P. 1
Dasar Genetika

Dasar Genetika

|Views: 4|Likes:

More info:

Published by: Henggar Wahyu Siswanti on Mar 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/05/2013

pdf

text

original

DNA (Deoxyribonucleic Acid) DNA adalah pembawa sebagian besar atau seluruh sifat-sifat genetik di dalam kromosom

. DNA terdapat di dalam nukleus dan bersama senyawa protein membentuk nukleo protein.

Selain di dalam nukleus, molekul DNA juga terdapat dalam mitokondria, plastid, dan sentriol. Susunan kimia DNA adalah sebuah makromolekul yang kompleks. Molekul DNA disusun oleh dua rantai polinukleotida yang amat panjang. Satu rantai polinukleotida terdiri atas rangkaiannukleotida. Sebuah nukleotida tersusun atas: a) Gugus gula deoksiribosa (gula dengan lima atom karbon atau pentosa) b) Gugus asam fosfat (fosfat terikat pada C kelima dari gula) c) Gugus basa nitrogen (gugus ini terikat pada C pertama dari gula)

Basa nitrogen terdiri atas : 1. Basa pirimidin, yaitu basa yang terdiri atas timin (T) dan sitosin (S). 2. Basa purin, yaitu basa yang terdiri atas guanin (G) dan adenin (A)

Gabungan dari nukleotidanukleotida akan membentuk suatu DNA. yaitu: 1. model DNA digambarkan sebagai tangga tali rangkap yang terpilin yang disebut double helix. guanin dengan sitosin (G – S) atau 2.Menurut Watson dan Cricks (1953). molekul DNA merupakan polimer panjang dari nukleotida yang dinamakan polinukleotida. Nukleosida tersebut akan berikatan dengan fosfat membentuk nukleotida (deoksiribonukleotida). . Jadi. sedangkan dua dari empat basa nitrogen sebagai anak tangga Basa-basa nitrogen yang berpasangan senantiasa tetap. adenin dengan timin (A-T) Rangkaian kimia antara deoksiribosa dengan purin danpirimidin disebut nukleosida (deoksiribonukleosida). Deretan gugusan gula dan asam fosfat merupakan ibu tangga. berdasarkan analisis foto defraksi sinar X.

Sebagai autokatalis. melainkan juga menjalankan fungsi yang sangat kompleks pula. Proses-proses yang terjadi saat terjadinya replikasi adalah sebagai berikut. yaitu kemampuan DNA untuk dapat mensintesis senyawa lain.Fungsi atau peranan DNA ini sebenarnya tidak sekadar sebagai pembawa materi genetik. c. sehingga menghasilkan dua pita double helix. yaitu kemampuan DNA untuk menggandakan diri (replikasi). Masing-masing pita lama membentuk pita baru. Pita saling memisah. b. Sebagai pembawa materi genetika dari generasi ke generasi berikutnya. Mengontrol aktivitas hidup secara langsung maupun tidak langsung. Replikasi DNA Replikasi adalah kemampuan DNA untuk dapat menggandakan diri. Sebagai heterokatalis. Basa nitrogen pada masing-masing pita berfungsi sebagai cetakan yang mengatur pengikatan basa komplementer (basa pelengkap) pada pita baru yang dibentuk. d. e. antara lain: a. Melakukan sintesis protein. Ikatan hidrogen membuka sehingga kedua pita akan memisah. .

Kromosom telosentrik ialah kromosom yang letak sentromernya di ujung suatu kromatid. Berfungsi menjaga stabilitas bagian ujung kromosom agar DNA di daerah tersebut tidak terurai. 3. Kromosom metasentrik ialah kromosom yang letak sentromernya di tengah-tengah lengan kromatid 2. Kromatid masih melekat satu sama lain pada bagian sentromer. -Kromomer Kromomer merupakan struktur berbentuk manik-manik yang merupakan akumulasi dari materi kromatin yang terkadang terlihat saat interfase.Bagian-bagian kromosom -Kromatid Kromatid ialah salah satu dari dua lengan hasil replikasi kromosom. Kromosom submetasentrik ialah kromosom yang letak sentromernya tidak berada di tengah-tengah lengan kromatid sehingga kromatid tidak terbagi sama panjangnya. -Telomer Telomer merupakan bagian ujung dari kromosom. Reaksi yang menyebabkan perubahan struktur kromosom . Macam kromosom menurut letak sentromer pada lengan kromatid: 1. Terdapat kinetokor yang merupakan tempat pelekatan benang-benang spindle selama pembelahan inti dan tempat melekatnya lengan kromosom. Kromosom akrosentrik ialah kromosom yang letak sentromernya berada pada posisi antara ujung dengan bagian tengah kromatid. -Satelit Satelit ialah bagian kromosom yang berbentuk bulatan dan terletak di ujung lengan kromatid. -Sentromer Sentromer ialah daeraha pelekukan di sekitar pertengahan kromosom. 4.

dkk.Mutasi pada tumbuhan dipelajari oleh HUGO DE VRIES. 1992). Inversi Inversi adalah pembalikan 180o segmen-segmen kromosom (Ayala. 1984. radiasi. Translokasi disebut juga ssebagai sebagai transposisi. Russel. Russel. radioaktif alam yang umumnya bersifat resesif dan merugikan. 1994). Macam Mutasi dan Penyebabnya . Klug dan Cummings.MUTASI KROMOSOM yaitu perubahan susunan atau jumlah dari kromosom yang menyebabkan perubahan sifat individu lazim disebut ABERASI . MUTASI BUATAN misalnya dengan sinar X. Segmen yang mengalami inverse mungkin pendek atau panjang. 1992. bahkan dapat juga mencapai sentromer. SEBAB-8EBAB MUTASI MUTASI ALAM misalnya disebabkan sinar kosmis. serta senyawa kimia atau bahkan oleh kesalahan pada enzim – enzim rekombinasi. Sarjana yang mempelajari mutasi adalah HERMAN MULLER (murid Morgan). Mutasi MUTASI adalah perubahan gen dari bentuk aslinya ——> individu yang mengalami mutasi disebut MUTAN.. Dalam hal ini yang terjadi adalah perubahan atau penataan kembali urutan linear gen. Pada inverse ada materi genetic yang hilang. virus. 1984. Delesi terjadi akibat pemutusan kromosom yang diinduksi oleh factor – factor penyebab seperti panas.Delesi Delesi adalah suatu aberasi kromosom(mutasi kromosom) berupa proses perubahan structural yang berakibat hilangnya suatu segmen materi genetic dari suatu kromosom. JENIS-JENIS MUTASI. Duplikasi Duplikasi adalah aberasi kromosom yang terjadi karena keberadaan suatu segmen kromosom yang lebih dari satu kali pada kromosom yang sama. TRANSLOKASI Pada translokasi terjadi perubahan posisi segmen kromosom maupun urutan gen yang terkandung pada kromosom itu (Ayala.MUTASI GEN yaitu perubahan gen dalam kromosom (letak dan sifat) yang menyebab-kan perubahan sifat individu tanpa perubahan jumlah dan susunan kromosomnya lazim disebut MUTASI saja. dkk. dikenai dua macam inverse yaitu yang perisentrik dan parasentrik.

2. Umumnya mutasi spontan bersifat resesif sehingga jarang mampu bertahan hidup. Mencegah supaya tidak banyak terjadi mutasi. sinar ultraviolet matahari. fisika. penyisipan DNA. Mutasi spontan dapat disebabkan oleh beberapa alasan berikut : ketidakstabilan nukleotida. sebab kita tahu bahwa alam juga menyebabkan mutasi. serta ketidaksempurnaan meiosis. antara lain dengan : pemakaian bahan radioaktif untuk diagnosis. Mutasi ini jarang terjadi. tingkat kemungkinannya pun sangat kecil. Sehingga ia yakin bahwa mutasi dapat di adakan secara sengaja. kesalahan replikasi. perendaman dengan menggunakan kolkisin. radiasi dan ionisasi internal mikroorganisme serta kesalahan DNA dalam metabolisme. televisi Pemakaian bahan kimia.Macam mutasi adalah mutasi alami (mutasi spontan) penyebabnya tidak diketahui. batuan radioaktif. Contoh dengan penyinaran radioaktif : . Perintis mutasi buatan dengan sinar X adalah Herman J. deteksi suatu penyakit. Muller. misalnya dengan radiasi sinar X. dan mutasi buatan dilakukan dengan direncanakan manusia. Dengan melakukan percobaan memakai lalat buah. maka akan di dapat mutan baru. dengan adanya prinsip yang mula-mula diketahui yaitu mutasi berarti perubahan gen dalam kromosom. di antaranya harus waspada terhadap bahaya radiasi seprti di atas. Penggunaan senjata nuklir Penggunaan roket. terapi. misalnya disebabkan oleh sinar kosmis. Penyebab Mutasi (mutagen) Zat atau sesuatu yang menyebabkan mutasi disebut dengan mutagen. Mutasi Alami (Mutasi Spontan) Mutasi alami (mutasi spontan) adalah mutasi yang terjadi di alam secara acak (random). sterilisasi dan pengawetan makanan. Jadi kalau bisa mengadakan perubahan gen tanpa mematikan individunya . Macam-macam penyebab mutasi dapat di bedakan sebagai berikut : 1. Mutasi buatan Mutasi buatan adalah adalah mutasi yang disebabkan oleh usaha manusia. dan biologi Mutasi pada manusia sebenarnya tidak bis dicegah. Jika mampu bertahan hidup maka mutan akan berkembang menghasilkan variasi baru. radiasi sinar kosmis. sinar radioaktif dan perbuatan manusia sendiri. Pada umumnya mutasi pada manusia adalah merugikan. ternyata memperoleh petunjuk bahwa gagasan itu benar. Diduga faktor penyebabnya adalah panas. tanpa diketahui sebabnya secara pasti. maka akan bisa membuat penyebab mutasi dan ia berfikir kalau dapat mengubah gen dengan sinar X. Mutasi alami (mutasi spontan) Mutasi spontan adalah perubahan yang terjadi secara alamiah atau dengan sendirinya. maka sebaliknya dicegah. Mutasi spontan mungkin terjadi karena mekanisme tertentu di dalam sel yang tidak sempurna.

eritrin dan fluoresen Peroksida organik Fe dan Mg Formaldehide Asam nitrit. BHC agen alkilase. gandum dan tanaman hias dengan asam nitrat. antara lain : pestisida.a. Eosin. alat nuklir dapat mlepaskan energi yang besar yang dapat menimbulkan radiasi pengionisasi. hasilnya menyebabkan buah cabai besar ( 3x asal ). yaitu : virus. Sedang jika terjadi pada sel generatif dapat . dapat memberikan gugus alkil yang bereaksi dengan gugus fosfat dari DNA yang dapat mengganggu replikasi DNA. bacteri dan penyisipan DNA. dimetilsulfat. dimetil. Hidroksil Amino (NH2OH) merupakan mutagen pada bakteriofage yang dapat menyerang sitosina DNA dan urasil pada RNA. Mutasi Biologi Adalah mutasi yang disebabkan oleh bahan biologi atau makhluk hidup terutama mikroorganisme. Bagian dari virus yang mampu mengadakan mutasi adalah asam nukleatnya yaitu DNA. eter mulan sulfat. Contoh dengan bahan kimia : b. tanaman cabai dalam keadaan berbunga diberi penyinaran radioaktif pada putiknya. Bila biji ditanam ulang hasilnya sebesar asal buah. C. gas metan Mutasi Fisika Adalah mutasi yang disebabkan oleh bahan fisika. uranium. natrium nitrit Antibiotik H2O2 Glikidol c. semangka menghasilkan buah tanpa biji acenaphena dan asetat indol 3 dilakuka pada apel. antara lain : Neutron Suhu tinggi sinar kosmis. Tidak kurang dari 20 macam virus dapat menimbulkan kerusakan kromosom. digitonin. Jika mutasi terjadi pada sel soma (sel vegetatif) dapat menimbulkan terjadinya kanker. sinar ultraviolet. seperti mustard. seperti DDT. Virus dan bakteri diduga dapat menyebebkan terjadinya mutasi. Pada padi dihasilkan atomita I dan II Pada jagung diperoleh jenis jagung hibrida Pada kedelai diperoleh kedelai muria kolkisin dilakukan pada tomat. Mutasi Kimia Adalah mutasi yang disebabkan oleh bahan kimia. Dampak Mutasi Akibat yang ditimbulkan oleh terjadinya mutasi bermacam-macam. radium dan isotop K. unsur radioaktif seperti thorium.

serta menumbuhkan bagian-bagian tersebut dalam media buatan secara aseptik yang kaya nutrisi dan zat pengatur tumbuh dalam wadah tertutup yang tembus cahaya sehingga bagian tanaman dapat memperbanyak diri dan bergenerasi menjadi tanaman lengkap. dapat diperbanyak dalam jumlah yang besar sehingga tidak terlalu membutuhkan tempat yang luas. Bibit yang dihasilkan dari kultur jaringan mempunyai beberapa keunggulan. sehingga terjadilah peristiwa evolusi. antara lain: mempunyai sifat yang identik dengan induknya. Mutasi yang menyebabkan kematian adalah merupakan usaha untuk menjaga keseimbangan genetika dalam suatu populasi. mata tunas. khususnya untuk tanaman yang sulit dikembangbiakkan secara generatif. kecepatan tumbuh bibit lebih cepat dibandingkan dengan perbanyakan konvensional. dan beberapa mutasi dapat menyebabkan letal (kematian). Bila mutasi berjalan terus menerus dari generasi ke generasi maka pada suatu saat akan muncul turunan baru yang sifatnya berbeda dengan moyangnya.menimbulkan mutasi. Bila mutasi terjadi pada sel soma dari janin maka dapat menyebabbkan teratogen (cacat sejak lahir). Prinsip utama dari teknik kultur jaringan adalah perbayakan tanaman dengan menggunakan bagian vegetatif tanaman menggunakan media buatan yang dilakukan di tempat steril. KEUNTUNGAN PEMANFAATAN KULTUR JARINGAN ¨ Pengadaan bibit tidak tergantung musim ¨ Bibit dapat diproduksi dalam jumlah banyak dengan waktu yang relatif lebih cepat (dari . Metode kultur jaringan dikembangkan untuk membantu memperbanyak tanaman. Pengaruh negatif mutasi buatan : poliploid umumnya gagal mengahasilkan keturunan secara generatif menguntungkan bila diperbanyak secara vegetatif Kultur jaringan Kultur jaringan merupakan salah satu cara perbanyakan tanaman secara vegetatif. Kultur jaringan merupakan teknik perbanyakan tanaman dengan cara mengisolasi bagian tanaman seperti daun. mampu menghasilkan bibit dengan jumlah besar dalam waktu yang singkat. kesehatan dan mutu bibit lebih terjamin.

.000 planlet/bibit) ¨ Bibit yang dihasilkan seragam ¨ Bibit yang dihasilkan bebas penyakit (meng gunakan organ tertentu) ¨ Biaya pengangkutan bibit relatif lebih murah dan mudah ¨ Dalam proses pembibitan bebas dari gang guan hama. dilakukan (didalam hemat yang sifat untuk gelas). namun tidak siap dengan berbagai konsekuensi-konsekuensi dari pernikahan. tunas. jaringan tumbuh tanaman) tumbuh Keuntungan atau waktu. penyakit. dan deraan lingkungan lainnya KULTUR menjadi jaringan tanaman dari adalah utuh kultur dengan serangkaian (sempurna) jaringan induknya. lebih kegiatan dikondisi hemat yang invitro tempat. kloning itu bukan solusi bagi orang-orang yang menginginkan memiliki anak tanpa melalui jalur pernikahan seperti yang banyak dibayangkan oleh orang-orang modern yang tetap ingin memiliki anak pada satu sisi.satu mata tunas yang sudah respon dalam 1 tahun dapat dihasilkan minimal 10. dan s ama lazim membuat bagian tanaman (akar. sudah tanaman yang seragam diperbanyak dengan kultur Contoh jaringan mempunyai tanaman diperbanyak secara kultur jaringan adalah tanaman anggrek. Jadi. kloning kepada manusia seperti yang banyak kita lihat di film-film action amerika (salah satunya dibintangi oleh aktor Arnold Scwarchzeneger) adalah sesuatu yang diharamkan karena menyalahi prinsip-prinsip reproduksi yang diperkenankan untuk manusia melalui mekanisme yang disebut pernikahan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->