You are on page 1of 3

Senin, 22 Februari 2010

BAB II Hipofisis
BAB I I Hormon Hipotalamus dan Hormon Hipofisis Kelenjar Hipotalamus Hipotalamus adalah pemimpin umum sistem hormon, dikatakan pemimpin karena semua perintah dan kendali berawal dari kelenjar hipotalamus ini, kemudian perintah dan informasi akan disampaikan ke seluruh tubuh dengan bantuan kelenjar Hipofisis yang berfungsi sebagai pembantu hipotalamus. Selain itu hipotalamus juga bertugas memastikan kemantapan dalam tubuh manusia. Dengan cara mengkaji semua pesan-pesan yang datang dari otak dan dari dalam tubuh. Fungsi Hipotalamus : 1. menjaga kemantapan suhu tubuh, 2. mengendalikan tekanan darah, 3. memastikan keseimbangan cairan, dan 4. bahkan pola tidur yang tepat. Letak Hipotalamus terletak langsung di bawah otak, Ukuran Hipotalamus sebesar biji kenari. Hipotalamus melepaskan empat hormon,dimana hormon pelepas tersebut setelah dihasilkan akan disimpan di hipofisis dan saat dibutuhkan akan disekresi oleh hipofisis, Adalah : 1. Hormon pelepas hormon pertumbuhan (GRH) 2. Hormon pelepas tirotropin (TRH) 3. Hormon pelepas kortikotropin (CRH) 4. Hormon pelepas gonadotropin (GnRH) Selain itu Hipotalamus mensekresi dua hormon yang dihasilkannya sendiri tanpa disimpan di hipofisis, yaitu ADH (Vasopresin=hormon penahan air) dan Oksitosin. (lihat gambar 2.1) Gambar 2.1 Kelenjar Hipofisis Pembantu Hipotalamus adalah hipofisis, hipofisis menyampaikan informasi tentang keadaan tubuh ke hipotalamus. Kemudian hipofisis juga menyampaikan keputusan yang telah diambil hipotalamus kepada seluruh tubuh. Misalnya, ketika terjadi penurunan tiba-tiba tekanan darah, informasi dikirimkan, dan mengabari hipotalamus tentang perubahan tekanan ini, lalu hipotalamus memutuskan tindakan-tindakan yang harus dilakukan untuk menaikkannya dan menyampaikan keputusannya kepada pembantu-pembantunya. Kelenjar Hipofisis merupakan sekerat daging kecil berwarna merah jambu, dengan ukuran sebesar buncis, berat setengah gram dan dihubungkan ke hipotalamus dalam otak oleh sebuah batang. Berkat hubungan inilah, hipofisis menerima perintah dari hipotalamus untuk menghasilkan hormon yang diperlukan. Fungsi Hipofisis : 1. mempengaruhi sel-sel jaringan tertentu, tetapi juga 2. mengatur kerja kelenjar-kelenjar hormon lain yang jauh letaknya. 3. Kelenjar pituitari juga memberikan perintah pada kelenjar-kelenjar untuk meneruskan perintah itu ke sel-sel lain dalam tubuh. Kelenjar Hipofisis dibagi menjadi 2 (dua) bagian yaitu : Hipofisis Anterior dan Hipofisis

Hormon yg merangsang tertis dan ovari adalah Luteneizing (LHRH) Dan hormone nontropik adalah Hormon hipofisis yang langsung bekerja pada jaringan tubuh. Hormon tropik menghasilkan enam hormon yang merangsang kelenjar hormon (endokrin) lainnya. Hipofisis Posterior Adalah Bagian belakang kelenjar Hipofisis. Hormon hipofisis anterior pengeluarannya diatur oleh neuropeptida (hormon pelepas atau penghambat) yang dihasilkan dari kelenjar hipotalamus. Oksitosin Jadi. Pada keadaan yang dibutuhkan. Hormon yg merangsang kelenjar adrenal adalah ACTH atau kortikotropin 3. Hormon yg penghambat hormon pertumbuhan (somatostatin) 4. Hormon pertumbuhan (GH) atau somatotropin 2. 4. merupakan keajaiban yang patut direnungkan. Interaksi hormon pelepas (hormon releasing) dengan reseptornya menyebabkan terjadinya sintesis dan pelepasan hormon hipofisis (hormon stimulating) masuk ke sirkulasi. 3. Hormon prolaktin (PRL). hormon-hormon ini dilepaskan dengan perintah dari hipotalamus.Posterior Hipofisis Anterior Kelenjar Hipofisis Anterior terbagi menjadi 2 (dua) yaitu hormon tropik dan hormon non tropik. meningkatkan glukoneogenesis. Mobilitas lemak. hanya disimpan di Hipofisis. melainkan dua kelompok sel. ACTH akan memacu perubahan Kolesterol menjadi pregnolon. Organ target ACTH adalah korteks adrenal tempat kortikotropin terikat. . ACTH adalah produk dari proses pasca translasi prekursor polipeptida ProOpiomelanokortin. Mekanisme Kerja ACTH (kortikotropin) Tahapan dari mekanisme kerja ACTH (kortikotropin) adalah : 1. sistem komunikasi ini. 2. Hormon yg merangsang kel tiroid adalah TSH 2. Setelah di korteks adrenal. Setiap hormon pengatur hipotalamus mengatur pelepasan hormon spesifik dari hipofisis anterior. adalah hasil teknologi maju yang bahkan tak dimiliki manusia. 1. meningkatkan penghancuran protein. Mobilitas protein. Keduanya bukan manusia sadar yang dapat bercakap-cakap satu sama lain. vasopresin dan oksitosin dihasilkan oleh Hipotalamus. Mekanisme kerja hormon hipotalamus dan hormon hipofisis anterior Hormon – hormon yang dikeluarkan hipotalamus dan hipofisis adalah golongan peptida atau protein dengan berat molekul rendah yang bekerja setelah terikat dengan reseptor di jaringan target. Hormon-hormon itu adalah: 1. yaitu : 1. Hormon pelepas hipotalamus terutama digunakan untuk maksud – maksud diagnosa (yaitu menentukan insufisiensi hipofisis). Stabilisasi lisosom Komunikasi hipotalamus dan Hipofisis Kedua potong daging ini dapat berkomunikasi satu sama lain. Vasopresin (hormon antidiuretik) 2. hanya tempat menyimpan hormon yang dihasilkan oleh hipotalamus. Dimana fungsi kortisol adalah kerja antiinflamasi. Hormon yg merangsang folikel adalah FSH 5. Kemudian dari pregnolon dihasilkanlah adrenokortikosteroid dan androgen adrenal.

contoh : estradiol alam (durasi kerja pendek) dibandingkan etinilestradiol analog (durasi kerja panjang) Antagonis Hormon adalah obat atau zat kimia yang menghambat sintesis. Diposkan oleh dinna di 08. sangat mirip dengan hormon alam.Mekanisme kerja hormon diatas disebut mekanisme umpan balik. ES ringan. arti klinisnya lebih penting dari hormon alam. (lihat gambar 2. dimana : 1. Sintesa dan sekresi hormon hipofisis dikontrol oleh hipotalamus. sebaliknya hormon yang disekresi organ target mengatur juga sekresi hipotalamus dan/atau hipofisis. Hormon sintetik atau semisintetik bersifat tahan thd enzim pencernaan.2 Hipotalamus Hipofisis Organ yg dipengaruhi Realising Hormon Hormone Stimulating Hormon Analog Hormon adalah zat sintetis yang berikatan dengan reseptor hormon tertentu. Masa kerja lbh panjang. 2. sekresi maupun kerja hormon pada reseptornya.43 . tapi masih bisa berikatan dengan reseptor spesifik hormon alami. kemudian hormon hipofisis mengatur sintesa dan sekresi hormon pada organ target. Karena rumus kimia hormon sintetik dan semisintetik tidak dikenali enzim pemecah. sehingga terjadi penurunan atau peningkatan aktivitas hormon bersangkutan Contoh nya Antitiroid menghambat sintesa hormon tiroid dan Klomifen yang meniadakan umpan balik estrogen sehingga sekresi gonadotropin dari hipofisis tetap tinggi.2) Gambar 2. juga antara hipofisis dengan hipotalamus. Hubungan antara hipofisis dengan jaringan perifer (organ target) adalah feed back mechanisme atau mekanisme umpan balik.