You are on page 1of 27

ADAPTASI FISIOLOGIS DAN PSIKOLOGIS POSTNATAL

PERUBAHAN FISIOLOGIS
Uterus • Involusi uterus dimulai segera setelah plasenta keluar • Akhir kala III, uterus berada di garis tengah, kira-kira 2 cm di bawah umbilikus. • Penurunan kadar hormon menyebabkan tjd autolisis , perusakan secara langsung jaringan hipertropi yg berlebihan • Sel tambahan yg terbentuk selama hamil menetap (ukuran uterus sedikit > setelah hamil)

akibat respon thd penurunan volume intrauterin yg sangat besar • Selama 1-2 jam pertama postpartum kontraksi uterus bisa berkurang dan mjd tdk teratur.• Kontraksi uterus meningkat segera setelah bayi lahir. • Isapan bayi saat menyusui merangsang pelepasan oksitosin .

• Relaksasi dan kontraksi yg periodik sering dialami multipara dan bisa menimbulkan nyeri yg bertahan sepanjang masa awal pueperium. • Menyusui dan oksitosin meningkatkan nyeri ini krn merangsang kontraksi uterus .• Afterpains • Pada primipara. tonus uterus meningkat shg fundus tetap kencang.

• Regenerasi endometrium selesai pd akhir minggu ke-3 kecuali bekas tempat plasenta. .• Tempat plasenta segera setelah plasenta dan ketuban dikeluarkan. kontriksi vaskular dan trombosis menurunkan tempat plasenta ke suatu area yg meninggi dan bernodul tdk teratur • Pertumbuhan endometrium ke atas menyebabkan pelepasan jaringan nekrotik dan mencegah pembentukan jaringan parut yg mjd karakteristik penyembuhan luka.

Mengandung leukosit. serum dan bakteri. mukus. • Lokia alba bisa bertahan 2-6 mg setelah bayi lahir. . • Lokia alba (sampai 10 hr) warna kuning sampai putih. Terdiri dari darah lama.• Lokia : lapisan endometrium yg keluar setelah bayi lahir • Lokia rubra (1-3 hr) mengandung darah dan debris desidua serta debris trofoblastik • Lokia serosa (3-4 hari) merah muda atau coklat. sel epitel. desidua. serum leukosit dan debris jaringan.

serviks memendek dan konsistensinya mejadi lebih padat dan kembali ke bentuk semula • Serviks menutup secara bertahap • Muara serviks eksterna tidak akan berbentuk lingkaran seperti sebelum melahirkan. sering disebut seperti mulut ikan .Serviks • Serviks menjadi lunak segera setelah ibu melahirkan • 18 jam postpartum.

Vagina dan perineum • Estrogen yg menurun dpt menipiskan mukosa vagina dan hilangnya rugae • Rugae akan kembali terlihat pd minggu keempat. . walau tdk semenonjol wanita nulipara • Mukosa tetap atrofik pada wanita yg menyusui sampai menstruasi dimulai kembali.

Penyembuhan harus berlangsung dalam 2-3 minggu • Hemoroid umumnya terlihat Ibu sering mengalami gejala seperti gatal. atau tepian insisi tidak saling mendekat bisa terjadi. TTanda infeksi. . tidak nyaman dan perdarahan berwarna terang pd waktu defekator.• Proses penyembuhan luka episiotomi sama dengan luka operasi lain.

• Pd ibu yg tidak menyusi kadar estrogen meningkat pd minggu ke-2 .Sistem Endokrin • Kadar estrogen dan progesteron menurun secara mencolok setelah plasenta keluar. kadar terendahnya dicapai kira-kira satu minggu postpartum • Penurunan kadar estrogen berkaiatan dg pembengkakan payudara.

• Kadar prolaktin yg tinggi pd ibu yg menyusui dpt menekan ovulasi. • Kadar prolaktin tetap meningkat sampai minggu keenam setelah melahirkan • Pd ibu yg menyusui 80% siklus mentruasi pertama tdk mengandung ovum .

tetapi sejumlah striae menetap. • Pd hamil kembar atau bayi besar otot dinding abd memisah (diastasis abdominis) .Abdomen • Ketika ibu berdiri hari pertama abdomennya akan menonjol • Dalam 2 mg dinding abdomen akan rileks • Diperlukan 6 mg untuk dinding abdomen kembali ke keadaan sebelum hamil • Kulit memperoleh kembali elastisitasnya.

ibu membuang kelebihan cairan yg tertimbun di jaringan selama hamil .Sistem Urinarius • Penurunan kadar steroid menyebabkan penurunan fungsi ginjal • Fungsi ginjal kembali normal dalam waktu satu bulan setelah melahirkan • Dalam 12 jam postpartum.

yakni sewaktu bayi melewati jalan lahir. • Distensi kandung kemih dapat menyebabkan perdarahan berlebih karena dapat menghambat uterus berkontraksi dg baik.• Trauma bisa terjadi pd uretra dan kandung kemih selama proses melahirkan. • Kombinasi trauma akibat kelahiran dan efek konduksi anastesi menyebabkan keinginan untuk berkemih menurun. .

Sistem Cerna • Ibu biasanya lapar segera setelah melahirkan • Penurunan tonus dan motilitas otot saluran cerna menetap setelah bayi lahir • B.a.b secara spontan bisa tertunda selama 2-3 hari setelah ibu melahirkan. karena tonus otot usus menurun selama proses persalinan .

insulin dan hCG menurun dg cepat setelah bayi lahir.Payudara • Konsentrasi hormon estrogen. prolaktin. progesteron. • Pd ibu menyusui : ketika laktasi terbentuk teraba suatu massa. kortisol. Sebelum laktasi dimulai payudara teraba lunak dan kolostrum keluar .

• Pada harike-3 atau ke-4 bisa terjadi pembengkakan (engorgement) .• Apabila ibu memilih tidak menyusui. kadar prolaktinakan turun dengan cepat • Saat palpasi dapat ditemukan adanya nyeri seiring dimulainya produksi susu.

Sistem Cardiovaskuler • Kehilangan darah merupakan akibat penurunan volume darah total yg cepat. hilangnya fungsi endokrin plasenta yang menghilangkan stimulus vasodilatasi. • Hilangnya sirkulasi uteroplasenta yg mengurangi ukuran pembuluh darah maternal. terjadinya mobilisasi air ekstravaskuler yang disimpan selama hamil sehingga syok hipovolemik biasanya terjadi pd kehilangan darah normal .

anus bahkan vulva akan mengecil dengan cepat setelah bayi lahir . fungsi pernafasan kembali ke fungsi sebelum hamil • Varises tungkai. volume sekuncup dan curah jantung meningkat karena darah yang biasanya melintasi saluran uteroplasenta tiba-tiba kembali ke sirkulasi umum. • Tanda vital terjadi peningkatan kecil sementara.• Denyut jantung.

stres dan kebocoran cairan serebrospinal.Sistem neurologi • Ketidaknyamaanan neurologis akibat kehamilan akan menghilang • Nyeri kepala postpartum disebabkan hipertensi akibat kehamilan. .

. Walau semua sendi kembali ke keadaan normal sebelum hamil. kaki ibu tidak mengalami perubahan setelah melahirkan.Sistem muskuloskeletal • Stabilitas sendi lengkap pada minggu ke-6-8 setelah ibu melahirkan.

Sistem Integumen • Klosma yang muncul selama hamil biasanya menghilang saat kehamilan berakhir • Kelainan pembuluh darah seperti spider angioma. eritema palmar biasanya berkurang akibat penurunan kadar estrogen • Rambut halus yang tumbuh akan menghilang setelah melahirkan .

PERUBAHAN PSIKOLOGIS Rubin (1961) Taking in (2-3 hr setelah melahirkan • Selama bbrp jam ibu mengenyampingkan semua tanggung jawab. • Mereka bergantung pd orang lain. • Informasi yang diberikan wkt ini mungkin perlu di ulang . • Mereka merasa perlu menyampaiakan pengalaman tentang kehamilan dan kelahiran dg kata-kata.

Fase taking hold (sampai 10 hr) • Keb utk mendpt perawatan dan penerimaan dr org lain dan keinginan utk bisa melakukan segala sesuatu secara mandiri. • Berespon dg semangat utk berlatih ttg cara perawatan bayi. .

• Keadaan ini dikenal (baby blues) .• Pd fase ini tdk jarang tjd depresi • Perasaan mudah tersinggung bisa timbul akibat bbrp faktor • Ibu mungkin jenuh dg banyaknya tanggung jwb sbg org tua • Keletihan setelah melahirkan diperburuk oleh tuntutan bayi yg byk dan dukungan yg kurang shg mudah tjd depresi.

mengatur rumah. dan membina karir. .Fase letting-go • Ibu dan keluarga bergerak maju sebagai suatu sistem yg saling interaksi • Kesenangan dan kebutuhan sering terbagi dlm masa ini • Ibu dan suami hrs melakukan perannya mengasuh anak.

/ nbA /ncn/en/ac/c/cnacacn/cacna/ecen /aecn/ennbx .