You are on page 1of 3

Transient Tachypnea of the Newborn

Definisi : dikenal juga sebagai paru-paru basah atau tipe II RDS. Merupakan penyakit pada bayi yang hamper matang, matang atau bayi besar. Yang memiliki gangguan nafas jangka setelah dilahirkan yang biasanya menghilang dalam 3-5 hari. Insidensi Patofisiologi : diestimasikan pada 1-2% dari semua bayi baru lahir : penyebab utamanya blm diketahui namun terdapat 3 faktor yang berpengaruh. A. Keterlambatan resorpsi dari cairan paru-paru fetus B. Immaturitas paru-paru C. Defisiensi surfaktan yang kecil Faktor resiko :        Cesarean section delivery Kelamin pria Bayi besar Kelebihan sedative pada ibu Kelahiran yang lama Lahir asfiksia Presentasi bokong

.   Manifestasi klinis :  Ibu dengan DM Berat bayi lahir rendah Fetus polycythemia Neonatus biasanya hampir cukup bulan atau cukup bulan  segera setelah kelahiran mengalami takipnea  (>60 pernapasan/menit)  Neonatus mungkin juga merintih.  napas cuping hidung.  mengalami retraksi dada   Diagnosis :  Laboratorium  Arterial blood gas  Cell count mengalami sianosis Keadaan ini biasanya tidak berlangsung > 72 jam.

mild-moderate pembesaran jantung. depression diafragma.prominent perihilar streaking. Plasma endothelin-1 levels  Radiologi  Chest x-ray :Hyperexpansion paru. pulmonary vascular marking yang prominent Penatalaksanaan :  Oksigenasi : pemberian NCPAP  Antibiotik : broad spectrum  Feeding: apabila sudah lebih Rr< 60x /menit  Cairan dan elektrolit : monitoring  Diuretic : pemberian furosemid Prognosis : sembuh dengan sendirinya dalam 2-5 hari tanpa terjadinya pulmonary disfungsi .