Case Vignette: Seorang anak perempuan usia 15 tahun di bawa ke psikiater anak oleh orang tuanya karena mereka

khawatir bahwa anaknya mungkin mengalami depresi. Orang tua awalnya tidak pernah mengeluh sampai dua atau tiga tahun yang lalu. Nilai akademik pasien menurun karena sering membolos. Dia sering bertengkar, dan menurut orang tuanya dia telah bergaul dengan orang-orang yang salah. Kadangkadang dia tidak pulang sampai melewati batas jam malam. Pasien mengatakan tidak ada yang salah dengannya dan dia ingin agar orang tuanya tidak ikut campur dalam kehidupannya. Dia mengatakan bahwa pola tidur dan makannya baik. Dia mengatakan bahwa dirinya membolos dengan alasan untuk pergi bersama teman-temannya dan mengaku bahwa mereka sering mencuri makanan dari toko swalayan dan menghabiskan waktu dengan menonton film porno di salah satu rumah mereka. Dia mengaku bahwa dirinya bertengkar hanya untuk membuktikan bahwa dirinya juga setangguh teman-temannya, tetapi dia juga mengaku sering menjahili adik kelasnya. Dia tidak khawatir dengan nilai-nilai sekolahnya dan hanya ingin orang tuanya untuk pergi jauh dan membiarkan dia menikmati masa mudanya. Dia menyangkal menggunakan obat-obatan atau alkohol kecuali hanya sesekali pada saat pesta. Kadar alkohol dalam darah saat di periksa laboratorium menunjukkan nol, dan hasil urinalisis nya juga negatif untuk penyalahgunaan obat-obatan.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.