You are on page 1of 5

THE RULES OF MENTORING POLTEKES 2012

Sepatah Kata
Mentoring seperti tahun tahun sebelumnya, mentoring hadir lagi di awal ajaran baru ini di Poltekes.
Pasti antum sudah tidak asing lagi dengan mentoring,,namun sebagai pendahuluan, akan digambarkan
sedikit mengenai mentoring ini..
Mentoring merupakan salah satu cara bagi kita untuk ber-amar maruf, nahi munkar. Bukankah memang
tugas kita untuk ber-amar maruf, nahi munkar, saling mengingatkan dalam kebaikan ? firman Allah :
}74^4 74g)` OE`q 4pONN;4C O) )OOC^-
4pNON`4C4 NOuO^) 4pOE_uL4C4 ^}4N
@O4^- _ Elj^q4 N- ]O)U^^-
^j
104. Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh
kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar[217]; merekalah orang-orang yang beruntung.
[217] Ma'ruf: segala perbuatan yang mendekatkan kita kepada Allah; sedangkan munkar ialah segala
perbuatan yang menjauhkan kita dari pada-Nya.
Jika ditilik lebih lanjut, mentoring ini akan mengarah kepada tujuan akhir yaitu terbentuknya pribadi-
pribadi muslim yang punya pemahaman yang benar dan komprehensif dalam memandang agama ini,
bahwa Islam adalah way of life, Islam tidak hanya agama akhirat yang dipahami secara parsial sebagai
agama yang hanya berisi ibadah-ibadah atau ritual-ritual mahdhoh yang berhubungan dengan
penghambaan secara pribadi dengan Tuhannya dan berlepas tangan terhadap permasalahan
kemanusiaan..Tetapi Islam juga dipandang sebagai satu-satunya solusi untuk segala permasalahan yang
ada di dunia ini.
Seperti yang kita ketahui, semua yang kita lakukan akan mengarah kepada penghambaan kepada sang
kholik, baik ibadah-ibadah kita maupun amal-amal kemanusiaan kita. Tetapi selama ini, secara sadar
atau tidak, ternyata Islam tidak didasari dengan pemahaman yang utuh, sehingga seolah ada porsi
tertentu yang hanya ditujukan untuk Tuhan dan porsi yang lain sama sekali tidak ada hubungnya dengan
Tuhan. Sehingga seorang manusia melaksanakan kewajibannya dengan sangat baik kepada Tuhan dalam
konteks ibadah ritual, dan di lain waktu melakukan pelanggaran-pelanggaran kemanusiaan dalam ia
bermuamalah, beramal keseharian, maupun sisi kehidupannya yang lain.
Selanjutnya dari pemahaman yang benar dan menyeluruh ini, setiap individu diharapkan menjadi bagian
dari solusi untuk meningkatkan martabat umat dari keterpurukan yang luar biasa kepada predikat khoiru
ummah dalam bingkai-bingkai amal jamai dimanapun dan dalam bentuk apapun sesuai apa yang kita
yakini kebenarannya.

kenapa harus mentoring ?
Karena mentoring sebenarnya adalah proses untuk akselerasi kedewasaan. Kedewasaan ini, sangatlah
luas, bisa jadi, kedewasaan dalam memahami Islam,kedewasaan dalam berilmu sesuai pilihan
kompetensinya, kedewasaan dalam mensikapi masalah, kedewasaan dalam memilih keputusan, bahkan
kedewasaan dalam bergaul- mengenal karakter manusia.
Selain itu, mentoring merupakan sebuah model pembinaan generasi muda muslim yang telah
tersebar secara luas di sekolah-sekolah dan di kampus-kampus. Hal ini disebabkan mentoring
merupakan bentuk pembinaan yang memiliki keunggulan-keunggulan di antaranya :
1. Didapatnya pemantauan yang lebih intensif dan melekat dari seorang mentor terhadap
perkembangan kualitas peserta mentoring.
2. Lebih mendalamnya pengenalan terhadap peserta mentoring, sehingga mentor dapat
menerapkan pendekatan secara khusus kepada tiap peserta.
3. Terbangunnya ukhuwah yang lebih kokoh antar peserta mentoring.
4. Lebih dimungkinkannya pembinaan dapat berlangsung secara kontinu.

Kedewasaan, Kenapa ? Kenapa Bisa ? Dan Apakah Harus Dengan Mentoring ?
Ya. Mentoring adalah sebuah grup diskusi terfokus, yang didalamnya terdapat interaksi- relasi antar
insan, ada aspek manusiawi, serta hubungan interpersonal. Bisa jadi seseorang menjadi dewasa, tanpa
mentoring, karena aspek pembentuk kedewasaan memang banyak, bisa jadi dia anak sulung, sebatang
kara, dididik orang tua, atau memang sudah dilepas sedari kecil. Mentoring adalah proses percepatan
kedewasaan, karena dengan mentoring, maka kita akan memperbesar kapasitas berkomunitas kita,
memahami bahwa ternyata, karakter manusia itu beragam, menangani konflik komunikasi, hingga
mampu bekerjasama walaupun terdapat perbedaan prinsip di satu sisi.

Tujuan :
1. Meningkatkan pemahaman Maba tarhadap dienul islam
2. Menggali potensi dan kondisi keislam-an Maba
3. Mengarahkan kecenderungan Maba pada kehidupan kampus yang islami
4. Mewujudkan pola pikir Maba yang islami
5. Menumbuhkan ukhuwah antara Maba dengan Maba dan antara Maba dengan mentor
6. Menjadi tahap inisiasi awal terbentuknya kader dakwah di kampus Poltekes

Kriteria Output
Setelah mengikuti proses pembinaan dalam mentoring, peserta diharapkan :
1. Memiliki pribadi yang hanif dan bersedia mendengarkan dakwah.
2. Memiliki kecenderungan untuk mengubah diri dan mengubah orang lain.
3. Memiliki potensi tertentu yang dapat bermanfaat bagi dakwah.
4. Melaksanakan ibadah-ibadah wajib.
5. Simpati kepada persoalan Islam dan keislaman.

MENTORING MAHASISWA BARU POLTEKES 2012
What ?
Salah satu proker LDK Kahfigen yang dilegalkan (lebih tepatnya diizinkan untuk dijalankan)
oleh rektorat; sebagai wadah pembinaan dan peningkatan pemahaman keislaman mahasiswa
muslim Poltekes

Who ?
Sasaran (mentee) : mahasiswa baru Poltekes (dibentuk per kelompok 10-15 orang) jurusan :
kebidanan (regular dan non reguler), gizi (D3 dan D4), dan keperawatan
Mentor : mahasiswa/alumni berbagai angkatan dari kampus Poltekes, Universitas Negeri
Malang, UIN, dan Universitas Brawijaya

When ?
Pelaksanaan : Oktober Desember 2012. Kita mempunyai target 10 kali pertemuan/tatap
muka. Tafadhol ditentukan hari dan waktu pelaksanaannya (sesuai kesepakatan kelompok).

Where ?
Tempat pelaksanaan mentoring adalah di area kampus Poltekes untuk memudahkan
mentee, tafadhol mencari tempat yang nyaman, asal tidak mengganggu kenyamanan orang
lain ^^

How ?
Rincian proses :
1. Pembukaan
2. Membaca Alquran dan materi BAQ (BAQ dpt dilaksanakan jika memungkinkan dari segi waktu
dan pesertanya)
3. Kalau sempat (kondisional) diberikan juga taujih/kultum tentang materi-materi ringan, misalnya
sirah, tazkiyatun nafs : taqwa, sabar; dll
4. Materi utama dan dialog tentang materi
5. Evaluasi forum, sharing mentee-mentor
6. Penutup

Poin-poin tambahan yg perlu diperhatikan :
InsyaAllah antum akan dihubungi oleh ketua kelompok Mentoring untuk mendiskusikan
kesepakatan mentoring (waktu dan tempat mentoring dsb)
Materi disampaikan sesuai acuan silabus yg telah disediakan (terlampir), kami sediakan pula
referensi materi, tafadhol dikembangkan
Sebagai bentuk monitoring dan evaluasi, untuk para mentor, jangan lupa membawa Form
Evaluasi Amal Yaumi peserta Mentoring untuk diisi tiap kali pertemuan Mentoring terlampir
Mohon untuk mengirimkan Form Evaluasi Amal Yaumi setiap kali atau setiap selesai 2x TM
mentoring ke email BK Poltekes : akhwat ke alfiyanti.dwi@gmail.com , ikhwan ke
awrahmadian88@yahoo.com
Yang Perlu Disiapkan Mentor :
Seorang mentor yang amanah hendaknya mempersiapkan diri sebelum menyampaikan suatu
materi, walaupun ia telah menyampaikan materi tersebut berulang kali. Beberapa hal yang
hendaknya disiapkan oleh mentor sebelum memberikan materi adalah :
1. Mengkondisikan ruhiyah agar siap menunaikan amanah dari Allah berupa obyek dawah
(peserta mentoring).
2. Membaca dan memahami tujuan penyampaian materi, pokok bahasan, metode dan media.
3. Membaca buku referensi yang tersedia, minimal sekali membaca ayat-ayat Al-Qur'an yang
terkait, untuk materi Dasar Keislaman.
4. Mempelajari metode penyampaian materi dan menyiapkan media yang dibutuhkan.
5. Mempelajari kondisi peserta mentoring dan melakukan penyesuaian-penyesuaian jika
dianggap perlu.
6. Menguasai proses penyampaian materi sehingga penyampaian materi dapat berjalan dengan
lancar.

Semoga Allah senantiasa memudahkan dan memberkahi langkah-langkah dakwah kita. Semoga
pembinaan (mentoring) yang kita laksanakan ini bisa menjadi salah satu pemberat timbangan
amal kebaikan kita kelak di yaumil hisab..aamiin
Salam,

BK Poltekes
_Merajut Kampus Kesehatan Madani_