P. 1
5Total Quality Management.ppt

5Total Quality Management.ppt

|Views: 47|Likes:
Published by guinevere_honey
total quality management
total quality management

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: guinevere_honey on Apr 15, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/12/2013

pdf

text

original

Total Quality Management

P2M Departemen Teknik Mesin
Fakultas Teknik
Universitas Indonesia
Devinisi
Suatu cara meningkatkan performansi secara terus
menerus ( continous performance improvement ) pada
setiap level operasi atau proses, dalam setiap area
fungsional dari suatu organisasi dengan
menggunakan seluruh sumber daya manusia dan
modal yang tersedia
Pendekatan secara luas untuk meningkatkan daya saing,
efektivitas, dan fleksibilitas melalui perencanaan,
pengorganisasian dan pemahaman setiap kegiatan dan
melibatkan setiap induvidu semua level

menjamin bahwa manajemen mengadopsi gambaran strategis
dari kualitas dan memusatkan perhatian pada pencegahan
bukan pendeteksian dari masalah

Memerlukan beberapa perubahan untuk menyingkirkan kendala
yang ada.
TQM dimulai dari puncak, yang mendemonstrasikan
tekad dan kesepakatan pada kualitas
setiap pimpinan eksekutif setuju kesepakatan
kebijakasanaan kualitas dalam kaitannya dengan :
- bentuk organisasi
- kebutuhan pelanggan
- kemampuan organisasi
- pendidikan dan pelatihan
- sistem manajemen

untuk PENINGKATAN TANPA AKHIR
Merintis Perubahan Budaya Kerja
Budaya organisasi dibentuk oleh kepercayaan, kebiasaan,
norma nilai yang dominan, aturan dan iklim didalam
organisasi

Setiap organisasi membutuhkan suatu visi kerangka kerja
mencakup filosofi pembimbing, nilai inti dan kepercayaan,
tujuan dan misi

Efektivitas suatu organisasi bergantung pada rentang dari
peran personil dan gerak maju kearah tujuan dan
sasaran.

TQM sangat peduli pergeseran fokus kontrol dari luar
menjadi dari dalam induvidu manusia sehingga orang bisa
diketahui kerjanya.
Pilar Kualitas
TQM didukung 4 pilar yang akan menggerakkan
organisasi pada penerapan dari Quality Service

× Customer Service
× Continous Improvement
× Process and Fact
× Respect for People

Keempat pilar mempunyai kekuatan sama,
apabila satu hilang maka akan melemahkan
yang lain dan House of Total Quality akan
hancur
Pengertian Continous Improvement ( CI )
¤ Banyak yang salah menafsirkan CI dengan upaya
perubahan-perubahan kecil terhadap proses yang
ada dan bukan upaya terobosan yang berarti
inovasi dan kreativitas atau proses penciptaan hal
baru.
¤ CI mencakup arti keduanya, yaitu perbaikan
inkremental dan upaya terobosan dan keduanya
dapat berjalan bersama dan saling compatible
Pihak-Pihak yang Berkepentingan Terhadap Mutu
Pemerintah
Perusahaan
Bank & Lembaga
Keuangan
Pemegang
Saham
Karyawan
Pelanggan
Masyarakat
Pembekal/
Pemasok
Dimensi Kualitas
Garvin (1984) mendefinisikan delapan dimensi dasar dari kualitas
yaitu :
- Performance, merupakan karakteristik operasi utama dari
produk
- Features, yaitu keistimewaan dari produk
- Reliability, yaitu probabilitas dari kemampuan bertahannya
produk pada periode waktu tertentu dalam kondisi penggunaan
tertentu.
- Conformance, yaitu suatu tingkatan dimana karakteristik
performance dan fisik dari produk memenuhi standar yang telah
dibuat.
- Durability, yaitu daya tahan atau jangka waktu penggunaan
produk sampai perlu untuk diganti.
- Serviceability, yaitu merupakan kecepatan, kemudahan dan
kemampuan dalam perbaikan.
- Aesthetics, yaitu bagaimana penampilan, rasa, suara atau bau
dari produk.
- Percevied quality, yaitu penilaian subyektif dari kualitas sebagai
hasil dari image, iklan atau merek dari produk.
Tingkatan dari Kualitas
Organisasi atau perusahaan yang memiliki komitmen terhadap kualitas harus
menguji kualitas pada tiga tingkatan ( brache dan Mummer, 1988) :
1. Tingkat Organisasi
Kualitas dipusatkan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan eksternal.
Sebuah perusahaan atau organisasi harus mencari input dari pelanggan
dalam waktu yang tetap atau teratur.
2. Tingkat Proses
Unit-unit dalam organisasi diklasifikasikan sebagai bagian atau departemen
seperti pemasaran, desain, pengembanga produk, keuangan, pembelian, dsb.
3. Tingkat Pelaksanaan
Standar untuk output atau hasil harus didasarkan pada kualitas dan
kebutuhan pelayanan pelanggan yang berasal dari tingkatan organisasi dan
proses
Perbedaan
Product Quality vs Service Quality
Product Quality Service Quality
Objektif
Tangible
Subjektif
Intangible
Atribut
Contoh Panjang
Berat
Volume
Waktu Delivery
Material
Penghitungan
Warna
Sikap
Kehormatan
Kooperatif
Perhatian
Reputasi
Ketergantung
Keramahtamahan
Quality Service
¤ Karakteristik lebih cepat ( faster )
¤ Karakteristik lebih murah ( cheaper )
¤ Karakteristik lebih baik ( better )
Evaluasi Mutu Jasa = RATER
(Len Berry, Parsu Parasuraman & Valerie Zeithaml 1985)
¤ Keandalan ( Reliability )
¤ Jaminan ( Assurance )
¤ Berwujud ( Tangible )
¤ Empati ( Empathy )
¤ Daya tanggap ( responsiveness )
Meningkatkan Kualitas Pelayan
p Menghahargai, terbuka dan ramah…..
p Laksanakan tugas dengan kemampuan dan ketrampilan
p Berkomunikasi secara jelas dan sopan
p Pendengar aktif untuk permintaan, komentar dan kepentingan
p Bersikap terbuka dan luwes terhadap ide baru
p Menyelesaikan tugas sesuai waktu yang dijanjikan.
Prinsip - Prinsip Utama Pengendalian Kualitas
+ Utamakan Kualitas
+ Kualitas hari ini menentukan kuantitas hari esok
¤ Proses berikut adalah langganan kita
¤ Pikirkanlah kesesuaian dan kepuasan langganan
· Pengendalian berdasarkan fakta
· Ambilah keputusan dan tindakan berdasarkan data yang nyata
+ Pengendalian proses
+ Problem timbul didalam proses dan bukan setelah
proses berakhir
× Respek kemanusiaan
× Keikut sertaan dan pengembangan pribadi

KONSEP KUALITAS

Kualitas = Kesesuaian untuk dipakai sehingga
menimbulkan kepuasan pemakai
Pengertian Kualitas
Mencakup Pengertian
¤ Quality = Kualitas produk dan
kegiatan (aktivitas kerja )
¤ Cost = Biaya
¤ Delivery = Panyampaian ( ketepatan
dan cara )
¤ Safety = Keselamatan
¤ Moral = Moral/Norma etika
Kualitas dicapai secara ekonomi dan efisien hanya bila tiap proses
dapat memberi jaminan kualitas pekerjaanya pada proses-proses
berikutnya
¤ Kelanggengan perusahaan tergantung pada
langganan.

¤ Pemakai menilai kualitas perusahaan dari tiap
produk yang dipakai satu pelayanan yang diterima
Mengapa kepuasan langganan merupakan sasaran
Pengendalian Berdasar Fakta
Mengambil keputusan dan tindakan berdasarkan data yang sesuai
dengan fakta ( data hasil dan data kegiatan ).

Gunakan konsep dan teknik pengendalian kualitas untuk menganalisa
data.
e Berbicara dengan data
_ Prinsip prioritas
Mengutamakan penyelesaian
masalah/pekerjaan yang sedikit tapi penting, sehingga dengan
sumberdaya yang ada diperoleh hasil yang optimal
E Pengendalian dimulai dengan menetapkan sasaran yang bisa
diukur
@ Prosedur dan standarisasi harus tertulis

Pengendalian Berdasar Fakta
1. Stratifikasi
2. Diagram Pareto
3. Lembar pengumpulan data ( Check Sheet )
4. Histogram
5. Grafik dan bagan pengendalian ( Control Chart )
6. Diagram sebab akibat
7. Diagram pencar (scatter diagram )
7 TOOLS
7 Teknik Dasar Pengendalian Kualitas
Siklus Deming ( PDCA CYCLE )
Tindakan
( Action )
Teliti
( Check )
Rencana
( Plan )
Lakukan
( Do )
A
C
P
D
ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA
e Jangan menyalahkan orang lain
e Kerja kelompok dengan berperan serta
e Hubungan atasan dengan bawahan
Manusia bukan ROBOT
Manusia punya : CIPTA, RASA, KARSA
CIPTAKAN SUASANA HARMONIS AGAR
MEMUNGKINKAN SDM BERKEMBANG
SECARA OPTIMAL
• KARYAWAN BUKAN ROBOT
• TETAPI
• MITRA USAHA KITA
• KERJASAMAN menciptakan
• SUASANA KEKELUARGAAN
• Menciptakan
• HUBUNGAN YANG SERASI
HARGAILAH HARKATNYA SEBAGAI MANUSIA
Bekerja bersama mencapai
Tujuan bersama dengan
Cara saling menguntungkan
KERJASAMA
Apakah anda sudah bekerjasama dengan teman anda ?
Apakah tercipta “teamwork” yang baik ?
Apakah sudah terjadi penyakit kronis
ditempat kerja anda saat ini ?
Apa sebabnya ?
14 point dari Deming
1. Bangkitkan kesetiaan akan tujuan
2. Adopsi filosofi baru.
3. Hentikan ketergantungan pada inspeksi masal.
4. Akhiri praktek penghargaan berupa nilai uang
5. Tingkatkan sistem produksi dan jasa secara
berkesinambungan
6. Selenggarkan pelatihan dan penyegaran
7. Laksanakan kepemimpinan dan temukan kendala kerja
8. Buang kekuatiran/ketakutan
9. Pecahkan hambatan diantara staff
10. Hapuskan slogan dan target untuk kekuatan kerja
11. Hilangkan kuota numerik
12. Hilangkan kendala demi keahlian terbaik
13. Susun suatu program hebat untuk pendidikan dan didik-
kembali
14. Ambil tindakan untuk menyempurnakan perubahan
14 Langkah Proses Perbaikan Mutu (Crosby)
1. Komitmen manajemen
2. Tim perbaikan mutu
3. Pengukuran mutu
4. Biaya mutu
5. Kepedulian partisipan
6. Tindakan korektif
7. Perencanaan tanpa cacat
8. Pendidikan personil
9. Hari tanpa cacat
10. Penetapan sasaran
11. Penghapusan penyebab kesalahan
12. Pengenalan/pengakuan
13. Badan pengelola mutu
14. Lakukan lagi dalam siklus selanjutnya
Pelatihan
Mustahil untuk merapkan TQM tanpa pelatihan

Laksanakan pelatihan mulai dari Statistical Process Control
hingga Tatacara berbicara Lewat Telepon

Pelatihan diikuti semua level pekerjaan
10 Poin untuk manajemen senior
e Kualitas terpadu merupakan kunci untuk kepemimpinan efektif
melalui “10 poin untuk manajemen senior”

_ Inti TQM adalah hubungan PEMASOK – PELANGGAN yang
mengelola jalannya proses

E Perangkat lunak TQM : budaya, komunikasi, kesepakatan

@ Inti proses harus dikelilingi oleh perangkat keras manajemen
untuk sistem, alat dan tim

10 poin untuk manajemen senior
1. Organisasi membutuhkan kesepakatan jangka panjang untuk
peningkatan berkesinambungan
2. Gunakan filosofi “Zero error” untuk merubah budaya
3. Pahamkan personil akan hubungan PEMASOK – PELANGGAN
4. Beli bukan didasarkan karena harga tetapi biaya total
5. Pahami bahwa peningkatan perlu pengaturan
6. Pakai cara modern supervisi dan pelatihan, hapus takut
7. Hapus kendala antar departemen dengan cara komunikasi
peningkatan proses dan kerjasama
8. Hapuskan : - Menetapkan sasaran tanpa metode
- Semua standar hanya berdasarkan angka
- Kendala untuk kerjasama terbaik
- Khayalan, cari fakta dengan memakai alat yg benar
9. Didik dan latih kembali, ciptakan pakar dalam bisnis
10. Bangun pendekatan sistematis untuk mengelola penerapan TQM
Karakteristik Dari Orang yang Profesional
¤ Bangga atas pekerjaan dengan komitmen pribadi yang kuat
atas kualitas
¤ Memiliki tanggung jawab yang besar, antisipatif dan penuh
inisiatif
¤ Ingin selalu mengerjakan pekerjaan dengan tuntas dan ikut
terlibat dalam berbagai tugas diluar peran yang ditugaskan
kepadanya.
¤ Ingin terus belajar untuk meningkatkan kemampuan kerja dan
kemampuan melayani
¤ Mendengar kebutuhan pelanggan dan dapat bekerja baik
dalam suatu tim.
¤ Dapat dipercaya, jujur, terus terang dan loyal
¤ Terbuka terhadap kritik yang konstruktif serta selalu siap
untuk meningkatkan dan menyempurnakan dirinya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->