You are on page 1of 15

PRAKTEK DAN PEMIKIRAN EKONOMI MASA RASULULLAH

KULIAH 2

AGENDA .

MASA SEBELUM RASULULLAH .

pada waktu nabi Muhammad SAW sampai di madinah dan menjadi memimpin pemrintahan hingga akhirnya meninggal ketika nabi Muhammad SAW mulai mengenal kegiatan ekonomi (ketika berdagang ke syam) dan diakhiri dengan masa kenabian hingga hijrah ke madinah .

PERIODE MEKKAH .

.1 ..MASA SEBELUM KERASULAN....

..1 ...MASA SEBELUM KERASULAN..

.....3 .MASA SEBELUM KERASULAN.

Hal ini dikarenakan beliau sibuk menyiarkan agama islam yang hingga saat ini menjadi agama yang rahmatan lil’alamn. kegiatan berdagang sedikit berkurang.MASA KERASULAN DI MAKKAH  Setelah nabi Muhammad SAW diangkat menjadi Rasul. . nabi Muhammad SAW tertantang dengan kondisi dan situasi negeri arab yang semakin hari semakin melenceng dari jalan-Nya. Sebagai seorang Rasul. Dengan demikian beliau lebih mengutamakan berdakwa dan berdakwa namun dengan kesibukan dakwa. nabi Muhammad SAW tidak sedikitpun berkurang perhatiannya terhadap aktifitas bisnis khususnya perdagangan.

.1  Di Madinah. dan mendirikan baitul mal . manjalin kedamaian dalam Negara.PERIODE MADINAH. nabi Muhammad SAW diangkat menjadi kepala Negara sekaligus pemimpin agama oleh masyarakat madinah sebagai kepala Negara tentunya beliau membuat berbagai kebijakan kepada masyarakatnya. mambangu mesjid. menyusun system pertahanan Negara. Diantra kebijakan tersebut adalah.. manyatukan kaum muhajirin dan anshor. membuat undangundang.

karena kedua hal itulah beliau lebih memilih sebagai pengawas pasar.. di madinah ini nabi Muhammad SAW lebih dikenal sebagai seorang pengawas pasar yang aktif hingga akhir hayatnya menjai pengawas pasar dilakukan oleh nabi Muhammad SAW seiring kesibikannya menjadi kepala Negara sekaligus kepala agama..2  Mengenai aktifitas sebagi pebisnis atau lebih dikenal dengan sebutan pedagang.PERIODE MADINAH. tugas nabi Muhammad SAW adalah mengawasi jalannya mekanisme pasar di madinah dan sekitarnya agar tetap dapat belangsung secara islami . Sebagai pengawas pasar. Jadi.

. Selain itu juga mnegenai kekayaan. karena jika ditimbun perputaran harta akan terhenti .2  Selanjutnya mengenai kebijakan ekonomi. nabi Muhammad SAW menekankan bahwa kekayaan tidak boleh ditimbun..PERIODE MADINAH. nabi Muhammad SAW sangat melarang segala hal yang menimbulkan riba. Sebab riba banyak merugikan puhak pembeli dari pada penjua.

. Beberapa bentuk pemasukan Negara pada waktu itu adalah kharaj (pajak atas tanah). pertahanan dan keamanan. jizyah. pengmbangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Baitul mal adalah salah satu program dari nabi Muhammad SAW. serta menyediakan fasilitas bagi kesejahteraan social . (pajak jaminan bagi non muslim) dan penerimaan lain seperti kafarat dan harta waris (Muhammad. zakat.3  Ketika menjabat sebagi kepala Negara. Di baitul mal tersebut aktifitas pemasukan dan pengeluaran Negara berlangsung. 2007: 13) selanjutnya mengenai pengeluaran.PERIODE MADINAH. pembangunan infrasruktur. Oleh karena itu penggunaan baitul mal sebagi perbendaharaan Negara sangat diutamakan. diantara dana Negara digunakan untuk penyebaran agama islam. khums (pajak proporsional).

beliau selalu mabayar lebih banyak .4  Dari kegiatan ekonomi khususnya perdagangan yang berlangsung di madinah. Meskipun begitu beliau tetap menjadi AS-sidiq dan al-‘amin karena ketika beliau meminjam sesuatu kepada orang lain.PERIODE MADINAH.. transaksi penjualan lebih sedikit jumlahnya dari transaksi pembelian.. hal tersebut terbukti bahwa sepanjang hidupnya nabi Muhammad SAW banyak melakukan peminjaman.

dan kebijakan fiscal khusus (meminta bantuan kepada muslim kaya secara suka rela) .5  Selanjutnya meskipun secara pribadi nabi Muhammad SAW lebih banyak berhutang bahkan menggadaikan barangnya (baju besi). membuat anggaran seperti APBN.. tidak demikian jika dilihat dari pesfektif kepala Negara. Sebagi kepala Negara. sedangkan kebijakan fiskalnya adalah meningkatkan pendapatan nasional dan tingkat partisipasi kerja. nabi Muhammad SAW mengeluarkan dua kebijakan dalam ekonomi yaitu kebijakan moneter dan kebijakan fiscal kebijakan moneter dikeluarkan nabi Muhammad SAW adalah menetapkan mata uang yang sah dan memfungsikan uang sebagai alat transaksi kemudian untuk jaga-jaga.. kebijakan pajak.PERIODE MADINAH. agar perekonmian madina semakin berkembang.