PENGARUH INTERNAL AUDIT TERHADAP KINERJA KANTOR CABANG PT MEIJI INDONESIA

Tugas ini diajukan untuk memenuhi salah satu syarat Mata Kuliah Metodelogi Penelitian Program Studi Strata 2 Manajemen

Disusun oleh : MERRY KURNIAWATI NIM : 55112120012

PROGRAM STUDI STRATA 2 MANAJEMEN FAKULTAS PASCA SARJANA UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA, 23 MARET 2013

2

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN BAB 2 GAMBARAN PERUSAHAAN BAB 3 TINJAUAN PUSTAKA BAB 4 MODEL TEORITIS DAN HIPOTESIS BAB 5 METODELOGI PENELITIAN BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN BAB 7 RENCANA PENELITIAN DAFTAR PUSTAKA DAFTAR TABEL

1 2 3 6 8 12 15 16 17 18 19

3

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Masalah Dalam sebuah Perusahaan baik Perusahaan kecil maupun yang sudah besar

maka tidak akan lepas dari yang namanya internal audit. Hal ini adalah salah satu cara manajemen untuk bisa mengukur kinerja dari sebuah divisi atau cabang atau perusahaan itu sendiri. Internal audit ada banyak macamnya, bisa dari sisi keuangan yang di audit, pemasaran, IT ataupun dari sumber daya manusia itu sendiri. Biasanya setelah dilakukan internal audit maka baru ketahuan ada masalah-masalah yang terjadi yang seharusnya bisa di perbaiki dan diselesaikan. Atau bisa juga terjadi saat ada indikasi-indikasi yang mengarah sebuah permasalahan sehingga perlu adanya internal audit. Hal ini berguna ke semua pihak baik karyawan itu sendiri, divisi itu sendiri ataupun buat jajaran manajemen. Setiap perusahaan farmasi yang ada di indonesia biasanya memiliki kantor cabang yang disebut dengan Marketing Representatif Office (MRO). Di MRO sendiri yang menjalankan pemasaran produk adalah medical representative (medrep) dan area sales manager. Setiap cabang mungkin memiliki permasalahan yang berbeda ataupun memiliki permasalahan yang hampir sama, dalam sisi keuangan seperti pengontrolan keuangan yang harus dipertanggung jawabkan pada kantor pusat. Permasalahan yang lain bisa terdapat pada sistem IT yang tidak mendukung pekerjaan di lapangan untuk sistem administrasinya. Permasalahan juga bisa terdapat pada sumber daya manusianya sendiri dimana kurangnya motivasi bekerja atau kehadiran yang kurang dari para medical representatif (medrep) sehingga semua itu akan mempengaruhi kinerja dari sebuah kantor cabang atau marketing representative office. Permasalahan yang terjadi dalam hal pemasaran yaitu kurangnya penguasaan akan pengetahuan produk, minimnya training yang diadakan, dan kurangnya kunjungan terhadap dokter oleh para medrep. Karena alasan-alasan tersebut di atas, maka penulis tertarik membahas masalah ini dengan judul : “PENGARUH INTERNAL AUDIT TERHADAP KINERJA KANTOR CABANG PT.MEIJI INDONESIA”, sehingga dapat

mengungkapkan betapa pentingnya internal audit bagi kinerja kantor cabang PT Meiji Indonesia dan pengaruhnhya dalam menjaga atau meningkatkan kinerja perusahaan secara optimal khususnya bagi kantor cabang

4

1.2

Pokok Permasalahan Pembahasan proposal ini, hanya dibatasi pada masalah-masalah yang terkait

dengan internal audit yaitu dilihat dari sisi keuangan dan akuntansi, sistem IT, sumber daya manusia dan pemasaran (marketing) dan pengaruhnya terhadap kinerja perusahaan yang ada di kantor cabang. Dengan demikian, masalah yang akan menjadi pertanyaan adalah : 1. Apakah internal audit yang dilakukan oleh PT Meiji Indonesia dapat memberikan pengaruh terhadap kinerja kantor cabang ? 2. Apakah sisi keuangan dan akuntansi dapat mempengaruhi kinerja kantor cabang? 3. Apakah sistem IT yang ada di PT Meiji Indonesia dapat memberikan kontribusi yang besar dalam menjalankan sistem akuntansi keuangan ? 4. Apakah pemasaran yang dilakukan oleh tim medrep dan area sales managernya dapat mempengaruhi kinerja kantor cabang ? 5. Apakah perlu adanya perbaikan atau perubahan dalam sistem yang telah berjalan pada kantor cabang PT Meiji indonesia?

1.3

Tujuan Penelitian

Adapun tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah : 1. Untuk mengetahui seberapa jauh peran internal audit dapat mempengaruhi kinerja kantor cabang. 2. Untuk mengetahui dan mengukur seberapa pentingnya sistem IT yang akan mendukung kegiatan administrasi di kantor cabang sehingga dapat memberikan pengaruh yang baik terhadap kantor cabang. 3. Untuk menganalisa sumber daya manusia khususnya para medrep dan staf adimintrasi yang ada dikantor cabang yang mempengaruhi kinerja perusahaan. 4. Untuk mengetahui seberapa pentingnya atau ujung tombaknya kinerja kantor cabang disisi pemasaran /marketing yang dilakukan oleh para medrep dan area sales manager.

5

1.4

Sistematika Penulisan Sistematika penyusunan laporan adalah sebagai berikut :

BAB 1 :

PENDAHULUAN Menguraikan latar belakang masalah; pokok permasalahan; tujuan penelitian; sistematika penulisan.

BAB 2 :

GAMBARAN UMUM PT. MEIJI INDONESIA Menyajikan secara singkat mengenai sejarah singkat atau gambaran umum perusahaan serta distributornya; bidang usaha perusahaan beserta produk-produknya dan garis besar struktur organisasinya.

BAB 3 :

TINJAUAN PUSTAKA Menjelaskan internal audit yang diterapkan perusahaan kepada kantor cabang atau yang disebut Marketing Representatif Office (MRO), sistem IT antara MRO-kantor pusat serta motivasi kerja medrep dan pengaruhnya terhadap kinerja setiap kantor cabang PT. Meiji Indonesia. Dan mencoba membandingkan anatra penelitian

sebelumnya dan penelitian yang akan dilakukan. BAB 4 : MODEL TEORITIS DAN HIPOTESIS Menjelaskan kerangka pemikiran dari Internal Audit terhadap kinerja kantor cabang PT Meiji Indonesia serta model penelitian yang akan dilakukan. BAB 5 : METODOLOGI PENELITIAN Dalam hal ini dijelaskan jenis penelitian yang dilakukan serta waktu dan tempat penelitian. Sampel yang di gunakan adalah kuesioner yang diajukan kepada Area Sales Manager dan staf administrasi pada kantor cabang, serta kuesioner yang diajukan kepada para manajer di setiap divisi dikantor pusat. BAB 6 : KESIMPULAN DAN SARAN Ditarik kesimpulan dan saran atas penelitian ini. BAB 7 : RENCANA PENELITIAN Dalam hal ini dijelaskan mengenai tahapan rencana dari penelitian yang akan dilakukan.

6

BAB 2 GAMBARAN PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Singkat PT Meiji Indonesia PT.Meiji Indonesia sudah berdiri sejak tahun 1974 dan bergerak dalam bidang manufacturing untuk industri farmasi. Sehingga sudah kurang lebih 39 tahun PT Meiji Indonesia beroperasi di Indonesia. PT.Meiji Indonesia merupakan anak perusahaan dari Meiji Seika Group yang ada di Jepang yang bergerak dalam bidang farmasi. Adapun produk yang dihasilkan oleh PT.Meiji Indonesia adalah produk obat OTC (yang dijual bebas) dan produk obat dengan resep dokter dengan sebutan produk Ethical serta produk obat hewan. PT.Meiji Indonesia memiliki kurang lebih 26 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Kantor cabang yang dimaksud adalah Marketing Representatif Office (MRO) dan berkantor pusat di Jakarta. Dan memiliki Pabrik sendiri yang berada di Bangil Pasuruan Jawa Timur. Di setiap cabang besar ditempatkan staf administrasi yang mewakili divisi finance and accounting dari kantor pusat, ada medical representatifnya yang memiliki tugas untuk menjalankan sisi marketingnya. Area Sales Manager yang bertanggung jawab akan kegiatan operasional marketing disetiap cabangnya dan mempertanggung jawabkan kepada kantor pusat di Jakarta. Adapun kedudukan kantor pusat dan pabrik serta kantor cabang PT Meiji Indonesia adalah sebagai berikut : 1. Kantor Pusat : Jl.Tanah Abang II No.4 Jakarta Pusat 10160 2. Pabrik : Jl.Mojoparon 1, Bangil Pasuruan Jawa Timur 3. Kantor cabang Meiji Indonesia tersebar di seluruh Indonesia ada di dalam Daftar Tabel.

2.2

Bidang Usaha dan Produk Perusahaan Perusahaan didirikan untuk melakukan aktivitas produksi dan formulasi

antibiotik dan produk-produk farmasi, baik untuk manusia maupun hewan dan menjual hasil produksinya di Indonesia dan di luar negeri. Produk jadi yang diproduksi PT. Meiji Indonesia lebih kurang sebesar 90% berbentuk injeksi, digunakan oleh dokter-dokter di dalam dan luar negeri.

7

Adapun produk obat-obatan yang dihasilkan oleh PT. Meiji Indonesia adalah injeksi, obat-obatan dalam bentuk tablet, kapsul, sirup, salep,obat hisap dan semprot ke mulut. Produk-produk obat yang diproduksi oleh PT Meiji Indonesia adalah terdapat dalam Daftar Tabel.

2.3

Struktur Organisasi

Struktur organisasi secara garis besarnya adalah : PRESIDEN DIREKTUR

DIREKTUR MARKETING

DIREKTUR ADMINISTRASI

DIREKTUR FINANCE

DIREKTUR PABRIK

MGR MKT MGR PROD. MGR OTC ADM MKT

MGR HRD MGR GA MGR IT

MGR ACC MGR FIN

MGR QC MGR PRODUKSI MGR EXIM

NSM (NATIONAL SALES MGR) RSM (REGIONAL SALES MGR) MRO : ASM (AREA SALES MGR) MEDREP

HRD STAFF GA STAFF IT STAFF

GENERAL ACC FINANCE ADM CABANG

COST ACC TAX STAFF GENERAL ACC IT DEPT

8

Pemegang saham PT Meiji Indonesia terdiri dari : 1. Meiji Seika Kaisha Ltd., Jepang 2. Mr.Tjipto Pusposuharto 3. PT Marindo Inticor

Karena PT Meiji Indonesia memproduksi produk obat-obatan, maka untuk pendistribusian produk tersebut yang melakukan adalah distributor yang akan mendistribusikan ke Apotik, Rumah Sakit, Klinik ataupun institusi lainnya yang terdapat bidang kesehatan. Adapaun Distributor yang bekerjasama dengan PT Meiji Indonesia adalah : a. 3 distributor utama untuk produk obat manusia yaitu : (1) PT. Millenium Pharmacon International, Tbk; (2) PT. Merapi Utama Pharma; dan (3) PT. Parit Padang b. 1 distributor untuk produk obat hewan yaitu : PT. Surya Hidup Satwa.

BAB 3 TINJAUAN PUSTAKA 3.1 Teori Internal Audit Pengertian Internal Audit menurut Drs.Amin Widjaja Tunggal adalah suatu kegiatan yang dirancang untuk memberikan nilai tambah dan meningkatkan kegiatan operasi organisasi. Audit internal membantu organisasi untuk mencapai tujuannya, melalui suatu pendekatan yang sistematis dan teratur untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektifitas pengelolaan risiko, pengendalian dan proses governance. Aktifitas internal audit menilai dan memberi kontribusi terhadap perbaikan manajemen resiko, pongendalian dan sistem tata kelola (governance systems) yang berkaitan dengan : Keandalan dan integritas dari informasi finansial dan operasional Efektifitas dan efesiensi operasi Pengamanan aktive Ketaatan terhadap peraturan, regulasi dan kontrak

Secara detail perbandingan pengertian internal audit antara definisi baru vs definisi lama dapat di formulasikan sebagai berikut :

9

Definisi Lama

Definisi Baru

1. Fungsi penilaian independen yang 1. Suatu aktifitas independen obyektif dibentuk dalam suatu organisasi 2. Fungsi penilaian 2. Aktivitas pemberian jaminan Keyakinan dan konsultasi 3. Mengkaji dan mengevaluasi aktivitas 3. Dirancang untuk memberikan suatu organisasi sebagi bentuk jasa yang diberikan bagi organisasi nilai tambah serta meningkatkan

kegiatan operasi organisasi

4. Membantu para anggota organisasi 4. Membantu organisasi dalam usaha agar dapat menjalankan tanggung jawabnya secara efektif 5. Memberi hasil analisi, penilaian, 5. Memberikan suatu pendekatan disiplin rekomendasi, konseling dan informasi yang berkaitan dengan aktivitas yang dikaji dan menciptakan pengendalian efeltif dengan biaya wajar yang sistematis untuk mengevaluasi dan meningkatkan keefektian mencapai tujuannya

manajemen resiko, pengendalian dna proses pengaturan dan pengelolaan organisasi

3.2

Teori Keuangan dan Akuntansi Internal Audit yang pernah dilakukan oleh Kantor Pusat PT Meiji Indonesia

ke kantor cabang dari sisi keuangan dan akuntansi adalah : 1. Cash Audit 2. Asset List Audit 3. Document Audit 4. Promotion Material Audit 3.3 Teori Sistem IT Sistem IT yang digunakan di kantor cabang (MRO) adalah sistem IT online yang digunakan oleh divisi Finance and Accounting, HRD & GA dan Marketing. Sistem IT tersebut namanya MeIS (Meiji Integrated System), dibuat secara independen (dibuat oleh Team IT dari PT Meiji Indoensia ). Sistem tersebut dibuat untuk memenuhi kebutuhan masing-masing divisi. Sehingga membantu pekerjaan secara administrasi yang terjadi antara kantor cabang dengan kantor pusat. Bila antara

10

kantor pusat dengan pabrik, memiliki sistem tersendiri yang disebut QAD MFG Pro, lebih banyak ke produksi dan finance accounting. Dimana untuk Meis sendiri ada beberapa menu yang mendukung pekerjaan setiap divisi seperti : 1. Untuk Finance and Accounting a. Voucher Maintenance b. Detail Expenses c. Cash Stock d. Budget & Planning Entry e. Fund Statement f. Bank Reconcile g. Entertainment List h. Marketing Expenses

2. Untuk Marketing a. Actual Sales Entry b. Medrep Visiting

3. Untuk HRD & GA a. MRO Attendance b. Attandance Summary c. Business Trip Form 3.4 Teori Sumber Daya Manusia

Internal Audit dari sisi sumber daya manusia adalah : 1. Kehadiran 2. Penilaian Tahunan 3. Rewards/Bonus 4. Kenaikan Gaji 5. Insentive 6. Promotion (Kenaikan Jabatan atau Grade) 7. Mutasi (Mutation) 3.5 Teori Pemasaran (Marketing)

11

Internal Audit dari sisi pemasaran adalah : 1. Product Knowledge 2. Visiting Doctor 3. Seminar utntuk dokter 4. Internal discussion 3.6 Teori Kinerja Menurut Wibowo, kinerja berasal dari pengertian performance. Adapula yang memberikan pengertian performance sebagai hasil kerja atau prestasi kerja. Namun sebenarnya kinerja mempunyai makna yang lebih luas, bukan hanya hasil kerja, tetapi termasuk bagaimana proses pekerjaan berlangsung. Kinerja merupakan hasil pekerjaan yang mempunyai hubungan kuat dengan tujuan strategi organisasi, kepuasan konsumen, dan memberikan kontribusi pada ekonomi. Terhadap hasil kerja atau prestasi kerja dilakukan evaluasi kinerja. Evaluasi atas kinerja organisasi akan dipergunakan sebagai umpan balik atau feedback dalam proses manajemen kinerja. Disisi lain, evaluasi dapat dipergunakan untuk melakukan perbaikan kinerja organisasi di masa yang akan datang. Adapun Kinerja yang ingin dicapai dapat terlihat dari management policy PT Meiji Indonesia yaitu : 1. Tercapainya Target Penjualan bagi divisi pemasaran/marketing 2. Memberikan Profit bagi Perusahaan 3. Memberikan Kontribusi produk obat yang terbaik untuk Indonesia 4. Memberikan Reward/Incentive tour ke Jepang kepada Medrep yang berprestasi dalam penjualan

3.7

Tinjauan Penelitian Sebelumnya

Penelitian ini sebelumnya pernah dilakukan sekitar 10 tahun yang lalu hanya saja lebih memfokuskan kepada sisi keuangannya. Dan dalam hal ini penulis berniat untuk melakukan penelitian dimana pastinya ada perubahan dan perbedaan sistem yang ada dalam kurun waktu 10 tahun. Hanya saja ini tidak dipusatkan kepada keuangan tetapi kepada keseluruhan internal audit dari sisi keuangan dan akuntansi, sistem IT, sumber daya dan pemasaran yang bisa mempengaruhi kinerja kantor cabang (MRO).

12

BAB 4 MODEL TEORITIS DAN HIPOTESIS 4.1 Kerangka Pemikiran dari penelitian ini adalah

Kerangka Internal Audit yang mempengaruhi Kinerja : Fin & Acc

Sistem IT Internal Audit SDM Kinerja

Pemasaran/MKT

4.2

Model Pengaruh Interal Audit terhadap Kinerja Kantor Cabang Kinerja Hipotesa 1 Internal Audit Hipotesa 2 Hipotesa 3 Hipotesa 10 Hipotesa 11 Sistem IT SDM Hipoesa 4 Hipoesa 12 Penjualan Hipotesa 5

Fin & Acc

Hipotesa 6 1. Cash Audit 2. Asset Audit 3. Document Audit 4. Promotion Material Audit

Hipotesa 7 1. Sistem Online Meis 2. Jaringan Internet

Hipotesa 8 1. Kehadiran 2. Penilaian Tahunan 3. Reward/Bonus 4. Kenaikan Gaji 5. Insentive 6. Promotion 7. Mutation

Hipotesa 9 1. Product Knowldege 2. Visiting Doctor 3. Seminar 4. Internal Discussion

13

4.3

Variabel Penelitian dan Pengukurannya 4.3.1 Variabel Independen/Eksogen/Bebas 4.3.1.1 Pengukuran Variabel Internal Audit 4.3.1.2 Pengukuran Variabel Keuangan dan Akuntansi 4.3.1.3 Pengukuran Variabel Sistem IT 4.3.1.4 Pengukuran Variabel Sumber Daya Manusia 4.3.1.5 Pengukuran Variabel Pemasaran

4.3.2 Variabel Dependen/Endogen/Terikat 4.3.2.1 Pengukuran Variabel Kinerja

4.4

Hipotesis Penelitian

Hipotesis 1 H0 H1 Internal Audit tidak berpengaruh terhadap kinerja kantor cabang Internal Audit berpengaruh positif terhadap kinerja kantor cabang

Hipotesis 2 H0 H1 Keuangan dan Akuntansi tidak berpengaruh terhadap Internal Audit Keuangan dan Akuntansi berpengaruh positif terhadap Internal Audit

Hipotesis 3 H0 H1 Sistem IT tidak berpengaruh terhadap Internal Audit Sistem IT berpengaruh positif terhadap Internal Audit

Hipotesis 4 H0 H1 Sumber Daya Manusia tidak berpengaruh terhadap Internal Audit Sumber Daya Manusia berpengaruh positif terhadap Internal Audit

Hipotesis 5 H0 H1 Pemasaran tidak berpengaruh terhadap Internal Audit Pemasaran berpengaruh positif terhadap Internal Audit

14

Hipotesis 6 H0 Cash, Asset, Document dan promotion material audit tidak berpengaruh terhadap sistem keuangan dan akuntansi di kantor cabang H1 Cash, Asset, Document dan promotion material audit berpengaruh positif terhadap sistem keuangan dan akuntansi di kantor cabang Hipotesis 7 H0 Sistem online Meis dan jaringan internet tidak berpengaruh terhadap sistem IT H1 Sistem online Meis dan jaringan internet berpengaruh positif terhadap sistem IT Hipotesis 8 H0 Kehadiran, Penilaian tahunan, Reward bonus, kenaikan gaji, insentif, promotion, mutasi tidak berpengaruh terhadap sumber daya manusia H1 Kehadiran, Penilaian tahunan, Reward bonus, kenaikan gaji, insentif, promotion, mutasi berpengaruh positif terhadap sumber daya manusia

Hipotesis 9 H0 Product knowledge, visiting doctor, seminar, internal discussion tidak berpengaruh terhadap pemasaran H1 Product knowledge, visiting doctor, seminar, internal discussion berpengaruh positif terhadap pemasaran Hipotesis 10 H0 H1 Tidak terdapat hubungan korelasi antara keuangan & akuntansi dan sistem IT Adanya hubungan korelasi antara keuangan & akuntansi dan sistem IT

Hipotesis 11 H0 H1 Tidak terdapat hubungan korelasi antara sistem IT dan sumber daya manusia Adanya hubungan korelasi antara sistem IT dan sumber daya manusia

Hipotesis 12 H0 H1 Tidak terdapat hubungan korelasi antara sumber daya manusia dan pemasaran Adanya hubungan korelasi antara sumber daya manusia dan pemasaran

15

BAB 5 METODELOGI PENELITIAN 5.1 Jenis Penelitian

Tipe penelitian yang dilakukan adalah : 1. Penelitian Exploratif Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor apa yang dapat mempengaruhi kinerja sebuah perusahaan, dimana penulis melakukan penjajakan secara langsung ke lapangan ataupun kepada beberapa pihak yang terkait. 2. Penelitian Deskriptif Penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana caranya agar faktor internal audit tersebut dapat mempengaruhi kinerja sebuah kantor cabang (MRO). 3. Penelitian Eksplanatif Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui alasan dari terciptanya kinerja sebuah perusahaan atau kantor cabang (MRO).

5.2

Waktu dan Tempat Penelitian Tempat Penelitian diadakan di semua kantor cabang besar PT Meiji Indonesia

yang tersebar di seluruh Indonesia : Jakarta, Banten, Bandung, Semarang, Solo, Yogya, Surabaya, Malang, Pekanbaru, Palembang, Banjarmasin, Medan, Makasar

5.3

Ukuran Sample dan Unit Analisis

Sample yang digunakan adalah quesioner 1 yang diajukan kepada Medrep, Area Sales Manager dan Staf Administrasi yang ada di kantor cabang Quesioner 2 yang diajukan adalah tim Manager yang ada di Kantor Pusat, yang meliputi Manager Finance & Accounting, Manager HRD, Manajer Marketing, Regional Sales Manager, National Sales Manager dan Manager IT.

5.4 5.4.1

Metode Analisis Karakteristik Responden 5.4.1.1 Deskripsi Responden berdasarkan Administrasi setiap Cabang 5.4.1.2 Deskripsi Responden berdasarkan Area Sales Manager per wilayah 5.4.1.3 Deskripsi Responden berdasarkan Manager di kantor Pusat 5.4.1.4 Deskripsi Responden berdasarkan Jenis Kelamin Medrep

16

5.4.1.5 Deskripsi Responden berdasarkan Masa Kerja Medrep

5.4.2

Analisa Korelasi : 5.4.2.1 Analisa Hubungan Variabel Finance Accounting dengan Sistem IT 5.4.2.2 Analisa Hubungan Variabel Sistem IT dengan SDM 5.4.2.3 Analisa Hubungan Variabel Sistem SDM dengan Pemasaran 5.4.2.4 Analisa Hubungan Variabel Finance Accounting dengan SDM 5.4.2.5 Analisa Hubungan Variabel Sistem IT dengan Pemasaran 5.4.2.6 Analisa Hubungan Variabel Finance Accounting dengan Pemasaran

5.4.3

Kelemahan Penelitian 5.4.3.1 Setiap kantor cabang (mro) yang ada administrasi staffnya memiliki jumlah medrep yang berbeda 5.4.3.2 Setiap kantor cabang (mro) pastinya memiliki target penjualan yang berbeda-beda 5.4.3.3 Setiap kantor cabang (mro) dengan daerah yang berbeda tentunya memiliki budaya kerja atau tipe orang dengan ciri khas yang berbeda.

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan dari Penelitian ini bahwa kinerja sebuah kantor cabang yang ada di PT Meiji Indonesia dapat di capai dengan adanya internal audit yang dilakukan dalam setiap divisi yang ada. Diantaranya dari divisi Finance & Accounting yaitu sistem laporan keuangannya, dari divisi IT yaitu sistem IT nya, dari divisi HRD & GA yaitu pengelolaan sumber manusianya serta dari divisi Pemasaran yaitu kegiatan yang dilakukan oleh para marketing guna mencapai target penjualan yang ada. Saran dari Penelitian ini adalah Perusahaan PT Meiji Indonesia selayaknya melakukan internal audit secara berkala sehingga dapat mengontrol setiap pekerjaan di kantor cabang dan tercapainya kinerja yang baik . Dan perlu adanya penambahan dari sistem IT untuk menu-menu yang terdapat di MeIS seperti untuk daftar asset, pengajuan cuti langsung online dan di setujui dengan otomatis sistem online juga.

17

BAB 7 RENCANA PENELITIAN

Rencana penelitian in memiliki tahapan-tahapan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan dari penelitian yang sesungguhnya, bisa di lihat dari skemanya : Menemukan Masalah yang terjadi di kantor cabang Pengontrolan Internal Audit Keuangan Sistem IT Pemasaran SDM Medrep-ASM Membuat Sistematika Penelitian

Analisa Korelasi Variabel

Mengumpulkan Teori dari setiap Variabel Permasalahan

Uji Hipotesa 1-12

Melakukan Observasi dan Quesioner Staf Adm Medrep ASM MGR HO

Menarik Kesimpulan dan Saran

18

DAFTAR PUSTAKA

Widjaja, Amin. The Internal Auditing Handbook. Cetakan Pertama. Jakarta : Harvarindo. 2012.

Mekar, Sari dan Wandanarum, Puspa. Auditing Pendekatan Sektor Publik dan Privat. Jakarta: Media Bangsa 2012.

Widjaja, Amin. Pokok-pokok Operational & Financial Auditing. Cetakan Pertama. Jakarta : Harvarindo. 2012.

Widjaja, Amin. Dasar-dasar Fraud Auditing. Cetakan Pertama. Jakarta : Harvarindo. 2013.

Widjaja, Amin. Seluk Beluk Internal Auditing. Cetakan Pertama. Jakarta : Harvarindo. 2012.

Widjaja, Amin. Pengantar Effective Internal Audit. Cetakan Pertama. Jakarta : Harvarindo. 2012.

Widjaja, Amin. The Fraud Audit Mencegah dan Mendeteksi Kecurangan Akuntansi. Cetakan Pertama. Jakarta : Harvarindo. 2012.

Wibowo. Manajemen Kinerja. Edisi Ketiga Jakarta. 2007.

Basuki, Yohanes dkk. Corporate Performance Management dari Teori ke Praktek. Jakarta : GI. 2012

Redaksi Tim Meiji. Buletin Meiji Vol 1. Edisi Januari 2013. Jakarta : Lignum Prima. 2013

19

DAFTAR TABEL

Daftar Tabel Produk Obat yang diproduksi PT Meiji Indonesia :

ETHICAL
1. Dibekacin Opth.Lotion 2. Dibekacin Inj.100mg/Amp 3. Kanamycin Injection, 1gr 4. Kanamycin Injection, 2gr 5. Kanamycin Capsules 6. Kanamycin Syrup, 60ml 7. Viccilin Injection, 250mg 8. Viccilin Injection, 500mg 9. Viccilin Injection, 1000mg 10. Viccilin Capsules, 500mg/100Cap 11. Viccilin Capsules, 500mg/500Cap 12. Viccilin-SX 1500mg 13. Madlexin 500mg 14. Excelase Caps 15. Clast Tablet 0.5mg 16. Meixam Injection, 250mg 17. Meixam Injection, 500mg 18. Meixam Injection, 1000mg 19. Meixam Capsules, 500mg 20. Fosmiscin Injection, 1gr 21. Fosmiscin Injection, 2gr 22. Widecillin Dry Syrup 250 23. Widecillin Dry Syrup 125 24. Widecillin Dry Syrup Sachet 125 25. Widecillin Dry Syrup Sachet 250 26. Widecillin Capsules, 500mg 27. Widecillin Injection 500 28. Widecillin Injection 1000 29. Meisec Capsules 30. Meipril Yab 5mg 31. Meiact Tablet 200mg

32. FG Troches 120 tabs 33. FG Troches 300 tabs 34. Wideccilin Caplet 500mg 35. Procain Pinicillin Cristal 36. Strptomycin Injection 1gr 37. Strptomycin Injection 5gr 38. CEFOR 39. CEFTROX

VETENARY/HEWAN
1. Widecillin G 10 @100gr 2. Widecillin G 10 @1kg 3. Widecillin FG 20% @1kg 4. Amcol @100gr 5. Amcol @1kg

OTC
1. SP Troches rasa kopi 2. SP Troches rasa melon 3. SP Troches rasa strawberry 4. Orodin 15ml 5. Orodin 25ml

20

Daftar 26 Kantor Cabang (MRO) per Wilayah di seluruh Indonesia : Sumatra + Kalimantan 1. Medan 2. Pematang Siantar 3. Banda Aceh 4. Padang 5. Palembang 6. Pekanbaru 7. Bandar Lampung 8. Banjarmasin 9. Balikpapan Jabodetabek + Pontianak : 10. Jakarta 1 11. Jakarta 2 12. Pontianak 13. Bekasi 14. Bogor 15. Banten Jawa Barat : 16. Bandung 17. Cirebon 18. Karawang Jawa Tengah : 19. Semarang 20. Solo 21. Yogyakarta Jawa Timur dan Bali : 22. Surabaya 23. Malang 24. Denpasar Sulawesi : 25. Manado 26. Makasar

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.