You are on page 1of 76

Basis Data

Tujuan: Menjelaskan mengenai basis data dan tahaptahap yang dilakukan untuk membuat desain basis data yang digunakan dalam sistem.
Tidak

membahas secara detail tentang perancangan basis data karena mahasiswa sudah mendapat mata kuliah sistem basis data pada semester sebelumnya.

Pokok bahasan
Definisi DBMS SQL Alur ERD Studi

basis data

basis data

kasus Studi Kasus ERD CDM ( Conceptual data model ) Studi kasus CDM PDM ( Physical data model ) Studi kasus PDM

1. Definisi basis data
Adalah sistem terkomputerisasi yang tujuannya adalah memelihara data yang sudah diolah atau informasi dan membuat informasi tersedia pada saat dibutuhkan.
Pada intinya basis Data sebagai: 1.Media peyimpanan 2.Menggunakan tabel-tabel 3.Menggunakan relasional Kebutuhan akan basis data meliputi: 1.Memasukkan, menyimpan, dan mengambil data 2.Membuat laporan berdasarkan data yang telah disimpan.

Mampu menangani akses data yang dilakukan secara bersama-sama. 3.Menyediakan fasilitas untuk mengelola data 2. 4.DBMS ( database management system ) Adalah suatu sistem aplikasi yang digunakan untuk menyimpan.Mampu menangani Backup data. DBMS memenuhi persyaratan: 1.2. . dan menampilkan data. mengelola.Mampu menangani integrasi data.

Firebird 4.PostgreSQL 3.IBM DB2 4.Microsoft Access DBMS Versi Open source: 1.Microsoft SQL Server 3.Oracle 2.SQLite .MySQL 2.DBMS (lanjutan…) DBMS Versi komersial : 1.

Perkembangan SQL: NO 1 2 3 4 5 6 7 Tahun 1986 1989 1992 1999 2003 2006 2008 Nama SQL-86 SQL-89 SQL-92 SQL:1999 SQL:2003 SQL:2006 SQL:2008 untuk .3.SQL ( Structured query language) Adalah bahasa yang digunakan mengelola data pada RDBMS.

SQL (lanjutan….) Beberapa contoh pengaksesan data pada DBMS dengan SQL : 1.INSERT INTO Tabel_mahasiswa (npm.nama. 2.’ROSA’.tanggal_lahir) VALUES (‘13501058’.UPDATE Tabel_mahasiswa SET tanggal_lahir=‘1990-03-04’ WHERE npm=‘13501058’.’1986-01-01’). .

SELECT nim.SQL( Lanjutan….DELETE FROM Tabel_mahasiswa WHERE nim=‘13501058’. nama FROM Tabel_mahasiswa WHERE nim=‘13501058’. . 4.) 3.

4.Analisis Kebutuhan / requirement analysis  Mewawancarai produsen atau pemakai data.Desain lojik basis data / logical database design. Pada fase ini dibuat Conceptual Data Model (CDM) .Alur hidup basis data DBLC atau database life cycle memiliki fasefase antara lain: 1.  Membuat kontrak spesifikasi basis data  Entity Relationship Diagram ( ERD ) 2.

Desain fisik basis data / physical database design Pada tahap ini harus dibuat rancangan fisik basis data berupa Physical Data Model (PDM) 4.Implementasi  Membuat Query SQL  Aplikasi ke DBMS atau file .3.

ERD digunakan untuk pemodelan basis data relasional.ERD ( Entity Relational diagram) ERD dikembangkan dengan teori himpunan dan matematika.5. OODBMS tidak dapat menggunakan ERD Simbol-simbol dalam ERD antara lain: .

.

.

.

Aturan perpustakaan yang harus diatasi pada sistem perpustakaan yang akan dimodelkan sebagai berikut: 1.Buku dapat memiliki lebih dari satu pengarang.Anggota dapat memiliki lebih dari satu nomor telepon.6.Studi kasus Nama Aplikasi: SISTEM PERPUSTAKAAN DESKRIPSI: Sistem perpustakaan merupakan sistem yang mengelola informasi yang dibutuhkan dalam suatu perpustakaan yang meliputi pendaftaran buku. . anggota dan proses peminjaman buku. 2.

Pengunjung yang bukan anggota tidak diperbolehkan meminjam buku.anggota.Seorang anggota dapat melakukan sebuah peminjaman dalam satu waktu dan boleh lebih dari satu buku. 4. 7. 6. . 5. dan peminjaman dilakukan oleh petugas perpustakaan.Proses pendaftaran buku.3.Seorang anggota dapat mengembalikan buku yang dipinjam tidak dalam waktu bersamaan walaupun buku-buku itu dipinjam dalam waktu bersamaan.Anggota dan pengunjung dapat melakukan pencarian buku.

Memasukkan data anggota b.Mengelola data anggota.Menghapus data anggota .Mengelola data buku.Mengubah data anggota c.Memasukkan data buku b.Sistem perpustakaan meliputi fungsi-fungsi sebagai berikut : 1.Mengubah data buku c.Login 2.Menghapus data buku 3. meliputi: a. meliputi: a.

Mengubah data peminjaman ( mekanisme pengembalian buku).Mengelola data peminjaman.Memasukkan data peminjaman b.4.Mencari Buku . meliputi: a. 5.

Definisi Entitas dan atribut .1.

.

.

Definisi relasi Berikut adalah definisi relasi dari sistem perpustakaan: NO 1 Relasi Dipinjam Anggota Deskripsi Merupakan relasi antara entitas TBuku dan entitas Tpeminjaman dimana memiliki makna Buku dipinjam oleh anggota dan disimpan pada entitas Tpeminjaman . Merupakan relasi antara entitas Tanggota dan entitas Tpeminjaman dimana memiliki makna bahwa anggota melakukan peminjaman buku dan disimpan pada entitas Tpeminjaman 2 Melakukan Peminjaman .8.

Diagram ER Berikut gambar diagram ER dari sistem perpustakaan: .9.

CDM merupakan hasil penjabaran lebih lanjut dari ERD. . CDM dibuat dalam bentuk tabel-tabel tanpa tipe data untuk menggambarkan relasi antar tabel .CDM ( Conceptual Data Model) Adalah merupakan konsep yang berkaitan dengan pandangan pemakai data yang disimpan dalam basis data.10.

) Berikut adalah simbol pada CDM: Entitas atau tabel yang menyimpan data dalam basis data Relasi antar tabel yang terdiri atas nama relasi dan multiplicity .CDM (Lanjutan….

11.Studi kasus CDM Berikut adalah CDM dari sistem perpustakaan: .

Tabel diatas merupakan hasil pertanggungjawaban dari diagram ER yang telah dibuat dengan rincian sebagai berikut: CDM Tabel TPengarang Tabel TBuku Tabel TAnggota Tabel TTelepon Tabel TBukuPInjam Tabel TPeminjaman ERD Atribut multivalue pengarang dari entitas buku Entitas Buku Entitas Anggota Atribut multivalue telepon dari entitas Anggota Relasi dipinjam anggota dan melakukan peminjaman Entitas peminjaman .

 Setiap tabel mempunyai sejumlah kolom dimana setiap kolom memiliki nama yang unik beserta tipe datanya.  Simbol-simbol yang digunakan: . Adalah model yang menggunakan sejumlah tabel untuk menggambarkan data serta hubungan antara data-data tersebut.  PDM merupakan konsep yang menerangkan detail dari bagaimana data disimpan didalam basis data.

.

Berikut adalah PDM dari sistem perpustakaan : .

 DFD adalah representasi grafik yang menggambarkan aliran informasi dan transformasi informasi yang diaplikasikan sebagai data yang mengalir dari masukkan (input) dan keluaran input. dikembangkan berbasis dekomposisi fungsional dari sebuah sistem. yang termasuk structured systems analysis and design methodology (SSADM).  DFD .

 DFD dapat menggambarkan sebuah sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data.  Memberikan presentasi yang mudah dan komunikasi antara staf teknis dan non teknis dalam menentukan ruang lingkup sistem .  Penggambaran DFD sebagai analisa maupun rancangan sistem dapat dengan mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.

DeMarco and Yourdan Symbols KETERANGAN Source (Kesatuan Luar) Gane and Sersan Symbols Proses Data Flow (Arus Data ) Data Store (Simpanan Data) .

2.Data Store / Penyimpanan Data Komponen yang berfungsi untuk menyimpan data/ file adalah fungsi yang mentransformasikan data secara umum . proses 3.seseorang. penamaan dimulai dengan kata kerja diikuti dengan kata benda.Source / Entity  Merupakan sumber atau tujuan dari proses aliran data  Merupakan lingkungan luar dari sistem  Bisa menggambarkan secara fisik.sekelompok atau sistem lain.Data Flow/Arus Data  Menggambarkan aliran data dari suatu proses ke proses lainnya  Nama proses ditulis untuk menjelaskan arti dalam aliran tersebut dan ditulis untuk mengidentifikasi aliran tersebut.1. 4.Proses  Fungsi yang mentransformasikan data secara umum  Proses merupakan suatu aktifitas pekerjaan.

Terdapat dua jenis terminator : • Terminator Sumber (source) : merupakan terminator yang menjadi sumber. .• Terminator mewakili entitas eksternal yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dikembangkan. Biasanya terminator dikenal dengan nama entitas luar (external entity). • Terminator Tujuan (sink) : merupakan terminator yang menjadi tujuan data / informasi sistem.

.

 Komponen

terminator ini perlu diberi nama sesuai dengan dunia luar yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dibuat modelnya, dan biasanya menggunakan kata benda, misalnya Bagian Penjualan, Dosen, Mahasiswa.

 Arus

data sebaiknya diberikan nama yg. Jelas & mempunyai arti.  Konsep dari arus data
1. Konsep paket dari data
Bila ada dua atau lebih data yg. Mengalir dari asal dan tujuan yg.. Sama harus dianggap arus data yg. tunggal

Order langganan Langganan Pembayaran

1. Proses Order langganan

Order diterima & pembayarannya

Salah

Order langganan & pembayaran
Langganan

1. Proses Order langganan

Order diterima & pembayarannya

Jika mempunyai tujuan yg. berbeda
Order langganan
Langganan 1. Proses Order langganan

BENAR

Pembayaran

2. Proses Penerimaan Kas

Konsep arus data menyebar 2. Penerimaan Kas Order penjualan Tembusan Kredit 3. yaitu tembusan utk jurnal dan tembusan kredit Atau di tulis . Verifikasi Kredit Jadi = data “ order penjualan ” mempunyai sebanyak 2 tembusan . Order langgana Tembusan jurnal 1.2.

Konsep arus data mengumpul 1. Pembuatan Slip pengepakan Langganan Slip pengepakan . Pembuatan Slip pengepakan Faktur Pengiriman Langganan Slip pengepakan 1. Pembuatan Faktur Faktur Atau dituliskan 2. Pembuatan Faktur 2.3.

Profesional Sistem Tidak berhak mengubah isi atau cara kerja organisasi atau prosedur yang berkaitan dengan terminator Hubungan yang ada antar terminator yang satu dengan yang lain tidak digambarkan pada DFD. . Alur data yang menghubungkan terminator dengan berbagai proses sistem.• • • Terminator merupakan bagian/lingkungan luar sistem. menunjukkan hubungan sistem dengan dunia luar.

Mencetak KRS. . Menghitung Jumlah SKS. Proses diberi nama untuk menjelaskan proses/kegiatan apa yang sedang/akan dilaksanakan.• • Komponen proses menggambarkan bagian dari sistem yang mentransformasikan input menjadi output. Pemberian nama proses dilakukan dengan menggunakan kata kerja transitif (kata kerja yang membutuhkan obyek). seperti Menghitung Gaji.

.

data store atau proses melalui alur data. Proses harus memiliki input dan output. .  Sistem/bagian/divisi/departemen yang sedang dianalisis oleh profesional sistem digambarkan dengan komponen proses.  Proses dapat dihubungkan dengan komponen terminator.

.

Kesalahan ini disebut dengan black hole (lubang hitam). karena ajaib dihasilkan output tanpa pernah menerima input (lihat proses 2). karena data masuk ke dalam proses dan lenyap tidak berbekas seperti dimasukkan ke dalam lubang hitam (lihat proses 1). . Proses menghasilkan output tetapi tidak pernah menerima input.• • Proses mempunyai input tetapi tidak menghasilkan output. Kesalahan ini disebut dengan miracle (ajaib).

.

. Komponen ini digunakan untuk membuat model sekumpulan paket data dan diberi nama dengan kata benda jamak. misalnya File Mahasiswa.

misalnya file disket. seperti file atau database yang berkaitan dengan penyimpanan secara komputerisasi. file pita magnetik. file harddisk. . dan agenda. Data store ini biasanya berkaitan dengan penyimpanan-penyimpanan. file folder. Data store juga berkaitan dengan penyimpanan secara manual seperti buku alamat.

. atau sebagian dari lebih dari satu paket data untuk suatu proses (lihat gambar 2 (a)). Alur data yang menghubungkan data store dengan suatu proses mempunyai pengertian sebagai berikut :  Alur data dari data store yang berarti sebagai pembacaan atau pengaksesan satu paket tunggal data.Suatu data store dihubungkan dengan alur data hanya pada komponen proses. tidak dengan komponen DFD lainnya. lebih dari satu paket data. sebagian dari satu paket tunggal data.

atau mengubah/memodifikasi satu paket data atau lebih (lihat gambar 2 (b)). . menghapus satu paket atau lebih. Alur data ke data store yang berarti sebagai pengupdatean data. seperti menambah satu paket data baru atau lebih.

Antar entity yang satu dengan entity yang lain tidak boleh ada relasi/hubungan secara langsung 2.1.Untuk alasan kerapian (menghindari aliran data yang bersilangan).Aliran data harus selalu diawali dan diakhiri dengan proses . Semua objek harus mempunyai nama 6. Entity tidak boleh langsung berhubungan dengan penyimpanan data (data store) 3. misalnya diberi nomor 5.Satu alir data boleh merepresentasikan beberapa struktur data 4. entitas eksternal atau data store boleh digambar beberapa kali dengan tanda khusus.

Level DFD: -Context Diagram -Diagram Level 0 -Diagram Level Rinci: . Level 2 . Dst…. . Level 1 . Level 3 .

 Memberikan gambaran tentang seluruh sistem. Diagram tingkat atas.  Hanya ada satu proses  Tidak ada data store . merupakan diagram dari sebuah sistem yang menggambarkan aliran-aliran data yang masuk dan keluar dari sistem dan yang masuk dan keluar dari entitas luar.

.

tambahkan tanda* pada akhir penomoran proses antara context diagram dan diagram nol harus dipelihara  Keseimbangan . Penggambaran context diagram yang lebih rinci (overview diagram) data store yang digunakan  Perlihatkan  Pada proses yang tidak dirinci lagi.

.

3. dst.. Tiap-tiap proses level 0 akan digambarkan rinci pada diagram 1. aliran data antara diagram nol dan diagram rinci proses yang tidak dirinci lagi. tambahkan tanda* pada akhir penomoran proses data store yang digunakan  Keseimbangan  Pada  Keseimbangan . 2.

.

.

pengiriman .Bag. Penjualan : .Langganan . Identifikasikan semua external entity yg. Gudang . Terlibat di sistem.Manajer kredit . Contohnya: SI.Bag.1.

Gudang Bag. Pengiriman Tembusan Jurnal Output Tembusan permintaan persediaan Faktur. Identifikasi I/O yg. tembusan kredit & tembusan jurnal Laporan_laporan Manajer kredit - . contohnya : External entity Input Langganan Order Langganan Bag. Terlibat dgn external entity.2.

X 0 Y B. Level 0 . 1 A. Gambar dulu Context Diagram (Top Level) Context Diagram A. X 3 2 xx xyy Y B.3.

 Nama aliran data yang masuk ke dalam dan keluar dari suatu proses harus sama dengan nama aliran data yang masuk ke dalam dan ke luar dari rincian proses tersebut  Jumlah dan nama entitas luar dari suatu proses harus sama dengan jumlah dan nama entitas luar dari rincian proses tersebut. . Aliran data yang masuk ke dalam dan keluar suatu proses harus sama dengan aliran data yang masuk atau keluar dari rincian proses pada level/tingkatan di bawahnya.

3. 2. Identifikasikan semua input dan output yang terlibat dengan kesatuan luar.1. Gambarlah terlebih dahulu suatu diagram konteks (context diagram). kredit Sistem Penjualan d Pengiriman Context Diagram Sistem Penjualan . Identifikasikan terlebih dahulu semua kesatuan luar (external entities) yang terlibat di dalam sistem. tembusan. Case Study : Sistem Penjualan b Manager Kredit status langganan c Gudang 0 a Customer order customer tembusan permintaan persediaan faktur.

4 Membuat laporan penjualan harian 4.5 Membuat laporan penjualan daerah 4. Gambarlah bagan berjenjang untuk semua proses yang ada di sistem terlebih dahulu. 0 Transaksi penjualan Top Level 1 Memproses order customer 2 verifikasi kredit 3 Merekam Transaksi dan Posting 4 Membuat laporan Overview diagram (level 0) 1.4.4 Membuat faktur dan tembusan 3.6 Membuat laporan penjualan barang Level 1 .1 Mengecek pemenuhan order 1.2 Posting buku besar 4.3 Membuat order penjualan 1.2 Membuat laporan back-order 4.2 Merekam back order 1. Bagan berjenjang digunakan untuk mempersiapkan penggambaran DFD ke level-level lebih bawah lagi.1 Merekam transaksi 3.3 Membuat laporan penjualan customer 4.1 Membuat laporan order customer 4.

Gambarlah sketsa DFD untuk overview diagram (Level 0) b D7 Back order D8 Order penjualan Manajer Kredit Status Customer 1 2P Rekam back-order Rekam order penjualan a Customer Order cutomer Memproses order customer Order penjualan Memverifikasi kredit Order penjualan Status Customer D1 Customer c Gudang Tembusan permintaan persediaan D2 Buku besar D3 Piutang dagang D4 3 d Pengiriman Faktur. tembusan kredit dan tembusan jurnal Tembusan jurnal Merekam Transaksi dan Posting GL Piutang customer Transaksi piutang Detail penjualan Detail transaksi barang Barang dijual Penjualan D5 Transaksi barang Persediaan D6 D8 Order penjualan .5.

yaitu level 1 dan seterusnya. tembusan kredit . Gambarlah DFD untuk level-level berikutnya.6.2P Merekamkan backorder Rekam order penjualan Order penjualan D8 Order penjualan Order penjualan Order penjualan D8 Order penjualan Customer 1. D6 persediaan D7 Back-order Status persediaan Rekam back-order a 1.3P membuat order penjualan 2 1.1P Order customer Mengecek pemenuha n order Order tidak terpenuhi 1.4P D8 a Gudang Tembusan permintaan persediaan Membuat faktur penjualan Nama customer a Pengiriman Faktur.

2P Merekamkan backorder Rekam order penjualan Order penjualan D8 Order penjualan Order penjualan Order penjualan D8 Order penjualan Customer 1.4P D8 a Gudang Tembusan permintaan persediaan Membuat faktur penjualan Nama customer a Pengiriman Faktur.1P Order customer Mengecek pemenuha n order Order tidak terpenuhi 1.6. tembusan kredit . Gambarlah DFD untuk level-level berikutnya. yaitu level 1 dan seterusnya.3P membuat order penjualan 2 1. 1 D6 persediaan D7 Back-order Status persediaan Rekam back-order a 1.

berikutnya adalah menggambar DFD untuk pelaporan manajemen yang digambar terpisah D8 Order penjualan Customer Back-order Customer penjualan Customer penjualan Customer Order penjualan 4.2 Membuat laporan back-order Laporan back-order D1 Kode customer customer Detail penjualan D4 4.3 Membuat laporan penjualan customer Laporan penjualan berdasarkan customer D1 Kode customer customer Detail penjualan e Manajer 4. Setelah semua level DFD digambar.6 Membuat laporan penjualan barang Laporan penjualan berdasarkan barang D6 Kode barang barang .5 D4 penjualan Detail penjualan Membuat laporan penjualan harian Laporan penjualan harian D5 Transaksi barang Persediaan Detail transaksi barang 4.1 Membuat laporan order customer Laporan order customer D1 D7 Kode customer customer Back order 4.4 Membuat laporan penjualan daerah Laporan penjualan berdasarkan daerah D4 D1 Kode customer customer 4.7.

.

maka dari itu entitas ini akan mengirimkan masukkan (input) berupa data pencarian dan menerima keluaran (output) berupa data buku yang dicari . Pada diagram context studi kasus memiliki sebuah proses yang besar yang nantinya akan didekomposisi menjadi proses-proses lebih detail.  Diagram context terdiri dari dua entitas luar sebagai berikut: Entitas Luar Anggota / Pengunjung Perpustakaan Keterangan Anggota/pengunjung perpustakaan dapat melakukan pencarian buku melalui perangkat lunak yang akan dibangun.

mengelolal data buku. pencarian buku. . maka dari itu aliran data yang masuk (input) adalah:  Data login untuk proses login  Data pencarian untuk proses pencarian buku.  Data peminjaman untuk proses mengelola data peminjaman.  Data buku untuk proses megelola buku.Petugas Perpustakaan Petugas perpustakaan dapat melakukan login. dan mengelola data pemnjaman.  Data anggota untuk proses mengelola anggota.

.  Data Anggota dari proses mengelola anggota  Data peminjaman dari proses mengelola data peminjaman.Aliran data keluaran (output) Adalah sebagai berikut: Pesan login dari proses login  Data buku dari proses pencarian buku dan proses mengelola buku.

ac. Level 2 Mengelola Peminjaman Dikumpul Pada scele. Level 1 b.00 WIB .Dari Sistem Perpustakaan: Buatlah DFD dan Kamus data untuk: a. Level 2 Mengelola Buku c.00.id Pada Folder Tugas Individu 2 Kelas TI09 Gab 2 Paling Lambat Kamis. Level 2 Mengelola Anggota d.teknokrat.15 Nopember 2012 Pukul.