P. 1
41 Perkosaan (Dr.mr Dr.gbn)

41 Perkosaan (Dr.mr Dr.gbn)

|Views: 99|Likes:
Published by Martin Susanto

More info:

Published by: Martin Susanto on Apr 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/25/2013

pdf

text

original

Perkosaan

Oleh :

Dr. H. Mistar Ritonga, Sp.F Dr.H.Guntur Bumi Nasution, Sp.F
Fakultas Kedokteran USU

Perkosaan
Hal –hal yang termasuk kedalam kejahatan seksual, memiliki unsur :

• Tanda kekerasan (+ / -) • Tanda persetubuhan (+ / -) • Umur ( pantas dikawini atau tidak )

Beberapa definisi :
1. Percabulan : Perbuatan sengaja untuk meningkatkan nafsu seks di luar perkawinan. Perkosaan : Persetubuhan laki –laki terhadap wanita yang bukan istrinya, tanpa izin, dengan ancaman dan kekerasan. Persetubuhan : Penetrasi alat kelamin laki –laki ke dalam alat kelamin perempuan, lengkap / tidak lengkap, ejakulasi atau tidak ejakulasi. Perawan : Seorang wanita yang belum pernah disetubuhi.

2.

3.

4.

PERSETUBUHAN (PERKOSAAN) YG DILAKUKAN TANPA PERSETUJUAN
Termasuk didalamnya: 1. KUHP Pasal 285 : Perkosaan 2. KUHP Pasal 286 : Persetubuhan dengan seorang perempuan dalam keadaan pingsan atau tak berdaya. 3. KUHP Pasal 287 : Persetubuhan di luar perkawinan 4. KUHP Pasal 288 : Persetubuhan mengakibatkan luka

Tinjauan Hukum (Isi KUHP)
1. KUHP pasal 285 “Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang wanita bersetubuh dengan dia di luar perkawinan, diancam karena melakukan perkosaan dengan pidana penjara paling lama 12 tahun”. 2. KUHP pasal 286 “Barang siapa bersetubuh dengan seorang wanita diluar perkawinan, padahal diketahui bahwa wanita itu dalam keadaan pingsan atau tidak berdaya, diancam dengan pidana penjara paling lama 9 tahun”.

3. KUHP pasal 287 “Barang siapa bersetubuh dengan seorang wanita di luar perkawinan, padahal diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya bahwa umurnya belum lima belas tahun, atau kalau umurnya tidak jelas, bahwa belum waktunya untuk dikawin, diancam dengan pidana penjara paling lama 9 tahun”.

4. KUHP Pasal 288
(1).Barang siapa dlm perkawinan bersetubuh dgn seorang wanita yg diketahuinya atau sepatutnya hrs diduganya bahwa yg bersangkutan blm waktunya utk dikawin, apabila perbuatan itu mengakibatkan luka2x, diancam pidana penjara plg lama 4 thn. (2).Jika perbuatan itu mengakibatkan luka berat,pidana penjara plg lama 8 thn. (3).Jika mengakibatkan mati, dijatuhkan pidana penjara plg lama 12 thn.

SYARAT UNSUR PERKOSAAN:
• Korban bukan istri pelaku • Si Perempuan dipaksa utk melakukan

persetubuhan dgn si pelaku • Krn adanya penolakan dari si perempuan dan ia melakukan perlawanan, maka utk mencapai tujuannya pelaku menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan

PELAKU PERKOSAAN
Harus laki-laki terhadap perempuan, tdk
ada perkosaan yang dilakukan oleh perempuan thdp laki-laki. Suami yg memaksa istri bersetubuh dgn kekerasan atau ancaman kekerasan tdk termasuk kejahatan kesusilaan, tetapi dikatakan sbg penganiayaan (Kekerasan Dalam Rumah Tangga / KDRT).

KEADAAN PINGSAN, KARENA:
Cedera pd kepala Penyakit Ayan/Epilepsi kambuh KGD naik atau turun→koma diabetik Syok stlh disuntik insulin Minum obat tidur berlebihan Suntikan dgn obat narkotika Benar-benar mabuk

KEADAAN TIDAK BERDAYA,YAITU:
Keadaan dalam arti fisik tidak berdaya spt pd KUHP Psl 89 : “Membuat orang pingsan atau

tidak berdaya disamakan dengan menggunakan kekerasan” , dapat disebabkan :

 Lumpuh seluruh badan  Tdk punya lengan atau tungkai sama
 

sekali Korban kebetulan terikat pada kedua lengan atau kedua tungkainya Kecelakaan, tertindih balok.

PEMERIKSAAN MEDIK
I. TINGKAT PENYIDIK
☺Segera kirim korban pd dokter ☺Alat kelamin tdk dicuci ☺Amankan pakaian bila kemungkinan msh ditemukan adanya cairan mani/sperma.

II.TINGKAT DOKTER ☻Korban diperiksa bersama dgn penerimaan VER ☻Catat wkt, nama penyidik, nama bidan/perawat yg menemani/m’bantu DR ☻Catat waktu & tempat pemeriksaan ☻Korban menandatangani formulir bersedia diperiksa ☻Anamnesis dilakukan, meliputi: nama, umur, tgl.lahir,pekerjaan,status perkawinan, anamnesis kejadian,dst.

PEMERIKSAAN MEDIK KORBAN:
 Status umum,meliputi: keadaan rambut,
tampang muka, pakaian(diganti/blm), kesadaran, emosi,dugaan umur(blm 12 thn, blm 15 thn, blm 21 thn), kepala,payudara, dll.  Status lokalisata, meliputi: paha, alat kelamin (bibir kemaluan,selaput dara).

KEADAAN SELAPUT DARA (SD)
Dikenal 4 macam keadaan selaput dara (SD): 1) SD yg blm pernah disetubuhi. SD utuh, hanya dpt dilalui jari kelingking. Bila lubang SD utuh & dgn mudah dpt dilalui oleh 2 jari,hrs hati-hati mengambil kesimpulan. 2) SD yg baru disetubuhi, robekan baru/baru sembuh. Lubang SD dpt dilalui 2 jari 3) SD yg sering disetubuhi. Bekas lama/baru. 4) SD yg telah melahirkan. SD tdk jelas tampak dan dapat dilalui 2 jari dgn longgar.

BENTUK –BENTUK SELAPUT DARA

VAGINA DAN SERVIKS
• Vagina diperiksa adakah benda
asing(kondom), lecet, memar,hiperemik. • Selaput dara diperiksa robekan baru/lama,sembuh/hampir sembuh, letak robekan (sesuaikan dgn letak jam-an) • Buat sediaan dari lendir di vagina dan forniks vagina dan canalis cervicalis.

PEMERIKSAAN LABORATORIUM
A. Sediaan Basah, mrpkn pemeriksaan lendir
B. C. D. E. F.
vagina mencari adanya sel sperma Sediaan kering, mrpkn periksaan sediaann kering lendir u/ melihat adanya sel sperma dgn pewarnaan Gram, Giemsa, Methylene blue. Bakteriologi, melihat adanya penyakit kelamin. Golongan darah, diperiksa dari lendir vagina. Adanya gol.darah lain me’dakan persetubuhan. Urine, bila tes kehamilan hsl (+) maka bkn mrpkn hsl persetubuhan yg baru. Rambut, adakah dijumpai rambut kemaluan yg lain.

INTERPRETASI
• Hasil pemeriksaan cairan vagina (vaginal
swab) dimana cairan mani tdk mengandung sperma belum berarti tdk ada persetubuhan, o.k si pelaku bisa saja seorang yang AZOOSPERMIA. • Tidak ditemukannya cairan mani/sel sperma di vagina korban bisa saja pelaku menggunakan kondom, coitus interuptus.

PEMERIKSAAN TERTUDUH
• Pemeriksaan umum, misal cakaran korban • Status lokalisata, meliputi kelamin

tersangka. • Pembuktian persetubuhan dgn mengambil sediaan apusan glans penis, adakah dijumpai sel epitel vagina. • Penentuan Barr bodies/kromatin sex perempuan dgn pewarnaan Papanicolaou. • Warna empedu dimana kapas yg dibasahi sublimat 5% diusap pd zakar warna

KESIMPULAN VER
Kesimpulan hrs memuat:  jenis & penyebab luka  adanya penyakit kelamin  adanya persetubuhan per vagina/anum  hasil pemeriksaan laboratorium:
– Golongan darah – Pem. Rambut: ada rambut asing – Adanya sel vagina,adanya feses

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->