You are on page 1of 12

LAPORAN SEMENTARA PRAKTIKUM TEKNIK BIOPROSES

IDENTITAS PRAKTIKAN Nama NIM Kelompok I. II. JUDUL PERCOBAAN TUJUAN PERCOBAAN : Elisabeth Sonisora Wau : 03101003025 : Lima (5) / Jumat Jam 08.00-10.00 : MORFOLOGI SEL :

1. Mengenal berbagai macam bentuk sel-sel mikroorganisme. 2. Dapat mengenal bagian-bagian dari mikroskop dan mampu menggunakan mikroskop untuk perbesaran berbagai jenis mikroorganisme. 3. Melakukan pewarnaan untuk mengetahui morfologi bakteri. III. DASAR TEORI 3.1. Mikroba Mikroba didefenisikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang organisme mikroskopis. Mikrobiologi berasal dari bahasa Yunani, mikros=kecil, bios=hidup dan logos=ilmu. Ilmuwan menyimpulkan bahwa mikroorganisme muncul kurang lebih 4 juta tahun yang lalu dari senyawa organik kompleks di lautan, atau mungkin dari gumpalan awan yang sangat besar yang mengelilingi bumi. Sebagai makhluk hidup pertama di bumi, mikroorganisme diduga merupakan nenek moyang dari semua makhluk hidup. Awal mula munculnya ilmu mikrobiologi pada pertengahan abad 19 pada waktu ilmuwan telah membuktikan bahwa mikroorganisme berasal dari mikroorganisme sebelumnya bukan dari tanaman ataupun hewan yang membusuk. Selanjutnya ilmuwan menunjukkan bahwa mikroorganisme bukan berasal dari proses fermentasi tetapi merupakan penyebab proses fermentasi buah anggur menjadi anggur dapat berubah. Ilmuwan juga menemukan bahwa mikroba tertentu menyebabkan penyakit tertentu. Pengetahuan ini merupakan awal pengenalan dan pemahaman akan pentingnya mikroorganisme bagi kesehatan dan

Konsep ini dikenal dengan ‘unity in biochemistry’ yang artinya bahwa proses biokimia pada mikroorganisme adalah sama dengan proses biokimia pada semua makhluk hidup termasuk manusia. Strain-strain baru dari mikroorganisme yang dihasilkan melalui proses rekayasa genetika dapat menghasilkan bahan yang penting bagi kesehatan manusia seperti insulin. yang penting lainnya adalah bahwa mekanisme perubahan kimia oleh mikroorganisme sangat mirip dengan yang terjadi pada organisma tingkat tinggi. misalnya: alkohol yang dihasilkan melalui proses fermentasi dapat digunakan sebagai sumber energi (gasohol). algae. insulin manusia dapat diproduksi dalam jumlah yang tak terhingga oleh bakteri yang telah direkayasa.kesejahteraan manusia. . Kemampuan mikroorganisme seperti bakteri. Mikroorganisme juga mempunyai potensi yang cukup besar untuk membersihkan lingkungan. maka mikroba digunakan sebagai model penelitian di bidang genetika. Sebelumnya hanya insulin yang diekstrak dari pankreas lembu yang dapat menerimanya. misal: dari tumpukan minyak di lautan atau dari herbisida dan insektisida di bidang pertanian. Saat ini mikroorganisme diteliti secara intensif untuk mengetahui dasar fenomena biologi. Hal inilah yang disebut dengan ‘biochemical diversity’ atau keanekaragaman biokimia yang menjadi ciri khas mikroorganisme. Sekarang. Hal ini dikarenakan mikroorganisme mampu untuk mendekomposisi/menguraikan senyawa kompleks. Bukti yang lebih baru menunjukan bahwa informasi genetik pada semua organisma dari mikroba hingga manusia adalah DNA. Disamping itu. protozoa dan virus yang telah direkayasa untuk tujuan tertentu menjadikan cabang baru dalam mikrobiologi industri yang dikenal dengan bioteknologi. Selama awal abad 20 ahli mikrobiologi telah meneliti bahwa mikroorganisme mampu menyebabkan berbagai macam perubahan kimia baik melalui penguraian maupun sintesis senyawa organik yang baru. Mikroorganisme juga muncul sebagai sumber produk dan proses yang menguntungkan masyarakat. Karena sifatnya yang sederhana dan perkembangbiakan yang sangat cepat serta adanya berbagai variasi metabolisme.

Leewenhoek mencatat dengan teliti hasil pengamatannya tersebut dan mengirimkannya ke British Royal Society. Antara tahun 1963-1723 ia menulis lebih dari 300 surat yang melaporkan berbagai hasil pengamatannya. tetapi rasa ingin tahunya terhadap alam semesta menjadikannya salah seorang penemu mikrobiologi. coccus maupun spiral yang sekarang dikenal dengan bakteri. Sebenarnya ia bukan orang pertama dalam penggunaan mikroskop. Penemuan ini membuatnya lebih antusias dalam mengamati benda-benda tadi dengan lebih meningkatkan mikroskopnya. Salah satu isi suratnya yang pertama pada tanggal 7 September 1674 Ia menggambarkan adanya hewan yang sangat kecil yang sekarang dikenal dengan protozoa. Leewenhoek menggunakan mikroskopnya yang sangat sederhana untuk mengamati air sungai. Ada dua pendapat yang muncul. Belanda. Penemuan Leewenhoek tentang animalcules menjadi perdebatan dari mana asal animalcules tersebut. Profesi sebenarnya adalah sebagai ‘wine tester’ di kota Delf. Ia biasa menggunakan kaca pembesar untuk mengamati serat-serat pada kain. hewan maupun tumbuhan. Beberapa dapat menyebabkan lapuknya kayu dan besi. Hal ini dilakukan dengan menumbuk lebih banyak lensa dan memasangnya di lempengan perak. Ia tertarik dengan banyaknya benda-benda kecil yang dapat bergerak yang tidak terlihat dengan mata biasa.2. Tetapi banyak diantaranya berperan penting dalam lingkungan sebagai dekomposer. 3. Akhirnya Leewenhoek membuat 250 mikroskop yang mampu memperbesar 200-300 kali. Teori Abiogenesis dan Biogenesis Antony van Leeuwenhoek (1632 – 1723) sebenarnya bukan peneliti atau ilmuwan yang profesional. air hujan. Penemuanpenemuan tersebut membuat dunia sadar akan adanya bentuk kehidupan yang sangat kecil yang akhirnya melahirkan ilmu mikrobiologi. feses dan lain sebagainya. Salah satu diantaranya adalah bentuk batang.Beberapa diantaranya bersifat patogen bagi manusia. Ia menyebut benda-benda bergerak tadi dengan ‘animalcule’ yang menurutnya merupakan hewan-hewan yang sangat kecil. Beberapa diantaranya digunakan dalam menghasilkan (manufacture) substansi penting di bidang kesehatan maupun industri makanan. satu mengatakan animalcules ada karena proses . ludah.

Tetapi Neddham mengatakan bahwa sumber makhluk hidup tadi adalah udara dimana pada percobaan Spalazani tersebut tidak berinteraksi langsung dengan udara. Theodor Schwann mengalirkan udara melalui pipa yang dipanai ke dalam tabung tertutup yang bersisi kaldu.2. Pada tahun 1769. Hampir 100 tahun setelah percobaan Needham ada 2 peneliti yang mencoba memecahkan kontroversi tentang peran udara.Pembuktian ketidakbenaran dari Abiogenesis Franscesco Redi (1926-1697) menunjukkan bahwa ulat yang ada dalam daging busuk adalah larva yang berasal dari telur lalat. Pada tahun 1945 John Needham (1713-1781) memasak sepotong daging untuk menghilangkan organisme yang ada dan menempatkannya dalam stoples yang terbuka. 3.Pada tahun 1836. Ia menyimpulkan bahwa mikroorganisme terjadi spontan dari daging. Akhirnya ia mengamati adanya koloni pada permukaan daging tersebut.pembusukan tanaman atau hewan. Jadi ekperimen ini menentang teori abiogenesis. melalui fermentasi misalnya. Mikrobiologi tidak berkembang sampai perdebatan tersebut terselesaikan dengan dibuktikannya kebenaran teori biogenesis.1. Pendapat ini mendukung terori yang mengatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda mati melalui proses abiogenesis. Pendapat ini mengatakan bahwa animalcules tadi berasal dari animalcules sebelumnya seperti halnya organisme tingkat tinggi. Pembuktian ini memerlukan berbagai macam eksperimen yang nampaknya sederhana dan perlu waktu lebih dari 100 tahun. Pendapat atau teori ini disebut dengan biogenesis. Lazarro Spalazani (1729 – 1799) merebus kaldu daging selama 1 jam dan menempatkannya pada stoples yang disegel/ditutup rapat menunjukkan tidak ditemukannya mikroorganisme dalam kaldu tersebut. Tahun 1837. Tetapi para pendukung teori generatio spontanea berpendapat bahwa adanya asam dan panas akan mengubah udara sehingga tidak mendukung . Franz Schulze melewatkan larutan asam kuat ke dalam tabung tertutup yang berisi daging yang telah dimasak. bukan hasil dari generatio spontanea. Konsep ini dikenal dengan generatio spontanea. Keduanya tidak menemukan adanya mikroba sebab mikroba telah mati oleh adanya asam kuat maupun oleh panas.

Bejana ini diisi dengan kaldu kemudian dipanaskan. Salah satu argumen klasik untuk menantang buiogenesis adalah bahwa panas yang digunakan untuk mensterilkan udara atau bahan juga dianggap merusak ‘vital force’.Bukti teori biogenesis Pada periode yang sama muncul ilmuwan baru dari Perancis. Mereka yang mendukung teori abiogenesis berpendapat bahwa tanpa adanya kekuatan vital force tersebut mikroorganisme tidak dapat muncul serta spontan. Udara dapat dengan bebas melewati tabung atau pipa leher angsa tersebut tetapi tidak ditemukan adanya mikroorganisme di kaldu tadi. Dengan demikian mikroba akan tersaring dan udara tetap bisa masuk. Sampai akhirnya tahun 1954 peneliti menyelesaikan perdebatan tersebut dengan melakukan percobaan menggunakan tabung tertutup berisi kaldu yang telah dipanaskan. Oleh karena itu ia tertarik untuk meneliti peran mikroba dalam industri anggur dan pembuatan alkohol. Salah satu pendukung teori generatio spontanea yang hidup pada masa Louis Pasteur adalah Felix Archimede Pouchet (1800-1872). semakin sedikit kontaminasi yang terjadi. 3.2. Pasteur melakukan serangkaian eksperimen. Pada tahun 1859 ia banyak mempublikasikan tulisan yang mendukung abiogenesis. Ia juga membawa tabung tersebut ke pegunungan Pyrenes dan Alpen. Dengan tidak ditemukannya mikroba dalam kaldu daging tersebut membuktikan bahwa teori generatio spontanea adalah salah. Pasteur menemukan bahwa mikroorganisme terbawa debu oleh udara dan ia menyimpulkan bahwa semakin bersih/murni udara yang masuk ke dalam bejana. Dalam hal ini mikroba beserta debu akan mengendap pada bagian tabung yang berbentu U sehingga tidka dapat mencapai kaldu. Untuk memastikan pendapatnya. Ia menggunakan bejana dengan leher panjang dan dibengkokkan yang dikenal dengan leher angsa. Untuk merespon argumen tersebut John Tyndall . Ke dalam tabung tersebut dimasukkan pipa yang pada sebagiannya diisi dengan kapas dan ujungnya dibiarkan terbuka. Tetapi ia tidak dapat membantah penemuan-penemuan Pasteur. Louis Pasteur (1822 – 1895) seorang ahli kimia yang menaruh perhatian pada mikroorganisme.2.pertumbuhan mikroba.

alkohol dan senyawa lain dihasilkan dari anggur tersebut. bukan fermentasi yang menghasilkan mikroorganisme sebagaimana yang dipercaya pada waktu tersebut. . Salah satu alasan Pasteur ingin menentang pendapat generatio spontanea adalah keyakinannya bahwa produk fermentasi anggur merupakan hasil dari mikroorganisme yang ada. namun tidak ditemukan adanya mikroba. Mikroorganisme tertentu mendominasi anggur yang bagus sementara tipe yang lain mendominasi anggur yang kurang bagus. Pada tahun 1850an Pasteur memecahkan masalah yang timbul dalam industri anggur. Dia menyimpulkan bahwa pemilihan mikroorganisme yang sesuai akan menghasilkan produk yang bagus.mengatakan udara dapat dengan mudah dibebaskan dari mikroorganisme dengan cara melakukan percobaan dengan meletakkan tabung reaksi berisi kaldu steril ke dalam kotak tertutup. Proses ini dikenal dengan pasteurisasi yang digunakan secara luas di bidang industri makanan. Hasilnya menunjukkan bahwa anggur yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan tidak mengalami perubahan aroma selama disimpan jika sebelumnya dipanasi dulu selama beberapa menit pada 50 – 60 ºC. Selanjutnya Pasteur lebih memfokuskan penelitiannya pada peran mikroba dalam pembuatan anggur dan mikroba yang menyebabkan penyakit. Dengan meneliti anggur yang baik dan anggur yang kurang bagus Pasteur menemukan mikroorganisme yang berbeda. Melalui serangkaian perubahan biokimia. Sebelumnya orang meningkatkan produk fermentasi melalui trial and error dimana sebelumnya tidak tahu bahwa kualitas produk tergantung pada mikroorganisma tertentu. Terbukti bahwa meskipun udara luar dapat masuk ke dalam kotak yang berisi tabung dengan kaldu di dalamnya. Untuk itu dia memusnahkan mikroba yang telah ada dalam sari buah anggur dengan cara memanaskannya. Hasil percobaan Pasteur dan Tyndall memacu diterimanya konsep biogenesis. Teori tentang fermentasi Fermentasi terjadi jika jus anggur kita biarkan. Setelah dingin ke dalam sari buah tersebut diinokulasi dengan anggur yang berkualitas baik yang mengandung mikroorganisme yang diinginkan. Udara dari luar masuk ke dalam kotak melalui pipa yang sudah dibengkokkan membentuk dasar U seperti spiral.

Koch akhirnya menemukan dari darah domba . Baik Pasteur maupun Koch menjadi rival bersama yang sama-sama ingin mengetahui penyebab penyakit anthrax yang sangat merugikan peternak sapi dan domba di Eropa. Pada tahun 1546. Sebelumnya.3. Setelah sukses dengan fermentasinya. dalam sejarah manusia ada kepercayaan bahwa penyakit itu disebabkan oleh beberapa faktor yang tidak jelas misalnya udara yang jelek. Robert Koch (1843 – 1910) seorang profesional di bidang kesehatan mendapat hadiah mikroskop dari istrinya untuk hadiah ulang tahunnya yang ke-28.3. Penyakit Disamping membuat revolusi (perubahan besar) dalam bidang industri anggur. Girolamo Fracastolo (1483 – 1553) menyarankan bahwa penyakit dapat disebabkan oleh mikroorganisme yang terlalu kecil untuk dapat dilihat yang ditularkan dari 1 orang ke orang lain. dimana mereka menyaksikan penyebaran berbagai penyakit. Pasteur diminta untuk meneliti penyakit ulat sutra yang merugikan industri Perancis. Tetapi sebelum Pasteur membuktikan bahwa mikroba merupakan penyebab penyakit. Sebagian besar informasinya berasal dari percakapannya dengan para pelaut yang baru pulang dari perjalanannya ke luar negeri. Pasteur juga menunjukkan kepada petani ulat sutera bagaimana menghilangkan penyakit dengan cara memilih ulat sutera yang bebas penyakit untuk diternakkan. Di Jerman. darah yang jelek dan lain-lainnya. Lebih dari 200 tahun kemudian Anton von Plenciz (1705-1786) mengatakan bahwa tidah hanya makhluk hidup yang merupakan penyebab penyakit tetapi juga agen yang lain merupakan penyebab penyakit yang berbeda. Pada saat yang bersamaan konsep tentang makhluk hidup atau bentuk lain yang menghisap nutrien mulai diterima. Pasteur dan asistennya juga mengemukakan teori baru mengenai penyebab penyakit. Selanjutnya ia mulai meneliti dunia mikroorganisme yang sudah dilihat oleh Pasteur. Dia menghabiskan waktu 6 tahun untuk membuktikan bahwa mikrroorganisma yang disebut dengan protozoa yang dapat menyebabkan penyakit. Dalam penelitiannya mereka menemukan agen penyebab penyakit serius baik pada hewan maupun manusia. beberapa peneliti membuat argumen yang kuat terhadap teori kuman terhadap penyakit.

Perkembangan teknik laboratorium untuk mempelajari mikroorganisme. tetanus. Koch dan anggotanya banyak memberi kontribusi mengenai teknik-teknik tersebut. Koch . Pada 1876. Richard J. Media adalah substansi yang memenuhi kebutuhan nutrisi mikroorganisme. 3. setelah meneliti selama 6 tahun Koch mengumumkan bahwa dia telah menemukan bakteri penyebab anthrax. Dengan penemuan anthraxnya Koch merupakan orang pertama yang membuktikan mikroba tertentu merupakan agen penyakit tertentu. setelah ia mengetahui bahwa spora yang dihasilkan oleh bakteri dapat bertahan hidup selama berbulan-bulan di daerah peternakan.yang telah mati karena anthrax. Ia juga menyarankan supaya ternak yang sakit dibunuh dan dibakar atau dikubur yang dalam. Dengan sering meninggalkan prakteknya sebagai dokter. Paul Erlich (1854 –1915) yang melakukan penelitian terhadap dyes dan menggunakannya untuk mengecat bakteri termasuk bakteri penyebab tuberculosis. dipter. dengan menggunakan teknik biakan murni Koch dan anggotanya menemukan agen-agen penyebab typus. Petri (1852 – 1921) membuat piringan kaca bertutup untuk menempatkan media agar alat tersebut selanjutnya disebut Petri dish yang masih digunakan sampai sekarang. Koch dan koleganyanya juga menunjukkan bahwa senyawa dari alga yang disebut agar dapat membuat media menjadi padat. Pada tahun 1892. Koch membuktikan bahwa bakteri tersebut penyebab anthrax dengan cara memisahkan bakteri untuk batang tersebut dari bakteri lain yang ada kemudian menginjeksikannya ke dalam tikus yang sehat.Teknik biakan murni Secara kebetulan seorang warga Jerman melihat bahwa koloni yang tumbuh pada kentang yang telah direbus pada akhirnya dapat menemukan jalan untuk memisah menjadi individu-individu. pneumonia dan lain sebagainya.1. Tikus selanjutnya menunjukkan perkembangan menuju anthrax dan bakteri yang diisolasi dari tikus menunjukkan kesamaan bakteri yang berasal dari domba yang sakit sebelumnya.3. Diantaranya adalah prosedur pengecatan bakteri untuk pengamatan dengan mikroskop cahaya. Selanjutnya Koch dan kawan-kawan menemukan bakteri penyebab tuberculosis dan cholera. Caranya mereka mengembangkan media spesifik untuk menumbuhkan mikroorganisme.

2. Tahun 1846 seorang dokter dari Hungaria. Oliver Weldell Holmes (1809 – 1894) seorang dokter Amerika pada tahun 1843 menekankan bahwa penyakit demam pada wanita bersifat menular.3. Jumlah tersebut mencapai 3 kali jumlah manusia yang terbunuh selama perang dunia I. terutama tikus.3. Sepertiga sampai setengah populasi di Eropa meninggal karena penyakit tersebut. 3. Hewan pengerat. Jadi mikroba terbukti lebih mematikan dibanding peluru. Selama 1917 – 1919 Malaria telah membunuh setengah juta penduduk Amerika dan 21 jiwa di seluruh dunia. Ia bahkan menempelkan kamera pada mikroskopnya untuk mengambil gambar dan menggunakannya sebagai bukti untuk menghilangkan keraguan. Penemuan tersebut merupakan hari .3. Lister menggunakan larutan ini untuk merendam alat-alat bedah dan menyemprot ruangan operasi. Dengan pengetahuan bahwa mikroorganisme dapat merupakan penyebab penyakit ilmuwan lebih memusatkan perhatiannya pada cara pencegahan dan perlakuannya. Cara tersebut demikian sukses untuk mengatasi infeksi setelah operasi yang sebelumnya menyebabkan kematian 45% dari pasiennya.Penemuan antiseptik Secara umum septis berati efek toksis dari mikroorganisme penyebab penyakit pada tubuh selama infeksi. ukuran-ukuran yang menghentikan efek tersebut dengan pencegahan infeksi. Oleh karena itu ditularkan dari satu wanita lain melalui tangan dokter.Perkembangan dan Pencegahan Penyakit Epidemik adalah penyakit tertentu yang menyerang banyak daerah misalnya penyakit bubon yang dikenal dengan penyakit hitam yang mematikan yang disebabkan oleh bakteri terjadi di Eropa selama perioda 1347 – 1350. Ignaz Philipp Semmelweiz menemukan penggunaan klorin sebagai desinfektan bagi tangan dokter.mengenalkan penggunaan binatang model untuk penyakit manusia dengan cara menginjeksikan bakteri ke dalam kelinci. 3. babi atau domba. berperan sebagai sumber bakteri bacillus dan ditransmisikan/ditularkan ke manusia melalui lalat. Cara tersebut segera dapat diterima dan dilakukan oleh ahli bedah yang lain. Antiseptik. Josept Lister menemukan asam karbol atau phenol dapat digunakan untuk membunuh bakteri. Pada tahun 1860 ahli bedah dari Inggris.

Penelitian selanjutnya menunjukkan bahwa agen tersebut mempunyai ukuran yang jauh lebih kecil dari bakteri. Yellow fever merupakan penyakit pertama pada manusia yang diketahui disebabkan oleh virus. Pada tahun 1900 seorang ahli bedah bernama Walter Reed (1851-1902) dengan menggunakan manusia sebagai volunteer membuktikan bahwa virus tersebut dibawa oleh nyamuk tertentu lainnya membawa protozoa penyebab malaria. ruangan untuk bayi prematur dan ruangan tempat memasukkan obat ke dalam kontainer yang steril. Postulat Koch Pada tahun 1880. adanya bakteri yang dapat menimbulkan berbagai penyakit serta adanya penyakit tertentu yang ditimbulkan oleh lebih dari 1 mikroorganisme memerlukan modifikasi dari postulat Koch. 4) Mikroorganisme tersebut dapat diisolasi kembali dari hewan yang telah terinfeksi tersebut. . Pada tahun 1892 Dimitri Ivanovski menunjukkan bahwa agen yang menyebabkan penyakit mosaik pada tembakau dapat ditularkan melalui ekstrak tanaman yang sakit. 3) Biakan murni tersebut bila diinjeksikan pada binatang yang sesuai dapat menimbulkan penyakit. Penemuan virus. Kriteria ini dikenal dengan postulat Koch yaitu: 1) Mikroorganisme tertentu selalu ditemukan berasosiasi dengan penyakit yang ditimbulkan.penemuan teknik aseptik untuk mencegah infeksi. Koch memanfaatkan kemajuan metoda laboratorium dan menentukan kriteria yang diperlukan untuk membuktikan bahwa mikroba spesifikmerupakan penyebab penyakit tertentu. 2) Mikroorganisme dapat diisolasi dan ditumbuhkan sebagai biakan murni di laboratorium. 3. Salah satu cara penting untuk mencegah penyakit tersebut adalah mengurus air yang tergenang yang digunakan nyamuk untuk tempat berkembang biak.4. Sekarang ini berbagai macam senyawa kimia dan alat fisik lain dapt mengurangi mikroorganisme di ruang operasi.

b.IV. 1. daun dan serat kapas Bersihkan kaca objek Iris tipis helaian bawang merah atau daun atau serat kapas Ambil dengan pinset dan letakan dikaca objek Tetesi aquadest Amati dibawah mikroskop dengan variasi perbesaran Gambar bentuk sel yang terlihat 2. f) g) h) i) Teteskan Methylen blue ke atas kaca objek tadi Semprotkan sedikit aquadest Keringkan hati-hati dengan tissue (jangan sampai terkena apusan) Amati dengan mikroskop dengan variasi perbesaran dan bantuan minyak emersi j) Gambar bentuk sel yang terlihat Pengamatan sel bawang merah. 2. sebarkan biakan hingga melebar dan diperoleh apusan tipis berdiameter 1-2 cm. PROSEDUR PERCOBAAN 1. 2. e) Lakukan fiksasi dengan mengangin-anginkan atau dengan melewatkannya diatas nyala api bunsen hingga apusan tampak kering dan transparan. 4. a) b) c) d) Simple Staining (Pewarnaan sederhana) Bersihkan kaca objek dengan alkohol 95% Siapkan setetes air comberan atau lendir makanan basi yang akan diwarnai Ambil 1 atau 2 ose biakan dan letakkan ditengah-tengah gelas objek Dengan menggunakan ujung jarum ose. 1. ALAT DAN BAHAN a. Alat Pinset Pisau Cutter Tajam Bahan Roti (Segar dan Rusak) Bawang Merah (Segar dan Rusak) Kentang (Segar dan Rusak) Batang Ubi Kayu V. 3. a) b) c) d) e) f) .

daging (segar dan rusak) Bersihkan kaca objek Ambil sedikit preparat yang segar Tetesi dengan aquadest Amati dibawah mikroskop dengan variasi perbesaran Lakukan hal yang sama untuk preparat dengan bahan yang rusak Bandingkan hasilnya Gambar bentuk sel yang terlihat . susu. a) b) c) d) e) f) g) Pengamatan untuk roti.3.