You are on page 1of 11

PERTAHANAN DAN KETAHANAN NASIONAL BANGSA INDONESIA

LAPORAN

Disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan

Disusun Oleh : Hendi Junianto T. Jurusan : Akuntansi Perpajakan NIM : AP080006

POLITEKNIK TEDC BANDUNG
Jl. Pasantren Km. 2 Cibabat – Cimahi Utara 40513 Telp./Fax : (022) 6645951 E-mail : poltek_tedc@yahoo.com

Bandung. hidayah.com KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat. Januari 2009 . Akhir kata penulis berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan penulis pada khususnya serta bagi pembaca pada umumnya. Penulisan laporan ini bertujuan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah pendidikan kewarganegaraan. maka penulis memberikan judul laporan ini “PERTAHANAN DAN KETAHANAN NASIONAL BANGSA INDONESIA”. Sesuai dengan tugas yang diberikan. Penulis menyadari bahwa laporan ini masih kurang sempurna karenanya penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak pembaca guna lebih menyempurnakan hasil laporan ini. dan ridho-Nya kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan ini.Website : http://www.tedcbandung.

Penulis PENGERTIAN & ARTI DEFINISI KETAHANAN NASIONAL Ketahanan Nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman. kekayaan alam. 2. dan . hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar. tantangan. seluruh aspek kehidupan nasional tercermin dalam sistematika astagarata yang terdiri atas 3 aspek alamiah (trigatra) yang meliputi geografi. subversi dan intervensi dari kekuatan kolonialisme dan imperialisme serta invasi dari darat. Ancama dari luar negeri Contohnya adalah infiltrasi. Ancaman dari dalam negeri Contohnya adalah pemberontakan dan subversi yang berasal atau terbentuk dari masyarakat indonesia. Contoh Bentuk-bentuk ancaman menurut doktrin hankamnas (catur dharma eka karma) : 1. KEWAJIBAN BELA NEGARA BAGI SEMUA WARGA NEGARA INDONESIA – PERTAHANAN DAN PEMBELAAN NEGARA Di dasarkan pada metode astagrata. identitas. udara dan laut oleh musuh dari luar negri. secara langsung maupun yang tidak langsung yang mengancam dan membahayakan integritas. kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mewujudkan tujuan perjuangan nasional.

. dan pertahanan keamanan.VII Tahun 2000 tentang Peranan TNI dan POLRI. 4.29 tahun 1954 tentang Pokok-Pokok Perlawanan Rakyat. 3. 5.20 tahun 1982 tentang Ketentuan Pokok Hankam Negara RI. 7. gangguan. Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 pada pasal 30 tertulis bahwa "Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara. Amandemen UUD '45 Pasal 30 dan pasal 27 ayat 3. Wawasan nusantara juga merupakan sumber utama dan landasan yang kuat dalam menyelenggarakan kehidupan nasional sehingga wawasan nusantara dapat disebut sebagai wawasan nasional dan merupakan landasan ketahanan nasional. Undang-Undang No. Diubah oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1988. politik. Undang-Undang No.VI Tahun 1973 tentang konsep Wawasan Nusantara dan Keamanan Nasional. Beberapa dasar hukum dan peraturan tentang Wajib Bela Negara : 1.kependudukan dan lima aspek sosial (pancagatra) yang meliputi ideologi. Tap MPR No. 6." dan " Syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang. sosial budaya. Berpedoman pada wawasan nasional." Jadi sudah pasti mau tidak mau kita wajib ikut serta dalam membela negara dari segala macam ancaman. Tap MPR No. ekonomi. Undang-Undang No.VI Tahun 2000 tentang Pemisahan TNI dengan POLRI. 2.3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. Wawasan nusantara merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945. tantangan dan hambatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam. Tap MPR No.

Gerakan separatis pemisahan diri membuat negara baru. Terorisme Internasional dan Nasional. Penyelenggaraan kesejahteraan memerlukan tingkat keamanan tertentu. Aksi kekerasan yang berbau SARA. 2. Belajar dengan tekun pelajaran atau mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan atau PKn. 5. 4. 6. Ikut serta membantu korban bencana di dalam negeri 3. sistem kehidupan nasional tidak akan dapat berlangsung karena pada dasarnya keduanya merupakan nilai intrinsik yang ada . Tanpa kesejahteraan dan keamanan. KONSEPSI KEAMANAN KETAHANAN PENDEKATAN NASIONAL INDONESIA DAN MENGGUNAKAN KESEJAHTERAAN Antara kesejahteraan dan keamanan ini dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Ikut serta dalam mengamankan lingkungan sekitar (seperti siskamling) 2. dan sebaliknya penyelenggaraan keamanan memerlukan tingkat kesejahteraan tertentu. laut. Pengrusakan lingkungan. Beberapa jenis / macam ancaman dan gangguan pertahanan dan keamanan negara : 1. 3.Dengan hak dan kewajiban yang sama setiap orang Indonesia tanpa harus dikomando dapat berperan aktif dalam melaksanakan bela negara. udara dan luar angkasa. Kejahatan dan gangguan lintas negara. Pelanggaran wilayah negara baik di darat. Membela negara tidak harus dalam wujud perang tetapi bisa diwujudkan dengan cara lain seperti: 1.

kerja Kemandirian yang ini mengandung prinsip tidak mudah menyerah serta bertumpu pada untuk dalam sama saling global. serta kondisi lingkungan strategisnya. PEMANFAATAN KEKAYAAN ALAM HARUS MENGGUNAKAN ASAS MAKSIMAL. Oleh sebab itu. prasyarat dengan keuletan dan ketangguhan yang dan kepribadian menjalin bangsa. artinya ketahanan nasional bersifat percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri identitas. SIFAT-SIFAT KETAHANAN NASIONAL INDONESIA Mandiri. tingkat ukur kesejahteraan keamanan nasional merupakan tolak ketahanan nasional. Peran masing-masing gatra dalam astagrata seimbang dan saling mengisi. uapaya peningkatan ketahanan nasional harus senantiasa diorientasikan ke masa depan dan dinamikanya di arahkan untuk pencapaian kondisi kehidupan nasional yang lebih baik. LESTARI. merupakan integritas. artinya ketahanan nasional tidaklah tetap. DAN DAYA SAING .dalam kehidupan dan nasional. Dalam kehidupan nasional. Maksudnya antargatra mempunyai hubungan yang saling terkait dan saling bergantung secara utuh menyeluruh membentuk tata laku masyarakat dalam kehidupan nasional. menguntungkan perkembangan Dinamis. melainkan dapat meningkat ataupun menurun bergantung pada situasi dan kondisi bangsa dan negara. Hal ini sesuai dengan hakikat dan pengertian bahwa segala sesatu di dunia ini senantiasa berubah.

Pengejawantahan kewajiban-kewajiban tersebut akan meningkatkan kesejahteraan dan keamanan nasional yang berarti juga meningkatkan ketahanan nasional. baik dalam negeri maupun luar negeri. lesatri. Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. dan kebijakan yang rasional. Asas lestari dalam arti kebijakan pengelolaan dan pesatnya pemakaian sumber kekayaan alam harus memperhatikan kepentingan generasi yang akan datang. Mengadakan program pembangunan berkelanjutan.Asas maksimal dalam arti memberi manfaat yang optimal untuk membangun dan menjaga ketimpangan antardaerah. Mengadakan pembentukan modal yang memadai. Asas berdaya saing dengan maksud agar dapat digunakan sebagai alat untuk memperkecil ketergantungan pada negara besar. Membina kesadaran nasional dalam pemanfaatan kekayaan alam. Menciptakan daya beli dan konsumsi yang cukup. kesadaran membangun. MASALAH KEPENDUDUKAN YANG MEMPENGARUHI KETAHANAN NASIONAL . berdaya saing mewajibkan setiap bangsa untuk bertindak sebagai berikut : Menyusun kebijakan dan peraturan tentang pengamanan penggunaan kekayaan alam seefisien mungkin agar memberikan manfaat optimal dan lestari bagi nusa dan bangsa. Untuk itu. Menyusun pola pengelolaan kekayaan alam dengan pendekatan kesejahteraan dan keamanan. Pemanfaatan kekayaan alam berdasarkan asas maksimal. pembinaan. diperlukan IPTEK.

Segi negati dari pertambahan penduduk adalah bila pertambahan ini tidak seimbang dengan tingkat pertumbuhan ekonomi dan tidak diikuti dengan usaha peningkatan kualitas penduduk sehingga akan menimbulkan permasalahan sosial seperti pengangguran yang langsung maupun tidak langsung akan melemahkan ketahanan nasional. Fertilitas berpengaruh besar pada komposisi penduduk berdasarkan umur. kualitas penduduk dipengaruhi oleh faktor fisik dan nonfisik. fertilitas. . suku bangsa. peningkatan kualitas. agama. seperti umur. pengaruh mortalitas relatif kecil. dan migrasi.Jumlah penduduk. gizi. Masalah yang dihadapi adalah dengan bertambahnya penduduk golongan muda. dan sikap menatl serta peningkatan kondisi sosial. yaitu persebaran yang proporsional. lapangan pekerjaan. jenis kelamin. keterampilan. sedangkan di daerah lainnya jarang penduduknya. Pada kenyatannya. fertilitas. Kebijakan pemerintah untuk mengatasi masalah kependudukan ini antara lain melalui pengembangan pusat-pusat pertumbuhan. tibullah persoalan penyediaan fasilitas pendidikan. Faktor fisik meliputi kesehatan. penyuluhan transmigrasi. bahkan sama sekali tak berpenduduk. Kualitas penduduk. persebaran yang ideal harus memenuhi persyaratan kesejahteraan dan keamanan. keceedasan. dan sebagainya. dsb. yaitu merupakan susunan penduduk berdasarkan pendekatan tertentu. Persebaran penduduk. dan kebugaran. Komposisi penduduk dipengaruhi oleh mortalitas. Faktor nonfisik meliputi kualitas mental dan kualitas intelektual. Sebaliknya. manusia ingin bertempat tinggal di daerah yang aman dan terjamin kehidupan ekonominya. gerakan keluarga berencana. dan migrasi. Karena hal inilah mengapa sampai terjadi daerah tertentu yang terlampau padat. Komposisi penduduk. pertambahan jumlah penduduk dipengaruhi oleh mortalitas.

Mekanisme politik memungkinkan adanya perbedaan pendapat. kedaulatan di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya olehMPR sebagai penjelmaan seluruh rakyat. UUD 1945. Atas dasar fundamental itu muncul ke permukaan konflik politik. dan sebagainya. konflik budaya. Kepemimpinan nasional mampu mengakomodasi aspirasi yang hidup dalam masyarakat dengan tetap berpedoman pada Pancasila. Dasar utamanya adalah ekonomi. Ekonomi merupakan dasar fundamental konflik-konflik itu. DASAR KONFLIK Semua konflik terjadi karena ada dasar sosialnya. konflik sosial. Inilah yang akhirnya yang tidak jarang . dan wawasan nusantara.CARA MEWUJUDKAN KETAHANAN NASIONAL DI BIDANG POLITIK DILIHAT DARI ASPEK POLITIK DALAM NEGERI Sistem pemerintah berdasarkan hukum. konflik etnis. konflik hukum. Bahkan konflik politik yang terjadi pada saat pilkada dibawa serta setelah pilkada. Komunikasi politik bertimbal balik antara pemerintah dengan masyarakat dan anatarkelompok atau golongan dalam masyarakat terjalin dengan baik untuk mencapau tujuan nasional dan kepentingan nasional. tidak berdasarkan kekuasaan yang besifat absolut. Bagi sebagian kepala daerah yang dipilih secara langsung dan demokratis ternyata tidak serta merta mendapat simpati yang penuh rakyat. namun perbedaan pendapat tidak menyangkut nilai dasar sehingga tidak berseberangan yang dapat menjurus kepada konflik fisik.

menjaga menjaga keamanan dan keutuhan wilayah. Di wilayah laut. dan peperangan domestik lainnya. politik. atau konflik dalam negara. Singapura. Indonesia berbatasan dengan banyak negara tetangga. Palau.menimbulkan konflik komunal di tengah masyarakat. baik di darat maupun laut. Perbatasan negara merupakan manifestasi utama kedaulatan wilayah suatu negara. Dalam konstitusi suatu negara sering dicantumkan pula penentuan batas wilayah. Papua New Guinea. dalam tahun-tahun terakhir ini jenis konflik baru semakin mengemuka: konflik yang terjadi di dalam wilayah negara. berbatasan dengan sepuluh negara yaitu India. Nilai-nilai tersebut adalah : . Vietnam. gerakan separatis dengan kekerasan. NILAI-NILAI STRATEGIS WILAYAH PERBATASAN Pembangunan bagian wilayah dari perbatasan pada hakekatnya merupakan strategis integral pembangunan nasional. Australia dan Timor Leste. Indonesia berbatasan langsung di daratan dengan tiga negara yaitu Malaysia (Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur dengan Serawak dan Sabah). Perbatasan suatu negara mempunyai peranan penting dalam penentuan batas wilayah kedaulatan. Malaysia. Penentuan perbatasan negara dalam banyak hal ditentukan oleh proses historis. dalam bentuk perang saudara. Thailand. propinsi Papua dengan Papua New Guinea dan Nusa Tenggara Timur dengan Timor Leste. pemanfaatan sumber kekayaan alam. pemberontakan bersenjata. hukum nasional dan internasional. Philipina.

Pengamanan perbatasan negara dalam menjaga kedaulatan negara saat ini masih kurang optimal dilakukan terlihat dari banyaknya kasus pelanggaran lintas batas (darat. Daerah perbatasan mempunyai keterkaitan yang saling mempengaruhi dengan kegiatan yang dilaksanakan di wilayah lainnya yang berbatasan dengan wilayah maupun antar negara. c.Daerah perbatasan merupakan faktor pendorong bagi peningkatan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat sekitarnya. b. Daerah perbatasan mempunyai pengaruh terhadap kondisi pertahanan dan keamanan.Daerah perbatasan mempunyai pengaruh penting bagi kedaulatan negara. Pemahaman pengamanan daerah perbatasan dalam kaitannya dengan kedaulatan negara dapat diartikan bahwa ancaman terhadap satu daerah ataupun pulau di daerah perbatasan negara berarti pula ancaman terhadap keutuhan dan kedaulatan negara.a. laut dan udara) yang dilakukan pihak asing dengan berbagai alasan adalah bukti kurang optimalnya pengamanan perbatasan negara. . d. baik skala regional maupun nasional. Wilayah perbatasan mempunyai nilai-nilai strategis dalam mendukung Keberhasilan pembangunan nasional.