P. 1
BAB III kelaikan Terbang Balita.docx

BAB III kelaikan Terbang Balita.docx

|Views: 0|Likes:
Published by Fitrianita Samiun

More info:

Published by: Fitrianita Samiun on Apr 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/03/2014

pdf

text

original

BAB III KEGIATAN PENINGKATAN MUTU

3.1

Plan Kegiatan Plan dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2012 sampai tanggal

17 November 2012 melalui pendekatan kegiatan pada Seksi PRL dengan melakukan wawancara, observasi, dan pengambilan data sekunder di rumah

makan yang terletak di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru (BSSK II)

3.1.1

Deskripsi Keadaan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelasII Pekanbaru memiliki 3 seksi,

yaitu Seksi Karntina dan Surveilans Epidemiologi (Kar & SE), Seksi Upaya Kesehatan Lintas Wilayah (PRL), dan Seksi Pengendalian Resiko Lingkungan (PRL). KKP secara fungsional melaksanakan pengawasan jasaboga yang berlokasi di dalam wilayah pelabuhan, hal ini tertuang dalam KepMenKes RI No. 715/Menkes/SK/V/ 23 Mei 2003 tentang Persyaratan Hygiene Sanitasi Jasaboga. Berdasarkan peraturan tersebut, KKP bertugas untuk mengawasi jasaboga di wilayah pelabuhan untuk menjaga hygiene sanitasi agar kualitas makanan tetap terjamin kesehatannya. Berdasarkan hasil obseravasi dan wawancara awal, secara umum kegiatan pengaman dan pengawasan makanan di BSSK II belum optimal. Hal ini

disebabkan karena pihak mengalami kendala yaitu belum optimalnya kegiatan pembinaan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru.

3.1.2. Identifikasi Masalah Proses identifikasi masalah didapatkan melalui metode-metode berikut: 1. Observasi di BSSK II Pekanbaru 2. Wawancara dengan Kepala Seksi PRL dan penanggung jawab lapangan di BSSK II Pekanbaru 3. Data primer yang didapat dari hasil wawancara dengan Kepala Seksi PRL dan penanggung jawab lapangan di BSSK II Pekanbaru

15

ditemukan pegawai dengan kondisi kuku yang pendek kotor atau panjang kotor. Identifikasi masalah No 1. tidak menggunakan 1.  Pelaksanaan penyuluhan mengenai hygiene sanitasi makanan belum rutin dilaksanakan  Belum tersedianya media informasi yang dapat menginformasikan ke pegawai rumah makan mengenai hygiene dan sanitasi dalam mengolah makanan Dari hasil obervasi:  Ditemukan pegawai rumah makan yang belum menerapkan hygiene dan sanitasi. Adapun beberapa masalah yang dapat diidentifikasi antara lain: Tabel 3.16 Dari data-data tersebut teridentifikasi beberapa masalah. . penggunaan perhiasan. tidak menggunakan sarung tangan. Aspek yang dinilai Kegiatan pengamanan dan pengawasan hygiene sanitasi pegawai rumah makan Masalah Belum optimalnya pelaksanaan kegiatan pembinaan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru Evidence Based Dari hasil wawancara Kepala Seksi PRL dan penanggung jawablapangan di BSSK II Pekanbaru didapatkan :  Pegawai rumah makan banyak yang belum menerapkan hygiene dan sanitasi pada saat mengolah  Belum adanya pelatihan mengenai hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan. seperti tidak mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.1.

Solusi  nilai 1 tidak mudah  nilai 2 mudah  nilai 3 sangat mudah 3. Urgensi/kepentingan  nilai 1 tidak penting  nilai 2 penting  nilai 3 sangat penting 2. Pengawasan dan pemeriksaan makanan dan kualitas air Belum dilakukan pemeriksaan sampel makanan dan air bersih secara mikrobiologis dan kimiawi celemek. Kemampuan merubah  nilai 1 tidak mudah . Prioritas Masalah Berdasarkan permasalahan yang ditemukan ditetapkan satu prioritas masalah dengan metode skoring yang menggunakan pertimbangan 4 aspek yaitu: 1. tidak menggunakan penutup kepala. dan tidak merendam peralatan dengan air mendidih setelah dicuci. tidak tersedianya tempat sampah yang tertutup.  Tidak menggunakan air mengalir untuk mencuci peralatan.1.17 2.3. 3. tidak menggunakan masker. sedangkan pemeriksaan secara bakteriologis dan kimia belum dilakukan  Keterbatasan dana untuk melakukan pemeriksaan tersebut. tidak tersedianya alat pengendali lalat Dari hasil wawancara Kepala Seksi PRL dan penanggung jawablapangan di BSSK II Pekanbaru didapatkan :  Pemeriksaan sampel makanan dan air bersih yang telah dilakukan hanya terbatas pada pemeriksaan fisik.

Biaya  nilai 1 tinggi  nilai 2 sedang  nilai 3 rendah Masalah yang mempunyai total angka tertinggi yang akan menjadi prioritas masalah.18  nilai 2 mudah  nilai 3 sangat mudah 4. . Penentuan prioritas masalah dapat dilihat pada tabel 2 berikut ini : Tabel 3. Penentuan Prioritas Masalah No Aspek Masalah Belum optimalnya pelaksanaan kegiatan pembinaan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru Belum dilakukan pemeriksaan sampel makanan dan air bersih secara mikrobiologis dan kimiawi Urgensi Solusi Kemampuan mengubah Biaya Total Rank 1 3 2 2 2 9 I 2 3 2 2 1 8 II Berdasarkan tabel prioritas masalah di atas. maka masalah adalah Belum optimalnya pelaksanaan kegiatan pembinaan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru di BSSK II Pekanbaru.2.

penggunaan perhiasan. yaitu aspek yaitu market. tidak menggunakan sarung tangan.19 3.3 berikut: Tabel 3. material dan money yang diperoleh melalui observasi. tidak menggunakan celemek. ditemukan pegawai dengan kondisi kuku yang pendek kotor atau panjang kotor.1. Evidence Based Wawancara dengan Kasie PRL Banyak pegawai makanan yang belum menerapkan hygiene dan sanitasi dalam mengolah makanan Observasi Ditemukan pegawai rumah makan yang belum menerapkan hygiene dan sanitasi. dilakukan analisis penyebab masalah dari berbagai aspek.3. dan tidak merendam peralatan dengan air mendidih setelah dicuci. Teridentifikasi beberapa penyebab belum optimalnya pelaksanaan kegiatan pembinaan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru. seperti tidak mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Tidak menggunakan air mengalir untuk mencuci peralatan.4 Analisis Penyebab Masalah Setelah didapatkan prioritas masalah berdasarkan sistem seleksi di atas. tidak menggunakan masker. wawancar dan diskusi dengan petugas PRL di KKP Induk Kelas II Pekanbaru. dilihat dari berbagai segi seperti terlihat dalam tabel 3. tidak tersedianya alat pengendali lalat . Analisis Penyebab Masalah Masalah Belum optimalnya pelaksanaan kegiatan pembinaan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru Penyebab Timbulnya Masalah Market  Belum adanya pelatihan mengenai hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan. tidak menggunakan penutup kepala. tidak tersedianya tempat sampah yang tertutup. methode.

Wawancara dengan petugas lapangan di KKP II Pekanbaru Tidak tersedianya media informasi mengenai pentingnya hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru Observasi Tidak ditemukan media informasi seperti poster. leafflet atau brosur yang dapat digunakan sebagai sumber informasi bagi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru Wawancara dengan petugas lapangan di KKP II Pekanbaru Dana yang tersedia tidak mencukupi untuk optimalisasi pelaksanaan kegiatan pembinaan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru secara rutin Money Kurangnya ketersediaan dana untuk optimalisasi pelaksanaan kegiatan pembinaan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru .20 Methode Tidak adanya jadwal khusus dalam pelaksanaan penyuluhan mengenai hygiene sanitasi makanan belum rutin dilaksanakan Material Belum tersedianya media informasi yang dapat menginformasikan ke pegawai rumah makan mengenai hygiene dan sanitasi dalam mengolah makanan Wawancara dengan petugas lapangan di KKP II Pekanbaru Pelaksanaan penyuluhan mengenai hygiene dan sanitasi dilakukan tidak rutin. dilakukan disesuaikan jadwal kegiatan lainnya.

Market Methode  Belum adanya pelatihan mengenai higiene dan sanitasi pegawai rumah makan.1 Fishbone Ishikawa . Tidak adanya jadwal khusus dalam pelaksanaan penyuluhan mengenai higiene sanitasi makanan belum rutin dilaksanakan Belum tersedianya media informasi yang dapat menginformasikan ke pegawai rumah makan mengenai higiene dan sanitasi dalam mengolah makanan Material Kurangnya ketersediaan dana untuk optimalisasi pelaksanaan kegiatan pembinaan higiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru Money Optimalisasi kegiatan pembinaan higiene dan sanitasi pegawai rumah makan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Gambar 3.21 Berikut ini merupakan hubungan keempat faktor penyebab masalah yang ditampilkan dalam bentuk fishbone Ishikawa.

. direncanakan beberapa strategi dan alternatif pemecahan masalah seperti terlihat dalam tabel 4.22 3. Strategi dan Alternatif Pemecahan Masalah & Plan of Action No Masalah/ Penyebab Masalah Belum adanya pelatihan mengenai hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru Alternatif Pemecahan Masalah Mengadakan penyuluhan kepada pegawai rumah makan mengenai hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru Tujuan Agar pegawai rumah makan lebih terlatih dan mengetahui pentingnya hygiene dan sanitasi sehingga dapat menerapkan prinsip hygiene sanitasi dalam pengolahan makanan Sasaran Kasie PRL KKP Induk Kelas II Pekanbaru Tempat Rumah makan BSSK II Pekanbaru Pelaksana Waktu Kegiatan Dokter Oktober Muda 2012 Kriteria Keberhasilan Jangka Pendek:  Diterimanya rekomendasi oleh Kepala Seksi PRL  Terlaksananya sosialisasi dengan metode penyuluhan di BSSK II Pekanbaru mengenai hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan Jangka Panjang: Para pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru dapat mengetahui dan menerapkan prinsip hygiene dan sanitasi 1.1. Strategi dan Alternatif Pemecahan Masalah & Plan of Action Setelah didapatkan analisis penyebab masalah.4.5. berikut : Tabel 3.

Tidak adanya jadwal khusus dalam pelaksanaan penyuluhan mengenai hygiene sanitasi makanan belum rutin dilaksanakan Merekomendasikan untuk menentukan jadwal khusus dalam pelaksanaan penyuluhan mengenai hygiene sanitasi makanan di BSSK II Pekanbaru Ditetapkan jadwal Khusus untuk menentukan jadwal khusus dalam pelaksanaan penyuluhan mengenai hygiene sanitasi makanan di BSSK II Pekanbaru Kasie PRL KKP Induk Kelas II Pekanbaru Rumah makan BSSK II Pekanbaru Dokter Muda Oktober 2012 Jangka Pendek: Diterimanya rekomendasi ini oleh Kasie PRL Jangka Panjang: Terdapat jadwal khusus untuk menentukan jadwal khusus dalam pelaksanaan penyuluhan mengenai hygiene sanitasi makanan di BSSK II Pekanbaru 3. Tidak tersedianya media informasi yang dapat menginformasikan mengenai pentingnya penerapan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan Merancang dan memberikan media informasi berupa leaflet dan poster mengenai pentingnya penerapan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan Agar terdapat media informasi mengenai pentingnya penerapan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan Kasie PRL KKP Induk Kelas II Pekanbaru Rumah makan BSSK II Pekanbaru Dokter Muda Oktober 2012 Jangka Pendek: Tersedia lesflet dan poster mengenai pentingnya penerapan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan Jangka Panjang: Optimalnya sosialisasi mengenai pentingnya penerapan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan .23 2.

24 4. Kurangnya ketersediaan dana untuk optimalisasi pelaksanaan kegiatan 5.pembinaan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru Merekomendasikan disediakannya dana khusus untuk optimalisasi pelaksanaan kegiatan pembinaan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru Tersedianya dana khusus untuk optimalisasi pelaksanaan kegiatan pembinaan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru Kasie PRL KKP Induk Kelas II Pekanbaru Rumah makan BSSK II Pekanbaru Dokter Muda Oktober 2012 Jangka pendek: Tersampainya rekomendasi ke KKP Pusat melalui Koordinator PRL di KKP Induk Kelas II Pekanbaru Jangka panjang : Disediakannya dana khusus untuk optimalisasi pelaksanaan kegiatan pembinaan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru .

Dibuat dan disediakannya media informasi mengenai hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru adalah membuat dan memberikan media informasi berupa poster dan leaflet mengenai hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru yang dibuat oleh dokter muda Kepaniteraan Klinik IKM IKK FK UR yang diberikan kepada PRL Rumah makan BSSK II Pekanbaru. Definisi Operasional Merekomendasikan diadakannya sosialisasi secara berkala untuk optimalisasi pelaksanaan kegiatan pembinaan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru adalah rekomendasi dilakukannya sosialisasi kepada seluruh pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru mengenai hygiene dan sanitasi yang dibuat oleh dokter muda Kepaniteraan Klinik IKM IKK FK UR dan ditujukan kepada KKP Pusat melalui Kasie PRL Rumah makan BSSK II Pekanbaru. . 2.1.25 3. 4. Merekomendasi agar menentukan jadwal khusus untuk optimalisasi pelaksanaan kegiatan pembinaan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru adalah dokter muda mengusulkan agar kasei PRL membuat jadwal khusus untuk melakukan kegiatan optimalisasi pembinaan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru 3. Merekomendasikan disediakannya dana khusus untuk optimalisasi pelaksanaan kegiatan pembinaan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru adalah rekomendasi disediakannya dana khusus untuk optimalisasi pelaksanaan kegiatan pembinaan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru yang dibuat oleh dokter muda KKS IKM IKK FK UR dan ditujukan kepada Kepala Sub Bagian Tata Usaha Rumah makan BSSK II Pekanbaru.6 1.

Kegiatan yang dilakukan sesuai dengan alternatif pemecahan masalah yang telah dibuat.5 Do dalam Kegiatan Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Mengenai Pelayanan Kesehatan Terbatas di Poliklinik KKP Wilayah Kerja BSSK II Pekanbaru. Tabel 3.2 Do Kegiatan dilakukan pada tanggal 09 November 2012. Penyampaian surat rekomendasi untuk diadakannya penyuluhan kepada pegawai rumah makan mengenai hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru Merekomendasi agar menentukan jadwal khusus dalam pelaksanaan penyuluhan mengenai hygiene sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru Memberikan media informasi berupa leaflet dan poster mengenai pentingnya penerapan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan Merekomendasikan disediakannya dana khusus untuk optimalisasi pelaksanaan kegiatan pembinaan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru Waktu Pelaksanaan 09 November 2012 Terlaksana/Belum Terlaksana Terlaksana 2. 09 November 2012 Terlaksana 4. 09 November 2012 Terlaksana . Kegiatan 1.26 3. No.5. Do yang telah dilakukan disajikan pada tabel 3. Seluruh alternatif pemecahan masalah dapat terlaksana sesuai dengan Plan of Action (PoA) yaitu memberikan surat rekomendasi kepada Kasie PRL KKP Induk Kelas II Pekanbaru dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha KKP Induk Kelas II Pekanbaru serta pemberian media informasi berupa berupa leaflet dan poster kepada Kasie PRL KKP II Pekanbaru. 09 Oktober 2012 Terlaksana 3.

keadaan sebelum intervensi kemudian dibandingkan dengan keadaan setelah intervensi dilakukan. Tabel 3. Tidak adanya media informasi berupa poster. 3.6 Check dalam Kegiatan Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Mengenai izin kelaikan terbang pada balita di BSSK II Pekanbaru No. Kegiatan check sosialisasi mengenai izin kelaikan terbang pada balita di BSSK II Pekanbaru dilakukan tanggal 09 November 2012. untuk menilai keberhasilan kegiatan peningkatan mutu ini. tidak ada dana khusus yang dianggarkan untuk optimalisasi kegiatan pembinaan hygiene dan . Kegiatan Mengadakan penyuluhan kepada pegawai rumah makan mengenai hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru Merekomendasikan untuk menentukan jadwal khusus dalam pelaksanaan penyuluhan mengenai hygiene sanitasi makanan di BSSK II Pekanbaru Merancang dan memberikan media informasi berupa leaflet dan poster mengenai pentingnya penerapan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan Merekomendasikan disediakannya dana khusus untuk optimalisasi Sebelum intervensi Sesudah Intervensi Kurangnya pengetahuan pegawai rumah makan mengenai hygiene sanitasi dan belum optimalnya kegiatan pembinaan hygienedan sanitasi pegawai rumah makan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Tidak adanya jadwal khusus dalam pelaksanaan penyuluhan mengenai hygiene sanitasi makanan di BSSK II Pekanbaru 2. 1.27 3. leaflet ataupun brosur mengenai hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan 4.3 Check Setelah kegiatan intervensi (do) dilakukan. pamflet.

penyebaran leaflet dan pemakaian poster mengenai optimalisasi kegiatan pembinaan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru serta rekomendasi yang penulis berikan kepada Kantor Kesehatan Pelabuhan Induk II Pekanbaru belum dapat dinilai.4 Action Kegiatan proyek optimalisasi kegiatan pembinaan hygiene dan sanitasi pegawai rumah makan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru belum dapat dilakukan sampai ke tahap action. .28 pelaksanaan sanitasi pegawai rumah kegiatan makan di Bandara Sultan pembinaan hygiene Syarif Kasim II Pekanbaru dan sanitasi pegawai rumah makan di BSSK II Pekanbaru 3. Karena keterbatasan waktu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->