Mekanisme kerja digoksin yaitu dengan menghambat pompa Na-K ATPase yang menghasilkan peningkatan natrium intracellular yang menyebabkan

lemahnya pertukaran natrium/kalium dan meningkatkan kalsium intracellular. Hal tersebut dapat meningkatkan penyimpanan kalsium intrasellular di sarcoplasmic reticulum pada otot jantung, dan dapat meningkatkan cadangan kalsium untuk memperkuat /meningkatkan kontraksi otot. Ion Na dan Ca
+ 2+

memasuki sel otot jantung selama/setiap kali depolarisasi (Gambar 33-8). Ca yang memasuki
2+

2+

sel melalui kanal Ca

jenis L selama depolarisasi memicu pelepasan Ca intraseluler ke dalam sitosol dari
2+ 2+

2+

retikulum sarkoplasma melalui reseptor ryanodine (RyR). Ion ini menginduksi pelepasan Ca sehingga meningkatkan kadar Ca oleh Ca Ca
2+ 2+

sitosol yang tersedia untuk berinteraksi dengan protein kontraktil, sehingga kekuatan
2+

kontraksi dapat ditingkatkan. Selama repolarisasi myocyte dan relaksasi, Ca (NCX) dan oleh Ca
2+

dalam selular kembali terpisahkan
+

sarkoplasma retikuler -ATPase (SERCA2), dan juga akan dikeluarkan dari sel oleh penukar Na sarcolemmal -ATPase.
2+

Kapasitas dari penukar untuk mengeluarkan Ca
+

dari sel tergantung pada konsentrasi Na intrasel.
+ + + +

+

Pengikatan glikosida jantung ke sarcolemmal Na ,K -ATPase dan penghambatan aktivitas pompa Na seluler menghasikan pengurangan tingkat aktifitas ekstrusi Na dan peningkatan sitosol Na . Peningkatan Na intraseluler mengurangi gradien transmembran Na yang mendorong ekstrusi Ca selama repolarisasi myocyte. Dengan mengurangi pengeluaran Ca kali potensial aksi, maka Ca meningkatkan Ca
2+ 2+ 2+ + + 2+

intraseluler

dan masuknya kembali Ca
2+ 2+

2+

pada setiap

terakumulasi dalam myocyte: serapan Ca

ke dalam SR meningkat; ini juga

sehingga dapat dilepaskan dari SR ke troponin C dan protein Ca -sensitif dari aparatus
2+

kontraktil lainnya selama siklus berikutnya dari gabungan eksitasi-kontraksi, sehingga menambah kontraktilitas myocyte (Gambar 33-8). Peningkatan dalam pelepasan Ca dari retikulum sarkoplasma adalah merupakan
+ +

substrat biologis di mana glikosida jantung meningkatkan kontraktilitas miokard. Glikosida jantung berikatan secara khusus ke bentuk terfosforilasi dari a subunit dari Na , K -ATPase. Ekstraselular K mendorong defosforilasii enzim sebagai langkah awal dalam translokasi aktif kation ke dalam sitosol, dan juga dengan demikian menurunkan afinitas enzim dari glikosida jantung. Hal ini menjelaskan sebagian pengamatan bahwa dengan meningkatnya ekstraselular K dapat membalikkan beberapa efek toksik dari glikosida jantung. Selain itu, digoksin juga bekerja secara aksi langsung pada otot lunak vascular dan efek tidak langsung yang umumnya dimediasi oleh system saraf otonom dan peningkatan aktivitas vagal (refleks dari system saraf otonom yang menyebabkan penurunan kerja jantung).
+ +

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful