You are on page 1of 11

A.

Tujuan
1. Mahasiswa mampu menggunakan aplikasi SPSS untuk melakukan inferensi statistik. 2. Mahasiswa mapu menggunakan aplikasi Minitab untuk melakukan inferensi statistik. 3. Mahasiswa memahami dan mampu menganalisis kasus komparasi kualitas produk menggunakan distribusi z dan distribusi student’s t.

B. Data-data yang diperlukan
1) Kasus : Akan dilakukan analisis pengaruh suatu alat pemanas baru terhadap berat suatu logam berdasarkan data berikut : Berat Logam, g. Berat Logam, g. Alat Lama Alat Baru Alat Lama Alat Baru 1 76,85 76,22 6 88,15 82,53 2 77,95 77,89 7 92,54 92,56 3 78,65 79,02 8 96,25 92,33 4 79,25 80,21 9 84,56 85,12 5 82,65 82,65 10 88,25 84,56 a. Ingin diketahui apakah alat pemanas yang baru berfungsi lebih efektif dibandingkan alat lama.(pemanas lebih efektif berat logam lebih ringan). b. Jika diinginkan produk yang akan dijual mempunyai berat 90 g.apakah secara signifikan.alat yang lama maupun yang baru mampu memenuhi kriteria tersebut? 2) Kasus : Kasus berikut adalah hasil kajian Wilcock dkk. (1981).Empat belas laboratorium dikirim sample yang mengandung oksigen terlarut (OT) 1.2 mg/L dan diminta untuk mengukur konsentrasi OT menggunakan metode titrasi . Konsentrasi yang dilaporkan oleh laboratorium yang terlibat adalah :
OT 1.2 1.4 1.4 1.3 1.2 1.35 1.4 OT 8 9 10 11 12 13 14 2 1.95 1.1 1.75 1.05 1.05 1.4

1 2 3 4 5 6 7

Apakah laboratorium yang terlibat bisa mengukur angka 1.2mg/L,atau adkah Bias ?

4 1.2mg/L.06.8 1.1 1.4 1.0.0.7 1.4 8 9 10 11 12 13 14 Oksigen Terlarut (OT) WINKLER ELEKTRODE 2 1.26.0.26.13.8 1.0.0.0.3 1.0.6 1.9 1.7 1.07(n = 13 ) Sumur : 0.06.3) Kasus : Sample diketehui mengandung oksigen terlarut (OT) 1.34.Klik Analyze -> Compare Means->Paired-Sample T test 3.0. .0. Langkah-Langkah Kasus 1 1.1 1.09.2 1.10.muncul kotak dialog .9 1.pilih variable yang sesuai .08.19.16.0.9 1.3 2.8 1.4 1.10.2 1.05.18.09.14.4 1.16.0.32.3 1.2 1.0.0.0.3 1. Persoalannya adalah :”apakah kedua metode tersebut memberikan hasil ukur OT beda ? Hasil pengukuran dengan kedua metode tersebut adalah sebagai berikut : 1 2 3 4 5 6 7 Oksigen Terlarut (OT) WINKLER ELEKTRODE 1.16.26.8 1 1.0.CWS(City Water Supply ) dan kawasan yang diperoleh dari PWS (private Wells Supply) PAM : 0.13 C.berikut adalah konsentrasi merkuri dalam air limbah yang berasal dari kawasan yang d layani oleh .4 1.0.masukan data dalam SPSS 2.Empat belas laboratorium dikirim sample tersebut dan diminta untuk mengukur konsentrasi OT menggunakan metode winkler (titrasi) dan metode elektrode.0.0.0.0.0.16.8 Kasus 4 Kasus ini tentang pemantauan konsentrasi merkuri di kawasan pemukiman.

Ketik semua data . 2.Klik option .Buka Minitab.isi parameter test value dengan 90 3. 1.sesuai dengan soal tadi 5.lakukan analisis terhadap output untuk menjawab soal b Kasus 2 .4. siapkan data yang diperlukan .Klik option->continue->ok 4. Klik dan ketik OT 3.Klik Analyze->compare means->One-sample T test 2.Masukan Parameter “ alat lama” sehingga diperoleh output.arahkan pointer pada sel dibawah sel C1 .klik Ok (maka akan dapat out put dan analisa untuk mendapat jawaban soal a 1.muncul kotak dialog paired-sample T test:Options Isi Confidence interval percentage dengan 95 .klik continue .

ok lagi 7.kita kurangkan data pada tabel winkler dengan elektrode dan hasilnya ditampilkan di kolom C3 Caranya : 3.klik ok .4.Klik Calc-calculator.Stat->Basic Statistic->1 sample t 5.lakukan analisis terhadap data output untuk menjawab soal atau kasus tadi . Kasus 3 1.ketik data yang diperlukan 2. lalu isikan seperti dibawah ini . akan muncul kotak dialog .pilih variable yang diperlukan. klik option untuk menentukan level confidence. 6.ketik sesuai seperti yang di soal atau kasus .

2 . untuk menjawab pertanyaan pada kasus 3. lakukan analisa dengan membandingkan antara winkler dan elektrode.setelah itu klik Stat->Basic Statistics->1 sample t 6. Kasus 4 1.klik perform hipotesis test .Maka akan muncul hasilnya : 5.akan muncul output.ok 8.lalu isi dengan 1. lalu mulai masukan variable.Masukan Data yang diperlukan . pilih winkler .akan muncul kotak dialog.klik ok . lakukan pada variable elektrode juga.klik Ok.klik option pilih level confidence .sesuai dengan kasus .4. 7.

2. Hasil Out put Kasus 1 .isi seperti berikut ini pada kotak dialog: 4.klik Stat->Basic Statistic->2 sample t 3. lakukan analisa terhadap hasil output yang di dapat . D. ok 5.klik ok.

Kasus 3 Kasus 4 .Kasus 2 .

terilhat jelas bahwa alat pemana baru lebih efektif dari yang lama .karena mean nyadari berat logam (alat Baru) lebih kecil dari alat lama. Dan standar defiasi Alat baru lebih kecil . b.langkah tadi .maka kita dapat menganalisa hasil outputnya . bahwa kita menggunakan distribusi student t .alat yang lama maupun yang baru mampu memenuhi kriteria tersebut? #pertama disini kita dalam mengerjakan soal ini dari data yang kita dapat bahwa sebenarnya jumlah sample yang kurang dari 30 memberikan kita petunjuk .E.apakah secara signifikan. lalu setelah mengikuti langkah. .(pemanas lebih efektif berat logam lebih ringan). Pembahasan . Jika diinginkan produk yang akan dijual mempunyai berat 90 g. kita dapat melihat pada mean dan standar deviasinya. Untuk menjawab pertanyaan a . Ingin diketahui apakah alat pemanas yang baru berfungsi lebih efektif dibandingkan alat lama. ini menunjukan ukuran penyebaran data lebih kecil dibanding alat lama. Pada kasus Awal kita diberi pertanyaan a.

2mg/L. Kasus 3 Pertanyaan dalam kasus 3 apakah kedua metode tersebut memberikan hasil ukur OT beda ? .2 .2201-1. tidak termasuk kedalam rentan 1. Kasus 2 Disini ditanya mengenai : Apakah laboratorium yang terlibat bisa mengukur angka 1.Untuk jawaban B .atau adkah Bias ? Lalu kita gunakan out put(rentan keyakinan) untuk dianalisa Dengan melihat pada rentan keyakinan kita jadi tau bahwa ada data bias.diatas .572. mungkin kita dapat mengatakan bahwa Alat lama maupun baru memiliki rata-rat juga yang jauh lebih kecil dari 90 . karena kalau kita lihat perbandingan . karena 1. tidak ada yang memenuhi secara signifikan.

sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa Tidak ada perbedaan sejati . . bahwa kedua metode memiliki hasil yang berbeda .dengan kata lain sample dari PAM maupun Sumur sama. metode elektrode memberikan hasil yang lebih tinggi .Jelas dengan melihat output diatas. Kasus 4 : Apakah sama hasil dari PAM dan Sumur Probabilitas bahwa sample berasal dari populasi sama adalah 87% ini menunjukan presistiwa lazim .

-statistika inferensial dapat diolah dengan Minitab atau SPSS. Kesimpulan -Statistika Inferensial Sangat Membantu kita dalam menyelesaikan suatu kasus seperti yang di lakukan di atas. -dalam mengerjakan data lewat SPSS dan minitab kita harus bisa menganalisis hasil . . -dalam mengerjakan kita harus tau tipe kasus yang menggunakan statistika inferensial student 1 .F.atau yang lainnya.