Pengalaman Ngentot Pertama

Cerita Panas ini adalah pengalaman pertamaku melakukan hubungan seks, yang uniknya juga dengan pacar pertamaku. Namaku Panji dan pacarku bernama Keke. Kami satu sekolah di Jakarta dan kami resmi menjadi pacar di kelas 3 setelah sekitar setahun sering pulang bareng karena rumah kami searah. Keke sendiri adalah seorang gadis yang bertubuh mungil, tingginya mungkin tidak lebih dari 155 cm dan bertubuh kurus, namun memiliki ukuran payudara yang besar, mungkin seukuran dengan payudara Febby Febiola. Sampai-sampai teman-temanku sering berkata kalau nafsu seksnya pun pasti besar. Tapi bukan itu yang jadi penyebab aku mencintainya, sikap manja dan tawanya yang lepas membuatku senang bersama dan bercanda dengannya. Hubungan pacaran kami layaknya gaya pacaran remaja era 90-an, tidak lebih dari nonton bioskop atau makan di restoran cepat saji. Tapi memang setelah pulang sekolah aku sering mampir ke rumahnyauntuk ngobrol atau mengerjakan tugas bareng. Biasanya ada ibunya dan adik laki-lakinya yang masih smp. Sehari menjelang acara liburan perpisahan sekolah kami, seperti biasa aku mengantarnya pulang dan mampir ke rumahnya. Ternyata hari itu ibunya sedang ke Kota Malang bersama adiknya untuk menjenguk kakaknya yang kuliah dan sedang sakit di sana. Sedangkan bapaknya memang biasa pulang malam. Jadilah kami hanya berdua di rumah tersebut. “Mau nonton VCD ga? Aku punya VCD baru ni,” katanya seperti biasa dengan ceria. “Boleh,” sahutku. “Bentar ya, aku mo ganti baju dulu, bau,” katanya sambil beranjak ke kamarnya. Aku pun memasukkan keping VCD ke dalam VCD playernya sambil menunggunya ganti baju. Tidak lama dia pun kembali ke ruang tengah dengan celana pendek sekitar 20 cm di atas lutut dan kaos ketat. Kami pun menonton film dengan duduk bersebelahan di sofanya. Film yang kami tonton adalah film Armageddon. Kugenggang tangannya dan menariknya menempelkan bahunya dengan bahuku, dia pun merapat dan lenganku pun kini berada di atas payudaranya yang kenyal. Dia sudah terbiasa dengan hal ini, toh biasanya pun seperti itu tiap kali nonton di bioskop atau di perjalanan. Semakin lama posisi duduknya makin bergeser dan kini dia tiduran dengan kepalanya berada di atas pahaku. “Cantiknya gadisku ini,” pikirku dalam hati. Tanganku pun kuletakkan di atas perutnya. Ketika adegan ada adegan panas di film, kurasakan nafasnya berubah. Terus terang aku pun merasa terangsang, pelan-pelan kugeser telapak tanganku ke atas payudaranya, tapi dia menolaknya.

Karena terbawa suasana, kucium keningnya dan dia tersenyum kepadaku. Kulanjutkan dengan mengecup pipi dan bibirnya, lagi-lagi dia tersenyum. Itu adalah ciuman pertama kami. Ciuman yang awalnya hanya menempel kurang dari sedetik, kini sudah menjadi ciuman penuh nafsu. Lidah kami saling bermain dan tanganku pun sudah meremas-remas payudaranya. Tiba-tiba dia bangun dan duduk di sebelahku, “udah ya, nanti keterusan lagi”. “Sorry ya, abis kamu gemesin sih. Tau ngga, itu tadi ciuman pertamaku lho,” ujarku polos. “sammma,” jawabnya lagi sambil menampilkan senyumnya yang bikin makin cinta itu. Kami pun meneruskan menonton film dan hanya menonton. Setelah film selesai, dia bangkit dari duduknya, “Mau ke mana?” tanyaku. “Mau beresin baju dulu buat besok,” jawabnya. Memang besok kami akan pergi ke luar kota bersama seluruh teman satu sekolah. “Mau dibantuin?” tanyaku. “Ayo,” jawabnya sambil berjalan menuju kamarnya. Aku pun mengikutinya ke kamarnya dan inilah pertama kalinya aku masuk ke kamarnya. Kamarnya betul-betul menunjukkan kalau dia masih manja, dengan cat pink dan tumpukan boneka di atas ranjangnya. Dia mulai mengeluarkan baju-bajunya. “Yang ini jangan dibawa, terlalu seksi,” kataku ketika dia mengeluarkan bajunya yang memang tipis dan berbelahan dada besar. “Jangan protes doang, nih beresin sekalian,” jawabnya seolah protes dengan memasang wajah ngambek, tapi lagi-lagi tetap terlihat manja. Aku pun mengambil alih lemarinya dan kupilih-pilih baju yang kupikir cocok untuk dibawanya. Tibatiba muncul ide isengku untuk memilihkan juga pakaian dalamnya. Kuambil satu yang berwarna krim, “ih jangan pegang-pegang yang itu” jerit manjanya sambil berusaha merebut dari tanganku. Aku pun berlari menghindar, “Wah ini toh bungkusnya, gede juga,” candaku. Dia pun menarik tanganku dan memelukku untuk merebut bra dari tanganku yang lain. Segera saja kucium lagi bibirnya dan dia pun membalas ciumanku. “emmmh…emhhh,” suaranya mendesah sambil tangannya memegang tanganku. Kudorong tubuhnya ke ranjang sambil terus berciuman. Kini posisiku ada di atasnya dan menempel di tubuhnya. Terasa betul payudara kenyalnya di dadaku. Kugeser tubuhku ke sampingnya agar dapat meremas payudaranya. “emmmh…emhhhhh…emhhhh,” desahnya makin jelas dan kini tangannya sudah menyentuh penisku dari luar celanaku. “Sudah nafsu banget,” pikirku. Perlahan-lahan kumasukkan tanganku ke dalam kaosnya dan meremas payudaranya langsung. Kuangkat ke atas kaosnya sehingga kini terpampang payudaranya yang besar terbungkus bra krim.

Segera kuciumi kedua payudaranya dan tidak lama dia pun melepas sendiri bra tersebut. Benar-benar payudara yang besar dan indah, warnanya kecoklatan dengan puting yang lebih gelap. Kumainkan kedua putingnya, kujilati bergantian. “emmmh….emhhhh…kamu juga buka dong,” pintanya sambil menahan desah. Segera kubuka baju seragam dan celana sekolahku hingga tinggal celana dalam, kulanjutkan dengan membuka celana pendeknya. “celana dalamnya jangan,” tolaknya ketika aku akan menarik lepas celana dalam coklatnya. Kulanjutkan jilatan-jilatanku di puting payudaranya, tangan kiriku memainkan puting yang satu lagi, sedangkan tangan kananku menggesek-gesek vaginanya dari luar celana dalam. “Enak?” tanyaku. Dia hanya mengangguk sambil meremas-remas penisku dari luar celana dalam. Tiba-tiba dia menarik keluar penisku. “dibuka aja ya?” tanyaku sambil kubuka celana dalamku. Tangannya makin kuat meremas-remas penisku, sementara tangan kananku mulai memasuki vaginanya dari samping celana dalamnya. Kugesekkan jari telunjukku ke bibir vaginanya yang sudah basah. Pelan-pelan kumasukkan jariku ke dalam vaginanya, kulihat kepalanya mendongak ke atas sambil terus mendesah. “Boleh dimasukin ga?” tanyaku sambil menatap wajahnya yang sekarang menjadi begitu seksi. “Pelan-pelan ya,” jawabnya dengan nafas terengah-engah. Mendapat persetujuan, aku pun berdiri di bawah ranjangnya dan di antara kedua kakinya. Kutarik lepas celana dalamnya sehingga kini untuk pertama kalinya aku melihat langsung vagina seorang gadis. Vaginanya berwarna coklat dan kedua bibir vaginanya begitu rapat seolah tidak ada lubang di sana. Bulu-bulu kemaluannya yang tipis sudah terkena lendir-lendir yang keluar dari vaginanya ketika kumasukkan jari telunjukku tadi. Kucium vagina tersebut, “iiiihh, apaan sih. Jangan dicium, jijik ah, “ tolaknya sambil kedua telapak tangannya menutup vaginanya. “Abis imut sih,” kataku sambil tersenyum kepadanya. Kulepaskan kedua tangan yang menutupinya dan langsung kugesek-gesekkan penisku ke vaginanya. Sesekali kujilat-jilat kedua putingnya. “ehmmm…ehhhhm….” lenguhnya makin tidak jelas. “Ji, masukin ji, masukin….emmmhhhh,” pintanya. Segera kudorong penisku memasuki lubang vaginanya, begitu sempit namun karena sudah dipenuhi cairan-cairan, akibat rangsangan tadi, perlahan-lahan penisku kun menembus vaginanya. “Oooooooh…ohhhhhhh,” kali ini aku pun ikut mendesah keenakan. Setelah penisku masuk seluruhnya, kurasakan denyutan-denyutan vaginanya menjepit kepala penisku, begitu nikmat. Kutatap wajahnya, mata kami pun berpandangan seolah membuat kesepakatan untuk mulai memompa.

Kutarik pelan-pelan penisku lalu kumasukkan kembali pelan-pelan. “Ji, enak banget ji. Aduh enak banget….emmmmhh,” teriaknya makin meracau. Semakin lama kocokan penisku semakin kencang. Kedua tanganku pun terus memainkan kedua puting payudaranya, sambil sesekali meremasnya dan menjilatnya. Dia pun menarik tubuhku memeluknya. Kini tubuh kami serasa menempel, payudaranya menempel di dadaku yang telah berkeringat. Bibir kami berpagutan dan lidah kami saling membelit. Nikmat sekali. Hanya penisku yang masih bisa bergerak keluar masuk vaginanya. “Ji…..ohhhhh…ohhhh….jiii ,” tiba-tiba tubuhnya menegang kemudia lemas sebentar. “Kamu keluar ya?” tanyaku sambil menghentikan kocokan penisku namun masih terbenam di vaginanya.”Iya, enak banget, enak banget. Kamu belum ya?” jawabnya sambil kepalanya menggeleng-geleng pelan seolah baru merasakan sangat enak. Tidak kujawab pertanyaannya tapi kembali kukocok penisku. “Jangan cepet-cepet, masih geli,” pesannya. Karena memang sebetulnya aku pun hampir ejakulasi, tidak lama kemudian aku pun mengeluarkan maniku. “Ohhhhhh…ohhhhh…ke….keee ,” racauku sambil menyemprotkan maniku ke dalam vaginanya. Kucabut penisku dan tidur di sebelahnya. “Enak banget, makasih ya ke,” ucapku. Dia Cuma tersenyum dan memelukku dengan kepalanya bersandar di dadaku. Setelah itu kami pun mandi bersama. Besoknya di acara liburan perpisahan sekolah, kami menjadi semakin rapat seperti sepasang pengantin baru. Kami pun beberapa kali mengulangi aktivitas seks di rumahnya. Hingga akhirnya kami berpisah jarak karena harus kuliah di kota yang berbeda dan berujung dengan putus karena sulit mempertahankan pacaran jarak jauh.

Ibu Dosen Kekasih Gelapku
Cerita Panas, ini bermula pada waktu itu aku lagi kuliah di semester VI di salah satu PTS di Bandung. Ceritanya saat itu aku lagi putus dengan pacarku dan memang dia tidak tahu diri, sudah dicintai malah bertingkah, akhirnya dari cerita cintaku cuma berumur 2 tahun saja. Waktu itu aku tinggal berlima dengan teman satu kuliah juga, kita tinggal serumah atau ngontrak satu rumah untuk berlima. Kebetulan di rumah itu hanya aku yang laki-laki. Mulanya aku bilang sama kakak perempuanku, “Sudah, aku pisah rumah saja atau kos di tempat”, tapi kakakku ini saking sayangnya padaku, ya saya tidak diperbolehkan pisah rumah. Kita pun tinggal serumah dengan tiga teman wanita kakakku. Ada satu diantara mereka sudah jadi dosen tapi di Universitas lain, Ibu Vivin namanya. Kita semua memanggilnya Ibu maklum sudah umur 40 tahun tapi belum juga menikah. Ibu Vivin bertanya, “Eh, kamu akhir-akhir ini kok sering ngelamun sih, ngelamunin apa yok? Jangan-jangan ngelamunin yang itu..” “Itu apanya Bu?” tanyaku. Memang dalam kesehari-harianku, ibu Vivin tahu karena aku sering juga curhat sama dia karena dia sudah kuanggap lebih tua dan tahu banyak hal. Aku mulai cerita, “Tahu nggak masalah yang kuhadapi? Sekarang aku baru putus sama pacarku”, kataku. “Oh.. gitu ceritanya, pantesan aja dari minggu kemarin murung aja dan sering ngalamun sendiri”, kata Ibu Vivin. Begitu dekatnya aku sama Ibu Vivin sampai suatu waktu aku mengalami kejadian ini. Entah kenapa aku tidak sengaja sudah mulai ada perhatian sama Ibu Vivin. Waktu itu tepatnya siang-siang semuanya pada kuliah, aku sedang sakit kepala jadinya aku bolos dari kuliah. Siang itu tepat jam 11:00 siang saat aku bangun, eh agak sedikit heran kok masih ada orang di rumah, biasanya kalau siang-siang bolong begini sudah pada nggak ada orang di rumah tapi kokhari ini kayaknya ada teman di rumah nih. Aku pergi ke arah dapur. “Eh Ibu Vivin, nggak ngajar Bu?” tanyaku. “Kamu kok nggak kuliah?” tanya dia. “Habis sakit Bu”, kataku. “Sakit apa sakit?” goda Ibu Vivin. “Ah.. Ibu Vivin bisa aja”, kataku. “Sudah makan belum?” tanyanya. “Belum Bu”, kataku. “Sudah Ibu Masakin aja sekalian sama kamu ya”, katanya. Dengan cekatan Ibu Vivin memasak, kita pun langsung makan berdua sambil ngobrol ngalor ngidul sampai-sampai kita membahas cerita yang agak berbau seks. Kukira Ibu Vivin nggak suka yang namanya cerita seks, eh tau-taunya dia membalas dengan cerita yang lebih hot lagi. Kita pun sudah semakin jauh ngomongnya. Tepat saat itu aku ngomongin tentang perempuan yang sudah lama

Ibu kan belum kawin”. Cup. katanya. dengan sedikit usaha aku harus merayu terus sampai dia benar-benar bersedia melakukannya. “Aah. cup..” dengan sedikit agak ke bawah kutelusuri karena saat itu dia tepat menggunakan celana pendek yang kainnya agak tipis dan celananya juga tipis. cup. Ala mak. Juga kukecup sedikit di bawah kupingnya dengan lembut sambil kubisikkan. Dengan sedikit agak gugup Ibu Vivin kebingungan sambil menarik kembali tangannya. Kukecup ganti-gantian. Kukecup bibir bawahnya. dengan cekatan aku sudah menarik tubuhnya ke rangkulanku. “Apa masih ada gitu keinginannya untuk itu?” tanyaku. “Aah. aku sudah terlalu lancang terhadap Ibu Vivin”. Dengan sedikit terbuka bibirnya menyambut dengan lembut. “Aah. ada sekitar 10 menitan kami melakukannya. “Ah. kok nggak ada sih laki-laki yang kepengin untuk mencicipinya. Kusikapkan celana pendeknya sampai terlepas sekaligus dengan celana dalamnya.nggak merasakan hubungan dengan lain jenisnya.. kataku. Aku sudah tidak tahan lagi. Dengan sedikit ngos-ngosan kayak habis kerja keras saja.. Dengan lembut kukecup keningnya. “Aku bersedia kok”. terpampang sudah buah kembar yang montok ukuran 34 B. katanya. terus Ian”. Dengan sedikit kegirangan. sorry ya Bu. Pertama-tama belahan gunung kembarnya. dalam hatiku dengan lembut kupegang lagi tangannya sambil kudekatkan bibirku ke dahinya. “Aku sayang kamu. tapi kali ini dia sudah dengan mata terbuka.. tapi dia tidak menjawab sedikitpun. “Vivin kita ke kamarku aja yuk!”. “Enak aja. ini saatnya yang kutunggu-tunggu. ssh. kataku lagi dengan sedikit agak cuek sambil kutatap wajahnya. dia menutup matanya dengan lembut. Aduh lembutnya. kuelus dengan lembut. “So pasti dong”.. Kesempatan itu tidak kusia-siakan. cantiknya . Ibu Vivin terbawa dengan situasi yang kubuat. ssh. dengan sedikit agak bernafsu kukecup lagi bibirnya. indahnya tubuh ini. hu. Dengan sedikit membungkuk kujilati dengan telaten. katanya. “Aah. jangan panggil Ibu. “Okey..” dia juga mulai dengan nafsunya yang membara membalas kecupanku... Dengan sedikit agak kaget juga tapi tanpa perlawanan yang berarti kutuntun dia ke kamarku. Ibu Vivin”.. aku juga sudah mulai terangsang. Ibu Vivin tidak sabar lagi. dengan lahapnya kupandangi tubuhnya. “Terus dengan siapa Ibu untuk itu.. dengan enaknya aku nyeletuk. “Oh kalau gitu Ibu Vivin masih punya keinginan dong untuk ngerasain bagaimana hubungan dengan lain jenis”. BH-nya kubuka. Kukecup. Dengan perlahan kubuka kacing bajunya satu persatu. Kuajak dia duduk di tepi tempat tidurku. Ibu Vivin agak merah pudar entah apa yang membawa keberanianku semakin membludak dan entah kapan mulainya aku mulai memegang tangannya. emangnya nafsu itu ngenal usia gitu”.. aku kok yang salah memulainya dengan meladenimu bicara soal itu”.. tanpa kuduga dia balas kecupanku. Dengan sedikit agak ragu juga kudekatkan bibirku mendekati bibirnya. dengan begitu lembutnya aku merasa kelembutan bibir itu. cup. kataku. panggil Vivin aja ya! Kubisikkan Ibu Vivin.. eh.. “Nggak. Kutelusuri rongga mulutnya dengan sedikit kukulum lidahnya.

.. kembali memanggut bibirnya. di jilati dengan lembut. ssh.. Dengan lembut kuelus-elus gundukan itu. aku masih perawan”. dan kini Ibu Vivien menjadi pacar gelapku. atau di tempat penginapan apabila kami sudah sedang kebelet dan di rumah sedang ramai. ssh. Kelihatannya dia mau olah raga karena dia memakai celana pendek dan kaos saja.. ushh. “Tunggu. Vivin mengerang. menunggu dia . Kalo siang memang ada beberapa karyawan yang mengerjakan sesuatu diditu...gundukan yang mengembang. kupandangi sejenak gundukannya dengan pasti dan lembut. cret. “Uuh. “Aakh.. “Aahk.” dengan cermat aku berubah posisi 69.. benar rupa-rupanya dia masih suci.... kebetulan disebelah rumahku dibuat kantoran. uh. “Oh. dan sejak kejadian itu aku sering bermain cinta dengan Ibu Vivien hal ini tentu saja kami lakukan jika di rumah sedang sepi. uh. sebenarnya memang ini adalah pemula bagi aku. setelah 2 menitan lamanya kumulai menarik lagi batang kemaluanku dari dalam. “Assh.. Vivin terus sayang”. Kira-kira 18 cm dengan diameter 2 cm. Aku mulai menciumi dari pusarnya terus turun ke bawah.. crot. aku mau keluar Ian”. aku juga sudah nggak tahan lagi”. dengan lembut dia mengelus zakarku..” sekitar 15 menit kami melakukan posisi 69. Sedikit demi sedikit kudorong pinggulku. Blesst. kitakan sama-sama mau. uh.. Dengan lembut dia cium bibirku.. kulumat kewanitaannya dengan lembut. shh..” kataku. ussh... kataku. ah. Yang menarik adalah pakaiannya ketat menempel dibadannya sehingga mempertontonkan keindahan toketnya yang montok dan pantatnya yang besar. “Aahk.” banyak juga air maniku muncrat di dalam lubang kemaluannya. Dengan sekali dorong lagi sudah terasa licin.. Dengan dibantu tangannya. uh.” teriak Vivin.. aku berusaha memasukkan lidahku ke dalam lubang kemaluannya. sejak kejadian itu pada diri kami berdua mulai bersemi benih-benih cinta.” Kami cepat-cepat berberes-beres supaya tidak ada kecurigaan.” aku lemas habis. terus Ian”. “Crot. Tiba-tiba menegang sudah lubang kemaluannya menjepit batang kemaluanku dan terasa kepala batang kemaluanku disiram sama air surganya. “Aakh. “Haa.” aku kaget. oh.. “Aku juga enak Vivin”. membuatku tidak kuat lagi memuntahkan. pelan-pelan ya Ian. katanya. Ngentot Pembantu Tetangga Aku ditinggal di suatu komplex perumahan. tetapi malam hari kelihatannya sepi... diarahkan ke lubang kewanitaannya.. sshh. Segera aku keluar dari rumah dan olahraga ringan didepan rumah. aku tergeletak di sampingnya. aku juga sudah mau keluar akh.. dengan lahap juga kusapu semua dinding lubang kemaluannya. Sudah terasa kepala kemaluanku mencari sangkarnya. katanya. Kurubah posisi. besar amat”. ssh. “Aah. “Aakh.. eh rupanya Vivin juga sudah kepengin membuka celanaku dengan sekali tarik aja terlepas sudah celana pendek sekaligus celana dalamku. “Ah nggak. “Aah. Dengan lembut di lumat habis kepala kemaluanku.. katanya. “Kamu menyesal Ian?” tanyanya. Mungkin karena baru pertama kali hanya dengan waktu 7 menit Vivin. ahhkk. kudiamkan sebentar untuk menghilangkan rasa sakitnya. Ian kamu kok pintar sih.. terus kumaju mundurkan. Subuh itu ketika aku sedang merapikan tanaman di kebun kulihat ada perempuan muda yang seksi sekali keluar dari rumah sebelah. sudah kepengin mencoba yang namanya bersetubuh...

bapak tinggal ama adik bapak”. jawabku sambil kembali melumat bibirnya. Kamu sendiri?”. Tanganku mulai memainkan toketnya. “Kalo malem ya bengong pak.uhfff. “Kalo nemenin saya mau enggak”. Selesai makan dia membantunya mencuci peralatan makan.. jawabnya. Kuremas tangannya ketika berjabat tangan. Mataku jelalatan memandangi bodinya dari atas sampe ke bawah. jawabnya. Suka kan sama yang montok kan pak”. “Ines gak punya pacar pak”. “O ya enggak lah. kataku lagi. tanyaku. Aku duduk disebelahnya. “Tapi sudah pernah ngerasain kon tolkan”. menungguku dikegelapan karena lampu depan rumahnya sengaja tidak kunyalakan. Dia pun juga melepaskan baju dan celana pendek serta cd ku. “O. “Lebih gede mana kon tolku atau kon tol pacarmu?” tanyaku. bapak tinggal disini ya. Kumasukkan tanganku kedalam tank tonktopnya dan ternyata dia tidak pake bh. sesekali dia menghisap lidahku. menyiapkan makan dan minum”. Dia mendorongku. jawabnya menggoda. tanyanya lagi. Ines takut ntar no nok Ines jadi longgar kalo sering kemasukan kon tol segede ini”. Aku mengajaknya makan sambil ngobrol.terus pak. abis gak ada yang mau nememin ya jogging sendirilah. pak”. katanya sambil tersenyum genit. padahal umurnya masih muda. “Kalo malem”. tangannya mengelus-elus kepalaku dan mulutnya mengeluarkan desahan desahan kenikmatan. Dia mengenakan sarung bali dan tanktop saja. jawabnya. Dia pun membalas dengan memainkan lidahnya. Supaya gampang kalo mau janjian”. Aku sudah menunggunya dipintu pagerku. pengen berontak kalo ngeliat cewek montok kaya kamu”. “Ya. Aku tersenyum. asal saya enggak mengganggu bapak”. abis gak ada yang nemenin”. “Saya Ines. kataku memperkenalkan diri. masak ditemeni ngobrol sama cewek yang montok kaya kamu terganggu. sampe ntar malem ya”. genit”. jawabnya. “Saya sudah cerai dan anak saya ikut ibunya. katanya sambil mengelus-ngelus kon tolku.bapak udah napsu banget ya”. “Wow gede banget kon tol bapak. langsung memeluk pundaknya. saya Ardi”.enak banget”. dan mulai menciumi lehernya. “Masuk yuk”. Kebetulan dia hanya berlari2 jalanan rumahku yang cuma terdiri dari beberapa rumah saja. “eit sabar dulu dong. Kalo siang bantu2 yang kerja disini. kon tol bapak jauh lebih gede. katanya lagi. Kulepaskan tanktop serta sarung balinya dan kini dia telah bugil karena dia juga sudah tidak mngenakan cd. “Ya sudah. “Iya pak. jawabnya. “Boleh gak tau no HP nya. kemudian kami duduk disofa di depan TV. rajin banget olahraga. “Kok sendirian pak”. Sepertinya dia sudah pengalaman urusan begituan. dan menyapanya : “Tinggal disebelahi ya. “shhh.. paling ampir 20tahunan. kerjaan dah beres ya ayo aja pak.. kataku. ga muat nih masuk no nok Ines”. Dia nampak sangat menikmatinya. kataku sambil mengunci pintu pager. kataku mancing. pantes badannya kenceng dan montok”. “Sendiri sih. sementara itu tangannya . “Kalo malem. “Ih bapak.kembali lagi. Dia kugandeng masuk kerumahku. adik yang kecil yang terganggu.. katanya. jawabku. “Iya sih pak. Sarung balinya agak terangkat sehingga pahanya yang putih terlihat dan langsung kucium bibirnya. Paling yang terganggu adikku”. merapikan rumah. Malam sudah agak larut ketika aku sms dia. nungguin kantor. jawabnya gak mengerti.kuremas-remas kedua toketnya.. jawabku sambil tersenyum. desahnya. Dia memberikan no HPnya dan masing2 kembali kerumah. “Iya nih”. “Suka banget. Makan malem yang kubelinya direstoran sudah kusiapkan di meja makan. Ines sendiri. Ines berapa kali dien tot ama majikan sebelumnya. jawabku mendesaknya.

. kamu yang mestinya muasin aku”. kon tol ku serasa dijepit dan kemudian terasa hangat karena cairan kenikmatannnya. Dia kembali berteriak2 minta segera dien tot.terus pak. kini aku yang mendesah. “Lanjutin lagi pak.. jawabnya sambil bergerak tidak teratur menahan nikmat. desahnya kembali. Belum dien tot Ines udah nyampe”. “shhhh. terus. Di kamar kuletakkan dia dikasur dan aku menindihnya. “kon tol bapak lebih enak. kini dia asik mengulum kon tolku dengan ganasnya dan tangannya memainkan biji pelirku. lidah bapak enak banget. lidah bapak enak banget”. “Enak gak kon tolku. “Pak Ines ga tahan nih. desahnya lagi. gak tahan nih”. Kemudian aku menghentikan aktivitasnya. Kutarik kepalanya sehingga kon tolku kini menempel dibibirnya. “en tot terus no nok Ines pak. Dia pun kadang menjambak rambut ku menahan nikmat. terus paak”.Nes enak banget. Dia membuka mulutnya dan kudorong kon tolku pelan pelan sehingga kon tolku masuk setengah. Kini kujilat pentil toketnya.. Ines mau nyampe.. kon tolku masuk semua kedalam no noknya.ouchhh enak banget pak. ouhhh…. en tot terus no nok Ines. terus pak. Aku pun mulai memompa kon tolku. Akupun semakin liar memainkan lidah ku kadang kumasukkan kedalam no noknya. Dia melanjutkan mengulum kon tol ku.enak banget pak. Dia pun tersenyum dan langsung melumat bibir ku. terus pak. tanyaku. kocok terus kon tolku pake mulut kamu”. “Kok muasin kamu.. bapak hebat banget. Kuturunkan kepalaku arah no noknya. Ines ngga tahan”.. aku en tot terus ya…kon tolku rasanya ga mau lepas”. mulutnya memompa kon tolku. mana lebih enak kon tolku atau kon tolnya majikan kamu”. dia kubaringkan di sofa dan aku mulai menjilati i tilnya lagi. jeritnya. “Aduh pak. kembali dia mendesah. kon tol bapak enak banget”. Ines aku mau nyampe nihh. terusin isep yang kuat kon tolku”. Aku pun maju kedepan sehingga kon tolku kini berada didepan bibirnya. aah”. Bles…. biar Ines isep. kataku. Dia pun mengulumnya. “Ouhh. puasin Ines malam ini ya pak”. “Ouh…uhff….hhshhhh…uhfff. aku mendesah kembali saking nikmatnya. “Bapak berbaring aja. Clep. Aku memainkan kon tol ku di bibir no noknya. pintanya. tanpa ada rasa sungkan. “Shhh…uhffff. en tot terus.Ines nyampe pak….. jeritnya sambil menggelepar. gede banget. “Ouhhh nikmat banget Nes. “Shhh…oh. kembali dia mendesah. kon tol bapak perkasa . Akupun terus memompa no noknya yang sudah sangat becek... “ouh.ouhhh masukin pak. suaranya mulai meracau. cairan kenikmatan keluar dari no noknya dan aku terus menjilatnya sampai bersih. Kini kepalaku turun kearah perutnya dan tangannya mendorong kepalaku supaya lebih turun ke bawah. terus pak. Rupanya napsunya besar banget sehingga sudah berkobar2 seperti ini. “Terus pak. “Sama2 muasin pak. aku pun membalas dengan hangat dan kumainkan i tilnya dengan jari-jariku. erangnya. kataku. kon tol bapak enak banget. en tot terus no nok Ines”..”.terusin pak. “Nes no nok kamu enak banget.. Kugendong dia dan kubawa ke kamar. jembut nya lebat. Akupun memasukkan kon tolku pelan-pelan…agak susah karena kon tolku lumayan besar walaupun no noknya sudah sangat becek. kemudian ku mainkan i tilnya dengan lidahku. terus pak. “Dorong yang dalem pak.enak banget pak. “uhfff. Dia pun melepaskan kon tolku dan menyuruhku berbaring di sofa.clep terdengar bunyi dari no noknya yang terus ku pompa. Ines ga tahan nih”.uhffffff”. tusuk yang dalem no nok Ines”. enak banget. desahnya lagi. terus…ouhhhh…Ines nyampe pak”.masih mengelus-elus kon tolku. Aku pun melanjutan memainkan i tilnya dan jariku memainkan bibir no noknya.

“Enak Nes kon tol ku”.. pintanya. mulai tadi belum keluar. “Cepet juga nih ngacengnya”.. Pelan . Ines pun meghisap kon tolku sambil lidahnya menggelitik ujungnya. “Ngecretin didalam aja pak. Aku pun melumat bibirnya dengan nafsu. Ines mau nyampe lagi nihh…. jawabnya. Aku pun terus memompanya karena aku belum apa-apa. “ohhh nikmat banget Nes…terus. pintanya.terasa kon tolku disiram oleh cairan cintanya. no nok Ines pengen ngerasin peju bapak”. “oh nikmat banget pak. isep kon tol ku lagi dong”. sekarang ya.Kutekuk kakinya kedepan sehingga kon tolku lebih leluasa menerobos no noknya... “Ngecretin dimana Nes”. Ku pompa terus no nok nya. “Pak. yang kenceng. Dia pun mengoyangkan pingulnya mengikuti irama kon tolku. Ines suka dien tot ama bapak”. Ines pun jongkok diatas kon tol ku dan mengarahkan kon tol ku keno noknya. katanya lemes. en tot yang kuat no nok Ines. Pejuku sebagian keluar lewat bibir no noknya. ines udah ga tahan nih liat kon tol bapak”. “Isep terus ya.en tot terus pak. no nok Ines aja udah tiga kali”.cret. Walaupun lemes.uhff…. Cret. kon tolku mulai bangun nih”. Aku pun mencabut kon tolku. “Nes. Dia pun dengan ganas mengulum kon tolku. Hampir sepuluh menit dia menghisap kon tolku. “Ines keluar nih pak…ouh…aahhhh”.ouh.”Bapak kok kuat banget sihhh.terus pak. Ines mau keluar nih. “ouh…nikmat banget kon tol bapak. en tot terus no nok Ines.ouhhhhh”. ines mengulumnya dengan lembut seperti sedang menikmati lolypop. katanya sambil mengocok kon tolku.cret aku pun menumpahkan pejuku didalam no noknya sambil kupompa pelan-pelan.aku mau ngecret nih…enak banget”. Aku pun menyuruhnya menungging ala dogy style. kon tol ku pun mulai tegang kembali. terus pak. en tot Ines terus pak.. “masukin lagi ya pak. Dia mulai meracau tidak karuan. tanyaku.. Kembali dia mendesah2. Kucabut kon tolku…dan kulihat no noknya nampak merah dan cairan kenikmatannya keluar mebasahi kasur. en tot terus…. kon tol bapak gede banget…no nok Ines udah gatel nih pengen rasain lagi kon tol bapak”.”. tanyaku. “Enak banget di en tot sama bapak…uhfff…Ines cape banget”. shhhh. Aku hanya tersenyum.Enak banget pak. terus pak”. “Ines cape banget pak. giliranku yang mendesah. Ines pun tersenyum manis dan dengan lahap mengulum kon tol ku yang masih lemas. dia mulai mengulum kon tolku lagi. katanya. dia memasukkan semua kon tolku sampai kemulutnya dan menghisapnya. terus pak. katanya udah lemes tapi masih minta dien tot lagi. jawabnya mendesah juga.. “Terus Nes. pintaku. kemudian kembali diemutnya... “Iya pak. Luar biasa napsunya. “Pak. dan akhirnya aku juga. nikmatin sepuas bapak . “Aku juga Nes…. katanya kembali lemes. “terus Nes. Aku hanya diam karena sedang berkonsentrasi mengkon toli no noknya.cret. en tot Ines lagi ya. kuluman kamu enak banget. Pak. Cret. Aku pun menggenjot dengan cepat no noknya.”.banget”. Kurasakan lidahnya bermain diujung kon tolku. Ines ga tahan nihhh. Ines juga mau keluar lagi.cret. desahnya berulang2. kudorong pelan-pelan kon tolku sampai amblas kedalam. desahnya lagi. enak banget. jawabnya sambil memutar-mutar pingulnya sehingga kon tolku serasa terpilin-pilin. jawabku terengah. goyang”.ouhhhh…uhfff”. tampaknya napsunya telah bangkit kembali.. terus pak. ternyata bapak hebat muasin wanita. en tot yang kenceng no nok Ines pak”. kon tol bapak enak pak”. isep yang kuat kon tolku”. Akupun mempercepat goyangan ku dan sekali lagi tubuhnya kembali mengejang dan menumpahkan cairan kenikmatan. “Pak. kon tol bapak masuk dalam banget.isepan kamu enak banget”.

“Terus pak hisap yang kuat lubang no nok Ines…. Sekitar setengah jam dia mehisap akhirnya aku mau ngecret. “no nok kamu enak banget Nes ….Ines keluar lagi pak. “Pak. Ternyata Ines punya nafsu yang tinggi. balikin badan bapak biar Ines isep kon tol bapak. kini kami bergaya 69 menyamping. kayanya sampe ke rahim ines deh”. Kulihat Ines terus menjilat kon tolku dan . nikmat banget deh”. Ines mau nyampe lagi pak …ouhhhhh…achhh”. Aku pun meremas toketnya dengan kuat dan menggoyang pinggulku… “Nikmat banget pak. bapak kuat banget sih napsunya. Ines capek banget nih”. Ternyata nikmat juga ya”. kepala ku dijep it oleh pahanya lidahku terus memainkan lubang no noknya dan kadang kutusuk masuk keno noknya. Aku pun memompa semakin liar. “ouhhhh…. “ouh…kon tol bapak kok bisa gede banget sih.. Dia pun menunduk mencium bibir ku sementara kon tolku masih berada dino noknya. kocokin pantat Ines pak. semantara kon tolku terus dihisap dengan kuat sehingga kini kon tolku telah ngaceng kembali.kamu puas kan”. terasa asin namun nikmat..crett…terasa cairan asin membasahi lidahku. kon tol bapak enak banget.kulihat rona mukanya yang memerah menahan nikmat yang diberikan oleh kon tol ku. “Enak pak. Ines mau nyampe nih…. aku mau ngecret nih”. aku pun menjilatnya sampai habis.sepertinya dia sedang menahan sesuatu yang sangat nikmat dan kepalanya menengadah keatas. Ines pun menggoyang pinggulnya. Kini pinggulnya mulai bergoyang menekan mulutku. kon tol bapak masih ngaceng tuh. Cairan cintanya pun mengalir dikon tolku dan membasahi jembut ku. enak banget.. Kulihat jam telah pukul 2 pagi dan aku sangat ngantuk namun nampaknya ines tidak mau menyia-nyiakan kon tol ku yang lagi ngaceng. “Pak. aah”. gara-gara Ines isep tadi ya”..ohhh. Ines pun mulai menggoyang pinggulnya seperti inul sedang goyang ngebor. “ouhh Nes. Semantara jari ku kutusuk masuk kedalam lubang pantatnya. pengen rasanya isep kon tol bapak terus.uhffff”. pejunya basah karena lelehan cairan no noknya dan pejuku yang keluar ketika kon tol kucabut. “udah Nes. masih pengen ya. “puas banget pak.. soalnya ines tambah napsu kalo isep kon tol bapak”. dia pun mengulum kon tolku dengan lahapnya sementara aku hanya berbaring menikmatinya. “Terus Nes.. “Pak. terus pak.kasian udah terlanjur ngaceng nih”. “oh pak. “Biarin aja aku udah cape banget nih ntar lemes sendiri kok”. dia pun asik menjilati nya sampai bersih dan badanku pun terasa lemas sekali.cret…pejuku kembali keluar di mulutnya dan nampaknya hanya sedikit. nikmat banget…. “isep terus Nes. nikmat banget deh. Aku pun tidak memperdulikannya kubaringkan dia dan ku pompa kembali no noknya. Aku pun berbalik. aku pun memeluknya. enak banget. “shhh…uhfff terus Nes”. Pak. Ines berbaring mengangkang.kon tol bapak enak banget …remas yang kuat toket ines”. terus pak”.terus Nes …goyang terus pinggul kamu. “ouhhh. Dia pun mengulum kon tolku dengan cepat dan cret. aku menelungkup diselangkangannya dan mulai menjilati no noknya yang sudah sangat becek. “Bapak tiduran aja ya.-pelan tapi pasti dia menurunkun pantatnya. akhirnya pejuku pun menyembur kembali didalem no noknya. terus”.biar kon tolnya Ines isep ampe ngecret….terus”. Ines belum pernah dicolok lubang pantatnya. katanya terengah. dia pun meremas tanganku yang berada ditoketnya. aku mau ngecret nih”. Cret. kon tol ku serasa di pijat dari segala arah sementara tangan ku meremas toketnya dengan kuat menahan rasa nikmat.

Dia kuseret keluar dari kamar mandi dan kudorong ke ranjang sampe telentang. “Oke deh”. “udah bagun pak. Dia terus meracau dan tidak lama kemudian kurasakan tubuhnya mengejang. “pelan-pelan aja pak. Tidak berapa lama kemudian kon tol ku kembali berdiri tegak. “en tot Ines terus pak. ya Ines napsu deh ngeliat kon tol bapak”. “Ngga ah . dia kutarik juga dan kami pun mandi bersama-sama..ahh…Ines dah nyampe pak”. Aku memompa no noknya dan tanganku meremas-remas toketnya yang bergelantungan. Hari ini kantornya tutup kok. tusuk terus no nok Ines. sampe ngecret”. waktu itu Aku kost dirumahnya dan anak ibu kost ini masih sekolah di SMK jjurusan TUP. Ganasnya Nafsu Sepupu Istriku Aku menikah disurabaya. Ines terus memandangiku dan kini tangannya meremas toketnya sendiri. Kami pacaran dan dengan didasari cinta kamipun dipadukan dalam perkawinan isteriku asli madura tapi sejak lahir sudah berada disurabaya.aku pun memejamkan mata karena mengantuk dan akhirnya tertidur. no nok Ines gatel nih liat kontol bapak”. “ouhhh Ines nyampe pak. Ku tancapkan kon tolku perlahan lahan dan beberapa saat kemudian kon tolku sudah keluar masuk di no noknya. rambutnya basah habis keramas. Dia pun jongkok mulai menghisap kon tolku yang masih lemas. “abis bapak sih. Setelah reda gelombang kenikmatan yang menerpa. Ines mau nyampe lagi…terus pak…. Ines pengen dien tot lagi.terus…en tot terusss”.sekarang kamu baring di ranjang ya”. Cairan cinta pun keluar dari no noknya sementara itu aku juga udah mau ngecret. dia langsung masuk ke kamar mandi dan melepaskan sarung balinya. mandi gih sana trus makan nih. Nampaknya gejolak napsunya sudah memuncak sehingga dia meracau tidak karuan. aku berdiri. Aku masuk kamar mandi. “nikmat banget pak.kontol bapak gede banget”.. aku mau en tot kamu aja ampe ngecret .ouchhh. Aku tidak peduli dengan ucapannya dan terus menggoyang pinggulku semakin ganas. mandi kaga tutup pintu. enak banget deh kon tol bapak”. Kumasukkan kon tolku kedalam no noknya yang sudah basah. “ouchhh nikmat banget pak. jadi Ines gak usah si ap2″. dia hanya memakai sarung bali yang dililitkan sampai didadanya. kan kita masih punya banyak waktu. “Pak. Aku pun memompa semakin cepat.jadi bahasanya meddok bahasa suroboyoan ciri khas maduranya telah hilang sama sekali aku masih ingat pada saat pesta perkawinan dulu ada . pintunya tidak kututup. Kira-kira pukul 8 aku terbangun. Ines pun tertidur disamping kon tolku. terus…. “Nes…ga ada cape nya”. Aku pun mencabut kon tol ku dari no noknya. kepalanya menggeleng kekiri dan kekanan sehinga terlihat sangat seksi. kulihat ines memandangku terus penuh nafsu. Aku keluar kamar. pasti bapak laper banget kan”. kulihat Ines sedang menyiapkan sarapan. Kuenjotkan kon tolku dengan cepat dan keras sehingga Crot…crott…crot…pejuku mucrat kemabli didalam no noknya. Kusuruh dia nungging dan tangan nya berpegang ke bak mandi. jawabku. en tot terus pak. kubuka lebar lebar pahanya sehingga terlihat jelas no noknya yang merekah. “Ines isep lagi ya pak. akupun memanggilnya. “nikmatttt pak…. siram no nok Ines dengan peju bapak”. dan kuenjot dengan penuh napsu.

seorang gadis manis yang datang lebih awal sebelum hari h perkawinan kami isteriku memperkenalkan namanya Irma. setelah lama kuketahui suaminya jualan velg dan ban bekas disurabaya. aku ikut tertawa tapi adik kecilku malah marah. “Horeee umpanku berhasil juga…” pikirku. maklum sudah 1 bulan lebih gak berendam..lagi pula mas aku disurabaya kok…. seakan mengajakku ikut tertawa…yeah. “Lho…….sudah tidur dari tadi …beliau jam 8 sudah ndengkur malah…….dan lincah…. sepupu isteriku. suami Irma sudah barang tentu tidak ada dirumah karena hanya seminggu sekali ia balik kebangkalan yaitu cuma hari sabtu dan hari seninnya suaminya balik lagi kesurabaya. niat utk nginap di rumah irma semenjak siang tadi sudah menjadi cita cita. aku bangkit berdiri ingin pamitan.khan ada kamar kosong tuh…paling depan…. sambil minum coca cola dan kacang garuda yang kubawa tadi sore. berarti sudah lebih 1 bulan adik kecilku diselangkangan nganggur aku ditugaskan oleh kantor ke bangkalankarena urusan ini selama 2 hari terpaksa harus menginap dibangkalan. kami ngobrol banyak tentang keluarga dan tak terasa makan kian larut. ia tinggal di bangkalan dan sekolah disana dan saat perkawinan kami berjalan setahun kami pernah ke bangkalan dan mampir dirumah irma rupanya dia juga telah menikah dengan seorang pengusaha katanya.juga periang….mo kemana????” “Mo balik ke penginapan…” jawabku. aku meliriknya “achhhhhhsepupu isteriku ini memang …cantik…. rumah irma tidak jauh dari rumah orangtuanya alias rumah tante isteriku genap 2 tahun perkawinan kami kami telah dikarunai seorang anak laki laki yang sehat dan saat itu masih berusia 27 hari. “Irma paling senneng nonton KONAK yang ditayangkan T**** TV tapi acaranya malam benner.. akupun menikmatinya. kami duduk berdekatan disofanya yang panjang.” Bisikku dalam hati Apabila adegan lucu yang disaksikannya di TV membuatnya tertawa lebar terkadang kepalanya disandarkannya ke banhuku.. iseng iseng aku main ke rumah Irma. “Udah malam nih mas adiii…tanggung nginap disini aja…. ia asik menatap adegan demi adegan di TV. kalo sendiri Irma kadang takut dirumah yang sebesar ini ” Rupanya KONAK menayangkan acara selingkuh selingkuhan dengan gaya KOCAK. dan akhirnya kuberanikan diri pas saat ia akan menyandarkan kepalanya malah bibirku yang kusodorkan dan .sepi rasanya rumah gak ada laki lakinya…” “bi irah….” tambahnya lagi Aku bersorak dalam hati.. kemudian lagi tambahnya. tapi dengan alasan yang dibuat buat.

ciumanku dibibirnya. tanganku melingkar diatas pundaknya ia cuma diam... foreplay. terbalas. kamipun berpagutan. akhirnya dengan tidak diketahui siapa yang mulai kami berdiri. dan akhirnya. lidahnya bergoyang dalam mulutku. aku belum apa-apa nih. “Ahh. Sambil mencubit pinggangku Irma melepas pelukannya. Kami terdiam sesaat kemudian “Aku kepengen pipisss sayang. kubalikkan wajahnya..mmhh. aku diam dan kubiarkan Irma menikmati sensasi kenikmatan klimaksnya..bisa ngempot-ngempot gini. kami berjalan kekamar paling depan. kutarik badannya mendekati badanku. aku kekamar kecil dulu yah????.. dasternya kulepas. ia menatapku sejenak. ia hanya senyum.” ujarku jahil sambil tersenyum. “Boleh. kukecup bibirnya pelan.punyamu enak ya Irma. juga sdh lepas. melepas penisku yang bersarang di liang vaginanya “Plop.hisapannya lebih hebat. dan iapun mendapatkan orgasmenya yang pertama.“cuupp…” Pas pipi kirinya.. selembut mungkin. tidak marah “achhhhhhhh aku harus lanjutkan perjuanganku demi adik kecilku” Kataku dalam hati Kudempetkan badanku kami duduk rapat sekali. kemaluanku sdh sangat mendesak. aku menatapi Irma berjalan menuju kamar mandi dalam kamarnya yang besar.boleh ?” pintanya memecah kesunyian masih berpelukan erat sambil kubelai-belai punggungnya dengan tangan kiriku dan agak kuremas-remas pantatnya dengan tangan kananku.. kami berpagutan lagi. BH nya. Kemudian kucabut penisku . sambil meninjuki ku seakan kejadian itu juga lucu. rupanya nafsu Irma. Indah sekali pemandangan tubuhnya dari belakang. kami bergumul. sangat besar. ia hanyut. TV kami matikan.” Sambil memejamkan matanya menikmati sensasi pergeseran penisku dan didinding-dinding vaginanya yang memisah untuk kemudian berdiri dan berjalan keluar kamar. diatas ranjang. 45 menit berlalu.” kucium mesra bibirnya dan Irma memejamkan matanya. berendamlah adik kecilku. putih mulus dan tanpa cacat. tapi jangan lama-lama ya. Tubuh Irma mengigil menikmati sensasi yang baru saja dilaluinya untuk kemudian kembali mengendur meskipun vaginanya masih mengempot dan menghisap-hisap. berlangsung sangat singkat.. ia juga diam..”ujarku memuji “Enak mana sama punya isterimu ?” tanyanya sambil menghadapkan kearah wajahku dibelakangnya dan tersenyum “Punyamu. permainan kami berlangsung dengan ganasnya.

aahh..” “Auuwhh.adhii. mendesah-desah dan melenguh-lenguh “Aahh….” lenguhannya kadang meninggi disertai jeritan-jeritan kecil dari bibir mungilnya ..ennakh... Irma merem melek... sambil terus kutatap wajah manis wanita ini…….” Irma agak menjerit. aku berada diatasnya sambil kuciumi dan kulumat bibir mungilnya “Mmhh..enghh.Irrmaa...banghethh.engghh.sshh.oohh. udah 2 jam masih keras aja.. sambil berkata aku mulai menggeser tubuhku dan mengangkanginya. dan makin cepat.enghh.dhii…aahh.dan kamu bener-bener bikin aku puas... Aku mulai memaju mundurkan gerakan pinggulku. kemudian tanganku menuntun penisku memasuki liang vaginanya menuju pertempuran terakhir pada hari itu.enghh.?” tanyaku “He-eh.oohh. perlahan-lahan makin lama makin cepat.enakhh. Setelah Irma merebahkan dirinya terlentang di tempat tidur. “Sekali lagi yaa..sayang...” Irma agak menjerit. sementara Irma yang berada dibawahku mulai melingkarkan kedua kaki indahnya kepinggangku dan kedua tangannya memegang kedua tanganku yang sedang menyangga tubuhku.. Irma mengerang-erang. makin cepat... oke ?!” balasku.! .” erangnya. “Sleepp. …... mengerang.. dan cepat kugandeng tangannya keluar dari kamar mandi dan kembali ketempat tidur. . Perlahan tapi mantap kudorong penisku. dan melenguh bersamanya “Enghh..” tangan kanannya meremas-remas penisku yang masih saja gagah setelah 2 jam bertempur “Kamu hebat Di.aahh…hemhh.aahh. dan menggigit bibir bawahnya dengan nafas memburu menahan kenikmatan yang amat sangat didinding-dinding vaginanya yang becek “Hehhnghh..aahh. mengernyitkan dahinya..teruss.mmhh.“Ploop... aku bikin kamu puas dan nggak akan ngelupain aku selamanya..enghh…” Sementara akupun terbawa suasana dengusan nafas kami berdua yang memburu dengan menyertainya mendesah..teruss. yang ini gong nya.” puji Irma..oohh.” “Aahh..aahh.

” Tubuhnya mulai bergelinjangan dan berkelojotan..oohh..Ahh...mmnghh. rintihan dan desahan nafasnya yang memburu masih terdengar meskipun kami sambil berciuman “Mmnghh. “Oohh... teriakan.oohh. nikmat sekali.mmhh..enghh. aku yang bergerak turun naik memompa dan merojok-rojok batang penisku kedalam liang vaginanya diimbangi gerakan memutar-mutar pinggul Irma yang menimbulkan sensasi memilin-milin di batang penisku.adhii.enghh.shaa.ruar…biasa………...aahh.” desahan dan rint ihan Irma menikmati gesekan-gesekan batang penis dan rojokan-rojokan kepala penisku berirama merangsangku untuk makin memacu pompaanku. nafas kami saling memburu…………..aahh.. kuangkat kedua kaki Irma yang indah dengan kedua tanganku dan kubuka lebar-lebar untuk kembali kupompa batang penisku kedalam liang vaginanya yang makin basah dan makin menghisaphisap “Enghh. jepitan kaki-kakinya mulai mengetat dipinggangku. sementara agak kudorong tubuhku kedepan... Sambil aku merapatkan tubuhku diatas tubuh Irma. kedua kaki Irma mulai menjepit pinggangku lagi untuk memudahkan kami melakukan very deep penetration...oohh. Kemudian aku mengubah posisi kedua kaki Ima untuk bersandar dipundakku.“Oohh.” kedua tangan Irma meremas erat bantal dibawah kepalanya yang menengadah keatas disertai rintihan.enghh.yang...mmhh. Setelah mulai kurasakan ada desakan dari dalam tubuhku untuk menuju penisku. Irma tidak berhenti merintih dan mendesah sambil dahinya mengernyit menahan klimaksnya agar kami lebih lama menikmati permainan yang makin lama semakin nikmat dan membawa kami melayang jauh..aahh. aku merubah posisi lagi untuk kedua tanganku bersangga pada siku-siku tanganku dan membelai-belai rambutnya yang sudah basah oleh kucuran keringat dari kulit kepalanya.enghh..aahh. desahan dan lenguhan dari bibir mungilnya yang tidak berhenti... Kulepas pelukanku untuk kemudian aku merubah posisiku yang tadinya menidurinya ke posisi duduk..ahh. kedua tanganku serta merta bergerak kekedua buah dadanya untuk meremas-remas yang bulat membusung dan memuntir-puntir puting susunya kenyal dan mengeras tanpa kuhentikan penetrasi penisku kedalam liang vaginanya yang hangat dan basah.Adhii. kami terus memacu irama persetubuhan kami.. Kepalanya terangguk-angguk dan badannya terguncang-guncang mengimbangi gerakan tubuhku yang makin beringas………..nnakhh.Dhii.” .Dhii.. matanya mulai dipejamkan...ehn....oohh.

Iyaa….. “Srreett.enghh...crreett..” Nikmat yang kami reguk sangatlah dahsyat dan sangat sulit dilukiskan dengan kata-kata. akhirnya “Aahh.” kami secara bersamaan dan bergantian memuntahkan cairan kenikmatan berkali-kali sambil mengerang-erang dan mendesah desah.udahh. Sementara kami masih saling berpelukan erat.mmhh.mmhh.....emnghh..Irmaa. ..aahh..oohh.. kami berpelukan sangat erat.laghi...uu. dan penisku masih berdenyut-denyut didalamnya....mmhh..enghh. kekana! n dan kekiri pinggul Irma.crreett.aa.enghh.” jeritnya “Yeeaa...aahh.engghh..aahh.belomm.aahh...dhii.aahh. enghh. “Aahh.enghh..bhilang...aahh.” jeritanku mengiringi jeritan Irma.aahh.srreett. sementara Irma membelit pinggangku dengan kedua kaki indahnya dan memelukku erat sekali seakan tak ingin dilepaskan lagi sambil kuciumi lehernya dan bibir kami juga saling berciuman.akhu.......aahh..Adhi.enghh.oohh..srreett..enghh..“Oohh.aahh.aahh......aahh....mau sampai.sayang..crreett... “Oohh..noww.yang.oohh.aahh.oohh.aahh .dhii..oohh.dan kemudian secara perlahan tubuh kami mengendur saling meregang.” Kami mencapai klimaks bersamaan.ya...... vagina Irma masih mengempot-empot dan menghisap-hisap habis cairan spermaku seakan menelannya sampai habis. aku menekan pinggulku dan menancapkan penisku sedalam-dalamnya ke dalam liang vag! ina Irma.... dan rambut kami juga tambah acak-acakan.” sambutku karena penisku juga sudah mulai berdenyut-denyut “Aahh.” tubuh kami berdua makin berkeringat....iimm.enghh.enghh.. sesekali kami saling melumat bibir dengan permainan lidah yang panas disertai gerakan maju mundur pinggulku yang diimbangi gerakan memutar....aahh..khalau.ngga k khuat.noww..oohh...niihh........ dan akupun jatuh tergulir disamping kanannya.aahh.aahh.” ujarku meracau “Iyaa.emmhh…hhuuhh.oohh.dhahh.sha.” Erangan-erangan kenikmatan Ima disertai tubuhnya yang makin menggelinjang hebat dan liang vaginanya yang mulai mengempot-empot dan menghisap-hisap hampir mencapai klimaksnya “Dhikit.

lalu kami kembali berciuman. Gw lahir di Canada tapi wktu umur 10thn Papa ditugasin tuk balik lg kerja di Jakarta so gw juga ikut. kami berdua menuju kamar mandi untuk membasuh keringat yang membasahi tubuh kami. Sambil menunggu kami masih saling berciuman menikmati waktu yang tersisa. Tak terasa kami sudah mereguk kenikmatan berdua lebih dari 4 jam lamanya dan hari sudah menjelang sore.hari pertama di Bandung gw habiskan melepas kangen ma kakek.awal mula kisah gw ni dimulai saat musim liburan. hari kedua di Bandung gw minta di antar ma supir ke rumahnya ...kamu hebat banget.. hemmhh. Petualangan dimulai ketika seminggu kemudian gw maen ke Bandung.dengan tinggi 180cm bisa dibilang gw di atas rata2 jadi bakal gampang ngegaet kaum hawa.ganteng_hehehe. Nama gw Doni peranakanCanada – Indonesia so kata teman-teman wajah gw lumayan…. Ima memelukku mesra..bokap n nyokap gw balik ke Canada tuk liburan tapi gw ga ikut karena males bgt kalo cuma bentar doank liburan ke sana sogw lebih milih liburan di sini.thank you banget. Sebelum berangkat Mama bilang ma gw kalau nanti bosen di sini mendingan jalan – jalan ke bandung aja sekalian jenguk kakek serta tante Anne(adik Mama) dan seingatku Tante Anne dah lama bgt ga ke Jakarta dan mama hanya berhubungan via telphone doank. Terus terang walau lama tinggal di Luar pemikiran gw lebih condong ke pemikiran timur coz nyokap tetap berpegang teguh pada adat istiadat timur and terus menanamkan adat istiadat plus prinsip2 yg keras ma anaknya. Ima kemudian merebahkan kepalanya dipundak kiriku sambil terengah-engah kelelahan dan mencoba mengatur nafasnya setelah menikmati permainan surga dunia kami. dan tangan kiriku membelai rambut dan pundaknya. kamu mau dateng untuk temenin gue ya sayang.” “Pasti !” jawabku. gue sampai puas banget sore ini. kami saling membasuh dan membelai tak lupa diselingi ciuman-ciuman kecil yang mesra. “Adi. klimaks yang gue rasakan beberapa kali belum pernah gue alamin sebelumnya.Sesaat rebah berdiam diri bersebelahan.mula2 Jakarta asing juga bagi gw tapi lama kelamaan gw juga dapat terbiasa. Kulit tubuhnya yang putih dan halus berkeringat bersentuhan dengan kulitku yang berkeringat..kalo gue telpon. Setelah selesai kami berpakaian dan menuju lantai bawah ke ruang tengah untuk menonton TV dan menunggu istri dan mertuaku serta anaknya pulang dari kegiatan masing-masing.”ujarnya lagi sambil kami berciuman mesra sekali seakan tak ingin diakhiri. Setelah puas berciuman dan bermesraan..” Ima berkata sambil menghela nafas panjang “Ma kasih ya sayang. Gairah Binal Tanteku Cerita Panas ini terjadi saat gw masih berumur 16thn dan masih bersekolah di salah satu SMA di Jakarta. Ima berucap padaku “Adi.

kayaknya dia tertidur waktu nonton TV karena Tvnya masih menyala.kamar mandi yang dimaksud terletak di dalam kamarnya..Terangsang juga ngliat pemandangan kaya gitu.kliatan jelas Cdnya tapi gw gax ngliat tali bra di punggungnya. Aku pun mengiyakan tawaran tante anne dan dalam hati aku mengira dia menyuruhku menginap karena takut sendirian.”ga usah lah tadi om sudah nelf dan bilang ga bakal pulang malam ini”tante anne menjelaskan.tante Anne. ”Doni….sebelumnya mama sudah menelfon dan memberitahukan kepadanya bahwa gw akan datang.wahh sudah besar sekali kamu sekarang yah. ”ahh berani kok tante…”jawab gw.sedikit canggung .nanti kamu pakai aja bajunya om joe. Hari itu kami banyak bercerita dan tak terasa tiba waktunya untuk dinner.00.lagian diatas kan ada kamar kosong”.satu-satunya yang masih dipakai cuma celana dalam…. Gw berjalan ke arah TV untuk matiin tuh TV.gw langsung membawa pakaian itu ke kamar mandi.aku pun mengangguk sambil mengikutinya. Gw malu banget sambil berbalik ke belakang dan mencoba senyum semanis mungkin_wuakakaka. ”kamu berani pulang sendiri semalam ini don”katanya sambil melirik jam dinding yang sudah menunjukkan jam 21. ”Oh yah. ”oh iya…kalau mau mandi air panas pake aja kamar mandi di kamar tante. Dia tidur tengkurap peke aju tidur tipis.sumpah ga da sama sekali pikiran negatif tentang tawarannya.. Wajahnya masih saja seperti yang dulu seakan tidak bertambah tua sedikitpun. ”kita tidak menunggu om joe dulu tante”gw coba menanyakan suaminya.Thanks god >_< ” Kayak kucing dikasih ikan asin…gw pun langsung jalan mendekati tante anne. ”Doni.gw liat kebelakang tante anne masih tidur .waktu gw berbalik tante anne dah duduk tegak diatas kasur.pegel semua nih”terdengar suara hlaan nafas panjang dan suara kain jatuh ke lantai. Yuk sini”ajak tante anne. Lalu dia mengambil T-shirt dan celana pendek untuk gw.melihat adegan panas yg berlangsung di layar kaca mendadak gw langsung diem n ga jadi matiin. Tiba-tiba terdengar teguran halus tante anne diikuti tawa tertahannnya. Rumahnya terletak di salah satu kompleks perumahan yg cukup elit di Bandung.bisa tolong pijit badan tante ga??….sambil makan kami bercerita panjang lebar.sudah tidak ngeh lagi tante sama kamu sekarang…Hahaha” kira-kira begitulah katanya sewaktu pertama kali melihatku setlah sekian tahun ga ketemu.maklum suaminya tante anne anak salah satu konglomerat di Bandung. sekedar iseng gw berdiri sambil nonton tuh adegan.saat gw berbalik mo ngejawab tante anne dah tidur tengkurap but this time dah tanpa baju tidur..abis mandi gw kaget ngliat tante anne.tuh supirnya disuruh pulang ja nanti Doni pake aja mobil tante kalau mau pulang” gw pun mengiyakan dan menyuruh supir pulang. ”kirain tante dah tidur”gw coba memecahkan kebuntuan otak sambil berjalan keluar kamar.rumah sebesar ini Cuma dihuni sendirian bersama pembantunya karena walau dah lama menikah tapi tante yg satu ini mang lom dikaruniai anak. ”mendingan kamu tidur disini aja malem ini deh…nanti tante yang telephone kakek. ”makan dulu yuk Don…itu sudah disiapkan makanannya sama bibi”katanya sambil menunjuk pembantunya.

Sekarang gw bisa ngliat wajahnya yg cantik serta payudaranya yang masih kenceng itu tepat di hadapan gw.. Ngeliat dia kyak gitu.”jawabku dengan nafas yang semakin memburu..kliatan dari dadanya yg dah mulai naik turun ga teratur. Nafas tante anne juga sudah gax tenang. . Beberaa saat kemudian ia meronta menjepit kepalaku dngan pahanya lalu menekan kepala gw dengan kedua tangannya supaya lebih menempel lagi dengan mem*knya yang dah basah….pasti tante anne rajin ngerawat MQ‟nya.kata – kata pun sudah sulit tuk gw ucapkan.. ”turun dikit donk Don…masa di bahu terus”pinta tante anne. ”Geli….kata tante anne waktu mencapai klimaks pertamanya.kebanyakan meeting ke luar kota kayak sekarang ini”jawab tante anne. Tak lama kemudian ”kamu duduk aja di atas pantat tante…supaya lebih kuat pijitannya…”gw yang tadi duduk di sampingnya langsung mengambil posisi ke atas pantatnya. ”iyah…. ”hhhmmm…kalau om tuh jarang pulang. Tante anne membuka lebar kedua pahanya begitu celana dalamnya gw lepas dan langsung mem*knya lengkap dengan sang klitoris yg dihiasi bulu halus yg dicukur rapi membentuk segitiga indah. gw benar-benar dah ga bisa ngendaliinafsu gw lagi. ”benar-benar hebat lidah kamu Don. ”Fffffuuuh…”Ngedenger kata luar kota helaan nafas panjang terdengar dari mulut gw.gw Cuma tersenyum kecil. Bengong dia ngliat kont*l gw yg 18 cm itu.hihihihi”cekikikan dia. Gw sampe bengong ngliat gituan. ”Ehhh…….”dengus tante anne.aku pun langsung menurunkan pijitan ke daerah punggung. Gw berdiri sebentar dan melepaskan semua pakaian. Gw kluarin lidah menjamah mem*knya menjilati dari bawah menuju pusar .gw buka pahanya selebar-lebarnya dan skarang mem*knya dah terbuka lebar. ”uungnnnghh…berat juga kamu.langsung ja gw remas dengan lembuat kedua teteknya. Alat kelamin gw dah tegang banget.gw Cuma tersenyum dan melanjutkan permainan lidah gw di mem*knya dia.langsung ja gw kulum klitorisnyadan memainkannya dengan lidah di dalam mulut..aku berdiri dan tante anne sekarang berbalik posisi. Mulanya ragu juga tapi gw dekatkan juga kepala gw ke mem*knya. ”Om Joe kapan pulang tante?”iseng nanya coz takut di gerebek ma suaminya.gw akui inilah pertama kalinya ngliat wanita telanjang secara nyata di depan mata. ”kamu sudah sering beginian Don…??”. ”Heehehehe…tadi katanya disuruh duduk di sini…”jawab gw asal coz dah ga konsen gara2 pantatntya yang empuk banget.puting susunya yang merah kecoklatan terlihat begitu menantang.kamu berdiri duludeh…tante mu balik…”. Gw tarik celana dalamnya dengan agak kasar. ga ada bau sama sekali.??dah cape nih!!!”kata gw setelah tangan dah kerasa pegel. ”Aaaarrrrgghhh…. ”Jilatin donk sayang….perlahan ge tarik kedua kakinya ke pinggir tempat tidur. beberapa menit lidah gw bermain dengan mem*knya tante anne sudah mengerang dan menggelinjang kecil menahan nikmat.”katanya memelas dengan mata sayu yang dah sangat meminta tuk gw puaskan.sesekali gw tekan ke belahan pantatnya tante anne..tidak koq…baru kali ini tante.tanyanya. ”Sudah belom tan. Gw duduk diatas pahanya.tante sudah ga kuat lagi berdiri…dah lama tante ga puas kaya gini”. ”hey pijit bagian depan donk sekarang…”katanya. beberapa lama gw meraasakan cairan hangat semakin banyak mengalir keluar dari alat kelaminnya.langsung gw letakkan tangan di bahunya.jilatan kamu enak banget Don”.

gw juga ga tahu cara memasukkan kont*l gw karena punya tante anne berbeda banget ma punya bule yang sering gw liat di DVD2 blue.tante pengen kita klimaks bareng”. setelah lamaan dikit tante anne menggerakkan pinggulnya seiring dengan goyangan gw.Nampaknya dia masih nikmatin peristiwa tadi dan ga sadar yang sedang gw lakuin. Ada beberapa e-mail ucapan terimakasih dari mereka yang telah sukses mengikuti langkahku menggeluti bisnis wiraswasta . Tiba – tiba gw ngerasain mem*knya menjepit barang gw dgn kuat. Gw ngerasain alat kelamin gw kaya di urut-urut di dalam. Lubangnya tante anne kecil banget mana bisa masuk neh pikir gw.sudah lama tante tidak pernah klimaks_kita mandi lagi yuk. Aku tak menjawab hanya mempercpat goyanganku. Langsung ja gw tarik tangannya and gw dorong masuk smua batangan gw yang dah tegang banget. Ia menjerit tertahan.tubuh tante anne mulai menggelinjang hebat dengan nafas yang ga karuan.”gw mencoba ngeluari kata biar dia lebih bersemangat nggoyang pinggulnya. ”tanteeee….tante anne menggelinjang dengan hebat.puasin tante lagi sayang…”..Kurasakan aku juga sudah mau keluar. ”Tante sudah mau keluar Don…kamu masih lama ga sayang. Kami mandi sambil berpelukan di bawah siraman shower air hangat. dan membalas e-mail yang masuk.. “Luv u so much tante….gw suka banget sensasi mukanya yang binal. ”Kamu hebat . Tante anne mengerang dan meronta. Tiba2 gw ngerasain tangan tante anne memegang kont*l gw dan membimbing ke mem*knya.enak banget goyangannya.katanya dengan mata merem melek. Begitu dia sadar kont*l gw sudah menempel di bibir mem*knya.kurasakan cairan hangat keluar membasahi pahaku….bisik tante anne di telinga gw sambil matanya merem melek dan kukunya mencakar seluruh punggung gw .”. ”tekan disini yach don…tapi pelan – pelan. aku buka e-mailku. gw berusaha menekan lebih dalam tapi tangan tante anne menahannya. Langsung gw pompa tubuh tante seiring kont*l gw yg keluar masuk dalam mem*knya. Pemuas Nafsu Hari itu aku sedang sibuk menyelesaikan salah satu proyekku untuksebuah perusahaan tekstil.batinku sambil memeluknya. Isengiseng untuk refreshing.lengket nieh”. ”terusss Doni. Ga sabar lagi langsung gw pegang pinggulnya supaya berhenti meronta.punya kamu gede banget…”pelan ia membantu senjata gw masuk ke dalam mem*knya.. Belum sampai sperempat bagian yang masuk dia dah kesakitan dengan tangan kirinya yg masih menggenggam kont*l gw menahan laju masuknya agar tidak terlalu deras sementara tangan kanannya meremas kain sprei.kusemprotkan saja seluruh cairanku di dalam kelaminnya.”Doniii….teriaknya sambil meluk badan gw kenceng banget. ”Argghhhh tante… ”kataku ketika cairanku membasahi alat kelaminnya dan kulihat tante anne hanya mendesis panjang…….ia berjalan ke kamar mandi dan aku mengikutinya..”...kadang memukul tempat tidur.lalu ia pura2 meronta nggak mau.

” “Nggak tante. tante Sonya sudah memotong pembicaraanku. Aku juga kangen banget sama kamu.. Kamu nakal ya....ini. “Ih. “Iya deh...” jawabku bercanda. “Halo Wan. “Wan. Kan.” Tante Sonyapun kemudian memberikan nama dan alamat serta nomor telepon temannya.” “Baik tante. Besok pasti Wawan ke sana. Terimakasih ya. Kulihat di layar. “Hai Mon. Kangen juga sama tante yang seksi abis.. seringkali kami tetap bertemu dan saling memuaskan birahi masing-masing. siapa juga yang akan menolak diajak berselingkuh dengan tante secantik itu. Setelah itu. ternyata tante Sonya menelponku.” “Sombong ya. Kamu hubungi dia hari ini ya. Sedang asyik-asyiknya membaca dan membalas e-mail.. Lagi nunggu kelas berikutnya. Dia katanya punya proyek buat kamu. sedang apa nih? Aku kangen... Awas ya besok.” Belum sempat aku menyelesaikan perkataanku.” suara Monika pacarku terdengar di ujung sana.. Ada juga e-mail dari calon pelanggan meminta proposal.. Tante punya teman. tiba-tiba HPku berbunyi. Nanti malam jadi khan?” “Pasti donk. Sebab setelah proyek untuk perusahaan tekstil ini . “Yang..” “OK tante. Udah dulu ya yang. Dosennya udah datang.” jawabnya sambil tertawa kecil.. Tante sudah kengen..” “Kamu kok udah beberapa hari ini nggak main ke sini? Sedang sibuk ya?” “Iya tante.......” Aku pun kemudian melanjutkan membalas e-mail.. Lagi-lagi HP-ku berbunyi. Sebagai lelaki normal. dan akupun kembali mengerjakan proyekku... Semenjak bertemu saat membeli mobilnya dulu.. kututupprogram e-mailku. Memang aku sudah ketagihan berhubungan seks dengan tante Sonya.. “Asal jangan lupa kamu harus ke sini besok. Sambil memegang secarik kertas berisi nama teman tante Sonya.. Mentang-mentang banyak proyek lupa sama tante. Bye. biasa sedang nyelesaiin kerjaan nih. apa kabar sayang?” “Baik tante. akupun berpikir apakah aku masih punya waktu untuk menerima proyek baru lagi.... Juga ada beberapa e-mail joke dari teman-temanku.” jawabku mesra... Kamu masih kuliah ya?” “Iya.

menambah darah mudaku bergejolak melihatnya. sesekali .” katanya mempersilakanku duduk di sofa dalam ruangan kantornya. Ya silakan tunggu dulu ya Mas. Saya ingin bertemu dengan ibu Yulia. ibu Yuliapun pindah duduk di sebelahku. “Permisi Bu. serta syal yang melingkar indah di lehernya yang jenjang. “Hai Wawan. Wajahnya cantik dan berkulit putih mulus. aku bisa minta deadline yang agak panjang dari teman tante Sonya ini. nanti kalau tidak bisa mengerjakannya sendiri. Singkat cerita... Ternyata dia adalah teman fitness tante Sonya. Sambil berbincang. Kamipun kemudian berbincang lebih serius mengenai bisnisku. Alternatif lain. Ibu Yuliapun kemudian duduk di seberangku. Saya sudah punya janji kok” Resepsionis itupun kemudian menelepon. Setelah mengutarakan maksud kedatanganku pada satpam yang membuka pintu.. menambah bergejolaknya nafsu kelelakianku.. “Sore. Saat itu dia memakai gaun dengan tali tipis di pundaknya. Untuk melihat penjelasanku yang menggunakan notebook. “Wawan. dan setelah itu berujar..” “Oh. Gallery tersebut indah sekali dengan banyaknya lukisan yang bagus-bagus diterpa lampu sorot sehingga menambah keindahannya. “Mari Mas. “Ayo silakan duduk. Gaun itu tampak tak sanggup menahan payudaranya yang membusung padat. saya antar ke dalam” Kamipun menuju ruang kantor ibu Yulia sambil melewati ruang gallery... Tubuhnya menyebarkan wangi parfum yang lembut.. Kamipun berbincang basa-basi sebentar. Tetapi kupikir aku terima saja. Ditambah dengan gaun mininya yang memperlihatkan kakinya yang mulus. aku bisa minta tolong temanku yang dulu mengenalkanku pada bisnis ini untuk membantu. akupun memasukkan mobilku ke dalam pekarangan Gallery yang luas itu. sore itu aku segera bergegas menuju alamat sebuahgallery di kawasan Kemang. Ini Mas Wawan” kata si resepsionis setelah kami memasuki ruangan kantor ibu Yulia.masih ada dua proyek lagi yang harus aku selesaikan. Namanya siapa darimana?” jawab resepsionis di gallery itu.. Kuperhatikan ternyata ibu Yulia ini masih muda. Saya Yulia” Kurasakan tangannya yang lentik itu halus menjabat tanganku. mungkin sekitar 30 tahunan. Tante Sonya telah bercerita banyak tentangku termasuk bisnisku.

“Oh. Tangannya kemudian meraih tanganku dan diletakkannya di atas pahanya. Iapun memintaku untuk menyiapkan kontrak kerja untuk disetujui bersama. Kamu genit juga ya.. Tahap akhir” “Oh... Berapa lama punya saya selesainya?” “Kira-kira satu bulan ya Bu.” Ibu Yulia pun kemudian menelepon pembantunya dan meminta dua orange juice.” “Ok deh.. Saya masih muda lho.” katanya lagi menggoda.. ibu Yulia tertarik dan menyetujui harga yang kuminta.. . Soalnya saya masih ada beberapa proyek yang harus diselesaikan” kataku. “Oh nggak kok tante. “Nggak kok tante. Pembantu tante Yulia kemudian masuk menyajikan minuman. “Ayo diminum Wan” kata tante Yulia saat si pembantu beranjak pergi. “Tapi saya minta sedikit kelonggaran waktu ya Bu. Habis tante cantik banget.. Akupun tak tahan untuk tidak melihat pemandangan indah itu.. Singkat kata.. Panggil saja tante” “Oh iya tante” Akupun terenyum dalam hati.. tetapi aku tentu harus bersikap professional. Kamu jangan panggil saya Bu. “Kamu masih kuliah ya Wan” “Masih Bu. Nggak apa. Kembali tante Yulia duduk di sebelahku sambil meminum orange juicenya. Begitu ya. Persis pengalamanku dengan tante Sonya dulu yang tidak mau dipanggil ibu. “Sedang lihat apa Wan?” katanya sambil tersenyum manis. Pinter merayu” godanya lagi..” “Ayo kamu sedang mikir yang jorok ya.. Pahanya yang putih mulus tampak begitu menggoda saat dia menumpangkan kakinya. Tante Yulia lalu bangkit mengikuti pembantunya kemudian menutup pintu ruang kantor dan menguncinya. Cuma kagum aja......kulihat belahan payudaranya yang putih mulus tersembul dari gaunnya. Ingin rasanya kuremas payudaranya yang menggemaskan itu.” “Ih..” katanya “Oh ya kamu mau minum apa Wan?” “Apa aja deh.

..“Kamu pengin ini kan?” sambil berkata begitu tante Yulia mendekatkan wajahnya dan mencium bibirku.. kuremas dan kuusap pahanya yang mulus itu. Kemudian kuturunkan tali gaunnya sehingga payudaranya tampak meskipun masih terbungkus BH.. Langsung kuterkam payudara kenyal itu dan kuisap serta kujilati putingnya yang berwarna merah muda. “Ahh. Ayo terusin wan.” “Suami tante?” “Nggak ada.. Memang betul kata Sonya kamu hebat.. I like it. Enak Wan. Kuusap-usap klitoris tante cantik ini.. Don‟t stop please. “Oh Wan. Ayo Wan. “Ahh. kubalas ciuman tante Yulia dengan penuh gairah. Erangannya makin menjadi-jadi ketika tanganku menyibakkan celana dalam itu dan menemukan klitorisnya. Mereka juga nggak akan tahu. Oh god..” erangan tante Yulia semakin menjadi memenuhi ruangan kantor itu. Setelah itu aku menghentikan sejenak aktifitasku.. sementara tanganku yang lain mengusap-usap rambutnya. Kuisap dan kukulum puting payudara tante Yulia.” pintanya “Takut ketahuan tante... Kuturunkan cup BH-nya dan payudaranya yang padat meloncat keluar seperti menantangku untuk menghisapnya... akupun menciumi pundak putih tante Yulia. Tampak wajah tante menampakkan kekecewaannya “Wan.” katanya sambil mendorong kepalaku ke arah payudaranya yang montok itu.. Emang nggak ada siapa-siapa nih?” kataku sambil menciumi wajahnya yang cantik.” erang tante Yulia ketika tanganku menyentuh celana dalamnya yang telah basah. Puasin tante ya sayang. Oh. God” racau tante Yulia merasakan nikmat yang kuberikan. dan cairan vaginanya semakin mengucur deras. . Terus kujilati puting yang semakin mengeras itu.. dan tanganku yang satu masih terus memberikan kenikmatan pada klitorisnya. Tante Yulia kembali mengerang dan badannyapun menggeliat menahan nikmat. Yess. “Nggak ada..... Terus wan.. Sedang ke luar negeri... Sementara tanganku masih mengusap-usap vaginanya. Yes. Cuma pembantu sama satpam aja. Terus Wan” erangnya lebih lanjut. Sambil berciuman. Bergantian kuhisap sepasang payudaranya. Tak kuat menahan nafsu yang sedari tadi telah bergolak. “Ehh.

Bye dear. Tangannya tampak meremas-remas payudaranya sendiri. Wan. Ruangan semakin dipenuhi oleh erangan tante Yulia. Langsung kujilati dan kuciumi vagina tante Yulia. Diraihnya HP dan dijawabnya dengan nada kesal. Tetapi bunyi HP terus berbunyi.. tubuhnya tampak sedikit melengkung ke belakang menahan nikmat. Tiba-tiba HP tante Yulia berbunyi. Ok. untuk kemudian kuhisaphisap kembali klitorisnya.Setelah puas menikmati payudara montok tante Yulia.. “Iya.. Kulihat tante Yulia menggigit bibirnya sendiri menahan erangannya. Akupun mengerti kemauannya.” setelah menutup HP -nya. dan juga bunyi sofa karena gerakan tubuhnya yang mengeliat-geliat nikmat. Kemudian kutelusuri vaginanya dengan lidahku. Nggak apa.. Hmm. akupun mengangkat gaunnya sehingga tampak celana dalam mininya yang seksi berenda. “Ahh. Kubuka lebih lebar paha tante Yulia.....” erang tante Yulia. Aku bisa jaga diri kok.!!” maki tante Yulia. “Ya. Udah dulu ya.. I love you.” Tante Yulia pun bangkit dari sofa dan berjalan ke meja kerjanya. Sambil mengerang.. sehingga tubuhnya agak melonjak dari sofa. sedang sibuk untuk pameran minggu depan” jawabnya sambil kembali duduk di sofa.” sambil berbicara tangannya mengusap-usap rambutku. dan kujilati dan kadang kugigit perlahan klitorisnya. Kembali kusibakkan gaunnya dan mulutku kembali menciumi dan menghisapi bibir vaginanya. Kulepas celana dalam itu. Ohh... Aku banyak kerjaan nih. “Kamu sendiri gimana di Kuala Lumpur?” sambil berkata begitu tangan tante Yulia meraih kepalaku yang masih berjongkok di depan sofa dan mendorong ke arah tubuhnya. Yes.. sehingga tampak vaginanya yang bersih tak berbulu sedikitpun. agar suaminya di ujung telepon tidak curiga. “Sebentar ya Wan. Sementara tanganku menggantikan tangannya untuk meremas-remas sepasang payudaranya yang kenyal itu. . “Shit.. Ada apa?” “Aku baik-baik aja dear. “Iya dear.. erangan tante Yulia yang tadi terpaksa ditahannya langsung meledak.... Kamipun tak mempedulikannya dan aku terus memberikan kenikmatan oral pada tante yang cantik ini.

Aku pun membuka kemejaku. .” Lalu diteguknya orange juicenya sampai habis... Kuremas-remas kepalanya sambil merasakan kehangatan mulut tante muda yang cantik ini.“Oh. “Oh... Wan. “Sekarang giliran kamu ya. Sambil menjilati kepala penisku.. “Thank you Wan. dan kuambil dan kuberikan orange juicenya.” katanya sambil mengelus-elus kemaluanku dengan jemari tangannya yang lentik.” Tubuh tante Yulia mengelinjang hebat dan cairan vaginanya semakin mengucur banyak. Kuraih tisu di atas meja dan kubersihkan mulutku dari cairan nikmat tante Yulia... Tante. Kemudian kuhabiskan sisa orange juiceku. Terus kuhisap dan kuciumi vagina indah tante Yulia yang cantik ini. besar banget Wan.. aduh belum pernah tante orgasme kayak tadi. Tante Yulia yang masih duduk di sofa lalu membuka celana panjangku.. Dihisap. Sedangkan erangankupun semakin keras terdengar memenuhi ruangan kantor gallery itu... dijilati dan diremasnya penisku dengan penuh gairah..” Semakin cepat kujilati klitoris tante Yulia..” erangku ketika kepala penisku dijilatinya. Sesekali gumaman nikmat terdengar dari mulutnya saat dia mengulum penisku. “Ah.. Tangannya kemudian menanggalkan celana dalamku. I like it.my godd. Terus Wan..” katanya Dimintanya aku berdiri di depannya. Ohh. Aku keluar Wan. dan penisku yang memang lumayan besar itupun mencuat keluar dengan gagahnya sampai hampir mengenai wajahnya yang cantik.. Kamu hebat. “Ahh. tante Yulia meremas-remas buah zakarku sambil matanya menatapku nakal menggoda.... “Minum dulu tante” kataku. God. Kemudian dibukanya mulut mungilnya dan dikulumnya penisku.. sampai tubuhnyapun lemas terhempas di atas sofa. God. “Kata Sonya punyamu besar ya Wan” katanya sambil tersenyum menggoda.. Sambil mengocok perlahan penisku. Rasa nikmat menjalar ke seluruh tubuhku ketika tante Yulia menggerakkan kepalanya maju mundur menghisapi penisku. dan tak lama akupun tinggal bercelana dalam di depannya... wajah tante Yulia mendekat dan tak lama lidahnya telah menjilati batang penisku. Tampak tante Yulia begitu menikmati penisku. Yes. Kamu benar-benar laki-laki Wan.

.. karena mulutku masih menghisapi payudara tante Yulia... Mungkin karena aku begitu terangsang melihat wajahnya yang cantik serta bodynya yang seksi. Jepitan vagina sempit tante Yulia terasa begitu nikmat di sepanjang penisku. . God. akupun kemudian duduk di sofa.. Aku pengin ngerasain barangmu yang gede itu. aku leluasa untuk kembali menikmati payudaranya yang montok itu. aku lalu menggenjot cepat penisku dalam liang vaginanya.. Wan. Banyak sekali spermaku yang menyembur ke dalam vagina tante Yulia. “Hmmhh. Kudorong tubuhku sehingga peniskupun masuk lebih dalam. sesekali kuremas payudaranya yang menggantung menggemaskan.. Fuck me. Oh. Sambil memompa tubuhnya. “Ahh.. “Oh..” jerit tante Yulia mendapatkan orgasmenya yang kedua. Please fuck me Wan.. Dengan posisi ini. Kuciumi lagi pundaknya dan kuremas payudaranya. Setelah itu akupun melepaskan dekapan eratku di tubuh tante cantik pemilik gallery ini.” erang tante Yulia setengah menjerit. Dia pun kemudian berbalik membelakangiku. God. Aku hampir keluar lagi wan..“Now. God... Ahh. Tubuhnyapun rubuh lemas di samping tubuhku. dan mulai kupompa vagina tante muda ini.” katanya sambil bangkit berdiri. Butir keringat tampak mengalir membasahi wajahnya yang cantik dan sebagian menetes ke payudaranya yang indah.. Yes.” erangku tertahan saat orgasme... “Wan. Kemudian tante Yulia memposisikan dirinya sehingga dia menungging di atas sofa tamu. Yes... Aku lalu kembali menghisapi payudaranya sambil tanganku mendekap erat punggungnya.” erangnya ketika kepala penisku mulai masuk menyesaki liang vaginanya yang sempit.. Yes.” erang tante cantik ini .. dan tanganku meremas-remas pantatnya yang bulat dan padat.. Sambil tanganku yang lain memegang erat pantatnya. Ahh. Tante Yulia menaikturunkan tubuhnya di pangkuanku. “Ahh. Payudaranya tampak bergoyang-goyang menggemaskan karena gerakan tubuhnya. God. Tante Yulia segera menaiki tubuhku dan kami kembali bersetubuh dengan duduk saling berhadapan. Setelah beberapa menit kami bersetubuh dengan doggy-style. Kusibakkan gaunnya dan kuarahkan penisku ke liang vaginanya. Fuck me. Akupun terus menggenjot tubuhnya dan tak lama akupun merasa akan segera menyemburkan spermaku dalam liang vaginanya.

maklum tempat duduk gw sama dya di taro di pojok sama walas… pertama gw sich nggak berani ngapangapain dya di kelas tapi klo udah masuk ke mobil gw abis tuch cewe…. kebetulan gurunya nggak masuk… gw sama meita ngobrol aja dipojok kelas... Mumpung suamiku belum pulang.. Kami pun beristirahat beberapa saat.. tapi gw lepas ciumannya “kenapa??” gw bilang aja begini “aku nggak mau maen lidah di kelas. “Jangan lewat e-mail Wan. waktu itu gw liat temen gw lagi cipokan di depan kelas….. sebelum aku pamit pulang karena ada janji dengan pacarku. Belum pernah dapat yang seperti tadi dari suami tante” “Wawan juga puas banget tante. pertama kali gw masuk kelas 3. gw sempet tuker-tukeran no. Kamu bisa aja” jawabnya sambil mencubit tanganku. bangku meja gw gw dorong ke depan supaya lebih luas gw . takut kelewatan”… “y udah. Aku pun berjanji akan mengirim draft surat kontraknya lewat e-mail sesegera mungkin. Tamat Percintaan di Kelas Cerita ini berawal pas gw duduk di SMU. Kamu bawa aja sendiri. Aku tunggu ya.. badannya sintel banget payudaranya yang selalu buat gw ndisir melulu klo deket dya…. masa‟ kamu kalah sama dya??” “ha? aku kalah…… belum sempet selesai bibir gw di lahap sama meita… di bales aja dengan ciuman n sedotan yang bikin dya ampun”an sama gw… meita sempet ngasih lidahnya ke gw... gw pindahan dari surabaya.... gw di kenalin di salah satukelas kalu nggak salah 3 IPA… gw orang pinter wajar masuk IPA… hauahahhauah!!.. maen biasa aja”… gw lanjutin ciuman gw di bawah...“Tante puas banget Wan.. hp sama dya… setelah gw tau dya kaya‟ gimana… gw coba aja jadian sama dya… Gw jalan sama dya masih sampai sekarang… dya klo deket gw rada” binal… Napsuan… bersyukur banget gw dapet cewek macem gitu… waktu itu pelajaran biologi.. balakng meja guru… tiba” aja cewe gw ngomong gini “tuch rido aja berani.. gw di kenalin sama guru gw n kepsek di kelas… udah gitu gw di suruh duduk di samping cewe yang langsung gw kenal namanya meita tingginya sebahy gw. Tante cantik banget sih” “Ih. SMP gw di jakarta cuma sampai kelas 2 semester 1. kelas 2 SMP.. maklum bonyok pindah kerja melulu… terpaksa gw ikut juga…… waktu itu hari pertama gw masuk kelas 3. selanjutnya gw terusin di surabaya...” katanya sambil tersenyum manis.

“akhhhhhhh………... setelah gw puas ciumin tuch bibir… gw turun ke bawah ke lehernya dya yang makin membuat dya kewalahan… dan tangan gw ngeremes” payudara dya. selesai itu gw bersiin mulutnya dya paketissue yang ada di kantongnya…..” keluar mani gw…. belum sempat masukin baju ke tasnya dya… dya gw dorong gw tempat tidur… dan gw lahap bibirnya dan dya membalas nya dengan penuh hot panas bercampur dengan napsu… gw yang cuma make bokser doank… ke walahan tangan dy bermain” di selangakangan gw…... gw sempet nutupin dya pake jaket gw… sehingga misalnya temen gw nanya gw bilang aja lagi sakit….” kata” itu selalu keluar dari mulutnya…. terlihat jelas putingnya dan bongkahan susu sebesar melon itu…. isapan dya bikin gw nggak kuat lagi buat nahan keluarnya mani gw…. dengan napsu di ujung rambut gw isap puting susunya tangan kiri gw megangin kepala belakang dya. crotttttt…… croooootttt crotttttttttttt….. meita udah nggak bisa nahannnnn lagiiiii nehhhhhhhh”…. selesai dari kamar mandi gw liat meita nyopot BHnya…. dan si meita udah siap dengan mulutnya yang menganga…. gw sama meita kembali berciuman… freenc kiss. meita mengancingi baju seragamnya satu gw bantu supaya cepet….. meita bangun dan dya pengen ke kamar kecil… gw suruh dy ganti seragam dengan baju kaos yang dya bawa dari rumah sebelum berangkat kesekolah…. jilatan demi jilatan dya beri untuk gw…. lidahnya dya ber gelugit” di dalam mulut gw…… jam 12.. radit…… pelan” donkkk……. gw liat parkiran mobil di sekolahan gw udah sepi….. gw bermain dadanya meita dolo di mobil gw….. maupun masih make baju seragam n gw ngelakuin di dalam kelas… gw tetep nggak gentar…..00 gw balik sekolah…. ahhhh…… dittttt. nggak jauh dari rumahnya meita... gw bermain di leher dya dan gw buat cap merah lagi di lehernya…. meita cuma diam dan terkulai lemas di mobil gw…. gw sibak SMA negeri yang hanya sampai lutut itu dy cuma .. sebelum gw gas mobil gw ke rumah gw di bilangan bekasi. gw buka kancing seragam pelan” di bantu meita… dengan napsu yang ganas… meita ngerti maksud gw and dya nge buka tali BHNya dan 2 buah gunung merapi yang bakal mengeluarkan volcano gara isapan gw muncul di depan gw…. gw remes tuch dadanya sampe dya kelojotan… setelah gw nandain tanda merah di lehernya… dya ngeremes remes kontol gw… yang membuat ni “ADEK” kagak kuat lagi buat nahan didalam kancut…. sampai puting itu terasa keras banget di mulut gw….ngelakuin ciuman demi ciuman……”ahhhhhh…...... cuz setiap gw tanya dya g pernah mau jawab…. yang ukurannya gw taksir 35 tau A B C D. and tangan kanan gw ngeremes” dada yang satu lagi…. selama perjalanan pulang meita tetap lemas dan memejamkan matanya… gw kecup keningnya sesampai di rumah gw…. lidahnya bergoyang” di ADEK gw…. “ahhhhh……. gw sedot trus dada meita…. meita membersihkannya dengan mulutnya… dan di kocok” trus di ADEK gw……. puting meita yang berwarna merah ke merah” mudaan tertelan abis oleh mulut gw and tiba” aja tubuhhhhh meita mejelijang seperti cacing kepanasan……. gw bukan resleting seragam gw… n gw keluarin tuch siADEK.

. meita memasukannya pelan” di genggamnya penisku dan di masukannya penisku ke vaginanya….. yang sisanya di jilatin meita sampai bersuh…………………… …… gw bangkit dan menarik tangan meita… gw ciumin dadanya gw kenyot”lagi putingnya sampai merah………. ” ahhhhhhhhh…… ahhhhhhhhh…….. …. ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh…... ternyata dya blum lemas…..”…… nggak pake cing cong gw jilat n gw sodok” tuch vagina pake telunjuk gw… ” dittttttttttttttttt………. di bantu dengan tangannya dya perlahan” kontol gw masuk…. kontol gw di masukin ke mulutnya meita….. posisi ini membuat gw lebih rileks…. crottttttttttttttttttttttttttt tt many gw tumpah semua ke lantai kamar gw…... dan gw di atas… sebelum gw masukan gw gesek” dolo di depan vaginanya… belum gw masukin aja meita udah meringis”….. dy bangkit dan memegang kontol gw dan di kocokinnya sampe si ADEK mengacung sangat keras….. baru seperempatnya masukkk gw cabut lagi dannn gw sodok lagi…. gw rasain vagina meita semakin keras… dan gw gigit kelentitnya dya terik semakin kencang untung di rumah cuma da pembantu gw….. nee”….”…. bokong meita pun ikut bergoyang yang membuatku kewalahan….. dan akhirnya… meita orgasme untuk ke 3xnya…. sampai” di sedot…. setelah beberapa menit gw goyang” tiba” badan meita mengejang semua…...ahhh hhhhhhh” cuma kata” itu yang keluar daru mulutnya…. isappp teruss dit…………” badan meita mengenjang dan ” radittttttttttttttt akuuu pengen keluar lagi…..uhhhhhhhhh…. “dit……..”….” vagina meita basah ketika di depan mata gw……… di sedot sampai bersih tuch vagina…… udah gitu gw liat dya memegang bantal dengan keras……. badan meita naik turun mengikuti irama…. meita mengambil bantal yang da di sebelahnya dan menarohnya di pala gw…. ..” gw bertukar posisi meita di bawah….. gw cabut kembali penisg w dan meita berada di atas gw…. masukinnn sekarang yach??” “ya udahhhh cepetannn aku dari tadi Nungggu kamu…. nikmat banget yang sekarang dari pada yang di kelas tadi……. posisi ini membuat gw bisa ngerasaain 2 gerakan sekaligus… gw emut” kecil putingnya meita dan meremas remasnya…... puasin gwwww dunkkkkkkk. gw keluarrrrrrrrrrrrrrrr……. gw cupang di sebelah putingnya….. biji zakar gw juga nggak lupa ikut ke sedot…. gw dorong perlan”… “Dit… pelan” sakit. membuat gw semakin napsu sama dya…………… “meitaku sayang…. dan blesssss ternanam semua di dalam vaginanya….. ” ahhhhhhhhhhhhhhhhhh……….. dit…………………... kocokin meita semakin panas dan hisapannya semakin nggak manusiawi lagi…… wajahnya tambah maniss kalo dya sambil horny begini……. bokong meita terusss bergoyaanggg……. pass biji gw di sedot rasanya gw pengen FLY……. gw dan meita mempercepat permainan dan . udah semuanya masuk gw goyangin… gw maju mundurin perlahan lahan….... gw lihat meita sangat menderita…… tapi sepertinya dya seneng banget……. ” akuuu juga pengennnnn selesaiiiiii metttt……… tahannnn sebentarrrrrrr lagi……. . di masukan di keuarkan…. manis banget susunya…….make CD G string… dengan perlahan” dya nurunin roknya dan dy hanya menggunakan CDnya… gw copot dan gw jilatin vaginanya…. dan akhirnya masuk semua….. gw deketin dya dan gw cium bibir dya…….

dengan tinggi badan 165 cm. kata” itu yang menngakiri permainan ini. tapi bagi kami itu adalah berkat karena telah diberi tempat tinggal oleh mereka. Aku ingin menceritakan pengalaman mengesankan sewaktu aku masih kuliah di kota pahlawan (Surabaya) hampir 10 tahun yang lalu.akhirnya……………”ahhhhh hhhhhhhhhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhh………………. Tamat Gairah Sepupu Perkenalkan namaku Steven. Jesi pada saat 10 tahun yang lalu berwajah cantik. Adik kandungku baru saja menyelesaikan kuliah-nya di Jakarta. Jesi adalah anak dari kakak perempuan ibuku. Setelah lama dia berpindah dari 1 tempat ke tempat lain di daerah terpencil untuk ujian praktek dan juga karena suruhan pemerintah. keperjakaanku diambil oleh kakak sepupuku sendiri. dan tidak ada rasa penyesalan di dalam diriku. dan tinggal di Denpasar... Kakak dan adikku laki-laki semua. Tapi pinggulnya bukan main indahnya. meskipun tidak begitu besar. aku baru saja menginjak umur 30 tahun. Statusku masih belum menikah. . Focus dari pekerjaanku lebih menuju ke arah website design. Memang aku akui itu kekhawatiran yang berlebihan. Atau mungkin karena aku adalah lelaki. Aku adalah anak kedua dari 3 bersaudara. Kalau aku pikir-pikir lagi sekarang. Sekarang kakak kandungku telah berkeluarga. Sekarang aku bekerja di suatu perusahaan multimedia design & marketing di Jakarta. … gw keluar…. Kakak sepupuku bernama Jesi. jadi masalah keperjakaan tidak terlalu penting bagi kami kaum Adam. orang tua kami membeli rumah di Jakarta agar aku dan adikku tidak gampang terpengaruh oleh sifat dan kebiasaan anak-anak kost yang tidak benar. dan kami tinggal bersama. dan kini sekarang dia berhasil membuka praktek sendiri di Denpasar dan menetap di sana. Dadanya montok. dan juga masih belum punya pacar yang serius. sampaiiii sekarang pun meita tetep bermain sama gw… kami tetap melakukan banyakk hal….. Kakak sulungku sejak tamat SMA (sekarang SMU) langsung pindah ke Denpasar. putih. tapi sejak kecil aku selalu memanggilnya Ci Jes atau hanya Cici yang artinya kakak perempuan. Pengalaman ini melibatkan hubungan aku dengan kakak sepupuku yang berumur 5 tahun lebih tua dari aku. Kami berasal dari kota yang sama yakni kota Surabaya. Dia adalah anak bibi yang sulung dari 3 bersaudara. Sejak aku pindah ke Jakarta. Nama panggilan akrabku adalah Steve. Dia mengambil bidang kedokteran. dan gw di tunangin sama meita karena orang tua kami sama” setuju atas hubungan kami……………. Bali.

Meskipun aku waktu itu tidak tau kenapa harus tertawa. Mungkin rasa cemburu karena takut akan kehilangan kakak kesayangan saja. selalu saja saat aku harus menghadapi ujian umum. Lelaki itu bernama Bram. Waktu itu aku berpikir mungkin karena kakak sulungku hampir seumur dengan-nya. Tapi setelah kejadian malam itu. Dan yang mengesalkan. Mengingat-ingat itu lagi. sedangkan anak dari bibi semua-nya perempuan. Karena tempat les private matematika. Tentu saja setelah menikah Jesi harus ikut Bram ke Samarinda. Kalau dia tertawa. Semenjak kepindahan Jesi ke Samarinda. Aku juga pernah sempat cemburu oleh lelaki yang sekarang menjadi suami Jesi. mereka memutuskan untuk segera menikah. Jesi ramah. dan sangat perhatian kepada kami. meskipun waktu itu aku masih duduk di bangku SD. Jesi menikah di usia-nya yang ke 24 tahun. Dan kabar tentang Jesi hanya bisaku dapatkan dari bibi (ibu Jesi) saja. Semenjak tamat SMA. Jesi sering bercurah hati denganku. Hubungan Bram dan Jesi terus berlangsung sampai akhir-nya seusai kuliah. Pada saat itu Jesi masih belum dikaruniai seorang anak. sewaktu Jesi membawa-nya pulang bertemu keluarga-nya dan keluargaku. karena dia harus kembali ke Samarinda dan melanjutkan usaha orang tua-nya. Kami menganggap Jesi seperti kakak kandung sendiri. hubungan kami sempat terputus selama 2 tahun. tiap kali Jesi pulang. Keputusan menikah ini atas permintaan Bram. Bram berasal dari kota Samarinda. Jesi selalu mampir ke rumahku hampir tiap 3 kaliseminggu. Jesi pindah ke Bandung dan kuliah di sana. Tidak sesakit rasa cemburu terhadap pacar sendiri. terus terang aku merasa kehilangan dan kadang-kadang rindu dengan-nya. Jiwa anak-anak masih lugu dan murni. aku baru mengetahui kenapa Jesi memberikan perhatian lebih kepadaku. yah antara kesibukan Jesi membantu usaha Bram atau Jesi sendiri masih belum siap memiliki momongan. Tapi aku selalu merasa Jesi memberi sedikit perhatian lebih kepadaku. Rumah kami tidaklah jauh. dan sewaktu masih SMP dan SMA. dan fisika-nya hanya beberapa meter dari rumahku. Sejak kepindahan Jesi. lembut. tapi kami sangat akrab. Jadi waktuku untuk bermain-main dengan dia sangatlah terbatas. jawaban bibi selalu saja sama. Jadi daripada pulang ke rumah-nya dulu seusai sekolah. aku bisa tertawa sendiri sekarang. . Hanya setahun 2 kali Jesi pulang ke Surabaya. dia memilih untuk mampir di rumahku untuk makan siang lalu berangkat lagi ke les private-nya. aku pun ikut tertawa. dan adik bungsuku umur-nya beda amat jauh darinya. Tiap kali aku bertanya kepada bibi mengapa sampai saat itu Jesi belum memiliki momongan. Kadangkadang aku tidak mengerti apa yang dia omongkan.Aneh-nya anak dari ibuku semua-nya lelaki. yang kebetulan kuliah di universitas yang sama dengan Jesi. dan itu hanya untuk beberapa minggu saja. Rasa cemburu ini sangatlah beda. Bisa dikatakan meskipun umur kami beda 5 tahun.

Jadi yah pindah aja di sini. Di tengah-tengah menonton VCD. sepulang dari kuliah. Semakin lama Jesi semakin mendekat ke aku. Bram menangani usaha business dibidang handphones dan aksesorinya. “Sudah tadi. Kemudian aku join dengannya nonton bersamasama sambil makan siang di depan TV. Jesi waktu itu sedang nonton film Armageddon (Bruce Willis). Selanjutnya Jesi harus menjaga rumah dan kedua adiknya. Pada hari Jumat siang (kira-kira jam 2 siang). dan barangbarang model terbaru di Indonesia untuk dijual di toko mereka. Bram memiliki toko yang luas dan terbagi menjadi 2 bagian. Tiada kesibukan yang berarti di saat kami baru memasuki semester baru. aku langsung memutuskan untuk pulang ke rumah saja. tanya saja. dan Jesi duduk pas di sebelahku. Biasanya setiap hari Jumat. Bram dan Jesi sering terbang ke Jakarta untuk order handphones. Suatu hari setelah 2 tahun lama-nya tiada kontak dengan Jesi. ikan goreng sambel lalapan pembantuku memang tiada tandingannya. “Halo Steve. Aku tidak begitu perduli karena aku sudah terbiasa dengan itu. malah dia lebih dikejutkan lagi oleh orang tuanya. Jadi Jesi bertemu dengan bibi/paman hanya untuk 2/3 hari saja. Jadi cici bosan di rumah sendiri. canda Jesi sambil melirik ke pembantuku. Baru aja datang. Salah satu film favoritku. Bram tidak datang bersamanya dan Jessi hanya tinggal untuk 10 hari saja. Waktu itu bibi dan paman harus terbang ke Thailand karena liburan dan tidak mungkin dibatalkan karena tiket dan semua akomodasinya sudah dibayar. kapan datang?”. Tapi kunjungan kali ini tidak tepat pada waktunya. Tapi memang benar. pembantuku menawarkan kami jus buah. dan sebagainya. sejak Jesi menikah dan pindah bersama Bram di Samarinda. Tiba-tiba Jesi terbang ke Surabaya karena rindu dengan orang tuanya. Sempat saja aku tambah 2/3 piring. jus buah segar adalah penawar yang paling tepat. Tuh ada ikan goreng ama sambel lalapan mbak punya. “Halo Ci Jes. Tentu saja tawaran yang tidak boleh dilewatkan. usaha Bram benar-benar lancar dan berkembang pesat. Mantep tuh!”. Sedangkan Jesi menangani usaha business di bagian konveksi dan aksesorinya seperti jepit rambut. Jesi sudah ada di sana dan lagi menonton VCD bersama pembantu. Aku duduk di atas sofa sambil kakiku naik di meja. jawabnya ringan. anting-anting. sapaku. Tidak seperti biasanya. Di siang bolong begini.”. Waktu tiba di rumah.Ternyata memang benar. Cici bosan di rumah. aku dan teman-teman kuliah pasti langsung ngafe atau istilahnya ngeceng (kalo bahasa kami bilangnya „mejeng‟) di mall. dan kebetulan baru memasuki semester baru. Bau . Aku kemudian masuk kamar dan mengganti pakaian rumah. Tara dan Dina lagi keluar tuh ama cowokcowoknya. “Ci Jes dah makan belum?”. Saat itu aku masih duduk di bangku kuliah. Rencana Jesi pulang ini untuk memberi kejutan buat orang tuanya.

tanya dia. beli ticket! Steve anterin deh sekarang”. “Ada. “Weleh Ci Jes jangan buka itu dong! Barang privacy! Khusus laki-laki. Aku membiarkan Jesi main-main computerku. Aku lupa total kalau di computer itu banyak koleksi film-film porno yang aku dapat dari teman-teman kuliah.”. Australia.”. Tiba-tiba Jesi mencubit perutku.harum rambutnya sempat tercium saat itu. Tanpa basa-basi. Hongkong. Berbeda dengan jaman sekarang. “Boleh sih. Steve?!”. cici bosan nih!”. jawab dia lagi. “Hayo apa ini. Mau ke Tretes? Nginep di sono. cici kan sud ah punya suami.”. . Tapi suaranya dikecilin yah. “Ke kamar Steve yuk. dan sedikit saja yang Indo.”. “Cici mau liat sekarang boleh kan?! Lagian cuman begini saja. “Ya udah. jawabku seadanya.”. Anehnya seakan-akan Jesi terlihat menikmati film-film porno tersebut. Koleksiku termasuk banyak dan dari banyak negara. pintaku. “Trus sekarang Ci Jes mau ngapain?”. Terserah Ci Jes. tanyaku sekali lagi. Di kamar aku menyalakan AC dan computer. tidak seperti saat ini.”. tanya Jesi. tawaranku lagi. “Trus Ci Jes mau ngapain?”. Masih panas dan macet lagi jam-jam gini. tawaranku. Steve lupa yah. Jesi tampak bosan. “Ngga tau nih. Kemudian kami cabut dari depan TV dan membiarkan pembantuku nonton film itu sendiri. tanya dia sedikit menyindir. jawabku sambil malu tidak karuan. Taiwan. Ada computer game baru ngga?”. Jesi langsung putar aja film-film porno itu. Jaman itu digital camera masih mahal dan kualitasnya jelek. “Ya sono. Ternyata Jesi tidak jadi main game computer. Mall mall melulu. Mau ke Thailand cici. responku seadanya. “Steve. Thailand. ada Amrik. mungkin karena dia telah nonton film itu dulunya. “Ci Jes mau ke mall ngga?”.”. tapi liat nanti saja atau kapan-kapan. “Kalo cewek mau liat. jawabku santai. “Liat aja sendiri. Jesi terlihat senyum-senyum sendiri melihat foto-foto kami waktu masih kecil. “Malas ah. Maklum bokep Indo saat itu masih susah didapat. jawabnya. Jepang. katanya. Canada. tanya dia menyindir lagi. jangan sekarang. boleh aja. Ngga ada yang lain?”. Jesi membuat aku mati kutu. Tiba-tiba bak kesambar petir. tanyaku. “Emang cewek ngga boleh liat yah?”. tapi malah browsing-browsing foto-foto yang aku scanned sendiri. dan aku hanya berbaring di tempat tidur sambil membaca komik manga. jawabnya sambil tertawa. Ntar mbak kedengaran lagi. tapi ngga hari ini.”.

Cukup lama aku memijat pundak dan lengan Jesi. Aku menelan ludah. Terang aja. kata Jesi. “Steve.” Gila benar nih. pinta Jesi. Malu dan risih itu alasan yang paling tepat. malu. jawab Jesi sambil tangannya meraba payu daranya sendiri. tiba-tiba aku dikejutkan oleh panggilannya. aku dibikin ngga karuan saja. pinjitin cici dong? Minta mama tuh beliin kursi belajar yang enak. Sejak tadi aku pengen keluar dari kamar. Tiba-tiba aku dikejutkan dengan suaranya yang membuat jantungku seakan-akan mau copot. “Kurang keras. “Steve. tiba-tiba Jesi berkata: “Steve. “Cukup steve. “Err … maksud ci Jes apa yah?”. Jeblerrr. Tapi rada turun ke lengan sedikit yah. hanya itu yang bisa saja jawab. dan meremasnya lembut. Pengen ngga pijet susu cici?”. “Err … “. aku bisa merasakan daging lembut yang menonjol jelas dia dadanya. grogi tapi kedua telapak tangan masih meremas-remas payu daranya. karena Jesi sedang nonton film porno. Aku akui sejak dari tadi rudal aku sudah cukup berdiri. katanya santai. meskipun masih terbungkus kaos putihnya. aku tidak pernah sungkan-sungkan untuk memijat Jesi apabila dia minta. suara Jesi keenakan. Hanya beberapa detik saja. “Nah. tanya Jesi. risih. Panggilan inilah awal dari segalanya. kemudian santai lagi.”. kayak kesambar petir. Aku berdiri di posisi yang serba salah. Akhirnya aku memutuskan untuk memenuhi permintaan Jesi. Jesi melepaskan BH nya dari dalam kaos putihnya tanpa menanggalkan kaosnya. Tapi kali ini aku keberatan. Bentar. Terus terang sejak dulu. tapi masih belum maksimum. ingin segera pingsan saja aku dengan pertanyaan Jesi itu. stop dulu. Rudal penisku sekarang menjadi berdiri tegak. . tanyaku.”. Tapi juga ada sedikit rasa ngga enak kalo meninggalkan dia sendiri. pengen pijet susu cici ngga?”. cici mau lepas BH dulu.Cukup lama Jesi menonton film-film bokep itu. Sekarang mau tidak mau aku ikut nonton film bokep itu bersama Jesi. Dengan malu-malu aku turunkan kedua telapak tangan aku menuju kedua payu daranya. Bikin pegal aja. tanyaku pura-pura bego. kalo begini Steve lebih leluasa. Aku tidak berani berkata apaapa. ci Jes?”. “Iya. Tubuh Jesi tiba-tiba terkejut sejenak. cici tanya Steve. dan membiarkan Jesi nonton sendirian. “Ehmm…ehmmm…”.”. dan amat keras.

Tidak tahu harus mulai dari mana. jawab Jesi. suara Jesi makin sexy dan inilah pertama kali aku melihat wajah Jesi dalam keadaan terangsang alias horny. Istilah ini umum dipakai di Jakarta dan sekitarnya. “Tapi Steve emang ngga tau. Istilah „ngentot‟ jarang dipakai di Surabaya waktu jaman itu. reseh nih. “Steve jangan pura-pura bloon ah”. tapi meremas telapak tanganku yang sedang sibuk meremas-remas payu daranya. pengen gituan apa sih?”. dengan cepat aku mengunci pintu kamar. Jesi sudah berbaring di atas ranjangku sambil memandangku yang sedang berdiri di samping ranjang.”. Lagian kita putar musik aja biar ngga kedengeran. tangan Jesi menjulur ke dalam celana boxerku. jawabku masih pura-pura lagi. “Kunci aja pintunya. Seakan-akan mengerti dengan tingkah lakuku yang mau hijau. dan dengan singkat saja batang penisku telah digenggamnya dengan mudah. tanyaku pura-pura bego lagi. Maksud cici itu. “Idihh Steve. jawab Jesi sambil mencubit tanganku. Tanpa malu-malu. kini berubah menjadi wanita yang sedang haus akan seks. Aku tidak pernah menyangka kalau Jesi ternyata sangat mahir di bidang ini. Mungkin karena dulunya Jesi pernah kuliah di Bandung. Jesi kemudian menarik tubuhku agar bergabung dengannya di atas ranjang. “Ah. . jawabku malu-malu. Steve pengen ngga ngentot ama cici?”. Tanpa sungkan-sungkan lagi. pengen gituan ama cici ngga?!”. Tangan kanan Jesi sekarang sudah tidak memegang mouse computer lagi. Aku benar-benar masih hijau dibidang beginian. suara Jesi perlahan-lahan berubah seperti suara pemain wanita di film bokep yang sedang kami tonton. tanya Jesi menggoda. gituan apa ci?”.”. kemudian menutup film bokep tadi dan menggantikannya dengan mp3 program. ci Jes bisa aja nih?”. jadi istilah ini sudah biasa diucapkan olehnya. Edukasi seks yang aku dapatkan hanya dari film-film bokep saja.“Ehmm…ehmmm…ahhh”. “Ahh… Steve … ahhh … “. Kayaknya mbak lagi tidur siang. “Steve. kali ini pertanyaannya semakin bertambah vulgar. Jesi bertanya dengan vulgarnya. Tanpa diberi aba2. Kakak sepupu yang biasanya manis dan lembut. “Anu. “Hah?! Yakin nih ci Jes? Di sini sekarang? Ntar kedengaran mbak loh. Ini saja pertama kali aku meraba. jawab panik. Reality seks experience masih belum pernah sama sekali. meremas payu dara seorang wanita. “Wah. kok dah tegang nih?”.

“Menurut ci Jes gimana?”. dan kemudian membiarkan dirinya menjelajahi seluruh tubuhku. “Ntar dulu. Jesi benar-benar mahir dalam bidang beginian. Cici mau ambil Steve punya perjaka. Steve masih malu-malu gitu … tapi MAU!”. dan dengan batang penis yang menegang. pelan-pelan dong sayang.”. Ciuman bibir kan hanya buat pacar.”.”. tapi tiap kali aku mencoba. kemudian menjilati kuping aku. Dengan segera saja kulepas semua pakaian yang aku kenakan termasuk celana boxerku. atau apalah gitu. Jesi selalu menghindar saja. “Ci Jes. Jesi mengarahkan tubuhnya diatas tubuhku dan memulai actionnya. “Kalau menurut cici sih. ngga lepas baju?”. kedua telapak tangan di atas perut.”. Aku mencoba mencium bibirnya. jawabku malu-malu. Yang pasti berbau seks. Dengan tanpa ragu-ragu dia mengulum lembut batang penisku. tanya Jesi penasaran. tanya aku lugu. Cici kan bukan pacar kamu. jawab Jesi santai. Dengan segera aku matikan AC di kamar.“Steve pernah ngga gituan ama cewek lain?”. Pertama-tama dia mencium leherku. Tentu saja bulu romaku berdiri dibuatnya. aku sampai lupa kalau Jesi masih berpakaian lengkap. setiap hisapan yang dia berikan terhadap batang penisku membuatku melayang-layang. Dia dengan cepat bisa mengetahui dimana titik kelemahanku tanpa harus bertanya kepadaku. kataku. Kini aku yang terlanjang bulat. “Cici ajarin Steve yah. jawab Jesi . Tapi ini untuk kali ini saja. . Tidak bakalan ada lain kali. kayaknya belum pernah yah. Perasaan sayang aku sebagai adik sepupu terhadap kakak sepupu berubah menjadi perasaan nafsu birahi. Jesi seperti mengerti apa yang harus dia perbuat. Kali ini seakan-akan kata ‟sayang‟ yang berarti seperti „aku milikmu‟ atau „nikmatilah aku‟. Steve mau cium bibir cici. kata Jesi sambil tertawa. Mungkin karena terlalu nafsu dan grogi. Aku seperti tidak mengenal Jesi sebagai kakak sepupuku yang seperti biasanya. Aku berbaring di atas ranjang dengan posisi badan terlentang. dengan sesekali menjilat-jilatnya. Reflek tubuh aku untuk menghindari dari masuk angin. “Jangan Steve. Terus terang panggilan kata ‟sayang‟ di sini berbeda sekali rasanya dengan kata ‟sayang‟ yang sering Jesi ucapkan dulu-dulunya. “Ci Jes. Aku hanya mengangguk saja pertanda setuju. godanya lagi. Tubuhku bak melayang di surga. Brrr… semburan angin AC benar-benar dingin. Pengen sekali aku menidurinya dan menikmati tubuhnya dari ujung rambut sampai ujung kaki.

. Jadi aku hanya diperbolehkan untuk memainkan tanganku di bagian itilnya. Walaupun telah menikah lebih dari 2 tahun. “ahh … ahh …”. Napasnya terengahengah. Saat itu aku tidak mengerti apa yang akan terjadi dengannya. “Steve … thank you …”. Tapi Jesi seakan-akan tidak mendengar pertanyaan ini. “Kalo ci Jes ijinin. Dia masih tetap berkonsentrasi dan menikmati setiap sentuhan-sentuhan yang aku berikan. katanya sambil terengah-engah. Kali ini tubuhnya sedikit menegang. Tidak pernah terpikir olehku sebelumnya bahwa Jesi se-sexy ini. Steve mau aja masuk ke sana. Aku hanya mengangguk malu-malu sambil berkata. seperti mengulum permen cuppa-cup saja. mulus. katanya sambil menunjuk memeknya yang sudah basah. terdengar suara erangan halus Jesi. dan kadang-kadang sedikit terlepas kontrol. Paha-nya mulus. Tentu saja tawaran yang mahal. dan warna putingnya yang coklat muda menantang di depan mataku. “Steve. Begitu putih. Dia berusaha menahan suaranya agar tidak terdengar oleh pembantuku. Jesi masih rajin merawat bentuk tubuhnya. Tapi niat ini ditolak oleh Jesi. Sungguh indah. Dengan segera aku lepaskan celana jeansnya plus celana dalamnya. Selama aku hanya menikmati bagian atasnya saja yang putih mulus ditutupi oleh baju renang. Oh my gosh. mengingat Surabaya kota yang panas. lebih indah dari memek-memek yang pernah aku lihat dari film-film porno. Hanya dalam hitungan detik. Jembutnya juga halus dan tidak begitu lebat. tanyaku. yang terdengar dari mulutnya hanya “Steve … ahh ahh … cici mau datangggg … cici mau datanggg”. Tubuh Jesi berkeringat. dan perutnya langsing.”. maklum saat itu AC telah aku matikan. Memek Jesi semakin basah dan licin. Untuk yang ini aku bisa. “Steveee. Memek Jesi lembut sekali dan kini menjadi basah. Terpintas di dalam pikiranku untuk menjilat-jilati memek milik Jesi seperti yang sering aku lihat di film bokep. tolong lepas celana cici dong?!”. ahhh … ahhh … geli Steve…”. tidak heran Jesi jadi berkeringat. akhirnya dia berhenti dan membuka kaosnya. suara Jesi yang sedang bernapsu. Sekali lagi … OH MY … aku menjadi sesak napas sekarang. Suara erangan nikmat Jesi semakin menjadi-jadi. pertama kali ini aku melihat sepasang payu dara indah milik Jesi. mungkin karena takut aku tidak tahan mencium aroma memek.Cukup lama dia bermain dengan batang penisku. tiba-tiba tubuh Jesi mengejang dan menjerit keras. dan memelukku sekencang mungkin. Jesi menyuruhku mengulum puting susu-nya. pintanya lembut. Aku panik dan segera saja aku tutup mulutnya dengan tanganku. Aku sekarang bisa melihat memek Jesi dengan jelas. “Steve mau rasain masuk ke sini ngga?”. “Enak ci Jes?”. Kali ini semuanya terbuka lebar.

Kok diam saja?”. genit kamu. Masa cici cuma ijinin pegang. Aku merasa seperti lelaki satu-satunya yang mampu memuaskan nafsu birahi Jesi. “Steve pengen diam dulu ci. “Steve. Kan tanggung. “Kalau gitu kocok sekarang yah. a ku belum ingin mencoba memainkan pinggulku. Jesi tampak bernafsu sekali. Jangan sembarangan main tusuk yah?!”. ok?!”. jawabnya genit. “Uhhh … ohhh… uhhh…”. “Makanya. yang berarti „I swear‟. Aku menjadi ngga sabar lagi. akupun mulai ngomong yang jorok-jorok pula. Jesi berusaha sekuat mungkin menahan desahannya agar tidak sampai terdengar terlalu keras. jawabku. menjadi makin bernafsu juga. dan aku menganggukan kepalaku. jadi cici bisa maklum kalo Steve belum bisa mengontrol keluarnya peju. Jelas cici ijinin dong. Melihat kelakuan Jesi. “Ahhh…Steve…cepet pinter kamu…yah di sono terus … terus lebih dalam lagi…”. Dengan mengambil posisi di atasnya. Selangkangan Jesi dibuka lebih lebar olehnya. desahan Jesi menjadi-jadi. Aku begitu bernafsu saat itu. Aku hanya memberikan signal peace. Jangan sampai ini terbongkar ke orang lain. katanya serius. apalagi kalo sampai suami cici tau. “Enak?”. Jangan mencoba untuk ditahan. aku menjadi seakan-akan terbawa olehnya. dan seperti penyakit menular. pengen cepat-cepat masuk ke dalam. jelas Jesi. tapi ini hanya untuk hari ini saja yah. Dan ini hanya rahasia kita berdua saja.”. katanya lagi. “Sekarang Steve ambil posisi di atas cici. Saat penisku terbenam di dalamnya. . mata Jesi terpejam dan mulutnya bersuara basah “ugghh…”. Ini kan pertama kali buat Steve. jawabku tegas. puji Jesi. “Steveee … entotin cici terus … entot cici terus … kontolnya enakkk bangettt sihhh … uuuhhh…”. Steve harus jaga rahasia ini. dan mulai mengeluarkan kata-katanya yang jorok. agar memberikan ruangan untukku bergerak lebih leluasa. “Husss … mana boleh begitu ci Jes”.”. Aku hanya tersenyum saja. ntar kalau Steve pengen keluar pejunya. Perlahan-lahan aku memainkan pinggulku. tanya Jesi. Kemudian dia menambahkan.”. Aku belum terbiasa. Cici bisa bunuh diri. keluarin aja yah. Jesi membantuku memainkan pinggulku agar dorongan dan irama kocokan batang penisku lebih berirama. tanya Jesi sekali lagi. Selesai berhasil menembus masuk ke dalam memek Jesi.”. Jesi mencoba menuntun batang penisku masuk ke dalam memeknya.“Idih. Cici tuntun dedek Steve dulu. Aku hanya bisa mengangguk saja. “Kenapa Steve. Aku ingin merasakan hangatnya memek Jesi untuk beberapa saat. Punya cici anget banget. Pertama kali penisku masuk ke liang vagina wanita. Aku pun mendengar kata-kata jorok Jesi. Aku sedikit grogi. pintanya.

“Steveee … cici juga mau datanggg … enakk bener kontolnya sihhh …”. Kupercepat lagi goyangan pingguku. jawabnya. Jesi menjadi seperti cacing kepanasan. kataku lagi. Jesi mengingau. dan Jesi segera mencium keningku. “Siapaaa di dunia ini yang ngga suka ngentot. kataku sambil batang penisku mengeluarkan semua pejunya di dalam liang memek Jesi. kata Jesi. “Iyaaa … Steve mau keluarrr ntar lagii … cici siap-siap yah”. tapi karena terlalu gelinya Jesi merasa seakanakan pengen kencing. heh? Cici juga manusia kann…”. Yang pasti memek Jesi makin basah saja. “Ci Jes suka ngentot ternyataa yahhh … baru tau Steve”. keluarin yah sayanggg … uuhhh … oohhh …. “Keluarin ajaaa kalo dah ngga tahann …”. “Steveee … cici mau kencinggg … geliii bangettt … uuhhh …”. “Enakkk bangettt cici … enakkk banget … Steve nanti kapan-kapan minta lagi yah? … ngga mau sekali doang. mohonku. Arti „kencing‟ di sini bukan bukan air seni beneran. dan aku tau pasti kalau itu bakalan tidak lama lagi. thank you sekali lagi yah. “Iya sayanggg. Kubiarkan batang penisku menumpahkan lava hangat di dalam liang memek Jesi. jawabnya. wajah kami saling berhadapan. Setelah selang beberapa saat. kataku panik. tanya Jesi kacau. pleaseee …”. “Ci Jes … dah dipuncakkk nihhh … ntar lagiii … ntar lagiii …”.”. Jesi hanya mengangguk saja. kacau deh kata -kataku. “Steve. Selang beberapa detik kemudian … “Ci Jes … Steve datanggg … ahhhh … ahhhh …”. kataku ngga karuan.“Iya ci … Steve entotin terus memek cici … kalo bisa entot terus foreverrr …”. aku menjadi tambah bernafsu lagi. Aku menjadi amat gembira mendengarnya. “Ahhh … Steve sayanggg … cici juga keluarrrr … ahhh … ahhh …”. jawab Jesi. “Ci Jes …ahhh… Steve kayaknya mau meledakkk ntar lagii … gimana nihhh”. Hampir seluruh badanku basah. “Barengan yah sayanggg … ahhh ahhh … cici juga mau datang sayanggg …”. dan kadang-kadang menjambak lembut rambutku. Bendungan pejuku sebentar lagi jebol. sahut Jesi sambil memeluk tubuhku yang basah kuyung. “Uhh…ohhh … suka ngga ngentot ama cici … suka ngga? memek cici enak ngga? … “. kataku memberi aba-aba. Mendengar kata ‟sayang‟ lagi. puji Jesi lagi. Kadang-kadang dia mengusap dadaku yang berkeringat dengan telapak tangannya. Tubuhku terus memompa-mompa Jesi. . Jesi masih memeluk tubuhku dengan napas terengah-engah. “Iyaaa … iyaaa … asal Steve sukaaa … Steve boleh entot cici terusss … uuhh … oohhh”. kataku. “Ci Jes … Steve ntar lagiii datanggg …”. dan itu membuat Jesi semakin bernafsu.”. dan kali ini aku yang menjadi berkeringat.

selama sisa 6 hari liburannya di Surabaya. “Kalau ci Jes mau Steve tutup mulut tentang rahasia ini. “Tapi untuk ukuran perjaka. “Tidak sama sekali. Aku hanya tersenyum saja. Ini pengalaman berharga Steve.“Steve juga thank you buat ci Jes. Ada sedikit rasa bersalah dan menyesal. Tak terasa total waktu kita berperang di atas ranjang lebih dari 3 jam. dan sekali di bak mandi di rumahnya. di kamarnya. tolong sumbat mulut Steve ama susu ci Jes lagi deh. dia adalah kakak sepupu sendiri yang mana kami berdua masih ada sedikit hubungan darah (antara ibuku dan ibunya). kini telah aku tiduri. Jam 6 sorean Jesi pamit pulang. Jangan bilang-bilang sama siapasiapa. “Idih … peju perjaka banyak banget. aku masih memiliki pemikiran dan harapan untuk meniduri Jesi sekali lagi sebelum dia pulang ke Samarinda. Kemudian aku balas smsnya. tapi nafsu birahiku sudah mereda. “Ci Jes. teringat-ingat kejadian erotis siang hari itu. jawab Jesi. bener ngga sih kalo cewek menelan peju perjaka bisa awet muda?”. karena dia ada janji dengan teman-teman masa SMA-nya dulu. Masih agak keras sih.”. Di kamarku. Tubuhku basah kuyup. cici kasih lagi deh. Yang lebih mengejutkan lagi. Tapi sekarang dah ngga perjaka lagi nih!”. Ntar cici ngga kasih lagi loh?!”. Steve termasuk hebat loh. Aku tidak menyangka kalau Jesi adalah wanita pertama yang pernah aku tiduri. tanya Jesi penasaran. . jawabku tegas yang kemudian terlihat Jesi tersenyum manis. “Idih … masih kurang yah?! Dah ketagihan nih yah?! Ntar sebelon cici pulang ke Smrd. tanyaku bercanda.”. Aku merasa Jesi memang sayang kepadaku. pujinya. Posisi batang penisku masih menancap di dalam memek Jesi. balesnya. Malam itu aku tidak bisa tidur. Itu kan cuman mitos aja”.”.”. jawabku. tapi karena aku masih tergolong pemuda yang gampang bernafsu. Aku tidak menyangka kakak sepupu yang paling aku sayang dan yang paling aku hormati. “Ngga nyesel kamu Steve?”. dan untungnya Jesi tidak sungkan-sungkan memeluk tubuhku yang sedang penuh bermandikan keringat. Dan untungnya pemikiran atau harapanku ini tidaklah sia-sia. Ngga cukup memek cici yang menampung.”. Pada malam harinya aku menerima sms darinya yang berkata: “Steve. ingat janjinya yah. canda Jesi. Masih saja mampu bikin cici datang sekali lagi. kami selalu mencari kesempatan untuk „bercinta‟. Aku biarkan batang penisku di dalam sana sambil memeluk tubuh Jesi. “Idih … mana ada yang begituan.

Kalau saja situasinya tidak mengijinkan. Tapi Jesi mengakui kalau aku sering „bermain‟ dengannya. tapi milik suami-nya lebih melebar kesamping alias lebih gendut. Jurus goyang pinggulnya dengan posisi dia diatas mampu membuatku babak belur. Tidak heran setiap kali aku meminta jatah untuk menyetubuhinya. menceritakan betapa berat aku ditinggal olehnya. Perlu diketahui bahwa selama bersetubuh dengan Jesi waktu itu. Sehabis setelah bersetubuh dengan Jesi. aku banyak bertanya tentang pengalaman seks-nya dengan Bram dan kadang kala aku membandingkan diriku dengan Bram. aku akan lebih „jago‟ daripada suami-nya sendiri. aku tidak pernah memakai kondom sekalipun. bahkan belum pernah memegang apa itu kondom sampai hubungan seks berikutnya dengan pacar . dan sekembalinya dia ke Surabaya. aku telah banyak berubah terutama dari segi fisik. aku langsung ejakulasi. dan betapa rindunya aku dengannya. dan maklum melihat kejadian ini. dan hanya beberapa kali goyangan pinggulnya. dan nikmatnya ejakulasi di dalam liang memeknya. karena hanya masturbasi yang bisa aku lakukan. dia tidak pernah menolak sekali pun. Dia terlihat sangat mahir dalam memuaskan nafsu birahi laki-laki. memeknya terasa seperti meremas-remas dan menyedot batang penisku. Langsung aja aku merespon candanya dengan mengajak threesome dengan Bram. dan akhirnya memberanikan dirinya untuk mencoba seducing atau menggodaku secara seksual atau singkatnya bermain api denganku. Karena guru seks-ku meninggalkanku di Surabaya sendiri. aku masih sedikit kalah dibandingkan suami-nya sendiri. dan takut apabila ketahuan pembantu rumahku. Jesi pernah mengaku bahwa dia tidak pernah sebelumnya menaruh perasaan nafsu kepadaku. Hampir tiap hari aku ber-masturbasi sendiri sambil membayangkan memori-memori indah menyetubuhi Jesi. Jujur saja. aku tidak mampu bertahan. Dia memujiku bertambah tampan. meskipun tidak gempal. aku hanya rindu akan kehebatannya „bercinta‟. Mungkin keaktifanku berenang seminggu 2 kali. dia menjawab keduaduanya memiliki keasyikan yang sangat berbeda. Tentu saja menurutnya. Jesi menjawab lebih baik dia mati daripada harus threesome dengan suaminya sendiri. Masalah ukuran penis. Sewaktu aku menanyakan enak mana yg panjang atau yang gendut. Takut akan penolakanku. Dan dia menambahkan sambil bercanda alangkah lebih baik bila ada yang panjang dan gendut. Jesi mengaku menjadi semakin bernafsu denganku. tapi lebih menjadi guru seks-ku. Jesi bilang punyaku lebih panjang daripada punya Bram. dia hanya berbisik atau memberi tanda untuk menahan nafsuku dulu sampai nanti situasinya mengijinkan. Sebenarnya dia sendiri takut bukan main sebelum persetubuhan kami yang pertama. bau tubuhnya. Jesi sempat menyindir canda waktu itu. Sering aku menelpon Jesi lewat hp-nya. Karena inilah Jesi mengaku bahwa dia sangat mengagumi perubahan fisikku ini. menjadikan badanku terlihat padat. Pertama kali Jesi mengenalkan jurus goyang pinggulnya.Jesi telah berubah bukan saja sekedar kakak sepupu saja. Aku merasa seperti pecundang saat itu. Seakan-akan dengan posisinya di atas. Hanya karena dia telah hilang kontak denganku lebih dari 2 tahun lamanya. Kepulangan Jesi ke Samarinda menjadi pil pahit buatku. Tapi semenjak persetubuhan pertama kami berhasil. dan bertubuh padat.

Perlu para pembaca cerita seru indodiva tau. Meskipun kami sudah tidak pernah lagi „bercinta‟. Tips-tips pemberian Jesi amatlah mujarab dan bervariasi. Bekas pacar-pacarku dan teman-teman „one night stand‟ di Jakarta (maklum bila di kota metropolis ini. Lalu kita saling bertukaran No. Semenjak itu. kita ngbrol2 panjang lebar sampai2 perkataan kita tidak terkontrol. tanpa basa-basi aku berkenalan dengan dia. Tapi ajakanku selalu ditolaknya. Namun aku lega karena setelah 1.”. dia selalu memberiku tips-tips cara menaklukkan wanita di atas ranjang. Setelah aku tanyakan alasan mereka. Seakanakan tiada rasa bersalah atau rasa aneh semenjak kejadian itu di antara kami. Aku tidak pernah menanyakan apa Jesi oke saja dengan aku berejakulasi di dalam liang memeknya. Wah ternyata chattingQ gak sia2 cz dia anknya cantik. Meskipun kadang-kadang setiap kali pulang ke Surabaya. seks bebas telah menjadi rahasia umum) menyukai gaya permainan ranjangku. aku belum pernah lagi „bercinta‟ lagi dengan Jesi. Jesi banyak memberikan nasehat kepadaku tentang perbedaan cinta dan nafsu. Mungkin bila ada kesempatan. banyak wanita-wanita karir dan executive di Jakarta yang tidak mengenakan celana dalam waktu mereka sedang tandang di dugem-dugem Jakarta. Pertamanya dya gak mw tp aku rayu2 ternyata mau dan kita janjian bertemu di salah satu Monumen di tengah Kota Surabaya. mencari karirku di sana. karena Bram ada di sana pula bersama anaknya yang baru lahir.pertamaku..tlp. aku sempat mengajaknya „1 kali saja‟. Jadi jarak waktunya berbeda jauh dengan kekhawatiranku. ini kebanyakan mereka lakukan dengan sengaja. tapi kamu masih tetap berhubungan baik. dan hanya ada cinta terhadap Bram. Sempat aku kuatir apabila dia hamil karena spermaku. dan kita pun saling bercerita2. dan juga teman-teman „one night stand‟. Tamat Ngentot Cewek Imut Kisah ni berawal dari kesukaanku yang suka chatting. Percaya atau tidak. lalu aku rayu2 dya agar mau aku ajak ML.5 tahun kemudian Jesi baru dinyatakan positif hamil. Jesi jujur mengatakan kepadaku bahwa saat itu dia hanya nafsu terhadapku. Wah anak ini ternyata hebat juga ya dalam hatiku. Pada waktu ituaku elihat nama yaitu Lina. salah satunya untuk membuatnya praktis memasukkan batang penispasangan-nya tanpa diketahui oleh orang-orang sekitar. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk pindah ke Jakarta. Lalu aku bertanya apakah kamu pernah phone sex? dan dya pun menjawab “ngpain phonesex gak enak ya kan lebih enak langsung ML gtu. aku akan menceritakan pengalaman menarik lain yang aku alami dengan bekas pacar-pacarku. . Aku belajar banyak dari Jesi.

. Lalu tangan nakalQ nie ga bsa di ajak kompromi dan q pun lgsg meremas toketnya dan dia langsung kaget. dan WAWW. Iya LinaQ sayank Q pelan2 kok. dan yang pasti toketnya pas untuk tangan yang pengen remes toketnya yang imut itu.. Wah ternyata memeknya smpit bgd jd q harus pelan2 mskin tgkatQ nie…aaaahhhhhh….ooogghhh…sssssttt…”erangan Lina semakin menjadi ketika sabun itu q usap2 ke memek lina yang ckup chubby tersebut aaaahhhh….Lalu dia juga gak sabar dia pun lgsg menyabuni tgkatQ yang uwdah tegang nie…aaahhh…. Pelan-peLan ya sayank” tanya Lia. aku ambilkan sabun lalu aku gsok2kan di toketnya yang putingnya itu uwdah tegang bgd yang berwarna coklat itu.aaahhhhhh geLi yank desahan Lina.. yyeeesssss…. . Adhit sayang emut2 terus ya n remes2 juga toket lina ni. gmn enk ga sayang?? Q pun jawab enk bgd say. Dhit Knp kok bengong gtu ayo lepas bjumu itu kita mandy bareng gtu”ujar Lina yang udah ga sbar itu.. yawdah qt lgsg az mandi berdua.ssslllouuuppzzzz…. Pertama dia menelpon seorang cowok dan ternyata itu cowoknya.ssllleepppzzz aaahhh ckit sayyy…erangan Lina.q sedot2 putingnya itu. .eeennnkk bgd sayang…aaaahhhh”erangan desahanQ. Tanpa basa-basi dya copot semua pakainQ dan q pun bgil lalu q pun juga ikut mncopoti semua pkaian dia tanpa tersisa satupun. Lalu q pun tidak mw kalah q emut2 juga memeknya itu yang uwdah bsah dengan cairan yg kluar dari vaginalina.manis. “adhit kan kita mau mandi ntar az ya qta maennya”ujar Lina.aaaauuuummmm…...”ahhhh sssstttt Geli aDhitQ sayang….yyeeesss. Lalu kita check in langsung dan masuk kamar... . Setelah qta selesai mdy qta sma2 mngeringkan bdan qta yg bsah abiz ndy itu… Lalu qta sama2 ke tmpt tdur dalam keadaan bugil terus dia rayu2 q dengan tgnnya yang mengelus2 badanQ. Q sebenarnya pengen dia az yang kreatif gitu.aaaaahhhhhhhhh ….aaahhhhhhhh…. lalu q percepat sdokanQ dan dia pun mengerang2 tapi nikmat bgd…aaaahhhhh…tttrrruuussss yyyaannkk enkk bgd kkokk yyaannkk….ssssllllluuupppzzzz….ooooggghhhh… tpi enk kok say agak cep at ya yank…”ujar Lina. lalu q pun meremas kedua toket tersebut yang sangat kencang. Lalu qt uwdah puas saling emut.oooowwwgggghhhh…. aaahhhhh adhit nakal tpi enk bgd kok aaaaaaaaahhhhhhhhhh…. Tanpa byk bicara lgsg q daratkan kecupan dibibirnya dan qt saling bercumbu. Lalu kita merubah gaya menjadi 69. Lgsg deh dia terbaring dan lgsg az tgkatQ nie Q tancapkan ke memeknya.. Lalu akhirnya qta berdua mencari hotel dan ketemulah hotel tersebut yang berada disamping salah satu tempat Mall yang terbesar di Surabaya. aaaauuuu. Alamak aku akan ML dengan cewek yang sudah pnya cowok tapi gpplah yang penting aku bisa ML ma dia.enK bgd nie dit…apalgi klo tgkatmu masuk pzty enak bgd dhit…...yyeeeesss…..……. Dia pun lgsg mengulum tgkatQ dengan nafsunya.aaahhhhh…ooowwwwgggghhh…”desahan Lina yang uwdah mengebu-gebu.aaaahhhhhh….. Yank kita gani gaya yank Q diatas chayank dibwah ya??”ujar Lina.. Lalu q ciumin kelehernya lalu kebawah terus mnuju toketnya yang imut itu.aaahhhhh….toketnya yang imut itu mengundang nafsu birahiQ yang sudah mulai naik.sssssssttttttt desahannya yang begitu menggoda. Lalu dia naik diatasQ dan TgkatQ dia gsek2kin ke memeknya yg bsah itu…aaaaaahhhhhh…..ssslllluupppzzz.ssssslllluuupppzzzz….aahhhhhh gmn yank genjotan Lina enk kan?”tanya .Q genjot ya sayank….ssssssllllluuuuuuuppppppppzzzzzzzz……. q jwab iya.SSSlleeppzzz…..ssssssssttttttt….

tapi dugaanku sore sampai malam ini tidak akanturun hujan. aaaaahhhhhh…….aaauuuuuuummmmmmm…….. Adhit ternyata hebat ya daripada co. Lalu qt tertidur dalam keadaan masih btlanjang bulat.. Dengan kata-kata yang menjurus mereka merayuku untuk masuk ke salonnya.. Sebentar kemudian datang bis kota yang sudah miring ke kiri. Adhit kpn2 Qt maen Lgy ya?”tanya Lina padaQ. Dengan langkah sedang aku keluar kantor dan berjalan ke arah Juanda. . Iya enk bgd terus az ssaayyyy…smbil goyang ya.Pulang kantor jalanan masih agak macet. .sssssssssllllluuuuuupppppppppppppppzzzzz…. Q puas banged Ml ma adhit”ujar Lina. Dia beranjak dari gaya qta itu dan dia lgsg mengulum batang TgkatQ yang masih ad spermanya itu…. Pada jamjam sibuk tentu saja macet total...Lina ssaayyyaannkk q mw KKlluuaarr nniieee…. Dan sampe skg pun qt sering bgd ML gtu hehehe.ooooooowwwwgggghhhhh…. Sekedar membalas dan menyenangkan mereka yang merayu untuk sekedar gunting.Q juga enk bgd ML ma Lina. Aroma di dalam bis sungguh rruarr biasa. jadi masih naik Mercy dengan kapasitas besar. Akhirnya kuputuskan untuk cari di Atrium saja. Kubalas saja godaan mereka. dan Lina pun terbangun dan qt sama2 berpaikain lalu mngglkan hotel tersebut dengsn perasaan seng. Senangnya potong kompas dengan mengambil resiko.Q. Malahan digodain sama kapster-kapster di salon lantai 2. Lalu wktu sudah menunjukkan jam 7 Mlm dan q harus cpt2 ke kampus soalnya ada kuliah. Oh tentu saja qt kpn2 maen lagi kok. Aku nyeberang di dekat jembatan layang. . Sampai di Juanda aku cari bis kota tujuan ke Senen.pok bunyi pantat Lina bertabrakan dengan tubuhQ aaaahhhhhh…. Segala macam aroma ada di sana. toh aku juga lagi nggak ada keperluan ke salon. Tak lama aku sampai di Senen. Ngentot Spg Cerita Panas.oooowwwwhhhh…ooooooooooooooooggggggghhhhh………. facialatau creambath. Turun di Pasar Senen dan masuk ke dalamnya. Memang budaya tertib sangat kurang di negara ini. rencana naik bis dari sana saja.Lina. Maklum karyawan baru. Putar sana putar sini nggak ketemu juga yang kucari. Ada beberapa barang yang harus kucari.. Langit agak mendung.yyeeeessssssssssssss……… mpok….Kluarin didalam jga gpp kok yank…Tanpa bisa q bendung spermaQ yang panas itu akhirnya kluar seiring orgasme Lina aaaaaaaaahhhhhhh…. Aku naik dan menyelinap ke dalam. Mulai dari parfum campur keringat sampai bau asap dan lain-lainnya.kluar yaannkk… iya Q jg kluar aaaaahhhhhhh………ooooooooooowwwwwwwwwgggggghhhhhhhh….”tanyaQ.ssssllluuuppzzzz…sss slllluuuppppzzz… dan Akhirnya pun kita lemas. . Kantorku berada di daerah Harmoni.pok….

Aku keluar dari pintu yang sama waktu masuk. kulitnya kuning kecoklatan.” komentarku sekedar menunjukkan sedikit perhatian. meskipun butut”. janjian jam setengah lima kok sampai sekarang belum muncul juga” jawabnya. Pandangannya kesana kemari dan gelisah seolah-olah menunggu seseorang. 34. Baru pada saat ini aku mengamati dia dengan lebih teliti. Kuhampiri dia dan kutanya. “Ini mau pulang. baru pulang kantor nih?” dia balik bertanya. Kulihat Vera masih menunggu di pintu Atrium. sekitar Solo. belum pulang?”. saya Vera. tadi cari di Proyek nggak ada. “Silakan. “OK Vera. kutaksir umurnya tiga puluh lima tahun. mataku tertuju pada seorang wanita setengah baya. Waktu itu. kali-kali aja ada di Atrium”. Tingginya kutaksir 158 cm.. “Masih ada disini. “OK. Akhirnya meluncurlah dari mulut kami beberapa pertanyaan basa-basi standar. Setengah jam keliling Gunung Agung ternyata tidak ada barang yang kucari. saya bawa mobil sendiri. mau beli sesuatu. arah ke Proyek. “Iya. Kulihat Vera masih juga berdiri di sana. besok coba cari di Gramedia atau Maruzen. “Maaf Mas mengganggu sebentar. saya masih tunggu teman di sini. “Anto. Jam berapa sekarang?” tanyanya halus. Kuputuskan pulang saja. “Mas mau kemana. saya masuk ke dalam dan langsung ke Gunung Agung. besok aja kutelpon dia ke kantor. . barangkali dia terjebak macet atau ada halangan lainnya”.” sahutku pendek. Rambutnya berombak sebahu. Aku lewat saja di depannya tanpa ada suatu kesan khusus.” katanya sambil mengulurkan tangan. khas wanita Jawa dengan perawakan seimbang. saya naik Mercy besar ke Kampung Melayu”. “Oh ya dari tadi kita bicara tapi belum tahu namanya. kok kelihatannya gelisah?” tanyaku lagi. saya mau jalan dulu cari barang yang saya perlukan”. “Mbak naik apa?” “Oh.Baru saja kakiku melangkah masuk ke dalam Atrium. “Lagi tunggu teman. 1994. Dia kelihatan agak berpikir. matanya agak lebar dan dadanya standar. Ia mengenakan blazer hijau dengan blouse hitam. Dari logatnya kutebak dia orang Jawa Tengah. saya juga tidak pakai jam. kalau begitu saya pulang. HP masih menjadi barang mewah yang tidak setiap orang dapat memilikinya.” sambil kulihatkan pergelangan tanganku. “Aduh.”Mbak mau kemana. sorry juga Mbak. Sampai di depannya dia menyapaku. Kami berpisah.” jawabnya. “Ooo.

“Saya agen sebuah Asuransi BUMN.” katanya sambil tersenyum. Rumah saya di Cinere. . “Boleh saya temani. Ia mematikan kontak dan membuka jendela. dianya nggak datang. Karena dia mengenakan rok span selutut. kantornya di Harmoni. something wrong?” kataku.. Vera memarkir mobilnya agak jauh dari mobil lainnya. so. kutaksir kamu paling-paling tiga puluh”. bagaimana kalau kita masing-masing panggil dengan nama saja tanpa sebutan basa-basi supaya lebih akrab. biar aku sendiri yang bawa. “Kemana kita?” katanya. Dewi. jangan aku yang bawa. “Kita ke Monas saja deh” katanya sambil terus tetap menyetir. jadinya waktu duduk menyetir agak ketarik ke atas. Monas terlihat sepi sore ini. jam di dashboard menunjukkan 17. jam segini juga lagi full macet” sambil memandangku dengan tatapan yang sulit kutafsirkan. Aku tiga puluh lima. makanya janjian di Atrium. Mobilnya Suzuki Carry warna merah maron.” kataku mengelak.55.“Kenapa. “Nggak. Vera menyandarkan tubuh dan kepalanya pada jok mobil. nggak aku juga mau jalan lagi suntuk. “Boleh saja. Dia memberikan kunci mobilnya padaku. “Terserah ibu sopir saja. pahanya terlihat sedikit. Eh. Aku terkejut. Vera naik mobil dan membukakan pintu sebelah kiri depan dari dalam. Eh. Dia menatapku sejenak dan akhirnya. Kulihat di atas jok tengah berserakan map dan kertas. jauh” sahutku bercanda. “Baiklah kalau begitu. Kami tetap duduk di dalam mobil.. karena aku memang bisa nyetir mobil tapi masih belum lancar sekali dan tidak punyai SIM. Jujur aku hanya asal berkata saja tanpa mengharap apapun. hari yang melelahkan”. asal jangan ke Bogor. “Ngomong-ngomong Mas Anto ini kerja di mana?” “Karyawan swasta. Toh umur kita nggak jauh berbeda. rencananya tadi dengan teman saya. “Bisa bawa mobil kan?” tanyanya. akan prospek di sebuah kantor di Kramat. Kami menuju basement tempat parkir mobilnya. Mbak Vera sendiri di mana?” balasku. Aku menelan ludah. Hanya ada beberapa mobil yang parkir di pelataran parkir. kalau nggak mengganggu” jawabnya. “Aduh. Blazernya tidak dikancingkan sehingga dadanya kelihatan menonjol. “Uffh.” sahutku asal saja. Sorry. Aku nggak punya SIM.

Tapi menurut teman-temanku baik perempuan ataupun laki-laki. tak usah dibicarakan lagi” katanya. Kuamati sejenak keadaan di dalam kamar.” ajaknya sambil menghidupkan mesin mobil. kita cari. Di dinding sejajar dengan arah ranjang dipasang cermin selebar 80 cm memanjang sepanjang dinding. Kulihat dia ragu-ragu untuk masuk ke halaman sebuah hotel. lampu jalan sudah mulai dinyalakan mengalahkan temaram senja. Tempat yang tenang”. . Mungkin karena warna kulitku agak gelap dan berkumis maka wajahku kelihatan lebih tua. Tanpa kujawab mestinya ia sudah tahu. Nggh. Setelah membereskan urusan di front office.. maukah kamu menemaniku ngobrol?” “Lho. Di bawah lampu merkuri wajah Vera terlihat pucat. Akhirnya kami mendapatkan tempat parkir yang cukup terlindung dari jalan umum. “Bukan apa-apa. Kami sempat terjebak kemacetan di sekitar Stasiun Tanah Abang. Kami saling memandang dan tersenyum. tapi bibirnya dipaksakan tersenyum. “Sudahlah. “Anto. Aku tersenyum dan membatin rupanya hotel ini memang dipersiapkan khusus untuk pasangan yang mau kencan.” kataku. “Baiklah. “Ayo kita berangkat. nggak apa-apa kok.. dengan wajah cukup ganteng. taksirannya meleset. berkumis dan dada berbulu aku termasuk idaman wanita. kami masuk ke dalam kamar.Ternyata taksiranku tepat. Akhirnya kuarahkan dia ke Petamburan. Aku hanya tidak ingin mobilku terlihat secara mencolok di halaman hotel” sahutnya. bukankah sekarang ini kita lagi ngobrol”. “Ayolah masuk saja. Vera terlihat sangat lelah. air mukanya berubah dan ia menghela napas panjang. Tiba-tiba saja kami bertatapan. Kucium bibir tipisnya dan ia membalasnya dengan melumat bibirku lembut. Senja semakin merambat. “Baiklah kita ke arah Tanah Abang saja yuk. tinggi 170 cm. Vera ternyata seorang janda dengan satu anak. Ketika kutanya kenapa dia bercerai. “Maksudku. maaf kalau sudah menyinggung perasaanmu.” jawabku. Kucium bibirnya lagi dan ia membalas lebih panas dari ciuman yang pertama tadi. Entah bagaimana mulanya tiba-tiba saja tangan kananku sudah kulingkarkan di lehernya dan kurengkuh ia ke dalam pelukanku. itu kenangan buruk dari masa laluku. Dari Monas kami menuju ke Tanah Abang. Waktu itu umurku sendiri baru dua puluh lima. perawakan tegap. Hotelnya cukup bersih dan murah” kataku meyakinkannya.

taksiranku 34 saja.“Kamu sering masuk ke sini. serahkan ID. bagaimana pengalamanmu. Kaki kirinya membelit kakiku. “Yahh. membuka kepala ikat pinggangku. Vera semakin terangsang melihat dadaku yang berbulu. Saya nggak menghakimi. Tangannya merayap di atas kemejaku dan mulai melepas kancing serta menariknya sehingga dadaku terbuka. Tapi kalau orangnya oke. Tangannya bergerak ke bawah. Simbar adalah sebutan bulu dada dalam bahasa Jawa. Lapor ke front office.. Sering dijahili klien nggak” tanyaku memancing. Vera melepaskan blousenya. “Simbarmu iku lho To. Vera mengangkat tangannya dari tubuhku dan akhirnya terlepaslah bra merah jambu yang dipakainya. Kami berbaring berjejer di ranjang yang empuk. Aku membalas dengan perlahan. Ternyata beginilah salah satu sisi dunia asuransi. ada juga yang iseng. Sudah dapat komisi plus tip plus enak gila”. tetapi semua itu kembali tergantung pada orangnya. To? Kelihatannya sudah familiar sekali” tanyanya. “Nggak juga. Aku melepas branya dengan sangat perlahan sambil mengusap-usap bahu dan lengannya. Bibirnya bergeser ke bawah dan kini ia menciumi leherku. melepas kancing celana dan menarik ritsluitingku dan langsung menariknya ke bawah. Aku sedikit mengangkat pantatku membantu gerakan tangannya membuka celanaku. lalu ia mendekatkan mukanya ke mukaku dan mencium bibirku. terlihat kenyal dan padat. Buah dadanya berukuran sedang. tidak lama kemudian roknya sudah merosot dan hanya dengan gerakan kakinya rok tersebut sudah terlepas dan terlempar ke lantai. “Huussh. Namanya nginap di hotel kan tahapannya standar aja. Kamu kok nganggap saya begitu sih”. Seksi sekali. “Nggak usah. Tangan kananku bergerak ke punggungnya dan terdengar suara “tikk” kancing pengait branya sudah terlepas. Kini tangannya bergerak ke belakangnya. bayar bill untuk semalam lalu ambil kunci kamar. Bau tubuhmu lebih merangsang daripada bau sabun bahkan parfum” katanya. “Mandi dulu yuk” kataku. nanti aja. Napas kami mulai berat dan memburu. Serr” bisiknya. Aku menggelinjang kegelian sekaligus nikmat. Sambil terus menciumi dadaku. Uraturatnya yang membiru di bawah kulit terlihat sangat menarik seperti alur sungai di pegunungan.. . kalau begitu saya nggak bisa kasih tip. Kita pulang saja yuk” kataku pura-pura serius. boleh juga sih. Ia membelai-belai dadaku dan sekali-sekali menarik perlahan bulu dadaku. Vera terus menciumiku sambil melepas blazernya. “Aduh. Beres kan?” “Kalau lagi prospek. Kulihat buah dadanya yang masih kenyal dan padat terbungkus bra warna merah jambu. bikin aku. Vera tengkurap di sebelahku dan menatapku sejenak.

sekedar untuk melihatnya dari dekat. semakin hari tubuh Marlena yang biasa kupanggil Lena. sementara sebelah kirinya kuremas dengan tangan kananku. di rumah itu aku bersama tiga orang anak dari saudaraku itu yang usianya sebayaku kecuali Marlena si bungsu.. Aku mendorong tubuhnya. tak tahan dengan rangsangan pada puting kananku. Ouuhh. Dihari berikutnya saat Marlena pulang dari sekolah langsung menuju ke kamar tempat cucian-cucian yang belum kering. demikian bergantiganti. pikirku. Aku pun mulai mengincarnya. terlihat semakin bongsor saja. . dengan kulitnya yang putih bersih semakin terlihat menggairahkan nafsuku. Aku tinggal memakai kemeja saja yang kancingnya juga terbuka semua. karena di rumah lagi tidak ada orang. akupun mengikutinya. Digigitnya meriamku yang masih terbungkus celana dalam. Kini bibirnya pindah ke puting kananku. Sepupuku Yang Seksi Cerita seks di masa puber. menarik celanaku sampai ke lutut dan akhirnya menariknya ke bawah dengan kakinya. Akupun sudah merangsang hebat. di usia puber sepertiku. Namaku Andi. Setahun sudah aku tinggal dengan mereka. Tangannya juga bergerak ke bawah. Yachh. Vera semakin ke bawah. Aku berusaha agar kedatanganku tidak mengagetkannya. Vera melepaskan diri dari pelukanku dan kini ia yang aktif menjilati dan menciumi tubuhku bagian atas. Payudara sebelah kanan kuisap dan kukulum. Anto teruskan.. Dari leher bibirnya menyusuri dadaku. Vera menghentakkan kepalanya dan menjilati telingaku. aku sudah mengenal yang namanya seks. Vera mengerang dan merintih ketika putingnya kugigit kecil dan kujilat-jilat. sungguh indah rasanya. gadis kecil yang masih kelas enam SD. Vera.. suatu ketika aku akan mendekatinya.. “Ououououhh. menjilati bulu dadaku dan.Putingnya yang merah kecoklatan menantangku untuk segera mengulumnya. Di usiaku yang masih dini. “Oukhh. ketika aku SMP. Setiap pulang sekolah aku selalu meluangkan waktu untuk ngobrol-ngobrol dengan Lena.” aku mengerang ketika mulutnya menjilati puting kiriku. ke perut dan terus ke bawah. Nghgghh. Senjataku sudah mengeras dan kepalanya sudah nongol di balik celana dalamku. apalagi payudaranya mulai terlihat bentuknya. Maklumlah turunan dari ibunya yang bertubuh bongsor dan montok. Anto” Payudaranya kukulum habis sampai ke pangkalnya. Tangan kiriku mengusap-usap punggungnya dengan lembut.. aku tinggal dengan saudaraku di Jakarta.

sambil menatapku penuh rasa penasaran. “Iya. nggak mau ah…!” bantahnya.tapi kalo udah ganti baju boleh masuk lagi ya…!” pintaku padanya..boleh…” ungkapnya.. jangan sampai dia jadi takut padaku. “A. “Iya Len…aku terangsang sekali…” ungkapku sambil mengelus-elus celanaku yang menyembul karena kontolku yang sudah tegang.. Wow. tapi juga penasaran.. Sekembali mengunci pintu gerbang depan.. . dan padat itu.!” kata Marlena sambil berputar bergaya seperti peragawati. emang mau ngapain…. Sementara Marlena menungguku dengan sedikit salah tingkah di kamar itu. “Aku terangsang Len…abis kamu cantik sekali Len…!” ungkapku terus terang.. “Len…kamu cantik sekali pakai baju itu.sebentar aja…!” ungkapku memberanikan diri.. “Iya…. jantungku berdegup kencang seakan tidak percaya akan pemandangan itu. “Anunya bangun ya kak…?” tanya Marlena heran.. “Aku janji nggak ngapa-ngapain…. “Masa sih. kulihat Marlena masih di kamar itu menunggu dengan malu-malu.. “Nggak ah…entar ada orang masuk lho…!” katanya polos. Tak kusia-siakan aku langsung memeluknya diri belakang.. “Iiih…peluk gimana sih. sambil beranjak mengunci pintu gerbang depan...!” janjiku padanya.aku keluar deh. Marlena pun membalikkan badannya menghadapku. “Iiih…. sambil melepas sepatunya.!” ungkapku jujur padanya.diapain sih tuh…udah….. “Mau bilang apaan sih kak…serius banget deh kayaknya…!” ungkap Marlena penasaran. “Awas dong…mau ganti baju nih…!” katanya memohon.aku. “Aku masuk ya…!” pintaku dari luar sambil membuka pintu. tanganku melingkar di tubuhnya yang kecil mulus. “Sebentar…. “Ya udah cepetan ah…yang enggak-enggak aja sih…” ungkapnya agak genit sambil berdiri membelakangiku.sungguh.. Gila.ya…Len. “Kamu mau lihat nggak Len…?” tanyaku padanya. “Kita kunci aja dulu pintu gerbangnya ya…!” ungkapku.kontolku langsung berdenyut begitu menyentuh pantat Marlena yang empuk dan bentuknya sedikit menungging menyentuh ke arah kontolku.?” iya kak. Langsung saja kugesek-gesekkan pelan-pelan di pantatnya itu. lalu tanganku kuletakkan di bagian perutnya.“Len…udah pulang. boleh peluk kamu nggak..seperti bidadari Marlena memakai daster kecilnya yang bertali satu.” kembali aku membujuknya.. “Aku boleh bilang sesuatu nggak Len…?” tanyaku agak ragu padanya. sambil ku usap-usap dengan perlahan.ah…!” seru Marlena sambil berusaha melepaskan pelukanku.aja….

cepetan mumpung nggak ada orang…!” ungkapku pada Marlena sambil kuelus-elus kontolku di depannya. tanpa bimbinganku lagi. .?” Ungkapku sambil menarik tangan Marlena kutempelkan ke arah kontolku. dia pun mulai berani melihat ke arah kontolku. sampai sesekali Marlena menggelinjang kegelian. sengaja ku usap-usapkan pada kontolku. Tak lama setelah itu perlahan kuangkat daster tipis Marlena yang menutupi bagian pantatnya itu. lalu bergeser mengusap-usap punggungnya. sambil membelai rambutnya yang terurai sebatas bahunya itu. ”Iiih ngapain sih…. “Aku boleh pegang-pegang kamu nggak Len…?” ungkapku sambil mulai mengusap-usap lengan Marlena. “Aaaah…ooouw…. sekalian saja kulepas. tapi penasaran. tangan Marlena kugenggamkan pada batang kontolku yang sudah ngaceng itu. sementara celanaku sudah jatuh melorot ke lantai.“Ya udah aku buka ya…. Tampak muka Marlena mulai memerah karena malu.?” ungkapku sambil menurunkan celana pendekku pelan-pelan. agar dia tidak kapok dan tidak menceritakan ulahku itu kepada orang tuanya. di belum mengerti apa maksud dari tindakanku terhadapnya itu. rasa penasarannya semakin menjadi melihat kontolku yang sudah ngaceng itu. “Gimana apanya…!” jawab Marlena polos. akupun terus menggesek-gesekkan batang kontolku di atas pantatnya itu. Sementara tangan Marlena terus menggenggam batang kontolku yang menempel di pantatnya. sambil mulai mengusap-ngusap kontolku. aku berusaha untuk tidak terlihat kasar olehnya. “Nih lihat…. Kulihat Marlena mengbuang muka pura-pura malu tapi matanya sedikit melirik mencuri pandang ke arah kontolku yang sudah kembali ngaceng. Aku kembali berdiri dan memeluk Marlena dari belakang. “Mau pegang nggak…. sampai akhirnya ku usap-usap dan kuremasremas pantatnya dengan lembut.buka ya celana dalamnya…. Sementara Marlena sesuai permintaanku terus menggenggam kontolku sambil sesekali mengusap-usapkan tangannya turun naik pada batang kontolku. Marlena pun melihatnya dengan tersipu-sipu. lalu dengan hati-hati kutempelkan batang kontolku diatas pantat Marlena yang tidak tertutupi oleh daster tipinya lagi. sesekali dia mengocoknya pelan-pelan.terus Len…enak banget…!” aku mulai merintih. dengan sangat hati-hati rabaan tanganku pun mulai keseluruh bagian tubuhnya. Marlena pun diam saja saat aku memeluknya. “Ngapain malu Len…kan udah nggak ada orang…” kataku berdebar-debar.!” pintaku pelan. “Iiiih…takut ah…gede banget sih…!” ungkapnya. “Gimana Len……. “Len…. Marlena terlihat bingung atas tingkahku itu. Masih dalam pegangan tanganku.. sentuhan lembut kontolku pada daster mini warna bunga-bunga merah yang dipakai Marlena membuatku semakin bernafsu padanya.?” ungkapku padanya. Malu tahu…!” ungkapnya pura-pura.

“Tuh kan…. “Nggak apa-apa nanti juga kamu tahu… Lena tenang aja…!” bujukku padanya agar dia bersikap tenang..?” pintaku padanya. saat tanganku mengusap-usap selangkangan dan memeknya. “Kamu kan udah pegang punyaku…sekarang aku pegang punyamu ya…Len. Waw nikmatnya. Marlena pun menuruti permintaanku tanpa rasa takut sedikitpun. “Udah nggak apa-apa…. ”Apa sih rasanya…. kontolku terjepit di sela-sela selangkangan Marlena. tanganku meremas pantat Marlena dengan penuh nafsu. Masih dalam posisi membelakangiku.. Aku terus menggenjot kontolku disela-sela selangkangannya.pake dibuka segala…?” tanyanya bingung. darahku rasanya mengalir cepat keseluruh tubuhku. mulai kugesek-gesekan secara beraturan. “Terus kita mau ngapain nih…?” ungkap Marlena heran sambil menunggingkan pantatnya persis kearah kontolku yang tegang luar biasa. .kan nggak ada siapa-siapa. “Ya udah…. sambil sesekali kusentuh-sentuhkan ke belahan memeknya yang sudah basah. Kutarik daster tipisnya lalu kukocok-kocokkan pada batang kontolku yang sudah basah oleh cairan memek Marlena tadi.!” ungkapku sambil menempelkan batang kontolku ditengah-tengah selangkangan Marlena tepat diatas lubang memeknya.“Eeeh…. “Iya…Len… sebentar lagi ya…!” ungkapku sambil mempercepat genjotanku. sambil mulai ku usap-usap memeknya yang masih bersih tanpa bulu itu.!” aku menenangkannya. meyakinkan Marlena bahwa aku tidak mungkin menyakitinya. heran. cairan memek Marlena pun semakin membasahi batang kontolku. nafsu birahiku semakin tinggi. Pelan-pelan kugesek-gesekkan batang kontolku itu di belahan memek Marlena..punyaku aja yang ditempelin deket punyamu ya.udah dong…geli nih…” ungkap Marlena.bangeet…!” aku merintih nikmat. udah belum sih…jangan lama-lama dong…!” pinta Marlena tidak mengerti adegan ini harus berakhir bagaimana. Lama kelamaan memek Marlena mulai basah.emang enak…ya…?” tanya Marlena.mau ngapain sih…. rupanya kelembutan belaianku sejak tadi dan segala permintaanku yang diucapkan dengan hati-hati tanpa paksaan terhadapnya. aku meminta Marlena membungkukkan badannya ke depan agar aku lebih leluasa menempelkan batang kontolku di tengah-tengah selangkangannya. semakin licin terasa pada gesekkan batang kontolku di belahan memek Marlena.. menempel tepat pada belahan memek Marlena. “Ah geli nih….malu…masa nggak pake celana dalam sih…!” ungkapnya merengek padaku. “Iya…Len…rapetin kakinya ya…!” pintaku padanya agar merapatkan kedua pahanya. “Aaah…Len…enaaaak…. seiring dengan degup jantungku yang makin cepat. sambil perlahan-lahan aku turunkan celana dalam Marlena. Lantas aku masukan kembali batang kontolku ketengah-tengah selangkangan Marlena. “Ah..

telat nih” dengan tergesa-gesa aku bangun lalu lari ke kamar mandi. “Kamu nggak marahkan kalau besok-besok aku pengen seperti ini lagi. aku benarbenar merasa puas dengan kepolosannya tadi.. Hal ini aku lakukan atas permintaan tante Ninik.jadi basah. Seperti kisahku dengan Tante Ninik.Tiba-tiba terasa dorongan hebat pada batang kontolku seakan sebuah gunung yang akan memuntahkan lahar panasnya. namanya Ninik.?” pintaku pada Marlena. “Apaan sih ini…. “Len…makasih ya…udah mau pegang punyaku tadi…!” ungkapku pada Marlena yang masih terheranheran atas ulahku tadi. Tapi untunglah Marlena tidak kaget atas tingkahku itu. pokoknya nanti aku akan bujuk dia untuk seperti itu lagi. “Iya…nggak apa-apa…asal jangan lagi ada orang aja.” jam di meja memaksa aku untuk memicingkan mata. ”Hmm…itu namanya air mani…Len…!” jelasku padanya. sebagian menyemprot di belahan memeknya.. Pagi itu aku ada janji untuk menjaga rumah tanteku. karena suaminya sering ditugaskan ke luar pulau. “Hangat…licin…ya…?” ungkapnya sambil malu-malu. payudara 34. tanteku ini orangnya cantik dengan wajah seperti artis sinetron. Aku pun menatap Marlena sambil melihat reaksinya setelah melihat tingkahku padanya itu. Tinggi badan 168. Marlenapun menurunkan daster mininya sambil mengusapkannya ke selangkangannya yang belepotan dengan air maniku. oouhh…!” air maniku muncrat dan tumpah diselangkangan Marlena. lalu dia cium baunya. Sejak kembali dari Malang. Oh ya. mutlak hanya seks.nih…!” ungkap Marlena sambil mengusap air maniku diselangkangannya... “Kriing. “Wah gawat. sambil tersenyum. aku sering main ke rumahnya. Aku sungguh beruntung dengan keadaan di rumah itu sore itu yang telah memberiku kesempatan untuk mendekati Marlena gadis kecil yang cantik. kalau perlu kuajari yang lebih dari itu. lalu dipakainya kembali celana dalamnya yang kulepas tadi. cuma sedikit rasa ingin tahu saja yang terlihat dari sikapnya itu. “Iiiih….. sebuah hubungan yang tidak didasari rasa cinta. Setelah itu Marlena pun bergegas mengambil tas sekolahnya berlalu ke dalam kamarnya. “Aaaaakh…aaaoww…Leenn…aku mau keluaarr…crottt…crott…crottt. Nakalnya Tante Ninik Cerita panas mengenai tante cantik memang mengundang sensasi yang beda.. dan tubuh yang langsing. Dipegangnya air mani yang berceceran di pahanya. .?” Marlena bertanya padaku.namanya.kan malu…!” ungkap Marlena polos.

lalu aku mulai mendekatkan mataku ke lubang kunci. aku memacu motorku ke rumah tante Ninik. Lho kok masih kusut wajahnya.Oh ya. terdengar suara guyuran air agak keras. “Ayo duo cewek paling manja sedunia. tubuh mulus dan putih tante Ninik tanpa ada sehelai benang yang menutupi terlihat agak mengkilat akibat efek cahaya yang mengenai air di kulitnya. tinggi 168 dan payudara 36. “Hmm. lalu mengambil porsi tukang dan melahapnya. “Pagi. “Met pagi semua” aku ucapkan sapaan seperti biasanya. tangan kanannya dengan lembut digosok-gosokkan ke vaginanya. kamu antar Dini dan Fifi ke sekolah ya. arhh”. Lalu dia berbalik dan mengguyurkan air ke tubuhnya. Hari Senin pagi. Tiga wanita cantik dan seksi yang suka memakai baju-baju transparan kalau di rumah. Aku tepis pikiran-pikiran porno di otakku. Kulihat tanteku melentingkan tubuhnya ke belakang. Dini sudah kelas 2 SMA dengan tubuh yang langsing. Aku menuju ke pintu kamar mandi. Aku langsung pergi ke ruang keluarga dan menyalakan televisi. dan tinggi 165. Ternyata tante Ninik sedang masturbasi. Mas Firman. Tante Ninik masih mandi. Sedangkan tangan kiri mengelus-elus payudaranya bergantian kiri dan kanan. “Fir. Di depanku terpampang pemandangan alam yang indah sekali. nanti pulangnya dijemput ya. Langsung aku parkir motor di teras rumah.” Lalu Dini menghilang dibalik pagar sekolahan. pasti baru bangun ya?” Fifi membalas sapaanku. “OK Tante” jawabku singkat. Sedangkan Fifi mempunyai tubuh agak bongsor untuk gadis SMP kelas 3. tante Ninik mempunyai dua anak perempuan Dini dan Fifi.” Dari dapur tante menyuruh aku. Kupacu mobil ke rumah tante Ninik. setelah lebih kurang lima menit tidak terdengar gemericik air aku mulai curiga dan aku hentikan makanku. kalau pergi selalu minta diantar.” celetukku sambil masuk ke mobil. payudara 36B. Rupanya tante Ninik ini sudah mencapai orgasmenya. Lalu hening agak lama. tapi tidak . Tante belum mandi nih. Aku matikan lampu ruang tempatku berdiri. Dini dan Fifi memang cewek yang manja. sasaranku adalah lubang kunci yang memang sudah tidak ada kuncinya. Setelah menaruh piring di dapur. Setiap aku berada di rumah tante Fifi aku merasa seperti berada di sebuah harem. aku sampai di rumahnya. Iya lho. Kali ini aku akan ceritakan pengalamanku dengan tante Ninik di kamarnya ketika suaminya sedang tugas dinas luar pulau untuk 5 hari. “Iya nih kesiangan” aku jawab sekenanya sambil masuk ke ruang keluarga. Kunci mobil ada di tempat biasanya tuh. Setelah parkir mobil aku langsung menuju meja makan. Setelah perjalanan 15 menit. ohh. sambil tangan kanannya semakin kencang ditancapkan ke vagina. “Daag Mas Firman. Selesai sudah tugasku mengantar untuk hari ini. Terdengar suara desahan lirih. Sepertinya Dini dan Fifi masih belum berangkat sekolah. begitu juga tante Ninik belum berangkat kerja.

Tapi aku menganggap itu cuma sekedar guyonan. gedhe juga ya Mr.” Tiba-tiba suara tante Ninik mengagetkan aku. sambil memegang tonjolan Mr. “Lho kok jadi munafik gitu. Setelah ambil obat dari apotik. P dari luar sarung. dengan alasan sakit. “Tante minta ijin ke atasan untuk tidak masuk hari ini dan besok. “Emm. Aku jadi membayangkan tante Ninik berhubungan badan denganku. Bra warna hitam juga terlepas. P di sarungku. “Hmm. dan sarung kamu tersingkap sehingga celana dalam kamu terlihat.” aku semakin salah tingkah. maafin tante ya. Lalu tante bangkit dan membuka lemari pakaian. Setelah tante Ninik berangkat kerja. Tubuh molek tante Ninik. geli ah” Aku terbangun dan terkejut. Lagian Firman tahu kok kalau tante tadi pagi masturbasi di kamar mandi” celetukku sekenanya. tadi Firman ngintip tante mandi. P mu” Tante terus saja nyerocos untuk menjelaskan kelakuannya. tante lihat kamu lagi tidur di kasur tante. Tante bikin kamu terbangun.!” Sambil aku tarik bahu tante ke tempat tidur.” dengan lembut tante berkata sambil memegang kedua bukit kembarnya. “Kamu ini pagi-pagi sudah begitu. Tante gak marah kan?” agak takut juga aku kalau dia marah. Tante jadi terangsang dan pingin pegang punya kamu. Aku jadi salah tingkah.. “Iya.. Hayo kamu lagi ngebayangin siapa? Nanti aku bilang ke ibu kamu lho. membuatku tergila-gila. “Waktu tante masuk kamar.. dengan tiba-tiba dia melepas blaser dan mengurai rambutnya.bisa. sehingga tante terjatuh di atas tubuhku. Langsung aku kecup payudaranya bergantian . Tante diam saja dan suasana jadi hening selama lebih kurang 10 menit.” Tante kaget dengan mimik setengah marah..” Kata tante sambil dengan pelan melepaskan pegangannya yang telah membuat Mr. Mbok ya nanti malam saja..” Begitu alasan tante ketika aku tanya kenapa dia tidak masuk kerja. kan enak ada lawannya. karena tante Ninik sudah berbaring disebelahku sambil tangannya memegang Mr. nggak salahkan kalau Firman pingin pegang ini. sejak kapan?” tanya tanteku dengan mimik keheranan. “Aku tahu kamu sudah lama pingin menyentuh ini. tante pulang. sehingga sekarang terpampang tubuh tante yang toples sedang membelakangiku. jadi kamu. gak pa pa kok. nggak kok tante. “Lho. “Maksud Firman. Maafin Firman ya. kamu lagi apa tuh kok tanganmu dimasukkan celana gitu. Hmm. Aku tetap terpaku di tempat tidur. Diikuti dengan lepasnya baju tipis putih. P menegang 90%. Maaf ya.. “Waduh. Aku agak kaget juga dia ngomong seperti itu. lalu tante berbalik menghadap aku. Sepertinya ada gejolak di hati tante. aku sendirian di rumahnya yang sepi ini. “Lho Fir. “Sudahlah tante. Karena masih ngantuk aku ganti celanaku dengan sarung lalu masuk kamar tante dan langsung tidur.” Celetuk tante Ninik sambil masuk kamar.

“Eh. P-ku yang mempunyai panjang 14 cm dengan diameter 4 cm.” aku mulai meracau. Tanganku beraksi lagi... Sekarang posisi kami berbalik. tapi gemuknya itu lho. bikin tante merinding” sambil tersenyum dia ngoceh lagi. Akhirnya sambil menggigit-gigit kecil puting susunya.” Lalu tante mulai menjilat ujung Mr.. Lebih ganas dari ciuman yang pertama tadi. “Wah.” tante mengagumi Mr.. iya deh. ngapain berhenti?” aku beranikan diri bertanya ke tante. P “Ahh. “Gak panjang banget. ihh geli Fir. P ku.” pintaku. P lain yang lebih gedhe. ini lho.. Lalu tante melepas celanaku. padahal Mr. aku berhasil melepas penutup satu-satunya itu. P yang berdiri dengan bebas dan menunjukkan ukuran sebenarnya. P yang belum pernah dilihatnya. punya kamu kok bisa segitu ya.kiri dan kanan.. “Hmm. Sampai akhirnya tangan tante masuk ke sela-sela celana dan berhenti di tonjolan yang keras. terusin hh. nakal juga kamu ya. tante merubah posisi dengan duduk di atas dadaku. kali ini berusaha untuk melepas CD tante Ninik. Dan aktifitas tante terhenti. Aksi meremas dan menjilat terus kami lakukan sampai akhirnya tanpa aku sadari. Rupanya dia sudah berhasil melepas CD ku. dengan cepatnya aku buka dan sekarang tinggal CD yang menutupi gundukan lembab. P.shh” tante semakin keras mendesah ketika tanganku mulai meraba kakinya dari lutut menuju ke selangkangannya. “Emangnya punya om gak segini? ya sudah tante boleh ngelakuin apa aja sama Mr..” Aku ingin agar tante memulai ini secepatnya.?” agak tergagap juga tante merespon pertanyaanku. rupanya tante punya Mr. dan sekarang sedang terperangah melihat Mr. Tiba-tiba. Tangan kiriku semakin berani meraba gundukan yang aku rasakan semakin lembab. anu. Sehingga terpampang jelas vaginanya yang tertutup rapat dengan rambut yang dipotong rapi berbentuk segitiga. “Eh. “Hmm. Sepertinya lebih besar dari punyanya om kamu deh. ada hembusan nafas diselangkanganku. Ada sensasi enak dan nikmat ketika lidah tante mulai beraksi naik turun dari ujung sampai pangkal Mr. tante terbelalak dan tersenyum. P-ku belum besar maksimal karena terhalang CD. “Hmm. Ciuman tetap kami lakukan dibarengi dengan rabaan di setiap cm bagian tubuh. Tante masih terkesima dengan Mr.” tante Ninik merengek perlahan. boleh juga nih.. aku berada di atas tubuh tante Ninik. enak tante.” Gila tante Ninik ini. “Tante. . dan rupanya ini mengagetkannya. Lalu aku tarik kepala tante Ninik sampai sejajar dengan kepalaku. Rok yang menjadi penghalang. “Ya sudah dibuka saja tante. kami berciuman lagi dengan ganasnya. dan ketika tinggal CD yang menempel.

Dengan tiba-tiba aku benamkan kepalaku di vaginanya dan mulai menyedot. Mau kan?” dengan manja tante memeluk tubuhku.. “Shh. tante ini cara Firman agar tante juga merasa enak” Aku membalas omongan tante.” Sambil tangan tante mengusap vaginanya.. Dengan pelan aku dorong Mr. “Ahh.” tante heran karena belum ada tanda-tanda mau keluar sesuatu dari Mr. kalau om kamu lagi luar kota. lalu turun dari tempat tidur.” tante langsung memohon agar aku secepatnya memasukkan Mr.. Tante bergeser dan terlentang dengan kaki dijuntaikan ke lantai. Aku gesek-gesekkan ujung Mr. tante melebarkan kedua pahanya. shh” tante berbicara sambil merasa keenakan. Gak rugi tante punya keponakan seperti kamu.. kepalanya bergerak ke kiri dan kanan menahan rasa nikmat yang aku berikan. ohh” tante mulai melenguh pelan ketika aku sentuh klitorisnya dengan ujung lidahku.. Lalu dengan lembut tante mulai mengocok Mr. shh mm. “Fir. “Tante siap ya. P ku masih berdiri tegak dan belum puas. P.Fir. P ku sendiri.” aku ngomgong sambil melirik ke Mr. “Ahh. Wah selain besar ternyata kuat juga ya. “Ehh. kok kamu belum keluar juga.Firr aku mau keluar. P sekarang sudah tertancap di vaginanya. Setelah vagina tante basah.. Aku tanggap dengan bahasa tubuh tante Ninik. ayo. “Cepetan Fir. enak Fir. ujung kepalaku mulai dijepit bibir vaginanya.“Ayo Fir.” tante mengerang dengan keras. Aku jilati kedua sisi dalam pahanya yang putih mulus. “Oh iya.. kamu pintar ahh. Pembaca cobalah lakukan ini dan rasakan sensasinya.. kok rasanya nikmat banget. Semakain kacau pula omongan tante Ninik.shh.Pku. PErlakuanku ini membuat tante semakin bergerak dan meracau tidak karuan. dan tante masih berkutat dengan perasaan enaknya. sampai akhirnya dipangkal paha. Kamu bisa jadi pemuas tante nih. P ku sambil bibirnya mengecup dada dan perutku.. gimana ya tante. P ke arah dalam vagina tante Ninik. Bergantian kiri-kanan.” erangan tante keras sekali. mm. Tante menggelinjang tidak teratur. “Hh. Dipegangnya Mr. Pasti Anda dan pasangan akan merasakan sebuah kenikmatan yang baru. “Fir. “OK tante” aku langsung mengiyakan dan mulai mengecup vagina tante yang bersih. P ke vaginanya dari atas ke bawah dengan pelan.. Aku berdiri sambil memegang kedua pahanya. gantian kamu boleh melakukan apa saja terhadap ini.. “Hmm.. Aku hentikan aktifitasku ini untuk menikmati moment yang sangat enak. aku mau masukin Mr.. Semakin dalam lidahku menelusuri liang vagina tante. shh” tante mulai berbicara tidak teratur. tante sudah gak tahan nih.kamu pintar Fir. sambil tubuhnya dilentingkan ke kebelakang. tante sampai lupa. P. P” aku memberi peringatan ke tante. Setelah lebih kurang 15 menit tante berhenti mengocok. Lalu perlahan aku dorong lagi hingga separuh Mr. yaa. .. “Ahh. Maaf ya” tante sadar kalau Mr. Rupanya tante sudah mencapai puncak. Aku terus menghisap dengan kuat vaginanya. terus Fir..

vagina tante rapet sekali” aku balas memujinya. Jangan kuatir ya sayang” Tante membalas sambil tangannya mengelus dadaku. “Fir. kami melanjutkan aksi.. Perlahan dan semakin kencang dia menggoyangkan pinggul dan pantatnya dengan gerakan memutar. “Tante. Kubiarkan sebentar tanpa ada gerakan.. Sambil berpelukan kami berciuman dengan mesra. . Dengan posisi memangku tante Ninik. di mana?” aku bertanya ke tante. plokk” suara benturan pahaku dengan paha tante Ninik semakin menambah rangsangan. plok. tapi apa tante gak takut hamil lagi kalau aku selalu keluarkan di dalam?” aku balik bertanya. Sepuluh menit lebih kami melakukan gaya tersebut. Lalu kami mandi bersama.. Vagina tante Ninik ini masih kencang. tante masih ikut KB. P. Lima belas menit kemudian aku mulai merasakan ada desakan panas di Mr. Ternyata enak juga bermain dengan wanita yang berumur 40-an.Lalu dengan hentakan lembut aku mendorong semua sisa Mr. “Gak apa-apa Fir. Aku juga mengimbanginya dengan sodokan ke depan. Aku terus semprotkan cairan hangat ke vagina tante. Semenjak itu aku sering dapat telepon ajakan untuk berkencan dengan tante-tante. tetapi tante rupanya sudah tidak tahan.. aku mau keluar nih. Fir tante nyampai lagi” Pinggulnya dirapatkan ke pahaku. Akhirnya kami berpagutan sekali lagi dan berpelukan erat sekali. P masih menancap dan dijepit Vagina yang berkedut dengan keras. P bibir vaginanya ikut tertarik. dan sempat melakukannya sekali lagi di kamar mandi. kali ini tubuhnya bergerak ke depan dan merangkul tubuhku. “Plok.. “Mau tante. “Tante juga. “Di dalam aja Fir. kamu mau kan nemani tante selama om pergi” pinta tante. Urutan vaginanya yang rapat dan ciuman-ciumannya akhirnya pertahananku mulai bobol. lalu tiba-tiba tante mengerang keras “Ahh. “Ahh. kamu hebat. tante aku nyampai”. setelah delapan semprotan tante dan aku bergulingan di kasur.” kami berdua melenguh. P ke dalam vagina tante. ahh” tante juga meracau. Aku kecup kedua payudaranya. dengan Mr. “Arghh. Rupanya tante Ninik menceritakan hal kehebatanku kepada teman-temannya. “Fir. “Aku juga Fir.. Rasanya seperti tidak mau melepas perasaan nikmat yang barusan kami raih. ***** Itulah pengalamanku dengan tante Ninik. tante juga mau lagi nih” sahut tante sambil tubuhnya digerakkan naik turun. pada saat aku menarik Mr.” puji tante Ninik.

Jangan gitu. Setelah 3 hari di rumahnya. sedangkan anaknya tidak ikut karena sekolah. Rupanya ia sangat ramah kepadaku.!” Rina yang baru masuk tersenyum.? Rina sering diceritain temen-temen di sekolah. matiin. Rina.. Istrinya.. suatu kali aku pulang dari rumah kakakku. dan putrinya. Sebelum habis satu film. aku ditugaskan oleh Firman untuk menjaga putri dan rumahnya karena ia akan pergi ke Malang. tho..” . Ia berangkat sama istrinya.. Aku dikenalkan kakakku kepadanya. dan menyalakan kembali video porno yang sedang setengah jalan. 7 tahun lebih muda darinya. Kalau aku ke Jakarta aku sering main ke rumahnya. “Hallo. dong! Tu.Menikmati Memek Gadis Smp Keperawanan bukanlah harga mati bagi para gadis di zaman sekarang ini. Ia pun mengundangku untuk main ke rumahnya dan dikenalkan pada anak-istrinya. Oleh karena itu aku sering main ke tempat abangku di Jakarta. Usianya 40 tahun dan sebut saja namanya Firman. tiba-tiba terdengar pintu depan dibuka. pucatlah wajahku! Rina duduk di karpet di depan televisi. ke rumah sakit untuk menjenguk saudara istrinya. Dan pada hari Senin. duduk di kelas 2 SMP. aku pun menontonnya. Aku pun tergopoh-gopoh mematikan televisi dan menaruh pembungkus VCD di bawah karpet. oleh karena itu ia minta cuti di kantornya selama 1 minggu. tapi belon pernah liat. Aku pun bersantai dan kemudian menyalakan VCD. Suatu hari aku ke Jakarta. “Rina… kamu nggak boleh nonton itu! Kamu belum cukup umur! Ayo.” Aku tersenyum mengangguk dan keluar membayarkan Bajaj yang cuma dua ribu rupiah. Selesai satu film. “Ih! Oom Ryan! Begitu. Menurutnya sakit demam berdarah dan dirawat selama 3 hari. Saat aku masuk kembali. Seperti apa yang dilakukan Rina. dengan mudahnya kunikmati memek perawannya. Dian. Oom Ryan. tolong dong bayarin Bajaj… uang Rina sepuluh-ribuan. di bagian bawahnya kulihat beberapa VCD porno. Oom Ryan.” Gugup aku menjawab. caranya. Karena memang sendirian. Saat melihat rak. rupanya ia adalah teman kuliah kakakku waktu dulu. Aku adalah seorang mahasiswa tingkat akhir di perguruan tinggi di Bandung. Ketika aku sampai ke rumah kakakku. abangnya nggak ada kembalinya.” “Aahhh. aku melihat ada tamu. dan sekarang sudah tingkat akhir. liat… cuma begitu aja! Gambar yang dibawa temen Rina di sekolah lebih serem. Dia memandang kepadaku dan tertawa geli. Untuk saat ini aku tidak mendapatkan mata kuliah lagi dan hanya mengerjakan skripsi saja. “Eh. karena aku tidak ada kesibukan apapun dan aku pun menuju rumah Firman.

. Dan aku pun mulai menciumi lehernya. dan khawatir kalau kularang Rina justru akan lapor pada orangtuanya. dan jariku mengelus belahan yang membayang. Lenganku merangkul dadanya. Bau bedak bayi dari kulitnya dan bau shampo rambutnya membuatku makin terangsang. Paha dan betisnya terlihat putih mulus. Rina mendongakkan kepala sambil memejamkan mata. Sekembalinya. apaan. “Oom. karena puting susunya yang menjulang membayang di dasternya. Aku semakin gelisah. dan ia duduk tepat di atas batang kelelakianku! Kami terengah-engah dalam posisi itu.!” “Aahhh… Oom Ryan ngeledek. Tubuh mudanya yang sudah mulai matang terbayang jelas. Saat ia membungkuk. Aku semakin gelisah karena penisku yang tadi sudah mulai “bergerak”. tapi gariahku sudah sampai ke ubun-ubun dan aku pun menarik lepas dasternya . aku memanggil Rina. gampang! Semut lagi push -up! Khan ada di tutup botol Fanta! Gantian… putih-biru-putih. kami berdiri bersampingan. kecil.!” “Ah. Celana dalamnya sudah basah. keringetan. puting susunya yang merah muda kelihatan dari celah itu. keringetan.. membelakangiku.. kecil. “Yang bener… Rina pakai seragam sekolah. Sekitar jam 7 malam. Dari dapur aku duduk-duduk di beranda belakang membaca majalah. dan tanganku pun mulai meremas kedua buah dadanya.. apa. Setelah makanan siap. kami berdua duduk di sofa di ruang keluarga.Tak tahu lagi apa yang harus kukatakan. “Uuuhh… mmmhhh…” Rina menggelinjang. di dalam rumah kulihat Rina sedang tengkurap di sofa mengerjakan PR. dan pantatnya membulat indah. Dan. Nafas Rina makin terengah. Kesadaranku yang tinggal sedikit seolah memperingatkan bahwa yang sedang kucumbu adalah seorang gadis SMP. aku keluar dan membeli makanan. kepanasan di Bajaj. buah dadanya yang indah mengintip. ayo tebak. dan tanganku pun masuk ke antara dua pahanya.. sekali lagi astaga… jelas ia tidak memakai BH. Aku menelan ludah dan terus masuk menyiapkan makanan. Aku menghindar dan menangkis. tapi ia terus menyerang sambil tertawa.!” Mia meloncat dari sofa dan berusaha mencubiti lenganku. dan… tersandung! Ia jatuh ke dalam pelukanku.. sekarang benar-benar menegak dan mengganjal di celanaku. Hitam. Selesai mencuci piring.?” Mia mengernyit dan memberi beberapa tebakan yang semua kusalahkan. Selesai makan. dan… astaga! Ia mengenakan daster yang pendek dan tipis. dan dari celah di dasternya. aku pun ke dapur membuat minum dan membiarkan Rina terus menonton. saat mencuci piring berdua di dapur.

” Rina mengangkat punggungnya ketika lidahku menyelinap di antara belahan kemaluannya yang masih begitu rapat. Tanganku berganti-ganti meremas dadanya dan membelai kemaluannya. Tergesa aku membuka semua pakaianku. dan kemaluanku yang tegak teracung ke langit-langit. Mungkin film tadi masih diingatnya. ukuran kemaluanku adalah panjang 15 cm. Tanganku naik ke dadanya dan meremas kedua bukit dadanya. Rina tergeletak terengah -engah. kujejalkan kepala kemaluanku.! Rina menelentang di sofa dengan tubuh hampir polos! Aku segera mengulum puting susunya yang merah muda.” ketika Rina membuka bibirnya. dan. Segera saja kemaluanku basah dan mengkilap. . apakah lubang sekecil ini akan dapat menampung kemaluanku yang besar ini. Sesekali lidahku akan membelai kelentitnya dan tubuh Rina akan terlonjak dan nafas Rina seakan tersedak. Dengan tangan. Lidahku bergerak dari atas ke bawah dan bibir kemaluannya mulai membuka.. Bulu yang sedikit itu sudah nampak mengkilap oleh cairan kemaluan Rina. Segera saja kepala kemaluanku kutekan. Terus terang saja. aku pun naik ke atas tubuh Rina dan bibirku melumat bibirnya.5 cm sedangkan Rina masih SMP dan ukuran lubang kemaluannya terlalu kecil. lebarnya 4. Aku pun segera membenamkan kepalaku ke tengah kedua pahanya. Aku menarik lepas celana dalamnya. dan Rina semakin mendesah – desah.. “Ehhh… mmmaaahhh... Tak tahan lagi... kugesek-gesekkan kepala kemaluanku ke celah di selangkangan Rina. Sesekali lidahku berpindah ke perutnya dan mengemut perlahan. “Ooohh… aduuhhh. Aroma kemaluanku ada di mulut Rina dan aroma kemaluan Rina di mulutku.” tangan Rina meremas sofa dan pinggulnya menggeletar ketika bibir kemaluannya kucium. kubelai -belaikan di pipi Rina. Ketika aku berhenti menjilat dan mengulum. dan sebentar kemudian kurasakan tangan Rina menekan pantatku dari belakang. berganti-ganti kiri dan kanan hingga dadanya basah mengkilap oleh ludahku. tetapi gagal saja karena tertahan sesuatu yang kenyal. Aku pun berpikir.. “Ohhmm. bertukar saat lidah kami saling membelit. Tangan Rina yang mengelus belakang kepalaku dan erangannya yang tersendat membuatku makin tak sabar. “Mmmhh… mmmhhh… ooohhhmmm. nampaklah bukit kemaluannya yang baru ditumbuhi rambut jarang. Putingnya sedikit membesar dan mengeras.dari atas kepalanya.. Aahhh. matanya terpejam. mam… msuk… hhh… msukin… Omm… hhh… ehekmm…” Perlahan kemaluanku mulai menempel di bibir liang kemaluannya. jadi ia pun mulai menyedot.

membiarkan otot-otot kemaluan Rina terbiasa dengan benda yang ada di dalamnya. Sekian lama kami diam terengah-engah. Sebentar kemudian kernyit di dahi Rina menghilang. aku mengejar puncakku sendiri. sarapan dan berangkat ke sekolah. Tapi enak banget. Di tengah tidurku aku bermimpi seolah Rina pulang sekolah. Rina mengernyit lagi. Tapi segera saja aku sadar bahwa itu bukan mimpi. Aku melihat keluar kamar dan kelihatan VCD menyala. dan akhirnya pinggulnya menyentak berhenti. Kembali ke rumah Firman. Satu tanganku lagi ada di pinggulnya dan meremas-remas. aku tahu bahwa ia baru saja belajar dari VCD. lalu menarik lepas celanaku dan mengulum kemaluanku. Tangannya menjambak rambutku. Nampak 3/4 kemaluanku menancap di kemaluannya. “Aduhhh… ssshhh… iya… terusshh… mmmhhh… aduhhh… enak… Oommm…” Aku merangkulkan kedua lenganku ke punggung Rina. Setelah tubuh Rina melemas. tapi lama kelamaan mulutnya menceracau. Oom… Rina lemes. Lewat beberapa waktu. Dengan satu sentakan. Dan sambil menindihnya. sementara jarijariku berganti-ganti meremas dan menggosok dada. dan terasa ujung kemaluanku membentur dasar padahal baru 3/4 kemaluanku yang masuk. Terasa cairan hangat membalur seluruh batang kemaluanku.dan Rina… entah berapa kali. Sepanjang malam aku mencapai tiga kali lagi orgasme. dahinya mengernyit menahan sakit. tapi segera kurasakan kemaluanku yang telah melemas bangkit kembali dijepit liang vagina Rina yang masih amat kencang. Ah! Merasakan caranya memberiku “blowjob”. Rina segera menggerakkan pinggulnya. Kuku-kuku tangannya mencengkeram kulit punggungku. Tanpa perlu diajarkan. Kupikir tubuhku yang lelah sudah terpuaskan. kelentit dan pinggulnya.” Aku hanya tersenyum sambil membelai rambutnya yang halus. Aku menekan lagi. Aku segera membawanya ke kamar mandi. dengan film yang kemarin. dan kami pun berlomba mencapai puncak. dan tubuh kami yang basah kuyup dengan keringat masih saling bergerak bergesekan.Tetapi dengan dorongan nafsu yang besar. aku masuk ke kamar tidur tamu dan segera pulas kelelahan. tembuslah halangan itu. lalu membalikkan kedua tubuh kami hingga Rina sekarang duduk di atas pinggulku. masuk ke kamar dan membuka bajunya. gerakan pinggul Rina makin menggila dan ia pun membungkukkan tubuhnya dan bibir kami berlumatan. Lalu aku diam tidak bergerak. merasakan sisa -sisa kenikmatan orgasme. dan aku pun mulai menarik dan menekankan pinggulku. Rina tentu merasakan siraman air maniku di liangnya. . aku mendorong ia telentang. sekali lagi kami bergumul penuh kenikmatan sebelum akhirnya Rina kupaksa memakai seragam. Begitupun di saat bangun pagi. dan ia pun mengeluh lemas dan merasakan orgasmenya yang ke dua. Rina memekik kecil. Akhirnya usahaku pun berhasil. “Aduh. Ketika aku mencapai klimaks. dan aku memandangi rambutnya yang tergerai yang bergerak-gerak mengikuti kepalanya yang naik-turun. membersihkan tubuh kami berdua dan… kembali ke kamar melanjutkan babak berikutnya. aku pun berusaha.

. dengan kulitnya yang putih bersih semakin terlihat menggairahkan nafsuku. “Len…udah pulang. pikirku. Dan dia menjadi awal dari semua nafsu seks masa puber yang bergejolak. jangan sampai dia jadi takut padaku... boleh peluk kamu nggak. terlihat semakin bongsor saja... semakin hari tubuh Marlena yang biasa kupanggil Lena.. sambil melepas sepatunya.. “Masa sih.tapi kalo udah ganti baju boleh masuk lagi ya…!” pintaku padanya. Aku berusaha agar kedatanganku tidak mengagetkannya. “Aku janji nggak ngapa-ngapain….Ulah Abg Smp Masa itu masa awal kenalanku. jantungku berdegup kencang seakan tidak percaya akan pemandangan itu. “A. “Sebentar…. akupun mengikutinya. Setiap pulang sekolah aku selalu meluangkan waktu untuk ngobrol-ngobrol dengan Lena. sekedar untuk melihatnya dari dekat. “Mau bilang apaan sih kak…serius banget deh kayaknya…!” ungkap Marlena penasaran.!” janjiku padanya.. “Len…kamu cantik sekali pakai baju itu.ya…Len..aku keluar deh.. ketika aku SMP. nggak mau ah…!” bantahnya.. “Iya. Wow.boleh…” ungkapnya.?” iya kak. Namaku Andi. Maklumlah turunan dari ibunya yang bertubuh bongsor dan montok. Aku pun mulai mengincarnya.aku. “Aku boleh bilang sesuatu nggak Len…?” tanyaku agak ragu padanya.sebentar aja…!” ungkapku memberanikan diri. Cerita panas berikut menceritakan aksi seksku pada masa smp.. emang mau ngapain…..!” kata Marlena sambil berputar bergaya seperti peragawati. “Ya udah cepetan ah…yang enggak-enggak aja sih…” ungkapnya agak genit sambil berdiri membelakangiku.. masa awal naluri lelakiku bermain.. karena di rumah lagi tidak ada orang. “Iiih…peluk gimana sih. di rumah itu aku bersama tiga orang anak dari saudaraku itu yang usianya sebayaku kecuali Marlena si bungsu. Setahun sudah aku tinggal dengan mereka. gadis kecil yang masih kelas enam SD. Dihari berikutnya saat Marlena pulang dari sekolah langsung menuju ke kamar tempat cucian-cucian yang belum kering.aja…. suatu ketika aku akan mendekatinya.” kembali aku membujuknya. “Aku masuk ya…!” pintaku dari luar sambil membuka pintu. “Iya….seperti bidadari Marlena memakai daster kecilnya yang bertali satu. “Awas dong…mau ganti baju nih…!” katanya memohon. aku tinggal dengan saudaraku di Jakarta.!” ungkapku jujur padanya. di usia puber sepertiku. apalagi payudaranya mulai terlihat bentuknya..sungguh.

”Iiih ngapain sih….Tak kusia-siakan aku langsung memeluknya diri belakang. “Kita kunci aja dulu pintu gerbangnya ya…!” ungkapku.ah…!” seru Marlena sambil berusaha melepaskan pelukanku. tangan Marlena kugenggamkan pada batang kontolku yang sudah ngaceng itu.terus Len…enak banget…!” aku mulai merintih. tanpa bimbinganku lagi. “Iiiih…takut ah…gede banget sih…!” ungkapnya. Tampak muka Marlena mulai memerah karena malu.?” ungkapku sambil menurunkan celana pendekku pelan-pelan. tanganku melingkar di tubuhnya yang kecil mulus. “Mau pegang nggak….kontolku langsung berdenyut begitu menyentuh pantat Marlena yang empuk dan bentuknya sedikit menungging menyentuh ke arah kontolku. sambil menatapku penuh rasa penasaran. Langsung saja kugesek-gesekkan pelan-pelan di pantatnya itu. sambil mulai mengusap-ngusap kontolku. sengaja ku usap-usapkan pada kontolku. “Anunya bangun ya kak…?” tanya Marlena heran. Sementara Marlena menungguku dengan sedikit salah tingkah di kamar itu. Malu tahu…!” ungkapnya pura-pura. “Ya udah aku buka ya….diapain sih tuh…udah…. “Nggak ah…entar ada orang masuk lho…!” katanya polos. Sekembali mengunci pintu gerbang depan. lalu tanganku kuletakkan di bagian perutnya. Marlena pun melihatnya dengan tersipu-sipu. Sementara Marlena sesuai permintaanku terus menggenggam kontolku sambil sesekali mengusap-usapkan tangannya turun naik pada batang kontolku. Gila. “Nih lihat….. Masih dalam pegangan tanganku.. Kulihat Marlena mengbuang muka pura-pura malu tapi matanya sedikit melirik mencuri pandang ke arah kontolku yang sudah kembali ngaceng. kulihat Marlena masih di kamar itu menunggu dengan malu-malu. Marlena pun membalikkan badannya menghadapku. “Iiih…. tapi juga penasaran. sambil ku usap-usap dengan perlahan. “Aaaah…ooouw…. “Aku boleh pegang-pegang kamu nggak Len…?” ungkapku sambil mulai mengusap-usap lengan .cepetan mumpung nggak ada orang…!” ungkapku pada Marlena sambil kuelus-elus kontolku di depannya. dia pun mulai berani melihat ke arah kontolku. dan padat itu. “Iya Len…aku terangsang sekali…” ungkapku sambil mengelus-elus celanaku yang menyembul karena kontolku yang sudah tegang. tapi penasaran. “Kamu mau lihat nggak Len…?” tanyaku padanya.?” Ungkapku sambil menarik tangan Marlena kutempelkan ke arah kontolku. sambil beranjak mengunci pintu gerbang depan. “Aku terangsang Len…abis kamu cantik sekali Len…!” ungkapku terus terang. “Ngapain malu Len…kan udah nggak ada orang…” kataku berdebar-debar. rasa penasarannya semakin menjadi melihat kontolku yang sudah ngaceng itu.

“Gimana Len……. “Udah nggak apa-apa….!” ungkapku sambil menempelkan batang kontolku ditengah-tengah selangkangan Marlena tepat diatas lubang memeknya. dengan sangat hati-hati rabaan tanganku pun mulai keseluruh bagian tubuhnya.malu…masa nggak pake celana dalam sih…!” ungkapnya merengek padaku. saat tanganku mengusap-usap selangkangan dan memeknya. “Kamu kan udah pegang punyaku…sekarang aku pegang punyamu ya…Len. seiring dengan degup jantungku yang makin cepat.Marlena. sentuhan lembut kontolku pada daster mini warna bunga-bunga merah yang dipakai Marlena membuatku semakin bernafsu padanya. aku berusaha untuk tidak terlihat kasar olehnya.. sampai akhirnya ku usap-usap dan kuremasremas pantatnya dengan lembut. Sementara tangan Marlena terus menggenggam batang kontolku yang menempel di pantatnya... sampai sesekali Marlena menggelinjang kegelian. “Tuh kan…. semakin licin terasa pada gesekkan batang kontolku di belahan memek Marlena. Lama kelamaan memek Marlena mulai basah. Masih dalam posisi membelakangiku.pake dibuka segala…?” tanyanya bingung. “Nggak apa-apa nanti juga kamu tahu… Lena tenang aja…!” bujukku padanya agar dia bersikap tenang. agar dia tidak kapok dan tidak menceritakan ulahku itu kepada orang tuanya. di belum mengerti apa maksud dari tindakanku terhadapnya itu. “Len…. Marlena pun . Marlena terlihat bingung atas tingkahku itu. sambil membelai rambutnya yang terurai sebatas bahunya itu. aku meminta Marlena membungkukkan badannya ke depan agar aku lebih leluasa menempelkan batang kontolku di tengah-tengah selangkangannya. lalu dengan hati-hati kutempelkan batang kontolku diatas pantat Marlena yang tidak tertutupi oleh daster tipinya lagi. “Gimana apanya…!” jawab Marlena polos. Tak lama setelah itu perlahan kuangkat daster tipis Marlena yang menutupi bagian pantatnya itu. “Ya udah…. lalu bergeser mengusap-usap punggungnya. sambil perlahan-lahan aku turunkan celana dalam Marlena.. darahku rasanya mengalir cepat keseluruh tubuhku.buka ya celana dalamnya…. “Eeeh….!” aku menenangkannya. akupun terus menggesek-gesekkan batang kontolku di atas pantatnya itu.kan nggak ada siapa-siapa.?” pintaku padanya. Pelan-pelan kugesek-gesekkan batang kontolku itu di belahan memek Marlena.mau ngapain sih…. Aku kembali berdiri dan memeluk Marlena dari belakang.!” pintaku pelan. nafsu birahiku semakin tinggi.udah dong…geli nih…” ungkap Marlena..punyaku aja yang ditempelin deket punyamu ya. sementara celanaku sudah jatuh melorot ke lantai. “Ah. sambil mulai ku usap-usap memeknya yang masih bersih tanpa bulu itu. sekalian saja kulepas. sesekali dia mengocoknya pelan-pelan. Marlena pun diam saja saat aku memeluknya.?” ungkapku padanya.

cuma sedikit rasa ingin tahu saja yang terlihat dari sikapnya itu. oouhh…!” air maniku muncrat dan tumpah diselangkangan Marlena.bangeet…!” aku merintih nikmat.?” Marlena bertanya padaku. Aku sungguh beruntung dengan keadaan di rumah itu sore itu yang telah memberiku kesempatan untuk mendekati Marlena gadis kecil yang cantik. Dipegangnya air mani yang berceceran di pahanya. Kutarik daster tipisnya lalu kukocok-kocokkan pada batang kontolku yang sudah basah oleh cairan memek Marlena tadi... “Iya…Len… sebentar lagi ya…!” ungkapku sambil mempercepat genjotanku. Tapi untunglah Marlena tidak kaget atas tingkahku itu. heran. Tiba-tiba terasa dorongan hebat pada batang kontolku seakan sebuah gunung yang akan memuntahkan lahar panasnya. Waw nikmatnya. ”Apa sih rasanya…. Lantas aku masukan kembali batang kontolku ketengah-tengah selangkangan Marlena.. “Apaan sih ini….menuruti permintaanku tanpa rasa takut sedikitpun. rupanya kelembutan belaianku sejak tadi dan segala permintaanku yang diucapkan dengan hati-hati tanpa paksaan terhadapnya.nih…!” ungkap Marlena sambil mengusap air maniku diselangkangannya. udah belum sih…jangan lama-lama dong…!” pinta Marlena tidak mengerti adegan ini harus berakhir bagaimana. sebagian menyemprot di belahan memeknya. Aku pun menatap Marlena sambil melihat reaksinya setelah melihat tingkahku padanya itu. Aku terus menggenjot kontolku disela-sela selangkangannya.emang enak…ya…?” tanya Marlena. “Aaah…Len…enaaaak…. meyakinkan Marlena bahwa aku tidak mungkin menyakitinya. kontolku terjepit di sela-sela selangkangan Marlena. sambil tersenyum. “Terus kita mau ngapain nih…?” ungkap Marlena heran sambil menunggingkan pantatnya persis kearah kontolku yang tegang luar biasa. “Hangat…licin…ya…?” ungkapnya sambil malu-malu. lalu dipakainya kembali celana dalamnya yang kulepas tadi. “Aaaaakh…aaaoww…Leenn…aku mau keluaarr…crottt…crott…crottt. “Iya…Len…rapetin kakinya ya…!” pintaku padanya agar merapatkan kedua pahanya. ”Hmm…itu namanya air mani…Len…!” jelasku padanya.jadi basah. mulai kugesek-gesekan secara beraturan.namanya. “Len…makasih ya…udah mau pegang punyaku tadi…!” ungkapku pada Marlena yang masih terheran- . cairan memek Marlena pun semakin membasahi batang kontolku. lalu dia cium baunya. Marlenapun menurunkan daster mininya sambil mengusapkannya ke selangkangannya yang belepotan dengan air maniku. sambil sesekali kusentuh-sentuhkan ke belahan memeknya yang sudah basah. “Iiiih…. “Ah geli nih…. tanganku meremas pantat Marlena dengan penuh nafsu. menempel tepat pada belahan memek Marlena.

Saya sendiri masuk di sekolah yang cukup bonafit dan terkenal dengan lulusan yang masuk ke universitas negeri. dan payudaranya sangat pas sekali untuk seumuran dia. Bodinya sangat sintal. bahkan sampai ke luar negeri. Cukup banyak saya disibukkan dengan kegiatan yang cukup banyak. kalau perlu kuajari yang lebih dari itu. saya mau punya pacar biar bisa memotivasi belajar saya lebih banyak. Terlihat sangat alami. Kegemaran saya pada matematika dan fisika sangat menonjol di kelas dan selalu menjadi tangan kanan para guru untuk bantu teman2 pada kelas tambahan. “Kamu nggak marahkan kalau besok-besok aku pengen seperti ini lagi.?” pintaku pada Marlena. swasta terbaik. “Iya…nggak apa-apa…asal jangan lagi ada orang aja. Masa SMA merupakan masa yang paling menyenangkan. Bahkan saya jadi asisten lab di sekolah buat pelajaran fisika kelas 1. baik itu teman cowok atau cewek. namanya adalah Mita. Rambutnya yang panjang diikat rapih dan kulitnya putih. Dan itu semua saya lakukan untuk menarik perhatian para wanita di kelas saya. pokoknya nanti aku akan bujuk dia untuk seperti itu lagi. Mita sangat cantik dan ayu. Ada 1 yang menarik perhatian saya. . Tapi yang saya kagum. Sibuk mikirin yang lain. dan mereka punya pacar.heran atas ulahku tadi. tidak ada goal. Saya sangat ambisius untuk meraih goal saya untuk bisa menjadi siswa teladan dan bisa mendapat beasiswa kuliah. Tapi 1 hal yang membuat saya iri dengan teman2 yang lain. Saya pun sangat merindukan masa-masa itu dengan beberapa kenangan indahnya. tugas sekolah yang tak habis2nya dan juga ujian yang sangat menyita waktu. Dan memang benar. Setelah itu Marlena pun bergegas mengambil tas sekolahnya berlalu ke dalam kamarnya. aku benarbenar merasa puas dengan kepolosannya tadi.. Itu semua terlihat dari alat2 komestik yang dia bawa ke sekolah. jadi gak pernah kepikiran sampai kesitu. Seks di Masa SMA Cerita panas dari masa muda waktu duduk di bangku SMA.. Sepertinya dia sangat menjaga kecantikannya dengan perawatan yang rutin. Akhirnya saya memutuskan kalo saya naik kelas 2 dan masuk kelas sains. pantatnya sangat padat dan kencang (karena saya pernah senggol). Mereka santai saja. Benar-benar luar biasa. maupun dari luar. Aktif di dalam organisasi dan menyukai ilmu sains membuat saya cukup banyak teman di sekolah. Dimana penjajakan dari anak culun menjadi pemuda dengan proses pembelajaran baik dari diri sendiri. karena semua kosmetiknya hanya untuk perawatan kulitnya saja. saya masuk kelas sains dan temanteman cewek di kelas saya adalah para idola di sekolah.kan malu…!” ungkap Marlena polos. Pacar lah yang tidak saya punya. dia tidak pernah menor.

Mulai dari situ. Mita dan saya mendapatkan masing-masing kimia dan fisika. tapi kami masuk 5 besar di kelas. sangatlah menyenangkan sekali. Karena disamping itu. Penjelajahan seksualitas kami pun berlanjut karena perasaan ingin tahu saya yang makin meninggi. kami beranikan untuk memakai lidah dalam berciuman. Tidak sampai FK. kami duduk di kafe dengan pemandangan yang sangat luar biasa indahnya. Disitulah saya dicium bibir dengan bibirnya yang sangat lembut. dan cukup sering ajak dia ngobrol. tapi rangsangan akan FK ini cukup besar kadang2 sampai kemaluan saya tegak dan Mita pun merapatkan kakinya pertanda kalo dia terangsang. Dan dia dengan spontan menjawab iya. Kadang2 saya suka menelepon dia ajak ngobrol. Sampai kepada hari valentine. Kedekatan kami makin membuat saya bahagia. dari jauh kelihatan paras wajah cantiknya yang sangat mempesona.Saya mulai mendekati dia.. karena kami masih newbie untuk hal2 begitu. Kami berdua sangat senang dan orangtua kami pun bangga akan hal itu. akhirnya dia mau jadi pacar saya. 5 besar dari tiap kelas akan menjadi perwakilan untuk olimpiade sains dan dibagi-bagi berdasarkan minat. Dia juga tidak lupa untuk mengabadikan foto2 dengan kamera SLRnya. Dalam perjalanan. kami cukup sering berciuman malah hampir tiap hari sehabis pulang sekolah. kami pesan ice cream sebagai penutup dan setelah itu ngobrol untuk menikmati pemandangan yang ada. Saya jemput kerumahnya. Saya tembak dia untuk jadi pacar saya dan setelah ngomong bla. dan prestasi kami berdua cukup luar biasa. Walaupun kami bukan rank 1 dan 2. Ketika kami sampai di tempat wisata. Aneh rasanya pertama kali. Wah senangnya hatiku. Bahkan bisa sampai berjam-jam kami cipokan. Kami pilih kursi untuk berdua dan makan siang disana. bahkan sampai curhat. . bla.. Sebulan kemudian. Dia membawa segala perlengkapannya. saya belum pernah mencium dia. saya bikin dia surprise dan dia sangat senang akan semua itu. Setelah 2 bulan kami berpacaran. Setelah selesai. Kami bergandengan tangan ke mobil dengan hati yang berbunga2. Setelah cukup lelah berjalan2.. dia bilang terima kasih dan saya disuruh pejamkan mata. Pada waktu di mobil. kami juga bersenda gurau sambil tertawa dengan iringan musik membuat suasana menjadi hangat. tetapi hari-hari selanjutnya. Tidak jarang juga saya membantu dia belajar pelajaran di sekolah. Karena kita mau wisata ke daerah pegunungan dan kalau sempat mau ke pedesaan. bla. sampai suatu saat saya mau ajak dia jalan2 keluar. kami berjalan2. Apa rasanya megang tetek? Gimana kalau kontol dikocokin cewek sendiri? Apa sih rasanya hubungan badan itu? Tiba saatnya libur sekolah. Mita akhirnya jadi pacar saya.

melainkan hanya menciumi rambutnya yang sangat harum. Lalu dia menggelengkan kepala pertanda setuju. dadamu sangat merangsang.Sewaktu liburan. Terlihat Mita masih tidur. karena dia berada di atasku posisinya. lalu saya bangunkan dia dengan pelukan dari belakang dengan tangan melingkari perutnya. begitu saya pikir. Lalu ciuman saya turun ke dadanya dan pentilnya yang pink dan mancung itu. Kami bermain lidah. orang tua Mita keluar negeri untuk mengunjungi kakaknya yang ada di Eropa. Saya kaget dan Mita hanya tersenyum. “Iya Mit. Pada saat hot2nya kami bercumbu. masih kencang dan berisi. Jadi lebih mancung. Dengan cepat saya lahap bibirnya dan tangan saya mulai meraba dan meramas teteknya. bahkan kadang2 sampai ludah kami belepotan. Lalu Mita membuka bajunya dan terpampanglah dua bukit kembar menggantung yang ranum sekali. Waktu pun sudah malam dan aku pun pamit pulang. dan yang ada cuman pembantunya yang sudah sangat tua. Lalu saya mencium tengkuk dibawah kupingnya dan Mita kegelian dan terbangun. Kulihat Mita kegelian disitu. “Kaget yah aku gak pake BH. aku kaget banget. Tapi saya tidak tidur saat itu. “Heh. Boleh kan aku pegang2?” jawabku. dan saya mencium bibirnya yang lembut itu dan akhirnya kami bercipokan cukup lama. Dadanya bisa kurasakan. Lalu tangan mulai naik sedikit2 hingga ke daerah dada. Pada saat tangan saya menyentuh dadanya. “Met pagi sayangku!” lalu aku cium bibirnya dan kami lanjutkan dengan cipokan. Dia tersenyum dan menyambut. Buka bajumu yah?”. mendingan ngapel di rumah Mita aja. jadi bisa kugesek kelaminku ke pahanya yg membuat kontol saya menegang. Tapi aku sudah berjanji kalo aku bakal balik lagi besok pagi. Ternyata yang kenyal yang selama ini aku cuman lihat di film2 itu sangat indah bentuknya. pentil Mita itu bentuknya puffy. Dan yang paling saya kagumi. tapi kami hanya tertawa saja dengan apa yang kami lakukan itu. tapi lembut bang et Mit. ternyata dia tidak menggunakan BH.Lalu kami melanjutkan petualangan cipokan yang membahana. Pada saat tidur siang. “Geli tau!” katanya manja. Pagi2nya saya datang dan Mbok langsung mempersilahkan masuk tanpa bertanya banyak. udah dibukain berarti harus dimainiin. kami tidur berdua di kamarnya dan kepalanya ditaruh di dadaku. kadang2 lidah . saya jilati. jadi kamu bisa pegang tetekku langsung”. jangan ngelamun. Aku boleh lihat gak. Cukup lama saya bermain2 di sekitar dadanya. tanganku mencoba untuk „nakal‟ dengan meraba pantatnya yang sangat berisi itu dan sekali-sekali mengelus pahanya yang mulus. Akhirnya dia terbangun juga dari tidurnya. Saya raba tanpa memberi tekanan dan membuat Mita terkejut. Kami berpacaran di rumahnya. Kulit putih Mita membuat putingnya menjadi begitu bercahaya karena warna merah muda yang terpancar. “Iya Mit. “Harusnya kan sayang bilang2 dulu mau megang tetek aku”. bukan didiemin” kata Mita dengan kedipan nakalnya. Dan pahanya yang putih itu disilangi ke pahaku. Itu semua membuat ciuman kami tambah hot dan sangat liar. Daripada keluar duit jalan-jalan.

Sangat luar biasa. Tapi membuangnya ke tissue. Dia bilang. dan akhirnya dia terdiam terkujur lemas. netek. Mita mengangguk dan aku raih pantatnya dan membuka celananya. Tapi aku juga bisa bikin kamu jadi enak seperti yang aku rasakan kok.. Lalu surprisenya. wanita cantik idamanku di kelas. Dan itu luar biasa nikmatnya. dan memek merekah berwarna merah muda dengan lapisan2 memek yang begitu jelas. dan juga perbuatan mesum kami itu. Nikmat. Mita dengan sengaja memainkan kontolku dan aku juga memainkan teteknya dan pentil puffynya itu dan juga memeknya yg mungil itu. Kami melanjutkan hubungan sampai akhir SMA.” Mita dengan cekatan melakukan „pekerjaan tangannya‟ dengan lihai. kami langsung ke tempat tidur dan melakukan ritual2 yg sudah kami pelajari. Sangat harum sekali memeknya itu. “Enak gak? Mita ngocoknya bener gak? Itu yg Mita pelajarin dari film2″ katanya. Dan lama2 pentilnya mengeras dan dia menjadi tambah geli dengan erangan2 erotis pertanda kenikmatan. Aku buka selangkangannya. dan bulu2nya yang hitam mulai terlihat. Tepat pada saat spermaku muncrat pertama kali. dan hanya memberi tekanan dari lidahnya. Bulunya halus.” Lalu tangannya memegang dan setruman 1000V menjalar di badanku. Dia melanjutkan ke luar negeri untuk ambil .”Mit…. Aku senang. udah bangun yah „adek‟nya. tapi Mita juga pernah mandi kucingkan saya dengan ciuman dan tekanan payudaranya. Kami lalu tertidur berpelukan dengantelanjang. dan Mita tidak menelannya. “Ihh. kami lalu mandi bersama. Kocokin yah mpe spermanya muncrat. “Keras yah. Semakin aku konsentrasikan ke bagian itu. “Iya Mit. Aku jilati. dan rapi. enak banget. Dia percepat untuk menghisap dan lidahnya menggesek2 dinding kontolku. Disitu terlihat celana dalamnya yang berwarna pink. cukup lebat untuk menutupi bentuk memeknya. Aku mengerang dan bilang kalau aku mau keluar. dan oral. Saya makin menggila dan merasa sangat nikmat. Disitu dengan cekatan dia membuka celana jeansku dan juga celana dalamku. aku mainin yah yang?”. Tangan Mita mulai nakal dan meraih kemaluanku. Tapi lemas”. “Enak Mit. Kubuka celana dalamnya dan terpampanglah memek Mita. Aku mau… keluar.Cret t…. Aku suka kamu gituin. Dengan bijak dia menolak kalau itu satu2nya mahkota wanitanya buat suami di suatu hari nanti. Kadang2 kami selingin dengan saling memijat. dia memasukkan kontolku yg 15cm itu ke dalam mulutnya yang imut. lalu kami saling mengelus vital masing2. ntah berapa kali aku muncrat. Ketika mengeringkan badan.. Lain kali lagi yah. dan aku jilati dengan penuh nafsu.saya melingkari putingnya lalu melahap seluruhnya untuk masuk kedalam mulutku.. makin Mita mengerang. dan terlihat dia menggelinjang. Pada saat menyabun. Klitorisnya mengeras dan dia menggelinjang kegelian. ntar lagi Mit”. Ketika kami terbangun. Mau?”. dia stop gerakannya. Cipokan. Saya pernah bertanya apakah aku boleh memasukkan kontolku ke memeknya. Sambil bercanda2 sebagai mana layaknya orang pacaran. Crettt. Jadi seperti berhubungan seks dan lagi2 aku muncrat di mulut Nita. Lalu kami melanjutkan hubungan kami. “Enak banget yang. Kami melakukan posisi 69 pada saat itu dengan posisik diatas.

“bang. dan waktu itu gw BBMin dia. di parkiran basement. *disini pikiran nakal gw main. Sebut saja nama adik kelas gw ini Dita. maklum dia pake baju yg agak keliatan belahannya. akhirnya gw cabut dari mal itu.5. gw naik tol. sedangkan saya di dalam negeri saja. tapi lo ga pernah ngapa2in kana ma cowok lo?” kata gw “maksudnya bang? Tanya dita “yaa kaya anak muda pacaran lah gimana” kata gw Akhirnya Dita jelasin dia sering petting ama cowoknya. Sepongan Nikmat Dita Adik Kelasku Masa kuliah adalah masa terindah. gw nanya ama dita “dit. waktu itu dia lagi kuliah di gedung K lt.gw punya adik kelas anak akuntansi. daripada selama ini dia cuma bacol gw. berarti dia nakal. Cerita panas dengan Dita adalah salah satunya. . ternyata dia baru putus ama cowoknya. menuju bekasi. akhirnya gw beranikan diri buat spik spik Hari selasa. Kami berpisah baik2 dan masih email2an sampai sekarang. Kalo di tongkrongan kampus. awalnya hubungan gw ama dia biasa aja. Dan gw pun sedikit konak  hehehehe Gw lupa di parkiran basement banyak satpam yang suka mondar mandir. BH item tapi pake cardigan abu abu.kedokteran. gw add PIN dia. Suatu malem. juju raja gw sange banget ngeliat dia. dia curhat gitu tentang dia ama cowoknya *jujur aja gw bodo amat dia mau curhat. seorang mahasiswa universitas swasta di daerah grogol Kisah ini bermula waktu gw beli hp blackberry. gw cuma pengen nikmatin toket ama memeknya* sambil dia curhat di nyenderin kepalanya di bahu gw. dia duduk suka keliatan belahan pantatnya. Selesai nonton gw berniat mau pulang. karena rumah gw ama dia di daerah bekasi. waktu itu gw ama dia nonton orphan di pelangi (plasa semanggi) Pas nonton gw curi2 liat toket dia. gw baru putus ama cowok gw” kata dia Kemudian gw dengan bijaksananya member nasihat agar dia tabah. setiap ketemu cowoknya minta di sepongin. Gw inget banget dia pake baju putih ketat banget. curhat2 gt. ngeliat cara dia berpakaian. gw BBMan ama dia. Pada masa itu aku bebas menuntut ilmu dan tidak lupa berburu cewek-cewek cantik di kampus. akhirnya gw sering curhat masalah cewek gw ama dia. ampe gw punya bb. gw bilang gw baru putus *padahal mah speak doing alias boong * Dan gw ngajak dia nonton. Dan iseng iseng. sesampai di mobil. Kisah ini kisah nyata dari gw.

gila aja gw bilang2″ jawab gw akhirnya gw jilatin pentilnya yg udah tegang. dan gw nekat buat nyium bibir gw. gw juga curhat. “ahhhhhh banh pelan pelannn bangg” desah dita dan gw arahin tangan dita ke arah kontol gw. gw kan dah putus.Dari mulai keluar mal ampe masuk tol dia terus nyenderin kepalanya di bahu gw “gapapa kan bang gw pinjem bahu lo? Ga ada yg marah kan” Tanya dia “gapapa lah dit. masih labil *bijaksana ya gw. woles aja” kata dita mungkin begini lah kalo cewek habis putus. gw mulai colongan pegang2 tangan dia. lo puasin gw* haha Akhirnya gw ama dia pelukan. gw remes tuh toket sambil gw jilatin lehernya “ahhh bangggg” desah dita “dit . dan satpamnya jarang mondar mandir *girang* Tiba tiba dita bilang “bang. tapi ngelus halus. silahkan dit lo peluk gw. Akhirnya gw sampe di depan rumahnya. gw menuju toketnya tapi tiba tiba dita bilang “bang. salah satu komplek terbesar dan terelit lah di daerah bekasi. makasih ya bang. gw buka ya?” tanya gw “ahh. wuhuuuu toketnya mulus sekali di balut BH bewarna hitam tanpa basa basi. tuh komplek gede banget. tapi jangan bilang siapa2 ya bang” “woles dit. dan kaos nya. elus2 rambut dia. heeh bang” jawab dita sambil ngedesah akhirnya gw buka cardigan dia. kontol gw berada di alam terbuka *lebay* . dan dia no respon akhirnya gw nanya ama dia “gapapa dit?” “gapapa bang. secara otomatis dita ngebuka resleting celana dry gw. sebenernya bukan megang. lupa ya lo?” sambung gw Akhirnya dia terus curhat. Asli gw deg deg an banget. sambil ngeliatin mukanya dita yg merem melek gw makin sange. lo pake gw. dan gw beraniin diri buat megang toketnya. tapi tetep aja sange ga bisa di tahan bos* akhirnya gw grepe toket dia lumayan lama. untung si dita nanggepin ciuman gw. jujur gw sange berat. akhirnya gw ciuman lama ama dia. gw boleh peluk lo ga bang?” Tanya dia *dalam hati gw.hehe dengan berdiri tegak.

“dit. dan gw pun pulang. Dia curiga istriku pasti telah berselingkuh dengan lelaki itu. dia pun buka pintu mobil dan ngebuang peju gw di jalan *hardcore juga nih cewek. selama minggu-minggu terakhir ini. kalo tiba-tiba ada yg liat gimana* setelah beres2. tapi sekarang udah jarang. dan mengalihkan topik. Sembari makan dengan rakusnya. “ahhh terus dit aah erhhh” kali ini gw yang ngedesah tanpa sadar gw udah mau keluar. thank you bang ya” dita berusaha ga jawab. jangan lama-lama. karena dia pake baju kecil banget. dengan penuh antusias dia menceritakan bahwa beberapa hari terakhir ini dia melihat dengan perasaan curiga. bajunya keangkat dan keliatan belahan pantatnya. sambil jari jari tangan kiri gw bergentanyan di daerah pantat dia. gw ama dia jadi TTMan. . gw nanya ke dita “Dit . jadi waktu dia kocokkin gw. udahan dulu dit. Giman tetangga sebelahku telah menungguku. berarti kalo di tempat lain boleh dong. Seorang lelaki. yaelah woles aja kali bang. gw juga ga nolak kan” kata dita “tapi tadi lo bilang ga enak di depan rumah. ga enak di depan rumah” kata dia ya udah akhirnya dia kocokin gw sambil di sepong tuh kontol gw. Dia menggelandangku untuk mampir makan di Saiyo Bundo warung Padang kesukaanku tidak jauh dari dermaga. dita akhirnya nyepongin gw tanpa gw suruh. kocokin dit” pinta gw “heehhh” kata dita sambil ngedesah akhirnya gw dikocokin ama dita. karena gw udah fokus skripsi doain skripsi gw Sperma Lelaki Lain di Celana Dalam Istriku Begitu turun kapal di pagi hari di Tanjung Priok. usianya sekitar 52 tahun. “CROT CROT CROT” akhirnya gw keluarin peju peju gw di dalem mulut dia. sekitar pukul 5. 15 tahun lebih tua dari aku.hehe” tanya gw nakal “hahaha. setiap dini hari termasuk tadi pagi. gw udah mau keluar” pinta gw “ya udah bang. nampak keluar dari rumahku. sorry yaa” “Gapapa bang.haha akhirnya si dita pulang. gw mulai ngedesah keenakkan. senang banget hari itu gw bisa nikmatin bacol gw di kampus selama gw kuliah di TR*S*KT* . ya udah bang. “Dit.

Tetapi aneh. Aku paham ke-liar-an Warni saat orgasmenya datang menyerbu. Kubayangkan dia bergelinjang sambil menggeliat-geliatkan pinggulnya untuk menahan gatal syahwatnya. Terbayang bagaimana istriku yang sangat mendambakan lelaki berotot menggigiti dadanya yang gempal penuh otot dengan sepenuh gairah birahinya. Aku seakan telah menggeliatgeliat tanpa mampu menghindarkan panasnya rasa amarah. Aku limbung. Aku memang merasa terbakar atau terpanggang hidup-hidup. Penisku ngaceng tegak mendorong dalam celanaku. Aku sepenuhnya menjadi pecundang yang akan melata terseok-seok di tanah. Memang seharusnya aku belum pulang. Shock. Benarkah terjadi? Mungkinkah pukulan itu langsung merubah kepribadianku? Merubah oreientasi seksualku? Ah. Dan kubayangkan pula bagaimana Warni mendesah atau merintih saat menerima tusukkan penis Pak tua itu di kemaluannya. Aku tidak menunjukkan kecurigaan apa-apa saat ketemu istriku. Aku harus menyaksikannya sendiri. Tetapi karena kapalku harus mengisi bahan bakar maka aku bisa pulang ke rumah.Mendengar omongan Giman teman akrab dan tetanggaku yang tak pernah kuragukan jujur dan tanpa pamrihnya sepertinya aku sangat terpukul. dikalahkan. Bayangan-bayangan diatas semakin membuat aku sebagai lelaki atau sebagai suami yang tak ada artinya. Sebaiknya aku lekas pulang. yang tak sabar menunggu penis lelaki itu menembusi vaginanya. Saat dorongan ejakulasinya mendesak-desak untuk muncrat dari lubang vaginanya. Aku merangkulnya dengan . Mungkin lelaki tua yang kekar berotot sebagaimana yang sering diinginkan Warni padaku agar banyak berolah raga supaya tubuhku kekar berotot. Tentu Warni mendesakdesakkan pantatnya. Lelaki tua itu bercumbu. berasyik masyuk melepaskan syahwat birahinya pada istriku. Warni istriku yang baru berusia 28 tahun itu. dihina. Jiwaku sungguhsungguh tergoncang.. Martabat dan harga diriku dihancurkan. Langsung terbayang di mataku. ditinggalkan. disepelekan. Aku jadi merasa kecil. tangan-tangannya pasti akan mencengkeram atau mencakar punggung Pak tua itu hingga membuatnya luka dan mengeluarkan darah. diabaikan. sebagaimana yang dia lakukan padaku juga. Warni nampak terkejut saat aku muncul di pintu. Aku yang berlayar demi kehidupan perkawinan dan masa depanku bersama Warni yang telah 5 tahun ini kunikahi. Dan mengherankan. Seorang lelaki tua seumur bapaknya menggauli dia. aku harus menyangsikan cerita Giman ini? Apa dia tak salah lihat? Bukankah Warni selalu menunjukkan cinta dan kesetiaannya padaku selama ini? Walaupun tetangga sebelahku ini kuyakini sebagai orang yang paling jujur dan baik. tetapi bukan cemburu. aku tidak boleh begitu saja percaya pada ceritanya. Kenapa bayangan pada Warni istriku telah membuat aku demikian tercampak itu tidak juga membakar rasa cemburuku. Bahkan kemaluanku mengeras. diluluh lantakkan. Ada lelaki lain hadir yang selalu berasyik masyuk dengan istriku saat aku berlayar di tengah lautan.

Aku ingin melihat-lihat keadaan rumah.. Aku sering membayangkan seandainya itu terjadi. Ia cium pipiku dan kemudian merembet ke bibirku.hangat sambil mencium jidadnya. Aku juga buka-buka lemari pakaian. Kecantikan Warni sering jadi bahan omongan para lelaki baik yang masih bujangan maupun yang sudah beranak pinak. Bibirnya. Mungkin ada rokok tyang tertingal. Di lingkungan desanya Warni adalah kembangnya. membungkuk ataupun duduk. Adakah yang mencurigakan? Mungkin bau minyak wangi. memang selama ini aku selalu khawatir setiap memikirkan istriku Warni yang 'hot' itu saat aku berada di tengah samudra. Dia melumat kumis dan bibirku. Tampilan Warni sangatlah menggemaskan mata para lelaki.. Kemudia kulihat pula tas tangannya atau dompetnya. Dan kenyataan yang lebih hebat lagi. Pinggul dan pantatnya sangat serasi saat berjalan. atau ada baju baru yang kemungkinan pemberian lelaki tua itu. Warni termasuk perempuan yang tak mudah dipuaskan syahwatnya. Aku serahkan pada dia untuk memilihnya. Warni seperti kuda liar yang binal setiap melayani aku di ranjang. mampukan aku memberikan kepuasan seksual ke istriku Warni ini?! Adakah itu pula yang menyebabkan lahirnya cerita si Giman tetanggaku itu? Mungkinkah aku terlampau lama melaut hingga Warni tak mampu menahan gelora syahwatnya? Ah. Aku tak mampu menceritakan keserasian yang sarat dengan pandangan birahiku.. Dia selalu nampak haus dan menunggu belaianku. Aku ingin dia lekas keluar rumah ke pasar. Seperti biasa setiap pagi Warni pergi belanja ke pasar. Dan melihat Warni saat melenggang di jalanan sepertinya orang Jawa bilang 'macam luwe' atau harimau yang lapar. Atau benda-benda khas lelaki lainnya. Sesungguhnyalah istriku Warni adalah perempuan yang sangat cantik. Dia menyambutku dengan penuh rindu. Aku jadi terpukul-pukul dan terluka oleh bayanganku sendiri. Aku harus menyisihkan banyak saingan saat aku melamarnya. Dengan ukuran tubuhnya yang sedang saja mepakai baju apapun Warni akan terlihat luwes dan pantes. Aku sering terpikir. anak-anak rambutnya pada tengkuk atau jidad. Atau. dadanya yang bidang dengan buah dada yang hhuuhh. seberapa jauh aku bisa mengimbangi hasrat birahinya. Pagi itu saat hendak berangkat dia menawari aku ingin makan apa? Dia akan masak makanan kesukaanku. Bayangan akan hadirnya lelaki lain memang sering dan membuat hatiku merana. Kami berasyik bertukar lidah dan ludah. siapa tahu ada petunjuk tentang adanya lelaki tua itu. lehernya.. Siapa tahu disitu ada benda-benda . Aku amati perabotan di rumah. Tubuhnya padat dan kencang. Aku sempat meremas kecil payudaranya yang masih 'getas' itu. Wwoow. Menurut pendapatku kecantikan Warni adalah jenis kecantikan alami yang mudah membangkitkan syahwat. Langkah-langkah kakinya saat bergerak maju yang diikuti oleh ayunan pinggul dan pantatnya serta lenggang lengan serta ayunan bahu.. Demikian pula Warni. Sungguh membuat penis lelaki langsung ngaceng ingin merasai nikmat legit vaginanya.

Kini aku dikejar oleh rasa penasaran. Untuk lebih meyakinkan Warni. .. Aku persiapkan kemungkinan untuk mengintai kamar pengantinku. untuk dirundung kerinduan saling bercumbu. Sperma ini milik lelaki itu... Dan bayangan Warni yang mendesah atau merintih saat menerima tusukkan penis Pak tua itu di kemaluannya. Sperma yang ditumpahkan lelaki itu. Aku meraba lendir. kemudian di bagian yang menutupi vaginanya. Bukankah tadi pagi Giman masih memergoki lelaki itu?! Aku lihat blus. Deg. Kuamati dengan cukup cermat. Kulihat noda-noda keringatnya yang membentuk seperti peta. Aku melihat ada kilatan lendir yang menempel. Di arah selangkangannya. Lebih lengket dan kental karena hampir mengering. Kenapa kamu bisa begini Warnii. Penasaranku itu adalah rasa haus untuk menghadirkan khayalan bagaimana istriku menggigiti dada lelaki itu yang gempal berotot dengan penuh gairah. sebagaimana yang dia lakukan padaku juga. Bukan karena rasa cemburu. Saat kuperhatikan nampak olehku gumpalan lendir macam putih telor. Bahkan penisku ngaceng menyaksikan sperma lelaki lain di celana dalam Warni ini.. Berkali-kali kuamati sampai aku yakin banget bahwa itu sperma.?! Sekali lagi.. Aku pergi ke kamar mandi. kutang dan roknya. Aku periksa pula pakaian kotornya yang masih nge-gantung di kamar mandi. Memikirkan kemungkinan lainnya. Mungkin celana dalam itu untuk mengorek sperma yang menggumpal di lubang vagina istriku. yang tak sabar menunggu penis lelaki itu menembusi vaginanya. Akhirnya aku perlu bersiasat. Rasanya ingin dan sangat menyenangkan apabila aku bisa mendapatkan lebih banyak sperma lagi. Achh. Aku bisa pastikan ini peristiwa malam tadi. Aku pelajari situasi di luar kamarku. Berarti peristiwanya belum lama. jari-jariku berusaha merasai benar-benar bagaimana lengketnya gumpalan sperma itu. Aku samarkan adanya bangku itu di antara pot-pot tanaman hias yang terserak di luar jendela kamarku. Bayangan Warni mendesak-desakkan pantatnya. Dan sebagaimana biasa saat sebagai suami istri kami menghabiskan waktu untuk berasyik masyuk menyalurkan syahwat birahi. Tanganku serasa ingin mengelusi penisku sambil meneruskan bayangan lelaki tua yang ngentoti istriku Warni... Deg. Kini kuraih celana dalam Warni yang berwarna merah dengan kembang-kembang lembut.. dan juga cukup waktu untuk mereka berdua. Sperma lelaki lain yang nempel di celana dalam istriku. pada malam pertama dan kedua kedatanganku aku benar-benar tinggal di rumah. Disitu aku tiba-tiba. Jariku cepat meraba. Kuamati cermat pula. Jantungku berdegup kencang.. kenyataan yang kutemukan itu semakin tidak membakar cemburuku. Ah. Hidung dan matakupun berusaha menangkap citra sperma yang nempel celana dalam itu.. Dan.yang pantas dicurigai?! Ternyata aku tak menemukan apa-apa. Itu tidak membuat aku khawatir atau curiga. Aku mengambil bangku plastik bekas yang ringan dari gudang untuk pijakan berdiri mengintai dari kisi-kisi jendela kamarku itu. Aku ngaceng berat.. siapa tahu. Benar. Aku mencoba mendekatkan ke hidungku dan membauinya. Warni dan lelaki itu. Bahkan pula.. Aku lantas duduk diam. Kembali.

Dengan menampakkan seakan masih memendam rindunya. Aku menunggu hari gelap. Bukan akan menghalangi percumbuan kedua insan ini. Yaa. Kemudian dia kembali bergegas ke pintu masuk rumah. Sepi kembali. Tunggu punya tunggu hingga pukul 10 malam tak ada orang yang datang ke rumahku. Aku tak akan membangunkannya. Mungkin sekitar 3 ketokan pada daun jendela itu. Dia berada dalam kegelapan lubang pintu itu. Nampaknya dia kelelahan dan tak tahan melek.3 aku bilang pada Warni istriku. Dan dengan cepat lelaki itu menghilang dan pintunya kembali tertutup. Yang nampak hanyalah lubang pintu yang gelap. Aku ingin. Dia termasuk orang yang tidak tahan melek. Kenapa? Adakah seseorang akan datang yang tidak boleh nampak oleh orang lain? Ternyata aku tidak perlu menunggu jawaban terlalu lama. Kecemburuanku ini justru menginginkan 'pencurian nikmat syahwat' ini berlangsung sukses. Tiba-tiba lampu depan rumahku. Tetapi aku tidak sepi.. Hatiku gemuruh sepertinya gelombang tzunami yang sedang menyerang pantai Larantuka dan melenyapkan pucuk-pucuk nyiurnya.. mengawasi rumahku. Mati. tetapi bukan ke kapal. dan sangat ingin menyaksikan wajah istriku saat menerima nikmatnya sentuhan lelaki lain. Dan aku pergi. Aku jadi tegang. Kuusahakan mataku tidak melepas pandangannya pada lelaki dan pintu itu. Dan tepat di pintu pagar rumah dia sesaat berhenti. Giman yang teman akrabku ini setuju akan membantu aku memata-matai ulah tingkah Warni istriku. Pet. sekitar 50 m dari rumahku nampak seseorang berjalan dalam kegelapan. bahwa aku menerima telpon dari nakhoda untuk memeriksa mesin. Aku melotot tajam. Aku sangat tegang. Dan Giman yang sedianya akan membantu akupun telah tertidur di bangkunya. katanya. Tak sampai semenit nampak pintu itu terbuka. Sekeliling rumahku jadi sepi. itulah tugasku di kapal. istriku melepas aku pergi. Dia tengok kanan kiri untuk mengamati adakah orang lain yang melihatinya? Kemudian dia membuka pintu pagar dan bergegas masuk ke halaman rumah atau lebih tepat lagi menuju jendela kamar di mana adalah merupakan kamar pengantinku. Ada semacam bara cemburu yang sangat merangsang hasrat birahiku. Istri bersama anaknya lagi pulang mudik. apakah perlu 'repair' selama menunggu bahan bakar. Aku menyelinap masuk ke rumah Giman yang kebetulan lagi sendirian. Solidaritas tetangga. Seorang lelaki. Sekitar 5 menit sesudah lampu dimatikan dari arah kanan. Pasti istriku yang mematikan lampu itu. Aku sendiri yang biasa terbiasa tidur tengah malam tetap membuka mata duduk di kegelapan beranda rumah Giman.. Dan aku yakin biasanya istriku sudah terlelap tidur. Mungkin aku mesti menginap di kapal untuk menyelesaikan tugasku itu. Aku tak melihat istriku. Lelaki itu mengetok pelan.Pada pagi hari ke. .

Sepertinya dia menahan kegelian. Dadanya gempal dengan bukit-bukit otot buah dadanya. Aku berdiri di atasnya dan melongok ke kisi-kisi jendela kamarku. "Ayoo. Akhh.. .. Duhh." "Huucchh.. Aku sangat kehausan untuk menerima kenikmatan bagaimana dikecilkan. sini...? "Aku khan belum pernah. Aacchh. Jangan takut... Biar kuludahi dulu agar licin" "Ad. Jangaann. Dan lelaki itu sepertinya sedang mengejar kenikmatan yang tak terhingga dari istriku. Hah.. Mas.. penis lelaki itu sungguh besar dan panjang luar biasa. War. Maass. Aku melihat lelaki tua itu sedang menaiki pantat istriku. Lagian geli. gitu lho" "Jangan khawatir. Pelan mass. Dan aku yakin bahwa selama 2 malam bersamaku. Aku jadi ingat tongkat pemukul 'base ball'. Kusaksikan tubuh lelaki tua itu sangat seksi. Aku mencoba mendekat ke kamar pengantinku dan mendengarkan apa yang sedang terjadi. Sakiittnyaa. Aku seakan kena pukul palu godam penghancur beton sebesar mesin giling. Puting susunya nampak menghitam. Tampilan keseluruhan lelaki itu benarbenar menempatkan aku menjadi pecundang total. disepelekan. duh. Lelaki ini terlampau hebat bagiku. nih. Hachh.." Sekali lagi edan. pelan-pelan saja kok. Dia pasti hanya tertuju nikmat-nikmat syahwat yang berlimpah dari lelaki ini. Teriakan 'enak' dan 'sakit' datang bersamaan dan beruntun. Dduh. Maka kini lengkaplah seluruh bentuk ke-kalahan-ku. ampuunn... Huuchh... Mas akan bantu supaya nggak terasa sakit" . Yang pasti bukan perkosaan atau jenis paksaan lainnya. Hampir saja aku jatuh terguling begitu aku menyaksikan apa yang telah kusaksikan. Enakk bangeett. Serta merta aku beranjak mengambil bangku plastik yang telah kusiapkan sebelumnya. Adduhh.Aku ingin menyaksikan bagaimana Warni membuka pahanya yang putih indah itu 'ngangkang' menunggu penis lelaki itu mendekat ke vaginanya.". aku kini benar-benar ngaceng melihat sosoknya. Aku ingin bagaimana saatsaat penis lelaki itu menyentuh vaginanya. Kemudian suara berat dari seorang lelaki yang terkesan penuh wibawa dan sangat melindungi. sudah Mass. Dia seperti seorang petarung yang selalu menang.. Warni tidak benar-benar memberikan perasaan maupun hatinya padaku lagi... Kupingku menangkap suara cekikikan istriku. Omongan itu membuat aku sangat tegang." Edan. Lagi diapain Warniku... Mereka berdua bugil seperti anjing di musim kawin. Tetapi yang membuat aku hampir kelenger adalah penisnya. Sepertinya dia menolak sesuatu yang disodorkan padanya tetapi membiarkannya sodoran itu jalan terus... "Dikit lagii. Demikian pula bagian tubuh lainnya yang penuh otot membuat lelaki itu nampak sangat jantan. Bahkan telah menjadi kenyataan. Aku ngaceng berat. "Ampuunn. Aku menunggu beberapa waktu sebelum aku mengendap memasuki halaman rumahku sendiri.

Dan Warni yang suaranya terus meng'aduh' campur meng-'enak' bukannya sedang cemas atau ketakutan. Kulihat lelaki itu menggerakkan pantatnya maju mundur mendorongi kemaluannya. Nampak penis lelaki itu semakin bisa diterima pantat Warni. Justru tangannya nampak aktip mengarahkan penis gede itu ke lubang pantatnya. Dan di pihak lain. Warni menyongsongkan pantatnya untuk menjemputi kemaluan gede lelaki itu. Menonton Warni yang demikian menampakkan nikmat dalam pompaan lelaki itu aku mendapatkan sensasi birahiku. Naik turun maju mundur. Bagaimana nikmat martabat dan harga diriku dihancurkan. diluluh lantakkan oleh lelaki yang sangat seksi ini.diabaikan. Beberapa saat kemudian. ditinggalkan. Aku kini benar-benar melihat ekspresi wajah istriku. Sepertinya para busana itupun sedang saling berasyik masyuk di mataku. Penis itu sedang mendesak-desaki pantat Warni. dikalahkan. Belum pernah kurasakan kenikmatan . Kemudian aku melihat dia merubah posisinya.. Kini justru aku merasakan nikmat syahwat yang luar biasa. Dan nikmat itu benar-benar telah merambati sanubariku saat ini dimana seperti anjing kawin lelaki itu lagi asyik berusaha ngentot lubang pantatnya. Pantat lelaki itu terus berayun penuh irama dengan sangat indahnya. Afrika. Kontan ngaceng penisku langsung mentok habis. Aku tak tahan lagi. Dan tanganku menyenggolinya agar rasa gatal birahiku tersalurkan. Aku melepaskan kemaluanku dari jepitan celanaku. Aku membayangkan seakan mulutku menjadi pantat Warni yang harus menerima sodokkan kemaluan gede lelaki itu. Aku bukan cemburu atau sakit hati. Tubuhnya rebah memeluki punggung istriku. dihina. Aku merasakan sakit adanya jepitan dalam celanaku. mengayun menggelombang seperti pantat zebra liar ditengah pelariannya saat dikejar sang 'predator' di padang Serengeti. Aku terpaksa melepaskan kancing celanaku dan membuka resleitingku. dengan rintihan sakit dan sekaligus desahan nikmat yang keluar dari bibir Warni. Wajah yang sedang mengarungi awang nikmat itu matanya setengah tertutup. Bibir Warni terkadang menyeringai pedih. Dia terkadang mendongak dan kemudian merunduk bagai mahkluk yang gelisah. Makin jelas nampak olehku dua orang manusia ini sedang dalam perjalanan nikmat surgawi di anjungan syahwat birahi hewaniah mereka yang lepas dan liar. Dia mencium dan melumati punggung dan tengkuk Warni sambil tangan-tangannya meraih dan meremas-remas buah dadanya. Aku perhatikan seprei ranjang pengantiku telah teraduk berantakkan. Bantalku nampak terlempar ke lantai menindih busana istriku dan busana lelaki itu. terkadang lain seperti senyum yang sarat nikmat. Sesekali kepalanya menyibakkan rambut panjangnya dengan cepat. lelaki tua itu mulai leluasa mengayun-ayunkan pinggul dan pantatnya untuk mendorong dan menarik penisnya masuk dan keluar menembusi dubur istriku Warni. Dan rambut itu terlempar ke belakang menyapu kepala lelaki yang sedang memagut tengkuk atau punggungnya. Dengan kocokkan-kocokkan kecil gerbang atau katup anal Warni akan terkuak. Amppuunn.

Pegangan tanganku pada kisi-kisi jendela itu luput. Entah terluka atau tidak aku tak lagi merasakannya. Warni.. Kepala istriku yang bergoyang mengibas-ibaskan rambutnya telah nyata dalam keadaan .??" Dan belum juga Warni menyahut pertanyaan lelaki itu aku yang telah mendengarnya langsung bergetar. Dengan hati-hati aku menaiki kursiku dan tanganku berpegang kuat pada kisis-kisi jendelaku. Enak mana penisku atau penis suamimu. Aku betulkan letak bangkuku kembali. enakk nggaakk peniskuu?? Enakk?? Enak mana dengan penisku atau penis suamimu?? Ayyoo Warnii. Nikmat ini harus kukejar dan selesaikan hingga puncak syahwatku itu tumbang. lelaki tua itu dan istriku Warni terlampau asyik menimba nikmat yang sedang mereka rengkuh sehingga sama sekali tak mendengar suara aku jatuh terjerembab. Itu pertanda bahwa mereka kini sedang menapaki puncak syahwatnya. Aku cepat beringsut ke kegelapan. Tetapi akhirnya aku tergelitik untuk kembali mengintip. Suara-suara desah dan rintih mereka semakin cepat saling bersahutan. Kali ini aku jaga dari kemungkinan terguling kembali.yang luar biasa macam kini. Aku merasakan merinding dan darahku mendesir hebat. Aku berteriak tertahan sambil mataku terbeliak menyisakan warna putihnya. Ngomongg. khawatir suara jatuhku membuat yang di dalam kamar pengantinku mendengar dan mencari sumber suaranya. Aku terseok kemudian bersandar ketembok dan terkulai. Aku merasakan seakan spermaku akan terkuras habis saat mendengar omongan lelaki tadi. Aku semakin terangsang dengan adanya suara merintih atau mendesah dari istriku karena jejalan penis lelaki itu di lubang pantatnya.. Biarlah aku mendengarkan saja suara-suara itu hingga iramanya terdengar semakin tak terkendali. Wajahnya setiap kali disapunya agar matanya tidak pedih tertutup keringatnya. Aku tetap terus mengocok penisku. Tetapi ada yang bagai dinamit meledakkan nafsuku adalah saat kudengar pula suara lelaki itu. Lututku langsung gemetar. Bahkan saat aku telah terkuras tenagaku berkat spermaku yang tumpah ruah mereka belum juga usai berayun-ayun. Aku merasakan spermaku sudah teraduk dari kelenjarnya. Aku menghadapi orgasmeku dengan hasrat nikmat yang belum pernah kualami. Berdiriku oleng dan aku akan jatuh terjengkang. Aku yakin mereka. Aku benar-benar meraih kepuasan nafsu birahiku. Aku lihat tubuh istriku basah mengkilat oleh keringatnya. Tubuhnya nampak dialiri keringatnya yang menderas. Demikian pula lelaki itu. Aku merasakan semakin nikmatnya mengocok kemaluanku sendiri. Dalam keadaan terguling ke bebatuan dan akhirnya tersungkur ke tanah spermaku muncrat-muncrat.. Membayangkan Warni melupakan aku yang suaminya mendorong tanganku dengan cepat mengelusi dan mengocokki kemaluanku. Kini mereka benar-benar sedang berpacu dengan hasrat birahinya yang meledak-ledak. "Ayoo. Dan kini aku benar-benar melayang ke arah belakang terjerembab jatuh ke tumpukan puing bekas bongkaran rumahku. Aku masih perlu waktu untuk mengembalikan hasrat seksualku.

Secara bersamaan keduanya tumbang dan rubuh ke ranjang. Kemudian aku mulai melihat si lelaki bergerak. Berlangsung bermenit-menit. kemaluan lelaki itu tidak lepas dari lubang anal Warni. Datanglah puncak nikmat mereka. Dinding anus Warni mungkin sedang meremas-remas batang penis lelaki itu. Dia menggigit penuh dendam gumpalan otot buah dada lelaki tua itu. dan sebaliknya Warni juga semakin memegang lengan berotot lelaki itu. Bibir yang menggigit dengan gemas membuat Warni bergelinjangan meliak-liukkan tubuhnya bak ular kobra dalam tangkapan. Bertubi-tubi puncratan sperma yang didahului kedutan urat-uratnya menyemprot dari lubang penisnya. Warni jadi mem-buas. Dan dengan refleksnya Warni menyambut. Hingga. Dengan cara itu rupanya mereka ingin memulai kembali permainan syahwatnya. Mereka meludahi dan diludahi. Aku juga melihat penis lelaki itu melepas dari lubang anus dan Warni berbalik hingga mereka menjadi saling berhadapan. Warni menjadi sangat menikmati saat merasakan betapa lelaki itu menggelinjang dan mengaduh nikmat. Mereka ingin mengulang ledakkan nikmat yang didapatkan sebelumnya. Dan tak mungkin secuilpun mengingat aku. Warni menelan dengan setengah menutup matanya. Lelaki itu menyambar rambut istriku dan menjadikannya tali kekang. penisnya menyemburkan cairan panas yang sangat kental ke dalam lubang anus Warni. Dia menghela istriku bagai kuda tunggangannya. Mereka saling menikmati dan meminum ludah lawannya. Kenikmatan itu benar-benar telah merampas kesadarannya. Rasa panas atau pedas pada lubang duburnya tak lagi menjadi kendala. Dia menghunjamkan ciumannya ke leher lelaki itu. Berikutnya adalah Warni yang ganti mematuk. Dari arah belakang lelaki itu justru mempererat rangkulannya. Dia sedang terbang di samudra nikmat tak terhingga. Dia memajukan mukanya untuk bisa mencium Warni. Dia akan melupakan berbagai hal.. Dan dalam posisi saling diam mereka sepertinya mempertahankan penis yang terbenam dalam anus itu. Adegan diam itu berlangsung seperti sebuah 'pantomime'.setengah sadar. Dia juga menggigit-gigit kecil dan menarik bibirnya turun melata dari leher menuju ke dadanya. Mereka kini ber-ancangancang memasuki ettape lanjutan. Bibir lelaki itu mengejar gundukkan payu dara Warni. Tetapi seperti anjing kawin pula. mereka berlumatan bibir. Ciuman mereka berkembang semakin panas. Dalam keadaan 'gancet' dimana tubuh yang satu lengket pada tubuh lainnya. Mulut lelaki itu mulai turun merambahkan ciumannya ke dagu Warni. Dia berteriak dan mendesis. Otot-otot gempal lelaki itu menjadi sasaran hasrat birahi istriku. Tangannya menggapai bagian-bagian tubuh lelaki . Aku mendengar desahan tertahan dari mulut Warni. Pacuan itu mendekati garis finalnya. Bibir-bibir Warni membuka dan mengatup merespon bibir-bibir lelaki itu. penis lelaki itu terus menggojlok-gojlok meruyaki lubang analnya.

Tak lama kemudian kusaksikan lelaki itu cepat berbalik. penisnya dijebloskan lebih dalam ke mulut Warni. Godaan hasratku bangkit menyaksikan otot perut lelaki tua itu. Aku menjadi sangat kehausan. Dan kini jari-jarinya sedang mengelusi batang tegar kaku serta hangat penuh otot itu untuk menuntun jalan jilatan dan lumatan lidahnya. penisnya kembali disorongkan ke mulut istriku agar dilahapnya. Saat dia benar mendengar rintih dan jerit sakit Warni. Kini aku menyaksikan kembali gerakan . Dia tunjukkan keinginan hewaniahnya. Demikian kencang dan sangat serasi tampilannya. Lihatlah. tangannya menekan keras kepala istriku. Lidah dan bibir Warni menapaki jalur jari-jarinya untuk mencium dan menjilati batang kemaluan lelaki itu. Pasti ciuman dan jilatannya akan meluncur ke arah kemaluan lelaki itu. Pada saat itulah kangkangan lelaki itu bergeser maju. Aku dilanda sensasi erotis yang membuat orientasi seksualku tiba-tiba bergeser. Seperti si buta dengan tongkatnya. Tenggorokanku terasa sangat kering. Dan kini bibir Warni 'napak tilas' mengikuti alur rintisan tangannya. Aku iri dengan bentuk perut indah macam itu. Jari-jari Warni menjadi pedoman bibir dan lidahnya dalam upaya melumat 'tongkat base ball' milik lelaki itu. Dia dorong Warni untuk telentang. Tangannya yang kekar penuh otot merampas rambut-rambut Warni dan memerasinya. mencengkeram dan terkadang juga mencakar. Dan aliran bibir dan lidah Warni alur selanjutnya sudah kubayangkan. Dia ingin mendengarkan rintihan sakit yang nikmat dari mulut Warni. Dan ketika bibir dan lidah Warni menyentuh kemudian menciumi dan menjilati batang penis itu. Rasa iriku ini mendorong nafsuku untuk ikut menciuminya. Aku berubah menjadi pemuja penaklukku. Yaa.itu dengan sangat liarnya. Kenikmatan erotis yang sungguh luar biasa telah menimpanya. Masih dalam remasan tangannya rambut Warni ditekankannya ke bantal sehingga kepala Warni terdongak dengan bibir yang setengah menganga. Dan istriku cepat me-respon. Lelaki tua itu bergerak setengah berdiri untuk melangkahkan pahanya dan meng-angkangi dada istriku. Aku ingin menggantikan peranan Warni. aku demikian ingin menciumi tubuh lelaki yang jelas-jelas telah menggeluti dan menumpahkan spermanya ke tubuh istriku sendiri. Dan rasanya obatnya hanyalah menyaksikan sperma lelaki itu tumpah di mulut istriku dengan bayangan syahwat yang membuat seakan sperma itu tumpah di mulutku. Dan itu terjadi. Dia ingin istriku melumati penisnya. Betapa nikmat selusuran bibir Warni merambahi perut lelaki itu. Tangannya meremas. tangannya yang penuh perasaan dan peka dia merintis dengan rabaan-nya merambah ke wilayah kemaluan lelaki itu. Warni memang type perempuan penikmat syhawat sejati. Aku membayangkan aku sebagai Warni yang sedang menciumi otot-otot gempal lelaki yang bukan suamiku. si lelaki tua mendesis. Ciuman Warni terus turun ke perut. Aku yang seharusnya melawannya malahan kini menjadi menikmati syahwat dari kekalahanku. Tampak Warni tak melewati seinchipun ciuman dan bahkan kini juga jilatannya pada perut lelaki itu. Dia raih apapun yang menonjol pada tubuh lelaki itu. Dia menebar rasa pedih pada kulit kepala istriku.

Ayyoo.. Yang kemudian mengalir memasuki tenggorokanku. Hohh.. Aku membayangkan tak lama lagi cairan kental panas akan luber muncrat memenuhi mulutku. Gelapnya malam serasa berputar. Cepat.. aku merasakan spermaku merambati jaringan pipa-pipanya untuk selekasnya bisa menyembur keluar dari penisku. gurih.. Bayangan lampu jalusi nampak bergoyang seperti jendela kapalku.. Aku mencoba merasakan setiap elusan atau kocokkan tanganku sejauh bisa merangsang libidoku. Wajah lelaki itu. Kembali aku . Rambatan itu demikian gatal dan nikmatnya. Kembali tanganku di jalusi itu lepas. Sarafsaraf peka baik yang langsung tersentuh elusan atau kocokkan tanganku maupun yang cukup tersentuh oleh khayalan syahwat ku telah berhasil merangsang kantong spermaku untuk memompakan simpanannya.. Belum lama mereka telah menumpahkan hampir semua energinya saat menjemput orgasmenya tadi. Aku mengakui stamina hasrat seksual kedua orang ini. Kulihat pompaan penis lelaki itu mengayun semakin cepat dan semakin cepat. penisnya keluar masuk menembusi bibir indah Warni. Sungguh pemandangan yang sangat menakjubkan. Apa yang kini tampak di depan mataku mendorong habis hasrat birahiku. Kini aku merasakan kembali nikmatnya tanganku mengocok sendiri kemaluanku. Dengan penisnya yang gede panjang lelaki itu ngentot mulut istriku Warni.. Apa yang istriku lakukan bersama lelaki itu telah mengeksplorasi seluruh cadangan energiku. Dengan paduan penuh irama tanganku yang mengelus. Tanganku mengelusi. menjepit atau mencubiti penisku yang tak seberapa besar ini. Kini tak bisa kuhindari. Yang membuat aku menjadi sangat terbakar adalah datangnya khayalanku yang bisa melahirkan sensasi baru bagi dorongan syahwatku... Seperti bayi yang berangkang dengan selangkangannya pas diatas wajah lelaki itu berayun naik turun memompa mulut istriku. Wajah ituu. Hohh. yang satu jemput dengan mulutnya dan yang lain antar penisnya. Aku membayangkan betapa aku menjadi Warni yang kini sedang dijejali batangan panas gede dan panjang milik lelaki itu. mengocok dan mejit-pijit aku sedang memasuki ambang orgasmeku.. Cepat. Hohh... Nampak pipi Warni menjadi penuh seperti anak rakus yang menjejalkan seluruh kuenya masuk kemulutnya. Aku sudah membayangkan rasa asin.mengayun. Mulailah kedua mahkluk ini saling mengayuh. Woowww. kini mereka telah kembali ke arena pacu untuk kembali melampiaskan syhawat birahinya. Aku kembali melayang. Aku mempercepat kocokkanku seiring dengan percepatan kuluman dan pompaan penis lelaki itu pada mulut istriku... Ucchh. Aku semakin melototkan kepalaku ke arah wajah istriku.. Aku yakin puncak nikmat ke dua segera menyusul. Aku sendiri sepertinya kena sihir. lengket atau kenyal-kenyal sperma lelaki itu di mulutku. mengocok-ocok. Aku telah pulih dan langsung bergairah untuk kembali melakukan eksplorasi pada kemaluanku. Warnii.

terayun limbung. Kakiku tak mampu berpijak tegak. Bangku plastikku lepas dari injakanku. Amppuunn.. Aku tak mampu melepaskan kocokkan tanganku.. Spermaku muncrat tepat saat aku oleng dan melayang jatuh terguling ke tumpukkan puing bongkaran rumahku. Sementara itu sayup-sayup kudengar pula suara lelaki dan perempuan yang seperti sedang meregang jiwa dari kamar pengantinku. Rupanya pada saat yang bersamaan aku dan mereka sama-sama dilanda gegap orgasme. Tanganku masih terus menggerakkan kocokkannya untuk memperpanjang nikmat orgasme dengan berusaha menangkapi suara-suara erotis dari istriku bersama lelaki itu. Dan hasilnya adalah hadirnya orgasme beruntunku. Desahanku serasa tak pernah henti. Dalam keadaan terjerembab ke tumpukan puing itu aku terus mendesah dan mendesis mengiringi denyutan muntah spermaku. Entah apa yang terjadi, rasanya spermaku terus muntah tak mau berhenti. Pelan-pelan aku bergeser ke kegelapan di balik pot-pot tanaman hias. Aku tunggu beberapa saat kemungkinan yang berada dalam kamar mendengar suara jatuh dan menengok keluar jendela. Ternyata tak ada yang memperhatikan jatuhku. Rupanya mereka begitu asyik dalam jebakan nikmat syahwatnya. Mereka tetap tidak mendengar suara yang cukup gaduh karena tubuhku yang terjengkang ke puing ini. Aku sendiri sudah nggak lagi tahu, apakah aku terluka atau tidak. Aku masih tetap ingin menuntaskan keingin tahuanku. Sejauh mana dan apa yang diperbuat Warni istriku bersama lelaki itu dalam kamar pengantinku. Kulihat jam tanganku menunjukkan pukul 3 dini hari. Aku terseok bangun dari tumpukan puing di luar jendela kamarku. Walaupun tubuhku terasa ngilu dan pedih aku tetap berusaha mengatur bangku plastik untuk kembali ke lubang kisi-kisi jendela. Kulihat betapa Warni yang memang betul-betul perempuan penuh haus syahwat ketemu dengan lelaki yang memiliki kekuatan untuk melayaninya. Dalam telanjang bugilnya dan coreng moreng wajahnya sperma di seputar mukanya istriku menindih dan memagut bibir lelaki itu. Nampak sesekali mengangkat wajahnya untuk melihati wajah lawannya kemudian kembali memagut bibir dan mengelus-elusi rambut lelaki itu. Ooo.. Rupanya Warni masih menuntut agar vaginanya mendapatkan giliran penis lelaki itu. Nampak kini tangan kanannya turun untuk mengelusi kemaluan lelaki itu. Dan nampak banget olehku betapa Warni begitu 'keranjingan' pada penis gede panjang milik lelaki itu. Kusaksikan lembutnya tangan Warni demikian bertolak belakang dengan kasar otot-otot kemaluan lelaki itu. Dan tangan lembut itu memeras, memijit dan mengelusi batang yang kekar dan kasar itu. Sungguh sebuah 'kontrastistik erotisme' yang sangat indahnya. Tak diragukan lagi, kedua insan ini langsung memasuki keadaan yang memanas penuh atmosfir birahi. Warni dan lelaki itu siap untuk menempuh pergulatan barunya. Mereka memasuki ettape ke.3-nya menuju puncak syahwat berikutnya. Dan yang terjadi kemudian kendali di atas ranjang itu beralih ke sang lelaki itu. Dia mendorong telentang kembali tubuh Warni. Dia raih tubuh itu pada tungkai kakinya menuju pinggiran ranjang.

Tepat saat bokong Warni menyentuh tepiannya, lelaki itu mengangkat tungkai kiri Warni untuk dipanggul ke bahunya sementara tungkai lainnya menjuntai ke lantai. Selanjutnya yang terlihat adalah penis lelaki itu dengan pasti diarah tuntunkan ke vagina istriku yang sudah demikian menantinya. Semuanya berjalan begitu mengalir, seakan hal demikian sudah merupakan ritual rutin dalam pertemuan-pertemuan mereka. Butuh beberapa detik untuk lelaki itu mendesakkan kemaluannya ke vagina Warni. Aku melihat betapa kepalanya penis yang demikian bulat dan berkilatan menekan bibir vagina Warni hingga terbawa melesak ke dalam. Dan betapa desis nikmat langsung terbit dari mulut istriku mengiringi amblasnya penis ke dalam lubang kemaluannya. Yang kusaksikan melalui kisi-kisi jendelaku ini menjadi 'gong' dari perselingkuhan istriku dengan lelaki itu. Dalam posisi begini kulihat mereka lebih 'profesional' dalam saling mengayun. Irama sodokkan penis dan lahapan bibir vagina yang teriringi oleh desah dan rintihan bertalu-talu dari pasangan selingkuh itu. Wajah lelaki yang begitu nikmat merasai lubang sempit vagina istriku, atau wajah istriku yang begitu hanyut dalam pusaran nafsu birahinya merasai batang tegar gede panjang milik lelaki yang bukan suaminya itu benarbenar sesuatu yang nyata telah kuhadapi. Dan tak aku pungkiri, aku menikmati ke-selingkuhan istriku. Aku menikmati bayanganku yang mengajak orientasi seksualku untuk bergeser ikut menjilati atau melahap tubuh lelaki itu. Aku merindukan peristiwa ini berulang dan aku bisa menyaksikannya lagi. Goyang dan ayun Warni bersama lelaki itu sampai pada puncaknya saat tiba-tiba istriku bangkit dan tangannya merenggut gumpalan dada lelaki itu. Kulihat cakarnya terhunjam pada daging dadanya yang menghasilkan alur luka yang panjang berdarah. Itulah puncak orgasme Warni yang buas dan liar. Nafsu hewaniahnya yang tak pernah dia perlihatkan padaku. Ketika segalanya telah usai, sementara ketelanjangan dalam kamar pengantinku belum juga berakhir, lelaki itu mengambil sepotong kain berwarna terang dan lembut yang terserak di lantai. Sementara Warni istriku telentang kelelahan di ranjang, dengan sabar lelaki itu menge-lap sperma dia yang tercecer pada tubuh istriku dengan celana dalam istriku yang ada di tangannya. Dia menge-lap spermanya yang meleleh dari lubang dubur, dari lubang vagina serta di seputar selangkangannya dan juga yang terserak di dagu, pipi, leher serta buah dada istriku. Kuperhatikan pula saat celana dalam istriku dia lemparkan kembali ke lantai. Aku tak lagi menyangsikan cerita Giman. Tetapi aku hari ini bukan lagi aku kemarin lusa yang seorang suami baru turun dari kapalnya. Aku sekarang adalah lelaki yang menikmati istrinya mendapatkan nikmat syahwat dari lelaki lain. Lelaki itu pulang sangat dini hari. Mungkin sekitar pukul 4.30 pagi. Mungkin istriku mengingatkan kemungkinan aku suaminya pulang pagi ini.

Dan aku memang pulang pagi ini. Aku telah berdiri di ambang pintu rumahku jam 7.30 pagi. Istriku menyambut aku dengan penuh rindu. Dia sedang bersiap untuk belanja ke pasar. Dia bertanya padaku ingin masakan apa untuk makan siang nanti. Aku serahkan saja padanya. Dia toh tahu kesukaanku. Aku hanya berharap Warni lekas berangkat ke pasar. Aku sudah tak sabar untuk memasuki kamar mandi. Aku menemukan apa yang sangat ingin kutemukan pagi itu. Celana dalam istriku yang berwarna terang dan lembut nampak berada di gantungan kamar mandi. Tanganku meraihnya dan jari-jariku merabainya hingga kutemukan gumpalan lengket itu. Kini aku tak lagi sekedar menciumnya. Aku mempersiapkan seluruh diriku. Celana dalam itu kuamati lebih cermat. Kupandangi dimana saja gumpalan-gumpalan lengket nempel pada celana dalam itu. Kemudian aku memulai apa yang sangat aku rindukan. Aku dekatkan celana dalam itu kemulutku. Aku mulai melahap. Aku lumat-lumat celana itu pada gumpalan lengketnya. Aku merasai sperma dingin yang sangat kental larut dalam mulutku. Aku meyakini sedang mengunyah dan akan menelan sperma milik lelaki teman selingkuh Warni istriku. Aku mendapatkan nikmat orgasmeku tanpa tanganku menyentuh apalagi mengocok penisku. Air maniku muncrat-muncrat saat sperma lelaki itu mulai mengaliri tenggorokanku. TAMAT

Syarat Jadi PNS Dengan Ngentot Mbak Ayi
Perkenalkan Nama gw Andika ( nama samaran )! Gw baru lulus kuliah dan kepengen sekali menjadi seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil ) masa depan cerah gitu kata orang! menjadi PNS merupakan impian bagi sebagian besar orang! Bergagai cara dilakukan agar bisa lolos tes CPNS. ikut bimbingan tes CPNS, mengasi uang pelicin, menyewa joki, sampai ke dukun sekalipun akan dilakukan. Entah karena putus asa setelah beberapa kali gagal dalam tes, akhirnya gw juga memakai jasa dukun atau orang pintar dan bukan mak errot lho. Menurut info yang gw peroleh dari sahabatku , ada seorang dukun di pinggir kota yang dulu pernah meloloskannya menjadi PNS.

Begini cerita seks nya. Malam itu gw sendirian pergi mencari rumah dukun itu. Setelah sempat muter-muter nanya sana-sini, akhirnya gw tiba di sebuah rumah sederhana yang nyaris tidak terlihat dari jalan raya. Halamannya yang luas dan tertutup rimbunnya pohonpohon mangga membuat suasana menjadi sejuk dan tenang. Setelah beberapa kali mengetuk pintu, seorang wanita setengah baya dengan senyum ramahnya membukakan pintu. “Permisi, apa benar ini rumahnya Mbak Ayik ( nama samaran juga )?” tanya kemudian. “Oh iya, saya sendiri. Silakan masuk, Pak!” Setelah dipersilakan duduk, tanpa basa-basi gw

segera memperkenalkan diri dan langsung mengutarakan maksud kedatanganku. “Ooo, jadi Pak Andika ini juga pengen jadi PNS tohhhh?” “Iya Mbak! Saya juga sudah membawa sebotol madu murni sebagai syarat, seperti yang dikatakan teman saya.” Gw menyodorkan satu botol madu murni kepada Mbak Ayik . “Kalau begitu, silakan Pak Andika ikut saya ke dalam!” Mbak Ayik beranjak dari duduknya sambil membawa botol madu yang gw berikan tadi. Beliau berjalan menuju ke sebuah kamar di ujung ruangan. Dari belakang gw membuntutinya sambil memperhatikan gerakan pantat montoknya yang membuatku menelan ludah. Sesampainya di dalam ruangan yang redup itu, Mbak Ayik menutup pintu dan menyuruhku membuka pakaianku. “Maaf ya Pak Pak ! Tolong pakaiannya di lepas dan silakan berbaring di ranjang itu! Kita akan segera memulai ritualnya!” “Semuanya, Mbak?” tanyaku malu-malu. Mbak Ayik tersenyum, “Pak Andika gak usah malu. Anggap saja saya tidak ada. Toh ini kan juga demi cita-cita Pak Andika !” Mbak Ayik benar, pikirku. Lagi pula gw sudah terlanjur datang ke sini, jadi gw tidak perlu malu lagi. Sementara Mbak Ayik menyiapkan kelengkapan ritual, gw segera menanggalkan semua busanaku kemudian berbaring di atas ranjang yang tidak terlalu empuk itu. Beberapa saat kemudian, dengan sebotol madu di tangannya, Mbak Ayik datang dan duduk di sampingku. Sesaat gw sempat melihat Mbak Ayik mengamati tubuh telanjangku. Pandangannya terkesan liar, seolah tengah melihat ayam panggang yang siap untuk di santap. Dengan duduk bersimpuh di sampingku, Mbak Ayik mulai menuangkan madu murni itu ke sekujur tubuhku. Gw memejamkan mata saat tangan lembut Mbak Ayik mulai menyentuh dada gw, meratakan madu yang lengket itu ke setiap sudut tubuhku. Jemarinya yang lentik dengan lihai menari-nari, meremas-remas dada bidangku dan putingnya, dan mempermainkan bulu-bulu halus yang tumbuh di atasnya. Gw menggigit bibirku sendiri, mencoba mengendalikan aliran darahku yang bergejolak menuju ke arah pangkal paha gw. “Pak Andika sudah punya pacar?” tanya Mbak Ayik memecah keheningan. “Eh, saya baru menikah enam bulan yang lalu, Mbak!” “ehmmm… jadi masih pengantin baru to! Wah, lagi panas-panasnya dong, Pak !” kata Mbak Ayik meledek. “Ah, Mbak Ayik ini bisa saja!” Tanpa sengaja tanganku menyentuh lutut Mbak Ayik ketika beliau memindahkan tanganku yang tadi menutupi kemaluanku. Gw juga sempat melirik pahanya yang sedikit tersingkap. Wah, mulus juga pahanya, pikirku. Tanganku jadi betah berlama-lama di atas paha mulus itu. Mbak Ayik membiarkannya ketika tanganku mengelusnya. Bahkan beliau malah melebarkan pahanya. Seolah memberikan tanganku peluang untuk bergerak menelusuri paha bagian dalamnya.

Darahku semakin mendidih manakala dengan lincahnya jemari Mbak Ayik turun ke perutku, membelai bulu-bulu halusnya dan memijat perutku, yang keras dan liat. “Wah… badan Pak Andika kekar juga yah? Tinggi lagi. Pasti Pak Andika rajin olah raga.” “Ya, setiap enam hari dalam seminggu, setiap pagi dan sore saya usahakan untuk olah raga meskipun hanya sejam. Biasanya sih saya rutin fitnes.” “wahhhh.. pantesan adik Pak Andika gede!” “Maksud Mbak Ayik , adik yang mana?” tanyaku pura-pura bodoh. “Maksud saya adik yang ini…..” kata Mbak Ayik sambil meremas kejantananku tanpa rasa canggung. Ada rasa kaget sekaligus senang dengan perlakuan Mbak Ayik . Beliau dengan lembut melumuri kejantananku dengan madu, kemudian mengocoknya pelan. “opsttt … Mbak! Enak…!” gw melenguh nikmat. Gw juga semakin berani dengan menyingkap roknya dan memilin pahanya lebih jauh lagi. Dan ternyata Mbak Ayik menanggapi positif tindakanku itu. Terbukti dengan ia sedikit mengangkat pantatnya agar gw bisa mencapai pangkal pahanya. Wow! Sekali lagi gw terkejut sekaligus senang manakala tanganku menyentuh rambut-rambut halus di antara pangkal paha Mbak Ayik . Ternyata beliau sudah tidak memakai celana dalam. Perlahan-lahan gw mulai menggosok bibir memek Mbak Ayik yang sudah basah itu dengan jariku. Mbak Ayik bertambah kelojotan dan semakin bersemangat mengocok batang kontolku. Perlahan-lahan batang kejantananku itu mulai membesar dan mengeras. Tanpa rasa jijik, Mbak Ayik mulai menjilati sisa-sisa madu yang menempel di sekitar pangkal paha gw, melumat buah zakarku, kemudian bergerak naik menyapu urat-urat kontolku yang sudah bertonjolan. “Gimana Pak Pak ? Enak kan?” tanya Mbak Ayik di sela-sela aksinya. “Ahh… nikmat banget Mbak! Saya belum pernah merasakan senikmat ini!” Gw memang belum begitu berpengalaman dalam hal sex. Selama berhubungan dengan isteriku, kami hanya melakukan dengan cara konvensional saja. Namun kali ini Mbak Ayik memberikan pelajaran baru yang ekstrim. Ekstrim enak… Terbukti ketika Mbak Ayik dengan lembut memasukkan ujung kontolku ke mulut mungilnya, langsung saja berjuta kenikmatan menghampiriku. “ohhhhh..yeahhh nak, Mbak!” nafasku semakin memburu. gw merintih -rintih nikmat, namun Mbak Ayik masih asyik mempermainkan kontolku di dalam rongga mulutnya. Gw juga semakin berani. Kutarik roknya sampai terlepas. Bahkan Mbak Ayik juga turut melepaskan kaosnya sendiri. Gila! Di usianya yang sudah tidak muda lagi, ternya Mbak Ayik masih memiliki tubuh yang bagus. Kulitnya putih mulus, Tokednya yang kencang dan montok, serta pantatnya yang bulat menggemaskan membuatku seolah ingin mengunyahnya. Oh, sungguh seksi sekali dukun ini. “wakzzz…. kontol Pak Andika memang luar biasa besarnya. Hhhmmmm…. saya memang sudah lama mendambakan kontol sebesar ini.Hhhmmm…!” dengan rakus Mbak Ayik kemb ali melumat kejantananku. Kali ini beliau mengangkangi tubuhku dan menyodorkan memeknya

dan kusapu permukaan memeknya dengan lembut. meliuk-liuk di atas tubuhku. “ohhhhh. Cukup lama kami dalam posisi ini. mengulum dan mengocok kemaluan masing-masing. Batang kontolku terasa seperti di pelintir dan dipijit-pijit di . Mbak Ayik tampak susah payah berusaha agar batang kontolku bisa masuk utuh ke dalam memiawnya. Dengan kedua tangannya bertumpu pada dada bidangku. “Gimana. gw mendekatkan mulutku ke memek Mbak Ayik yang merekah merah. biarkan saya bersenang senang dulu dengan kontol Pak Andika yang besar ini!” Mbak Ayik mengambil posisi duduk di atas paha gw. proses penetrasi itu berjalan dengan lambat namun nikmat. Beberapa kali ia menghirup nafas dalamdalam sambil membiarkan batang kontolku terbenam dalam rongga memeknya yang sempit. Dengan liar Mbak Ayik menghentak-hentakkan pantatnya. kali ini Pak Andika pasti akan bisa jadi Pegawai Negeri. “Tapi sekarang. Saya yakin. Bau harum yang keluar sangat merangsang syaraf otakku untuk menjilatnya.!Oooghhh…tuhan!” Mbak Ayik bertambah semangat mempermainkan kontolku di dalam mulutnya. Sesekali tanganku juga merayap naik. Sementara tangannya mengocok batang kontolku.. Dia terlihat meringis saat ujung kontolku mulai memasuki memiawnya yang hangat. Pak Andika Suka kan?” tanya Mbak Ayik sambil tersenyum pada gw. menggapai dua buah benda kenyal yang melambai-lambai indah seiring dengan gerakan naik turun tubuhnya. ataukah karena kontolku yang besar. Terkadang beliau juga membuat goyangan memutar-mutar pantatnya sehingga jepitan memeknya terasa mantap. seperti seekor ular betina yang tengah membelit mangsanya. beliau mulai mengayunkan pantatnya naik-turun. Berapa saat kemudian Mbak Ayik melepaskan kulumannya. Perlahan-lahan beliau meraih kejantananku dan membimbingnya menuju ke liang sugawinya yang sudah basah.” kata Mbak Ayik menjelaskan. Sesekali beliau menyedot-nyedot ujung kontolku kuat-kuat. Gw hanya mengangguk pelan sambil menikmati jemari Mbak Ayik yang masih memijit-mijit batang kontolku. Beberapa saat kemudian Mbak Ayik mulai beraksi. “uuhhhhh… ohhhhhhhh…!” Gw mendesah-desah keenakan. Kedua tanganku memegang pinggul Mbak Ayik untuk mengatur gerakan naik-turunnya. Entah karena memiaw Mbak Ayik yang sempit. kepalanya juga bergerak naik turun. Perlahan-lahan kujulurkan lidahku. aduh Pak Andika ! Gede banget kontolmu!” tubuh Mbak Ayik yang mulus tampak berkilat-kilat oleh cucuran keringatnya.tepat ke wajahku. kebanyakan orang yang mempunyai kontol b esar mempunyai keinginan yang besar pula.yahhhhh… begitu Pak ! Jilat terus punya saya…. “Berdasarkan pengamatan saya. Sampai akhirnya… “Aaougghh…. saling menjilat. Dengan naluriku.

dalam lubang kenikmatan itu. Terasa sangat hangat dan nikmat. Ooouuuhhh… Semakin lama gerakan Mbak Ayik semakin liar tak terkendali. Menghujam-hujam kejantananku semakin dalam dan mentok sampai dinding terdalam rongga memeknya. Nafas kami juga semakin memburu, seperti bunyi lokomotif tua yang berjalan dengan sisasisa tenaganya. “Oh, Pak Andika …, saya…sudah…nggak kuat…lagi…! Mbak Ayik menjerit nikmat berbarengan dengan muncratnya magma panas dari dalam rahimnya. Beliau mencengkeram kuat-kuat dada gw. Seolah ingin menancapkan kukukukunya ke dalam bukit dada gw. “Ooohhh… sebentar lagi Mbak! Saya juga sudah mau keluar… ooohhh… yeaahhh….!” Gw juga mempercepat gerakanku. Meskipun Mbak Ayik terlihat lelah, namun gw masih bisa menopang tubuhnya dan menggerakkan pinggulnya ke atas dan ke bawah. Beberapa menit kemudian, gw merasakan batang kontolku semakin mengencang dan mulai berdenyutdenyut. Gw segera mempercepat gerakanku. Kuhentak-hentakkan tubuh Mbak Ayik . Bunyi berkecipak semakin terdengar nyaring. Sampai akhirnya….. “Saya… keluar Mbak! Oogghhh…!” gw meregang nikmat bersamaan dengan menyemburny a sperma di dalam rongga kenikmatan Mbak Ayik . Seketika tubuhku lemas. Gw sudah tak mampu lagi menopang beban Mbak Ayik yang berada di atas tubuhku. Beliau ambruk menindih tubuhku sementara batang kejantananku masih tetap menancap di memeknya yang hangat. Dalam hati gw kagum dengan wanita ini. Beliau telah memberikan pengalaman baru dalam bercinta. Belum pernah gw merasakan pengalaman senikmat ini dalam berhubungan sex. “Pak Andika memang benar-benar hebat!” kata Mbak Ayik sambil membelai dan sesekali menciumi bulu-bulu halus di dadaku. “Mbak juga hebat! Belum pernah saya sepuas ini, Mbak!” Gw mengecup kening beliau dan membelai-belai rambut dan Tokednya yang terurai panjang. Tak berapa lama kemudian kami pun terlelap saling berpelukan. Entah sudah berapa lama gw terpejam, ketika gw merasakan sesuatu yang merayap di atas perutku. Sesuatu yang hangat dan lembut. Perlahan gw membuka mataku, ternyata Mbak Ayik tengah asyik menciumi, menjilati dan melumat permukaan kulit perut sixpackku. “Aahhh…, Mbak Ayik masih pengen nambah lagi?” desahku pelan. Mbak Ayik tersenyum manja, “Habis…, kontol Pak Andika guede sih! Siapa sih yang gak ketagihan ama kontol segede ini!” “Ah, Mbak Ayik ini bisa aja!” gw hanya merem melek, menikmati tangan beliau yang bermain main nakal di selangkanganku. Dengan lembut Beliau membelai kejantananku dan

mengurut-urutnya dengan jempol dan telunjuknya. Terasa nikmat memang. Mbak Ayik bertambah antusias ketika batang kontolku mulai membesar dan mengeras. Dan dengan rakus, Mbak Ayik mulai menjilatinya, melumat dan mengocok kejantananku dengan mulut mungilnya. “Aaahhh…, aaahhh…, enak Mbak! Oohhh…!” gw hanya bisa mengerang keenakan. “Hhhhmmm…., Pak Andika mau yang lebih enak lagi?” tanya Mbak Ayik menggoda. “Emang ada yang lebih nikmat, Mbak?” “Coba Pak Andika berdiri!” gw menuruti perintah Mbak Ayik . Dengan kondisi tubuhku masih telanjang bulat, gw berdiri di atas ranjang. Sementara itu, Mbak Ayik yang berlutut di hadapanku tampak memandangi batang kejantananku yang sudah berdiri menganggukangguk. Perlahan-lahan Mbak Ayik meraihnya dan mengocoknya dengan lembut. Kukira beliau akan memasukkan batang kontolku ke dalam mulutnya, tapi ternyata tidak. Beliau ternyata malah menggosok-gosokkan batang kontolku di permukaan Tokednya yang lembut. “Oohhh…. yaaahhh! Enak banget Mbak!” “Ini masih belum seberapa, Pak ! Coba Pak Andika rasakan yang ini…” Mbak Ayik menggeser batang kontolku dan menyelipkannya di antara belahan Tokednya. “Sekarang, coba ayunkan pantat Mas Andika !” Gw menurut saja. Perlahan-lahan gw mengayunkan pantatku maju dan mundur, sementara Mbak Ayik menekan-nekan Tokednya kencang sehingga batang kontolku terasa terjepitjepit diantara susunya yang kenyal. “Oouuhhh…! Mbak Ayik memang benar-benar pandai memanjakan pria! Ini benar-benar luar biasa, Mbak!” gw mendesah-desah nikmat. Susu Mbak Ayik yang menekan-nekan kontolku membuat diriku serasa melayang. Lama juga kami melakukan foreplay ini. Sampai akhirnya Mbak Ayik meminta gw untuk segera menuntaskan permainan itu. “Aahhh…, Pak Andika ! Mbak sudah kepengen banget nih!” rengek Mbak Ayik . Beliau melepaskan jepitan susunya dan kemudian mengambil posisi seperti orang sedang menungging. Meskipun gw masih belum begitu pengalaman, namun gw sudah pernah melihat posisi seperti itu dalam film porno. Perlahan-lahan gw membimbing kejantananku yang sudah berdiri keras ke arah lubang kewanitaan Mbak Ayik yang menganga dari belakan. Mbak Ayik tampak menggigit bibir sendiri ketika gw mulai menggesek-gesekkan ujung kontolku di bibir memeknya. “Ooouhhh…, ooohhh…! Cepetan masukin dong Pak !” rengek Mbak Ayik . Pelan-pelan kutusukkan ujung kejantananku ke arah memek Mbak Ayik yang memerah.

“Aahhhh…!” gw melenguh nikmat. Di usianya yang sudah tidak muda lagi, tapi Mbak Ayik masih memiliki memiaw yang seret lagi keset. Jepitannya masih terasa kuat, seolah-olah ingin meremukkan batang kontolku. Terlebih ketika seluruh batang kontolku tertanam dan terhisap di dalam rongga memiawnya. Sesaat gw membiarkan kontolku tertancap. Kemudian, pelan tapi pasti gw mulai mengayunkan pantatku maju-mundur. “Aaaahhhh…, yeaahhh….! Sodokanmu mantep banget Pak Andika , Ooohhh…!” Mbak Ayik mengoceh tak karuan. Ah-uh-ah-uh, oh-yeh-oh-yeh! Beliau juga hanya bisa meremasremas seprei kusut itu saat gerakanku mulai cepat. Lama juga kami bermain dalam posisi doggy itu, sampai akhirnya Mbak Ayik terlihat sangat lelah. “Aduh…, Oouhhh… kita istirahat dulu ya sayang! Ooohhh…!” Gw mencabut kontolku, sedangkan Mbak Ayik terguling ke samping dan terkapar dengan tubuh bersimbah keringat. Payudaranya yang montok tampak naik turun seiring dengan deru nafasnya yang terengah-engah. Setelah mengatur nafas beberapa saat, gwpun mulai melanjutkan aksiku. Kubentangkan kaki Mbak Ayik ke samping lebar-lebar, kuangkat kaki kanannya dan kuletakkan di atas bahuku. Perlahan-lahan kutarik pinggang Mbak Ayik dan kuarahkan batang kontolku menuju liang surgawinya yang menganga, dan sleeeep…! Kembali kejantananku tertanam dalam lobang hangat itu. “Aduuhh…, pelan-pelan dong sayang!” rintih Mbak Ayik . Kembali gw ayunkan pantatku perlahan-lahan namun pasti. Mbak Ayik yang berada di bawahku tampak kelojotan menikmati aksiku ini. Terlebih ketika gw membercepat ayunanku dan menekan kuat-kuat batang kontolku ke dalam rahimnya. Beliau hanya bisa mengerang nikmat sambil mencengkeram kuat-kuat otot-otot lengan dan dadaku. Sambil terus bergerak maju mundur, seskali gw meremas-remas, menjilat, dan menciumi Tokednya. “Iyaah…aaghhh! Terus sayang…yahhh…yaahh…oouugghhh…. !” Mbak Ayik mengoceh tak karuan. Namun gw tidak menghiraukannya. Gw terus memompa tubuh seksinya dengan gerakan mengorek-ngorek lubang nikmat itu. Semakin lama gerakanku semakin liar. “Ooohh…, Pak ! Saya sudah nggak sanggup lagi…., Ooohhh…., saya mau keluarrr….!” Gw merasakan dinding-dinding memek Mbak Ayik mengerut dan berdenyut-denyut, mencengkeram dan meremas-remas batang kontolku dari dalam. Semakin lama kedutan memek Mbak Ayik semain cepat, hal yang sama juga terjadi padaku. Batang kontolku sudah terasa ngilu dan berdenyut-denyut. Sampai akhirnya….. “Aaarrggghhh….! Gw keluar lagi Pak !” Mbak Ayik menjerit puas. Gw semakin mempercepat gerakanku, mengoyak-ngoyak isi memek Mbak Ayik . Namun sebelum sperma keluar, gw segera mencabut kontolku. Sambil mengocoknya dengan tanganku, gw menyodorkan batang kontolku ke bibir Mbak Ayik yang terbuka. Gw semakin mempercepat kocokan

tanganku sampai akhirnya…. “Aaaaggghh….aaaghh….aaaghhh…!” Crot…crot…croottt! Cairan putih kental muncrat beberapa kali ke mulut Mbak Ayik . Tanpa rasa jijik beliau menelan habis spermaku, kemudian menjilati sisanya yang masih menempel di batang kontolku. Seketika tubuhku lemas, tulang-tulangku seolah rontok. Dan gw pun terkapar di sisi Mbak Ayik . “Oh, Pak Andika benar-benar perkasa! Terima kasih ya Pak !” gw memeluk tubuh Mbak Ayik dan mencium keningnya. Beliau tampak tersenyum puas sambil meletakkan kepalanya di atas dadaku dan mengusap-usap bulu-bulu halus di atasnya. “Kalau saya berhasil jadi Pegawai Negeri, Mbak Ayik mau minta apa?” tanyaku kemudian. Mbak Ayik bangkit dan duduk bersimpuh di sampingku. “Saya tidak minta apa-apa kok, Pak !” beliau tersenyum, “Pak Andika tidak perlu membelikan saya apapun! Saya cuma minta ini…..” Mbak Ayik meraih kontolku yang terkulai tak berdaya. Kemudian mengurut -urutnya dengan jemarinya yang lentik. “Maksud Mbak Ayik ?” tanyaku tidak mengerti. “Kalau Pak Andika berhasil jadi PNS, saya cuma ingin Pak Andika mengunjungi saya setiap seminggu dua sampai tiga kali, memberi saya jatah untuk dient*t pakai punya Pak Andika yang besar dan panjang ini…..” lanjut beliau sambil menjilati sisa-sisa sperma yang masih lengket di batang kontolku. “Ah, kalau itu sih gampang! Dengan senang hati saya akan selalu siap melayani mbak!” Mendengar jawabanku Mbak Ayik kegirangan. Dan beliau kembali menggugah birahiku dengan memberikan kuluman dan kocokan di batang kontolku. Beberapa minggu kemudian akhirnya gw benar-benar lolos menjadi PNS. Dan setelah dilaksanakan pelantikan, gw memenuhi janjiku kepada Mbak Ayik . Setiap kali ada kesempatan, gw selalu berkunjung ke tempat Mbak Ayik . Tentu saja untuk memberinya kepuasan. Dan selama berhubungan dengannya, beliau masih saja mengakui kejantananku dalam bermain cinta! Cerita Ngentot Dukun Sexy kali ini demi cita citaku menjadi seorang PNS.

Tamat.

Gadis Warteg Pemuas Birahi
Siang panas di kota T******g membuat aku berkeringat. Belum habis jam kerja, kuputuskan saja buat pulang ke kamar kost. Sambil menyeka keringat, kudorong masuk motor inventaris kantor ke teras kamar kost. Perut terasa perih setelah sedari pagi berkeliling meninjau proyek pemerintah yg sedang dikerjakan oleh para pemborong lokal. Maklum, di kota ini pemborong lokal dikenal sedikit nakal jika tidak diawasi. Dan tugasku mengawasi agar dana pemerintah digunakan dengan benar serta kualitas pekerjaan para pemborong sesuai dengan standar pemerintah. Setelah ganti baju dengan kaus oblong, aku menuju warteg langganan di seberang jalan. Sambil memesan makanan kuperhatikan seorang pegawai baru yg berbodi lumayan montok dgn payudara yg besar. Kulitnya putih dan betis dan lengannya ditumbuhi bulu halus. "Ada yg baru Mbak Ning?" aku berbasa basi dgn pemilik warteg. "iya, keponakan dari Brebes, baru datang semalam". "Namanya siapa mbak?" tanyaku sambil pandanganku tak lepas dari tubuhnya yg ternyata membuatku sedikit bergairah. "Murni Mas" jawabnya singkat. Memang bener - bener murni pikirku. Sambil menikmati makan siang, pikiranku melayang memikirkan Murni. Imajinasiku melayang membayangkan aku sedang bergumul dgnnya dikasur. "Mau minum apa mas?" Pertanyaan Murni membuyarkan mimpiku. "Es Tawar aja" jawabku singkat. Pertemuan dgn Murni membuat aku semakin bersemangat pulang kerja. Singkatnya, karena kedekatanku dgn Mbak Ning sang pemilik warteg, aku berhasil dekat dgn Murni. Sampai satu hari aku nekat menembaknya saat warteg sedang sepi di malam selasa. "Murni, udah punya pacar blm dikampung?" tanyaku membuka pembicaraan. "Belum mas, emang kenapa?". "Gak, nanya aja. Masa gadis secantik Murni ga punya pacar? bo'ong aja nih!" candaku "Suer mas, murni blm punya pacar. Dulu pernah pacaran. Tapi skrg dah putus". "Lho kok putus? Mangnya knp?" tanyaku "Cowo aku dulu doyan selingkuh. Baru pcaran sehari dah pcaran lagi sama cewe lain. Dah gitu dia doyan mabok. Kalo udah mabok rese. Suka remes-remes dada aku. Kan aku malu mas". Wah dah berani curhat nih, pikirku. "Trus, klo skrg ada cowo yg mau sama murni, Murni mau ga?" tanyaku. "Emang ada cowo yg mau sama pelayan warteg kaya aku mas?" tanyanya. "ada" jawabku singkat "siapa mas?" "Aku". "Ah, mas becanda. Mas kan Pegawe Negri. Ga mungkin mau sama aku. paling juga sebulan aku udah diputusin. atau aku ga dikawin. Makasih mas. Aku ga mau sakit keduakalinya!" jawabnya sambil berlalu. Aku pun hanya tertegun. Menikmati kegagalan malam ini. Tapi aku tidak putus asa. Lewat Mbak Ning, kuutarakan perasaan hatiku kepada keponakannya. Mbak Ning pun setuju membantu akau. Katanya Murni memang udah pantas menikah dan ia ingin ada keluarganya yg bisa mengangkat derajat keluarga Murni. Sebab dikampungnya, PNS sangat dihormati dan disegani. Singkatnya, setelah berjuang selama kurang lebih dua bulan, kudapatkan cinta Murni pada saat acara panggung hibura 17 Agustus di halaman kecamatan. Sambil menikmati musik dangdut alakadarnya, kucoba lagi menyatakan cintaku pada Murni. "Murni, mas benar benar suka sama kamu. Benar-benar cinta dan tidak ada sedikitpun niat untuk melepaskan Murni. Mungkin saya lebih baik buta daripada lihat Murni dengan orang lain" kataku menggombal ria. "Mas, Murni dah tau dari Bu LikNing. Kalo emang mas benr serius sama Murni. Murni mau nerima asal dengan syarat mas.". Hnnnnaaaaaaah, akhirnya ........ "Syarat apa Murni? jangankan satu, seribu syarat akan mas penuhi asal Murni mau menerima cinta Mas." gombal maning. "Cuma satu kok mas. Mas jangan pernah menyakiti hati Murni". "Murni, aku sudah bilang, gak akan pernah menyakiti kamu. Jadi kamu mau

Kutang Murni terlepas dan kuloloskan dari bwah dan Munri melepaskan ciumannya agar kutangnya cepat terlepas. "Aku terima semua syarat yg kamu berikan. Sejak aku berpacaran dengan Murni. "jangankan beberapa hari. Berrhasil!!!. Setelah Murni duduk di depanku. Kaos Murni sudah terlpeas dan didepanku terpampang pemandangan indah. tapi tlg buatkan aku kpoi yah!" pintaku sambil berjalan menuju kostan.nerima mas?" tanyaku. Kucoba mengangkat kaosnya. Mulailah pikiran kotor merasuki otakku. "Ya iyalah. Murni nampak menikmati. Kontras dgn kulinya yg putih dan montok. "Mas terima ga syarat dari murni?" dia malah balik tanya. Kuberanikan diri meraba payudaranya. "Oke Mbak" jawabku. pikirku. Ia mulai sering menyuruh Murni meninggalkan pekerjaannya jika melihat motorku datang. Seperti sore itu. ga enak dsini. Sambil kupeluk. "Ya udah. Kuberanikan diri mengangkat kepalanya dan kukecup lembut bibirnya. "Jangankan pacar mas. aku malah sudah siap jadi istri kamu!" Mendadak suara musik dangsut tak terdengar. aku merasa ada perlakuan lain dari Mbak Ning. . Tapi ga kusangka ternyata murni bangun untuk menutup pintu dan kembali ke pangkuanku dan meraih kepalaku. kami melanjutkan obrolan seputar keadaan keluarga kami masing-masing. kupeluk dia dari samping dan kukecup rambutnya. Nafas Murni sedikit tersengal ketika kuciumi daerah belakng telinganya. Resmilah kami jadi sepasang kekasih. Sekitar satu jam Murni terlihat BT. Jadi kamu mau jadi pacar mas?" aku medesaknya. Tapi aku tak putus asa. kucoba melepaskan kait kutang dipunggung Murni. Sehingga aku punya banyak waktu ngobrol dgn Murni. Malam ini dia terlihat makin seksi dgn kaos ketat kuning dan celana legging hitam. pikirku. Suami Mbak juga ikut". setahun juga aku mau!" jawabku sambil tersenyum. Kuciumi dengan uas daerah belahan toketnya. ia membalas ciumanku. Yang terdengar hanya suara jantungku yg berdegup keras. Kesempatan nih. aku pulang kantor tiba-tiba Mbak Ning menghampiriku. dan dia melingkarkan tangannya dipinggangku. tlg titip anak-anak di warung ya. Tiba-tiba Murni bangkit. Terasa lembut payudara atasnya yg masih terbungkus kutang berenda. Malah badannya dihadapkan ke diriku. kamipun berciuman dgn posisi murni duduk dipangkuanku. Kami lanjutkan kembali pekerjaan yg tertunda tadi. Mungkin Mbak nginep beberapa hari. 14" tuaku. Sepasang payudara montok yg putih bersih walau masih terbalut kutang berenda. Malam itu Warteg tutup lebih awal. Ciuman Murni semakin gencar ketika tanganku kucoba menerobos masuk lewat belakang bajunya. kita hanya sekedar mengobrol. aku masih mau ngroko sambil ngopi" jawabku. Murni sedikit kaget. Rame. setelah cintaku diterima. saking senangnya perjuangan aku tak sia-sia. Semakin berani aku meciumi sekujur wajahnya. soalnya ga ada orang lakinya. "Mas. Murni sedikit menepis tanganku. Langsung kujilati pentil susunya yg kemerahan. kucoba dan kucoba lagi sampai akhirnya Murni membiarkan tanganku meraba dan mermas lembut payudaranya. "Mas boleh numpang nonton TV ga?" "masuk aja nonton sana. "Mas Adi. Ga pernah lebih. kan ada Murni! Makasih ya mas" Mbak Murni sambil berlalu. Kuusap dan kubelai rambunya yang panjang melewati bahu. Namun. brisik lagi!" kata Murni mengajaka aku ngobrol di teras kostan aku. dan Murni nampak menikmatinya. Mbak mau ke Depok. Dan biasanya Murni menghampiri aku dan cium tangan seperti layaknya seorang istri kpd suaminya. Yaaaah. Maklum.. Ada saudara yg hajatan. Tak lama Murni menyusul dgn membawa segelas kopi hitam kesukaanku. ngambek dia. Stlah sebatang rokok kuhabiskan. Tak kukira Murni langsung merebahkan kepalanya didadaku. kususul Murni kedalam dan duduk sebelahnya. ngobrolnya di sana yuk. Murni pun berlalu kedalam dan menyalakan TV. Kuraih bahu Murni dan ia tdk menolak. Tak ada perlawanan.

. Murni pipis.. mau ngapain. geli mas... jwbku menerangkan. Ku oles-oles di permukaan memeknya yg basah. Rupanya ia orgasme akibat rangsanganku di payudaranya.. ahhhh.." katanya sambil tertawa. Kuajak Murni berbaring dan ia menurut.. Merah merekah. oooooohhhhhhhhhh. Kucoba meraba selangkangannya dan Murni agak menolak dengan merapatkan pahanya. Kulepas Bajuku dan kuajak murni merebahkan diri sambil terus menjilati.. Memeknya mulai basah. Padahal aku pengen liat memeknya yg terlihat munjung dari balik celana leggingnya. Tapi terasa sedikit oleh jariku. sampe pipis hehehehe.. CD itu berhasil turun dan alamak. aku dah ga kuat lagi . Kuusap usap kemaluannya dari luar dan tiba tiba Murni memelukku dengan erat dan ia membekapkan mulutnya ke dadaku.. aaaahh. Tapi aku tak peduli... Murni sedikit menolak dengan kembali merapatkan pahanya. Kulepas CDnya yg masih nyangkut di kakinya sambil merenggangkan kedua belah kakinya.." Murni terus mendorong kepalaku agar menjauh dari memeknya.. Saat kakinya merenggang nampaklah isi dari memek Murni yg merah. kulepas celana dalamku. Murnipun bangun dan meraba selangkangannya. "Mas. kelentitnya yg meruncing kujilati dengan rakus sambil sesekali memasukan lidahku ke rongga memeknya.. sssssshhhhhhh. bongkahan daging yg ditumbuhi jembut yg jarang jarang.. sambil kupandangi tubuh yg mulus yg tergolek lemas. aaaaaaaaahhhhhhhhh!!!!!!!" itulah yg keluar dari mulutnya sambil melepas cairan kenikmatannya. "Gapapa sayang... Maassss... "kamu orgasme sayang... aku terus mendesakkan kepalaku dan menjilati sekitar selangkangannya dan tanganku mencoba melorotkan CD Murni yg masih dlm posisi berdiri. Ih.... "Mmmmmaaaaassssssssshhhhhhh.. Sementara lidahku mencoba menerobos ke sela sela belahan memeknya. kan kamu calon istriku.. entah kapan aku melepasnya. oooh." Hanya itu yg keluar dari mulutnya sambil terus mendorong kepalaku.. ASTAGA!!! dari balik CDnya menyembul daging kemaluan yg menurutku hampir sama dengan ukuran toketnya (saking munjungnya tuh memek!) Tak kuat menahan konak langsung aku berlutut dan menciumi memeknya dari luar. Kembali Murni menggelinjang dan berdesah.. Murni ga tahan pengen pipis tadi. "enak ga?" tanyaku "enak mas...... Sementara itu. Murnipun bangun dan melorotkan celana legginga... "Boleh liat ga celananya?" tanyaku bersiasat... aaaaaaaaaauwwwwhhhhhhhhh.. malu..... "Ga mau ah... membuat gairahku semakin tinggi.. ngapain sih. bukan pipis".. Tak kulepaskan pula cairan yg meleleh sekitar memeknya.. Tak sabar kucoba masukkan kontolku ke liang memeknya.. Kontolku langsung mnerobos setelah sedari tadi kukurung didalam CD.sementara tanganku meremas toket senbelahnya. "Mmmmmmmmmaaaaaaaaaassssssss.. Masa Murni buka celana disini!".. Nampaknya ia sudah terangsang. "Emang pipisnya banyak sayang?" tanyaku.. Dengan sekali sentak. Langsung kuarahkan kepala kontolku kehadapan memeknya. shhhhh . Tubuhnya melemas setelah dua kali kubuat orgasme.. aku hanya tinggal memakai sempak.. Tiba-tiba. Kuturunkan terus CDnya hingga benar-benar berada dibetisnya.. "Mas gimana ini...." prote Murni tak kudengar sambil sesekali kucoba menelusupkan jari kesela-sela CDnya. "Gapapa sayang. aaaaaahhhhhhhhhh.... aaaaaahhhhhhh. "Mmmmmaaaaaaaasssssssss.. Murni bergelinjang menahan kegelian dengan nafas yg tersengal-sengal.. aduh . mengulum dan meremas toket yg sudah lama kuidam-idamkan. celana Murni basah". rambutku dijambaknya dan Murni kembali orgasme. KUjilati lelehan cairan memek yg membasahi sekitar bibir dan kumisku.. Puting susunya semakin maju dan mengncang.. sshhhhhhh.. nnnnnnnnnggggggghhhhhhhhhhhh. Nanti klo kita menikah juga kita saling telanjang!" kataku menggombal. Akupun bangun dan mengunci pintu. Murni semakin bernafsu dengan meremas-remas pantatkusambil mengerang nikmat.

dan tak lama... Akhirnya Murni menyerah... crot. "Aaaaaaaaaaaaaassssssshhhhhhhh. jangan siksa aku ... Sesekali kugigitb lembut kelentitnya yg meruncing. Sekitar 10 menit kupompa memeknya. Murni takut hamil. ga usah takut.. Nanti Bu Lik NIng marah sama aku!" "Murni sayang... dan kami melanjutkan kembali pertempuran... Murni seneng bisa bikin mas bahagia. Nafsu birahi yg semakin memuncak membuat aku berbuat sedikit kasar dengan memaksanya mebuka pahanya yg tertekuk. "Sayang kenapa nangis? Kamu nyesel melakukan ini dengan mas" tanyaku. mula-mula ia bingung. Jangan pernah ninggalin Murni mas!". murni juga pengen mas bikin Murni sebahagia mas.. !!". Kujilati lagi memeknya yg montok. kuremas pelan payudaranya dan sesekali kuplintir halus putingya... "Ga mau mas.. nnnnnnnnnnnnngggggggghhhhhhhhhh.. Kupinta Murni menjilati kontolku tapi ia menolak terus..... kudengar Murni mulai melenguh nikmat. Kuletakkan tangan diatas lantai dan terus memompa memek Murni yg sempit dan licin... Terus kusodk dia dgn irama agak cepat. "Nggak sayang... "Murni ga nyesel mas. Kulap memek Murni dengan lembut sambil sesekali kucium aroma memeknya. dan kami bergumul saling memagut bibir... putingnya kembali mngeras tanda ia mulai terangsang lagi. Dan akhirnya... aaahhh. Akhirnya. kita keluar barengan aja.." pintaku memelas.. sssshhhhhhhhh. aaaaaahhhhh.. kuturunkan pahanya agar menindih pahaku..!" .. "aaaahhhh. sssssssssshhhhhhh.. Alhasil.... Setelah mengatur napas.!?" kataku sambil terus berusaha membuka pahanya yg masih merapat.. Murni memelukku. Kudekatkan wajahku dan kulumat bibirnya. Terlihat Murni matanya basah...". nanti juga enak!" rayuku sambil terus berusaha memasukkan kontolku.. dan tiba tiba murni berdiri dan terjatuh .. pelan-pelan mas.. blesssssss. crrrroooooooooot.!" terus kopompa memeknya dengan sodokan kontolku. terasa aku akan ejakulasi.." Pintaku.. "Mas jangan dimasukin ke pantat. Tak kujawab malah kuraih kepalanya dan kulumat lembut bibirnya.. "tahan sayang... Kogerkan pantaku maju mundur dengan irama santai agar Murni menikmati sensasi kepala kontolku yg mencoba menembus memeknya. Kuangkat tubuhnya agar menindih tubuhku.. Murni seneng kok mas.. Kulihat ia mengigit bibir agar tidak berteriak. Kupinta Murni nungging.... 5 menit kulakukan gaya shaggy..... kamu diem aja. Akhirnya kupinta ia berjongkok diatas mukaku.. uuuughhhhhh. Kurubah posisi tubuhku sedikit berjongkok sambil kupegangi kedua belah pahanya. kontolku kembali bangun. cretttt... kupercepat gerakanku agar cepat kunikmati sensasi orgasmeku.. Kulihat murni menangis. sakitnya cuma sebentar. Kulakukan lagi gerakan maju mundur.. kuseka air matanya dgn jariku sambil terus kupompa memeknya.. kulepas lendir kenikmatan di dalam memek Murni dan akupun terkulai lemas. "Massssss.. Agar Murni terangsang kembali... Bu Lik Ning sudah merestui hubungan kita.." Kusodk pelan memeknya yg sudah mulai kuyup lagi. kurebahkan badanku disebelahnya dan kuciumi pipinya.. Bau ih. oooooooowwwwwwwwwwwwhhhhh. Ia membuka pahanya dan tak buang waktu lagi langsung kusodokkan kontolku kedlam memeknya dengan perlan... aaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhsssssss.. aaaaaaaaaahhhhhhhhhhh.sayang. kucabut pelan kontolku dan kucari pakaian kotorku untuk mengelap lelehan spermaku dan cairan memek Murni yg telah tercampur dgn darah perawannya. Murni nagis karena nahan sakit tadi. Akibatnya. "Awwwh. aku mau masukin ke memek kamu dr belakang.. aku kan sudah bilang kita akan menikah...... ssshhhh. Tak terasa hampir seluruh kontolku sudah masuk keliang mememknya... Murni mau kluar nih . kontolku masuk sebagian dan dilelehi cairan darah perawannya diiringi dengan lenguh kesakitan Murni dan tangannya mencengkeram erat lenganku.. Rasanya lebih enak sayang. "Tenang sayang. sakit. crottttt. Tak lama... Ayo sayang.... Kusuruh Murni merapatkan pahanya sambil berpegangan ke tembok.

Regular tidak tahunya. untungnya Selalu ditemani cewe saya. "Kirain buat kenang-kenangan aku sayang". bungkusnya juga masih mau!" katanya sambil memakai celana legging.. Koyang-goyang payudaranya hingga kontolku terasa seperti dikocok dan . saya bekerja Masih / kenshu di salah Satu anak pajak tangguhan Konstruksi terbesarnya di Sana. Nah. Penghasilan kena pajak otonashi didiagnosis dan diberi obat ITU (2 hari sembuh lho Itulah hebatnya Dokter Nippon!). Sementara aku mulai merasakan tanda-tanda orgasme pula.. saya mau menceritakan Tentang perawat. aaaaaaaahhhhhhhh. Nah. Kebetulan otonashi kecelakaan dan terpaksa dirawat Baru. "Kapan-kapan kita lakukan lagi ya sayang!?" pintaku.. cewek Sumitomo Vietnam Yang blasteran ITU Perancis. The End Makiko Suster Jepang Spoiler untuk Pertama : Saat Suami saya.. dan ketika hendak berpakaian kuajak Murni ke kamr mandi dan kulap tubuhnya dengan handuk kecil yg sudah aku basahi. Besok pagi otonashi Darah muntah. simpen aja disini. bulan Oktober 1999. Langsung Saja Saya ke klinik (byoin) terdekat. .." jawab Murni.. kapan mas mau aku kasih. "Asal ada waktu dan kesempatan... besok Murni cuci. Saya kira-kira Baru 2 bulan Tinggal di Osaka.5 juta rupiah! Pesan otonashi: Asuransi bepergian Tanpa Jangan. basah ntar lengket..mas Murni lemes banget. sebab Saya dilindungi asuransi..000 atau 2. Ini at Kisah Tina. suatu ketika Saya sakit Jatuh. Asal jangan mas kasihkan mainan baruku ke perempuan lain ya mas... Sampai jam 12 malam kami bersetubuh.. dan saat mengelap memeknya kubenamkan kepalaku dimemeknya seakan aku tak mau lepas dari barang yg sudah memberikan 3 kali kenikmatan padaku. Kuberikan CD dan celana Leggingnya. "Udah dapet isinya. akhirnya kulklepaskan kembali lahar kenikmatanku di toket murni. Tetapi pengobatan Pembongkaran ITU mengeluarkan Saja ¥ 30. Ternyata angin Typhoon ITU panas.. Dingin regular tidak (tetapi Bukan KARENA Balpirik). suatu pagi Saya sengaja berdiri menantang Badai Dari balkon Kamar Lantai 7 Saja Hanya otonashi mengenakan Celana KESAWAN. Ternyata Saya Perut flu. Takut ketauan klo dibawa kewarung".. "Ga usah pake cd mas. ooooooooooooooooooooooooooooohhhhhhhhhhhhhh... sambil berjongkok kulap seluruh tubuh mulusnya dgn handuk basah. Ketika mengelap pyudaranya kembali aku terangsang dan menjilatinya lagi. saya regular tidak Bosan Jadi Terlalu. Saya Jadi ingat samaseorang perawat di Dai Nippon. Saya ingat kalau 10 bulan Sekali ITU adalah bulan peralihan ke Musim Dingin dan Badai Topan BANYAK Sekali. kudekatkan payudaranya ke kontolku dan kujepit kontolku dgn payudaranya. jawabku sambil mengecup bibirnya.sambil mergeng melepas orgasmenya. Kisah Suami terjadi di Osaka (Kisah serangkaian Artikel Baru Masih Yakuza) saya. kamipun berpakian kembali dan kulepas Murni pulang dengan pelukan erat dan kecupan halus dibibirnya.

Namun di kala malam berubah menjadi wanita berkelas Yang sungguh seksi. Jum'at malam pulang kebetulan otonashi Dari penentuan waktu di Kyoto. Rupanya dialog memadukan rok bawahan seragamnya Artikel Baru Juga blazer ketat putih. Dari stasiun Namba saya.. Makiko! Dia menyambutku senyum manis walaupun sebelumnya Artikel Baru sempat melirik jam di tangannya.Sudah diganti sepatunya Sedangkan sepatu hak Tinggi (15cm) cewek gaul Khas Nippon yang. benar-benar fuckable! "Ashkunate sumimasen!" ujarku meminta maaf Atas keterlambatanku. Bukan Jay kalau regular tidak sempat ngelaba kebetulan susternya cantik. Kembali ke suster. namanya Makiko. warung mie pagar ngetop dan enak Sekali. Setelan bajunya sungguh Menarik. Tetapi dialog Belum industri tahu kalau otonashi Pejuang aktivitas penis bermottokan Yang internasional. diameter Itu. padahal . Ternyata diameter suka berlibur ke Kuta. Kami janjian bertemu di Sony Tower Yodoyabashi PADA hari Jum'at. Wah. Kacamata biasanya lensa telah berganti biru muda lembut. Di leher jenjangnya terbelit warna hitam bulu Syal. Mitos bahwa cewe Jepang hot-Benar sepenuhnya panas ITU. Hmm. Tiga hari kemudian Kami bertemu di warung ramen (mie Kuah) lunchbreak ketika saatnya. Akhirnya Kami Langsung Saja Sepanjang jalan Arcade sambil bercengkerama Shinshaibashi saya. rupanya diameter Sering Liburan ke Pantai. saya Artikel Baru bahasa Jepang pas-pasan otonashi dan Makiko Artikel Baru terbatabata inggris. Tetapi ditempatkan beruntung. namanya kulihat Penghasilan kena pajak. Dari kerlingannya ketika beranjak Keluar warung. daijobu des yo!" jawabnya memaafkanku. hmm kecoklatan. Orang Jepang Bila Belum kenal terkesan sombong. Swatchku menunjukkan jam 08:15. Sampai Belahan dadanya nampak menonjol KARENA Terlalu ketat. panggilannya Makichan. Dari kejauhan nampak seorang gadis berambut merah api mengenakan jas dan span putih Pendek ketat putih. "Iie. Sekali seksi wah. "Semoga nusantara Tetap memek Jaya!" Kalau industri tahu diameter iuran pasti akan Segera lari . giliran mau ML Kasar. Wah.Penghasilan kena pajak basa-basi. ketahuan suster Juga Suami panas. Bayangkan kalau * Semua cowok Indonesia sibuk berkarir dan stress Selalu. Kalau di Osaka. Dari kejauhan Tampak Bangunan putih menjulang saya.. saya semakin Sudah Dekat. memesan Kamar . Di tangannya terselip sebatang Rokok putih. namun regular tidak menutupi payudaranya Belahan Yang terdesak ketatnya blazer Yang dipakainya. Terpaksa saya. Masih lebih enak walaupun tentu segar mecky. saya regular tidak mengerti. yummy . Semoga Belum Pergi. wah Tulisan kanji saya. beludru Membuat Hitam Jadi Bahan tingginya melonjak hampir setinggi Saya. Tetapi mana ADA mecky over di warung? hehe. hehehe. Rencananya mau mengajak dialog otonashi ke Funky Kurapu buat joged (Disko). Inilah gadis Nippon modern Yang di kala siang Giat bekerja sebagai perawat berpenampilan Bidadari. Dia sempat menanyakan otonashi Kesehatan. Karena Dia begitu tertarik ITU otonashi Mengenal Yang Indonesiajin. Yang jelas ketawanya BANYAK. namun Bila Sudah kenal ramahnya Luar Biasa. saya Hanya sekedar melirik dan melempar senyum kuda. saya Langsung ke Ebisucho dan Berjalan Cepat Menuju Sony Plaza Tower. Otonashi Padahal janjian jam 8. Singkat Saja. Kasihan Juga cewek imut manis Suami menunggu kedinginan di Tengah Udara Dingin Musim postfall Osaka... cobalah Kin Ryu Ramen.

Apalagi di bar minuman berkelas Suami * Semua ADA. Cepat kutenggak. 75 persen alkohol. Obrolan Kami semakin Hangat dan Makiko (Yang akhirnya kupanggil Kiko) Mulai tanganku merangkul. Paha Kami saling mengapit sambil bergoyang funk (ITU lho musik negro 70an). kantor panitera account executive Sampai. Udara Dingin Osaka Membuat Kiko semakin merapatkan Diri. Kata bartender. extacy atau SS. saya minum Belum. Bisa mengehabiskan Yang jutaan rupiah KESAWAN semalam ditambah ceweknya pemesanan. dan gorbatchev Chivas Reaksi regular tidak menampilkan agung. Penghasilan kena pajak Membayar daya ¥ 5. beserta Belahan susu ranumnya tentu. Kancing tetap Permanent blazer Kiko Sudah dilepas. Akhirnya bartender (ternyata Juga Arsitek) memberiku arak rahasianya. * Semua Menari sambil Riang laugh seksi. Kebiasaan (Buruk) otonashi doyan alkohol. Aw. Lha. Saccharin ITU. dan Gele mabok kok KUAT ML. Sejenak otonashi berpikir ADA Yang Kurang. wong sekarang Sudah Saja panas . Saya mengangguk Saja. Murah tetapi seru. Jadi maklum kenapa turis Jepang kalau di Bali pengasinan suka. Kami memasuki ruang seluas Lapangan voli Orang Yang Penuh joged berjajar rapi (Khas Nippon). kali beruntung. 'bigtime' regular tidak Biasa di Tempat Yang Benar-Benar. Jadilah Kami Pasangan Hitam putih. Langsung Saja Kiko menyeretku untuk joged. Bisa dijamin cewek Indonesia Juga panas-panas. Mungkin mas-mas ADA Yang kalo mabok to'olnya lupa berdiri. Langsung Saja Yang minta otonashi Pihak yang pagar. Penghasilan kena pajak ternyata Masuk terdengar musik soul funk menghentak diiringi lampu laser warna warni berputar Menari. kan pake AC.. "Ichiban suyoi kudasai!". Sekali-kali Kiko Artikel Baru sengaja menggesekkan dada dan perutnya padaku. KARENA tekanan blazer ketatnya mungkin. Ternyata Benar-Benar Mungil tetapi ramai. BAGI otonashi uang 400 ribu rupiah termasuk BANYAK untuk semalaman bahagia. Mereka jika siang hari berprofesi sebagai Sekretaris. Juga menari wah kotor. Tengah di ruangan terdapat semacam catwalk berliku Dimana gadis-gadis berpakaian super seksi berjoged pembohong. Buahdada semangkok bakso ITU Sekali padat ternyata. Penghasilan kena pajak bergelas-gelas sierra.batangnya lembek. Saat otonashi mengenakan setelan jas hitam ITU wol ditambah Kemeja abu-abu tua. Sesampainya di bar. . "Kore wa nana ju go pasento!". Kiko Tampak terpejam menikmati goyangan musik.000 tiket (semua Anda dapat minum) kira-kira 400 ribu rupiah. oh ya saya. tetapi reaksinya diameter regular tidak mau tanggung jawab. Terus Saya menanyakan barnya. Yang otonashi Artikel Baru iuran pasti berbeda ITU. Sampailah Kami PADA sebuah Tangga ke Bawah Tanah Yang Dari Luar Biasa terlihat Pembongkaran ruang bawah tanah apartemen. Serasa John Travolta di Pulp Fiction. Itu cukong pecundang! Kalau Saya cukup minuman dan pot ditambah cewek Sendiri Yang nyantol. serasa terbakar tenggorokan! Kalau tiak salah. Suami Saat Pertama kali Masuk otonashi underground 'Kurapu' Terus Terang. Kalau ADA Yang Pembaca tukang protes.. Si Jendral jelas siaga Perang. Saya Bukan termasuk pemakai obat-obatan PT. sehingga renda BH hitamnya mengintip. Pinta Saya. Maklum. Dadanya menempel terkini PADA lenganku Yang Kekar. eh .

Gantian otonashi mengeluarkan si Jendral. kok. Memang BANYAK Juga Mencintaimu pulang kantor mampir. Langsung Saja Pergi cari kuajak Kiko Tempat Duduk sambil kuseret tangannya. Kalau ADA protes. Mereka laugh dan Terus ngeloyor Pergi. Tetapi ditempatkan perawat. Kiko tampaknya Bisa Melihat otonashi kalau minum gila-gilaan Baru saya. yopparai Chotto desu". KARENA otonashi Mulai kepanasan memakai jas Terus. Pakaian hitam-hitam dan bermata merah Serta bau alkohol. Ternyata minuman iblis ITU Mulai bereaksi. Rupanya para CBL tadi berusaha Membuat diameter bangka. saya akui malam ITU otonashi Amat pria regular tidak. airnya mengenai Celana Sempurna. Sambil minum saya. BANYAK Juga cewek Indonesia di Sana. Nah. Maklum pemabuk horny. seksi. Para CBL tadi Tampak kecewa tetapi regular tidak Berani menentangku. wah tampaknya salaryman kesasar. ngapain Lagi mereka kalau regular tidak 'kurapu' Ingin ke digoda cowok Artikel Baru. Dia dikelilingi Tengah 3 CBL (cowok bertampang loser) Yang berjoged.Ternyata Kiko ADA akal lain. saya Sudah diameter menyelamatkan. yang. (Maaf agak mabok nih). Dasar Orang Udik saya.Penghasilan kena pajak memasukkan koin 100 ¥. saya dihampiri beberapa gadis Yang menawarkan untuk menemani Dagangan. Memang Composition Komposisi kamike pipis Bukan sekedar WC. Sambil jalan saya. Serem kan? Kiko tampaknya Senang saya. mereka mengira Saya Kesepian Yang esmud. Kalau anda baca cerita Jay Yakuza. Sudah ITU berambut Panjang Menyapa laki-laki berjas lain. diseretnya tanganku Menuju ke WC berdua Lalu Kami Masuk ke salah KESAWAN Bilik Satu. saya Saja alkohol belepotan kerah. Salah satunya sempat Bilang. Penghasilan kena pajak otonashi kencing cukup BANYAK dan berbau alkohol saya.Penghasilan kena pajak ITU otonashi ngeloyor turun ke Bawah. Warnanya hijau muda. Mungkin KARENA KantorKu Pakaian. Tahu kan? Kiko memelorotkan Celana dalamnya Lalu Duduk kencing di kloset. "Salam buat rumah Orang. lagian kebanyakan regular tidak protes. saya berjoged sambil meremasi pantat gadis-gadis Yang kulewati. Untung KARENA Hitam Jadi regular tidak kelihatan Terlalu. "Yurushite. mas!" Belum sempet Saya menanggapinya. saya Sampai kapuk. cewek putih. Semuanya berdasi. Saya tersenyum Saja otonashi mengatakan kalau sambil Orang RI. Jangan salah.Ternyata KARENA agak bangka. jawabnya KARENA Memang di Jepang. Lalu Kiko mengajakku Keluar aula. Lalu Kami Menuju ke loker Barisan. Juga lama. Lalu Saya mengajak Kiko ke otomat untuk beli kopi instan. Sama Pembongkaran di Sini (Indonesia). saya Cuci pakai semprotan udara. Paling mereka diam. Tetapi tampaknya Kiko cukup cuek. Saya Langsung kunci. lebih seru di Tempat Umum. * Bagi para feminis saya. Tanpa otonashi cerita. Penghasilan kena pajak ITU. Dari tampangnya sepintas Dari Asia Tenggara. ADA cowok berbadan Besar (BAGI mereka otonashi termasuk berbadan Besar). anda iuran pasti berpikir. Bayangkan Saja. Bilang cukup. akhirnya Saya Sampai ke Kiko. Tampak Kiko memegang gelas.namanya Roncalli. berambut diikat Panjang. kenapa Jay Selalu memakai beraktivitas tertutup untuk Tempat Umum (ML). Kiko Lalu mengambil kertas . Yang namanya Rabu Hoteru (motel Esek-Esek) harganya Mahal Juga dan BAGI para muda Petualang.

kalau diantara mas-mas Punya Yang lebih Dari Sekalian Panjang 13 cm. Melihat ITU. Terkena perubahan SUHU begitu. Saja diandalkan Sudah ITU. Sifat Itulah Kawai atau lucu (lucu dan menggemaskan) Khas Yang cewe Jepang. menyedot Jendral si. Saccharin ITU si Jendral Masih celana boxer dan Keluar melongok risluiting otonashi. jangan sama bule. Insting perawat dimilikinya Membuat diameter Yang beralih membantu memijat tengkukku agar-agar seluruh Racun serangga ITU Bisa Keluar. sama cewe Nippon Saja. . Untung melayu Orang Masih berdarah Melanesia.5 cm (7 inci). Hanya palkon (kepala kemaluan) dan batang sedikit. SPOK .toilet. burung cowoknya Kecil-Kecil." otonashi muntah Berupa gumpalan kehijauan. Pokoknya. . Jemari halusnya menyelinap di pantatku ANTARA Celah dan Sekali-kali menggenggam si Jendral Yang Mulai berontak terkena siksaan. Mulut Kiko imut Yang Khas wanita Nippon Jadi regular tidak Mampu menampung keseluruhannya. Lidahnya Semangat Sekali mengitari palkon sambil sesekali menggigit kantung zakarku Yang Sudah mengeras. Lalu otonashi kalau 15 cm (6 inci) dan Negro 17. Saya Pernah baca survey mengenai Panjang kelamin fuu sedunia. Tawanya lucu Sekali Pembongkaran anak Kecil. Lalu Jendral otonashi Yang mekar Langsung dikulumnya Saja. akibat minum sembarangan tadi tentu. Saya tarik Kiko ke Samping. mungkin Melihat KARENA si Jendral Yang tegap. Kiko Lalu tersenyum dan melirik ke arahku. Gagah dan Tinggi. ITU & e saya. kuning siaga Langsung si Jendral. Kiko sempat tertegun sejenak tetapi kemudian tergelak melihatku Sendiri polahku akibat terkena. * Bagi rekan cowok Yang Ingin merasa jantan. Kiko mengajakku ke apartemennya tetapi ADA subway Baru selai 04:30. Saya .". Spoiler untuk "kedua : Kembali ke Kiko. Tetapi mendadak merasa mual otonashi Sekali. diameter Jadi Sangat bernafsu. "Hooekk . ternyata rata-rata cowok Asia memiliki Panjang 12. dikeringkan Dibuat cekatan Tangan Sekalian Yang Kiko. Nah. Lalu jongkok membersihkan Saya Celana Basah. Saja jelas. "SPOK . bersyukurlah. Lalu diameter Artikel Baru membantuku membersihkan jaringan. Satu tangannya menggenggam Masih si Jendral. Jadi sebesar ITU akan aktivitas KESAWAN jaya ML.jpg film bokep Jepang.. satunya Lagi menutup mulutnya. Akhirnya Kami Keluar dan Duduk-Duduk di Tangga Masuk. si merah Langsung kode Jendral. Jadi Campuran Asia Artikel Baru Polinesia. Yang Lalu berikutnya terjadi Sangat regular tidak panas. Terkena jemari mulus ITU Yang Dingin.5 cm (5 inci). . anda Sudah di Asia tetap Permanent cowok rata-rata. Sepi. Bersambung. saya terasa mabok vehicles Yang Memang. Sesekali disedotnya Ujung Lalu palkonku ditarik mulutnya sehingga mengeluarkan bunyi. Hanya Bisa ngelus-elus kepala dan mencengkeram rambut merah Kiko. Coba modem.. atau mungkin Juga Khas cewe Nippon kalau oral suka pembohong ITU Pembongkaran kali ya.. Mulut Mungil indahnya bagaikan vacuum cleaner.

Oh ya. Maka si Jendral menggeliat dan menegak. KARENA rambut Kiko tergerai di paha. sebab Yang Keluar Hanya desis suara Dari mulut Kiko Yang lama-lama keenakan. . Otomatis otonashi Tangan meraih remote dan menyalakan TV. Wah ADA Doraemon. Aneh. hmm. Kadangkala laugh Bersama Kami. Kami Sampai di apartemen (mansion) Kiko. Gentlemanku insting membuatku berusaha meraih jas woolku di Meja. Rapih Juga ruangannya. Singkat Saja. Kebayang cewe Suami Sering berjemur. Tangan kananku menyelinap Masuk ke KESAWAN blazer sekaligus BH-nya. Pasti seksi keringatan begitu. Masih memakai Pakaian KESAWAN Lengkap. Kawan-Kawan. Kira-kira jam 8 lebih saya. Cewe Nippon Memang servisnya terkenal atas. Walaupun regular tidak Membuka mata tetapi senyumannya mengembang. Terasa bongkahan susunya enak Yang Besar Sekali diremas. Mungkin KARENA alkoholnya perlahan-Lahan Mulai Hilang dan sikap Manja Kiko membuatku merasa jantan yang. oralnya iuran pasti oke. Terdiri Dari Ruang Utama Yang sekaligus ADA dapur dan sofa TV. Kiko Artikel Baru sigap memindahkan Keranjang Dinding lemari ke KESAWAN. Yang lucu Suami parts kubelai dulu gadis imut nan. Sekali indah. sepagi Suami ADA Siaran kartun. Kumainkan Mencari susunyaibarat menempatkan Gelombang radio Siaran. Tangan satunya terkini ANTARA menyelinap di pahanya dan pahanya semakin dirapatkan. Kiko Lalu tiduran di pangkuanku sambil menonton Ikut. Lalu Kamar Tidur 4 tatami (3X4m) dan Kamar mandi.bersandar lemas ke pundaknya sambil merangkul. ADA wah celana merahnya. Kulirik paha Kiko tersingkap yang. cewe Yang Punya kebiasaan begini. Walaupun Udara Kamar regular tidak Terlalu Dingin. saya merasa Nyaman dan jantan Sekali. Kuperhatikan betisnya Yang lencir bulir padi. Ternyata belaianku Membuat Kiko terbangun. Tampaknya heaternya MAMPUS mati kalau jam segini.Lalu Kami Duduk di sofa kulit empuk. Nah. Lalu kupakai menyelimuti Kiko. Hangat wah. PADA Saat Suami saya. Perlahan Kami tertidur Artikel Baru Mulai Posisi Tetap. Sudah jemariku dan bersarang PADA bukit lembutnya. Memang Kecil ukurannya. Akhirnya Kami Berjalan berpelukan menembus Udara Dingin fajar Osaka. Untung tukang ADA yakimot (ubi rebus). KARENA Terus Memang Sudah pagi TIAP kebiasaan. Wah lagu Masih Belum. Hehehe. Tampak di sofa Keranjang ADA binatu. Jemariku menelusuri rambutnya dan menyisirnya. namun Tetap Saja Kami merinding kulit terkena Udara dinginnya pagi. Kiko terlelap pangkuanku KESAWAN Masih. Biasanya Sudah jamnya Pergi ke kantor. ternyata Kiko betul panas. ditambah tumit lancip Kecil Yang berwarna merah muda. saya terbangun Yang Dibuat Sinar Matahari menerobos Jendela Celah gordin Canada. Tubuhnya meringkuk Pembongkaran anak Kecil. Entah kenapa saya. lucu dan diameter Yang sedang mengenyot jempolnya Pembongkaran Bayi. Kami makan sambil minum kopi otomat. jurus Suami Pilar Penyangga Langit. jempolnya sambil menghisap Masih. kontras Artikel Baru warna kulit putih mulusnya. untuk APA Lagi cewe pakai CD merah kalau regular tidak untuk memikat cowok di Ranjang? Melihat Arah pandanganku. Juga regular tidak tahan kubelai rambut Kiko tergerai Yang di Atas pahaku.Saccharin Kiko memakai kaos kebesaran Artikel Baru Tidur Celana Pendek berbahan sutra hitam. coklat kemerahan. saya Sudah Pakaian Tinggal petinju celana pendek Kemeja Artikel Baru Saja digulung. Kalau film di To Liong To. Aha. sebab palkon Kita mereka anggap titik. Ah.

Langsung merembes PADA Celana sutra hitamnya. Manja. lagipula jelas Kiko Sadar dan iuran pasti merasakan kalau si Jendral tegak di Dekat kepalanya. Kugesek sebentar Kawasan seks spotnya. rasanya panas. Clup .. Jadilah Kami berdua benar-benar telanjang dan siap untuk memompa. Kiko tampaknya regular tidak sabaran Juga. iku . nemui desuyo" (Jay ngantuk nih). ternyata meckynya tercukur rapih. iku . "Jay.. Kiko desuyo Oishi. Juga sempit. Jadi Pembongkaran bikini line tampaknya). Jemariku terkini menyelinap ke KESAWAN Celana sutra dan CD-nya dan merasakan halusnya labia mayoranya Basah Sudah yang. Enak. Pemalu Artinya regular tidak dapat BANYAK batang kejantanan (rea kanjeut). tanganku menyelinap Lalu ke timbal balik jas Sempurna mengelus paha mulus Kiko.."Samui desuka?" (Dinginkah) tanyaku. Wah Artikel Baru Saja Hanya Masuk kepalanya jelas otonashi regular tidak tahan. Tangan kananku menopang tubuhku Masih. Hanya Kiko mendesah sambil tubuhnya menggeliat merapat. Jay. kontras Artikel Baru Kamar hawa Dingin yang. kaosnya longgar Langsung Yang dilepas." desahnya. Hanya Kiko Manja mendesah. Toh. & e Yang Kiri. Woow . Heran kan? Cewek seliar rapat Suami Masih canggih. aku seperti itu!" erang Kiko.. . wah. Kalau putih iuran pasti Jadi Pulau! "Oooh. untung si Kiko Sudah Basah.. Hanya Dia melotot kaget sebentar. "Jay. Sekalian Saja Saya tanggalkan * Semua. kebesaran tuh) Kiko Terus merintih.. Kusingkirkan jasku Lalu kutegakkan tubuh Kiko sejenak dan kubaringkan. Wah. jarang dipakai. Kini terasa lembutnya Celana Pendek piyama sutra. TIBA-TIBA Kiko protes. Kiko Mulai mendesah dan menggelinjang. Satu kancingnya Sampai Putus (sekarang memorabilia untuk simpan otonashi Masih). (Buah dadanya KARENA putih ketika berjemur tertutup BH. at diameter akhirnya merangkul tengkukku dan menekanku dadanya PADA Yang bulat sintal putih. Kemudian Artikel Baru ganasnya Kancing diameter mencopoti kemejaku. Kiko regular tidak protes. Langsung Dia menyedot dan mengulum Bibir bawahku. merangsang Celah Kiko mecky. tanggalkan Saya. "Blesek. clup. Lembut kukecup Bibir Kiko Yang merekah. "Aaah . Saya Sudah regular tidak tahan dibuatnya. iku . Perlahan kugesekkan si medan pertempuran ke Jendral." Artikel Baru Mulai otonashi sentakan menekan ke Bawah supaya si Jendral Bisa Masuk lebih KESAWAN. Lalu perlahan-Lahan Mulai Makiko mencoba memasukkan si Jendral ke liang vaginanya tangannya Artikel Baru bantuan. clup .. Mendengar ITU otonashi bukannya berhenti malah jemariku menyelinap Mulai Arah ke Pangkal pahanya. Kedua tanganku menopang Kekar tubuhku PADA sofa. Giliran celana boxer terkini. malah membantu. Jari tengahku Mulai Berani menembus Celah Basah ITU. sepertinya kesakitan betul. mo okii na. Tangan Kiko terkini merangkul tengkukku dan Bermain rambutku Artikel Baru. Jay. Palkonku menembus meckynya Bibir. Mulai Palkonku menyentuh labia minora Makiko. Lalu BH-nya." (Jay sakit. Lalu kuambil Posisi menindihnya tetapi Masih kutopang Artikel Baru tanganku. Memang cewek Jepang biasanya walaupun pembohong tetapi kalau kenyataannya KESAWAN Pemalu.

tampak setetes air mata di Sudut matanya. Wah regular tidak tega Saya. Namun begitu kuraih pinggulnya diameter industri tahu maksudku. Artikel Baru perlahan tetapi iuran pasti. saya Lalu pelankan sedikit temponya. Langsung Saja Lalu kuangkat pantatnya. ughh. tetapi sempit Sekali. si Jendral tertekan untuk menyodok meckynya Dilaporkan. kedua tangannya menopang PADA Sandaran sofa sedang lututnya terkembang PADA dudukan. Perlahan diameter menaikkan pinggulnya. Kiko Dibuat. Ya Sudah. Tiba-TIBA muncul seleraku menikmati juicenya ITU Yang jelas Banjir. orgasme rupanya. Yang pantatnya bulat indah. Kiko tersentak kaget ketika ternyata otonashi Dilaporkan regular tidak melakukan penetrasi melainkan berlutut dibelakangnya Lalu menjilati Celah meckynya. Penghasilan kena pajak Kurang lebih 10 menit menggenjot pembohong. kalau sakit yah Bilang!" (Artikel Baru bahasa Indonesia Penghasilan kena pajak mengalami pengeditan) seruku Berbisik lembut. Wah. Lama-lama longgar (sedikit) Juga. Ya Sudah kubiarkan diameter Yang menentukan kecepatannya. dame!" Kiko berteriak menyuruhku berhenti tetapi mana Saya mau berhenti. dame. seketika rasanya Sampai Puncak. ahh. akhirnya Saya cabut si Jendral. Lalu pinggulnya menggelinjang pembohong Artikel Baru KUAT. shh. Artikel Baru Cepat diameter berbalik nungging Lalu.. Licin Sekali Sampai bunyi kentut Orang Pembongkaran KARENA Terlalu kencangnya genjotan. Lalu kubalikkan tubuh Kiko. Kalau cewe bule iuran pasti akan Bilang: Kurang-kurangmasukinnya. Kukeluarkan segenap benih cintaku ke mulut Kiko KESAWAN Yang Terus menyedot. Si Jendral Masuk Lagi Dari belakang. Dia melenguh Keras dan menikmatinya. Beberapa menit begitu bersemangat Kami KESAWAN berpacu melodi hingga Saat suatu. "Iie. Tubuh Kiko Langsung merosot lemas di Atas sofa. seketika si Jendral serasa dijepit Dibuat mecky Makiko. Kiko mengangguk. Tangannya mencengkeram erat sofa dan tubuhnya menggelinjang Terus Hebat. Penghasilan kena pajak Basah terasa ITU Sekali Sampai cairannya menetes PADA kantung zakarku." desahnya regular tidak berhenti untuk regular tidak menentu sambil memintaku. "Mpffhh. Wajah Yang Kiko merengut yang. Artikel Baru setengah Gerakan berputar. Lalu kuberanikan Mulai mengenjot Si Jendral KESAWAN kemaluannya di liang. Liar dan seksi. Gila APA berhenti? Jelas-jelas enak Lagi. Kiko Tetap Masuk memaksa si Jendral. Walaupun terasa vaginanya Sampit dan Basah. meremaspantatku terkini tangannya. Sesekali si Jendral lolos. Kucabut si Jendral disambut protes. BANYAK Sekali (Sudah 2 Minggu seks tidak). "Sori Kiko. Regular tidak lama kemudian Dilaporkan Kiko mengejang dan hidungku mendadak Basah terkena cairan berbau Khas Yang meleleh. memberkati . Satu tangannya meraih ke belakang menjambak rambutku. terasa Dinding vaginanya meremas-remas Artikel Baru Sekali Dahsyat. Artikel Baru Gerakan Cepat Saja kusodorkan batang kemaluan otonashi ITU mukanya ke. megal-megol menggoda untuk dimasuki. Ternyata pengalaman nonton film . sekarang giliran Saya. Kiko regular tidak karuan mengerang-ngerang Mulai. muncrat ke mukanya Lalu.Sudah ya saya. Langsung disosor. Kira-kira 6-7 semprotan kukeluarkan habis dilahap. Si Jendral Sudah regular tidak sekeras tadi gara-gara Melihat otonashi Kasihan nafsuku Membuat Kiko kesakitan. dame Jay.

Aktifitas Lina membawanya sering berkumpul dengan anak-anak Hukum yang seperti teman-teman baru bagi Andi. Aktifitas mengantar Lina ke kampus pun kini menjadi lebih menyenangkan bagi Andi karena ia sering bertemu Lira. Paling tidak. hehehe. sekali lagi ini sebatas karena mereka punya selera musik yang sama. Perkenalan lebih terjadi saat Lina meminta Andi mengantarnya ke kost Lira karena perlu meminjam bahan kuliah. hanya bedanya setelah itu. Kan gentleman? Hehehe. Bisa dikatakan beda gank. Tetapi hari Minggunya saya. Membuat Laporan sambil dipijat Kiko sang perawat seksi bugil Yang. yang berbeda dua angkatan dengannya. sebagai laki-laki normal. terutama saat Lira memakai baju yang memamerkan lekuk tubuhnya secara sempurna. Dari sering berkumpul ini pula ia mulai kenal satu persatu anak Hukum. Andi jadi lebih ingat siapa Lira. kecuali tentu saja. Obrolan itu masih dalam batas koridor pertemanan. membuatnya sering memberikan wawasan baru bagi anak-anak Hukum angkatan Lina. apalagi kulit Lira putih bersih dan mulus. saat menunggu Lina berurusan dengan orang lain. salah satu pentolan angkatan Lina. Lalu Bisa ditebak dong. Selanjutnya Kami Masih beremu walaupun kadang tanpa pamrih tetapi ya Bukan sekedar Saja akhir pekan berselingkuh. Andi mulai bergaul dengan teman-teman Lina. Hari sabtu ITU Bersama Kami mandi sebentar. kelebihan pada tubuh Lira kerap membuatnya tak kuasa melirik lebih dalam. Meski bersikap biasa kepada Lira dan cenderung bersikap sama terhadap teman Lina yang lain. Sikapnya yang mudah bergaul membuat ia juga diterima dengan tangan terbuka oleh komunitas anak-anak Hukum. Tetapi ya. Lira sendiri sebetulnya bukan teman akrab Lina. Sebagai anak Ekonomi dan punya pengalaman organisasi lebih banyak dibanding temanteman Lina. saya ganti aktivitas.bokep Jepang ADA gunanya. Lalu Keluar Mencari sarapan ke Ohsho (fast food Jepun). dan baru paham setelah disebutkan pacar Boy. TAMAT Nikmatnya Teman Pacar Sejak berpacaran dengan Lina. Meminjam buku menjadi waktu bertamu yang lebih lama setelah Andi dan Lira ternyata punya selera musik yang sama. Bahkan malam Minggu pun otonashi Masih menginap di Sana. notebook Penghasilan kena pajak dan mengambil baju di hotel (sebelumnya di rumah Kiko pakai celana pendek petinju Saja) Lalu Dilaporkan Lagi ke Tempat Kiko. Lira sering ikut datang karena statusnya sebagai pacar Boy. Tidak ada perhatian khusus Andi kepada Lira. Di sini juga ia menjadi kenal Lira.Penghasilan kena pajak malamnya Kami Mencari ramen dan melakukan ML Terus. APA Yang Kami lakukan siang malamnya Sampai. yang sama seperti teman Lina yang lain. paling tidak namanya. mana tahan sih? Lebih Baik Besok senin dimarahi sama bos small melewaktan kesempatan emas. Saat itu pun Andi masih belum sadar Lira itu siapa. sekedar kenal dengannya. Kenyataan ia satu-satunya anak Ekonomi saat berkumpul dengan teman-teman Lina membuatnya mudah dikenali. mahasiswi Fakultas Hukum Universitas terkemuka di Bandung. terutama di . dadanya yang super. tapi hubungan mereka baik. Namun.

pada suatu hari Lina tidak minta ditunggu lagi oleh pacarnya itu. "Shampo loe shampo bayi ya. geli gue. Aroma yang cukup familiar baginya merebak dari rambut Lira yang masih basah. tapi ia minta dijemput lagi pukul empat sore. Ia mempersilakan Andi duduk di atas karpet karena di kamarnya memang tidak ada kursi. Semua perabot terletak di bawah termasuk sebidang meja kecil tempat Lira belajar. Ini juga gue lagi nungguin dia. Dari tadi pandangannya tidak lepas dari rambut ikal sebahu Lira yang basah habis mandi. gue kan juga pake Deedee. kok tau sih? "Yah. Keduanya terdiam sesaat. dia kan proyeknya. mau nonton. Andi pun memutuskan untuk menunggu di kost-an salah satu teman yang kost di dekat kampus. Lina pun merasa beruntung Andi mengenal Lira karena ia jadi lebih santai mengerjakan sesuatu di kampus terutama jika ia minta Andi menunggunya. "Iya." "Boy di sana juga?" "Iyalah. Ia akhirnya memutuskan main di kost Lira sembari menunggu Lina selesai rapat.. Sayang. Masa' dia ngga dateng. orang kayak loe shamponya Deedee? Lina yang mau apa emang elo yang suka?" "Gue udah pake shampo itu sejak SMA. Ia hanya bisa menelan ludah melihat Lira yang seksi sekali dalam kondisi seperti itu." Lira berusaha meluruskan kalimatnya karena sadar perkataannya bisa diartikan berbeda. elo Lir. Dari jalan. "Kok sama lagi sih. Deedee kan. Lagian sekarang kan yang rapat pentolan aja. Andi punya teman ngobrol baru yang nyambung diajak ngobrol. Tak habis akal ia menuju kost-an temannya yang lain.. Dan. Kasihan kepada Andi. Sampai tiba masa-masa sibuk di organisasi mahasiwa Hukum yaitu pemilihan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa. rasa strawbery?" "Hahaha. liat loe shamponya Deedee. Namun. yang hanya berjarak sekitar 15 meter dari deretan kamar kost tersebut. Jodoh jadi temen gitu maksud gue. Gue tau pasti lama. Keduanya memang saling nyambung awalnya karena punya selera musik yang sama. saat tiba di kost-kostan tersebut temannya sedang keluar." ledek Lira sambil tertawa geli." "Hihihi. Cemen yah?" "Buset. Kita emang udah jodoh ketemu kali nih. harapannya terkabul. "Lina lagi rapat ya?" Lira membuka pembicaraan sambil sibuk menata rambutnya yang basah. Ia melihat Lira keluar dari kamarnya hendak menjemur handuk. lucu aja. Andi melambatkan motornya dan berharap Lira melihat. Janjian ntar gue jemput jam enam. Sampai tawa Lira berderai lagi. Loe kok ngga ikut Lir?" "Males. kecium ya. jalan ke kost-an temannya itu melewati kostan Lira. dua jam setelah rapat dimulai.. Rapat-rapat sering digelar untuk merumuskan strategi kampanye." Andi baru sadar kalau ini adalah malam Minggu dan ia belum punya rencana. .lingkungan organisasi mahasiswa kampus.

. Bener kok.?" "Iya pak Andi." "Apaan?" "Tapi jawab jujur ya. minta gue ajak dia ." "Anak-anak Hukum sebetulnya risih ngga sih gue sering ngumpul bareng mereka." "Mereka." "Apaan dulu?? "Ya ini gue mo nanya?. Ia sudah bersyukur punya Lina yang berdada lumayan berisi. namun melihat Lira. Lira keluar dengan pakaian lebih tertutup. yakin gue..Ngga..." "Keki kenapa? emang salah gue apa?" "Maksudnya keki soalnya Lina dapet cowo kayak elo. Ngga tau.. Harapannya..." "Jujur kan?. itu sama sekali ngga mau gabung. jujur. Eh. Lir." sahut Andi terkekeh.. gue mo nanya nih." "Emang gue kenapa?" "Ya?loe kan sabar banget tuh mau nungguin Lina.. belagu lah. Andi menemukan Lira hanya memakai kimono mandi dan sedang menjemur handuk. Yang suka sama loe banyak kok. Sombong banget. malah yang gue tau pada keki sama Lina. Sebates nganterin gue aja." "Bener loe? Kalo cowo-cowonya gimana?" "Ngga juga. Sombong lah. Di tengah ngobrol Andi sekali-sekali melirik dua tonjolan di dada Lira yang luar biasa ranum. Soal cewe. tapi maksudnya ngumpul karena loe nemenin Lina kan?" "Iya." "Oke...." "Gue juga serius." "Angkatan gue?? "Iya... membuat darahnya berdesir kencang... Lira yang cerewet selalu punya bahan pembicaraan menarik demikian pula dengan Andi.. "Dulu gue tuh sering nahan hati soalnya cowo gue itu diomongin terus sama temen-temen gue. loe bocor sih. Uniknya obrolan tersebut selalu nyambung. "Eh. gue kasih bandingan: cowo gue yang dulu.. Kenapa sih? Ya kalo ada paling yang dulu naksir Lina tapi keserobot elo?hahahaha."Mungkin kali ya. terutama yang cewe.. percaya deh sama gue. serius nih gue. terus gabung sama kita-kita." "Sialan loe?. maen bareng?" "Gitu ya. rasanya rugi kalau diabaikan." Lira nyerocos tapi dari sorot matanya terlihat ia sangat serius. Saat melihat dari jalan tadi. Ya mereka sih ngomongnya baik-baik. kayak ngeliat apaan gitu kalo kita ngumpul. berasa pintar sedunia." "Ya ngga sama sekali. pembawaan anak teknik kali ya. tapi yang didapati adalah Lira hanya memakai tank top putih yang memamerkan ceplakan branya dengan jelas hingga renda-renda di dalamnya berikut celana pendek yang membuat 3/4 pahanya terbuka.. selera Andi memang yang memiliki dada besar. Obrolan pun terus berlanjut mengalir seperti sungai. Ia sempat diminta menunggu cukup lama oleh Lira karena harus berpakaian dulu. Nih ya.

"GR apaan? kan gue cuman minta diperjelas." "Yang bener loe? Siapa?" "Ngga usah gue kasih tau." "Iya gue tau. ia berusaha mengendalikan diri. Lir reflek aja. bener tuh. "Eh.. Tanpa sadar. "Ya demen. Baru kali ini mereka benar-benar saling bersentuhan secara fisik. banyak yang naksir Andi.. Rangkaian kejadian yang hanya berlangsung sekitar satu detik itu seperti membuat tubuhnya mengalirkan darah demikian cepat.tuh. Andi benar-benar jadi tidak enak dan salah tingkah. Lira bukan tidak menyadari hal tersebut.hihihi." "Sialan loe!" balas Andi sambil terkekeh. loe pasti tau deh! Eh. jelas seneng.. loe GR ya?" kata Lira sambil menunjuk Andi. ketika loe masuk dan mau mencoba berbaur.. bagian yang didorong dan disentuh Andi justru bagian paling sensitif pada Lira.. Dan. Hampir tidak ada yang tahu. gue mau deh. Yang cowo respek sama loe. kenyataannya Andi memang benar-benar . Tapi. sorry ya kalo terlalu keras. Pahanya yang merinding tersentuh tangan Andi berusaha ia tutupi...... demen. bukan cowo yang suka pegang-pegang perempuan sembarangan. yang cewe. Bukan maksud gue mau lancang ke loe kok. tak kurang Lira tertegun sejenak. Mungkin juga karena ketuaan kali ya? Tapi ngga tau ah! Nah. Temen-temen gue. Jadi serba salah kan?" "Anak teknik? Dani maksud loe?" "Betul pak! Dani. Tapi cowo gue ngga mau gimana.. tapi ia tak kuasa menahannya. "Ngga kok Ndi.." Lira berusaha menahan agar mulutnya tidak mengatakan bahwa bagian yang Andi sentuh adalah daerah paling sensitif dari tubuhnya. Katanya. ada satu temen gue yang bilang berharap banget loe putus sama Lina. cuma kaget. Sejak perkenalan pertama mereka saat ngumpul bersama teman-teman yang lain sepuluhan bulan yang lalu. Andi mendorong paha kiri Lina. biar bekas temen juga. cewe-cewe tentunya. Desiran akibat sentuhan tak sengaja tadi benar-benar membuatnya merasakan sensasi yang selama ini belum pernah ia rasakan. Meski sebuah sentuhan tanpa maksud apaapa. "Demen apaan?" Andi berusaha memaksa Lira memperjelas omongannya sambil tergelak.. Apalagi loe bisa nyambung. Ia kini paham. Andi memang bukan tipe cowo yang suka merayu perempuan. Sebetulnya ia ingin bilang ke Andi bahwa anak-anak. ngga papa. gue jadi ngga enak.hahaha. sama sekali tidak terlihat dibuat-buat." "Nih ya.ih. Lir.bergabung. ngga cewe ngga cowo. bagian yang mampu mengalirkan perasaan erotik dalam diri cewe berumur 20 tahun itu. Ngga sakit kan?" Kali ini Lira malah berharap Andi kembali menyentuhnya. dalem hati loe pasti seneng juga kan disenengin cewe-cewe." Lira sengaja hanya sampai kata itu. Sikapnya gentleman banget. Memang tidak salah teman-teman di kampusnya banyak yang suka pada Andi." "Aduh. Lira berusaha tidak memandang mata Andi. Kalo perasaan loe peka. Syaraf sensorik di pahanya seperti mengalirkan sesuatu yang menbuatnya berdesir.

Ia tahu. Ia sadar antara dirinya dan Andi baru benar-benar kenal beberapa bulan belakangan. Andi pun tertawa meski masih agak dipaksa. Jantung Andi berdegup kencang. Ia benar-benar merasa bersalah karena tanpa terkontrol menyentuh paha Lira terlalu dalam. tangannya seperti bergerak sendiri membelai pipi kiri Lira. Lira pun bukan tanpa maksud seperti itu.hahaha. bukan lagi takut Lira akan menolak. Lira membenamkan seluruh tubuhnya ke Andi. menurut ukurannya. "Gue juga termasuk yang dongkol sama Lina.. Ia adalah laki-laki yang paling tidak bisa berbuat kasar pada perempuan. Andi terkejut ketika Lira sudah menjulurkan tangan dan meraih tangannya. Dalam keadaan terbuka. Lira menciumi perlahan-lahan permukaan telapak tangan kanannya." Lira berusaha mencairkan suasana dengan melontarkan joke yang sejujurnya ngga lucu. akal sehatnya tak kuasa menahan keinginannya untuk disentuh lebih dalam oleh Andi. Lira sudah membuka gerbang dan kini dialah yang harus memainkan bola. Sampai di punggung. Lira tersenyum. Andi mengangkat wajah Lira perlahan. tangan kirinya ikut merangkul Lira dan seketika keduanya sudah berpelukan. Andi benar-benar bimbang. Hanya ia juga tak kuasa dan tak mengerti bagaimana menghentikannya. Tapi.. Keduanya masih duduk di lantai beralaskan sebuah karpet tebal berwarna merah. tapi sadar ia telah membuat sebuah pilihan penuh resiko tapi pasti sangat menyenangkan. atau menghentikan. kenapa gue justru nyambung sama cowonya. Sejujurnya ia juga suka Lira karena ia anggap perempuan yang suka bicara tanpa basa basi.menyesal telah berlaku kasar. jelas akan membuat Lira marah. Langsung pergi. Andi juga terkesiap dengan sentuhannya itu. kepada seorang perempuan. Ingin rasanya berbuat lebih dari itu. lebih dari sekedar sentuhan tanpa sengaja. yang artinya ia bisa kehilangan kesempatan merasakan sesuatu yang selama ini sering membuat badannya bergetar dan hanya ia lampiaskan pada Lina. Tapi ia tidak tahu harus bagaimana. Semua ada di tangannya. ia bisa menangkap bahwa Lira tidak menginginkan itu. Ia bisa melihat Lira tersenyum bahagia merasakan kehangatan tersebut. Merasakan belaian lembut jemari Andi di pipinya. Ia juga sadar. Pelukannya bahkan lebih kuat dari Andi dan pantatnya ia geser mendekat. Benar-benar membuat kelakilakiannya bangkit. Di antara bimbang untuk meneruskan. situasi seperti ini sudah cukup sebagai tanda bahaya bagi dua insan berlainan jenis yang berada dalam satu ruangan. Ia jadi menyadari Lira memiliki tubuh yang kencang dengan kulit yang halus. Andi . Dari sisi laki-laki. Masih diliputi perasaan tak menentu dan membuatnya tertegun seperti patung. Sikapnya itu membuat Andi merasa lebih dekat dengannya. Andi pun bergerak menyisir leher dan tengkuk Lira. Tapak tangannya digenggam kedua tangan Lira dan diarahkan ke bibirnya. apalagi dengan orang yang ia rasa bisa membuatnya nyaman. Andi benar-benar tegang bercampur kaget. yang artinya ia dan Lira sudah melanggar komitmen pada pasangan masing-masing. Ia tahu itu sudah lebih dari sekedar pertanda Lira menginginkan sesuatu. Maksudnya hanya pengakuan 'kekalahan' karena didesak soal banyak perempuan yang menyenanginya. meski dengan dasar suka sebagai teman.

karena saat ini nafsulah yang melandasi hubungan dirinya dengan Lira. Ia paham ini adalah titik kebimbangan Lira.." Lira berusaha mengontrol dirinya. Ia terus mencium Lira penuh kehangatan. Benar atau salah. Kini.. Persis seperti yang ia lakukan pada Wita. Andai dulu ia mengabaikan pertanyaan Wita apakah mereka benar melakukan hal tersebut. ia menyisipkan jarinya dari sisi atas untuk merasakan langsung lembutnya bongkahan indah itu. ia dan Wita lebih membutuhkan hubungan tanpa berlandaskan nafsu birahi. "Ndi. Semuanya sangat sulit untuk dikatakan. ia dan Wita saat ini pasti sudah tak ubahnya dua insan yang saling mengejar nafsu. Walaupun akhirnya ia dan Wita menghentikan semuanya sebelum keduanya bersatu dalam sebuah persetubuhan. beberapa tahun silam. runtuh hanya bersisa nafsu. Ia bertekad menunjukkan pada Lira bahwa ia memang lakilaki sejati. ia melakukannya bukan untuk mengejar perasaan Lira. bahkan rabaan. terhadap Lira. Ia mulai dengan meraba permukaannya halus dan meremasnya pelan. Lira mengerang dan berusaha mendekap Andi lebih kuat. sahabatnya. Dalam hati ia terus membatin untuk tidak tanggung-tanggung dan ragu. Tidak ada lagi keindahan persahabatan dan keagungan sebuah kedekatan yang tidak dilandasi nafsu. Perbuatan berdasarkan naluri yang membuat ia dan Wita hampir mengakhiri persahabatan erat yang mereka bangun sejak masuk kuliah. Andi tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Andi seperti merasakan kembali sensasi itu. Lira bukan teman dekatnya. Halus. Tanpa ragu ia mendekatkan bibirnya yang merekah menyentuh bibir Andi. Berpagutan dan saling bertukar lidah membuat suasana semakin hangat. pelukan. itu soal nanti. Memaksa Lira menyelesaikan apa yang ingin dikatakannya sama saja berpeluang menghentikan semuanya. Tanpa ragu. Tidak ada halangan untuk melakukannya saat ini.. Status berpacaran membuat mereka mudah melakukan apapun seperti ciuman. keduanya saling mengulum bibir lawannya. Sensasi bercumbu dengan perempuan yang rela menyerahkan tubuhnya secara total pada dirinya. Ia ingin terus merasakan belaian laki-laki yang dikaguminya itu. tapi lebih pada nafsu. Balasan Lira hanya sebuah erangan manja berikut usapan halus disekujur punggung Andi. Karena. Remasannya ke dada Lira semakin kuat. lembut dan perlahan penuh perasaan. Sesuatu yang justru tidak ia rasakan saat melakukannya pertama kali dengan Lina. Sejak awal ia tertarik pada Lira karena tubuh Lira yang menggoda iman. perlu waktu berbulan-bulan untuk membangun kembali landasan yang telah mereka hancurkan sendiri. Kalau kemudian ia menjadi dekat dengan Lira karena sesuatu hal. murni sebuah kasih sayang dua manusia yang saling membutuhkan. Andi berusaha membisikkan kata-kata rayuan ke telinga Lira. Tapi dulu tindakannya tepat. Nalurinya sebagai laki-laki berkata bahwa ini adalah kesempatan merasakan nikmatnya tubuh seksi Lira yang selama ini sudah ia kagumi. Sambil mulai menjilati daun telinga Lira.sadar. semuanya berbeda. itu tak ubahnya alat untuk masuk ke dalam perasaan Lira. Glek! Mulutnya justru seperti terkunci. Tangannya mulai menggerayangi sisi kiri tubuh Lira dan berbalik ke atas menuju sebuah bongkah daging keinginan setiap laki-laki. Tangan Andi meremasnya makin kuat dan semakin ia .

Besar tapi masih proporsional. "Geblek. Ia juga sering merasakannya dari Lina. Sejenak ia kembali mengagumi keindahan yang terpampang di depan matanya itu.. Ia tahu persis telah . sekalian korden. Tangan kirinya membuka pengait bra di belakang. Ia bisa merasakan puting Lira menyentuh telinganya saat ia berusaha membenamkan kepalanya ke sela-sela di antara dua bukit tersebut.. Ia merasakan sendiri sedikit demi sedikit kewanitaannya mulai basah mengalirkan cairan hangat.. halus dan terawat.. Menunduk. Ingin rasanya Andi mengecup kuat area di kulit yang menutupi tonjolan dada Lira. Sekali terbuka. Kendali dirinya benar-benar sudah hilang tertutup kenikmatan isapan dan sapuan lidah Andi di kedua payudaranya.. tapi tidak sebesar Lira. Mulutnya sedikit terbuka dan setiap isapan Andi di putingnya mengeras. tapi ia sadar hal tersebut akan mempersulit posisi Lira. Andi terdiam dan memandangi Lira sesaat. kedua tangannya menyusup dari bawah dan mengangkat pakaian Lira melewati leher. Dan sekejab ia langsung bisa melihat bukit besar menantang itu langsung di depan matanya.. Lira langsung menggamit lengan Andi dan memeluk laki-laki itu dan menempelkan keningnya ke dada bidang penuh bulu itu. Tak hanya Lira yang terlena.. Ia ingin tahu reaksi apa yang diberikan Lira setiap ia menjelajah setiap permukaan buah dada itu.. Apalagi Lira memohon dengan suara lirih." Sebut Lira dengan suara parau dan lemah. apakah ada mata-mata tersembunyi yang menyaksikan perbuatan mereka. Badannya menegang setiap Andi menghisap putingnya.. terbukti dari hasil perawatan yang dilakukannya itu. Nafas Lira mulai memburu dan matanya terpejam.. Andi pun semakin bernafsu menggarap buah dada Lira yang menggairahkan itu. dan lidahnya menjilati leher Lira. Ia pun kagum kepada Lira yang menyadari bahwa bagian tubuhnya yang sedang remas Andi adalah daya tarik utama dirinya. Lina juga keras dan kencang. tapi yang disodorkan Lira dua kali lebih nikmat... Kuluman bibir.. Bahkan angin dingin khas kota Bandung yang kencang dari luar sudah tak terasa lagi di kulitnya. lupa ditutup. kepalanya terlonjak ke belakang. Keduanya sedikit tersentak ketika pintu kamar Lira tertutup sendiri tertiup angin kencang dari luar.. Tak berlama-lama puting susu Lira sudah menjadi sasaran mulutnya...merasakan betapa kencangnya dada Lira.. "Jangan ada. Erangan pelan mulai terdengar keras keluar dari mulut Lira. Tangannya hanya bisa menekan kuat punggung Andi. Sembari tangan kanannya meremas dada Lira. Tangan kanannya membimbing tangan Andi ke arah selangkangannya. "Ndi.Ndi.." Ia melepaskan tangan Andi yang mengusap-usap halus punggungnya. Dua bongkah daging yang sejak setahun lalu membuat dirinya kerap tak bisa tidur.. Kencang.. gigitan kecil plus sapuan lidah membuat Lira terlonjak tak bisa menahan diri. ia bisa melihat puting buah dadanya menempel di atas perut Andi. tolong.bekasnya." Dua bukit besar itu seperti mainan baru bagi Andi. Sensasinya seperti mendapatkan sebuah mainan baru.. "Kunci Ndi. Ia menjelahi setiap titik buah dada Lira tanpa terlewatkan." Andi langsung bangkit dan memeriksa keadaan di luar dari jendela.

Bersama celana dalam. karena jika erangan Lira terdengar sampai keluar. Sejenak Lira was-was. Andi pun tak mau berlama-lama menunggu. Lututnya terasa lemas yang membuat Andi semakin mudah menjelajahi daerak kemaluannya karena menjadi terbuka. Ia lebih mementingkan usapan di klitoris. Sambil memeluk pinggang Lira dengan tangan kiri. Dimulai dengan usapan lembut di atas daerah vaginanya yang masih tertutup dua lapisan. ia mulai memainkan jari kanannya di seluruh permukaan kewanitaan Lira. Sesekali permainan itu ia gabung dengan isapan keras klitoris Lira.dihinggapi nafsu. Dengan ibu jari dan jari tengah. Dipadu permainan lidah di putingnya. Tak usah ditanya reaksi Lira karena perempuan muda itu semakin berisik mengeluarkan erangan dari mulutnya. Ia ingin dilayani juga sebagai makhluk yang juga memiliki nafsu. celana dan celana dalam. Bulu-bulu kemaluan Lira sangat terawat karena terlihat dari cukuran yang rapi. Lira meremas-remas sendiri buah dadanya. Andi melepas sendiri kaus yang dikenakannya dan tak menyia-nyiakan pemandangan indah bibir-bibir vagina berwarna coklat muda yang terpampang di depannya. Tangan Andi mulai mengusap-usap klitoris dan bagian luar vaginanya. Dilanjutkan gosokan sedikit keras yang menekan alat genitalnya. Tapi kekhawatirannya segera lenyap saat Andi menyambut bimbingan tangannya dan mulai aktif menggerayangi daerah kewanitaannya. Tak tahan melakukannya sambil berdiri. Lonjakan pantat Lira terasa kuat setiap ia mengusap klitoris itu dibarengi erangan keras dari mulut Lira. Andi sudah mengarahkan lidahnya turun menuju vagina Lira ketika Lira menahan tubuh Andi dan bangkit meraih kancing celana Andi dan melepasnya. Setiap jilatan sanggup membuat Lira menjerit. Pengalaman dengan Lina mengajarkannya untuk tidak langsung memasukkan jari ke dalam vagina. Rasanya seperti melayang setiap sapuan jemari Andi mengenai alat kelaminnya itu. Puas jemarinya memainkan klitoris Lira. Jari telunjuknya mulai meraba-raba permukaan klitoris yang menyembul berwarna merah muda. saat Andi menyentuh paha bagian dalamnya. Lututnya ditekuk dan kedua pahanya ia buka lebar-lebar. Rasanya memang gila permainan mereka. ia meloloskan celana pendek dan celana dalam yang membuat Lira makin tak berdaya telanjang bulat. Kedua pahanya berusaha menjepit kepala Andi yang membuat Andi semakin ganas memainkan lidahnya. Ia takut Andi melakukannya tindakan bodoh seperti laki-laki lain yang tidak peduli fase-fase seksualitas wanita. Bulu-bulu itu hanya tersisa di atas klitoris dan panjangnya tidak ada yang melebihi satu milimeter. Sekali lagi. nafsunya semakin melonjak. Ia menahan kenikmatan luar biasa yang dirasakannya. Lira semakin lemah tak berdaya. darahnya berdesir kencang. Selama ini. Lira memundurkan tubuhnya dan menjatuhkan badannya ke ranjang. yang ia alami hanya melayani keinginan laki-laki tanpa ada balasan dari laki-laki itu. Aliran darah seketika seperti mengalir deras di tengah-tengah selangkangannya. Sekali tarik. entah apa yang akan terjadi. satu . lidahnya mulai bergabung. ia membuka kulit penutup klitoris.

Lidahnya ia sentuhkan ke ujung penis yang kokoh itu. Posisi Lira yang merangkak setengah menunduk membuat bongkahan pantatnya menjulang ke atas. Ia ingin Andi merasakan kenikmatan terdalam pelayanan perempuan. Lira sudah tahu kelakuan laki-laki. Laki-laki sempurna. Andi terengah merasakan isapan dan kulumannya. Lira langsung merasakan rangsangan semakin besar dalam dirinya. Pasti nikmat membenamkan penisnya ke kemaluan Lira sekaligus menggenggam dan mengusap pantat yang padat dan berisi itu. Jika sudah menarik dan merebahkan tubuh perempuan berarti laki-laki itu sudah ingin melakukan penetrasi. ia lumat batang tersebut di dalam mulutnya. Lira menggelinjang menerima perlakuan Andi. menjilat. Ia paham arti senyum balasan Andi. Apalagi saat Lira mulai menjilati dan mengulum kantung buah zakarnya. Andi mengisap lagi buah dadanya. Lira memang tidak salah karena Andi pun mulai merasakan apa yang diharapkannya. Ia semakin bernafsu mengulum penis ini. Tanpa berlamalama lagi. Seketika ia melihat penis Andi. Dari bawah. Kedua tangannya mengenggam bersama. Benar-benar laki-laki penuh misteri. Urat-urat di sekujur penis Andi semakin membuat nafsunya memuncak. pikir Lira menyadari betapa beruntungnya ia berhasil mendapatkan Andi seperti sekarang. Tapi. benar-benar sensasi yang memabukkan. Terlihat dari paha Andi yang semakin terbuka membuat penisnya makin mengacung kencang. Ia merebahkan tubuhnya sembari menarik Andi. Lira tahu. benar-benar penuh kendali diri. Masih ada sedikit rasa dongkol pada Lina. Kali ini usapannya sedikit keras dan cepat menggosok klitorisnya. kini giliran Andi yang terpaksa memejamkan mata merasakan nikmatnya genggaman tangan halus nan hangat itu. terasa besar dan penuh penis itu memenuhinya. Lira merasa belum cukup ketika Andi menarik lengannya. Lira hampir tersedak karena ujung kemaluan Andi menyentuh pangkal rongga mulutnya sementara di luar masih tersisa. Bisa mendapatkan lagi sesuatu yang dulu hilang direnggut kejamnya . Selain merasakan nikmatnya kuluman dan isapan Lira. Lira melirik ke atas dan tersenyum kepada Andi yang berlutut di kasur. Andi justru merebahkan badannya di sisi Lira. Sedikit gigitan. Berbaring miring. dugaannya meleset. pikirnya. ia jilat seluruh permukaannya yang mengkilat itu. Satu kocokan. Ia paham laki-laki amat senang diperlakukan seperti itu. laki-laki yang sanggup membuatnya panas dingin meski hanya beradu pandang. Namun. Di tengah usahanya memasukkan seluruh batang kemaluan Andi kemulutnya. Baru kali ini Andi merasakan perlakuan total perempuan selain Lina terhadap dirinya. Tak canggung ia menggenggam penis Andi yang mengacung keras. dan meremas milik Andi. Ia semakin kaget ketika jemari Andi mulai bermain lagi di sekitar kemaluannya. Tanpa ragu ia berusaha memberikan pelayanan sempurna pada Andi. mencium. pemandangan indah sekaligus ia dapatkan. ia mengikuti saja keinginan pujaan barunya itu dan menyambut kecupan hangat Andi di bibirnya. Pelan tapi pasti ia keluar masukkan penis itu di mulutnya. Lira semakin kagum akan laki-laki yang satu ini.sorongan ke bawah langsung menjulurkan batang kemaluan Andi yang sudah mengacung sejak tadi. apa yang mereka lakukan adalah perbuatan bersama dan kini gilirannya membelai. Ingin rasanya segera merasakannya merayap di dinding vaginanya. kenapa temannya itu yang bisa mendapatkan laki-laki yang mampu menggetarkan hati setiap wanita itu. Semuanya terasa berbeda.

Liang vaginanya pun terasa berdenyut lebih kuat dan saat semuanya belum mereda. tak seorangpun bisa merasakan itu. Terasa Andi mendorong kuat pantatnya dan Lira juga bisa merasakan rengsekan batang kemaluan Andi di dinding vaginanya. Tak ada rasa sakit sama sekali meski penis tersebut lebih besar ketimbang milik Dani dan Boy. Andi tersenyum dan Lira membalasnya dengan senyuman manis diiringi anggukan penuh kepasrahan tanpa paksaan. Andi sendiri merasa telah memenangi sebuah peperangan. Kekagumannya membuat ia semakin senang akan apa yang dilakukan Andi padanya saat ini. Perlahan cairan di dalam vagina melumasi permukaan penis Andi. Sodokan pertama penis tersebut masuk seluruhnya sanggup menyentuh bagian dalam vagina Lira yang belum pernah tersentuh sebelumnya. . Itu karena Andi melakukannya tanpa terburu-buru dan tanpa memaksa. Menikmati usapan jemari Andi yang cepat itu membuatnya ia sanggup melupakan semua pikirannya pada dua laki-laki yang telah sempat mengisi relung hatinya. ia menahannya dan memandangi wajah Lira dan kali ini ditambah sebuah kecupan mesra.Dani terhadap dirinya. Suara-suara di sekitarnya seketika seperti lenyap. Ia sayang pada laki-laki ini. Lira pun merasakan sekali lagi kenikmatan luar biasa itu. Tangan Andi sudah tegak di sisi buah dada Lira kekar menopang badannya sendiri. tidak akan ia mau menyerahkan semua kehormatannya kepada laki-laki brengsek pengecut itu. Bersatunya kedua tubuh mereka adalah sebuah ikatan emosi yang hanya bisa dirasakan oleh Andi dan Lira. Ia bisa merasakan bagian tubuh bawah Andi bergerakgerak berusaha mengarahkan acungan penisnya. Andi sudah menindih tubuhnya. Penisnya yang sudah bersarang di vagina Lira adalah sebuah tanda babak baru hubungannya dengan Lira yang tidak akan mudah dikembalikan seperti sedia kala. tiba-tiba ia merasakan sekujur tubuhnya sebuah rambatan energi tiada tara yang membuat sejenak dirinya seperti melayang. Mulai terasa perih ia menarik kembali penisnya sedikit dan membenamkannya lagi sampai akhir seluruh penisnya dilumat vagina Lira. Pertama masuk penuh. tapi kadang perasaannya tak tega melihat kebaikkan hati Boy. Andi tidak langsung memompa pantatnya cepat-cepat dan keras.Untung Boy hadir sebagai penyelamat. Ia merasa dirinya demikian berharga di hadapan Andi. Tapi kali ini ia ingin total merasakan kehangatan Andi. Matanya terpejam. Apalagi. ia baru saja merasakan sensasi terbesar yang belum pernah sekalipun ia rasakan dengan laki-laki lain. Di tengah lonjakan-lonjakan kecil menikmati permainan Andi. Lira seperti diawang-awang diperlakukan seperti itu. Rasanya muak hatinya mendengar semua orang membicarakan perkawinan Dani saat ia baru dua bulan memadu kasih dengan laki-laki keparat itu. Kalau saja ia tahu Dani hanya mempermainkannya saat itu. Lira pun langsung meraih penis nan kokoh itu dan membimbingnya ke ujung vaginanya. hanya terasa desiran tiada tara yang membuat tubuh sempat terbujur kaku sejenak dan berikutnya terlonjak-lonjak demikian kuat yang semakin lama semakin melemah frekuensi dan intensitasnya. Sungguh halus dan penuh perasaan Andi memasukkan penisnya ke vagina Lira. Ia bisa merasakan bobot tubuh Andi terutama di bagian bawah pinggangnya.

Sekali lagi Andi tersenyum membalas Lira.?" Lira langsung mengangguk dan menunggu aba-aba Andi gaya apa yang diinginkan Andi. Pantatnya terangkat tinggi yang membuat Andi semakin tak bisa mengendalikan birahinya. "Gaya lain. Lehernya yang putih dan guncangan kuat pada buah dadanya membuat Andi semakin ingin membenamkan penisnya dalam-dalam di vagina Lira. Sebuah teknik bercinta yang baru kali ini Lira rasakan. Melihat Lira terpejam dan mengerang dengan mulut yang sedikit terbuka sambil mendongakkan kepala membuat Andi makin bernafsu. Lira menunduk sambil menggigit bibirnya merasakan seluruh penis Andi terbenam makin dalam di vaginanya.. Rasanya sungguh tiada tara. apalagi doggy. Missionari saja sudah sanggup mencapai pangkal vaginanya. Semakin kuat dan cepat sodokan Andi membuat Lira merasakan lagi desakan rasa luar biasa yang akan tiba. Tapi mereka sudah tidak peduli. "Enak?" "Banget!" Jawab Lira singkat dan tegas... Kali ini terasa lebih nikmat karena denyutan vaginanya tertahan penis Andi yang sedang membenami kemaluannya itu." Lira memeluk Andi kuat-kuat dan menciumi pipi dan pundak laki-laki itu.Setelah itu. Tapi ia yakin semua temannya akan maklum. Lira langsung berdebar-debar begitu tahu Andi ingin melakukan gaya doggy. Lira menyambut setiap gerakan Andi dengan jepitan dan gerakan kecil pantatnya.. Tindakan Andi juga membuat Lira merasakan kenikmatan luar biasa. Lira semakin seksi dalam kondisi seperti itu.. Hangat dan lembut bisa Andi rasakan lewat sekujur penisnya dari dalam vagina Lira. Apalagi kalau teman kost yang menempati kamar di bawahnya sedang berada di kamar. Dari mulutnya keluar erangan yang semakin lama semakin keras dan cepat berirama. sekali lagi ia merasakan tubuhnya ringan dan aliran darah mengalir deras ke arah vaginanya. Tak menunggu lama Andi langsung memasukkan penisnya. Ia hanya bisa mencengkram punggung Andi keras-keras ketika desiran itu semakin kuat dan mencapai puncak. Setelah sampai..nikmat sekali. Tahu kapan ia akan merasakan puncak kenikmatan dan menghentikan sodokan membuat Lira bisa merasakan sepenuhnya kenikmatan tersebut. Kepalanya benar-benar mendongak ke atas hingga kedua bola matanya hanya terlihat tinggal putihnya. Semakin banyak saja kekaguman Lira pada Andi.. Andi membalik badan Lira dan mengangkat badan bagian bawah Lira dengan memeluk pinggang dari belakang. "Andi. Derit ranjang mulai terdengar seiring semakin kuatnya sodokan Andi.. Kali ini Andi langsung mendorong dengan cepat dan Lira mengikuti irama dengan . Dinding vaginanya berdenyut kuat hingga Andi juga bisa merasakannya. Andi langsung menghentikan gerakannya membiarkan penisnya merasakan cengkraman kuat yang terjadi hanya beberapa detik itu. mulailah Andi menggerakkan pantatnya mengangkat dan menekan yang membuat penisnya keluar masuk bergesekan dengan liang vagina Lira. Apalagi setiap ujung penisnya menyentuh pangkal vagina Lira. Lira bukan tidak menyadari seseorang pasti ada yang mendengar deritan tersebut di bawah.

. Lira mengusap lembut kepala Andi penuh kehangatan. Karena meski ia telah mencoba berbagai goyangan yang dipadu dengan gerakan naik turunnya. Puas mengulum dan menjilati penis yang dipenuhi lendir sisa persetubuhan mereka. Sebelum Andi memasukkan lagi penisnya ke vagina Lira. tiba-tiba sodokan Andi terasa lebih keras dari sebelumnya.?" Lira mengangguk lemah dan menggulingkan badannya ke sisi kanan Andi. Ia langsung memanjat tubuh Andi dan duduk di atas acungan penis Andi yang masih kokoh berdiri. Andi terdiam sesaat di atas buah dada idamannya itu merasakan betapa nikmat persetubuhannya dengan Lira. Badannya terasa lemas. Sperma Andi juga Lira rasakan mengalir keluar setiap Andi menyodokkan lagi penisnya.... justru ia yang kembali merasakan desakan kenikmatan dari liang vaginanya. untuk Andi. Tetesan peluh mulai membasahi keduanya. yang telah memberikannya kenikmatan tiada tara. Andi masih terus menyodok terputus-putus dan semakin melemah. Andi pun ambruk menindih Lira. Lira sudah pasrah kalau ia harus sekali lagi merasakan orgasme. Lira pun bisa merasakan hangatnya muncratan sperma Andi di dalam vaginanya.. Sekali lagi Lira harus mengaku kalah. Andi langsung bergerak dan dorongan seperti saat pertama mereka memulainya yaitu perlahan dan terus semakin lama semakin kuat dan cepat. Sebelumnya ia tidak mau mengulum penis yang sudah masuk ke vaginanya. Remasannya makin kuat membuat Lira makin mempercepat gerakannya. namun baik Lira dan Andi justru makin bersemangat. Ia lepaskan penis Andi dari vaginanya dan mendorong Andi sampai terlentang. tekadnya membuat Andi merasakan kenikmatan tertinggi . Lira langsung ambruk menindih Andi yang sudah siap menerimanya dengan pelukan mesra dan kecupan hangat di ubun-ubunnya. "Kamu kuat banget Ndi. Andi tak kuasa untuk tidak meremas buah dada Lira yang terguncang-guncang. tapi tidak pernah berhasil. ia lakukan itu. Sebaliknya justru makin kuat. Sesaat kemudian Andi mengerang panjang dan menyodokkan penisnya sangat kuat beberapa kali. "Puas Ndi. Lira memberikan sesuatu yang belum pernah ia lakukan pada laki-laki manapun yaitu memasukkan penis tersebut ke mulutnya. yang bisa dua kali beruntun merasakan kenikmatan puncak saat disodok Andi dari belakang justru semakin ingin merenguk terus kenikmatan itu. Paling tidak. Tapi. Pantat dan pinggangnya makin bergerak liar membuat Andi tak mampu menahan lenguhannya.?" Andi hanya mengangguk. membuat Lira makin bernafsu. Telapaknya yang besar berusaha meraup seluruh permukaan buah dada itu." "Kamu di bawah lagi ya. Tiba-tiba ganti Lira yang berinisiatif. Lira. Masuk hitungan belasan menit menyodok vagina Lira. Melihat Lira bergerak naik turun.. tapi baru ia berpikirbegitu. belum ada tanda-tanda dorongan Andi melemah. Setelah benar-benar selesai. Lira tersenyum bahagia mendapatkan jawaban Andi. Lira kembali merebahkan dirinya dan menyuruh Andi memulai lagi aksinya.mendorong pantatnya ke belakang. Keduanya sama-sama merasakan kenikmatan yang lebih dalam.

?" Andi menggeleng sambil tersenyum dan mengecup kening Lira dan mendekap Lira lebih dalam. anak-anak yang rapat sudah duduk-duduk di koridor kampus. Andi lebih dulu menuju motornya di lantai bawah.. "Oke!" Waktu saat itu menunjukkan pukul 4.15 sore. saat tiba di kampus FH." sahut Andi. nikmatnya benar-benar ngga ada yang nyamain. 10 menit lagi. Dan memang benar. Boy memang pendiam dan tenang. Apalagi Lira seperti menyambut keinginan terpendam Andi itu yang sebetulnya ia simpan dalam-dalam. "Bareng aja.. tapi akhirnya sampai berhubungan intim dengan Andi. kedua lantas keluar kamar bersikap biasa. tadi ketemu di jalan. Kalau sesuai janji. Boy masih sibuk membahas . "Kenapa.. Ia juga tahu Boy sangat menghormatinya terutama sebagai senior meski beda fakultas. Dalam diamnya." Keduanya pun duduk berdampingan di sisi ranjang. pacar Lina. tetap saja apa yang baru saja ia alami benar-benar di luar dugaannya... Andi mengeratkan rangkulannya pada Lira.. Lira pun membalasnya diikuti kecupan di bibir. Berpakaian. aku tunggu di sini ya. Sambil membakar rokok. Lira tidak bisa membayangkan bagaimana marahnya Lina yang terkenal emosional di kampus. "Yuk ke kampus. "Iya. walaupun ia juga tertarik pada Lira diawali oleh ketertarikan fisik.." "Oke. Andi. "Lir. Tapi Andi tak membalasnya yang membuat Lira bingung.. Keduanya hanya bisa terdiam dan sama-sama tidak percaya apa yang baru saja terjadi di antara mereka. Meski ia memang sudah kagum pada Andi sejak pertama berkenalan." Di tempatnya duduk. adalah sesuatu yang tidak terbayangkan sebelumnya. ya sekalian aja." ajak Andi sambil melepas pelukannya. Ia kenal Boy dan tahu bagaimana Boy selalu menerima sarannya dalam hal aktifitas di kampus. Andi melihat Lira berdiri di samping Boy.. Lira masih tidak percaya ia telah melakukan hubungan seks dengan Andi. Andi merangkul Lira.. Andi sebetulnya sudah terlambat. Baru kali ini aku ngerasain orgasme. Andi juga sulit membayangkan apa yang akan terjadi pada Boy jika ia tahu apa yang dilakukannya dengan Lira. tapi Andi tahu Boy adalah orang yang keras. Keduanya tak sadar telah dua jam bercumbu dan berhubungan intim." "Kamu juga hebat Ndi. "Bareng Lira?" Tanya Lina tanpa curiga...." "Tunggu bentar ya. Lira merebahkan kepalanya di pundak Andi. Lira mengangguk sambil tersenyum. Serupa dengan Lira.berhasil ia lakukannya. teman satu angkatannya.

Keduanya memang harus kembali bersikap normal. Dengan masih telanjang dada Putri menghampiri kakaknya di depan pintu masuk. "Kita lagi main dokter dokteran. Waktu itu hari sangat panas. Waktu aku pegang stetoskop dan menyentuhkannya didadanya. Di situs ini aku akan menceritakan kisah unikku. Aku dan dia sering main bersama. Ikutan main ya kak?" "Oh mainan toh. Aku jadi dokter dan dia jadi pasiennya. Aku melihat Kak Linda sangat cantik ketika berbaring.. Aku anak kedua setelah kakakku Ana. Maklum rumahku dan rumahnya bersebelahan. Dan kakaknya yang satu lagi namanya Linda. "Main dokter dokter yuk. aku dan Putri asyik main dan Kak Linda merebahkan tubuhnya ditempat tidur disamping kami. dia juga duduk di bangku SD. aku bosen nich mainan ini terus"ajak Putri Segera aku siapkan mainannya. Kakak lelah nggak. Linda pulang dari kampusnya. Kuliah dikota S yang terkenal dengan sopan santunnya. baik Andi dan Lira sama-sama berharap kejadian yang mereka alami terulang lagi? Kak Linda Tetanggaku Perkenalkan namaku Rendi. . aku mau ganti pakaian dulu gerah banget nih" Kami bertiga pun segera masuk ke kamar lagi. Dia mempunyai dua kakak. Saat itu ortu dari Putri sedang pergi ke Bandung untuk beli kain. aku dan Putri sedang main dirumahnya. tapi sepi kak masa pasiennya cuma satu. Waktu itu pintu tiba tiba terbuka. Dia anak yang sangat manis dan manja. kami menganggap itu mainan dan hal itu biasa karena masih kecil. Putri ditinggal bersama kakaknya Linda. Kakak pertama namanya Rio di sudah bekerja di Jakarta.beberapa masalah dengan teman-temannya. Tingginya kira kira 160 cm dan ukuran payudaranya cukup seusianya tidak besar banget tapi kenceng. Aku punya teman sebayaku namanya Putri. Tapi aku menganggapnya mainan. "Hai kak baru pulang dari kampus" "Ngapain kamu buka baju segala" Kak Linda memandangi adiknya. tapi di hati kecil mereka. umurku saat ini 20 tahun. aku pasiennya sedangkan Rendi jadi dokternya. Aku tidak tahu perasaanya. Kisah ini masih aku ingat selamanya karena pengalaman pertama memang tak terlupakan. Ya sudah aku nyusul. Dia lebih cantik dari pada adiknya Putri. Waktu aku periksa dia buka baju. Tinggi badanku biasa saja layaknya anak seusiaku yakni 169 kg. Kami pun melakukan seperti itu biasa karena belum ada naluri seperti orang dewasa.. Saat itu dia kuliah semester 4 jurusan akuntansi salah satu perguruan tinggi di kota kelahiranku. Ibuku bekerja sebagai pegawai negeri sipil dan ayahku juga bekerja di kantor. Lira pun melirik ke arah Andi dan memberikan sebuah senyum yang manis. Pengalaman pertama dengan apa yang namanya sex. Setelah beberapa menit kemudian dia memperhatikan kami bermain dan dia terbengong memikirkan sesuatu.

"Ayo Kak cepetan, malah bengong" ajak Putri pada kakaknya. Lalu dia berdiri membuka lemari. Dia kepanasan karena udaranya. Biasanya dia menyuruh kami tunggu di luar ketika dia ganti baju "Ayo tutup mata kalian, aku mau ganti nih soalnya panas banget" Kak Linda menyuruh kami. Dia melepaskan pakaian satu persatu dari mulai celana panjangnya, dia memakai cd warna putih berenda dengan model g-string. Saat itu dia masih dihadapan kami. Tertampang paha putih bersih tanpa cacat. Setelah itu dia melepas kemejanya dicopotnya kancing stu perstu. Setelah terbuka seluruh kancingnya, aku dapat melihat bra yang dipakainya. Lalu dia membelakangi kami, dia juga melepas branya setelah kemejanya ditanggalkan. Aku pun terbengong melihatnya karena belum pernah aku melihat wanita dewasa telanjang apa lagi ketika aku melihat pantatnya yang uuuhhh. Dia memilih baju agak lama, otomatis aku melihat punggungnya yang mulus dan akhirnya dia memakai baby doll dengan potongan leher rendah sekali tanpa bra dan bahannya super tipis kelihatan putingnya yang berwarna coklat muda. Kulitnya sangat putih dan mulus lebih putih dari Putri. Putri melihatku. "Rendi koq bengong belum lihat kakakku buka baju ya? Lagian kakak buka baju nggak nyuruh kita pergi." Kak Linda ngomel,"Idih kalian masih kecil belum tahu apa apa lagian juga aku nggak ngelihatin kalian langsung. Mau lihat ya Ren?"dia bercanda. Akupun menundukan mukaku karena malu."Tapikan kak, susunya kakak sudah gede segitu apa nggak malu ama Rendi." Putri menjawab ketus."Kamu aja telanjang kayak itu apa kamu juga nggak malu sudah ayo main lagi." Linda menjawab adiknya. Kami pun bermain kembali. Giliran Kak Linda aku periksa. Dia menyuruh aku memeriksanya, dia agak melongarkan bajunya. Ketika stetoskop aku masukkan di dalam bajunya lewat lubang lehernya, tepat kena putingnya. Dia memekik. Aku pun kaget tapi aku pun tidak melihatnya karena malu. Dia menyuruhku untuk untuk lama lama didaerah itu. Dia merem melek kayak nahan sesuatu, dipegangnya tanganku lalu ditekan tekan daerah putingnya. Aku merasa sesuatu mengeras. "Kak ngapain... Emang enak banget diperiksa... Kayak orang sakit beneran banget." Putri Tanya ama kakaknya. Kak Linda pun berhenti."Yuk kita mandi soalnya sudah sore lagikan kamu Putri ada les lho nanti kamu ketinggalan." Ajak Kak Linda pada kami berdua. Dia menyuruh bawa handuk ama baju ganti. Setelah mengisi air, aku pun membuka bajuku tanpa ada beban yang ada dan telanjang bulat begitu juga ama Putri. Kamipun bermain air di bathup. Kamar mandi disini amat mewah ada shower bathup dan lain lain lah, maklum dia anak terkaya dikampungku. Setelah itu pintu digedor ama kakaknya dia suruh buka pintu kamar mandinya. Aku pun membukanya. Kak Linda melihatku penuh kagum sambil menatap bagian bawahku yang sudah tanpa pelindung sedikitpun, aku baru tahu itu namanya lagi horny. Lalu dia masuk segera di membuka piyama mandinya. Jreng... Hatiku langsung berdetak kencang, dia

menggunakan bra tranparan ama cd yang tadi dia pake dihadapan kami. "Bolehkan mandi bersama kalian lagian kalian kan masih anak kecil." "Ihh... Kakak... Punya kakak itu menonjol" ledek adiknya. Dia hanya tersenyum menggoda kami terutama aku."biarin"sambil dia pegang sendiri putting dia menjawab lalu dia membasahi badannya ama air di shower. Makin jelas apa yang nama payudara cewek lagi berkembang. Beitu kena air dari shower bra Kak Linda agak melorot kebawah. Lucu banget bentuknya pikirku. Payudaranya hendak seakan melompat keluar. "Ayo cepat turun dulu, aku kasih busa di bathupnya... ". Putri bergegas keluar tapi aku tidak, aku takut kalau ketahuan anuku mengeras, aku malu banget. Baru kali ini aku mengeras gede banget. Lalu Kak Linda mendekat dan melihatku serta menyuruhku untuk turun. Aku turun dengan tertunduk muka Kak Linda melihat bagian bawahku yang sudah mengeras sama pada waktu aku bermain tapi bedanya sekarang langsung dihadapan mata. Dia hanya tersenyum padaku. Aku kira dia marah. Dia kayak sengaja menyenggol senjataku dengan paha mulusnya. "Ooohh... Apa itu... " (pura pura dia tidak tahu) Putripun tertawa melihatnya. "Itu yang dinamakan senjatanya laki laki yang lagi mengeras tapi culun ya kalau belum disunat" Kak Linda memberitahukan pada adiknya. Setelah busanya melimpah di air kami pun nyebur bareng. "Adik adik, Kakak boleh nggak membuka bra kakak" pinta Kak Linda pada kami. "Buka aja to Kak lagian kalau mandi pakai pakaian kayak orang desa." adiknya menjawab. Tapi aku nggak bisa jawab. Dengan pelan pelan kancing dibelakang punggung dibukanya lalu lepas sudah pengaman dan pelindung susunya. Dengan telapak tangannya dia menutupi payudaranya. "Sudah buka aja sekalian cd nya nanti kotor kena bau cd kakak," ujar Putri kepada kakaknya. Segera dia berdiri diatas bathup melorotkan cdnya dengan hati hati(kayaknya dia sangat menunggu ekspresiku ketika melihat wanita telanjang bulat dihadapannya). Ketika dia berdiri membetulkan shower diatas kami, aku melihat seluruh tubuhnya yang sudah telanjang bulat. "Kak anu... anu... Susu kakak besarnya, ama bawahan kakak ada rambutnya dikit," aku memujinya. dia hanya tersenyum dan memberitahu kalau aslinya bawahan nya lebat hanya saja rajin dicukur. Dia agak berlama lama berdiri kayaknya makin deket aja bagian sensitivenya

dengan wajahku, ada sesuatu harum yang berbeda dari daerah sekitar itu. Kak Linda terus berdiri sambil melirikku. Sambil membilasi payudaranya dengan air hangat serta digoyang dikit dikit bokong bahenolnya. Dia menghadap kami sambil mnyiram bagian sensitifnya. Aku pun tak berani langsung menatapnya. Sambil memainkan payudaranya sendiri dia punya saran plus ide gila. "Mainan yuk. Aku jadi ibunya, kamu jadi anaknya." Lalu Kak Linda menyuruh mainan ibu ibuan, dia menyuruh kami jadi bayi. Lalu dia menyodorkan susunya pada kami. "Anakku kasihan, sini ibu beri kamu minum" dia berkata pada kami. Putri pun langsung mengenyot puting susu kakaknya, tapi aku pun tak bergerak sama sekali, lalu dia langsung menyambar kepalaku ditarik ke arah payudaranya. "Ayo sedot yang kuat... Ahhh... Cepet... Gigit pelan pelan... Acchhh," kata itu keluar. Tapi koq nggak keluar airnya. Punya Mama keluar air susunya. Tiba tiba Putri berhenti. "Uhh... Ini kan namanya mainan jadi nggak beneran. Kamu udahan aja sudah jamnya kamu les" Putri pun bergegas turun dan berganti pakaian sejak saat itu aku tak memdengar langkah dia lagi. Aku pun masih disuruh mainan dengan putingnya tangan kiriku dikomando supaya meremas susu kirinya. Tiba tiba ada sesuatu yang bikin aku bergetar, ada sesuatu yang berambat dan memegangi anuku. Dengan kanan kanan memegangi tangan kiriku untuk meremas payudaranya ternyata tangan kanannya memainkan penisku. Segera dia memerintahkan untuk turun dari situ. Kami pun turun dari situ. Lalu. Dia duduk di pingiran sambil membuka selakangannya. Aku baru melihat rahasia cewe. "Rendi ini yang dinamakan vagina, punya cewek. Tadi waktu kakak berdiri aku tahu kalau kamu memperhatikan bagian kakak yang ini. Ayo aku ajarin gimana mainan ama vagina" akupun hanya mengangguk. Dia menyuruh menjilatinya setelah dia mengeringkannya dengan handuk. Aku pun menjulurkan lidahku kesana tapi bagian luarnya. Dia hanya tersenyum melihatku. Dengan jari tangan nya dia membuka bagian kewanitaan itu. Aku benar benar takjub melihat pemandangan kayak itu. Warnanya merah muda seperti sebuah bibir mungil. Setelah dia buka kemaluannya, lalu dia suruh aku supaya menjilatinya. Ada cairan sedikit yang keluar dari bagian itu rasanya asin tapi enak. Disuruh aku menyodok dengan kedua jariku, terasa sangat becek. Dia menyuruhku berhenti sejenak. Ketika dia menggosok gosok sendiri dengan tangannya dengan cepat lalu dia menyambar kepalaku dengan tangannya

ditempelkan mukaku dihadapannya. Seeerrr... Serr... bunyi air yang keluar dari vaginanya banyak sekali. Sambil berteriak plus mendesis lagi merem melek. Setelah itu dia jongkok, aku kaget ketika dia langsung menjilati kepala penisku. Di buka bagian kulup hingga kelihatan kepalanya. "Kakak enggak jijik ya kan buat kencing" aku bertanya pada dia tapi dia terus mengulumnya maju mundur. Sakit dan geli itu yang kurasakan tapi lama lama enak aku langsung rasanya seperti kencing tapi tidak jadi. Dia menggunakan sabun cair katanya biar agak licin jadi nggak sakit. Saking enaknya aku bagai melayang badanku bergetar semua. Setelah dibilas dia mengkulum penisku, semua masuk didalam mulutnya. "Kak aku mau kencing dulu" aku menyela. Setelah itu dia berbaring dilantai dia menyuruh bermain dengan kacang didalam vaginanya. Pertama aku tidak tahu, dia memberi tahu setelah dia sendiri membukanya. Aku sentuh bagian itu dengan kasar dia langsung menjerit dia mengajari bagaimana seharusnya melakukannya. Diputar putar jariku disana tiba tiba kacanga itu menjadi sangat keras. Sekitar 5 menit aku bermain dengan jariku kadang dengan lidahku. Keluar lagi air dari vaginanya. Aku disuruh terus menyedotnya. Dia kayaknya sangat lemas lunglai. Setelah beberapa saat dia memegang penisku dan menuntunnya di vagina. "Coba masukan anumu ke dalam sana pasti aku jamin enak banget rasanya" dia menyuruhku. Dengan hati-hati aku masukkan setelah masuk aku diam saja. Dia menyuruh aku untuk menekan keras. Dan blesss masuk semuanya dia memberi saran kayak orang memompa. Masuk-keluar. "Acchc terus... yang cepet... ah... ah... ah... " dia mendesis, dia menggoyangkan pantatnya yang besar kesana kemari. Tapi sekitar 3 menit rasanya penisku kayak diremas oleh kedua daging itu lalu aku ingin sekali pipis. Saat itu penisku kayak ada yang air mengalir. Dan serrr... seeerrrs air kencingku membanjiri bagian dalamnya. Setelah kelelahan kami pun keluar dia langsung pergi ke kamar masih keadaan bugil. Kemudian dia berbaring karena lelah, aku mendekatinya dan dia memelukku seperti adiknya, payudaranya nempel di mukaku. Setelah aku melihat wajahnya dia menangis. Lalu dia menyuruh aku pulang. Aku mengenakan pakaian dan pulang. Dia menyuruh merahasiakan kalau aku berbicara ama orang lain aku nggak boleh bermain ama adiknya. Kami pun terus melakukannya sekitar 1 tahun tanpa ada siapa yang tahu. Sekitar aku kelas 1 SMP dia kimpoi ama temannya karena dia hamil. Ketika 2 minggu lalu (saat ini) aku

bertemu dia bertanya masih suka main seperti dulu. Akupun hanya tertawa ketika aku tahu itu yang namanya sex dan aku ngucapin terima kasih buat kakak, itu adalah pengalamanku yang pertama.

Ditha Stories - dari Minimarket sampai Ring Road

Hai hai,,, Nama gua Ditha, gua asli manado & sekarang sedang menyelesaikan semester akhir di sebuah PTS di Jogja.. Gua tinggal disebuah perumahan di daerah jogja utara bersama adik gua yang baru saja masuk kuliah. Ya sebenernya nggak utara2 amat sih,, disini jg uda jd semacam new town di jogja, dan gua cm tinggal berdua sm adik gua.. Dan karena dasarnya dia juga jarang dirumah, jadi rumah ini berasa milik gua sendiri… haha So, mari kita langsung mulai saja cerita kita,, Malam ini, gua sedang merencanakan eksib plan untuk kesekian kalinya, dan motor Kawasaki adik gua, termasuk dalam acara,,, so, malam ini gua bujuk adik gua habis2an untuk jalan pake mobil gua,,, dan syukurlah, dia nurut sama cici’nya.. (harus doong),,, dan rencana berjalan dengan mulus Jam 11 malam, kayanya jalanan uda mulai sepi, dan gua uda bersiap-siap diatas motor adik gua. Malam ini gua pake jaket hitam yang panjangnya selutut.. Nah, untuk dalemannya, gua cukup pakai half cup bra berenda warna hitam, plus celana dalam hitam ^^ .. celana dalamnya biasa-biasa aja sih,, agak tebel dan gak seksi-seksi amat,, biar agak berkesan celana pendek gt, kalau pake yang hitam berenda, gua punyanya lingerie,, T_T ,, bisa bahaya tar.. & target pertama gua malam ini adalah mas2 penjaga minimarket disebuah kompleks perumahan dipusat kota sono.. Gak sampe 30 menit, gua uda sampe didepan mini market. Mini marketnya sebenernya gk jaoh2 bgt sih,, paling gak sampe 6 km dari rumah, dan kebetulan jalanan juga lg lumayan sepi.. Cuma,, naek motor pake jaket sepanjang ini agak ribet,, jadi, agak makan waktu… hehe Seperti biasa, jam segini minimarket ini emang gak ramai-ramai banget, cuma ada beberapa motor diparkir dibahu jalan. Setelah memarkir motor, gua pun berjalan menuju pintu kaca didepannya. Agak deg2an juga rasanya, tapi setelah lihat cuma ada mas-mas penjaga titipan barang, plus mas-mas penjaga kasir, gua pun langsung masuk. Pertama sih gua berlagak cuek,, langsung jalan menuju dalem,,, sampe mas-mas penjaga titipan barang negur gua: “maaf mbak, jaketnya dititipkan

sambil membuka satu-persatu kancing jaket gua. keliatan banget kalau mas-mas kasir juga grogi... hasrat belum terpuaskan deh. Gua bisa lihat ekspresi muka si mas-mas penjaga titipan barang. Disini emng cm ada gua dan ini emng jam sepi2nya. tar kamu dimarahin bos kamu” jawab gua sambil melepas jaket.. gua malah semakin menikmatinya… Haha Well... trus langsung masuk menuju deretan rak didalam. Haha… Kali ini gua ganti pake hotpant plus jaket kain yang biasa gua pake buat jogging. So. ambil jaket trus cepet ngloyor keluar… xixixi Dijalan... gw bayar belanjaan. gua cepet2 aja ambil 2 botol aqua trus ngeloyor ke kasir…. dia berusaha untuk tidak melihat gua. “eh. sebenernya aku udah mau tidur. tapi begitu gua beranjak... wkwkwk Finally. mengulurkanya ke dia.. cuma. dan tentu saja. Tadi rencana gua mw pake lingerie set berupa g-string dan half cup bra. iya.. pucuk dicinta ulam pun tiba. Haha. Gua langsung masuk kamar dan ganti outfit. akhirnya gua jalan-jalan di minimarket ini cuma pake celana dalam + half cup bra!! Gua sadar.. gua menuju rumah dan berencana ganti outfit. Kayanya tadi kurang hot deh.. jalan-jalannya gk usah lama-lama deh. kayanya jg sedang memperhatikan kami Freeze for a moment.. tapi bagi dia mungkin berasa 1jam. karena agak deg2an.dulu” Huhuhu. hoho.. harus dititip” “tapi aku td buru-buru mas.. ini baru pemanasan!! Nyampe rumah.. mata dua personil minimarket itu mengikuti kemanapun gua pergi. kenapa tadi gua gak pake gstring sekalian yak?? Biar mata-mata yang sok malu-malu itu terhibur dengan pantat gua. matanya gak brenti liatin gua. “harus dititip ya mas?” kata gua belagak bloon “maaf mbak... didalem hotpan dan jaket .. haha (soalnya mereka gak brani liat kalo dari depan sist.. Yesss!! Mission accomplished.. Tapi gak jadi karena ada exib plan yang lebih hebat.. hehe… Pas bayar. trus ditutup sama jaket panjang yang gua pake tadi. gua sempat kepikiran. kalau mau dipake juga tidak apa-apa kok” “ah. tapi lupa beli aqua” jawab gua sekenanya. gua buka kancing jaket gak sampe 1menit. tp ttp aj gw takut kalau ada pelanggan datang… So. jangan lah. mbak. Mas-mas penjaga kasir yang berada agak jaoh dibelakang gua.)..... Gua kontan balik badan menuju mas-mas muda yang nggak ganteng-ganteng amat itu.. sampe gua menyingkap jaket gua dari bahu dan menarik tangan kanan gua dari lengan jaket.

... Mungkin rencana kedepannya emang mau dibangun sampe situ kali ya?? So. bahwa untuk menuju jalan besar dari rumah gua. Bener dah.. gua uda parkir didepannya. haha. menikmati dinginnya udara segar yang langsung menerpa my boobies… huhu.. gua bisa menghayati telanjang dada gua ditengah-tengah segarnya udara persawahan.. Dan dengan sengaja gua tidak mangancingkan resleting jaket gua. segera kembali menuju kota jogja... beli aqua” jawab gua lagi-lagi sekenanya “oo. Perumahan tempat tinggal gua memang lokasinya agak menjorok dari jalan... belok kiri trus.. om Danu gak nyadar kalau tadi boobies gua sempat diangin-anginkan ditengah sawah… xixixi Nyampe jalan besar.ini. ada sepasang sorot lampu yang tiba-tiba berbelok masuk kesini. dan bagian bawah gua juga bisa menghirup dinginnya udara segar.. xixixi Segera setelah melewati gerbang.. Beliau membuka jendC praktis seakan si jaket cuma nyantol sama tangan gua..... jalan besar uda didepan mata. it’s the main course. aman dah. .. alias cuma diapake kaya rompi.. Hanya jalan selebar +/. gua pun segera maju lagi dan berpapasan dengan si sorot lampu. gua gak pake apa-apa lagi alias polos didalem. haha. upss. Gua sengaja naek motor perlahan. wkwkw. paling sekitar 800meter.. kaget setengah mati gua!! Gua langsung berhenti trus buru-buru mengancingkan resleting jaket gua.. ya udah ati2” sahut si om sambil tersenyum trus nginjek gas lagi Huhu. kearah kompleks ruko tempat adik gua karaoke.. tujuannya... Alesan gua adalah ambil mobil alias gak jadi pinjem motor dia. Dan gak lama kemudian. trus buru-buru jalan keluar dari gerbang perumahan (mumpung satpamnya lagi gak ada di pos). dan parahnya lg. itu om Danu. hoho Dan.. And the next destination is: nyamperin adik gua yang lg karaokean sama temen-temen barunya... haha. hehe. Kanan-kirinya areal persawahan dan jalannya belum diaspal halus... And. perlu diketahui sebelumnya. bagian belakang jaket gua mulai berkibar dengan indahnya. gua mesti melewati areal persawahan yang cukup panjang.2meter yang cuma diterangi lampu2 neon. biar hawa dingin bisa menyusup ke sela-sela hotpant gua. tapi aksesnya masih kurang bagus. dan lama-lama makin dingin deh. Dan setelah tertutup rapat.. kalau trnyata itu tetangga gua kan bisa berabe. gua sudah duduk lg diatas motor ijo adik gua yang gua parkir didepan rumah. Ampuun.. gua langsung starter motor. tetangga depan rumah. sesekali gua buka juga paha gua sedikit lebar..la mobilnya dan menyapa gua: “mbak ditha malem-malem mau kemana?” “ke minimarket om. Gak jauh2 banget sih.

mau diantar kak?” “oh. haha Dan tak lama gua uda nyampe diujung tangga. Ya karena mereka sudah bubar. huhu. Nah. room 211 mana ya pak? Saya mau ketemu adik saya” “room paling ujung disebelah kanan mbak... biasanya cuma ada 1-2 security. akhirnya gua gak jadi turun lagi… xixixi Yang jaga resepsionis cuma 1 orang. geledah2 isi tas gitu lah. saya nggak bawa apa2 kok pak. hape.. tuh security tugasnya periksa barang bawaan... tiba-tiba gua sedikit berkeringat dingin. gua turunkan resleting jaket yang masih mengunci dileher gua. bapak2 beperawakan tinggi besar... mbak nggak pake baju to?” sahut pak security cepat.” jawabnya sambil menujuk salah satu lorong… “mau tunggu adiknya atau mau ke ruangan mbak??” sahutnya kemudian “saya tak kesana saja pak” jawab gua singkat. berikut segera membebaskan pengait resleting diujung bawahnya.Gua masuk & tanya sama resepsionis: “room 211 mana mbak?” “Lantai 2 kak. gua turun lagi aja deh.... Jelas-jelas mau ke ruangan laah. kekiri. barang gua cuma konci motor. Gua sms adik gua aj suruh turun… Tapi ternyata. saya periksa dulu sebentar ya mbak”. “ehm. kalau begitu. buset dah. Tapi. Wajahnya agak kaget juga... nggak. Mereka ternyata mas-mas petugas yang mampir setelah membersihkan salah satu room… Nah.. yang rame-rame gak berlangsung lama. soalnya tadi juga buru-buru dari rumah” begitu sahut gua sambil membuka resliting jaket hingga mentok bawah. kok disitu rame banget yah?? Ada sekitar 3-4 orang. “ehm. Waduuuhh. Naik tangga.. Yesss!! Lagi-lagi si ulam pun tiba lagi.. but.. ada beberapa botol bir tadi sempat ditaruh disitu dan mereka mampir buat ngambil tu botol.. “eh. katanya sambil meletakkan HT ke meja resepsionis “silahkan pak”... sahut gua rada grogi. sama hotpant plus jaket. umurnya sekitar 40an kali ya?? Orangnya juga ramah.. nanti paling ujung. kl nunggu disini. kali ini gua gak bawa tas. “bisa dibantu mbak?” begitu sapanya... tapi . bole saya periksa??” katanya sambil jari-jarinya nunjuk ke gua. begitu kata gua dalam hati… “maaf mbak.. bahasa tubuh yang mengatakan kalo dia mau periksa isi jaket gua.. jantung gua seakan memompa darah lebih cepat dari biasanya… “moga-moga suruh buka jaket”. sopan laahh.... gak jadi eksib dunk gua… xixixi “oh. usah” sahut gua cepet sambil melenggang naik Diujung tangga ada meja resepsionis lagi. dengan masih rada grogi. Tapi disitu biasanya gak rame2 bgt...

. gua kasih kunci motor + kartu parkir. kalau sekarang. haha… yesss!! Lagi2 mission accomplished!!! “ehm. dan didepan gua banyak orang lalu lalang. karena ternyata keadaan memang memungkinkan... “ehm... haha.. nggak pak. bukannya sombong siih. ukuran cuma 34. hehe... kayanya..” kata gua cuek.” begitu jawabku singkat sambil turun ke parkiran Masuk mobil. u such a lucky guy… puas dah lu. soalnya ini prosedur perusahaan.. frontal ngliatin boobies gua. gua lagi-lagi ketemu sama si pak security.. Dan sekarang. xixixi. trus gua keluar lagi dan jalan turun menuju parkiran.. dia tersenyum sok manis ketika gua lewat didepannya... gua ketemu adik gua. payudara gua emang gak gede2 amat. ukuran ini udah pas buat gua... lagi2 pikiran nakal muncul. sudah terbukti. gua sengaja membuka lebar-lebar bagian depan jaket gua dan melonggarkanya kebelakang.. maaf ya mbak... kalau waktu jogging biasanya gua masi pake tank top didalamnya. nyalain AC. whatever dah. Gua perhatikan.. sambil ngeloyor ke ujung lorong dan ung gua lepas damengancingkan kembali jaket gua “sama-sama mbak” Sampe di room. tapi jelas2 mereka . sudah belum pak??” kata gua sambil tetap merentangkan tangan plus my boobies yang menyembul bebas. “terima kasih ya pak.. cuma bedanya. sesi angin-anginan boobies tadi masih kurang deh.. wkwkwk.dia menutupi kagetnya dan mencoba bersikap tenang. tampaklah dengan jelas sepasang boobies gua. trus langsn lempar ke jok belakang. acara angin-anginan. gua gk mau bnyk basa-basi lagi. Diujung tangga. soalnya tadi buru-buru” sahut gua sambil menyingkap perlahan jaket gua. Gua nyalain mesin.” Huhuhu. untuk menciptakan family karaoke yang benar2 bebas dari narkoba dan blablabla.... sudah mbak.. yes... habisnya pake acara papasan sama om Danu siih… So. matanya terpana dengan belahan boobies gua. dengan santainya pula gua turunin lagi resleting jaket gua... dan kembali gua rasakan nikmatnya hembusan sejuk mengguyur my titties… huhuhu… Mobil gua diparkir melintang. tapi menurut gua. nglepasnya persis kaya kalau pas habis jogging... “ eh. “sudah mbak??” tanyanya “sudah pak... semua orang yang pernah melihatnya selalu terpana... lengkap dengan putingnya pula....

hehe.. dan akhirnya. dan disinilah tantangannya.tidak bisa melihat jelas kesini.... gua sering ke kompleks ruko ini.. dan langsung melaju menuju pos parkir.. plus 1 mobil ikut ngantri lampu merah dibelakang. dengan para pemiliknya yang nongkrong disekitar situ. gua jadi sempat kepikiran mencopot hot pant gua. Berhubung timer traffic light masih berada di angka 63. dan memperlakukannya seperti jaket gua tadi. gua lempar hotpant gua ke jok belakang. gua kena lampu merah. trus dia inget2 muka gua.. Sementara.. huhu. disana biasanya banyak anak-anak klub motor/mobil yang suka nongkrong. gua banting stir kearah jalan protokol.. haha Dan ternyata aman.. gua putuskan untuk membuka kancing hotpant gua. maklum. bisa mati konyol lah gua.... so... tapi jalanan berasa agak sepi… Cuma ada 2 motor berhenti disamping kiri gua.. . & gua sudah berada dijalan yang cukup rame. Masuk jalan protokol.. di kanan-kiri banyak mobil & motor yang diparkir. dan gua benar-benar bugil disini. tapi gua sengaja mau jalan2 dulu Jam di dashboard menunjuk pukul 12. merasakan sensasi bertelanjang dada ditengah lautan anak-anak nongkrong… haha. rasanya suasana malam ini makin hot deh. kemudian menginjak pedal kopling dengan kaki yang bebas. menurunkan reslitingnya... agak merinding rasanya. Lepas-Nggak. it’s a wonderful place… maju terus lah pokoknya Sampai pertigaan pertama... puter balik ke arah barat. totally naked!! how exciting!!! Lagi-lagi jantung gua berdegup kencang begitu memasuki kawasan ini. gua cuma buka kaca sedikit banget. karcis sudah disusupkan ke sela2 jendela dan tampaknya si penjaga parkir tidak sadar kalau ada sepasang payudara menggantung indah disini… hehe Keluar kompleks ruko.. Masuk gigi mundur... menariknya keluar.... sampai kaca depan... dan gua akhirnya memutuskan membebaskan hotpant gua yang masih nyangkut dimata kaki.. tujuan gua saat ini..25. hembusan dingin AC kembali gua rasakan diujung-ujung boobies… huhu.” gua smpat kepikiran bberapa saat... Pasti dijalanan masih rame anak2 klub pada nongkrong deh. kemudian memelorotkan satu2nya lapisan penutup itu kebawah… huhu. dan ini malam minggu. dan melaju menuju area para anak nongkrong berkumpul… huhu 1 perempatan lagi terlewati. dari belakang. seharusnya kalau mau balik ke rumah belok kiri sih. samping.. kemudian ambil kanan. “Yesss!! Akhirnya bagian bawah juga menghirup udara segar!!” kata gua dalam hati sambil mengarahkan kisi-kisi AC kearah pangkal paha gua Timer traffick light menunjuk angka 11detik. belok kiri. kalo dia tahu gua telanjang dada. “Lepas-Nggak. Kaca mobil gua dilapisi windows film hitam pekat... hehe. sampai di pos parkir.

.. soalnya emang sengaja gua tunggu lampu merahnya. gak cuma 1 tombol yang gua pencet. xixixi. kita akhiri saja perjalanan malam ini. dan kayanya gua dapat lampu merah lg..... semua jendela dan sunroof dibuka lebar. karena kota terakhir yang aku lewati sekitar 50 km dibelakangku. Aku jadi kuatir. Gua kembali mengatur posisi hembusan AC. bertelanjang bulat ditengah lautan manusia yang ramai dipinggir jalan…. aku sudah hampir memutuskan untuk kembali kekota Pekalongan ketika kulihat ada sepeda motor datang . hehe Bdw tiba2 gua pngn punya mobil convertible yah?? T_T Narti Aku sangat menyukai pergi dengan menggunakan mobil. terutama untuk daerah daerah yang belum pernah aku kunjungi dengan demikian aku dapat melihat banyak pemandangan alam serta juga untuk menjaga stamina tubuh.. (tapi beraninya baru sambil ngebut dijalan lingkar yang sepi sih. gua nyalain lampu kabin dibalik spion tengah. haha Didepan sudah perempatan lagi.. Karena dengan berkendaraan jarak jauh.. kebetulan jalan disini satu arah. empat-empatnya sekaliguss!!… dan gak cuma itu. buntutbuntutnya malah gua yang gak brani bugil2an lg... gw tekan pedal gas kuatkuat sambil pencet tombol power window disamping kanan gua. aku terjebak pohon roboh. dengan kesal aku keluar dari mobil dan menunggu sebentar.. semuanya berjalan dengan lancar. sama sekalian buka sunroof diatas kepala gua. padahal saat itu hari sudah agak sore.Gua jalan perlahan disini. dengan posisi lampu kabin dinyalakan. yang ditengah dashboard gua arahkan ke boobies…. biar sekalian puas. sampai jalan yang dituju.. dan gua menikmati kebugilan gua disini... soalnya gua uda pnah pake yang agak terang dan gua malah parno.. dan gua bener2 menikamatinya. hehe. Hal ini aku alami ketika suatu hari aku pergi ke Semarang dengan mengendarai Mercedesku. haha.. Tapi kayanya perjalanan gua malam ini masih kurang hot. Dan akhirnya acara “angin segar untuk boobies & pussie” malam ini diakhiri dengan agenda ngebut menuju rumah via ringroad. putar kemudi ke kanan dan ngebut menuju kawasan sepi alias jalan lingkar jogja. gua buka kaca mobil gua sampe mentok ke bawah..). aku sempat mampir dibanyak tempat untuk sekedar bersantai dan menikmati pemandangan alam. kadang kadang aku bisa mendapat rejeki berupa perempuan cantik yang kerap kali kutemui diperjalanan... Ada lagi hal hal kecil yang aku sukai karena dengan berkendaraan seorang diri. yang disisi kanan gua arahkan ke bawah (kearah paha gua).. apa karena kaca film gua terlalu gelap ya?? Tapi kalau diapasang yang lebih terang... pastilah dibutuhkan stamina yang tinggi dan ini aku sukai. haha So. kayanya orang2 itu bener-bener nggak sadar kalau ada tubuh bugil disini. Tetapi tanpa diduga disatu jalan pintas ditengah hutan yang aku sendiri kurang mengenal...

Ternyata Narti nama isteri polisi hutan itu gampang diajak bicara bahkan sedikit genit. si pria seorang laki laki dengan tubuh tinggi besar berkumis melintang dan wajah yang kasar sekali. mungkin agak malam baru ada cukup banyak orang. "Apa punya suamimu sebesar ini Nar ?" tanyaku penuh nafsu. mata yang bulat dan bibir penuh menampilkan sensualitas seorang wanita. tetapi aku tak berani semberono karena aku belum mengerti bagaimana perempuan ini. berkulit putih bersih dan wajah yang menarik sekali. kukatakan apa dia bisa membantu menyingkirkan pohon yang roboh itu. Mendengar itu aku langsung mengeluarkan uang 200 ribu untuk kuberikan padanya. Aku sendiri sempat heran. dengan senang hati Hartono mengajak aku kerumahnya. Kukeluarkan lagi uang 200 ribu dan kuberikan pada Narti dengan pesan untuk belanjanya. yang membuat aku berdebar adalah perempuannya. Aku bersorak girang karena ditinggal berdua dengan perempuan secantik ini ditengah hutan sepi. disuruhnya perempuan cantik yang rupanya isterinya itu untuk menunggu dan dia segera pergi dengan sepeda motornya. Aku segera melambai lambaikan tangan memintanya berhenti. karena cara kencingku sengaja sedikit kuarahkan padanya.menghampiriku. nanti kalau pohonnya sudah minggir akan aku beri lagi. Dengan wajah yang dibuat sesopan mungkin dia menyatakan bahwa dia sanggup untuk mencari orang untuk meminggirkan pohon tersebut. Kuiikuti sepeda motor Hartono yang bergoncengan dengan Narti untuk menuju rumahnya. aku menganggap kata katanya tadi itu hanya omong kosong. kenapa orang secantik Narti bisa dikawin pria seperti Hartono ini. karena aku benar benar ingin menikmati tubuh Narti yang montok itu. Narti yang berdiri dibelakang suaminya tersenyum mendengar aku akan bermalam dirumahnya. aku yakin dia juga suka denganku. Si pria dengan tersenyum senyum yang aku lihat memuakkan sekali menanyakan apa keperluanku. Dalam hati aku sudah memutuskan untuk malam ini bermalam dirumahnya saja. aku menarik nafas lega. susunya besar sekali. kontolku juga ngaceng tapi aku masih kuatir kalau Narti menolak. karena ternyata ketika Hartono suami Narti kembali. Narti mendorong badanku sambil berkata "Lebih besar lagi. Aku benar benar suka dengan perempuan ini. tinggi besar. Rupanya keberuntungan masih berpihak kepadaku. aku yakin kalau dia memperhatikan aku. Benar saja Narti tertawa melihat kontolku dan dia melengos. melihat reaksinya itu aku makin berani. karena kuperhatikan dari tempat dudukku. Dengan nekad aku bertanya apakah aku bisa bermalam saja dirumahnya agar besok pagi bisa melanjutkan perjalanan Seperti yang kuduga. dia belum menemukan cukup orang untuk memindahkan pohon itu. secara sengaja aku mendekati dia sementara kontolku yang ngaceng masih kukeluarkan dari celana. kukatakan kalau aku mau bayar berapa saja asal pohon dapat disingkirkan dan aku dapat meneruskan perjalanan. dia terus tersenyum dan berbicara panjang lebar.Kukatakan bahwa itu untuk uang muka. Akhirnya tanpa pikir panjang aku pura pura kencing dipohon dekat mobilku. . giginya putih dan rata sekali. Ternyata penumpangnya adalah seorang pria dan wanita. Menerima uang itu dia segera bertindak. susunya yang putih itu kelihatan menonjol sekali. hal ini kulihat dari seragamnya. Hidung mancung. sana Pak. apalagi ketika kutanya hal yang agak agak berbau porno. Hartono sangat senang. rupanya adalah seorang polisi hutan. Narti ragu ragu menerima. tetapi aku paksa saja. hanya mungkin dia masih takut kalau ketahuan suaminya yang memang wajahnya galak dan licik itu. berkali kali dia tertawa terkikik mendengar perkataanku. Suasana yang sepi membuat nafsuku jadi naik keotak. tetapi tak bisa menghilangkan kesan kejam dan licik dari wajahnya. nanti ada yang lihat lho !" Aku tertawa sambil memasukkan kontolku. badannya montok. ketika aku menoleh ke Narti. Si perempuan benar benar menarik.

Setelah kurapatkan pintu aku duduk diatas tempat tidur sambil melamun. mulus dan montok sekali. dikelilingi oleh pohon jati yang besar. Tetapi yang paling membuat aku takjub adalah Hartono ! Kontol Hartono benar benar hebat. Hartonopun langsung menindih Narti dan menuntun kontolnya keliang nonok Narti. Meskipun terpencil. Rupanya kamarku bersebelahan dengan kamar Narti dan Hartono. Seperti yang kuduga. Sampai Narti masuk kembali setelah dari kamar mandi. letaknya agak tinggi sehingga aku harus mencari kursi untuk memanjat. tetapi keadaan kamar itu cukup rapi dan bersih. aku pura pura tak memperhatikannya. agar mereka tak curiga kalau aku tak tidur. hatiku berdebar keras.ternyata rumah mereka agak jauh ditengah hutan jati yang menjadi tanggung jawab Hartono sebagai polisi hutan. tetapi tak lama kemudian Hartono masuk kekamar dan menyusul Narti yang sudah berbaring diatas tempat tidur itu. Narti langsung tidur mengangkang sambil tangannya merentangkan liang nonoknya sendiri. Menurut Hartono tenaga listrik diperlukan untuk komunikasinya dengan pusat pengawasan hutan di Semarang. Makan malam sederhana sekali tetapi Narti rupanya pandai memasak dan lagi pula dia ingin menjamuku sehingga segala persediaan makanan dikeluarkan. Aku . Setelah itu keduanya bangkit dari berbaringnya dan sama sama membuka pakaiannya. karena aku bisa melihat pemandangan dikamar sebelah dengan sangat leluasa sekali. Selesai makan aku segera minta permisi untuk tidur. saat itulah pandanganku tertambat pada sebuah lubang kecil didinding bambu pembatas kamarku dan kamar Hartono. aku jadi berdebar debar. Akhirnya aku jadi bosan dan putus asa. ternyata rumah itu memiliki tenaga listrik yang berasal dari diesel kecil. susunya seperti semangka dengan pentil yang kecil sekali sementara perutnya langsing dengan selangkangan yang penuh oleh jembut hitam keriting. Aku membayangkan betapa leganya Narti merasakan tusukan kontol sebesar itu. karena aku kuatir kalau Hartono jadi curiga kepadaku. setelah sama sama telanjang. Aku terus mengharap agar Hartono mau keluar sebentar agar aku bisa mencari alasan untuk mengintai Narti yang sedang mandi tetapi Hartono terus saja berbicara tanpa henti. kadang kadang kudengar tertawa Narti yang merangsang. Ketika aku dan Hartono sedang berbincang. maka aku sengaja mematikan lampu kamarku. Aku mendapat kamar yang kecil dengan dinding dari bambu. Setelah aku yakin bahwa pintu kamarku telah terkunci rapat. Hartono kulihat merangkul Narti dan berbisik bisik. aku dapat melihat tempat tidur mereka dan semua bagian kamar itu tanpa ada yang tersisa. Tak lama kemudian kudengar pintu kamar Hartono dibuka dan langkah kaki memasukinya. mungkin mereka sedang bercumbu. Kubayangkan seandainya nanti Narti berganti pakaian atau apa dikamar itu. panjangnya melebihi panjang kontolku ditambah lagi dengan ujungnya yang membengkak seperti jamur besar sekali. mereka akan bersetubuh ! Tubuh Narti yang telanjang bulat betul betul membuat liurku bertetesan. aku menelan ludah melihat kemulusan pundaknya serta susunya yang menyembul keluar dari balik sarung itu. aku masih terus bercakap dengan Hartono. entah dimana Hartono. Kuperhatikan Narti dan Hartono masih bercakap cakap diluar. karena tadi kulihat Narti keluar masuk kekamar sebelah begitu juga dengan Hartono. kulihat Narti didalam kamar sendirian. Dasar orang desa. Rumahnya cukup besar tetapi masih terbuat dari bambu. kulihat Narti lewat dengan hanya memakai sarung yang menutupi buah dadanya. Narti kuperhatikan sedang mempersiapkan makan malam untuk kami. aku memperkirakan bahwa tak mungkin aku dapat menikmati tubuh Narti karena suasananya yang tak memungkinkan ini. barulah aku berani mengintai kekamar sebelah. aku segera berjingkat menaiki kursiku dan mengintai. pasti aku dapat melihatnya dengan jelas.

Kuperhatikan wajah Narti ternyata tak sedikitpun terlihat kepuasan diwajah itu. rasanya peret sekali karena Narti baru saja mencucinya. Setelah berdiam diri beberapa saat. Hartono langsung menggulingkan dirinya kesamping sehingga kontolnya yang sekarang sudah mengkerut itu tampak menjijikkan karena penuh dengan lendir air maninya. rupanya Narti menuju kebelakang rumahnya untuk membersihkan nonoknya. Hartono sendiri. rupanya dia juga merasa kalau kontol suaminya terlalu gede. tetapi apakah aku harus masuk kekamar Narti. Narti terkejut melihatku. Kontolku yang ngaceng membuat sarungku jadi menonjol seperti orang sunatan. tiba tiba saja Hartono melenguh seperti kerbau yang digorok dan gerakan pantatnya mengejang ngejang. Dengan sangat cepat Hartono menggerak gerakkan pantatnya maju mundur sementara Narti dengan cepat pula memutar mutar pantatnya mengimbangi gerakan Hartono ! Suara Narti yang merintih rintih membuat aku jadi makin bernafsu. nanti kelihatan orang kalau disini !" Dengan penuh rasa kuatir aku bertanya "lalu kalau suamimu bangun gimana ?" Narti menjawab. kalau tidur seperti orang mati " Dengan mengindap indap aku dan Narti masuk kekamarku. ia diam saja ketika tanganku meremas remas susunya serta juga nonoknya yang masih basah itu. Aku merasa inilah saatnya bagiku untuk beraksi. Narti langsung mengangkat kedua kakinya tinggi tinggi sambil direntangkan lebar lebar. Ketika aku sampai dekat sumur. dari omongan Narti aku yakin kalau Narti seringkali memasukkan laki laki dalam rumahnya. Narti berbaring terlentang dengan kakinya terkuak lebar menampakkan nonoknya yang berkilau karena lendir dari kontol Hartono.melotot melihat nonok Narti yang merah tua menganga menanti kontol Hartono. ketika kubisikkan agar dia menungging supaya bisa memasukkan kontolku. ia menggoyang goyangkan tubuh suaminya tetapi tak ada reaksi dari Hartono. kontolku rasanya tak tahan ingin mencari nonok untuk kusetubuhi. dengan posisi seperti itu. aku meraba raba mencari susunya dan setelah ketemu langsung kuremas dengan penuh nafsu. apakah mungkin ia akan masuk kekamarku ini ? tetapi dugaanku keliru. saat itu aku hanya memakai sarung yang dipinjamkan Narti sebagai selimut. tetapi sungguh sial nasibku. jadi . Narti menurut saja. Akupun segera menyusul keluar dari kamarku. didalamnya akupun tak memakai apa apa. tetapi seperti yang sudah kuduga. Hartono dengan kasar terus merojok nonok Narti sambil mulutnya menciumi susu Narti. permasalahannya bagaimana agar suaminya tidak tahu. ia menarik selimut dan langsung tidur dengan membelakangi Narti. Tiba tiba Narti berbisik "Pak ayo dikamar Bapak saja. kontolku dengan lancar berhasil memasuki liang surga Narti. tampaknya tak perduli dengan isterinya. "tak mungkin dia bangun. begitu kontol Hartono masuk kedalam liangnya. aku justru harus menyaksikan adegan persetubuhnan yang seperti ini. aku langsung memeluknya sambil berbisik agar jangan ribut. Aku berdebar. bukankah itu terlalu berbahaya. diraihnya sarung diatas tempat tidur serta dilibatkan kebadannya lalu ia keluar dari kamarnya. justru yang terlihat adalah rasa kecewa. Narti baru saja keluar dari kamar mandinya. Narti sendiri kelihatan melamun sambil tetap berbaring telanjang bulat. rupanya Narti belum berhasil mencapai kepuasannya sementara Hartono sudah loyo. dengan kecewa ia memukul punggung Hartono dan tiba tiba saja ia bangkit dan turun dari tempat tidurnya. ditengah hutan tanpa nonok. Nafsuku yang sudah memuncak membuat aku jadi nekad luar biasa disamping aku yakin sekali bahwa Narti pasti mau main denganku. tangannya diam diam menggosok gosok susunya. Narti sendiri juga membantu rasa nikmatku dengan mengelus elus buah pelirku sementara dia sendiri asyik memutar mutar pantatnya. Aku yakin kalau Hartono sudah memuntahkan air maninya.

Dengan bergaya seolah olah kelelahan aku keluar dari kamar dan langsung duduk dikursi meja makan. kuciumi bibirnya dan dia juga balas menggigiti bibirku sambil memeluk badanku. astaga. Aku hanya dapat berkata dalam hati.. Rasanya masih baru beberapa menit Narti memutar pantatnya ketika tiba tiba ia mencakar punggungku dan merintih pelan. perempuan montok dengan tubuh putih mulus. aku tersenyum membayangkan hal ini. Narti sendiri juga menyapaku dengan menanyakan apakah tidurku nyenyak. setelah dirasanya sudah lega dan puas. Saat itulah dia berbisik kepadaku. dengan pelan pelan Narti keluar kamarku dan menuju sumur untuk cuci lagi. karena memang aku kepengen dia puas barulah nanti aku yang akan mencari kepuasanku sendiri. padahal dalam hatiku aku bersorak gembira. Narti menyuruhku mulai menggoyangkan kontolku. Narti terus mengelus elus punggungku dan menciumi aku. aku yakin dia tak memakai apapun dibalik sarungnya itu. aku bisa menggarap Narti dengan bebas ! Paginya aku terbangun setelah mendengar suara orang berbicara dikamar sebelah. tiba tiba kudengar suara Hartono dan Narti yang berbisik bisik dikamar sebelah. tetapi aku segera insaf bahwa pagi ini aku harus berpura pura sakit agar supaya bisa dipijat Narti. Aku menutup pintu kamarku dan tidur pulas yang kuingat adalah besok pagi harus berpura pura sakit agar supaya Narti bisa memijatku. Aku diam saja.. Seperti yang sudah diperkirakan Narti. agar supaya besok pagi berpura pura badan sakit semua. dengan cepat Hartono menyatakan kalau sebaiknya aku tiduran saja biar nanti dipijit isterinya. Aku hanya mengangguk seolah olah kesal dengan keadaanku. benar benar jago si Hartono itu. Begitu kontolku masuk semua. dan begitu Hartono berangkat.. ternyata Hartono seorang pria yang bodoh.. Dikamar. Kaki Narti tergantung diatas pundaknya. aku sendiri sudah sekian lama menahan nafsuku yang bergejolak. Dengan hanya memelorotkan celana panjangnya sementara Narti telanjang bulat. Narti menyuruhku diam dan dia yang mulai memutar mutar pantatnya pelan pelan tetapi mantap sekali. saat itu bisa main sekali lagi. kutancapkan dalam dalam kontolku supaya benar benar dapat kunikmati kepuasan ini..meskipun kelihatannya sangar. Aku menjawab bahwa badanku sakit semua entah karena apa. dengan rakus Hartono menyodok nyodokkan pantatnya sementara tangannya meremas remas pantat isterinya yang bulat dan montok itu. Ketika kuintip. karena ternyata dia sempat lagi mendayung nonok Narti. maka tak lama aku sudah memuntahkan air maniku. aku segera meloncat dari tempat tidurku. awas nanti kalau kamu sudah pergi pasti akan kulumat habis isterimu itu. Tak lama kemudian kudengar Hartono mengetuk pintu kamarku dan ketika kupersilahkan . aku meneguk teh yang tersedia dimeja dan segera kembali kekamarku. kontolku dituntunnya memasuki nonoknya. Sedang aku berbaring melamun menantikan Hartono berangkat. aku sangat menyukai suasana seperti ini. Aku memejamkan mata merasakan kenikmatan yang diberikan oleh Narti ini. Benar saja. Hartono segera menyambutku dengan ucapan selamat paginya yang memuakkan. ketika kulirik jam tanganku rupanya hari sudah pukul 7 pagi. Kucabut kontolku dan kuminta Narti kembali kekamarnya setelah sebelumnya kuberi uang 300 ribu. nonok yang merekah lebar siap menerima serangan kontolku. pasti nanti Hartono menyuruh Narti untuk memijat. Narti langsung berbaring dan menguakkan pahanya. Rupanya dia benar benar senang denganku disamping dia berhasil mencapai kepuasannya. Kulirik Narti yang hanya memakai sarung dilibatkan diatas buah dadanya itu. Kurasakan nonoknya mengejang saat ia memuntahkan kenikmatannya.

dengan sigap pula Narti menggenggamnya dan kemudian mengulumnya. dengan pelan pelan dia melepaskan kulumannya. Setelah aku berbaring dengan agak tergesa gesa Narti merentangkan kedua kakiku dan mulai lagi menjilati bagian peka disekeliling kontolku. tanpa basa basi aku langsung merengkuh tubuh Narti yang montok itu kedalam pelukanku dan langsung kucium bibirnya yang penuh itu. Mata Hartono mendelik melihat begitu banyak uang yang kuberikan. Kalau tadi malam aku tak terlalu jelas melihatnya. tanpa dihisap atau diapa apakan. Tanganku asyik meremas susu Narti yang kencang dan padat itu. Aku hanya dapat menyeringai keenakan dengan servis Narti ini. Kutoleh Narti yang saat itu sudah memakai daster.masuk. Narti langsung berbaring disampingku dan berbisik "Bapak diam saja ya. Aku hanya dapat meremas remas susu Narti serta merojok nonoknya dengan jariku. Kulihat ditepi bibirnya ada sisa air maniku yang masih menempel dibibirnya. ia segera bergegas berangkat tanpa menoleh lagi pada isterinya. Narti memeluk tubuhku erat erat. Ketika kudekatkan kontolku kewajah Narti. pijatan Narti benar benar nyaman. itilnya yang sebesar biji salak langsung menonjol keluar. Hartono masuk bersama Narti yang kulihat tambah cantik dan segar setelah disetubuhi suaminya itu. dan seperti biasanya Narti sudah tak mengenakan apa apa dibalik dasternya itu. Tanpa dapat dicegah lagi air maniku menyembur keluar yang disambut Narti dengan pijatan pijatan lembut dibatang kontolku seakan akan dia ingin memeras air maniku agar keluar sampai tuntas. Aku langsung mencopot celanaku sehingga kontolku langsung mengangguk angguk bebas. maka kali ini aku benar benar puas. karena sambil mengulum kontolku ia berkali kali melirik kearahku. Kulihat bibir Narti yang tebal itu sampai membentuk huruf O karena kontolku yang besar itu hampir seluruhnya memadati mulutnya. terus naik keatas sampai keliang kencingku semuanya dijilatinya. Aku sudah tak tahan dengan kelihaian Narti ini. Narti sangat pandai memainkan lidahnya. terasa hangat sekali ketika lidahnya menyelusup diantara bibirku. kontolku ngaceng lagi. aku mengambil dompetku dan memberikan lagi uang pada Hartono sebanyak 500 ribu. Narti sepertinya sengaja memamerkan kehebatan kulumannya. Dengan sopan Hartono pamit dan sekaligus juga mengantarkan Narti yang akan memijat aku. aku yakin kalau uang tersebut paling hanya diberikan sebagian kecil pada mereka yang memotong pohon. Mungkin posisiku kurang tepat bagi Narti yang sudah berbaring itu sementara aku sendiri masih berdiri disampingnya. apalagi ketika tangannya mulai mengurut kontolku yang setengah ngaceng itu. Dengan sigap aku menarik daster Narti. Dengan berpura pura menahan rasa sakit. putih dengan susu yang luar biasa montoknya ditambah nonok yang berjembut lebat mencembung. sementara yang lain rupanya sudah habis ditelan oleh Narti. tubuhnya tinggi besar. mungkin . Ketika Narti merasa kalau air maniku sudah habis keluar semua. bahkan Narti dengan telaten menjilati liang duburku yang membuat aku benar benar blingsatan. Tubuh Narti benar benar aduhai dan merangsang seleraku. maka Narti melepaskan kulumannya dan menyuruhku berbaring disebelahnya. sisanya masuk kantong pribadinya. Narti langsung menjerit lirih. sambil tersenyum manis ia melirik kearahku. mulai dari pelirku. ketika kubentangkan bibir nonoknya. kusuruh dia berhenti tetapi Narti tak memperdulikanku malahan ia makin lincah mengeluar masukkan kontolku kedalam mulutnya yang hangat itu. biar saya yang memuaskan Bapak !" Aku tersenyum sambil menciumi bibirnya yang masih berlepotan air maniku sendiri itu. pentilnya kupuntir puntir membuat Narti memejamkan matanya karena geli. kusuruh dia memakainya untuk memindahkan pohon yang menghalangi jalan itu. Dengan tubuh telanjang bulat Narti mulai memijat badanku yang memang jadi agak loyo juga setelah tegang untuk beberapa waktu itu. ketika kusentuh dengan lidahku.

Narti sesekali menjilati ujung kontolku dan juga buah pelirku. Aku makin lama makin tak tahan dengan gerakan Narti itu. apalagi ketika kuraba nonoknya ternyata itilnya juga masih membengkak menandakan kalau Narti juga masih bernafsu hanya saja penampilannya sungguh kalem . Ketika aku mau menarik pantatku untuk memompa nonoknya. Dengan suara agak gemetar merasakan kenikmatannya. kontolku rasanya seperti diremas remas sambil sekaligus dihisap hisap oleh dinding nonok Narti. kudorong ia kesamping sehingga aku dapat menindihinya tanpa perlu melepaskan jepitan nonoknya. aku mulai menggerakkan kontolku pelan pelan sekali. Narti makin keras merintih rintih. baru beberapa kali aku menggerakkan kontolku. Narti menanyaiku apakah aku sudah keluar. sementara Narti sendiri sudah merintih rintih sambil menggigiti pundakku. serta susu dan itilnya yang mengeras seperti batu itu. Kontolku saat itu warnanya sudah merah padam dengan gagahnya tegas keatas dengan urat uratnya yang melingkar lingkar disekeliling batang kontolnya. seolah olah Narti sama sekali tak terangsang oleh permainan ini. langsung kutarik kontolku dan kutekan sedalam dalamnya memasuki nonok Narti. Benar benar rasa nikmat yang luar biasa. aku merasakan ujung kontolku menyentuh dinding empuk yang rupanya leher rahim Narti. aku menggelinjang menahan rasa geli yang sangat terasa diujung kontolku itu. Hebatnya nonok Narti sama sekali tidak becek. terasa menjalar diseluruh batangnya bahkan terus menjalar sampai keujung kakiku. malahan terasa legit sekali. Narti menggigit bibirnya sambil memejamkan mata. kemudian pelan pelan ia menurunkan pantatnya sehingga akhirnya kontolku habis ditelan nonoknya itu. Mulutku menciumi susu Narti dan menghisap pentilnya yang kaku itu. Narti dengan keras menahan pantatku agar terus menusuk bagian yang paling dalam dari nonoknya sementara pantatnya bergoyang terus diatas ranjang merasakan sisa sisa kenikmatannya. kepalaku yang menempel disusunya ditekan keras keras membuatku tak bisa bernafas lagi. Rojokanku sudah mulai tak teratur karena aku menahan rasa geli yang sudah memenuhi ujung kontolku. ketika Narti memintaku untuk menggigiti susunya. tetapi kali ini Narti yang menuntun kontolku bukannya keliang nonoknya melainkan keliang duburnya yang sempit itu. Narti langsung mengangkangi aku dan menepatkan kontolku diantara bibir nonoknya.karena memang karena aku masih kepengen main beberapa kali lagi maka nafsuku masih bergelora. Narti menyuruhku mencabut kontolku. Padahal aku yakin seyakin yakinnya bahwa Narti juga sangat bernafsu. Ketika kontolku kucabut. ketika aku menggelengkan kepala. Melihat kontolku yang sudah tegak itu. ketika kontolku sudah menyelusup masuk sampai kepangkalnya. Putaran pantat Narti membuktikan kalau Narti memang jago bersetubuh. Narti bukannya menaik turunkan pantatnya. kakinya diangkat tinggi tinggi serta sekaligus dipentangnya pahanya lebar lebar sehingga kontolku berhasil masuk kebagian yang paling dalam dari nonok Narti. dia kembali menyuruhku memasukkan kontolku. Kurasakan betapa ketatnya dinding dubur Narti menjepit batang kontolku itu. Aku juga makin bernafsu melihat susu Narti yang pentilnya masih kaku itu. tanpa pikir panjang aku mulai menggigit daging empuk itu dengan penuh gairah. Begitu posisiku sudah diatas. saat itulah tanpa permisi lagi kurasakan nonok Narti mengejang dan menyemprotkan cairan hangat membasahi seluruh batang kontolku. Narti langsung menjilati kontolku sehingga cairan lendir yang berkumpul disitu menjadi bersih. Aku menggigit bibirku merasakan sempit serta hangatnya liang dubur Narti. karena kulihat dari wajahnya yang memerah. Ketika Narti melihat kontolku sudah bersih dari lendir yang membuat licin itu. Setelah kontolku habis ditelan nonoknya. dia justru memutar pantatnya pelan pelan sambil sesekali ditekan. aku menghentikannya karena aku kuatir kalau . Narti menyuruhku memaju mundurkan kontolku. Setiap kali Narti menekan pantatnya.

Melihat ini semua. Aku hanya tersenyum sambil memperhatikan Luluk yang hanya tersenyum senyum itu. ia memberikan semacam minyak untuk menggosok kontolku. Narti menjawab bahwa itu minyak bulus. Ketika kutanya minyak apa itu.... aku melenguh keras sekali sementara Narti juga mencengkeram pundakku. karena selama aku tidur tadi Narti terus memijit tubuhku. aku jadi tertidur. Wajahnya cantik dengan hidung yang bangir dan . hatiku lega karena kupikir Narti akan berbincang lama dengan tamunya itu... bila perlu biar dia kupekerjakan dirumahku agar supaya aku dapat setiap waktu menikmatinya.. Aku tertidur cukup lama. kontolku mulai ngaceng lagi melihat tubuh Narti yang sintal itu.. kulihat kontolku yang masih setengah ngaceng itu berkilat oleh lendir yang membasahinya. Entah darimana. tanganku meraih susunya dan kuremas dengan penuh gairah. remasan Narti yang lembut membuat kontolku makin membengkak. Tak berapa lama kudengar suara pintu ditutup dan langkah kaki menuju kedalam. tanpa dikomando lagi air maniku tiba tiba memancar dengan derasnya. Ketika aku membalikkan tubuhku. Sedang asyik asyiknya Narti mengurut kontolku. rasanya sayang sekali jika kenikmatan itu harus segera lenyap. Narti dan gadis muda tadi hanya tersenyum melihat aku terduduk itu..... disuruhnya aku telungkup agar memudahkan dia memijatku. seorang gadis muda. " itu Luluk tetangga sebelah. dengan telanjang bulat ia keluar mengambil air dan dibersihkannya kontolku itu.. Aku mulai yakin bahwa gadis remaja yang kelihatan segar sekali ini rupanya juga doyan kontol. otakku bekerja cepat. umurnya paling belum 17 tahun. Aku agak terkejut. biar saya bukakan dulu" Setelah meraih sarung dan dilibatkan ketubuhnya. aku tahu kali ini dia tak mau membersihkannya dengan lidah karena mungkin dia kuatir kalau ada kotorannya yang melekat. Narti langsung bangun dari tempat tidur... aku mulai lagi menggerakkan kontolku menyelusuri dinding dubur Narti itu.. Tetapi diluar dugaanku. disamping karena memang lelah.air maniku memancar. tetapi kulihat Narti tenang saja.. kalau suaminya aku beri pekerjaan yang enak. kalau Narti berani mengajak perempuan lain kekamarku padahal dia tahu aku sedang telanjang bulat. Aku benar benar puas menghadapi perempuan satu ini. Nanti aku akan bicara pada suaminya. ternyata Narti masih saja telanjang bulat. pasti perempuan ini juga bisa disantap ! Tetapi yang membuat aku jadi bingung adalah perempuan ini kelihatannya masih remaja sekali.. ia mendesah minta agar aku meneruskan permainanku. Nartipun mulai meremas remas kontolku yang tegang itu.. Aku jadi loyo setelah dua kali memuntahkan air mani yang aku yakin pasti sangat banyak. Setelah itu.. aku diam saja didalam kamar sambil memandang kontolku yang sudah tegak lurus seperti Monas itu. terasa hangat dibatang kontolku. tiba tiba kudengar suara perempuan memanggil manggil nama Narti sambil mengetuk pintu depan. dasar sudah lama menahan rasa geli. mungkin juga akibat pengaruh minyak bulus itu. Narti masuk kembali kekamarku sambil mengajak tamunya tadi.. aku terduduk kaget. pasti isterinya juga ikut.. karena tak menyangka.. Aku langsung memikirkan bagaimana caranya agar perempuan ini bisa ikut aku ke Jakarta dan melayani aku sepuas puasnya. Narti segera keluar untuk membukakan pintu. Tanpa tenaga lagi aku terguling disamping tubuh Narti... sambil memijat sesekali dia menggigiti punggungku dan pantatku. Setelah kurasa agak tenang. Narti menggigit pundakku ketika aku menghentikan gerakanku itu.. dia tinggal didekat rumah Narti dan Luluk juga pandai memijat. pijatan Narti benar benar enak... ketika terbangun badanku terasa segar sekali. sambil berkata Narti mengedipkan matanya.. apakah dia sudah berpengalaman ? Narti memperkenalkan padaku gadis remaja itu katanya namanya Luluk.. karena kunci utama adalah suaminya.

tetapi dia kembali asyik menjilati bibir nonok Narti. merasakan jilatanku. bahkan sampai keitilnya yang sudah kaku itu. Rupanya Narti keok. Melihat posisinya yang agak menungging. namun meskipun demikian. Luluk langsung mengangkangkan kakinya sehingga mulutku lebih mudah mencapai bibir nonoknya. "Sebentar ya Luk. sampai sampai aku tak berani menggerakkan pantatku lagi karena kuatir kalau spermaku muncrat. rupanya ia sudah mencapai klimaksnya. Narti merintih rintih sambil memutar mutar pantatnya. Perutnya rata dengan bukit nonok yang mencembung dihiasi jembut yang cukup tebal. tetapi kalau dari segi seksinya. Kulihat Narti memejamkan matanya sambil berbisik. . entah malu entah menahan nafsunya. susunya putih dan besar sekali untuk remaja seusianya. aku harus mengakui bahwa kepunyaan Luluk lebih enak daripada kepunyaan Narti. Aku diam saja karena kurasakan kenikmatan yang tiada taranya ini. tetap Narti lebih meyakinkan. saya mau meneruskan hajat yang belum selesai" langsung aku tarik tangan Narti dan kubuka jariknya. nonok Luluk hanya berupa garis panjang agak kemerah merahan. berkali kali Narti berbisik katanya kontolku bertambah mekar. Pakaiannya sederhana. padahal kontolku masih tertanam diliang nonok itu. dia tiba tiba saja mengerang dan mengejang. pasti ini didikan Narti ! Benar saja tak lama kemudian Narti merintih keras sambil menggerak gerakkan kepalanya. kencang dengan pentil yang mendongak keatas. nafsuku benar benar memuncak. tenagaku terkuras habis. maka aku berjongkok dan mendekati Luluk dari belakang. Saat itu Narti berkata kepada Luluk "Luk. bahkan paling tidak mereka sering main bertiga sehingga Narti tak canggung mengajak Luluk masuk. nonok Luluk tetap seolah olah menggenggam kontolku dan sepertinya meremas remasnya. sementara tangannya memeluk pinggangku erat erat. sungguh sungguh nikmat. kulihat dia duduk dikursi sambil memperhatikan Narti. Aku menelan ludah melihat Luluk telanjang bulat didepanku. kamu duduk dulu. kurasakan peretnya nonok Narti menjepit kontolku. kulihat wajahnya merah padam. Luluk hanya tersenyum melihat aku mencabut kontolku.badan langsing tetapi padat sekali. Aku dengan penuh nafsu menggigiti susu Narti yang kenyal itu. kurasakan nonoknya menjepit kontolku keras sekali dibarengi dengan licinnya liang nonok Narti. Tanpa sungkan lagi aku langsung mengarahkan kontolku keliang nonok Narti dan sekali tekan kontolku amblas. tetapi Narti menahan pantatku sehingga aku tak dapat bergerak. Seperti yang sudah kuduga. cepat tiduri dia !" Tanpa menunggu dua kali aku mencabut kontolku dan turun dari tempat tidur. Dalam hal nonok. Nonok Luluk yang sudah basah dengan mudah menelan kontolku yang termasuk besar itu. ketika kulirik Luluk. Narti tak dapat menahan nafsunya lagi. tetapi tak dapat menyembunyikan kecantikan alamiahnya. Aku benar benar lelah. Begitu mendekat Luluk langsung menjilati liang nonok Narti dari belakang. tetapi aku menduga bahwa Luluk pasti sudah pernah dimakan oleh Hartono suami Narti. yang jelas mendengar ajakan Narti dia langsung berdiri dan membuka pakaiannya. Kuremas remas susu Luluk yang kenyal itu. aku kagum pada Luluk yang mampu memuaskan dua orang sekaligus. kok diam saja !" Ketika kulirik Luluk. langsung saja ku genggam tongkat wasiatku dan kutusukkan kenonok Luluk. Aku yang sudah hampir "muntah" merasa tak tahan lagi. tanpa disuruh aku langsung menjilatinya. tanpa memperdulikan Luluk lagi. Luluk hanya diam saja dan mulutnya tetap asyik menjilati nonok Narti . ayo ikut. Memikir ini semua aku berkata. Narti hanya menurut saja dan segera terlentang ditempat tidur sambil mengangkat kakinya lebar lebar. "ayo pak Luluk sudah gatal. aku yang sedang tanggung meneruskan genjotanku agar kenikmatanku juga segera tiba. Aku melihat semua ini jadi tak tahan. Aku tak berani bertanya macam macam pada Narti. tanpa dapat kucegah lagi. spermaku memancar keluar dengan derasnya menghantam dinding nonok Luluk.

Adalah suatu rutinitas.. biarpun dia saat ini pulang aku tetap akan tidur dan menghilangkan penat disekujur badanku ini. Sepertinya.. “Mas.. 1.. suamiku. Aku letakkan piring dan gelas kotor di dapur. naik turun dengan cepat. ia menatap wajahku yang sudah mulai memerah sayu. Narti memijat punggungku sedang Luluk memijati kakiku. Dia langsung mencaplok dada kananku.. hidung. Hanya itu saja. pipi. karena semua cd yang aku miliki belum sempat aku cuci.. sambil menurunkan tali pundak daster miniku. aku langsung membaringkan diriku disamping Narti dan memejamkan mataku untuk tidur. Mas Andri mengangguk - . Aku lepas cd yang membungkus vaginaku dan aku lempar ke atas tumpukan cucian kotorku. “Owhh… sssshh” Aku hanya bisa mendesis menerima semua perlakuannya. sebagai istrinya hanya bisa tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepala saja melihat tingkat yang aku anggap lucu ini. Nafsu seks yang seolah-olah tak pernah ada habis-habisnya. Sekarang. Dikecupnya kening.aku langsung mencabut kontolku sehingga air maniku meleleh keluar dari liang nonok Luluk. aku raih batang penisnya yang sudah menegang dengan kedua tanganku dan aku kocok penis mas Andri. Siapa coba yang ga sange klo jari mas mengobok-obok memek adek kayak gitu.. “Ya iyalah…. Aku mendekat. sambil mengurut perlahan batang penisnya. kontrakan birahi Kontrakan Birahi “Dek. Putingku telah ereksi.. Disedotnya kuat-kuat. satu-satunya baju yang masih menempel di tubuhku adalah daster batik berbelahan dada rendah yang menggantung sepanjang separuh pahaku. Aku merasa seperti dalam harem saja..” Candaku sambil tertawa. “Iya… aku datang…dasar tikus hutan …. Aku pun tak mau tinggal diam.” Mas Andri tersenyum. dan langsung menampakkan kepolosan tubuh putihku. Langsung saja lidah kami bergulat. sekarang ya…. leher dan bibirku. yang ada diotaknya ketika ada aku. Tak lama. aku rasanya sudah tak perduli lagi dengan Hartono. dengan lemah lembut kedua perempuan yang sudah memuaskan aku itu sama sama memijati tubuhku. dan tangan kanannya merogoh vaginaku dari depan. Mas Andri mendadak menghentikan gulat lidahnya. ayo buruan… sebelum aku kesiangan…” kata mas Andri. HOP.” Bisikku lirih. hampir setiap pagi aku harus melayani nafsu suamiku yang menggebu-gebu. dan vaginaku juga mulai basah. tanpa terasa aku sudah lelap dan tertidur menikmati semua rejekiku ini. dan mengarahkan mulutnya ke payudaraku. hanyalah tentang seks…ngentot…make love…ngewe. Dia berdiri di samping meja makan yang telah bersih dari peralatan makan. Aku. Tangan kiri mas Andri mulai memelintir dan meremas putting payudaraku. tak perlu menunggu terlalu lama untuk pemanasan. dengan menggigit perlahan puttingku yang mulai mengeras.. lalu aku kembali kearah ruang makan. Daster itu meluncur turun dengan cepat.. Karena aku mudah sekali terbakar nafsu birahi. HAP. Cd itu adalah cd terakhirku... “Annnnggg…” kali ini giginya ikut bermain. Tanpa kuduga.. lidahnya menari lincah diatas putingku. “Aku sudah tak tahan”. mulutnya pun pindah ke payudaraku yang kiri. “Memek kamu cepet sekali basah dek… Kamu dah sange ya sayang?” tanyanya sambil tersenyum. Geli..

semakin lama semakin cepat.” Suaraku gemetar menahan nafsuku. namun tetap saja. kedua tangannya masih saja menggerayangi tubuhku.. “Mmm…mas…. mengaduk dan menusukkan batang penisnya dalam-dalam. ada sedikit rasa nyeri yang timbul. aku hanya bisa menggigit bibir bawahku. Ia berusaha melumasi seluruh batang penisnya dengan cairan vaginaku. mencoba membuatnya menjadi lebih mantap ketika kami bersetubuh. “Mas. Terkadang ia mengecup dan menjilat punggungku. Benda itu begitu hangat. Aku hanya bisa menundukkan kepala sambil melenguh keenakan. tergeser oleh gerakan liar kami berdua. tiap kali pinggul mas Andri menabrak pantatku. digesek-gesekkannya penis itu dengan penuh perasaan. Aku merasakan denyut-denyut pelan yang membuat organ kewanitaanku semakin membanjir basah. Mas Andri mengambil ancang-ancang. . merasakan tusukan-tusukan tajam penis mas Andri. ayo…. “Kenapa dek…? Enak…?” mas Andri mengecup punggungku ketika melihat aku mengangguk-anggukkan kepalaku. Kurasakan kepala penisnya di antara bulatan bokongku. tersenyum mendesis sambil mengangguk-anggukan kepalaku. sampai batang sepanjang 16 cm itu benar-benar hilang ditelan organ kewanitaanku. “Uhh…” aku mendesah sambil memejamkan mataku rapat-rapat. Mengerti akan hasratku yang tak bisa aku tahan lagi. Saking nafsunya. Kaki mejanya berderit-derit.” rengekku memelas. Walau aku sudah terbiasa dengan ukuran penis mas Andri. dan tangan kanan mencolokkan beberapa jemari gemuknya ke dalam vaginaku. Perlahan ia mulai mendorong batang penisnya dan mulai menyeruak masuk. batang penisnya mulai ia dorong masuk ke vaginaku. Digesek-gesekkan batang penis itu diluar bibir kemaluanku. mas Andri lalu mendorong pundakku ke depan dan bertumpu pada meja makan. mas Andri mulai mengarahkan kepala penisnya kearah vaginaku. Saking enaknya. “Lebarin kakimu dikit dek…. “Enak dek…?” tanyanya dari arah punggungku sambil terus meremas payudaraku. “CLEP… CLEP… CLEP… “ mas Andri mulai menggerakkan pinggulnya maju mundur. Sedikit demi sedikit. “Pemanasan…” katanya menenangkanku. “DUG… DUG… DUG…” Suara bibir meja ketika menabrak tembok dan desahan suara kami memenuhi ruang makan yang sempit ini. Aku merasakan penisnya berada tepat di belahan bokongku. tangan kanan suamiku mencoblos perlahan vaginaku dari arah pantat. Sambil tetap meremas-remas kedua dadaku dengan satu tangan. mengalir ke arah pahaku. “CLEP” kepala penisnya telah masuk. karena aku merasakannya mulai turun. Walau sudah berubah posisi. Mas Andri menggeser-geser posisi tubuhku. Perlahan. Mulut mas Andri tak henti-hentinya mengucapkan kata “Aku sayang kamu dek” tiap kali ia memompa penisnya diliang vaginaku. Tubuh telanjangku dibalik menghadap ke arah meja makan dan ia mendekap tubuh mungilku dari belakang. mas Andri mendorong sedikit demi sedikit kepala penisnya.anggukkan kepalanya. cairan vaginaku menjadi tak terbendung. Nah gitu” Aku terperanjat ketika merasakan. “SREEK…SREEK…SREEK…” Meja makan yang aku buat sebagai tumpuan tubuhku juga perlahan mulai bergerak. kenyal namun keras. Disodok-sodokkan jemari gemuknya beberapa kali di vaginaku. “PLAK… PLAK… PLAK…” Suara tubuh kami ketika saling bertabrakan. Dengan perlahan. Cairanku membanjir. Dimasukkin … Adek udah nggak kuat lagi…. Tangan kiri meremas perlahan payudaraku.

Tanpa menunggu perintahku untuk yang kedua kalinya. Enam kali sodokan keras aku terima pada vaginaku ketika suamiku ejakulasi. selalu bercinta tiap kali ada kesempatan. Nafasnya tersengal-sengal. kami adalah pasangan yang tidak bisa diam. mas Andri semakin mempercepat sodokannya. kata-kata itu yang menjadi alesan. menusukkan penisnya dalam-dalam ke arah vaginaku. “Dek. Aku harus bisa ikut tersenyum melihat kepuasan yang terpancar dari wajahnya. Meja makan tempat aku menyandarkan tubuhku pun sepertinya ikut merasakan dorongan brutal mas Andri. Ssshhhh…” erangku kepada suamiku. Tak peduli akan waktu. Oleh karenanya aku panggil suamiku tikus hutan. “Iya. “Aaahhhhhhkkkkk……… ahhhh… ahhhh… “ mas Andri berteriak lirih. siap menyambut orgasme pertamaku di pagi hari ini. Tak begitu banyak. keluar masuk dengan ritme yang semakin cepat. Tubuhku terhentak-hentak dengan keras. “Aduh… mas dah terlambat dek… ntar malem ya kita sambung lagi…” elaknya. tempat ataupun situasi. dan membiarkan kehausan nafsuku hilang dengan sendirinya. namun cukup membuat liang rahimku agak sedikit penuh.. aku berangkat dulu. Sekarang penis itu menggelatung tak berdaya di luar bibir vaginaku. Penisnya terasa begitu cepat. Karena memang benar. Sebenarnya ada rasa kesal karena aku masih belum mendapatkan orgasmeku. “Shhh…ayo mas… aku sudah dekat. berderit dengan keras dan menabrak tembok seiring desahan kenikmatan kami berdua. Tiba-tiba mas Andri menghentikan sodokannya. hanya bercinta dengan pasangannya sampai dia mati.. Gelombang kenikmatan itupun perlahan datang. Meneteskan lendir kenikmatan kami berdua di belakang paha dan betisku. “Aku sayang kamu dek…” ucapnya sambil mengecup bagian belakang leherku. Sampai aku merasa sakit pada bagian paha depanku yang terkena bibir meja. aku harus menyembunyikan rasa ketidakpuasanku. “PLOP” Aku masih merasakan kedutan pelan di din ding vaginaku ketika batang penis mas Andri yang telah lemas. khawatir ketinggalan angkutan… dah siang nie” kata mas Andri . Mas Andri memeluk tubuh telanjangku sambil tersenyum penuh kepuasan. nafasku memberat. Tidak sampai 5 menit dia sudah terpuaskan. Dengan tangan kiri yang masih menopang badanku. Selalu saja.“Pagi hari yang berisik… “ pikirku tiap kali kami bersetubuh. “Mas… aku masih pingin… ayo ngewe lagi… ayo mas…” kataku. aku mau keluar …. Gumpalan cairan hangat langsung memenuhi rongga rahimku. mas Andri selalu saja begitu. jatuh keluar dengan sendirinya. Sekali lagi. Dia terdiam. sebelum akhirnya ia merubuhkan tubuhnya ke arahku. dan…. Jantungku bercetak semakin cepat. berharap mas Andri semakin mempercepat goyangannya. Sebagai istri yang harus selalu patuh. terlalu cepat ejakulasi. Mas Andri mendorong tubuh gemuknya ke arahku dengan brutal tiap kali penisnya memuntahkan lahar panasnya. mas Andri gagal memberiku kenikmatan yang telah lama aku inginkan. “Mas…ayo…. sodok aku dengan keras… tusuk aku dengan tititmu… aku mau keluar mas…” Di tengah-tengah pendakian kami ke puncak gunung kenikmatan. tiap kali menerima sodokan penis mas Andri. Aku juga sayang kamu mas” jawabku lirih. “Shhhh… Aku mau keluar mas…ayo… tusuk memek adek lebih dalam…” kataku menyemangatinya. Berat sekali. karena nafsunya mirip dengan aktivitas makhluk kecil itu. Aku gerak-gerakan pantat semok itu kearahku. aku pegang pantatnya dengan tangan kanan.

Mas Andri adalah seseorang yang . Mas Andri tiba-tiba mencium vaginaku dan menyeruput cairan yang keluar dari vaginaku. penis itu tetap menggelayut lemas. “Kamu yakin? Nggak mau menunggu besok Minggu buat mengerjakan semua pekerjaan rumah ini…? Kamu mau mengerjakannya semua ini sendirian? Jangan terlalu capek ya istriku sayang” tanyanya begitu mengkhawatirkanku. Dengan kaki yang menjuntai di tepi meja makan. “Jaga juga dedenya… jangan diapa-apain sampai ntar malam kamu pulang ya mas” sambungku. sama saja. berpostur agak gemuk.. ia kecup keningku.. dan melangkah menjauh meninggalkan aku sendirian di rumah kontrakan baruku ini. dan sekali lagi. Aku kecap. Dia menepuk pantat semokku dan balikkan badanku yang masih tengkurap diatas meja makan. “Salam sayang buat mimi imutku… jaga baik-baik ya dek” katanya sambil tersenyum manja. teksturnya mirip dawet. Kuhirup dalam-dalam aroma kewanitaanku yang bercampur dengan spermanya. “ Kata mas Andri sambil mencubit pantatku. Namun setelah beberapa menit aku oral. menatap langit-langit rumah kontrakanku.. minuman khas dari pulau jawa yang terbuat dari campuran gula merah dan santan kelapa. hisap dan urut batang penis lemasnya dengan mulutku. 170cm/90kg. Mas Andri. “Ah. turun dari meja makan dan langsung berjongkok di depan selangkangan suamiku. aku selalu membersihkan seluruh batang penisnya dengan mulutku. Mas Andri melambaikan tangan. Aku sekarang dalam posisi telentang. suamiku. “He he he… Iyeeeee…. Aku segera bangun. “Hayo… kamu lupa ya dek?” tanyanya sambil tertawa. Sejak pertama kali kami bersetubuh. memelukku dari depan dan menepuk keraskeras kedua bongkahan pantat semokku. “Dah… sana berangkat kerja…” Mas Andri menyuruhku berdiri.Dah bersih mas…” kataku. lalu aku masukkan seluruh batang penisnya.” Jawabku berusaha menjauhkan mulutnya dari selangkanganku. lalu aku antar mas Andri ke pintu depan sambil bergelayutan manja dipundaknya. dan berkulit putih mirip denganku. Meremas kedua belah dadaku. berumur 32 tahun.” Diciumnya kening dan bibirku tuk terakhir kali. Aku raih batang penisnya yang menggelantung lemas itu. kagak ada yang bakalan ngeliat mas… khan rumah kita paling tertutup…” “Berani yaaaa……. Memang sudah menjadi kebiasaan. geli mas… geli…iya iya…adek inget…. dan aku jilat perlahan.sambil mengangkat badan lebarnya dari punggungku. jika setelah kami bersetubuh.. Kubuka mulutku lebar-lebar. “Dah ah… sana buruan pakai dasternya… ntar ada orang yang ngliat loh…” kata suamiku. Berharap penis itu bisa tegang kembali. “Nah…. aku memang suka sekali meminum sperma. mirip aroma daun pandan. “Hahaha. “Iye baweeeeel… aku yakin… dah ah… jangan menganggap aku cewek manja seperti dulu… aku dah berubah… sana buruan berangkat” kataku pada suamiku tercinta. Mimi dan Dede adalah panggilan sayang kepada alat kelamin kami masing-masing. Dengan tubuh telanjang bulat dan vagina yang masih meneteskan cairan kenikmatan kami berdua. terlebih lagi aromanya. dan tak lupa salam berangkat kerja andalannya. Dia baru saja diangkat jabatan menjadi seorang pengawas lapangan disebuah Perusahaan Pengeboran Minyak Internasional.

“Dah hampir 2 minggu nie belum diapa-apain…. Posturnya mirip dengan suamiku namun agak kurus 170cm/60kg dengan kumis tipis yang dipotong rapi diatas bibir tebalnya. Hanya kenal sebatas sapa dan cerita saja. adalah seorang pelayan toko yang juga bekerja pasar dekat komplek rumah kontrakan kami.” tambahku lagi. Aku pandang tumpukan cucian kotor yang sudah lama teronggok dan mulai mengeluarkan bau tak sedap di sudut kamar mandi. kamar mandi dan halaman belakang untuk cuci dan jemur. Kubawa piring dan gelas kotor ke dapur. “Saya Manto mbak…suami si Narti. adalah seorang satpam yang bekerja di perumahan dekat komplek kontrakan tempat aku tinggal. berusia 35 tahunan. Rumah yang paling jauh dari pintu masuk komplek kontrakan. aku letakkan di dalam bak pencucian. Sepertinya sangat nyaman jika bisa hidup seperti kaum nudis yang tak perlu repot-repot menggunakan selembar bajupun ketika beraktifitas. Malas sekali rasanya ketika aku mulai mengenakan dasterku. Namun ketika aku akan memulai mencuci tumpukan baju kotor. langsung terbayang betapa lelahnya tubuhku nanti malam. Celingukan aku mencari asal suara itu. Sebenarnya aku sudah mengenal siapa mas Manto. Perlu tenaga ekstra untuk bisa memindahkannya ke dari kamar mandi ke halaman belakang. karena hampir setiap hari aku melihatnya berangkat kerja. Kulitnya coklat kehitaman dengan rambut kriting pendek. Mbak narti. yang terbagi menjadi beberapa bagian. mengepel dan mencuci piring bisa aku lakukan dengan cepat. Ternyata menyeret bak cucian basah itu begitu susah. tapi selama aku dan suamiku tinggal di rumah kontrakan ini. Menyapu. begitu tetanggaku biasa memanggilnya. Ternyata suara itu berasal dari penghuni rumah kontrakan di samping tempat aku tinggal. Selama aku tinggal disini. khas badan ibu-ibu. Aku harus bisa menjadi istri yang bisa diandalkan oleh suamiku. Mas Manto. namun memiliki ukuran paling besar diantara rumah kontrakan yang lain. ruang tamu. kamu pasti sanggup menjalani ini semua” aku menyemangati diriku sendiri dan mulai mengerjakan pekerjaan rumahku itu. baru pertama kali ini aku melihat seperti apa bentuk suami mbak Narti sebenarnya. “Hari yang cerah untuk memulai aktifitas” kataku dalam hati. ruang tidur. dapur. “Banyak juga cuciannya mbak… dah berapa minggu tuh baju-baju nggak dicuci?” tambahnya lagi. “Sabtu ini akan menjadi hari yang melelahkan. “Bukannya pelit dek… tapi khan lumayan… kita bisa menghemat uang jutaan rupiah perbulan loh kalo tinggal di rumah ini… daripada aku harus menyewa rumah mewah dekat kantor… toh beda jaraknya cuma 1 jam…” itulah kalimat yang selalu di ulang-ulang ketika aku sedikit ngambek karena keputusannya mengambil rumah yang “jauh dari peradaban ini”. Mas Manto berumur sekitar 40 tahunan. berat.” katanya lagi sambil menjulurkan tangan. dan licin.bijaksana dalam pengambilan keputusan. pandai dan penuh dengan perhitungan. belum pernah sekalipun aku bercakap-cakap. “Iya…” jawabku sekenanya. Aku dan suamiku kebagian rumah paling ujung.. Rumah kontrakanku adalah rumah petak. Aku ambil daster kecilku yang teronggok di kaki meja makan lalu aku mulai mengenakannya lagi melalui atas kepalaku. berperawakan gemuk dengan payudara yang meluap-luap. teras. Ayo Liani. “Lagi mau nyuci mbak?” Tiba-tiba aku dikagetkan oleh suara seorang pria. . Sedangkan istrinya.

” aku panggil namanya l agi dengan suara lebih lantang. badannya begitu hitam. hitam. Entah kenapa. mulus.. tapi aku lebih memilih baju yang berukuran kecil. Yang membedakan aku dengan wanita lain adalah pinggangku sangat kecil dan kakiku agak lebih panjang dari kebanyakan teman-temanku.” Bak cucianku pecah. aku masih terkesima melihat postur tubuhnya. bak cuci aku pecah” kataku terbata-bata. Tangan itu begitu dingin. “Ada yang bisa saya bantu?” “Eeh…maaf…anu…. aku merasa kalau mas Manto tak seperti orangorang kebanyakan. “Mas Manto. Air cucian kotorpun langsung keluar dari sela-sela bak cuci pecahku.. “Sopan juga dia…” ternyata aku salah pikir terhadap mas Manto. “I… Iya… baru saja berangkat” “Oooowwwh…. memikirkan apa yang harus aku lakukan.. “Apa boleh aku pinjem bak cucinya? Ntar begitu sel………. “Ada apa ya mbak? Kok kayaknya kebingungan gitu?” tanyanya. ketika aku mencoba menggesernya kehalaman belakang. “Daripada beli. disertai bau apek yang cukup menyengat. putih. menggenang. sangat kontras dengan tanganku. mungkin lebih baik aku pinjam saja sebentar. karena merasa nyaman aja ketika digunakan untuk beraktifitas. “Mbak?” tanyanya lagi.“Mmm… Nama saya Liani… “ jawabku sambil menyalami tangannya. Pecah karena tak kuat menahan beban rendaman baju kotor kami. dengan bongkahan dada dan lengan yang menonjol disana-sini. Mata bulat lebar. Aku tak menjawab. Walau hanya dari perkenalan singkat tadi. aku langsung terbayang akan cerita-cerita pemerkosaan sadis yang menimpa kepada para perantau di tanah orang. Aku berpostur badan sedang dan terbilang langsing. Memamerkan kaki panjang dan belahan dadaku. kekar. berkulit putih dengan ukuran buah dada yang cukup besar.” Pikirku “Mas Manto. “Iya…. “maaf tadi saya masih mandi… ada apa ya mbak??” tanyanya sambil mengikatkan handuk kecil berwarna hijau yang sudah lusuh dan sedikit berlubang di pinggangnya yang ramping. saya permisi ya mbak… gerah habis mencuci…mau mandi dulu” jawabnya sambil tersenyum. begitu aku melihat wajah dan postur tubuhnya.. dan keriput. tapi aku berusaha tuk sopan. 165cm/45kg. Sopan. Aku ketuk pintu rumahnya beberapa kali. Sebenarnya aku kurang begitu suka dengan baju seksi. tak seperti orang yang berpandangan jahil terhadap wanita berbusana seksi sepertiku barusan.silakan” kataku sambil melihat deretan cucian mas Manto yang masih meneteskan air sabun.” Walau pintu halaman belakang rumahnya terbuka begitu saja. Langsung saja tubuhku merinding begitu menyentuh tangan mas Manto. “PRAK….. “Iya sebentar…” jawabnya dari dalam rumah. “Sialan… belum juga mencuci…” emosiku langsung meninggi…” sabar Liani… sabar…” Aku diam sejenak.. membuyarkan lamunanku. Apalagi saat itu aku hanya mengenakan daster pendek tanpa baju dalam sama sekali. “Mas Andri kerja mbak?” tanyanya lagi. Badannya basah kuyup. Mas Manto Tak ada jawaban.” . dengan rambut yang juga masih meneteskan air. bibir merah dan rambut panjang hitamkulah yang selalu aku banggakan.

Aku melihat barang yang seharusnya tidak boleh aku lihat. aku melihat barang yang tak seharusnya tak liat. setelah melihatnya berdiri tak jauh dari pintu dapur. “Mbak…ini bak cucinya……” panggilnya dari samping rumahku. aku mencoba berdiri. Dari balik korden tipis jendela dapur. Susah rasanya aku berdiri dengan kedua kakiku. Mas Manto pun akhirnya mengantarkan bak cuci miliknya ke halaman rumahku. bagian belakang handuk itu otomatis meninggi. Dan dari disinilah cerita itu dimulai. Walau sekilas. “Mbak… loh… kemana orangnya…. Langsung saja aku tinggalkan pintu rumahnya dan masuk kedalam rumahku. dan langsung saja aku duduk terjatuh. Masih dalam posisi menungging. Dan selama itu pula aku menatap tajam ke arah benda yang bergelatungan di balik handuk kecilnya. dengan ujung besar berwarna merah kehitaman. Meringkuk menahan malu yang seharusnya tak aku rasakan. “Mbak Liani… ini bak cucinya…” panggilnya. Aku tutup pintu dapur. Mas Manto buru-buru masuk. Memperlihatkan barang yang ada dibaliknya setiap kali ia membungkukkan badan untuk memindahkan cucian kotorku. mengikuti gerak badannya. Sekali lagi. seumur-umur. Ketika sedang dalam posisi membungkukkan badan tuk mengambil baju-bajuku. Lama sekali. Mirip badan tokoh film kartun yang memang hanya badan bagian atasnya saja yang besar. Dengan muka kebingungan. baru saja aku melihat barang yang bukan milik suami aku sendiri.?” Suaranya terdengar pelan dari sebelah rumah. Punggungnya lebar dan pantat yang hanya ditutupi handuk merah lusuh itu begitu semok. dan mengambil bak mandi yang tergeletak di sudut lantai kamar mandinya. bau amis asam selangkangan yang menusuk hidung dan rambut kemaluan yang lebat. ke bak cuci miliknya. ketika mas Manto memindahkan baju-baju kotorku. aku pun kembali melihat barang hitam miliknya. Walau sekilas. Karena melihat aku yang tak langsung keluar. DEG…. Handuk kecilnya naik turun. Lemas. Ketika dia membungkuk tuk mengambil bak cuci miliknya. mas Manto hanya bisa celingukan ke arah rumah kontrakanku lalu mengamati banyaknya cucian kotor yang terhampar di depannya. tapi aku bisa membayangkan bagaimana bentuk keseluruhan dari barang milik mas Manto itu. panjang menjuntai. Lututku lemas dan dadaku berdebardebar mengingat hal yang baru saja aku lihat. Karena mungkin merasa iba. toh yang terlihat adalah bukan aurat tubuhku. Aku sedikit tertawa ketika melihat kaki mas Manto. berkepala merah kehitaman dengan mulut kemaluan yang lebar menganga. tiba-tiba mas Manto terdiam. Hitam. dengan urat-urat yang mengelilingi sekujur batangnya. mungkin saja ia bisa melihatku yang meringkuk di balik pintu dapur rumahku. untuk mendengarkan. atau kontol. besar. memasang telinga. Hitam. Ketika dia membalikkan badan. dan mengetuknya perlahan. mungkin saja ia masih ada di dekat jendela. tak bertenaga. kembali aku terkesima melihat otot-otot kekar badannya. Pahanya besar tapi betisnya kecil. Dengan gerak super pelan. barang yang menjadi simbol kejantanan dan kebanggaan kaum pria. aku amati gerak-geriknya. mas Manto mendekat kearah pintu dapur. Ya. Andai saja mas Manto agak menunduk dan melihat kebawah. Bergoyang goyang seiring gerakan pantat mas Manto. barang itu biasa disebut penis. . diapun membantu memindahkan cucian kotor yang ada di bak cuciku yang telah pecah. Detak jantungku masih berdetak begitu kencangnya sampai aku sama sekali tak berani untuk bergerak. Membelakangiku sambil berkacak pinggang. Dan dari sela-sela paha belakang mas Manto.“Boleh-boleh… bentar ya saya ambilin dulu” potongnya sebelum aku menyeles aikan kalimat. mengintip kedalam dari jendela dapur.Detak jantungku terasa berhenti sejenak. titit. namun bagian bawahnya kecil. Tenagaku perlahan pulih.

Buah zakarnya mengelantung pasrah. aku sentuh cd yang aku pakai. Berkedut naik. seolah-olah itu adalah makanan paling enak sedunia. Dengan sangat bernafsu dan brutal. tanpa rasa jijik sedikitpun. Ternyata hal yang membuatnya terdiam adalah…. Dengan mata yang masih celingukan penuh rasa was-was. perlahan namun pasti. semakin menggembung. dan aku raba belahan bibir kemaluanku. Naik. nafasku memberat. Namun aku yakin dia tak bisa mengetahui posisiku. main cepat dan makin cepat. mengembung dan mengeras. disentuhlah bercak lendir itu. berurat. Makin lama makin cepat. Dia lakukan itu semua dengan tanpa rasa jijik sedikitpun. benar sekali. Tiba tiba. Merasa tak cukup hanya mengecap satu cd kotorku. Penis hitam yang sempurna. Matanya sangat tajam. ditambah . aku benar-benar dibuatnya mabuk kepayang. ukuran zakarnya pun tak kalah hebohnya. ada sesuatu yang bergerak dari dalam handuk kecilnya. seseorang yang sama sekali belum aku kenal dengan dekat. Gila. Lalu. menjilat dan mengecapnya. oleh batang kejantanan seseorang yang sama sekali belum aku kenal dekat. mengamati setiap sudut rumahku dengan seksama. aku terhanyut akan tingkah laku kurang wajar yang telah dipertontonkan oleh mas Manto. Badan kekar berotot. Mas Manto. Melainkan……ia pakai sebagai sarana masturbasinya. Penis itu terlihat begitu gagahnya. Cd hijau yang ada di tangan kanannya tak hanya ia cium dan jilat saja. Handuk kecilnya tersingkap. Karena kurang puas. diapun membungkukkan badannya kembali dan dengan tangan kirinya. dengan ujung berwarna merah pekat. Tapi kali ini ada yang berbeda. keras. detak jantungku pun semakin berdebar-debar tak karuan. Begitu gila. yang sama sekali tak pernah aku bayangkan. Aku basah. mas Manto mengamati baju dalam kotorku. Tubuhku menghangat.“Apa yang dia lakukan” tanyaku dalam hati. aku horny. putingku mengeras dan yang paling tak aku sadari. Dan dengan jemari tangan kanannya. Tiba-tiba mas Manto berdiri. menjilat jemari tangan bekas mengkorek cd kotorku. Kali ini yang berwarna hijau muda dengan gambar bunga bunga di bagian vagina. Diamati bercak lendir lengket berwarna putih yang menepel di bagian depan cdku. Astaga. Penisnya mulai ereksi. mulai meninggi keatas disertai dengan kedutan yang berirama. Sekarang di kedua tangannya. menghadap tepat ke arahku dengan penis yang tegak mengacung sambil menjilat dan mengecap cd kotorku dengan rakus. Ia lilitkan cd hijauku ke batang penisnya dan ia mulai menggerakkan tangan kanannya maju mundur. naik dan terus naik. apa yang sama sekali tak pernah aku bayangkan terjadi. membalikkan badannya dan melihat ke arah rumahku. sampai melewati pusarnya. karena terhalang oleh korden tipis jendela dapurku. sebesar jeruk nipis. kemaluanku mulai membasah. Tumpukan baju dalam kotor milikku. terdorong ke atas. kulit hitam yang basah oleh air bekasnya mandi. dikorek-korek. Secara reflek. matanya celingkuan mencari dimana aku gerangan. dia menghirup. Bagian depan cdku terasa sangat hangat dan basah oleh cairan kewanitaanku. Mas Manto. diapun kembali mengambil cd kotorku. Cd putih dengan pinggiran berenda. mengawasi segala gerakan dari dalam rumah. Iya. Dia berdiri di halaman belakang rumahku. dia mengamati dalam-dalam cd kotorku itu. Sekarang yang ia lakukan sungguh nekat. Naik. Dengan tanpa rasa malu sama sekali ia masturbasi dengan menggunakan cd kotorku di halaman belakang rumahku. Dia mengocokkan penis yang terbungkus cd hijauku dengan kecepatan tinggi. Dia berpindah posisi. berani berbuat hal yang begitu nekat. dengan tangan kanannya yang masih bebas. Karena menurutnya aman. Melihat tingkah laku mas Manto. Sama sekali tak khawatir akan adanya orang yang melihat. Ereksi dengan diiringi kedutan denyut nadi yang ada di batang penisnya. ia memegang cd kotorku. dia mengambil salah satu cd kotorku. sedikit demi sedikit. naik. memutari bak cucian kotorku.

sinar matahari yang menerangi halaman belakangku, membuat apa yang ia lakukan terlihat begitu seksi. Entah kenapa, tiba-tiba aku merasakan perasan yang berbeda kepadanya. Perasan yang tak bisa aku lukiskan dengan kata-kata. Hanya ada rasa penasaran dan ingin tahu yang begitu menggebu. Mas Manto semakin mempercepat kocokannya. Badannya membungkuk dan membusur. Otot-otot tangan dan lehernya mengejang. Ia merem melek, pupil matanya tak terlihat, hanya putih. Ia terlihat begitu menikmati semua yang sedang ia lakukan. Melihatnya begitu menikmati akan apa yang sedang ia perbuat, aku jadi ikut merasakan kenikmatan. Tiba-tiba, muncul perasaan aneh dari dalam diriku. Perasaan nakal, binal, liarku sepertinya muncul. Ingin rasanya aku membuka pintu dapurku dan mendekap tubuhnya, mencium bibirnya dan meraih penisnya. Ingin rasanya aku membantu menuntaskan semua hasrat nafsunya. Menjilat batang penis yang begitu besar, hitam, panjang. Ingin sekali aku merasakan tusukan dan sodokan penis dahsyatnya di liang vaginaku. Dan… Aku ingin mas Manto menumpahkan semua spermanya di dalam rahimku. “Liani…..mbak Liani….terima persembahanku untukmu….. mbak Lianiku…..” bisiknya lirih sembari dia mempercepat kocokannya. “Mbak Lianiku….?” Tanyaku dalam hati. Heran. “Ooooooohhhhh…..mbak Liani!!!” Mas Manto tiba-tiba menghentikan kocokan tangan kanannya dan dengan cd di tangan kiri, ia berusaha menampung semua tumpahan cairan kenikmatannya. “Crut… crut… crut… crut…” Mas Manto orgasme. 8 tembakan sperma menabrak cd putih di tangan kirinya. Semburan benih-benih kejantanan seorang lelaki menyemprot keluar dari mulut penisnya yang lebar. Begitu banyak. Sampai-sampai cd putihku yang ia gunakan untuk menampung tumpahan cairan nafsu mas Manto, tak mampu membendung itu semua. Cairan itu merembes keluar dari cd hijauku yang ia gunakan untuk melilit penisnya, dan menetes jatuh ke atas cucian kotorku. Sungguh menakjubkan melihat ekspresi wajahnya. Semua terjadi seperti dalam gerakan slow motion. Andai aku punya handycam, pasti aku kan merekam semua kejadian barusan. Penisnya berkedut dengan hebatnya. Berkedut sambil memuntahkan semua cairan spermanya. “tiiiiiiiiitt…….. tiiiiiiiiitt…….. tiiiiiiiiitt…….. tiiiiiiiiitt……..” kami berdua dikejutkan oleh suara SMS dari HP milikku. Suara yang walau lirih, tapi terdengar begitu lantangnya. Memecah kesunyian yang terjadi selama beberapa menit ini. Mas Manto terlihat begitu panik, dia bingung, celingukan, mengkira-kira, kapan aku bakal menampakkan diriku dari dalam rumah. Dia juga bingung dengan benda yang sekarang masih ada di kedua telapak tangannya. Cd putih yang ia gunakan tuk menampung tumpahan sperma dan cd hijau yang ia gunakan tuk membungkus batang penisnya, semua basah karena sperma. Dibuang sayang, di letakkan di bak cucian pun khawatir aku akan curiga. Karena kehabisan akal, mas Manto akhirnya melepas handuk kecil yang melilit pinggang dan meletakkannya di pundak. Astaga, sekarang aku dapat melihat keseluruhan tubuh telanjang beserta penis raksasa mas Manto yang masih menggelatung lemas setelah dikocoknya habis-habisan. Penis itu telihat seperti buah terong, panjang, besar, berwarna hitam kemerahan dengan ujung kepala yang menggelembung. Dan anehnya lagi, penis itupun masih berkedut dan mengeluarkan sperma. “Ga ada habisnya tuh peju” pikirku kagum. Dengan cepat, mas Manto langsung mengenakan cd putihku yang penuh dengan spermanya. Cd tersebut dipaksa untuk dapat masuk, karena mas Manto tak dapat

menemukan lokasi tuk menyembunyikan cd tersebut. Janggal sekali aku melihatnya mengenakan cd wanita. Ujung kepala penisnya tak dapat sepenuhnya tertampung. Masih menjulang keatas, melawati karet kolor cdku. Sampai-sampai ia harus bersusah payah tuk menekuk batang penisnya ke bawah, kearah pantat, supaya tak terlihat lagi. Biji testisnya pun terlihat tak nyaman, menggelambir keluar dari masing-masing celah celana dalamku. Dan cd hijau, yang juga terciprat spermanya, ia sembunyikan di dalam tumpukan baju kotorku. Setelah itu, ia segera melilitkan kembali handuk kecilnya, dan bertingkah seperti tak ada apa-apa.. “Mbak Liani…” panggilnya. “Mbak…Ini bak cucinya…” “Eeh iya… sebentar mas….” Jawabku. Aku mencoba mengatur nafas, menyembunyikan deru nafsuku yang juga masih menggebu-gebu ini.. “Maaf mas… tadi mas Andri telpon, jadi mas Manto langsung saya tinggal deh…” “Oh gapapa mbak…ini baju kotornya sudah saya pindahkan ke bak cuci saya… jadi mbak Liani tinggal meneruskan saja…” mas Manto berkata sambil mengurut -urut telapak tangannya di depan selangkangan, mencoba menutupi gundukan penis yang aku kira mulai menggeliat lagi. “I….iya…ma kasih mas… jadi ngerepotin nie ceritanya….” Kataku. “Ah.. gapapa kali mbak…. Lagian aku kasian kalau melihat cewek secantik mbak Liani harus bercapek-capek sendirian gini….” Katanya tersenyum meringis. “Wah… sepertinya dia mulai merayuku” batinku. Aku hanya bisa tersenyum-senyum mendengar kalimat mas Manto. “Hhmmm… anu mas… kalau boleh… apa saya bisa….….” “Boleh boleh…mo apa ya?” potongnya. “Anu… apa bisa saya minta tolong buat …..sekalian penuhin bak cuci dengan…..?” “Wah bisa banget mbak.. tenang aja… “potongnya lagi. “bahkan kalau mau… saya bisa bantu mbak liani nyuci”in bajunya…” Dengan sigap, mas Manto memindahkan air dari bak penampungan ke bak cucinya. Dia terlihat sama sekali tak merasa terbebani dengan segala perintahku. Dan tak lama, semua bak cucinya penuh dengan air bersih. “Yup….semua bak cuci sudah saya penuhi ….apa ada hal lain yang bisa saya kerjakan??”. Matanya berbinar-binar penuh harap. Terlihat seperti anjing yang haus akan perintah dari majikannya. “Hmmmm… sepertinya itu saja deh mas….” Kataku sambil tersenyum. “Mbak Liani tuh orangnya murah senyum ya? Jadi seneng saya mbantuinnya… jadi ga ada capek-capeknya dah…” candanya. Langsung saja aku duduk di bangku kecil yang ada disisi bak cuciku, mulai mengucek dan membilas semua baju kotorku. Tapi begitu aku duduk di bangku kecil itu, aku baru sadar. Aku tak mengenakan cd dan bra sama sekali, dan di depanku, ada mas Manto, suami tetanggaku. Aku merasakan hal yang sangat kurang nyaman. Bangku itu terasa begitu pendek, hanya 15 cm dari lantai. Jadi, mau tidak mau, aku harus duduk dalam posisi jongkok. Paha, betis, lengan dan belahan dadaku terpampang jelas di depan mata mas Manto. Dan yang paling parah, daster kecilku ini sama sekali tak mampu untuk menutupi selangkanganku. Walau vaginaku bersih dan aku bisa dengan santai berbugil ria di hadapan mas Andri, tapi tetap saja, mas Manto adalah orang lain, orang yang baru aku kenal sekitar 30 menit yang lalu. Pasrah…hanya itu yang dapat kulakukan. Aku hanya jongkok, merapatkan kedua lututku, dan menempelkan dada montokku kearah paha. Berusaha

sebisa mungkin tak memperlihatkan vagina dan belahan dadaku sama sekali. Melihat aku yang kebingungan mencari posisi paling aman tuk menyembunyikan auratku, Mas Manto pun ikut sedikit menjauh. Dia mengambil posisi di seberang halaman, dan duduk di bangku kayu panjang, yang berjarak sekitar 2m dari tempatku duduk mencuci. Bangku itu hanya setinggi lutut orang dewasa, yang jika mas Manto duduk menghadapku, lutut dan pantatnya berada dalam posisi yang sejajar. Sehingga membuatku dapat dengan leluasa menerawang kedalam handuk kecilnya dan melihat perjuangan cd putih kecilku menyembunyikan penis besar mas Manto. “Jadi sama-sama tau aurat masing-masing lah…” pikirku gampang. Mas Manto ternyata orang yang mudah bergaul, ramah, dan suka memuji. Tak heran, aku yang biasanya tertutup akan adanya orang baru, merasa begitu nyaman dan bisa ngobrol lama dengannya. Apalagi dia bukan orang yang mata keranjang. Karena walau aku berbaju begitu minim, mas Manto mampu menahan keinginannya tuk menatap tubuhku lama-lama, hanya sekilas saja ia melihat, lalu melengos ke arah lain, seolah-olah tak peduli sama sekali. Situasi tegang diantara kamipun lama-lama mencair, karena mas Manto tahu sekali bagaimana berbicara denganku. Sering becanda dan pintar merayu orang. Diapun tak segan tuk tertawa terbahak-bahak ketika aku bercerita lucu. Bahkan tak jarang selangkangannya dapat aku lihat dengan jelas ketika dia tertawa. Ketika tertawa, kadang ia mengangkat kaki dan memegang perut sehingga penis yang terbungkus cd putihku sering terpampang dengan jelas. Sama sekali tak berusaha tuk menutupinya. “Penis hitam mas Manto berusaha menampakkan dirinya… penis itu bersembunyi di dalam cd putihku… yesss…. aku bisa melihat penisnya lagi…. penis besarnya…” hanya itu pikirku ketika melihatnya tertawa puas. Kadang aku berpikir, apakah mas Manto adalah seorang ekhibisionis. Seorang yang memiliki penyakit psikologis, suka memamerkan penisnya kepada orang lain. “Iya… aku yakin dia adalah seorang ekshibisionis.. tapi,ah masa bodoh… yang jelas mas Manto adalah teman yang enak diajak ngobrol…. toh aku sudah merasa begitu nyaman dengannya…” pikirku, berusaha untuk tak memperdulikan kekurangannya. Karena aku sangat yakin akan tingkah mas Manto, yang terkadang dengan sengaja membuka lulutnya lebar-lebar, seolah mempersilakan mataku tuk mengagumi batang penisnya yang hitam, membuatku pelan-pelan, juga mulai membuka diri, melemaskan semua pertahanan tubuhku. Semula aku yang hanya duduk jongkok, menutup semua aurat, sekarang sudah mulai melebarkan lututku, sedikit mengkangkang. Selain aku merasa capek dengan posisi jongkok yang rapat itu, aku juga ingin mempernyaman posisi mencuciku. Mas Manto bersandar di dinding pagar halaman belakang rumah kami, sambil menatap ramah kearahku. Sesekali ia beranjak, memindahkan air dari bak penampungan, dan menuangkannya ke bak cuci yang aku pinjam darinya. Ia tampak begitu tenang, walau aku tau, saat ini penisnya dah mengeliat karena melihat kemolekan tubuhku. Tapi wajah itu, begitu santai, seperti tak ada kejadian apa-apa. Aku terhanyut oleh auranya. Iya. Aku hanyut olehnya. Terbukti, walau tak beberapa lama kami bercakap-cakap, tapi aku sudah merasa kalau mas Manto tuh seperti orang yang benar-benar dekat denganku. Bahkan tak jarang kami mulai melontarkan ejekan dan gurauan jorok. “Mas Manto… jorok deh.. dah gede gitu masih ngompol…” kataku disela -sela percakapan seru kami.. “Ngompol…. Idih… nggak lah…?” “Lalu …itu apa hayoo…? kok ada yang ngalir dari dalem handuknya? Ah pasti ngompol tuh?”

godaku lagi.. “Ohh… ini…?” mas Manto menunduk, mencari tau apa yang aku maksud, diusapnya cairan yang merembet turun dari dalam handuknya, dia pun mencium, dan merasakan cairan yang ada di tangannya. Dia melirik kearahku. Lalu berkata “Cuih…ini mah sabun bekas aku mandi tadi….” “Sabun?” tanyaku heran. Sebenarnya aku tahu kalau yang mengalir turun dari dalam pahanya tuh bukan sabun, melainkan spermanya sendiri yang tak tertampung di cd putihku yang ia kenakan. “Hahahaha… bisa aja…” Cucian demi cucian telah selesai dibilas, sampai akhirnya aku temukan cd hijauku. Cd yang bekas digunakan mas Manto untuk melilit batang penisnya ketika ia onani. Onani brutal yang membayangkan dan menyebut namaku. Cd hijau bergambar bunga-bungan dibagian vagina, yang berlumur sperma mas Manto. Kuraih cd hijauku dan kurasakan lendir yang menempel di permukaannya. Hangat, licin, dan bertekstur. Detak jantungku kembali berdetak dengan cepat. “Aku memegang peju mas Manto…” batinku. “Aku merasakan benih -benih yang dimuntahkan oleh penis mas Manto…” Ingin aku rasanya mendekatkan cd hijauku yang berlumuran sperma itu kehidungku. Menghirup aroma anyir spermanya, menjulurkan lidahku, menyentuh dan merasakan tekstrur sperma mas Manto. Mengecapnya, penis mas Manto, oh, mas Manto. “Mbak…? Kok diem aja ?…. Hayo ngelamunin apa…?” suara mas Manto membuyarkan lamunanku. “Eh… anu… ini…” jawabku bingung, mencoba mengembalikan pikiranku dari imajinasi yang tak jelas. “Waduh… itu bekas pejunya mas Andri ya mbak…?” celetuknya, langsung, to the point. “Eh.. kenapa mas?…” Tanyaku, kaget. “Iya… itu pejunya mas Andri khan?…banyak juga ya mbak… pasti tadi pagi habis……” jawabnya lagi. Memperjelas kalimat yang tadi ia tanyakan sambil tertawa cengengesan. Aku merasa mukaku seperti kepiting rebus, merah padam, menahan malu. Sepertinya mas Manto mengetahui apa yang terjadi antara aku dan suamiku tadi pagi. Sepertinya suara desahan kami terlalu keras sehingga terdengar sampai rumahnya. Sepertinya itu alasan kenapa tadi ketika onani, mas Manto memanggil-manggil namaku. Ia pasti membayangkan bersetubuh denganku. “Mas Andri pasti seorang yang sangat beruntung ya mbak… “ mas Manto beranjak dari tempat duduknya, dan berjalan kearahku. “Tiap malam bisa… hmmm anu………” ia tak meneruskan kalimatnya dan menantikan jawabanku. “Anu apa???…..” tanyaku lagi. “Anu… itu tuh…” jawabnya sambil memajukan bibirnya, menunjuk kearah dada dan selangkanganku… “…….pokoknya puas deh mas Andri sepertinya….punya istri cantik dan bahenol kayak mbak Liani… Hahahahahaha…” kelakarnya. “Idih ngaco…” jawabku tersipu. Aku ambil air dengan gayung, lalu aku lemparkan air itu ke badannya. “Dasar otak mesum….” Aku tertawa. “Omong-omong, mas Manto tau cd putihku nggak?” pancingku. “Cd putih…?” tanyanya sambil mengaruk rambut kepalanya yang tak gatal . “Iya… cd putih yang ada rendanya… kali aja mas tau… soalnya khan mas yang mindahin semua baju kotor aku…” pancingku. Aku tatap wajahnya, mencari tau, apa akan yang ia

lakukan setelah mendengar pertanyaanku barusan. Terlihat ada sedikit keterkejutan yang tersirat di wajah mas Manto namun langsung saja hilang, dan berganti lagi dengan raut wajah yang tenang. “Hmmm… yang mana ya?” jawabnya pura-pura tidak tahu. “Cd putih yang ada renda-rendanya..” ulangku lagi. Kembali aku tatap wajahnya, tapi kali ini aku alihkan tatapanku. Dari wajahnya yang tenang ke arah selangkangannya yang melompong. Sebenarnya aku tahu bahwa cd putihku tak hilang, melainkan dipakainya sebagai bahan onani. Dan sekarang cd itu ia kenakan untuk menahan konaknya agar tak muncul dan terlihat olehku. “Waduh… saya kurang tahu tuh mbak… mungkin terselip kali di tumpukan cucian tadi” jawabnya “Eh… tapi ntar klo saya temuin, saya dapet apa?… bisa dapet isinya nggak?…” “Idih ngawur aja deh….” “Yaaa… kali aja bisa dapet…. Pasti masih kenceng deh…. ga memble kayak punya si Narti gitu ….” jawabnya enteng. “Kenceng… mobil balap kali mas…?” “Iya…lah itu buktinya ada di cd mbak Liani…pejunya mas Andri bisa tumpah ruah seperti itu…. berarti isi cd itu masih kenceng khan?… Klo Narti kayak gitu, saya bisa p unya banyak anak nih… hahahahaha” Entah kenapa, mendengar kelakar mas Manto, seharusnya aku marah, tapi yang aku rasakan beda. Aku merasa malu tapi sekaligus bangga. “Punya banyak anak?” Aku tatap cd hijau itu yang belepotan sperma mas Manto dalam-dalam. Andai yang ia dikatakan itu benar, betapa bahagianya aku. Aku dan mas Andri sebenarnya telah menikah selama 3 tahun, namun selama itu, kami masih belum dikaruniai seorang anak. Suamiku bukannya mandul, melainkan ada gangguan pada testisnya, sehingga benih sperma yang dikeluarkan, banyak yang tidak lengkap. Selain itu, volumenya juga tidak begitu banyak. Konsultasi dan terapi kesehatan sudah kami lakukan, namun belum juga membuahkan hasil. Aku sisihkan cd hijauku itu, tak aku campur dengan cucianku yang sudah bersih. Mas Manto hanya tersenyum-senyum melihat tingkah lakuku dalam memperlakukan cd hijau yang terkena spermanya. Dan aku pun membalas senyumannya. Segera aku selesaikan cucianku, dan aku jemur. Mas Manto pun tak mau tinggal diam. Dia ikut membantuku menjemur semua baju-bajuku. Tak jarang kami saling pandang, dan tersenyum. Bahkan terkadang tangan kamipun bersentuhan ketika mengambil baju yang akan dijemur. Tibatiba aku merasa seperti kembali ke masa lalu. Masa dimana aku dan mas Andri sedang kasmaran. Saling lirik, saling senyum dan saling sentuh. Namun kali ini orang yang membuatku kasmaran bukanlah mas Andri, melainkan mas Manto, tetangga baru kenal yang aku rasa begitu nyaman jika dekat dengannya. “Kamu cantik banget mbak….” Mas Manto merayuku. “Seksi..” Aku hanya bisa tersenyum sambil tersipu malu. Pujiannya sungguh membuatku melayang ke awang-awang. “Makasie ya mas.. buat pinjaman …..” “Ah… biasa aja mbak…” potongnya. “kalau mbak butuh yang lain… saya misalnya… langsung saja ya mbak… ga usah sungkan-sungkan… hehehehehe…” tambahnya lagi, tersenyum penuh harap. Ketika tanganku hendak mengambil bak cuci mas Manto, dia langsung mencegahnya, memegang pundakku, dan meraih tanganku.

Seumur hidup. “Kalau butuh saya ya mbak…” “Iya…. Vaginaku gatal. Aku benar-benar menginginkan mas Manto untuk masuk ke dalam rumahku. Malu. dan tangan kanannya. Jauh lebih nekat. Aku tak peduli akan apa yang akan orang lain katakan jika mereka melihat kami selingkuh. tangan kirinya kedepan. Mukaku kembali memerah.“Gak usah repot-repot mbak… biar saya saja yang membawa bak cucinya…” Cukup lama tanganku berada didalam genggaman tangannya. dan menumpahkan seluruh spermanya yang kental kedalam rahimku. Mas Manto berada di belakang pintu dapurku. Dan selama itu pula mas Manto memainkan jemari jangannya. entah sejak kapan juga sudah mengobok-obok vagina dan klitorisku. Menyandarkan punggung dibawah jendela dapurku. Dikocoknya penis itu dengan cepat.” erangnya tertahan. “Ma… makasih banyak ya mas…” Aku langsung masuk ke dalam rumah. menopang tubuhnya pada dinding pintu dapurku. Cairan vaginaku terasa seperti mengucur keluar dengan derasnya. Mengocok batang penisnya kuat-kuat. menyodok vaginaku. aku bisa membuka pintu itu dan mempersilakan mas Manto tuk masuk ke rumahku. Aku sudah begitu terangsang. menjilat payudaraku. “Mbak Liani…. berdenyut hebat. menciumku. pengen sekali digaruk oleh kejantanan mas Manto. mencari tau apa yang sedang dilakukan oleh mas Manto sekarang. apa yang mas Manto lalukan sekarang. Aku langsung menarik tangan dan mengambil cd hijauku. Aku coba mengintip. Aku langsung jatuh terduduk. Aku merasa terangsang. Aku sudah sangat terangsang. Aku tak peduli akan resiko yang akan aku peroleh jika . sampai terdengar bunyi “tek tek tek”. meninggalkan mas Manto sendirian di halaman belakang rumahku. Detak jantungku tak bisa diatur. tak pernah aku merasakan nafsu seperti ini. ohhh…. Dia masih dalam posisi yang sama. mas Manto pun mengangkat talapak tanganku dan dikecupnya perlahan. Mulutku semakin lebar mengembangkan senyum.”mas Manto s edang mengocok penis besarnya di belakang pintuku” Jantungku terasa seperti mau loncat melalui mulutku. dan mukaku merah. Suara kulit penis yang terenggang dan tertarik oleh tangan kekarnya. Aku bulatkan tekad. aku menginginkan semua kesalahan ini. Melihat aku yang hanya diam saja. aku tatap dalam-dalam dan aku bayangkan semua kejadian barusan. Mbak Liani…. Handuk hijau lusuhnya sudah tersampir di pundak kirinya. sudah ia turunkan sampai sebatas paha. Hanya sekali putar saja. Aku tatap gagang pintu yang berada ditengahnya. memberanikan diri tuk membuka pintu dapurku. Lututku kembali melemas. Apalagi setelah tahu yang ia lakukan sekarang. dan meremasnya dengan perlahan. Meraba.” Jawabku gugup. dan menutup pintu dapurku rapat-rapat. Iya…. Berdiri agak membungkuk. mengelus. Aku dekap cd hijauku erat-erat. Aku tahu ini semua mulai berjalan kearah yang salah. Aku kembali menatap keluar melalui jendela dapurku.. namun jauh didalam hatiku. Aku tatap lembar pintu dapur yang ada disamping kananku. “Dia masih ada…” batinku. “Gila… Sangat gila… Ini adalah awal mula sebuah perselingkuhan…” kataku dalam hati. “Mas Manto sedang beronani di balik pintu dapurku” batinku girang. Dengan lutut yang masih gemetar.. aku memberanikan diriku tuk berdiri. Cd putihku yang ia kenakan tadi. nafasku berat. Berharap dia masih ada di tempat semula. tanganku. menggenggam erat batang penis miliknya yang sudah berwarna sangat merah.

tak terdengar suara sedikitpun. Sperma itu membasahi pintu dapurku.” Pikirku. sampai telingaku mampu mendengar suara tetesan air keran yang berada di halaman belakang rumahku. aku lalu jongkok. Aku tak peduli jika ada tetangga yang melihat aktivitas gak wajarku. saat ini. Rasa penasaran itu pun muncul kembali. “Gila…Banyak sekali…. Mas Manto telah orgasme duluan.Mbak… Liaaaaannnniiiiiiii….perlahan. Merasa kurang puas merasakan sperma yang masih menempel itu. Gagang pintu itu tak sempat aku putar. “Inikah rasanya…?” bibirku mengecap perlahan. “Blak… keblak. mas Manto melangkah mundur.” Aku hanya bisa memanggil namanya lirih. “Arrrrrgggggghhhhh…. Mukanya berwarna merah. Kutempelkan lidahku ke pintu kayu yang belepotan sprema itu. Aku bersihkan semua cipratan itu dengan tangan dan lidahku. Tak lama kemudian. Aku julurkan lidah. berpendidikan. dan aku masukkan beberapa jemari tanganku ke dalam mulut. Aku ingin kenikmatan dan kepuasan. Dengan tangan yang masih mengurut-urut batang penisnya ia berusaha mengeluarkan semua cairan dari dalam kantong zakarnya. dengan kondisi masih tanpa mengenakan baju apapun. Aku urungkan niatku. aku lihat mas Manto berdiri tertegun. menyentuh sperma yang masih mengalir turun itu. Yang jelas. Memposisikan diriku dihadapan lokasi cipratan sperma mas Manto yang masih menempel di pintu dapurku. Mendadak. dan aku putar ke bawah.” Aku dikagetkan oleh suara erangan mas Manto. setinggi perut. Aroma dari kejantanan seseorang yang baru saja menjadi idolaku. Hanya itu. Aroma tajam sperma langsung menyengat hidungku. ********** . Aku ingin merasakan kenikmatan yang selalu gagal aku capai dengan mas Andri. dan bermoral baik. aku putar gagang pintu dapurku dan kugeser perlahan pintu dapurku sampai terbuka semua. “Mas Manto…. Aku julurkan tanganku. Terdapat sekitar enam lokasi cipratan sperma yang masih menempel dan merayap turun ke tanah. Sekarang aku merasa seperti pelacur yang haus akan kepuasan..hubungan gelap yang akan aku mulai dengan mas Manto ini sampai diketahui oleh suamiku. suamiku. “Asin…” kataku dalam hati. keblak…” Suara kebatan baju basah milikku yang dihembus oleh semilir angin. Aku raih gagang pintu dapurku. aku colok-colokkan di vaginaku. Aku hanya bisa menyesali ketidak beranianku. dada bidangnya naik turun. aku merasa begitu kecewa dan mengutuk diriku yang tak berani mengambil resiko. pergi meninggalkanku. Menatap penis dan cipratan sperma yang membasahi pintu dapurku. Ya. Aku usap-usap. Mendadak. Aku merasa tidak seperti Liani yang sopan. “Pluk…pluk…pluk…” Saking sunyinya. membayangkan kalau tangan kecil milikku itu adalah penis besar mas Manto. aku kembali ditinggalkan terangsang seorang diri. sperma yang belepotan ditangan. Sunyi. aku tarik nafas dalam-dalam. lalu masuk ke dalam rumahnya. aku seperti merasa tak mengenali diriku lagi. sama seperti mas Andri. dan nafasnya terengah-engah. aku begitu bernafsu untuk dapat menghabiskan semua sperma gurih yang menempel di pintu dapurku. menutup kedua mata. dan memajukan kepalaku. Masih dari balik korden jendela dapurku. Enam semburan kencang ditembakkan ke arah pintu dapurku. Sunyi…. Bahkan tak jarang.

mas…………” . Mas aja kali yang yang dah nggak sabar pengen ngewe sama adek…. lebih beringas… mas suka itu… hahahaha…” kata suamiku sambil mengacak-acak poni rambutku. aku merasakan ada sesuatu yang berbeda muncul dari dalam diriku. Dan yang paling aku rasa aneh adalah. Aneh. Dalam persetubuhan kali ini. dan lebih agresif.” “Bener dek… kamu beda… tatapan mata kamu… senyum kamu…dan yang paling beda… memek kamu… lebih peret…” pujinya. Mirip seperti posisi tadi pagi. di samping meja makan. Hal lain… “Malam ini kamu benar-benar beda dek…. perubahan dalam diriku ini dikarenakan sop dan sate kambing atau karena hal lain. tak lama kemudian aku dan mas Andri pun memulai apa yang sudah kami rencanakan sebelumnya. aku mampu dua kali orgasme. “Aah mas bisa aja…” “Aku sayang kamu dek…” tangannya yang besar menelungkup diatas tubuhku. “Adek juga sayang kamu. Sekali ketika disodok dari belakang oleh mas Andri. suamiku mengangkat kantong kresek hitam yang ia bawa. sekarang aku tak malu lagi untuk melenguh. 02-02-2011 01:08 PM#2 penjilat_susu Semprot Awal Join Date Nov 2010 Posts 6 Thanks 0 Thanked 0 Times in 0 Posts *** “Dek… liat deh yang sudah mas bawain buat kamu…” sambil tersenyum. “Aku bawain kamu… sup dan sate kambing… buat bekal kita menghabiskan malam minggu ini bersama… hehehehe… “ “Aduh… kamu emang yang paling top deh mas…” Setelah menyantap makan malam. Tak ada lagi rasa nyeri seperti yang tadi pagi aku rasakan ketika mas Andri menusukkan batang penisnya kevaginaku. Dan sekali ketika aku dalam posisi telentang. Jauh lebih lantang daripada biasanya. lebih bebas. “Apaan sie mas… adek mah biasa aja kok…. Ya. Aku tak tau. Semua terasa begitu nikmat.To be continued Reply With Quote 2. diatas kasur tidur kami yang luas. menyelimutiku dengan rasa sayangnya. Malah. kami bersetubuh. Aku lebih bisa mengekspresikan diriku. mendesis dan berteriak lebih lantang.

Pintu dan jendela rumah sama sekali tak kami buka. mencuci piring dan mencuci baju. Vaginaku yang masih basah karena baru saja disodok-sodok mas Andri tadi. Ampun dek…” “Hahahahaha… nah gitu donk…ini udah siang… ayo berangkat kerja… katanya nt ar ada meeting…?” “Astaga… kamu bener…” Tergopoh-gopoh mas Andri bangun dan berlari ke kamar mandi. Tanpa menganakan baju sama sekali. 10 menit lagi ya…” jawabnya. mulai kembali berdenyut. Memasak. Kejadian gila yang membuatku berubah menjadi Liani yang baru. Dadanya naek turun dan nafasnya masih terengah-engah. mencuci dan segala aktifitas rumah tangga pun. Dengan hanya mengenakan daster pendek tanpa daleman sama sekali. Ia lalu beranjak pergi sambil melambaikan tangan. kubuka lebar-lebar pintu itu dan mengamati keadaan di sekelilingku. Meremas kedua belah dadaku. Dengan gemas. aku gigit batang penisnya pelan.” Come”on… come to mama…” ejekku lagi… “awas kamu ya… “ kata mas Andri sambil melempar air dengan gayung… “Dek.Masih dalam keadaan telanjang bulat. “Met pagi ratu manjaku…” kecupan hangat dan basah mendarat di putting kananku.. memelukku dari depan dan menepuk keras-keras kedua bongkahan pantat semokku. Kembali. Masih tetap sepi seperti kemaren lusa. Liani yang nakal. “Syukurin… biar aja telat…makanya jadi tikus hutan tuh liat -liat waktu donk… sini kalo masih mau nambah… adek siap melayani… hahahaha” kataku sambil berdiri di depan pintu kamar mandi.cbuuurrrr……” aku mendengar suara air dan gayung. “ dah bersih nih dedenya…. Seharian itu kami merasa seperti penganten baru. mengepel. Menjadi ibu rumah tangga. Gemas karena mendengar jawaban malas.” tawaku renyah. karena kami bersetubuh di seluruh area rumah. Hanya saja. telentang di atas kasur dan membuka tangannya lebar-lebar.dasar baweeeeel… sana gih buruan berangkat” kataku pada suamiku tercinta. Seolah-olah kami mendapat kekuatan baru yang membuat badan kami selalu fit. bersetubuh. menatap aku yang masih menungging setia di atas pahanya. “Aduuuh… mas masih capek nih dek…. *********** Minggu pagi datang begitu cepat. Menyapu. Bersetubuh. aku tak melihat cucian mas Manto yang dijemur. aku seorang diri lagi rumah kontrakan baruku ini. Tapi entah kenapa. Putting dadaku juga mulai . Semua terasa seperti mimpi. “Iye…iye…. Tak menutup pintu kamar mandi. Mas Manto. Dia memutar kepalanya kebawah. “Cburrr…. mas berangkat dulu ya… harus buru-buru nih… ntar malem kayaknya mas pulang agak telat deh… jadi kamu jaga diri baik-baik ya…” nasehatnya sambil mengecup keningku.. aku sepertinya ingin segera mencuci lagi. Kejadian awal perselingkuhanku dengan tetangga samping rumahku. “Sayang tolong siapkan semua perlatan kantorku ya… mas dah telat nih…” Sambil keramas . Kakiku melangkah ringan menuju belakang rumah. Mas Andri melakukan salam perpisahan khas kami. dan bersetubuh. ********** “Masku sayang… ayo ah… bangun…. “Iya…iya…iya… ampun…. binal dan tak kenal malu ini.” Mas Andri yang masih dalam kondisi telanjang bulat. kamipun akhirnya tertidur. meliuk-liukkan tubuhku bak penari erotis. lalu kuputar gagang pintu dapurku. Tiba-tiba aku teringat akan kejadian kemarin lusa. kembali. Cairannya mulai membanjir turun kearah pahaku. aku menyeret bak cuciku kearah halaman belakang rumah kontrakanku. Segera saja aku buka mataku dan membalas salam pagi suamiku. dia menginstruksikan padaku barang apa saja yang mau dibawanya meeting. hanya ada beberapa helai cucian kotor yang teronggok basah di bak cuciku. “ kataku sambil memukul -mukulkan batang penis lemasnya yang sudah bersih keperut buncit suamiku. “Wah … mas Manto sedang mandi nie…” pikirku. “Dasar tikus hutanku…. Mas bangun…. mas Andri langsung mengguyur kepalanya. tetap saja berdiam diri. Hari ini. kami lakukan seperti kaum nudis.

sesekali pandangannya menerawang mengamati seisi ruangan didalam mobil. Pria yang selalu aku bayangkan ketika bersetubuh dengan mas Andri. membasahi paha dan betisku. dan berteriak lantang. karna Air-conditioner selalu siap memanjakan siapa pun yang berada didalamnya dengan hembusan udara sejuknya. panasnya udara Jakarta pada siang hari yang terik itu tak mempengaruhi siapapun yang berada didalam kendaraan itu. dialah Inah. dikecupnya pelan. sekarang benar-benar ada didepanku. Inah walaupun seorang wanita desa namun berwajah cukup manis berkulit kuning langsat dan memiliki tubuh yang sekal. terbersit perasaan canggung berada didalam mobil semewah itu. melangkah masuk ke dalam rumah kontrakannya. baru kali ini didalam hidupnya ia berada didalam mobil seperti itu.mencuat. namun kali ini agak berbeda. mas Manto dengan sangat percaya diri.?” Katanya tenang. “Mas Manto… bisa pinjem ….dengan posisi duduk agak kaku dan tidak rilek. Aku tak lagi melihat handuk lusuh berwarna hijau yang terikat di pinggang rampingnya.namun Inah dengan tabah menerima kenyataan itu dan akhirnya setelah hampir satu tahun hidup menjanda dikampung ia merasa jenuh dan kemudian ia putuskan untuk pergi keJakarta setelah ada ajakan dari Linda yang bersedia mempekerjakan inah dirumahnya untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga.sehingga suaminya menceraikannya. menampakkan keberadaannya dibalik daster tipisku. Diraihnya pergelangan tanganku. Saat ini.bentuk payudara indah. “Yaaa… sebentar….tape.wanita desa berasal dari Sukabumi yang barusaja dijemput oleh Linda dari terminal bus antar kota. Syapa ya…?” “Sa… saya mas… “ kataku putus-putus menahan nafsu yang sudah memuncak “Liani…” Aku mendengar mas Manto membuka pintu kamar mandinya. sama persis seperti saat aku meminjam bak cucinya sabtu kemaren. Senyum tenang yang selalu menghanyutkan diriku. Linda seorang General-Manager muda yang cantik. Aku benar-benar terangsang. sementara disampingnya seorang wanita berusia sekitar 25 tahunan yang nampak lugu. Dia terlihat begiru segar. berjalan kearah pintu dapur dan membukanya perlahan. basah terkena air mandi. Inah dicerai suaminya karna sudah 7tahun perkawinan mereka belum dikaruniai anak . berdiri dalam kondisi tanpa mengenakan penutup aurat sama sekali. Suara deburan air itupun sejenak terhenti. Inah Pelayan Seksi Linda mengemudikan mobilnya dengan kecepatan yang sedang-sedang saja.namun tidak terlalu gemuk dan merupakan seorang janda yang sudah satu tahun cerai. “Tok… tok… tok…” aku ketuk pintu dapur mas Manto yang tertutup rapat. Dadaku berdebar-debar dengan hebatnya dan lututku pun mulai melemas. “Yuk…mbak… “ Aku terima ajakan mas Manto. sesekali mulutnya bersenandung kecil mengikuti lagu yang sedang diputar pada stereo. Badan dan rambut yang masih sama. montok. memamerkan batang penisnya yang menjulang tinggi melewati pusarnya. Telanjang bulat. dan menutup pintu dapur di belakangku rapat-rapat. dan diletakkannya telapak tanganku tepat di kepala penisnya yang sudah berdenyut hebat. yang berusia 36 tahun dari perusahaan Otomotif yang cukup bonafids. Pria idamanku sekarang berada di depan mataku. suamiku.. “Yaa…? Ada apa ya mbak….” tanyaku lirih sambil menyunggingkan senyum selebar mungkin. Meleleh turun. Cairan vaginaku sudah tak tertahankan lagi. Linda sengaja mengambil pembantu yang menarik seperti . Mas Manto menutup keran airnya. untuk dipekerjakan dirumahnya. “Bisa…” potongnya sambil memamerkan senyum paling indah sedunia.

“Oh.tak sebanding dengan gaji yang semestinya ia terima. lalu ia membuka lemari dan terlihat pakaian-pakaian yang tidak pernah ia lihat sebelumnya serta pakaian-pakaian dalam yang sexy dengan corak dan warna yang mencolok serta menantang.00 setelah mereka selesai makan malam Linda memasuki kamar Inah dengan mengenakan sepatu lars tinggi berwarna merah serta celana dalam seksi dan BH berwarna merah dengan rias wajah yang menantang serta rambut disasak seperti wanita dalam film-film Blue.sore kamu tentu inah ya. Yang langsung disapa oleh inah dengan agak menunduk. dijemput oleh nyonya diterminal” jawab inah.dan seraya memuji. ma-af Om” jawab inah gugup.. “Ini untuk saya nyah.. tidak sesuai dengan kamar pembantu. “Selamat sore tuan” sapa inah dengan ramah. “untuk apa nyonya memberikan kosmetik yang beraneka ragam seperti ini. Lalu ia membuka laci dimeja tv.. tapi tolong jangan panggil saya tuan.tak heran bila penghasilan Rudi begitu besar. kau bisa panggil aku Om atau bapak” “Ma-af tuan.” Sepeninggalan Linda Inah terheran-heran menyaksikan alat-alat kosmetik yang diberikan oleh nyonyanya. Senja telah tiba dan Rudi baru saja pulang dari kantornya seraya memarkir mobilnya digarassi. “Sudah jangan banyak tanya nanti aku ajarkan kau menggunakannya.ya. Pikirnya.. aku langsung horny nih Lin” “Dasar kamu kontol nakal begitu ngeliat cewek montok langsung semaput” sambil tangan nya meremas penis suaminya itu. ruangan yang cukup nyaman pikirnya.Om. Rudi segera menemui Linda yang sudah menunggu didalam.rudi berpapasan dengan inah yang sedang menyapu halaman. dan tentu mahal harganya” sambil berfikir ia memperhatikan seisi ruangan . dan itu a da alat-alat kosmetik bisa kamu gunakan” sambil menunjuk keatas meja rias. “Tenang nah kita akan melakukan permainan yang mengasyikan yang tentu kau pun akan menyukainya ” Dengan lembut . tampak dia lihat beberapa cassette dvd yang bergambar orang-orang bule sedang bersetubuh. begitu. “Ah.ya. Selesai memasukan mobilnya digarassi. gila bahenolnya. eh. Inah serta merta merasa kaget hampir tidak mengenali yonyanya tersebut “Ya.. hebat juga kamu dapetin tuh cewek.ta. kalau hanya seorang pembantu rumah tangga mengapa disediakan fasilitas-fasilitas seperti ini namun dia berfikir lagi Ah. “Oh.sore. ampun. Sambil meremas kemaluan milik suaminya Linda berbisik lembut diteliga Rudi “Sabar sayang kita akan pesta nanti malam menikmati ayam kampung dari Sukabumi itu” seraya dia berikan kecupan lembut kebibir suaminya. Diatas meja tersedia TV lengkap dengan DVD Player. yang penting aku telah senang disini dan akan aku nikmati segalanya. kapan datang” tanya rudi dengan agak gugup karna terpana dengan kemolekan tubuh inah. Setelah ia mandi ia berfikir sebenarnya apakah pekerjaan dia dirumah ini. yang berusia sekitar 38 tahun yang bekerja sebagai pejabat di departemen perpajakan..yang ia ketahui sebagai dvd porno. ini kamarmu dan dilemari itu ada beberapa pakaian untuk kau kenakan.. “Aduuh… kau main remes aja aku jadi tambah konak nih”. tak perdulilah mau jadi apa kek. beruntung ia tidak tertangkap seperti Gayus tambunan … Setelah sampai dirumah Linda menyuruh Inah untuk istirahat setelah makan siang “Nah. “Tadi siang tuan.tapi” jawab inah gugup saat melihat seisi ruangan. ada apa nyah” pekiknya.. Sekitar pukul 21. mau diapain kek. Seraya ia putar dvd porno yang juga pernah ia tonton dirumah tetangganya dikampung waktu ia menjanda disana.Inah adalah disamping untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga juga untuk fariasi dalam petualangan sexnya dengan suaminya Rudi ..maklum seperti sudah menjadi rahasia umum bahwa bagian pajak adalah lahan yang basah..

?” tanya Linda sehingga Inah tampak malu-malu.. “Permainan apa nyah ? ” “Nanti kamu akan tahu sendiri.. makanya saya stel film itu. bagaiman asyik enggak. Linda menuntun inah keruang utama dan disana Rudi sudah menunggu dengan hanya mengenakan celana dalam. Rudi tampak seperti tersihir melihat penampilan Inah sehingga benda yang berada didalam celana dalamnya tampak semakin menonjol “Woow. terus rud. Sementara rudi terus merem melek menahan nikmat. namanya juga janda. jangan sungkan-sungkan kau bebas melakukan apapun yang kau mau” Lalu dengan ragu inah memegang kemaluan rudi dan memasukannya kedalam mulutnya mula-mula ia agak canggung namun nafsu yang sudah begitu besar membuat ia tak peduli ia telan habis batang penis itu seperti yang ia lihat difilm Blue. Linda menghampiri rudi dan melumat lidah rudi seraya berbisik.” Jawab Inah polos. “Kamu mau nah. “Iya. itilnya rud… itilnya kau jilat . “Habis iseng sih nyah. sangat luar biasa begitu seksi dan sangat menantang” pujinya Inah tampak tersipu malu namun juga merasa terangsang melihat rudi yang berwajah tampan serta berbadan atletis hanya mengenakan celana dalam sehingga tampak menggairahkan bagi seorang janda kesepian seperti dirinya. “Rupanya kau telah menonton film-film itu nah.. nyonya bisa aja. Sambil memberi make-up pada wajah Inah mata Linda tertuju pada beberapa CD yang tergeletak diatas meja tv. jilati memekku aiiih. Linda sambil berjongkok semakin gencar mengulum penis rudi. sementara Inah memandaginya sambil berdiri . Dan rudi semakin meracau tak karuan.. “Bagaima sayang telah kau rasakan mulut wanita desa itu dengan kontolmu ” “Zzzzzz….. Ketika Inah terpesona dengan dirinya.Linda mejelaskan. “Lihatlah dirimu dicermin itu kau tampak sexy pasti suamiku tergila gila melihatmu “ Inah terheran -melihat penampilannya didepan cermin namun dalam hati timbul rasa bangga melihat betapa sexy dan menggairahkan dirinya dengan penempilan seperti itu mirip seperti wanita-wanita difilm porno yang tadi siang ia tonton. bagaimana mungkin dia berhubungan badan dengan tuannya sementara nyonyanya tahu. Linda segera mengecup bibir suaminya dan saling berpilin lidah sambil tangan Linda meremas remas batang penis rudi yang sudah menegang. Lalu menarik lengan inah.. “Inah kau berjongkok disini pegang kontol ini dan lakukan seperti yang aku lakukan. Linda segera berdiri disofa dan mengarahkan vaginanya kewajah rudi.aaaaaeehh teruuuss naah enaakk niiihh. saya kan janda nyah sama siapa saya akan melakukannya” “Kalau sama suamiku kamu mau nah?” hampir terbelalak inah mendengar ajakan nyonyanya itu.ah iya terus rud. melakukan seperti yang ada difilm itu. ” Inah semakin bersemangat mengulum batang rudal rudi. dikampung kadang -kadang juga suka nonton film begituan dirumah tetangga. iseng nyari hiburan. “Hisap memekku sayang “ perintah Linda .sambil jari jemarinya yang lentik serta dihias pewarna kuku itu mengusap usap piggul Inah. sekarang mari aku bantu mengenakan pakaian yang aku berikan padamu” Inah masih terheran -heran ketika Linda mulai membantu mengenakan stoking serta menghias wajah inah dengan make-up yang menantang .aaaaaaaahhh…!! sedaaap sekali lin kontolku serasa diawang awang . segeralah rudi melumat vagina Linda sambil batang zakarnya dihisap inah. Linda memejamkan matanya saat rudi menjilati dan melumat vaginanya sambil tangannya memegang tembok dibelakang sofa. lalu Linda melorotkan celana dalam rudi dan mendorong rudi kesofa sehingga rudi terduduk disofa dengan penis mengacung Linda segera membelai belai batang penis rudi dan menjilatiya . lalu lidahnya turun kebawah dan menjilati biji pelirnya serta mengisap-hisap buah telur milik rudi. yah.sehingga Inah tampak semakin kikuk mendengar pertanyaan Linda “Ah.?” Tanya Linda. ah.

dan ia masukan kemulut inah “Hisap kontolku nah aku tau kau sangat menginginkannya ” dengan rakus inah langsung melumat batang kontol rudi yang telah basah oleh cairan memek Linda tersebut. eenaaaaak tenaan. Rudi segera mengarahkan kontolnya tepat dimulut memek Linda lalu dia tekan seluruhnya memek Linda yang sudah basah tersebut. ” Rudi terus menancapkan batang kontolnya dengan sekuat tenaga kelobang memek Linda. kamu jilatin kontol suamiku..sleeb…sleeb begitu seterusnya secara berirama sehingga Inah degan terpana menyaksikan bagaimana kontol rudi menusuk-nusuk memek Linda . maka seluruh nafsu birahi ia tumpahkan disini sambil terus melumat kontol rudi tangan kirinya mengobel-ngobel memeknya sendiri hingga memeknya tampak basah. Linda sambil menikmati hantaman kontol rudi ia menyaksikan apa yang diperbuat Inah lalu tersenyum dan berkata “Inah kamu jangan ngeliatin aja dong.yea memekku terasa nyaman sekali rud.aaaaahhhh. sambil tangannya mengobel ngobel kemaluannya sendiri ia sudah tidak sabar ingin merasakan hantaman kontol rudi.asyiiiik” Rudi semakin bersemangat mendengar racauan Linda ia semakin bernafsu melumat vagina Linda yang sudah basah tersebut. Rudi memejamkan mata sambil menusuk-nusukan kontolnya kememek Linda “Aahh. Sementara Inah dengan penuh nafsu dia lumat terus batang penis rudi.. “Ayo rud! entot memekku dari belakang ” sambil tangannya menggosok-gosok memeknya. ia kocok beberapa kali lalu ia keluarkan kembali dan ia masukan lagi kedalam mulut inah..yea oooohh.clooob …. inah . satu tahun menjadi janda tanpa pernah sekalipun melakukan hubungan badan membuat dia sangat haus sekali dengan permainan sex apalagi ditambah dengan seringnya ia menonton vcd porno bertambah saja menumpuk nafsu birahinya yang iya pendam selama setahun. dan Linda segera turun dari sofa dan segera menungging dilantai yang telah dipasang karpet permadani tersebut. asssiiik terus nah hisapi biji pelerku nikmaaaaat iya teruuuuss kalau perlu kau telan semua. Aaaaahhh” Inah terus melumat pelir ru di sambil sesekali menjilati batang kontol rudi yang masih terselip diantara memek Linda..uuh terus rud.clooob sleeb. Sssssss…. hanya beberapa saat rudi langsung menusukan kembali kedalam lubang memek Linda.uuuuuhh. selama dikampung apabila ia habis menonton vcd porno ingin sekali ia melakukan adegan-adegan yang ada difilm tersebut namun tak pernah kesampaian. kau praktekan apa yang pernah kamu lihat divcd porno ” Sebenarnya memang itu yang diinginkan oleh inah maka tanpa ragu-ragu ia hisap buah pelir rudi sambil terus batang kontol rudi keluar masuk memek Linda. Inah memelihat dari jarak hanya sekitar 10 cm sehingga dengan jelas dia dapat melihat betapa indahnya saat kontol rudi keluar masuk memek linda. kontol tersebut sudah basah oleh cairan memek linda.. Goyang terus rud yang kenceng rud ooooohh. jangan malu-malu kan sudah aku bilang kamu boleh melakukan apapun yang kamu mau.. Hingga pada akhirnya ia berada disini dan segala impianya itu bisa ia wujudkan disini dengan pria setampan rudi. Melihat keinginan inah untuk menjilati batang kontolnya maka rudi segera mencabut kontolnya dari memek Linda. “Zzzzz. Hampir sepuluh menit inah meghisap kontol rudi dan rudi mennjilati memek Linda. uuh. Linda memejamkan mata saat batang rudal rudi menembus liang memeknya serasa nikmat menjalari tubuh Linda hingga mulutnya berkicau tiada henti. Maka serasa ganda kenikmatan yang dirasakan oleh rudi yaitu kenikmatan memek Linda dan kenikmatan hisapan mulut inah di buah pelirnya. irama yang terdengar dari memek Linda sangat erotis karna memek Linda sudah basah cloooob….

Inah terpejam saat batang kontol rudi menembus kelubang memeknya nikmat yang sudah lama tidak ia rasakan kini ia rasakan kembali dengan pria yang setampan rudi dan batang kontol yang begitu besar..aaaaahhh. legit Ooom. “Bagaimana rud enak memeknya ?” bisik Linda. Hampir lima menit rudi menggojlog memek inah dan memek inah tampak semakin basah oleh cairan birahinya. gurih sekali barang wanita kampung ini aaaaaahhh…. sekarang kau giliran mengentot memek inah ” Linda segera bangkit dan mendorong tubuh inah hingga terlentang dilantai. “Luar biasa lin. Melihat adegan itu Linda segera berinisiatif untuk menjilati batang kontol rudi yang keluar masuk memek inah sambil sesekali ia jilati juga memek inah sehingga inah merasakan semakin nikmat saat lidah Linda menjilati bibir memeknya.aaaaahhh…. “Nah sekarang kau akan merasakan nikmatnya batang kontol suamiku. “Aaaaahhhh asyyyyyyik …terussss. “Stop rud. geol yang kuat ” rudi tak tahan melihat sexy nya tingkah laku inah lalu ia lumat dengan rakus bibir inah dan mereka saling berpilin lidah. zzzzzz…aaahhh” Linda mengecup bibir rudi sambil tangan nya membantu mendorong pantat rudi agar lebih tandas masuk kememek inah. Inah terus meracau tak karuan dengan logat sunda yang masih kental sambil pantatnya ia goyang mengimbangi hantaman kontol rudi. Linda semakin bersemangat menjilati bibir memek inah dan juga itilnya sehingga inah semakin blingsatan. Sementara Linda mulai menjilati biji pelir rudi dan juga lubang anus .menghisapnya beberapa saat untuk kemudian rudi menusukan lagi kedalam memek Linda ia kocok beberapa kali lalu ia keluarkan dan dimasukan kembali kemulut inah untuk dihisap. “Aaaaaaaaaaahhh…. “Iya nyah aku sudah kepingin sekali nyah ” lalu Linda meraih kontol rudi dan dihisapnya beberapa saat lalu berbisik kepada rudi. “Selamat menikmati sayang ” lalu ia tuntun batang kontol rudi kearah lubang memek inah yang mengangkang ia tekan kontol rudi hingga masuk seluruhnya liang memek inah.clloook…cloook… clooop Linda tersenyum puas sambil terus menugging dan rudi masih menghantam memeknya Lalu Linda berseru. “Sekarang kau entot memek wanita desa ini rud ” sambil tangan nya membelai kontol rudi yang sudah tegang ia berikan kecupan mesra pada suaminya.. dan akhirnya Linda sampai pada puncaknya.jrrooooot…. “Iya nyah assyik nyah jilatin terus nyah geli euy” Mendengar perkataan inah.” Begitu banyak cairan yang keluar dari memek Linda sehingga menimbulkan bunyi yang indah saat kontol rudi mengocoknya jrrrrrrrooot…. begitu serusnya secara berirama. “Enaaak eeuuyy aaaaaahhh. aku tau kau sudah tidak sabar bukan. Rudi menggigit bibir bawahnya karna merasakan legitnya memek inah yang belum pernah ia rasakan sebelumya.? sambil tangan Linda mengobel –ngobel memek inah. sssssssssess…. inah dengan nafsu langsung menyambut ciuman rudi sambil ia cengkram kepala rudi dengan kedua tangan seolah-olah tidak ingin ia lepaskan. ayu atuh Oom. enaak Eeeuuuuuuuyy” terus inah meracau tanpa rasa canggung karna rasa canggung nya telah terbenam oleh rasa nafsu dan nikmat yang begitu menggelora.aaaasyyyyyyiiik ennnnnnnaaaaaaaaak ooooooooohh…. Hingga pada akhirnya Linda berteriak “Aaaaaahhh terus rud kocok yang kuat aku mau keluar niiih ” rudi terus menghatam memek Linda dengan sekuat tenaga dan dengan irama yang sangat cepat. enaaak .

” sehingga susana sangat riuh pada saat detik -detik kenikmatan tersebut. inah pun segera bangkit dan menjilati sisa-sisa sperma dari batang kontol rudi. Kira-kira setengah jam mereka melepas lelah sambil berbincang-bincang dan menyantap makanan kecil. Linda segera menangkap batang kontol rudi dan menghisapnya lalu memberikannya pada inah “Nah ini. “Bagaimana inah apakah sudah siap batang kontol yang kau hisap itu untuk menghantam lubang anusku. Linda dan inah akhirnya saling berpilin lidah dan saling berciuman untuk menikmati sperma yang ada dimulut masingmasing.sambil mengobel lubang anus Linda. “Ayo rud. ayo kau hisap kita akan segera melakukan permaian kedua yang lebih mendebarkan dan yang belum pernah kau alami sebelumnya. dan pasti kau akan menyukainya pula” inah segera menghisap kontol rudi dengan bersemangat. “Aduuuuh ennaaaak euuuy. begitu banyak sperma yang keluar sehingga mulut Linda serasa penuh oleh cairan gurih-gurih asin itu. Lalu Linda terlentang diatas karpet sambil mengangkang dan menusuk-nusukan jari telunjuknya kedalam lubang anusnya sendiri sambil sesekali mengoleskan air liur pada lubang anusnya. sebentar nyah” Lalu inah segera mengeluarkan batang kontol rudi dari mulutnya dan .aaaaahhh…geli. Rudi terduduk disofa sambil menyaksikan atraksi yang erotis yang diperagakan oleh Linda dan inah. “Iya enaak lin terus kau jilati lubang pantatku aaahhh….” “Iya. cepat aku sudah tidak tahan nih. Dan akhirnya inah bersandar dibawah sofa sambil melepas lelah dengan meminum segelas Orange juice. lin ” Rasa nikmat yang dirasakan rudi dari dua sisi yaitu dari batang kontolnya yang menembus memek inah dan lubang pantatnya yang dijilati Linda.. Sementara rudi duduk disofa sambil menenggak sekaleng bir Heineken. anusku sudah tidak tahan menerima hantaman batang rudalmu” “Iya sayang aku pun sudah tidak tahan untuk menikmati lubang anusmu yang legit itu ” bisik rudi pula. Linda segera tanggap dan ia tarik rambut inah sehingga inah tertengadah dengan mulut menganga lebar. kita segera akan melakukan Anal sex.rudi tak luput dari jilatannya sehingga rudi merasa geli-geli nikmat saat ujung lidah Linda menggelitik lubang anusnya.lalu Linda menumpahkan sebagian sperma rudi yang berada dimulutnya kedalam mulut inah yg telah menganga. tubuh mereka sudah mulai pulih kembali. inah dengan rakus langsung menelannya bahkan sperma yang melekat didagu dan pipi Linda ia jilati pula. sperma tersebut menghiasi juga pipi dan dagu Linda. Melihat inah menghisap-hisap kontol rudi untuk mendapatkan sisa-sisa sperma. membuat ia tidak tahan dan akhirnya sampailah pada klimaksnya disertai jeritan panjang rudi “Aaaaaaaaaaaaaah aku keluar liiiin…” Disusul pula secara bersamaan oleh jeritan inah yang mencapai orgasme. Linda berbaring telentang diatas karpet sambil menikmati rokok Sampoerna A mild kesukaannya. Linda dengan cepat menyambut cairan air mani yang keluar dari kontol rudi dengan mulutnya. Dan rudi segera mengeluarkan batang kontolnya. dan Linda membisikan sesuatu pada rudi.

“Aaahh teruuuus rud. sampai pada akhirnya ia jilati pula lubang dubur rudi. mula-mula ia agak jijik namun setelah beberapa saat ia mulai merasakan kenikmatan tersendiri yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.aah ” Linda memeluk leher rudi dan melumat bibir rudi dan mereka saling beradu lidah dalam menikmati permainan tersebut.. geli-geli enaaaak terus Oom. Inah segera menjilati biji pelir rudi dari belakang sambil sesekali ia jilati pula batang kontol yang terselip diantara lubang pantat Linda. sehingga inah semakin merasa nikmat dan juga agak geli saat ujung lidah rudi menggelitiki lubang dubur inah . Pada menit kesepuluh permainan tersebut. “Aaaaah….. goyang terus batang kontolmu kedalam lubang pantatku. serasa nikmat membawa tubuhnya keawang-awang. sementara Linda diposisi atas dengan berjongkok membelakangi wajah rudi. Inah terpana menyaksikan kontol rudi yang begitu besar menembus tanpa ampun kedalam lubang dubur Linda.aaahhh” Inah terus meracau sambil menjambak rambut rudi. Sementara rudi memejamkan mata saat menikmati dubur Linda dan juga lubang duburnya yang dijilati oleh inah. maka dengan rakus ia jilati terus lubang dubur rudi sampai ia tancapkan ujung lidahnya kedalam dubur tersebut.segera menuntunnya kearah lubang anusnya.. namun Linda tampak merasa nikmat yang luar biasa.hihh.. Sungguh permainan yang belum pernah dirasakan oleh inah sebelumnya namun inah sering menyaksikannya divcd porno.auh.iya. iya” Rudi terus menggenjot kontolnya secara berirama sambil memejamkan matanya dan tersenyum nikmat merasakan batang kontolnya yang dijepit oleh anus Linda... maka segera saja inah berjongkok diatas wajah rudi dan rudi dengan rakus segera menjilatinya sehingga inah menggigit bibir bawahnya sambil matanya terpejam karna merasakan nikmat “Aaaaaah…asyiiiik om. Menerima aksi inah yang atraktif tersebut membuat rudi semakin merasakan kenikmatan yang luar biasa. kini rudi telentang dikarpet. sehingga ia sesekali tertawa manja saat merasakannya . tandaskan seluruhnya rud. dan rudipun tidak hanya menjilati memek inah tetapi ia mulai pula menjilati lubang dubur inah. rasakan goyanganku ini rud semoga kau menikmatinya” “Iya terus lin enak sekali kontolku serasa tersedot oleh lubang anusmu” Kemudian rudi segera memerintahkan inah untuk memberikan memeknya kemulutnya. Asyyyiiiiik jilatin terus lubang pantatku nah. batang kontolnya serasa dijepit oleh anus Linda dan lindapun memejamkan matanya menahan nikmatnya batang kontol rudi menusuk nusuk anusnya “Aaaaaaahhh…asssyyyik terus rud hantam lobang pantatku auh. serasa sukmaku melayang…sseess. mereka merubah posisi. lubang duburnya serasa digelitik benda lembut saat inah menancapkan ujung lidahnya kedalam dubur rudi. dan ia ingin sekali mencobanya dengan rudi. setelah inah menghisap beberapa saat batang kontol rudi lalu Linda mulai memasukannya kembali kedalam lubang pantatnya dan langsung memompanya sambil berjongkok dengan irama yang mula-mula lambat hingga lama kelamaan sangat cepat “Hihh …hihhh. biarkan sukmaku melayang karna nikmat yang kau berikan ini” rudi terus menghantam dubur Linda dengan kekuatan penuh. Rudi segera menekan kontolnya kedalam lubang dubur Linda serasa peret dan enak. emmmmmmm. sementara lidah inah masih terus bergerilya didalam lubang anus rudi. masukan seluruh lidahmu kedalam anusku.

sambil sesekali meringis karna anus inah serasa masih begitu sempit dan peret karna belum pernah dimasukan oleh batang kontol. mmmmmmm.terus om. Linda beraksi dengan menjilati pangkal kontol rudi yang masih tersisa diluar anus inah serta menjilati lubang memek inah secara bergantian.” Inah menikmati tusukan batang kontol rudi yang menghantam lubang anusnya sambil menjilati memek Linda yang berada dibawah wajahnya. “ Iya. aku sudah tidak sabar untuk memerawani lubang anus wanita desa yang seksi dan mulai nakal ini” Lalu Linda segera telentang dan memerintahkan inah untuk menungging diatas tubuhnya. inah sedikit meringis karna merasa agak perih. aroma anus inah masih terasa melekat pada kontol rudi . nyah saya sudah tidak sabar ingin merasakannya nyah ” “Rud.aaaaahhh. berbeda dengan lubang anus Linda yang sudah sering dihantam oleh berbagai macam kontol.hiii…aiihh. namun kira-kira beberapa detik kemudian ia mulai merasakan kenikmatannya sehingga ia tampak memejamkan matanya merasakan nikmat. sekarang giliran lubang pantatmu yang menerima hantaman kontol rudi. namun harus penuh kelembutan dan penuh perasaan. “Mmmmmmmmm..ahhhh. tentu sayang. Beberapa kali sempat meleset dan akhirnya berhasil juga tembus berkat usaha Linda membantu menuntunnya serta melumasinya dengan air ludah. Lalu rudi segera memasukan batang kontolnya kedalam mulut Linda untuk kemudian linda menghisapnya dengan rakus beberapa saat kemudian ia keluarkan batang kontol rudi dari mulutnya dan mulai ia arahkan kontol rudi kelubang dubur inah “Selamat menikmati sayang” bisik Linda dan rudi pun langsung menekan batang kontol nya kearah anus inah yag telah basah oleh air ludah Linda. Pada saat tembus kedalam lubang duburnya. apakah kamu sudah siap.. nah…?” seraya mengecup bibir inah dengan mesra. Sehingga rudi tidakbisa menggoyang batang kontolnya dengan terlalu keras.. asyyiiiiiik. saat melakukan permainan ini” dan inahpun segera menungging diatas tubuh Linda yang telentang dengan posisi memek inah tepat berada diatas wajah Linda dan posisi memek Linda berada didibawah wajah inah.“Aiiihh…auuw…geli Oom.auuw… hiii…hiii. sambil merasakan kenikmatan lubang memeknya yang dijilati oleh inah. enaaak….. Linda menghisapnya dengan rakus. seperti posisi 69. ia tekan dengan lembut dan penuh perasaan karna memang agak sulit memasukan batang kontolnya kedalam lubang pantat yang masih perawan seperti inah. dan rudi segera mengeluarkan batang kontolnya dan ia masukan kemulut Linda untuk dihisap. terus om..hiii. “Ow. apakah kau sudah siap untuk mengentot lubang pantat inah yang masih perawan itu” bisik Linda kepada rudi... entot lobang dubur saya om.. terruuuuss. Hampir sepuluh menit rudi menikmati anus inah. “Kau akan merasakan sesuatu yang menakjubkan dalam hidupmu nah..hiii... Lalu ia berbisik kepada inah “Nah.. geli geli enak. Rudi menikmati keperawanan anus inah sambil memejamkan matanya. Inah benar-benar merasakan petualangan yang mengasyikan dan ia benar-benar menikmati itu semua. Lalu linda segera menjilati lubang dubur inah dan mencolok-colok nya dengan jari telunjuk sambil mengoleskan air ludah kedalam dubur inah.” Lebih dari sepuluh menit Linda memompa batang kontol rudi dengan lubang anusnya sambil berjongkok membuat peluh ditubuhnya bertambah deras hingga ia merasa kehabisan tenaga dan menghentikan kegiatan tersebut. auuw.hiii tapi asyiik om.

karna rudi mengerti Linda sangat suka menikmati kontol yang baru saja dikeluarkan dari lubang anus. enaaaakk… Euiiiiiiiiiiiiiiiyy.nanti kl ada kesempatan akan dilanjutin Gairah Keluarga Istriku Satu lagi kisahku yang berkaitan dengan isteriku adalah ketika aku harus ke Menado untuk suatu urusan. “Aaaaaaaaaaaaaaaahhh…. yang belum pernah ia rasakan sebelumnya dan tak akan pernah ia lupakan sampai kapanpun. Banyak sekali sperma rudi yang keluar memenuhi sekitar lubang anus inah. karna ia ingin terus merasakan kenikmatan seperti ini lagi. Aroma anus yang melekat pada batang kontol sangat membangkitkan gairah bagi Linda.sehingga menambah rasa kenikmatan tersendiri bagi Linda hingga dengan lahap ia melahap kontol rudi tersebut.. dan Linda dengan rakus langsung menghirup cairan tersebut dan menelannya. gurih sekali air manimu rud. ” Mmmmmm…nyeemmm…nyeemm. Crrroooot……crrrrroottt…crooot…..” Maka tumpahah cairan hangat yang bening keluar dari lubang memek lnah. dan dengan rakusnya Linda segera menjilati sperma disekitar lubang dubur inah tersebut dan ditelannya sampai habis. tetapi karena aku harus ke Amurang. dirumah aku disambut oleh mertuaku. kakak . sampai dijilatinya kedalam lubang dubur inah dengan harapan masih tersisa air mani rudi. Beberapa saat kemudian disusul oleh jeritan rudi yang telah mencapai klimaks. tokh aku tahu kalau rumah keluargaku cukup besar disana dan aku bisa menempati paviliunnya yang sangat menyenang-kan. itulah yang dikatakan oleh Linda kepada rudi beberapa waktu lalu. Biasanya aku tak pernah mampir kerumah keluarga isteriku yang memangnya berasal dari sana.. SEKIAN DULU AH. tetapi kali ini aku terpaksa harus mampir ke Amurang karena isteriku menitipkan beberapa barang untuk adik dan kakaknya disana. Dan ia berharap ini jangan cepat-cepat berakhir...nyeemm. begitu seterusnya untuk bebeberapa kali. lalu ia pompa beberapa kali dan ia keluarkan lagi dan dimasukan kembali kedalam mulut Linda untuk dihisap oleh Linda. maka aku putuskan untuk menginap disana saja. Setelah selesai urusanku dikota Manado. Akhirnya. Hanya beberapa detik kemudian rudi memasukan kontolnya kembali kedalam dubur inah. “Aaaaaaaah… aakku. Aku sebenarnya kepengen menginap di Manado saja karena disana ceweknya hebat hebat dan menyenangkan. apalagi bercampur dengan aroma dubur inah serasa nikmat tiada tara…” sambil terus menjilati sis asisa air mani rudi yang terselip didalam lubang anus inah. Aku menatap wajah ketiga orang ini dengan pikiran yang melayang layang. keluar lin…” dan rudi segera menarik keluar batang kontolnya dan dikeluarkan air maninya diatas lubang dubur inah. Inah terkapar lemas namun senyum bahagia tampak terlukis diwajahnya karna benar-benar ia merasakan kenikmatan yang luar biasa. sampailah inah pada puncak kenikmatannya disertai dengan jeritan yang keras. Elsa kakak isteriku serta Vera adik isteriku. maka aku segera memanggil taksi untuk ke Amurang yang letaknya cukup jauh dari kota Manado. Inah terkapar lemas diatas tubuh Linda yang masih menjilati lubang anusnya. setelah inah menerima hantaman kontol rudi yang bertubi-tubi pada lubang duburnya. dan juga jilatan lidah Linda pada lubang memeknya. karena sejujurnya saja baik itu ibu mertuaku. Aku sampai di Amurang sekitar jam 4 sore..

Secara otomatis aku melihat keantara selangkangannya sayang tertutup dengan handuk yang sedikit menutupi pangkal pahanya itu. Dengan hanya memakai handuk saja aku berhenti sejenak didepan kamar mertuaku. Kami masuk kerumah bersama sama. kubiarkan bajuku tergantung dikamar mandi dan aku setengah berlari menuju kekamar mertuaku untuk menjalankan tipu muslihatku. tetapi mertuaku hanya tersenyum melihatku. Kusambar handuk. Entah mengerti atau tidak. roknya yang tipis menyebabkan pantatnya yang memakai celana dalam kecil itu terbayang nyata dihadapanku. Kupercepat mandiku dengan harapan aku bisa nyamperin mertuaku yang kuharapkan masih belum berganti pakaian. berbeda sekali dengan adik iparku Vera yang wajahnya seksi dengan tubuh yang pendek dan padat ditambah buah dada yang montok hampir hampir tak sesuai dengan badannya yang kecil itu. Pikiranku yang ngeres menyebabkan kontolku jadi ngaceng nggak karu karuan.iparku maupun adik iparku semuanya cantik dan mempunyai keseksiannya sendiri sendiri. Tetapi aku jadi cekot cekot sendiri. Dengan tergesa gesa aku mengambil handukku dan pergi mandi. entah yang mana tetapi aku pasti akan main dengan salah satu dari mereka atau bahkan dengan ketiganya. Aku jadi nggak karu karuan. Aku terpana menyaksikan sembulan buah dada mertuaku yang menonjol dari balik handuk yang dipakainya itu. aku menarik nafas panjang dan tanpa mengetuk aku masuk kekamar itu. kulitnya bersih dan bibirnya selalu tersenyum. Mereka tanpa canggung memelukku serta menciumiku seperti biasanya orang yang kangen. apalagi ketika mertuaku mengambil pakaian yang ditaruhnya digantungan maka aku dapat melihat bulu ketiaknya yang lebat dan hitam itu. Benar benar membuat jakunku turun naik. Kutunggu dimuka pintu dan tak lama kemudian keluarlah mertuaku dari kamar mandi dengan hanya memakai handuk yang dilibatkan dibadannya. Dengan nekad aku sengaja menjatuhkan handukku dan ketika mengambilnya aku melirik kepangkal paha mertuaku. kulihat kerimbunan jembutnya yang masih basah dengan air. Aku jadi bertanya tanya apakah Vera masih perawan. benar saja. meskipun mertuaku sudah hampir 55 tahun. Benar saja ketika kuketuk pintunya ibu mertuakulah yang menjawab. apalagi ketika kuperhatikan Vera. karena badannya begitu subur. tetapi aku tak pernah menduga bahwa aku dihadapkan pada suasana seperti ini. Bayangkan. Tak kulihat seorangpun dirumah. Aku memang menyadari sejak dulu bahwa keluarga isteriku semuanya cantik. tetapi bentuk badannya benar benar ideal karena tinggi langsing dengan buah dada dan pinggul yang tak terlalu besar. Ibu mertuaku merangkul aku dengan mesra sehingga dapat kurasakan buah dadanya menempel ketat dilenganku. aku mencoba untuk tidur barang satu jam agar supaya nanti bisa keluar makan malam dengan keluargaku semuanya. entah kemana semua. aku sudah merasakan bahwa malam ini aku akan mendapat santapan yang lezat. Aku segera masuk kekamar mandi dan mulai mandi. karena ibu mertuaku sendiri juga masih "layak dinikmati" Dalam kamar aku berusaha untuk tidur sejenak karena memang tubuhku penat sekali. Tetapi entah berapa lama aku tertidur karena ketika aku bangun kulihat diluar sudah gelap dan tak seorangpun yang berani membangunkan aku. Benar saja kulihat mertuaku telanjang bulat . tetapi badannya masih montok dengan buah dada yang benar benar hebat ditambah lagi wajah yang cantik. Dari suaranya kukira itu suara ibu mertuaku. tetapi ketika aku mendekati kamar mandi kudengan suara deburan air serta nyanyian wanita yang sayup sayup. kalau Evie kakak iparku wajahnya kalem khas Manado.

tetapi untuk ukuran kontolku yang over size ini. Tapi dasar kontolku memang kurang ajar. Mertuaku mengambil duster dan memakainya untuk kemudian mengambil obat gosok dan mendekati aku. Mertuaku berusaha untuk memberontak dan mendorong kepalaku. mertuaku langsung ambruk dan terlentang diatas kursi panjang tanpa berdaya apa apa. Matanya terpejam sambil menggigit bibir. ngana ini kok ada ada saja sih. dia tak bisa berkata apa apa namun kuperhatikan matanya terus melekat memandang kontolku itu. Mertuaku menjerit kaget. Tanpa ragu ragu aku membetulkan tangan mertuaku agar supaya memegang kontolku dengan lebih tepat. wajahnya merah padam. Benar saja justru beberapa saat kemudian mertuaku yang berkelojotan merasakan . tolong dong dipijit pijit biar nggak terasa sakitnya. setelah aku duduk mertuakupun duduk disampingku dan tangannya mulai memijit mijit bagian kontolku yang sakit itu. mertuaku langsung merangkul aku dan menggigit pundakku dengan keras sekali. Sekali lidahku menyentuh itilnya. kalau nggak kan Mamie jadi nggak enak ya. Dengan agak gemetar mertuaku mendekat dan dipegangnya kontolku untuk melihat bagian yang digigit semut itu. aku langsung mengarahkan kontolku keliang nonok mertuaku dan sekali kedut kontolku langsung amblas.didepan kaca sambil menyisir rambutnya yang panjang. dan menoleh kearahku. kedua kakinya diangkat tinggi dan dijepitkan pada pinggangku. tetapi mungkin dia kuatir sehingga dia menyuruh aku keluar. " Aduh Roy. mertuaku mau berdiri. Dengan wajah yang kubuat serius aku meminta tolong mertuaku untuk melihat kontolku yang kukatakan digigit semut. Tanpa menunggu lama. memang tadi sengaja aku mencari semut merah didepan kamar mandi dan kugigitkan kebatang kontolku sehingga kontolku jadi bintul kena sengat semut kecil itu. itu sudah sembuh sekarang ngana keluar " Aku yang sudah bernafsu yakin bahwa mertuaku sebenarnya juga kepengen merasakan kontolku ini. begitu dipijit sedikit langsung saja dia ngaceng dan berdiri tegak lurus. Mataku terbeliak melihat buah dada serta jembut mertuaku yang amit amit tebalnya itu. tetapi tak sedikitpun ia berusaha untuk menutupi nonoknya ataupun susunya. untung nih Evie dan Vera lagi keluar. maka nonok seperti ini cocok sekali rasanya. begitu aku menggerakkan kontolku. Karena itu tanpa bicara ba atau bu langsung saja kuterkam mertuaku dan kutarik dusternya sehingga kami sama sama telanjang bulat. Mertuaku dengan setengah berbisik berkata " Roy ngana punya barang kok galak sekali ya " Aku diam aja karena aku juga merasakan sentuhan buah dada mertuaku yang menyenggol lenganku. sini Mamie kasih minyak gosok biar nggak sakit" Aku merasakan sentuhan tangan mertuaku yang dingin sekali. meskipun aku tahu itu tidak dengan sungguh hati. karena kalau terlalu sempit justru membuat aku cepat finish. dan justru karena gerakannya itu paha mertuaku jadi terkuak yang menyebabkan aku mudah untuk menyelipkan bibirku keliang nonoknya. Mertuaku tertawa geli dan menyuruh aku duduk dikursi panjang yang ada dikamar itu. tetapi aku sengaja bilang " Mamie masih sakit nih. Setelah membubuhkan minyak gosok. kurasa kalau dia masih sungkan atau takut karena kenekadanku ini. Ketika melihat aku menyodorkan kontolku yang seperti anak kucing besarnya itu mertuaku jadi terpana. menahan rasa geli yang aku berikan. Tiba tiba saja mertuaku melepaskan tangannya dan sambil tertawa menyuruh aku keluar dari kamarnya " Ayo Roy. Kurasakan nonok mertuaku sudah longgar. Langsung aku menciumi bukit nonoknya yang penuh dengan jembut keriting itu sementara tanganku dengan terlatih memilin milin puting susu mertuaku.

"ini dia dapat lagi satu santapan". maka agar supaya Evie duduk diatas tempat tidurku. Sedang asyiknya aku melamun. maka aku cepat cepat duduk dikursi yang cuma satu itu. tetapi aku yakin hal itu tak berarti dia tak pernah merasakannya semenjak mertua laki lakiku meninggal. tetapi apa mau dikata. tetapi kalau badannya. sehingga aku mengurungkan niatku itu. ketika kurasakan air maniku sudah hampir menyemprot keluar. senyuman itu benar benar merangsang dan penuh isyarat undangan yang dapat kutangkap. bagiku Evie bukan sekedar merangsangku karena tubuhnya. tetapi saat itu kulihat Evie berjalan kearahku. Baru saja aku menikmati empotan nonok mertuaku yang khas itu. ngana nekad sekali. Aku berpikiran bahwa ketiga perempuan dirumah ini memang kelihatannya nafsunya gede.nikmatnya gesekan kontolku dan mencapai kepuasannya. Benar benar aku merasakan petualangan yang hebat. kusambar handukku dan aku segera keluar menuju kamar mandi lagi. Aku tak merasakan perihnya gigitan mertuaku pada pundakku karena aku sedang asyik memacu kontolku untuk mengejar ketinggalanku. gimana kalau kita omong omong saja dulu disini. tetapi aku berani bertaruh bahwa mereka itu juga hebat. aku melompat dari tempat tidurku membenahi handukku dan membuka pintu itu. disamping untuk relax. Evie tersenyum manis yang membuat jantungku berdegup keras. Kulihat Evie dimuka pintu sambil tersenyum dia berkata " Roy ayo ngana makan dulu. Sesampai dikamar. kulihat kamar itu tertutup rapat."kenapa ngana kok baru mandi Roy ?" aku jawab kalau aku ketiduran karena terlalu lelah. Jantungku berdegup keras. Kucuci kontolku yang penuh lendir dan segera keluar dari kamar mandi. memikirkan hal ini aku jadi tersenyum sendiri. karena aku tak pernah menyangka bahwa aku dapat mencicipi tubuh mertuaku yang begitu padat dan seksi serta benar benar berpengalaman membuat pria merasakan kenikmatan yang sejati. Ketika aku lewat kamar mertuaku. Kubayangkan. Aku tahu bahwa dari cara mertuaku menikmati persetubuhan tadi. Pasti ada satu atau dua pria yang mengisi kesepiannya dengan memberikan kehangatan seks. Aku sendiri sebenarnya masih belum puas dengan permainan tadi. nanti kita makan sama sama ya" Evie tak menyahut. tidak jauh berbeda nafsunya. dia sudah lama tak pernah merasakan ****** pria. tiba tiba saja mertuaku mendorong badanku sambil berkata " Roy. aku berbaring dulu ditempat tidur. tetapi dia langsung masuk dan aku dengan acuh tak acuh menutup pintu itu. apakah mungkin malam ini rejekiku bertumpuk tumpuk sehingga bisa menyantap ketiga wanita yang ada dirumah ini. karena dengan tubuh seperti mertuaku itu. kudengar ketukan pelan dipintu kamarku. Mamie bisa mati berdiri" Aku hanya menyeringai. mertuaku kuatir kalau diketahui orang. sebenarnya aku ingin mengetuknya. rasanya aku masih mampu mendayung dua tiga kali lagi. Evie tersenyum melihatku. kurasakan nonok mertuaku sepertinya makin menjepit kontolku sehingga aku jadi melenguh panjang dan semprotan demi semprotan air maniku memancar keluar memenuhi liang nonok mertuaku. isteriku bukan apa apa dibandingkan Evie yang lebih mirip mamienya itu. Entah kalau si Evie atau Vera. tetapi aku lebih tertarik karena dia adalah kakak isteriku seperti aku juga tertarik pada mertuaku sendiri yang ternyata juga mau main dengan menantunya itu. Kalau dilihat dari wajahnya sih memang cantik isteriku yang juga adiknya. Karena kursi dikamar itu hanya satu. aku bandingkan mertuaku dengan isteriku yang juga anaknya. Benar saja. biar nggak letih itu badan" Aku menyahut "nggak dulu deh Ev. aku juga memikirkan Evie kakak iparku yang cakep itu. Evie setelah menoleh kiri kanan dan tak . bagaimana kalau kelihatan anak anak yang lain.

Kalau kuperhatikan. suami Evie. perempuan yang bulunya lebat. pasti Denny senang karena punya isteri yang susunya gede" "Coba aku lihat Ev. kasih lihat dong !" Evie dengan terus tertawa geli balas bertanya "bulu apa Roy ?" Kujawab "bagaimana dengan bulu ketiak Evie ?" Evie dengan malu malu mengangkat lengannya yang putih bersih itu sehingga aku bisa melihat ketiaknya yang penuh dengan rambut hitam keriting itu. apa memang dicegah ?" Evie tersenyum simpul saja katanya "Bagaimana mau punya anak. Evie menjawab kalau Denny sedang dinas kedaerah untuk beberapa hari. aku langsung bertanya lagi " apakah Evie juga lebat bulunya. Hal ini membuatku gembira karena berarti kesempatanku makin besar untuk menikmati Evie. aku yakin kalau dia terangsang mendengarnya. pasti rontok deh sama kamu" "Apakah barangnya Denny gede dan mainnya kuat Ev ? Evie tak menjawab malahan bertanya "kalau Roy gimana ?" Inilah pertanyaan yang aku tunggu tunggu langsung saja kujawab "kalau aku sih minimal dua kali semalam ya masih OK. Denny seorang dokter yang ganteng dan baik sekali. Evie menjerit lirih melihat kontolku itu. Evie hanya menyeringai saja mendengar ceritaku yang seram itu. Evie tampaknya tak memakai beha. Aku bercerita panjang lebar tentang keadaan keluarga di Jakarta. malah bisa bisa kamu lebih gede lagi. "Roy. kalau produksinya jarang jarang" Aku tersenyum dan dengan santai aku bercerita tentang hubunganku dengan Novie isteriku dalam hal seks. Aku bergaya tenang saja. Kuceritakan betapa Novie hampir setiap malam mengajakku untuk main. sebentar saja" Evie tertawa tawa malu namun dibukanya kancing dusternya bagian atas sehingga terbukalah buah dadanya yang putih mulus tanpa beha itu. aku hanya ingin dia mengangkat tangannya agar aku bisa melihat ketiaknya. apa kamu kasih minum obat ya?" Aku jawab enteng. tanpa berusaha untuk menutup handukku lagi. "enggak tuh. apakah lebat seperti isteriku dan juga mamanya ataukah bersih yang kurang kusukai itu. nafsumu pasti segede nafsu Novie. aku ngeri habis gede sekali sih" Aku tertawa saja. Dengan hanya memakai handuk aku mengajak Evie berbicara sementara mataku memperhatikan Evie yang memakai duster tanpa lengan itu. Benar benar besar dan padat sekali. Noviepun aku rasa susunya tak semontok kepunyaanmu. itu nafsunya juga gede" Evie terkikik mendengar jawabku itu. Evie menanyaiku keadaan Jakarta. Pembicaraan kami jadi makin serius ketika aku mulai menanyakan keberadaan bung Denny. padahal hatiku dag dig dug melihat ketiak yang lebatnya melebihi ketiak isteriku bahkan lebih lebat dari ketiak mertuaku tadi. tapi biasanya. entah siapa yang salah. juga bagaimana keadaan Novie isteriku disana. katanya " aduh Roy masukkan deh. juga aku ceritakan tentang Vicky adik laki laki satu satunya yang juga membantu perusahaanku di Jakarta. karena barangku cukup besar untuk membuat Novie puas dalam waktu yang relatif singkat" Saat itu dengan sengaja kusingkap handukku hingga kontolku yang sudah setengah ngaceng itu dapat dilihat dengan nyata oleh Evie. Ketika kutanyakan dimana bung Denny. "Evie kenapa sih kok belum punya anak juga. Sambil mengatur suaraku agar tak kentara kalau aku nervous aku berkata lagi "waduh Evie.menemukan tempat duduk maka dia duduk diatas tempat tidurku. malah aku bertanya : "kalau punya Denny seberapa Ev ? Evie menjawab "pokoknya nggak segede punya kamu deh" "Ah nggak apa apa Ev. kenapa sih Novie kok demikian gede nafsunya. pentilnya . belum lagi hobby Novie yang senang posisi macam macam. sayangnya sampai saat ini mereka belum dikaruniai anak seorangpun. kalau bung Denny nggak punya modal yang hebat.

maka ketika aku berdiri aku sudah tak memakai apa apa lagi. Saat itu Evie berbisik agar supaya aku mengunci pintu lebih dahulu. tanpa sungkan sedikitpun Evie dengan penuh nafsu mulai menaik turunkan pantatnya. Evie merintih " Ssst. aku kepengen memegangnya ya" tanpa menunggu aku sudah meremas buah dada yang montok itu. sementara karena tadi handukku terlepas. Kaki Evie sudah direntangkannya sendiri membuat liang nonoknya yang berwarna merah tua itu merekah berkilat karena lendir yang membasahinya. aku berhasil menyentuh itil Evie yang sudah membengkak dan keras itu. dia langsung memutar mutar pantatnya seperti ayakan agar supaya ujung kontolku itu makin kuat menggeser leher rahimnya. Kembali ketempat tidur kulihat Evie sudah membuka dusternya sehingga tubuhnya yang montok dan putih mulus itu terpampang dihadapanku. begitu juga bibirnya. kuarahkan kontolku keliang nonoknya dan pelan pelan kutusukkan keantara bibir nonok Evie. kontolku yang panjang itu menggeser geser lengan Evie. Evie pelan pelan menurunkan badannya sehingga kontolku tertelan oleh jepitan nonoknya itu. tanganku mulai mengembara kepaha Evie. Aku berdiri dan mendekati Evie. kataku "aduh Evie. sementara aku asyik menciumi susunya yang montok itu. susumu bagus sekali.. sementara bibir kami bertautan. Aku membalas ciuman Evie dengan menyelusupkan lidahku kedalam rongga mulutnya yang dibalas Evie dengan menghisap ujung lidahku itu. Nonok Evie sudah licin dengan cairan sehingga jariku dengan mudah menelusup kedalam liangnya yang hangat dan terus menerus mempermainkan itilnya itu. Evie yang sudah bernafsu itu menekan pantatku sehingga akhirnya kontolku amblas dalam liangnya. Benar benar jago berciuman. Ketika jariku berusaha mencari liang nonok Evie. aku sengaja tak memasukkannya sekaligus karena aku kepengen Evie yang bereaksi menekan kontolku agar masuk semuanya. Saat itu aku langsung memeluknya dan mencium bibirnya yang tebal dan menantang itu.. Evie hanya diam saja merasakan remasan dan pelintiran jariku pada putingnya. Setiap kali dia merasakan kegelian pada nonoknya. Aku tak mau lagi menunggu terlalu lama. Dengan tergesa gesa aku menuju pintu serta menguncinya.Roy. Merasa kurang puas dengan posisi dibawah. aduh geli sekali . Sengaja kupepetkan badanku ketubuh Evie sehingga sementara tanganku meremas susu Evie. Evie merintih. karena itu pelan pelan kutarik celana dalam itu hingga terlepas. hanya kontolku kusorongkan kearahnya.coklat muda dan dibeberapa tempat kulihat masih ada bekas gigitan yang berwarna merah. aku sama sekali tak berani menggigit susunya karena aku kuatir kalau bung Denny curiga. Evie mendorong tubuhku dan menyuruhku terlentang dengan posisi kontolku menjulang keatas. barangmu rasanya mekar ya. Bahkan dia berkata "Roy aku boleh pegang barangmu ya!" Aku tak menjawab. ketika kuraba bukit nonoknya aku merasakan kerimbunan yang sangat tebal. dengan gemetar ia mengangkangi kontolku dan ditepatkannya ujung kontolku keantara bibir nonoknya. Evie membalas ciumanku dengan menggigit bibir bawahku pelan pelan seperti dimamah. dengan gemas Evie balas meremas kontolku dan entah disengaja atau tidak Evie menarik kontolku sehingga aku terjerembab keatas tempat tidur menimpa tubuhnya. nonok Evie selalu mengejang. Kulihat mata Evie terpejam rapat. Ku biarkan saja Evie memuaskan dirinya. matanya terpejam rapat dan susunya terguncang guncang karena gerakan Evie yang cepat itu. aku dapat mengetahui hal ini karena setiap kali merasa geli. Begitu Evie merasakan ujung kontolku sudah menyentuh leher rahimnya. kurasakan celana dalamnya menutupi bukit nonoknya. sambil tetap menggenggam kontolku.

Mamie menunggu".. Evie berkali kali merintih karena ia kembali mengalami orgasme. tanpa kusuruh Vera masuk kedalam kamarku dan berkeliling memeriksa kamarku itu... Vera terkejut melihat wajahku yang merah padam serta tubuhku yang penuh keringat itu. aku diam saja melihat tingkah adik iparku itu. Setelah kulihat Evie berhenti bergerak dan menelungkup diatas dadaku.. aku .. Evie sendiri membantuku dengan merentangkan liang nonoknya agar aku mudah untuk menyelipkan kontolku diantaranya. Roy. sebelumnya masih sempat ia mencium serta menggigit bibirku sambil berpesan agar nanti malam aku datang kekamarnya. aku tak perduli dengan suaranya yang berkecipakan itu. Vera tetap saja duduk dikursi itu. Meskipun posisiku agak jauh dan menyamping disisi Vera. dengan tergopoh gopoh ia lari kejendela dan melompat keluar dari jendela yang tertutup kerimbunan pohon pohon itu. Evie segera mendorong tubuhku dan mengambil dusternya. tetapi justru spermaku yang tak mau keluar sehingga membuat aku jadi berang juga. Ia bertanya dengan pelan " kenapa ngana Roy ?" Kujawab kalau aku barusan berolahraga.... jadi meskipun kontolku ngaceng dan siap tempur. aku segera memakai handukku lagi dan membuka pintu untuk Vera....aduh.. aku terdiam dan tak menjawab sedang Vera sendiri juga tak bertanya lagi. Evie hanya diam saja. Keringatku bertetesan sementara pantatku terus bergerak untuk memompa sperma keujung kontolku. setelah kulihat Evie sudah lenyap. Ketika sudah cukup kering. Evie meremas sendiri susunya dan ".. ketika ia melihat bercak bercak dispreiku ia menoleh kearahku dan tersenyum " itu apa Roy ?" Aku agak gelagapan juga mendengar pertanyaan Vera itu..... maka aku mengeluarkan kontolku dan kubersihkan nonok Evie dengan handukku agar lebih kering dan tidak terlalu menimbulkan suara.Roy. Meskipun tahu kalau aku mau ganti pakaian.. Aku segera memompa lagi nonok Evie yang masih basah kuyup dengan lendir itu. aku langsung menggulingkan tubuhku sehingga sekarang Evie yang ada dibawah lagi. pasti dia tak akan pernah lupa sampai kapanpun... dia benar benar sudah keok. aku jadi salah tingkah. Dengan pikiran seperti ini.. padahal aku belum apa apa sama sekali.! Gerakan Evie yang tadinya ritmis meskipun cepat itu mendadak jadi seperti tersendat sendat. apakah memang Vera ini juga doyan seperti yang lainnya ? Karena sudah dua kali mendapat green light. aku sekarang jadi agak kebal terhadap geli. tangannya terentang dan pahanya mengangkang sementara dispreiku penuh dengan bercak bercak lendir dari dalam nonok Evie.kkkkkellluuuuuuaaarrrrr ! Kurasakan nonok Evie mengejang seakan memijat batang kontolku yang masih belum merasakan apa apa itu. "Roy ayo kita makan. paling tidak aku bisa menunjukkan pada Vera kontolku yang seperti anak kucing itu. kali ini aku juga mau mencoba rejekiku. hanya matanya saja yang menatap tonjolan kontolku yang ada dibalik handuk itu. "Tunggu ya Roy mau ganti dulu ya !". Vera langsung duduk dikursi sambil berkata.. aku tak tahan lagi Roy. kembali aku mengarahkan kontolku keliang nonok Evie. langsung menyembul keluar. Ketika kupersilahkan untuk duduk. Mendadak saja. kami sama sama terperanjat karena dipintu terdengar ketukan serta suara Vera yang memanggil namaku.Sengaja aku minta tolong Vera untuk mengambilkan parfumku yang ada dimeja. tetapi aku yakin Vera melihat keadaanku yang telanjang itu. aku langsung saja melepaskan handukku sehingga kontolku yang masih ngaceng itu. Karena kurasakan nonok Evie licin sekali. Memang setelah sekali memuntahkan sperma setelah main dengan mamie mertuaku. Aku hanya tersenyum. .

Memang dari balik dusternya yang tipis jelas sekali kelihatan kalau Vera tidak memakai beha. terasa peret sekali dan agak sulit untuk maju. Rasa nikmat yang kudapat benar benar lain daripada yang lain. Dengan lancar akhirnya kontolku bisa masuk semuanya. nonoknya licin. dengan bibir yan bertautan aku terus merasakan kenikmatan pantat Vera yang seret itu. aku terperangah karena tidak seperti mertuaku atau seperti kakaknya. rupanya dia juga mencapai kenikmatannya dengan hanya berciuman dan diremas remas susunya. ini kan Vera rawat baik baik. tanpa menunggu dua kali aku langsung menggoyang pantatku mendayung Vera. langsung saja aku cium bibirnya yang merekah tipis itu.dengan tenang Vera berjalan kearahku sambil tersenyum senyum katanya "Roy barang ngana mengerikan ya. Vera dengan hangat membalas ciumanku. dijilatinya ujung kontolku serta dikulumnya kontolku sampai habis dan digigitnya pelan pelan. masukan saja dipantat ya " ! Aku terkejut lagi mendengar pengakuan Vera ini. Vera menepuk pundakku sementara matanya terpejam erat. sementara tangannya langsung saja sudah meremas kontolku. Vera langsung mengganjal pantatnya dengan bantal sambil mengangkat kedua pahanya tinggi tinggi. bahkan pentilnya kelihatan menonjol. " Dia berdiri karena melihat kamu yang tak pakai beha itu ! Susu kamu membuat dia marah marah ! Vera tertawa menyeringai. Vera langsung berjongkok dan mengulum kontolku itu. Ketika sudah tepat arahnya. punya Novie tak ada apa apanya dibanding punya kamu lho ! Vera hanya tertawa. ngana masih perawan. "Susu kamu besar sekali Ver. Kuluman Vera benar benar ganas. Cepat cepat kutarik kontolku dan kudorong Vera ketempat tidur untuk langsung kusetubuhi. Dengan pelan pelan kudorong kontolku memasuki liang pantat Vera. karena sebenarnya aku kan diajak makan. ketika kubuka liang nonoknya. belum lagi rasa kuatir ketahuan oleh orang. Ketika aku . Kulihat nonok Vera memang masih rapat seperti garis. Vera hanya tersenyum sambil memandangku. Kulihat Vera agak menyeringai merasakan desakan kontolku yang besar itu diliangnya. persis seperti bayi. menyebabkan nafsuku makin memuncak sehingga mendadak spermaku sudah menyemprot nyemprot dalam liang pantat Vera. Vera mandah saja ketika kudorong ketempat tidur. tetapi dia malahan menekan pantatku agar kontolku bisa masuk makin dalam. kenapa dingin begini kok malahan berdiri ? Aku menjawab dengan cepat. Langsung saja aku mendekatkan kontolku keantara kedua selangkangannya dan dengan tenang Vera menuntun kontolku kearah liang pantatnya itu. Vera dengan sigap menarik kepalaku dan menciumi bibirku. Aku yang sebenarnya sudah kebal selama permainan dengan Evie tadi sekarang benar benar jadi keenakan. Vera sama sekali tak berjembut. susunya besar dan padat sekali. itilnya yang merah itu kelihatan sudah membatu. Aku langsung naik keatas tempat tidur dan kutindih Vera sambil mengarahkan kontolku keliang nonoknya itu. tetapi lubang pantatnya yang justru agak menganga menanti coblosan kontolku. tetapi Vera merangkulku sambil berbisik "Roy. ketika kuturunkan celana dalam Vera. Vera sendiri menggigit bibirku. langsung saja kutangkap tangannya dan kutarik Vera sehingga susunya menempel didadaku yang telanjang itu. ketika sudah kubuka. Ketika kuremas susu Vera. malahan ia sengaja membusungkan dadanya sambil berkata " Ia dong. Tanganku asyik meremas susu Vera yang montok dan kenyal itu dengan penuh nafsu. setiap hari Vera massage biar montok dan kencang ! Ketika Vera menyerahkan botol parfum itu. Vera malahan menyuruh aku membuka dusternya itu.

. Aku tertawa geli. Akhirnya tanteku nyuruh aku istirahat sejenak. aku masih sekolah kelas satu di salah satu SMU di Jakarta. Ibuku adalah dua bersaudara dengan tanteku yang bernama Asih. tanteku mengajariku nyetir di daerah Pulomas. “Coba…. tante…!” seruku padanya dengan manja. “Adit udah gede. tanteku tidak perlu lagi pusing.!” kata tanteku. tante. Maklumlah dia bekerja di tempat yang lumayan basah katanya dan kudengar dia juga berpacaran dengan seorang pejabat di salah satu instansi ternama di Jakarta ini.. berarti aku sekaligus akan menyantap empat orang. kebetulan rute kami pulang ke arah sana. Katanya kalau nyetir sendiri dia suka pusing. tante mau liat punya Adit…!” sambil dia mengarahkan tangannya ke selangkanganku. langsung aku cabut kontolku dan Vera sendiri langsung memakai dusternya serta lari keluar kamarku tanpa berkata apa apa lagi. aku hanya diam saja saat itu.. “Iya nih.. belum…? belum jawabku dengan polos.. Dalam perjalanan seusai berbelanja Tante Asih menyapaku. ..? pikirku dalam hati. Binalnya Tante Asih Namaku Adit.. suatu hari aku diajaknya jalan-jalan oleh tanteku ke sebuah Mall.... Andaikan saja Novie ikut.. sambil meminggirkan mobilnya di tempat yang agak teduh. jadi udah boleh punya pacar.. .. Adit bisa nyetirin tante…!” kata tanteku. “Adit udah lapar ya…?” tutur tanteku. umurku 16th.deh. Dia sering memberiku uang jajan dan membelikan baju yang bagus untuku.sudah merasa lega.dong….. tak kusangka bahwa seisi rumah ini dapat kulahap dalam sekali jalan. boleh. biar besok-besok kalau Tante Asih pergi. Tanteku sangat hobi berbelanja. Adit udah boleh bisa nyetir. Akhirnya kamipun mampir untuk makan saat itu. “Adit udah pernah pacaran. “Andaikan aku bisa menyetir. tanteku mulai bertanya-tanya kepada aku. Singkat cerita.. Adit udah lapar banget.. Tante Asih sangat baik dan perhatian padaku. “Iya. “Oya. tante sebenernya pengen ajarin Adit nyetir. “Emangnya. makanya dia memintaku menemaninya.. “Capek juga ternyata belajar nyetir itu” pikirku.. seperti sekarang ini.. Aku kaget sekali tanteku berbuat seperti itu terhadapku. umur tanteku 23th. tidak terlalu jauh diatasku.? kataku pura-pura tidak mengerti. terutama dengan sekolahku jangan sampai aku gagal mencapai cita-citaku. Kamipun istirahat sambil mengobrol ringan tanpa turun dari dalam mobil. tapi aku tidak berani menolaknya.! kata tanteku ketika kami selesai menyantap makan siang bersama.

!” hangat sekali rasanya. tiba-tiba tanteku menundukan kepalanya ke arah kontolku.ooooooouw…. kalo tiap hari merasakannya. sambil sesekali memberikan pijatan-pijatan pada bagian tertentu yang membuatku jadi kelojotan menahan denyut demi denyut rasa nikmat yang luar biasa. bahwa tanteku ini lagi diperebutkan banyak laki-laki yang ingin mengawininya. dan mulai mengelus-elus kontolku dari luar celana dalamku. malu tapi nikmat. Tangan tanteku memang lihai.nikmaaaaat sekali…. Gimana ya. kan Adit udah gede…. terus terang aku belum pernah mengalami hal seperti itu sebelumnya. karena bingung mesti berkata apa. sama tantenya sendiri kok malu…!” ujar tanteku.. “Aaaaah…. “Waaah…pasti puas hidupnya kali ya…?” semakin terbayang olehku jika aku jadi seperti dia….. dibanding orang -orang yang berebut tadi….!” bujuk tanteku. dia remas-remas dengan lembut kontolku. pantas kalo selama ini aku dengar dari ibuku..rasanya…. sambil mulai mengocoknya dengan lembut.” Sementara itu. sampai akhirnya benar-benar tegang dan berhasil digenggam sepenuhnya. Tanteku tersenyum bangga. “Gila….. Aku diam saja. tanteku terus mengocok-ngocok batang kontolku. karena selama ini aku sangat hormat sekali padanya. aku malu bukan main.Perlahan tanteku membuka resulting celanaku. “Adit jangan malu….sssshh…! tanpa kusadari aku merintih karena rasa nikmat yang belum pernah aku rasakan sebelumnya.. . tampak kontolku mengacung keatas saking tegangnya. “Aaaakh….!” dia masukan batang kontolku ke dalam mulutnya dan. “Wah aku jadi keponakan yang paling beruntung… dong…. aku jadi mengkhayal jauh. “Aaaah…. aku jadi heran apa yang akan dilakukannya. pasti pacar tanteku yang pejabat itu mendapat kenikmatan seperti ini setiap hari. Tampaknya tanteku sangat berpengalaman dalam bidang kocok mengkocok barang lakilaki. “Tante ingin agar Adit tahu gimana rasanya…. Pikiranku berkecamuk antara rasa penasaran.!” Sambil merem melek saking nikmatnya. tapi kenapa harus tanteku yang pertama kali mengelus-elus kontolku. Tanteku mulai memasukkan tangannya meraih batang kontolku yang sudah mulai tegang. nanti juga Adit akan merasakan hal seperti ini kalau Adit udah punya pacar ….aah…!” aku merasakan geli bercampur nikmat karena sentuhan tanteku itu.!” pikirku. Celana dalamku diturunkan olehnya. semua bercampur membuat dag dig dug detak jantungku saat itu... “Aaaaow….

Tante Mulat. umurku 30 tahun dengan tinggi badan 185 cm dan berat badan 82 kg.com khususnya di bagian “Setengah Baya”. Itulah pengalaman pertama dan termanis yang aku terima dari Tante Asihku yang binal.. Dia tinggal di salah satu perumahan yang tidak jauh dari rumahku. dengan tanpa henti-hentinya kami menikmati permainan panas bertiga setiap saat. Dari perkawinan dia dengan almarhum suaminya tidak di karunia anak. Aku kini bekerja sebagai supervisor di salah satu perusahaan di Jakarta. Aku sangat suka membaca cerita di 17Tahun. ***** KejAdithan ini terjAdith sekitar 6 tahun yang lalu. sedangkan tingginya sekitar 175 cm dengan kaki langsing seperti peragawati dan perutnya rata soalnya dia belum punya anak. “Gimana rasanya…. bahkan meningkat. Tante Asihku mengajarkan hal lain yang lebih seru.Adit…. Setiap kali aku melihat tubuhnya yang seksi. Tante Mulat sudah menjanda selama lima tahun. Aku lebih menyukai wanita setengah baya. air maniku muncrat tidak bisa dibendung lagi.jangan ditahan-tahan…. Antara Aku Dan Tante Mulat Namaku Adith. Dan sehari-harinya aku cuma mengobrol dengan Tante Mulat yang seksi ini dan dia itu orangnya supel benar tidak canggung cerita-cerita denganku. Kadangkala timbul pikiran kotorku ingin bersetubuh . Hal ini membuatku sering ke rumahnya dan betah berlama-lama kalau sedang ada waktu.Adit? ”tanya tanteku. Tante Mulat sendiri melanjutkan usaha peninggalan dari almarhum suaminya. Dia tinggal dengan seorang pembantunya. dan hal tersebut kami lakukan bertiga bersama suaminya.crootts…croootts…ooooh…… tanteee.. Semenjak itu aku jadi ketagihan dikocok oleh Tante Asihku. Dari cerita Tante Mulat bisa aku tebak bahwa dia itu orangnya kesepian sekali semenjak suaminya meninggal. Mbak Sumi. Payudaranya besar bulat dengan ukuran 36C. TAMAT Tante Mulatku.!!” Cukup dengan tujuh kali hisapan saja pada batang kontolku.…Adit…keluaaaar….Aku tidak tahan lagi saat tanteku menghisap dan menjilati kontolku mulai dari bijinya sampai ke semua bagian tanpa terlewatkan. aku selalu terangsang dan aku lampiaskan dengan onani sambil membayangkan tubuhnya. tiba-tiba “Aaaaakh….. Kini atas permintaan Tante Asihku dan suaminya. Cerita yang dituangkan di sini adalah kisah nyata dan bagi yang kebetulan merasa sama nama atau kisahnya mohon dimaafkan itu hanyalah kebetulan.. Maka aku berupaya menemaninya dan sekalian ingin melihat tubuhnya yang seksi.ya…!” ungkap tanteku. waktu itu aku masih berusia 24 tahun. Aku mempunyai seorang tante bernama Lina yang umurnya waktu itu 36 tahun. tanteku puas melihatnya. Aku ingin menceritakan kisah nyata dengan tanteku sendiri. Tante Mulat ini orangnya menurutku seksi sekali.. kami tinggal bersama satu rumah. sampai saat ini kocokan Tante Asihku masih kudapatkan. keluarin aja….. Aku diam saja karena malu “Ya udah…. Tante Mulat adalah Adithk dari Mamaku. dan berceceran membasahi celana yang kupakai. Makin terasa pada batang kontolku seakan ada yang berdenyut dan hendak mendesak keluar.

Tanpa kusadari. Kemudian kuelus-elus batang kemaluanku sampai tegang sekali berukuran sekitar 15 cm karena aku sudah terangsang sekali. tante” jawabku malu. Adithth boleh pakai komputernya nggak. Dan terus terang tanpa sadar kukeluarkan kemaluanku yang sudah tegang sambil melihat gambar wanita setengah baya bugil. Dith?” tanyanya sambil tersenyum. nanti saya nyusul ya tante” jawabku. Melihat film itu langsung saja aku menjAdith salah tingkah. “Boleh. aku takut nanti dia akan marah dan melaporkan ke orang tuaku. aku sedang malas keluar bersama temanteman dan aku pun pergi ke rumah Tante Mulat. tante mau tidur dulu ya. “Oh ya tante. kamu udah ngantuk belum?”. Tante Mulat sempat terbelalak melihat batang kemaluanku yang sedang tegang hingga langsung saja dia bertanya sambil tersenyum manis. katanya sambil menguap. Kadang-kadang juga dia sering memanggilku ke kamarnya untuk mengancingkan bajunya dari belakang. Setelah itu aku berupaya meredam ketegangan batang kemaluanku. “Oh ya sudah. . “Ada apa sih tante?” tanyaku. nggak apa-apa tante lagi cek email” jawabku sekenanya. Lalu aku memakai komputer di ruang kerjanya dan mengakses situs porno. Tapi Tante Mulat sepertinya sadar kalau aku saat itu sedang mengelus-elus batang kemaluanku. Batang kemaluanku semakin tegang saja sehingga aku terpaksa bergerak-gerak sedikit guna membetulkan posisinya yang miring. mau cek email bentar”. Melihat gerakan-gerakan itu Tante Mulat rupanya langsung menyadari sambil tersenyum ke arahku. dia hanya memakai lilitan handuk saja. Tante Mulat baru akan bersiap makan dan sedang duduk di ruang tamu sambil membaca majalah. tante cuma pengen ajak kamu temenin tante nonton di kamar” jawabnya. Sementara itu Tante Mulat mendekatiku sehingga jarak kami semakin dekat di atas ranjang. tahutahu Tante Mulat masuk menyelonong begitu saja tanpa mengetuk pintu. lalu aku beranjak menuju ke kamar tante dan menemani Tante Mulat nonton film horor yang kebetulan juga banyak mengumbar adegan-adegan syur. jawabku. soalnya batang kemaluanku langsung saja bangkit lagi. tan yaku. “Belum tante”. Malah Tante Mulat sudah memakai baju tidur yang tipis dan gilanya dia tidak memakai bra karena aku bisa melihat puting susunya yang agak mancung ke depan. Kadang-kadang kupergoki Tante Mulat saat nabis mAdithth. Sampai pada hari itu tepatnya malam minggu. pakai aja” jawabnya lalu dia menuju ke kamarnya. ingin segera membuka handuknya dan melahap habis tubuh seksinya itu. Sesampai di rumahnya. tiba-tiba hujan turun deras sekali dan Tante Mulat memintaku menginap saja di rumahnya malam ini dan memintaku memberitahu orang tuaku bahwa aku akan menginap di rumahnya berhubung hujan deras sekali. Hari demi hari keinginanku untuk bisa mendapatkan Tante Mulat semakin kuat saja. “Hayyoo lagi ngapain kamu. “Aah. “Tapi jangan lama-lama yah” kata Tante Mulat lagi. Saking kagetnya aku tidak sempat lagi menutup batang kemaluanku yang sedang tegang itu. Kami pun saling bercerita. Melihatnya jantungku deg-degan rasanya.dengannya tapi aku tidak berani berbuat macam-macam terhadap dia. Dith?” tanyanya. “Lagi ngapain sih kamu. tapi apa boleh buat aku tidak berani berbuat macam-macam. Gairahku memuncak melihat pemandangan seperti itu. Benar-benar memancing gairahku. “Ah nggak apa-apa kok. udah ngantuk. “Aah nggak. “Dith.

Sampe saya gemes deh ngeliatnya. Tanganku digenggam Tante Mulat. seperti ketiban durian runtuh. “Ah nakal kamu yah. abis bodynya tante bagus sih” kataku. “Oohh silakan Dith”. Bisa kulihat payudaranya yang besar menantang di sisiku... “Wahh barang kamu lumayan juga. “Ah yang benar nih?” tanyanya. tapi aku agak sedikit takut. Tante Mulat pun rupanya sudah agak terangsang sehingga dia mencoba mengambil serangan terlebih dahulu. “Wah seksi sekali tante” kataku. “Wah seksi tante dong. langsung saja aku memberanikan diri untuk mencoba mendekatkan diri pada Tante Mulat. Kami pun lalu berciuman dengan nafsu sekali sambil tanganku bergerilya di payudaranya yang sekal sekali itu. Dith. “Oohh nggak lah. swear. Tante Mulat menyambut ciumanku dengan beringas. “Aarrhh. “Iya tante. takut dia marah tapi tangan si tante sekarang malah sudah mengelus-elus kemaluanku sehingga aku memberanikan diri untuk mengelus payudaranya. “Iya benar tante.. “Loh kok dilepas sih Dith?” tanyanya. “Ah tante bisa aja. Dith?” tanyanya.. Jarak kami semakin merapat karena Tante Mulat terus mendekatkan tubuhnya padaku. . “Tante. “Mmaauu tante. Tapi rupanya hal ini tidak dirasakan olehku saja. “Ahh kamu memang hebat Dith. lalu dia bertanya lagi padaku.. Dith... “Kamu mau nggak kalo diajak begituan sama tante”. Terusin Diith.. Arghh enak Dith. Kemari deh”. “Menurut kamu tante seksi nggak.” kataku. “Ah boleh aja kalo kamu mau” jawabnya. Dith” jawabnya sambil meletakkan tangannya di atas kemaluanku. ntar bisa tambah gede loh” kataku. kesempatan ini tidak tentu aku sia siakan. ingin rasanya kuhisap-hisap sambil kugigit putingnya. sambutnya. Kamu nakal ya” kata tante sembari tersenyum manis ke arahku.” kataku. “Ah masa sih?” tanyanya.“Kamu terangsang yah. Malam ini kamu mesti memberikan kepuasan sama tante yah.... Tante kok kelihatannya makin lama makin seksi aja sih. Lalu aku pun mencoba mencium Tante Mulat. “Ah takut tante marah” kataku. sungguh di luar dugaanku. Wah kesempatan besar. biasa aja” jawabku mencoba mengendalikan diri. kemudian diletakkan kembali di payudaranya sehingga aku pun semakin berani meremas-remas payudaranya.” Ah. Ehh. Arhh... aku boleh buka baju tante nggak?” tanyaku. “Seksi mana sama yang di film itu?” tanyanya lagi sambil membusungkan payudaranya sehingga terlihat semakin membesar. Arrhh”. Sshh” rintihnya hingga semakin membuatku penasaran. lihat film ini?” “Ah nggak tante.. spontan saja kulepas tanganku. “Ahh. “Waahh jangan dipegangin terus tante... Ehh aku boleh pegang itu nggak tante?” kataku sambil menunjuk ke arah payudaranya yang besar itu. Dith” katanya.

Terus besar tapi masih tetap kencang. dengan semakin cepat kujilati klitorisnya dan jariku kucobloskan ke liang kemaluannya yang semakin basah. Ahh” Nafas Tante Mulat terengah-engah menahan nafsu.” . Ahh enak sekali. “Aahh buka saja Dith. Sementara itu batang kemaluanku yang masih tegang di elus-elus oleh Tante Mulat dan aku pun masih memilin-milin puting tante yang sudah semakin keras itu.. Lalu dengan nafsu kujilati liang kemaluannya dengan lidahku turun naik seperti mengecat saja. langsung saja aku menjilat-jilat payudaranya yang memang aku kagumi itu. Tante udah keeluuaarr Diith. tante sudah lama tidak merasakan kepuasan ini loh. Ahh” sambil menjerit kecil pantatnya digoyang-goyangkan dan lidahku masih terus menjilati bagian bibir kemaluannya sehingga cairan orgasmenya kujilati sampai habis. “Teruuss.. Lalu aku juga tidak mau kalah. Tangan Tante Mulat segera menggerayangi batang kemaluanku lalu digenggamnnya batang kemaluanku dengan erat sehingga agak terasa sakit tapi kudiamkan saja karena terasa enak juga diremas-remas oleh tangan Tante Mulat.. Rupanya Tante Mulat mulai terangsang kembali ketika tanganku meremas-remas payudaranya dengan sesekali kujilati putingnya yang sudah tegang itu..Dengan cepat kubuka bajunya sehingga payudaranya yang besar dengan puting yang kecoklatan sudah berada di depan mataku. Tante akan buat kamu merasakan nikmatnya tubuh tante”. seakan-akan seperti orang kelaparan.. Arrgghh. “Aahh.” ujarnya sambil mencium bibirku sehingga cairan liang kemaluannya di bibirku ikut belepotan ke bibir Tante Mulat.. Teerruuss Dith. “Arrhh. “Aah. Ohh”. “Oohh.” desahnya sambil terus mencumbu bibirku. Sshh. Seperti kesetanan aku langsung membuka CD-nya dan lalu kuciumi.. Enak sekali” jeritnya. Sekarang Tante Mulat sudah bugil total. tanganku juga terus meremas-remas payudaranya yang indah itu...” lagi-lagi tante mengerang-erang keenakan.... “Arrgghh. Kulihat liang kemaluannya yang penuh dengan bulu... Tante Mulat semakin kelabakan hingga dia menggoyangkan kepalanya ke kanan dan ke kiri sambil meremas payudaranya. “Aahh kamu suka sekali sama dada tante yah.. Tante udaahh maauu kkeeluuaarr..” Lama aku menjilati putingnya sehingga tanpa kusadari batang kemaluanku juga sudah mulai mengeluarkan cairan bening pelumas di atas kepalanya.. Enak Dith. Kemudian tubuhnya tenang seperti lemas sekali... “Wah ternyata kamu hebat sekali. Lalu kupercepat jilatanku dan tusukan jariku sehingga dia merasa keenakkan sekali lalu dia menjerit. Aarrhh. Sshh tante udaahh nggaakk tahaann laaggii. Setelah puas jariku bergerilya lalu kudekatkan mukaku ke liang kemaluannya untuk menjilati bibir kemaluannya yang licin dan mengkilap itu... Dith?” “Iya Tante abis tetek tante bentuknya sangat merangsang sih. “Sekarang giliran tante. Beberapa saat kemudian tubuhnya bergerak dengan liar sepertinya akan orgasme. Lalu dengan pelan-pelan kumasukkan jariku untuk menerobos liang kemaluannya yang sudah basah itu. Lalu sekilas kulihat tangan Tante Mulat sedang mengelus-elus bagian klitorisnya sehingga tanganku pun kuarahkan ke arah bagian celananya untuk kulepaskan. kukulum terus puting susunya sehingga Tante Mulat menjAdith semakin blingsatan.

. agak sempit rupanya lubang kemaluannya sehingga agak sulit memasukkan batang kemaluanku yang sudah tegang sekali itu... Sshh. lalu tubuhnya kembali tenang menikmati sisa -sisa orgasmenya. Sshh”. “Aahh. Dengan penuh nafsu kuangkat kakinya sehingga dia mengangkang tepat di depanku. “Oohh.. Sedetik kemudian dia mulai mengecup kepala batang kemaluanku yang telah mengeluarkan cairan bening pelumas dan merata tersebut ke seluruh kepala batang kemaluanku dengan lidahnya. Selang beberapa menit setelah tante melakukan hisapannya.. Ayolah Dith. “Wahh kamu memang hebaat Dith.“Aahh kamu memang pandai muji orang. “Aahh. Lalu Tante Mulat mulai menciumi dadaku terus turun ke arah selangkanganku sehingga aku pun mulai merasakan kenikmatan yang luar biasa sampai akhirnya Tante Mulat berjongok di bawah ranjang dengan kepala mendekati batang kemaluanku. Oohh pelan-pelan Dith. Aahh” Tubuh Tante Mulat kembali bergerak liar sehingga pantatnya ikut-ikutan naik.” Lalu aku mendorong masuk batang kemaluanku. Dith. Enak sekali.. Oohh. Aku benar-benar merasakan nikmatnya service yang diberikan oleh Tante Mulat.” ujarku sambil terus menyodok liang .. Tante udah nggak sabar mau ngerasain memek tante disodok-sodok sama batangan kamu itu”.” Sementara itu tangannya masih terus membelai batang kemaluanku yang kepalanya sudah berwarna kemerahan tetapi tidak dikocok hanya dielus-elus. desahnya... Aahh... tante mau keluuaarr.. Sshh. jangan tanggung-tanggung masukiinn. Cepat Di. aku mulai merasakan desiran-desiran kenikmatan menjalar di seluruh batang kemaluanku lalu kuangkat Tante Mulat kemudian kudorong perlahan sehingga dia telentang di atas ranjang. Uh. Ohh.” mendengar rintihannya aku semakin bernafsu untuk segera menyelesaikan permainan ini. Rupanya dia kembali orgasme. Tante sampe keok dua kali sedangkan kamu masih tegar” “Iiyaa tante. bisa kurasakan cairan hangat menyiram kepala batang kemaluanku yang sedang merojok-rojok liang kemaluannya. Sementara itu aku terus menjilati puting dan menjilati leher yang dibasahi keringatnya. Kemudian batang kemaluanku mulai kupompakan dengan perlahan tapi dengan gerakan memutar sehingga pantat Tante Mulat juga ikut-ikutan bergoyang. ayolah masukin batang kemaluan kamu ke tante yah.. Lalu aku mulai membimbing batang kemaluanku ke arah lubang kemaluannya tapi aku tidak langsung memasukkannya tapi aku gesek-gesekan terlebih dulu ke bibir kemaluannya sehingga Tante Mulat lagi-lagi menjerit keenakan.. Sshh.... Bentar lagi juga Adithth keluar nih.. Dith.. “Aahh. Rasanya nikmat sekali karena goyangan pantat Tante Mulat menjAdithkan batang kemaluanku seperti dipilin-pilin oleh dinding liang kemaluannya yang seret itu dan rasanya seperti empotan ayam. Sementara itu tangan Tante Mulat mendekap pantatku keras-keras sehingga kocokan yang kuberikan semakin cepat lagi. Aahh” Aku mulai mendorong kepala batang kemaluanku ke dalam liang kemaluan Tante Mulat sehingga dia merasakan kenikmatan yang luar biasa ketika batang kemaluanku sudah masuk semuanya. “Iiyaa tante” kataku. Teruss-teruuss. “Aahh Dith. Lalu dia mulai membuka mulutnya dan lalu memasukkan batang kemaluanku ke dalam mulutnya sambil menghisap-hisap dan menjilati seluruh bagian batang kemaluanku sehingga basah oleh ludahnya..... “Aahh.

” “Iiyyaa... usiaku 32 tahun. aku terpana melihat kecantikan Tante Mona yang memakai baju kebaya bordiran.. Tante.. Aahh. aku tergoda untuk selingkuh. Sshh. Sshh” “Aduh tante bentar lagi aku udah mau keluar nih. sehingga lekuk tubuh dan bentuk payudaranya terbayang ditutupi kemben (pakaian kain Jawa) hitam yang membuatku ingin sekali melirik kemana perginya Tante Mona dan membayangkannya di saat Tante Mona telanjang. “Aahh... Ahh.. Tante. ngilu rasanya batang kemaluanku dihisap olehnya. “Aahh.. Dith. Aahh. Tante Mulat pun pindah ke Bandung dan menjalankan usahanya di sana. “Aahh enak sekali tante. Dith.. aahh.... tetapi pada waktu hari perkawinan iparku. Shh. Seerr. Tante Mulat memelukku kuatkuat sambil menggoyang-goyangkan pantatnya..kemaluannya yang berdenyut-denyut itu. Ah. Lalu Tante Mulat menbelai-belai rambutku.” kataku. Karena merasa malu.” Setelah itu dia mencabut batang kemaluanku dari liang kemaluannya kemudian dimasukkan kembali ke dalam mulutnya untuk dijilati oleh lidahnya. sudah empat tahun perkawinanku tapi seorang anak belum kami dapatkan.. Tante Mulat tidak pernah menghubungiku lagi. Setelah kejadian itu kami sering melakukan hubungan seks yang kadang-kadang meniru gaya-gaya dari film porno. Aahh... aku melihat seorang wanita berumur kira-kira 40 tahunan yang kutahu dia adalah istri dari pamannya calon pengantin wanita.. Awalnya kuanggap biasa perkenalan ini. Oohh. karena kami samasama panitia perkawinan iparku.. “Ah kamu ternyata seorang jagoan.. Perkenalanku dengan wanita itu berawal 2 tahun yang lalu. Adith mau keluar nih. saat kakak istriku mau menikah. “Aauuhh pelan-pelan Dith.. Aku benar-benar sangat kehilangan Tante Mulat dan semenjak kepindahannya. Seerr. Dan kemudian kami berdua pun tidur saling berpelukan. “Aahh enak sekali tante.... Sshh” erangan Tante Mulat membuatku semakin kuat merojok-rojok batang kemaluanku dalam liang kemaluannya. Malam itu kami melakukannya sampai tiga kali.” Selama dua menitan aku masih menggumuli tubuh Tante Mulat untuk menuntaskan semprotan maniku itu.. Sshh.. tapi sejak perkenalanku dengan wanita itu. Tante mau ngerasain. Aahh. Ahh” lalu aku memeluk Tante Mulat sambil meremas-remas payudaranya. Terus... Tergiur dengan Tante Mona Sebut saja namaku Setio. Aahh. Ahh. kami mengunjungi rumah calon mempelai wanita untuk melamar. Sementara itu.. Karena cintaku pada istriku. .” lalu dengan sekuat tenaga kurojok liang kemaluannya sehingga kumpulan air maniku yang sudah tertahan menyembur dengan dahsyat. Suami-Suami Edan. Croott. Mau rasain siraman hangat peju kamu.. Croott.. Hubungan kami pun berjalan selama dua tahun dan akhirnya diketahui oleh orang tuaku.” “Terusin Dith. Keluarin di dalam aja yah. “Aahh tante juga mau keluar lagi aahh. dan kutahu kemudian namanya Tante Mona. tidak ada niat untukku berselingkuh...” Lalu aku mengangkat kaki kanan tante sehingga posisi liang kemaluannya lebih menjepit batang kemaluanku.

sudah. sedangkan dia menceritakan bahwa sebenarnya Tante Mona menikah disaat suaminya telah mempunyai anak yang sekarang sudah kuliah. tante senang loh kayaknya obat yang adik kirim buat ibu bagus sekali. tiba-tiba HP-ku berdering..?" . temanku datang ke rumah untuk menawarkan bisnis "MLM" berbasis food suplement yang dapat membuat beberapa penyakit sembuh. tante Mona datang dengan suaminya dan ibunya Tante Mona yang duduk di kursi roda akibat sakit stroke yang katanya sudah 4 tahun diderita. sampai besok yach.. Saat itu Tante Mona mengenakan baju dan jeans ketat. eng. Setelah dapat nomor telpon Tante Mona dari iparku.. tapi karena ibunya sedang anval. "Dik. Ketika sampai. Ketika dia duduk.... Setio. dan mempersilakan aku duduk di sofa yang dia pun ikut duduk. Sebulan kemudian.? Disini Tante Mona.. sehingga kami berhadapan. Tante Mona mengatakan padaku bahwa ia senang kalau ibunya sudah agak membaik.Setelah acara pernikahan itu selesai. kalau begitu besok siang deh.. aku berharap bisa ketemu Tante Mona. tetapi ketika iparku memiliki anak. Tante Mona menanyakan hal tentang perkawinanku yang sudah 4 tahun tetapi belum dikaruniai keturunan. karena Tante Mona harus menemani suaminya yang tugas di Surabaya. ya. sehingga lekuk tubuhnya membayangi lagi pikiranku yang terbawa hingga kutidur. kuketahui Tante Mona sekarang satu bulan di Jakarta untuk menjaga ibunya dan satu minggu menemani suaminya di Surabaya.. otomatis kami jarang sekali bertemu..!" Keesokannya. Tante.. membuat pikiran kotorku kepada Tante Mona muncul lagi. apa khabar. pukul 11:00 aku ke rumah Tante Mona. Setelah hampir satu jam kami mengobrol. Satu minggu kemudian." "Eh. Keesokan harinya. Seminggu setelah itu..?" "Selamet deh Tante. otomatis aku hanya bertemu pembantunya. Dan dari iparku..!" "Ya. Dik.. satu kakinya disilangkan ke kaki yang lain. aku bertemu lagi dengan Tante Mona pada waktu menengok bayi..? Kapan bisa kirim. Langsung pikiranku tertuju kepada ibunya Tante Mona. ketika acara syukuran bayi iparku. Tidak lama kemudian Tante Mona muncul dari pintu yang lain dari tempat kumasuk ruangan itu. Saat itu Tante Mona mengenakan baju model jubah mandi yang panjang dengan tali di pinggangnya. aku langsung menghubunginya. sebenarnya aku malas menerimanya karena nomor yang tertera tidak kukenal. ibu sekarang sudah nggak pakai kursi roda lagi. kalau begitu tante pesan lagi yach. iya Tante. tapi dengan agak malas kuterima juga telpon itu yang rupanya dari Tante Mona. Tante Mona setuju untuk mencobanya terlebih dahulu.. sehingga betisnya yang bunting padi dan putih bersih terlihat olehku. aku disuruh menunggu oleh pembantunya di ruangan yang sepertinya ruang perpustakaan.. ketika aku mengantar obat itu. Hampir satu tahun lamanya aku ingin melupakan dirinya. Kami mengobrol panjang lebar.. ya berapa nih harga obatnya.?" "Wah. saya kirim ke rumah. Setelah obrolan kami... "Oh..

kugigit dan kusedot...! Soalnya sudah dua bulan Tante tidak dijamah Om. . sesekali lidahnya dimainkan di mulutku. "Dik. Tante tau nggak. kalau hal ini sudah saya impikan sejak pernikahan Desi. kuhampiri dia sambil menutup pintu.. sehingga Tante Mona mengelinjang dan makin keras tangannya mencengkram batangku.. putingnya yang putih kemerahan sudah jadi bulan-bulanan lidah dan gigiku. aku seperti melihat suatu mukjizat. sehingga kulihat kalau kamar di sebelah ruang kududuk adalah kamar tidur Tante Mona. tujuan saya khan yang penting Ibu bisa baik.. "Dik. Dada bidang dan perut sixpackku mulai diciumi dengan nafsunya. sudah nggak seksi dong.. layani Tante yach.!" Tiba-tiba kali ini aku bisa melihat Tante Mona yang setengah bugil dan memohon kepadaku untuk melayani nafsunya. deh Tante. Aku melihat tanpa berkedip tubuh Tante Mona yang sedang berdiri telanjang dada dan pangkal pahanya tertutup celana dalam berwarna pink memperlihatkan sekumpulan bulu hitam di tengah-tengahnya. Tante ambil dulu yach uangnya di kamar. sehingga batangku mulai mengeras mendesak celana dalamku. Setio. "Dik. Wangi tubuhnya membuat nafsuku juga meningkat. lekukan paha dan kaki jenjangnya yang indah dan betisnya yang bunting padi. sudah Tante. apa lagi sekarang... tapi. soalnya Tante seksi banget sih waktu itu..." "Iya. sementara lehernya dan pundaknya kuciumi. kuhampiri juga Tante Mona. Tangan lembutnya mulai melepaskan dasi dan bajuku hingga kami sudah telanjang bagian atasnya.. Tante Mona berdiri di samping tempat tidurnya dengan jubah yang dipakainya telah tergeletak di bawah kakinya.. nggak usah. gratis kok. masih. dan tiba-tiba perasaanku terhadap Tante Mona yang pernah ada dalam pikiranku muncul.. Bentuk tubuh Tante Mona sungguh indah di mataku. sedangkan aku mulai memainkan mulutku di payudaranya yang terbungkus kulit putih bersih. kulitnya putih bersih.?" "Oh..!" Dengan agak ragu karena perasaanku tidak enak masuk kamar orang lain." "Ok.. Setio. e.? Kamu sini deh." Bibir tipisnya mencium bibirku dengan hangat." Tante Mona berdiri dan masuk ke pintu tempat tadi dia datang..?" "E. Tante kelihatan lebih seksi. boleh deh Tante. Tangannya mengelus celanaku di bagian batangku yang sudah mengeras. tapi pintu itu dibiarkannya terbuka. eng. nggak lah Dik.."Ah.?" "Anak-anak kalau pulang jam 5:00 sore. payudara yang berukuran 36B berdiri dengan tegaknya seakan menantangku. kalau anak-anak Tante datang gimana.. ta. berapa sih harganya." "Ah. persis bentuk tubuhnya penyanyi Jennifer Lopez... kalau kamu nggak mau dibayar sama uang.. sama nafsu Tante Mona aja yach.. bb.. lagi itu kan anak-anaknya Om. Aku seakan tidak bisa menelan ludahku karena Tante Mona sekarang tepat berdiri di depanku." "Sekarang.? Kamu mau khan. Begitu sampai di pintu.. aku pun membalasnya dengan lidahku. Tante. Dari dalam dia teriak ke arahku menanyakan harganya sambil memanggilku.

?" "Kalau panjangnya 20 cm. kamu.? Ah. akhirnya kepala batangku digigit mulut mungilnya. lalu kutelan cairan itu sampai habis.. sehingga makin cepat kujilati." Paha putihnya sudah kuusap lembut dengan tangan kiriku. sementara jari tengah tangan kananku mulai menjamah liang vaginanya. kalau diameternya 4 cm." "Wah.. pintar.. Tante Mon. yach. kamu. agh... sementara tangannya menekan kepalaku yang seakan dia tidak mau kalau kulepaskan lidahku dari biji klitorisnya...... saat itu juga aroma wangi langsung bertebaran di ruangan yang rupanya aroma itu adalah aroma dari vagina Tante Mona yang bentuknya sangat indah ditutupi bulu-bulu halus di sekitar liang vaginanya.. boleh Tante isap nggak... Tante. membuatku agak gelisah keenakan. kurenggangkan liang ..!" Aku hanya mengangguk sambil mulai kutempelkan lidahku pada liang vaginanya yang rupanya selain wangi rasanya pun agak manis.. sama Om. jilatnya yang enak yah.. Hampir 30 menit klitoris manis itu kujilati ketika tiba-tiba tubuh Tante Mona mengejangngejang. eegh. lalu celana dalamku ditarik turun sehingga batangku sudah dipegang tangan halusnya dan mulai mengocok batangku. lalu kuposisikan batangku tepat di liang kemaluannya yang masih agak basah.. jangan Dik. batangmu besar sekali yach. kok.. sshh.. ntar-ntar deh. enak.... vagina itu paling enak kalau dijilatin. Tante." Aku hanya mengangguk. banget. hebat deh.. Kira-kira 15 menit.?" "Ah. agh.. batangku dipegangnya lalu dimainkan lidahnya pada kepala batangku... "Dik.. lalu dia merebahkan dirinya di sisi tempat tidur... soalnya si Om nggak pernah menjilatinya. wah kalau gini. enak. kali ini kakinya terjuntai ke bawah.!" Kuubah posisi Tante Mona.. buangget.. kalau kamu nggak jijik. ah. boleh saya jilatin. dia berdiri setelah kelelahan mengulum batangku. Dik.. sementara kulirik Tante Mona sedang merasakan geli-geli keenakan.? Kalau punya Om paling setengahnya aja. "Argh. ssh. agh.. keluar. membuatku semakin bernafsu untuk menjilatinya. argh. "Dik. keluarin dengan cara begini..Celana panjangku mulai dibuka dengan tangan kirinya.. enak deh rasanya... ssh. argh. eegh. yang belum pernah Tante. tangan kananku melepaskan celana dalam pinknya. besok-besok mainnya sama Dik Setio aja deh. sehingga dengan cepat kutangkap dengan lidahku.. dan dari klitoris itu mengalir deras cairan putih bersih.. abis. Dik. Kali ini aku yang jongkok tepat di sisi kedua kakinya. payah si Om... Rasa manisnya seakan-akan tidak pernah hilang. tetapi tidak bisa. kamu nggak jijik... "Ah. Tante Mona pun mendesah dan langsung tubuhnya lemas.... Dik Setio mau khan. argh.. Dengan jariku.... Kulihat Tante Mona melirik ke arahku sambil berkata. sih. Tante Mona semakin menggelinjang tidak karuan..... mau yach. gede banget yach.. Setio. membuat.. pasti Tante puas deh. berapa sih besarnya. Batangku yang besar berusaha dimasukkan ke dalam mulut mungilnya... enak.. deh... iya.. kental dan rasanya lebih manis dari biji klitoris.!" "Iya deh." "Wah. Tante mona langsung jongkok di hadapanku.!" Aku tidak menjawab karena lidahku sudah menemukan biji klitoris yang rasanya lebih manis lagi dari liangnya. vagina Tante harum sekali. "Ah..

. karena liang senggama Tante mona sangat sedap sekali rasanya. banget. trus.. gila. ah... biar batang adik..... aja terus. bless. "Argh. e... membuat nafsuku bertambah besar.. ah.... hegk.!" desahnya tidak menentu. gede.! Batangmu. Tiba-tiba tubuh Tante mona menggelinjang dengan hebatnya. Vagina Tante. kamu.. Kulihat Tante Mona berceracau sambil dengan perutnya berusaha menahan batangku yang masuk lubang kenikmatannya. deh. Kuangkat sedikit pantatnya supaya agak menungging dan terlihatlah vagina yang tersembunyi di balik badannya... ah.... dihujam. masuk. Cairan itu sangat manis rasanya sehingga langsung kuhisap habis. argh.. Tante. sudah. tapi tekan. saja... lalu dengan sedikit hentakan.. argh.. yahud.vaginanya. ah. pantatnya yang dibungkus kulitnya yang putih bersih dengan bentuk yang padat dan sexy. yach. kalau sampai vagina saya robek. memek. argh. mungkin karena belum pernah melahirkan.... kutempelkan lagi batang keperkasaanku pada liang senggamanya... banget dech..... aawww.... aku.. emang.. Yang kukagetkan adalah ketika kulirik cairan yang mambasahi paha kami ada tetesan darahnya. sempit. tapi agaknya vagina itu masih agak sempit. tangannya memegang perutku berusaha menahan tekanan batangku pada vaginanya. hegk. aku hanya. memekku..... ssh.!" Aku memasukkan batang kejantananku ke liang Tante Mona dengan berceracau. ah. Aku benar-benar puas. tekannya. keluar. ah. Dik Setio. sehingga meluber keluar membuat pahaku dan pahanya basah. mau. Besok. jadi liang kemaluannya sedikit lebih lebar dan memudahkanku dalam menekan batang kejantananku untuk masuk ke lubangnya Tante Mona. Cairan itu terus mengalir. tetapi aku belum merasakan apa-apa. Akhirnya setelah 15 kali. yach.." Kucoba lagi batangku kutekan ke dalam vagina Tante Mona. punyamu. bless. dik. enak.. argh. Hampir satu jam Tante Mona melawan permainanku... oohh. Karena tadi Tante mona sudah orgasme. nggak apa-apa kok..!" Badan Tante mona langsung kuputar hingga kali ini dia tengkurap.. sehingga memudahkan lidahku memainkan liang kemaluannya untuk menjilati sisa-sisa cairan yang baru saja dikeluarkan oleh Tante mona. ah. Kulihat tubuh Tante langsung tergolek loyo. "Jleb... sedapnya. sich. Tanganku mulai meremas-remas payudaranya. besok. Aku agak menunduk sedikit.. Dik. kupelintir putingnya dengan jariku... mungkin karena batangku yang besar. Sementara kulihat Tante Mona . Dik batangmu rasanya nembus ke perut Tante nich.. Kutekan keluar masuk batangku pada vaginanya berkali-kali.... tapi..... Tante Mona menjerit keenakan. arghh. Setelah cairan itu habis. batang kejantananku kudorong masuk.. "Tante.. hebat. Ah. jleb. masuklah batang kejantananku yang super besar itu merobek liang kewanitaannya. Kucoba lagi hingga 5 kali tapi belum bisa masuk. aku berpikir bahwa selama ini Tante Mona pasti masih perawan walau sudah berkali-kali main dengan suaminya.. kakinya disepak-sepak seperti pemain bola dan keluarlah cairan dari vaginanya yang membasahi batangku yang masih terjepit di liang senggamanya. padahal saya sudah tekan berkali-kali. arghh. trus.. "Ooowww....." "Iya...

!" "Ah. Siapa tahu nanti. serr.. memek. mau. agh. sehingga agak meluber dan rupanya Tante Mona menyukai air maniku yang hangat... aku dan Tante menginginkan seorang keturunan. Se. argh....!" Kukecup bibir Tante Mona yang setelah itu kami membersihkan badan kami bersamaan. Habis saya juga puas. TAMAT ... saya. arghh. sebenarnya aku agak bingung atas permintaannya.. keluarin... Tante. mau. sayangku.. Dik Setio.. Keluar di dalam..!" Cairanku dengan derasnya membasahi lubang kemaluan Tante Mona.." "Iya. argh.! Tante Mona puass deh sama permainan seks kamu.. kamu pun hebat.. Wahh.! Tante sampai dua.. agh.. Tante mona. "Crot. serr. nanti anak dan suamimu datang.. hampir setiap hari aku bertemu Tante Mona untuk memburu nafsu birahi lagi. Tante bisa mewujudkan mimpi saya selama ini. rasanya.." "Iya Tante..tidak bersuara apa-apa. mau keluar. hebat. yaitu menikmati tubuh Tante Mona dan Tante luar biasa melayani saya hampir tiga jam. crot. coba.!" "Ahh. tapi... Tante. Kamu lebih hebat dari suami saya. Aku terbangun dari tidurku ketika batangku sedang dihisap dan dijilat Tante mona untuk mengeringkan sisa air maniku. Dik Setio... aawww. sekali. dan yang agak menyejukkan hati kami berdua bahwa sejak sebulan lalu. dan meneteslah cairan kental lagi dari liang kewanitaan Tante mona yang membasahi batang kemaluanku.. Akhirnya kulepas cairan maniku ke liang senggamanya dengan sedikit pengharapan.. he. memek Tante memang.. sekali..!" Tante Mona merengek meminta untuk air maniku harus dikeluarkan di dalam vaginanya..... jam pun sudah menunjukkan waktu 4:30. aghr. jadi segar.. Tante. Hingga sekarang sudah berlangsung 3 bulan lebih lamanya.. Tante mona sekali lagi kusodok liang senggamanya sewaktu bershower ria.. di dalam. ahh.?" "Iya. masih tegar.. "Dik Setio.... Tante memang luar biasaa. keluar... yach. air mani. ahh. hamil.. besok pun juga boleh.. aja. saya juga sudah. kamu. Tante. Dik.!" "Jangan. terima kasih yach. Hal itu berlangsung satu jam lamanya. Batang kejantananku keluar masuk liangnya dengan lembut.. tetapi setelah kupikir.... Tante bisa. Dik.. hanggatt. Setelah itu. Dik.. Kapan kita bisa main lagi. Dik..... mani... kamu memang.. air. Setio.. karena dia sudah tertidur lemas.. Tiba-tiba Tante Mona terbangun dan dia mengatakan bahwa dia mau mencapai orgasme yang kedua kalinya. hangat.. Tante. kali.. Aku berpikir bahwa hampir 3 jam aku dan Tante mona berburu nafsu birahi. sshh.. "Agh. Di kamar mandi... Besok kita bisa main lagi khan. di luar. Tante... keluarin.. agh....... Akhirnya kami pun ambruk dan langsung tertidur berpelukan... Saya suka sekali ketika batangmu menghujam memek saya. Sekarang kita bersih-bersih. agh.. kamu...? Tante udah pingin main lagi deh. argh. sehingga aku pun menikmatinya. Tante mona dinyatakan hamil.. Terlebih air mani kamu.. Setio ka... sshh.. luar biasa.

Melihat posturnya yang seperti itu. pasti anaknya tinggi dan langsing. Tengsin berat. Kakinya lumayan panjang. Tali branya begitu jelas tercetak di balik kaos ketatnya yang tipis sehingga aku dapat melihat bayangan tali bra serta kulit punggungnya. Trus di sananya lagi deket pintu ada anak-anak SMA sedang ngerumpi dengan dua temannya yang duduk tepat di belakang kursi supir. Lengan kaosnya sangat pendek sehingga aku bisa mengintip keteknya serta sedikit bra berwarna putih. Rangsangan yang dihasilkan oleh gesekan kulit lengan itu . Seluruh perhatianku langsung tersita olehnya. Saya perhatikan gerakannya yang seksi.Ledeng yang biasa lewat depan Yogya Dept. Tiba-tiba dia mengeluarkan buku dari tas kulit yang dari tadi didekapnya dengan mesra. Kalo ngak turun di situ. tapi berbau-bau manajemen. Kulihat jelas pori-pori kulit tengkuk dan lehernya saat ia menyibakkan rambutnya yang wangi. Mobil lama sekali terhenti di lampu merah jalan Merdeka. Tepat di depanku ada nyokap-nyokap lagi ngantuk. Apalagi kendaraan lagi Full-house. akuharap-harap cemas nggak pengin doi turun. aku nggak peduli lagi telat ujian. Biasanya penumpang yang duluan masuk memilih duduk sedekat mungkin ke pintu yang terletak di bagian sisi depan. Ah biarlah! Yang penting keangkut! mana aku ada ujian Sosiologi jam delapan pagi. Bandung. Aku setengah berlari menuju angkot jurusan Abd. pasti ia akan turun di Cipaganti. Jadi aku memutuskan untuk melakukan "silent-movement". Sesaat rambutnya tergerai jatuh ke lenganku. ia pasti anak ENHAI (perhotelan). Aku mencuri lihat catatan tersebut. Setelah membaca situasi ini. tengkuk. aku sudah prepare kalo doi nggak turun di UNPAS. aku dapat menebak cewek ini pasti kuliahan. Rambutnya lurus panjang. leher. Muis . Darahku langsung berdesir. karena kulihat penumpang berebutan. dan mereka enggan menggeser duduknya ke arah ujung dalam karena nanti susah untuk mencapai pintu keluar. yang penting aku bisa berlama-lama di sebelah cewek seksi ini. Belum lagi kalo dijudesin. aku baru sadar di sebelah aku adalah seorang cewek cantik. Yang paling bikin jantungku berdegup adalah kulit lengannya yang mulus banget. "Sialan!" umpatku. moga-moga aja nggak telat! Selagi aku asyik berfikir sendiri. Saat bergerak. Di situ ada jalan tembus menuju STBA. (Posisi duduk penumpang berhadapan. Store jalan Sunda. Moga-moga kebagian aja nih. Secara diam-diam aku menyapu pandangan dari rambut. Mengenakan kaos ketat warna kuning. Jalanan macet banget. Bawahannya celana jeans ketat warna hitam. Kulihat beberapa cewek cakep ikut berdesakan di pintu yang cukup sempit. Beberapa penumpang turun dan naik. nggak mungkinlah aku melakukan move. kulit lengannya bergesekan dengan kulit lenganku (aku juga mengenakan kaos lengan pendek). Aku mengira-ngira karena ia dalam posisi duduk. Hup! akhirnya aku kebagian tempat duduk paling ujung. hingga dadanya yang agak kecil. Aku seperti merasakan aliran listrik yang membuat juniorku berdiri tegak mengeras tapi kejepit posisiku yang duduk rapat. harum dan seger banget. Apa boleh buat aku cuma bisa nebak-nebak karena aku nggak punya nyali untuk negur ngajak kenalan. Agaknya ia curi-curi pandang pula sama cewek di sebelahku ini. Sebelahnya lagi ada mahasiswa. Aku tidak mengerti itu mata kuliah apa. akulangsung pepetkan body-ku ke body-nya yang seksi itu. dan kondisi ini terjadi bila muatan penuh). Hmm. terutama di jalan Purnawarman. Seksi banget deh pokoknya. Dibukanya buku catatan itu.Di angkot "Ledeng! ledeng!" Seorang calo angkutan kota yang dekil begitu agresif memburu calon penumpang. Dia baru mandi.

aha!! Akhirnya kurasakan sesuatu yang kenyal. dan tentu saja berusaha untuk tidak ketahuan. Aku pun makin merapatkan tubuhku. Aku benar-benar menikmatinya.membuatku ketagihan. Kupastikan sekali lagi bahwa tanganku dalam posisi yang tak terlihat dari depan. Tubuhnya tampak tidak bergeser se-inci pun. Tiba-tiba aku tak dapat menahan keinginan untuk meraba kulit lengannya dengan jemariku. Angkot kini melewati kampus UNPAS dan ternyata dia ngak turun. Ngeliat dia nggak bereaksi apa-apa. Punggungnya seperti setengah bersandar ke bahuku.. Kugeserkan ranselku dengan tangan kanan sementara tangan kiriku menyilang ke arah dalam. bibirnya terkatup rapat. Hingga tempat duduk yang sejajar dengan kita kosong. ternyata ia diam saja tidak menghindari elusan tanganku samasekali. Dia menjauhkan lengannya dari jemariku. terutama karena melakukannya secara sembunyi-sembunyi diantara orang banyak. Syukurlah. Tapi sesaat kemudian ia merubah kembali posisi tangannya seperti semula hingga lengannya nempel lagi. Bibirku pun seperti terkunci. Cewek itu membetulkan posisi duduknya serta menyibakan rambutnya agar tanganku yang sudah hinggap di toketnya tertutup ujung rambutnya yang cukup tebal. Di luar dugaanku ia melonggarkan posisi lengannya agak ke atas seolah memberi akses bagiku agar tanganku leluasa menerobos di antara ketiaknya. Aku tak berniat sama sekali untuk melakukan kontak secara verbal. Aku semakin berdebar dan terasa jemariku agak gemeteran. Tapi selama aktivitas rabaan ini berlangsung kita sama sekali tidak saling menatap. Mereka tidak ada yang sadar dengan apa yang sedang kami lakukan. Suhu tubuhku sudah sangat panas. Yes! Rupanya dia juga menikmati sensasi sentuhan. gumamku dalam hati. Ia terlihat bereaksi atas move-ku.. Setengah tegang dan gemetar aku mulai meremas-remas toketnya yang berukuran nggak terlalu besar namun sangat kenyal. Aku mengerti ia pasti malu dan jengah. Ia sama sekali tidak menggeser posisi duduknya menjauhiku walaupun banyak space. Ia melihat kearah kabin pengemudi. Aku semakin berani untuk mengelus-elus lagi lengannya dari atas bahu sampai pangkal lengan dengan hati-hati dan selembut mungkin. Berahiku yang udah sampai ubun-ubun tak kuasa untuk menahan keinginan untuk menyentuh toketnya yang mengintip di antara ketiak dan lengannya. Jadi aku hanya dapat melihat wajahnya dari samping. Kupeluk ranselku dan kuatur agar ujung tangan kiriku menyentuh kulit lengannya yang mulus itu dan gatcha! kutahan posisi itu dan kunikmati beberapa saat. Ia tetap asyik membaca. Sudah begitu aku tidak kenal cewek cantik . Aku langsung berfikir untuk tidak meneruskan aktivitasku. dia tidak sadar. Ada dua kemungkinan. Kutahan tanganku sebentar di posisi itu untuk melihat reaksi cewek itu. Dengan spontan kutarik jemariku karena takut terlihat orang di depan. sedikit. Jemari kiriku sudah sepenuhnya mendarat di area bukit yang sebelah kiri. Dia nampaknya tidak terganggu dengan posisi tanganku tersebut. Diam seribu bahasa. Aku mencoba menyusupkan jariku lebih jauh di antara celah itu. sedikit. Aku tidak perlu khawatir karena ibu-ibu di depanku nampak seperti tertidur.. Aku mencari akal untuk bisa melakukan itu. Aku tambah yakin saat 2 penumpang di sebelahnya pada turun. Aku tidak habis pikir bisa sebegini nekat. itupun tertutup rambut. Aku mencoba untuk menggerakkan jemariku mengelus-elus kulitnya ke atas dan ke bawah. Eh. atau menikmati persentuhan kulit ini. Sedikit.

tuntaskan hasrat yang terpotong. siapa gerangan namamu? Aku ingin ngentot sama kamu. Aku dapat merasakan puting susunya walaupun tersembunyi dibalik kain T-shirt serta Branya. Ia turun dengan agak tertatih kemudian buru-buru membayar ongkos. Aku hanya luck! Karena terus-terang aku jadi ketagihan dengan mencoba melakukan aksi itu lagi saat naik angkot.Sesaat kuperhatikan payudaranya yang tadi selama 20 menit kuremas-remas. Aku melihat kulit punggungnya karena ujung kaosnya sangat pendek. akhirnya pilihan gw jatuh ke SPG yang agak gelap kulitnya. Ia menoleh singkat kearahku sambil tersenyum manis.ini. dan rambutnya dikuncir buntut kuda gitu. tapi seluruh badanku seperti terpatok di atas jok. Pantatnya yang cukup montok. Kedua kakinya yang jenjang ditutup rapat-rapat. Begitu jelas tercetak dibungkus jins scretch. tanpa diseruseruin. Ingin banget aku ikut turun dan mengejarnya. Setelah kupikir. pas mobil gw lagi diisi. Kuperhatikan saat ia turun. Tamat Modal ngisi bensin bonus SPG nama gw kahim.. "Kiri. Bra-nya kayaknya tidak terlalu tebal. Tapi ngak ada satupun yang merespon seperti si cewek cantik dan seksi di atas. sambil dy kanjutin pertanyaan "mas namanya siapa?" . ngajak kenalan kemudian terus bercinta. Ooh gadis cantik. Pikiranku sangat kacau akibat spaneng. Dan tanpa busa pengganjal. Sungguh seksi sekali. Ia mendekap tas kulitnya erat-erat seperti sedang merasakan sesuatu yang tertahan. kiri Bang!" Shit! Kulihat ini jalan Setiabudi. masi pada inget kan beberapa tahun yang lalu pertamina pernah bikin event "pertamina on the move" (kalo ga salah) pas pertamina lagi promosi gitu. Rupanya ia sudah tiba di tujuan. Aku pun menempelkan pahaku ke pahanya sambil menekan kuat-kuat ranselku ke arah juniorku yang sudah sangat tegang. gw jadi sering ngisi bensin di kuningan. Minta ampun! Aku pusing banget. Meninggalkanku dalam keadaan "konak" yang tertahan. kubiarkan saja ceritanya seasli mungkin dengan kejadian sebenarnya. cerita ini berawal ketika suatu hari gw balik dari kampus. tak mau bergerak sampai akhirnya angkot melaju kembali. ya nama samaran lah! masa iya ada orang namanya kahim? gw adalah seorang mahasiswa di kampus grogol. boleh saya tanya2 sebentar?" "lama juga gapapa kak" jawab gw waduh senyumnya manis banget. karena banyak SPG cewenya nah pas gw isi bensin. gw disapa sama dy "permisi mas. sampai akhirnya si tinggi seksi itu menghilang dari pandangan. Maaf kepada pembaca. seksinya. gak terlalu tinggi. Tiba-tiba ia mendongakan kepalanya sambil berteriak. karena di sini ngak ada acara bersetubuh. atau KA parahyangan. Aktifitas ini berlangsung kira-kira 20 menit sampai kurasakan ada cairan hangat di celana dalamku. emang sengaja gw milih tempat bensin yang SPG nya bagus. Ia diam saja saat aku semakin gencar bergerilya. Tepat di depan kampus "ENHAI". Aku menggigil sambil menjerit dalam hati. Benar-benar stranger. Cewek itu mendesah "konak". padahal saat kutulis pengalaman ini ingin rasanya mendramatisir atau menambah sedikit fantasi di bagian akhir: bahwa aku mengejarnya ke kampusnya. Fpuihh. Di jendela aku melihat ia berjalan hendak menyeberang.

"lagi dimana him?" "ni gw lagi dikampus. boleh minta nomer telpon mas?" (karena emang diminta data2nya) "boleh aja sih kak."nama gw kahim. seinget gw sih gw uda lupa sama kejadian di pom bensin. si elin uda siap gw angkut tuh.. "abis lo lucu sih. begitu gw angkat." wiiiii. tapi ntar harus ditelpon ya sama kakak?" dy cuma ngasi senyum lagi tapi ga ngomong apa2 "yauda ni saya kasih nomer saya deh. gw uda cape banget." "lo lagi dimana lin?" "ni gw lagi di kosan" dan kita ngobrol lama sampe gw tau kalo dy ngekos di tebet dan dy lagi kuliah di sahid. yaelah secara itu cuma iseng2 berhadiah. ga dapet ya kasian juga adek gw tiba2 ada telpon dari nomer ga dikenal. lo dmana lin?" "gw lagi siap2 mau jaga shift di spbu kemaren" "oh gitu? ampe jam brapa?" "sampe jam 9 doang kok" "yauda ntar jam 9 gw jemput ya? nanti jam 9 gw nyampe spbu kuningan" "oke boleh. gw baru nyampe rumah soalnya. gw aja baru tau nomer lo tadi. elin nelpon gw pas g lagi di kampus." "emang ini siapa? "ini gw elin" "elin? elin siapa?" sumpah gw uda lupa sama kejadian di pom bensin tadi "ini gw elin yang tadi nanya lo kuisioner di pom bensin" kata dy "buset! kalo jodoh emang ga kemana. akhirnya jam 8 gw cabut dari kampus dan sampe spbu jam 9. sore 2 hari kemudian." kata gw "haha iya gapapa him.. "hei apa kabar?" "baik. trus langsung sibuk ngelinting buat persiapan nanti. *haha adek gw langsung manggut2 kesenengan gitu "yauda ni kita mau kemana ni?" tanya gw "ke kosan gw aja him. nih biar ga cape" kata gw sambil ngasi baks ke dy . seinget gw itu doang) sampelah gw dirumah. dapet sukur. sori2 gw lupa. langsung aja dy masuk mobil gw." kata gw. lumayan ada temen "main" hari ini gw langsung ke mobil. suara cewe yang ngomong. akhirnya udahan telponnya dan kita janjian buat ketemu lagi. " kata gw sambil ngasi nomer hape gw "yauda makasi ya mas" (gw lupa apa aja yang ditanya. beres2 nonton tipi di kamar. "halo. see you. tapi ntar harus ditelpon yaa. nama lo siapa? "saya elin. gw suka aja." "yauda tunjukin jalan ya." ini kata adek gw "oooh elin. ga nyangka ya lo beneran nelpon gw kemaren. ngambil stok ganja (andelan gw banget ni kalo lagi mau minta jatah ama selir).ini kahim bukan?" "iya ni siapa ya? sori nomernya ga gw save" kata gw "ya iyalah lo ga tau nomer gw. " kata dy..

beuh! mana pake g-string lagi.. uda lama gw ga ngebaks" dan ****** gw sih uda manggut2 aja kita ke kasur dan ngobrol lagi sambil ngebaks. nah itu kosan gw yang sebelah kanan pagernya warna ijo. ga tahan gw ngeliat badan dy yang mengkel! langsung aja gw samperin. "gw ganti baju dulu ya him" kata elin gw kira dy mau keluar ganti di wc. karena kaosnya uda dilepas sama dy "kan biar lo tergoda" kata dy sambil masang muka bitchy waduh. eh taunya dy langsung copot kaos didalem kamar. masi kuliah?" tanya gw "iya ni lagi ada kerjaan jadi SPG aja dari agency gw" "eh him.!! . gw dibawa langsung masuk ke kamarnya. ac nya dingin jadi ntar kalo main ga keringetan nih kayaknya. uda sibuk sendiri sama bob marley "nih belok kanan him. ada lagi ga?" tanya dy kesenengan "ada banyak kok. dy berdiri. "mmhhh. gw lagi ngerencanain gerakan-gerakan pas nanti gw ngisep toket lo" "hahaha begoo" kata elin "buka celananya dong.. bikin lagi dong baksnya" kata elin minta ganja "yauda gw bikin dulu" lagi asik-asiknya ngelinting. emang si ngebelakangin gw. nantangin gitu. gw doyan banget nih.. dy iseng lagi langsung buka bhnya. cocok lah sama selera gw. dan topless. wah nice banget toketnya. titit gw jadi naik kena ke pantatnya. liat mukanya yang nakal langsung naik drastis titit gw."wah bob marley. "berarti uda kepengen sayang. sambil mukanya ngliat gw dengan muka menggoda. "bandel sih lo." kata dy waktu nunjukin jalan ke kosannya trus kita turun dan masuk ke kosannya. ngelepas celana jeansnya dengan sensual sangat! pelan-pelan cy buka jeansnya. ternyata kosannya campur gitu. yauda kita ngobrol2 dikasur "gw ngampus di sahid him" kata dy "oh." sumpah uda konak banget gw waktu itu tp elin cuma nyium bibir gw dan bilang "baks dulu yuk.. tapi kurang ajar juga.. haha.haha. "ngeliatin apa lo him?" tanya dy "nggak. "hahaha kok uda kenceng banget?" kata elin sambil muter badannya dan meluk gw dari depan. tenang aja." desah elin sambil merem nikmatin ciuman gw di lehernya. ga afdol kalo atasnya doang" kata gw sambil nyengir elin langsung berdiri dan ngebelakangin gw. enak banget coy. kamarnya enak. ntar bikin lagi di kosan ya" elin ga jawab. ganti baju di depan gw" kata gw sambil terus nyiumin lehernya dan tangan gw yang udah naik ke dadanya yang tinggal make bh. ngebaks tapi di depannya ada cewe yang tinggal make bh doang baru aja gw mikir gitu. ga terlalu kenceng dan ga terlalu turun. gw peluk pinggangnya dari belakang sambil gw cium belakang lehernya. kasurnya dibawah.

baru kali itu gw ngebaks sambil di kasi private striptease!! sadis!! setelah jeansnya lepas. elin ga kalah seksinya pasang gaya.. entot aku lagi yang. langsung gw tancap aja dengan rpm tinggi.panjang banget yang ****** kamuu. jadi ****** gw bisa masuk sampe dalem banget.. sekarang dy ngelepas g-stringnya di depan mata gw dan di depan adek gw. ga ada bulu sama sekali... ****** gw langsung serasa dipijet2 sama memeknya. " aachh.aachhhh. gw kasi elin napas bentar.. dan digesek2in ke memeknya yang uda becek banget. untung aja memeknya masi becek dan pantatnya elin yang ga terlalu besar." kata dy ****** gw pun langsung disepong dengan cara yang sensual. elin duduk dan ngangkang. dy mainin klitnya. gw pelintir dan gw isep pentilnya sampe dy teriak "geli hiiimm. (lagi-lagi gw cuma pasrah dan biarin dy yang kerja) dipegang ****** gw. begitu gw rasa napasnya uda teratur.!!!" "aaccchhhhhhh elin nyampeeee.. gw angkat badannya dan dy langsung ngambil posisi duduk diatas paha gw. wow.dingin. gw jilatin pentil kanan sambil gw mainin yang kiri... muka elin ngeliat ke belakang sambil tangannya yang ngelebarin memeknya mempersilakan adek gw masuk langsung gw masukin ****** gw sampe mentok. diemut sayang. ""uugggghhhh enak him. "mmhh enak lin. ga lama ****** gw di dalem memeknya.. dy mulai terbiasa dan mulai goyangin badannya naik turun.." belom tau aja si elin kalo gw punya jurus lidah sambil elin masih goyang naik turun. sambil nungging..teruss. gw goyang sambil gw pegangin pantatnya yang kecil tapi padet. udah gitu memeknya tembem menantang gitu elin yang uda telanjang merangkak mendekati gw dan bisik "gw pengen dikontolin please. dijilat dari pangkal batang sampe ujung kepala titit. waktu ****** gw menotk... dan lanjut dikocokin sama mulutnya sambil tangannya mijet2 biji gw. ga tahan desahannya napsuin . enak ****** kamuuu... gw naikin pantat gw tiba2 sampe ****** gw masuk semua ke memeknya. gw posisiin dy ke doggy style. lagi enak2nya dy nikmatin gesekan ****** gw.. gw lepas kaos gw sambil celana gw dipelorotin sama dy (untung gw cuma pake celana pendek) "aku mau isep ****** kamu yaaaa.. mulut elin kebuka lebar nikmatin ****** gw. "aaaaaaaaaarrrggghhhhh.. makin napsu gw make dy." aw shit! titit gw langsung berdiri tegak menantang....!!!!" setelah dy ngomong gitu. mukanya meringis sakit +enak. ****** gw serasa dipencet sama memeknya dan kepala ****** gw serasa dicipratin air. "aaaah teruss." dikasi komando." ****** gw langsung ditelen abis sama mulutnya... enak banget ****** gw dipress sama memeknya badan elin pun roboh ke badan gw.. lidahnya ngejilatin semua batang titit gw dan diakhiri dengan jilatan di ujung kepala bosen juga gw disepongin. "ouugghh. bags deh memeknya. pelan2 hiiiimmm" kata dy dengan mata yang berkaca2 nahan sakit emang sih memeknya masih sempit..." gw pun cuma telentang sambl menikmati keberuntungan gw nyepongnya enak deh." waaah desahnya oke banget...

dy langsung ngangkang dan narik ****** gw buat langsung masuk memeknya "cepet entot lagi sayang. gw buru2 ganti gaya ke gaya MOT. langsung deh gw cabut ke rumah. minta ijo2 ato gak minimal klik thanks FANTASI NGENTOT DI SUNGAI .aaahhh" "keluarin di dalem sayangg.banget. gw ga bisa nginep" bisik gw "yauda ati2. "keluarin di dalem aja yang."teriak elin wow nice! lemes banget gw abis ngecrot. *aduh gw jadi kangen lagi ama elin sayangnya gara2 gw waktu itu kebanyakan stok selir. crot! "mmmmhhh aku keluar liin.. gw selimutin badan elin.. gara2 mainnya sambil giting kali ya? jadi berasa double capeknya.. gw beres deh mau pulang. dan gw bangunin.. gw lepas ****** gw dan gw balik badannya dy.... elin cuma bisa geleng2 keenakan "aacchhh enak bangeeett. kita berdua pun tanpa banyak omong langsung ketiduran sambil pelukan bugil.aku suka banget sama ****** kamuu" gw goyang lagi ****** gw maju mundur sambil kita ciuman dengan liar." karena gw rasa gw uda mau keluar... ngliat sebelah gw ada korban baru gw yang tidur tanpa baju karena gw harus balik. besok kabarin lagi ya?" "oke sayang" abis nyium bibir dy. peju gw pun keluar nyembur ke dalam memeknya elin. begitu gw mau narik ****** gw. biar kamunya enak" wow! okelah kalo begitu gw goyang lagi ****** gw asal-asalan biar cepet keluar.. elin ngelingkerin kakinya di pantat gw buat nahan ****** gw tetep di memeknya.mmhhh aku suka banget. sori gw cabut ya..kocok terus memekku hiim. tapi masi ada fotonya kalo pada mau liat ****************************** ** ya begitulah pengalaman gw ngisi bensin berhadiah bispak makasi uda mau baca pengalaman pribadi gw kalo berkenan.. gw kebangun sekitar jam 2 malem. dan gak lama. mungkin si elin lagi tinggi banget ya.. si elin ga keurus karena kalah saing sama selir2 gw yang lain sekarang sih uda lost contact ama si elin.. ga lama gw ngrasa kalo gw uda mau keluar dan uda susah ditahan. sumpah capek banget. "lin. gw genjot terus memeknya sambil gw cium leher belakangnya dan tangan gw yang ngeremes toketnya. gw lepas ****** gw dan gw tiduran di sampingnya.

tapi posisi sungai yang menikung menyebabkan kami tidak dapat melihat pohon pisang di mana aku dan Rani meletakkan pakaian kami. aku harus berhasil memilikinya dan sekaligus membawanya ke tempat tidur (jelasnya ya dientot). Rani mulai melolosi pakaiannya dan berendam. aku menyembul ke permukaan pas di depanRani… saat menyembul mukaku hampir saja menyentuh dadanya yang super besar itu… Rani sedikit kaget karena aku terlalu dekat. Aku mengejang di atas batu besar dekat pohon pisang… dan Rani menghisap habis sisa laharku dan diakhiri dengan jilatan pada lobang penisku… “Nikmat sekali Bang…” komentarnya setelah melahap habis spermaku yang kutumpahkan. “Ayo kita renang rame2″ ajakku. di sela paha kananku. mana yang ngocokin cewec kece banget lagi… dan aku mulai berpikir. cewec dan cowoc pada bugil… pokoknya asyik punya dech saat itu. otomastis meriamku menyapu mulai paha sampai ke dada Rani… dengan sigapRani merusaha meraih meriamku yang melintas di depan wajahnya… membuatku oleng… dan aku berenang menukik ke bawah. dan siapun mulai berjongkok hingga pantatnya terendam air. Mereka langsung cuci muka dan ikut makan bareng kita. dia mendongak dan tersenyum manis sekali. takut di dengar orang lain. lama juga kami berenang berduaan di situ. belum sempat aku menjawab. “Itu Ran yang pake dijepit segala” kataku lagi. Aku pegang pundak Rani dan mendorongnya rebah di air… Rani mulai tenggelam dengan posisi tengadah dan aku berusaha renang di atas tubuhnya. Dengan sigap Rani mencaplok kepala meriamku dan menyemburlah laharku menyirami rongga mulutnya yang mungil. batang sampe ke bijinya dan sesekali menyusup di antara kedua pahaku. Sementara pikiranku melayang jauh… rasa di selangkanganku mulai mengayun seirama tingginya nafsuku dan Rani mulai menjulurkan lidahnya perlahan dia jilat bijiku dan lidahnya menari berputar di sekitar bijiku. Setelah beberapa lama meriamku mulai menegang danRani mulai meremas-remas gemas… dia mulai menyusupkan jemarinya lewat lobang bawah. “Ran… kita berenang yuk” ajakku setelah kami istirahat sejenak.30 kira2 kita mulai makan siang dan di tengah acara baru tampak Wian dan dua temannya keluar dari kamar. “Ran… boleh ngga‟ aku nyobain cara kamu kalo mainin cowoc loe?” tanyaku. Dan merekapun ikut menanggalkan pakaiannya… jadilah kita berenam berenang bugil total… pemandangan ini kalo dilihat dari atas bener2 kaya di taman Firdaus kali ya? Mana pemandangan indah. dia telah masuk ke . aku pandang wajahnya… aduh cantik banget ini cewec… aku ngga‟ habis2nya memuji dalam hati. belum aku sempat menoleh ke bawah. akupun tidak mau ketinggalan dan kami sama2 berenang telanjang bulat menuju ke arah sungai yang lebih dalam. Rani dan Ratna juga… melihat pinggul Rani aku jadi terangsang… pinggulnya cukup gede dan putih bersih… mana bulunya masih sangat jarang lagi… karena nafasku mulai habis. “Kalo mo keluar bilang ya” pesannya. Tanpa menjawab tangan Rani mulai bergerilya ke permukaan celana pendekku. Dia mulai lagi mengurut meriamku… ach… nikmatnya. Aku menyelam mendekati dasar sungai dan melewati kaki2 mulus… dari situ aku bisa melihat body mulus milik Vina. Tiba-tiba kami dikagetkan dengan munculnya Resti dari dalam air yang disusul oleh Wian… ternyata mereka menyelam dari arah batu sampe ke tempatku berenang… dan aku lihat Vina hanya dengan bikini ditutup kain Bali sebatas pinggang menyusur jalan di tepian sungai dan di belakangnya aku lihat Ratna. Resti. tapi gimana caranya? Aku elus rambutnya yang rada2 coklat (bukan pirang). Dielusnya perlahan dari kepala. “Tadi khan udah” jawab Rani. jilatannyapun kini telah merambah sampai setengah batang meriamku dan sesekali diselingi dengan gigitan kecil… tak lama kemudian… “Ran… aku mo keluar” teriakku tertahan. kini aku merasakan kocokannya makin cepat dan makin cepat seirama dengan nafsuku yang kian menggelora… “Aduh Ran… enak sekali… ngga‟ kuat rasanya nahan lama2″ kataku di antara eranganku. Kita ngobrol ngelanjutin omongan tadi soal gaya pacaran Ranidengan cowocnya. rupanya baru bangun. terus karena mungkin dia merasa repot maka celana pendekku berikut CDku ditariknya sekaligus. dan di antara desahku aku makinmembulatkan tekadku untuk memilikinya. aku telah merasakan meriamku tersedot-sedot… ternyata Vina sedang menghisap meriamku dari dalam air… aduh… enak sekali rasanya… tak lama Vina muncul lagi kepermukaan dan bilang “Enak Joss?”.Jam 1. ini anak terlalu sempurna untuk sebuah kenyataan. lokasinya sekitar 20 meter dari tempat kami meletakkan pakaian. Jam 3 aku ajak Rani ke sungai untuk ngobrol dan kita duduk di batu besar dekat pohon pisang. Rani masih menggenggam meriamku dengan sedikit meremasnya… tiba2 Vina berenang ke arah kami dan menerobos di antara aku dan Rani… setelah itu dia keluar kepermukaan untuk mengambil nafas lalu kembali menyelam… kali ini hanya berjongkok di depanku dan aku merasakan ada yang menggenggam meriamku kembali. Seiring dengan kocokannya yang makin cepat. sesaat kemudian kami sama2 keluar kepermukaan dan posisi kami saling berhadapan.

aku jadi makin bersemangat dan membayangkan Vina yang sedang kukerjai ini adalah Rani… beberapa detik kemudian bobollah pertahananku menyusul Vina…. kalo tadi siang kita ke arah kanan rumah. di mana air hanya sampai di lutut. tau2 dia telah berdiri di depanku dengan menggenggam meriamku dan dijepitkannya di antara kedua pahanya. Di dalam tampak pria dengan badan tegap. selain jalannya sempit kita jalannya nerobos kebun orang. kami lihat ada sinar dikit di ruang tengah… aku coba dekatin jendela untuk melihat lebih jelas ke dalam. satu Vina tapi satunya lagi bukan aku.45an… kali ini kita ke arah kiri dari belakang rumah. sedang aku berjalan paling belakang. aku dengan mata masih terpejam. aku menoleh ke asal suara yang ada di belakangku. tubuhku terendam sepinggang karena posisiku yang berjongkok dipinggiran sungai. karena sunset di Bali sekitar jam 6. sedang Vina rebahan di sebelah Rani. tapi gua ganti celana panjang dan pake mantel dulu ya” sahut Vina. Malam itu sepertinya juga gerhana bulan jadi ngga‟ ada bulan nampak… gelap banget jadinya apa lagi di Ubud… di mana kalian tau sendiri seperti apa lokasinya… pokoknya gelap banget dech. tapi bagaimana aku baru keluar dan Rani masih perawan. Setelah beberapa saat Vina mengajakku untuk pindah ke tepi sungai.Rani rebahan di batu besar. Ternyata tidak cuman itu… dia berusaha memasukkan meriamku ke dalam liang vaginanya… dan setelah beberapa kali berusaha. Ranipun mengejang pada akhirnya. Emang sich kita makannya dari jam 6 lebih dan selesainya sekitar jam 7an jadi masih ada sinar dikit. Sampe dekat tebing yang cukup tinggi kita tidak dapat meneruskan perjalanan dan di sisi kanan kita sungainya cukup dalam… jadi kita berbelok ke kiri… jalannya sedikit nanjak… “Bli… di depan ini rumahnya orang bule… cowocnya temen kita. Iseng2 aku ajak mereka jalan2 menyusuri sungai sambil patroli. mulai memikirkan apa yang sebaiknya aku lakukan untuk nanti malam. berkulit hitam legam dan rambut acak model Bob Marley… warna rada pirang campur belang2. dekat batu yang cukup besar. Rani rupanya belum juga selesai dengan menggosok-gosoknya… dia pindah duduk dekat batu besar di mana aku baru bermain dengan Vina. akhirnya masuk juga meriamku dalam liang Vina… dan kami saling berciuman aku mulai menggoyang perlahan maju mundur. lalu Vinapun menyusul duduk di sisiku dengan merebahkan kepalanya di pundakku. Sementara mereka berlima masih bergerombol dekat jendela samping rumah… lalu aku panggil Rani… dia ikut manjat di kursi lalu aku peluk pinggangnya supaya dia tidak oleng… kita ngintip bareng… Pria itu tampak bangun dari posisinya dan kini dia mainkan posisi 69… pada saat dia pindah posisi… aku dapat melihat sedikit wajahnya karena dia menghadap ke arahku dan sinar lilin di kamar itu cukup untuk menerangi wajah jeleknya… shit… itu khan Komang… temenku dulu yang di Kuta waktu aku ngegembel jadi cowoc pantai sama dia dan Agung… kok badannya jadi gede gitu… rambutnya dulu emang panjang tapi ngga‟ gembel kaya‟ Bob Marley gitu… ach… waktu telah merubahnya… demikian pikirku. Aku julurkan lidahku menyapu permukaan bibir vertikal Rani… aku mainkan dengan cepat pas di permukaan kacangnya… Rani mengerang hebat. Jam 7. perjalanan emang tersendat karena saking gelapnya dan kita ngga‟ nyalain senter atau obor. “Bang… tolong donk” pintanya memelas. api dan segala sejenisnya.45 WITA. makin ganas aku mainkan lidahku dengan menyelingi sedotan pada kacang Rani itu… rasa asin2 asyik. Aku diam saja dan perhatian apa yang Komang lakukan dengan pacar bulenya itu… tampak dia memulai permainan . karena kalo pas hari Nyepi di Bali khan tidak boleh nyalakan lampu. aku mulai mengarahkan meriamku ke liang kehangatan Vina yang tampang menganga merah jambu… sebelum mulai masuk. aku bilas dulu meriamku dengan air sungai yang cukup dingin… Aku pegang pinggul Vina dan mengayun pinggulku dengan irama yang teratur… sesekali aku pindahkan tanganku untuk meremas dadanya… beberapa lama kemudian aku dengar nafas Vina mulai memburu dan makin menderu seirama dengan makin kerasnya tempo ayunanku… kemudian Vina mulai mengerang dan aku rasakan ada dua nafas yang memburu bersahutan. Kepalaku aku sandarkan di batu di antara betis Rani yang terjuntai ke bawah. jadi dengan membungkuk (berjongkok) aku mencium dan menjilati vagina Rani.air lagi dan mulai menghisap lagi… sebentar kemudian dia keluar lagi… “Ran… pinjem Jossy bentar ya” katanya permisi pada Rani. Akupun sadar. Jauh juga kita berjalan dan terkadang kita berhenti. butut banget pokoknya… dan cewecnya hanya kelihatan sedikit… rambutnya cepak… orangnya masih muda kelihatannya… kurus dan kakinya tampak panjang… mereka bertelanjang total… dan si pria menindih tubuh si bule cewec… karena agak susah mengintip aku pindah lokasi ke lobang angin2… dengan manjat kursi rotan aku berhasil mendapat posisi baik. dia guide… kita intip yuk” ajak Ratna.30 – 6. Aku coba untuk memejamkan mata dan meresapi arti nikmat yang baru kudapat. di situ Vina menunggingkan pantatnya dan minta aku tusuk dari belakang. “Iya… gua juga mo ganti pakean dulu” susul Resti. Kita berjalan beriringan. Tanpa menanti jawaban dari yang ditanya. “Ayuk… kamu duluan Gek…” Pas sampe dekat rumah itu. Tampak ruangan kosong saja… Wian tampak menjentikkan jarinya dan melambaikan tangan… rupanya dia udah dapat yang kita cari… dari celah korden mereka mengintip dalam ruangan yang rada gelap. dari pada iseng di rumah nganggur. Kita siap ke sungai sekitar jam 7. “Boleh aja. Sambil menikmati sisa2 kenikmatan serta lelah. dengan kaki kananku bertumpu di atas batu dan kaki kiriku terendam air. Kita semua duduk2 di teras belakang menghadap ke sungai d i bawah sana yang saat itu sudah tidak tampak lagi karena gelapnya.20 malam itu setelah selesai makan dalam kegelapan. rupanya aku lihatRani sedang menggosok-gosokkan jarinya di antara selangkangannya… dengan sedikit membungkuk dan wajah yang merintih. Aku duduk di dasar sungai sampai sebatas dada dan bersandar pada batu besar itu. Ratna berjalan paling depan karena dia yang paling hafal jalan setapaknya.

di depanku… “Bang… keluarnya pas sama mereka selesai…” bisiknya. Dia datang menghampiri kami dan semua rombangan kami pada diam ketakutan. mereka nggak nyangka akan tertangkap basah saat ngintip. dia masih diem aja. “Entahlah? Tapi aku tadi lihat temen Abang nancepin dalem2 sepertinya dia keluar udahan” sahut Rani tetap berbisik. karena dia tidak dapat melihat dengan jelas hanya tampak olehnya gerombolan orang di samping rumah yang gelap… dia juga ngga‟ tau kalo aku dan Resti sedang dalam keadaan acak2an. Aku bangkit lalu aku arahkan meriam Jagurku pada selangkangan Resti tanpa tunggu lebih lama lagi… aku kuak sedikit liangnya dan mulai aku benamkan meriam kesayanganku… setelah masuk semuanya karena emang udah basah… jadi lebih gampang dan aku mulai mengayun dengan irama lokomotif… beberapa menit aku tetap saja dengan gaya dan alunan goyang yang sama… lalu aku mulai sedikit putar…. seperti mengorek gigi… “Hek… ach…” desah Resti… Vina menoleh ke arah kami sebentar lalu memalingkan wajahnya lagi dan kembali mengintip… Kakiku digeser oleh Rani untuk lebih lebar dan dia menjilat bijiku dari bawah… wah nikmat sekali… setiap goyangan mendatangkan nikmat yang berbeda… terkadang Rani pindah menjilat kacang Resti… dengusan dan irama nafas Resti makin memburu dan diapun mengejang… “Sodok daleman donk…” dan akupun menuruti dengan sodokan lebih keras sehingga aku lupa kalo dia itu menghadap kaca jendela. karena aku takut Komang main pukul aja karena dikira maling atau apa. “Sssssttt…” semua yang di situ menyuruh aku dan Resti untuk lebih tenang. “Ran… gua ngga‟ kuat ni… pengen keluar…” “Bang… masukkin aja dulu ke anak2 tuh” jawabnya sambil menunjuk ke anak2 yang sedang ngegerombol di jendela. Aku tarik langsung CD itu dan aku berjongkok pas di belakangnya. lobang pantatnya… sementara Rani memainkan meriamku dari belakang dia terus meremas kadang diselingi dengan hisapan mautnya… lalu dia berbisik “Bang udah sikat aja”. Aku berdiri dan mengintip ke dalam… ternyata Komang sedang duduk di pinggir ranjang dan cewec bulenya sedang menghisap bersih sisa sperma komang yang meleleh… aku merasa meriamku mulai diraba oleh Rani dan sejurus kemudian meriamku telah keluar dari sarangnya dan bersarang dalam mulut Rani… sebentar saja meriamku sudah pada posisi siaga penuh. Dia tidak menjawab hanya menoleh dan tersenyum… manis sekali… lalu kembali ngintip. aku elus pahanya… naik ke CDnya… dan aku sibak CDnya… aku angkat sebelah kaki Rani ke sandaran kursi itu dan memasukkan kepalaku di antara kedua paha Rani… aku mulai menjilati kacang Rani… wow rasanya enak dan gurih… bahkan lebih enak dari kacang Rahayu… (kacang khas Bali). trus merambat ke dadanya…. ternyata orang yang mereka intip sudah tidak ada di kamar. “Mereka udahan?” tanyaku. Begitu dekat pada kami tampak sekali bahwa Komang belum dapat menguasai keadaan. “BRAA…AK” suara pundak dan kepala Resti nabrak jendela tempat mereka ngintip. aku sibak sedikit gumpalan pantatnya… lalu aku jilat2 sekian jenak… daerah kemaluannya. “Ran… itu cowocnya gua kenal…” bisikku pada Rani. Aku mulai mencium tengkuk Rani dan meraba toketnya yang super besar itu… sejenak aku mulai mendengar nafas rani agak memburu dan aku coba intip permainan di dalam kamar… ternyata Komang telah menyarangkan meriamnya yang besar dan hitam itu ke sasarannya… dia pompa dengan keras… tampak jari2 si bule itu menancap di punggung Komang… kemudian Komang bangkit dengan posisi berdiri dia ge ndong bule itu dan disandarkannya di dinding… persisi samping jendela tempat temen2 ngintip… perpindahan gaya itu sama sekali tidak melepas meriam Komang dari liang si bule… si bule itu menjepitkan kakinya yang jenjang ke pinggang Komang sedang dua tangan Komang masuk ke sela-sela ketiak dan menahan di pundak si bule… Posisiku yang ngintip dari belakang rumah dapat melihat bagaimana Komang dengan rajinnya menghunjam si bule…tapi posisi Wian lebih pas… karena lebih dekat… sepertinya mereka tidak dapat melihat si cewec bule itu dengan jelas karena terhalang korden. “Jossy… yang bener. Satu dua jenak kemudian mulai ada reaksi nafas memburu… dan dia noleh sebentar lalu asyik balik lagi ngintip… ach cuek aja… lalu aku telusuri bagian depan celananya dan aku cari zippernya dan dapat… aku tarik zipper itu dan juga kaitnya sehingga dengan mudah aku dapat meloloskan celana panjang resti dan kini tinggal CDnya yang masih menghalang. . matanya masih sulit melihat wajah kami. “Mang. “Aku baru dateng beberapa hari di sini Mang” kataku lagi. tapi waktu mereka balik mengintip. tetap konsentrasi pada target intipan. Jilatanku makin cepat dan kini pinggul Rani ikut bergoyang maju mundur…. Aku elus juga pinggulnya.dengan jari2nya yang segede pisang… dia kutik2 selangkangan bule itu tapi sayang aku ngga‟ dapat melihat detailnya karena posisinya cukup gelap terhalang paha si bule. Jossy siapa?” tanya Komang masih bingung. malam itu emang gelap sekali. ini aku Jossy…” kataku sebelum terjadi masalah lebih gawat. Lalu aku turun dari kursi itu dan menghampiri Resti… aku elus pinggul dan pantat Resti yang sedang ngintip dengan posisi nungging itu. tak lama kemudian kakinya mulai mengejang kaku… pahanya menjepit kepalaku… dan diapun berjongkok…. “Mau apa kalian gerombol di sini?” bentaknya. Tiba-tiba muncul Komang bersama cewec bulenya dengan berbalut ala kadarnya dari arah belakang rumah. Aku turun dari kursi dan mulai menyingkap rok Rani….

wah… aku mesti menang untuk bisa ngerasain main ama nih bule. dari posisiku aku dapat melihat dadanya lumayan besar dan kencang…. berpegangan pinggulnya aku mulai serangan maju mundur dengan keras dan cepat… sesekali aku selingi dengan menancapkan meriam kesayanganku dalam2 dan memutarnya di dalam… orgasme Resti yang kedua telah menyusul. Sementara aku lihat Komang dengan memegang dada si bule itu dan mengayun dengan irama keras. lalu pemenang cewec boleh main dengan pemenang cowoc dan yang kalah harus ngaso. Komang mulai dapat melihat wajahku dengan lebih jelas. kedua tanganku aku susupkan untuk meremas dadanya… acchh…aarrgh… Resti mulai mengerang… pertanda seranganku mengena… aku teruskan dengan jurus yang sama tapi makin kupergencar serangan di dadanya serta ciuman di pundak dan belakang telinganya. Aku serang terus dengan putaran2 maut… aku ingin segera memberikan gol yang indah buat Resti beristirahat. demikian juga dengan yang lain… tadinya udah pada kacau semua… pa kaian udah nggak pada bener. Jadi . dia kaget banget. Kami masuk ke dalam kamar yang sama dengan yang kami intip tadi. Sambil menanti turunnya temperatur nafsuku yang hampir puncaknya… aku elus dan ciumin Resti ini bagian da ri cooling down untuk Resti dan diapun tersenyum manis sekali… aku telah menghadiahkan nikmat malam ini. Saat mata mereka beradu aku dapat melihat wajah Ratna yang merah padam walau dalam kegelapan dengan bantuan sedikit sinar tampak sekali bahwa dia sangat malu. takut ada yang ngintip kita dan jadi makin repot. hanya saja pantatnya masih nungging sehingga tidak menyulitkan aku untuk menusuknya. Masuk ke ruang belakang di mana ada sedikit sinar. “Ayo Joss” Lalu kami sama2 menerangkan pada pasangan masing2 untuk ambil posisi. sementara Wian dan Vina di sebelahnya sambil berpelukan. “Ayo udah siap…” Secara bersamaan kita memasukkan meriam masing2 ke arena pertempuran dan sama2 mulai menggoyang dengan jurus2 andalan masing2. Lalu dia memelukku. Lalu aku tarik pinggul Resti untuk lebih ngungging dan kepalanya masih tetap rata dengan kasur. Lalu aku cabut meriamku dan disambut oleh si bule… yang kutahu namanya setelah permainan dengannya usai.Rupanya dia mulai ingat dan mengajak kami masuk ke rumahnya… sambil jalan aku rapikan pakaianku. cowocnya harus bisa tahan lama dan dapat bikin cewecnya orgasme beberapa kali dan pada posisi cewecnya adalah dengan segala cara mereka harus bisa menumbangkan cowocnya sesegera mungkin. Score saat ini 2 sama… tapi Komang ingi bikin sensasi atau orgasme beruntun aku nggak jelas… tapi ngelihat gayanya yang masih konstan menyarangkan meriamnya ke liang si bule ini… sambil matanya terpejam… tiba2 diapun ikut mengejang dan ditancapkannya dalam2… didorongnya kuat sampe si bule terjat uh rata dengan kasur. “Mang… pacuan lagi yuk kaya‟ dulu” ajakku. Gaya si bule ini emang sangat merangsang pada saat dia mengalalmi orgasme… erangannya panjang sekali… juga Komang seakan tidak ingin menghentikan serangannya dan ingin bikin rekor orgasme terpanjang kali. lalu dengan selimut kami tutupi semua lobang di mana tadi kami bisa ngintip. Si bule juga ngga‟ mau kalah dia ikut maju mundurin pinggulnya… tangan Komang yang kiri diletakkan di atas punggul si bule dan tangan kanannya masih meremas dada si bule. dan akhirnya aku jawab juga kalo kami sedang ngintip mereka main. Dan Komang dengan segera menawarkan main rame2 karena dia juga melihat cewec2 yang aku ajak rata2 oke punya. Saat melihat Komang roboh aku langsung sadar bahwa sebentar lagi aku dapat menikmati cewecnya. si bule duduk di pinggir ranjang den telah membuka pakaianny a. aku nengok ke Komang “Udah siap Mang?” tanyaku. Mula2 aku ukul2kan meriamku ke pantat Resti dan setelah agak bangun dengan bantuan tanganku aku gesek2kan ke bibir vaginanya… pas aku sudah siap. Wajahnya menoleh ke Resti dan Komang makin nafsu menyerangnya. kali ini aku minta Resti untuk tidur miring dengan kaki rada silang aku tidak perlu mencabut meriamku dan gaya ini masih mirip dengan doggy style tapi aku merasakan jepitan Resti makin rapet. Aku lihjat Resti menggelepar penuh nikmat saat aku sendiri sebetulnya sudah hampir tidak kuat. Tak lama kemudian Resti tampak mengejang… belum habis erangan Resti tiba2 disusul oleh erangan si bule itu… rupanya 1 sama scoreku dengan Komang. Aku putar lebih keras dan aku coba untuk membungkuk… lalu aku cium pundak Resti perlahan… diapun mendesah lalu aku tekan lebih kuat lagi hingga posisinya kini nyaris tidur tengkurap. maka kami boleh ganti gaya lain selain doggy style. Komang sempat nanya juga lagi ngapain aku dan temen2 malem itu. kalo tidak sedang pertandingan kali udah aku lakukan bongkar muat ini… tapi karena ingin ngerasain barangnya bule… maka aku hentikan serangan yang penting Resti puas dan aku masih belum keluar. karena dia kenal banget sama Ratna. untuk mengimbanginya aku harus memainkan jurus putar… emang lebih sulit main jurus putar pada doggy style… rupanya serangan Resti makin gila… wah kaya‟nya Resti pengen menang pertandingan dan pengen nyobain barangnya komang… yang dia intip tadi dan kelihatan gede banget. Sementara aku lihat si bule mencontoh gaya Resti tapi tangan kanannya digunakan untuk menggapai dan mempermainkan biji Komang… diselingi oleh erangan manja penuh nikmat dan gayanya seakan benar2 menikmati permainnya yang tiada duanya. kemudian kita saling mengenalkan teman2. Setelah Resti dan si bule ambil posisi merangkak di atas kasur… aku dan Komang bersiap dari arah belakang. jadi nanti akan keluar pemenang cewec dan pemenang cowoc. Aku berpengangan pada pantat Resti dan tiba2 aku merasakan putaran pantatnya yang nikmat sekali. Pas dia ngelihat Ratna. sebenarnya gayanya adalah doggy style tapi bersebelahan dan permainan ini ada unsur fightnya. Tapi tugasku pada Resti aku selesaikan dulu… dan karena pertandingan sudah usai. Keuntungannya adalah pemenang dapat merasakan pasangan lawannya. Aku tancapkan dalam2 supaya Resti dapat menikmati ganjalan meriamku di dalamnya. Ratna dan rani duduk bersandar di dinding.

jadi ku sengaja menunggu dia pulang. Akupun bangkin untuk memberikan tempat buat Komang dan yang lain… sedang aku pindah tiduran di lantai di atas pangkuan Ratna. ku lihat dia menaiki mobilnya. setelah lama juga akhir nya sampai juga di rumah nya. dengan sangat hati . lalu ku mulai mencungkil jendela rumahnya. Tanpa di kawal oleh body guard nya. Ku dengar dia menjadi salah satu presenter acara. lalu kucungkil pintunya hati .. tangannya berpegangan pada pundak Vina… aku pilin puting Vina dan aku sedot kuat2 biji kacangnya…. dan dia sudah di kasih uang untuk segera pulang. Saat dia mengangguk -angguk… aku lihat dadanya berayun-ayun indah sekali… ingin rasanya menggapainya tapi tangganku nggak sampai karena Joan berada di atas kakiku. usahaku terhadap Resti maupun Vina juga makin gencar… Joan melenguh keras sambil menancapkan dalam2 dan masih memutarnya perlahan dengan penuh tekanan…. “Bang istirahat dulu nanti kecapaian” katanya. Tak terasa waktu menunjukan pukul 12 malam. Aku pun masuk kedalam . ku melihat keadaan di sekeliling tempat parkir salah satu stasiun televisi. Setelah Asti masuk rumah. Sambil mengisap sebatang rokok. Vinapun melenguh nggak lama kemudian… Resti masih belum sempat aku selesaikan saat wian meminta bagian untuk menuntaskan Resti. Asti Ananta Dingin sangat terasa malam ini. Tak lama kemudian. ku tau bahwa keluarganya sedang keluar kota dari gosip hari ini (bermanfaat juga nonton gosip). "hmm. dasar artis" pikirku. Tak lama pun aku sudah berada didalam sepi hanya ada Asti seorang.tadi saat kenalan aku nggak jelas namanya siapa… karena Komang menyebutnya perlahan… lagian saat itu aku kurang konsen. jari kiriku untuk Resti dan lidahku asyik menari dibelahan bibir kenikmatan Vina. Aku tiduran di samping Resti dan Resti rebah di dadaku… sedang Joan kembali menjilati meriamku. Setelah puas dengan permainan ini lalu Joan bangkit dan mulai menunggangiku… sedang Resti tetap pada posisinya… permainan baru saja mulai ketika secara mendadak Vina ikut bergabung dan menyodorkan dadanya untuk kujilati… sebenta kemudian pakaiannya sudah lolos semua dan diapun bugil. Yang masih nganggur hanya jari kananku saat itu… dan aku gunakan untuk meremas dada Vina… Saat rangsangan yang aku rasakan di meriamku makin keras. Dia lepas kulumannya dan kembali menjilati dari biji sampe ke mushroomku… kembali naik dan turun… jari2nya tidak menggenggam meriamku tapi hanya sedikit menahannya… sesekali diselinginya dengan menjilat berputar perlahan di seputaran bijiku… rasanya nikmat sekali… karena bosan diam saja… aku pindah posisi untuk main segitiga dengan Resti dan Joan… jadi Joan masih menghisap meriamku. Hanya satu orang yang ku tunggu yaitu Asti Ananta. Tak lama Asti segera meninggalkan lapangan parkir. dan ku ikuti mobil nya.hati sekali.Lalu aku pindah posisi saat Komang berdiri dan keluar kamar. Namanya Joan… lengkapnya sebodo… EGP. Vina lalu menaikiku dan menyodorkan liangnya untuk kujilati… rada susah juga aku dengan posisi ini hampir sulit bernafas.dan akhirnya kujumpai juga pintu kamarnya yang berada di tingkat dua. Jangkauan mulutnya cukup baik aku rasakan karena selama ini aku baru lihat orang dapat memasukkan meriamku sampai setengah bagian pas… biasanya masih kurang dari itu… perlahan dia masukkan lebih dalam lagi dan kali ini dia melepas tangannya…. ya mungkin dia beralasan istri nya sakit atau apa lah.peralatan yang sangat mahal pastinya. Resti menjilati dan kadang menusukkan jarinya ke liang Joan dan aku memainkan liang Resti… karena ranjang itu tidak terlalu besar jadi rada sempit juga. supaya tidak timbul rasa curiga. berisikan peralatan . tak penting juga. Komang yang masuk kamar denagn membawa minuman keras import di genggaman tangannya… dan dengan langkah sedikit terhuyung dia menghampiri Vina dan mulai merabai Vina. Sementara meriamku bekerja untuk Joan.hati sehingga tak mengeluarkan suara. dengan kepalanya mengangguk-angguk… meriamku keluar masuk mulutnya yang memiliki bibir mungil. Ku lihat sekeliling rumahnya. Rani mengelus lembut rambutku dan menciumiku. yang penting Asti pulang sendiri malam ini. "Yess bisa". dia menjilat dari biji… terus naik ke mushroom. Dan akupun mencoba memejamkan mataku. "Aman" dengan hati . rumahnya sangat luas. Karena body guard nya adalah salah satu teman ku juga.hati ku mulai masuk pekarangan rumahnya. Joan langsung memegang meriamku yang masih tegang dan mulai menjilatnya perlahan dari ujung dan lidahnya berputar di kepala jamurku. sedikit kesal karena yang di tunggu belum tampak juga. lalu berputar di mushroom baru kemudian dikulumnya. Ku memarkirkan mobil lumayan jauh dari rumah nya. aku mulai melihat keadaan sekeliling komplek rumah nya.

"Wah.. Tak lama ku langsung menghampirinya.. Lalu ku buka celana dalamnya. dan mulai membuka handuk yang menyelimuti tubuhnya. dam ternyata Asti sedang berada di kamar mandi.. aaaaah."aaaaghh. dan terlihat payudara yang sangat indah. tak peduli ku semaking nafsu. mulai basah nih. "sakitt.gesekan jari ku. aaah. Asti mulai kelelahan dan tidak berontak lagi.. Tiba . semakin nafsu birahi ku.. nikmati saja" kata ku dengan nada mengancam sambil memegang pisau ditangan. ku jilati bagian belakang telinganya. dan mulai ku cium pipinya... Langsung ku raba .... vaginanya mengeluarkan cairan lagi." kataku ke Asti sambil tersenyum.raba payudaranya." sambil matanya berkaca . Asti berontak hampir berteriak.remas payudaranya. tak lama tubuh Asti mengejang "aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhh. tangan yang lain tidak berhenti menggesek. Kemudian asti pun duduk dekat meja rias. "udah diam sajah.. jangan.. rambut yang panjang. ampuuunn. dengan dihiasi rambut . vagina yang sangat indah. lalu ku masukan tangan ku kedalan celana dalam nya. asti sudah tampak kelelahan dan sudah tidak berteriak lagi.. "Hmm. "Wow. Segera ku bopong ke tempat tidur. dan berontak.tiba Asti terbangun.."kesempatan".." .. ku mulai meremas .. Lalu langsung ku jilati putingnya. dan mulai mengesek ... Aku pun segera membungkam mulut Asti dengan saputangan yang sudah dibasahi oleh obat bius. memang basah" vagina Asti basah oleh cairannya sendiri.. serta body yang sangat seksi dengan payudara montok. ku mulai meremas . matanya seakan tak percaya dirinya terikat ditempat tidurnya sendiri. matanya mulai merem melek. warnanya masih merah muda. ku jilati vaginanya yang basah.. Ku sembunyi di belakang gorden kamarnya..kamarnya. mungkin habis mandi atau membersihkan make up nya.. ku mulai membuka celana... "aah. Asti hanya mencoba untuk berteriak dan berontak. " Asti mulai mendesah lagi.raba bagian selangkangan Asti.dan tak lama Asti pun keluar dari kamar mandi hanya mengenakan handuk. Tak peduli ku langsung memotong BH nya.ku jilati lehernya.. Belum puas." kata ku sambil tersenyum lebar... apa salaaah ku... Asti semakin menggeliat. Terus jari ku masukan kedalam vagina Asti. terlihat didepan mataku. dan langsungku masukan kedalam vagina Asti. Asti semakin berontak dan kulihat dia mulai mengucurkan air mata.kaca.." Asti berteriak lagi sambil badannya terguncang."hm. tapi tak lama asti pun lemas tertidur. aaa. Hangat dan licin.rambut kemaluan yang tertata rapih... ku jilati lagi vaginanya hmmm. ku ikat tangannya dan kaki nya sehingga kaki nya terbuka lebar. Kemudian ku mulai meraba .. Kulitnya yang putih. Asti berteriak .. dan celana dalamnya yang berwarna hitam juga. "aaaaaaaaaaaaaaahhhh. kumainkan klitorisnya dengan lidah. Asti hanya bergelinjing dan masih tidak sadar... Asri kaget. Sambil mendesah tak karuan.. "Udaa percuma aja.Asti semakin berontak.h. basah oleh cairan vagina Asti. Mulutnya ku sumpal. memang cantik dan seksi" pikirku. aaaah. Kumasukan jariku lagi. Asti kaget tapi tak berdaya dibawah ancaman ku.remas payudaranya. puting nya yang berwarna merah muda. sambil mengocok vaginanya terus menerus. Ku masukan jariku kedalam vagina Asti. Sambil kujilati terus vaginanya. "tinggal tunggu sajah" pikir ku." asti berteriak disertai vaginanya memuntahkan cairan yang cukup banyak. sambil memainkan puting nya satu lagi. kujilati sampai habis.gesek selangkangan nya. Kubuka sumpal mulutnya. Asti sangat terlihat lemas... payudara yang sangat montok di bungkus BH warna hitam berenda. bau yang khas dan sangat licin. Mulai ku ciumi bibirnya yang mungil.. Asti mengelinjing.

.. tuh ngeliatin mulu.. "Emangnya kenapa sih Donn. gimana kalo pas masuk Donny lagi telanjang. Donn" kata pembantu gue sambil buka pintu kamar gue tanpa ada rasa kegelisahan apa apa saat liat gue gak pake apa apa.." nikmat sekali. ... Gue merupakan anak ke empat dari lima bersaudara yang sekarang berumur 25 tahun. mbak mau beresin kamar kamu nih yang berantakan mulu tiap hari kayak kandang sapi. Sekarang'kan saya sudah besar......aaaa.. tiba tiba gue kaget pembokat gue masuk tanpa ngetuk ngetuk lagi..kesakitan "aaaaaaaahhh. Ugh masih sempit. gue aja kalo liat dia lagi ngepel langsung otomatis dede yang di dalem celana langsung mengeliak saat bongkahan dadanya memaksa keluar dari celah kerah bajunya.... "Aaaaah.." Karena dia menjawab dengan rasa yang tidak keberatan kalo gue ganti baju disaat ada dia. lagian saya juga gak mau liat. "Nah.... aaahhh.... silakan bayangkan gimana bodynya. jangan... saya kan udah lama kerja di keluarga Donny. itu'kan dulu.. dengan ku ancam akan kusebarkan video Asti jika Asti melapor kepolisi. Tanpa sengaja gue tangkap lirikan matanya yang memandang ke arak selangkangan gue yang di tumbuhin rambut yang lebat.." ... pasti aku akan kembali lagi.. aaaah. gue punya pembokat namanya Dian yang sampai sekarang masih setia ngabdi di keluarga gue semenjak masih gadis hingga udah menikah dan kemudian cerai dengan suaminya. semakin cepat ku genjot vagina Asti. Gue berasal dari suatu keluarga yang cukup berada di bilangan Jakarta Timur.. yah udah sana kalo mau ganti baju....". liat sedikit aja langsung bangun dari tidurnya.lagian'kan waktu masih SD juga kamu suka pake CD aja kalo di rumah.h" Keringat mulai membasahi tubuh Asti dan diriku... aaaampunnn". ketok dulu dong kalo mau masuk kamar Donny. ah. Kriteria pembokat gue dengan postur body menantang toket ukuran 36 B plus bokong yang bak bemper yang padet. karena pembantu gue ini orang asal Kota Bandung.langsung kugenjot vaginanya. Sambilku jilati dan mainkan putingnya.. Asti orgasme bersamaan dengan diriku. cuma tinggal CD aja yang belom gue lepas.... aaah. hangat dan berdenyut. katanya tadi mbak Dian gak mau liat. "Aaah. tanda mau orgasme. "Mbak. waktu saya masih SD... saaaakit... mungkin dia pikir udah lama kerja sama keluarga gue n udah kenal gue dari gue masih SD. lagi ganti baju ya. Dengan perasaan senang ku tinggalkan rumah Asti... Terkadang di pikiran gue terlintas pemikiran kapan yang bisa nyicipin tubuh montok pembokat gue yang aduhai itu.. "Mbak...... Asti Ananta........ Mbak dian mantap Kejadian ini terjadi tepatnya pada tahun 2006. udah naga bonar gak bisa di ajak kompromi lagi...... aaaah......" celetuk gue sama dia.. " Asti mendesah.... badan Asti mulai mengejang lagi. tinggi badannya kira kira 160 dan berkulit putih. Aku sudah tak peduli teriakannya. "Iiiihhh... sekarang liat mulu. malu gapain. Kata Dian sama gue yang kayaknya acuh terhadap posisi gue yang telanjang. "Eh... Oh.. Pernah suatu hari gue lagi mau ganti baju di dalam kamar pas waktu itu gue lupa ngunci pintu.. dibasahi cairan vagina Asti..." celetuk asal keluar dari mulut. nama gue Donny Suhendra.. Tak lama kemudianku merasakan kesemutan dipenisku.. Mbak memang gak malu yah liat saya kalo telanjang bulat gak pake apa apa... "Ahhhh. Dengan santai gue mulai turunin CD gue yang nutupin kont*l gue yang udah mulai agak kenceng dikit.. Kutinggalkan Asti terkulai lemas diranjangnya yang basah oleh cairan vaginanya. umurnya sekarang kira kira 29 tahun.

. atau mau di rumah saja" tanya mamaku kembali. namun karena terkena air sewaktu mencuci menjadi bagian paha dan dadanya seakan transparan menantang. jauh...... mama mau berangkat jalan kamu baik baik yah jaga rumah.. Pembantu gue pake T shirt putih yang tipis karena dah lama di tambah lagi kaosnya kena air. Dian. secara langsung keliatan jelas banget BH krem yang dipake pembantu gue berserta paha mulusnya yang udah agak terbuka karena duduknya hingga keliatan CD putihnya.. gue liat pembantu gue yang lagi nyuci baju dengan posisi duduknya yang buat naga di dalam cd gue bangun.. Kenapa Nyah.. kamu jaga rumah yah selama saya dan tuan pergi ke Bandung" "Iyah Nyah..... akhirnya aku keluar dari kamar hendak buang air kecil.. di luar gue jadi teringat gimana yah caranya buat bisa nikmatin tubuh pembantu gue yang bahenol ini.... "Mbak gimana kabar Ani. "Dian.. buktinya beberapa kali gue pergokin dia ngelirik terus kearah gue. gugup juga sih gua waktu nanyanya . wong saya lagi beresin sprei yang berantakan ini kok. .. "Kapan pulangnya Ma.... lagian besok Donny ada acara sama teman teman Donny........ Maaf saya lagi nyuci.." Jawab gue sambil ngucek ngucek mata karena baru bangun.. AKhirnya gue tinggal dia di dalam kamar gue yang sedang beresin kamar gue yang berantakan itu.... abis capek ah.... mungkin 2 hari deh baru pulang dari Bandung..." jawab ku seraya kembali membenamkan kepalaku kembali ke bantal. mulus juga nih pembantu gue meskipun udah janda anak satu tapi dari paha dan teteknya masih keliatan kenceng. pantes banyak tukang sayur selalu suka nanyain Mbak Dian mulu kalo tiap pagi. "Yah udah..... dan gue rasa dia juga kayaknya penasaran sama kont*l gue yang gede ini." bantah dia karena malu mungkin kepergok ngelihat kearah selangkangan gue. Setelah kira kira selang beberapa jam setelah keberangkatan mamaku... Dian..." jawab kembali pembokat gue itu ke mama gue.. mau apa minta aja sama Mbak dian.. "Kayaknya dirumah aja deh Ma. Mbak Dian kok bisa sampai cerai sih sama suaminya"Iseng gue tanya seputar hubungan dia sama mantan suaminya yang sekarang udah cerai.... dan kenapa bisa sampai cerai. "Donny..."Siapa yang liat.. Perlu Bro Bf ketahui jarak antara tempat pembantu gue nyuci sama kamar mandi deket banget..... "Mhhhmmm.. kalo langsung pulang. Mama semuanya mau pergi ke pesta pernikahan anaknya tante Henny di Bandung.. waktu gue jalan ke kamar mandi. kayak cewek yang belum pernah kesentuh sama laki laki". "Anjriiit.. Kurang denger tadi Nyonya panggil. sekarang udah umur berapa... kamu mau ikut gak.. kamu mau ikut gak.. kan capek dong Donn..oceh gue dalam hati sambil kencing trus ngelirik ke pahanya yang mulus itu......" panggil Mamaku "Iyah Nyah..." Jawab Mbak Dian Sambil datang dari belakang yang ternyata sedang cuci baju. kamu tanya kapan pulang.. Pas suatu hari libur.". Tanya Mama gue. hari minggu keluarga gue pada pergi ke rumah kerabat gue yang mau nikahin anaknya... baju yang dikenakan sebetulnya tidaklah menantang. biar gue bisa agak lamaan liat CD dan teteknya yang aduhai itu. Sambil kencing gue mikir gimana caranya buka omongan sama pembantu gue." "Dian..

. mbak cerai sama suami mbak karena dia pengangguran.. masa sih mbak sendiri yang banting tulang cari uang. "Yah beda lah mbak..... trus gue keluarin punya gue ngadep ke depan mukanya.. waduh mbak gak tahu deh Donn. .. sama aja kok" Jawab pembantu ku panjang lebar... "Kok tiba tiba Donny tanya tentang itu sih sama Mbak. coba jelasin.. lebih baik mbak minta cerai aja. punya suami sama gak punya sama aja ah. " "Anak mbak sekarang udah umur lima tahun...... "Iiih gede banget punya kamu Donn." "Beda dari mananya Donn.. dulu kalo masih ada suami kan kalo lagi pengen tinggal minta sama suami mbak...." "Gini mbak." "Enak dari mananya Donn. " "Gak pa pa kan Mbak. lebih baik sendiri.." tanya pembantuku sambil bercanda kecil.." "Loh beda dong mbak... Yah. mau nya enak doang... "Lah. "Kangen gak sama Kont*l laki laki mbak... sedangkan suami mbak cuman bangun. Mau bikinnya tapi gak mau besarin. maksudnya apa mbak gak pernah pengen atau kangen sama ini nya laki laki.. main judi sampai subuh.. mbak saya kan gak tanya apa rasanya di masukin sama punya saya yang lebih gede dari punya mantan suami mbak.. punya mantan suami mbak sih gak begitu gede kayak gini... mau minta sama siapa." tanya kembali saya yang sempat membuyarkan pandangan mbak dian yang dari setadi tak lepas memandang kont*lku terus..." Jawab mbak dian sambil melotot ke kont*l gue yang udah Super tegang.. akhirnya pembicaraan yang gue maksud agar gue arahin pembicaraan hingga tentang persoalan hubungan intim.. daripada gak ada.. sekarang udah cerai pas lagi pengen... Gimana rasanya mbak gak bisa ngebayangin. aah kamu ngomongnya kayak kamu dah pernah ngerasain menikah aja sih Donn..... ". Saya kan cuman tanya apa mbak gak kangen sama punyanya laki laki"Padahal didalam hati gue udah tahu keinginan dia yang pengen ngerasain kont*l gue yang super size ini.. bukannya enakan punya suami..." waktu gue ngomong gitu sambil gue turunin dikit celana pendek gue.kayak gue nih psikolog aja. Ngomongnya jangan yang bikin mbak bingung dong Donn.." Jawab gue sambil menjuruskan kalimat kalimat yang gue tuju ke hal yang gue inginin...... karena dari tadi udah minta di keluarin..... mbak... seraya tangannya tetap membilas baju yang sedang ia cuci. "Maksud Donny apa sih. kalo punya mbak dimasukin sama punya kamu yang gede kayak gini.. makan.. Ini dia masuk ke dalam dialog yang sebenarnya......." "Loh. males Donn punya suami pengangguran.. mau apa.

maksud mbak dian sih... boleh yah mbak." "Iih.. mbak gak pernah lakuin kayak gini sama mantan suami mbak.. Tangan gue masuk lewat kerah kaosnya.. memangnya kamu gak malu gituan sama mbak dian... gak ah jijik.. saya mau ngerasain begituan sama mbak dian. "Cobain dulu mbak enak loh... Tangan mbak dian juga kayaknya gak mau kalah sama gue. ennnnak banget" sambil tangan gue mulai turun megang tet*knya yang mengoda itu. "Tapi jangan keterusan yah.. tangannya sambil remas remas . Karena tempatnya kurang tepat untuk bertempur lalu gue ajak mbak dian ke ruangan tengah sambil ngemut kont*l gue jalan ke ruangan tengah... trus kamu mau di apain sama mbak..... " kata gue sambil mendekatkan kont*l gue lebih dekat ke mulutnya. Gue liat mulutnya yang mungil sekarang terisi kont*l gue. "Yah gak lah kan gak ada yang tahu... masa punya kamu di masukin ke dalam mulut mbak.. Dia malah makin ngedorong pantat gue dengan tangannya hingga hidungnya nempel sama jembut gue. masa sama mbak..... gak ahh. Akhirnya permintaan gue diturutin tanpa banyak ngomong lagi mbak dian majuin mukanya kearah kont*l gue yang udah super tegang itu kedalam mulutnya yang mungil..." "Mbak mulutnya di buka dikit dong..... trus langsung gue remes kera tet*knya.. gak pa pa sih.. " tapi posisi tangannya sekarang malah megang kont*l gue sambil ngocok ngocok maju mundur......" jawab mbak dian sambil merubah posisi duduknya sambil menghadap ke kont*l gue dan ngelepasin baju yang sedang dia bilas. tapi kadang kadang mbak tahan aja. " jawab mbak dian yang keliatan di pipinya merona karena merasa jawabannya ngawur dari apa yang gue tanyain ke dia" "Mbak. anggap aja mbak dian lagi kemut permen lolipop atau es krim yang panjang" rayu gue ngarep mbak dian mau masukin kont*l gue ke dalam mulutnya yang mungil itu.. mbak emut truuuus mbak.. "iiih donny. saya mau masukin punya saya ke dalam mulut mbak dian..... boleh gak saya pegang tet*k mbak " "Iiihh.. "Ooooooh." "Yah.. Perlu di ketahui mbak dian merangkak seperti ****** yang haus sex gak mau lepas dari kont*l gue. Donn kok mintanya sama mbak sih.... kan sekarang gak ada orang selain mbak dian sama saya" jawab gue sambil yakinin ke dia."mmmmhhhhh. merangkak berjalan ngikutin langkah kaki gue yang mundur ke arah ruang tengah.. punya kamu kena mulut mbak nih.. biar di mau kasih yang gue pengen.. gimana sih begitu sama ce yang udah pernah punya anak....... minta dong sama pacar Donny. sementara dia kemut kont*l gue maju mundur yang terkadang di selingin jilatan jilatan yang bikin gue pegang kepalanya trus gue tarik maju hingga kepala kont*l gue mentok sampe kerongkongan mbak dian.. abis mbak kan dah cerai sama suami..... lagian kan gak ada yang tahu. yah ada kangen sama punya laki laki....

mbak kira dari dulu jijik kalo liat ce ngemut punyanya cowok..OOooooohhhh.. ooooooohhhhhh.." " Donnn. Dengan jels bisa gue liat buah dada yang gelantungan dan bongkahan pantat yang begitu padat.....gif " Mbak Donny mau kkkkelllluaaar........ anuanuan..... Sementara mbak dian ngemut kont*l gue. Karena mbak Dian telah mengalami organismenya yang pertama.. mmmmbb. Meskipun pada saat Mbak Dian tidak ingin menelan Sperma gue namun gue memaksanya untuk menelannya dan menikmati Sperma gue yang segar itu...... punya kamu enak banget... Crroooot. Gue tusuk tusuk jari tengah gue ke dalam mem*knya hingga mbak dian ngeluarin desahan sambil meluk pantat gue.. " bersamaan dengan desahan mbak Dian yang panjang... sedot mbak..... tusukan jari yang gue sodok sodok pun semakin gencar. Crooot............... Entarkan mbak juga nikmatin sepenuhnya punya saya.. aaaaahhhh... yang slama ini udah banyak bikin kont*l gue penasaran pengen di selipin diantara bongkahan itu.. klllluuuaar. nafas suara mbak dian semakin lama semakin membara terpacu seiringin dengan birahi yang selama ini terkubur di dalam dirinya. maka Gue pun tak mau kala.. Donnn... gue remas tet*knya yang menantang itu terkadang gue pegang MQ nya yang ternyata udah banjir oleh cairan kenikmatan. OOOhhhhh Dooooonnn. . Namun Mbak Dian meronta ronta tidak menginginkan sperma gue keluar di dalam mulutnya.." desahannya begitu menambah gue buat semakin cepat menusuk nusuk liang kenikmatannya semakin cepat.... sedot peju Donny. " Mmmmhhhhh... Wooow.... " kata gue sama Mbak Dian sambil menahan kepalanya untuk memendamkan kont*l gue hingga masuk ke tenggorokannya..... crooot.buah dadanya sendiri.. Donnnyyyyyy... ehh ternyata nikmatnya bener bener bikin ketagihan Donn... berjalan menghampiri gue dengan posisi doggie style mbak dian kembali memasukkan kont*l gue ke dalam mulutnya yang mungil itu.. " Mbak dian lepasin dulu dong kont*l saya.. crotz. sia sia rontahan mbak Dian Sperma gue akhirnya keluar hingga penuh di dalam mulutnya.. sungguh pemandangan yang sangat indah..... "Donnn.." Dengan cepat cepat mbak dian membuka seluruh baju dan roknya yang tadi basah karena kena air. buka dulu baju mbak dian." Desahan mbak dian benar benar membuat semakin terangsang...gif akhirnya Gue semburkan berkali kali peju gue di dalam mulut mbak Dian.. Sekarang terbangun dan mendapatkan suatu kepuasan seks yang selama ini ia tahan tahan. Irama sodokkan kont*l gue percepat kedalam mulut mbak Dian berkali kali hingga desahan panjang gue pun mulai keluar yang menandakan sperma gue akan muncrat.... " Aaaaaahhhh.. enak..... akhirnya mbak Dian telah mencapai puncak kenikmatannya yang terasa di jari tengah yang gue sodok sodok ke lubang MQ nya waktu mbak Dian menyemprot cairan kenikmatannya.. mbakkkkk. kini di hadapan gue telah ada seorang wanita yang telanjang tanpa tertutup sehelai benang.. enak donnn.

. " kata mbak Dia sambil melirik ke arah basoka rambo yang siap mengaduk gaduk isi mem*knya.. jangan bikin mbak Dian kayak gini trus....... Tom_Haunan [DS] Mania Gue berjalan mendekat ke tubuh mbak dian yang sedang lemes. sleep.... saya ngerti mungkin kont*l saya terlihat terlalu besar dibandingkan mem*k mbak. trus menelentangkan posisi tubuhnya dan gue rengangkan kedua belah pahanya.... lalu gue tarik kembali dan mengesekkan kembali ke itil nya yang merah segar itu......." gue bisa liat di matanya takut saat detik detik gue akan menghujang basoka yang besar ini kedalam mem*knya yang terbilang sempit.. mungkin karena dah lama aja mbak kali mbak. masukkin aja Donn " . " Donn. basah karena cairan kenikmatan milik mbak dian. dari sela sela bibirnya mengalir sisa spermaku yang di jilat kembali....... mbak ngeri liat punya kamu yang besar banget itu... gue dah gak perduli lagi sambil tetap ngeliat ke bawah tempat dimana kont*l gue sekarang akan menembus liang kenikmatan yang sungguh sungguh mengiurkan.. " Iya. Donnn. "Tenang mbak tahan dikit... " Dooonnnn.. Kamu apain punya mbak Dian. 6 September 2007 #1 zoldyek and iblizzz like this.. Sambil kembali menaikkan kembali libidonya.... namun sekarang kakinya seperti kehilangan tenaga untuk menahan berat badannya mengalami kenikmatannya.... Donny coba pelan pelan masukin nya... eeee.. mbak tahan dikit yah. gue gesek gesek kepala kont*l gue tepat diatas bibir mem*knya yang mulai kembali basah sama cairan kewanitaannya.. " kataku kembali kepada mbak Dian seraya meyakinkan hatinya. Dengan tangan sebelah kanan gue genggam kont*l gue yang udah tegang terus menerus mengesek gesekan kepala kont*l gue di atas permukaaan Mem*k mbak dian yang udah licin.. udah dong. nikmatnya akan 10x lipat nikmat yang pernah mbak dian rasain sama mantan suami mbak. peeellllannn... Tom_Haunan..... sleeep. Tubuh mbak Dian kini terkapar tak berdaya namun menampilkan sosok wajah penuh dengan kepuasan yang selama ini tak ia dapatkan.. mungkin sangkin basahnya mem*k mbak Dian hingga mengakibatkan suara seperti itu..... Tapi nanti disaat udah masuk kedalam mem*k mbak. tiba tiba mbak dian menahan dada gue dan berharap gue gak masukin kont*l gue ke dalam mem*knya yang sudah lima tahun gak pernah terisi sama kont*l laki laki...Posisi mbak Dian masih sama seperti sebelumnya.. Donnn. Saat Gue mau menjebloskan kont*l gue yang udah menyibak bibir mem*knya. ssstttt... " hhmmmmm. Melihat expresi wajahnya membuat gue kembali semakin nafsu.... Karena saat itu nafsu gue udah sampe otak. Terkadang gue selipin sedikit demi sedikit ke dalam liang mem*knya mbak Dian..sleep. karena dari tadi gue anggap hanyalah pemanasan. " tanya mbak Dian sambil matanya terpejam mengigit bibir bawahnya sendiri.

ternyata mbak Dian tanpa bertanya kembali ia menuruti permintaan gue yang ingin cepat cepat menghajar kembali mem*knya. " rengge mbak Dian sama gue mengharap segera kont*l gue masuk ke dalam mem*knya dan memompa dia. Donnnn.. Rasanya begitu nikmat hingga gue tanjap lagi lebih dalam sampai terasa kont*l gue mentok di dasar rahim mbak Dian yang motok ini... dengan posisi kepalanya lebih rendah dari pada pantatnya.. mbak baru pertama kali di ent*t sama laki laki lain selain mantan suami mbak sendiri " " Donnn." " Donnn. bannngeet ... " Donnn. OOOOOoooooohhh " Cengkraman tangannya di punggungku dan lipatan kedua kakinya pada pinggangku bersamaan dengan erangan panjang yang menandai bahwa mbak Dian akan menyemburkan air maninya untuk kedua kalinya.. sekarang rasanya apa. mmmmmaaauuu.... Jelas terlihat belahan bibir mem*knya yang membuka sedikit mengintip dari celah daging ... " Donnn. Donnn..... Sekarang di hadapan gue mbak Dian sudah siap dengan 2 pasang bongkahan pantatnya yang masih kenceng.. Seperti orang yang mengantungkan setengah badannya. dan siap untuk di santap kembali... kamu hebat banget. mbak gak tahan lagi...... kamu memang hebat Donn. " Tahan mbak yah.. ooohhh. entot*n mbak... Liang kewanitaannya seakan akan menantang Kont*l gue untuk memompa mem*knya mbak Dian kembali....." Mbak mohon kasihan kamu.. " tanya ku kepada mbak Dian setelah gue liat raut mukanya yang penuh dengan expresi kenikmatan.. yang penting mbak bisa ikut nikmatin peju kamu Donn.. Gue langsung membalikkan tubuh mbak Dian dan memintanya untuk menungging. Beberapa kali ia seka mem*knya sendiri hingga bersih dan terlihat kering kembali. karena gue lagi nikmatin sesuatu yang memijit kont*l gue yang terkadang menyedot yedod kont*l gue ini. Desahan liar mbak Dian pun semakin tak karuan.. tangannya langsung merangkul leher gue. Donn.. " lalu tanpa menunggu jawaban selanjutnya ku tancapkan seluruh batang kont*l gue yang udah dari tadi mau mengobok gobok isi mem*knya.. " Gimana Mbak masih sakit..... Karena gue masih ngaceng dan semakin bertambah bernafsu setelah ngeliat raut muka seorang janda beranak satu ini merasa kepuasaan.. pelan.. terkadang dengan tangannya sendiri mbak Dian memelintir puting susunya yang udah mengeras. " Doooooonn. eemmmm.... enak gak mbak. mmmmmbbbaaakk keluar lagi nih. " sahut mbak Dian di saat pertama gue terobos mem*knya........ sekarang kamu mau apain aja mbak ikutin aja...." Namun gue gak sahutin ucapan mbak Dian.. nyeri.. " kata mbak Dian sambil mempersiapkan mem*knya dengan membersihkan mem*knya dari cairannya sendiri yang mengalir hingga di kedua pangkal pahanya.. lalu tanpa banyak buang waktu lagi.... Gerakkannya dan goyangan pinggulnya yang mengikuti irama enjotan gue pun semakin lama semakin liar.. " Pelan. Kadang kadang pantatnya di hentakkan ke atas yang berbarengan dengan sodok sodokkan yang gue hujam ke mem*knya....

" " Ngomong mbak Dian kalo mulai saat ini mbak memang pelacur Donn..... tapi lebih enak Donn rasanya daripada sebelumnya.. " " Donn.... puasin mbak Donn..... Donn.. Posisi mbak dian sekarang tidur terlentang namun kakinya menimpa pada kaki sebelahnya dan badannya agak miring.. " pinta kembali mbak Dian sambil mulutnya yang ter engap engap seperti ikan yang baru saja keluar dari air... dengan posisi ini mem*knya yang terhimpit terlihat seakan membentuk belahan mem*k. Lalu kembali lagi gue masukin kont*l gue yang masih keras ini kedalam mem*k mbak Dian. lebih keras. mem*k yang mengiurkan terjepit oleh dua bongkahan pantatnya yang bahenol itu. Sungguh indah sekali pemandangan yang terpampang. " " Mbak suka bngeeeeet. entot*n mbak.. kencenggg lagi. Ternyata apa yang gue lakukan ini sangat dinikmati oleh mbak Dian sendiri.. laggiii. dengan tangan sebelah gue menahan di pinggulnya... lebiiihhh. Truuus ... setiap wanita dikeluarga tidak akan memiliki bulu/jembut pada mem*k.. " Enaaaak... jgan brenti... yang terkadang selalu mendesah setiap kali bibir mem*knya tersibak karena gesekan kepala kont*l gue. mengorek gorek permukaan mem*knya dengan kepala kont*l gue... enjotan gue kali ini benar benar nikmat banget karena sekarang posisinya kont*l gue serasa di jepit sama pantatnya.. kont*l Donn.. Dooonn. " Donn.. Donnn. mbak suka banget sama kont*l Donn. Hujangan kont*l ku kini semakin cepat dan semakin gencar ke dalam mem*knya........ Cukup lama juga gue mengent*t*n mbak Dian dengan style doggie ini... ennnntot*n mbak Diannn tiap hari . mbak layani. Donnn . hingga gue menyuruh mbak Dian berganti variasi seks.. enak gak... kapan aja Donnny mau.. Dengan tangan sebelah kanan gue pegang batang kont*l gue dan tangan sebelah kirinya gue membuka belahan pantatnya yang mulus sambil terkadang gue usap permukaan mem*knya yang tandus bukan karena suka di cukur namun memang sudah keturunan. Lalu dengan gerakan perlahan gue tusuk mem*k mbak Dian perlahan biar sesasi yang timbul akan semakin nikmat disaat itilnya ikut masuk bersama dengan dorongan kont*l gue yang mulai terpendam. " pinta mbak Dian sembari memeras buah dadanya sendiri....... " Mbak.... lagiii...segar karena barusan gue ent*t. " Mbak memang pelacur Donnny. Mukanya mendahak ke arah gue sambil memegang lengan tangan sebelah kiri sambil mulutnya terbuka seperti pelacur yang haus kont*l kont*l para pelanggan setianya. Kumajukan kont*l gue hingga menempel di permukaan mem*k mbak Dian. Tingkat aktivitas yang gue lakukanpun kini semakin gencar. " tanya gue sama mbak Dian dengan nafas yang telah terengah engah.. " Geli banget Donn rasanya..." Suruh gue ke mbak Dian buat niru ucapan gue. sssstt... Donn. Kali ini dengan mudah kont*l gue masuk menerobos liang kewanitaannya... hingga menimbulkan suara suara yang terjadi karena sodokan sodokan kont*l gue itu.. koooont*l Donnnnyyy... Tangan gue memeras buah dada mbak Dian hingga erangan mbak Dian pun semakin menjadi tak kala hentakan kont*l gue yang kencang mengesek dinding liang kewanitaannya.. Setiap dorongan kont*l gue menimbulkan sensasi yang lebih di raut muka mbak Dian.

.... NIKMATNYA PEMBOKAT GUE. Akhirnya mbak Dian kembali mencapai puncaknya kembali... Dengan keadaan mbak Dian yang sudah tidak berdaya aku terus mengent*t*n mem*knya tanpa memperdulikan keadaan mbak Dian yang sekujur tubuhnya berkeringat karena kelelahan setelah gue entot*n dari setadi. Mbak Dian pun gak pernah menolak saat gue membutuhkan mem*knya karena dia juga sudah ketagihan sodokan kont*l gue. setiap saat gue mau...... Namun pompaan kont*l gue yang keluar masuk tetap gak berhenti malah semakin lama semakin cepat...Doooonnn.. Saat mbak Dian lagi ngegosok baju tiba tiba gue sergap dia dari belakang dan langsung buka celananya dan gue ent*t mbak Dian dalam keadaan berdiri dan slalu gue keluarin di dalam mem*knya dan yang terkadang gue suruh mbak Dian sepong kont*l gue lalu gue keluarin di dalam mulutnya serta langsung di nikmatin peju gue itu.. Hari hari yang sangat sungguh indah selama beberapa hari gue selalu ent*tin mbak Dian dengan berbagai variasi seks... Aaaahhhh. kllllluaaar laaagi. hingga sampai mbak Dian sekarang hebat dalam mengemut kont*l gue... . Crrrooot. Crrrooot.. " erang mbak Dian yang hendak memuncratkan air semakin membuat ku terangsang karena mimik mukanya yang sungguh sungguh mengairahkan. " Donnnn. katanya nikmat manis... entot*n.... " Seruku disaat sesuatu hendak mau menyembur keluar dan terus menerus memaksa. Sering malam malam mbak Dian suka masuk ke kamar gue dan suka sepongin kont*l gue hingga gue bangun dan langsung gue ent*t mbak Dian. kkklarrrr.. " Mbaaaak. Gak pernah gue sia sia in saat berdua dirumah. akhirnya gue tersenyum puas dan mencabut kont*l gue dari dalam mem*k mbak Dian dan menghampiri mbak Dian dan memangku kepalanya dan meminta mbak Dian membersihkan bekas bekas peju gue yang bececeran di selangkangan gue. mbak. langsung gue ent*t mbak Dian. CCrooot. Dengan badan yang telah lunglai. Menambah gue semakin cepat dan cepat mengent*t*n mbak Dian. mbak Dian terkapar seperti orang yang lemah tak berdaya......... trussss " Mendengar seruan mbak Dian yang tertahan tahan karena nafsu yang besar kini sudah menyelubungi seluruh saraf ditbuhnya. KAPANPUN GUE MAU DIA PASTI MENGHIDANGKAN MEM*KNYA UNTUK GUE NIKMATIN..... ooooooohhh. menambah birahi gue semakin memuncak... Tiba tiba gue ngerasain sesuatu yang berdenyut denyut disekitar pangkal kont*l gue. Dooonnn.... mmmmau. entot*n..nyyy mmmaaau...Donnnn. sambil memasukan jarinya kedalam lubang anusnya sendiri...... sampai sampai goyangan buah dadanya seiringan dengan dorongan yang gue berikan ke dalam mem*k....

diharapkan untuk tetap mencantumkan disclaimer ini. Cerita ini hanyalah fiksi fantasi belaka tanpa ada maksud dan alasan tertentu. Selamat menikmati. Jika anda termasuk dalam golongan minor yang masih berusia di bawah umur dan atau tersinggung serta tidak menyukai hal-hal yang berkenaan dengan hal tersebut di atas. mungkin seperti di bawah ini kejadiannya. tapi saya menolak karena sibuk syuting Empat Mata XXX dan menjadi bintang iklan dimanamana. tolong JANGAN DIBACA. Cerita ini diperbolehkan disebarluaskan secara gratis namun tidak boleh digunakan untuk kepentingan komersil tanpa menghubungi penulis dan teamnya terlebih dahulu. tapi saya yakin pasti banyak sekali pemirsa yang mengantri kalau-kalau artis satu ini akhirnya mau menikah lagi. bodynya seksi dan wajahnya melankolis. Bagi mereka yang ingin menyebarluaskan cerita ini secara gratis. kalau saya usul sih. Tamu kita kali ini tentunya tak asing lagi. pemain sinetron. dia adalah seorang artis terkenal. Copyright (c) 2007 Pujangga Binal & Friends.Tukul Arwana saat pria berbibir ndower itu memasuki studio) “Selamat malam pemirsa. Walaupun janda kembang ini sudah memiliki seorang anak. Di dalamnya termuat kisah erotis dan dewasa terkait dengan hubungan seksual. mari kita sambut saja… Tamara Bleszynski!” (Penonton bersorak-sorai dan bergemuruh) . Penulis tidak menganjurkan dan atau mendukung aktivitas seperti yang diceritakan. Internet adalah media bebas untuk menyalurkan semua kreasi. model. Semua karakter dan peristiwa yang termuat di dalamnya bukanlah tokoh dan peristiwa nyata. Cerita ini adalah karya fiksi. ********************************* Pernahkah anda membayangkan apa jadinya kalau tayangan Empat Mata dengan presenter super tenar Tukul Arwana adalah sebuah tayangan live-porn? Kalau fantasi kita sama. pemain film. tapi susah sekali bertemu dengannya. baik yang di studio maupun di rumah. Putra tunggal artis ini kini tinggal bersama mantan suaminya dan walaupun artis ini sudah sangat merindukan sang buah hati. daripada repot mending bikin lagi yang baru. Peace! EMPAT MATA XXX ~ Edisi Tamara Bleszynski Ide Cerita oleh HDL & Binal Crew Finishing oleh Pujangga Binal (Penonton bersorak-sorai dan bergemuruh menyambut kehadiran presenter Empat Mata XXX yang terkenal ndeso . bintang iklan dan kebetulan dia juga seorang janda kembang yang cantik. menarik. Malam hari ini ki ta kedatangan tamu istimewa yang saya yakin sangat ditunggu-tunggu oleh pemirsa semua. Sebenarnya dia sudah meminta saya menjadi pengganti mantan suaminya itu.Empat mata xxx erita ini ditulis dimaksudkan sebagai hiburan bagi mereka yang sudah dewasa. Kemiripan akan nama dan perilaku ataupun kejadian yang terdapat dalam cerita ini murni ketidaksengajaan dan hanya kebetulan belaka. wahahahaha! Baiklah.

Tapi tentu saja dari semua kemewahan tubuh memikat Tamara. konon katanya buah dada itu pernah diasuransikan.Diiringi lagu yang dimainkan oleh band Peppy. jadi dia diam saja dan terus tersenyum ke arah penonton. kok Mas Tukul. (Penonton bersorak-sorai „Cium! Cium! Cium!‟) Tukul berbisik pada Tamara. Kalau sama yang ginian. sekedar face to face. cuma cipika cipiki biasa aja. “cheek to cheek aja kan?” Tukul langsung tersipu-sipu malu. ini yang namanya kesempatan! “Iyalah. Keduanya bersalaman dengan hangat. yang paling menarik adalah buah dadanya yang membusung dan ranum. Tangan Tamara sangat halus dan mulus. Tapi dasar Tukul. Tukul yang didatangi Tamara langsung meneteskan air liur menatap keindahan body tamunya yang seksi ini. Rok yang dikenakan Tamara cukup pendek di bagian bawah sehingga kakinya yang jenjang terlihat menantang dan didukung oleh sepatu berhak tinggi. Vega alias Ngatini sih kalah jauh. sangat menggiurkan mata yang memandang. lagipula apa salahnya sekedar cium pipi? “Boleh saja.” bisik Tamara. mumpung ada kesempatan nyosor janda secantik Tamara.” (Penonton masih terus berteriak „Cium! Cium! Cium!‟) Tamara menyodorkan pipinya pada Tukul untuk cipika-cipiki. Sebagai tamu tidak pantas rasanya dia menolak host yang namanya kian kondang di Indonesia ini. Tak ayal.” Sambut Tukul sok akrab. Dia berusaha menekan ular naganya yang malah tambah ngaceng saat dekat dengan Tamara. Dengan aksi tipu-tipu pura-pura menyapa penonton. pantatnya yang bulat terdorong ke atas. Untung saja janda cantik itu sudah biasa menghadapi laki-laki yang memanfaatkan situasi seperti Tukul ini. Tukul mengeluskan jempolnya yang besar ke tangan Tamara. Tamara. Wah. Rambutnya yang panjang dibiarkan tergerai indah menambah pesona.” Jawab Tamara lembut. sosok model dan pemain sinetron terkenal Tamara Bleszynski masuk ke panggung. ular naga Tukul bergerak-gerak di selangkangannya. “Bagaimana Tamara? Penonton meminta saya mencium Tamara? Kalau tidak mau tidak apa-apa lho…” Tamara tersenyum manis. pasti tidak akan disia-siakannya. “Selamat malam. sangat menggairahkan. Tukul langsung keringetan. Kapan lagi . “Selamat malam. Penonton makin ramai memberi sorak sorai karena penampilan Tamara yang cantik semakin terlihat seksi dengan balutan kemeja dan rok yang ketat berwarna gelap. Tutur katanya yang sopan membuat Tukul tambah belingsatan. kontras dengan kulitnya yang putih mulus tanpa cacat.

tapi apalah artinya penolakan Tamara terhadap seorang pria kutukupret seperti Tukul. bukannya berhenti malah tambah hot. Lidah Tukul bergerak seperti ular dan mencoba memasuki lubang kecil mulut Tamara. Janda jelita itu menggeleng dan menolak. “Gimana pemirsa semua? Pengen ya? Pengen? Makanya jadi orang sukses! Jangan miskin terus! Usaha! Saya bisa begini juga karena bekerja dari nol. kesuksesan ini adalah hasil dari kristalisasi keringat! Saya dulu berawal dari pekerjaan kasar. dia mengoleskan bibir besar yang basah oleh air liur itu ke bibir sang tamu. dia bisa menuntutnya nanti di pengadilan. Tangannya memeluk Tamara dan bergerak nakal menjelajahi setiap lekuk tubuh Tamara. Bibir memble Tukul melekat di bibir Tamara dan ditekan-tekan dengan kasar. dia tidak ingin melakukan tindakan brutal dan emosional yang nantinya bisa menimbulkan keributan dan skandal. tapi janda kembang yang cantik itu kaget saat bibir nyonyor Tukul tiba-tiba saja nyosor ke bibirnya! „Nekat amat sih nih orang?!‟ Batin Tamara.dia bisa dekat dengan Tamara? Sambil memonyongkan bibirnya yang memble. Ciuman sama Tukul ibarat menempelkan bibir ke alat penyedot debu. tidak saja yang berada di studio tapi juga sebagian besar masyarakat yang menonton di depan televisi sedang memperhatikannya. Dasar si Tukul mupeng. Mimpi apa dia semalam kok hari ini bisa-bisanya diajak french kiss sama Tukul? Setelah beberapa saat berciuman. Sudah cukup semua masalah dan gosip yang menghantuinya sepanjang hidup. Lidah Tukulpun segera masuk ke dalam rongga mulut Tamara dan menjelajah ruang itu dengan buas. Dengan senang hati Tamara menerima ciuman pipi kanan dan kiri dari Tukul. Dengan pandai dia memanfaatkan situasi dan berhasil mencium bibir indah Tamara. lalu menjadi cover boy. berulang kali tangan Tukul yang masih memeluk Tamara meremas pantat ibu muda yang cantik itu dengan gemas. Mantan model itu terkejut dan langsung pucat pasi. Tamara meronta sesaat tapi dia kemudian teringat kalau saat ini mereka sedang berhadapan dengan live audience. Tapi Tukul malah makin berani saat Tamara bereaksi dan mencoba melepaskan ciumannya. Tamara geleng-geleng kepala. lalu jadi pelawak sampai sekarang sukses seperti ini…” (Penonton mengelu-elukan Tukul dan tertawa terbahak-bahak) . Dia kaget sekali karena tiba-tiba saja diserang oleh Tukul. tentunya setelah acara ini selesai. „Main sosor aja!‟ Tukul menikmati saat terindah dalam hidupnya ini. kalaupun ciuman si Tukul ini dinilai kurang ajar. sedotannya maut! (Penonton bersorak-sorai dengan gembira) Tukul mendekati kamera sambil cengengesan. akhirnya Tukul melepaskan Tamara yang megap-megap mengambil nafas. Tukul mendekati pipi Tamara.

“Untuk Rafly. “Bagaimana menurut Tamara penawaran Rafly ini?” “Menurut saya. mantan suami Tamara. akhirnya kita kembali bertemu.” Tukul kembali ke depan kamera. akhirnya Empat Mata XXX mendapat kehormatan untuk mempertemukan Tamara dengan mantan suaminya dalam rangka mencari titik temu secara kekeluargaan hak asuh Rasya anak Tamara dan Rafly. silahkan mengutarakan keinginannya. Mas Tukul. setelah mendapatkan restu dari pihak pengadilan. tetap di… EMPAT MATA XXX!!” ### “Setelah jeda iklan. sepertinya Tamara dan Rafly akan melakukan perbincangan yang cukup hangat dan serius. ya begini ini ciri-cirinya acara yang sukses. jadi kedatangannya hari ini ke edisi spesial Empat Mata XXX adalah untuk memberikan solusi bagi Tamara tentang hak asuh Rasya? Benar begitu?” Rafly mengangguk dan tersenyum. Mudah-mudahan pemirsa sabar yah.” “Untuk Tamara. akhirnya saya selaku pengasuh Rasya memberikan kesempatan pada Tamara untuk memperoleh kembali Rasya dengan syarat harus memenuhi beberapa permintaan saya. “Baiklah pemirsa. “Back to… laptop! Untuk Rafly. ada tiga syarat yang harus dipenuhi. “Saya minta maaf.Tukul segera mempersilahkan Tamara duduk dan berbincang-bincang sejenak dengannya tentang hal-hal formal. apa yang akan terjadi selanjutnya? Saya akan kupas lebih jauh lagi. “Baik. kembali ke… laptop!” Tukul memicingkan mata untuk membaca kalimat yang tertayang di layar monitor laptopnya.” Kata Rafly . slot iklan kami memang sudah sangat penuh dan banyak perusahaan yang mengantri untuk bisa menampilkan produknya di acara ini. tidak lain dan tidak bukan. Rafly!” (Penonton bertepuk tangan saat Rafly masuk ke panggung.” Tukul menunjuk ke arah tamunya yang cantik. Saya bersedia melakukan apapun permintaan Rafly asalkan bisa kembali bersama Rasya. Setelah dikonfirmasi.” “Kalau Tamara ingin ketemu Rasya. Setelah menimbang -nimbang. Akhirnya tiba memperkenalkan tamu berikutnya. telah datang tamu yang berikut ini. iklannya banyak! Wahahahaah!” Tukul duduk kembali. ini kesempatan yang baik sekali bagi saya untuk membuktikan bahwa tekad saya untuk kembali berdua dengan buah hati saya sangat besar dan tidak akan terkikis oleh apapun juga.” Kata Tukul sambil cengengesan berdiri di depan kamera. “Benar sekali. “Pemirsa. bersalaman dengan Tukul dan Tamara) Tukul mempersilahkan Rafly untuk duduk.

Tamara menandatangani surat perjanjian dengan cepat. “Rafly.” Tamara terbelalak. lalu dia menyerahkannya pada Tamara. Tiga. Karena sangat ingin bertemu dengan Rasya. “Cukup tiga permintaan saja.kemudian. pasti akan aku penuhi. Janda cantik itu meronta-ronta. Tamara menunjukkannya pada Tukul sebagai saksi dan mengembalikannya pada Rafly.” Rafly tersenyum sadis sambil membaca surat perjanjian yang sudah ditanda tangani Tamara.” Tamara menundukkan kepala dan berhenti melawan. Mas Tukul dan Peppy. Dia sudah siap meninggalkan panggung. “kamu kan sudah tahu. selama acara ini berlangsung. dengan syarat harus mau memenuhi tiga permintaanku. sepuluh pun pasti aku penuhi. Pria itu memandang ke arah Tamara dengan pandangan sinis penuh percaya diri. jangankan cuma tiga permintaan. selama acara ini berlangsung saya ingin Tamara melepaskan semua pakaian yang sekarang ia kenakan sampai bugil. Kamu tetap saja selalu melarang aku menemuinya.” “Tidak usah repot-repot. dia sangat ingin berjumpa dengan Rasya. Rafly menunjukkan tanda tangan Tamara di surat perjanjian sambil berkata penuh percaya diri. Dua. tapi beberapa orang sekuriti menahan Tamara.” Kata Rafly. dia saat ini sedang berada di atas angin. apa buktinya kalau kamu bersedia melakukan tiga permintaanku?” “Apa saja. “hitam di atas putih. wajahnya berubah memelas. memangnya apa tiga permintaan yang diajukan pada Tamara?” tanya Tukul. “Permintaannya adalah. dia harus menuruti semua permintaan saya. apa saja yang telah aku korbank an untuk bisa berjumpa dengan Rasya. Peppy. .” Tamara memohon dengan lembut. saya ingin Tamara melayani Peppy dan Mas Tukul bermain cinta. Ngatini dan semua pemirsa Empat Mata XXX.” Kata Rafly. tapi tak dilepaskan oleh sekuriti. aku berjanji akan mempertemukan mantan istriku .Tamara Bleszynski untuk bisa menemui anakku . “Ini surat perjanjian yang sudah aku buat sejak dari rumah. wajahnya memerah karena menahan amarah dan berdiri dengan wajah geram hendak memaki-maki Rafly. dengan saksi Mas Tukul. Rafly mengangguk dan mengeluarkan beberapa helai kertas berupa surat perjanjian yang rupanya sudah ia siapkan sedari tadi.Rasya secara reguler seminggu sekali saat weekend. Dia sudah tidak sabar lagi ingin segera berjumpa dengan putra tunggal yang sudah tiga bulan lebih tak bisa ditemuinya. “Bagaimana?” “Rafly. kalau saja ada yang bisa aku lakukan. “Satu. hitam di atas putih?” tanya Tamara. Rafly juga mengeluarkan ballpoint dan menandatangani beberapa bagian surat tersebut.

buka. buka!!‟) Saat itu barulah Tamara sadar kalau semua penonton di studio adalah laki-laki. saya akan kupas lebih jauh lagi. Bagaimana. tetap di… EMPAT MATA XXX!!” ### (Penonton bertepuk tangan dengan riuh menyambut kembalinya Tukul.” Tamara terkejut. balik maning nang… laptop!” si Tukul tersenyum melihat kata-kata yang tertera di layar monitor laptopnya. Janda cantik yang seksi itupun semakin ketakutan melihat wajah-wajah mupeng dari para penonton. “Silahkan dituntut. “Saya gak berani jamin mereka gak akan menyerang Tamara. itu kerjaannya tim kreatif Empat Mata XXX.” kata Tukul menakut -nakuti si cantik Tamara. beberapa diantara mereka terdapat pemerkosa dan pembunuh. “Gi -gila! Berani-beraninya Mas Tukul bilang begitu pada saya di depan live audience!! Saya tidak mau!! Ini penghinaan! Saya akan tuntut semua…” Tukul mengambil surat yang dibawa Rafly yang ternyata sudah difotokopi pada saat jeda iklan tadi. Tukul berdiri dengan tenang dan cengengesan menghadap ke arah penonton. “ma-maaf. ada yang tertarik melihat Tamara Bleszynski membuka baju untuk pertama kalinya di hadapan live audience?” (Penonton bersorak-sorai sambil berteriak-teriak kegirangan „Buka.” Mata si cantik itu langsung terbelalak dan kemarahannya tak bisa dielakkan lagi. khususnya pemirsa yang ada di studio saat ini. “Baiklah pemirsa. sebenarnya penonton kali ini adalah pemirsa gabungan dari penjara-penjara di seantero Jawa. kita tanyakan saja langsung pada pemirsa semua. saya tidak akan mau mencari masalah dengan pemirsa di studio yang sepertinya sudah mulai memanas emosinya. tidak ada satupun penonton wanita. “Untuk Tamara: Sekarang saatnya untuk membuka baju yang dikenakan.Tukul kemudian berdiri dan menunjuk ke arah kamera. sepertinya akan ada sesuatu yang menarik yang akan segera terjadi secara live di studio Empat Mata XXX. mereka mengepung stage dengan pandangan yang seram seakan hendak mencaplok Tamara mentah-mentah. Tamara dan Rafly) “Baiklah. “mending Tamara saya kasih tahu saja. Jangan tanya saya kok bisa mereka dikumpulkan di sini. orang-orang katro yang taunya hanya bikin masalah. “Baiklah.” . Mas Tukul bilang apa?” “Buka baju yang Tamara kenakan sekarang juga. kan Tamara sendiri yang sudah menyetujui perjanjian kita ini?” “Saya tidak akan mau mengakui perjanjian menjijikkan semacam itu! Puih!” Tamara meludah ke wajah Tukul. Kalau saya jadi Tamara.

para kru TV berusaha keras agar para tahanan yang mulai buas itu tidak melakukan tindakan nekat. Semua penonton di studio terdiam menatap keindahan tubuh Tamara yang sangat mempesona. Tamara berdiri kedinginan di tengah ruangan dengan mengenakan pakaian dalam. Dia berusaha mengubah permintaan mantan suaminya itu. apa yang Mas Tukul inginkan?” “Kalau mau aman dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Inilah dia. Tak perlu waktu lama untuk melepas rok itu. Tamara Bleszynski.” Tukul meringis lebar.” Dengan wajah tertunduk Tamara melangkah ke tengah ruangan. “Lalu. “Aku ingin memperlihatkan tubuh indahmu pada seluruh pemirsa baik yang di studio ataupun yang ada di rumah.Tubuh Tamara bergetar ketakutan. “Tamara sudah lihat sendiri kan situasinya? Pilih mana. Keindahan tubuh Tamara benar-benar menakjubkan. Mata Tamara mulai berkaca-kaca dan memohon ampun pada Rafly. model terkenal yang sangat cantik dan menjadi idaman jutaan pria. tapi hanya dibalas dengan pandangan mata tajam yang kejam. . tapi aku yakin kelak kau akan mendapat yang lebih baik lagi…” Rafly tak bergeming. airmata mulai menetes di pipi wanita jelita itu. “Tidak mau!! Saya belum gila!! Saya tidak mau membuka baju di depan…” Beberapa penonton bangkit dan mendekati stage. Tubuh yang dulu pernah menjadi milikku seorang. Aku tidak pantas mendapat perlakuan seperti ini. lalu dia duduk di pinggir stage untuk melepas stoking putih dan rok dalam. “Aku harap sebelum semuanya terlambat. Air liur Tukul turun tanpa bisa dikendalikan. Tetes air mata yang menitik di pipi Tamara sempat dizoom olehnya. buka baju atau dikerjai ramai-ramai sama para tahanan ini?” Wajah Tamara memerah. hanya mengenakan BH dan celana dalam. tepat di depan kameraman yang meneguk ludah menahan nafsu. “Ke tengah-tengah ruangan dan mulailah melepaskan seluruh pakaian. Mas. “Ini tidak mungkin terjadi.” perintah Rafly. di antara panggung dan penonton. tidak mungkin!” Tamara bergetar hebat ketika dia membuka kemejanya. “I-ini mimpi buruk. “…saatnya membuka baju. mereka tidak mengira model cantik itu benar-benar akan menelanjangi dirinya sendiri di depan live audience. Air mata mulai leleh membasahi pipinya. Dengan tangan gemetar Tamara mulai membuka kancing bajunya. Aku memang telah menceraikanmu. kamu menyadari kalau saat ini sedang melakukan kesalahan. seperti apa sebenarnya tubuh model tercantik di Indonesia itu. Tamara mulai melepaskan sepatunya.” katanya menenangkan diri sendiri. dengan dingin dia menyingkirkan kemeja Tamara ke arah penonton yang langsung berebut dan menunjuk-nunjuk ke arah roknya.” Mata Tamara terpejam dengan perasaan tak menentu.

nekat mempermalukan mantan istrinya seperti ini. Rafly memang kejam dan tidak tahu diri. dia ingin bertemu anaknya. Dia ingin si cantik seksi Tamara dinikmati luar dalam oleh si katrok Tukul. Sudah kepalang tanggung. Tukul tersenyum-senyum cabul pada Tamara. Tamara mendengus kesal. “Jangan malah bengong begitu. dia ingin Tamara melayani Tukul di depan semua orang yang menonton. Dia telanjang. Dengan gerakan patah-patah karena malu dan grogi Tamara melucuti pakaian Tukul. Tamara Bleszynski. aku juga kayaknya jadi pengen telanjang kayak kamu.” jawab Rafly dingin. (Akhirnya penonton bertepuk tangan dengan gembira. Penonton terhenyak melihat ukurannya dan berdecak kagum.” Dengan perasaan ragu Tamara meraih kait BH di bagian punggungnya.untuk beberapa saat lamanya. Apapun taruhannya. buah dada sentosa yang besar dan kencang miliknya terpampang jelas untuk semua orang yang melihat. Tamara belum berhenti.” Kata Tukul sambil meringis menjijikkan. sudah kepalang tanggung. ia melirik ke arah Rafly memohon ampun. artis cantik dan terkenal berdiri telanjang di hadapan live audience Empat Mata XXX dengan rambut tergerai indah dan dua tangan yang masing-masing berusaha menutup payudara dan gundukan selangkangan. dia harus bertemu Rasya malam ini juga. ternyata masih jauh dari harapan. Janda cantik itu mengira dia sudah bisa bertemu dengan Rasya dengan menelanjangi dirinya sendiri. rindunya sudah tak tertahankan. nada suaranya bergetar ketakutan. semua penonton menahan nafas. Setelah kata-kata Tukul itu Tamara jadi sadar sepenuhnya apa yang diinginkan Rafly darinya. “lepaskan semuanya. “Tam. dia bisa melihat ular naga Tukul yang menggeliat dan membesar di . membisikkan sesuatu pada Tukul dan duduk di bar yang berada di dekat Ngatini. tapi dia punya alasan kuat untuk menjatuhkan harga diri Tamara yang sudah menceraikannya secara sepihak itu. Dia tak mengira Rafly akan menghinanya sampai serendah-rendahnya. mereka yang hadir bersorak-sorai dan mengeluarkan kata-kata cabul yang ditujukan langsung pada sang artis) “Sudah ya?” kata Tamara sambil menahan diri agar tidak menangis. “Sudah cukup kan mempermalukan aku? Begini sudah puas kan?” “Apanya puas? Kamu masih pakai BH dan celana dalam. Rafly berdiri. Dengan langkah lemas Tamara mendekati Tukul. dia meraih celana dalamnya dan mencopotnya ke bawah. ayo ke sini!” panggil Tukul. Tamara termangu dan menatap Rafly dengan jengkel. Janda cantik itu melepas sepatu Tukul yang bau amis sebelum akhirnya melucuti celana. Saat BH Tamara terlepas. tolong dong. Tamara sempat berhenti sejenak di hadapan selangkangan Tukul.

” Dengan wajah merah karena malu dan mata tertutup. Hampir semua orang di studio langsung telanjang. Penis itu kian menegak menantang Tamara. janda cantik itu bergerak mundur dan menggelengkan kepala. Masa iya sih? Ternyata tidak cuma janggutnya saja. “Kalau kalian telanjang kan lebih enak nanti colinya. Ayo jangan lama-lama. Tamara yang pasrah dan tak bisa berbuat apa-apa meraih kemaluan Peppy dan memasukkannya ke dalam mulut. Sesaat Tamara terdiam.” pinta janda cantik itu terbata-bata. Mbak. apapun akan dilakukannya untuk bertemu Rasya. Ukurannya membuat Tamara sangat takjub. Melihat Tamara sudah begitu dekat dengan penisnya. jangan membuatku lebih terhina dari ini. kemudian terdengar suara Peppy. Jangan permalukan aku. Wanita . Tukul sudah siap protes tapi ditahan oleh Rafly. Peppy langsung menyuruh Tamara berjongkok di hadapannya. luar biasa besar. penonton tertawa-tawa. tidak seperti ini. Tamara tersentak saat melihat kemaluan Peppy. Mas. “Jangan… kumohon demi kehormatanku. Tamara meraih celana dalam Tukul dan memelorotkannya ke bawah.” Tamara terkejut mendengar kata-kata Peppy. Hanya yang berada di bar yang masih berpakaian lengkap. “Ayo semua. Tamara menjerit ketakutan dan meloncat ke belakang. lihat Mbak Tamara telanjang bikin saya terangsang hebat. masa cuma Tamara doang yang telanjang?” ajak Tukul pada pemirsa di studio. Tamara melirik ke arah mantan suaminya itu dengan pandangan kesal. seperti Ngatini dan Rafly) Ketika Tukul lengah. Walaupun tidak begitu besar ukurannya. tapi kemaluan Peppy cukup mengintimidasi.dalamnya. copot celananya juga! Kasihan kan. “Saya pengen disepong. Tidak ada jalan lain. Ini salah. Peppy tambah nafsu. aku tidak mau… di depan semua orang…” Rafly menggebrak meja dan membuat tubuh Tamara bergetar hebat. Tamara geleng-geleng kepala. Bahkan jika dia harus menghancurkan karir dan harga dirinya. “Ku-kumohon. Ini…” “Ambil penis saya dan masukkan ke mulut Mbak Tamara. jembut si Peppy juga dipelintir kecil! Wah wah. Peppy berlari ke tengah dan menarik Tamara ke dekat bandnya. “jangan lakukan ini. Penis berukuran massive milik Tukul meloncat keluar dengan perkasa dan menampar wajah Tamara yang berteriak kaget. termasuk Peppy. iya nggak?” („Iyaaaa‟ jawab penonton yang langsung melucuti pakaian mereka.

“Udah udah. “Disedot dong. ditariknya Tamara menjauh dari si jenggot sehingga mulutnya terpaksa melepas batang kemaluan Peppy. Dia hanya seorang pelacur hina. “Dasar julung-julung! Keenakan kutukupret ini kalau dibiarkan lama-lama. Aneh rasanya dikulum oleh wanita secantik Tamara. ada desir-desir jantung yang tak terkatakan yang dirasakan oleh Peppy. “Ayo Tam. tapi kini dia mati-matian ingin Peppy segera mengeluarkan cairan cintanya. berbaring di sini biar enak. Bintang utamanya kan saya. Dia tidak mau melihat ke atas dan menatap mata si gundul itu. Cairan bening mani Peppy menetes-netes dari pinggir bibir Tamara. berusaha membuat Peppy mengeluarkan air maninya. tidak pantas lagi menjadi artis terkenal.” Kata Peppy. “Aku bilang LIHAT KE ATAS!” ulang Peppy galak. “Udah! Kesenengen kamu! Tak sobek-sobek!!” kembali Tukul protes sambil melotot ke arah Peppy. Kini dia bukanlah Tamara Bleszynski yang anggun lagi. Tamara tetap menyepong Peppy dengan mata tertutup. Tamara menggerakkan kepalanya dengan lebih cepat. Tamara rela. “Lihat ke atas. sepertinya dia tidak mendengar perkataan Tukul. Peppy juga tetap menikmati kedahsyatan bibir Tamara yang bergerak cepat di kontolnya sambil merem melek.” kata Tukul.” . Tak berdaya dan ketakutan. kok kamu melulu yang diserpis. Tukul membimbing Tamara kembali ke sofa. Udah kamu pulang aja ke pohon. Si gundul berjenggot yang tadinya sudah merem melek itu terpaksa gigit jari karena Tamara sudah ditarik oleh Tukul kembali ke tengah panggung. Mbak.” Perintah Peppy. sana!” Kata Tukul menghentikan aksi Peppy. dia bukan lagi Tamara yang artis terkenal dengan gaya high class yang terkenal dan punya style di atas rata-rata. Dia kini hanyalah Tamara sang wanita jalang yang sebentar lagi akan terkenal di seluruh penjuru negeri sebagai wanita gampangan yang bisa dipesan kapan saja. Tamara terus mengulum penis Peppy. Awalnya janda itu memang menolak menyepong Peppy. Tamara mendongak ke atas. Dia tidak mau menatap mata yang menatapnya dengan pandangan puas yang akan membuatnya jauh lebih terhina. tapi kalau itu bisa membuatnya bertemu dengan buah hatinya. mengangguk dengan sepenuh tenaga.jelita yang menjadi dambaan jutaan pria di Indonesia itu lalu mulai menjilati dan mengulumnya. Inilah yang namanya impian menjadi kenyataan.

“Waduhh. jangan…” “Belum diapa-apain kok sudah bilang jangan. Wanita cantik itu menurut saja dengan malu malu. “nggak enak menyetubuhi cewek yang merem melulu. Sekali lagi Tamara memejamkan mata dan memutar kepalanya menghindari tatapan langsung Tukul. “Matanya dibuka dong. Tapi tujuan utama Tukul adalah belahan bibir bawah yang harum milik Tamara. Nanti seperti ngentotin kayu. Wanita jelita ini sangat pandai menjaga tubuh luar dalam. Setelah seluruh batangnya masuk.” Tukul memposisikan penisnya tepat di bibir memek Tamara yang wangi. Kalau cuma mau merem terus. indah sekali dipadu dengan bibir memek yang berwarna merah muda merekah. Rambut kemaluan Tamara rupanya dicukur rapi membentuk segitiga. wanita cantik itu geram dengan sikap Tukul yang arogan. Tapi Tukul sudah tidak tahan lagi. Dengan hati-hati Tamara memasukkan kemaluan Tukul ke dalam lubang memeknya. Buah dada Tamara besar dan indah. Tam. Tam. seluruh pemirsa Empat Mata XXX bisa menyaksikan keindahan tubuh janda cantik itu.” Dengan pandangan marah Tamara menatap ke arah Tukul. Tam. ke gundukan selangkangannya. padahal tadinya dia cuma bisa ngiler dan muncrat-muncrat menyaksikan keseksian Tamara. dia tidak pernah bugil dan melakukan hal gila seperti ini sebelumnya.Akhirnya Tukul bisa menikmati keindahan sempurna tubuh telanjang Tamara Bleszynski secara langsung. kalau pakai foreplay nanti keburu mancrut. Aku tunggu ya. “Mas Tukul. ac memang menyala tapi suasana tambah panas. “Essstttt!!!” janda cantik itu merintih saat batang kemaluan Tukul perlahan memasuki kewanitaannya. Dia tidak sendirian. Bau memek yang sudah basah memenuhi udara studio.” kata Tukul. apa lagi di hadapan live audience. Buah dada sempurna dari seorang wanita cantik yang memiliki tubuh indah. Masa kamu kalah sama Ngatini? Ayo diambil kontolnya. Aku gak akan melakukan apa-apa kok. Tamara menggerutu dan meraih penis sang presenter. Tamara tidak akan bisa menuntut ke polisi dan mengaku diperkosa kalau dia sendiri yang menarik penis Tukul dan memasukkannya ke dalam vaginanya. tambah macam-macam aja orang satu ini. enaknyaaa!! Pet pet rapet-rapet!” Tukul cengengesan melihat wajah Tamara yang berusaha keras agar tidak terpancing . mending aku sama Ngatini saja. Ini dia hidangan utamanya! “Renggangkan kakimu. Kamu sendiri yang akan melakukannya. Malu-malu Tamara membuka kakinya dan Tukul langsung kagum melihat janda cantik itu ternyata sudah mulai mengeluarkan cairan cintanya. bulat. Tukul mulai memompa vagina Tamara. tubuh wanita dewasa yang sangat indah dan matang.” kata Tukul. kenyal dan kencang. dia mau langsung saja! Dengan tangannya yang nakal Tukul menelusuri tubuh Tamara dari atas sampai ke bawah.

Tamara memejamkan matanya sebisa mungkin saat Tukul meneruskan gerakan memompanya yang makin lama makin cepat. “Dulu di infotainment katanya kamu ini binatang jalang. Tam? Kamu siapa??” Tukul mempercepat sodokannya. enak banget!” dengan kurang ajar Tukul meletakkan satu tangannya di buah dada Tamara. baru saat banjir inilah. enakkghh! HAAAHH!!! HAHHH!! Bisa kerasa kan kontolku tambah gede di dalam? Iyaaa!! Janda yang masih rapet gini memang asoy!! Fasilitas oke. Mas Tukul! Aku puasss!!” Tak perlu waktu lama bagi Tukul membuat Tamara mengeluarkan cairan cinta yang langsung membanjir di dalam memeknya. memek itu menjadi longgar. Puas kamu dirobek-robek memeknya? Puas puas puasssss?” tanya Tukul dengan sedikit berteriak. Bagaimana mungkin tidak terpancing? ****** Tukul Arwana yang sangat besar menyesaki liang kewanitaan Tamara. penis Tukul yang masih keluar masuk vagina Tamara berkecipak-kecipuk seperti seekor kodok di tengah empang. lalu terdengar suara lenguhan pelan. tapi perawatan tubuh yang rutin membuat memek itu terasa masih sempit bagi Tukul. walaupun tidak mau mengakui. Mas Tukul! Aku ini bintang jalang!!” Tamara berteriak campur menangis merasakan kenikmatan sodokan Tukul. si cantik itu jelas-jelas mulai terangsang. Walaupun Memek Tamara sudah pernah mengeluarkan seorang bayi. bener begitu?” “Aku ini binatang jalang. “Aku binatang jalang! Aaaarrghh! Aduuuhhh!! Ampuuun!! Ahh! Ahhh! Aa-kkuu… binatang jalaaang!!” “Memang jalang kamu ini. wanita cantik itu menggigit bibir menahan diri. tubuh janda cantik itupun bergetar karena tidak mampu menahan rasa nikmat di vaginanya. tapi akhirnya wanita cantik itu menjerit. “Waduh. ini susu apa melon? Gede banget! Wah. “Asoooy! Bisa kerasa kan. “Esssttt…” Tamara menahan suara karena tak tahan rangsangan luar biasa yang ditimbulkan ****** Tukul dalam memeknya. Tukul puas sekali merasakan air cinta Tamara membasahi penisnya. pengalaman ada!! Ungghhh!! Ayo digoyang! Jangan diem ajaaa!” Tadinya Tukul mengira Tamara akan diam saja selama disetubuhi olehnya. hal yang paling ditakuti Tamara hampir menjadi kenyataan. Tiba-tiba tubuh Tukul mengejang. “Kyaaaaghhhh!! Ampuuun!! Ahh! Ahhh! Ahhh!” “Kamu siapa. salut! Sudah punya anak satu tapi memeknya masih rapet begini. Tamara mengangguk-angguk sambil terpejam dan masih menahan kenikmatan yang makin lama makin memuncak di selangkangannya. sementara janda cantik itu mengembik dan menangis tanpa bisa menghentikan gerakan Tukul yang terus memompa batang kemaluannya keluar masuk liang vaginanya. “Aku puasss. becek sekali rasanya. .birahinya. lenguhan Tamara makin jelas terdengar. Tam? Unghhh! Rapetnya! Wah wah. tapi akhirnya wong ndeso itu mendengar nafas yang pendek dan cepat.

sayangnya pria katro itu lumayan kuat. hal itu memukau penonton yang langsung bertepuk tangan.“Aduuuh!” rengek janda cantik itu. bagaimana kalau penis Mas Tukul dibikin tegang lagi?” kata Tuk ul sambil membaca kalimat di layar monitor laptopnya. Mas Tukul! Keluarin di luar! Cabut! Cabut! Saya mohon jangan. Tukul melirik ke arah laptop dan langsung meneriakkan kalimat khasnya. jangan…” Tukul menarik penisnya keluar dari lubang memek Tamara. Semprotan pejuh Tukul ludes ditelan memek Tamara. aku tidak mau. bentuknya yang gagah dan hitam belepotan cairan cinta yang tercampur di dalam memek sang bintang. Mas…” “Lho? Tamara ini gimana sih? Ini kan belum selesai!” kata Tukul dengan percaya diri. Walaupun penis itu sebenarnya baru saja dipakai. Mas…” kata Tamara memohon ampun. “udah dong. “jangan lagi. “Ampuuun. lalu dia kembali menggerakkan penisnya yang walaupun sudah lemas tapi belum terlalu mengecil.” Tamara berbisik pada dirinya sendiri. Sensasi kenikmatan menyetubuhi wanita secantik Tamara dan hangatnya lubang memek sang bintang membuat penis Tukul menegang kembali. Beberapa orang penonton di studio yang sudah tidak kuat menahan nafsu akhirnya memutuskan untuk coli karena pemandangan yang sangat indah itu. “Udah aja ya. “Ba-bagaimana?” suara Tamara yang lemah terdengar nyaris seperti bisikan.” Tamara bergumam. Tukul tidak melepaskan pelukannya. mas! Di luar ajaaa!! Nanti kalau saya hamil gimana? Anak saya kayak apa nanti?? Jangaaaaan!!” Terlambat. “Pakai tangan!” Tamara melirik ke arah Rafly yang menatapnya dingin. aku takut nanti aku hamil. Saya harus ke belakang. Walaupun sudah mencapai klimaks. wajahnya yang cantik terlihat memelas dan makeupnya belepotan karena terkena airmata. Saya kebelet pipis…” Tukul masih tetap cuek dan membiarkan penisnya di dalam memek Tamara sampai mengecil sendiri. Tamara menjerit-jerit menolak dan berusaha melepaskan diri dari pelukan Tukul. tapi sentuhan lembut janda cantik seperti Tamara . “Jangan. “…Mas Tukul kan sudah mengeluarkan a-air ma-maninya di dalam. wanita cantik itu duduk bersimpuh untuk menservis kemaluan sang pembawa acara yang katro. Mas Tukul… saya capek…” Tukul terdiam. “jangaaan. “Udah. Ujung gundul penis Tukul yang masih tertanam di memek Tamara meledak dan mengeluarkan cairan bening diiringi dengan deru nafas lega sang pemilik kemaluan. Mas. “Kembali ke… laptop!” “Untuk Tamara Arwana.

Setelah benar-benar keras. pantesan cerai. Tukul memeluk pinggul Tamara lebih erat sambil terus menggiling kemaluan model dan bintang sinetron itu. kali ini dengan kecepatan yang lebih cepat dan stabil. Sepertinya gerakan Tamara amat kaku. Bukannya tidak mau ngomong apa-apa. “OHHHHH!” Tamara menjerit-jerit keenakan. Mas Tukul! Jangan! Tidaaak mauu!! Jangaaan!! Jangan buat aku orgasme lagi! Jangaan! Kumohoon! ARRGGHHHHHH!!!” Tamara tidak dapat menahannya lagi. . begitu pula dengan Tukul. dia hanya menginginkan seks. “Ja-jangan!! Aku mohon. Dengan nakal Tukul menampar pantat itu berulang-ulang sampai merah. Pria ndeso itu hanya berhenti sebentar untuk mencengkeram buah dada Tamara yang sentosa dengan kedua tangannya. seks dan seks. lalu kembali meneruskan kegiatannya menyetubuhi sang janda. Dia berubah menjadi seorang wanita haus seks yang seakan tidak mau lagi peduli pada apapun. Tukul membimbing tubuh Tamara agar nungging dengan bersandar pada kursi sofa. (Penonton kembali berteriak „Masukin!.membuatnya cepat menegang kembali. pemirsa di rumah bisa mendengar kantung kemaluan Tukul yang menamparnampar bibir vagina Tamara. Tukul bisa merasakan memek Tamara mengejang saat wanita cantik itu hampir mencapai klimaks sekali lagi. tapi pada saat ini Tukul sedang asyik berkonsentrasi dan menikmati tubuh indah Tamara Bleszynski. ketahuan kalau dia jarang melakukan hal ini sebelumnya. Belum pernah sepanjang hidupnya Tamara disetubuhi sedemikian cepatnya sehingga dia terus saja mengeluarkan pelumas di dalam liang vaginanya. masukin!!‟) “Uuuunggghhh!!” Tamara menggigit bibirnya sendiri saat Tukul kembali melesakkan penis ke dalam memeknya. yang begini aja jarang-jarang. Tamara sudah mulai lupa kalau adegan ini adalah siaran langsung yang disebarkan ke seluruh penjuru negeri. Tukul menembakkan isi kantung kemaluannya kepada sang pemilik vagina yang indah. Tamara menggeliat erotis saat sperma Tukul ditembakkan dalam-dalam di liang rahimnya. kapan lagi bisa begini? Mumpung ada kesempatan! Pria ndeso itu tengah berusaha keras membuat Tamara mengeluarkan cairan cinta berulangulang sebelum dia sendiri mengeluarkannya. masukin. duh. Pria berwajah ndeso itu akhirnya jatuh karena lemas kelelahan dan menubruk punggung Tamara dengan penis yang masih tertanam di dalam memeknya. Pria ndeso itu segera memompa vagina Tamara. “AHHHH!” Tukul diam saja saat penisnya maju mundur menyetubuhi Tamara. Pantatnya yang indah terpampang jelas di depan Tukul dan pemirsa semua. Dengan seluruh kekuatan yang tersisa.

Tamara menangis sesunggukan. hanya di… EMPAT… MATA… XXX!!” EMPAT MATA XXX ~ Edisi Tamara Bleszynski TAMAT Pameran panti pijat Salah satu cara favoritku buat 'pameran' dan masih kujalani dengan pola yang hampir sama sampai sekarang adalah ke Panti Pijat (PP). yang kamu tandatangani tadi justru keterangan resmi dari kamu untuk menyerahkan hak kepengasuhan Rasya total kepadaku. Depok. “Baiklah. Siapa bintang tamu selanjutnya? “Saksikan. Cempaka Putih. dia hanya ingin tidur dan beristirahat. yaitu tempat terselubung buat begituan. walaupun ditawari. Umumnya yang pasang nama Urut Pengobatan Tradisional. terlalu vulgar/langsung (tahu sendirilah bagaimana di daerah Kota itu). Dia tidak mengira keputusannya ikut bergabung dengan acara yang dipandu oleh Tukul ini akan berakhir dengan persetubuhan yang harus dijalaninya. semua yang terjadi hari ini hanyalah just kidding. Selalu yang kutuju itu daerah pinggiran seperti Pasar Minggu. Kamu tidak diperbolehkan lagi menemuinya! Rasain! Makanya baca dulu sebelum tanda-tangan! Mampus!” Rafly meninggalkan ruangan dengan tertawa terbahak-bahak. Tetapi sebelumnya. Tunggu aksi Tukul „mengupas‟ artis-artis cantik lain dengan lebih dalam lagi walaupun dalam balutan lelucon wong ndeso yang sederhana dan katro. Terus terang aku tidak perlu yang begituannya. just for laugh. tetap ada sih yang begitunya. ### Tukul berdiri dan mengenakan pakaiannya lagi sementara Tamara diam saja terbaring di lantai studio. pantatnya yang bulat merekah menantang langit dan cairan cinta bening yang kental menetes di antara kakinya. Rafly tersenyum puas melihat mantan istrinya itu tergolek tak berdaya usai dikerjai oleh Tukul. Sialan! Dia sudah ditipu mentah-mentah! Si cantik itu hanya bisa menutup ketelanjangannya dengan tangan dan berharap mudah-mudahan karirnya di Indonesia belum tamat karena skandal ini. dan lain-lain. jangan membayangkan seperti yang sering orang bilang. Tukul bangkit dan menyapa pemirsa untuk kali terakhir. Kebayoran Lama. usai sudah Empat Mata XXX hari ini. tapi masih tidak terlalu to-the-point seperti di daerah Kota. Wajah Tamara terlihat kuyu dan sangat lelah. “Rasain! Itu bayarannya buat istri yang seenaknya sendiri minta cerai! Kamu pengen ketemu Rasya? Huh! Jangan harap! Itu upahnya buat istri katro! Puas kamu dientotin Mas Tukul? Puass? Kamu pikir kita sudah mengadakan perjanjian? Dasar bloon. sudah tidak seru lagi . Aku juga tidak pernah cari yang di daerah Kota. pokoknya tetep positive thinking.“Tetap di empat… mata… XXX…” suara Tukul terdengar lemah saat jeda iklan muncul.

Terus aku ke meja pendaftaran tamunya. Suasananya sepi (memang sengaja). tahap kedua berjalan mulus.? Selain badan jadi enak (karena dipijat betulan). Paling tidak mau deh yang wajahnya sexy/merangsang atau berpengalaman. Tidak lama kemudian pemijatnya datang. tidak menunjukkan album yang berisi foto pemijatnya untuk dipilih. Biasanya yang model begini mijatnya asal-asalan.kalau begitu. cewek berumur sekitar 20 tahunan. tidak seru.. Enaknya." Ternyata. Aku sengaja melakukannya dengan proses yang pelan-pelan. terus selesai. naik ke betis dan ke paha. Untung bukan model germo yang datang. Salah satunya yang terbaik adalah waktu aku pijat di daerah Lenteng Agung. "Wah. "Selamat siang. dia mengurangi tekanannya. Sambil tetap telungkup. Ini dia intinya. Soalnya walaupun baru sedikit." jawabku singkat.. terus ada yang menyembul sedikit di bawahnya (ya kepala/topi baja si otong!). lumayan. di pangkal paha akan kelihatan bijiku. Bukan itu atau body yang kucari. celananya ntar kena cream nggak Mbak. cuma agak kekerasan.. Dengan posisi ini. Waktu kubilang. dan aku disuruh menunggu sebentar.?" "Iya. Enak juga mijatnya. pijat ya Mas. maunya cepat saja ditawar. Apa-apaan nih. udah mulai ser-seran hatiku. juga terutama bebas berbugil ria tanpa khawatir resiko apa-apa. Kalaupun disuruh memilih foto dulu... "Mau pijat Mas. terus dia membantu menarik sampai lepas di kaki. syukur-syukur kalau lumayan manis. pemijatnya yang masih polos atau malu-malu. Dia langsung mengajak masuk ke dalam untuk menunjukkan kamar." jawabku lagi-lagi singkat. kuturunkan celana dalam pelan-pelan.. he. Dia mulai memijat dari telapak kaki terus ke paha. Selanjutnya dia menawari mau pakai cream atau tidak. aku akan pilih yang wajahnya masih polos/biasa-biasa saja. Aku setuju (sesuai skenario sih).. tidak langsung ditunjukkan secara frontal. tinggal pakai celana dalam saja. canggih ya skenarionya). Setelah mengolesi cream. dia mengulang pijatan dari kaki. Rupanya panti pijat ini lumayan sopan. yang body-nya aduhai. dia sudah mulai melihat . kulancarkan manuver berikutnya. kalo gitu bisa dibuka aja. Kenapa aku senang ke panti pijat. pasti waktu dia mijat sekitar paha akan menyenggol-nyenggol (he.?" "Iya. Dia memanggil pemijatnya. belum saatnya. kuatur posisi anuku (si otong) mengarah ke bawah/belakang.. nggak apa-apa. "Bajunya belum dibuka." katanya. tidak karuan.. Sambil dia bantu menurunkan tadi. yang jaga ibu-ibu. Sampai tahap ini. Jadi kalau dilihat dari arah belakang (posisi telungkup dan kaki mengangkang).?" "Oh. Aku segera membuka baju dan celana panjang. Aku datang sekitar jam 14. Dan aku langsung rebahan telungkup.00. Body dan wajahnya biasa-biasa saja tapi bolehlah. Aduh. he..

Teorinya. Pijatan naik ke lutut. diputar-putar.. sedangkan si otong puncaknya topi baja... Diperparah dengan tarikan ke atas ke kantong biji melalui tengah-tengah antara dua biji dan berakhir di pangkal si otong dan disitu ditekan seperti akupunktur. Bedanya monas. si otong kena imbasnya. Tidak apa-apalah istirahat dulu buat ronde selanjutnya yang lebih menegangkan dan full action. Agak-agak sakit sih karena posisinya ketindihan badan. So. Nah. bijiku kegeser-geser lembut tangannya (lagi-lagi sesuai 'GBHN'). Si otong melambailambai karena gerakan berbalik tadi. Sampai disini si otong sementara tidak kesenggol. seperti berubah jadi besi. aku telentang dan telanjang bulat di depan seorang cewek. tapi mantap. Alamak. Pijatan naik ke pantat. selanjutnya dia memijat-mijat. sekali-sekali melirik si otong yang sedang terangguk-angguk. Mungkin kalau disentil akan berbunyi tingg.. apalagi membayangkan dia pasti lihat dari belakang si otong sudah bangun memanjang. nafas saja susah. diremas-remas. ada yang masih kurang. rangsangan menurun. Dipijat-pijat dan ditekan-tekan lagi disitu. si otong makin kaku saja. "Balik Mas. menyentuh lagi. tergeser tangannya. Disini aku menikmati juga pijatan seriusnya. Kepalaku mau pecah rasanya kena rangsangan seperti ini. punggung dan leher. waktu telentang kedua kakiku dirapatkan.. biji dan si otong tersentuh tangannya.barangku. karena sudah menjulang dengan gagahnya seperti monas. Jreeng. aku berbalik.. aku tetap berdebar-debar. menekan-nekan di daerah bulu kemaluan ke arah pusar. Pantatku dipijat pelan-pelan. Apalagi waktu dia membuka kedua pahaku yang dikangkangkan untuk memijat pangkal paha terus naik memutari si otong di kiri-kanannya ke arah perut di bawah pusar. tidak dapat mengeluarkan suara. Dengan semangat '45. Meskipun sudah sering mengalami ini. otomatis ya. dan otomatis si otong mengendor. waktu dia pijat sekitar paha dalam. . Dia mulai memijat dari arah kaki lagi.. Kemudian ditarik lagi ke bawah memutar ke selangkangan. Berbeda dengan posisi tengkurap dengan kaki mengangkang. yang atasnya emas. Disini aku udah megap-megap. waktu dia memijat paha. istilah kerennya di-'scan'. masih dapat mengintip sedikit. Wah. Nikmat rasanya melihat doi yang menganggap aku ketiduran.?" katanya menarik kembaliku ke bumi dari suasana melayang-layang.. tapi mata tidak dimeramkan benar. perlahan-lahan menggelembung. Waktu sampai di paha atas. Gimanaa gitu rasanya. terus ke bawah biji. Badanku bergetar waktu merasa sekujur badanku terutama si otong disapu pandangan mata seorang cewek. itu benar.. Buat cewek kalau tidak salah namanya daerah bukit Venus ya? Gerakan memutar ini mengakibatkan si otong yang walaupun sudah berdiri bebas.!" katanya perlahan. "Udah selesai Mas. kedua pahaku rapat mengapit biji dan si otong. Si otong terasa panas. Si otong rasanya bergetar saking keras dan kakunya. Kontan si otong bangun terjaga dari lelapnya. oke nggak tuh. ini dia awal ronde kedua yang kutunggu-tunggu. Aku pura-pura ketiduran. Bulu kemaluanku merinding rasanya. terus ke paha. Rangsangan mulai terasa. Benar juga. Sewaktu pijatan naik lagi ke pinggang.

. Bayangin.. kemudian membuat gerakan mengocok lembut ke atas ke kepala dan ke bawah ke pangkalnya. iya.. begitu juga spaning-ku karena dialog ini. kalo nggak enak mana mau saya ngocok kayak makan obat tiga kali sehari.?" disini dia mulai antusias." kataku tergagap karena kepala atas dan terutama yang bawah masih nyutnyutan.?" perhatiannya semakin meninggi.Nada dan ekspresi wajahnya biasa-biasa saja seperti tidak terjadi apa-apa. Tangan kananku mengusap-usap biji. dikocok-kocok kayak gini. "Mmm. Aku agak bengong sebentar karena proses mendarat belum sempurna. Terus obrolan kulanjutkan sambil terus mengocok perlahan-lahan menikmati tatapan matanya yang terfokus pada tanganku yang bergerak naik turun menyusuri batang si otong. Mas maksudnya mau 'main'.. ntar juga keluar. atau terong yang pas bener bentuknya.. Matanya semakin membulat menatap gerakan tanganku..!" katanya manis. "Nggak. Dia hanya tertawa kecil sambil menutup mulutnya dengan tangan. biasanya pake tangan sendiri dielus-elus. boleh minta tissue Mbak..?" "Ngg. "Dikeluarin? Oh. enak dan murah pake timun. aku terus mengocok di bawah tatapan matanya. tapi berdiri semakin mendekat persis di sampingku dengan mata yang tidak berkedip." "Ih. macem-macem.. apalagi masturbasi.. anu. ini lebih nikmat. Tanpa saling bersuara. terus jarinya dimasukin dikocok-kocok.." jawabku sejujurnya sambil mengatur nafas. kepala saya pusing banget." "Memangnya bisa dikeluarin sendiri.?" tanyanya. "Kalo soal caranya. tiap hari. "Emangnya enak. Atau yang paling gampang... tidak mengerti ngocok/onani/masturbasi ini cewek." Sudah kayak pakar seksologi saja nih aku. Dilihat lawan jenis dan penuh perhatian lagi. Sampai gemetar tanganku yang lagi mengocok si otong." jawabku sambil mulai melingkarkan jari-jari tangan kiri menggenggam si otong. Pembalasan." jawabku tidak kalah polosnya. Karena masturbasi adalah kegiatan paling rahasia dari seseorang. "Emangnya buat apa sih. luar biasa sensasinya. caranya juga nggak tau.?" "Boleh. "Eeh iya.? Caranya. lagi-lagi dengan nada datar." jawabnya tanpa melepaskan matanya dari si otong yang sedang kupijat dengan mesranya.. Pernah denger sih. nggak pernah tuh. saya biasa dikeluarin sendiri.. "Uenak buanget. bisa juga main sendiri. harus 'dikeluarin' dulu. padahal aku sudah sedemikian heboh rasanya.. sementara kebalikannya aku menatap tanpa berkedip ke wajahnya menikmati ekspresinya . "Emangnya kamu nggak pernah? Cewek kan sama aja. tapi nggak jelas. Uuuh. Kalau ketelanjangan kita dilihat orang itu sudah nikmat. Nafasku semakin memburu. "Ya bisalah. ada juga yang pake alat dari plastik yang bentuknya kayak barang cowok. Waduh. nih.. Setelah itu dia diam.. aku masturbasi dengan ditonton penuh perhatian oleh seorang cewek! Ini puncak atau level tertinggi kenikmatan bagi seorang exhibionist sepertiku.. Makin lama kocokan semakin kupercepat dan terus dipercepat.

walaupun si otong sudah selesai dan kenyang memuntahkan kandungannya. "Udah mau keluar ya Mas.. Tanpa tertahan lagi. si Mas keluarnya sampe keciprat ke tangan saya. heran." Aku hanya dapat tersenyum. enak lho nggak tergantung orang lain.. "Mau mandi atau dilap air anget aja Mas?" tanyanya. tidak jelas maksudnya. Kelihatannya dia sedang mengelap lengannya dengan tissue. Mungkin ingin melihat lebih dekat dan jelas saat-saat bersejarah baginya yang sebentar lagi akan terjadi. Banyak banget sih keluarnya." jawabku lemas sekali. "Ih." Sambil mengelap badan. "Lagian keluarnya bisa banyak gitu." Lagi-lagi aku hanya dapat tersenyum. mau menggerakkan tangan saja berat rasanya. dia mulai bicara lagi. apa memang selalu segitu kalo keluar Mas?" "Ya nggaklah. Rupanya efek melayangnya cukup panjang." (Untung tidak ketembak mulutnya). dengan kocokan kecepatan supersonik dan pandangan sekitar yang mengabur karena mataku semakin terfokus hanya kepada wajah dan ekspresinya. Melihat ini aku semakin parah rasanya. udah nggak kuat berdiri nih.. Akhirnya aku merasa puncakku hampir sampai." katanya sambil tertawa cekikikan.." "Kan udah lihat sendiri buktinya. pengen tahu dan sebagainya campur aduk. tergantung situasi aja. musti ganti kasur deh saya.yang antusias. dia malah berjongkok persis di samping tissue. "Tuh kan si Mas. "Dilap aja deh. Ledakkan pertama ini saja sudah memuntahkan cairan kenikmatan dalam jumlah banyak. tapi aku sudah tidak dapat mengeluarkan suara. "Ternyata bisa ya Mas dikeluarin sendiri. dia melingkarkan lap hangatnya membalut si . si otong meledak sangat dahsyat memuntahkan kenikmatan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Sentakan ledakan yang terjadi membuat seluruh tulang-tulang serasa tercabut. Eh kamu sendiri gimana.?" tanyanya. Aku memiringkan badan menyesuaikan posisi kepala si otong supaya muntah tepat di tissue yang kuletakkan di kasur. gunung berapi dalam genggamanku mau meletus memuntahkan kenikmatan. mata kubuka.. "Maapin deh. Waktu sampai giliran si otong yang di lap. jantung sudah tidak tahu masih ada apa sudah ikut meledak. Tanpa menunggu jawaban. Setelah itu masih diikuti ledakanledakan selanjutnya yang membuat cairan kenikmatanku tidak tertampung di tissue dan meluber ke kasur. ada minat nyoba main sendiri. kan lagi nggak kontrol tadi. Badanku masih mengejut-ngejut dan tersentak-sentak. orang yang begituan beneran aja nggak segitu banyaknya. eh. Perlahan-lahan kesadaranku mulai kembali.. Selanjutnya dia dengan hati-hati mengangkat tissue basah kuyup dan luber cairan putih itu dari kasur dengan kantung plastik. Pertama-tama yang kulihat si cewek itu. Sepertinya aku kehilangan kesadaran sebentar karena kenikmatan yang belum pernah terasa sesempurna ini." "Au ah.

turun dari otakku terus ke bawah. "Terserah deh.. "Kamu juga sih ngajak ngobrol dia. Habis badanku rasanya.." "Terus gimana nih.. lupa sama badan yang sudah segitu lemasnya tadi. Lagi-lagi caranya melihat dan memperhatikan membuatku merinding sampai ke ujung bulu kemaluanku dan terangsang hebat. .. tapi sekarang posisinya duduk di pinggir tempat tidur. "Nah disini aja deh langsung. "Hih. soalnya rangsangannya kan lebih besar.. Tanpa membuang waktu. cewek itu bertanya lagi. kamu ini muntahnya habis-habisan yah. kalo waktunya masih ada dan belum diusir" kujawab sambil berharap-harap cemas." hanya itu komentarnya. nanti malah berceceran di lantai.. dimana ya. ya kuatur-atur deh.!" Karena dibungkus lap hangat dan diremas-remas. bangun lagi sih.." katanya sambil mengambil tempat sampah dari kolong meja. apa musti dikeluarin lagi?" Mendengar ini semangatku bangkit lagi. dan meletakkan di lantai tepat di bawah si otong yang sedang kukocok. si otong mendadak bengkak dan memanjang lagi sampai menonjol keluar topi bajanya dari lipatan lap. sementara ada seorang cewek berpakaian lengkap yang lagi sibuk cari tempat buat menampung cairan hasil kocokanku.?" "Yah soal itu sih susah ditentuinnya. "Eh. nggak bisa dipasti-pastiin bener. Lucu juga membayangkannya." katanya sambil mengangkat tempat sampah itu dan memegangnya persis di depan mulut si otong yang lagi megap-megap karena kukocok secepat kilat. Padahal sebenarnya yang pertama itu harusnya lebih cepat.?" "Apanya yang gimana?" aku balik bertanya. Sekilas aku mendengar suara cipratan yang berkecipak ketika cairan yang diledakkan dan meluncur dengan kecepatan tinggi dari mulut si otong mengenai dasar tempat sampah plastik yang dipegang cewek itu." jawabku sekenanya. aku sudah mulai mengocok lagi. Mendadak gelombang kenikmatan itu datang bergulung-gulung.. walaupun tidak sebanyak ejakulasi pertama. Badanku tergetar hebat.?" katanya sambil mencari-cari.otong sambil diremas-remas. kalo mau dikeluarin lagi silakan. "Yah.. Setelah itu si otong masih mengejut-ngejut beberapa kali melepaskan tembakan susulan. aku telanjang bulat mengocok di pinggir tempat tidur. ya dia nyautin. "Iyaa." katanya heran. "Gile bener.. Pemandangan dia menampung ini efeknya sangat fantastis buatku. "Yang kedua ini keluarnya lebih cepet ya Mas. Sambil menungguku pakai baju.. dan akhirnya meledak di mulut si otong. Tapi jangan di tissue lagi.. Tapi karena ingin pameran dan memberikan pertunjukan yang terbaik untuk penonton tunggal ini. Selanjutnya dia berdiri memperhatikan kegiatanku. Cewek itu hanya geleng-geleng kepala sambil meletakkan tempat sampah kembali ke kolong meja. "Tergantung.

?" Waduh.. untung kamar sebelah tidak ada tamunya. Dan kalau pun tahu... Setelah sesaat melepas lelah sambil nongkrong di sebuah warung pinggir jalan. aku rogoh saku belakangku. aku pernah membantu sebuah proyek yang sedang ditangani oleh LSM lain. Kalau orangnya yang itu-itu juga. saat aku kuliah dulu. Tidak seru. berjajar di belakangku. he. Kisah ini bermula saat kepulanganku dari luar kota setelah melakukan hunting dan survey untuk proyek tersebut. Dan aku pun sangat terkejut ketika kudapati. jam di tanganku menunjukkan pukul 10..” makiku. meskipun baru pada tingkat magang. Setelah bus jurusan Yogya-Surabaya yang kunaiki sampai di pertigaan Janti. umur 25 di tahun 2001 ini. aku keluar dan pergi. ."Terus kalo main betulan sama cewek emangnya si Mas nggak suka atau gimana sih. belakang celanaku ternyata robek. Sensasi itu selalu timbul dari orang yang belum pernah dijumpai/baru. bus melaju melanjutkan perjalanannya menuju terminal. pertemuan yang kedua kalinya sudah tidak ada sensasinya lagi. Hingga akhirnya. itu hanya sebatas bacaan-bacaan semacam Nick Carter. setelah kurogoh seluruh kantong yang ada di baju dan celanaku. Buktinya saya nggak ngapa-ngapain kamu kan. aku bersiap-siap untuk turun. mau ngapain selanjutnya dan lain-lain. aku pun berniat untuk segera pulang lalu istirahat. nggak ngerepotin lagi. paling-paling saya ngocok lagi. Soalnya dari pengalaman yang sudah-sudah. dia sudah tahu kebiasaan kita. pertanyaannya membuatku jadi bingung juga. Tamat TERLANJUR BASAH YA SUDAH 01 Namaku Jaka. he. Saat hendak membayar minum. "Lha enak kok.. Aku sendiri tidak dapat berkata-kata apa-apa. Dengan alasan. sekaligus menyalurkan hobiku dalam hal tulis-menulis.. setelah aku mengenal dunia cyber dan mendapatkan situs Ceritapanas... toh aku juga harus tetap membayar minuman yang telah kuhabiskan. sebetulnya dunia yang selama ini kugeluti. “Kenapa. “Sialan." "Nggak pegel ngocok tiap hari.. saya nggak akan bahaya buat kamu. Dik. Karena bagaiamanapun juga. Beberapa penumpang pun turut berdiri. Setelah lulus dari sebuah PT di kota Yogyakarta. Hingga akhirnya aku diterima di sebuah LSM.. apakah akan kembali lagi ke tempat itu atau tidak. Sampai saat ini aku masih belum memutuskan. he.?” tanya penjual minuman itu.. "Yah yang jelas sampai sekarang saya lebih suka ngocok sendiri. sangat jauh dari dunia sex.? Biar kamu telanjang bulat.?" Astaga. Terus terang." Setelah membereskan masalah administratif.00 malam.com dari temanku ini. Dan kisah ini terjadi saat aku terlibat dalam proyek tersebut. pertanyaannya semakin berat. Dan untung saja. aku mencoba untuk melanjutkan hidup di kota ini juga.. Namun. Saat itu. rasanya aku mulai tahu tentang dunia yang satu ini. Dan mungkin bisa experience sharing. aku dan para penumpang lainnya sudah turun.

Dan akhirnya. Dan kondisiku yang masih agak terangsang ini. dengan belahan dada yang cukup lebar.aku menemukan sedikit uang yang cukup untuk sekedar membayar minuman tersebut. Perlahan keringat dingin membasahai keningku. Kulitnya putih bersih. “Oo… ini toh Mbak Rani. “Kalo tahu.!” Namun dengan berbagai alasan yang kubuat-buat. Lalu Mbak Vina pun membayar ongkos dan segera mengajakku menuju rumah itu. Dan tentu saja dengan syarat. Justru bayangan Mbak Vina dan Mbak Rani yang terus mengganggu . aku mulai merasakan jika penisku mulai menegang. Usianya 30 tahun. Hingga akhirnya aku dikejutkan oleh teguran Mbak Rani untuk mengajak kami masuk.. aku beranjak meninggalkan warung itu dengan langkah gontai. kami pun melaju menuju alamt tersebut dengan sebuah taksi. meskipun tubuhku ini sangat lelah. Seolah aku terhanyut dengan cerita-cerita yang mengharukan yang ia tuturkan. tolong dong. Dan sedikit demi sedikit. ia sudah menyambung dengan kata-katanya. aku minta ongkos taksi untuk pulang ke kost. Mbak Vina pun menyambut pelukan itu dengan tangisan yang meledak. Mbak. kami sama-sama satu bus. aku heran. ataupun filmfilm dari VCD yang pernah kutonton. “Yaa… terpaksa pulang jalan kaki nih…” umpatku. Dan belum sempat aku menjawabnya. Mas. semula aku menolaknya. seorang wanita yang mirip dengan Mbak Vina. meskipun itu tidak di sengaja. Dalam pikiranku... Namun tidak berapa jauh aku melangkah. sudah menjadi naluri laki-laki untuk menjadi pengayom bagi seorang wanita. aku pun bersedia mengantarnya. Tapi entah setan dari mana. Mungkin.” Batinku. Suaminya pergi dari rumah karena selingkuh dengan seorang karyawan yang kost di rumahnya.?” tanyanya dengan nafas yang memburu terkesan seperti tergesa-gesa. sesekali ia mengusap air mata yang keluar dari pipinya saat bercerita. akhirnya aku terpaksa di tidur di rumah Mbak Rani. “Maaf. untung saja kejadian ini tidak berlangsung lama. akhirnya aku merasa iba juga melihatnya. justru semakin memancing hasrat kelaki-lakianku. Akhirnya. Singkat cerita. Setelah mengetuk pintu dan menunggu beberapa saat. “Sudah sampai. Di dalam taksi pun. Terlebih lagi. Di tengah-tengah cerita. Lumayan juga.. Wajahnya cukup cantik. Atau mencoba menyembunyikan isakan tangisnya dengan menyandarkan kepalanya di atas pudakku. Namun. Aku sendiri mencoba untuk mengusir khayalan-khayalan itu. saya dianter. aku mencoba untuk merangkul pundaknya.” kata supir taksi itu. kami mulai saling memperkenalkan diri. aku pun dipersilakan istirahat di ruang tidur tamu. Hingga akhirnya aku berhasil memancingnya untuk bercerita tentang dirinya. apalagi dia sempat menawarkan imbalan berapa pun yang aku minta asalkan aku mau mengantarkannya. sehingga belahan buah dada Mbak Rani dapat terlihat jelas. Dik. Namun. kakaknya Mbak Vina. Bisa kan. Karena taksi yang membawa kami telah berhenti di sebuah rumah yang lumayan besar. ia akan memulai hidup baru bersama kakak perempuannya. tiba-tiba aku teringat akan cerita-cerita panas yang pernah kubaca.. Dan malam itu pun. aku berusaha untuk menanggapi teguran tersebut. Vina.? Please. Hingga akhirnya. aku cuman mengeluh. Lalu ia pun bercerita tentang kisah pahit dalam hidupnya. tapi lebih tua sedikit. kenapa aku tidak dapat memejamkan mataku. tidak tahu orang lagi suntuk! Namun lama-kelamaan..?” tanyaku. “Adik tahu jalan ini (dia menyebutkan salah satu jalan di kota ini). seorang wanita menegurku dari arah belakang. Kulontarkan katakata yang kupikir dapat meredam kesedihannya.” Meskipun dengan sedikit malas. setelah sedikit berbasa-basi. Namun. sialan nih perempuan. Hening sesaat. Dengan sedikit gemetar. Itu saja. “Ada apa. Ia adalah janda yang tidak mempunyai anak. Dan itu juga yang coba kulakukan untuk mencoba menenangkan Mbak Vina. semakin menjadi-jadi ketika kulihat Mbak Rani yang hanya menggunakan baju tidur. nama perempuan itu. membuka pintu dan langsung berteriak sambil memeluk Mbak Vina.. Aku mulai salah tingkah dan tidak tahu harus berbuat apa. dengan kaca mata yang ia kenakan. Sedangkan di kota ini. Dan ia pun setuju. sentuhan-sentuhan yang terjadi di antara kami. semakin menambah anggun kecantikannya. Aku sempat terpana juga melihat pemandangan seperti itu. Dan ternyata.

terutama penisku. Aku pikir Dik Jaka udah tidur…” kata Mbak Rani. Sedangkan Mbak Rani. meski akhirnya. Aku limbung sambil masih berusaha menikmati sisa-sisa keletihan dalam kenikmatan itu.?” tanyaku memecah keheningan dan sekedar untuk menghilangkan gemetarku. Karena. Saat ia menoleh ke arah TV yang ternyata masih menyala. Dik. Dan selanjutnya. Dan penisku pun mulai mengeras. Dan entah berapa kali aku beronani di malam itu. “Mbak Vina. Sesekali kakiku mengejang dengan pantat yang sedikit terangkat. “Nggak usah malu-malu. “Kok dimatikan. Kebetulan.” kata Mbak Rani sambil menyentuh kulit pahaku dan mengelus-elus pelan. Sambil tiduran di ranjang. Dengan perlahan ia mendekatiku. “Aaggrkkh…. Dan sebelum aku menjelaskan maksud pertanyaanku.. Sementara tubuh bagian bawahku masih tidak mengenakan penutup samasekali. Aku semakin tidak dapat mengendalikan diriku. Aku pun terpaksa membalasnya dengan tersenyum juga. perlahan tanganku mulai membelai-belai penisku sendiri. namun aku justru salah tingkah sendiri. Aku mau ambil pakaian tidur di lemari itu. Semula hanya sebatas lutut.. Aku sedikit tersentak terkejut mendapat perlakuan seperti itu. Kasihan Mbak Vina. kelihatannya capek. Mbak Rani menoleh ke arahku dengan seungging senyum di bibir tipisnya. Entah berapa kali semprotan yang keluar. justru aku tak dapat memejamkan mataku saat melihat adegan-adegan yang terpampang di film tersebut. Hanya suara erangan dan desahan dari layar TV yang ada di kamar itu. pakaian yang ada di ka mar Mbak. aku tak sempat menghitungnya. meski akhirnya tidak dapat juga. Santai aja. Dik. Biarin aja dia istirahat. Meskipun kuakui. Mbak. Aku tidak dapat mengeluarkan sepatah kata pun. aku tak ingat lagi. Karena dari 5 CD yang ada. Aku coba segala caraagar mata ini dapat terpejam. aku tanggalkan seluruhnya. Mbak Rani berpaling ke arahku sambil tersenyum.” Selesai mengambil pakaiannya.. Terlebih lagi saat tangannya perlahan mengocok penisku. Gerakan tubuhku semakin tak beraturan. Dan bersamaan itu pula meledaklah larva berwarna putih kental dari ujung kemaluanku. Aku pun terkulai lemas.pikiranku. Namun. Lalu kubuka beberapa laci yang ada. Entah sadar atau tidak. Aku semakin tidak dapat mengendalikan diriku. tapi cukup untuk sekedar menutupi bagian bawah tubuhku. Aku sendiri tidak dapat menikmati permainan yang sedang berlangsung di film itu. Keringat membasahi tubuhku.?” tanyaku dengan nada terpatah-patah karena malu bercampur grogi. Aku tidak dapat berbuat apa-apa saat kesadaranku . aku dikejutkan dengan suara pintu kamar yang terbuka. Ia mengambil remote yang ada di tanganku dan kembali menyalakan TV. “Kan ada Mbak Rani di sini. “Nggak ah. Aku hanya terdiam mendengar kata-kata itu. Perlahan celana panjang kuturunkan. Hingga akhirnya. Lalu kuputuskan untuk melihat-lihat sekeliling kamar hinga aku melihat ada sebuah TV dan VCD player. Kalo belum selesai. Aku segera meraih celanaku yang tergeletak di pinggir ranjang.” sahutku. Suara-suara desahan di TV semakin membuat nafsuku bergejolak. Aku segera meraih remote yang ada di sebelahku. belum di cuci. Khayalanku pun semakin liar menerawang.?” kata Mbak Rani sambil membelakangiku karena sedang mencari pakaian yang ia cari.” jeritku dengan suara tertahan. Maka kuputuskan untuk memutar CD tersebut sebagai penghantar tidurku. Semakin lama. Iya nggak Dik. semakin cepat pula gerakan tanganku mengocok penisku sendiri. dan kutemukan beberapa keping CD. ada appa… Mbak. Mbak Rani duduk di sisi ranjang.. Nggak pa-pa kok. 4 CD yang ada kuputar semuanya non stop.. penisku mulai kurasakan kembali mengeras. empat di antaranya film BF semua. “A. “Sorry. lalu segera mematikannya.. tangan kanan mungil Mbak Rani sudah menggenggam kemaluanku. justru kulihat sangat menikmatinya.. Meski tidak sempat mengenakannya.” jawabnya.. mana Mbak. aku pun menikmati film-film BF tersebut sendirian. Sampai aku tertidur dengan hanya kaos pendek yang melekat di tubuhku. Apa perlu Mbak temenin biar nggak ngantuk. dilanjutin aja. Meski pun dengan agak tertahan.? Nonton film kaya gini ini. enaknya kan nggak cuman tiduran. Tanggung kan.aarrghh…. “Oohhh… mmmhhh…” desahku mengikuti irama permainan yang ada di layar TV. Lalu Mbak Rani pun menghampiri lemari di sisi kanan ranjang tempat aku berbaring. Belum lama mataku terpejam.. “Nggak apalah… dari pada nggak ada tontonan dan nggak bisa tidur…” batinku.?” kata Mbak Rani sambil melirik bagian selangkanganku.. kami berdua terdiam. “Eh… maaf Dik. “Lagian juga udah ngantuk nih.

“Sialan…” makiku dalam hati. Aku sendiri hanya terdiam. Aku hanya dapat menggigit bibir bawahku sambil mengusap-usap penisku dari luar. Aku segera beranjak mendekati tempat tidur. “Tolong.” pinta Mbak Rani dengan wajah yang sudah terlihat sayu dengan nafas memburu. “Oochh… sshhtt… yyaacchh… terrruuusss Deedd…” Mbak Rani meracau sambil mendongakkankepalanya. Sementara perempuan yang berada di sampingnya. Ketika tangan kiri Mbak Rani mendorong dadaku. Bersambung ke bagian 02 TERLANJUR BASAH YA SUDAH 02 Sambungan dari bagian 01 Aku semakin tidak tahan melihat pergumulan itu. aku segera beranjak menuju pintu kamar. Namun. Mbak. Hingga akhirnya aku pun terpejam dan terlelap dalam tidurku. Sementara tangan kanannya memeluk perempuan yang berada di sampingnya. Lalu dengan tanpa suara dan wajah sedikit bersungut. Dalam pandanganku.. “Pleassee… Dik… tolong Mbak.. aku menurunkan celanaku.melayang entah kemana. Mbak Rani hanya terdiam. aku menyaksikan adegan yang mengejutkan di ruang tengah.. tiba-tiba kesadaranku muncul dan segera menarik tangan kanan Mbak Rani yang sedang membelai penisku. Namun ketika pintu belum kubuka lebar. Aku hanya terdiam dengan ketakutan dan gemetar ketika mereka bertiga melihat ke arahku. . aku mencoba mengingat-ingat kejadian yang baru saja kusaksikan. Aku hanya dapat melihat punggung Mbak Rani meninggalkan kamarku. Lalu perlahan aku masukkan salah satu tanganku ke dalam celana jeans-ku. Dan tangan kirinya meremas-remas rambut lelaki yang ada di bawahnya. Mbak… ini tidak boleh. aku melihat Mbak Rani tengah berciuman dan saling melumat dengan seorang perempuan. Aku pun segera berkemas dan siap untuk pulang. aku perlahan merebah di atas ranjang. dan secara bersamaan menoleh ke arahku. Pagi harinya. Di sebuah sofa di depan TV yang tengah menayangkan sebuah film porno. Kemaluanku pun semakin mengeras. ketika aku terbangun. “Bruuk.. lelaki dan perempuan itu tiba-tiba segera menghentikan permainannya. Tiba-tiba. Aku semakin tidak dapat mengendalikan nafsuku. Dan dengan celanaku yang tetap dalam posisi agak melorot. Saya nggak bisa melakukan ini. Nafasnya jelas sekali terengah-engah dengan sesekali diselingi desahan-desahan.. nampak kedua tangan lelaki itu meremas-remas payudara sekaligus puting Mbak Rani.. dan kurasakan dadaku mulai naik turun. Mbak Rani. Tanganku bergerak perlahan dan mengusap-usap kemaluanku yang telah mengeras. Di dalam kamar aku hanya dapat memaki habis-habisan. Dan aku segera bergeser ke samping saat tubuh Mbak Rani hendak menindih tubuhku.” kataku langsung menutup pintu dan kembali masuk ke dalam kamar. jam sudah menunjukkan pukul sembilan pagi. Setelah kurasa semuanya beres. Di antara kedua pahanya. af. terus menerus menelusuri leher Mbak Rani yang terlihat putih jenjang dengan sedikit ada bekas-bekas merah akibat ciuman.!” aku mencoba mengingatkan Mbak Rani. kulihat seseorang tengah asyik mempermainkan vagina Mbak Rani. Dan kocokan-kocokan kecil dari tanganku semakin membuat tubuhku panas dingin. “Jangan. Mbak Rani meninggalkanku sendirian di kamar. “Maaf… maa.!” aku terkejut dengan tas yang tergantung di bahuku terjatuh. Dengan sangat perlahan karena takut ketahuan. Akhirnya aku dapat bernafas lega sambil mencoba mengulang kembali peristiwa yang baru saja terjadi. Kulihat ada rasa kekecewaan di raut wajahnya.” sahutku.

Tubuhku pun kembali rebah di atas ranjang tersebut. lelaki yang berada di antara Mbak Rani dan seorang perempuan itu dengan cepat segera mengangkat ujung kakiku sambil tangannya mendorong tubuhku.!” kata Mbak Rani kepada lelaki yang memegang kedua tanganku. “Arya. Sesaat setelah mereka bertiga mengerjaiku seperti ini. aku pun tidak dapat menahan ciuman-ciuman bibir Mbak Rani di pahaku.. Kemaluanku masih agak tegang. Terlebih lagi ketika lidah Mbak Rani mulai menyentuh batang kemaluanku. Tidak berapa lama Mbak Rani kembali dengan membawa beberapa helai kain. Tapi bagaimanapun juga aku seorang lelaki. Mbak… Lepaskan saya. Tapi itu justru membuat Mbak Rani semakin keranjingan untuk terus menjilati pahaku. kamu pegang kakinya. kembali kakiku terdiam saat Arya yang duduk berada di atas dadaku menekan tubuhku dengan tubuhnya. Kini Mbak Rani ikut-ikutan ke atas ranjang. lalu mereka duduk di pinggir ranjang sambil sesekali tersenyum melihat kondisiku yang sudah tidak berdaya. “Nov. dan dengan kasar Arya pun menarik tubuhku ke atas. Namun. Mbak Rani dan teman wanitanya segera mendekatiku. ia segera duduk di atas dadaku untuk mengikat kedua tanganku di tepi ranjang. ayo kita lanjutkan lagi permainan yang tadi belum selesai. Sesekali batang kemaluanku masuk ke dalam mulut Mbak Rani. Aku semakin meronta.Kurebahkan tubuhku di atas ranjang dengan tangan kananku yang tetap mengocok penisku. Sedangkan Novaberdiri di samping Arya dan memberikan kedua buah dadanya untuk dihisap Arya. Aku berusaha untuk meronta. Belum sempat aku menyelesaikan permainanku. terkadang membuat nafasku tersengal akibat birahi di tubuhku mulai memanas. dan perlahan mengusap-usap pahaku. Dan di depan pintu kulihat Mbak Rani dan kedua temannya sudah berdiri dengan tanpa sehelai benang pun menempel di ketiga orang itu.” kata Mbak Rani sambil merunduk mendekatkan wajahnya ke penis Arya sambil berjongkok. “Tarik ke atas. Mbak Rani tidak memperdulikan kata-kataku.. kini pindah ke bawah dan juga mengikat kedua kakiku dengan kain yangdiambilkan Mbak Rani dari lemari tadi.” pintaku. Lalu ia berdiri dan berjalan ke arah almari di samping ranjang. kurasakan vaginanya ia tekan dan gesek-gesekkan ke dadaku. Ar. Saat ia duduk di atas dadaku.. “Toloong. Sedangkan Nova yang dari tadi memegang kakiku pun turut memberikan ciuman-ciuman di betisku.” sambung Mbak Rani sambil mendekati tubuhku yang hampir tidak dapat berkutik.. Arya yang tadi berada di atasku. Aku mencoba berontak dengan menedang-nendang kakiku. dan membenahi posisi celanaku yang turun ke bawah sampai ke lutut. Saat itu pula kurasakan kekenyalan sebongkah susu. Jangan sampai lepas. tapi cengkeraman Arya dan Nova justru semakin kuat. Dan tidak berapa lama. Sekarang ia justru mulai mendekatkan wajahnya ke arah paha dan kemaluanku. Dan mendapat rangsangan seperti itu. Lelaki yang bernama Arya itu pun semakin kuat mencengkeram kedua tanganku. “Bagaimana sayang. Sementara itu. Lalu ia tersenyum dengan penuh arti. Dan saat Mbak Ranimembungkuk untuk mengikat kedua tanganku pun ia gesek-gesekkan pula susu di wajahku. tiba-tiba pintu kamar terbuka.” Kata Mbak Rani sambil membentangkan kainnya. Arya pun duduk di sisi ranjang dan memberikan penisnya yang lumayan besar itu ke mulut Mbak Rani. Namun aku tetap berusaha untuk tidak larut dalam permainan itu. “Aayyoo sayyangg… hisap-hisap susu Mbak…” racau Mbak Rani mencoba memberikan rangsangan-rangsangan kepadaku. Akan tetapi. dan dengan cepat duduk di atas dadaku dengan kedua lututnya yangberada di samping kanan kiriku sambil kedua tangannya memegang tanganku. Dan kurasakan hisapanhisapan dari mulutnya membuat tubuhku semakin panas dingin. Lalu dengan cepat. Dan dengan santainya. Nova. kamu menikmatinya kan.?” goda Mbak Rani dengan melirik ke arahku. Aku hanya memalingkan wajahku ke kanan dan ke kiri untuk lebih merasakan kekenyalan buah dada milik Mbak Rani. aku mulai merasakan kalau pahaku terasa basah. Tangan kanannya pun mulai memegang penisku dan mengocoknya perlahan. Arya pun turun dari atas dadaku. . “Arya. Aku semakin tidak kuat untuk menahan rangsangan-rangsangan yang ditimbulkan akibat jilatan-jilatan lidah Mbak Rani. Sehingga dengan sendirinya aku terpelanting ke belakang. Tangan lembutnya yang mengocok penisku pun mulai kurasakan sebagai satukenikmatan tersendiri. terus pegang yang kuat. Aku terkejut dan segera bangun daritidurku. lelaki itu naik ke atas ranjang. Akhirnya.

“Oorrghhhh… yyaacchhh… ssstt…” aku hanya dapat mendesah menikmati belaian lembut dan kocokan pelan tangan Novadi batang kemaluanku. langsung meraih wajah Mbak Rani yang duduk di sampingnya. Rupanya ia belum puas mengulum penis Arya. kulihat Mbak Rani membungkukkan tubuhnya ke arah kemaluan Arya. Sedangkan Nova pun semakin cepat pula membersihkan cairan yang keluar dari vagina Mbak Rani dengan hisapanhisapan kuatnya.!” Mbak Rani mengerang sejadi-jadinya menikmati lendir kenikmatannya keluar dari vaginanya. Dan tidak berapa lama.. ooupppsss…” erang Mbak Rani ketika lidah Nova menyentuh vaginanya. Lalu Arya ikut jongkok di samping Nova yang gerakan-gerakan kepalanya makin cepat menjilat dan menghisap-hisap vagina Mbak Rani. Arya pun merubah posisinya. ya sudah mandi sekalian. MbakRani meletakkan pantatnya di sisi ranjang. tiba-tiba tangan Mbak Raniyang tadi sibuk dengan kemaluan Arya. ke attasss…” kataku sambil menahan gairah yang sudah terlalu menggebu.” kata Mbak Rani sambil bangkit dari jongkoknya dan duduk di sebelah Arya yang hanya tersenyum kepadaku tanpa kutahu maksudnya... Nov. Tapi.. Lalu ia pun berdiri di belakang bongkahan pantat Nova yang menungging dengan batang zakarnya yang masih tegak mangacung. Hingga akhirnya. ia mendekatiku. kuuu mmaauuu. Sekarang. Arya tahu apa yang dimaksud. Tubuhnya bergerak-gerak seperti cacing kepanasan. Sementara kaki kirinya ia letakkan di sisi ranjang. Nova sendiri hanya menuruti kata-kata Mbak Rani yang seolah-olah memang menguasai permainan itu.. yaanng keerraaa... “Oohh… sssttthhh… teeerrruusss… Aarr.!” Nova pun juga mendesah dengan sesekali kedua tangannya menjambak rambutnya sendiri. “Aaacchhh… Noovvv… aakkk.. “Dari pada jilatin itu. sehingga pangkal pahanya terbuka. Dengan tetap membiarkan payudaranya dihisap dan dijilati oleh lidah Arya. Sehingga posisi Nova menjadi menungging. Aku menahan nafas untuk menikmati permainan selanjutnya. segera menarik tubuh Nova.... Aku hanya dapat meyaksikan mereka mereguk kenikmatan tanpa dapat berbuat apa-apa. keellluuaaa. Mendengar teriakan itu. Dan dengan tubuh yang sudah agak lemas itu. yaa. mendingan jilatin punyaku aja. Dan secara perlahan. tidak beraturan. Aku tidak perduli lagi dengan apa yang terjadi tadi malam saat aku menolak bermain cinta dengan Mbak Rani.” batinku. Dan giliran Nova yang jongkok mendekati vagina Mbak Rani.!” geliatan Mbak Rani semakin menjadi. Arya segera mendekatkan bibirnya ke puting susu Mbak Rani. Ia biarkan Mbak Rani yang tergeletak dengan posisi miring di sisi ranjang. Mbak Rani lalu meoleh ke arah Arya yang berdiri di sampingnya. “Ouuggrrhhh… yaacchhh… sssttt… aaauuuwww.. “Oorgghh… sstthhh… yyaaa. Aku sendiri tidak berbuat apa-apa dengan apa yang mereka bertiga lakukan. “Aargghhh… aaachhh. Mbak Rani sepertinya tidak kuat lagi menahan puncak orgasmenya. Arya yang melihat Mbak Rani dan Nova dalam keadaan seperti itu.“Oorghhh…. lalu memberi isyarat.. nnyaa. Posisi Nova yang berhadap-hadapan denganku hanya tersenyum menggodaku. Mendapat perlakuan seperti itu. terus Raann… Ssstthhh… yaanggg… kencceenggrrrhhh…” terdengar desahan Arya menikmati kemaluannya yang terus dikulum Mbak Rani. Ia lumat habis bibir Mbak Rani sambil mengarahkan tangan Mbak Rani untuk mengocok penisnya. “Terlanjur basah. Mbak Rani kembali duduk sambil mengangkat pinggul Nova. Lalu perlahan tangannya mulai membelai pahaku. arrr…” erangan Mbak Rani di sela-sela kesibukan bibirnya melumat penis Arya. . “Terrusss… Nov. “Ooocchhh… yyaaacchhh…” terdengar nafas Mbak Rani yang memburu dan kadang tersengal menikamti sisa-sisa orgasmenya. ssss… hissaapp. Pinggulku bergerak ke arah kanan-kiri dan terkadang sedikit kuangkat untuk menikmati permainan itu. Kembali aku hanya dapat menggigit bibir bawahku untuk menahan rangsangan itu. tanpa mau melepaskan hisapan-hisapan mulut Arya di kedua buah dadanya. Perlahan ia mendekati sisi ranjang. Tubuhku semakin panas dingin dan bergetar hebat melihat apa yang akan dilakukanNova di selangkanganku. Kaki kanannya ia biarkan tergelantung. Nafasku pun mulai memburu seiring dengan tubuhku yang mulai terasa panas dingin... Nova bergerak mendekatkan wajahnya ke arah selangkanganku..

” sahut Nova dengan sambil melirik ke arah penisku yang sudah sedikit mengendor.?” goda Nova sambil mendekati Arya dan melirik sebentar ke arah Mbak Rani.“Kamu siap. “Aacchhh… peelllaann.. apa-apan sih kamu. Kedua tangan kekarnya membantu menggerakgerakkan pinggul Nova.. “Usulan menarik itu. Kulihat Arya yang seolah-olah sudah tidak kuat lagi menahan mani yang mau keluar dari penisnya. Memek kamu kuat sekali kalau menjepit ya. arrs. Beberapa menit kemudian.. Sementara Arya di tengah.!” er ang Nova saat mencapai klimak sambil mendongakkan kepalanya. Mbak Rani segera menyambutnya dengan ciuman di bibir Nova. “Hoohhh… sssttt… teerrruuu… uusss… Aarrr… lebbbiihhh kerraaa. “Eh… Kalian masih kuatkan...!” sahut Nova yang sebentar menoleh ke arah Arya. Nov. tepat di antara kedua kakiku yang mengangkang . Novapindah ke samping kiriku. Kedua tangannya ia gunakan untuk meremas-remas payudara Nova yang masih tetap membungkuk di depannya.?” sahut Mbak Rani dengan sedikit malu. Sementara Nova. Lalu kulihat.. Lalu ketiganya bercanda sambil berpelukan di sisi ranjang.. “Ok… kita mulai.!” kata Mbak Rani sambil memberi isyarat kepada Nova dan Arya untuk mencari posisi masingmasing. “Ceepppaatt… Aarrr… akkuu jjuggaa… mmauuu keelluu… aaarrgghhh… aarrrghhh… ssttt.” puji Arya sambil duduk di sisi ranj ang di sebelah MbakRani. Karena mulutnya pun sibuk di antara pangkal paha Mbak Rani. Nova pun mengiringinya dengan memutar-mutar pantatnya. Sesekali ia menurunkan badannya untuk menciumi punggung Nova yang mulus itu. mendapat serangan dari atas dan bawah itu hanya dapat menahan desahan-desahannya. Aku masih terbengong-bengong sambil bertanya-tanya. ia maju mundurkan pinggulnya dengan irama yang stabil.!” kata Arya di sela-sela gerakan maju mundur pantatnya. Bersambung ke bagian 03 TERLANJUR BASAH YA SUDAH 03 Sambungan dari bagian 02 Setelah beberapa saat....... Saat penis Arya sudah seluruhnya masuk ke vagian Nova. boleh nggak Ran. Nova hanya tersenyum mendengar kata-kata itu... lalu melanjutkan memainkan lidahnya di vagina Mbak Rani. “Kalo sama punya Mbak Rani. apa yang akan mereka perbuat kepadaku. “Cepetan doongg.?” tanya Arya yang sudah siap dengan penisnya.. Dan bersamaan itu pula. “Kalo bareng-bareng.. ketiganya terdiam menikmati orgasme mereka masing-masing dengan nafas yang terengahengah. peellaa… aannn… Arrr. kulihat Arya menekan pinggulnya keras-keras ke pantat Nova. Lalu ketiganya pun menoleh ke arahku yang masih menahan nafsu akibat melihat persetubuhan yang baru saja kusaksikan tanpa dapat berbuat apa-apa. kuatan mana. “Ah.?” tiba-tiba Mbak Rani memotong pembicaraan mereka sambil menoleh ke arahku.. Arya dan Nova sepertinya hendak mencapai puncak orgasmenya. Arr… udah nggak tahhaann niichh.?” tanya Arya kepada Mbak Rani. Melihat itu. “Gila… kamu Nov.!” Mbak Rani sendiri pun ikut-ikutan mendesah. Nov. “Noovv… aakkkuuu mmauu keelluu… aaarrr.!” desah Nova saat bibir kemaluannya menerima sodokan ujung penis Arya.

. Belum selesai kata-kata yang keluar dari bibirku. Sedangkan Mbak Rani berada di samping kananku..!” Lalu Nova memegang batang kamaluanku dalam genggamannya dan menuntunnya ke arah vagina Mbak Rani. Rupanya Arya pun turut menempelkan bibirnya di tubuhku.!” Mbak rani semakin meracau tidak karuan saat batang kemaluanku mengaduk-aduk dinding dalam vagina Mbak Rani. Mbak Rani yang mendengar kata-kataku bergerak naik perlahan sambil terus menjilati sekujur tubuhku. ia mendongak ke atas. Mbar Rani ataupun Nova tahu apayang kulakukan. kurasakan ada sesuatu yang hangat dan basah menyentuh setiap kulit di kemaluanku. Apalagi dengan posisiku yang telentang pasrah dengan kedua tangan dan kaki terikat. Mbak Rani pun menggeser tubuhnya ke atas tubuhku. Sedangkan bibir Arya menggantikan bibir Nova untuk mengulum batang kemaluanku. tiba-tiba Arya melarangnya. Kurasakan dadaku yang tertindih dengan dada Mbak Rani. Sedangkan Arya sibuk mengulum dan melumat habis kedua biji telurku. “Mbak… dilepas aja talinya.!” eranganku. Kulihat Mbak Rani dan Nova saling bergantian mengulum penisku. Mbak. Namun.. mereka justru mengimbanginya dengan mempercepat kulumannya. Novapun paham dengan kelakuan Mbak Rani itu. Ketika kedua tangan Mbak Rani menuju ke arah tali yang mengikat. “Konnttollmuuu… eennaacckkk… Jaakkk. Sesekali kuangkat pinggulku saat Mbak Rani atau Nova mengulum penisku. sshhttt…” terdengar erangan Mbak Rani saat penisku mulai memasuki lubang vaginanya. Sejenak mataku kubuka kembali untuk melihat ketiga bibir yang tengah mempermainkan batang kemaluanku. paha sampai ujung kaki. Ia segera menjulurkan lidahnya ke arah vagina Mbak Rani yang kembali becek itu. Tiba-tiba aku sedikit tersentak dan mengangkat pinggulku ketika jilatan-jilatan itu kurasakan mengumpul di bawah pusarku. sambil tersenyum penuh rasa kemenangan. Dan bless. bibir Mbak Rani sudah menerkam bibirku. Tidak ada lagi kulitku yang lolos dari belaian-belaian tiga pasang tangan itu. Dan tidak berapa lama. Lalu perlahan dan pasti. Kembali aku memejamkan mataku agar dapat menikmati jilatan-jilatan di tubuhku sepenuhnya. Saat wajah sayunya tepat berada di dadaku. Tapi belum sempat aku berpikir lama. Kulihat Mbak Rani hanya mendongakkan kepalanya sambil matanya merem melek sambil menggigit bibir bawahnya sendiri. Lalu ia menggeserkan pinggulnya ke arah Nova. Tepat di selangkanganku. Tidak berapa lama Nova memberi pelumas di bibir vagina Mbak Rani dengan air liurnya.” Aku pun ikut-ikutan mengerang nikmat. ia naik turunkan pinggulnya dengan dibantu kedua tangan Nova yang membantu memeganginya. batang kemaluanku pun dikulum rakus oleh Arya. aku kembali menerima sensasi yang lain. pahaku pun juga terasa basah. perut. Aku hanya dapat mendesah perlahan menikmati belain-belaian itu sambil memejamkan mataku. Karena dengan kuangkat pantatku... Dalam benakku. Mbak…” pintaku kepada Mbak Rani.. Sesekali aku tersentak kembali saat lidah Arya bergerak turun ke arah anusku. “Udaacchhh… Novv… masukin aja kontolnya… uddaacchhhsss… nggaaakkkgg… aahhaannn… nicchh. “Pleeaaassse… tolloonngg.. Perlahan mereka mengusap-usap bagian tubuhku. Maka kubalas pula lumatan-lumatan bibirnya. Hingga akhirnya. Aku pun secara refleks segera menaik-turunkan pinggulku. apa hubungannya tali yang mengikatku dengan „punya‟-nya Arya. Mulai dari dada. Saat pantatku kuangkat. Kekenyalan buah dadanya kurasakan lembut dan hangat di dadaku.. Bibir kami saling memagut dan saling memilin. kurasakan sesuatu yang kenyal. kedua putingku terasa basah dan hangat. “Ooouucchh… yyaaacchh…. aku sedikit . di tengah-tengah kenikmatan yang kurasakan. Desahan-desahanku dan MbakRani pun hanya tertahan dalam pagutan-pagutan bibir kami. Saat kubuka mataku. aku melihat Mbak Rani dan Nova sudah menempelkan bibirnya di kedua putingku. Arya justru menggelitik lubang anusku dengan ujung lidahnya.karena ikatan tali itu. Punyaku juga nggak tahann nicchh…” Aku terkejut mendengar kata-kata Arya itu. “Lepasin talinya doong Mbak…” aku mencoba kembali meminta Mbak Rani saat bibir kami terlepas untuk sejenak menarik nafas. Sementara vagina Mbak Rani dijilati oleh Nova. “Yeaacchhh… terrruuusss… Jak… yang kerraasss. “Aarrghh… aacchhh… hhooohh… sssttthh. “Nggak usah dilepas dulu. Mbak rani sudah tidak tahan lagi. mmmbb…” aku merajuknya kembali. basah dan hangat menyentuh ujung kemaluanku.

spermaku pun keluar ke dalam vagina Mbak Rani. Lalu tangan kanannya pindah ke arah pangkal pahanya dan mulai mengocok-kocok vaginanya sendiri. Arya pun mencabut penisnya dari anusku. Mbak Rani dan Arya sibuk menjilat-jilat vagina Nova. meski kurasakan batang penisku sudah mulai mengendur. aku menjilat-jilat vagina seorang perempuan. Dan saat ia benamkan seluruh batang kemaluannya dalam anusku. Nova pun menggeser tubuhnya agar bisa enjoy menikmati ciuman Mbak Rani. kulihat Arya segera mengocok kemaluannya dengan frekuensi lebih cepat. Penis Arya yang sedang berada di dalam anusku pun kurasakan ikut berhenti sambil meremas-remas pantatku. Dengan tangan kanannya. Sedangkan Nova yang sedari tadi hanya membantu pinggul Mbak Rani saat bergerak naik turun.. Sejenak mereka bertiga diam dalam posisi masing-masing. Agak asin dan licin saat cairan di bibir vagina Novamenempel di bibirku. Sedangkan Nova masih saja berkutat dengan jari-jari tangannya yang sibuk mengocok vaginanya sendiri. Nova melepaskan ciumannya. Lalu kembali merundukkan tubuhnya dan meyambar bibirku yang terbuka. Saat kulihat tubuh Arya. Hingga akhirnya. Mbak Rani pun turut berhenti. kemudian mendekatkan bibirnya ke arah batang kemaluanku. Seiring itu pula.!” jeritku ketika kulihat Arya sudah bersimpuh di antara selangkanganku. Jeritan-jeritanku pun akhirnya tertahan di mulut Mbak Rani. Dan untuk pertama kalinya. dan hanya tersenyum. Bibirnya pun diarahkan ke mulutku... dan kemudian ikut menjilat-jilat batang kemaluanku. aku langsung memiringkan wajahku dan menjerit keras saat kurasakan spermaku hendak muntah dari ujung penisku. Nova segera mendaratkan ciumannya di bibir Arya. “Aauuwww… ssaakkkiiitt… Aarrr. Akhirnya Nova pun melepaskan ciumannya dan menarik tubuh Mbak Rani yang sudah tengkurap menindih tubuhku. Rupanya mereka bertiga memberi kesempatan kepadaku untuk menikmati klimaksnya sebuah orgasme. Sedangkan Nova kembali menggesek-gesekkan tangannya di vaginannya sendiri. Hingga akhirnya. Nova kurang puas dengan posisi seperti itu. Mungkin khawatir. Lalu langsung menyambar bibir Mbak Rani. saat itulah kurasakan ada cairan hangat menyentuh dinding-dinding anusku. “Mbak Rani. Arya pun mendapatkan puncak orgasmenya. aku pasti menolaknya. kini terjawab sudah. Sehingga secara otomatis. Sementara itu. Lama-lama kelamaan rasa perih itu berangsurangsur berkurang. Mbaackkk… aackkuu… mmauuu… kellluuaarrrggghh…” dan saat itulah kuangkat pinggulku dengan keras hingga pantat Mbak Rani yang berada di atas pinggulku juga turut terangkat. Mbak Rani lalu melepaskan jepitan vaginanya. dalam pikirannya. jika penisku mulai mengendur. Mbak Rani pun sempat kaget ketika mendengar jeritanku. Dan dalam kedua kaki Nova pun menyilang tepat di atas wajahku. Sejenak ia menoleh ke belakang. kerraasss…. Namun ternyata. pinggulku agak terangkat ke atas. Saat itu. sementara tangan kanannya tidak ia lepaskan dari vaginanya sendiri. meski tanpa melepaskan bibirnya dari bibr Nova. Antara kenikmatan dari batang penisku yang dicengkeram kuat oleh dinding vagina MbakRani dan rasa perih akibat permainan anal dari Arya. Saat itu aku hanya merasakan perih di lubang anusku. dong…” sambil melentangkan tubuhnya di sampingku dan membuka kedua kakinya. tolongin akuu. mulai ikut aktif dalam permaianan itu. Dan mungkin. “Yyaanngghh…. sejenak aku melupakan kenikmatan yang kudapat dari Mbak Rani. MbakRani memeluk pinggang Nova. Namun tidak berapa lama. Arya. “Novv… memeecckk… muu… ssiinnn… niii Noovvv…” aku nekat meminta vagina Nova untuk kujilati meski dengan kata-kata terputus menikmati permainan sehebat itu. Begitu juga dengan Mbak Rani yang semakin mempercepat gerakan naik turunnya pinggangnya. dan. “Acckkuuu… keellluaarrr… Jaacckkk…” Kurasakan cairan keluar dari vagina Mbak Rani meleleh dan memberikan efek hangat di batang kemaluanku yang masih tersimpan di dalam vagina Mbak Rani. Kedua kakinya ia selipkan di bawah pahaku. Arya kulihat semakin mengejang dengan nafas agak tertahan. Lalu Nova menggeser pantatnya ke arah wajahku. Ternyata Arya ingin bermain anal dengan anusku. Rupanya pertanyaan yang tadi sempat terlintas dalam benakku.tersentak dan kurasakan anusku sedikit perih. Penisku pun dilumat habis dalam mulut Mbak Rani. Aku pun membalas ciuman bibir Nova. Setelah beberapa saat. berbaur dengan rasa nikmat yang menjalar ke seluruh sendi tubuhku. jika tali itu dilepas. Kepalaku hanya bergoyang-goyang ke kanan dan ke kiri mendapat perlakuan seperti itu. Namun tidak berapa lama. ia tengah sibuk dan perlahan-lahan bergerak maju mundur.. Sedangkan Mbak Rani ikut mengimbangi gerakanku. “Aaarrrccgghh…” Nova .

yah. hanya setumpuk pertanyaan yang ada di dalam benakku saat ingin kembali mengulanginya. “Kenapa sayang. Nova dan Arya pun ikut tersenyum melihat tingkahku. Aku pernah diajak berkunjung ke rumahnya di daerah Jakarta Utara. Pada pandangan pertama. namanya.?” tanya Mbak Rani melihat gelengan kepalaku. dan dia adalah istri teman kantorku. Aku sendiri sempat makan malam di rumah mereka. Arya pun juga sudah melepaskan ikatan tali di kedua kakiku. aku yakin jika suatu saat nanti. aku dapat mengulanginya kembali.. Meski sebenarnya. Memang peristiwa itu hanya berlangsung beberapa saat. wajar lah. Di kantor ini aku menduduki jabatan sebagai wakil kepala akunting. dimana dan dengan siapa? TAMAT LANI. Itulah pengalaman pertamaku melakukan hubungan sex. aku memang sudah menyadari kecantikan Lani namun pikiran itu aku buang jauh-jauh karena menyadari bahwa dia adalah istri teman aku. namun peristiwa itu pula yang telah merenggut keperjakaanku sekaligus „keperawananku‟. karena kuliahnya sudah selesai. umurnya lebih tua dua tahun dariku. Setelah pertemuan itupun sikap aku terhadap Roni dan sebaliknya pun biasa-biasa saja. lalu menyusul naik ke atas. Sehingga. Karena beberapa minggu setelah peristiwa itu. “Gimana sayang. Meskipun katanya masih tinggal di kota ini. Namun. Arya pulang ke daerah asalnya di luar Jawa. terkadang aku masih ingin mengulangi pengalaman pertamaku itu. Disinilah awalnya perkenalan aku dengan Lani. Mbak Rani.. sekitar 160 cm dan memiliki kulit yang bisa dibilang lebih putih daripada orang-orang Indonesia kebanyakan. Di kantorku aku merupakan satu-satunya keturunan chinese. tidak ada istimewanya.?” tanyanya menggodaku. baru sekitar satu tahun dan aku sudah cukup akrab dengan salah satu pegawai yang bernama Roni. tinggi badan sekitar 172 dan tidak gemuk. tapi dia bukanlah keturunan chinese.. ISTRI TEMANKU Dia memang seorang wanita yang cukup menarik. Aku sebenarnya tergolong baru bekerja di perusahaan ini. kata Mbak Rani.mengerang saat mencapai orgasmenya. Pengalaman yang hanya sekali itu kualami. Roni tinggal bertiga dengan pembantunya dan istrinya. Itu kuketahui saat aku kembali bertandang ke rumah Mbak Rani beberapa minggu kemudian. sambutan mereka di rumahnya benar-benar membuat aku merasa betah dan ingin berlama-lama terus disitu tapi akupun akhirnya harus pulang juga ke rumah. “Punya kamu masih sempit. Pembicaraan di rumah Roni berlangsung cukup lama dan cukup akrab sekali. saling memeluk dan menyilangkan kaki. Hingga akhirnya kami terlelap dalam tidur dengan masing-masing masih telanjang. Harus aku akui. Kapan. Aku tersenyum mendengar pertanyaan itu. . Aku hanya geleng-geleng kepala dengan peristiwa yang baru saja kualami. Ia tersenyum puas ke arahku dan memberikan seulas senyum manis kepadaku. diajak single nggak mau. Lani. Masih perawan ya.?” kata Arya sambil bergeser mendekatkan tubuhnya ke tubuhku. Hingga saat ini pun. Single fighter.. Jak. memiliki tinggi badan yang lebih kecil dariku. Kini posisi kami berempat saling berhimpitan di atas sebuah ranjang. “Tadi malam.” sahut Mbak Rani yang menggeser tubuhnya n aik sambil melepaskan tali di kedua tanganku. saat itu aku hanya bercinta dengan Mbak Rani. telah menikah. tapi aku tidak mendapatkan alamatnya yang jelas. Sedangkan Nova.

masih inget. dia datang pagi hari untuk membersihkan rumah.. aku ingin ngobrol-ngobrol sama kamu nih tentang masalah bisnis. haloo. “Gini Har. Saat itu Lani berpakaian cukup sederhana. oh. Aku pikir Roni yang menghubungi karena perlu sesuatu. aku datang sendiri saja. “Iya. Kadang-kadang kalau sedang bicara bertatapan ingin sekali rasanya mencium bibirnya soalnya hanya berjarak sekitar 45 cm. Rumahku memiliki 4 ruangan kamar. Kata Lani lebih lanjut. ternyata dari rumah Roni. iya. pikiranku tidak bisa konsen ke tv. langsung saja anjingku pada ribut. ternyata dia kerumahku untuk berbicara mengenai bisnis baru yang akan dirintisnya dan meminta bagaimana pendapat aku dari segi akunting dan manajemennya. rumahku terletak di daerah Jakarta Barat sedangkan Roni di Jakarta Utara.. dulu aku pernah ke rumah kamu. Oke.? ada apa nih Lan?” “Gini Har. Boleh aku ke rumah kamu? Kamu lagi sendirian di rumah?” “Boleh aja. ternyata yang kedengaran adalah suara wanita. pengin rasanya untuk mencium Lani tapi bagaimana caranya? Otakku memutar dengan keras dan akhirnya aku mengambil keputusan untuk mencoba menyenggol tubuhnya.. “Halo. begitu melihat ada tamu. kamu pelihara anjing ya. kamu masih disitu?” “Eh. ternyata memang Lani yang datang sendirian. pembantuku ini hanya datang pada pagi dan sore hari setelah aku pulang kerja dan pada hari sabtu atau minggu. Akhirnya pembicaraan mengenai bisnis pun selesai. Aku memelihara sepasang anjing jenis ukuran yang tidak bisabesar. Sambil berbicara konsentraasiku agak terganggu karena duduk bersebelahan dengan Lani dan hampir berdekatan. Aku segera keluar untuk melihat. Kamu suka anjing juga” “Suka banget” Kemudian aku persilahkan Lani mauk dan duduk di ruang tamu sementara aku menyiapkan minuman untuk dia. jawabku. istri Roni. halo. ini Hari ya?”.. Sekarang otakku benar-benar sudah gak karuan deh. “Ehh. sudahlah. lucu bangeet”.” Sempet bengong juga aku mendengar pernyataan itu. Hari.. Aku kira siapa. Sedangkan aku sendiri tadinya hanya memakai celana hawaii dankaos tapi setelah kedatangan Lani. Aku berangkat yah sekarang. Sedangkan anjing-anjingku aku sengaja sediakan makan dan minumnya berlebih di tempatnya supaya mereka tidak kehausan dan kelaparan jika aku pergi kerja. Roni sedang pergi dengan temannya. namun mereka saat ini sedang pergi keluar negeri sehingga tinggallah aku sendiri di rumah dengan seorang pembantu yang tidak menginap. ntar gimana jadinya nanti?” “Ah. Langsung saja aku persilahkan dia masuk. iya Lan. Tanganku dengan sengaja aku bentangkan kedepan badan dia seakan-akan aku sedang meregangkan otot dan menyentuh tangannya. Masih inget ga?” “Oh. Sambil menunggu.. Pembicaraan tersebut berlangsung kurang lebih selama satu jam. Ada apa gerangan? Mau apa Lani ke rumah aku sendirian sore-sore begini? Banyak pikiran campur aduk di otakku. Aku cuman bingung aja mau siapin makanan apa buat kamu. aku menunggu kedatangan Lani sambil menonton televisi. Banyak pikiran yang berkecamuk dalam otakku mengenai kedatangan Lani yang sendirian ke rumahku. kalau ketauan sama dia kan.Sampai suatu minggu sore jam 3-an handphoneku berbunyi.. Perlu waktu sekitar 45 menit untuk ingin ke rumahku jika dari Jakarta Utara. Setelah membersihkan rumah seadanya. kata suara disana.” Kamipun berbicara masalah bisnis. kamu boleh ke rumahku kok sekarang. sekarang boleh aja kalian main ke rumah aku. “Aku Lani. . Kalian datang berdua?” “Nggak. hal kayak begituan biar aku yang urus dengan Roni”. Sebenarnya ini adalah rumah orang tuaku.. kamipun bersandar lega di sofa yang kami dudukin.” “Ngga perlu repot-repot lagi Har. ini siapa ya?”. apalagi kamu sekarang datang ke rumahku. Sekitar setengah jam menunggu akhirnya terdengar suara mobil di depan rumah. hanya mengenakan kaos dan celana jeans. kata Lani sambil mendekati anjingku lalu mengelusnya.. Rumahku tidak terlalu besar memiliki halaman depan yang cukup untuk satu mobil. “Halo.” Jarak antara rumahku dengan rumah Roni memang cukup jauh. biasa aja. satu kamar terletak di loteng rumah. aku ingin ketemu dengan kamu. aku langsung mengganti dengan celana panjang. “Kamu kok tidak datang bersama Roni? Biasanya kemana-mana berdua melulu?” “Memangnya harus sama dia terus kalau kemana-mana?” “Iya dong. “Ya. Namun aku suka sekali apabila melihat perempuan yang berpenampilan seperti itu.

aku jilatin putingnya dan kadang aku gigit putingnya dengan bibirku. “Ntar dulu ah. mao nyalain musik dulu” Akupun mulai menyalakan musik. saat itu perasaan geli seakan-akan ingin memeluk Lani erat-erat sungguh tak tertahankan. pancingku.. Aku tetap mendekati dia dan menjilati lehernya. “Tapi kamu suka kan Lan?” . maksduku supaya suasananya nyaman. hanya. wahh. kata Lani... Sejenak kemudian kami mengehentikan akivitas kami karena handphone Lani berbunyi. sungguh pemandangan yang menambah laju birahiku.” Akupun memalingkan wajah menghadap Lani maksudnya ingin bicara sesuatu tapi karena wajah kita berdekatan seperti itu. kata Lani disamping telingaku. kadang ciumanku lari ke kupingnya serta lehernya. Demikian juga dengan Lani. Tangankupun mulai menyusup ke dalam kaosnya dan lebih dalam lagi menyusup ke dalam bh-nya. kataku sambil tersenyum..” Itulah yang terdengar pada waktu kami ciuman. Tapi aku tiba-tiba berubah pikiran dan mendekati Lani dan memeluk dia dari belakang sambil menjilati kupingnya. Lani sempat berbalik dan memelototi aku tapi aku tidak perduli. maksudnya untuk mendengarkan pembicaraan mereka dan membantu kalaukalau Lani tidak bisa jawab. “Kamu angkat dulu deh. urm. Akupun bisa menjamah putingnya. Aku terus menciumi bibirnya. bibirnya. wajah yang pasrah tapi dia masih melihat ke aku sambil memberi isyarat bahwa dia lagi telpon. kalau aku kebablasan tadi gimana coba?”. aku pun mulai memainkannya dengan jari-jari tanganku. Situasi saat itu sempat hening sebentar... teriak Lani. aku lupa tidak tau mau omongin apa. “Gila kamu ya Har. diapun mulai menikmatinya dan malahan dia membuka kaosnya dan duduk di sofa kembali.”. Aku cuma tersenyum saja. “Gimana har? Enak gak pijitanku?”. Lani langsung mengeluarkan gejolak yang tertahan dari tadi. “Iya nih. Lani memberikan alasan bahwa dia sedang jalan-jalan di sebuah gallery busana. aku meremas-remas payudara Lani dengan napsu. “Mmh. ss. Harrii. Ketika kemudian telpon sudah selesai. ia menciumi seluruh wajah dan leherku dengan bibirnya. Aku juga segera melepaskan baju dan celana panjangku. yang Lani bisa lakukan adalah menggeliat-geliat tidak keruan berbaring di atas sofa di bawah tubuhku. aku langsung mendekati dia.. Sengaja aku tidak terlalu napsu menciumi lehernya supaya tidak meninggalkan bekas yang bisa mencurigakan. Aku tidak mendengar suara apapun dari Lani. Aku lalu melihat ke wajah Lani. ternyata dia menciumku sambil memeramkan matanya. Lani hanya diam saja diperlakukan seperti itu. katanya memarahi tapi dengan nada menggoda. jawabnya tersenyum pula. “Oke”. Sementara itu Lani sudah tidak bisa mencegahku lagi. Aku memainkan lidahku didalam mulutnya. Begitu tau dari suaminya. Aku menciumi bibirnya dengan sangat lembut meskipun aku sebenarnya bernapsu banget. Langsung aku membalikkan badan dan memeluk tubuh Lani dan membaringkan dia di sofa.“Kamu cape ya Har setelah ngomongin bisnis?”.. Ketika Lani sudah duduk di sofa. Semua itu dilakukan sambil ia berbicara dengan suaminya di telpon. lalu entah siapa yang mulai. “Aahkk. Lalu Lani mengangkat telpon dan memang benar dari Roni suaminya. siapa tahu suami kamu”. Kemudian aku mulai duduk membelakangi Lani dan ia mulai memijit punggungku. kadang-kadang aku tarik lidahnya dengan gigiku saat ada di dalam mulutku. “Enaak. “Sini biar aku pijitin”. kamipun berciuman dengan penuh hasrat. Sebenarnya dia sudah tidak tahan lagi ingin melepas semuanya tapi karena ia masih nelpon maka ia terpaksa menahan semua gejolak tersebut. Aku tau bahwa saat ini dia sedang berusaha sekuat tenaga untuk tidak berteriak ataupun mendesah karena rangsanganku. Sepertinya dia menikmati banget ciuman ini.. Dengan lembut aku mainkan lidahnya. kalo dipijit enak nih kayaknya”. Begitu aku merasakan putingnya. akupun mulai menciumi tetenya. Sambil berciuman aku melihat matanya. kata Lani sambil memegang punggungku. itu tadi kan si Roni.

Selama itu juga tubuh Lani tidak bisa diam.. “Masa sihh? Aku masih belum apa-apa nih”. “Aahh. mendesah. Kemudian Lani langsung memasukkan seluruh kontolku ke dalam mulutnya. Lalu ia mulai menjulurkan lidahnya ke ujung kontolku. Mulamula ia mengelus kontolku dengan tangannya. “Aacchh. Terkadang giginya Lani menyentuh salah satu bagian kontolku. Aku terus melakukan kegiatan ini dengan penuh napsu. Lani menjerit keras-keras ketika aku menggigit-gigit putingnya Rambutku diacak-acak olehnya dan dia mendekap erat-erat kepalaku di dadanya sehingga aku agak kesulitan untuk bernapas. Aku menciumi paha Lani yang bagian kiri dan meremas pahanya yang kanan. Selama aku melakukan „serangan‟ kepada Lani. Akupun terbaring lemas namun terasa rilex banget dengan Lani bersandar di dadaku. Sampai akhirnya aku menjilati pas di memeknya Lani. akupun kembali turun ke selangkangannya. uhh” Ternyata Lani sudah mencapai klimaksnya yang pertama dalam permainan ini. bisikku di telinganya. aku memainkan itilnya sambil kadang-kadang aku hisap dalam-dalam dan aku kulum dengan bibirku. kontol seorang lelaki akan lebih kekar pada ronde kedua daripada ronde pertama dan akan berlangsung lebih lama. Lani sudah mendesah dan menggeliat-geliat tidak karuan. Namun dengan segera aku menghentikan kegiatan . aku merasa agak sedikit geli.” Hanya itulah kata yang bisa keluar dari dalam mulutku saat semuanya tertumpah keluar. sakit dikit sih. “Kamu hebat Hari.. jawabnya sambil terus meremas kontolku. Diberi rangsangan seperti itu. Aku jilatin sambil terus bergerak bergerak ke bagian selangkangannya. “Itu yang aku tunggu sayang”. aku merasakan kaki Lani menjepit kepalaku dan tangannya menekan kepalaku sangat kuat serta pinggulnya terlihat menggelinjang dengan dahsyat. Harii. titik-titik syaraf yang ada di seluruh kontolku tidak ada yang tidak tersentuh oleh bibir dan lidahnya Lani. Menurut pengalamanku dan cerita teman-teman. dan menekan kepalaku kuat -kuat seakan-akan tidak mau membiarkan kepalaku pindah dari selangkangannya. Tidak ada kata yang keluar dari mulut kami berdua saat itu. katanya. Saat itu. jawabku sambil mencium bibirnya. Setelah diam selama sekitar 10 menit. benar-benar permainan yang membuat aku tidak dapat bertahan lama dan akhirnya aku mulai merasakan sesuatu yang mendorong dari dalam dan mengeluarkannya. Aku sudah merasakan memeknya Lani sudah basah lagi dan sepertinya dia akan mencapai klimaksnya kembali. Akupun mulai mencari-cari daerah dada Lani untuk memainkan kembali tetenya. namun itu tidak mempengaruhi sensasi nikmat yang diberikan. Begitu aku mendapatkannya. “Ahh.“Iya sih. perasaanku saat itu benar-benar nikmat sekali. kontolku dielus olehnya dari bijinya sampai ke ujung kepala kontolnya. selalu bergerak dan mendesah.. aku jilatin bibir memeknya dan aku mainkan itilnya. Saat itu kontolku benar-benar diberikan sensasi yang begitu dahsyat. Aku mulai membuka celana jeansku dan celana jeans Lani beserta dengan celana dalamnya. aku suka sekali”. Lalu kami pun melanjutkan kegiatan yang tertunda itu. aku permainkan memeknya sampai dalam dengan lidahku dan jari-jari tanganku juga mulai masuk ke dalamnya sampai akhirnya.. Wah. “Kamu mau lagi ya Lan?” “Hmm.”.”. “Aku maenin yah kontolmu?”. lanjutnya tersenyum. dia terus berteriak. langsung aja aku membaringkan Lani di sofa kembali dan melanjutkan mengulum puting susunya. Aku melihat sebentar ke arah Lani dan dia menatapku sambil tersenyum. Saat itu yang bisa aku lakukan hanyalah menggeliat-geliat kenikmatan sambil membelai-belai rambutnya Lani.”. tidak berapa lama kemudian kontolku sudah mulai kekar berdiri lebih tegak daripada tadi. Suara yang ditimbulkan oleh Lani membuat aku tambah bergairah dalam melakukan kegiatanku tersebut. urat-urat kontolku yang bergesekkan dengan bibir dan lidahnya memberikan suatu sensasi yang sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata. Pertama-tama aku mainkan bulu-bulu yang mengitari selangkangannya. Lani mulai meremas-remas kontolku lagi sambil memandangku. Maka akupun segera mengambil posisi duduk bersandar di sofa dan dia perlahan mulai jongkok di hadapanku. Aku menjilati memek Lani makin liar. Begitu lidahnya menyentuh kontolku. Setelah puas memainkan dadanya. Lani terus meremas-remas dan mengelus kontolku kemudian mengulumnya di dalam mulutnya..

” “Ohh begitu” Tidak kusangka sama sekali. apa yang akan aku lakukan? Apakah aku akan terus berhubungan dengan Lani? Apakah aku akan berteman terus dengan Roni? Apakah yang akan terjadi kalau kami ketahuan Roni? Pusing aku memikirkan hal itu. tapi aku tau kok kalau Roni itu sering selingkuh di belakangku”. “Iyaah. ohh. aku putar.. Roni yang aku kenal sebagai orang yang baik ternyata sudah menyakiti istrinya beberapa kali. Har. “Aahh.?”... jawabku tersenyum.. Kemudian aku membuka selangkangannya dan mengarahkan kontolku ke lubang itu. “Harr. Sampai akhirnya kami sama-sama merasakan ada sesuatu yang keluar dari diri kami masing-masing. goyang terus. desah Lani sambil memandangku “Enak yah Lan.. “Aacchh.. jawabnya lag i. ohh.”... “Harr. ah.” “Oke.” Kemudian aku mulai menggerakkan kontolku dalam memeknya.. tanyaku padanya. kataku.. desah Lani. Perasaan itu benar-benar merupakan sensasi yang luar biasa bagi kami berdua. uhh. setelah membersihkan diri kemudian Lani pulang meninggalkanku yang penuh dengan pikiran.menjilatku dan berdiri..?”. “Kenapa Har. namun yang pasti aku menikmati masa-masa bersama Lani tadi sore. Pengalaman ini sungguh-sungguh diluar dugaanku sebelumnya ternyata aku telah mengkhianati temanku dengan meniduri istrinya dan mungkin juga pikiran Lani sama denganku bahwa ia sudah mengkhianati suaminya hanya karena selingan belaka. kadang aku mengambil posisi di atasnya menindih badannya sambil memegang telapak tangannya di telentangkan kiri kanan. kamu jangan marah ya dengan kelakuanku ini” “Tentu aja tidak”. “Kalau kamu butuh sesuatu lain hari aku bersedia kok bantu kamu. kadang juga dia yang di atas menindih tubuhku dan aku mendekap dia erat-erat sambil meremas-meremas pantatnya dan dia terus bergoyang kadang berirama kadang tidak.. Mula-mula aku mengusapusapkan ujung kontolku ke bibir selangkangannya dan pelan-pelan aku masukkan kontolku ke memeknya Lani... tanyanya lemas. jawabku tersenyum.. “Aku masukkin yah sayang. teruskann. teriak Lani. “Lan.. c‟mon honey. enak bangett. “Gimana sayang.?” “Iyah. kamu menyesal sudah melakukannya denganku?”.. tidak”. ochh.”.”. aku goyang dengan berbagai macam cara. Kami melakukannya dengan penuh gairah. Har..‟ kontolku langsung aku masukkan ke dalam memek Lani.. Dan akhirnya akupun pergi tidur dengan lelap malam itu memimpikan kejadian yang mungkin akan terjadi hari-hari berikutnya dengan Lani atau dengan siapapun? END .. Kamipun terbaring lemas di sofa itu...” „Zleeb.. “Hari. “Jadi aku lakukan ini karena ingin membalasnya saja. akhirnya aku putuskan untuk menjalani saja semuanya sesuai dengan alurnya nanti.”. pendek kata aku mencoba untuk memberikan kenikmatan pada Lani dengan kontolku itu.”. kataku sambil menciumi bibirnya.. Nina berbaring didekapan dadaku..” “Terima kasih ya” Waktu jugalah yang memisahkan kami hari itu. yesshh. “Sedikit sih ada perasaan menyesal. ayo. “Ah.

nakal juga nih… “. jawab Atun “Iyaa…Tun…. Saya tetap pura-pura tidak tahu saja dan mulai memasang aksi . Dari situ terdengar desahan halus yang sedikit lebih keras daritarikan nafas. dan bilasaya terbangun pada pagi hari. Sayapun duduk disofa didepan televisi sambil menunggu Atun membawa kopi. ” hah…. ****** saya masih dalam posisi menegang keras. karena disitu terlihat sepasang kaki yang dalam posisi sedang men-jinjit menempel dipintu kamar mandi. Jadi bila pulang telah larut malam. yang kemudian ditaruhnya dimeja didepan saya.sakit yaa ?”. saat memperkenalkan diri . saya cuma sedikit pusing aja”.. Selesai mandi.pak…. sehingga saya harus mulai bekerja mulai dari jam 15:00 sampai dengan jam 23:00. Suatu malam sepulang kerja. sembari matanya terus menerus melirik kearah ****** saya yang menyembul. “oh… enggak Tun. Yang agak istimewa daripenampilan Atun adalah matanya yang bagus dengan lirikan-lirikan yang kelihatannya sedikit nakal. dan tidak lupa memeriksa isteri saya..rasain ” . Ternyata wajah Atun terlihat pucat dengan tangan yang agak gemetaran. sudah makan… tolong bikinkan kopi saja”. saya langsung saja keluar dengan memakai handuk yangdililitkan kebadan bagian bawah saya. meremasremas sehingga ****** sayapun mulai bangun dan menjadi keras. makan”. Sedang saya asyik mandi dan menggosok-gosok tubuh saya. tanya saya “ah .tolong nyalakan tv-nya” . Setelah beberapa hari bekerja pada kami. Wah. Ternyata Atun ini baru menikah dua bulan lalu dan karena desakan kebutuhan ekonomi saat ini sedang terpisahdari sang suami yang bekerja menjadi TKI di Timur Tengah. Saya berpikir. saya kaget juga. Atun berambut lurus sebahu. “Tun…. Saya tetap berpura-pura tidak tahu apa-apa dan berjalan kearah belakang untuk menaruh pakaian kotor. ternyata Atun cukup rajin dan dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat. setelah saya perhatikan ternyata isteri saya tetap tertidur dengan pulas sekali. ia mempunyai kebiasaan tidur yang sangat lelap dan sangat susah sekali untuk dibangunkan . “Naah…lo…. “eeh…kamu kenapa Tun. saya mulai menggosok-gosokan sabun kebagian ****** saya. isteri sudah berangkat kerja. Hari pertama kedatangannya . jawab Atun tergagap. sambil terus meng-kocok-kocok ****** saya. saya mendapat gilirin kerja shift dari kantor. biasanya isteri saya sudah tidur dan bila ia tidur. ternyata saya sedang diintip . ia tampak tidak banyak bicara. berperawakan sedang . kami mendapat seorang pembantu baru dari sebuah yayasan penyalur tenaga kerja yaitu seorang wanita berumur 23 tahun bernama Atun. oleh siapa lagi kalau bukan Atun. tinggi sekitar 160 cm . hanya saya melihat bahwa matanya sering melirik dan memperhatikan celana saya terutama pada bagian kemaluan. tidak pak…. kata saya dalam hati.” . jadi terlihat menonjol dari balik handuk.. Atun seperti biasa membuka pintu dan setelah itu ia biasanya menyiapkan air panas untuksaya mandi. dengan tetek yang besarnya sedang saja.PEMBANTU GUA GANJEN Sepeninggal Lastri. saya juga berusaha untuk berkonsentrasi mendengar suara dibelakang pintu itu. bapak mau emm. badan ramping dengan berat badan sekitar 50 kg. “pep…. Sayapun masuk kekamar dan mengganti handuk dengan sarung tanpa memakai celana dalam lagi.. jawab saya sambil saya perhatikan wajahnya. Memasuki minggu kedua. ” akh. saya mendengar suatu bunyi halus dibalik pintu kamar mandi.saya juga sedikit pusing… apa kamu bisa mijitin kepala saya” “beb…bis…bisa pak”. sambil berpura-pura tidak tahu saya tiba-tiba menunduk dan mencoba melihat dari celah yang ada dibawah pintu tersebut. sehingga biasanya kami hanya berhubungan melalui telephone saja atau ia menuliskan pesan dan menempelkannya di kulkas. sapa Atun . yaitu shift ke 2.….. berkulit sawo matang dengan wajah yang manis.

Badannya separuh .. saya peluk badannya dan saya tekan ****** saya kuat-kuat kedalam memek Atun. saat televisi telah menyala saya bisa melihat bayangan tubuh Atun daribalik dasternya. “nah. biji matanya kelihatan seperti tertutup kabut tipis. Setelah kami recover. Aah …. Saya menarik dan menekan dengan kuat secara berulang-ulang sehingga biji saya terdengar beradu dengan pantat Atun yang mulus. Atun langsung berbelok kekamarnya.paaaaak” Saya tetap menekan dan kemudian mulai menarik ****** saya. “aaaaaaaaaaaaahhhhh ….. matanya hanya terpaku kelayar kaca melihat bagaimana Kay Parker menjepit pinggang lawan mainnya sambil mengayunkan pinggulnya ke kanan kekiri. desah Atun lirih. sebuah film jenis hardcore yang sungguh hot. Atun.. Atun ternyata tidak memakai BH dan puting teteknya terbayang menonjol bagaikan tombol yang minta diputar. Sekitar seperempat jam kemudian. tapi saya terus menyodok kedalam sehingga ****** saya terbenam seluruhnya. film itu dibintangi oleh Kay Parker. . Dengan cepat saya membuka dasternya sampai terlepas. memek Atun bagaikan menjepit ****** saya dan seperti tidak mau melepaskan ****** saya. “lagi sedikit Tun…. saya tetap memeluknya dari belakang dengan tangan kiri yang tetap berada di tetek sedangkan jari tangan kanan saya berada di dalam mulut Atun.creettt…. tolong kecilkan sedikit suaranya”.pak…film-nya film tua. kata saya sambil langsung berdiri dan menuju kearah lemari televisi untuk mengambil sebuah laser disk dan langsung saja memasangnya.. Atun diam saja juga saat saya memelorotkan celana dalamnya. terasa pijatan dikepala saya berkurang.pijitin kepala saya” kata saya sambil bersandar pada sofa.. membungkuk pada sandaran sofa.” kata saya mencari alasan untuk dapat melihat lebih jelas. terlihat matanya terpaku pada adegan di layar.plak…. Desahan nafasnya menjadi keras buru memburu. Atun sedikit tersentak. kedua kaki nya juga mengejang serta terangkat kebelakang . “ennnaaaak…. kata saya.pak” .gitu…. terdengar ia menarik nafas panjang dan pijatan tangannya bertambah keras. sampai suatu saat badan Atun mengejang . Memek Atun ternyata sempit sekali dan ****** saya terasa bagaikan dihisap-hisap dan diremas-remas dengan denyutan-denyutan yang sungguh nikmat sekali. Saya pun melepaskan cairan mani saya kedalam lubang memek Atun yang begitu hangat dan menghisap. ia benar-benar berkonsentrasi melihat adegan demi adegan yang diperankan oleh Kay Parker. Atun sedikit membungkuk untuk menjangkau tombol tv tersebut. Sambil tetap memeluknya dari belakang. Aduh . Atun terlihat bagaiorang sedang mengalami trance dan tidak sadar akan perbuatannya.baru enak. mematikan televisi dan berdua berjalan kearah belakang . Saat ia mengecilkan suara televisi itu. ternyata luar biasa enaknya memek kamu. saya menggeser kakinya agar selangkangannya lebih terbuka sehingga saya bisa mengarahkan ****** saya ke lubang memeknya.. Kedua tangan saya bergerak kearah teteknya yang menantang dan meremasremas sambil sesekali memuntir-muntir putingnya yang cukup panjang. “tapi film-nya kok jelek banget yaa…” “iya. “wah…. Atun segera mendorong pantatnya kebelakang untuk menyambut gerakan saya dan kemudian secara cepat mengayunkan pinggulnya ke kiri dan ke kanan bergantian. Kami melakukan gerakan-gerakan seperti ini selama beberapa waktu.Atun berjalan kearah televisi untuk menyalakan . sedangkan pinggangnya berusaha untuk mengimbangi gerakan maju mundur yang saya lakukan. “hhhhheeeeeeeeeh” creeet……..Tun.” desah Atun panjang Akhirnya saya juga tidak tahan lagi.plak…. Saat kepala ****** saya mulai memasuki memeknya yang sudah basah.. dari pinggang keatas condong kedepan. denyutan di ****** saya pun makin keras saja. “Ayo . Memeknya meremas dan menghisap-hisap ****** saya dengan keras dan berusaha untuk menelan ****** saya seluruhnya. Saya mengangkat kepala dan melihat keatas kearah Atun. plak….. “kamu mau lihat film baru”. matanya terpejam bagai orang sedang bermimpi. kata saya lagi. terasa denyutan di ****** saya. karena hanya satu tangannya saja yang dipakai untuk memijat sedangkan setelah saya tengok kebelakang ternyata tangannya yang satu lagi terjepit diantara selangkangannya dengan gerakan menggosok-gosok. Atun kembali memijat kepala saya sambil menanti adegan film tersebut.boleh juga”. Saya benar benar menikmati tubuh dan memek Atun. Atun tetap seperti orang yang tidak sadar.” katanya. “aaaaaaaakh…. “Tun….. Dengan agak ragu. Mulut Atun menghisap-hisap jari saya bagaikan anak bayi yang telah kelaparan mendapatkan susu ibunya . Atun mulai memegang kepalasaya dan mulai memijat-mijat kepala saya dengan lembut. Waah…. Bila saya menekan ****** saya untuk membenamkannya lebih dalam kelubang memeknya.creet tttt Kami berdua langsung lunglai dan tertekuk kearah sandaran sofa dengan posisi ****** saya masih ada di dalam jepitan memek Atun. tangan Atun mengejang dikepala saya. saya buru-buru memungut sarung. menjilatjilat sambil menggigit pelahan-lahan. sarung saya jatuhkan kelantai dan dalam keadaan telanjang saya tekan ****** saya ke arah belahan pantatnya sedangkan mulut saya mulai menjalar ke leher Atun. langsung tubuhnya terbayang dengan jelas sekali . Saat adegan pertama dimana Kay Parker mulai melakukan french kiss dan meraba ****** lawan mainnya . nafsu saya mulai memuncak. Saya langsung saja berdiri dan menuju kebelakangnya.

” terima kasih yaa… pak” dan sambil tersenyum nakal ia meremas ****** saya. dia menaikkan pantatnya dan kemudian dengan cepat menurunkannya dan memutar-mutar pinggulnya dengan cepat sekali berkali-kali. yang sudah keras dan tegang. sambil memeluk pinggangnya saya berusaha menekan batang ****** saya sedalam-dalamnya dilubang memek Atun . Sesekali saya duduk untuk memeluknya dan terus meremas-remas teteknya yang keras. “ooooh ….. secara refleks saya melihat jam dinding dan melihat jam sudah menunjukan pukul sembilan pagi.tapi sebelumnya ia berkata halus. Beberapa peserta seminar yang terdiri dari wanita karir. ibu-ibu rumah tangga dan para pelajar wanita itu tampak serius mengikuti jalannya seminar yang diwarnai oleh perdebatan antara pakar sosiologi keluarga yang sengaja diundang untuk menjadi pembicara. ayo naik kesini”. ternyata bukan isteri saya yang sedang mengelus -elus ****** saya tetapi Atun yang sedang menunduk untuk mencium ****** saya. “oooohh enak bener Tun…. “Tun…. kecuali bila hari libur dimana isteri saya berada di rumah. mmmh…enaknya… Setelah itu saya tarik Atun untuk jongkok di atas badan saya. sedangkan Atun langsung juga mengulum ****** saya dimulutnya yang kecil. akhirnya saya tidak tahan lagi. memeknya tetap menjepit batang ****** saya dengan jepitan yang keras dan berdenyut-denyut…. sambil terus menaik-turunkan pantatnya. Atun…. batang ****** saya masuk langsung kedalam lubang memeknya dan terbenam sampai keujung biji saya. Saya mulai menjilat-jilat memeknya dan sesekali mengulum serta mempermainkan klentitnya dengan lidah saya. pikir saya ” kok isteri saya tidak bekerja hari ini” Langsung saya mengangkat kepala melihat kebawah. Hadir juga beberapa orang wartawan yang meliput jalannya seminar sambil ikut sesekali mengajukan pertanyaan ke arah peserta dan pembicara. benar-benar nikmat sekali permainan dipagi hari ini. Langsung saya balikkan badannya dan mulai mencium memeknya yang wangi. Pagi hari itu saya dan Atun bermain sampai jam 13:00 siang.cleeeep. ternyata Atun sudah tidak memakai apa-apa dibalik dasternya. Dengan tenang ia membaca makalah itu sambil sesekali membuat lelucon yang tak ayal membuat para peserta seminar itu tersenyum riuh. sedangkan saya tetap terlentang dan Atun mulai menurunkan badannya dengan lubang memeknya yang sempit itu tepat kearah batang ****** saya yang sudah sangat tegang sekali. “hheeeh…. sambil terpejam dia mendesah-desah panjang terus menerus karena keenakkan…. Batang ****** saya terasa mau putus karena enaknya memek Atun. Saya langsung mandi lagi untuk membersihkan keringat yang mengalir begitu banyak. Atun sudah tidak menjawab lagi..ennaaaak” Atun kemudian berhenti sebentar dan memutarkan badannya sehingga pantatnya menghadap wajah saya. kata saya kepadanya. Sejak pagi itu. ” looo . badan Atun pun mengejang dan bersama-sama kita mencapai orgasme. lho…. Dipagi hari saya tersentak bangun karena merasakan sepasang tangan yang mengelus-elus ****** saya.Akh . Diakhir sesi pertama saat para peserta mengambil waktu istirahat selama tiga puluh menit. Suasana riuh saat wanita pembicara itu bercerita tentang seorang temannya yang bersuamikan seorang pria mata keranjang doyan main perempuan. Atun tergelinjang dengan keras dan terdengar desahannya. berkali-kali dan berbagai-bagai gaya dengan tidak bosan-bosannya. Ia berjalan dengan cepat . setelah itu ke kekamar berbaring sambil memeluk isteri saya dan tertidur lelap dengan puas. sambil bangun terduduk saya menarik badannya dan mulai membuka dasternya.memek kamu” kata saya..heeeehhh” Dari lubang memeknya mengalir cairan hangat dan langsung saja saya jilat …. tampak wanita pembicara itu keluar ruangan dengan langkah cepat seperti menahan sesuatu.. Berbagai pendapat keluar dalam perdebatan yang diarahkan oleh moderator. tampak seorang wanita paruh baya berwajahmanis sedang membacakan sebuah makalah tentang peranan wanita modern dalam kehidupan rumah tangga keluarga bekerja. Permasalahan yang sedang dibahas dalam seminar itu menyangkut perihal mengatasi problem perselingkuhan para suami yang selama ini memang menjadi topik hangat baik di forum resmi ataupun tidak resmi. waah Atun langsung cepat belajar dari tontonan film tadi malam rupanya..” . saya selalu dibangunkan oleh isapan lembut dari mulut mungil Atun. DOKTER MIRANTI 01 Dalam sebuah seminar sehari di hall Hotel Hilton International di Jakarta. “hhhheeehhhh”….

kata wanita itu sambil mengulurkan tangannya pada pria itu. maaf saya baru pertama kali melihat Ibu. huh”. Wanita itu menghempaskan badannya ke tempat tidur empuk dalam ruangan luas itu. saya rasa setelah seminar ini saya akan kontak lagi dengan manajemen hotel ini untuk mengundang sejumlah pakar dari Amerika untuk seminar masalah kesehatan ibu dan anak. maaf. saya tidak melihat anda…. tegur pria itu kini mendahului. Sudah seminggu pula ia didera isu dari rekan sejawat suaminya tentang tingkah laku para pejabat dan pengusaha kalangan atas yang selalu memanfaatkan alasan perjalanan bisnis untuk mencari kepuasan seksual di luar rumah alias perselingkuhan. maaf ya?”. Ditekannya remote TV dan melihatprogram berita malam yang sedang dibacakan penyiar. “Baik. Sudah seminggu lamanya suami wanita itu belum pulang dari perjalanan bisnis keluar negeri. Beberapa saat lamanya wanita itu di sana lalu tampak lelaki itu keluar dari toilet dan langsung menuju ke depan cermin besar dan mencuci tangannya. Sebenarnya saya banyak membaca tulisan-tulisan Ibu yang kontroversial itu. Namun yang membuat hati wanita itu panas adalah saat melihat suaminya merangkul seorang delegasi dagang Singapurayang masih muda dan cantik. “Bukankah dokter itu cantik sekali?”. “Ah kenapa itu yang aku pikirkan?”. jangan terlalu berlebihan memuji aku. dipeluknya bantal guling itu dengan penuh rasa kesal sampai kemudian ia jatuh tertidur akibat kelelahan. Sejenak ia memandang tajam ke arah televisi besar itu lalu dengan gemas ia membanting remote TV itu ke lantai setelah mematikan TV-nya. keduanya sesaat saling melirik. Wajah manis wanita paruh baya itu tampaknya menyimpan sebuah rasa kesal dalam hati. Sementara itu di sebuah rumah kawasan elit Menteng Jakarta pusat tampak sebuah mobil memasuki halaman luas rumahitu. begitu tampak cantik di mataku. “Oh…. ia seperti sedang mengamati sesuatu yang aneh. Teriaknya kemudian sambil meraih sebuah bantal guling dan menutupi mukanya. Kamu juga hebat.. “Dokter Miranti Pujiastuti. Namun tak berselang lama setelah itu dilihatnya di TV itu seorang lelaki botak yang tak lain adalah suaminya sedang berada dalam sebuah pertemuan resmi antar pengusaha di Singapura. benaknya be rbicara sendiri. oh ternyata Ibu ini pakar ilmu kedokteran ibu dan anak yang terkenal itu. sahut pria muda berdasi itu lembut dan berlalu masuk ke dalam toilet pria. bukan. mendadak pria itu menjadi sangat hormat. maksud saya di hotel ini”. Lelaki itu mengambil secarik kartu dari dompetnya dan menyerahkannya pada wanita itu. Wanita itupun bergegas ke arah toilet wanita yang pintunya berdampingan dengan pintu toilet pria. Hatinya semakin panas sampai ia tak sanggup menahan air matanya yang kini menetes di pipi. Edo”. Sejenak kemudian pemuda itu masih tampak memandangi kartu nama dokter wanita itu. saya sangatmengagumi Ibu”. kalau begitu kebetulan. Kemudian wanita tadi muncul dan menuju ke tempat yang sama. Ia menangis sejadi-jadinya. “Ternyata apa yang digosipkan orang tentang suamiku benar terjadi. “Oh…. “Hai”. “Oh. Namun tak seberapa lama ia terkulai tiba-tiba ia terhenyak dan .menuju toilet di samping hall tempat seminar. Edo Prasetya. bayang-bayang suaminya yang berkencan dengan wanita muda dan cantik itu terus menghantui pikirannya. wakil General Manager Hilton International Jakarta. Bu dokter”. “Ah kamu.!”. seru wanita itu sambil menjabat tangan pemuda bernama Edo itu kemudian. Tak seorangpun mendengar teriakan itu karena rumah besar itu dilengkapi peredam suara pada dindingnya. ia masih tampak cantik”. akibatnya ia langsung terhenyak. senang bertemu anda. Tiga puluh menit ia menangis sejadi-jadinya. Ini kartu namaku”. jawab pria itu. seru wanita itu sambil kemudian berlalu. seru wanita itu dengan hati dongkol. “Oke…”. Namun saat melewati lorong menuju tempat itu ia tak sadar menabrak seseorang. ia berkata dalam hati. manajer muda”. hmm…. Wanita paruh baya bernama dokter Miranti itu turun dari sedan Mercy hitam dan langsung memasuki rumahnya. sehingga empat orang pembantu di rumah itu sama sekali tidak mengetahui kalau sang nyonya mereka sedang marah dan kesal. serunya kemudian sambil berlalu dari ruangan itu. “Kalau begitu saya akan kontak anda mengenai masalah akomodasi dan acara seminar yang akan datang. tanya si wanita. namun orang itu seperti tak mengacuhkan. “Oh aku benar-benar tak tahu kalau ia dokter yang sering menjadi perhatian publik. dan kamu…. seru wanita itu pada orang yang ditabraknya. anda peserta seminar?”. “Halo…. jawab sahut pria itu dan membiarkan wanita paruh baya itu berlalu dari ruangan di mana mereka berbicara. Saya bekerja di sini. “Bangsaat. meski sudah separuh baya.

“Lho kok jadi nanya aku. ya kapan kamu luang aja dong”. sejenak ia berhenti mencari dan berpikir keras untuk mencoba mengingat di mana kartu nama pemuda gagah berumur dua puluh limaan itu. Kapan ibu ada waktu”. baiklah kalau begitu. ia tersenyum melihat keindahan tubuhnya sendiri. “Kalau bangsat itu bisa mendapat wanita muda belia. “Nggak apa-apa Bu. Beberapa saat kemudian ia menjadi tenang kemudian ia menuju ke ruangan kerjanya yang tampak begitu lengkap. Gimana kalau sekarang saja. ada yang bisa saya bantu?”.”. Ia duduk di depan meja rias dengan cermin besar.. saya jemput ibu”. Meski umurnya kini sudah mencapai empat puluh tahun. maaf Bapak Edo?”. Kulitnya yang putih mulus dan bersih itu tampak tak kalah mempesonakan. Sejenak ia kemudian berdiri dan melangkah keluar kamar tidur itu menuju sebuah ruangan kecil di samping kamar tidurnya. “Oooh. pemuda itu.. “Selama ini aku tak pernah mengenal dunia itu. Buah dadanya yang besar dan tampak menantang itu diremasnya sendiri sambil mendongak membayangkan dirinya sedang bercinta dengan seorang lelaki. pejabat pajak yang korup. “Gimana Bu.. namun tubuh itu jelas akan membuat lelaki tergiur untuk menyentuhnya. oh bukan juga. aku jijik pada orang seperti ini”. anda siapa”. Ia sudah terbayang betapa bahagianya jika pemuda itu mau diajak berselingkuh. “Ya benar. Bu. biar ibu saja yang jemput kamu. Bu dokter.. ia menyalakan lampu dan langsung menuju tumpukan obat yang memenuhi sebagian ruangan yang mirip apotik keluarga. ia merobek kartu nama itu. Do”. kurasa tubuh dan wajahku lebih dari cukup untuk memikat lelaki muda”. “Masa sih aku harus mengalah terus. pemuda itu. kita makan malam”. dibongkarnya isi tas itu dan menemukan beberapa kartu nama. gimana kalau besok kita makan siang bersama”. saya Edo tapi bukan Bapak Edo. “Baik kalau begitu dalam sepuluh menit saya datang”. yah…. kata wanita itu mengakhiri percakapannya. sejenak ia memperhatikannya. gumamnya lagi. ah…. kalau bangsat itu bisa berselingkuh kenapa aku tidak”. “Aku ingin membicarakan tentang seminar minggu depan untuk mempersiapkan akomodasinya. Rupanya bayangan itu benar-benar merasuki pikirannya hingga dalam tidurnyapun ia masih membayangkan hal itu. tapi. “Wah kebetulan Bu. katanya dalam hati sambil menyisihkan kartu nama rekan dokternya itu. kamu masih ingat? Kita ketemu di Rest Room hotel Hilton International tadi siang”. dengan Edo…. Kini ia mulai melepaskan baju dalam itu hingga bagian atas tubuhnya kini terbuka dan hanya dilapisi BH. Masa sih saya lupa sama Bu dokter idola saya yang cantik”. siapakah namanya. “Dokter Felix. Di sana ia membuka beberapa buku. “Akan kumulai sekarang juga. saya Dokter Miranti.”.. Dodi?. “Basuki Hermawan. ah di mana sih aku taruh kartu namanya. Saya tunggu saja di Resto Hilton. ia sibuk mencari. tiba-tiba pikirannya terhenti. Ia beranjak berdiri dan meraih hand phone. katanya setengah berteriak saat melihat kartu nama dengan logo Hilton International. namun bebarapa lamanya kemudian wanita itu kembali beranjak menuju kamar tidurnya. “Oohh nggak usah. sampai-sampai semua isi tak kerja itu dikeluarkannya namun belum juga ia temukan. oh bukan. Tangannya meraih tas kerja di atas mejanyanya. Lalu dengan tergesa-gesa ia mengganti pakaian yang dikenakannya dengan gaun terusan dengan belahan di tengah dada. “Ah maaf….. Ia begitu menyukai wajah pemuda yang tampak polos dan cerdas itu. “Oh ya…. rasanya aku besok ada operasi di rumah sakit. Doni?. Wajahnya kini kembali cerah. untuk orang seperti ibu saya selalu siap. kamu di mana?”.. Satu-persatu di lepasnya kancing baju kerja yang sedari tadi belum dilepasnya itu. tanya Edo beberapa saat setelah itu. untuk itu sepertinya kita perlu berbicara”.”. lelaki ini doyan nyeleweng tapi apa aku bisa meraih kepuasan darinya? Lelaki itu lebih tua dariku”. Disambarnya tas dokter yang ada di situ lalu membuka sebuah bungkusan pil penenang yang biasa diberikannya pada pasien yang panik. “Halo. saya memang lagi lapar. “Ahaa! Ketemu juga kau!”.kembali menangis. Dengan gesit ia merias wajah dan tubuh yang masih tampak menawan itu hingga tak seberapa lama . seberkas senyuman terlihat dari bibirnya yang sensual. Perlahan ia berdiri dan memutar seperti memamerkan tubuhnya yang bahenol itu. hatinya terus berbicara. “Bangsat! Aku lupa di mana menaruhnya”. “wah jadi ngerepotin dong. Edo. tentu dong saya ingat. “Hmm…. “No problem. siapakah yang akan kucari? hmm. tapi oke-lah. terdengar suara ram ah di seberang. “Eh kamu bisa saja. sejenak kemudian ia sudah tampak berbicara. Bagian atas tubuhnya yang dilapisi baju dalam putih berenda itu memang tampak sangat mempesona. okay?”. benaknya sambil menatap dirinya sendiri di cermin itu. Ditelannya pil itu lalu meminum segelas air.

maaf. Maksud wanita itu untuk mengencani Edo tidak dikatakannya langsung. “Sabar. Namun belum sempat ia bereaksi atas semua itu tangan sang dokter itu telah meremas telapak tangan Edo dengan mesra. “Nggak apa-apa kok. Kini kau menemukan aku. Baru tadi aku melihatnya bersama dalam sebuah berita di TV”. Namun hal itu tidak berlangsung lama. ia terhenyak dalam hati. “Ada apa ini?”. “Ah. gumamnya dalam hati. Emang bukan nasib saya deh. Kamu sudah tahu kan gimana rasanya dikhianati? Dibohongi?”. “Berkali-kali aku mendengar cerita tentang kebejatan moralnya. apa kamu masih dendam?”. Aku juga punya problem yang serupa dengan kamu”. “Maaf lho. Toh saya sudah lupa sama dia. dia kawin sama seorang om-om senang yang cuma menyenangi tubuhnya.. dokter Miranti memberinya senyuman. Kini sang dokter telah tampak menyantap hidangan makan malam itu bersama pemuda tampan bernama Edo yang berumur jauh di bawahnya. “Kehidupan cinta kamu dirusakkan oleh generasi seumurku. Do?”. Dengan penuh emosi ia menceritakan masalahnya dengan suaminya yang seorang pejabat pemerintah sekaligus pengusaha terkenal itu. lalu wanita itu ia pecat begitu saja dan membayar seorang satpam untuk mengawini gadis itu guna menutupi aibnya. Namun belum sempat ia menerka apa arti tatapan itu. Kita sama-sama memiliki beban ingatan yang menyakitkan dengan musuh yang sama”. pikirannya bertanya-tanya. buat apa cari pacar atau istri yang mata du itan”. Dada Edo mendesir mendapat tatapan seperti itu. dua puluh menit kemudian mereka telah mengalihkan pembicaraan ke arah pribadi.. “Sekarang dia sudah berhubungan lagi dengan seorang wanita pengusaha di luar negeri. ia pernah menghamili sekertarisnya di kantor.. trus sekarang gimana perasaan kamu”. dan kau punya dendam pada para pejabat yang telah mengecewakanmu. “Ma…. Bu. Do. Hanya beberapa detik saja keduanya saling memandang sampai Edo tersadar siapa yang sedang dihadapinya.”Oh nggak…. Kini ia menatap wanita itu. “Edo….”. Mereka saling menatap penuh misteri. “Aku dendam pada suamiku dan kaum mereka. lampiaskan itu. “Tapi kenapa. Sejenak keduanya bertemu pandang. katanya perlahan. Masa sih dia nggak sadar kalau memiliki istri secantik ibu”. Bicara saya jadi ngawur”. nanti kalau tuan nelpon bilang saja ibu ada operasi di rumah sakit”. ceritanya pada Edo. “Mbok. sergah wanita itu. “Dia kawin duluan. “Dulu pernah punya tapi…”.. ah….!”. Nyah. Dasar lelaki bangsat”. kamu dan aku memiliki masalah yang saling berkaitan”. Do. Mungkin suatu saat dia akan sadar. Edo tergagap. Nyaah!”. dan rumah tanggaku rusak oleh kehidupan bejat suamiku. Kamu sudah punya pacar?”. lanjut wanita itu dengan raut muka yang sedih. nggak apa-apa kok. Namanya Rani. “Maksud ibu?”. “Dalem…. Edo semakin tak mengerti. masih misteri. sengitnya sambil menatap pemuda itu dengan tatapan aneh. sahut pembantunya mengangguk. Ia yang kini sudah memiliki dua anak yang bersekolah di Amerika itu sedang mengalami masalah yang cukup berat dalam rumah tangganya. “Maksud ibu?”. ma. “Sama si Rani sih nggak marah lagi.. Edo merasakan sebuah perasaan aneh mendesir dadanya. tapi sampai sekarang saya masih den dam kesumat sama om-om atau pejabat pemerintah yang seperti itu”. “Sukurlah kalau begitu. tanya sang dokter seperti merasa ingin tahu. Desiran dadanya kini berubah menjadi getaran keras di jantungnya. hatiku hancur. ia berteriak memanggil pembantu. Edo tak melanjutkan kalimatnya. Kalau mereka bisa menggauli generasimu mengapa . ujar Edo mencoba menghiburnya. “Kenapa tak kamu lampiaskan dendam itu padaku?”. Sang dokter itupun berlalu meninggalkan rumahnya tanpa diantar oleh sopir. Bu. jawab wanita itu sambil kemudian mulai menceritakan masalah pribadi dalam keluarganya. “Maaf kalau ibu sampai membuat kamu ingat sama masa lalu”. “Malam ini ibu ndak makan di rumah.”. Beberapa menit keadaan menjadi vacum. ma. Bu. tanya sang dokter. tangannya tiba -tiba merasakan sesuatu yang lembut menyentuh. “Perasaan kamu yang dikhianati..kemudian ia sudah tampak anggun.. “Baik. “Aku sudah bosan bersabar terus. Mereka mulamula hanya membicarakan perihal kontrak kerja antara kantor sang dokter dan hotel tempat Edo bekerja. Do. maksud ibu?”. kata pemuda itu terpatah -patah. Wanita itu seperti ingin mengatakan sesuatu pada Edo. sahut seorang yang tiba-tiba muncul dari arah dapur.. jelas Edo pada wanita itu sembari menatapnya. “lalu?”.

Antara percaya dan tidak. Dengan mesra diberinya pemuda itu sebuah kecupan. “Maksudku. “Pak Edo. ia berkata sambil memberanikan dirinya menatap wanita paruh baya itu. ibu punya keluarga”. jawabnya tergagap mengetahui dirinya hanya terduduk sendiri. “Oh ya?”. Bu. “Ta…. Kini mereka duduk dalam posisi saling bersentuhan. panggil Edo. mm…. sudah lama aku memimpikan bercinta dengan wanita istri pejabat seperti dia. kita menjalin hubungan cinta”. tapi sudah hancur. jelas wanita itu. Dokter Miranti yang kamu kagumi”. Baru sekitar tiga puluh menit kemudian dokter Miranti tiba-tiba berdiri. ia tak tahu harus berkata apa lagi. Edo hanya terpaku. “Seumur perkawinanku. Kamu nggak mimpi. Saya akan memesan kamar di situ. jawab dokter Miranti enteng. nggak. “Tapi ibu wanita bersuami. kiniia sudah sampai di depan pintu kamar yang ditanyakannya pada receptionis. kenapa kita tidak menjalin hubungan yang lebih dekat lagi”. kita berselingkuh?”. kenapa aku tidak bisa?”. Kemudian keduanya terpaku lama. Pemuda itu masih terlihat melamun sampai seorang pelayan restoran datang menyapanya. billnya!”. hatinya bertanya -tanya. kamu temui saya di Hotel Hyatt. “Yah…. “Maksud ibu…. Dengan gemetar ia menekan bel di pintu kamar itu. aku hanya merasakan derita. “Do. biarpun umurnya jauh lebih tua dariku tapi oh tubuh dan wajahnya begitu menggiurkan. dan aku juga dikecewakan oleh mereka”. “Cantik sekali dokter ini. “Eh…. kata pelayan itu.. Hotel GrandHyatt! Dengan tergesa-gesa ia menuju ke arah mobilnya. serunya kemudian berlalu meninggalkan Edo yang masih terpaku. Bu…”. Do. tapi nggak di sini. “Teman Bapak sudah tiga puluh menit yang lalu pergi dari sini”. “Saya masih belum mengerti. sesekali saling menatap. saya ingin ngobrol lebih banyak lagi. Edo masih tak bereaksi. “Eh…. Dan pria itu adalah kamu. Pelayan itu mengangkat bahunya sambil berlalu. “Tolong jangan katakan itu lagi Edo”. lanjutnya semakin berani. bapak mau pesan lagi?”. “Sudah dibayar oleh teman Bapak”. sahut Edo seperti orang bodoh. pikirannya masih berkecamuk bingung. ki…. jawab pelayan itu singkat. Hanya satu kalimat dokter Miranti yang kini masih terngiang di telinganya. katanya konyol. Bersambung ke bagian 02 DOKTER MIRANTI 02 Sambungan dari bagian 01 Kini Edo semakin bingung.. Selamat malam”. “Ya…. ini aku. Tapi…”. Edo semakin penasaran. tak pernah ia bermimpi apapun. “Apakah segampang ini?”. ki…. ia bahkan merangkul pundak pemuda itu. ia seperti tak mempercayai kejadian itu. Namun ia masih merasa ragu. Do. hmm…. Kalau suamiku bisa mencicipi gadis muda. tak ada harapan lagi.kamu nggak menggauli kaum mereka? Aku istri pejabat. Bu”. Sebenarnya ia begitu gembira. “Tapi. oh nggak…. “Apakah saya mimpi?”. ibu sudah bersuami”. Perjalanan ke hotel yang dimaksud wanita itu tak terasa olehnya. Aku ingin kejantanan sejati dari seorang pria. gumamnya dalam hati. Ia kemudian melangkah kelift dan turun ke tempat parkir. aduh saya kok ngelamun”. Pikiran Edo berkecamuk keras. “Tidak. Do”. ia memberanikan dirinya bertanya. lalu ia beranjak dari tempat duduknya mendekati Edo. tapi. ia masih merasakan getaran di dadanya. . Sementara suasana vacum itu berlangsung begitu lama.

ia merasakan seperti ada dorongan untuk membalasnya. Do. Dokter Miranti kemudian memegang pundaknya dan melucuti pakaian pemuda itu. Edo…. sementara dokter Miranti hanya bisa menjerit kecil menahan nikmat belaian lidah Edo. Begitu tampak buah dada dokter Miranti yang besar dan ranum itu. “Ohh…. lanjut wanita itu kemudian mendudukkan Edo di pinggir tempat tidur luas itu. Do. Kemaluan Edo yang besar dan panjang itu kini tegak berdiri bagai roket yang siap meluncur ke angkasa. besarnya punya kamu. ukurannya yangsuper besar dan panjang membuat dokter Miranti seperti tak percaya pada apa yang dilihatnya. Ia masih tampak terpaku. ooohh”. Dituntunnya tangan pemuda itu untuk membelai lembut buah dadanya. seru dokter Miranti kegirangan. Pemuda itu terbelalak sejenak sebelum kemudian bergerak menciumi daerah itu. ibu sayang kamu. Tanpa menunggu lagi nafsu pemuda itu bangkit dan ia segera meraih buahdada itu dan langsung mengecupnya. Ia asyik sekali mengecupi sekujur tubuh wanita itu. ia kini mulai menyedot puting susu itu bergiliran. “Cobalah realistis. Edo masuk dan langsung menatap dokter Miranti yang kinitelah mengenakan gaun tidur sutra yang tipis dan transparan. Edo masih tampak bingung sampai sang dokter memberinya kecupan di bibirnya. “Oh…. Edo terhenyak. nikmat sayang…. oooh Edo…. ini memang hari pertemuan kita yang pertama tapi apakah salahnya kalau kita sama-sama saling membutuhkan”. desah dokter Mirantiyang kini mendongak merasakan sentuhan lidah dan mulut Edo yang menggilir kedua puting susunya.“Masuk. sambut dokter Miranti membuka pintu kamarnya. Edo merasakan sesuatu yang sangat ia dambakan selama ini. Ia kemudian mengocok-ngocokkan penis itu dengan tangannya sambil menikmati belaian lidah Edo di sekitar payudara dan lehernya. Tangannya tampak bahkan tak cukup untuk menggenggamnya. Pemuda yangsebelumnya belum pernah melakukan hubungan seks itu semakin terhenyak mendapat sentuhan lembut pada penisnyayang kini tegang. Edo kembali ke atas mengarahkan bibirnya kembali ke puting susu dokter Miranti. Do”. dijilatinya semua yang dilihat di situ. pinta wanita itu sambil beranjak bangun dan menggenggam kemaluan Edo. Edo. Ia tak pernah membayangkan akan dapat menikmati hubungan seks dengan wanita yang sangat ia kagumi ini.. Do…. Kamu juga menginginkan ini kan?”. Pemuda itu membelainya lembut sampai kemudian ia merasakan cairan licin membasahi permukaan kemaluan dokter Miranti. Edo sayang. “Aduuuh sayang. Tangan ibu sampai nggak cukup menggenggamnya”. Hal itu membuat dokter Miranti menarik nafas panjang merasakan nikmat yang begitu hebat. “Oh…. “Ooohh…. ooohh nikmatnya…. Dirasakannya kelembutan susu wanita cantik paruh baya itu dengan penuh perasaan. Bu”. ibu ingin mencicipinya”. sayang. “ooohh. Ia semakin terbelalak saat melihat bentuk buah dada yang kini telah tak berlapis lagi. sayang…. Edo semakin terangsang. desahnya sambil kemudian merangkul tubuh bongsor dokter Miranti. Dengan perlahan Edo juga memberanikan diri melepas ikatan tali gaun tidur sutra yang dikenakan sang dokter. Sang dokterpun pasrah saja. desahnya mengiringi bunyi ciplakan bibir Edo yang bermain di permukaan vaginanya. indahnya susu wanita ini”. “Do. ooohh”. lalu dengan perlahan sang dokter membaringkan tubuhnya dan membuka pahanya lebar hingga daerah kemaluan yang basah itu terlihat seperti menantang Edo. mm sedot terus sayang ooohh. jari tangan dokter Miranti kemudian menarik bibir kemaluannya menjadi semakin terbuka hingga menampakkan semua isi dalam dinding vaginanya. lalu bergerak ke bawah menuju perutnya dan berakhir di permukaan kemaluan wanita itu. . gumamnya dalam hati sambil lalu meraba payudara besar yang masih dilapisi BH itu. Tangan wanita itupun mulai meraih batang kemaluan Edo yang sudah tegang sedari tadi. Dengan gemas Edo menjilati kemaluan itu. hmm…. Tangan kirinya berusaha melepaskan kancing BH di punggung dokter Miranti. sebuah benda sebesar biji kacang di antara dinding vagina itu ia sedot masuk ke dalam mulutnya. ia membiarkan dirinya menikmati permainan Edo yang semakin buas saja. Hatinya begitu gembira. ooohh enaakkk…. ooohh sedooot teruuusss…. kata dokter Miranti membuka pembicaraan. ooohh”. “Ohh…. ia terhenyak merasakan besar dan panjangnya penis pemuda itu. Puas menikmati vagina itu. ooohh nikmaat…. Ia menghentikan gerakannya sejenak. Dadanya masih bergetar saat merasakan kemesraan wanita itu. ooohh pintarnya kamu sayang…. sentuhan-sentuhan lembut dari tangan halus dokter Miranti membuatnya semakin terlena. iayang sebelumnya bahkan hanya menonton film biru itu kini mempraktekkan semua yang ia lihat di dalamnya. Edo merasakan sesuatu yang lembut dan berbulu halus dengan belahan di tengahnya. Daerah sekitar puting susunya tampak sudah kemerahan akibat sedotan mulut Edo. Dengan mesra sekali wanita itu menuntun Edo untuk menikmati sekujur tubuhnya yang putih mulus itu. Ia hanya bisa meremas-remas sendiri payudaranya yang besar itu sambil sesekali menarik kecil rambut Edo. hmm…. Berikan penis kamu sama ibu sayang. jeritnya terpatah-patah.

Keduanya tampak semakin bersemangat. ia bergumam dalam hati lalu berbaring menunggu dokter Miranti yang sudah siap menungganginya. oooh…. jawab pemuda itu mengiyakan. Vaginaku rasanya robek do. desah pemuda itu mulai menikmatinya. teriakan kecil kini telah berubah menjadi desah keras menahan nikmatnya hubungan seks itu. Kini wanita itu berjongkok tepat di atas pinggang Edo. “Sreett. Edo yang baru pertama kali merasakan nikmatnya hubungan seks itu benar-benar menikmati keluar masuknya penis besar itu ke dalam liang vagina sang dokter yang semakin lama menjadi semakin licin akibat cairan kelamin yangmuali melumasi dindingnya. ajak sang dokter sambil menghentikan gerakannya. Dengan sangat perlahan Edo mengarahkan kemaluannya menuju liang vagina yang menganga itu dan. katanya sambil menghentikan gerakan tubuh Edo. Lebih dahsyat dari saat ia mengalami malam pertamanya. “uuuh. sayang?”. Baru pertama kali ini ia melihat ada kemaluan sebesar itu. mm…. Do…. sa. main yang pelan aja ya. Pemuda itu mulai menggerakkan penisnya keluar masuk vagina dokter Miranti dengan perlahan sekali sampai beberapa menit kemudian rasa sakit yang ada dalam vagina wanita itu berubah menjadi nikmat. desah Edo. ibu sayang kamu Edo…. ooohh…. oooh enaknya…. aahh”. cantiknya wanita ini”. ooohh…. Kini dibelainya rambut sang dokter sambil menciumi pipinya yang halus dengan mesra. Dokter Miranti melepaskan kemaluan yang besar itu lalu membaringkan dirinya kembali di pinggiran tempat tidur. ba. vaginaku robeeek aahh…. saling menindih bergilir menggenjot untuk meraih tahap demi tahap kenikmatan seks itu. sakiiittt….. aauuu Edooo….. Bu”. Edokini menikmati permainan itu. pintanya lalu pada Edo.. namun bukan lagi karena merasa sakit tapi untuk mengimbangi dahsyatnya kenikmatan dari penis pemuda itu. Nafsu birahi mereka tampak begitu membara dari gerakan yang semakin lama semakin menggairahkan. Tak pernah ia bayangkan akan dapat menemukan penis sebesar dan sepanjang milik Edo.. “Ooohh…. “Kamu di bawah ya sayang? Ibu pingin goyang di atas tubuh kamu”. ooohh”. “Aduuuhh…. Bunyi teriakan nyaring bercampur decakan becek dari kedua alat kelamin mereka memenuhi ruangan luas di kamar suite hotel itu. “mm….Wanita itu mulai mengulum penis Edo. baik. Sesaat kemudian. Ia begitu tampak kian menikmati goyangan tubuh mereka. Edo meraih kedua kaki wanita itu dan langsung menempatkan dirinya tepat di depan selangkangan dokter Miranti yang terbuka lebar. panjang dan keras sekali. sa. goyang terus. “Baik. teriak dokter Miranti merasakan vaginanya yang ternyata terlalu kecil untuk penis Edo yang super besar. Bu. “Ouuuhh…. oooh nikmat sekali…. Desahan mereka menahan kenikmatan itu semakin memacu gerakan mereka menjadi kian liar. Kini saatnya mereka ingin mengganti gaya. jawab Edo yang tampak sudah merasa begitu nikmat dengan masuknya penis ke dalam vagina dokter Miranti. ooohh nikmat sekali ooohh”. ukuran penis Edo yang super besar dan terasa merobek liang vaginanya itu kini menjadi sangat nikmat menggesek di dalamnya. ooohh…. ssstt….. Kemudian ia duduk sejenak mengambil nafas sambil memandangi tubuh wanita itu.. enaak…. “Auuuhh…. ooohh…. “Ouuuhh Edo sayang. barulah Edo mulai bergerak menggenjot tubuh wanita itu dengan agak cepat... pemuda itu mengangguk sambil perlahan melepaskan penisnya dari jepitan vagina dokter Miranti. enaknya bu…. Kembali ia mendesah merasakan penis itu masuk menembus dinding kemaluannya dan menerobos masuk sampai dasar liang vagina yang terasa sempit oleh Edo. ia sejenak menggenggam kemaluan pemuda itu sebelum kemudian memasukkannya kembali ke dalam liang vaginanya dengan perlahan dan santai. Gerakan tubuh mereka saling membentur mempertemukan kedua kemaluan mereka. bleeesss”. penis suaminya yang bahkan ia tahu sering meminum obat untuk pembesar alat kelamin tak dapat dibandingkan dengan ukuran penis Edo. enaakk aahh Bu dokter…. enaknya. ba. balas dokter Miranti sambil terus mengimbangi genjotan tubuh pemuda itu dengan menggoyang pinggulnya. ia merasakan vaginanya robek oleh terobosan penis Edo. ganti gaya yuuuk?”. desahnya memulai gerakan menurun-naikkan pinggangnya di atas tubuh pemuda itu. Bu”.. . Lima belas menit lebih mereka melakukannya dengan posisi itu dimana Edo menindih tubuh sang dokter yang mengapit dengan pahanya. ibu suka sama punya kamu. Demikian pula halnya dengan dokter Miranti. hanya sebagian kecil saja kemaluan Edoyang bisa masuk ke mulutnya sementara sisanya ia kocok-kocokkan dengan telapak tangan yang ia lumuri air liurnya. aahh…. Ia berteriak sejadi-jadinya. mulutnya penuh sesak oleh kepala penis yang besar itu. “Ooouuuhh…”. ooohh…. sayang ooohh…. sakiiit”. “Edo sayang.. punya kamu besar sekali.

Bu”. panjang sekali. kamu hebat sekali. sayang. Ia begitu menyukai pemuda itu. jawab Edo. ooohh…. Edo mengimbangi gerakan itu dengan mengangkat-angkat pantatnya ke arah pangkal paha dokter Miranti yang mengapitnya itu.”. ooohh…. ia tampak seperti kuda betina yang benar-benar haus seks. ooohh…. Ia yang selama dua puluh menit menikmati permainan itu dengan garang. desah Edo merasakan kenikmatan dalam liang vagina sang dokter yang tengah mengalami ejakulasi. balas Edo. sedot putingnya sayang…. Kepala penisnya yang berada jauh di dalam liang vagina wanita itu merasakan cairan hangat menyembur dan membuat liang vagina sang dokter terasa semakin nikmat dan licin. ibu nggak tahan lagi”. Do…. “Ooohh nikmat bu….. Edo sayaanngg…. ooohh…. ooohh…. “Aahh…. aku puas sekali. Do. ooohh…. “Edo. Edo sayang…. jeritnya panjang sambil memeluk erat tubuh Edo. enaak…. Edo bersikeras. enaak. Sejenak gerakan mereka terhenti meski Edo sedikit kecewa karena saat itu ia rasakan vagina sang dokter sangat nikmat. “Oh Edo sayang. ibu juga pintar mainnya…. Ia yang baru kali ini menikmati hubungan seks dengan lelaki selain suaminya itu benar-benar tampak bergairah. ooohh punya ibu tambah licin dan nikmat…. Bu”. Keduanya kembali terlibat adegan yang lebih seru lagi. ssshh nikmat bu”. “Saya baru sekali ini melakukannya. aahh…. kamu kuat sekali mainnya sayang. enaak sayang ooohh”. Matanya melirik ke arah jam dinding di kamar itu. ooohh…. semakin nikmat sekali Bu dokter. ooohh pintarnya kamu. “Ooohh Bu dokter…. Gerakannya berubah semakin cepat dan liar. aauuuhh…. ooohh…. ooohh…. oooh…. teriaknya tak karuan dengan gerakan liar di atas tubuh pemuda itu sembari menyebut nama Edo. Namun beberapa saat kemudian sang dokter tampak tak dapat lagi menahan rasa nikmat dari penis pemuda itu. “Ooohh…. ia terus memuji kekuatan dan kejantanan Edo yang sebelumnya belum pernah ia dapatkan sekalipun dari suaminya. Sejenak Dokter Miranti beristirahat di pelukan pemuda itu. aku keluarr…. ooohh…. kini mengalami ejakulasi yang begitu hebat. Kamu betul-betul jago”. nikmatnya sayang. nikmat Bu dokter. lanjut sang dokter dengan gerakan yang semakin liar. lanjutnya terheran -heran. katanya pada Edo sambil memandang wajah pemuda itu tepat di depan matanya. ditambah dengan ukuran kemaluan Edo yang super besar dan panjang membuatnya menjadi begitu senang. Do”. “Saya hanya menonton film. Bu. bu?”. “Remas susu ibu. ooohh…. Sumpah saya baru kali ini yang pertama kalinya”. ooohh. Bu dokter cantik…. jawab Edo sambil terus memberi kecupan pada pipi dan muka sang dokter yang begitu ia senangi. Bu dokter cantik sekali”. sapanya memecah keheningan sesaat itu. diremasnya sendiri buah dada montoknya sambil lebih keras lagi menghempaskan pangkal selangkangannya pada penis Edo hingga sekitar dua menit berlalu ia berteriak panjang sebelum kemudian menghentikan gerakannya dan memeluk tubuh pemuda itu. nggak kuat lagi aku…. Ia berusaha menahan birahinya yang masih saja membara dengan memberi ciuman mesra pada wanita cantik itu. uuuhh…. cairan kelamin dalam rahimnya muncrat memenuhi liang vagina di mana penis Edo masih tegang dan keras. vagina itu terasa makin menjepit penisnya yang terus saja menggesek dinding vagina itu. hhuuuh…. ooohh…. “Benar kok. Ia terus menghujani daerah dada sang dokter yang tampak begitu disenanginya. enaak”. nikmat sekali…. nikmaatt…. Edo…. lanjut sang dokter tak percaya. ooohh…. jawab pemuda itu.Edo meraih payudara montok yang bergantungan di dada sang dokter. “Ya. Dengan sepenuh hati ia raih kenikmatan itu detik demi detik. aahh…. aku. “Sudah satu jam lamanya kita bermain. ooohh…. aauu. ooohh. aah…. Pemuda itu membalas pelukan dokter Miranti yang tampak sudah tak sanggup lagi menggoyang tubuhnya di atas tubuh Edo. “Ah masa sih. mm…. Do…. ooohh…. dengan liar dokter Miranti menggoyang tubuh sesuka hati. enaaknya…. “Tapi kamu mainnya kok hebat banget? Dari mana kamu tahu gaya-gaya yang tadi kita lakukan”. puting susu itupun menjadi kemerahan akibat sedotan mulut Edo yang bertubi-tubi. ooohh…. Ia semakin berteriak sejadi-jadinya. bohong kamu. ibu senang sama punya kamu. uuuhh…. ibu betul -betul merasa seperti berada di tempat yang paling indah dengan sejuta kenikmatan cinta. sergah dokter Miranti sambil membalas ciuman Edo di bibirnya. sekali…. Bersambung ke bagian 03 . Do”. Tak semili meterpun ia lewatkan kenikmatan penis Edo yang menggesek dinding dalam kemaluannya. dipeluknya erat pinggang Edo untuk menahan goyangan penis di selangkangannya. ooohh…. sesekali ia meraih puting susu itu dengan mulutnya dan menyedot-nyedot nikmat. ooohh Edo….

Edo meraih susu sang dokter lalu menyedotnya dari arah samping. oooh”. “Ooohh…. desah sang dokter begitu merasakannya. mm…. mm…. nikmat do. goyang lagi sayang. Edo merasakan gejala itu lalu berusaha sekuat tenaga untuk membuat dirinya keluar juga. ooohh”. Dirasakannya dinding vagina yang tadinya merasa geli saat mengalami ejakulasi itu mulai terangsang lagi. saya juga mau keluar Bu. dokter Miranti sayaang. pintarnya kamu Edo…. dokter dokter sayang. teriak Edo sambil mempercepat lagi gerakannya. “Ooohh dokter. ooohh…. Edo melepaskan pelukannya. dokter cantik. enaak. oooh…. ooohh…. ooohh…. ooohh…. pintar kamu sanyang. “Ooohh. vagina dokter juga nikmat sekali. keluarin samaan yah. sampai pangkalnya terusss.tarik lagi sayang ooohh. goyang yang keras lagi sayang. ooohh…. “Uuuhh…. Tampaknya mereka ingin segera menyelesaikan permainannya secara bersamaan. ooohh. “Saya juga mau keluar Bu. ooohh…. Edopun merasakan gejala itu dari denyutan vagina sang dokter. enaknya. sayang”. Tangan Edo meremas susunya sementara penis pemuda itu tampak jelas keluar masuk liang vaginanya. “Oooh Edo pintarnya kamu sayang. ooohh…. lalu perlahan sekali ia memasukkan penis besarnya ke dalam liang sang dokter dari arah belakang pantatnya.aahh. enaakk sekali. yah kita samaan Bu dokter. ibu mau kelu ar sebentar lagi sayang. sampai pangkal nya Edo…. keluaar…. atas bawah tubuhnya merasakan kenikmatan itu dengan sangat sempurna. ooohh”. aahh…. tangannya nenuntun penis besar itu ke arah permukaan lubang kemaluan dokter Miranti yang hanya pasrah membiarkannya mengatur gaya sesuka hati. oohh Edo…. sayyaang…. Kecantikan Dokter Miranti yang sangat menawan itu benar-benar membuat gairah bercinta Edo semakin membara. ooohh…. ooohh…. Demikian juga dengan Edo yang menggoyang dari arah belakang itu. Sekitar dua puluh menit berlalu tampak kedua insan itu sudah tak dapat menahan lagi rasa nikmat dari permainan mereka hingga kini keduanya semakin berteriak keras sejadi-jadinya. jeritnya panjang sambil membiarkan cairan kelaminnya kembali menyembur ke arah penis Edo yang masih menggenjot dalam liang kemaluannya. ooohh…. lalu menempatkan diri tepat di belakang punggung sang dokter. Edo…. “Huuuh…. masukin lagii ooohh. ooohh”. Namun beberapa saat kemudian dokter Miranti berteriak panjang mengakhiri permainannya. ibu nggak kuat lagi oooh”. ajak sang dokter.. ooohh…. mm…. ooohh…. enaakk…. ooohh…. ooohh…. genjot yang keraass. enaknya penis kamu. ooohh”.DOKTER MIRANTI 03 Sambungan dari bagian 02 Beberapa menit mereka ngobrol diselingi canda dan cumbuan mesra yang membuat birahi sang dokter bangkit untuk mengulangi permainannya. aahh…. susunya…. mm…. teriak Edo juga. sayang nikmat sekali. vagina ibu nikmat sekali. ooohh…. ia terus meremas payudara montok sang dokter sambil memandang wajah cantik yang membuatnya semakin bergairah. ooohh…. ooohh…. goyang teruuuss…. ooohh saya juga keluaarr. mm…. dokter…. ooohh”. ooohh…. beberapa saat ia merasakan vagina sang dokter menjepit kemaluannya keras diiringi semburan cairan mani yang deras ke arah penisnya. ooohh…. “Aauuuwww…. oooww…. dokter sayang. aahh. ooohh…. Pemuda itu kini berada tepat di belakang menempel di punggung sang dokter. Dan beberapa saat kemudian ia akhirnya berteriak panjang meraih klimaks permainan. Edooo. oooh…. Keduanya kembali terlihat bergoyang mesra meraih detik demidetik kenikmatan dari setiap gerakan yang mereka lakukan. aah…. Dengan sepenuh hati digoyangnya tubuh bahenol dan putih mulus itu sampai-sampai suara decakan pertemuan antara pangkal pahanya dan pantat besar sang dokter terdengar keras mengiringi desahan mulut mereka yang terus mengoceh tak karuan menikmati hebatnya rasa dari permainan itu. ooohh…. jeritnya panjang sesaat setelah sang dokter mengakhiri teriakannya. ooohh…. kocok terus. aauhh nikmatnya sayang. ooohh”. ooohh…. nikmat sekali Do. ooohh…. Miranti…. aahh…. saya mau sedot. enaak sekalii…. nikmatnya. ooohh…. ibu sebentar lagi keluar sayang. ooohh…. ibu nggak tahan lagiii…. ooohh. jerit dokter Miranti. . oooh ibu suka gaya ini. ooohh. “Ooohh enaknya sayang.

“Kamu mau pacaran sama ibu?”. creeess”. apalagi dengan permaian ibu yang begitu nikmat seperti yang baru saja saya rasakan. Sekarang saya tahu bagaimana nikmatnya bercinta”. Kemudian pemuda itu mencabut penisnya dengan tergesa-gesa dari liang kemaluan sang dokter dan. Betapa malunya ibu. ibu ingin meminumnya Edo. Tak disangkanya dibalik kecantikan wajah dan ketenaran sang dokter ternyata wanita itu memiliki masalah keluarga yang begitu rumit. sayang. Didorongnya tubuh Edo sambil meraih batang penis yang sedang meraih puncak kenikmatan itu. semprotkan pada ibu. Bu terus terang saja saya lebih senang bercinta dengan wanita dewasa seperti ibu. Ibu kan sudah nggak muda lagi. .terus ooohh…. “Tapi saya yakin dengan tubuh dan wajah ibu yang cantik ini ibu bisa dapatkan semua yang ibu inginkan.. ooohh…. crooott. “Aku pernah melihatnya sendiri. Edo hanya terdiam mendengar cerita dokter Miranti. “Benar. Ia baru sadar dirinya tak memakai alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan. enaakkknya sayang. ooohh…. ooohh…. nyam…. ooohh…. kata Edo sembari merangkul tubuh sang dokter dan kembali berbaring di tempat tidur. kita sedang berselingkuh dan ibu punya keluarga”.”. “Maaf kalau saya mengungkap sisi buruk kehidupan ibu dan membuat ibu bersedih”. Do. Ibu memberikan kenikmatan yang nggak pernah saya rasakan sebelumnya. “Tak apa. Bu. “Kenurut ibu apa yang kita lakukan sekarang ini bukannya selingkuh?”. dengan dua orang anak. Ini kenyataan kok”. lanjut sang dokter memulai ceritanya pada Edo. lezat sekali”. “Ohh….. “Tapi. “Kamu bisa bayangkan. enaknya. cabut sayang. dasar lelaki kurang ajar. “Benarkah?”. ia mempererat pelukannya. jerit wanita itu kegirangan sambil menelan habis cairan mani pemuda itu ke dalam mulutnya. Saya selalu ingin bermain cinta dengan ibu-ibu istri pejabat. jawab Edo sekenanya sambil membalas ciuman dokter Miranti. bangsat dia itu…”. Betapa terkejutnya ia saat menemukan sang pelayan keluar dari kamarnya sambil menangis histeris dan terisak menceritakan semuanya pada manajer hotel itu dan dirinya sendiri. masa sih saya mau bosan. ooohh”. Sebagian cairan itu bahkan masuk ke mulut sang dokter. sayang berikan pada ibu. Saya suka sekali bentuk tubuh ibu yang bongsor ini”. seru sang dokter pada Edo sambil mencium dada pemuda itu. Edo mengecup bibir wanita itu. oh. “Kamu kuat sekali Edo. Kata Edo menghibur sang dokter. Do. ibu juga suka sekali sama kamu. jangan di dalam sayang.“Edo sayang. lho?”. lanjut pemuda itu sambil memberikan ciuman di pipi sang dokter. “Cropp bresss…. bu”. Dia bahkan tak ada apa-apanya dibanding kamu”. bahkan belum puas dengan itu ia kembali meraih batang penis Edo dan menyedot keras batang kemaluannya dan menelan habis sisa-sisa cairan itu hingga Edo merasakan semua cairannya habis. bu. sergah Edo sambil menatap wajah manis dokter Miranti. sanggup membuat ibu keluar sampai dua kali. kamu benar-benar hebat dan pintar mainnya. “Kamu benar suka sama ibu?”. umur ibu sekarang sudah empat puluh tiga tahun. Tubuh dan goyang Bu dokter sudah membuat saya benar-benar puas”. Edo berusaha menenangkan perasaannya. Dilihatnya sang dokter meneteskan air mata. Nggak pernah sebelumnya ibu merasakan kenikmatan seperti ini dengan suami ibu. Waktu itu kami sedang berlibur di Singapura bersama kedua anakku”. saya puas sekali bu”. Sumpah saya suka sama Ibu”. Ibu benar-benar sesuai seperti yang saya idam-idamkan selama ini. Bu. “Saya tidak bermaksud menyinggung ibu. ceritanya pada Edo de ngan muka sedih. ooohh…. “Tapi apakah ibu tidak merasa berdosa pada suami Ibu. masih saja dia berbuat seperti itu.. berikan pada ibu. “Saya juga benar-benar puas sekali. Semprotkan ke Ibu. hmm…. tanya Edo. ooohh…. ia memeluk tubuh sang dokter dan memberinya beberapa belaian mesra. oooh…. ibu suka sekali sama kamu. Do. Ibu begitu cantik dan molek. sudah bertahan-tahun kami hidup bersama. Tangannya membelai halus permukaan buah dada sang dokter dan memilin-milin putingnya yang lembut. pintanya sembari merasakan nikmatnya denyutan penis Edo. ibu nggak pakai alat kontrasepsi. “Ah kamu bisa aja. enaknya. Ia menceritakan bagaimana suaminya memperkosa seorang pelayanhotel tempat mereka menginap waktu ia dan anak-anaknya sedang berenang di kolam hotel itu. “Nggak akan. Do. “Apakah aku harus setia sampai mati sementara dia sekarang mungkin sedang asyik menikmati tubuh wanita wanita lain?”. Jangan bosan yah. Edo berdiri mengangkang di atas tubuhnya dan menyemburkan air maninya yang sangat deras dan banyak ke arah badan dan muka sang dokter. oooh….. crooottt. cairan kelamin Edo menyembur ke arah wajah sang dokter. Saya sama sekali tidak tertarik pada gadis remaja atau yang seumur. sayang?”. ooohh…. ooohh dokter. “Oh Edo sayang. sini keluarin di luar Edo. “Ooohh Bu dokter..

Ibu pingin lagi. Dokter Miranti telah memberinya sebuah kenikmatan yang selama ini sangat ia dambakan. desah manja dan menggairahkan terdengar dari mulut dokter Miranti. . Kemaluan Edo dengan ukuran super besar itu telah memberinya kenikmatan maha dahsyat yang takkan pernah ia lupakan. Tak terasa oleh mereka waktu berlalu begitu cepat hingga membuat tenaga mereka terkuras habis.. “ooohh…. “Ibu sayang kamu. ooohh”. saya juga kepingin lagi Bu dokter. Bagaimana tidak. Edo tak dapat mengingat sudah berapa kali ia buat sang dokter meronta merasakan klimaks dari hubungan seks itu. Begitu mereka tampak tak tahan lagi setelah melakukan pemanasan selama lima belas menit. Kehidupan mereka kini penuh dengan kebahagiaan cinta yang mereka raih dari kencan-kencan rahasia yang selalu dilakukan kedua orang itu saat suami dokter Miranti tidak di rumah. bathtub.sayang. ia merasa puas. suara desah dokter miranti memuji kemaluan Edo. “Ibu suka penis kamu Do. oooh dokter Miranti…”. sebagian di mulut sang dokter dan sebagian lagi disiramkan di sekujur tubuh wanita itu. ooohh…. Di hotel. tubuhnya seperti rontok menghadapi keperkasaan anak muda itu.“Mulai sekarang kamu boleh minta ini kapan saja kamu mau. cairan kelaminnya yang terus mengucur tiada henti saat permainan cinta itu berlangsung membuat vaginanya terasa kering. Mereka benar-benar mengumbar nafsu birahi itu dengan bebas. ooohh”. Ia yang tak pernah sekalipun mengalami orgasme saat bermain dengan suaminya. Sementara tangan pemuda itu sendiri kini meraba permukaan kemaluan dokter Miranti yang mulai terasa basah lagi. baginya malam yang indah itu adalah malam pertama ia merasakan kenikmatan seksual yang sesungguhnya. nikmat. toilet sampai meja makan dan sofa di ruangan itu menjadi tempat pelampiasan nafsu seks mereka yang membara. Edo meraih pantat sang dokter dengan tangan kirinya. Ibu akan berikan padamu”. ooouuuhh…. Belasan kali sudah Edo membuatnya meraih puncak kenikmatan senggama. kamar mandi. oooh…. ooohh Edo…. Akhirnya setelah melewati ronde demi ronde permainan itu mereka terkulai lemas saling mendekap setelah Edo mengalami ejakulasi bersamaan dengan orgasme dokter Miranti yang sudah empat kali itu. dokter Miranti sayang. sepuas-puasnya. kita main lagi sayang. “Oooh dokter Miranti. Begitupun dengan dokter Miranti. “Uuuhh…. “Terima kasih. Ia sungguhsungguh puas lahir batin sampai-sampai ia rasakan tubuhnya terkapar lemas dan tak mampu bergerak lagi. Ibu juga boleh pakai saya kapan saja ibu suka”. seorang pemuda tampan dan perkasa yang berumur jauh di bawahnya memberinya kenikmatan seks bagai seorang ksatria gagah perkasa. Bu. Ibu cantik sekali. Umur Edo yang separuh umurnya itu membuat suasana hatinya sangat bergairah. ooohh….”. baru pertama ini ibu merasakan penis seperti ini”. desah pemuda itu kemudian merasakan penisnya teremas tangan sang dokter. kini merasakan sesuatu yang sangat hebat dan nikmat. Kejantanan pemuda itu memang tiada duanya. mereka tertidur pulas. ooohh…. sayang. Namun sekali lagi. jawab sang dokter sambil meraba kemaluan Edo yang sudah tampak tertidur. dokter Miranti menjalin hubungan gelap dengan dengan Edo. dari tempat tidur. Bertahun-tahun lamanya ia bermimpi untuk dapat meniduri istri pejabat seperti wanita ini. lalu kembali keduanya terlibat permainan seks yang hebat sampai kira-kira pukul empat dini hari. kini dokter Miranti datang dengan sejuta kenikmatan yang ia berikan. ooohh”. Semalam suntuk penuh ia lampiaskan nafsu birahinya yang telah terpendam sedemikian lama itu di tubuh sang dokter. remas terus penis saya Bu. desah Edo merasakan penisnya yang mulai bangkit lagi merasakan remasan dan belaian lembut tangan sang dokter. meja kerja. Semua di praktikkan Edo. “Oooh Edo. Dokter Miranti berhasil meraih kepuasan sebanyak empat kali sebelum kemudian Edo mengakhiri permainannya yang selalu lama dan membuat sang dokter kewalahan menghadapinya. Malam itu benar-benar menjadi malam yang sangat indah bagi keduanya. Tak satupun tempat di ruangan itu yang terlewat. dari „doggie style‟ sampai 69 ia lakukan dengan penuh nafsu. Ia mampu bertahan selama itu. Bu. bentuknya panjang dan besar sekali. Do. Dengan saling berpelukan mesra dan kemaluan Edo yang masih berada dalam liang vagina sang dokter. di apartement Edo atau bahkan di rumah sang dokter mereka lakukan perselingkuhan yang selalu diwarnai oleh hubungan seks yang seru tak pernah mereka lewatkan. Kembali mereka saling berangkulan mesra. balas dokter Miranti menyebut namanya mesra. Edo yang baru pertama kali merasakan kehangatan tubuh wanita itu benar-benar merasa puas. Cairan maninya terasa habis ia tumpahkan. uuuhh Edo sayang…. Do. tubuh sang dokter yang begitu membuatnya bernafsu itu digoyangnya dengan segala macam gaya yang ia pernah lihat dalam film porno. ia lupa segalanya. sayang…. tangan mereka meraih kemaluan masing-masing dan berusaha membangkitkan nafsu untuk kembali bercinta. Sejak saat itu. mulutnya menyedot bibir merah sang dokter. “Saya juga. Do”.

aku duduk menunggu Aura Kasih di ruangan tengah ketika aku datang hanya disapa oleh pembantunya. mat sore … Aura “ “Tumben kamu kok grogi ? mang ada apa denganku ?” “Kamu sih cantik sekali sore ini . tetapi cewek ini sebenarnya tidak susah ditaklukan …. dewi pujaanku muncul juga dengan kaos yang aduhai.. Dokter Miranti tak lagi mempermasalahkan suaminya yang doyan perempuan itu. Sesampai di rumahnya yang lumayan besar. Yang dengan sewenang-wenang membeli kewanitaan orang dengan uangnya. membuat aku jatuh hati “ rayuku “Halah . kayaknya orang darimana aku tidak menggubrisnya. aku suka memancingnya dengan mengirim email liwat inbox facebooknya. aku datang memakai motorku. udah ! aku mau minta tolong benerin komputerku.. Akhirnya. lelaki tak tahu malu yang hanya mengandalkan uang dan kekuasaan.Terlampiaskan sudah nafsu seks dan dendam pada diri mereka masing-masing. aku diminta datang sore itu. “ “Bayar pake cium ya “ “Ah … kau ini jahil Han “ ujarnya sambil mencubitku .“Selamat sore Han … “ Aku tergagap melihat kecantikan luar biasa dari Aura Kasih. juga komputer di ruangan sebelah timur itu” tunjuknya sambil duduk di sampingku “Lha kok ngasih kerjaan bejibun nih… mang guwe kayak kerja rodi . beberapa orang ada di situ. alhasil suatu hari Aura Kasih mengirimi email lewat inbox facebooknya butuh bantuanku. “Sell la . Setiap kali lelaki itu memintanya untuk bercinta ia hanya melayaninya setengah hati. laptopku. Lelaki itu tak pernah menyangka bahwa istrinya telah jatuh ke tangan seorang pemuda perkasa yang jauh melebihi dirinya. ada banyak kelemahan. “ “Ndak deh ... Ingin rasanya dokter Miranti meludahi muka suaminya... alamak kemulusan pahanya membuat adikku ngaceng. Tak ia hiraukan lagi apakah suaminya puas dengan permainan itu. Ia benarbenar tertipu. Ia bahkan tak pernah lagi mau melayani nafsu birahi suaminya dengan serius.. aku biasa saja kok “ “Asli deh … “ “Udah . buahdadanya membusung padat dan menggunakan celana pendek . TAMAT AURA KASIH Bagaimana mendapatkan Aura Kasih agar mau bercinta denganku ? Wah sulit ….. ntar aku bayar . ia hanya memberikan pelayanan sekedarnya sampai lelaki botak dan berperut besar itu mengeluarkan cairan kelaminnya dalam waktu singkat kurang dari tiga menit.

“Gimana aku nggak tahan melihat seorang bidadari secantik Aura Kasih “ ujarku polos “Maumu apa sih … “ ujarnya melemah. tapi aku menyelesaikan komputer dulu. “ ujarnya memukul dengan bantal lalu mencubiti tanganku dan matanya melotot marah. kutarik kepalanya. jadi aku cuma tenaga dan transport dowangan. nggak mungkin nggak kuliah “ “Mang ada kuliah komputer terus mata kuliahnya benerin komputer ? itu kursus “ “Lha kamu kursus di mana ?” “Sama Tarzan . “Ada apa denganmu Han . Aura Kasih meletakan laptop baru yang dibelinya dan tidak ada OSnya. pagutannya kian cepat dan bernafsu. Karena aku menggunakan 2 keping dvd maka aku bisa meninggalkan komputer. saatnya mengerjai Aura Kasih . Tiba-tiba Aura melepaskan pagutannya dan menepis tanganku “Apa yang kita lakukan Han ?” ujarnya heran Aku hanya tersenyum. toh komputer itu dah ngejreng dan memukau. Aura Kasih tidak menolak dan langsung kucium bibirnya. Itupun masih sisa jadi tetap kukembalikan ke pacarku eh Aura Kasih … Aura Kasih hanya menonton tv. aku dibiarkan bekerja dengan satu komputer satu laptop.. Kukembali menubruk Aura Kasih dan menindih di sofa itu dan kembali melumat bibirnya.. Aku melawan rasa sakit dicubiti kadang di tampar dengan keras. Kuangkat tanganku dan kurangkul.Aku memilih mengerjakan komputer dulu. maksudnya laptopnya … Aku dudu di kursi sofa itu.. Aura Kasih tidak menolak dan membalas pagutannku “Kau nekat sekali Han … “ “Aku suka dirimu Aura “ “Jangan lakukan di sini Han . melihat aku tak melawan Aura Kasih terdiam. ngomong beberapa softwareminta diinstall kadang kepalanya hanya beberapa centi dengan diriku. aku hanya diam. Penisku yangsudah ngaceng membuat Aura Kasih melotot. melihatku bekerja serius Aura Kasih memukul punggungku dengan bantal “Mang kamu belajar dari mana semua itu. ketika dia mencoba laptopnya dan dekat dengan kepalanya langsung kucium pipinya “Nakal kamu . bahaya “ . “ ujarku asal “Hah … “ ujarnya kaget dan memukul lagi dengan bantal lalu duduk menggeser dekat aku. kok tiba tiba menciumku “ ujarnya masih dongkol Aku hanya mengelus pipiku yang sakit ditampar. cukup lama juga.. tiba tiba Aura Kasih merangkulkan tangannya ke pundaku serta memegang kepalaku. akan kunikmati cewek ini. Tangan satuku masih melingkar di punggung Aura Kasih. Kucium bibirnya dengan lembut Aura Kasih membalas pagutanku dengan pelan pula dan sedikit ragu.. mendesah penuh kenikmatan. Aura Kasih merintih rintih. aku sendiri yang membelikan OS dan Officenya sendiri … itu pun uangnya juga ditransfer ke rekeningku. besaran penisku tercetak jelas di celanaku. Aku tak akan mundur. Tanganku semakin aktif mengelus pahanya yang mulus.

lalu aku membuka resluiting celanaku lalu menariknya kebawah dan membuangnya. penisku yangmasih tertutup CD itu membuat Aura Kasih mendelik. aku menaikan kaosnya. kakinya menjepit kedua kakiku. ranjang yang empuk. “Lakukan Han … Lakukan . “Han … kau benar benar keras kepala . aku sudah lama tak melakukan ini “ Aura Kasih menarik CDnya dan kakinya ikut mendorong kebawah CD itu dan sampai pada dengkuku “Gede banget punyamu Han … “ Kulepaskan kulumanku pada punting buh dada Aura Kasih. tangan satuku tak tinggal diam masuk juga mencari kaitan BHnya dan terlepas. lidahku menjulur ke dalam mulut Aura Kasih. sesekali di kocoknya “Siapa yang pernah melakukan Aura “ “Hmmm . Kutarik BHnya lewat tangannya dan kulepas “Buah dadamu indah sekali Aura … “ ujarku langsung menyusu ke buah dadanya. rintihan semakin memenuhi kamar itu. “Lepas kaosmu Aura … aku ingin melihat kesintalan tubuhmu “ Aura Kasih yang sudah terbakar nafsu hanya tersenyum “kau juga Han . jangkauan tangannya tidak menggegam namun tak sampai bisa penuh karena penisku yang membesar itu. akan kulihat seberapa jauh dirimu kurang ajar “ Kulepas kaosnku juga. ranjang akan memuaskan dua manusia berlawan jenis itu. tangan kananku bergantian meremas buah dadanya yang semakin mengeras itu dibakar rangsangan. Aura Kasih masih memeluku erat. kuberdiri dan kutarik tangannya. tak adil hanya aku melepas kaosku. Aura Kasih membalas pagutanku. kuemut puntingnya yang lancip itu. penisku tertindih pahanyayang mulus... kubuang CD ku ke lantai dan aku membuka celana pendek Aura Kasih. kau juga harus pegang rahasia “ Kami kembali bergumul saling memeluk. kuangkat kedua pahanya dan aku menarik tubuhku.. masuk ke dalam kaosnya. menaikan cup BHnya dengan susah. Tubuh kami sudah basah berkeringat. rahasia Han . kutindih Aura Kasih dan kugulingkan. “ Aku tak menjawab dan menindih Aura Kasih dan melumat bibirnya. kini Aura Kasih berada di atas.. “ Kami sudah bertelanjang bulat tanpa sehelai benangmu. kugulingkan dan kini aku menindih. kugandeng masuk ke kamar dan kututup pintu kamar itu. Alamak.“Lalu di mana ?” Aku melirik ke kamar yang jauhnya 5 meter dan lirikannya tertangkap mataku. kami bermain lidah dan tanganku sendiri sudah mulai meraba raba tubuhnya. Tangan kananku langsung menaikan cup BHnya dan meremas buah dada Aura Kasih.. kutarik dan tinggal CDnya. Aura Kasih mendesah ditengah sela sela pagutan kami. Aura Kasih memagut bibirku dan tangan satunya meremas penisku. CDnya suda basah terangsang. kemaluannya benar benar bersih dan rambut kemaluannya benar benar tipis dan rapi “Kau benar benar memikat aku Aura “ pujiku sambil menarik CDnya. langsung saja aku menyosor ke vagina . Aura Kasih meremasi kepalaku “Lakukan Han … beri aku kepuasa . memilin dan memagut. Tubuh Aura Kasih masih kutindih dan buah dadanya kuremasi keduanya. Aura Kasih tak menolak.

Aura Kasih berteriak dan menahan jeritannya. tangan Aura Kasih menggapai gapai sprei dan kadang menggigit bibirnya sendiri.. terus . “ “Kau tak takut hamil . “Gantian aku Han “ Kuhentikan jilatannya dan aku kembali dalam posisi duduk. Penisku mulai masuk pada bagian atas batangku. Han “ Aura Kasih menekan penisku dengan pelan. terus Han . vaginanya yang rapat kini akan kubuka dengan jilatanku. “Crop … “Aura Kasih melepaskan penisku lalu merangkul pundaku “Masukin Han … “ “Kau mau keluar di mana Aura . serasa sangat sesak sekali. menyedot nyedot bagaikan mainan. kemudian dikeluarkan.. Rambutnya terurai tak beraturan. betapa enaknya . Aura Kasih menjilati penisku dan juga menjilati buah zakarku. Kuremas buah dadanya yang memadat itu dengan tanganku Erangan Aura Kasih menggema dalam kamar itu dan mulai memasukan sebagian batangku dalam mulutnya. ??“ tanyaku “lakukan saja Han “ Aura Kasih seakan memaksa dan memegang penisku. kujilati dan kumasukan lidahku ke lubang yang becek itu. Giginya menyentuh batang penisku dan membuat aku serasa terbang “Enak Aura … enak … terus Aura “ Aura semakin tenggelam dalam kenikmatan mengulum penisku. sehingga kepalanya oleng ke sana kemiri.. Menit demi menit. Penisku yang besar itu dijilati dengan rakus. Han ….. dinding vagina seolah olah menggoyak batang penisku yang semakin panas “Sakit Han …. Matanya memutih menahan sensasi jilatanku pada vaginanya. tapi enak khan. mili demi mili.. “Han . menit demi menit berjalan. lubangnya yang belum tertutup rapat itu mengepaskan pada penisku. mengocok penisku naik turun.. Aura Kasih menaikan badannya lalu menurunkan lagi berulang ulang. vaginanya kian merekah dan kelentitnya aku jilati. jilatan pertama membuat Aura menaikan badanya melengkung dan kusambut dengan remasan pada buah dadanya. Kurapikan rambutnya agar tidak menganggu bermain dengan penisku.. kepalanya masuk menuju ke selakanganku. betapa enaknya Aura … “ .. “ Aku terus menjilati dan menyedot nyedot vaginanya. olengan kepalanya ke kanan dan ke kiri.. Aura Kasih semakin menjerit penuh kenikmatan.. kutelan penismu Han “ ujarnya dengan tersenyum “Oh .. Aura Kasih bangun dan langsung memegang penisku. Penisku serasa mengkilap penuh air liuar Aura Kasih. “ Aura Kasih mendesah dan merintih. dan pada bagian kelapanya di masukan. enak Han .?” “Didalam saja . penisku sudah separo amblas dalam vagina Aura Kasih dan membuatku serasa diremas remas dan disedot sedot.“Oh .. “Punyamu kebesaran . Aura Kasih meringis kesakitan ketika batangku mulai tenggelam sedikit demi sedikit.

Maka aku diantar oleh kedua orangtuaku dan keempat adik-adikku menempati kos baru. apalagi sekolahku adalah sekolah swasta yang membutuhkan biaya banyak. Dipisahkan oleh tembok belakang sebuah rumah. “ “Keluarkan Aura … oh . telah memberikan aku kepuasan . Ruang tamu yang memanjang kebelakang yang bersekat dimana terdapat empat kamar di bagian tengahnya yang berhadapan langsung dengan ruang makan. Empat kamar termasuk kamarku berakses langsung keluar melalui pintu samping dengan halaman kecil di tanami pohon mangga kecil. Teman-teman kosku waktu itu bernama Mbak Mamiek. Aura Kasih meremas kepalaku. Rumah kosku sangat besar. namun Aura Kasih sepertinya hendak orgasme “Han .. “Oh . tubuhnya lunglai lalu kutangkap dan ku dekap. Sularno dan pemilik Kos. tanganku kadang meremas buah buah dadanya. Aku sendiri berada di kamar terakhir di bagian letter L-nya.Akhirnya amblas juga penisku dalam lubangnya yang becek itu. “Han . “Kita lakukan Han … beri aku kenikmatan surga Han .. Mbak Mur. Usiaku menginjak 16 tahun manakala orangtuaku harus pindah tugas dari kota K ke kota P. menggelinjang. aku sammmmmmpaiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii “ Tubuhnya yang indah itu melengkung bak busur panah. Atas kebijakan orangtuaku. betapa enak tempekmu Aura “ Aura Kasih tersenyum sambil naik turun di selakanganku... “Makasih Han . Mbak Srini.. Sulasmi kelas tiga SMP dan SutarmiSD kelas 6. Indarto. Rumah bagian depan yang tepat membatasi kamarku memiliki dua anak perempuan. dengan model kuno khas ukiran Jepara. “ SULASMI DAN AKU Aku anak pertama dari lima bersaudara. Aura menikmati orgasmenya yang pertama. tanganku mengelus elus pahanya yang mulus. kuberikan tambahan remas pada buah dadanya dengan meremasnya untuk mengoptimalkan orgasmenya.. aku harus kos. “ “Baik Aura .. bunyi keciplak memenuhi kamar itu. enak Han … Oh …. Alhasil waktu itu aku baru dua bulan masuk kelas 1 SMA sayang jika harus pindah. “ Aura Kasih menggenjot tubuhku naik turun kami saling melumat dan memelukku. Aura Kasih memelukku dengan kedua tangannya. aku tak tahan . Mas Prayitno. “ ujarnya ditengah deburan nafasnya yang tak teratur. Aura mempercepat gejotannya dan akhirnya muncrat juga. . Aura Kasih berteriak. Semuanya berjumlah sepuluh kamar. terdapat sepasang pohon mangga. Tubuhnya naik turun dengan irama teratur. kuberikan rangsangan dengan meremas buah dadanya sebelah kanan dan sebelah kiri puntingnya aku kulum. Berbentuk letter L dengan halaman luas. Kami memacu dengan posisi seperti itu lama sekali.

radak item dibilang cantik juga enggak. “Lasmi. lagi santai ya Mi. lalu pelan-pelan di kocok-kocok. “Duh. aku sudah mulai terbiasa dengan lingkunganku yang baru. Dengan cepat kertasku tertarik masuk. dia hanya ingin menjawab suratku dengan kecupan kilat justru aku tidak kalah cepat.” begitulah kalau aku memanggilnya. tampak sekali dia belum pernah melakukan ciuman. entah benar atau tidak.Ukuran tubuhku biasa-biasa saja 168. Tidak beberapa lama lampu dimatikan dan jendela terbuka. paling cepat jam 17 mereka baru pulang praktis cuman aku yang pulang awal.). hatiku terkesiap takut kalau-kalau bukan Lasmi yang menariknya. aku membuat sebuah surat di atas kertas surat berwarna pink dan harum dengan ukuran tulisan agak besar. pelan aku turunkan telapak tangan kananku dan meraih gundukan payudaran sebelah kirinya. he. Lumayan. “Ah. yah kayak gitu lah. Sangat singkat. . Hari-hari berlalu. Dia pulang jam 12. Lasmi memejamkan matanya pelan dia mulai mengikuti lidahku yang menjelajah rongga mulutnya dan dia melenguh pelan tertahan manakala lidah-lidahku menaut lembut lidahnya. Saat kami pulang sering kami berjumpa dengan Sulasmi. Belum lagi keterkejutanku hilang Lasmi mengulangi perbuatannya. Terutama mas Prayit sering meminta menemaniku untuk menemui pacarnya. Kemudian aku mendekat. rona wajahnya memerah desiran panas napas kami mulai memburu. dari luar aku dengar dia sedang bersenandung kecil menyanyikan lagu dangdut kesukaanya.. menarik lembut kepalaku dan tangan kirinya bertopang pada tepian daun jendela. Dalam suasana gelap. Lalu apa dong. Ketika aku mendekat tiba-tiba “Cuupp…!” Lasmi mengecup bibirku. aku terperanjat atas perlakuan itu. Begitulah. Naluri laki-lakiku mengatakan kalau dia sebenarnya ada hati kepadaku. orangnya sih khas cewek K. menepis pelan tanganku. Lidahku meliuk-liuk dalam mulutnya yang menganga karena terkejut. Kali ini dengan sigap aku rengkuh pundaknya. Ukuran penisku juga normal. dia hanya mengenakan celana pendek olahraganya dan berkaos tanpa lengan sedang membaca sebuah novel. sebel juga habis jadi obat nyamuk sih. Kami berhenti dan mas Prayit sering menggoda cewek itu. Manfaatnya? Itu juga aku belum tahu.!” Lasmi melenguh lirih dan terkejut. ah Lasmi melongokkan kepalanya keluar. abis enak sih). Setiap pagi semenjak duduk di SD aku selalu merendam dengan teh basi selama 10 menit-tanpa diberi gula loh (entar di krubut semut. tidak hitam-hitam amat demikian pikirku manakala ekor mataku menelusuri kakinya. manis juga enggak. “Baru pulang mas?” Aku mendekat.45 sedangkan aku pulang jam 13. Refleks tangan kirinya merengkuh tengkukku. Gantian Lasmi yang terkejut. sering aku menggodanya dan nampaknya dia suka. Itu kata anak-anak kos sebelah rumahku dahulu. aku lumat bibirnya.. I love u” kemudian pada malam harinya aku sisipkan di jendela kamarnya.. Ketika dia melihatku dia tersenyum lalu melambai supaya aku mendekat.30 dan Cuma aku yang masih sekolah teman-teman kosku sudah bekerja semua. padahal aku laki-laki tulen hal ini nanti aku ceritakan. bisa berabe he. “Mmmppphh…” Lalu tubuhnya mengejang. Atas dasar keisengan. Lama kelamaan aku juga iseng-iseng ikut menggodanya. aku sering keluar dengan temantemanku yang baru. berat 60 dengan tahi lalat di dagu sebelah kanan dan rahang sebelah kiri yang kata mbak Srini menarik dan sekaligus membuatku manis kata mbak Srini. tegak lonjong keatas tanpa membengkok. diremas jangan sampe keluar mani (seringnya sih keluar.

memberiku satu kecupan dan menutup daun jendela.. “Tidak tuh. Entah mengapa dia juga beranjak semakin masuk ke lorong samping rumahnya dan tentunya kami semakin tidak tampak dari luar. “Ah…!” “Ssstt…” Kepalaku berdenyut-denyut dan tubuhku terasa melayang tanpa terasa kocokanku semakin cepat seiring desah napasku yang mulai memburu. “Ahhhh… hhh…!” “Croot… croott… croottt…!” Airmaniku menyembur dengan dasyat. Telapak tangan kiriku menggosok-gosok pelan. kali ini cukup banyak mengingat kali pertama aku berciuman dan meremas milik perempuan. Paginya seperti biasa aku siap-siap hendak berangkat. tidak kuasa menolak desakan birahi aku lepas semua pakaianku. kedua orangtua yang seorang guru dan adiknya sudah berangkat semenjak tadi. Jarum jam menunjukkan pukul 6. Aku berangkatnya agak siang.” seraya aku menghampirinya di kerimbunan. Mataku terpejam. . “Habis surat kamu sudah malam sih. matanya terpejam. he… he… Sulasmi sudah menunggu di samping rumahnya di balik kerindangan pohon Mahkotadewa. “Maaf tadi malam. Aku kembali kekamarku. pasti dia menungguku toh semenjak malam itu aku resmi jadi pacarnya. Aku menengok kekanan dan kekiri. Akankah aku ditolak? Demikian pikirku manakala pelan aku julurkan telapak tangan kananku kearah dadanya. Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam. aku pentang kedua kakiku lebar-lebar dan membayangkan Lasmi yang sempat aku pegang payudaranya yang kecil lembut tadi. besok yah?” Bisiknya lirih. maklum banyak atlit Pelatnas yang bersekolah disekolahku dan biasanya Lasmi sudah berangkat. dingin-dingin empuk. serunya pas pangkalan ke tiga sudah mulai penuh anak-anak sekolah apalagi jalurnya melewati tiga SMA dan 1 SMP. soalnya sekolahku masuk pukul 7.15. dia hanya terdiam sambil memejamkan matanya dengan kedua tangannya tergerai kebawah. bayangkan deh pas penuh-penuhnya lumayan dapat senggolan susu. sementara cairan bening sudah keluar dari kepala kontol yang memerah. Kebetulan angkutan kosku pangkalan kedua angkutan jadi belum banyak penumpangnya dan aku bisa memilih tempat duduk. marah?” Senyuman dan guratan giginya semakin tampak putih dipadu rona wajahnya yang coklat kehitaman.35 jadi masih ada waktu buat bercinta! Berlahan aku lingkarkan kedua tanganku kepinggangnya. aku biasa naik angkutan umum toh motor juga ada tapi enggak seru.“Sudah malam. Nah.” Aku raih tangannya dan pelan aku rapatkan tubuhku kearahnya dan aku cium bibirnya ah. Lasmi biasa menggunakan sepeda. Lidah-lidah kami bertautan. Dengan tidur terlentang jemari telunjut dan ibu jariku menjepit erat batang kontolku dan aku tegakkan membuat kepala kontolku dan otot-ototnya merah membesar.

kini kontolku telah terbebas. Karena belum terbiasa dan untuk pertama kalinya dia memegang maka genggamannya sedikit kencang dan tidak ada reaksi selain menggenggam.” kemudian menarik tanganku menuju ke belakang gudang. Disitu terdapat sebuah dipan (tempat tidur kecil) dari bambu dan kami duduk bersebelahan lalu aku rengkuh pundaknya tanpa di komando bibir kami beradu dan saling bertautan. Jemari tanganku membuka satu persatu kancing bajunya seiring dengan berjalannya waktu dari menit ke menit. Aku raih tangan Lasmi yang sedikit terentang keatas. Aku menjatuhkan kecupan lembut dibibirnya. refleks Lasmi membuka mulutnya memberi jalan untuk lidahku menjelajahi rongga mulutnya. “Ehh…” Lasmi melenguh lirih manakala aku dengan lembut meremas payudaranya. “Mmmpp…” “Hhh… Hhhh…” Ciumanku merayap turun ke payudaranya dan tanganku mulai meraba-raba gundukan diatas selangkangannya. aku tuntun kearah kontolku. Toh aku juga tidak pernah tahu karena ini juga baru pertama kalinya aku memperlakukan lawan jenisku sampai jauh. “Uhh…” Tubuhnya bergetar. “Hhh….” “Hhhh…hhh…” Hanya desah napas kami yang terdengar. Lasmi membalasnya penuh gairah. kali ini bagaikan kuda liar terlepas dari kandangnya Lasmi memeluk erat pinggangku. Dan berlahan Lasmi semakin menekuk tubuhnya dan terlentang keatas dipan bambu. Baju seragam Lasmi bagian depan sudah awut-awutan padahal ini adalah hari senin. Aku menindih pelan seraya membuka resletting celana seragam SMAku yang berwarna abu-abu. Kali ini tangan kananku dibiarkannya menelusuri payudaranya yang terbungkus baju seragam SMPnya. kecil dan tampak kenyal. Lasmi merenggangkan dadanya.“Jangan disini. Tegang dan keras sekali. Dan sementara bibirku terus meliuk-liuk di sekitar lehernya dan dengan naluri laki-laki bibirku bermain di telinganya sehiingga membuat bulu kuduknya merinding. Sementara tanganku telah menurunkan celana seragam dan celana dalamku sampai batas pantatku. Matanya terpejam rapat manakala bibirku merayap turun kelahernya. “Hhhmmmpp…” Aku serasa melayang ketika tangan lembut yang menggenggam batang kontolku sedikit naik meraup kepala kontolku. payudara yang terhimpit tangannya menyembul kecoklatan berkilatan saat dengan bimbinganku Lasmi meremas batang kontolku. Pelan aku mendekatkan bibirku ke bibirnya. . memberi jarak agar tanganku leluasa bermain-main di payudaranya dan sementara kepalanya sedikit meliuk-liuk mengikuti gerak wajahku dan di seputar lehernya dan bulu kuduknya sesekali meremang. Lasmi semakin merapatkan kedua kakinya dan sementara tubuhnya bersandar erat ke tubuhku.

Tetesan darah perawan menetes. Aku genggam batang kontolku. Semakin basah saat aku pelan menggosok-gosok tanganku dengan kaku. serasa gundukan belum ditumbuhi banyak bulu. Telapak tanganku penuh dengan cairan kental dan lembab. bagaikan aliran sungai Mahakam menetes disela-sela dipan bambu yang kami pakai untuk bergelut. . demikian istilahnya. lembab dan licin. Naluri laki-lakiku seolah-olah secara otomatis bekerja. masih ada satu dua dan sangat halus. Sementara Lasmi tidak melepaskan genggaman tangannya di kontolku. hanya nafsu yang berputar-putar didalam otakku. “Sreet… sreeettt…” “Mpphhh…” Erangan lirih dari mulut Lasmi katika separuh kontolku sudah menghujam masuk. Jari telunjuk dan jari manisku pelan menggosok samping kanan dan kiri tempiknya sementara jari tengahku menemukan sebuah biji kacang klentit miliknya. kalau tadi di bagian kepala sekarang di bagian pangkalnya yang berbulu. membuat sepasang payudaranya yang sempat tertutup sedikit kaosnya membusung. Celana dalam warna pink menyembunyikan gundukan kecil diatasnya tampak jelas sekali bagian bawahnya telah basah kuyup.“Sayang…” Demikian bisiknya lirih di telingaku ketika tanganku pelan menyibakkan rok seragam biru milikya sedikit naik. “Sreet…” Terasa kepala kontolku menyibak sesuatu ketika pinggulku aku tekan sedikit. “Sreet…” Kembali seperti menyobek sesuatu. Aku menindihnya dimana sebelumnya tangan Lasmi yang menggenggam kontolku aku terlentangkan. Menetes kebawah. Lasmi hanya menurut saja. Naluriah. Aku terus menggosok-gosokkan tangannku. maklum belum biasa sih. berarti sungguh dia mencintaiku. Lasmi sedikit mengrenyitkan dahinya tanda ada sesuatu yang aneh. Lasmi membiarkan tanganku menyusup kebalik celana dalamnya. Kini Lasmi menggigit bibir bagian bawahnya. aku arahkan kelobang vaginanya. berjatuhan tetes demi tetes keatas tanah yang berdebu. Sungguh dia kini pasrah terlentang di bawahku. genggaman tanganku sedikit gemetar ketika aku dorong pantatku kebawah. Ulangan Fisika pada jam pertama dengan pak Anton sang guru killer dimana tak ada ampun bagi yang tidak masuk pelajarannya tanpa surat keterangan apalagi saat ulangan sudah tidak aku pikirkan. Lasmi seolah-olah mengiyakan apa yang akan aku lakukan. Sementara aku. Saat bagian kepala menempel di bagian lembut dan basah aku menarik napas untuk mengurangi keteganggan. Aku rentangkan lutut Lasmi biar pinggulku sedikit leluasa menindih tubuhnya. Lasmi semakin berani memberiku kesempatan dengan sedikit membuka himpitan pahanya. hangat. “Basah” dalam benakku saat telapak tanganku merayap diatas permukaan tempiknya. malu tapi mau dan suka. Aku menurunkan celana dalamnya sampai kebatas lutunya dan dengan kakiku aku lepaskan. Lasmi mengangkat sedikit pantatnya sehingga dengan bebas roknya tersibak keatas. Ketika aku menoleh kebawah Lasmi seketika menysupkan kepalanya kedadaku. Pernyataan cinta yang secara iseng aku lontarkan ternyata mendapat sambutan yang sedemikian dasyatnya. wajahnya sedikit tegang sementara wajahku pun demikian.

aku terus memainkan kontolku maklum masih jejaka jadi maju-mundur. Berlahan pantatku aku mainkan naik-turun. aku pun demikian. sesekali aku berlahan untuk menarik napas.Aku menarik keatas pantatku dan dengan pelan aku tekan kembali kebawah. Lasmi tidak melepaskan pelukannya dan kedua kakinya tetap berada diatas betisku dan kali ini jepitan pahanya di pantatku sedikit mengendor. maju-mundur terus tanpa ada variasi. “Plak… plak… plak…” Kelamin kemi mengeluarkan bunyi khas saat saling bergesekan dan suara itu merupakan pertama kalinya kami dengar. Dan memeluk tubuhku dengan erat dengan tidak melepaskan jepitan pahanya di pantatku justri kakinya yang terangkat di letakkan diatas betisku. Aku berikan kecupan lembut kebibirnya lalu dia mulai menangis. “Hhggghh…” “Aahhhhh…” . Lumayan pegel juga ternyata. Dua puluh menit berlalu dari aku berhasil memerawani Lasmi. “Sreettt…” “Aaahhhh…!” Lasmi menjepit pantatku dengan kedua pahanya yang sedikit terangkat menahan perih saat semua kontolku untuk pertama kalinya menembus vaginannya. Toh dengan demikian lambat laun rasa perih pada Lasmi mulai hilang. “Hhhmmppp…” “Hhhhhhh…” “Sayang…” Sepuluh menit kemudian Lasmi mengencangkan pelukannya dan kembali pelan menguatkan jepitannya. Lasmi mulai mencari-cari bibirku dan aku menyambutnya dengan mengulum lidahnya dan memilinnya dengan lembut. “Sakit…?” “Aku tahan. aku sayang kamu…” Suara berderit pada dipan bambu menahan tubuh kami saat kontolku aku maju-mundurkan. palagi rambut kontolku yang sudah mulai lebat lenyodok-nyodok vaginanya yang belum berambut membuat rasa perih padanya menjadi suatu sensasi mengenakkan. menggugah birahi yang sedikit berkurang akibat rasa perih. untuk menenangkannya aku membisikkan sesuatu ketelinganya. Dan kini semua batang kontolku sudah menghujam kedalam liang surgawi tempiknya. pahanya menjepit kuat pantatku dan wajahnya semakin terpejam. Tangannya menggenggam erat. kali ini tanganku sudah tidak menggenggam berganti menopang tubuhku yang merapat diatas tubuh Lasmi. “Plak… plakk… plakkk…” Aku terus menghujaninya dengan goyangan kontolku.

“Sakit?” “He-eh” Sambil berdiri dimana aku masih telanjang bulat. Banyak energi yang telah dikeluarkan. Akibatnya. “Gubraaak…” Dipan yang kami pakai rubuh karena beban goyangan yang aku lakukan. crooot…” Bersamaan dengan aku semprotkan air maniku tiba-tiba. Dan… “Ahhhhhh…” “Crott. kontolku yang masih “ereksi” tertimpa pantatnya Lasmi. “Masih sakit?” . “Ah!” “Aduhh…” Kami jatuh berguling. “Hari ini kita bolos ya?” Aku hanya tersenyum.. “Dipan sialan. Aku tumpangkan kedua tanganku keatas pundaknya. rona wajahnya memerah. kedua kakinya terkulai mengkangkang..” sambil aku belai rambutnya yang tergerai. Lasmi memandangku saat aku meringis menahan ngilu di kontolku yang tertimpa pantatnya. “Padahal aku jam pertama ada ulangan fisika. Kontolku terlepas dari tempiknya. aku biarkan tubuhku bugil dihadapannya. Lasmi sambil membersihkan dengan tangan kirinya badanku yang sedikit berdebu memandangku mesra. napasnya tertahan manakala birahinya menanjak menghantam ubunubun dan bagaikan suatu hempasan gelombang menerjang apa saja lalu padam terkulai Lemas.” Lalu kami berdiri. Lasmi tetap aku peluk sehingga dia menindih tubuhku. Aku topang badanku dengan kedua tanganku kali ini pantatku bebas naik turun. spermaku muncrat kemana-mana. Seperti ada sesuatu yang akan keluar aku percepat gerakan pantatku naik-turun. croot. “Sudah keropos. duh bening mata itu menusuk lekat ke dalam kalbuku.Lasmi mengejang.” “O ya?” “Biar saja. Lasmi mengulurkan tangannya. Aku terus menggenjot saat Lasmi sudah jatuh terlentang. Lesatan kontolku di dalam vaginanya bagaikan terpedo yang diluncurkan dari sebuah kapal selam. memegang kontolku yang sudah terkulai seraya memberikan pijitan-pijitan lembut.” demikian umpatku.

pegal semua badanku. Aku langsung mandi untuk menyegarkan badan. Desah napasnya semakin memburu di dekat telingaku dan kali ini tidak memerlukan waktu lama Lasmi sudah mulai mengejang dan walaupun dia mencoba menahan tapi desakan biologisnya lebih kuat. Pikiranku lepas terbang. sebercak darah perawan masih sedikit meleleh di selangkangannya. Dan aku pelan menempatkan diri keatas tubuhnya. Terutama kontolku langsung bekerja keras. bagaikan sebuah gada dengan kepala membesar membuat sensasi nikmat saat bergesekan. Sontak Lasmi merengkuh tengkukku dan aku meremas payudaranya.“Sedikit. Aku biarkan kontolku masih menancap di vaginanya dan “pluppp…” terlepas dan terkulai lemas. memadu cinta. Lasmi langsung merebahkan diri keatas ranjang. Seperti tadi Lasmi memelukku dengan erat dan sepasang kakinya mengait kali ini tidak diatas betisku melainkan lebih naik keatas pantatku.” “Enakan sekarang?” “He-eh” Lasmi mengocok berlahan-lahan dan kontolku seperti diurut tangan lembut. itu urusan belakang saat ini kontolku tertanam didalam vaginannya. Aku cium kembali bibirnya sementara Lasmi terus dan terus mengurut-urut kontolku. ranjang berderit-derit saat aku menggoyangkan pinggulku.” “Croottt… crooottt… crooottt…” aku semburkan airmaniku kedalam rahimnya. Perih dan pedih berganti kenikmatan. entah apa yang akan terjadi sudah tidak aku pikirkan. Sepasang anak manusia bertelanjang bulat saling memagut. Ah. Aku belai payudaranya yang tertutup kaos dan seragamnya sudah tersibak tidak karuan. “Bleesss…” Kontolku langsung menyusup ke dalam vaginannya. sudah tidak ada batas sama sekali diantara kami padahal baru semalam aku mengatakan cinta. berlahan kontolku mulai tegak kembali. Lasmi langsung melepas seragam putih birunya yang sudah awut-awutan. “Ahh-hh…” Lasmi menggeliat saat aku mulai kembali aksi kontolku naik turun. Uh. kosku masih sepi karena semua masih kerja sampai jam 17 kecuali mbak Srini seorang guru SD . “Aakkhhh…. Setiap dia pulang duluan selalu melalui pintu belakang sedangkan adiknya pulang bersama orangtuanya. itupun hanya kesiengan belaka. Jam 10 aku kembali kekamar kosku dibelakang rumahnya setelah sebelumnya untuk yang ketiga kalinya aku menidurinya. “Mmmpphhh…” “Di kamar yuk?” Lasmi meraih seragamku dan menggandeng tanganku masuk melalui pintu belakang dimana dia memegang anak kunci. membakar api birahi. Aku ciumi wajahnya dan melumat bibirnya. “Aahhh…” Tanpa sadar Lasmi melenguh dengan kerasnya ketika sampai dipuncak birahinya dan dalam hitungan detik pula aku mengikuti. pantatku berada ditengah-tengah selangkangannya. setelah ini semua begitu kejam dan jahatkah aku? En tahlah. Kali ini aku tidak perlu kuatir ranjangnya akan ambruk.

akupun demikian membuka baju seragamku hingga aku bugil. maklum dia masuk jam 6. Ah. kedua orangtua dan adiknya selalu berangkat jam 6. maklum pensiunan. Aku langsung mengunci pintu dan memeluknya sambil melumat bibirnya. Praktis semenjak kejadian itu antara aku dan Lasmi sudah tidak ada batas apapun. Aku menurunkan ciumanku keatas perutnya. aku memang jahat sekali. “Hai.paling jam 1 sudah pulang. Tanganku meraih kaos yang diekanakannya dan menariknya keatas bersamaan dengan behanya. So. Sedangkan dia hanya mengenakan celana dalam warna pink dengan sedikit tersipu dia meraih rok seragam biru yang tergolek di ranjang dan menutup bagian depannya. bapak kosku juga pergi biasanya ke pasar untuk mancari hiburan bermain catur. Tanpa perlu komando kami langsung naik keatas ranjang sementara Lasmi terlihat pasrah dengan dada membusung dibalik kaos oblongnya dan celana dalam warna pink. Lalu dia seperti biasa memberiku kode melalui pintu belakang. menggelinjang saat putingnya aku pilin dengan jemariku dan. sebentar aku menoleh dan tidak ada orang. berputar-putar diatas pusarnya. Lucu juga kedengarannya tapi asyik juga tapi satu hal hingga kini aku tidak mencintainya.” pintanya tegas. kontolku sudah nafsu langsung ereksi. dia hanya mengenakan kaos oblong sehingga beha warna kuning yang dia pakai terlihat.15. Barusan aku dengar suara motor orang tuanya berangkat ke sekolah.” demikian Lasmi menyebutku Pah. “Paaahh…” merintih saat aku susupkan wajahku diantara sepasang gunung kembarnya dam memberikan gigitan mesra yang meninggalkan tanda merah kebiruan di kulitnya yang kecoklatan. beberapa tipis dan baru mulai tumbuh tampak saat aku merayap turun dari perutnya kebawah pangkal selangkanagnnya. refleks genggamannya terlepas dari kontolku dan mesra mengusap kepalaku dengan tangan kirinya sementara tangan kananya tersibak keatas. “Hai pah.55 sedangkan aku jam 7. “Oke” 20 menit bagiku sudah cukup. “20 menit. mengeras saat aku meremasnya. “Aahhh…” Lasmi merintih geli. Padahal dia mencintaiku dengan tulus. Cewek usia 14 tahun tentunya di kelaminya belum ditumbuhi rambut lebat. Aku geser posisiku dengan .30 sehingga memberiku keleluasaan untuk bercinta dengannya. Teman-teman kosku masih pada tidur kecuali mbak Srini seornag guru SD teman kosku juga sudah berangkat. Ups…! Dingin empuk manakala Lasmi meremas kontolku saat aku hendak menindih sedikit tubuhnya sambil meremas payudaranya. Dan akhirnya aku tertidur sampa sore hari. sayang. “Hmmmppp…” Payudaranya bergetar saat aku merabanya dengan lembut.” sapaku pula ketika melewati kamarnya.

mengejang. Aku merebahkan tubuhku keatasnya. tersipu dengan rona wajah memerah dan menyembunyikannya kebawah pundakku. Lasmi memelukku dan kembali seperti sebelumnya mengaitkan kedua kakinya keatas pinggulku dan aku memacu. sudah siang. Kontolku seperti diremas oleh kelembutan dan kehangatan. hangat. tapi dia tidak memejamkan matanya. Saling menderu napas kami berkejar-kejaran. dengan sekuat tenaga aku berusaha menahannya. suara-suara yang akhirnya terbiasa di telinga kami mengiringi derit ranjang yang terdengar pelan karena goyangan kami. Aku belum berpengalaman dalam session ini. Lasmi membuka kedua kakinya. “Ahhh…” Lasmi melenguh. Dipandangnya kontolku yang sudah mengeluarkan cairan bening tanda birahi dari ujung kepala kontolku. Dalam hitungan detik. croot… crooot…” . dengan posisi itu Lasmi mulai memberanikan diri mengusap kontolku sambil memandang lekat-lekat kontolku. “Masukin pah. itu aku tahu kemudian dari buku hariannya yang aku amb il saat dia kekamar mandi. Dinginnya udara pagi dengan jendela berkaca nako menyebabkan kami semakin birahi. melesatkan berulangkali kontolku kedalam tempiknya. sesekali Lasmi tersipu malu saat dia membuka kelopak matanya dan aku sangat dekat diatasnya memandang tajam kearahnya. maka langsung aku julurkan lidahku menjilati langsung klentit dan semuanya dan menghisap menggunakan mulutku. “Hhmmppphh…” “Akkhhh…!” Tidak dinyana Lasmi terkejut dengan apa yang aku lakukan. “Ak-akkk-akkhhh…!” “Croot… serrr… croot. Sementara dengan tegang memelukku erat dan mengapitkan kedua pahanya kuat-kuat di pinggulku. bergetar dan jepitan vaginanya meremas-remas kontolku saat aku hentakkanhentakkan hingga dasar vaginanya dimana rambut kelaminku menggesek-gesek klentitnya saat beradu. akupun mengejang. sambil menggigit belakang telinganya dan tangan meremas payudaranya aku hujamkan kuat-kuat kontolku. dipilin oleh cairan birahi dan kami pagi itu menyatu dengan tubuh bugil.menarik keatas pinggulku. refleks dia mengatupkan pahanya sehingga kepalaku terjepit. “Blesss…” Kontolku melesat masuk kedalam liang vaginanya yang sudah basah langsung sampai kedasarnya. Aku terus menayunkan pinggulku naik turun. Refleks juga genggamannya di kontolku mengencang. memberiku keleluasaan mengarahkan kontolku dan.” pintanya sambil menggeser tubuhku darinya. “Besar” pikirnya. “Paahhh…” “Sayanggg…” Hentakan birahi merayap keujung kontolku. lembut dan kenyal.

Lasmi sudah terkulai lemas dengan bersimbah peluh dan aku biarkan kontolku terjepit vaginanya yang berdenyut-denyut lembut. berarti 30 menit lagi orangtuanya pulang. Lalu aku arahkan kontolku ke vaginanya dan. .” Lasmi mengingatkanku sambil tersenyum.” demikian dia mengingatkan. “Tidak dicuci dahulu mah” “Enggak ah. belum puas aku teruskan genjotanku sampai-sampai Lasmi hampir jatuh terkulai kalau saja tidak aku topang pinggulnya dengan kedua tanganku. Saat kami berpakaian tampak hampir sekujur tubuhnya penuh dengan “cupang”-an dan gigitan mesraku. lumayan aku memiliki bakat menggambar. aku hampiri dan aku lumat bibirnya. “Sleeebbb… bleeesss…” “Ahhhh…” Lasmi terkejut dan sedikit meringis menahan perih tapi hanya sebentar dan napasnya sudah mulai tidak beraturan. aku tidak mau bolos lagi. biarin aku tetap merasakan milikmu pah. aku sodokkan kedepan dan kebelakang pantatku sehingga kontolku leluasa melesak keluar dan kedalam.” lalu aku hampiri dia dan aku belai kelaminya yang masih melelehkan spermaku. sebodo amat. Pernah suatu ketika aku mewakili sekolahku dalam ajang lomba menggambar. Payudara kirinya membekas jemari kananku tadi saat aku akan orgasme. Ups. Sebelum jam 1 aku sudah kembali. buat cari senggolan apalagi jam mendekati waktu masuk. “Hasil karyamu pah. “Aahhhh…” Aku pegang pantatnya dengan kedua tanganku. aku longokkan kepalaku tampak Lasmi sedang mengerjakan PRnya. dah siang loh. Lasmi tersenyum saat aku memandang tubuhnya. Biasa. Lalu aku remas dengan mencengkeram pantatnya manakala kontolku memuntahkan spermaku.” Jam menunjukkan pukul 7. Lalu aku kecup bibirnya dan tampak di leher belakang telinganya membekas gigitanku. “Karya abstrak mah. Melihatku dia beranjak keluar melalui pintu belakang. Darah mudaku seketika bergelora.Kami terdiam. “Hampir jam 1 pah. “Ahhhh… hh… ahhh…” “Serrr… serrr… serrr…” Cairan kental putih muncrat didalam vaginanya seraya menimbulkan bunyi “ceplak-ceplak-ceplak”. Aku memeluknya dan desah napas kami yang semula menderu-deru berlahan-lahan mulai teratur. celana dalamnya aku plorotkan dan lidahku dengan cepat menjilati tempiknya. Sontak aku minta dia nungging dengan kedua tangan diatas dipan bambu (sudah diganti dengan yang baru) lalu aku sibakkan rok yang dipakainya. “Pah.50 saat Lasmi mengayuh sepedanya dan aku berjalan ke jalan besar untuk menunggu angkutan umum. Berselang lima menit dengan mencengkeram tepian dipan bambu sambil “mekangkang” Lasmi menggeliat seraya melenguh kuat. he… he… sedikit pesing.” seraya memakai kembali behanya.

matanya terbelalak dengan semua otot diwajahnya menyembul menyebabkan rona wajahnya memerah. duh memang aku sadari aku betul-betul jahat. Luar biasa. Sendi-sendinya serasa mau lepas. berlahan cairan birahi membasahi gesekan kontol dan tempiknya. Lasmi hanya menggigit bibirnya. Cerita saya ini betul-betul terjadi dan ini pengalaman pertama saya dalam dunia seks. aku terus memacu dan memacu. Lasmi jatuh tanpa daya keatas dipan menyisakan lelehan sperma di selangkangannya dibawah tonjolan pantatnya. Saat ini saya berusia 24 tahun dan cerita ini terjadi pada saat saya berusia 13 tahun tepatnya saat saya kelas 2 SMP. Rasa pening menghantam kepalanya tapi tempiknya ternyata tidakmau kompromi. nanti aku ceritakan pada bagian tersendiri supaya cerita ini tidak terlalu panjang. Waktu itu saya tinggal di daerah perbatasan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dan didekat rumah kami ada seorang wanita yang bernama Mbak Yuli yang tinggal dengan ibunya yang berusia sekitar 55 tahun dan di rumahnya ada seorang pembantu tetapi tidak tinggal di rumah itu karena ia dan keluarganya mengontrak rumah di perkampungan sekitar rumah saya. inikah manfaat akibat rendaman air teh basi? Mungkin kali ya ha… ha… Sudah tiga bulan aku setubuhi Sulasmi.Semangat mudaku menggelora. Lasmi tidak kuasa menahan hentakan birahi yang berlahan mulai merambat naik ke ubun-ubunnya. Aku paksa semangatku agar cepat meraih birahi kembali. Pada tahun 1989 Mbak Yuli menikah dengan Mas Dodi yang bekerja sebagai awak kapal pesiar sehingga ia jarang pulang dan dalam 1 tahun ia cuma pulang 4 kali. paling sedikit dua kali. meminta jatah disaat kedua orangtuanya istirahat siang. Sungguh tidak ada waktu lowong aku dengan dia untuk tidak bermain sex. “Akkk… hhhhhh…!” “Crooot… crooot… crooot…” “Ah…” Bersamaan kami dihempas oleh puncak birahi. lemas sekali. Karena Mas Dodi jarang pulang maka Mbak Yuli sering mengajak . saya sering membaca cerita-cerita di Ceritapanas.Orang tua saya juga dekat dengan ibunya Mbak Yuli sehingga mereka tidak pernah melarang saya bermain atau menginap di rumah Mbak Yuli. Terus terang dan terang terus. Tidak jarang Lasmi sekitar jam 2 siang menyusup masuk ke kamarku. napasnya tersengal-sengal.com dan saya ingin berbagi cerita dengan para pembaca. membuat aku ketagihan. sedangkan Lasmi termasuk kategori siswa kelompok “dodol” alias “bego” dan kategori cewek “non nominasi” pantes saja aku radak “GR” langsung main tancep pedang aja. Aku mati-matian agar kontolku setelah mengeluarkan airmani tidak terkulai. Kontolku yang semula terasa ngilu karena sudah melontarkan airmaniku berlahan kembali mendapatkan kekuatannya. bersamaan kami dihantam oleh kenikmatan surgawi dan bersamaan kami jatuh terjerembab keatas dipan bambu dan seolah-olah dunia terasa melayang. jantungnya berdegup dengan kencang. ternyata dia pingsan! Disekolah aku termasuk siswa yang biasa-biasa saja. Sejak kecil saya sudah dekat dengan Mbak Yuli. BERCINTA DENGAN MBAK YULI Perkenalkan nama saya Aldi. saya sering diajak main ke rumahnya dan kadang-kadang menginap untuk menemani dia. selama itu pula dia tidak hamil. aku memperlakukan Lasmi sebagai obyek dan bukan sebagai subyek. Ternyata apa yang kami lakukan disiang itu tidak lepas dari mbak Srini teman kosku yang seorang guru SD. Hebatnya aku tidak puas hanya sekali. Merayap ke semua ujung syarafnya.

pijitin tetek Mbak. Mbak Yuli kembali mengocok-ngocok batang kemaluanku dan berkata. Mbak Yuli memegang kepala saya dan mengarahkannya ke lubang kemaluannya. tetapi setelah saya menonton film BF milik kakak teman saya. soalnya titit kamu gede. Waktu itu saya sedang liburan kenaikan kelas dan seperti biasanya saya manfaatkan untuk bermain. sehingga ia sering berganti pakaian tanpa menutup pintu atau mandi dengan pintu hanya tertutup setengah.” celotehnya sambil menggoyang-goyangkan pinggulnya hingga liang kemaluannya terangkat. Akhirnya Mbak Yuli membuka kaos oblongnya dan langsung tengkurap sehingga saya tidak sempat melihat payudaranya secara langsung. “Titit kamu gede.” dan mendengar itu saya langsung masuk ke kamarnya.” saya hanya manggut-manggut mendengarnya.” begitu saya menyuruh Mbak Yuli agar saya dapat melihat dan memegang payudaranya. Bila sedang tidur Mbak Yuli tidak pernah menggunakan BH dan sering saya terbangun untuk mengelus-elus buah dadanya dan kadang saya pilin-pilin pentilnya.” dan dengan polosnya saya bertanya.” dan… “Creeet… creeet… creeet…” mengalirlah air yang berwarna putih kental dari lubang kemaluan Mbak Yuli dan langsung kujilat hingga bersih bersamaan dengan mengejangnya otot Mbak Yuli.saya bermain atau menginap di rumahnya untuk mengusir rasa sepi terlebih sejak Mbak Yuli menikah. Kemudian Mbak Yuli menyuruh saya untuk mencopot semua baju saya dan saya turuti dan akhirnya ia mencopot celana pendek dan CD-nya hingga akhirnya kami berdua telanjang bulat. akhirnya saya hidupkan video itu dan ternyata berisi film BF dimana adegannya seorang laki-laki dan perempuan sedang melakukan pemanasan. sambil menuntun burungku ke depan lubang kemaluannya ia berkata. Tanpa diduga Mbak Yuli berbalik dan… “Di. Karena sering melihat pemandangan seperti itu saya menjadi suka berkhayal bagaimana rasanya kalau saya bersetubuh dengan Mbak Yuli seperti yang saya lihat di film BF dan hal itu saya lakukan sambil saya mengocok-ngocok kemaluan saya hingga tegang yang panjangnya 14 cm dan berdiameter 4 cm pada saat itu.” langsung saya remas-remas buah dada yang besar dan bulat itu dan Mbak Yuli mengeluarkan suara mendesis dari mulutnya. ya!” aku hanya mengangguk karena merasakan nikmatnya kocokan tangan Mbak Yuli. “Aaasshhh. Akhirnya karena sudah bernafsu. emang sakit ya?” dan Mbak Yuli menjawab. kamu jangan hujan-hujanan! Sini bantuin Mbak ngangkat jemuran!” Lalu saya berlari masuk ke dalam rumahnya. Di!” langsung kumainkan lidahku di daerahnya yang telah basah karena telah terangsang waktu kuhisap-hisap payudaranya dan sesekali kuhisap daging kecil di atas lubang kemaluannya yang lebih dikenal denganklitoris. sedangkan tangan Mbak Yuli meremas-remas batang kemaluan saya sambil mengocoknya. Bila sebelum hari itu saya memijit Mbak Yuli tanpa perasaan apa-apa tetapi hari itu saya merasa gemeteran dan pikiran saya langsung ngeres. sesampainya di depan rumah Mbak Yuli yang berjarak sekitar 5 rumah tiba-tiba hujan turun dan Mbak Yuli yang sedang mengangkat jemuran berteriak memanggil saya. Di! Masukin ke memek Mbak. “Mbak buka bajunya dong! entar kusut lho. ia memiliki tubuh yang indah dengan tinggi 168 cm. “Aldi udah pernah nonton kok di rumah Toni. Saya sering mengintip bila ia mandi dimana saya dapat melihat keindahan tubuhnya dengan kemaluannya yang ditumbuhi bulu-bulu hitam dan payudaranya yang besar dan bulat dengan pentilnya yang berwarna coklat muda. “Ya enak dong. Karena sudah terbiasa dengan adanya saya di rumahnya. Setelah nafasnya teratur setelah orgasmenya yang pertama. Ketika saya sedang memijat punggungnya. “Heh. Tanpa diperintah saya langsung menjilati dan menghisap payudaranya bergantian kanan dan kiri seperti yang saya lihat dalam film dan Mbak Yuli semakin mendesah. “Jilatin memek Mbak. Pada mulanya saya tidak peduli dengan dia. dengan sengaja pijatan saya turunkan sehingga menyentuh buah dadanya dari samping. kalau orangnya teriak-teriak itu tandanya keenakan. Mbak pegel nih. “Nanti kamu masukinnya pelan-pelan ya. enak nggak sih begituan? Kok orang teriak-teriak. Akhirnya sambil tidur terlentang Mbak Yuli membuka kedua kakinya lebar-lebar hingga lubang kemaluannya yang merah dan basah terlihat menganga. terus hisap sayang… ooohhh enak Di…” badannya menggeliat-geliat kegelian. badannya kelihatan padat berisi apalagi payudaranya yang besar dan bulat dan baru saya ketahui ia memakai BH ukuran 34C. Akhirnya Mbak Yuli masuk ke dalam kamarnya dan tidak berapa lama dia memanggil saya. Sesampainya di dalam rumahMbak Yuli langsung ke belakang membereskan jemuran sedangkan saya menuju ke ruang tengah untuk bermain game dan saya lihat TV dalam keadaan menyala tetapi tidak ada gambarnya dan video dalam keadaan stand by. Bila sedang di rumah ia senang mengenakan kaos oblong tipis dan celana pendek ketat kadang-kadang tanpa BH. saya baru mulai tertarik dengan Mbak Yuli. pijitin Mbak dong.” Setelah pas di depan lubang kemaluannya langsung saya tekan hingga batang kemaluan saya masuk . “Oohh… Di… enak banget sayang… aacchhh… aku mau keluar. Pada saat itu Mbak Yuli berusia 21 tahun. “Aldi. “Di. Setelah telanjang saya masih menciumi payudara Mbak Yuli. Aku terus menjilati liang kemaluannya sampai akhirnya… “Aachh… aku mau keluar… oohh… yes. Pada suatu siang saya keluar dari rumah untuk membeli mainan. “Mbak. ibunya pindah ke Semaranguntuk mengasuh cucunya. ini film orang dewasa kamu belum boleh nonton ini!” akhirnya saya menyeletuk. Setelah agak lama saya menyaksikan adegan dalam film tersebut tiba-tiba Mbak Yuli muncul dan langsung mematikan TV. ciuman saya semakin turun dan berhenti di gundukan yang ditumbuhi rambut hitam.

Sebagai seorang laki-laki. kalau kamu kepengen bilang ya!” sambil mencium bibir saya. Dua-duanya Chinese. aku mau keluar!” “Tunggu. Malam itu akhirnya saya menginap di rumah Mbak Yuli dan kami bercinta sampai 4 kali. aku… nggak tahaaan… aaakkhhh…” tiba-tiba kaki Mbak Yuli melingkar ke pinggul saya dan mengunci saya. Saya sudah tidak pernah bertemu dengannya lagi karena saya sudah pindah ke daerah pinggiran Jakarta dan Mbak Yuli sendiri menurut kabar yang saya terima sekarang tinggal di Surabaya karena suaminya bekerja di pelabuhan. Ya sudah aku terima saja.setengah. namaku Yudi. Makanya aku betah-betahin kerja di pabrik itu.. “ooohhh… yeeaah… terus… aaahhh… masukkin yang dalam sayang ooohhh… aku mau keluar… terus… aahhh… enak benar kontolmu. “Aaaoooww… sakit… pelan-pelan!” Kemudian saya tarik lagi batang kemaluan saya hingga tinggal kepalanya yang tertinggal dan rasanya geli sekali apalagi lubang kemaluan Mbak Yuli masih terasa seret. tidak di kapal lagi. . keluar… keluar…” “Crot. “Aku mau keluar… aakkhh…” “Creeet… creeet… creeeet…” Tubuhnya mengejang dan batang kemaluan saya yang masih menancap di dalam lubang kemaluannya terasa hangat. Sekarang aku kerja di salah satu pabrik garment di daerah Bandung Barat. Sebagai level manager. TAMAT CINTAKU DENGAN GADIS CHINESE Kenalkan dulu. memekmu… enak… acckhh…” “Kontolmu juga enak… hhhsss… yes… terus… akhh… aku mau keluar lagi… oohhh…” “Mbak. Setelah nafasnya kembali teratur. Soalnya sudah 2 kali aku putus dengan cewekku. Sekitar 3 tahun saya selalu meniduri Mbak Yuli apabila suaminya sedang berlayar dan akhirnya ia hamil dan punya anak. Produksi garment ini lumayan terkenal di Indonesia. croot…” Sekitar 6 kali saya semprotkan air mani saya ke dalam rahim Mbak Yuli dan saya biarkan batang kemaluan saya di dalam liang kemaluannya sampai lemas dan Mbak Yuli memeluk saya dan berkata. nggak ada perhatian lagi. Alasannya klasik. Aku kerja di pabrik itu kira-kira hampir 2 tahun sampai sekarang. kita keluarin sama-sama!” Tiba-tiba badan saya kaku akhirnya… “Aakkhhh… aku… kell. Kemudian saya memompa pantat saya maju mundur dan waktu mendorong seluruh batang kemaluan saya amblas ke dalam lubang kemaluan Mbak Yuli dan semakin cepat saya memompa semakin keras Mbak Yuli mengerang. Aku dari lahir sampai sekarang tinggal di Bandung. bila ingin korespondensi dengan saya silakan kirim via e-mail. “Ooohhh… Mbak. umurku 29 tahun. kebetulan juga produknya di ekspor ke mancanegara. Mbak seneng ngentot sama kamu. jadi ya mengurusi produksi melulu. Posisiku sebagai Manager Produksi. HP dan sebagainya. mungkin ini takdirku mesti begini..com terutama wanita atau istri-istri yang kesepian. rumah beserta isinya. “Kamu hebat Di.. aku bersyukur aku diberi fasilitas yang kupikir lebih dari cukup (soalnya dari dulu aku biasa diajarkan hidup sederhana. Buat para pembaca Ceritapanas.. Dulu aku kuliah di universitas swasta terkenal di Bandung Utara. croot. kadang-kadang aku berpikir bahwa suatu saat nanti aku perlu pendamping. saya kembali menghisap puting susunya dan ia mulai mendesis. Bos memberiku mobil Lancer Evo IV. walaupun bapakku tidak begitu miskin). Tapi kadang-kadang juga aku malas berhubungan dengan cewek. tetap saya masih terus memompa sambil memeluk dan menciumi lehernya dan kemudian dia berteriak. kemudian di dalam kemaluannya mulai mengeluarkan cairan dan saya mulai memompa kembali sekitar 15 menit.

Daripada ngobrol ngalor ngidul tidak karuan.30 aku istirahat dulu sambil makan siang bersama dengan manager lainnya. soalnya barang itu mesti pesan dulu ke Jepang. Ternyata kalau sudah ketemu pada diam-diaman. bla… bla…. aku belum pernah pacaran dengan orang pribumi. Waktu itu barang diantarnya pagi sekitar jam 10. Biar dia tidak kebingungan mencariku. Padahal ini bukan wewenangku secara langsung. akhirnya kutelepon ke suppliernya. ternyata Vera satu almamater denganku cuma beda fakultas. ternyata juga dia memberi tahu kepadaku bahwa dia itu Chinese. Norak sekali aku nih! Bodohnya keluar. cantik sekali si Vera. turun atau diam di mobil saja. Di telepon aku minta. Dari awalnya . Terus kubilang kapan kepastiannya. tingginya kira-kira 165 cm. “Iya…” kataku lagi. aku tidak tahu. “Ke mobil aja yuk… ” kataku lagi. maklum kompleks Ruko. Waktu itu aku ijin pulang jam 4 sore ke Factory Managerku. cuma tidak tahu kenapa stock spare part mesin itu tidak ada di gudang spare part. dia bilang lusa barang dijamin ada. T api kan dulu. Tapi kadang-kadang aku berpikir aku jangan sampai menyerah untuk pacaran (lagi) dengan cewek Chinese. Terus bagian pantatnya lumayan sekal dan besar kenyal. Akhirnya aku masuk ke pelataran parkir kantor Vera di daerah Kopo. Ternyata cita-citaku tercapai. kutetapkan hari dan tanggalnya. Tadinya sih dia tidak mau. Umurnya beda setahun di bawahku. iya perlu diketahui oleh rekan-rekan pembaca. rambutnya pendek di atas bahu.. Selama hidup. dan aku juga kasih tahu dengan dia bahwa aku orang pribumi. Kulitnya putih (khas Chinese). Aku juga bingung mau ngapain. besok siang spare part itu harus sudah ada. Dan sebelumnya juga aku pacaran dengan cewek Chinese.Oh. pasti Vera orangnya cantik.30. Lusanya memang barangnya sudah sampai di pabrikku. Astaga. Biasa. Sebelumnya kutelepon dulu ke kantor Vera. wangi parfumnya membuat aku mabok. Setelah aku melobi dia. Yang akhirnya kutahu dia pakai parfum produk Lancome. kujemput dia pakai mobil Lancer Evo IV D 234 XX silver smoke. Pokoknya kubilang. kalau tidak salah tanggal 18 September 1999. Singkatnya akhirnya aku tahu nama cewek itu. Kupikir itu pasti Vera. Feelingku mengatakan. Padahal jika mesin mati satu. Akhirnya aku punya inisiatif buat mengajak dia ketemu denganku. dan wisudanya juga bersamaan denganku. Jam 12. Namanya Vera. warna rambutnya hitam kecoklatcoklatan. Kulihat satu persatu karyawan yang bubaran. Waktu itu yang menerima cewek (wah suaranya oke punya!). tapi jaraknya dari pintu sekitar 15 meter. Aneh kupikir. alasannya keperluan keluarga. Habis aku belum pernah kenalan dengan cara begini. Kuparkir mobilku tepat di mulut pintu PT X. Ah… lebih baik aku samperin saja. padahal kalau kami ngobrol via telepon seperti yang sudah kenal belasan tahun. Kutanya dia sekarang mau ke mana? waktu itu sekitar jam 17. Biasanya sih ada di bagian divisi pembelian CQ bagian gudang. Yang kedua-duanya gagal terus. Aku juga diberi tahu juga alamat kantornya. Setelah makan siang. Karena aku tidak sabar. Ukuran yang lainnya seperti BH ukurannya 38B. kalau aku sih PD saja lagi. aku iseng-iseng telepon ke tempat supplier. matanya juga coklat. takut mengecewakan kali ya? Ah. dan bawahannya dia pakai celana panjang. yang mengangkat ternyata dia. yang mengangkat cewek (yang kemarin kali ya?). seringnya sih di kantor. siapa tahu yang mengangkat cewek itu. Walaupun pihak supplier belum bisa mengatakan sanggup. Akhirnya aku minta staf divisi pembelian untuk order spare mesin ke supplierlangganan pabrikku. soalnya dia pulang kerja jam 5 sore. namanya juga laki-laki. Lumayan besar. dia memaakai stelan blazer merah. Suatu ketika salah satu mesin pabrik rusak. Bla. Selama perjalanan aku nggak mengerti mau ngapain. itu barang harus bisa datang paling lambat 2 hari (nggak masuk akal kupikir!). Besoknya kutelepon lagi. Biasanya sih saat waktu istirahat. tapi waktu itu aku tidak peduli mau cewek. “Hai…” kataku. Oh iya. Akhirnya lama-lama aku jadi sering menelepon Vera. Sepertinya ini anak high class kalau tidak mau dibilang jet set. Hampir sebulan aku hanya saling menelepon dengan dia. “Yudi ya?” katanya sambil salaman denganku. tapi kupikir ini inisiatifku sendiri. wah… seksi sekali. dengan juga warnanya (satu stel deh pokoknya). Asli cantik sekali! aku nggak bohong. Di hari H-nya kujemput dia jam 5 sore. Oke kupikir. Biasanya paling cepat satu minggu. Akhirnya aku melihat tinggal cewek sendirian lumayan cantik melihat mobil yang warnanya silver smoke.15-an. Aku tidak suka pacaran dengan orang pribumi. target produksi pasti bakal tidak terpenuhi. Akhirnya kami berdua masuk ke mobil. Aku lebih suka berteman atau pacaran dengan cewek Chinese. Mesin yang rusak disetting ulang oleh bagian Maintenance/Montir. mau cowok pokoknya yang ada dalam pikiranku barang itu harus ada secepatnya. Kontras dengan warna kulitnya yang putih. aku ini orang pribumi asli. Selama ada fasilitas kantor kumanfaatkan saja. Aku juga nggak jelek-jelek amat sih. Maklum ini untuk order ekspor. cukup tinggi untuk ukuran cewek.

Akhirnya aku jadi sering jalan dengan Vera. Sambil pulang aku berpikir. Kulihat mobil yang parkir di halaman rumahnya. biar dia juga lebih menikmati. Dan kebetulan dia memakai kemeja. hari Sabtu aku dan dia nggak libur. Katanya sih punya kakaknya. habis kalau VCD terus bosan. aku jadi sayang dengan Vera. Dia tidak mau mengecewakanku. Kucium pipi kirinya. Kata teman-temanku cafe ini mahal karena “beli suasana”. Akhirnya kutawarkan ke Vera main ke rumah inventarisku. bikin dia semakin cantik saja. sesekali aku melihat pemandangan kota Bandung yang sudah mulai dihiasi lampu-lampu. Akhirnya kuantarkan Vera pulang. paling memegang tangannya. Aku bingung. bahwa dia sudah cerita tentangku ke bapaknya dan ibunya. Sesudah itu aku mulai mencium sambil menjilat lehernya yang putih bersih dan merangsang tentunya. Gimana nanti. dia memakai BH warna cream (warna standard). Cuma mentok di kancing bajunya. Kaget juga sih aku. Lidahku dengan lidah Vera mulai bersentuhan. Terus kubuka kancing yang mengganggu itu. Tapi ini semua hanya impianku. belum pernah dicium oleh laki-laki lain selain olehku barusan (aku percaya saja). nonton film di RCTI. pagi-pagi dari kantor kutelepon ke kantor dia. Kalau orangtuanya tahu. matanya. Setiabudi terus belok kiri. rumahnya di kompleks perumahan elit di jalan Sukarno-Hatta (By Pass). atau dia yang berpikir begitu. di ruang tengah. yang ada cuma kakaknya dengan pembantunya. kejadian deh. dan ternyata dia tidak menolak. Tapi sekali lagi dia hanya diam dan dengan matanya yang coklat menatapku penuh arti. Sampai juga aku di depan rumahnya. Wah bisa celaka aku. nggak langsung tancap gas. Asyik sekali. dan benar yang di dalam garasi mobil bapaknya. keenakan barangkali.. kalau kupikir sih mobil yang seperti itu masih sedikit yang berkeliaran di Bandung. Kami duduk dekat banget. dan dia juga menciumku. BMW 528i. Mercedes SL 500 (?). sejak tadi tanganku belum bergerilya. Aku pergi makan siang di Miyazaki Dago. yah. Kami melakukan kegiatan itu kira-kira 1/2 jam. istilahnya sih backstreet. Aku tidak ingat apa yang kita bicarakan saat itu. Senyumnya itu lho. Kupikir kalau dia keberatan paling-paling menamparku. he he he. ini mungkin yang bikin cafe ini mahal. aku akhirnya pulang ke rumah inventarisku di bilangan Setra Duta. lidahku kumasukkan ke mulutnya dengan setengah memaksa. Hari minggu kuajak jalan Vera. Habis itu bibir bagian bawahnya kukulum habis-habisan dan di saat yang bersamaan Vera juga mulai mengulum bibirku di bagian atas. Itu resikoku. hidungnya dan terus ke bibirnya. kami langsung pergi. tipe yang dipakai Lady Di waktu kecelakaan dulu. si Vera bergaul denganku yang notabene pribumi asli. Pokoknya the show must go on! Besoknya. Pokoknya aku ngobrol dengan dia sambil berhadap-hadapan. Nggak tahu sih aku juga. sayang sekali kalau belum-belum aku sudah nakal. Benar. Suatu hari Vera bilang kepadaku. Ingin dicium lagi kali. Apalagi aku harus sering lembur. . Setelah bayar. Sampai akhirnya kucium di bagian bawah lehernya. Oh iya. Astaga. Tapi aku salut dengan keberanian Vera untuk tetap berhubungan denganku. Lama juga. Akhirnya kuarahkan mobilku ke arah Jl. soalnya dia juga bilang kok ke aku. Biasanya sih hari minggu. ingin lebih bawah lagi sih. Aku duduk di sebelah kanan Vera. Akhirnya semua kancing bajunya sudah kulepas.. Dan sudah bisa kuduga sebelumnya. Ternyata dia diam saja. Sesudah sampai kami langsung duduk di sofa. aku tidak diperkenankan berhubungan dengan dia lagi. Ah… cuek saja. Pokoknya di situ kami ngobrol lagi. Lama-lama kulumat juga bibirnya. bisabisa dia mabur duluan. Aku jemput dia di rumahnya.30. Dan itu memang terjadi selama kurang lebih 7-8 bulanan. rumahnya besar sekali. Di situ aku ngobrol-ngobrol sampai jam 20. Terus kucium dahinya. Kulit perutnya putih sekali. sampailah aku di cafe “The Peak”.kenalan aku tidak pernah untuk ngeseks dengan Vera. Aku bertekad untuk menjadi pacarnya. Aku tahu Vera sayang denganku. habisnya kalau hari biasa aku dan dia juga tidak selalu bisa. Ah. Sesudah mengantar Vera. ternyata Vera anak orang kaya. Tadinya sih takut dia kecewa setelah melihatku. Ternyata responnya positif. Tapi aku belagu saja. Pasti di garasinya ada lagi mobil bapaknya. Akhirnya kuberanikan diri untuk mencium pipi kanannya. Dia hanya merem saja menikmati ciumanku sambil kadang-kadang mendesah. Pokoknya aku melakukannya dengan sangat pelan. Aku tipe laki-laki sopan sih. Aku senang juga soalnya dia bilang bibirnya masih perawan. cuma akhirnya aku juga mesti mengerti sama dia dan keluarganya juga. dan Vera juga begitu. kuhisap lidahnya dan dia juga gantian menghisap. Mungkin benar kalau dia belum berpengalaman. biasanya yang menempati orang-orang Chinese kaya raya. Semakin aku sering ketemu dengan dia. yang artinya aku juga nggak tahu. Jalan-jalan. mau dibawa ke mana ini anak. Cafe mewah kawasan elite Bandung Utara. Waktu itu aku protes dengan Vera. aku punya resiko besar buat pacaran dengan Vera. Kuciumi lagi. seperti yang sudah sering ke situ. Lumayan mahal untuk ukuranku. buat say hello. kebetulan orangtuanya sedang ke Jakarta. Resiko yang paling tinggi adalah ras. dia tidak menolak. Kupegang tangannya dan kuelus sampai pangkal lengannya. sambil aku pura-pura nonton film.

Ternyata. of course dia juga membalas menciumku dengan sangat ganas. pokoknya nikmat dilihat. Akhirnya pelan-pelan pahanya kukangkangin. baunya khas dan rasanya gitu-gitu juga. aku juga sudah tidak tahan. langsung saja kuciumi dan jilati vaginanya. Akhirnya kulepas juga CD-nya. Yang ternyata tidak! Akhirnya aku dan Vera sama-sama sampai klimaksnya. sambil terus menyebut namaku. terus dan terus….bikin aku panas saja. Wah. persis di samping telinganya. Kira-kira setelah menyetubuhinya sekitar 15 menit. sakit Yud…. kuciumi puting susunya yang berwarna merah kecoklatan. cuma mengangguk. Penisku sengaja belum kucabut. wah lama juga aku bercinta dengan dia. sambil mengangkat pantatnya. akhirnya kulucuti celananya. mukanya jadi merah sekali (seperti orang Jepang di musim salju) bibirnya juga yang agak membuka. Desahannya semakin menjadi-jadi. mentok di celana jeans-nya. ke perutnya. kulepas ya…” kataku pelan-pelan. Semakin diciumi. akhirnya kuminta dia pindah ke karpet/permadani di bawah. sambil tangan kananku meremas dengan lembut susunya yang sebelah kanan. ke pundaknya. terus ritsluitingnya kubuka sampai habis. Kubuka saja. Aku akhirnya bisa main dengan si Vera yang cantik. “Ahh…. Kalau ditolakkan malu juga. di situ kucupang habis-habisan. Lebih lega dan lebih nyaman. CD-nya sudah basah sekali. Benar lho.. Pas deh. aku juga udah mau keluar”. apa dia mau kusetubuhi. Ukurannya aku tidak tahu. Dia tidak menjawab. Tapi akhirnya aku minta persetujuannya dulu. kontras sekali dengan warna kulitnya yang putih bersih. Padahal baru pertama kali. muridku sudah pintar nih he. membuat laki-laki terangsang melihatnya. tidak lupa kupilin-milin puting susunya. Sedangkan Vera sudah telanjang dada. merangsang sekali! Kembali lagi kuciumi susunya sambil terus ke bawah. Waktu itu BH-nya belum kubuka. sambil kuremas-remas. dia juga balas lebih gila lagi. Apalagi sekarang si Vera cuma pakai CD saja. sambil jeans-nya kutarik pelanpelan ke bawah. menurutku sih cukup proporsional. Yang penting masih bisa diremas. Sepertinya kulihat Vera sudah mau orgasme. sensasinya lain. Aku juga tidak malu karena tubuhku lumayan atletis. tipis-tipis saja tuh. aku menelusuri ke leher. kubiarkan saja mengecil sendiri di dalam vaginanya. Paling maksimal petting. Lama-lama si Vera sudah tidak tahan. Terus kukocok penis ke dalam vagina si Vera. “Tahan ya Ver. Sesudah itu aku dan Vera beres-beres. Banyak sekali stempel warna merah yang kubuat. terus akhirnya semakin ke bawah. lebih nikmat main saja langsung. . pasti dia tidak akan menolak kok.. Susah sekali. susu yang kiri dan yang kanan. kataku. Ver…” kataku sok Mandarin. Ternyata dia mau juga. Walaupun ini semua tanpa proses oral. Matanya yang sayu menatapku. “Wo ai ni. Sengaja aku tidak langsung melepasnya. Vera hanya tersenyum sambil mencium bibirku. PD pokoknya. Kuciumi pinggangnya. seksi sekali. Sambil menulis ini aku jadi ingat kejadian itu. kuciumi bibirnya. Waktu itu aku masih memakai pakaian lengkap. he. Kulakukan ini bergantian. Akhirnya kancingnya kubuka. Busyet deh! Bulu kemaluannya tidak terlalu lebat. Padahal tadinya sih saya tidak bernah berpikr ke arah situ. Kuciumi vaginanya. Akhirnya masuk juga seluruh batang penisku yang panjangnya sekitar 17 cm (lumayan lah untuk ukuran standard orang Indonesia). Aduh mesra sekali. barengan lho. “Ver…. Kulihat acara di RCTI acaranya waktu itu Clear Top 10. Aku bisikan di telinga Vera. Pokoknya slowly saja. aku memakai Polo Shirt. Terus kuciumi lagi bibirnya. CDnya sudah kelihatan sebagian. Begitu dilepas. Akhirnya begitu sudah kulepas BH-nya. Kuambil keputusan yang singkat waktu itu. hasil fitnes selama setahun. dan penisku yang sejak tadi sudah tegang sekali mulai memasuki vaginanya. he. Sensasinya benar-benar tidak bisa dilukiskan dengan katakata.” kata Vera antara setengah sadar dan tidak kepadaku. warnanya cream juga. Aku ciumi puting yang sebelah kiri. terus kubuka saja jeansku. nafasnya semakin tidak beraturan. Pelan-pelan dan sedikit-sedikit kutekan kepala penisku. dia masih memakai CD. Aku ragu juga sih. kucium bibirnya. Wah asyik juga nih. Spermaku sudah siap menembak. aku tidak mengarang! Puas menciumi susunya. peduli amat. si Vera sendiri sejak tadi cuma mendesah-desah tidak karuan. tapi nggak dibuat-buat lho. nikmat sekali vagina si Vera. dia membalas dengan dahsyat. Kuciumi di atas CD-nya. Bagiku tidak jadi masalah. seperti mantan-mantanku yang dulu. “Ver… masukin?” kataku deg-degan. Habis itu kuciumi lagi bibirnya. Sambil kukocok terus. Paling-paling juga hamil. Pahanya itu. sambil aku sekali-sekali melihat ke arah dia. pokoknya tidak semili pun yang lolos dari jilatan dan ciumanku. tipis. kubuang saja ke dalam vaginanya. seksi sekali dia dalam keadaan begini. Aku langsung dekap tubuhnya. terus aku turun ke perutnya. Terus kuciumi lagi puting susunya. masih perawan kupikir. Penisku sudah tegang sekali. Mengerti juga dia. Jadi ya biar adil akupun telanjang dada. Susunya tidak terlalu besar. mesra sekali. Yah. Karena tempat di sofa kurang lebar. Kadang sesekali kulumat bibirnya.

OK. Vera bicara kepadaku. Orang tua Vera tidak tahu terhadap perbuatan anaknya. aku selalu memakai jam itu. aku yang pertama buat dia… tapi dia tidak sanggup menghadapi semua ini. Matanya basah. Mungkin dia sibuk dengan pekerjaannya di kantornya di bilangan Ruko Kopo.Ski trip diadakan pada hari Thanksgiving di bulan November. Ternyata semua tinggal kenangan. ski trip biasanya diadakan ke Bear Mountain di California. Mesti membohongi orangtuanya. Thanksgiving merupakan hari perayaan nasional orang Amerika dimana beratus tahun yang lalu nenek moyang orang Amerika beremigrasi dari Inggris. untuk yang terakhir kalinya. Inti email adalahInternational Student Organization (ISO) kampus saya tahun ini akan mengadakan ski trip ke Aspen di negara bagian Colorado. Setiba di benua Amerika. Dia bilang. Walaupun aku telah merawaninya hari Minggu itu. bahwa dia capai dengan keadaan ini. Kebaikan hati dan sikap bersahabat orang Indian ini dijadikan sebagai perayaan Thanksgiving di Amerika. Mount Hood di Oregon atau ke Utah. Saya langsung menjawab dengan antusias kesediaan ikut. dia memberiku Compact Disc album Shania Twain. Kita adalah teman baik tapi kita tidak mau terikat hubungan ikatan. Kalau aku sih menganggap dia pacarku. takut sama orangtuanya. Sampai sekarang kalau aku kerja. biar ingat dengan Vera”. Vera membohongi terus. akhirnya suatu waktu di akhir bulan April 2000. Vera bilang dengerin “You‟re Still The One” dan jam tangan merek Omega Spo rt (aku tahu ini jam mahal). Maklum. Pada tahun-tahun sebelumnya. Iklannya kalau tidak salah Mika Hakkinen atau Michael Schumacher ya. aku tidak akan pernah melupakan dia dan Vera juga bilang padaku. Saya minta si Vita untuk didaftarkan juga karena ia suka main ski. tapi hubungan kami belum bisa dianggap sebagai pacaran. mereka tidak punya makanan sama sekali. Beruntung orang Indian berbaik hati dan memberi mereka makanan. Waktu itu aku belum bisa menerima.Kejadian ini berlangsung terus sampai kira-kira 5 kali di tempat yang sama. SALJU DAN HOTSEX Hobby favorite saya adalah main ski. aku lupa. Cukup hubungan intim. Cuma sayang kami berdua dipisahkan oleh ras yang berbeda. Pada bulan September 2009. Pertama kali saya tiba di Amerika. dia tidak akan pernah melupakanku dan dia tidak ingin dilupakan olehku. Aku tidak pernah menyinggung soal keperawanan dia. teman baik saya bernama Antonio (dari Italia) mengirim saya email. perhatian sama aku. Terakhir. aku yakin dia sayang sekali padaku. cuma aku pernah lihat. dan aku protes. yah cuma ingin tanya kabarnya. Sampai sekarang aku masih sayang pada Vera. ini kisahku. TAMAT SKI. nggak etis. Thanksgiving Day 2009 Jum‟at . kadang-kadang aku ingin telepon dia. sebenarnya dia sayang sekali padaku. kata dia sambil mencium bibirku. takut ketahuan saudaranya kalau sedang jalan-jalan denganku. Pembaca. tidak mau kehilangan aku. tapi dia masih belum menganggapku pacarnya. kalau pergi denganku juga tidak tentram. Kupikir Vera itu HTI (Hanya Teman Intim / Hubungan Tanpa Ikatan). kita lanjutkan ceritanya. tidak mau meninggalkan aku. “Yud. demi kepingin ketemu aku atau mungkin juga ingin ML denganku. Yang jelas lingkungan dia dan lingkungan pergaulanku lain. Dia baik sekali denganku. Vita adalah seks partner saya. pakai ya! ke manapun kamu pergi. kalau mau aku bandingkan dengan 2 cewekku terdahulu. Nama saya Arthur. saya tidak sabar untuk belajar ski karena pada dasarnya saya suka sekali dengan tantangan. Dia meninggalkanku karena kondisi yang memaksa. Cuma aku takut ini mengganggu dia.

Saya melihat mata Antonio langsung memperhatikan tubuh Vita yang dibalut BH dan celana dalam yang basah sehingga tampak puting dan bulu kemaluannya. Priscilla dan Antonio kembali melanjutkan main ski. Tingginya 185 cm. Tempat bermain ski dikelilingi pegunungan yang sangat indah dan tertutup salju. Antonio dan Priscilla langsung naik ski lift ke jalur merah. Selesai acara itu. Si Antonio dan pacarnya. Sedangkan Vita. si Priscilla ikut-ikutan ke toilet. kembali kita naik ski lift dan berlomba adu cepat menuruni gunung dengan ski. tidak henti-hentinya kita saling memotong depan teman sambil tertawa-tawa. Antonio sendiri orangnya ganteng. Didalam cottage kami ada Jacuzzi. saya memeluk Vita dan Antonio memeluk Priscilla. Saya. kami berempat sudah lelah dan diputuskan untuk kembali ke cottage. pesawat mendarat di Denver. pesawat United Airline yang kami tumpangi berangkat menuju ke Aspen. Vita. Pemandangan dari atas gunung benar-benar indah. Saya dan Antonio langsung membuka membuka semua baju hangat dan nyemplung ke Jacuzzi dengan menggunakan celana pendek. Dengan tanda tanya. Lalu dengan mengendarai bis yang telah disewa. Ada sekitar 30 orang yang ikut serta. Vita kemudian minta ijin untuk ke toilet. Jam 7 malam. Setiba di Aspen. seks partner saya. Saya dan Vita mendapatkan tempat di lodge bersama dengan Antonio dan Priscilla. Saya belum bercerita tentang Priscilla. sekarang giliran saya melihat tubuh Priscilla yang molek. Saya. Tidak lama. Wajahnya yang khas dari negara latin membuat dirinya sangat cantik dan erotis. kami sudah main ski selama 5 jam. Rambutnya panjang dan kulitnya putih. kita berdua . Peserta yang belum bisa main ski disediakan guru. Vita menarik tangan saya untuk keluar dari Jacuzzi dan Priscilla juga menarik tangan Antonio. Kami istirahat ke ski station untuk makan dan minum. Setiba di puncak gunung. bertubuh langsing padat dan buah dadanya besar. Bagi yang tidak punya peralatan ski. sedangkan yang sudah bisa main ski diperbolehkan untuk naik ski lift jalur kuning untuk dibawa ke atas gunung. Acara makan malam untuk peserta diadakan di restoran dekat hotel. buah dadanya besar dan tubuhnya langsing dan berisi. Karena Antonio adalah ketua panitia. Jepang dan Inggris yang ikut dengan kita ke jalur merah. Acara makan malam disusul dengan games dan penyalaan api unggun. Saya dan Vita telah membawa sendiri peralatan ski. tapi perjalanan turun kebawah bisa butuh waktu lebih lama karena track skinya dibuat mengitari gunung. Begitu sampai di ski station di lereng gunung. Kita berendam sambil minum wine dan saling bertukar cerita sambil tertawa-tawa. Priscilla sangat cantik. Ada beberapa teman dari Rusia. Vita. oh yes! I‟m in paradise. Sejauh mata memandang. para panitia langsung check-in ke hotel dan menunjukkan kamar-kamar para peserta ski trip. Sebagian besar yang ikut adalah anak-anak freshman. Di lereng gunung. wajahnya khas orang Italia dengan rambutnya yang selalu terlihat klimis. kita berempat kembali ke cottage. Pemandangan yang sangat cantik. Jujur saja. Cuaca –20 derajat celcius tidak terasa begitu dingin karena badan kami sudah hangat dibungkus jaket ski yang tebal. saya sering ereksi melihat cara Priscilla berpakaian di kampus dan sekarang malam ini Priscilla hanya menggunakan BH dan celana dalam di hadapan saya. rombongan dibawa ke tempat bermain ski. Ada 2 orang Indonesiayang ikut. tetapi kamarnya dibuat terpisah yaitu Vita dan Priscilla sedangkan saya dengan Antonio. maka ia bebas memilih sendiri cottage yang diinginkan. Priscilla (orang Venezuela) tampak sibuk mengatur dan mendaftar orang-orang yang telah hadir. semuanya putih. saya langsung setuju. tubuhnya sangat atletis. Jam 9:30. kita semua langsung balapan turun kebawah. kami melanjutkan perjalanan ke Aspen yang memakan waktu 2 jam. Rambunya berwarna pirang. Jalur merah merupakan jalur yang paling curam dan tinggi. Antonio menawarkan untuk berendam di air hangat Jacuzzi setelah makan malam. Ternyata bermain ski di malam hari tidak kalah indah karena lampu-lampu disepanjang ski track membuat suasana lebih romantis dan indah. Sambil meluncur turun. Jacuzzinya terletak di teras lantai dua. Saya sibuk memotret pemandangan ini dengan peralatan kameraku. Teman-teman yang lain memutuskan untuk kembali ke hotel untuk istirahat. Perjalanan naik ski lift keatas gunung memakan waktu 3 menit. terlihat rumahrumah dari kayu serta hotel-hotel ditengah-tengah pepohonan cemara. Tidak terasa. Hanya direkomendasikan bagi yang sudah ahli main ski. Puas istirahat. Jam 6 pagi tepat. Sedangkan Vita dan Priscilla menggunakan BH dan celana dalam. Benar-benar menegangkan dan menyenangkan. bisa sewa. Sering sekali saya mendengar komentar dari teman-teman yang horny melihat Priscilla di kampus.Saya dan Vita sudah menunggu di airport untuk berangkat ke Aspen. Setelah makan siang. ia adalah bom seks di ISO. Jacuzzi telah disiapkan Antonio. Sambil menikmati kehangatan Jacuzzi. Saya dan Antonio kembali ngobrol sambil minum. Vita dan Priscilla kembali ke Jacuzzi sambil tertawa-tawa.

Saya lalu bertukar posisi. Saya menjadi kagum melihat stamina Priscilla yang kuat. fuck me like a bitch” seru Vita. “Saya dan Vita sepakat. “Sekarang kalian berdua duduk disofa” kata Priscilla. malam ini kita bertukar pasangan” kata Priscilla sambil tersenyum. Setelah bersih. saya remas buah dadanya dan mengusap vaginanya. “Up to you ladies” kata Antonio sambil tertawa. sedangkan saya meremas payudaranya dari belakang. rupanya ia sedang mengalami multiple orgasm. “Terserah panitia yang punya acara” kata saya. Priscilla menjerit dengan nikmat sambil meremas kepala saya. Kemudian Priscilla mencondongkan dadanya ke kontol saya lalu kontol saya dikepit diantara payudaranya yang besar. “Oh yes baby. Saya berseru dengan nikmat saat peju saya keluar sedangkan . Tak henti-hentinya tangan saya menggerayangi tubuh Priscilla. Saya mengubah posisi menjadi duduk lalu Priscilla duduk dipangkuan saya tetapi membelakangiku. Tak lama saya mendengar si Antonio melenguh dengan keras. Saya dan Antonio duduk di sofa kemudian Vita membuka BH Priscilla dan menarik celana dalamnya. Akhirnya pertahanan saya runtuh.mengeringkan tubuh dengan handuk dan dibimbing ke ruang tengah. fuck me. Vita menjilat dan menelan peju Antonio. Vita mendesah-desah sambil meremas payudaranya “Yes Antonio. Keringat disekujur tubuh Vita dan Antonio mengalir dengan deras. Priscilla kelihatannya semakin keras digenjot semakin liar. Payudara Priscilla yang besar tampak menggelantung langsung saya remas-remas. Saya melirik ke Vita dan mereka sedang sibuk dalam posisi 69. Priscilla juga menghampiri diriku dan kita berciuman. Melihat Vita terlihat tak berdaya disetubuhi Antonio. Ini benar-benar saat yang saya pernah mimpikan. Perapian sudah dinyalakan sehingga ruangan telah hangat. sekitar 2 atau 3 kali Priscilla memekik dengan keras dan tubuhnya sedikit mengejang tapi ia terus menggoyangkan pantatnya. kontol saya langsung dihisap dengan penuh nafsu. Priscilla memutar tubuhnya sehingga posisi berganti menjadi doggy style. Priscilla kemudian jongkok dihadapanku. Priscilla sangat agresif. sedangkan saya mencondongkan dada saya ke dada Priscilla sambil menggenjotnya. Saya sendiri terus menggenjot Priscilla. gairah saya bertambah dan saya langsung mengarahkan kontol saya ke vagina Priscilla. Wajah Priscilla yang sayu terlihat semakin menggairahkan. Langsung saya mendongakkan kepala merasakan kenikmatan ini. Vita menghampiri Antonio dan mereka langsung berciuman. menyetubuhi Priscilla. saya mulai klimaks. Payudara Priscilla dikepit dengan keras sambil digoyang naik turun sehingga kontol saya terasa seperti dikocokkocok. Kembali ia menggoyang tubuhnya naik turun dengan penuh enerjik. lalu gantian Priscilla membuka BH dan celana dalam Vita. Priscilla duduk di sofa dan saya mulai menjilat vaginanya. kontolnya ditarik keluar dari vagina Vita dan diarahkan ke mulut Vita. “Agree guys?” kata Vita. Baru sekali ini saya merasakan goyangan seperti itu. tapi saya tidak ingin kalah kuat dengannya. Kontol saya diremas dan ditarik. Priscilla mengangkat kakinya tinggi lalu menahannya dengan merangkul pangkal pahanya. kembali Antonio memasukkan kontolnya ke vagina Vita dalam posisi doggy style. Priscilla dengan lihai memutar-mutar pantatnya sambil mengikuti irama genjotanku. Saya dan Antonio tak henti-hentinya menelan ludah melihat tubuhtubuh telanjang itu. sekali-sekali matanya melirik kesaya dengan pandangan menggoda. do it again” pinta saya. Saya melihat Vita dalam posisi doggy style dan Antonio sedang menggenjot kontolnya dalam vagina Vita.

Priscilla terkulai lemas dipelukan saya. Saya sebenarnya tidak bisa melihat ini dengan jelas. Priscilla duduk dipangkuanku dan kita kembali berciuman. Restoran terbuat dari kayu dengan hiasan-hiasan ala koboi. Banyak yang memilih kembali main ski. Tak henti-hentinya payudara Vita diremas-remas Antonio dan Vita berseru-seru dengan nikmat untuk digenjot lebih keras. tapi beruntung Vita telah memasang handycam disudut ruangan sebelum pertarungan ini dimulai sehingga kita berempat bisa menontonnya. Setelah lelah. Priscilla mendapat bagian diikat tangan dan kakinya sehingga saya. Sambil menghisap puting Priscilla. Suasana hiking berjalan dengan seru. Vita mendesah-desah menikmati jilatan lidahku di vaginanya dan lidah Priscilla di anusnya. Suasana sangat romantis. Ia merebahkan dadanya kedadaku lalu berciuman. Saya melirik ke Vita dan mereka sedang berpelukan sambil melihat kita bersetubuh. Peserta bebas memilih mau main ski atau shopping di Aspen. Wah mau ngapain dia? Saya bertanya dalam hati. Jam 12 siang. Vita yang posisinya jongkok diatas muka saya. Lalu ganti posisi dimana saya telentang dan Vita jongkok diatas . Kembali Priscilla jongkok dihadapanku lalu memasukkan kontolku ke vaginanya. ada yang belanja di Aspen. Ada yang membuat snowman. Tak lama Antonio kembali ejakulasi. Di video itu. para peserta beristirahat. Priscilla mendongak saat kontol Antonio masuk kedalam anusnya. Priscilla lalu mendorong tubuh saya sampai telentang di sofa. kita kembali ke cottage. Saya. Vita menengok kebelakang dan Antonio mencium bibirnya sambil meremas payudaranya. Vita jongkok disamping saya lalu mencium bibir Priscilla dengan mesra sambil membelai rambutnya. Peju Antonio memenuhi anus Priscilla. Vita. terlihat posisi kita berempat yang saling bertumpang tindih.Priscilla menghujamkan vaginanya dengan keras ke kontolku sambil berteriak penuh nikmat. Vita sendiri tak kalah seru. Sedangkan Priscilla vaginanya diisi oleh kontol saya dan Antonio berdiri dibelakang Priscilla menyetubuhi anus Priscilla. Saya meremas dan menghisap putingnya sedangkan tangan kanan saya kembali mengelus vaginanya. langsung saya menjilat vaginanya yang basah. Vita dan Antonio dengan bebas menikmati tubuhnya. kami semua kembali ke hotel untuk makan siang. Setelah peju saya keluar semua. Antonio dan Priscilla kembali bermain ski sampai makan malam. Saya kemudian melihat Antonio berdiri dibelakang Priscilla. sebenarnya kami agak malas bangun tapi berhubung Antonio dan Priscilla adalah panitia maka mereka harus segera mengatur acara untuk hari ini. ada yang foto-foto. Akhirnya kita berempat tertidur didepan perapian sambil berselimutan tanpa mengenakan baju. Vita berdiri menghadap ke dinding dengan kedua tangannya bertumpu pada dinding sedangkan Antonio dari arah belakang menggenjot kontolnya dalam vagina Vita. saya memasuki kontolku kedalam anusnya sedangkan Antonio memasukkan kontolnya dalam vagina Vita dan Priscilla tak henti-hentinya berciuman dengan Vita. Acara pagi ini adalah sarapan dilanjutkan dengan hiking di pedesaan di Aspen. ditarik kontolnya dari vagina Vita lalu dikocok sehingga pejunya muncrat ke pantat Vita. Vita kebagian double penetration. Makan malam kali ini diadakan di sebuah restoran di Aspen. kami berempat bangun. Selesai makan malam. Di sebuah lapangan yang luas. Sabtu Pagi hari. tiba-tiba Vita berdiri mengangkang dimuka saya lalu mendekatkan vaginanya ke mulutku. ada yang timpuk-timpukan salju. peserta ada yang kembali ke hotel. Priscilla kemudian sambil bersetubuh diatas diriku menjilat anus Vita. Saya berjalan sambil memeluk Vita dan Antonio memeluk Priscilla. tiba-tiba dengan pelan Priscilla mendorong punggung Vita ke depan sehingga Vita menjadi nungging diatas diriku. Dengan penuh gairah. Saya dibagian bawah ditindih oleh Priscilla dan Vita nungging dimuka saya menerima jilatan divagina dan jilatan di anus dari Priscilla. Payudaranya saya remas dengan lembut. Priscilla menghentikan goyangannya dan membiarkan kontol Antonio masuk lebih dalam. saya dan Priscilla langsung terduduk dengan lemas. Antonio dan Vita sedang ML dalam posisi berdiri. Kemudian Priscilla pelan-pelan mengayunkan pantatnya dan secara bersamaan kontol saya keluar masuk vaginanya begitu pula kontol Antonio kedalam anus Priscilla. ia kembali mengocok-kocok kontolku dalam vaginanya. Malam itu kembali kita berempat bersetubuh dengan berbagai gaya. Akhirnya peju saya keluar didalam vagina Priscilla dan Antonio pun mengalami ejakulasi. Ternyata Antonio mulai memasukkan kontolnya kedalam anus Priscilla. Kita berempat memilih untuk jalan-jalan didaerah pedesaan.

Secara gantian mereka menghisap kontol Antonio. atau bersetubuh dengan dua bidadari. TAMAT . Entah mana yang jauh lebih asyik. Vita dan Priscilla saling meremas payudara dan berciuman kemudian Antonio berdiri ditengah dan menyodorkan kontolnya ke mereka berdua. Kami berpesta seks sampai jam 4 pagi lalu tertidur. semuanya nikmat dan tak terlupakan. Yang pasti. Jam 7 pagi kami terbangun dan langsung membereskan barangbarang karena bis akan segera berangkat mengantar kita semua ke Denver lalu kembali ke San Francisco. naik ke puncak gunung lalu meluncur dengan ski dengan kecepatan tinggi.pinggulku sambil mengocok kontol saya dalam vaginanya sedangkan Priscilla jongkok di atas mukaku sehingga saya bisa menjilat vaginanya.