You are on page 1of 16

TUGAS PERANCANGAN MESIN 2012

A. Pendahuluan
Untuk pembuatan keripik singkong (umbi kentang dll) diperlukan mesin guna mempercepat proses pengirisannya, yang disebut Mesin Perajang Singkong. Kapasitas mesin ditentukan oleh kebutuhan industri atau berdasarkan konsumen. Proses operasional mesin cukup mudah, yaitu dengan mengumpan umbi pada mata pisau yang dipasang pada piringan berputar. (http://teknologitepatguna.com/perajang-umbi-untukkripik-singkongkeripik-kentang-dll.html). Mesin perajang singkong merupakan alat bantu untuk merajang singkong menjadi lembaran-lembaran tipis dengan ketebalan ± 1 s.d 2 mm. Bukan hanya itu saja, mesin ini juga dapat menghasilkan hasil rajangan dengan ketebalan yang sama, waktu perajangan menjadi cepat. Mesin perajang singkong ini mempunyai sistem transmisi berupa puli. Bila motor listrik dihidupkan, maka akan berputar kemudian gerak putar dari motor ditransmisikan ke puli 1, kemudian dari puli 1 ditransmisikan ke puli 2 dengan menggunakan belt untuk menggerakkan poros 1. Jika poros 1 berputar maka akan menggerakkan puli 3 yang ditransmisikan ke puli 4 dengan menggunakan belt untuk menggerakkan poros 2, kemudian poros 2 berputar maka piringan tempat pisau siap untuk merajang singkong. Hasil produksi yang diharapkan pada mesin ini mampu menghasilkan rajangan singkong sebanyak 1 kg dalam waktu 1,5 menit lebih banyak dibandingkan perajang manual yang mampu menghasilkan rajangan singkong sebanyak 1 kg dalam waktu 6 menit. Waktu yang dibutuhkan untuk setiap perajangan singkong adalah 1 detik. Jadi dalam satu jamnya mesin ini dapat menghasilkan rajangan singkong sebanyak 40 kg lebih banyak dibandingkan dengan perajang manual yang hanya dapat menghasilkan rajangan singkong sebanyak 10 kg dalam satu jamnya. Namun, perlu diingat juga waktu tersebut terhitung dari waktu efektif tanpa adanya istirahat, penambahan bahan singkong, dan kerusakan mesin maupun hal lainnya seperti pergantian operator dan lainnya. Lembaran singkong hasil rajangan ini berbentuk lingkaran.

Mesin Perajang Singkong

Page 1

Berikut ini adalah daftar spesifikasi pada mesin perajang yang dimaksud: Mesin Perajang Singkong Page 2 . Mudah perawatannya. Kapasitas produksi maximal 40 kg/jam. Analisis Morfologi mesin Analisis morfologi suatu mesin dapat terselesaikan dengan memahami karakteristik mesin dan dimengerti akan berbagai fungsi komponen yang akan digunakan dalam mesin. 4. C. 6.TUGAS PERANCANGAN MESIN 2012 B. Aman bagi penggunanya. tepat tanpa mengurangi waktu produksi dan tenaga yang banyak untuk mengoperasikan mesin perajang ini. Mesin dapat menghasilkan satu rajangan per detik dengan hasil sayatan yang baik. 10. 11. 7. 9. Dapat dioperasikan oleh semua orang. 2. 8. yaitu: keharusan (must) dan keinginan (wishes). 3. Ukuran mesin tidak terlalu tinggi dan lebar. Spesifikasi mesin dapat dikategorikan menjadi dua. 5. Suku cadang yang murah dan mudah ditemukan. didapatkan gambaran mengenai kebutuhan spesifikasi. selanjutnya dapat dikembangkan untuk memilih komponen-komponen mesin yang paling ekonomis. Konstruksi harus kuat. Analisis morfologis sangat diperlukan dalam perancangan mesin perajang singkong untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Hasil rajangan tidak pecah. sehingga para konsumen atau calon pengguna dan para pengusaha keripik singkong dapat mengoperasikan mesin ini dengan mudah. Mudah untuk dioperasikan. Adapun tuntutan dari mesin ini antara lain : 1. Tuntutan Alat dari Sisi Calon Pengguna Perancangan mesin perajang singkong ini didasarkan pada kebutuhan dan tuntutan pembuat keripik singkong. Berdasarkan keterangan dan penjelasan terkait dengan produk bentuk dari mesin perajang singkong. Dengan segala sumber informasi. Hasil rajangan dapat diatur ketebalannya.

Dapat diproduksi bengkel kecil 8. Panjang berkisar 650 mm 2. MATERIAL 4. Tuntutan Pertimbangan Perancangan 1. SINYAL dimengerti 2. Sesuai dengan standar umum 6. Tidak bising 3. KESELAMATAN 2. Dapat diganti tenaga penggerak lain 1. KINEMATIKA Mekanismenya mudah beroperasi 1. Baik mutunya 4. Mudah didapat 2. Murah harganya 3. Dapat dikembangkan kembali W M W W M M M M M M M W M W M M W M M M M M M M M Persyaratan Tingkat Kebutuhan Mesin Perajang Singkong Page 3 . Bagian yang berbahaya harus terlindungi 3. Tahan terhadap korosi 5. Tidak menimbulkan polusi 1. Petunjuk pengoperasian dalam bahasa Indonesia 1. Dimensi dapat diperkecil 3. Mudah dioperasikan 1. Nyaman dalam penggunaan 5. GEOMETRI 2. Menggunakan tenaga motor 2. Tinggi berkisar 750 mm 4. Lebar berkisar 600 mm 3. Mempunyai sifat mekanis yang baik 1. PRODUKSI 2. Petunjuk pengoperasian mudah 6. Konstruksi harus kokoh 7. ERGONOMI 2. No. Spesifikasi perancangan mesin perajang singkong. Memiliki umur pakai yang panjang 7. ENERGI 1. Biaya produksi relatif rendah 3.TUGAS PERANCANGAN MESIN 2012 Tabel 1.

Berikut ini adalah tabel matriks morfologi pada mesin perajang singkong. Mesin Perajang Singkong Page 4 . Perawatan mudah dilakukan 5. apabila tidak terpenuhi maka mesin tidak diterima. PERAWATAN 3. Suku cadang murah 4.TUGAS PERANCANGAN MESIN 2012 1. Morfologi Mesin Perajang Singkong Berdasarkan data diatas maka didapat gambaran komponen yang akan membentuk mesin perajang singkong yang sedang dirancang. TRANSPORTASI 2. yaitu syarat yang masih bisa dipertimbangkan keberadaannya agar jika dapat dimiliki oleh mesin yang dimaksud. Perawatan secara berkala 1. Suku cadang mudah didapat 9. Dengan demikian maka dapat disusun suatu skema klasifikasi yang disebut matriks morfologi berdasarkan bentuk fisik dan fungsi produk. 2. Biaya perawatan murah 2. Keinginan (Wishes) disingkat W. Mudah dipindahkan 10. M M M M W M M D. yaitu syarat mutlak yang harus dimiliki mesin. Keharusan (Must) disingkat M. Tidak perlu alat khusus untuk memindah Keterangan: 1.

Sistem putaran pisau Pisau berputar vertikal Pisau berputar horizontal E 5. Penahan poros circlips bearing F 6. Sistem transmisi Rantai Pulley dan V-belt D 4. No. Pisau Pisau kotak dengan alur ditengah Pisau kotak dengan lubang Mesin Perajang Singkong Page 5 . Penggerak motor bensin motor listrik C 3.TUGAS PERANCANGAN MESIN 2012 Tabel 2. Sub Komponen 1 A 1. Matriks morfologi bentuk fisik mesin perajang singkong. Profil rangka mesin Pipa Profil L Profil U Varian yang mungkin 2 3 B 2.

Kelebihan: kuat dan kokoh. banyak pilihan untuk daya besar. karena biasanya terbuat dari baja karbon. sulit untuk menggantinya. A-2. Dari uraian tersebut penggerak utama dipilih B-2. Sistem putaran pisau mesin perajang singkong. yaitu pisau berputar secara vertikal karena untuk hasil rajangan singkong dinilai lebih efektif dan tidak merusak bahan. Kelebihan: perbandingan putaran tetap. Transmisi ini dipilih karena mudah dalam pemasangan dan perawatannya. ringan. E-1. yaitu profil L (besi siku) karena cukup kuat. Kelebihan: harga murah. Yang dipilih adalah D-1. Dari uraian tersebut bahan rangka yang dipilih adalah A-2. Mesin Perajang Singkong Page 6 . baja stainless. Kelebihan: bekerja lebih halus dan tidak berisik. Sistem penahan poros mesin perajang singkong. getaran yang ditimbulkan tinggi. A-3. varian yang terpilih adalah sebagai berikut: 1.TUGAS PERANCANGAN MESIN 2012 Berdasarkan tabel matriks morfologi bentuk fisik mesin perajang singkong di atas. Sistem transmisi mesin perajang singkong C-1. tidak menimbulkan polusi. 3. kekurangan: perbandingan putaran yang tidak tetap. 2. kekurangan: harga mahal. B-2. yaitu motor listrik dengan alasan karena dalam perancangan mesin perajang ini tidak diperlukan daya yang terlalu besar. Penggerak mesin perajang singkong. kekurangan: tidak cukup kuat untuk kebutuhan kekuatan yang besar. yaitu pulley dan v-belt. selain lebih ringan dari varian yang lain. harga relatif murah. besi profil L lebih murah dibanding varian yang lain. lebih murah dibandingkan motor bensin. menimbulkan polusi. ruang terbatas pada ketersediaan sumber listrik. dan rata-rata lokasi mempunyai sumber listrik. 4. kekurangan: menimbulkan suara dan getaran yang cukup tinggi. kekurangan: harganya mahal. 5. mudah pemasangannya. Dari uraian diatas yang dipilih adalah C-2. kekurangan: tidak mampu menahan beban poros. Kelebihan: harga murah. B-1. kekurangan: harga mahal. C-2. Kelebihan: struktur kuat dan kokoh. kekurangan: tidak tahan kerja dalam lama. Kelebihan: tahan kerja dalam waktu yang relatif lama. serta harga yang relatif murah. Profil rangka mesin perajang singkong A-1. Kelebihan: tahan lama.

Dipilih karena dapat diatur maju mundur sesuai keinginan untuk menentukan ketebalan rajangan. sehingga putaran atau gerak bolak-baliknya dapat berlangsung secara halus. Dengan sistem kerja yang sederhana. aman. Kelebihan: dapat tercekam dengan kuat tanpa menggunakan ring mur. Mesin ini merupakan hasil modifikasi dari mesin perajang yang sudah ada. 2. 6. Pernyataan Kebutuhan Dalam perancangan mesin perajang singkong ini. digunakan dalam perajangan sistem horsontal.TUGAS PERANCANGAN MESIN 2012 E-2. Pisau pada mesin perajang singkong. Pisau yang dipilih adalah F-1. kekurangan: masih perlu sedikit dimodofikasi. yaitu bearing. didassarkan pada kebutuhan untuk lebih meningkatkan produktivitas dan ekonomi masyarakat. Analisa Kebutuhan Mesin Perajang Singkong Page 7 . F-2. hanya digunakan dalam perjangan sistem vertikal. memungkonkan setiap orang dapat mengoperasikannya tanpa merasa kesulitan. lebih sensitive terhadap debu. Kelebihan: dapat untuk mengatur tebal tipisnya rajangan. Mesin perajang singkong ini dibuat sebagai alat bantu produksi yang membantu pengusaha pembuat keripik singkong untuk merajang singkong. kekurangan: untuk beban kejut (getaran karena ketidakseimbangan komponen mesin) bearing lebih cepat rusak. Berdasarkan uraian tersebut maka yang dipilih adalah E-2. F-1. mampu menahan poros berbeban. yaitu pisau kotak dengan alur ditengah. kekurangan tidak bisa untuk diatur maju mundurnya. dan panjang umur. Bearing dipilih karena merupakan elemen mesin yang manumpu poros berbeban. Kelebihan: mudah penggantiannya. Evaluasi Konsep Produk 1. Sedangkan matriks morfologi berdasarkan fungsi produk mesin perajang singkong adalah sebagai berikut: Singkong yang telah dikupas Energi listrik Saklar Informasi/sinyal MESIN PERAJANG SINGKONG Irisan singkong tipis-tipis Gaya penggerak (mekanik) Memutus-menyambung arus listrik Informasi/sinyal E.

melainkan dengan menggunakan tenaga penggerak lain. Mesin ini memiliki dimensi yang tidak cukup besar. Adapun langkah-langkah analisis kebutuhan antara lain terdiri dari:  Pernyataan Dibutuhkan mesin perajang singkong untuk skala rumah tangga dengan harga terjangkau ekonomi menengah ke bawah. Mesin Perajang Singkong Page 8 . Proses pembuatan dapat dikerjakan dengan mudah dan cepat. Perawatan pemeliharaan mesin tidak memerlukan biaya khusus. Mudah dalam pengoperasian mesin perajang singkong ini. sehingga mesin ini dapat dengan mudah dipindah tempatkan dari satu tempat ke tempat yang lain. h.  Target Keunggulan Produk Target atau sasaran yang ingin dicapai pada perancangan dan hasil rajangan dengan mesin perajang singkong ini.  Spesifikasi Tenaga Penggerak Tenaga penggerak tidak lagi menggunakan tenaga manusia sebagai sumber tenaga penggerak utamanya. b. karena mesin cukup dioperasikan oleh 1 orang operator. Biaya keseluruhan pembuatan mesin ini terjangkau. Pisau dapat diatur untuk menentukan ketebalan hasil rajangan sesuai dengan yang diinginkan. g. adalah: a. Dibutuhkan tenaga penggerak untuk menghasilkan rajangan singkong ±1 kg/menit. keamanan. Mesin mampu meningkatkan kualitas hasil produksi.  Standar Penampilan Konstruksi mesin perajang singkong ini telah disesuaikan dengan kenyamanan.TUGAS PERANCANGAN MESIN 2012 Berdasarkan pernyataan kebutuhan di atas. c. Hasil rajangan dapat seragam. e. dan kemudahan dalam pengoperasiannya bagi pengguna. f. Bahan baku mudah dicari. d. maka diperlukan beberapa langkah analisa kebutuhan untuk memperjelas tugas perencanaan mesin perajang singkong.

Pertimbangan Perancangan Berdasarkan uraian analisa kebutuhan di atas maka pertimbangan perancangan yang dilakukan pada mesin perajang singkong antara lain: 1. Selama proses produksi mesin perajang singkong ini tidak menghasilkan sisa bahan yang berbahaya. 6. Pertimbangan Ergonomi Pertimbangan ergonomi meliputi mesin sesuai dengan kebutuhan. Pertimbangan Geometri Pertimbangan geometri meliputi mesin memiliki panjang berkisar 650 mm. Pertimbangan Produksi        Pertimbangan produksi dapat meliputi mesin dapat diproduksi oleh bengkel kecil. Pertimbangan Keselamatan Kerja Mesin perajang singkong ini tidak mengaplikasikan bahan yang berbahaya bagi keselamatan. Mesin Perajang Singkong Page 9 . 4. 3. 2.TUGAS PERANCANGAN MESIN 2012 3. suku cadang mudah didapat dan murah. Pertimbangan Lingkungan Mesin perajang ini tidak menimbulkan pencemaran udara. Konstruksi mesin perajang singkong ini didesain sesuai dengan posisi kerja yang aman dan nyaman. mesin ini tidak menimbulkan suara yang bising. tinggi 750 mm. sesuai dengan standar umum. Pemakai tidak memerlukan perawatan yang sulit untuk merawat mesin ini. mudah dipindahkan dan mudah dioperasikan. 5. Pada saat beroperasi. memiliki umur pakai yang panjang serta memiliki sifat mekanis yang baik. sehingga keselamatannya bisa terjamin. Pertimbangan Material Pertimbangan dalam pemilihan material mudah didapat dan harganya murah. lebar 600 mm.

TUGAS PERANCANGAN MESIN 2012 F. Papan luncur (output) 3. Lalu putaran yang dihasilkan diubah menjadi gerak yang menggerakkan pulley yang seporos dengan piringan berpisau sehingga dapat merajang singkong. Hoper 2. 1. Pengembangan konsep produk pertama Sketsa dari konsep mesin perajang singkong yang pertama dapat dilihat pada gambar berikut : 1 4 5 2 3 Keterangan : 1. Hasil dari rajangan singkong lebih lebar karena konsep dari hopernya miring. Mesin Perajang Singkong Page 10 . Piringan berpisau 5. Rangka 4. Motor listrik Konsep ini menggunakan energi putaran dari motor listrik yang kemudian ditransmisikan oleh belt dan pulley. Desain Konsep Konsep produk dari mesin perajang singkong ini terdiri dari 3 desain alternatif.

Papan luncur (output) 3. Pulley Konsep ini seperti konsep pertama menggunakan energi putaran dari motor listrik yang kemudian ditransmisikan oleh belt dan pulley. Lalu putaran yang dihasilkan diubah menjadi gerak yang menggerakkan pulley yang seporos dengan piringan berpisau sehingga dapat merajang singkong. Motor listrik 6. Piringan berpisau 5. Sketsa dari konsep mesin perajang singkong yang pertama dapat dilihat pada gambar berikut : 1 4 2 3 5 6 Keterangan : 1.TUGAS PERANCANGAN MESIN 2012 2. Pengembangan konsep produk kedua. Rangka 4. Mesin Perajang Singkong Page 11 . karena konsep dari pisaunya berjajar dengan jarak yang disesuaikan ketebalan singkongnya. Akan tetapi dalam proses perajangannya langsung sekali jalan. Hoper 2.

perbedaannya terletak pada hopernya. Mesin Perajang Singkong Page 12 .TUGAS PERANCANGAN MESIN 2012 3. Rangka 4. Pengembangan konsep produk ketiga Sketsa dari konsep mesin perajang singkong yang pertama dapat dilihat pada gambar berikut : 1 4 5 3 2 Keterangan : 1. Papan luncur (output) 3. Lalu putaran yang dihasilkan diubah menjadi gerak yang menggerakkan pulley yang seporos dengan piringan berpisau sehingga dapat merajang singkong. Piringan berpisau 5. Hoper 2. Konsep ketiga ini sama dengan konsep pertama. Motor listrik Konsep ini menggunakan energi putaran dari motor listrik yang kemudian ditransmisikan oleh belt dan pulley.

TUGAS PERANCANGAN MESIN 2012 Tabel 3. Matriks Pengambilan Keputusan Untuk Mesin Perajang singkong (Matriks 1) Kriteria No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Seleksi Kuat dan tahan lama Komponen sederhana Kemampuan merajang Biaya Material murah Biaya Pembuatan murah Pengoperasian mudah Pemeliharaan mudah Keamanan pengoperasian Kehandalan Kemungkinan dimassalkan Dapat digunakan untuk 11 merajang singkong dalam jumlah banyak Total + Total S Total Total Keseluruhan dengan Bobot 5 3 2 32 0 0 0 0 5 5 1 48 Bobot 9 5 10 7 7 9 6 10 8 5 1 S + S S + S + + S 9 + I + E N + F E R R E Konsep 2 3 S + S S + + + + Mesin Perajang Singkong Page 13 .

Mesin Perajang Singkong Page 14 .TUGAS PERANCANGAN MESIN 2012 Tabel 4. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Seleksi Kuat dan tahan lama Komponen sederhana Kemampuan merajang Biaya material murah Biaya pembuatan murah Pengoperasian mudah Pemeliharaan mudah Keamanan pengoperasian Kehandalan Kemungkinan dimassalkan Dapat digunakan untuk merajang singkong dalam jumlah banyak Total + Total S Total Total Keseluruhan dengan Bobot 0 0 0 0 Bobot 9 5 10 7 7 9 6 10 8 5 9 E N S I E F E R 1 R Konsep 2 + + + + S S S S S + S 5 6 0 36 3 + + + S S + S S + + S 6 5 0 46 Dari Matriks 1 dan 2 Pengambilan Keputusan maka Konsep Produk yang memiliki skor tertinggi adalah Konsep Produk 3 sehingga produk nilai yang akan dikembangkan selanjutnya menjadi Mesin Perajang singkong. Matriks Pengambilan Keputusan Untuk Mesin Perajang singkong (Matriks 2) Kriteria No.

15 0.5 = 0.2 x 0.4 x 0.4) BIAYA PRODUKSI (0.00 Mesin Perajang Singkong Page 15 .5) UNJUK KERJA(0.5 = 0.5 = 0.3) PORSI MASING MASING KRITERIA : 1.5 = 0.15 0.5) KEHANDALAN (0. Kehandalan 5.02 0.05 0.5 = 0.3 x 0. Keamanan Total 0. Ketahanlamaan 6. Biaya produksi 3.3 x 0.2 x 0.5 = 0.2) KETAHANLAMAAN(0.2) BIAYA SERVIS (0.1) BIAYA BAHAN (0. Biaya bahan 2. Biaya servis 4.25 0.5) KEAMANAN (0.TUGAS PERANCANGAN MESIN 2012 MESIN PERAJANG SINGKONG BIAYA (0.5 = 0.5 x 0.10 = 1.3) WAKTU PRODUKSI (0.10 0.1 x 0. Waktu produksi 7.

Gambar 3D Mesin Perajang Singkong Konsep 1 Konsep 3 Mesin Perajang Singkong Page 16 .TUGAS PERANCANGAN MESIN 2012 G. Kesimpulan Hasil perancangan mesin perajang singkong dapat disimpulkan sebagai berikut : Metode perajangan mesin ini dari pemilihan beberapa konsep adalah perajangan tunggal dengan 2 buah pisau yang memotong singkong secara berkesinambungan.