APA ITU BELL'S PALSY?

Bell's Palsy (Facial Palsy) adalah kelainan di mana syaraf wajah (dikenal dengan sebutan Syaraf Ke-7 atau Cranial Nerve, yaitu syaraf yang mengontrol pergerakan wajah. Posisinya berada sekitar 1 jari di depan telinga kiri/kanan Anda) tidak berfungsi dengan baik/kaku/paralize. Akibatnya salah satu bagian wajah seperti tertarik/ mencong. Bell’s Palsy adalah kelumpuhan nervus fasialis perifer, terjadi secara akut dan penyebabnya tidak diketahui atau tidak menyertai penyakit lain yang dapat menyebabkan lesi nervus fasialis. Penyebab pasti dari Bell’s Palsy tidak diketahui tetapi diduga akibat infeksi virus pada nervus fasialis, penekanan atau berkurangnya aliran darah. Penyebab bell’s palsy, yakni angin yang masuk kedalam tengkorak atau foramen stilomastoideum ini membuat syaraf disekitar wajah sembab lalu membesar. Pembengkakan atau peradangan syaraf nomor tujuh atau nervus facialis ini mengakibatkan pasokan darah kesyaraf tersebut terhenti. Hal ini menyebabkan kematian sel sehingga fungsinya sbg penghantar impuls atau rangsangan terganggu. Akibatnya perintah otak untuk menggerakkan otot-otot wajah tidak dapat diteruskan. Penyakit ini biasa terjadi di kota atau negara bersuhu dingin. Selain itu, kelainan ini dapat menyerang pada orangorang yang : Terlalu lama berada di dalam ruang ber-AC. Terkena semburan AC/kipas angin langsung ke wajah. Mengendarai motor tanpa helm yang menutup wajah dengan rapat. Mandi air dingin di malam hari. APA BELL'S PALSY SAMA DENGAN GEJALA STROKE? Berbeda dengan Stroke (yang sama-sama membuat salah satu bagian wajah mencong/ketarik) , Bell's Palsy hanya menyerang syaraf wajah. Sedangkan fungsi tubuh berjalan normal. Namun ada beberapa kasus di mana Bell's Palsy menyerang syaraf otak, sehingga ada penderita yang tidak mampu berbicara jelas seperti penderita Stroke. Walau demikian, pikirannya masih sangat jernih dan dia masih dapat berkomunikasi dengan cara menulis. Jika Anda terkena Bell's Palsy, segeralah berobat ke Rumah Sakit. Maksimal 2 hari setelah Anda mengalami kelainan itu. Jika tidak, syaraf yang kaku dapat mengganggu otak yang menyebabkan penderita lumpuh. Selain itu, wajah yang kaku akan semakin sulit dikembalikan ke bentuk asalnya. Pengobatan yang disarankan dokter adalah fisiotherapy, di mana wajah penderita akan dikompres dengan lampu sinar dan diberi kejutan listrik di sekitar wajah. Namun Anda bisa juga menggunakan alternatif pengobatan lain, seperti akupuntur. Asal saya sarankan untuk tidak mencampur pengobatan fisioterapi dan akupuntur di waktu bersamaan. Saya dengar kabar ada seorang penderita yang wajahnya kaku total karena mencampur kedua pengobatan itu. Waktu pengobatan cukup lama. Baik fisioterapi maupun akupuntur bias 2-3 bulan baru sembuh, bahkan ada penderita yang hingga tahunan diobati tidak sembuh2. Semua itu tergantung dari ketelatenan kita dalam berobat. Jika ingin cepat sembuh, begitu mengalami kelainan, segera ke Rumah Sakit. Dan selama berobat, rutinlah mengikuti sesi pengobatan.

PENCEGAHAN Seperti disarankan oleh Dokter Syaraf yang menangani saya, agar Bell's Palsy tidak mengenai kita, cara-cara yang bisa ditempuh adalah : Jika berkendaraan motor, gunakan helm penutup wajah full untuk mencegah angin mengenai wajah. Jika tidur menggunakan kipas angin, jangan biarkan kipas angin menerpa wajah langsung. Arahkan kipas angin itu ke arah lain. Jika kipas angin terpasang di langit-langit, jangan tidur tepat di bawahnya. Dan selalu gunakan kecepatan rendah saat pengoperasian kipas.

jangan mandi air dingin di malam hari. Rata-rata 40. Setelah berolah raga berat. dan pengguna obat-obatan sejenis steroid berpotensi 4X lebih mudah terserang Bell's Palsy daripada orang lain. dan tekanan atmosfir yang rendah berpotensi tinggi menyebabkan Anda menderita Bell's Palsy. JANGAN LANGSUNG mandi atau mencuci wajah dengan air dingin. 4. juga tidak baik untuk kulit dan syaraf. Penderita diabetes.000 orang Amerika setiap tahun menderita Bell's Palsy. Sebagai catatan : 1.Kalau sering lembur hingga malam. 2. perokok. Takut dibilang "orang aneh"? Pertimbangkan dengan biaya yang Anda keluarkan untuk pengobatan. . Selain tidak bagus untuk jantung. 3. Tutupi wajah dengan kain atau penutup. Suhu rendah. jangan membiarkan wajah terkena angin langsung. wajah mereka masih tampak mencong akibat penyakit itu. Wanita hamil berpotensi 3X lebih mudah terkena Bell's Palsy daripada wanita yang tidak hamil. ini adalah catatan beberapa orang terkenal yang pernah menderita Bell's Palsy. namun tidak sedikit yang tidak sembuh sehingga hingga kini. gunakan penutup wajah / masker dan pelindung mata. Terakhir. angin kencang. Bagi penggemar naik gunung. Beberapa di antaranya sembuh total. Saat menjalankan pengobatan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful