You are on page 1of 4

LITERATURE REVIEW

(Disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Nursing Research)
TUTOR 5

Febriani Ratna Ayu Lestari Lidya Efa Fatmawati Tri Nur Jayanti

220110100100 220110100109 220110100129 220110100131

FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS PADJADJARAN 2013

Jadi. dan kelompok pengguna prioritas tinggi. Amerika Serikat sebanyak 4. Fenton dkk menemukan bahwa pasien yang jarang melakukan kunjungan rawat jalan untuk kondisi prioritas rendah lebih memungkinkan untuk menerima perawatan pencegahan substandar untuk diabetes. Fenton.463 orang dengan usia rata-rata 65 tahun. Pencegahan sekunder pada diabetes dapat dilakukan dengan mejalani rawat jalan secara teratur. Ciechanowski. gaya hidup yang tidak sehat. Penelitian tersebut bertujuan untuk menentukan hubungan antara penerimaan perawatan pencegahan diabetes tepat waktu dan pola penggunaan rawat jalan berdasarkan Daftar Layanan Kesehatan Prioritas Negara Bagian Oregon. yang terbagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok pengguna jarang. Banyak faktor resiko yang dapat menyebabkan diabetes diantaranya yaitu obesitas. Pada kenyataannya teknik skrining kurang diminati karena membutuhkan biaya yang besar untuk melakukannya sedangkan dari hasil penelitian didapat bahwa wanita yang berekonomi rendahlah yang berisiko terkena diabetes. Korff. Lin. Fenton dkk melakukan analisis cross-sectional dari survey dan data perawatan kesehatan pada pasien diabetes yang terdaftar dalam Group Health Cooperative (GHC) di Negara Bagian Washington. Michelle dkk (2008) menguji kualitas perawatan dan tindakan pencegahan seperti proses skrining pada wanita yang berisiko terkena diabetes yang juga dipengaruhi oleh faktor ekonomi. Diabetes juga merupakan penyakit yang dapat mengakibatkan mortalitas dan morbiditas yang parah. Young (2006) meneliti tentang penerimaan perawatan pencegahan untuk diabetes dari efek frekuensi kunjungan rawat jalan. Hasil penelitiannya membuktikan bahwa skrining ternyata memang salah satu tindakan pencegahan yang baik dengan jalan mengetahui deteksi penyakit diabetes pada wanita. pencegahan terhadap penyakit ini sangat penting untuk dilakukan. Oleh karena itu. Pencegahan dapat bersifat primer dan sekunder. Penelitian dilakukan pada wanita usia muda di benua Amerika. dan lain-lain. Selain itu. Masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya terkait diabetes melalui deteksi dini. pola kunjungan rawat jalan yang jarang akan dikaitkan dengan kualitas pelayanan pencegahan diabetes yang rendah pula. terjadi kesenjangan antar tindakan pencegahan melalui skrining jika dikaitkan dengan faktor ekonomi. .Upaya Pencegahan Diabetes Mellitus Diabetes termasuk dalam kelompok penyakit kronis yang insidensinya terus meningkat setiap tahunnya. kelompok pengguna prioritas rendah.

Peneliti menggunakan beberapa indikator dari manajemen diabetes yaitu konseling diet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan dari klien diabetes tipe 2 antara grup yang diberikan intervensi dan grup perawatan biasa. exercise. sesuai dengan enam kriteria rekomendasi untuk perawatan diabetes meningkat dari 40% ke 70% pada tahun pertama. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan yang signifikan untuk kriteria penyediaan konseling diet. kesadaran pasien juga diperlukan agar pasien mau melakukan pencegahan aktif untuk perbaikan kondisinya. Penelitian ini juga berfokus pada pengurangan berat badan dan peningkatan aktivitas dalam kurun waktu penelitian 2. Hasilnya dilihat dari FINDRISK-score.Pencegahan akan menunjukkan hasil yang lebih baik pada pasien diabetes dengan melakukan perawatan secara teratur dan berkesinambungan. konseling perawatan kaki. Keterbatasan ekonomi tidak harus menjadi hambatan untuk sehat. BMI. Indikator tersebut diukur pada awal penelitian. Kunjungan rawat jalan secara teratur dapat meningkatkan kualitas perawatan pencegahan diabetes.5 tahun. pemeriksaan hbA1c. Pasien yang lebih aktif melakukan pencegahan terbukti dapat menunjukkan perbaikan. pemeriksaan oftalmologi. glukosa puasa. perawatan kaki. rujukan oftalmologi. Skrining dapat digunakan sebagai deteksi awal untuk diabetes. pemeriksaan oftalmologi. konseling olah raga. konseling perawatan kaki. Paulina dkk (2012) meneliti tentang pemberian pencegahan aktif pada diabetes tipe 2 yang beresiko besar dengan cara merubah kebiasaan dengan memberikan motivasi tindakan dan pikiran kepada klien. Secara keseluruhan. Chester dan Martin (1998) menguji tentang kualitas sistem Continuous Quality Improvement (CQI) dengan tujuan memberikan perawatan untuk pasien diabetes di praktik klinik keluarga di perkotaan berpenghasilan rendah masyarakat Asia-Amerika. Selain yang telah disebutkan diatas. pemeriksaan hbA1c. Banyak cara-cara pencegahan yang dapat ditempuh agar terhindar dari diabetes. dan pemeriksaan fungsi ginjal secara berkesinambungan. kemudian setelah satu tahun. dan pemeriksaan fungsi ginjal. dan setelah dua tahun. Namun karena biayanya yang cukup besar skrining kurang diminati. Pencegahan juga dapat dilakukan dengan melakukan konseling diet. dan glukosa 2pg sama saja tidak ada perbedaan yang jauh antara grup yang diberi intervensi dengan grup perawatan biasa. . dan tingkat HbA1c pada tahun pertama. konseling exercise. Tidak ada perubahan signifikan dalam pengukuran fungsi ginjal.

H. Owens. M.D. Mahoney.D. (1998). No. Family Medicine. Improving Diabetes Preventive Care in a Family Pratice Residency Program: A Case Study in Continuous Quality Improvement. (2012).1 Michelle D. M.. Karen Kar-Yee Ho.. Lin.Sc. Beckles. Frits Wielaard. Joshua J. M. Korff. Fox. Elizabeth H.Women with Diagnosed Diabetes across the Life Stages: Underuse of Recommended Preventive Care Services.S. (2008)...P..Referensi Chester H. MD. J ournal of Women’s Health Volume 17.A.D.D.... Paul Ciechanowski. Ph. 30 (6) : 441-5 Fenton. BMC Family Practice. Implementation of a Lifestyle Intervention for Type 2 Diabetes Prevention in Dutch Primary Care : Opportunities for Intervention Delivery. Paul Gorrell. PhD. Martin C. Bessie A. 13:79. Gert P Westert and Hans AM Van Oers. Number 9 Paulina WA Vermunt.Gloria L. M. Ph. Young (2006). Jos DM Schelfthout. Ph. Caroline A Baan.D.B. Michael Von. Ivon EJ Milder..Jeffrey Brady. Quality of Preventive Care for Diabetes : Effects of Visit Frequency and Competing Demands. . Annals of Family Medicine vol 4. MD.H.. M.and Jackie Shakeh Kaftarian.