Tambahan : Hipotiroidisme Etiologi : a. Primer : Kelainan bawaan atropi atau agenesis kelenjar tiroid b. Sekunder : Adenoma Hipofisis c.

Tersier : Disfungsi hipotalamus (jarang)

Hipertiroidisme GK Terdapat banyak kasus hipertiroidisme namun prevalensi terbesar adalah penyakit Graves (75%), goiter nodular toksik (15%) dan adenoma toksik (5%). Pada penyakit Graves ditemui pada 50%-80% pasien ditandai dengan mata melotot, fissura palpebra melebar, kedipan berkurang, lid lag (keterlambatan kelopak mata dalam mengikuti kedipan mata).

Goiter nodular toksik sering dijumpai pada pasien lanjut usia. Pada pasien pasien ini hipertiroidisme muncul secara lambat dan manifestasi klinisnya lebih ringan daripada penyakit Graves. Pasien goiter nodular klasik mungkin memperlihatkan tanda tanda mata melotot, pelebaran fissura palpebra, lid lag, meskipun demikian tidak ada manifestasi dramatios oftalmopati seperti pada penyakit Graves.

Diabetes Melitus GK : 1. Penatalaksanaan 1. glukoneogenesis dan lipolisis untuk memenuhi kebutuhan energi  pemecahan lemak dan protein tubuh akan menyebabkan penurunan berat badan. Penurunan berat badan Hiperglikemia  glukosa tidak bisa masuk ke jaringan untuk dirubah menjadi energi  sel kekurangan energi  menimbulkan respons glikogenolisis. Penggunaan anestesi dengan kadar adrenalin rendah . Dalam melakukan pembedahan usahakan menciptakan trauma sesedikit mungkin 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful