You are on page 1of 7

DEBAT PEMASARAN

BAB 20

 Kepada Siapa Anda Harus Mengarahkan Produk Baru Anda?  Sebagai ahli produk baru berpendapat bahwa mendekati pelanggan melalui riset yang intensif merupakan satu – satunya cara untuk mengembangkan produk baru yang berhasil. Ahli lain tidak setuju dan berpendapat bahwa pelanggan tidak mungkin dapat memberikan umpan balik yang bermanfaat tentang apa yang tidak mereka ketahui dan tidak dapat memberikan pandangan yang akan menimbulkan produk terobosan baru. o Ambil Posisi : Riset konsumen sangat penting bagi pengembangan produk baru versus Riset konsumen bukanlah satu-satunya yang membantu pengembangan produk baru  Pada saat ini dimana hampir semua perusahaan selalu berusaha untuk menghasilkan produk yang berorientasi pada konsumen, dimana mereka berharap agar produk yang di hasilkan dapat memenuhi selera, kebutuhan dan keinginan dari para konsumen. Jika produk yang mereka hasilkan sesuai dan bahkan mampu memberkan nilai lebih dari harapan konsumen, maka produknya akan dikonsumsi secara luas, produknya akan mampu di serap oleh pasar secara maksimal dan tentunya akan meningkatkan pendapatan dari perusahaan tersebut , peningkatan penjualan akan berimbas pada keuntungan yang diraih oleh perusahaan tersebut. Seperti diketahui bahwa Pengadopsi produk baru bergerak melalaui 5 tahap : 1. Kesadaran Dimana pasar atau konsumen sudah mengetahui tentang produk tersebut, namun informasinya masih minim 2. Minat Pasar atau konsumen sudah menunjukan minat terhadap produk tersebut, dengan cara mencari informasi, fitur, kelebihan dan kekurangan dari produk tersebut. 3. Evaluasi Pasar atau konsumen sudah mendapatkan segala informasi yang dibutuhkan dan mulai membandingkan produk tersebut dengan produk sejenis di pasaran, dan mengevaluasi produk tersebut, sesuai dengan harapan mereka atau tidak. 4. Percobaan Pasar atau konsumen mulai mencoba menggunakan atau mengkonsumsi produksi tersebut 5. adopsi

pasar atau konsumen memilih produk tersebut sebagai pilihannya jadi dengan membuat produk yang berorientasi pada konsumen atau sesuai bahkan melebihi harapan konsumen akan mempermudah proses adopsi yang dilakukan untuk setiap produk baru yang di pasarkan. Dengan melakukan riset pelanggan yang intesif yang kemudian di terjemahkan kepada konsep produk baru, maka tingkat keberhasilan produk tersebut akan meningkat, menurut Kotler dan Keller , keberhasilan produk baru :  Sebagaian besar perusahaan ternama memfokuskan diri pada inovasi tambahan. Inovasi tambahan dapat memungkinkan perusahaan untuk memasuki pasar baru dengan memperbaiki produk untuk pelanggan baru, menggunakan variasi produk inti untuk tetapi memimpin pasar, dan menciptakan solusi jangka pendek untuk seluruh masalah industri.  agar perusahaan dapat bersaing dengan baik, perusahaan yang ada harus mengamati preferensi pelanggan dan non pelanggan secara hati hati sepanjang waktu dan mengungkap kebutuhan pelanggan yang selalu berubah dan sulit diartikulasikan.

Dimana keberhasilan produk baru haruslah Produk yang unik dan superior, faktor utama yang menentukan keberhasilan 1. Unik dan superior 2. Keunggulan Moderat 3. Keunggulan minimal ( 98%) ( 58%) ( 18%)

Faktor kunci lainnya adalah konsep produk yang didefinisikan dengan baik. Perusahaan mendifinisikan dan menilai pasar sasaran, kebutuhan produk dan manfaat secara cermat sebelum melanjutkan produk tersebur, faktor lainya adalah sinergy teknology dan pemasaran, kualitas di setiap tahapan pelaksana dan daya tarik pasar. Riset konsumen bukanlah satu-satunya yang membantu pengembangan produk baru Jika riset konsumen tidak digunakan dalam pengembangan produk baru, maka produk yang di hasilkan adalah produk yang dengan teknologi baru, konsep baru atau fitur baru yang belum berkembang di masyarakat, biaya riset and development akan tinggi. Produk yang inovatif tersebut akan berbiaya tinggi dan Disisi lain memasarkan produk baru tanpa riset pasar yang akurat akan memerlukan biaya yang sangat tinggi untuk mengedukasi pasar agar mengerti dan tahu kegunaan dan manfaat produk tersebut bagi mereka. Proses edukasi pasar akan memerlukan biaya yang tinggi dengan menyebarkan secara luas informasi dari produk tersebut di berbagai media promosi dan iklan yang ada. Penjualan tidak akan meningkat dalam waktu singkat cenderung akan rugi di tahap introduction dan growth karena sebagian besar biaya digunakan untuk mengedukasi pasar.

Dari hasil studi menunjukan bahwa tingkat kegagalan produk baru mencapai 50% dan berpotensi mencapai 95% di amerika serikan dan 90% di eropa  Ada beberapa alasan mengapa produk baru bisa gagal: 1. Mengabaikan atau salah menerjemahkan riset pasar 2. Berlebihan dalam memperkirakan ukuran pasar 3. Biaya pengembangan tingi 4. Rancangan yang produk 5. Positioning yang tidak benar 6. Iklan yang tidak effective 7. Penetapan harga yang salah 8. Dukungan distribusi tidak cukup 9. Pesaing yang melawan sengit Kegagalan produk yang radikal juga dapat disebabkan oleh : 1. Ketidakpastian technology tinggi 2. Ketidakpastian pasar yang tinggi 3. Volatilitas kompetitif yang tinggi 4. Biaya investasi yang tinggi 5. Siklus hidup produk pendek 6. Kesulitan menemukan sumber pendanaan Jadi pengembangan produk baru tanpa riset pasar seperti gambling, jika pasar atau konsumen antusias akan mendapatkan keuntungan yang maksimal dan jika tidak akan menderita kerugian, namun jika produk baru tersebut tidak disukai oleh pasar perlu adanya perubahan konsep dan pengembangan produk tersebut sehingga sesuai dengan harapan dan keinginan pasar atau konsumen.

DISKUSI PEMASARAN

Pikiran tentang produk baru terakhir yang anda beli. Menurut anda, apakah keberhasilannya dipengaruhi oleh lima karasteristik inovasi : keunggulan relatif, kompatibilitas, kompleksitas, kemampuan dipisahkan, dan kemampuan komunikasi? PRODUK SAMSUNG SIII Harga Rp. 6.085.000 (http://handphoneshop.co.id/?app=katalog&task=details&pid=4&id=1414)

lima karasteristik inovasi : 1. keunggulan relatif, Keunggulan relatif adalah derajat di mana suatu inovasi dianggap lebih baik/ unggul daripada yang pernah ada. Hal ini dapat diukur dari beberapa segi, seperti segi ekonomi, prestise sosial, kenyamanan, dan kepuasan. Semakin besar keunggulan relatif dirasakan oleh pengadopsi, semakin cepat inovasi tersebut dapat diadopsi. Samsung sIII merupakan pesaing dari iphone 5 dengan berbagai fitur tambahan yang merupakan smartphone berbasis android tercanggih pada saat ini. Di pangsa pasar smart phone android, Samsung s III mempunyai fitur terbaik, dimana pangsa pasarnya adalah para eksekutive dan penggiat technology. Walaupun harga yang di tawarkan lumayan tinggi dibandingkan pesaingnya ( HTC, LG, Experia ) namun kelengkapan dan fiturnya di atas pesaingnya. Adpun fitur yan ditampilkan sebagai berikut :

Network/Bearer and Wireless Connectivity
Network HSPA Wi-Fi Wi-Fi Direct Bluetooth Profiles NFC EDGE / GPRS (850/900/1,800/1,900MHZ) HSPA+ Yes, Wi-Fi 802.11a/b/g/n Yes 4.0 Yes

AllShare KIES

DLNA, MHL 1.0, HDMI 2 KIES, KIES Air

OS
Android 4.0 (ICS)

Physical Specification
Dimension (HxWxD) Weight 70.6 x 136.6 x 8.6mm 133g

Display
Technology Color Depth Size Resolution S Pen HD sAMOLED 16M 4.8" 720 x 1280 (HD) No

Battery
Capacity USB Chargeable Talk Time Standby Time 2,100mAh Yes up to 10.8hours(3G) / up to 21.7hours(2G) upto 900hours(2G) / upto 750hours(3G)

Camera
Camera Resolution Camera Resolution(Front) Flash Auto Focus 8 Megapixels CMOS , 1.9MP LED (1EA) Yes

Memory
16/32/64/ GB

Chipset
Type Quad Core Application Processor 1.4GHz Frequency

Samsung's Galaxy SIII has won Phone of the Year at the T3 Gadget Awards, beating Apple's iPhone 4S.
(http://www.telegraph.co.uk/technology/mobile-phones/9595493/Samsung-Galaxy-SIII-beats-Apples-iPhone-4S-at-T3-Awards.html)

2. kompatibilitas,

Kompatibilitas adalah derajat di mana inovasi tersebut dianggap konsisten dengan nilai-nilai masa lalu, dan kebutuhan pengadopsi. Sebagai contoh, jika suatu inovasi atau ide baru tertentu tidak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku, inovasi itu tidak dapat diadopsi dengan mudah sebagaimana halnya dengan inovasi yang sesuai (compatible). Samsung Group (merupakan salah satu perusahaan elektronik terbesar dunia. Didirikan oleh Lee Byungchull pada 1 Maret 1938 di Daegu, Korea, perusahaan ini beroperasi di 58 negara dan memiliki lebih dari 208.000 pekerja. Pada 2003 pendapatannya adalah US$101,7 miliar. Sekarang ini, Samsung beroperasi di 6 bidang bisnis, yaitu telekomunikasi (telepon genggam dan jaringan), Peralatan Rumah Tangga Digital (termasuk mesin cuci, oven gelombang mikro, kulkas, pemutar VHS dan DVD, dll), media digital, LCD, semikonduktor, dan kendaraan bermotor (Termasuk alat berat). ( Wikipedia ) yang secara konsisten mengeluarkan produk dengan technology tinggi dimana dengan segala fitur dan kelebihan yang di berikan membuat Samsung dapat menjadi ikon dari produk elektronik. Pada pangsa pasar smart phone Samsung telah terbukti selalu menawarkan produk yang berkualitas mulai Samsung type s y terkenal sampai dengan Samsung Tab. Di pasar low end Samsung juga mempunyai produk produk yang dapat bertahan dengan lama. 3. kompleksitas, Kerumitan adalah derajat di mana inovasi dianggap sebagai suatu yang sulit untuk dipahami dan digunakan. Beberapa inovasi tertentu ada yang dengan mudah dapat dimengerti dan digunakan oleh pengadopsi dan ada pula yang sebaliknya. Semakin mudah dipahami dan dimengerti oleh pengadopsi, semakin cepat suatu inovasi dapat diadopsi. Walaupun Samsung s III mempunyai fitur dan applikasi yang tinggi namun dalam hal penggunaan relative mudah / friendly user sehingga tidak di temukan kendala dalam menggunakan smart phone tersebut dimana hanya dengan beberapa hari saja pengguna sudah dapat menggunakannya dengan lancar dan salah atu kelebihannya adalah koneksi yang mudah dengan perlatan lainnya dalam pertukaran file dan applikasinya. 4. kemampuan dipisahkan, tingkat dapat dicobanya inovasi secara terbatas sebelum peluncuran Samsung s III , produk tersebut sudah dapat dilihat dan di coba di beberapa gerai / toko hand phone, dimana konsumen dapat mencoba dan menggunakan berbagai fitur yang ada secara terbatas. Berbagai web yang mengulas tentang handphone pun memberikan gambaran virtual yang dapat di akses dengan bebas dan menggunakan fiturnya secara on line .hal ini dapat meningkatkan kesadaran

konsumen atas produk baru tersebut dan melihat kemampuan Samsung s III yang dapat memenuhi harapan dan keinginannya dari sebuah smart phone. 5. kemampuan komunikasi tingkat dimana manfaat penggunaan dapat dilihat atau di gambarkan kepada orang lain

Samsung s III yang canggih dan attraktif serta mudah dalam pengoperasiannya mampu menjadi alat komunikasi terbaik yang ada pada saat ini, harga yang sesuai dengan technology dan fitur produknya, manfaat penggunaanya dapat di lihat dan diperlihatkan secara langsung kepada orang lain, baik dalam hal pengolahan data, presentasi, pho editing dan lain lain. Kecanggihan yang di tampilkan dapat dengan mudah di pertunjukan dan digunakan oleh orang lain.

Jadi kesimpulannya Samsung s III adalah hasil pengembangan hand phone yang terus menerus yang disesuaikan dengan harapan konsumen dimana segala fitur dan teknologi yang di gunakan adalah yang terkini, hasil dari riset kepada konsumen dengan mencari informasi sebanyak banyaknya tentang keinginan dan ekpektasi konsumen dari sebuah hand phone yang revolusioner, produk yang berorientasi kepada konsumen dmana dapat di buktikan dengan kecanggihannya namun dapat dengan mudah di operasikan ( friendly user ). Di sisi lain dengan kehadiran Samsung s III juga memaksa para competitor untuk mengeluarkan produk sejenis sehingga dengan inovasi yang tiada henti konsumen akan semakin di manja dengan kecanggihan dan teknologi yang selalu di kembangkan oleh masing masing vendor.