You are on page 1of 3

Tingkat kesadaran Tingkat Sadar Rangkuman Normal Deskripsi

Penilaian melibatkan pemeriksaan orientasi: orang yang mampu segera dan spontan menyatakan nama, lokasi, dan tanggal atau waktu dikatakan terorientasi dengan diri, ruang, dan waktu, atau terorientasi X3. Tahap tidur normal dimana seseorang mudah sadar juga dipandang sebagai tingkat kesadaran normal. “Pengawanan kesadaran” adalah istilah untuk perubahan ringan kesadaran dalam hal perhatian dan keterjagaan.

bingung

Tidak terorientasi; berpikir dan merespon tidak baik

Orang yang tidak merespon dengan cepat informasi mengenai nama, lokasi, dan waktunya dipandang “tumpul” atau “bingung”. Orang yang kebingungan dapat limbung, tidak terorientasi, dan memiliki kesulitan mengikuti perintah. Orang ini dapat berpikir lamban dan kemungkinan kehilangan ingatan tentang waktu. Hal ini dapat disebabkan oleh kurang tidur, gizi kurang, alergi, polusi lingkungan, obat (resep atau bukan), dan infeksi. Beberapa skala memiliki “mengigau” dibawah level ini, dimana seseorang dapat tidak tenang atau gelisah dan menunjukkan penurunan perhatian.

mengigau

Tidak terorientasi; tidak tenang, halusinasi, kadang delusi mengantuk

mengantuk

Orang yang mengantung menunjukkan kantuk berlebihan dan merespon rangsangan hanya dengan gumaman yang tidak koheren atau gerakan yang tidak terorganisir. Dalam kondisi tumpul, seseorang memiliki minat yang menurun pada lingkungannya, respon yang melambat, dan mengantuk.

tertumpul

Keterjagaan yang menurun; respon psikomotor melambat Keadaan mirip tidur (bukan tidak sadar); sedikit/tidak ada aktivitas spontan

stupor

Orang dengan tingkat kesadaran lebih rendah, stupor, hanya merespon dengan meringis atau menarik diri dari rangsang menyakitkan.

yaitu keadaan kesadaran yang segan untuk berhubungan dengan sekitarnya. respon psikomotor yang lambat. sikapnya acuh tak acuh. kadang berhayal. Apatis. Letargi). dapat menjawab semua pertanyaan tentang keadaan sekelilingnya. 4. 3. Somnolen (Obtundasi. tetapi ada respon terhadap nyeri. disorientasi (orang. sadar sepenuhnya. tidak ada respon pada rangsangan Orang yang koma tidak membuat respon pada rangsangan.. mudah tertidur. Compos Mentis (conscious). tingkat kesadaran dibedakan menjadi : 1. dan mereka tidak memiliki respon pupil pada cahay Tingkat Kesadaran ( Macam-macam Tingkat Kesadaran ) Tingkat kesadaran adalah ukuran dari kesadaran dan respon seseorang terhadap rangsangan dari lingkungan. . 6. namun kesadaran dapat pulih bila dirangsang (mudah dibangunkan) tetapi jatuh tertidur lagi. berhalusinasi. tidak memiliki reflex kornea atau muntahan. tempat. mungkin juga tidak ada respon pupil terhadap cahaya). yaitu kesadaran menurun. Coma (comatose). berteriakteriak. yaitu kesadaran normal. 5. tidak ada respon terhadap rangsangan apapun (tidak ada respon kornea maupun reflek muntah. yaitu tidak bisa dibangunkan. waktu). memberontak. mampu memberi jawaban verbal. yaitu keadaan seperti tertidur lelap. Delirium. yaitu gelisah. 2. Stupor (soporo koma).koma Tidak dapat disadarkan.

pengaruh obat-obatan. asidosis. dan motorik diukur dan hasil pengukuran dijumlahkan jika kurang dari 13. pada keadaan hipo atau hipernatremia . alkohol. dan tekanan berlebihan di dalam rongga tulang kepala. kekurangan oksigen karena berkurangnya aliran darah ke otak. Artikel yang Berhubungan :    Pemeriksaan GCS Vital Sign Pengkajian Keperawatan Tags: apatis. yaitu skala ACDU. hipotermia. avpu. GCS dipakai untuk menentukan derajat cidera kepala. bingung / kacau (confusion). pasien diperiksa kesadarannya apakah baik (alertness). Jadi sangat penting dalam mengukur status neurologikal dan medis pasien. epilepsi.Perubahan tingkat kesadaran dapat diakibatkan dari berbagai faktor. dan tidak ada respon (unresponsiveness). yang menunjukan adanya penurunan kesadaran. kekurangan aliran darah (seperti pada keadaan syok). Tingkat kesadaran dapat menurun ketika otak mengalami kekurangan oksigen (hipoksia). Metoda lain adalah menggunakan sistem AVPU. peningkatan tekanan intrakranial (karena perdarahan. Tingkat kesadaran ini bisa dijadikan salah satu bagian dari vital sign. Mengukur Tingkat Kesadaran Salah satu cara untuk mengukur tingkat kesadaran dengan hasil seobjektif mungkin adalah menggunakan GCS (Glasgow Coma Scale). Penyebab Penurunan Kesadaran Penurunan tingkat kesadaran mengindikasikan difisit fungsi otak. mudah tertidur (drowsiness). termasuk perubahan dalam lingkungan kimia otak seperti keracunan. gcs. Penurunan tingkat kesadaran berhubungan dengan peningkatan angka morbiditas (kecacatan) dan mortalitas (kematian). hanya berespon jika dirangsang nyeri (pain). dehidrasi. stroke. makan dikatakan seseorang mengalami cidera kepala. penyakit metabolic seperti diabetes mellitus (koma ketoasidosis) . tingkat kesadaran . berespon dengan kata-kata (verbal). dimana pasien diperiksa apakah sadar baik (alert). keracunan: hipertermia. tomor otak). atau pasien tidak sadar sehingga tidak berespon baik verbal maupun diberi rangsang nyeri (unresponsive). respon verbal. Ada metoda lain yang lebih sederhana dan lebih mudah dari GCS dengan hasil yang kurang lebih sama akuratnya. infeksi (encephalitis). Adanya defisit tingkat kesadaran memberi kesan adanya hemiparese serebral atau sistem aktivitas reticular mengalami injuri. alkalosis. Reflek membuka mata. composmentis.