You are on page 1of 14

BAB III.

LAPORAN KASUS ANAMNESIS PRIBADI Nama Umur Pekerjaan Agama Suku Alamat Tanggal masuk Jam masuk Tanggal keluar Paritas Ny. S H 24 tahun Ibu RumahTangga Islam Batak Jl,Utama 222 15November 2012 06.21 WIB 17 November 2012 G2P1A0

ANAMNESIS PENYAKIT Ny. S, 24 tahun, G2P1A0, batak, islam, SD, IRT, i/d Tn. AF, 27 tahun, batak, islam, SLTA, wiraswasta, datang ke IGD RSU Dr. Pirngadi Medan dengan : Keluhan Utama : mules-mules mau melahirkan Telaah : Hal ini dialami os sejak tanggal 14-11-2012 pukul 09.00 WIB, disertai

dengan keluarnya lendir dan darah. Riwayat keluar air banyak dari kemaluan (-). Os juga mengeluh sesak nafas dan batuk berdahak sejak ± 1 minggu terakhir. Sesak nafas ini dipengarhi oleh cuaca dan asap.

RPT/RPO ANC

: Asma (+) / tidak jelas : Bidan 4x

Tanda-tanda inpartu - Bloody show - His teratur mulai : (+), tanggal 14 – 11 -2012, jam 09.00 WIB : (+),tanggal 14 – 11 -2012, jam 08.45 WIB

20

klinik. Hamil ini RIWAYAT HAID HPHT TTP : 28 – 02 . 1 tahun 7 bulan. bidan.Rasa mengedan : (-) RIWAYAT PERSALINAN 1. sehat 2. STATUS PRESENT Keadaan umum Keadaan gizi Kesadaran Tekanan darah Pernafasan per menit Nadi per menit Suhu Anemia Ikterus Siaosis Dispnoe Edema Tanda dehidrasi Kelainan fisik Baik Baik Compos Mentis 140/90 mmHg 28 x/menit 96 x/menit 36..8ºC Tidak ada Tidak ada Tidak ada Ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada 20 . aterm. Perempuan. 3100 gram.2012 : 06 – 12 – 2012 PEMERIKSAAN FISIK A.

/ 10 Abdomen membesar asimetris 3 jari dibawah proc. Ө 3 cm. ST : lendir darah (+). eff 80 %. 2.xypoideus (31 cm) Kanan Kepala turunnya kepala 4/5 (+) (2x20”/10’) (+) 2800-3000 gram 148 x/i (+) normal KESIMPULAN 1.000mm3 : 81 mg/dl : . STATUS OBSTETRIKUS G1POAo Antenatal care : (-) Inspeksi Palpasi Leopold I Leopold II Leopold III Leopold IV His a.200mm3 : 395. • • • • • • • PEMERIKSAAN LABORATORIUM Hb Ht Leukosit Trombosit KGD adrandom SGOT/SGPT : 9.B. PEMERIKSAAN DALAM D. Umur kehamilan (minggu) Letak anak : 38-40 minggu : Letak Kepala 20 .3 : 10. kepala HI=HII E. VT : cervix axial.9 mg/dl : 31. selket (+). air ketuban (-) F. Kekuatan Taksiran berat badan janin Denyut jantung janin Genitalia Eksterna C.

4.3. 9. 8. Panggul Perdarahan antepartum Inpartu Keadaan janin Tanda-tanda ruptur uteri mengancam Pecah ketuban Pre-eklampsia : Tidak Dilakukan Pemeriksaan : Tidak Ada : Sudah Inpartu : Hidup : Bandl’s Sign (-) : sudah pecah : Ada : Ada : Tidak ada 10. Nasution Sp.OG  Acc LAPORAN PERSALINAN EKSTRAKSI VACUM Pada tanggal 08– 11. 5. Riza H. Apgar score 8/9. His 11. PB: 45cm. Lahir bayi perempuan dengan BB: 3100 gr. 6.00 WIB dengan Ekstraksi Vacum a/I PEB. Komplikasi DIAGNOSA SEMENTARA PEB + PG + KDR (38-40 minggu)+ PK +AH+Kala II PROGNOSIS Baik RENCANA PERSALINAN Ekstraksi Vakum Lapor supervisor Dr.2012 pukul 21. anus (+) 20 . 7.

Tekanan vakum dinaikkan menjadi 0. Tali pusat di klem didua tempat dan digunting diantaranya. dagu dan seluruh kepala cup vakum dilepas dilakukan pembersihan mucus dari mulut dan hidung bayi dengan kassa steril.6 kg/cm2 dengan selang waktu 2 menit sambil dilakukan evaluasi untuk melihat jepitan jalan lahir. setelah kepala crown dan perineum telah tipis. muka. Complex 2x1 20 . dahi. Pada his yang adekuat dilakukan traksi terkendali searah dengan jalan lahir. Dilakukan episiotomi mediolateral. Pada His yang adekuat tampak kepala maju mundur di introitus vagina. TERAPI  IVFD Ringer Laktat +Oksitosin 10-5-520 gtt/i  IVFD RL + MgSO4 40% (30cc) (maintenace dose ) 14gtt/i  Cefadroxil 500mg tab 2x1  Asam mefenamat 500mg tab 3x1  Nifedipin tab 4x10 mg jika tekanan darah >180/110mmhg berikan nifedipin 10mg/30 menit maksimal dose 120mg/24 jam.4. Dengan sanggah susur dilahirkan seluruh tubuh. 0. tidak ada tanda-tanda perdarahan KU ibu post ekstraksi vakum baik. Dengan pegangan biparietal.2. Di lakukan pemasangan alat vakum sedekat mungkin dengan ubun – ubun kecil. dan lahir bayi perempuan BB 3100 gr. anus (+).- Ibu di baringkan di meja ginekologi dengan posisi litotomi dengan infus dan kateter terpasang baik Di lakukan vulva toilet dan pengosongan kandung kemih. kepala ditarik kebawah untuk melahirkan bahu depan dan ditarik keatas untuk melahirkan bahu belakang. Dengan manajemen aktif kala III tampak luka laserasi episiotomi pada perineum dan dilakukan penjahitan dengan chromic catgut no 2/0 Evaluasi jalan lahir.  B. Berturut – turut lahir UUK. 0.UUB. Evaluasi cup vakum sehingga tidak ada bagian serviks atau vagina yang terjepit vakum. PB 45 cm AS 8/9.

kontraksi. Berat badan (g) 8. Nilai APGAR 5. Bantuan pernafasan 6.30 140/100 90 24 Kuat 2 jari bawah pusat 50 cc 16.30 150/100 88 24 Kuat setentang pusat 50 cc 15.00 Wib Hidup 8/9 Tidak ada perempuan 3100 gram 45 cm Tidak ada Tidak ada Tidak ada PEMANTAUAN POST EKSTRAKSI VAKUM (KALA IV) Jam (WIB) TD (mmHg) HR (x/menit) RR (x/menit) Kontraksi Uterus TFU (cm) 14.00 140/100 92 24 Kuat 1 jari bawah pusat 50 cc 15. Panjang badan (cm) 9.dan perdarahan Cek darah rutin 2 jam post ekstraksi vakum NEONATUS 1. Keadaan lahir 4.Rencana • • Awasi vital sign. Kelainan bawaan Trauma Konsul Tunggal 8 November 2012 Pukul 21. Jenis kelamin 7. Jenis kelahiran 2. Lahir tanggal 3.00 140/90 90 24 Kuat 2 jari bawah pusat 100cc HASIL LABORATORIUM 2 JAM POST EKSTRAKSI VAKUM 20 .00 150/100 88 24 Kuat setentang pusat Perdarahan 50 cc 14.

Tanggal 8 November 2012 • • • • Hb Ht Leukosit Trombosit : 10.700 mm3 : 252.4 : 26.9 mg/dl : 33.000 mm3 20 .

B.7 oC Anemis :Sianosis : Ikterik :Dypsnoe : Oedema : abdomen : soepel.peristaltik (+) normal TFU : 2 jari dibawah umbilikus Dypsnoe : - status lokalisata L/O : (-) P/V BAB BAK Flatus ASI : (-) : (-) : (+) cukup : (+) : (+) Lochia : (-) Post ekstraksi vakum Diagnosis a/i persingkatan kala II (PEB) +NifasHari 1 .Asam mefenamat 3x500 mg . peristaltik + normal TFU L/O : (-) P/V Lochia BAB BAK Flatus ASI : (-) : (-) Rubra : (-) : (+) cukup : (+) : (+) : 2 jari bawah umbilikus 11-11-2012 Sens: CM TD : 120/80mmHg HR : 88x/menit RR : 20x/menit Temp: 36.Nifedipin 1x10 mg .-Vit.IVFD RL+ MgSO4 40% 30 cc-> 14gtt/i -IVFD RL+oxytocin 10-10-10 -> 20 gtt/i Therapi -cefadroxil 2x500 mg .Asam mefenamat 3x500 mg .5o C Anemis Sianosis Ikterik Oedema Abdomen: Soepel.Nifedipin 1x10 mg -Vit.Asam mefenamat 3x500 mg .4 oC Anemis :Sianosis : Ikterik :Dypsnoe : Oedema : Abdomen: soepel.peristaltik (+) TFU L/O BAB BAK Flatus ASI : : (-) : (+) : (+) cukup : (+) : (+) 2jaribawahumbilikus Lochia : (-) rubra ::::- status present Temp: 37.Comp 2x1 tab cefadroxil 2x500 mg .Tanggal Keluhan utama 9-11-2012 Sens: CM TD : 130/80mmHg HR : 82x/menit RR : 24x/menit 10-11-2012 Sens: CM TD : 130/80mmHg HR :94x/menit RR : 22x/menit Temp: 37.Nifedipin 1x10 mg -Vit. B.Comp 2x1 tab ANALISIS KASUS 20 .Comp 2x1 tab -aff kateter Rencana -ganti obat oral Cek DR ulang Post ekstraksi vakum a/i persingkatan kala II (PEB) +NifasHari 2 Post ekstraksi vakum a/i persingkatan kala II (PEB) +NifasHari 3 -cefadroxil 2x500 mg . B.

Selaput ketuban negatif 5. SA atas indikasi PEB Ekstraksi vakum adalah tindakan obstetrik Telah dilakukan tindakan Ekstraksi Vakum Syarat ekstraksi vakum : 1. Janin diperkiraan dapat lahir pervaginam 2. KASUS terhadap pasien Ny. Pembukaan sekurang-kurangnya 7 cm ( idealnya adalah diatas lengkap) 3. Harus ada kekuatan meneran ibu dan kontraksi uterus (HIS) Pada kasus ini telah dilakukan persalinan pervaginam dengan menggunakan ekstraksi vakum dimana janin diperkirakan dapat lahir pervaginam.TEORI operatif untuk melahirkan kepala janin dengan menggunakan “mangkuk hampa udara” yang ditempelkan pada kulit kepala janin. 20 . pembukaan sudah 9cm . selaput ketuban negative dan adanya kekuatan ibu dan his yang baik. turunnya kepala di hodge III . Penurunan kepala > station 0 (idealnya setinggi Hodge III+) 4.

Pada kasus ini dilakukan persingkatan kala II a/I PEB dimana ibu tidak boleh meneran terlalu lama dan berlebihan.Indikasi untuk melakukan ekstraksi vakum: • • • • • • Kelelahan ibu Partus tak maju Gawat janin yang ringan Toksemia gravidarum Rupture uteri iminens Untuk mempersingkat kala II pada ibuibu yang tidak boleh mengejan lama. asma bronchial. Dengan TD : 160/ 110 mmHg. dan lain-lain. eklampsia)  Kondisi obstetri tertentu ( riwayat SC. Indikasi Konvensional :  Mempersingkat Kala II pada keadaan ibu tidak boleh meneran terlalu lama pada kala II akibat kondisi obstetri tertentu ( pre eklampsia berat. anemia. diabetes mellitus. Kala II memanjang. Maternal distress pada kala II)  Gawat janin pada kala II dengan syarat perjalanan persalinan normal. fasilitas sectio caesaria sudah siap. tuberculosis paru. anemia. 20 . seperti ibu-ibu yang menderita vitium kordis.

PERMASALAHAN 1. Pada anak: Perdarahan dalam otak Kaput suksedaneum artificial. Terbentuk caput secsedenum pada kepala bayi. perineum. Apakah penanganan vakum ekstraksi pada pasien ini sudah tepat ? 20 .. Komplikasi : Pada ibu : Robekan pada serviks uteri Robekan pada dinding vagina. yang akan hilang sendiri setelah 24-48 jam.

2. Apabila menemukan kasus ini di tingkat puskesmas apa yang harus dilakukan ? 20 . Apakah ekstraksi vakum merupakan kompetensi kita sebagai dokter umum? 3.

Vacuum extraction.blogspot. Prawirohardjo. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC. Available from : www. Widjanarko B.health. Rustam M. Edisi 21. Available from : http://reproduksiumj. Hal : 1375 – 1392 2. Leveno KJ.humwpphd.org. 2010. Mansjoer A. 2. Current Guidelines Management Asthma During Pregnancy 2006..comgreenjournalAbstract200401000Asthma_During_Pregnancy.uk/content/254731. Jakarta: Media Aesculapius: 2005 5.br. dkk.pdf 12. Savitri R.org. 2006.Current_Guideline 11. Sinopsis Obstetri jilid 2. Wenstrom KD.medscape. Gilstrap III LC. Obstetri Williams Vol.3. Sarwono. Available from : http://www. Available from: http://www.aspx 20 ..sote.com/article/271175.bohacsaniko..com/2010/01/ekstraksi-vakum.e.full 8. Ekstraksi vakum.. John P. Mike. Bronchial asthma and pregnancy : clinical and cellular immunological studies. Triyanti K. 10.medicine. KapitaSelekta Kedokteran.ersj.Jakarta : PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo 3.lww.html 7. Ilmu Kebidanan Edisi ke 4. Hauth JC. Available from : http://journals. 2012. 2008.phd. Asthma and Pregnancy. chapter 23-forceps Delivery and Vacuum Extraction Williams Obstetric 23rd Edition in: pathologic obstetric.Asma. 2010. Jakarta : EGC : 1998 4.edu 9.DAFTAR PUSTAKA 1. Keanekaragaman genetik HLA-DR dan variasi kerentanan terhadap penyakit asma : tinjauan khusus pada asma dalam kehamilan... Asthma during pregnancy : mechanisms and treatment implications. Available from : www. 6. Available from : www.sbpt. Cunningham GF.utah. Gant NF.

20 .