Lebih dari 40% pasien Sirosis hati asimptomatik, pada keadaan ini sirosis ditemukan waktu pemeriksaan rutin

kesehatan atau pada waktu autopsi. Keseluruhan insiden sirosis di Amerika diperkirakan 360 per 100.000 penduduk dan menimbulkan sekitar 35.000 kematian pertahun. Sirosis merupakan penyebab kematian kesembilan di AS dan bertanggungjawab terhadap 1,2% seluruh kematian di AS. Belum ada data resmi nasional tentang sirosis hati di Indonesia, namun dari beberapa laporan rumah sakit umum pemerintah di Indonesia secara keseluruhan prevalensi sirosis adalah 3,5% seluruh pasien yang dirawat di bangsal penyakit dalam atau rata-rata 47,4% dari seluruh pasien penyakit hati yang dirawat. Di Medan dalam kurun waktu 4 tahun dijumpai pasien sirosis hati sebanyak 819 (4%) dari seluruh pasien di bagian penyakit dalam Sekitar 2 miliar penduduk dunia pernah terinfeksi virus hepatitis B dan 360 juta orang di antaranya terinfeksi kronis yang akan berpotensi menjadi sirosis dan karsinoma hepatoselular dengan angka kematian sebesar 250.000 per tahun. Diperkirakan 170 juta penduduk dunia merupakan pengidap Hepatitis Virus C (HVC). Infeksi HVC akut akan berlanjut menjadi kronis sekitar 85% sedangkan 20% akan berakhir dengan sirosis dan karsinoma hepatoselular. Akibat tingginya laju mutasi virus, hingga saat ini belum tersedia vaksin hepatitis C. Penyakit hepatitis diduga merupakan penyakit hati terbanyak di dunia. Di Indonesia saja, penderita penyakit hepatitis yang dirawat di rumah sakit tercatat lebih dari 50 persen. Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, Dr. Hardianto Setiawan Ong merinci sekitar 39,8-68,3 persen penderita hepatitis A dirawat di rumah sakit. Adapun untuk hepatitis C terdapat sekitar 15,5-46,4 persen dan hepatitis B sebanyak 6,4-25,9 persen.