAN KUNJUNGAN BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 KUNJUNGAN BAYI (MINIMAL 4 KALI) L L+P
6

NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS L
3 4

JUMLAH BAYI P
5

P %
8

JUMLAH
7

JUMLAH
9

%
10

L+P JUMLAH
11

%
12

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA ENDE NGADA NAGEKEO MANGGARAI MANGGARAI BARAT MANGGARAI TIMUR SUMBA BARAT DAYA SUMBA BARAT SUMBA TENGAH SUMBA TIMUR ROTE NDAO SABU RAIJUA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

7.815 7.896 12.264 6.888 9.984 6.024 3.204 6.000 7.428 6.252 3.660 3.360 8.916 6.636 9.288 8.556 3.780 2.484 5.544 2.928 2.122 131.029

0 0 0 9.288 2.337 1.770 1.225 1.879 0 0 1.232 2.997 0 2.089 2.899 0 981 0 2.580 814 0 30.091

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

0 0 0 10.139 2.537 2.410 1.138 1.511 0 0 1.206 2.675 0 2.133 2.758 0 976 0 2.636 782 0 30.901

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

12.473 0 1.052 19.427 4.874 4.180 2.363 3.390 4.703 5.239 2.438 5.672 0 4.222 5.657 5.284 1.957 1.197 5.216 1.596 1.452 92.392

159,6 0,0 8,6 282,0 48,8 69,4 73,8 56,5 63,3 83,8 66,6 168,8 0,0 63,6 60,9 61,8 51,8 48,2 94,1 54,5 68,4 70,5

JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 38 CAKUPAN DESA/KELURAHAN UCI MENURUT KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011

NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS
3

JUMLAH DESA/KEL
4

DESA/KEL UCI
5

% DESA/KEL UCI
6

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

51 177 240 192 208 175 144 250 160 214 103 100 149 121 176 96 60 43 156 88 63 2.966

16 117 166 109 149 114 88 246 122 107 64 58 112 116 77 56 4 33 131 15 6 1.906

31,4 66,1 69,2 56,8 71,6 65,1 61,1 98,4 76,3 50,0 62,1 58,0 75,2 95,9 43,8 58,3 6,7 76,7 84,0 17,0 9,5 64,3

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 39 CAKUPAN IMUNISASI DPT, HB, DAN CAMPAK PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 BAYI DIIMUNISASI DPT3+HB3 P L+P JUMLAH JUMLAH % %
15 16,0 17 18

NO

KABUPATEN/

KOTA

PUSKES MAS L
3 4

JUMLAH BAYI L P
5

L+P
6

JUMLAH 7

%
8

DPT1+HB1 P JUMLAH %
9 10

L+P
JUMLAH 11

L %
12 JUMLAH 13

L
JUMLAH 19

%
14

%
20

CAMPAK P JUMLAH %
21 22

DO RATE (%) L+P


JUMLAH 23

%
24

L
25

P
26

L+P
27

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

7.815 7.896 12.264 6.888 9.984 6.024 3.204 6.000 7.428 6.252 3.660 3.360 8.916 6.636 9.288 8.556 3.780 2.484 5.544 2.928 2.122 131.029

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

7.538 6.505 11.166 5.794 8.159 3.859 2.359 4.191 4.899 4.999 2.765 2.604 6.935 3.378 5.844 6.562 3.142 1.990 5.162 2.550 1.357 101.758

96,5 82,4 91,0 84,1 81,7 64,1 73,6 69,9 66,0 80,0 75,5 77,5 77,8 50,9 62,9 76,7 83,1 1867,0 5738,0 87,1 63,9 77,7

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

6.697 5.944 10.196 5.343 8.029 3.590 2.154 3.639 4.642 4.384 2.590 2.529 6.792 3.084 5.568 6.131 2.692 1.828 4.708 2.322 966 93.828

85,7 75,3 83,1 77,6 80,4 59,6 67,2 60,7 62,5 70,1 70,8 75,3 76,2 46,5 59,9 71,7 71,2 73,6 84,9 79,3 45,5 71,6

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

6.686 5.925 10.384 5.295 7.481 3.739 1.974 3.936 4.598 4.821 2.386 2.502 6.434 3.837 5.214 6.534 2.650 1.935 4.831 2.094 1.594 94.850

85,6 75,0 84,7 76,9 74,9 62,1 61,6 65,6 61,9 77,1 65,2 74,5 72,2 57,8 56,1 76,4 70,1 77,9 87,1 71,5 75,1 72,4

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

11,3 8,9 7,0 8,6 8,3 3,1 16,3 6,1 6,1 3,6 13,7 3,9 7,2 -13,6 10,8 0,4 15,7 2,8 6,4 17,9 -17,5 6,8

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

0,0

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 40 CAKUPAN IMUNISASI BCG DAN POLIO PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 BAYI DIIMUNISASI NO KABUPATEN/KOTA PUSKESMAS L
1 2 3 4

JUMLAH BAYI L P
5

BCG P %
8

L+P %
10

L %
12

POLIO3 P %
14

L+P %
16

L+P
6

JUMLAH
7

JUMLAH
9

JUMLAH
11

JUMLAH
13

JUMLAH
15

JUMLAH
17

%
18

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

7.815 7.896 12.264 6.888 9.984 6.024 3.204 6.000 7.428 6.252 3.660 3.360 8.916 6.636 9.288 8.556 3.780 2.484 5.544 2.928 2.122 131.029

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

7.235 5.826 10.933 5.686 8.212 3.021 2.405 4.476 5.631 5.563 2.821 2.733 7.199 4.363 5.592 6.600 2.800 1.820 5.369 2.283 1.179 101.747

92,6 73,8 89,1 82,5 82,3 50,1 75,1 74,6 75,8 89,0 77,1 81,3 80,7 65,7 60,2 77,1 74,1 73,3 96,8 78,0 55,6 77,7

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

6.891 5.966 10.183 5.448 8.026 3.622 2.238 4.256 5.075 5.163 2.841 2.558 6.658 3.713 5.716 6.426 2.644 1.815 4.856 2.060 1.581 97.736

88,2 75,6 83,0 79,1 80,4 60,1 69,9 70,9 68,3 82,6 77,6 76,1 74,7 56,0 61,5 75,1 69,9 73,1 87,6 70,4 74,5 74,6

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 41 JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 JUMLAH BAYI L
1 2 3 4

NO

KABUPATEN/KOTA

PUSKESMAS

P
5

L+P
6

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %
7 8 9 10 11 12

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

7.815 7.896 12.264 6.888 9.984 6.024 3.204 6.000 7.428 6.252 3.660 3.360 8.916 6.636 9.288 8.556 3.780 2.484 5.544 2.928 2.122 131.029

0 0 0 1.283 0 268 417 1.368 0 0 959 524 1.442 490 2.628 864 380 0 0 342 0 10.965

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

0 0 0 1.271 0 435 559 1.292 0 0 999 504 1.438 496 2.631 869 368 0 0 355 0 11.217

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

1.180 541 2.605 232 302 127 225 278 886 1.109 989 435 1.927 419 2.129 175 343 36 216 53 164 14.371

15,1 6,9 21,2 3,4 3,0 2,1 7,0 4,6 11,9 17,7 27,0 12,9 21,6 6,3 22,9 2,0 9,1 1,4 3,9 1,8 7,7 11,0

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 42 PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI ANAK USIA 6-23 BULAN KELUARGA MISKIN MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 ANAK 6-23 BULAN MENDAPAT MP-ASI L P L+P
7 8 9

NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS
3

DARI KELUARGA MISKIN L P L+P


4 5 6

L
10

% P
11

L+P
12

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 0 0 0 0 383 485 0 0 0 0 0 0 1.473 0 0 0 0 560 0 2.901

0 0 0 0 0 0 400 510 0 0 0 0 0 0 1.478 0 0 0 0 547 0 2.935

0 0 0 0 25.589 0 783 995 9.892 2.095 0 0 0 0 2.951 0 0 0 0 1.107 0 43.412

0 0 0 0 0 0 0 7 0 0 0 0 0 0 210 0 0 0 0 0 0 217

0 0 0 0 0 0 0 9 0 0 0 0 0 0 265 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 11.812 0 0 7 9.892 190 0 0 0 0 210 0 0 0 0 0 0 22.111

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 1,4 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 14,3 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 7,5

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 1,8 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 17,9 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

0,0 0,0 0,0 0,0 46,2 0,0 0,0 0,7 100 9,1 0,0 0,0 0,0 0,0 7,1 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 50,9

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 43 CAKUPAN PELAYANAN ANAK BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 ANAK BALITA (12-59 BULAN) NO KABUPATEN/KOTA PUSKESMAS L
1 2 3 4

JUMLAH P
5

MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN (MINIMAL 8 KALI) L L+P


6

P %
8

L+P %
10

JUMLAH
7

JUMLAH
9

JUMLAH
11

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 25.955 0 11.957 6.497 6.743 8.546 0 0 5.507 5.950 12.767 10.828 9.716 0 5.627 0 9.716 6.207 0 126.016

0 0 25.864 0 15.392 8.116 6.241 8.570 0 0 5.410 6.111 12.782 10.737 19.926 0 5.247 0 10.210 6.220 0 140.826

12.487 24.559 51.819 16.991 27.349 14.613 12.984 17.116 21.068 16.792 10.917 12.061 25.549 21.565 29.642 20.806 10.874 5.372 19.926 12.427 4.353 389.270

0 0 21.615 0 2.257 4.588 1.519 4.113 0 0 3.994 4.798 8.931 7.818 7.318 0 0 0 7.318 2.029 0 76.298

0,0 0,0 83,3 0,0 18,9 70,6 22,5 48,1 0,0 0,0 72,5 80,6 70,0 72,2 75,3 0,0 0,0 0,0 75,3 32,7 0,0 60,5

0 0 21.620 0 2.459 6.384 1.393 4.581 0 0 4.142 4.621 8.955 8.149 7.995 0 0 0 7.995 2.050 0 80.344

0,0 0,0 83,6 0,0 16,0 78,7 22,3 53,5 0,0 0,0 76,6 75,6 70,1 75,9 40,1 0,0 0,0 0,0 78,3 33,0 0,0 57,1

12.692 0 43.235 0 4.716 10.972 2.912 8.694 5.959 17.763 8.136 9.419 17.886 15.967 15.313 966 0 0 15.313 4.079 3.931 197.953

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 44 JUMLAH BALITA DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 BALITA NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKES MAS L
3 4

BALITA YANG ADA P


5

L
JUMLAH
7

DITIMBANG P
%
8

L+P
JUMLAH
11

L
%
12

BB NAIK P
%
14

L+P
JUMLAH
17

L
%
18

BGM P
%
20

L+P
JUMLAH
23

L+P
6

JUMLAH
9

%
10

JUMLAH
13

JUMLAH
15

%
16

JUMLA H 19

JUMLA H 21

%
22

%
24

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 25.955 10.177 14.945 6.497 6.743 10.024 0 14.705 6.318 5.960 14.604 0 14.371 0 7.074 0 0 7.103 0 144.476

0 0 35.864 9.444 19.120 8.116 6.241 11.073 0 13.808 7.319 6.111 14.692 0 15.110 0 6.684 0 0 7.063 0 160.645

20.302 32.455 61.819 19.621 34.065 14.613 12.984 21.097 28.635 28.513 13.637 12.071 29.296 26.901 29.481 34.432 13.758 8.925 23.054 14.166 6.475 486.300

0 0 21.615 0 12.656 4.588 4.685 9.085 0 0 5.477 4.798 12.006 10.031 11.543 8.639 5.384 0 0 4.438 0 114.945

0,0 0,0 83,3 0,0 84,7 70,6 69,5 90,6 0,0 0,0 86,7 80,5 82,2 0,0 80,3 0,0 76,1 0,0 0,0 62,5 0,0 79,6

0 0 22.815 0 16.146 7.997 4.286 7.447 0 0 4.703 4.608 12.683 12.192 17.365 7.908 5.786 0 0 6.301 0 130.237

0,0 0,0 63,6 0,0 84,4 98,5 68,7 67,3 0,0 0,0 64,3 75,4 86,3 0,0 114,9 0,0 86,6 0,0 0,0 89,2 0,0 81,1

11.257 28.249 44.430 19.752 28.802 12.585 8.971 16.532 22.379 17.692 10.180 9.406 24.689 22.223 28.908 16.547 11.170 3.726 17.075 10.739 4.364 369.676

55,4 87,0 71,9 100,7 84,6 86,1 69,1 78,4 78,2 62,0 74,6 77,9 84,3 82,6 98,1 48,1 81,2 41,7 74,1 75,8 67,4 76,0

0 0 13.584 0 6.852 3.182 2.484 5.481 0 0 4.035 3.223 9.308 7.560 8.717 6.175 3.718 0 0 2.654 0 76.973

0,0 0,0 62,8 0,0 54,1 69,4 53,0 60,3 0,0 0,0 73,7 67,2 77,5 75,4 75,5 71,5 69,1 0,0 0,0 59,8 0,0 67,0

0 0 14.891 0 8.683 5.101 2.314 5.985 0 0 3.653 3.103 9.099 7.559 9.267 6.291 3.614 0 0 3.806 0 83.366

0,0 0,0 65,3 0,0 53,8 63,8 54,0 80,4 0,0 0,0 77,7 67,3 71,7 62,0 53,4 79,6 62,5 0,0 0,0 60,4 0,0 64,0

5.965 19.763 28.475 10.767 15.535 8.283 4.798 11.466 14.055 11.650 7.688 6.326 18.407 15.119 17.984 12.466 7.332 3.330 11.806 6.460 1.884 239.559

53,0 70,0 64,1 54,5 53,9 65,8 53,5 69,4 62,8 65,8 75,5 67,3 74,6 68,0 62,2 75,3 65,6 89,4 69,1 60,2 43,2 64,8

0 0 0 0 754 136 149 461 0 0 124 200 264 415 74 383 657 0 0 391 0 4.008

0,0 0,0 0,0 0,0 6,0 3,0 3,2 5,1 0,0 0,0 2,3 4,2 2,2 4,1 0,6 4,4 12,2 0,0 0,0 8,8 0,0 3,5

0 0 0 0 1.329 392 173 391 0 0 146 204 256 569 68 219 726 0 0 462 0 4.935

0,0 0,0 0,0 0,0 8,2 4,9 4,0 5,3 0,0 0,0 3,1 4,4 2,0 4,7 0,4 2,8 12,5 0,0 0,0 7,3 0,0 3,8

900 2.152 767 806 2.083 528 322 852 1.353 1.225 270 404 520 984 142 602 1.383 186 653 853 353 17.338

8,0 7,6 1,7 4,1 7,2 4,2 3,6 5,2 6,0 6,9 2,7 4,3 2,1 4,4 0,5 3,6 12,4 5,0 3,8 7,9 8,1 4,7

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 45 CAKUPAN BALITA GIZI BURUK YANG MENDAPAT PERAWATAN MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 BALITA GIZI BURUK NO KABUPATEN/KOTA PUSKESMAS L
1 2 3 4

JUMLAH P
5

MENDAPAT PERAWATAN

L L+P
6

P %
8

L+P %
10

11

%
12

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

65 997 452 88 80 445 218 104 120 203 16 10 71 246 183 239 149 151 257 132 335 4.561

0 0 0 0 505 83 27 28 0 0 13 1 10 130 52 0 71 0 0 39 0 959

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

0 0 0 0 739 159 31 24 0 0 7 2 9 114 82 0 47 0 0 53 0 1.267

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

65 997 452 88 80 445 218 104 120 203 16 10 71 246 183 239 149 151 257 132 335 4.561

100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 46 CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD & SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 MURID KELAS 1 SD DAN SETINGKAT MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH
7 8 9 10 11

NO

KABUPATEN/KOTA

PUSKESMAS L

JUMLAH P
5

L+P
6

%
12

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 0 0 8.663 1.657 1.841 3.893 0 0 2.220 0 5.396 427 9.939 3.432 0 0 0 3.034 0 40.502

0 0 0 0 8.312 1.605 1.629 3.577 0 0 2.141 0 4.917 4.480 9.416 3.622 0 0 0 3.134 0 42.833

18.818 0 0 0 16.975 3.262 3.470 7.470 10.597 7.471 4.361 0 10.313 4.907 19.355 13.924 0 0 0 6.168 0 127.091

0 0 0 0 8.627 1.159 1.380 3.684 1.508 0 2.086 0 5.396 3.256 4.857 0 0 0 0 1.029 0 32.982

0,0 0,0 0,0 0,0 99,6 69,9 75,0 94,6 0,0 0,0 94,0 0,0 100,0 762,5 48,9 0,0 0,0 0,0 0,0 33,9 0,0 81,4 81,4

0 0 0 0 8.274 1.019 1.210 3.388 1.449 0 1.971 0 4.917 3.064 4.789 0 0 0 0 1.011 0 31.092

0,0 0,0 0,0 0,0 99,5 63,5 74,3 94,7 0,0 0,0 92,1 0,0 100,0 68,4 50,9 0,0 0,0 0,0 0,0 32,3 0,0 72,6 72,6

3.182 0 0 0 16.901 2.178 2.590 7.072 2.957 7.105 4.057 0 10.313 6.320 9.646 8.181 0 0 0 2.040 0 82.542

16,9 0,0 0,0 0,0 99,6 66,8 74,6 94,7 27,9 95,1 93,0 0,0 100,0 128,8 49,8 58,8 0,0 0,0 0,0 33,1 0,0 64,9 64,9

CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD & SETINGKAT Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 47 CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN SISWA SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 MURID SD DAN SETINGKAT NO KABUPATEN/KOTA PUSKESMAS L
1 2 3 4

JUMLAH P
5

MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN SESUAI STANDAR L L+P


6

P %
8

L+P %
10

JUMLAH
7

JUMLAH
9

JUMLAH
11

%
12

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 0 0 34.925 5.720 9.919 17.420 0 0 11.201 14.416 25.537 7.691 24.473 0 0 0 0 3.915 0 155.217

0 0 0 0 35.768 6.270 9.552 16.193 0 0 11.052 13.249 29.025 8.217 23.316 0 0 0 0 3.941 0 156.583

32.551 0 0 0 70.693 11.990 19.471 33.613 0 38.951 22.253 27.665 54.562 15.908 47.789 13.924 0 0 0 7.856 0 397.226

0 0 0 0 20.479 4.774 4.100 15.522 0 0 3.760 1.605 22.028 5.417 9.830 0 0 0 0 1.468 0 88.983

0,0 0,0 0,0 0,0 58,6 83,5 41,3 89,1 0,0 0,0 33,6 11,1 86,3 70,4 40,2 0,0 0,0 0,0 0,0 37,5 0,0 57,3

0 0 0 0 22.285 4.656 4.698 14.304 0 0 4.208 1.718 26.620 5.608 9.865 0 0 0 0 1.542 0 95.504

0,0 0,0 0,0 0,0 62,3 74,3 49,2 88,3 0,0 0,0 38,1 13,0 91,7 68,2 42,3 0,0 0,0 0,0 0,0 39,1 0,0 61,0

10.924 0 0 0 42.764 9.430 8.798 29.826 0 35.878 7.968 3.323 48.648 11.025 19.695 8.181 0 0 0 3.010 0 239.470

33,6 0,0 0,0 0,0 60,5 78,6 45,2 88,7 0,0 92,1 35,8 12,0 89,2 69,3 41,2 58,8 0,0 0,0 0,0 38,3 0,0 60,3

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 48 CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN USIA LANJUT MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 USILA (60TAHUN+) NO KABUPATEN/KOTA PUSKESMAS L
1 2 3 4

JUMLAH P
5

MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN L+P


6

L
7

%
8

P
9

%
10

L+P
11

%
12

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 3.784 0 14.139 2.163 9.728 6.861 0 10.639 6.250 4.510 861 0 12.750 204 0 0 0 5.728 0 77.617

0 0 5.194 0 16.806 2.024 13.326 10.170 0 12.538 6.501 484 726 0 13.542 289 0 0 0 5.414 0 87.014

12.319 0 8.978 0 30.945 4.187 23.054 17.031 164.321 23.177 12.751 4.994 1.587 0 26.292 493 0 0 0 11.142 0 341.271

0 0 2.314 0 2.699 1.096 3.385 2.623 0 0 2.756 2.410 388 0 3.705 204 0 0 0 3.185 0 24.765

0,0 0,0 61,15 0,0 19,09 50,67 34,80 38,23 0,0 0,0 44,10 53,44 45,06 0,0 29,06 100,00 0,0 0,0 0,0 55,60 0,0 31,91

0 0 3.276 0 3.164 1.604 4.008 4.762 0 0 2.804 2.808 311 0 3.819 289 0 0 0 3.240 0 30.085

0,0 261 0,0 0 63,07 5.590 0,0 0 18,83 5.863 79,25 2.700 30,08 7.393 46,82 7.385 0,0 34.885 0,0 31.827 43,13 5.560 580,17 5.218 42,84 699 0,0 0 28,20 7.524 100,00 493 0,0 0 0,0 0 0,0 0 59,84 6.425 0,0 0 34,57 121.823

2,12 0,0 62,26 0,0 18,95 64,49 32,07 43,36 21,23 137,32 43,60 104,49 44,05 0,0 28,62 100,00 0,0 0,0 0,0 57,66 0,0 35,70

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 49 PERSENTASE SARANA KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN PELAYANAN GAWAT DARURAT (GADAR ) LEVEL I PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 MEMPUNYAI KEMAMPUAN YAN. GADAR LEVEL I JUMLAH
4

NO
1

SARANA KESEHATAN
2

JUMLAH SARANA
3

%
5

1 RUMAH SAKIT UMUM

37

28

75,7

2 RUMAH SAKIT JIWA

0,0

3 RUMAH SAKIT KHUSUS LAINNYA

66,7

4 PUSKESMAS PERAWATAN

334

119

35,6

5 SARANA YANKES.LAINNYA

14,3

JUMLAH (KAB/KOTA) Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

381

150

39,37

TABEL 50 JUMLAH PENDERITA DAN KEMATIAN PADA KLB MENURUT JENIS KLB PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 YANG TERSERANG JUMLAH JUMLAH DESA KEC
3 4

NO
1

JENIS KEJADIAN LUAR BIASA


2

JUMLAH PENDUDUK TERANCAM L


5

JUMLAH PENDERITA L
8

ATTACK RATE (%) L


11

JUMLAH KEMATIAN L
14

CFR (%) L
17

P
6

L+P
7

P
9

L+P
10

P
12

L+P
13

P
15

L+P
16

P
18

L+P
19

DIARE - NAGEKEO - SIKKA - NGADA - TTS

3 1 1 1 2 13 3 4 6 4 1 1 5 5 1 1 1 1

4 1 2 1 3 42 16 11 15 31 1 1 19 19 1 1 12 12

1.066 363 0 703 18.479 21.303 11.531 0 9.772 0 0 0 0 0 1.043 1.043 1 1

1.071 375 0 696 18.445 11.441 1.162 0 10.279 0 0 0 0 0 1.063 1.063 3 3

5.609 738 3.472 1.399 36.924 32.744 12.693 0 20.051 0 10 10 102.734 102.734 2.106 2.106 4 4

21 16 0 5 158 319 110 111 98 0 0 0 28 28 4 4 1 1

14 7 0 7 297 323 111 112 100 0 0 0 10 10 2 2 3 3

405 23 370 12 455 642 221 223 198 148 10 10 38 38 6 6 4 4

1,97 4,41 0 0,71 0,86 1,50 0,95 0 1,00 0 0 0 0 0 0,38 0,38 0 0

1,31 1,87 0 1,01 1,61 2,82 9,55 0 0,97 0 0 0 0 0 0,19 0,19 0 0

7,22 3,12 10,66 0,86 1,23 1,96 1,74 0 0,99 0 100,00 100,00 0,04 0,04 0,28 0,28 100,00 100,00

1 1 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0

0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1

1 1 0 0 0 2 0 1 1 0 0 0 1 1 0 0 1 1

4,76 6,25 0 0 0 0,31 0 0 1,02 0 0 0 3,57 3,57 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0,31 0 0,89 0 0 0 0 0 0 0 0 33,33 33,33

0,25 4,35 0 0 0 0,31 0 0,45 0,51 0 0 0 2,63 2,63 0 0 25,00 25,00

II

CAMPAK - ROTE NDAO - ALOR - NGADA - KOTA KUPANG

III

KERACUNAN MAKANAN - SIKKA

IV DBD - ENDE V ANTRAX - NGADA VI RABIES - MANGGARAI TIMUR

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 51 DESA/KELURAHAN TERKENA KLB YANG DITANGANI < 24 JAM MENURUT KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011

DESA/KELURAHAN TERKENA KLB JUMLAH DESA/KELURAHAN RATA2 KEJADIAN DESA/KELURAHAN KLB PER JUMLAH DESA/KELURAHAN
6

NO

KABUPATEN/KOTA

PUSKESMAS

JUMLAH

DITANGANI <24 JAM

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

51 177 240 192 208 175 144 250 160 214 103 100 149 121 176 96 60 43 156 88 63 2.966

31 0 3 0 0 11 0 0 3 19 15 1 2 0 0 0 0 0 0 16 0 101

0,6 0,0 0,0 0,0 0,0 0,1 0,0 0,0 0,0 0,1 0,1 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,2 0,0 0,0

31 0 3 0 0 3 0 0 3 19 1 1 2 0 0 0 0 0 0 0 0 63

100,0 0,0 100,0 0,0 0,0 27,3 0,0 0,0 100,0 100,0 6,7 100,0 100,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 62,4

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 52 PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT RASIO TUMPATAN/ PENCABUTAN GIGI TETAP TUMPATAN GIGI TETAP PENCABUTAN L P L+P L P L+P L P L+P
4 5 6 7 8 9 10 11 12

NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS
3

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/ KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 0 175 0 18 22 460 0 0 109 5 0 0 11 0 79 0 0 91 0 970

0 0 0 219 0 27 21 481 0 0 90 10 0 0 11 0 58 0 0 157 0 1.074

1221 0 0 394 287 45 43 941 259 122 199 15 0 567 22 16 137 0 0 248 0 4.516

0 0 0 125 0 124 299 515 0 0 376 246 0 0 371 0 80 0 0 189 0 2.325

0 0 0 206 0 165 246 648 0 0 372 245 0 0 275 0 79 0 0 220 0 2.456

1915 0 0 331 693 289 545 1163 1755 538 748 491 351 681 646 466 159 0 0 409 43 11.223

0,0 0,0 0,0 1,4 0,0 0,1 0,1 0,9 0,0 0,0 0,3 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 1,0 0,0 0,0 0,5 0,0 0,4

0,0 0,0 0,0 1,1 0,0 0,2 0,1 0,7 0,0 0,0 0,2 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,7 0,0 0,0 0,7 0,0 0,4

0,6 0,0 0,0 1,2 0,4 0,2 0,1 0,8 0,1 0,2 0,3 0,0 0,0 0,8 0,0 0,0 0,9 0,0 0,0 0,6 0,0 0,4

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 53 PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 UKGS (PROMOTIF DAN PREVENTIF) NO KABUPATEN/KOTA PUSKE JUMLAH S JUMLAH SD/MI DGN MAS SD/MI SIKAT GIGI
MASSAL 1 2 3 4 5 6 % JUMLAH SD/MI MENDAPAT YAN. GIGI 7

JUMLAH MURID SD/MI


%

MURID SD/MI DIPERIKSA L


12

PERLU PERAWATAN %
17

MENDAPAT PERAWATAN L
21

L
8 9

P
10

L+P
11

%
13

P
14

%
15

L+P
16

L
18

P
19

L+P
20

%
22

P
23

%
24

L+P
25

%
26

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 0 0 0 320 46 173 494 130 0 167 155 244 255 312 109 86 779 0 138 0 3.408

0 0 0 0 0 2.502 52 232 118 0 52 0 244 0 209 1.932 0 0 0 113 0 5.454

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 5.439 30 47 91 0,0 31 0,0 100 0,0 67 1.772 0,0 0,0 0,0 82 0,0 160

0 0 0 0 0 6.347 52 255 118

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 13.797,8 30,1 51,6 90,8 0,0

0 0 0 0 438 4.688 9.919 16.483 0 0 11.201 14.416 25.537 7.691 23.377 3.432 0 0 0 5.950 0 123.132

0 0 0 0 428 4.456 9.552 15.396 0 0 11.050 13.249 29.025 8.217 21.821 3.068 0 0 0 6.487 0 122.749

17.416 0 0 0 866 9.144 19.471 31.879 10.849 0 22.251 27.665 54.562 15.908 45.198 6.500 0 0 0 12.437 0 274.146

0 0 0 0 0 4.085 3.001 14.384 1.511 0 5.505 2.744 22.028 5.417 14.362 0 0 0 0 3.615 0 76.652

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 87,1 30,3 87,3 0,0 0,0 49,1 19,0 86,3 70,4 61,4 0,0 0,0 0,0 0,0 60,8 0,0 62,3

0 0 0 0 0 3.724 2.634 13.354 1.449

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 83,6 27,6 86,7 0,0 0,0

6.696 0 0 0 37.845 7.809 5.635 27.738 2.960 0 10.423 5.222 48.648 11.025 29.171 9.672 0 0 0 7.649 0 210.493

38,4 0,0 0,0 0,0 4.370,1 85,4 28,9 87,0 27,3 0,0 46,8 18,9 89,2 69,3 64,5 148,8 0,0 0,0 0,0 61,5 0,0 76,8

0 0 0 0 0 2.429 1.333 1.968 0 0 1.441 929 5.098 1.592 5.439 124 0 0 0 1.401 0 21.754

0 0 0 0 0 2.355 1.364 1.677 0 0 1.567 918 5.855 3.267 5.548 86 0 0 0 1.427 0 24.064

4.131 0 0 0 8.528 4.784 2.697 3.645 1.896 0 3.008 1.847 10.953 4.859 10.987 210 0 0 0 2.828 0 60.373

0 0 0 0 0 1.853 374 1.053 0 0 1.025 97 592 706 1.617 0 0 0 0 631 0 7.948

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 76,3 28,1 53,5 0,0 0,0 71,1 10,4 11,6 44,3 29,7 0,0 0,0 0,0 0,0 45,0 0,0 36,5

0 0 0 0 0 1.990 413 1.015 0 0 1.118 119 1.044 629 1.960 0 0 0 0 565 0 8.853

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 84,5 30,3 60,5 0,0 0,0 71,3 13,0 17,8 19,3 35,3 0,0 0,0 0,0 0,0 39,6 0,0 36,8

4.106 0 0 0 8.528 3.843 787 2.068 1.727 0 2.143 216 1.636 1.335 3.577 830 0 0 0 1.196 0 31.992

99,4 0,0 0,0 0,0 100,0 80,3 29,2 56,7 91,1 0,0 71,2 11,7 14,9 27,5 32,6 395,2 0,0 0,0 0,0 42,3 0,0 53,0

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/ KOTA)

167 86 244 117 228 1.105 0 0 0 131 0 8.850

100,0 55,5 100,0 45,9 73,1 1.013,8 0,0 0,0 0,0 94,9 0,0 259,7

4.918 2.478 26.620 5.608 14.809 0 0 0 0 4.034 0 79.628

44,5 18,7 91,7 68,2 67,9 0,0 0,0 0,0 0,0 62,2 0,0 64,9

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 54 JUMLAH KEGIATAN PENYULUHAN KESEHATAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 PENYULUHAN KESEHATAN NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS
3

JUMLAH SELURUH KEGIATAN PENYULUHAN KELOMPOK


4

JUMLAH KEGIATAN PENYULUHAN MASSA

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA SUB JUMLAH I 1 Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota 2 Rumah Sakit JUMLAH (KAB/KOTA) Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

2.097 0 1.080 30.843 8.216 2.832 2.164 2.969 21.415 11.316 2.796 0 2.667 3.806 4.542 162 0 1.446 2.721 0 230 101.302 0 0 101.302

5 0 0 0 202 2.851 64 748 871 100 222 37 0 1.670 2 309 24 0 0 1.186 0 0 8.286 0 0 8.286

TABEL 55 CAKUPAN JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN PRA BAYAR MENURUT JENIS JAMINAN, JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 JUMLAH PESERTA JAMINAN KESEHATAN PRA BAYAR NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKES MAS L
3 4

JUMLAH PENDUDUK P
5

ASKES L
7

JAMSOSTEK L+P
9

ASKESKIN/JAMKESMAS L
13

LAINNYA/JAMKESDA L
16

JUMLAH L
19

% L+P
21

L+P
6

P
8

L
10

P
11

L+P
12

P
14

L+P
15

P
17

L+P
18

P
20

L
22

P
23

L+P
24

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

178.000 160.400 224.300 117.200 178.800 95.700 56.800 114.700 146.600 127.800 71.900 65.300 147.600 112.700 128.500 150.400 59.000 33.100 120.800 63.000 38.400

167.400 151.000 226.800 118.000 181.700 99.000 63.800 123.700 161.300 139.700 74.000 67.900 151.400 113.500 129.900 140.400 54.500 30.800 112.100 59.600 36.300

345.400 311.400 451.100 235.200 360.500 194.700 120.600 238.400 307.900 267.500 145.900 133.200 299.000 226.200 258.400 290.800 113.500 63.900 232.900 122.600 74.700

0 0 0 8.590 0 9.328 3.575 11.529 0 21.978 2.986 5.229 0 3.129 1.792 0 0 0 0 4.253 0 72.389 3,0

0 0 0 8.811 0 10.865 5.092 12.418 0 23.265 3.344 6.184 0 4.693 1.781 0 0 0

98.655 38.554 45.019 17.401 20.240 20.193 8.667 23.947 22.267 45.243 6.330 11.413 10.909 7.822 3.573 7.668 5.097 2.747

0 0 0 0 0 0 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3 0,0

373

0 20.565 0 0 0 0 12.070 55.048 0 0 21.874 32.907 0 53.339 62.291

0 26.301 0 0 0 0 13.748 56.567 0 0 26.812 31.776 0 79.978 71.011

107.869 212.953 262.750 126.183 257.085 132.454 58.813 92.508 153.469 131.204

0 0 0 0 0 5.570 408 6.139 0 0

0 107.889 0 0 0 0 7.653 493 7.955 0 0 46.435 26.469 0 25.012 13.223 901 14.094 26.246 63.319 69.595 10.909 6.022 55.550 1.821

0 20.565 0 8.590 0 14.898 16.053 72.719 0 21.978 55.998 43.020 0

0 26.301 0 8.811 0 18.518 19.333 76.942 0 23.265 68.613 43.985 0

314.786 302.994 334.300 143.658 302.393 165.874 68.385 130.549 202.034 239.839 124.662 87.005 200.968 196.689 176.978 247.545 99.526 70.009 342.249 118.751 60.533

0,0 12,8 0,0 7,3 0,0 15,6 28,3 63,4 0,0 17,2 77,9 65,9 0,0

0,0 17,4 0,0 7,5 0,0 18,7 30,3 62,2 0,0 16,7 92,7 64,8 0,0

91,1 97,3 74,1 61,1 83,9 85,2 56,7 54,8 65,6 89,7 85,4 65,3 67,2 87,0 68,5 85,1 87,7 109,6 147,0 96,9 81,0

0 5.052 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 62 74 56 4 4 0 52 73 51 0 40 0 0

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA) PERSENTASE (KAB/KOTA)

48.686 31.138 38.457 64.683 183.997 4.884 0 6.025 0

133.317 22.220 33.330 171.584 218.005 85.690 63.242 149.735 86.816 57.828 360 0 0 0 0 0 0 1.461 0 0 0 0 0 0

78.688 118.001 64.443 74.253

69,8 104,0 50,2 75,4 0,0 0,0 0,0 47,1 0,0 57,2 74,5 0,0 0,0 0,0 54,4 0,0

0 113.354 104.651 0 0 0 36 0 0 0 0 25.415 0 0 0 0 27.505 0

21.872 113.354 104.651 8.739 4.020 9.512 22.720 0 0 0 0 29.668 0 0 0 0 32.431 0

0 183.002 4.926 0 9.179 2.705

2.391.000 2.402.800 4.793.800

81.379 590.631 3,4 12,3

2 5.877 396.863 438.349 2.798.871 70.719 95.374 534.348 539.974 615.104 3.929.727 0,0 0,1 16,6 18,2 58,4 3,0 4,0 11,1 22,6 25,6 82,0 22,6 25,6 82,0

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 56 CAKUPAN PELAYANAN RAWAT JALAN MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN, JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENDAPAT YANKES RAWAT JALAN NO PUSKES KABUPATEN/KOTA MAS L
1 2 3 4

JUMLAH YANG ADA L P


5

DICAKUP ASKESKIN/JAMKESMAS P %
8

PELAYANAN KESEHATAN DASAR (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 1)

PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 2 DAN STRATA 3)

L+P %
10

L %
12

P %
14

L+P %
16

L %
18

P %
20

L+P %
22

L+P
6

JUMLAH
7

JUMLAH
9

JUMLAH
11

JUMLAH
13

JUMLAH
15

JUMLAH
17

JUMLAH
19

JUMLAH
21

JUMLAH
23

%
24

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 39.473 0 55.872 0 55.333 0 74.933 0 0 21.874 48.951 0 11.036 53.785 125.179 0 0 0 35.290 0 521.726

0 41.491 0 56.850 0 77.596 0 85.921 0 0 26.812 44.596 0 110.667 61.219 116.826 0 0 0 34.851 0 656.829

116.516 80.964 262.750 112.722 257.085 132.929 68.059 160.854 179.715 194.523 48.686 93.547 183.997 121.703 115.004 242.005 109.532 63.242 159.735 70.141 60.464 2.834.173

0 19.269 0 55.511 0 44.916 15.049 73.731 0 0 21.874 32.907 0 53.339 62.291 113.354 0 0 0 25.971 0 518.212

0,0 48,8 0,0 99,4 0,0 81,2 0,0 98,4 0,0 0,0 100,0 67,2 0,0 483,3 115,8

0 27.385 0 56.446 0 54.737 17.516 83.340 0 0 26.812 31.776 0 80.008 71.011

0,0 66,0 0,0 99,3 0,0 70,5 0,0 97,0 0,0 0,0 100,0 71,3 0,0 72,3 116,0 89,6 0,0 0,0 0,0 83,2 0,0

116.516 46.654 560.244 111.957 257.085 99.653 32.565 157.071 59.325 194.523 48.686 64.683 183.997 133.347 133.302 218.005 85.690 63.242 159.735 54.970 59.159

100,0 57,6 213,2 99,3 100,0 75,0 47,8 97,6 33,0 100,0 100,0 69,1 100,0 109,6 115,9 90,1 78,2 100,0 100,0 78,4 97,8 100,2

0 0 0 0 165.312 59.653 14.581 37.895 0 0 15.735 35.574 0 496 33.468 0 0 0 0 21.272 0 383.986

0,0 0,0 0,0 0,0

0 0 0 0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 96,2 0,0 52,5 0,0 0,0 97,2 98,7 0,0 0,7 66,2 0,0 0,0 0,0 0,0 76,7 0,0

164.382 187.210 313.244 0 431.444 134.321 31.232 83.023 59.324 166.820 41.804 79.574 238.513 1.242 73.976 122.930 115.708 106.723 176.593 28.671 48.816

141,1 231,2 119,2 0,0

0 0 0 0

0,0 0,0 0,0 0,0

0 0 0 0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,4 0,0 0,1 0,0 0,0 4,8 0,0 0,0 0,1 0,6 0,0 0,0 0,0 0,0 1,6 0,0 1,1

24.190 0 2.643 1.205 6.294 503 1.333 155 8.972 4.118 2.271 0 5.096 1.335 599 0 2.157 0 1.231 1.088 0 63.190

20,8 0,0 1,0 1,1 2,4 0,4 2,0 0,1 5,0 2,1 4,7 0,0 2,8 1,1 0,5 0,0 2,0 0,0 0,8 1,6 0,0 2,2

0,0 266.132 107,8 0,0 50,6 0,0 0,0 71,9 72,7 0,0 4,5 62,2 0,0 0,0 0,0 0,0 60,3 0,0 74.668 16.651 45.128 0 0 26.069 44.000 0 746 40.508 0 0 0 0 26.742 0

167,8 2.415 101,0 45,9 51,6 33,0 85,8 85,9 85,1 129,6 211 468 70 0 0 983 0 0

0,0 3.879 0,4 0,0 0,1 0,0 0,0 292 865 85 0 0

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

4,5 1.288 0,0 0,0 11,3 0,4 0,0 0,0 0,0 0,0 1,5 0,0 0 0 93 396 0 0 0 0 548 0

1,0 1.242 64,3 50,8 105,6 168,8 110,6 40,9 80,7 203 0 0 0 0 540 0

90,6 104.651 0,0 0,0 0,0 73,6 0,0 0 0 0 28.999 0

99,3 582.681

88,7 2.840.409

73,6 540.644

82,3 2.605.550

91,9 6.132

1,2 7.446

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 57 CAKUPAN PELAYANAN RAWAT INAP MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN, JENIS KELAMIN, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 MASYARAKAT MISKIN DAN HAMPIR MISKIN MENDAPAT YANKES RAWAT INAP NO KABUPATEN/KOTA PUSKES MAS L
1 2 3 4

JUMLAH YANG ADA L P


5

PELAYANAN KESEHATAN DASAR (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 1)

PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 2 DAN STRATA 3)

L+P
6

JUMLAH
7

%
8

P JUMLAH
9

%
10

L+P JUMLAH
11

L %
12

JUMLAH
13

%
14

P JUMLAH
15

%
16

L+P JUMLAH %
17 18

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

0 39.473 0 55.872 0 55.333 0 74.933 0 0 21.874 48.951 0 11.036 53.785 125.179 0 0 0 35.290 0 521.726

0 41.491 0 56.850 0 77.596 0 85.921 0 0 26.812 44.596 0 110.667 61.219 116.826 0 0 0 34.851 0 656.829

116.516 80.964 262.750 112.722 257.085 132.929 68.059 160.854 179.715 194.523 48.686 93.547 183.997 121.703 115.004 242.005 109.532 63.242 159.735 70.141 60.464 2.834.173

0 0 0 0 1.589 197 461 758 0 0 414 0 0 496 64 0 0 0 0 197 0 4.176

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,4 0,0 1,0 0,0 0,0 1,9 0,0 0,0 4,5 0,1 0,0 0,0 0,0 0,0 0,6 0,0 0,8

0 0 0 0 2.223 322 503 1.376 0 0 873 0 0 746 83 0 0 0 0 583 0 6.709

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,4 0,0 1,6 0,0 0,0 3,3 0,0 0,0 0,7 0,1 0,0 0,0 0,0 0,0 1,7 0,0 1,0

210 1.621 2.030 0 3.812 519 964 2.134 673 1.528 1.287 3.322 903 1.242 147 297 422 1.086 5.308 780 329 28.614

0,2 2,0 0,8 0,0 1,5 0,4 1,4 1,3 0,4 0,8 2,6 3,6 0,5 1,0 0,1 0,1 0,4 1,7 3,3 1,1 0,5 1,0

0 0 0 0 163 289 45 25 0 0 44 0 0 93 22 0 0 0 0 92 0 773

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,5 0,0 0,0 0,0 0,0 0,2 0,0 0,0 0,8 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,3 0,0 0,1

0 0 0 0 279 398 64 93 0 0 42 0 0 141 15 0 0 0 0 169 0 1.201

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,5 0,0 0,1 0,0 0,0 0,2 0,0 0,0 0,1 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,5 0,0 0

7.137 0 2.384 1.303 8.442 1.533 1.434 1.499 5.033 2.267 1.656 0 3.226 234 37 0 11.648 232 6.315 526 0 54.906

6,1 0,0 0,9 1,2 3,3 1,2 2,1 0,9 2,8 1,2 3,4 0,0 1,8 0,2 0,0 0,0 10,6 0,4 4,0 0,7 0,0 1,9

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 58 JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN , RAWAT INAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 JUMLAH KUNJUNGAN NO
1

KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA RAWAT INAP JUMLAH L+P


8

SARANA PELAYANAN KESEHATAN L


2 3

RAWAT JALAN P
4

L+P
5

L
6

P
7

L
9

P
10

L+P
11

I 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

PUSKESMAS NAGEKEO ALOR SIKKA LEMBATA TTS FLORES TIMUR ENDE NGADA BELU MANGGARAI MANGGARAI BARAT SUMBA BARAT DAYA SUMBA BARAT KOTA KUPANG SUMBA TENGAH SABU RAIJUA MANGGARAI TIMUR SUMBA TIMUR TTU NGADA KUPANG

35.574 12.184 0 55.350 148.876 105.320 0 50.735 199.808 0 103.816 0 20.589 0 0 0 129.305 0 0 36.066 0 897.623

44.000 17.664 0 62.479 295.257 146.209 0 77.629 347.461 0 111.629 0 26.527 0 0 0 130.879 0 0 51.778 0 1.311.512

79.574 29.848 147.858 117.829 444.133 251.529 176.276 128.364 547.269 164.332 215.445 181.813 47.116 339.638 97.907 5.322 260.184 273.337 0 87.844 0 3.595.618

1.792 18 0 55.350 871 729 0 468 1.391 0 1 401 8.042 0 619 0 129.305 0 0 468 0 199.455

3.148 39 0 62.479 2.268 1.428 0 1.428 2.747 0 2 555 9.971 3.148 748 0 130.879 0 0 1.428 0 3.148

4.940 57 3.006 117.829 3.139 2.157 2.581 1.896 4.138 782 3 956 18.013 3.148 1.367 539 260.184 4.240 0 1.896 0 430.871

0 10 0 0 0 4 229 82 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 82 0 0

3 29 0 0 0 1 328 90 0 0 0 0 0 3 0 0 0 0 0 190 0 3

3 39 0 0 152 5 557 172 121 124 121 0 0 3 0 2 0 0 0 272 0 3

SUB JUMLAH I

JUMLAH KUNJUNGAN NO
1

KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA RAWAT INAP JUMLAH L+P


8

SARANA PELAYANAN KESEHATAN L


2 3

RAWAT JALAN P
4

L+P
5

L
6

P
7

L
9

P
10

L+P
11

II 1 2 3 4 5 6 7 8 9

RUMAH SAKIT RSUD W.Z. Johannes RS Wirasakti RS Bhayangkara RS AURI RS Angkatan Laut RSUD Ba'a RSUD Kalabahi Rumah Sakit Bergerak RSUD dr. TC. Hillers Maumere 50.999 402 8.605 0 0 0 14.690 0 0 0 0 0 0 0 0 736 0 0 0 10.466 0 0 0 0 0 57.235 472 8.395 0 0 0 16.825 0 0 0 0 0 0 0 0 673 0 0 0 19.128 0 0 0 0 0 108.234 874 17.000 0 0 0 31.515 0 15.709 3.248 9.219 0 0 0 0 1.409 12.405 23.933 4.943 29.594 0 0 0 0 0 0 326 1.902 0 0 0 1.672 0 0 0 0 0 0 0 0 51 0 0 0 3.843 0 0 0 0 0 0 319 2.112 0 0 0 2.544 0 0 0 0 0 0 0 0 28 0 0 0 5.536 0 0 0 0 0 23.840 645 4.014 0 0 0 4.216 0 12.854 1.685 2.309 0 0 0 0 79 6.499 10.261 1.775 9.379 0 0 0 0 0 1.359 0 0 0 0 0 10 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1.315 0 0 0 0 0 29 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2.843 0 0 0 0 0 39 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 16 0 0 0 0 0 0

10 RSU St. Gabriel Kewapante 11 RSU St. Elisabeth Lela 12 RSUD Lewoleba 13 RS Bukit Lewoleba 14 RS Damian Lewoleba 15 RSUD SoE 16 RSIA SoE 17 RSUD Larantuka 18 RSUD Ruteng 19 RS Rafael Cancar 20 RS Karitas Weetabula 21 RSUD Waikabubak 22 RS Lendemoripa 23 RSUD Kota Kupang 24 RS Mamami 25 RS Dedari

JUMLAH KUNJUNGAN NO
1

KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA RAWAT INAP JUMLAH L+P


8

SARANA PELAYANAN KESEHATAN L


2 3

RAWAT JALAN P
4

L+P
5

L
6

P
7

L
9

P
10

L+P
11

26 RSUD Sabu 27 RSUD Ende 28 RS Jopu 29 RSUD Atambua 30 RSPP Betun 31 RSK Marianum Halilulik 32 RS Sito Husada 33 RS TNI 34 RSUD Umbu Rara Meha Waingapu 35 RS Lindimara 36 RS. St. Imanuel 37 RSUD Kefamenanu 38 RS Naob 39 RSUD Bajawa 40 RSUD Naibonat SUB JUMLAH II III SARANA KESEHATAN LAIN 1 Rumah Bersalin Keluarga Kudus 2 Balai Pengobatan St. Martin de Pores 3 Balai Pengobatan Kartini Ndona 4 Balai Pengobatan Kasih A& A Rahmat SUB JUMLAH III JUMLAH (KAB/KOTA) JUMLAH PENDUDUK KAB/KOTA CAKUPAN KUNJUNGAN (%) Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

0 0 0 0 2.822 2.737 0 756 0 0 0 0 0 7.524 0 99.737 3.093 2.272 791 1.794 7.950 1.005.310 2.391.000 42,0

0 0 0 0 2.680 4.913 0 523 0 0 0 0 0 8.531 0 119.375 203 2.461 1.009 1.240 4.913 1.435.800 2.402.800 59,8

0 2.990 0 14.456 5.502 7.650 3.078 178 0 0 0 0 0 16.055 0 307.992 3.296 4.733 1.800 3.034 12.863 3.916.473 4.793.800 81,7

0 0 0 0 701 1.234 0 178 0 0 0 0 0 2.024 0 11.931 264 0 0 0 264 211.650 2.391.000 8,9

0 0 0 0 1.163 2.004 0 139 0 0 0 0 0 3.364 0 17.209 772 0 0 0 772 21.129 2.402.800 0,9

0 7.839 0 7.813 1.864 3.238 3.048 317 0 0 0 0 0 5.388 0 107.063 1.036 0 0 0 1.036 538.970 4.793.800 11,2

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1.369 0 0 0 1 1 1.370

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1.344 0 0 0 0 0 1.347

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2.898 0 0 0 1 1 2.902

TABEL 59 ANGKA KEMATIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 JENIS RSb
3

NO
1

NAMA RUMAH SAKITa


2

JUMLAH PASIEN KELUAR (HIDUP + MATI) TEMPAT TIDUR L P L+P


4 5 6 7

PASIEN KELUAR MATI

PASIEN KELUAR MATI 48 JAM DIRAWAT

GDR L
14,0

NDR L+P
16,0

L
8

P
9

L+P
10

L
11

P
12

L+P
13

P
15,0

L
17,0

P
18,0

L+P
19,0

RS PEMERINTAH 1 2 3 4 5 6 7 8 9 RSUD. W.Z. Johannes RSUD Kota Kupang RSUD Naibonat RSUD SoE RSUD Kefamenanu RSUD Atambua RSUD Kalabahi RSUD Lewoleba RSUD Larantuka Umum Umum Umum Umum Umum Umum Umum Umum Umum 0 142 108 109 100 205 115 100 137 118 0 54 0 329 0 0 6.236 0 0 0 0 0 1.672 2.451 0 0 0 2.029 3.236 3.442 0 0 0 10.655 0 0 0 0 0 2.544 2.634 0 0 0 3.394 7.035 4.182 0 0 0 16.891 0 0 0 0 7.570 4.216 5.085 6.509 12.870 7.838 5.423 10.271 7.624 0 1.600 0 0 0 0 0 0 0 89 79 0 0 0 83 174 91 0 0 0 0 0 0 0 0 0 94 64 0 0 0 96 213 81 0 0 0 679 0 0 0 0 296 183 143 111 493 291 179 387 172 0 72 0 0 0 0 0 0 0 58 42 0 0 0 49 96 31 0 48 0 0 0 0 0 0 0 38 47 0 0 0 39 72 68 0 0 0 439 0 0 0 0 182 96 89 42 275 144 88 168 99 0 48 0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 53,2 32,2 0,0 0,0 0,0 40,9 53,8 26,4 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 36,9 24,3 0,0 0,0 0,0 28,3 30,3 19,4 0,0 0,0 0,0 40,2 0,0 0,0 0,0 0,0 39,1 43,4 28,1 17,1 38,3 37,1 33,0 37,7 22,6 0,0 45,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 34,7 17,1 0,0 0,0 0,0 24,1 29,7 9,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 14,9 17,8 0,0 0,0 0,0 11,5 10,2 16,3 0,0 0,0 0,0 26,0 0,0 0,0 0,0 0,0 24,0 22,8 17,5 6,5 21,4 18,4 16,2 16,4 13,0 0,0 30,0 0,0

10 RSUD dr. TC Hillers Maumere Umum 11 RSUD Ende 12 RSUD Bajawa 13 RSUD Ruteng 14 RSUD Waikabubak RSUD Umbu Rara Meha 15 Waingapu 16 RSUD Ba'a 17 RSUD Sabu Umum Umum Umum Umum Umum Umum Umum

NO
1

NAMA RUMAH SAKITa


2

JENIS RSb
3

JUMLAH PASIEN KELUAR (HIDUP + MATI) TEMPAT TIDUR L P L+P


4 5 6 7

PASIEN KELUAR MATI

PASIEN KELUAR MATI 48 JAM DIRAWAT

GDR L
14,0

NDR L+P
16,0

L
8

P
9

L+P
10

L
11

P
12

L+P
13

P
15,0

L
17,0

P
18,0

L+P
19,0

RS SWASTA 18 RS Wirasakti 19 RS Bhayangkara 20 RS AURI 21 RS Angkatan Laut 22 RS Mamami 23 RS Dedari Umum Umum Umum Umum Umum Khusus (Ibu & Anak) Khusus (Ibu & Anak) Khusus (RS Kusta) Umum Umum Umum Umum Umum Umum Khusus (RS Kusta) Umum Umum Umum Umum Umum Umum Umum Umum 57 85 0 0 0 0 1.217 1.902 0 0 0 0 1.390 2.112 0 0 0 0 2.607 4.014 0 0 0 0 13 57 0 0 0 0 20 43 0 0 0 0 33 100 0 0 0 0 7 27 0 0 0 0 16 17 0 0 0 0 23 44 0 0 0 0 10,7 30,0 0,0 0,0 0,0 0,0 14,4 20,4 0,0 0,0 0,0 0,0 12,7 24,9 0,0 0,0 0,0 0,0 5,8 14,2 0,0 0,0 0,0 0,0 11,5 8,0 0,0 0,0 0,0 0,0 8,8 11,0 0,0 0,0 0,0 0,0

24 RSIA SoE

30

51

28

79

0,0

0,0

0,0

0,0

0,0

0,0

25 RS Naob 26 RSPP Betun 27 RSK Marianum Halilulik 28 RS Sitohusada 29 RS TNI 30 Rumah Sakit Bergerak 31 RS Bukit Lewoleba 32 RS Damian Lewoleba 33 RSU St. Gabriel Kewapante 34 RSU St. Elisabeth Lela 35 RS Jopu 36 RS Rafael Cancar 37 RS. Karitas Weetabula 38 RS Lendemoripa 39 RS Lindimara 40 RS. St. Imanuel KABUPATEN/KOTA

0 55 70 54 12 0 0 0 100 50 0 0 121 0 0 0 2.151

0 684 1.312 0 178 0 0 0 0 0 0 0 3.843 0 0 0 28.253

0 1.146 1.916 0 139 0 0 0 0 0 0 0 5.536 0 0 0 42.711

0 1.830 3.228 2.995 317 0 0 0 2.297 1.685 0 0 9.379 0 0 0 114.328

0 19 16 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 621

0 14 27 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 652

0 33 43 45 0 0 0 0 39 42 0 0 184 0 0 0 3.525

0 8 7 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 373

0 7 24 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 328

0 15 31 1 0 0 0 0 25 21 0 0 90 0 0 0 1.920

0,0 27,8 12,2 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 2,2

0,0 12,2 14,1 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 1,5

0,0 18,0 13,3 15,0 0,0 0,0 0,0 0,0 17,0 24,9 0,0 0,0 19,6 0,0 0,0 0,0 3,1

0,0 11,7 5,3 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 1,3

0,0 6,1 12,5 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,8

0,0 8,2 9,6 0,3 0,0 0,0 0,0 0,0 10,9 12,5 0,0 0,0 9,6 0,0 0,0 0,0 1,7

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011 Keterangan: a termasuk rumah sakit swasta b Jenis rumah sakit RS umum atau RS khusus, untuk RS khusus sebutkan jenis kekhususannya (RS Jiwa, RS TB Paru, RS Kusta, dll)

INDIKATOR KINERJA PELAYANAN DI RUMAH SAKIT PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 JUMLAH PASIEN
PASIEN KELUAR PASIEN KELUAR (HIDUP + MATI) MATI 4 5 6 PASIEN KELUAR MATI 48 JAM DIRAWAT 7

NO

NAMA RUMAH SAKIT

JENIS RS

JUMLAH TEMPAT TIDUR

JUMLAH HARI PERAWATAN


8

BOR

LOS

TOI

10

11

RS PEMERINTAH 1 2 3 4 5 6 7 8 9 RSUD. W.Z. Johannes RSUD Kota Kupang RSUD Naibonat RSUD SoE RSUD Kefamenanu RSUD Atambua RSUD Kalabahi RSUD Lewoleba RSUD Larantuka Umum Umum Umum Umum Umum Umum Umum Umum Umum Umum Umum Umum Umum Umum Umum Umum Umum 329 0 0 0 0 142 108 109 100 205 115 100 137 118 0 54 0 16.891 0 0 0 0 7.570 4.216 5.085 6.509 12.870 7.838 5.423 10.271 7.624 0 1.600 0 679 0 0 0 0 296 183 143 111 493 291 179 387 172 0 72 0 439 0 0 0 0 182 96 89 42 275 144 88 168 99 0 48 0 89.620 0 0 0 0 30.408 60 18.887 21.393 55.398 26.782 20.975 32.144 33.933 0 0 0 74,6 0,0 0,0 0,0 0,0 58,7 0,2 47,5 58,6 74,0 63,8 57,5 64,3 78,8 0,0 0,0 0,0 5,3 0,0 0,0 0,0 0,0 4,0 0,0 3,7 3,3 4,3 3,4 3,9 3,1 4,5 0,0 0,0 0,0 1,8 0,0 0,0 0,0 0,0 2,8 9,3 4,1 2,3 1,5 1,9 2,9 1,7 1,2 0,0 12,3 0,0

10 RSUD dr. TC Hillers Maumer 11 RSUD Ende 12 RSUD Bajawa 13 RSUD Ruteng 14 RSUD Waikabubak 15 RSUD Umbu Rara Meha Wa 16 RSUD Ba'a 17 RSUD Sabu

NO

NAMA RUMAH SAKIT

JENIS RS

JUMLAH TEMPAT TIDUR


4

JUMLAH PASIEN
PASIEN KELUAR PASIEN KELUAR (HIDUP + MATI) MATI 5 6 PASIEN KELUAR MATI 48 JAM DIRAWAT 7

JUMLAH HARI PERAWATAN


8

BOR

LOS

TOI

10

11

RS SWASTA 18 RS Wirasakti 19 RS Bhayangkara 20 RS AURI 21 RS Angkatan Laut 22 RS Mamami 23 RS Dedari 24 RSIA SoE 25 RS Naob 26 RSPP Betun 27 RSK Marianum Halilulik 28 RS Sitohusada 29 RS TNI 30 Rumah Sakit Bergerak 31 RS Bukit Lewoleba 32 RS Damian Lewoleba 33 RSU St. Gabriel Kewapante 34 RSU St. Elisabeth Lela 35 RS Jopu 36 RS Rafael Cancar 37 RS. Karitas Weetabula 38 RS Lendemoripa 39 RS Lindimara 40 RS. St. Imanuel KABUPATEN/KOTA Umum Umum Umum Umum Umum Khusus (Ibu & Anak) Khusus (Ibu & Anak) Khusus (RS Kusta) Umum Umum Umum Umum Umum Umum Khusus (RS Kusta) Umum Umum Umum Umum Umum Umum Umum Umum 57 85 0 0 0 0 30 0 55 70 54 12 0 0 0 100 50 0 0 121 0 0 0 2.151 2.607 4.014 0 0 0 0 79 0 1.830 3.228 2.995 317 0 0 0 2.297 1.685 0 0 9.379 0 0 0 114.328 33 100 0 0 0 0 0 0 33 43 45 0 0 0 0 39 42 0 0 184 0 0 0 3.525 23 44 0 0 0 0 0 0 15 31 1 0 0 0 0 25 21 0 0 90 0 0 0 1.920 12.707 14.711 0 0 0 0 215 0 5.624 14.025 10.114 951 0 0 0 12.066 8.431 0 0 36.673 0 0 0 445.117

0,0 61,1 47,4 0,0 0,0 0,0 0,0 2,0 0,0 28,0 54,9 51,3 21,7 0,0 0,0 0,0 33,1 46,2 0,0 0,0 83,0 0,0 0,0 0,0 56,7

0,0 4,9 3,7 0,0 0,0 0,0 0,0 2,7 0,0 3,1 4,3 3,4 3,0 0,0 0,0 0,0 5,3 5,0 0,0 0,0 3,9 0,0 0,0 0,0 3,9

0,0 3,1 4,1 0,0 0,0 0,0 0,0 135,9 0,0 7,9 3,6 3,2 10,8 0,0 0,0 0,0 10,6 5,8 0,0 0,0 0,8 0,0 0,0 0,0 3,0

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011 Keterangan: a termasuk rumah sakit swasta b Jenis rumah sakit RS umum atau RS khusus, untuk RS khusus sebutkan jenis kekhususannya (RS Jiwa, RS TB Paru, RS Kusta, dll)

TABEL 61 PERSENTASE RUMAH TANGGA BERPERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MENURUT KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 RUMAH TANGGA NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS JUMLAH
3 4

JUMLAH DIPANTAU
5

% DIPANTAU
6

BER PHBS *
7

%
8

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA) Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

64.617 0 0 0 82.367 48.612 27.421 54.831 22.694 0 30.062 24.030 49.621 0 43.947 0 20.973 10.218 35.081 26.773 11.439 552.686

6.587 0 0 0 38.512 48.612 24.253 31.424 5.706 0 11.892 17.217 31.139 0 34.645 0 12.508 10.218 4.462 9.356 6.274 292.805

10,2 0,0 0,0 0,0 46,8 100,0 88,4 57,3 25,1 0,0 39,6 71,6 62,8 0,0 78,8 0,0 59,6 100,0 12,7 34,9 54,8 53,0

1.111 0 0 0 22.792 0 8.109 16.551 3.637 0 7.729 869 17.559 0 16.665 0 8.465 3.870 551 4.330 902 113.140

16,9 0,0 0,0 0,0 59,2 0 33,4 52,7 63,7 0,0 65,0 5,0 56,4 0,0 48,1 0,0 67,7 37,9 12,3 46,3 14,4 38,6

TABEL 62 PERSENTASE RUMAH SEHAT MENURUT KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 RUMAH NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS JUMLAH YANG ADA


3 4

JUMLAH YANG DIPERIKSA


5

% DIPERIKSA
6

JUMLAH YANG SEHAT


7

% RUMAH SEHAT
8

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 MANGGARAI BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

64.617 0 99.009 0 82.194 37.101 27.421 52.668 57.141 50.562 26.483 24.030 49.627 41.076 46.922 21.051 50.282 13.163 41.780 27.293 11.439 823.859

19.253 0 33.520 0 69.304 28.228 8.616 43.284 21.271 34.032 19.738 19.503 37.266 38.407 37.986 5.373 37.760 10.218 4.004 11.989 9.140 488.892

29,8 0,0 33,9 0,0 84,3 76,1 31,4 82,2 37,2 67,3 74,5 81,2 75,1 93,5 81,0 25,5 75,1 77,6 9,6 43,9 79,9 59,3

13.853 0 12.970 0 41.545 14.939 5.142 26.713 11.642 19.897 11.047 11.284 23.864 21.263 17.716 1.993 13.040 3.870 1.405 6.585 6.609 265.377

72,0 0,0 38,7 0,0 59,9 52,9 59,7 61,7 54,7 58,5 56,0 57,9 64,0 55,4 46,6 37,1 34,5 37,9 35,1 54,9 72,3 54,3

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 63 PERSENTASE RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK NYAMUK AEDES MENURUT KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011
JUMLAH RUMAH/BANGUNAN YANG ADA
4

NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS
3

RUMAH/BANGUNAN DIPERIKSA JUMLAH


5

RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK JUMLAH


7

%
6

%
8

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH ( KAB/KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

64.617 0 99.009 0 82.367 37.201 27.421 52.316 60.099 50.562 26.483 24.030 0 41.213 46.922 0 21.051 13.163 0 21.773 0 668.227

32.230 0 33.520 0 31.495 28.666 21.615 38.578 7.106 11.396 311 13.676 0 38.407 32.106 0 5.373 10.218 0 10.670 0 315.367

49,9 0,0 33,9 0,0 38,2 77,1 78,8 73,7 11,8 22,5 1,2 56,9 0,0 93,2 68,4 0,0 25,5 77,6 0,0 49,0 0,0 47,2

15.776 0 12.980 0 24.131 0 7.341 26.765 4.561 6.156 237 7.516 0 20.098 13.872 0 0 3.127 0 4.052 146.612

48,9 0,0 38,7 0,0 76,6 0,0 34,0 69,4 64,2 54,0 76,2 55,0 0,0 52,3 43,2 0,0 0,0 30,6 0,0 38,0 0,0 46,5

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 64 PERSENTASE KELUARGA MENURUT JENIS SARANA AIR BERSIH YANG DIGUNAKAN, KABUPATEN/KOT PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011
JUMLAH JUMLAH %

JENIS SARANA AIR BERSIH KEMASAN


JUMLA H 7

NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

KELUARGA KELUARGA PUSKES KELUARGA DIPERIKSA DIPERIKS MAS YANG ADA


3 4

LEDENG
JUMLAH
9

SPT %
10

SGL %
12

MATA AIR %
14

PAH
JUMLAH
17

LAINNYA %
18

JUMLAH
JUMLAH
21

SUMBER AIR
5

A
6

%
8

JUMLA H 11

JUMLAH
13

JUMLAH
15

%
16

JUMLAH
19

%
20

%
22

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

73.018 0 104.302 50.070 82.367 48.612 30.356 57.677 75.832 61.929 30.276 27.609 66.418 49.725 53.107 57.828 22.877 14.097 44.378 30.406 32.909 1.013.793

33.415 0 26.529 0 71.393 48.612 10.808 44.371 11.187 32.170 29.254 23.516 46.894 30.400 34.136 0 4.694 14.097 12.602 13.484 1.234 488.796

45,8 0 25,4 0,0 86,7 100,0 35,6 76,9 14,8 51,9 96,6 85,2 70,6 61,1 64,3 0,0 20,5 100,0 28,4 44,3 3,7 48,2

0 0 0 0 15 0 1 3.322 3 0 0 3 1 0 0 5 0 0 0 12 59 3.421

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 7,5 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,1 4,8 0,7

19.557 0 2.482 0 4.940 21.702 7.116 12.946 3.748 12.641 25.075 4.465 35.670 17.247 6.302 1.208 738 1.050 0 2.272 99 179.258

58,5 0,0 9,4 0,0 6,9 44,6 65,8 29,2 33,5 39,3 85,7 19,0 76,1 56,7 18,5 0,0 15,7 7,4 0,0 16,8 8,0 36,7

619 0 111 0 100 641 10 4 0 251 0 1 228 86 30 0 113 0 89 3 0 2.286

1,9 0,0 0,4 0,0 0,1 1,3 0,1 0,0 0,0 0,8 0,0 0,0 0,5 0,3 0,1 0,0 2,4 0,0 0,7 0,0 0,0 0,5

13.227 0 14.110 0 8.802 8.080 3.179 5.819 1.255 3.367 1.489 948 2.033 7.094 376 284 1.099 2.531 5.370 6.488 2.085 87.636

39,6 0,0 53,2 0,0 12,3 16,6 29,4 13,1 11,2 10,5 5,1 4,0 4,3 23,3 1,1 0,0 23,4 18,0 42,6 48,1 169,0 17,9

0 0 4.783 0 180 1.016 91 17.473 64 89 95 0 8.920 0 2.940 119 2.244 0 301 472 0 38.787

0,0 0,0 18,0 0,0 0,3 2,1 0,8 39,4 0,6 0,3 0,3 0,0 19,0 0,0 8,6 0,0 47,8 0,0 2,4 3,5 0,0 7,9

12 0 197 0 825 5.491 3.886 3.188 2.909 1.908 525 179 43 162 50 5.032 214 972 150 1.680 340 27.763

0,0 0,0 0,7 0,0 1,2 11,3 36,0 7,2 26,0 5,9 1,8 0,8 0,1 0,5 0,1 0,0 4,6 6,9 1,2 12,5 27,6 5,7

0 0 4.846 0 15 11.888 0 44 89 131 16 148 0 5.238 28 0 286 2.185 0 461 0 25.375

0,0 0,0 18,3 0,0 0,0 24,5 0,0 0,1 0,8 0,4 0,1 0,6 0,0 17,2 0,1 0,0 6,1 15,5 0,0 3,4 0,0 5,2

33.415 0 26.529 0 14.877 48.818 14.283 42.796 8.068 18.387 27.200 5.744 46.895 29.827 9.726 6.648 4.694 6.738 5.910 11.388 2.583 364.526

100,0 0,0 100,0 0,0 20,8 100,4 132,2 96,5 72,1 57,2 93,0 24,4 100,0 98,1 28,5 0,0 100,0 47,8 46,9 84,5 209,3 74,6

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 65 PERSENTASE KELUARGA MENURUT SUMBER AIR MINUM YANG DIGUNAKAN, KABUPATEN/K PROVINSI NUSA TENGGARA TIMU TAHUN 2011
JUMLAH KELUARGA

SUMBER AIR MINUM KELUARGA LEDING METERAN


JUMLAH 10 % 11

NO

KABUPATEN/KOTA

PUSKES DIPERIKSA AIR KEMASAN AIR ISI ULANG MAS SUMBER AIR
MINUMNYA
JUMLAH 6 % 7 JUMLAH 8 % 9 3 5

LEDING ECERAN
JUMLAH 12 % 13

POMPA
JUMLAH 14 % 15

SUMUR TERLINDUNG
JUMLAH 16 % 17

MATA AIR TERLINDUNG


JUMLAH 18 % 19

AIR HUJAN
JUMLAH 20 % 21

SUMUR TAK MATA AIR TAK TERLINDUNG TERLINDUNG


JUMLAH 22 % 23 JUMLAH 24 % 25

AIR SUNGAI
JUMLAH 26 % 27

LAIN-LAIN
JUMLAH 28 % 29

KELUARGA DENGAN SUMBER AIR MINUM TERLINDUNG JUMLAH 30 % 31

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

33.415 0 0 0 82.367 48.612 13.162 44.563 75.832 32.170 30.276 0 46.894 29.470 31.429 0 4.694 0 16.362 11.686 1.234 502.166

0 0 0 0 1 0 0 0 3 0 0 0 1 0 0 0 46 0 0 0 0 51

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 1,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

0 0 0 0 17 0 30 4.266 43 0 0 0 3 8 0 0 72 0 0 12 0 4.451

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,2 9,6 0,1 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 1,5 0,0 0,0 0,1 0,0 0,9

19.557 0 0 0 0 9.129 574 8.863 9.092 12.641 3.981 0 35.670 17.247 6.847 0 12 0 0 2.119 0 125.732

58,5 0,0 0,0 0,0 0,0 18,8 4,4 19,9 12,0 39,3 13,1 0,0 76,1 58,5 21,8 0,0 0,3 0,0 0,0 18,1 0,0 25,0

0 0 0 0 0 13.202 4.970 4.284 0 0 21.094 0 0 0 715 0 636 0 0 168 0 45.069

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 27,2 37,8 9,6 0,0 0,0 69,7 0,0 0,0 0,0 2,3 0,0 13,5 0,0 0,0 1,4 0,0 9,0

0 0 0 0 65 639 0 41 12 251 0 0 228 50 9 0 65 0 80 9 0 1.449

0,0 0,0 0,0 0,0 0,1 1,3 0,0 0,1 0,0 0,8 0,0 0,0 0,5 0,2 0,0 0,0 1,4 0,0 0,5 0,1 0,0 0,3

0 0 0 0 5.101 8.080 3.160 5.609 5.827 3.367 1.489 0 2.033 3.297 591 0 996 0 781 5.234 0 45.565

0,0 0,0 0,0 0,0 6,2 16,6 24,0 12,6 7,7 10,5 4,9 0,0 4,3 11,2 1,9 0,0 21,2 0,0 4,8 44,8 0,0 9,1

0 0 0 0 688 1.016 118 16.989 176 89 0 0 8.920 0 2.448 0 1.323 0 153 432 0 32352

0,0 0,0 0,0 0,0 0,8 2,1 0,9 38,1 0,2 0,3 0,0 0,0 19,0 0,0 7,8 0,0 28,2 0,0 0,9 3,7 0,0 6,4

0 0 0 0 413 5.491 3.832 3.406 7.749 1.908 525 0 43 0 449 0 208 0 137 538 0 24.699

0,0 0,0 0,0 0,0 0,5 11,3 29,1 7,6 10,2 5,9 1,7 0,0 0,1 0,0 1,4 0,0 4,4 0,0 0,8 4,6 0,0 4,9

13.227 0 0 0 1.611 0 2 47 0 0 0 0 0 0 1 0 235 0 221 244 0 15.588

39,6 0,0 0,0 0,0 2,0 0,0 0,0 0,1 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 5,0 0,0 1,4 2,1 0,0 3,1

0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 56 0 959 0 13 42 0 1.071

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,2 0,0 20,4 0,0 0,1 0,4 0,0 0,2

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 208 0 0 0 412 0 163 0 0 15 0 798

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,7 0,0 0,0 0,0 1,3 0,0 3,5 0,0 0,0 0,1 0,0 0,2

0 0 0 0 19 12.037 263 19 0 0 0 0 0 0 0 0 17 0 2.324 212 0 14.891

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 24,8 2,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,4 0,0 14,2 1,8 0,0 3,0

19.557 0 0 0 5.872 32.066 8.852 40.052 15.153 16.348 26.564 0 46.855 20.602 10.610 0 3.150 0 1.014 7.974 0 254.669

58,5 0,0 0,0 0,0 7,1 66,0 67,3 89,9 20,0 50,8 87,7 0,0 99,9 69,9 33,8 0,0 67,1 0,0 6,2 68,2 0,0 50,7

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 66 PERSENTASE KELUARGA DENGAN KEPEMILIKAN SARANA SANITASI DASAR MENURUT KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 JAMBAN
KELUARGA DIPERIKSA JUMLAH
1 2 3 4 5

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH PUSKES KELUARG MAS A

TEMPAT SAMPAH
SEHAT JUMLAH
9

PENGELOLAAN AIR LIMBAH


SEHAT JUMLAH
15

KELUARGA MEMILIKI JUMLAH


7

KELUARGA DIPERIKSA %
10

KELUARGA MEMILIKI JUMLAH


13

KELUARGA DIPERIKSA %
16

KELUARGA MEMILIKI JUMLAH


19

SEHAT JUMLAH
21

%
6

%
8

JUMLAH
11

%
12

%
14

JUMLAH
17

%
18

%
20

%
22

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

73.018 0 104.302 50.070 82.367 48.612 30.356 57.677 75.832 61.929 30.276 27.609 66.418 49.725 53.107 57.828 22.877 14.097 44.378 30.406 32.909 1.013.793

2.798 0 29.469 0 43.675 33.689 25.239 41.209 34.904 37.243 20.606 21.111 28.467 30.173 38.884 0 5.250 14.097 16.909 11.652 11.040 446.415

3,8 0,0 28,3 0,0 53,0 69,3 83,1 71,4 46,0 60,1 68,1 76,5 42,9 60,7 73,2 0,0 22,9 100,0 38,1 38,3 33,5 44,0

2.319 0 29.469 0 30.657 18.521 21.576 36.020 14.402 27.273 18.485 16.432 43.544 30.918 27.815 24.969 3.370 6.914 2.457 10.159 9.018 374.318

82,9 0,0 100,0 0,0 70,2 55,0 85,5 87,4 41,3 73,2 89,7 77,8 153,0 102,5 71,5 0,0 64,2 49,0 14,5 87,2 81,7

2.319 0 9.736 0 15.141 10.982 16.519 31.062 10.811 16.679 13.915 7.388 18.845 14.917 11.682 9.060 1.257 4.571 1.041 5.115 1.909

100,0 0,0 33,0 0,0 49,4 59,3 76,6 86,2 75,1 61,2 75,3 45,0 43,3 48,2 42,0 36,3 37,3 66,1 42,4 50,3 21,2

2.783 0 29.469 0 43.675 31.537 25.239 35.272 12.394 37.243 20.631 21.111 17.125 14.294 27.776 0 5.250 14.097 44 8.358 0

3,8 0,0 28,3 0,0 53,0 64,9 83,1 61,2 16,3 60,1 68,1 76,5 25,8 28,7 52,3 0,0 22,9 100,0 0,1 27,5 0,0

45.431 0 29.469 0 13.288 9.405 18.766 30.093 30.940 14.217 18.671 4.606 21.754 24.279 20.685 0 1.366 2.726 18 3.696 0

1632,4 0,0 100,0 0,0 30,4 29,8 74,4 85,3 249,6 38,2 90,5 21,8 127,0 169,9 74,5 0,0 26,0 19,3 40,9 44,2 0,0

30.063 0 29.469 0 5.618 3.863 12.529 20.299 6.276 5.211 6.744 1.410 10.772 6.917 9.047 0 514 580 9 1.742 0

66,2 0,0 100,0 0,0 42,3 41,1 66,8 67,5 20,3 36,7 36,1 30,6 49,5 28,5 43,7 0,0 37,6 21,3 50,0 47,1 0,0

17.403 0 29.469 0 43.675 27.343 25.239 32.130 5.998 35.135 14.583 21.111 8.277 5.233 21.557 0 5.250 14.097 30 7.602 0

23,8 0,0 28,3 0,0 53,0 56,2 83,1 55,7 7,9 56,7 48,2 76,5 12,5 10,5 40,6 0,0 22,9 100,0 0,1 25,0 0,0

17.403 0 18.345 0 6.240 5.525 14.337 15.651 10.784 5.018 8.341 1.602 10.595 9.172 9.014 0 1.258 2.012 14 2.702 0

100,0 0,0 62,3 0,0 14,3 20,2 56,8 48,7 179,8 14,3 57,2 7,6 128,0 175,3 41,8 0,0 24,0 14,3 46,7 35,5 0,0 43,9

9.457 0 18.345 0 1.870 2.648 7.616 13.237 3.099 830 3.668 403 5.510 2.785 3.830 0 369 272 14 1.130 0 75.083

54,3 0,0 100,0 0,0 30,0 47,9 53,1 84,6 28,7 16,5 44,0 25,2 52,0 30,4 42,5 0,0 29,3 13,5 100,0 41,8 0,0 54,4

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

83,8 202.949

54,2 346.298

34,2 289.410

83,6 151.063

52,2 314.132

31,0 138.013

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 67 PERSENTASE TEMPAT UMUM DAN PENGELOLAAN MAKANAN (TUPM) SEHAT MENURUT KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 HOTEL JUMLAH YG ADA JUMLAH YG ADA JUMLAH DIPERIKSA % SEHAT JUMLAH SEHAT PUSKES MAS RESTORAN/R-MAKAN JUMLAH YG ADA JUMLAH DIPERIKSA % SEHAT JUMLAH SEHAT PASAR JUMLAH YG ADA JUMLAH DIPERIKSA % SEHAT JUMLAH SEHAT TUPM LAINNYA JUMLAH YG ADA JUMLAH DIPERIKSA % SEHAT JUMLAH SEHAT JUMLAH TUPM JUMLAH DIPERIKSA % SEHAT
24

NO

KABUPATEN/KOTA

10

11

12

13

14

15

16

17

18

20

21

22

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

48 0 0 0 16 6 7 18 28 23 21 6 13 35 4 6 8 0 5 10 3 257

43 0 0 8 16 6 7 18 14 8 21 6 1 1 4 0 8 0 0 9 3 173

34 0 0 8 16 5 7 18 12 7 21 6 1 0 4 0 8 0 0 7 3 157

79,1 0,0 0,0 100,0 100,0 83,3 100,0 100,0 85,7 87,5 100,0 100,0 100,0 0,0 100,0 0,0 100,0 0,0 0,0 77,8 100,0 90,8

565 0 0 20 148 46 36 43 97 269 133 61 102 76 18 12 37 38 68 34 14 1.817

565 0 0 18 65 46 36 43 85 78 105 54 2 13 18 0 37 38 6 34 14 1.257

449 0 0 20 43 11 32 39 53 33 71 12 2 0 6 0 25 8 6 21 9 840

79,5 0,0 0,0 111,1 66,2 23,9 88,9 90,7 62,4 42,3 67,6 22,2 100,0 0,0 33,3 0,0 67,6 21,1 100,0 61,8 64,3 66,8

9 0 0 16 41 56 22 30 32 23 14 11 12 14 11 16 6 11 43 21 4 392

8 0 0 16 24 55 22 30 25 18 12 9 1 10 11 0 6 11 30 20 4 312

2 0 0 0 0 14 10 25 2 0 9 0 1 2 1 0 0 0 30 6 0 102

25,0 0,0 0,0 0,0 0,0 25,5 45,5 83,3 8,0 0,0 75,0 0,0 100,0 20,0 9,1 0,0 0,0 0,0 100,0 30,0 0,0 32,7

340 0 0 0 61 503 41 506 573 34 40 95 12 32 408 0 0 174 459 327 174 3.779

340 0 0 0 36 0 14 505 364 12 23 7 12 6 364 0 0 174 94 261 174 2.386

55 0 0 0 0 0 14 456 189 4 6 1 0 0 301 0 0 0 93 185 32 1.336

16,2 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 100,0 90,3 51,9 33,3 26,1 14,3 0,0 0,0 82,7 0,0 0,0 0,0 98,9 70,9 18,4 56,0

962 0 0 36 266 611 106 597 730 349 208 173 139 157 441 34 51 223 575 392 195 6.245

956 0 0 42 141 107 79 596 488 116 161 76 16 30 397 0 51 223 130 324 195 4.128

JUMLAH SEHAT
23

540 0 0 28 59 30 63 538 256 44 107 19 4 2 312 0 33 8 129 219 44 2.435

56,5 0,0 0,0 66,7 41,8 28,0 79,7 90,3 52,5 37,9 66,5 25,0 25,0 6,7 78,6 0,0 64,7 3,6 99,2 67,6 22,6 59,0

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 68 PERSENTASE INSTITUSI DIBINA KESEHATAN LINGKUNGANNYA MENURUT KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 SARANA PELAYANAN KESEHATAN
JUMLAH DIBINA
1 2 3 4 5

NO

KABUPATEN/KOTA

PUSKES MAS

INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM


JUMLAH DIBINA
4 5

SARANA PENDIDIKAN
JUMLAH DIBINA
7 8

SARANA IBADAH
JUMLAH DIBINA
10 11

PERKANTORAN
JUMLAH DIBINA
13 14

SARANA LAIN
JUMLAH DIBINA
16 17

JUMLAH
%
18

%
6

%
6

%
9

%
12

%
15

JUMLAH
19

DIBINA
20

%
21

1 2 3 4 5 6 7 8 9

KOTA KUPANG KUPANG TTS TTU BELU ALOR LEMBATA FLORES TIMUR SIKKA

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

92 0 0 205 235 100 208 161 217 201 103 103 155 90 100 98 79 55 177 91 0 2.470

0 0 0 162 214 80 208 156 90 127 103 36 155 73 83 98 79 55 126 64 0 1.909

0,0 0,0 0,0 79,0 91,1 80,0 100,0 96,9 41,5 63,2 100,0 35,0 100,0 81,1 83,0 100,0 100,0 100,0 71,2 70,3 0,0 77,3

0 0 0 10 23 62 0 327 37 0 2 0 2 0 253 0 6 0 0 10 0 732

0,0 0 0 23 1 0 326 30 0 2 0

0,0 0,0 0,0 0,0 100,0 1,6 0,0 99,7 81,1 0,0 100,0 0,0

295 0 0 332 470 324 339 494 444 585 248 272 345 304 337 316 133 119 311 204 69 5.941

239 0 0 249 429 206 258 476 179 386 248 189 36 206 292 316 96 100 185 151 55 4.296

81,0 0,0 0,0 75,0 91,3 63,6 76,1 96,4 40,3 66,0 100,0 69,5 10,4 67,8 86,6 100,0 72,2 84,0 59,5 74,0 79,7 72,3

224 0 0 180 196 386 212 275 257 413 120 135 140 241 173 473 0 138 444 422 74 4.503

224 0 0 120 145 115 187 251 217 202 120 0 14 86 153

100,0 0,0 0,0 66,7 74,0 29,8 88,2 91,3 84,4 48,9 100,0 0,0 10,0 35,7 88,4

219 0 0 250 368 231 297 341 242 384 290 162 408 135 152 147 126 74 268 176 65 4.335

0 0 0 193 286 93 238 321 87 244 98 0 42 32 103 147 103 67 172 60 52 2.338

0,0 0,0 0,0 77,2 77,7 40,3 80,1 94,1 36,0 63,5 33,8 0,0 10,3 23,7 67,8 100,0 81,7 90,5 64,2 34,1 80,0 53,9

374 0 0 14 72 103 8 212 37 0 79 0 0 76 316 0 29 11 18 18 0 1.367

374 100,0 0 0 0,0 0,0

1.204 0 0 991 1.364 1.206 1.064 1.810 1.234 1.583 842 672 1.050 846 1.331 1.034 373 397 1.218 921 208 19.348

837 0 0 738 1.163 535 899 1.679 613 959 650 225 249 401 1.105 1.034 313 355 805 590 153 13.303

69,5 0,0 0,0 74,5 85,3 44,4 84,5 92,8 49,7 60,6 77,2 33,5 23,7 47,4 83,0 100,0 83,9 89,4 66,1 64,1 73,6 68,8

14 100,0 66 40 91,7 38,8

8 100,0 149 10 0 70,3 27,0 0,0

10 ENDE 11 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

79 100,0 0 0 4 246 0 0,0 0,0 5,3 77,8 0,0

2 100,0 0 228 0 0,0 90,1 0,0

473 100,0 0 122 309 287 46 3.071 0,0 88,4 69,6 68,0 62,2 68,2

6 100,0 0 0 0,0 0,0

29 100,0 11 100,0 13 72,2

10 100,0 0 628 0,0 85,8

18 100,0 0 1.061 0,0 77,6

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota

TABEL 69 KETERSEDIAAN OBAT MENURUT JENIS OBAT PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 TINGKAT PEMAKAIAN RATAKECUKUPAN RATA/ BULAN (BULAN)
5 6

NO
1

NAMA OBAT
2

SATUAN
3

STOCK OBAT
4

PERSENTASE TINGKAT KECUKUPAN


7

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22

Alopurinol tablet 100 mg Aminofilin tablet 200 mg Aminofilina injeksi 24 mg/ml - 10 ml Amitriptilin HCl tablet salut 25 mg Amoksisilin kapsul 250 mg Amoksisilin kaplet 500 mg Amoksisilin sirup kering 125 mg/5ml Metampiron tablet 500 mg Metampiron injeksi 250 mg

100 tablet/strip/blister, kotak 100 tablet / botol 30 ampul / kotak 100 tablet/strip/blister , kotak 120 kapsul/strip/blister, kotak 100 kaplet/botol/strip, kotak Botol 60 ml 1000 tablet / botol 30 ampul/kotak

933.396 781.250 31.768 69.184 3.978.073 34.605.441 425.168 18.419.116 32.968 25.418.173 52.208 58.730 73.011 232.466 23.932 72.368 30.265.402 152.300 48.303 531.921 216 15.831

132.443 123.778 4.559 3.841 491.192 1.904.585 113.416 1.119.164 8.472 1.272.909 7.328 3.593 5.457 29.097 502 5.877 2.287.336 67.726 46.416 2.779 0 576

7,05 6,31 6,97 18,01 8,10 18,17 3,75 16,46 3,89 19,97 7,12 16,35 13,38 7,99 47,67 12,31 13,23 2,25 1,04 191,41 0 27,48

39,15 35,07 38,71 100,07 44,99 100,94 20,83 91,43 21,62 110,94 39,58 90,81 74,33 44,39 264,85 68,41 73,51 12,49 5,78 1063,37 0 152,69

Antasida DOEN tab,kombinasi: Mg-Hidroksida 1000 tablet / botol 200mg+Al. Hidroksida. 200 mg Anti Bakteri DOEN salep kombinasi: Basitrasin 500 IU/g 25 tube @ 5 g / kotak + Polimiksin 10.000 IU/g Anti Hemoroid DOEN Kombinasi 10 supp / kotak Antifungi DOEN Kombinasi:Asam Benzoat 6% + Asam 24 pot @ 30 g / kotak Salisilat 3% Antimigren: Ergotamin Tartrat 1 mg + Kofein 50 mg 100 tablet / botol Antiparkinson DOEN tablet kombinasi: Karbidopa 25 100 tablet/strip/blister , kotak mg + Levodopa 250 mg Aqua pro Injeksi steril, bebas pirogen 10 vial @20 ml / kotak Asam Askorbat (Vit C) tablet 50 mg Asetosal tablet 100 mg Asetosal tablet 500 mg Atropin Sulfat tablet 0,5 mg Atropin Sulfat tetes mata 0,5% Atropin Sulfat injeksi 0,25 mg/ml - 1 ml 1000 tablet / botol 100 tablet/strip/blister , kotak 100 tablet/strip/blister , kotak 500 tablet / botol 24 btl @ 5 ml / kotak 30 ampul / kotak

NO
1

NAMA OBAT
2

SATUAN
3

STOCK OBAT
4

TINGKAT PEMAKAIAN RATAKECUKUPAN RATA/ BULAN (BULAN)


5 6

PERSENTASE TINGKAT KECUKUPAN


7

23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50

Betametason krim 0.1% Deksametason injeksi 5 mg/ml - 1 ml Deksametason tablet 0,5 mg Dekstran 70 - larutan infus 6% steril Dekstrometorfan sirup 10 mg/5 ml Dekstrometorfan tablet 15 mg Diazepam injeksi 5 mg/ml - 2 ml Diazepam tablet 2 mg Diazepam tablet 5 mg Difenhidramin HCl inj 10 mg/ml-1 ml Digoksin tablet 0,25 mg Efedrin HCl tablet 25 mg Ekstrak Belladon tablet 10 mg Epinefrina HCl/Bitartrat (Epinefrina/Adrenalina)inj 0,1%1ml Etakridin ( Rivanol ) larutan 0,1% Fenitoin Natrium kapsul 30 mg Fenobarbital injeksi 50 mg/ml - 2 ml Fenobarbital tablet 30 mg Fenoksimetil Penisilina tablet 250 mg Fenoksimetil Penisilina tablet 500 mg Fenol Gliserol tetes telinga 10% Fitomenadion (Vit.K1) injeksi 10 mg/ml - 1 ml Fitomenadion (Vit.K1) tablet salut gula 10 mg Furosemid tablet 40 mg Gameksan krim 1 % Garam Oralit untuk 200 ml air Gentian Violet larutan 1 % Glibenklamid tablet 5 mg

25 tube @ 5 g / kotak 100 ampul /kotak 1000 tablet / botol Botol 500 ml Botol 60 ml 1000 tablet / botol 30 ampul / kotak 1000 tablet / botol 250 tablet / botol 30 ampul / kotak 100 tablet / kotak 1000 tablet / botol 1000 tablet / botol 30 ampul /kotak Botol 300 ml 250 kapsul / botol 30 ampul / kotak 1000 tablet / botol 100 tablet / botol 100 tablet / botol 24 btl @ 5 ml / kotak 30 ampul / kotak 100 tablet / botol 250 tablet / botol Botol 30 ml 100 kantong / kotak Botol 10 ml 100 tablet / botol

227.164 456.344 22.361.095 8.507 122.773 5.820.715 58.085 2.075.556 507.447 128.457 310.554 6.629.718 791.604 51.727 44.979 4.205 22.547 1.177.951 2.959 50.759 54.077 305.513 571.786 531.479 3.593 4.081.922 200.397 1.057.415

14.522 30.675 1.623.881 151 301.112 551.585 2.017 71.915 6.775 12.439 18.892 469.048 33.548 2.965 5.165 135 744 51.220 371 10.644 9.405 10.431 76.237 23.331 291 190.917 6.501 56.447

15,64 14,88 13,77 56,34 0,41 10,55 28,80 28,86 74,90 10,33 16,44 14,13 23,60 17,45 8,71 31,15 30,31 23,00 7,98 4,77 5,75 29,29 7,50 22,78 12,35 21,38 30,83 18,73

86,90 82,65 76,50 312,99 2,27 58,63 159,99 160,34 416,11 57,37 91,32 78,52 131,09 96,92 48,38 173,05 168,36 127,77 44,31 26,49 31,94 162,72 41,67 126,56 68,59 118,78 171,25 104,07

NO
1

NAMA OBAT
2

SATUAN
3

STOCK OBAT
4

TINGKAT PEMAKAIAN RATAKECUKUPAN RATA/ BULAN (BULAN)


5 6

PERSENTASE TINGKAT KECUKUPAN


7

51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82

Gliseril Guayakolat tablet 100 mg Gliserin Glukosa larutan infus 5 % steril (Produk lokal) Glukosa larutan infus 10 % steril (Produk lokal) Glukosa larutan infus 40 % steril (Produk lokal) Griseofulvin tablet 125 mg, micronized Haloperidol tablet 0,5 mg Haloperidol tablet 1,5 mg Hidroklorotiazid (HCT) tablet 25 mg Hidrokortison krim 2,5 % Ibuprofen tablet 200 mg Ibuprofen tablet 400 mg Isosorbid Dinitrat tablet sublingual 5 mg Kalsium Laktat (Kalk) tablet 500 mg Kaptopril 12,5 mg Kaptopril 25 mg Karbamazepin tablet 200 mg Ketamin injeksi 10 mg/ml Klofazimin kapsul 100 mg micronize Kloramfenikol kapsul 250 mg Kloramfenikol tetes telinga 3 % Klorfeniramin Maleat (CTM) tablet 4 mg Klorpromazin HCl injeksi 5 mg/ml - 2 ml Klorpromazin HCl injeksi 25 mg/ml - 1 ml Klorpromazin HCl tablet salut 25 mg Klorpromazin HCl tablet salut 100 mg Anti malaria DOENKombinasi Pirimetamin 25 mg + Sulfadoxin 500 mg Kotrimoksazol Suspensi komb: Sulfametoksazol 200 mg Kotrimoksazol tablet kombinasi: 480 mg Kotrimoksazol tablet pediatrik, 120 mg: Kuinin (Kina) tablet 200 mg Kuinin Dihidroklorida injeksi 25% - 2 ml

1000 tablet / botol Botol 100 ml Botol / plastik 500 ml Botol / plastik 500 ml 10 amp @ 25 ml, kotak 100 tablet / botol 100 tablet/strip/blister , kotak 100 tablet/strip/blister , kotak 1000 tablet / botol 24 tube @ 5 g / kotak 100 tablet / botol 100 tablet / botol 100 tablet / kotak 1000 tablet / botol Ktk 10x10 tablet Ktk 10x10 tablet 100 tablet/strip/blister, kotak 10 vial @ 20 ml, kotak 100 kapsul / botol 250 kapsul / botol 24 botol @ 5 ml / kotak 1000 tablet / botol 30 ampul / kotak 30 ampul / kotak 1000 tablet / botol 250 tablet / botol 100 tablet / botol botol 60 ml 100 tablet / botol 100 tablet / botol 60 tablet/strip/blister, kotak 30 ampul / kotak

24.898.153 7.236 257.752 42.904 34.691 1.163.724 107.488 24.057 18.640 1.562.217 232.119 831.878 1.202.675 1.711.791 15.461.371 2.163.290 832.542 149.727 7.670 99.982 1.947.952 2.947.202 40.006.567 2.450 2.819 567.145 213.392 910.113 1.172.740 16.086.272 3.947.856 666.560

2.506.851 348 13.923 3.466 174 153.045 25.834 8 1.447 52.490 22.045 221.822 325.563 43.898 878.929 158.471 84.583 5.821 90 4.142 211.604 111.523 2.537.298 50 137 2.005 10.405 54.319 45.580 702.871 226.315 56.265

9,93 20,79 18,51 12,38 199,37 7,60 4,16 3007,13 12,88 29,76 10,53 3,75 3,69 38,99 17,59 13,65 9,84 25,72 85,22 24,14 9,21 26,43 15,77 49,00 20,58 282,87 20,51 16,75 25,73 22,89 17,44 11,85

55,18 115,52 102,85 68,77 1107,63 42,24 23,12 16706,25 71,57 165,35 58,50 20,83 20,52 216,64 97,73 75,84 54,68 142,90 473,46 134,10 51,14 146,82 87,60 272,22 114,31 1571,47 113,94 93,08 142,94 127,15 96,91 65,82

NO
1

NAMA OBAT
2

SATUAN
3

STOCK OBAT
4

TINGKAT PEMAKAIAN RATAKECUKUPAN RATA/ BULAN (BULAN)


5 6

PERSENTASE TINGKAT KECUKUPAN


7

83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112

Lidokain komp. injeksi, Kombinasi: Lidokain HCl 2% + Epinefrin 1:80.000 - 2 ml Magnesium Sulfat inj (IV) 20% - 25 ml Magnesium Sulfat inj (IV) 40% - 25 ml Magnesium Sulfat serbuk 30 gram Mebendazol sirup 100 mg / 5 ml Mebendazol tablet 100 mg Metilergometrin Maleat (Metilergometrin) Tab Salut 0,125 mg Metilergometrin Maleat inj 0,200 mg-1 ml Metronidazol tablet 250 mg Natrium Bikarbonat tablet 500 mg Natrium Fluoresein tetes mata 2% Natrium Klorida larutan infus 0,9 % steril (Produk lokal) Natrium Tiosulfat injeksi 25% - 10 ml Nistatin tablet salut 500.000 IU Nistatin tablet vaginal 100.000 IU/g Obat Batuk Hitam ( O.B.H. ) cairan Oksitetrasiklin HCl salep mata 1 % Oksitetrasiklin HCl salep kulit 3 % Oksitetrasiklin HCl injeksi i.m. 50 mg/ml-10 ml Oksitosin injeksi 10 IU/ml - 1 ml Parasetamol sirup 120 mg/5 ml Parasetamol tablet 100 mg Parasetamol tablet 500 mg Pilokarpin HCl / Nitrat tetes mata 2% Pirantel tablet 125 mg Piridoksin HCl (Vit.B6) tablet 10 mg Povidon Iodida 10 % Povidon Iodida 10 % Prednison tablet 5 mg Primakuin tablet 15 mg

30 ampul / kotak 10 vial / kotak 10 vial / kotak 10 sase @ 30 gr / kotak Botol 30 ml 30 tablet/strip/blister, kotak 100 tablet/strip/blister, kotak 30 ampul / kotak 100 tablet / botol 1000 tablet / botol 24 btl @ 5 ml / kotak Botol / plastik 500 ml 10 ampul / kotak 100 tablet/strip/blister, kotak 100 tablet/strip/blister, kotak Botol 100 ml 25 tube @ 3,5 g / kotak tube 10 vial / kotak 30 ampul / kotak Botol Plastik 60 ml 100 tablet / botol 1000 tablet / botol 24 btl @ 5 ml / kotak 60 tablet/strip/blister, kotak 1000 tablet / botol Botol 30 ml Botol 300 ml 1000 tablet / botol 1000 tablet / botol

92.383 244.848 7.635 14.349 17.950 16.516 129.830 754.349 31.936 816.015 1.184.038 67.818 38.201 3.947 14.816 186.657 370.222 187.372 27.712 259.110 197.927 2.244.582 48.006.957 12 1.126.086 18.864.548 74.660 41.273 16.238.615 1.316.766

3.834 13.808 1.041 874 1.842 1.208 11.271 46.129 6.124 134.092 28.345 9.561 5.417 454 2.590 18.139 9.595 18.323 4.259 15.984 34.157 131.286 3.120.366 86 90.736 723.394 5.453 3.180 974.214 152.638

24,10 17,73 7,33 16,42 9,74 13,67 11,52 16,35 5,21 6,09 41,77 7,09 7,05 8,69 5,72 10,29 38,58 10,23 6,51 16,21 5,79 17,10 15,39 0,14 12,41 26,08 13,69 12,98 16,67 8,63

133,87 98,51 40,75 91,21 54,14 75,96 63,99 90,85 28,97 33,81 232,07 39,41 39,18 48,30 31,78 57,17 214,36 56,81 36,15 90,06 32,19 94,98 85,47 0,78 68,95 144,88 76,06 72,11 92,60 47,93

NO
1

NAMA OBAT
2

SATUAN
3

STOCK OBAT
4

TINGKAT PEMAKAIAN RATAKECUKUPAN RATA/ BULAN (BULAN)


5 6

PERSENTASE TINGKAT KECUKUPAN


7

113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144

Propiltiourasil tablet 100 mg Propranolol HCl tablet 40 mg Reserpin tablet 0,10 mg Reserpin tablet 0,25 mg Ringer Laktat larutan infus steril (Produk lokal) Salep 2-4, kombinasi : Salisil Bedak 2 % Serum Anti Bisa Ular Polivalen injeksi 5 ml (ABU I) Serum Anti Bisa Ular Polivalen injeksi 50 ml (ABU II) Serum Anti Difteri Injeksi 20.000 IU/vial (A.D.S.) Serum Anti Tetanus Injeksi 1.500 IU/ampul (A.T.S.) Serum Anti Tetanus Injeksi 20.000 IU/vial (A.T.S.) Sianokobalamin (Vit.B12) injeksi 500 mcg-ml Sulfasetamida Natrium tetes mata 15 % Tetrakain HCl tetes mata 0,5% Tetrasiklin HCl kapsul 250 mg Tetrasiklin HCl kapsul 500 mg Tiamin HCl (Vit.B1) injeksi 100 mg/ml-1 ml Tiamin HCl / Mononitrat (Vit.B1) tablet 50 mg Tiopental Natrium serbuk injeksi 1000 mg/amp Triheksifenidil Hidroklorida tablet 2 mg Vaksin Rabies Vero Vitamin B Kompleks tablet Vaksin BCG Vaksin TT Vaksin DT Vaksin Campak 10 Dosis Vaksin Polio 10 Dosis Vaksin DTP-HB Vaksin Hepatitis 0,5 ml ADS Polio 20 dosis Campak 20 dosis

100 tablet / botol 100 tablet / botol 250 tablet / botol 1000 tablet /botol Botol / plastik 500 ml 50 gram / kotak 10 vial / kotak 1 vial / kotak 10 vial / kotak 10 ampul / kotak 10 vial / kotak 100 ampul / kotak 24 btl @ 5 ml / kotak 24 btl @ 5 ml / kotak 1000 kapsul / botol 100 kapsul/strip/blister, kotak 30 ampul / kotak 1000 tablet / botol Ampul @ 10 ml 100 tablet/strip/blister , kotak 1 kuur / set 1000 tablet / botol Ampul Vial Vial Vial Vial Vial Vial Vial Vial

156.539 320.681 183.578 1.276.390 398.771 563.938 290.375 971 87 10 2.487 260 558.192 44.182 966 11.528.802 637.173 46.998 20.357.310 0 264.657 5.265 41.631.988 64.663 137.654 67.699 142.988 103.951 149.249 106.886 18.004 26.080

9.488 9.464 3.131 11.062 34.662 33.409 16.537 35 7 0 122 0 48.798 2.094 31 740.742 69.220 12.819 1.420.780 0 8.426 2.546 2.507.141 9.659 15.949 2.369 12.485 22.224 32.439 32.842 3.672 9.373

16,50 33,88 58,63 115,39 11,50 16,88 17,56 27,74 12,43 0,0 20,39 0,0 11,44 21,10 31,16 15,56 9,21 3,67 14,33 0,0 31,41 2,07 16,61 6,69 8,63 28,58 11,45 4,68 4,60 3,25 4,90 2,78

91,66 188,25 325,74 641,03 63,91 93,78 97,55 154,13 69,05 0,0 113,25 0,0 63,55 117,22 173,12 86,47 51,14 20,37 79,60 0,0 174,50 11,49 92,25 37,19 47,95 158,76 63,63 25,99 25,56 18,08 27,24 15,46

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 70 JUMLAH SARANA PELAYANAN KESEHATAN MENURUT KEPEMILIKAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 PEMILIKAN/PENGELOLA NO
1

FASILITAS KESEHATAN
2

KEMENKES
3

PEM.PROV
4

PEM.KAB/KOTA
5

TNI/POLRI
6

BUMN
7

SWASTA
8

JUMLAH
9

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

RUMAH SAKIT UMUM RUMAH SAKIT JIWA RUMAH SAKIT BERSALIN RUMAH SAKIT KHUSUS LAINNYA PUSKESMAS PERAWATAN PUSKESMAS NON PERAWATAN PUSKESMAS KELILING PUSKESMAS PEMBANTU RUMAH BERSALIN BALAI PENGOBATAN/KLINIK PRAKTIK DOKTER BERSAMA PRAKTIK DOKTER PERORANGAN PRAKTK PENGOBATAN TRADISIONAL POSKESDES POSYANDU APOTEK TOKO OBAT GFK INDUSTRI OBAT TRADISIONAL INDUSTRI KECIL OBAT TRADISIONAL

0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0

18 0 0 2 140 201 226 1.050 14 84 0 0 0 364 8.573 0 0 21 1 0

5 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

16 0 1 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 121 0 0 2

40 0 1 5 140 201 226 1.050 14 84 9 438 211 364 8.573 169 121 22 1 2

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 71 SARANA PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN LABKES DAN MEMILIKI 4 SPESIALIS DASAR PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 LABORATORIUM KESEHATAN JUMLAH
1 2 3 4

NO

SARANA KESEHATAN

JUMLAH

4 (EMPAT) SPESIALIS DASAR JUMLAH


6

%
5

%
7

RUMAH SAKIT UMUM

36

33

91,7

17

47,2

RUMAH SAKIT JIWA

0,0

RUMAH SAKIT KHUSUS

25,0

PUSKESMAS

341

192

56,3

JUMLAH (KAB/KOTA)

381

226

59,3

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 72 JUMLAH POSYANDU MENURUT STRATA, KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 POSYANDU PURNAMA JUMLAH %
8 9

NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS
3

PRATAMA JUMLAH %
4 5

MADYA JUMLAH %
6 7

MANDIRI JUMLAH %
10 11

JUMLAH JUMLAH %
12 13

POSYANDU AKTIF JUMLAH %


14 15

1 KOTA KUPANG 10 2 KUPANG 24 3 TTS 28 4 TTU 26 5 BELU 28 6 ALOR 22 7 LEMBATA 9 8 FLORES TIMUR 20 9 SIKKA 23 10 ENDE 23 11 NGADA 10 12 NAGEKEO 7 13 MANGGARAI 17 14 MANGGARAI BARAT 12 15 MANGGARAI TIMUR 20 16 SUMBA BARAT DAYA 10 17 SUMBA BARAT 7 18 SUMBA TENGAH 6 19 SUMBA TIMUR 20 20 ROTE NDAO 13 21 SABU RAIJUA 6 JUMLAH (KAB/KOTA) 341 RASIO POSYANDU PER 100 BALITA Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

147 0 340 26 19 130 2 31 10 394 29 1 0 292 31 15 6 15 205 176 133 2002

55,7 0,0 47,8 5,7 2,3 30,1 0,6 5,8 1,7 67,2 9,9 0,4 0,0 70,2 5,3 4,2 3,4 9,7 37,5 50,3 71,5 23,4

92 0 119 46 114 177 105 205 270 146 157 168 312 113 214 325 16 28 191 165 52 3.015

34,8 0,0 16,7 10,0 14,0 41,0 33,3 38,2 44,9 24,9 53,4 72,1 56,7 27,2 36,6 91,3 8,9 18,2 35,0 47,1 28,0 35,2

25 0 225 388 625 100 208 291 278 36 96 62 218 10 296 8 145 81 150 6 1 3.249

9,5 0,0 31,6 84,3 76,5 23,1 66,0 54,2 46,2 6,1 32,7 26,6 39,6 2,4 50,7 2,2 81,0 52,6 27,5 1,7 0,5 37,9

0 0 28 0 59 25 0 10 44 10 12 2 20 1 43 8 12 30 0 3 0 307

0,0 0,0 3,9 0,0 7,2 5,8 0,0 1,9 7,3 1,7 4,1 0,9 3,6 0,2 7,4 2,2 6,7 19,5 0,0 0,9 0,0 3,6

264 0 712 460 817 432 315 537 602 586 294 233 550 416 584 356 179 154 546 350 186 8.573

100,0 0,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 1,4

25 0 253 388 684 125 208 301 322 46 108 64 238 11 339 16 157 111 150 9 1 3.556

9,5 0,0 35,5 84,3 83,7 28,9 66,0 56,1 53,5 7,8 36,7 27,5 43,3 2,6 58,0 4,5 87,7 72,1 27,5 2,6 0,5 41,5

TABEL 73 UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM) MENURUT KABUPATEN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 JUMLAH DESA SIAGA AKTIF JUMLAH %
6 7

NO
1

KABUPATEN/KOTA
2

PUSKESMAS
3

DESA/ KELURAHAN
4

DESA SIAGA JUMLAH %


5

POSKESDES
8

POSYANDU
9

1 KOTA KUPANG 2 KUPANG 3 TTS 4 TTU 5 BELU 6 ALOR 7 LEMBATA 8 FLORES TIMUR 9 SIKKA 10 ENDE 34 NGADA 12 NAGEKEO 13 MANGGARAI 14 MANGGARAI BARAT 15 MANGGARAI TIMUR 16 SUMBA BARAT DAYA 17 SUMBA BARAT 18 SUMBA TENGAH 19 SUMBA TIMUR 20 ROTE NDAO 21 SABU RAIJUA JUMLAH (KAB/KOTA)

10 24 28 26 28 22 9 20 23 23 10 7 17 12 20 10 7 6 20 13 6 341

51 177 240 192 208 175 144 250 160 214 103 100 149 121 176 96 60 43 156 88 63 2.966

30 0 20 9 69 38 138 219 72 44 72 35 149 67 30 0 6 43 67 30 0 1.138

58,8 0,0 8,3 4,7 33,2 21,7 95,8 87,6 45,0 20,6 69,9 35,0 100,0 55,4 17,0 0,0 10,0 100,0 42,9 34,1 0,0 38,4

0 0 20 9 38 6 40 106 11 21 32 5 52 67 23 0 6 15 30 21 0 502

0,0 0,0 100,0 100,0 55,1 15,8 29,0 48,4 15,3 47,7 44,4 14,3 34,9 100,0 76,7 0,0 100,0 34,9 44,8 70,0 0,0 44,1

0 2 39 12 19 29 14 24 18 41 10 8 31 37 30 25 7 2 14 2 0 364

264 0 712 460 817 432 315 537 602 586 294 233 550 416 584 356 179 154 546 350 186 8.573

Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

TABEL 74 JUMLAH TENAGA MEDIS DI SARANA KESEHATAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 DR SPESIALIS L
1 2 3
a

NO

UNIT KERJA

DOKTER UMUM L+P


5

JUMLAH L+P
8

DOKTER GIGI b L+P


14

P
4

L
6

P
7

L
12

P
13

L
9

P
10

L+P
11

TENAGA DI PUSKESMAS 1 NAGEKEO 2 ROTE NDAO 3 ALOR 4 SIKKA 5 LEMBATA 6 TTS 7 FLOTIM 8 MANGGARAI 9 MANGGARAI BARAT 10 SUMBA BARAT DAYA 11 SUMBA BARAT 12 KOTA KUPANG 13 SUMBA TENGAH 14 SABU RAIJUA 15 ENDE 16 BELU 17 MANGGARAI TIMUR 18 SUMBA TIMUR 19 TTU 20 NGADA 21 KUPANG SUB JUMLAH I (PUSKESMAS)

0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2

0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1

0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3

6 10 17 0 4 8 18 18 0 9 11 0 0 0 12 6 15 0 10 6 11 161

9 13 6 0 6 6 10 18 0 8 20 12 0 0 16 23 21 0 7 9 20 204

15 23 23 39 10 14 28 36 43 17 31 12 12 7 28 29 36 46 17 15 31 512

6 10 17 0 4 8 18 18 1 9 12 0 0 0 12 6 15 0 10 6 11 163

9 13 6 0 6 6 10 18 1 8 20 12 0 0 16 23 21 0 7 9 20 205

15 23 23 39 10 14 28 36 45 17 32 12 12 7 28 29 36 46 17 15 31 515

0 1 2 0 3 0 0 6 0 0 2 0 0 0 3 1 6 0 7 2 2 35

1 2 2 0 5 3 1 6 0 0 6 0 0 0 9 9 4 0 4 0 10 62

1 3 4 8 8 3 1 12 17 0 8 9 1 1 12 10 10 0 11 2 12 133

NO
1

UNIT KERJA L
2 3

DR SPESIALIS P
4

DOKTER UMUM L+P


5

JUMLAH L+P
8

DOKTER GIGI L+P


14

L
6

P
7

L
12

P
13

L
9

P
10

L+P
11

TENAGA DI RUMAH SAKIT 1 RSUD Prof. DR. W.Z. Johannes 2 RS Wirasakti 3 RS Bhayangkara 4 RS AURI 5 RS Angkatan Laut 6 RSUD Ba'a 7 RSUD Kalabahi 8 Rumah Sakit Bergerak 9 RSUD dr. TC. Hillers Maumere 10 RSU St. Gabriel Kewapante 11 RSU St. Elisabeth Lela 12 RSUD Lewoleba 13 RS Bukit Lewoleba 14 RS Damian Lewoleba 15 RSUD SoE 16 RSIA SoE 17 RSUD Larantuka 18 RSUD Ruteng 19 RS Rafael Cancar 20 RS Karitas Weetabula 21 RSUD Waikabubak 22 RS Lendemoripa 23 RSUD Kota Kupang 24 RS Mamami 25 RS Dedari 26 RSUD Sabu 27 RSUD Ende 28 RS Jopu 29 RSUD Atambua 30 RSPP Betun 31 RSK Marianum Halilulik 32 RS Sito Husada 33 RS TNI 34 RSUD Umbu Rara Meha Waingapu 35 RS Lindimara 36 RS. St. Imanuel

25 8 0 1 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3 0 2 0 0 0 0 0 0 1 0 2 0 0 1 0 0 0 0

20 19 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 3 0 2 0 0 0 0 0 0 2 0 1 0 0 0 0 0 0 0

45 27 42 1 1 0 1 1 7 5 3 1 0 0 7 0 3 6 0 4 4 0 0 0 0 0 3 0 3 0 0 1 0 2 0 0

12 3 0 1 1 0 3 2 0 0 0 5 1 0 0 1 7 1 0 0 0 0 0 0 0 0 3 0 6 4 2 2 1 0 0 0

17 3 0 0 0 5 5 1 0 0 0 5 1 1 0 0 4 10 0 0 0 0 0 0 0 0 6 0 5 4 2 2 0 0 0 0

29 6 22 1 1 5 8 3 11 2 3 10 2 1 11 1 11 11 0 0 10 3 0 0 0 4 9 0 11 8 4 4 1 8 0 0

37 11 0 2 2 0 4 3 0 0 0 5 1 0 0 1 7 4 0 2 0 0 0 0 0 0 4 0 8 4 2 3 1 0 0 0

37 22 0 0 0 5 5 1 0 0 0 6 1 1 0 0 4 13 0 2 0 0 0 0 0 0 8 0 6 4 2 2 0 0 0 0

74 33 64 2 2 5 9 4 18 7 6 11 2 1 18 1 14 17 0 4 14 3 0 0 0 4 12 0 14 8 4 5 1 10 0 0

0 0 0 1 1 1 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

6 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0

6 1 2 1 1 2 1 0 3 1 1 2 0 0 2 0 1 2 0 0 2 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0

NO
1

UNIT KERJA L
2 3

DR SPESIALIS P
4

DOKTER UMUM L+P


5

JUMLAH L+P
8

DOKTER GIGI L+P


14

L
6

P
7

L
12

P
13

L
9

P
10

L+P
11

37 RSUD Kefamenanu 38 RS Naob 39 RSUD Bajawa 40 RSUD Naibonat SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN 1 Rumah Bersalin Keluarga Kudus 2 Balai Pengobatan St. Martin de Pores 3 Balai Pengobatan Kartini Ndona 4 Balai Pengobatan Kasih A&A Rahmat
JUMLAHSARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN

0 0 0 0 46 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 48

1 0 0 0 49 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 50

1 0 0 0 168 0 0 0 0 0 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 171

4 0 3 0 62 0 0 0 0 0 9 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 2 0 2 0 0 0 1 0 0 0 0 0 7 230

6 0 4 0 81 1 1 1 1 4 12 0 1 1 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 2 0 0 0 7 296

10 0 7 0 217 1 1 1 1 4 15 0 1 2 0 2 3 0 0 0 0 2 0 2 2 1 1 1 0 2 0 0 0 19 752

4 0 3 0 108 0 0 0 0 0 12 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 2 0 2 0 0 0 1 0 0 0 0 0 7 278

7 0 4 0 130 1 1 1 1 4 14 0 1 1 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 2 0 0 0 7 346

11 0 7 0 385 1 1 1 1 4 19 0 1 2 0 2 3 0 0 0 0 2 0 2 2 1 1 1 0 2 0 0 0 19 923

0 0 0 0 6 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3 44

1 0 1 0 16 0 0 0 0 0 3 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 4 82

1 0 1 0 33 0 0 0 0 0 3 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 2 0 2 0 0 0 1 0 0 0 0 0 7 173

RASIO TERHADAP 100.000 PDDK INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT DINAS KESEHATAN KAB/KOTA 1 NAGEKEO 2 ROTE NDAO 3 ALOR 4 SIKKA 5 LEMBATA 6 TTS 7 FLOTIM 8 MANGGARAI 9 MANGGARAI BARAT 10 SUMBA BARAT DAYA 11 SUMBA BARAT 12 KOTA KUPANG 13 SUMBA TENGAH 14 SABU RAIJUA 15 ENDE 16 BELU 17 MANGGARAI TIMUR 18 SUMBA TIMUR 19 TTU 20 NGADA 21 KUPANG SUB JUMLAH III (DINKES KAB/KOTA) JUMLAH (KAB/KOTA) Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011 Keterangan : a termasuk S3 b termasuk Dokter Gigi Spesialis

TABEL 75 JUMLAH TENAGA KEPERAWATAN DI SARANA KESEHATAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 BIDAN NO
1

PERAWAT DIV KEPERAWATAN L


7

UNIT KERJA
2

BIDAN DIII BIDAN DIV BIDAN JUMLAH


3 4 5 6

P
8

L+P
9

SARJANA KEPERAWATAN L P L+P


10 11 12

L
13

PERAWAT P
14

JUMLAH L+P
15

L
16

P
17

L+P
18

TENAGA DI PUSKESMAS 1 2 3 4 5 6 7 8 9 NAGEKEO ROTE NDAO ALOR SIKKA LEMBATA TTS MANGGARAI MANGGARAI BARAT SUMBA BARAT DAYA 51 38 86 161 76 103 102 50 85 36 79 117 27 18 103 134 66 0 143 37 81 1.593 55 28 19 106 38 55 100 63 11 19 66 45 18 9 47 76 30 0 77 64 53 979 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 106 66 105 267 114 159 202 113 96 55 145 162 45 27 150 210 96 0 220 101 134 2.573 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 2 3 0 1 3 0 1 0 0 3 1 11 0 1 3 0 32 9 0 0 0 6 0 14 0 4 9 0 9 0 0 5 2 11 0 2 1 0 72 10 1 0 11 7 2 17 18 5 12 2 10 1 0 8 3 22 0 3 4 0 136 50 26 28 0 28 66 115 0 0 91 0 49 0 0 75 128 110 0 151 25 33 975 221 60 85 0 82 60 192 0 0 177 0 159 0 0 174 259 160 0 80 141 78 1.928 271 86 113 319 110 126 307 334 261 268 156 208 137 20 249 387 270 0 231 166 111 4.130 51 27 28 0 29 68 118 0 1 94 0 50 0 0 78 129 121 0 152 28 33 1.007 230 60 85 0 88 60 206 0 4 186 0 168 0 0 179 261 171 0 82 142 78 2.000 281 87 113 330 117 128 324 352 266 280 158 218 138 20 257 390 292 0 234 170 111 4.266

10 SUMBA BARAT 11 KOTA KUPANG 12 FLORES TIMUR 13 SUMBA TENGAH 14 SABU RAIJUA 15 ENDE 16 BELU 17 MANGGARAI TIMUR 18 SUMBA TIMUR 19 TTU 20 NGADA 21 KUPANG SUB JUMLAH I (PUSKESMAS)

BIDAN NO
1

PERAWAT DIV KEPERAWATAN L P L+P


7 8 9

UNIT KERJA
2

BIDAN DIII BIDAN DIV BIDAN JUMLAH


3 4 5 6

SARJANA KEPERAWATAN L P L+P


10 11 12

L
13

PERAWAT b P L+P
14 15

L
16

JUMLAH P
17

L+P
18

TENAGA DI RUMAH SAKIT 1 RSUD Prof. DR. W.Z. Johannes 2 RS Wirasakti 3 RS Bhayangkara 4 RS AURI 5 RS AD 6 RSUD Ba'a 7 RSUD Kalabahi 8 Rumah Sakit Bergerak 9 RSUD dr. TC. Hillers Maumere 10 RSU St. Gabriel Kewapante 11 RSU St. Elisabeth Lela 12 RSUD Lewoleba 13 RS Bukit Lewoleba 14 RS Damian Lewoleba 15 RSUD SoE 16 RSIA SoE 17 RSUD Larantuka 18 RSUD Ruteng 19 RS Rafael Cancar 20 RS Karitas Weetabula 21 RSUD Waikabubak 22 RS Lendemoripa 23 RSUD Kota Kupang 24 RS Mamami 25 RS Dedari 26 RSUD Sabu 27 RSUD Ende 28 RS Jopu 29 RSUD Atambua 30 RSPP Betun 31 RSK Marianum Halilulik 32 RS Sito Husada 33 RS TNI 34 RSUD Umbu Raha Meha Waingapu 35 RS Lindimara 36 RS. St. Imanuel

6 0 4 0 0 2 6 0 22 1 0 19 0 0 19 5 36 11 0 0 11 2 0 0 0 2 20 0 27 7 3 0 1 0 0 0

120 7 13 0 0 13 46 4 24 2 2 6 1 0 11 0 10 15 0 0 5 2 0 0 0 2 10 0 13 3 2 5 0 0 0 0

12 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

138 7 17 0 0 15 52 4 46 3 2 25 1 0 32 5 46 26 0 0 16 4 0 0 0 4 30 0 40 10 5 5 1 0 0 0

5 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 15 0 0 0 0 0 0 0 0 0

19 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 98 0 0 0 0 0 0 0 0 0

24 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 113 0 0 0 0 0 0 0 0 0

8 5 0 0 0 2 5 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 3 0 0 1 2 1 0 0 0 0

23 14 0 0 0 3 4 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 4 0 1 0 0 0 0 0 0 6 0 0 1 2 0 0 0 0 0

31 19 0 0 0 5 9 1 9 2 1 17 1 0 5 0 0 6 0 1 5 1 0 0 0 2 9 0 4 2 4 1 0 0 0 0

93 10 0 0 0 4 16 2 0 0 0 0 0 1 0 0 0 24 0 0 0 0 0 0 0 0 3 0 0 7 5 4 12 0 0 0

201 8 0 0 0 40 118 10 0 0 0 0 9 2 0 2 0 132 0 0 0 0 0 0 0 0 5 0 0 32 13 21 2 0 0 0

294 18 62 0 0 44 134 12 192 14 29 105 9 3 92 2 0 156 0 17 98 48 0 0 0 7 8 0 137 39 18 25 14 0 0 0

106 15 0 0 0 6 21 2 0 0 0 0 0 1 0 0 0 26 0 0 0 0 0 0 0 0 21 0 0 8 7 5 12 0 0 0

243 22 0 0 0 43 122 11 0 0 0 0 10 2 0 2 0 136 0 1 0 0 0 0 0 0 109 0 0 33 15 21 2 0 0 0

349 37 62 0 0 49 143 13 201 16 30 122 10 3 97 2 0 162 0 18 103 49 0 0 0 9 130 0 141 41 22 26 14 0 0 0

BIDAN NO
1

PERAWAT DIV KEPERAWATAN L P L+P


7 8 9

UNIT KERJA
2

BIDAN DIII BIDAN DIV BIDAN JUMLAH


3 4 5 6

SARJANA KEPERAWATAN L P L+P


10 11 12

L
13

PERAWAT b P L+P
14 15

L
16

JUMLAH P
17

L+P
18

37 RSUD Kefamenanu 38 RS Naob 39 RSUD Bajawa 40 RSUD Naibonat SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN 1 NAGEKEO 2 Rumah Bersalin Keluarga Kudus 3 Balai Pengobatan St. Martin de Pore 4 Balai Pengobatan Kartini Ndona 5 Balai Pengobatan Kasih A&A Rahma 6 PMI Ruteng
JUMLAHSARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN

15 0 5 0 224 0 3 0 1 0 0 4

15 0 26 0 357 2 1 0 0 0 0 3

0 0 0 0 14 0 0 0 0 0 0 0

30 0 31 0 595 2 4 0 1 0 0 7 66

0 0 0 0 20 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 117 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 137 0 0 0 0 0 0 0

0 0 3 0 32 0 0 0 0 0 0 0

0 0 10 0 70 0 0 0 0 1 0 1

5 0 13 0 153 0 0 0 0 1 0 1

0 0 6 0 187 0 0 2 0 1 1 4

0 0 81 0 676 0 1 2 2 2 1 8

116 0 87 0 1.780 0 1 4 2 3 2 12

0 0 9 0 239 0 0 2 0 1 1 4 52

0 0 91 0 863 0 1 2 2 3 1 9 120 9 8 17 10 2 1 0 2 1 0 5 0 4 0 0 0 0 4 10 3 0 0 0 0 42 2.931

121 0 100 0 2.070 0 1 4 2 4 2 13 132 18 9 27 12 3 1 19 5 3 0 11 0 17 0 10 10 2 9 17 11 0 0 0 0 130 6.506

RASIO TERHADAP 100.000 PDDK INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT 1 Ende 2 Belu JUMLAH INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT TENAGA DI DINAS KAB/KOTA & PROV 1 NAGEKEO 2 ROTE NDAO 3 ALOR 4 SIKKA 5 LEMBATA 6 TTS 7 FLOTIM 8 MANGGARAI 9 MANGGARAI BARAT 10 SUMBA BARAT DAYA 11 SUMBA BARAT 12 KOTA KUPANG 13 SUMBA TENGAH 14 SABU RAIJUA 15 ENDE 16 BELU 17 MANGGARAI TIMUR 18 SUMBA TIMUR 19 TTU 20 NGADA 21 KUPANG SUB JUMLAH III (DINKES KAB/KOTA) JUMLAH (KAB/KOTA) 0 0 0 1 0 1 10 6 4 2 0 0 2 0 2 3 1 0 5 2 0 0 1 0 40 1.861 1 2 3 0 0 2 6 4 1 0 0 0 0 0 2 1 0 2 5 2 0 0 3 0 28 1.370 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 19 , Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011 a Keterangan : termasuk S2 dan S3 b termasuk SLTA, D-I, dan D-III

1 2 3 1 0 3 16 10 6 2 3 0 2 0 4 4 1 2 10 4 0 0 4 0 72 3.250

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 2 22

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 0 0 0 0 0 0 4 121

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 6 0 0 0 0 0 0 6 143

1 1 2 0 0 0 0 0 1 0 3 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 5 71

5 5 10 4 0 1 0 0 0 0 3 0 4 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 13 166

6 6 12 4 0 1 0 0 1 0 6 0 5 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 0 20 322

8 0 8 2 1 0 0 3 1 0 3 0 0 0 0 0 0 3 7 8 0 0 0 0 28 1.202

4 3 7 6 2 0 0 2 1 0 2 0 0 0 0 0 0 0 10 2 0 0 0 0 25 2.644

12 3 15 8 3 0 19 5 2 0 5 0 12 0 9 9 2 3 17 10 0 0 0 0 104 6.041

9 1 10 2 1 0 0 3 2 0 6 0 1 0 0 0 0 5 7 8 0 0 0 0 35 1.295

TABEL 76 JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI SARANA KESEHATAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 TENAGA KEFARMASIAN NO UNIT KERJA APOTEKER DAN SARJANA FARMASI L
1 2 3
a

TENAGA GIZI JUMLAH L


9

D-III FARMASI DAN ASS APOTEKER L


6

D-IV/SARJANA GIZI L+P


11

DI DAN D-III GIZI L


15

JUMLAH L
18

P
4

L+P
5

P
7

L+P
8

P
10

L
12

P
13

L+P
14

P
16

L+P
17

P
19

L+P
20

TENAGA DI PUSKESMAS 1 NAGEKEO 2 ROTE NDAO 3 ALOR 4 SIKKA 5 LEMBATA 6 TTS 7 MANGGARAI 8 MANGGARAI BARAT 9 SUMBA BARAT DAYA 10 SUMBA BARAT 11 KOTA KUPANG 12 FLORES TIMUR 13 SUMBA TENGAH 14 SABU RAIJUA 15 ENDE 16 BELU 17 MANGGARAI TIMUR 18 SUMBA TIMUR 19 TTU 20 NGADA 21 KUPANG SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 0 0 0 0 1 0 3 0 0 0 0 0 0 0 1 0 4 0 0 0 1 10 3 0 0 0 4 1 5 0 4 4 0 6 0 0 4 1 5 0 0 3 1 41 3 0 0 7 5 1 8 8 4 4 0 6 0 0 5 1 9 0 0 3 2 66 0 5 4 0 0 1 0 0 1 0 0 2 0 0 3 9 2 0 16 1 2 46 7 15 12 0 8 17 17 0 5 6 0 13 0 0 21 33 7 0 62 11 13 247 7 20 16 26 8 18 17 31 6 6 27 27 5 8 24 42 9 0 78 12 15 402 0 5 4 0 1 1 3 0 1 0 0 2 0 0 4 9 6 0 16 1 3 56 10 15 12 0 12 18 22 0 9 10 0 19 0 0 25 34 12 0 62 14 14 288 10 20 16 33 13 19 25 39 10 10 27 33 5 8 29 43 18 0 78 15 17 468 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 1 0 1 0 1 6 0 0 0 0 1 1 1 0 0 2 0 1 0 0 0 3 1 0 2 0 0 12 0 0 0 0 2 1 1 0 0 2 2 1 0 1 0 5 2 0 3 0 1 21 1 3 3 0 2 11 2 0 0 0 0 0 0 0 0 12 6 0 4 1 4 49 11 7 8 0 15 24 14 0 3 3 0 12 0 0 2 18 12 0 17 11 12 169 12 10 11 36 17 35 16 33 3 3 24 12 3 1 2 30 18 0 21 12 16 315 1 3 3 0 3 11 2 0 0 0 0 0 0 0 0 14 7 0 5 1 5 55 11 7 8 0 16 25 15 0 3 5 0 13 0 0 2 21 13 0 19 11 12 181 12 10 11 36 19 36 17 33 3 5 26 13 3 2 2 35 20 0 24 12 17 336

TENAGA KEFARMASIAN NO UNIT KERJA APOTEKER DAN SARJANA FARMASI L


1 2 3
a

TENAGA GIZI JUMLAH L


9

D-III FARMASI DAN ASS APOTEKER L


6

D-IV/SARJANA GIZI L+P


11

DI DAN D-III GIZI L


15

JUMLAH L
18

P
4

L+P
5

P
7

L+P
8

P
10

L
12

P
13

L+P
14

P
16

L+P
17

P
19

L+P
20

TENAGA DI RUMAH SAKIT 1 RSUD Prof. DR. W.Z. Johannes 2 RS Wirasakti 3 RS Bhayangkara 4 RS AURI 5 RS AD 6 RSUD Ba'a 7 RSUD Kalabahi 8 Rumah Sakit Bergerak 9 RSUD dr. TC. Hillers Maumere 10 RSU St. Gabriel Kewapante 11 RSU St. Elisabeth Lela 12 RSUD Lewoleba 13 RS Bukit Lewoleba 14 RS Damian Lewoleba 15 RSUD SoE 16 RSIA SoE 17 RSUD Larantuka 18 RSUD Ruteng 19 RS Rafael Cancar 20 RS Karitas Weetabula 21 RSUD Waikabubak 22 RS Lendemoripa 23 RSUD Kota Kupang 24 RS Mamami 25 RS Dedari 26 RSUD Sabu 27 RSUD Ende 28 RS Jopu 29 RSUD Atambua 30 RSPP Betun 31 RSK Marianum Halilulik 32 RS Sito Husada 33 RS TNI 34 RSUD Umbu Raha Meha Waingapu 35 RS Lindimara 36 RS. St. Imanuel 3 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 2 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 7 0 0 0 0 1 2 1 0 0 0 4 1 0 0 0 7 5 0 0 0 0 0 0 0 0 7 0 0 2 1 1 0 0 0 0 10 1 0 0 0 1 3 1 5 1 1 5 1 0 5 0 9 1 0 0 2 1 0 0 0 1 7 0 3 2 1 1 0 0 0 0 10 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 24 1 0 0 0 7 8 3 0 0 0 14 2 0 0 1 8 13 0 1 0 0 0 0 0 0 6 0 0 5 1 3 0 0 0 0 34 1 0 0 0 8 8 3 12 2 2 15 2 0 7 1 8 16 0 1 5 1 0 0 0 0 6 0 8 5 2 3 0 0 0 0 13 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 2 0 0 0 0 2 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 31 1 0 0 0 8 10 4 0 0 0 18 3 0 0 1 15 18 0 1 0 0 0 0 0 0 13 0 0 7 2 4 0 0 0 0 44 2 0 0 0 9 11 4 17 3 3 20 3 0 12 1 17 17 0 1 7 2 0 0 0 1 13 0 11 7 3 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 5 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 17 0 0 0 0 1 2 0 0 0 0 4 2 0 0 1 2 5 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 22 0 0 0 0 1 2 0 8 0 9 5 2 0 12 1 2 7 0 0 2 0 0 0 0 0 2 0 2 1 1 0 0 0 0 0 5 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 19 0 0 0 0 1 2 0 0 0 0 6 2 0 0 1 2 5 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 24 0 0 0 0 2 2 0 8 0 9 7 2 0 12 1 3 7 0 0 2 0 0 0 0 0 2 0 2 1 1 0 0 0 0 0

TENAGA KEFARMASIAN NO UNIT KERJA APOTEKER DAN SARJANA FARMASI L


1 2 3
a

TENAGA GIZI JUMLAH L


9

D-III FARMASI DAN ASS APOTEKER L


6

D-IV/SARJANA GIZI L+P


11

DI DAN D-III GIZI L


15

JUMLAH L
18

P
4

L+P
5

P
7

L+P
8

P
10

L
12

P
13

L+P
14

P
16

L+P
17

P
19

L+P
20

37 RSUD Kefamenanu 38 RS Naob 39 RSUD Bajawa 40 RSUD Naibonat SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN 1 NAGEKEO 2 Rumah Bersalin Keluarga Kudus 3 Balai Pengobatan St. Martin de Pores 4 Balai Pengobatan Kartini Ndona 5 Balai Pengobatan Kasih A&A Rahmat 6 PMI Ruteng 7 Ngada
JUMLAH SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN

0 0 0 0 9

0 0 2 0 41

5 0 2 0 69

0 0 2 0 18

0 0 9 0 106

5 0 11 0 166

0 0 2 0 27

0 0 11 0 147

10 0 13 0 235

0 0 0 0 2

0 0 1 0 5

1 0 1 0 8

0 0 0 0 10

0 0 3 0 39

4 0 3 0 86

0 0 0 0 12

0 0 4 0 44

5 0 4 0 94

0 0 0 0 0 0 1 1

0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 1 1

0 0 0 0 0 0 1 1

0 0 0 0 0 0 3 3

0 0 0 0 0 0 4 4

0 0 0 0 0 0 2 2 4

0 0 0 0 0 0 3 3 18 0 5 1 5 0 8 6 0 3 3 3 0 0 0 0 6 7 3 0 0 2 0 52 490

0 0 0 0 0 0 5 5 15 0 7 4 5 10 10 7 0 12 5 4 0 12 3 1 8 13 4 0 0 4 0 75 783

0 0 0 0 0 0 1 1

0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 1 1

0 0 0 0 0 2 1 3

0 0 0 0 0 13 1 14

0 0 0 0 0 15 2 17

0 0 0 0 0 0 2 2 3

0 0 0 0 0 0 1 1 9 0 1 2 0 0 2 0 0 0 0 2 0 0 0 0 2 2 2 0 0 1 0 14 240

0 0 0 0 0 15 3 18 9 0 1 4 0 2 2 4 0 4 3 2 0 1 1 2 5 3 6 0 0 2 0 31 479

RASIO TERHADAP 100.000 PDDK INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT TENAGA DI DINAS KAB/KOTA & PROV 1 NAGEKEO 2 ROTE NDAO 3 ALOR 4 SIKKA 5 LEMBATA 6 TTS 7 FLOTIM 8 SIKKA 9 MANGGARAI BARAT 10 SUMBA BARAT DAYA 11 SUMBA BARAT 12 KOTA KUPANG 13 SUMBA TENGAH 14 SABU RAIJUA 15 ENDE 16 BELU 17 MANGGARAI TIMUR 18 SUMBA TIMUR 19 TTU 20 NGADA 21 KUPANG SUB JUMLAH III (DINKES KAB/KOTA) JUMLAH (KAB/KOTA) Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011 Keterangan : a termasuk S2 dan S3 2 1 0 0 2 0 0 0 2 0 0 0 0 0 1 2 0 0 0 1 0 11 31 4 1 2 0 5 2 0 1 3 2 0 0 0 0 3 0 2 0 0 0 0 25 107 6 2 2 6 7 2 0 7 5 2 0 6 2 0 4 2 2 0 0 1 0 36 172 0 2 0 0 0 1 0 1 0 1 0 0 0 0 1 4 1 0 0 1 0 12 77 1 0 3 0 3 4 0 2 0 1 0 0 0 0 3 7 1 0 0 2 0 27 383 1 2 3 4 3 5 0 5 0 2 0 6 1 1 4 11 2 0 0 3 0 39 611 0 0 0 0 0 0

0 2 3 0 0 2 1 0 1 2 1 0 0 0 0 2 6 1 0 0 2 0 23 108

0 0 0 0 0 0 2 0 1 0 0 0 0 0 0 2 1 0 0 0 0 0 6 15

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2 1 0 0 0 0 5 22

0 0 0 0 0 0 2 0 1 0 0 0 1 0 1 4 3 1 0 0 0 0 11 41

0 0 2 0 0 0 2 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 4 0 0 1 0 11 73

0 1 2 0 0 2 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 9 231

0 1 4 0 2 2 2 0 3 3 2 0 0 1 1 1 0 5 0 0 2 0 20 438

0 0 2 0 0 0 4 0 2 0 0 0 0 0 0 3 1 4 0 0 1 0 17 86

Tabel 77 JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN SANITASI DI SARANA KESEHATAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 TENAGA KESMAS NO
1

UNIT KERJA
2

SARJANA KESMAS a L P L+P


3 4 5

D-III KESMAS L P
6 7

L+P
8

L
9

JUMLAH P
10

L+P
11

L
12

TENAGA SANITASI P
13

L+P
14

TENAGA DI PUSKESMAS 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 NAGEKEO ROTE NDAO ALOR SIKKA LEMBATA TTS MANGGARAI MANGGARAI BARAT SUMBA BARAT DAYA SUMBA BARAT KOTA KUPANG FLORES TIMUR SUMBA TENGAH SABU RAIJUA ENDE BELU MANGGARAI TIMUR SUMBA TIMUR TTU NGADA KUPANG 6 3 5 0 11 3 1 0 1 6 0 12 0 0 1 12 1 0 0 4 5 71 11 9 10 0 13 9 6 0 12 11 0 20 0 0 13 11 3 0 0 16 13 157 17 12 15 24 24 12 7 6 13 17 19 32 7 5 14 23 4 0 16 20 18 305 0 0 0 0 0 0 14 0 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 17 0 0 0 0 0 0 29 0 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 32 0 0 0 0 0 0 43 0 0 6 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 49 6 3 5 0 11 3 15 0 1 9 0 12 0 0 1 12 1 0 0 4 5 88 11 9 10 0 13 9 35 0 12 14 0 20 0 0 13 11 3 0 0 16 13 189 17 12 15 24 24 12 50 6 13 23 19 32 7 5 14 23 4 0 16 20 18 354 6 20 14 0 7 14 0 0 3 6 0 7 0 0 11 11 12 0 0 11 10 132 11 18 14 0 9 39 0 0 10 4 0 34 0 0 22 30 10 0 0 14 9 224 17 38 28 35 16 53 0 36 13 10 26 41 11 5 33 41 22 0 28 25 19 497

SUB JUMLAH I (PUSKESMAS)

TENAGA KESMAS NO
1

UNIT KERJA
2

SARJANA KESMAS a L P L+P


3 4 5

D-III KESMAS L P
6 7

L+P
8

L
9

JUMLAH P
10

L+P
11

L
12

TENAGA SANITASI P
13

L+P
14

TENAGA DI RUMAH SAKIT 1 RSUD Prof. DR. W.Z. Johannes 2 RS Wirasakti 3 RS Bhayangkara 4 RS AURI 5 RS AD 6 RSUD Ba'a 7 RSUD Kalabahi 8 Rumah Sakit Bergerak 9 RSUD dr. TC. Hillers Maumere 10 RSU St. Gabriel Kewapante 11 RSU St. Elisabeth Lela 12 RSUD Lewoleba 13 RS Bukit Lewoleba 14 RS Damian Lewoleba 15 RSUD SoE 16 RSIA SoE 17 RSUD Larantuka 18 RSUD Ruteng 19 RS Rafael Cancar 20 RS Karitas Weetabula 21 RSUD Waikabubak 22 RS Lendemoripa 23 RSUD Kota Kupang 24 RS Mamami 25 RS Dedari 26 RSUD Sabu 27 RSUD Ende 28 RS Jopu 29 RSUD Atambua 30 RSPP Betun 31 RSK Marianum Halilulik 32 RS Sito Husada 33 RS TNI 34 RSUD Waingapu 35 RS Lindimara 36 RS. St. Imanuel 37 RSUD Kefamenanu 38 RS Naob

2 0 0 0 0 3 2 0 0 0 0 3 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 4 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0

3 0 0 0 0 0 2 1 0 0 0 6 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0

5 0 0 0 0 3 4 1 2 0 0 9 0 0 1 0 0 2 0 0 4 0 0 0 0 6 6 0 1 2 1 0 0 0 0 0 1 0

4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 8 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 24 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

6 0 62 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 32 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

6 0 0 0 0 3 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 10 0 0 0 0 0 0 0 0 4 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0

5 0 0 0 0 0 2 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 24 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0

11 0 62 0 0 3 4 1 2 0 0 9 0 0 1 0 0 34 0 0 6 0 0 0 0 6 6 0 1 2 1 0 0 0 0 0 1 0

0 0 0 0 0 0 4 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 6 0 0 0 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 1 0 0 1 4 0 6 0 1 7 0 0 6 0 4 0 0 0 1 0 0 0 0 1 2 0 3 1 1 0 0 0 0 0 2 0

TENAGA KESMAS NO
1

UNIT KERJA
2

SARJANA KESMAS a L P L+P


3 4 5

D-III KESMAS L P
6 7

L+P
8

L
9

JUMLAH P
10

L+P
11

L
12

TENAGA SANITASI P
13

L+P
14

39 RSUD Bajawa 40 RSUD Naibonat SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT)


JUMLAH SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN

1 0 18 0

4 0 20 0

5 0 53 0

0 0 12 0

3 0 29 0

3 0 105 0

1 0 27 0 5

7 0 43 0 10 3 3 11 23 3 0 6 11 0 7 0 2 0 0 0 0 8 8 3 0 0 9 0 91 326

8 0 158 0 11 6 6 17 27 14 5 18 21 0 17 15 5 0 30 6 3 14 14 10 0 0 14 0 230 748

2 0 11 0 6 0 0 1 4 1 0 2 1 0 0 0 3 0 0 0 0 0 7 0 0 0 4 0 23 166

3 0 14 0 10 0 0 2 0 1 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 2 0 0 0 2 0 14 252

5 0 46 0 11 0 0 3 4 2 7 5 1 0 0 3 3 0 6 3 0 4 9 0 0 0 6 0 56 599

RASIO TERHADAP 100.000 PDDK INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT 1 Belu JUMLAH INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT TENAGA DI DINAS KAB/KOTA & PROV 1 NAGEKEO 2 ROTE NDAO 3 ALOR 4 SIKKA 5 LEMBATA 6 TTS 7 FLOTIM 8 MANGGARAI 9 MANGGARAI BARAT 10 SUMBA BARAT DAYA 11 SUMBA BARAT 12 KOTA KUPANG 13 SUMBA TENGAH 14 SABU RAIJUA 15 ENDE 16 BELU 17 MANGGARAI TIMUR 18 SUMBA TIMUR 19 TTU 20 NGADA 21 KUPANG SUB JUMLAH III (DINKES KAB/KOTA) JUMLAH (KAB/KOTA) Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011 Keterangan: a termasuk S2 dan S3 b termasuk D-I 3 3 6 4 11 0 12 10 0 9 0 3 0 0 0 0 6 6 7 0 0 5 0 79 171 3 3 11 23 3 0 6 11 0 4 0 2 0 0 0 0 8 8 3 0 0 9 0 88 268 6 6 17 27 14 5 18 21 0 13 15 5 0 30 6 3 14 14 10 0 0 14 0 226 590 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 30 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3 64 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 158

3 3 6 4 11 0 12 10 0 10 0 3 0 0 0 0 6 6 7 0 0 5 0 80 198

TABEL 78 JUMLAH TENAGA TEKNISI MEDIS DAN FISIOTERAPIS DI SARANA KESEHATAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 NO
1

UNIT KERJA
2

ANALIS LAB. L P L+P


3 4 5

TENAGA TEKNISI MEDIS TEM & P.RONTG P.ANESTESI L P L+P L P L+P


6 7 8 9 10 11

L
12

JUMLAH P L+P
13 14

FISIOTERAPIS L
15

P
16

L+P
17

TENAGA DI PUSKESMAS 1 2 3 4 5 6 7 8 9 NAGEKEO ROTE NDAO ALOR SIKKA LEMBATA TTS MANGGARAI MANGGARAI BARAT SUMBA BARAT DAYA 2 3 0 0 3 7 5 0 0 1 0 4 0 0 3 9 5 0 12 4 0 58 16 5 0 0 13 14 11 0 3 9 0 11 0 0 26 38 8 0 29 7 0 190 18 8 0 15 16 21 16 22 3 10 16 15 2 0 29 47 13 0 41 11 5 308 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 6 0 0 0 0 5 0 0 0 0 11 0 0 0 0 0 0 0 2 0 4 0 6 1 0 0 0 5 0 0 0 0 18 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 2 3 0 0 3 7 5 0 0 5 0 5 0 0 3 9 5 0 12 4 0 63 16 5 0 0 13 14 11 0 3 10 0 19 0 0 26 38 13 0 29 7 0 204 18 8 0 15 16 21 16 24 3 15 16 24 3 0 29 47 18 0 41 11 5 330 1 0 0 0 0 0 1 2 0 0 0 2 0 0 0 1 0 0 0 0 0 7 0 1 0 7 0 0 1 0 2 0 0 1 0 13 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 2 2 0 1 0 9 1 0 1 1 2 0 0 1 0 21

10 SUMBA BARAT 11 KOTA KUPANG 12 FLORES TIMUR 13 SUMBA TENGAH 14 SABU RAIJUA 15 ENDE 16 BELU 17 MANGGARAI TIMUR 18 SUMBA TIMUR 19 TTU 20 NGADA 21 KUPANG SUB JUMLAH I (PUSKESMAS)

NO
1

UNIT KERJA
2

ANALIS LAB. L P L+P


3 4 5

TENAGA TEKNISI MEDIS TEM & P.RONTG P.ANESTESI L P L+P L P L+P


6 7 8 9 10 11

L
12

JUMLAH P L+P
13 14

FISIOTERAPIS L
15

P
16

L+P
17

TENAGA DI RUMAH SAKIT 1 RSUD Prof. DR. W.Z. Johannes 2 RS Wirasakti 3 RS Bhayangkara 4 RS AURI 5 RS AD 6 RSUD Ba'a 7 RSUD Kalabahi 8 Rumah Sakit Bergerak 9 RSUD dr. TC. Hillers Maumere 10 RSU St. Gabriel Kewapante 11 RSU St. Elisabeth Lela 12 RSUD Lewoleba 13 RS Bukit Lewoleba 14 RS Damian Lewoleba 15 RSUD SoE 16 RSIA SoE 17 RSUD Larantuka 18 RSUD Ruteng 19 RS Rafael Cancar 20 RS Karitas Weetabula 21 RSUD Waikabubak 22 RS Lendemoripa 23 RSUD Kota Kupang 24 RS Mamami 25 RS Dedari 26 RSUD Sabu 27 RSUD Ende 28 RS Jopu 29 RSUD Atambua 30 RSPP Betun 31 RSK Marianum Halilulik 32 RS Sito Husada 33 RS TNI 34 RSUD Waingapu 35 RS Lindimara 36 RS. St. Imanuel

9 2 2 0 0 1 1 1 0 0 0 3 0 1 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 1 0 1 0 0 0 0

15 0 7 0 0 4 4 0 0 0 0 8 0 1 0 1 6 8 0 0 0 0 0 0 0 0 8 0 0 2 6 7 0 0 0 0

24 2 9 0 0 5 5 1 10 2 2 11 0 2 9 1 6 10 0 0 4 1 0 0 0 0 10 0 11 3 6 8 0 0 0 0

5 2 0 0 0 1 0 0 0 0 0 4 0 0 0 0 1 4 0 0 0 0 0 0 0 0 8 0 0 0 0 0 0 0 0 0

6 0 1 0 0 1 2 0 0 0 0 7 0 0 0 0 5 2 0 0 0 0 0 0 0 0 4 0 0 1 0 0 0 0 0 0

11 2 1 0 0 2 2 0 8 1 2 11 0 0 10 0 6 6 0 0 2 1 0 0 0 0 12 0 7 1 0 0 0 0 0 0

6 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

12 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

18 2 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0

20 5 2 0 0 2 1 1 0 0 0 8 0 1 0 0 2 7 0 0 0 0 0 0 0 0 10 0 0 1 0 1 0 0 0 0

33 1 9 0 0 5 6 0 0 0 0 15 0 1 0 1 11 10 0 0 0 0 0 0 0 0 12 0 0 3 6 7 0 0 0 0

53 6 11 0 0 7 7 1 18 3 5 23 0 2 19 1 13 17 0 0 6 3 0 0 0 0 22 0 19 4 6 8 0 0 0 0

4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0

2 1 0 0 0 0 3 0 0 0 0 8 0 0 0 0 3 2 0 0 0 0 0 0 0 0 4 0 0 3 1 0 0 0 0 0

6 1 2 0 0 0 3 0 4 0 1 9 0 0 4 0 4 3 0 0 0 0 0 0 0 0 4 0 7 4 2 0 0 0 0 0

NO
1

UNIT KERJA
2

ANALIS LAB. L P L+P


3 4 5

TENAGA TEKNISI MEDIS TEM & P.RONTG P.ANESTESI L P L+P L P L+P


6 7 8 9 10 11

L
12

JUMLAH P L+P
13 14

FISIOTERAPIS L
15

P
16

L+P
17

37 RSUD Kefamenanu 38 RS Naob 39 RSUD Bajawa 40 RSUD Naibonat SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN 1 ALOR
JUMLAHSARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN

4 0 3 0 33

7 0 13 0 97

11 0 16 0 169 7

4 0 3 0 32

2 0 4 0 35

6 0 7 0 98 2

0 0 2 0 12

0 0 3 0 17

0 0 5 0 32

8 0 8 0 77 0

9 0 20 0 149 0 0 15 1 1 4 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 2 0 0 0 1 0 10 364

17 0 28 0 299 9 9 13 1 1 5 1 34 0 2 3 0 0 0 1 0 4 0 0 3 3 0 0 0 1 0 57 696

7 0 3 0 19 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 26

3 0 2 0 32 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 45

10 0 5 0 69 3 3 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 93

0 6

RASIO TERHADAP 100.000 PDDK INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT 1 Rumah Bersalin Keluarga Kudus JUMLAH INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT TENAGA DI DINAS KAB/KOTA & PROV 1 NAGEKEO 2 ROTE NDAO 3 ALOR 4 SIKKA 5 LEMBATA 6 TTS 7 FLOTIM 8 MANGGARAI 9 MANGGARAI BARAT 10 SUMBA BARAT DAYA 11 SUMBA BARAT 12 KOTA KUPANG 13 SUMBA TENGAH 14 SABU RAIJUA 15 ENDE 16 BELU 17 MANGGARAI TIMUR 18 SUMBA TIMUR 19 TTU 20 NGADA 21 KUPANG SUB JUMLAH III (DINKES KAB/KOTA) JUMLAH (KAB/KOTA) Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011 0 0 0 0 0 0 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3 94 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 2 0 0 0 1 0 6 294 1 1 1 1 26 0 0 3 0 0 0 1 0 4 0 0 0 2 0 0 0 1 0 39 524 0 0 1 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 1 0 0 0 0 0 6 42 0 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 4 50 0 0 4 0 8 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3 1 0 0 0 0 0 18 136 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 13 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 20 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 36

0 0 1 0 0 0 2 3 0 0 0 0 0 0 0 0 2 1 0 0 0 0 0 9 149

TABEL 79 ANGGARAN KESEHATAN KABUPATEN/KOTA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2011 ALOKASI ANGGARAN KESEHATAN Rupiah
3

NO
1

SUMBER BIAYA
2

%
4

ANGGARAN KESEHATAN BERSUMBER: 1 APBD KAB/KOTA a. Belanja Langsung b. Belanja Tidak Langsung 2 APBD PROVINSI 3 APBN : - Dana Dekonsentrasi - Dana Alokasi Khusus (DAK) - ASKESKIN/JAMKESMAS - Lain-lain (sebutkan) 4 PINJAMAN/HIBAH LUAR NEGERI (PHLN) 685.872.094.600 306.408.908.550 379.463.186.050 427.566.000 275.046.991.566 15.085.612.147 67.073.735.873 70.490.478.083 122.397.165.463 18.003.325.999 0,04 27,9 1,5 6,8 7,2 12,4 1,8 69,7

5 SUMBER PEMERINTAH LAIN TOTAL ANGGARAN KESEHATAN TOTAL APBD KAB/KOTA % APBD KESEHATAN THD APBD KAB/KOTA ANGGARAN KESEHATAN PERKAPITA Sumber: Profil Dinkes. Kab/Kota Tahun 2011

4.922.851.002 984.272.829.167

0,5 100,0

#DIV/0! 205.322