REFERAT TUMOR OTAK

Pembimbing : Dr. Tumpal Siagian, Sp.S

Disusun Oleh : Naomi Sinaga 0861050076

KEPANITERAAN KLINIK ILMU SARAF PERIODE 08 OKTOBER – 04 NOVEMBER 2012 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA JAKARTA 2012

TUMOR OTAK
PENDAHULUAN Pada setiap tahun lebih dari 17.000 orang di Amerika Serikat diketahui mempunyai tumor otak. The National Cancer Institue (NCl), menulis buku tentang tumor otak untuk membantu pasien dan

keluarganya dan teman-temannya untuk mengetahui tentang tumor otak. Tumor otak adalah sekumpulan massa sel-sel otak yang tumbuh abnormal, di luar kendali. Massa ini dapat bersifat jinak (disebut tumor otak) dan ganas (disebut kanker). Sebagian besar kanker otak dapat menyebar melalui jaringan otak, tetapi jarang menyebar ke area lain dari tubuh.

EPIDEMIOLOGI Tumor otak primer hanya 2 – 3% dari seluruh jumlah kanker pada orang dewasa. Kira-kira 18.000 kasus baru pasien tumor otak dan dengan kematian 14.000. Pada anak-anak tumor otak primer kira-kira 25% dari seluruh tumor. Tumor otak dapat terjadi pada setiap umur, dari penelitian, tumor otak sering terdapat pada anak-anak 3 – 12 tahun dan pada dewasa sekitar 40 – 70 tahun.

REFERAT TUMOR OTAK

Naomi Sinaga 0861050076

2

suhu. respirasi. keseimbangan. dan setiap proses yang mengatur tubuh kita. temperatur. pemecahan masalah. emosi. REFERAT TUMOR OTAK Naomi Sinaga 0861050076 3 . Terdiri atas bagian kiri dan kanan yang disebut hemispherium Cerebri. koordinasi gerakan. emosi. rasa lapar. Berfungsi untuk kontrol terhadap pembicaraan. Cerebrum    Merupakan bagian yang paling besar. keterampilan motorik. Berfungsi untuk mengkoordinasi gerakan otot sukarela dan untuk mempertahankan postur tubuh. penilaian. dan equilibrium. penglihatan. Otak dapat dibagi ke dalam otak besar (cerebrum). visi. inisiasi gerakan. dan otak kecil (cerebellum): 1. Otak adalah organ penting yang mengendalikan pikiran. batang otak (brainstem). penalaran. emosi. pendengaran. sentuhan. memori. sentuhan. 2.ANATOMI Sistem saraf pusat terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. dan pembelajaran. Cerebellum   Terletak dibawah Cerebrum dan dibelakang otak.

Batang otak   Batang otak (garis tengah atau bagian tengah otak) termasuk otak tengah. kesadaran. beberapa bagian lain dari otak adalah sebagai berikut: Pons: sebuah bagian yang terletak sangat dalam di otak. penyampaian pesan sensorik (panas. gerakan otot tak sadar. respirasi. bersin. Otak juga dilindungi oleh cairan serebrospinal. dll). Saraf tulang belakang: merupakan sekumpulan besar serabut saraf yang terletak di bagian belakang yang memanjang dari dasar otak ke punggung bawah. Lobus parietal: bagian tengah otak. ucapan. Lobus temporal: sisi otak. batuk. fungsi jantung. pons berisi banyak daerah kontrol untuk gerakan mata dan wajah. Otak dilindungi oleh tulang tengkorak dan ditutupi oleh 3 membran yang disebut meningen. REFERAT TUMOR OTAK Naomi Sinaga 0861050076 4 . medula adalah bagian yang paling penting dari seluruh otak dan merupakan pusat control jantung dan paru-paru yang sangat penting. rasa lapar. Fungsi daerah ini meliputi: pergerakan mata dan mulut. Lobus parietalis juga terlibat dalam interpretasi rasa sakit dan sentuhan pada tubuh. lobus temporal ini terlibat dalam memori. pons. syaraf tulang belakang ini membawa pesan ke dan dari otak dan seluruh tubuh. Secara lebih spesifik. dan menelan tekanan darah dan pernapasan. dan indra penciuman. Medulla: Bagian terendah dari batang otak. nyeri. suhu tubuh. dan medulla. keras. lobus frontal terlibat dalam karakteristik kepribadian dan gerakan.3. lobus parietalis membantu seseorang untuk mengidentifikasi objek dan memahami hubungan spasial (dimana tubuh seseorang dibandingkan dengan benda-benda di sekitar orang tersebut). muntah. Lobus oksipital: lobus oksipital adalah bagian belakang otak yang terlibat dengan penglihatan. terletak di brainstem. Lobus frontal: bagian terbesar dari otak yang terletak di bagian depan kepala.

astrositoma dan neurofibroma dapat dijumpai pada anggota-anggota sekeluarga. 2. Sklerosis tuberose atau penyakit Sturge-Weber yang dapat dianggap sebagai manifestasi pertumbuhan baru. ETIOLOGI Penyebab tumor hingga saat ini masih belum diketahui secara pasti. Tetapi ada kalanya sebagian dari bangunan embrional tertinggal dalam tubuh. Adapun faktor-faktor yang perlu ditinjau.yang diproduksi oleh pleksus khoroideus. Radiasi Jaringan dalam sistem saraf pusat peka terhadap radiasi dan dapat mengalami perubahan degenerasi. yaitu : 1. memperlihatkan faktor familial yang jelas. walaupun telah banyak penyelidikan yang dilakukan. 3. teratoma intrakranial dan kordoma. Otak terdiri dari beberapa tipe sel. Ketika sel kehilangan kemampuan untuk mengontrol pertumbuhannya dan sel-sel diluar suatu massa jaringan disebut Tumor. Selain jenis-jenis neoplasma tersebut tidak ada bukti-buakti yang kuat untuk memikirkan adanya faktor-faktor hereditas yang kuat pada neoplasma. Pernah dilaporkan bahwa meningioma terjadi setelah timbulnya suatu radiasi. Cairan serebrospinal membawa nutrient dari darah ke otak dan membawa kembali zat-zat yang tidak diperlukan lagi dari otak ke darah. menjadi ganas dan merusak bangunan di sekitarnya. REFERAT TUMOR OTAK Naomi Sinaga 0861050076 5 . Herediter Riwayat tumor otak dalam satu anggota keluarga jarang ditemukan kecuali pada meningioma. setiap tipe mempunyai fungsinya masing-masing. Sisa-sisa Sel Embrional (Embryonic Cell Rest) Bangunan-bangunan embrional berkembang menjadi bangunanbangunan yang mempunyai morfologi dan fungsi yang terintegrasi dalam tubuh. namun belum ada bukti radiasi dapat memicu terjadinya suatu glioma. yang masuk ke dalam 4 ventrikel dan rongga antara meningen. Perkembangan abnormal itu dapat terjadi pada kraniofaringioma.

Substansi-substansi Karsinogenik Penyelidikan tentang substansi karsinogen sudah lama dan luas dilakukan. nitroso-ethyl-urea. Klasifikasi tumor. Tumor Jinak (Benigna)     Tidak terdapat sel kanker Biasanya dapat diangkat dan tidak berulang Batas tegas Bersifat tidak menginvasi ke jaringan sekitar tapi dapat menekan daerah yang sensitive dari otak dan mengakibatkan gejala  Bila terletak di daerah vital dari otak dan menganggu fungsi vital maka dapat dipikirkan suatu mlaignasi 2. 5. Kini telah diakui bahwa ada substansi yang karsinogenik seperti methylcholanthrone. tumor maligna mempunyai akar yang tumbuh ke dalam jaringan otak yang sehat Tumor otak maligna bisa encapsulated REFERAT TUMOR OTAK Naomi Sinaga 0861050076 6 . Virus Banyak penelitian tentang inokulasi virus pada binatang kecil dan besar yang dilakukan dengan maksud untuk mengetahui peran infeksi virus dalam proses terjadinya neoplasma. terbagi dua yaitu : 1.4. tetapi hingga saat ini belum ditemukan hubungan antara infeksi virus dengan perkembangan tumor pada sistem saraf pusat. Tumor Ganas (Maligna)      Mengandung sel kanker Menganggu fungsi vital dan mengancam nyawa Tumbuh cepat dan menginvasi ke jaringan sekitar otak Seperti tanaman. Ini berdasarkan percobaan yang dilakukan pada hewan.

Infratentorial atau subtentorial. yaitu : 1. astrosit Astrosit. Astroblas. yaitu : 1. Tumor Glia Astrosit tumor Non-infiltrat (Juvenile Pilositik. yaitu : Tipe Infiltratif astrositoma Pilositik Astrositoma Oligodendroglioma Mixed Oligodenodroglioma Glioblastoma Multiforme Ependimomaa Meduloblastoma Meningioma Other Astrosit Astrosit Oligodendrosit Oligidendrosit. yaitu Tumor yang terletak di atas tentorium serebelli 2. multiforme) Ependymal tumor Myxopapillary and well differentiated ependimoma Anaplastik ependimoma Ependimoblastoma Oligodendroglial tumor Well differentiated oligodendroglioma Anaplastik oligodendroglioma Mixed tumor REFERAT TUMOR OTAK Naomi Sinaga 0861050076 7 . Spongioblas Ependimosit Sel Primitif neural Meningen Sel Asal Klasifikasi tumor otak menurut lokasi. yaitu : Tumor yang terletak di bawah tentorium serebelli dalam fossa Kranni Posterior Klasifikasi tumor otak seluler berdasarkan histologi untuk orang dewasa. Supratentorial. glioblastoma. Subependimal) Infiltratif (Well differentiated midly and moderately anaplastic astrositoma. dibagi menjadi 9 kategori tumor otak primer.Klasifikasi tumor otak menurut WHO.

yaitu : Tumor otak yang berasal dari astrosit. berdiferensiasi. Merupakan 25% dari seluruh tumor otak  Pilositik astrositoma. Pada anak banyak pada Cerebellum. yaitu 1. yaitu : 1) Glioma  Astrositoma. REFERAT TUMOR OTAK Naomi Sinaga 0861050076 8 . Non-glial tumor Pineal parenkim tumor Pineostioma Pineoblastoma Astrositoma Germ tumor Germinoma Embrional karsinoma Teratoma Craniopharingioma Meningioma Meningioma Maligna meningioma Choroid plexus tumor Choroid plexus papiloma Anaplastik choroids plexus papilloma Pembagian tumor menurut asal sel. jarang berubah. yaitu non-infiltrating astrositoma. baik. Tumor otak primer Tumor yang berasal dari jaringan otak Diklasifikasikan berdasarkan tipe jaringan asal. serebrum dan serebellum.Mixed astrositoma-ependimoma Mixed astrositoma-oligodendroglioma Mixed astrositoma-ependimoma-oligodendriglioma Meduloblastoma 2. yaitu sel kecil seperti bintang. mampu diangkat semua dengan operasi. pada orang dewasa terdapat pada secebrum dan pada anak-anak dapat terjadi di batang otak.

 Glioblastoma Multiforme. tumor berasal dari kelenjar pituitary dekat hipotalamus. berasal dari sel yang menghasilkan myelin untuk melindungi saraf. karena dapat menekan atau merusak hipotalamus dan dapat menyebabkan gangguan fungsi vital dan banyak terdapat pada anak-anak dan dewasa. Bisa terdapat pada semua umur. sebelumnya diduga berasal dari sel glia. yang bermula dari serebrum. kadang disebut Primitif Neuro Ektoderma Tumor (PNET). yang menghasilkan myelin yang melindungi saraf akustikus untuk pendengaran. Tumbuh lambat dan tidak menyebar ke jaringan otak disekeliling. bersifat jinak karena tumbuhnya sangat lambat dan otak mampu untuk menerima adanya meningioma. Banyak pada orang dewasa. Sering terjadi pada anak-anak terutama anak laki-laki dan puncak berada pada 3 – 5 tahun. berasal dari Meningen. Banyak terdapat pada wanita antara 30 – 50 tahun 4) Schwannoma. Banyak pada usia 45 – 55 tahun. berasal dari astrosit. berasal dari sel ependim yang ada di dinding ventrikel. terutama pada anak-anak dan dewasa  Oligodendroglioma. dan ternyata 2 kali lipat lebih banyak pada wanita daripada laki-laki 5) Craniopharingioma. sering tumbuh sampai cukup besar baru memberikan gejala. yaitu tumor otak yang tumbuh cepat. spongioblas. Sering terdapat di Serebellum. astroblas. Cenderung metastasis relatif tinggi 3) Meningioma. Prognosis buruk  Ependimoma. dapat juga terjadi di Medulla spinalis.dan pada orang dewasa banyak terdapat pada Korteks serebri. Sering terjadi pada usia pertengahan pada dewasa tetapi bisa terdapat pada semua umur 2) Medulloblastoma. tetapi pada penelitian disimpulkan bahwa tumor ini berasal dari sel saraf yang primitif yang secara normal tidak ada pada tubuh setelah lahir. REFERAT TUMOR OTAK Naomi Sinaga 0861050076 9 . tumor jinak berasal dari sel Schwan.

sering disebut Germinoma 7) Tumor Pineal. dapat timbul kembali bila diangkat   Derajat III: Cenderung tumbuh lebih cepat. dapat tumbuh cepat (Pineoblastoma). gambar sel hampir normal. gambaran bizarre pada mikroskop REFERAT TUMOR OTAK Naomi Sinaga 0861050076 10 . yaitu suatu organ yang kecil di dekat pusat otak. bersifat agresif. karena sel yang terdapat pada tumor otak sekunder mirip dengan sel asal tumor metastasis tersebut yang abnormal Terapi tergantung pada asal tumor dan perluasan penyebaran tumor. respon terhadap pengobatan sebelumnya PEMBAGIAN STADIUM TUMOR. MENURUT DIFERENSIASI TUMOR YANG TAMPAK SECARA MIKROSKOPIK  Derajat I : Sifat kurang agresif.6) Germ Cell Tumor. Tumor otak sekunder Tumor yang tumbuh ketika kanker menyebar dari tempat lain ke otak dan menyebabkan tumor otak Tumor sekunder tidak sama dengan tumor otak primer. umur. bila dilakukan operasi maka merupakan terapi yang efektif  Derajat II : Relatif tumbuh lambat. terjadi disekitar kelenjar pineal. menginfiltrasi dan dapat timbul kembali bila diangkat Derajat IV: Tumbuh sangat cepat. tumbuh lambat. Tumbuh lambat (Pineositoma). menginvasi jaringan normal. keadaan umum pasien. ada sel yang abnormal di bawah mikroskop. Daerah pineal sulit dicapai dan sering tidak dapat diangkat 2. berasal dari sel primitif sel kelamin atau dari germ sel.

yaitu : Gejala klinik umum. muntah. Gejala yang biasanya banyak terjadi akibat tekanan ini adalah sakit kapala. kejang. Tumor maligna (ganas) menyebabkan gejala yang lebih progresif daripada tumor benigna (jinak). Gejala yang paling sering adalah sakit kepala. Tumor pada lobus temporal depan dan frontal dapat berkembang menjadi tumor dengan ukuran yang sangat besar tanpa menyebabkan defisit neurologis. penurunan sedang pada aliran darah serebral dan menurunkan masa jaringan otak intraseluler dan ekstraseluler. Gejala klinik pada tumor intrakranial dibagi dalam 3 kategori. Bila kompensasi ini semua gagal. papiledema (“Choked disc” atau edema saraf optik). REFERAT TUMOR OTAK Naomi Sinaga 0861050076 11 . nyeri kepala hebat. maka kompensasi penyesuaian diri dapat dilakukan melalui penekanan pada vena-vena intrakranial.GEJALA Tumor otak menunjukkan manifestasi klinik yang tersebar. Tumor ini dapat menyebabkan peningkatan TIK serta tanda dan gejala lokal sebagai akibat dari tumor yang menggangu bagian spesifik dari otak. Gejala-gejala peningkatan TIK disebabkan oleh tekanan yang berangsur-angsur terhadap otak akibat pertumbuhan tumor. dan pada mulanya hanya memberikan gejala-gejala yang umum. mual dan muntah. perubahan kepribadian dan adanya variasi penurunan fokal motorik. Tumor pada fossa posterior atau pada lobus parietal dan oksipital lebih sering memberikan gejala fokal dulu baru kemudian memberikan gejala umum. papil edema. perubahan status mental. cairan serebrospinal dan darah serebral. maka pasien mengalami tanda dan gejala peningkatan TIK. melalui penurunan volume cairan serebrospinal ( Dengan meningkatkan absorbsi dan menurunkan produksi ). sensori dan disfiungsi saraf kranial. 1. dan gejala lokal yang menyesatkan (False lokalizing features). Gejala Klinik Umum Gejala umum timbul karena peningkatan tekanan intrakranial atau akibat infiltrasi difus dari tumor. Pengaruhnya adalah ganguan keseimbangan yang nyata antara otak. gejala klinik lokal. Sebagai akibat pertumbuhan tumor.

Nyeri kepala ipsilateral pada tumor supratentorial sebanyak 80 % dan terutama pada bagian frontal. Edema Papil Gejala umum yang tidak berlangsung lama pada tumor otak. tetapi edema papil yang berkelanjutan dapat menyebabkan perluasan bintik buta. sebab dengan teknik neuroimaging tumor dapat segera dideteksi. REFERAT TUMOR OTAK Naomi Sinaga 0861050076 12 . cepat lupa. perubahan kepribadian. oligodendroglioma dan meningioma. Nyerinya tumpul dan intermitten. Perubahan Status Mental Gangguan konsentrasi. Paling sering terjadi pada tumor di lobus frontal baru kemudian tumor pada lobus parietal dan temporal. maneuver valsava dan aktivitas fisik. batuk. dimana muntah yang proyektil tanpa didahului mual menambah kecurigaan adanya massa intrakranial.Nyeri Kepala Merupakan gejala awal pada 20% penderita dengan tumor otak yang kemudian berkembang menjadi 60%. Seizure Adalah gejala utama dari tumor yang perkembangannya lambat seperti astrositoma. Tumor pada fossa posterior memberikan nyeri alih ke oksiput dan leher. Muntah berulang pada pagi dan malam hari. perubahan mood dan berkurangnya inisiatif adalah gejala-gejala umum pada penderita dengan tumor lobus frontal atau temporal. Muntah Muntah sering mengindikasikan tumor yang luas dengan efek dari massa tumor tersebut juga mengindikasikan adanya pergeseran otak. Nyeri kepala berat juga sering diperhebat oleh perubahan posisi. Edema papil pada awalnya tidak menimbulkan gejala hilangnya kemampuan untuk melihat. penyempitan lapangan pandang perifer dan menyebabkan penglihatan kabur yang tidak menetap. Gejala ini bertambah buruk dan jika tidak ditangani dapat menyebabkan terjadinya somnolen hingga koma. Muntah ditemukan bersama nyeri kepala pada 50% penderita.

Juga akibat pelepasan faktor-faktor ke daerah sekitar tumor (contohnya : peroksidase. hemianopsia/ quadrianopsia inferior homonim kontralateral dan simple motor atau kejang sensoris. perubahan kepribadian. Kejang fokal lobus oksipital sering ditandai dengan persepsi kontralateral episodic terhadap cahaya senter. Tumor Lobus Oksipital Tumor lobus oksipital sering menyebabkan hemianopsia homonym yang kongruen. ion hydrogen. Tumor pada Ventrikel Tiga dan Regio Pineal Tumor di dalam atau yang dekat dengan ventrikel tiga menghambat ventrikel atau aquaduktus dan menyebabkan hidrosepalus. disfungsi memori dan kejang parsial kompleks. kelumpuhan kontralateral. defisit lapangan pandang homonim. dan afasia jika hemisfer dominant dipengaruhi. infark atau edema. Meningioma kompleks atau parasagital dan glioma frontal khusus berkaitan dengan kejang. Tanda lokal tumor frontal antara lain disartri. Tumor Kortikal Tumor lobus frontal menyebabkan terjadinya kejang umum yang diikuti paralisis pos-iktal. Adapun gejala yang lain diantaranya disfungsi traktus kortikospinal kontralateral. warna atau pada bentuk geometri. muntah dan kadang-kadang REFERAT TUMOR OTAK Naomi Sinaga 0861050076 13 . Perubahan posisi dapat meningkatkan tekanan ventrikel sehingga terjadi sakit kepala berat pada daerah frontal dan verteks. semuanya dapat menyebabkan disfungsi fokal yang reversibel. gangguan sensoris dan berkurangnya konsentrasi yang merupakan gejala utama tumor lobus parietal. Anosmia unilateral menunjukkan adanya tumor bulbus olfaktorius. Gejala Klinik Lokal Manifestasi lokal terjadi pada tumor yeng menyebabkan destruksi parenkim. enzim proteolitik dan sitokin).2. Tumor Lobus Temporalis Gejala tumor lobus temporalis antara lain disfungsi traktus kortikospinal kontralateral. Tumor hemisfer dominan menyebabkan afasia.

galaktorea dan gangguan pengecapan dan pengaturan suhu. 3. Sedangkan melalui pemeriksaan fisik neurologik mungkin ditemukan adanya gejala seperti edema papil dan deficit lapangan pandang. amenorea. REFERAT TUMOR OTAK Naomi Sinaga 0861050076 14 . Sering disebabkan oleh peningkatan tekanan intrakranial. Gejala Lokal yang Menyesatkan (False Localizing Features) Gejala lokal yang menyesatkan ini melibatkan neuroaksis kecil dari lokasi tumor yang sebenarnya. Dari anamnesis kita dapat mengetahui gejala-gejala yang dirasakan oleh penderita yang mungkin sesuai dengan gejala-gejala yang telah diuraikan di atas. Tumor Serebellar Muntah berulang dan sakit kepala di bagian oksiput merupakan gejala yang sering ditemukan pada tumor serebellar. pergeseran dari struktur-struktur intrakranial atau iskemi. Hal ini juga menyebabkan gangguan ingatan. Tumor Batang Otak Terutama ditandai oleh disfungsi saraf kranialis.pingsan. Misalnya ada tidaknya nyeri kepala. DIAGNOSA Untuk menegakkan diagnosis pada penderita yang dicurigai menderita tumor otak yaitu melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik neurologik yang teliti. ataksia dan kelemahan ekstremitas. Kompresi pada ventrikel empat menyebabkan hidrosepalus obstruktif dan menimbulkan gejala-gejala umum. nistagmus. Pusing. Kelumpuhan nervus VI berkembang ketika terjadi peningkatan tekanan intrakranial yang menyebabkan kompresi saraf. vertigo dan nistagmus mungkin menonjol. diabetes insipidus. defek lapangan pandang. Tumor lobus frontal yang difus atau tumor pada korpus kallosum menyebabkan ataksia (frontal ataksia). muntah dan kejang.

umur pasien. kejang dan tanda deficit neurologik fokal yang progresif. Setiap proses desak ruang di otak dapat menimbulkan gejala di atas. lokasi. dapat memperlihatkan defisit kalsium yang ada dalam beberapa tipe tumor. sehingga agak sukar membedakan tumor otak dengan beberapa hal berikut : Abses intraserebral Epidural hematom Hipertensi intrakranial benigna Meningitis kronik TERAPI Tergantung pada banyak faktor. diantaranya : tipe. Dapat memperlihatkan perubahan dalam tulang yang disebabkan oleh sel tumor Lumbal pungsi EEG Mielografi Angiografi atau arteriografi CT-Brain (Computerized Tomography Scanning Brain) MRI (Magnetic Resonance Imaging) PET (Position Emission Tomography) DIAGNOSIS BANDING Gejala yang paling sering dari tumor otak adalah peningkatan tekanan intrakranial. ukuran tumor.PEMERIKSAAN PENUNJANG Foto tulang tengkorak. keadaan umum pasien Metode terapi pada anak-anak berbeda dengan dewasa dan disesuaikan dengan kebutuhan dari setiap pasien Metode-metode terapi yaitu :     REFERAT TUMOR OTAK Operasi – craniotomy Radioterapi Kemoterapi Sebelum diterapi diberikan terlebih dahulu : Steroid untuk menghilangkan edema otak Naomi Sinaga 0861050076 15 .

untuk mencegah atau mengontrol kejang P-V shunt. maka akan diangkat tumor sebanyak-banyaknya. untuk hydrocephalus OPERASI Merupakan terapi yang paling sering dilakukan pada tumor otak Untuk mengambil tumor otak. tetapi bila tumor tidak dapat diangkat semua tanpa merusak jaringan otak vital.  Antikonvulsan. CT scan atau MRI digunakan untuk menentukan lokasi yang tepat dari tumor di otak. REFERAT TUMOR OTAK Naomi Sinaga 0861050076 16 . mulai dari penggunaan pisau gamma. akan dilakukan biopsy untuk mengetahui tipe sel sehingga dapat membantu untuk memutuskan terapi yang akan dilakukan. Energi radiasi tingkat tinggi diarahkan ke tumornya dari berbagai sudut untuk menghancurkan tumornya. operasi ini disebut kraniotomi Jika mungkin tumor diambil semua. teknik ini disebut stereotaksis Radiosurgery stereotactic Adalah tehnik "knifeless" yang lebih baru untuk menghancurkan tumor otak tanpa membuka tengkorak. Alatnya bervariasi. Operator membuat lubang kecil di tulang tengkorak dan menuntun jarum ke tumor. ataupun sinar proton. atau akselerator linier dengan foton. biasanya dilakukan Needle biopsy dengan bantuan CT-Scan atau MRI untuk mengarahkan ke lokasi yang tepat. Pengambilan sebagian tumor dapat menghilangkan gejala dengan mengurangi tekanan pada otak dan mengurangi ukuran tumor dan terapi dapat dilanjutkan dengan radioterapi atau kemoterapi Pada tumor yang tidak dapat diangkat sama sekali.

Jadwal pengobatan tergantung pada jenis dan ukuran tumor serta usia pasien.Kelebihan dari prosedur knifeless ini adalah memperkecil kemungkinan komplikasi pada pasien dan memperpendek waktu pemulihan. Dalam hal ini pasien dapat menerima radioterapi atau perawatan lainnya. Setiap\\\\\\\\\\\\ Beberapa bentuk terapi radiasi: REFERAT TUMOR OTAK Naomi Sinaga 0861050076 17 . RADIOTERAPI Radioterapi menggunakan X-ray untuk membunuh sel-sel tumor. Radiasi juga dapat dilakukan sebagai terapi pengganti operasi. Radioterapi biasanya dilakukan sesudah operasi. ahli bedah tidak mungkin dapat mengangkat tumor tanpa merusak jaringan otak normal. Kekurangannya adalah tidak adanya sample jaringan tumor yang dapat diteliti lebih lanjut oleh ahli patologi. serta pembengkakan otak yang dapat terjadi setelah radioterapi. Mungkin kadang radiasi diarahkan ke seluruh otak atau ke syaraf tulang belakang. Sebuah mesin besar diarahkan pada tumor dan jaringan di dekatnya. Radiasi membunuh sel-sel tumor (sisa) yang mungkin tidak dapat diangkat melalui operasi. Kadang-kadang operasi tidak dimungkinkan. Jika tumor terjadi di batang otak (brainstem) atau daerah-daerah tertentu lainnya.

yaitu bisa secara oral. yaitu: temozolomide (Temodar) dan bevacizumab (Avastin). Untuk beberapa pasien dengan kasus kanker otak kambuhan. Obat tersebut kemudian membunuh sel kankernya. Temozolomide memiliki keunggulan lain . mual. Obat-obatan biasanya diberikan dalam 2-4 siklus yang meliputi periode pengobatan dan periode pemulihan. muntah. dapat meliputi: perasaan lelah berkepanjangan. Efek samping dari radioterapi. baru-baru ini telah mendapat persetujuan untuk pengobatan glioma ganas. Memberikan dosis total radiasi secara periodik membantu melindungi jaringan sehat di daerah tumor. wafer larut. perubahan warna kulit (seperti terbakar) di lokasi radiasi. ahli bedah biasanya melakukan operasi pengangkatan tumor dan kemudian melakukan implantasi wafer yang mengandung obat kemoterapi. kerontokan rambut. Selama beberapa minggu. bukan jumlah yang lebih besar sekali sehari. Mereka lebih efektif. yaitu penggunaan satu atau lebih obat-obatan untuk membunuh sel-sel kanker. sakit kepala dan kejang (gejala nekrosis radiasi). dan memiliki efek samping lebih sedikit jika dibandingkan dengan obat-obatan kemo versi lama. Dua jenis obat kemoterapi. melepaskan obat ke otak.Fraksinasi: Radioterapi biasanya diberikan lima hari seminggu selama beberapa minggu. Hyperfractionation: Pasien mendapat dosis kecil radiasi dua atau tiga kali sehari. Kemoterapi diberikan secara oral atau dengan infus intravena ke seluruh tubuh. KEMOTERAPI Kemoterapi. REFERAT TUMOR OTAK Naomi Sinaga 0861050076 18 .

lokasi tumor. metastasis atau tidak. PROGNOSA Prognosa sering ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan diagnosa. keadaan umum pasien.BIOLOGICAL TERAPI Merupakan cara baru untuk mengobati tumor otak dan masih dalam penelitian. derajat tumor. mandi. berpakaian dan pergi ke toilet Physical terapi terutama pada lengan yang lemah atau paralyse dan pada gangguan keseimbangan Speech terapi terutama pada pasien dengan gangguan bicara. seberapa banyak tumor mempengaruhi aktivitas pasien. Juga tergantung pada diagnosa. untuk mengatasi kesulitan dalam aktivitas untuk kehidupan sehari-hari seperti makan. tipe. umur pasien. REFERAT TUMOR OTAK Naomi Sinaga 0861050076 19 . Cara ini menggunakan prinsip meningkatkan system imun tubuh untuk melawan penyakit REHABILITASI Merupakan bagian yang sangat penting pada bagian terapi Tergantung pada kebutuhan pasien dan bagaimana tumor mempengaruhi aktivitas kerja Occupational terapi.

Bailey and love’s. Raymond D Adamx and Mourice Victor. PT Delta Citra Grafinda. Short Practice of Surgery 21 st edition.edisi IV. 2. Jakarta.1997.1992. EGC.Neurological Surgery. 2002.1996.DAFTAR PUSTAKA 1. kegawatdaruratan saraf dan bedah. Allan H Rapper.1995. Buku Patofisiologi edisi ke IV. Sylvia A Price dan Lorraine M Wilson.FK uph lippo karawaci REFERAT TUMOR OTAK Naomi Sinaga 0861050076 20 .by sounders company 4. Youmans. Chapman and Hall Medical 5. by sounders company 3. Principle of Neurologi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful