NEOPLASMA dan KELAINAN KONGENITAL TRACTUS DIGESTIVUS

Dr. Adam Suyadi, SpB, MM Bag Bedah FK UII Yogyakarta

COLORECTAL CARCINOMA
Age : - 6 th decade of life - trend for younger age
Sex : -colon carcinoma : female more than male - rectal carcinoma : male more than female

annuler stenosing .polypoidal • Microscopic features : more than 90% is adenocarcinoma .• Macroscopic features : .ulcerative .protuberant .

Adeno Ca Colon .

.

Small Intestine Tumor .

well differentiated .undifferentiated .cecum & ascending colon .synchronous carcinoma .metachronous carcinoma : 50% : 20 % : 18% : 8% : 6% : 5% : 3% .rectum .moderatelly differentiated .sigmoid colon .transverse colon .signet ring cell carcinoma .Differentiation : Distribution : .descending colon .mucoid carcinoma .

.

.

Presdisposing factor : .adenomatous lesions .ulcerative colitis .granulomatous colitis .familial adenoma polyposis .low fiber’s diet .

and paraaortic nodes. Blood spread : portal. 3. and vertebral vein. Along nerve fibers . paracolic. Intra luminar spread 6. Direct : circular. lumber. Lymphatic : epicolic. 4. Transperitoneal / gravitational spread 5. longitudinal.Spreading Colon carcinoma 1. intermediate. and penetrating the well 2.

hypogastric vein 4. Along nerve fibers . Direct : longitudinal. Lymphatic : hemorrhoidal nodes hypogastric nodes inguinal nodes 3.Rectal Carcinoma : 1. Blood spread : portal vein. penetrating the wall 2.

perforation : .haemorrhage .the caecum due to large bowel obstruction .infiltrating to the serosa .fistula formation : .internal .obstruction .the malignancy it self .external .Complications .

Staging Duke’s A : mucosal and submucosal layer B : infiltrating to the serosa C : involve regional lymph nodes D : distance metastasis .

Duke’s Classification .

Klasifikasi Duke’s .

abdominal pain or discomfort .large bowel obstruction (colicky pain of lower abdominal) 3. Carcinoma of the left colon : .mass in the right iliac fossa 2.alteration of bowel habit .weight loss and anaemia . Carcinoma of the rectum : .tenesmus .feeling of incomplete defecation .anal bleeding . Carcinoma of the right colon : .alterations of bowel habit .Symptom 1.bowel obstruction .

tenderness in the right iliac fossa .digital examination . Right colon carcinoma .occult blood in the faces 2.palpable tumor in the left iliac fossa is unusual .abdominal distention 3.palpable mass in the right iliac fossa .Signs 1. Left colon carcinoma .about 75% rectal carcinoma palpable on rectal . Rectal carcinoma .

Laboratory test .full blood examination .CEA (carcinoma embryonic antigen) X-ray examination .barium enema & contrast double .plain x ray of the abdomen .IVP .thorax foto .

.

cystoscopy Others . MRI (to search distance metastasis) .Endoscopic examination .USG. sygmoidoscopi and colonoscopy . rectoscopy.anoscopy. CT scan.

Treatment
Three modality of treatment : 1. Surgical treatment ( cutting ) 2. Radiation treatment ( burning ) 3. Chemotherapy ( poisoning )

1. Surgical treatment A. resectable - right hemicolectomy - extended right hemicolectomy - transverse colon resection - left hemicolectomy - sigmoid colon resection - for rectal carcinoma : - anterior resection - low anterior resection - abdomino perineal resection (mile’s op) B. non resectable - ileotransversostomy - transversocolostomy - sigmoidostomy

2. Irradiation treatment : - pre operative irradiation - post operative irradiation - sandwich iradiation 3. Chemotherapy : - 5 fluoro uracil - 5 fu + levamizol - 5 fu + leucoforine

grade of malignancy 5 years survival rate : Duke’s A : 80% B : 60% C : 30% D :- .extent .Prognosis Depend on : .site .

Gastroschisis .

• Insiden gastroschisis sendiri berkisar antara 1:6.000. laparoschisis.300 . abdominoschisis (LLUC.1:40.2004) .Definisi • Adalah penonjolan dari isi abdomen biasanya melibatkan usus dan lambung melalui lubang atau defek pada dinding abdomen disebelah kanan tali pusar. • Nama lain: Paraomphalocele.

• Bayi dengan gastroschisis biasanya kecil untuk masa kehamilannya. status sosek rendah & kehidupan sosial yang tidak stabil • Aspirin. (Aschraft. ibuprofen.Epidemiologi • Kehamilan wanita muda. • Kelainan kromosom dan anomali lain sangat jarang ditemukan pada gastroschisis. dan obat-obat penenang • Eropa 11 kali pada ibu dibawah umur 20 tahun. 2000) . alkohol. & pseudoephedrine pada kehamilan trimester pertama • Rokok. kecuali adanya atresia intestinal.

.

Diagnosis • Minggu ke 16 pemeriksaan protein yang disebut alphafetoprotein (AFP). 2000) . (Aschraft. • USG akan menunjukan adanya kelainan di bagian luar perut bayi. tidak terbukti berguna secara klinik. • Estriol dan Human Chorionic Gonadotropin. • Kadar AFP gastroschisis lebih besar daripada omphalocele.

Kadang-kadang obstruksi usus Diawasi dengan USG pertumbuhannya dan kerusakan pada ususnya. 2002) . Interval dari pemeriksaan USG serial ini tergantung dari keadaan kehamilan dan janin. (UCSF. Pemeriksaan tambahan tidak diperlukan.Monitor selama kehamilan secara hati-hati. Kerusakan usus oleh cairan amnion atau kerusakan pembuluh darah.

.

( BMS. 2004) . Kecuali ada alasan dari bagian obstetrik • Dimana? Rumah sakit rujukan • Kapan? Rekomendasi kelahiran pada waktu yang senormal mungkin.Penanganan • Bagaimana? Ahli merekomendasikan persalinan normal.

• Pemberian cepat 3-4 x kecepatan cairan rumatan • Urin 1. • Resusitasi D5/RL atau D5/RL + albumin . • Usus dijaga agar tidak melipat. . • Lindungi usus kasa gulung yang lembut • NaCl + sedikit larutan antiseptik.2 ml/kg/jam atau 40 ml/kg/hr.5.Pre operatif • Segera IV cairan 20 ml/kg.

Perawatan Tegak Basah .

( Filston & Izant. 1985) . • Antibiotik spectrum luas. • Pemasangan selang orogastrik. • Alat transport yang baik • Bila jalur intravena gagal segera dikirim.• Bayi ditempatkan pada kantong plastik.

Gastroschisis .

Diperlukan bantuan ventilasi • Mengenali sepsis AT & kultur darah. • TPN sesegera setelah TPN diteruskan sampai nutrisi peroral dapat diterima. .Post operasi Faktor yang penting setelah operasi adalah: • Pemberian perlindungan antibiotik • Penutupan menyeluruh segera • Memenuhi dan menjaga volume • Pengawasan analisa gas darah & CVP. terapi.

1985) . • Peningkatan bertahap volume & konsentrasi formula predigesti sampai dapat menerima penuh. • Kemudian formula standard komplek ditambahkan awalnya sebagian kecil volume makanan.• Bayi dgn volvulus atau atresia mempunyai usus pendek. ( Filston & Izant. konsumsi nutrisi per oral akan berkepanjangan dan menjadi masalah.

Post Op dengan Omphaloplasty .

Omphalocele .

.

.

.

Rupture Omphalocele .

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

MORBUS HIRSCHSPRUNG (MH) / megacolon congenital .

terutama di colon • Paling sering di rectosigmoid .Aganglionik Megacolon • Disebut juga Hirschprung’s disease • Atau Megacolon Congenital • Tidak didapatkannya syaraf simpatis dan para simpatis di tunica muscularis usus.

.

7000 ( Darmawan’04) • 1 : 5000 ( Swenson’96 ) Jenis kelamin Laki-laki : Perempuan 4 : 1 ( Darmawan’04 ) 3 : 1 ( Depkes Jakarta ’04 ) 5 : 1 ( Orvas’05 ) .Insidensi • 1 : 4400 .

Tipe-tipe MH SUBCLASSIFIED ACCORDING TO THE RELATIVE LENGTH OF THE AGANGLIONIC REGION : • SHORT –SEGMENT DISEASE (RECTO-SIGMOID ) : 75 –80 % • LONG – SEGMENT DISEASE (SPLENIC FLEXURE): 10 % • TOTAL COLONIC – AGANGLIONIC : LESS 5 % • ULTRA SHORT – SEGMENT IS A CONTROVERSIAL ENTITY (Achalasia Recti ) ( Orvar ’05) Gambar .

Gejala Klinis • • • • • Konstipasi sejak lahir Defekasi dibantu dengan pencahar Colon makin membesar – perut buncit Muntah terus menerus Pemeriksaan foto polos abdomen terdapat pelebaran usus besar .

• Anamnesis Keterlambatan keluar mekoneum (24 jam atau 24 48 jam) Kembung Muntah Hijau/fekal konstipasi Kronis/berulang • Pemeriksaan Fisik: Distensi abdomen Rectal toucher (mencengkram/penuh feses dilepas nyemprot ) Diagnosis .

Transisi. Dilatasi) Retensi Barium ( 24 – 48 jam ) .Penunjang Radiologi : Babby Gram (gambaran Obstruksi ltk bawah ) Barium Enema ( Zona Spastik.

diirigasi bab lancar kembali. maka setelah penyebab ileus fungsional lainnya disingkirkan maka mutlak dilakukan colon in loop. Bila colon in loop normal lakukan retensi barium 24-48jam kemudian bila retensi(+) diagnosis sebagai ultrashort MH • Bayi didapatkan konstipasi berulang.catatan • Neonatus: Kadang pasien trias megacolon tidak nyata. Irigasi dihentikan terjadi konstipasi berulang. mutlak kolon in loop . tetapi dominan konstipasi.

Patologi Anatomi 1. All Layer Biopsi Suction Biopsi (Nablet/Rubin) Histokimia acetylcholin esterase dengan Kamovski&Root Immunohistokimia dengan marker S100 (Darmawan’04 . 3. 2. Vera’05) . 4.

Differensial diagnosis • • • • Atresia Ileum Meconeum Plug Stenosis/Atresia Recti N E C stadium Awal (Stadium1 – 2a ) .

Suhu dan asam basa ) Preparasi Kolon ( Leappe’96 . Taylor’98 . Rochadi’99) .Penatalaksanaan • Non Bedah Dekompresi (Rectal Tube dan NGT bila muntah ) Tiga Stabilitas (Air dan elektrolit.

darmawan’04 . Orvar’05 ) . Ziegler’02 .Operatif Ultra Short Miectomi dengan Approuch anterior dan atau posterior (Aschraft’00 .

dengan dasar: Aganglionik pada MH bukan disebabkan oleh kegagalan perkembangan inervasi parasimpatik ekstrinsik . sehingga terdapat ketidakseimbangan autonomik yang tidak dapat dikoreksi dengan simpatektomi ( • Short Type / Clasic • Long Type • Total Colon Aganglionic • Universal Type • Dua Tahap • Satu Tahap .PullTrough. melainkan oleh lesi primer.

Leappe.96 . Orvas’05) Swenson 1 Swenson 2 SOAVEBolley Duhamel Rehbein . fitgerald’05 .Pulltrough (swenson’96 . Aschraft’00 .

SOAVE .

ATRESIA ANI / IMPERFORATE ANUS .

Atresia Ani • Tidak adanya anus • Terdapat 3 type: 1. Tipe rendah : bila ujung usus mendekati kulit di tempat anus seharusnya 2. Fistula antara usus dan vagina (wanita) . Tipe tinggi 3.

.

.

Tanda Klinis • Tidak ada anus • Perut kembung. tidak bisa defekasi • Ileus obstruksi – muntah .

.

Atresia ani .

.

X Ray Atresia Ani .

Penatalaksanaan • Infus – stop ma/mi • Letak rendah : fistelektomi di tempat yg lunak / anus • Letak tinggi : colostomy • Operasi definitif : tunggu s/d usia 5 tahun .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful