You are on page 1of 8

BAB I PENDAHULUAN A.

LATAR BELAKANG Paku keling (rivet) digunakan untuk sambungan tetap antara 2 plat atau lebih misalnya pada tangki dan boiler.Paku keling dalam ukuran yang kecil dapat digunakan untuk menyambung dua komponen yang tidak membutuhkan kekuatan yang besar, misalnya peralatan rumah tangga, furnitur, alat-alat elektronika, dan lain-lain. Sambungan dengan paku keling sangat kuat dan tidak dapat dilepas kembali dan jika dilepas maka akan terjadi kerusakan pada sambungan tersebut.karena sifatnya yang permanen, maka sambungan paku keling harus dibuat sekuat mungkin untuk menghindari kerusakan atau patah. B. Kerangka Penulisan 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. PENGERTIAN PAKU KELING BAHAN PAKU KELING METODE PENGELINGAN PENGGUNAAN PAKU KELING PENGGUNAAN PAKU KELING KEUNTUNGAN DAN KELEMAHAN JENIS PEMBEBANAN DALAM PAKU KELING BENTUK-BENTUK KEPALA PAKU CARA PEMASANGAN JENIS KERUSAKAN TIPE SAMBUNGAN PAKU KELING

Penggunaan khusus : weight. corrosion. tangki. Penggunaan umum bidang mesin : ductile (low carbor). kapal dan pesawat terbang. Pengembangan penggunaan rivet dewasa ini umumnya digunakan untuk pelat-pelat yang sukar dilas dan dipatri dengan ukuran yang relatif kecil. Sambungan dengan paku keling ini umumnya bersifat permanent dan sulit untuk melepaskannya karena pada bagian ujung pangkalnya lebih besar daripada batang paku kelingnya. brass. PENGERTIAN PAKU KELING Paku keling/rivet adalah salah satu metode penyambungan yang sederhana. bangunan. Setiap bentuk kepala rivet ini mempunyai kegunaan tersendiri. BAHAN PAKU KELING Yang biasa digunakan antara lain adalah baja. Penggunaan metode penyambungan dengan paku keling ini juga sangat baik digunakan untuk penyambungan pelat-pelat alumnium. dll . steel. monel. wrought iron. Bagian utama paku keling adalah :     Kepala Badan Ekor Kepala lepas B. dan tembaga tergantung jenis sambungan/ beban yang diterima oleh sambungan. aluminium. ketel.BAB II ISI A. or material constraints apply : copper (+alloys) aluminium (+alloys). masing masing jenis mempunyai kekhususan dalam penggunaannya. Sambungan keling umumnya diterapkan pada jembatan.

tenaga mesin dan bisa dengan peledak (dinamit) khususnya untuk jenis-jenis yang besar. KEUNTUNGAN DAN KELEMAHAN a. misalnya peralatan rumah tangga. pada konstruksi baja (bangunan. dll F. Kelemahan Hanya satu kelemahan bahwa ada pekerjaan mula berupa pengeboran lubang paku kelingnya di samping kemungkinan terjadi karat di sekeliling lubang tadi selama paku keling dipasang.  Sambungan rapat. JENIS PEMBEBANAN DALAM PAKU KELING Bila dilihat dari bentuk pembebanannya. PENGGUNAAN PAKU KELING Pemakaian paku keling ini digunakan untuk :  Sambungan kuat dan rapat. Adapun pemasangan paku keling bisa dilakukan dengan tenaga manusia.  Sambungan pengikat. Keuntungan Sambungan paku keling ini dibandingkan dengan sambungan las mempunyai keuntungan yaitu :     Bahwa tidak ada perubahan struktur dari logam disambung. Sambungan keling lebih sederhana dan murah untuk dibuat. cerobong. Oleh karena itu banyak dipakai pada pembebanan-pembebanan dinamis. b. . untuk penutup chasis ( misalnya . METODE PENGELINGAN Metode pengelingan (penyambungan paku keling) yang dilakukan padaumumnya tergantung dari jenis pemakaian. * * Paku keling dalam ukuran yang kecil dapat digunakan untuk menyambung dua komponen yang tidak membutuhkan kekuatan yang besar. pada konstruksi boiler ( boiler. jembatan dan crane ). kapal). furnitur.C. Pemeriksaannya lebih mudah Sambungan keling dapat dibuka dengan memotong kepala dari paku keling tersebut b. tangki dan pipa-pipa tekanan tinggi ). Yakni : a. alat-alat elektronika. sambungan paku keling ini dibedakan yaitu : Pembebanan tangensial dan Pembebanan eksentrik.Pemakaian berat dan kedap air. D. pipa-pipa tekanan). Pemakaian sedang. E. Pemakaian ringan. pada tabung dan tangki ( tabung pendek. c. pesawat terbang.  Sambungan kuat.

tangki dan lain-lain. seperti pemakaian rumah tangga.PEMBEBANAN TANGENSIAL Pada jenis pembebanan tangensial ini. bangunan tingkattinggi dan lain-lain. keretaapi. sehingga pembebanannya terdistribusi secara merata kesetiap paku keling yang digunakan. •Kepala panci digunakan untuk pemasangan dengan palu tangan. . seperti : ketel. seperti : kapal (laut / terbang). gaya yang bekerja terletak pada garis kerja resultannya. PEMBEBANAN EKSENTRIK G.BENTUK-BENTUK KEPALA PAKU Paku keling yang dapat digunakan berdasarkan pada jenis pemakaiannya : Pemakaiannya : •Kepala bulat dan jamur digunakan untuk mengeling konstruksi mesin mulai daripemakaianringan sampai berat. jembatan. •Kepala bulat terbenam digunakan untuk bangunan -bangunan kedap dan tahantekanan tinggi fluida. •Kepala rata terbenam digunakan untuk bangunan kedap air dengan permukaan rata.

dengan d ialah diameter paku keling. sesuai diameter paku keling yang akan digunakan. tekan bagian kepala lepas masuk ke bagian ekor paku keling dengan suaian paksa. Berdasarkan Penyambungan Plat  Lap joint (Sambungan Berimpit) : sambungan yang menempatkan pelat yang akan disambung saling berimpitan dan kedua pelat tersebut disambung dengan paku keling . TIPE SAMBUNGAN PAKU KELING 1. hidrolik atau tekanan uap tergantung jenis dan besar paku keling yang akan dipasang.5 d. Biasanya diameter lubang dibuat 1. Plat yang akan disambung dibuat lubang. I.H. J. 3. . Shearing of the rivets : kerusakan sambungan paku keling karena beban geser. 2. Bagian kepala lepas dimasukkan ke dalam lubang plat yang akan disambung. Paku keling dimasukkan ke dalam lubang plat yang akan disambung.5 mm lebih besar dari diameter paku keling. Mesin/alat pemasang paku keling dapat digerakkan dengan udara. Setelah rapat/kuat. Dengan menggunakan alat atau mesin penekan (palu). 5. JENIS KERUSAKAN    Tearing of the plate at ende : robek pada bagian pinggir dari plat yang dapat terjadi jika margin (m) kurang dari 1. 4. Pemasangan tipe lap joint biasanya digunakan pada plat yang overlaps satu dengan yang lainnya. Tearing of the plate a cross a row of rivets : robek pada garis sumbu lubang paku keling dan bersilangan dengan garis gaya. bagian ekor sisa kemudian dipotong dan dirapikan/ratakan. CARA PEMASANGAN ket : 1. 6.

 Butt joint (Sambungan Bilah) Sambungan yang menempatkan kedua ujung pelat yang akan disambung saling berdekatan. sambungan baris ganda adalah sambungan yang menggunakan dua baris paku keling pada sistem sambungan. sambungan baris ganda adalah sambungan yang menggunakan dua baris paku pada masingmasing sisi sambunga  Sambungan baris ganda (double riveted lap joint) Pada sambungan berimpit. lalu kedua pelat tersebut ditutup dengan bilah (strap). Berdasarkan Susunan Paku   Sambungan Rantai Sambungan Zig . Sedangkan pada sambungan bilah. sambungan baris tunggal adalah sambungan yang menggunakan satu baris paku pada masing-masing sisi sambungan. dimana plat penahan ikut dikeling dengan plat utama.Zag . Sedangkan pada sambungan bilah. sambungan baris tunggal adalah sambungan yang menggunakan satu baris paku keeling pada sistem sambungan. sebagai penahan (cover). Berdasarkan Jumlah Baris  Sambungan baris tunggal (single riveted joint) Pada sambungan berimpit. Sedangkan pada sambungan bilah. kemudian masing-masing pelat disambungkan dengan bilah menggunakan paku keling Digunakan untuk menyambung dua plat utama. Tipe ini meliputi single strap butt joint dan double strap butt joint 2. sambungan baris ganda adalah sambungan yang menggunakan dua baris paku pada masingmasing sisi sambungan 3. sambungan baris ganda adalah sambungan yang menggunakan dua baris paku keling pada sistem sambungan. dengan menjepit menggunakan 2 plat lain.  Sambungan baris ganda (double riveted lap joint) Pada sambungan berimpit.

com/ http://teknik-pelat.id/mohamadfaisholkamil/2012/11/16/paku-keling-baut-dan-mur/ .DAFTAR PUSTAKA http://pakukeling.ub.blogspot.com/2013/02/komponen-mesin-pakukelingrivet.ac.html#.UUbvFTeUI1I http://blog.wordpress.

Tugas Elemen Mesin PAKU KELING DIBUAT OLEH: RICHARDSON PANGGULA D221 11 258 PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI JURUSAN MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN 2013 .