Pembentukan urin terjadi dalam empat pruses, yaitu Penyaringan (Filtrasi ), Penyerapan (Absorbsi), Penyerapan Kembali (Reabsorbsi ), dan

Augmentasi.

1. Penyaringan ( Filtrasi ) Filtrasi darah terjadi di glomerulus, dimana jaringan kapiler dengan struktur spesifik dibuat untuk menahan komonen selular dan medium-molekular-protein besar kedalam vascular sistem, menekan cairan yang identik dengan plasma di elektrolitnya dan komposisi air. Cairan ini disebut filtrate glomerular. Tumpukan glomerulus tersusun dari jaringan kapiler. Pada mamalia, arteri renal terkirim dari arteriol afferent dan melanjut sebagai arteriol eferen yang meninggalkan glomrerulus. Tumpukan glomerulus dibungkus didalam lapisan sel epithelium yang disebut kapsula bowman. Area antara glomerulus dan kapsula bowman disebut bowman space dan merupakan bagian yang mengumpulkan filtrate glomerular, yang menyalurkan ke segmen pertama dari tubulus proksimal. Struktur kapiler glomerular terdiri atas 3 lapisan yaitu : endothelium capiler, membrane dasar, epiutelium visceral. Endothelium kapiler terdiri satu lapisan sel yang perpanjangan sitoplasmik yang ditembus oleh jendela atau fenestrate (Guyton.1996). Dinding kapiler glomerular membuat rintangan untuk pergerakan air dan solute menyebrangi kapiler glomerular. Tekanan hidrostatik darah didalam kapiler dan tekanan oncotik dari cairan di dalam bowman space merupakan kekuatn untuk proses filtrasi. Normalnya tekanan oncotik di bowman space tidak ada karena molekul protein yang medium-besar tidak tersaring. Rintangan untuk filtrasi (filtration barrier ) bersifat selektiv permeable. Normalnya komponen seluler dan protein plasmatetap didalam darah, sedangkan air dan larutan akan bebas tersaring (Guyton.1996).

Jalur transeluler. Bagaimanapun karakteristik juga mempengaruhi kemampuan dari komponen darah untuk menyebrangi filtrasi. Substansi diangkut dari tubulus proksimal ke sel melalui mekanisme ini (secondary active transport ) termasuk gluukosa. sehingga konsentrasi Na di sel berkurang dan konsentrasi K di sel bertambah. Pengambilan active substansi ini menambah konsentrasi intraseluler dan membuat substansi melewati membrane plasma basolateral dan kedarah melalui pasif atau difusi terfasilitasi.Pada umunya molekul dengan raidus 4nm atau lebih tidak tersaring. Penyerapan ( Absorbsi) Tubulus proksimal bertanggung jawab terhadap reabsorbsi bagian terbesar dari filtered solute. bikarbonat. Kecepatan dan kemampuan reabsorbsi dan sekresi dari tubulus renal tidak sama. kalium. Di tubulus proksimal terjadi transport Na melalui Na. Selanjutnya disebelah luar difusi K melalui canal K membuat sel polar. fosfat. pergerakan Na melewati sel apical difasilitasi spesifik transporters yang berada di membrane. klorida. Jadi interior sel bersifat negative . (Sherwood. Reabsorbsi dari bikarbonat oleh tubulus proksimal juga di pengaruhi gradient Na. 2001). Kation (positive) lebih mudah tersaring dari pada anion. Jalur paraseluler. 2. Bahan-bahan kecil yang dapat terlarut dalam plasma. kandungan yang tereabsorbsi melewati jalur paraseluler bergerak dari cairan tubulus menuju zonula ocludens yang merupakan struktur permeable yang mendempet sel tubulus proksimal satu daln lainnya. K pump. melewati basolateral membrane plasma (Sherwood. Di kondisi optimal. dan urea melewati saringan dan menjadi bagian dari endapan. ATPase pump menekan tiga ion Na kedalam cairan interstisial dan mengeluarkan 2 ion K ke sel. seperti glukosa. garam lain. Hasil penyaringan di glomerulus berupa filtrat glomerulus (urin primer) yang komposisinya serupa dengan darah tetapi tidak mengandung protein (Guyton. Pergerakan Na melewati transporter ini berpasangan dengan larutan lainnya dalam satu pimpinan sebagai Na (contransport ) atau berlawanan pimpinan (countertransport ). kandungan dibawa oleh sel dari cairn tubulus melewati epical membrane plasma dan dilepaskan ke cairan interstisial dibagian darah dari sel. 2001). sulfat. natrium. dan organic anion. Paling tidak 60% kandungan yang tersaring di reabsorbsi sebelum cairan meninggalkan tubulus proksimal. 2001) . Tubulus proksimal tersusun dan mempunyai hubungan dengan kapiler peritubular yang memfasilitasi pergherakan dari komponen cairan tubulus melalui 2 jalur : jalur transeluler dan jalur paraseluler. asam amino.1996). Pada umumnya pada tubulus proksimal bertanggung jawab untuk mereabsorbsi ultrafiltrate lebih luas dari tubulus yang lain. sebaliknya molekul 2 nm atau kurang akan tersaring tanpa batasan. Paraselluler transport terjadi dari difusi pasif. K. (Sherwood. Selain itu beban listirk (electric charged ) dari sretiap molekul juga mempengaruhi filtrasi. asam amino. Na.

Oleh karena itu. Gula dan asam mino meresap melalui peristiwa difusi. Meresapnya zat pada tubulus ini melalui dua cara. dan asam urat (Cuningham. Tiap hari tabung ginjal mereabsorbsi lebih dari 178 liter air. Zat sisa ini sudah tidak berguna lagi bagi tubuh.2001) Setelah terjadi reabsorbsi maka tubulus akan menghasilkan urin sekunder yang komposisinya sangat berbeda dengan urin primer. hasil pembongkaran/pemecahan protein. zat-zat yang masih diperlukan tidak akan ditemukan lagi. 2. dan sisa substansi lain. . merupakan zat yang beracun bagi sel. dan bahan lain pada filtrate dikeluarkan dalam urin. sedangkan air melalui peristiwa osn osis. Oleh karena itu. NHS. Pada urin sekunder.3. konsentrasi zat-zat sisa metabolisme yang bersifat racun bertambah. Komposisi urin yang dikeluarkan lewat ureter adalah 96% air. dan 150 g glukosa. Demikian juga H2O dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. Zat sisa metabolisme adalah hasil pembongkaran zat makanan yang bermolekul kompleks. dalam urin primer dapat mencapai 2% dalam urin sekunder. 99% filtrat glomerulus akan direabsorbsi secara aktif pada tubulus kontortus proksimal dan terjadi penambahan zat-zat sisa serta urea pada tubulus kontortus distal.5% garam.2001). 1. Namun demikian. H20. jika untuk sementara disimpan dalam tubuh zat tersebut akan dirombak menjadi zat yang kurang beracun.2001). yaitu dalam bentuk urea. Amonia (NH3). misalnya pigmen empedu yang berfungsi memberi warm dan bau pada urin. Walaupun CO2 berupa zat sisa namun sebagian masih dapat dipakai sebagai dapar (penjaga kestabilan PH) dalam darah.5% urea. Sisa sampah kelebihan garam. Zat warna empedu adalah sisa hasil perombakan sel darah merah yang dilaksanakan oleh hati dan disimpan pada kantong empedu.03′. misalnya sebagai pelarut (Sherwood.2001). Karbon dioksida dan air merupakan sisa oksidasi atau sisa pembakaran zat makanan yang berasal dari karbohidrat. Sisa metabolisme antara lain. Kedua senyawa tersebut tidak berbahaya bila kadarnya tidak berlebihan. 4. CO2. Sebagian besar dari zat-zat ini direabsorbsi beberapa kali. Sebaliknya. lemak dan protein. 2002). misalnya ureum dari 0. Asam urat merupakan sisa metabolisme yang mengandung nitrogen (sama dengan amonia) dan mempunyai daya racun lebih rendah dibandingkan amonia. 1200 g garam. Penyerapan Kembali ( Reabsorbsi ) Volume urin manusia hanya 1% dari filtrat glomerulus. Substansi yang masih berguna seperti glukosa dan asam amino dikembalikan ke darah. Zat inilah yang akan dioksidasi jadi urobilinogen yang berguna memberi warna pada tinja dan urin. zat warna empedu. Augmentasi Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal. zat ini harus dikeluarkan dari tubuh. (Sherwood. karena daya larutnya di dalam air rendah (Sherwood. Reabsorbsi air terjadi pada tubulus proksimal dan tubulus distal (Sherwood.

proses berlanjut ke tubulus distal untuk penambahan zat-zat sisa yang tidak dibutuhkan tubuh seperti sisa hasil metabolisme. Pada tubulus proksimal air. air. Kapsula bowman akan mengalirkan hasil penyaringan ke Tubulus proksimal untuk menyerap kembali bahan-bahan yang masih dibutuhkan tubuh. nutrisi. hasil penyaringan ini akan disebut urin primer. dan urea yang terdapat pada arteri akan masuk ke ginjal pada glomerulus dan terjadi penyaringan: sel darah akan tetap berada pada kepiler darah. garam. . air. dan nutrisi masuk ke dalam kapsula bowman. garam. Setelah itu akan disalurkan ke Duktus pengumpul kemudian ke ureter dan dibuang keluar dari tubuh. sedangkan urea. garam dan nutrisi akan diserap kembali ke dalam tubuh dan diangkut melalui vena. Setelah melewati tubulus proksimal.Secara sederhana: Sel darah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful