P. 1
23 24Teorema Thevenin Norton1

23 24Teorema Thevenin Norton1

|Views: 8|Likes:
Published by Evita Wahyundari

More info:

Published by: Evita Wahyundari on Apr 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/09/2013

pdf

text

original

RANGKAIAN LISTRIK

TEOREMA
THEVENIN DAN NORTON
http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=thevenin%20and%20norton%20theorems%20ppt&source=web
&cd=2&sqi=2&ved=0CCAQFjAB&url=http%3A%2F%2Fweb.eecs.utk.edu%2F~green%2Fnotes%2FLess
on%252010%2520Thevenin%2520and%2520Norton.ppt&ei=5jzETuPqO9HrrQfs99j7Cw&usg=AFQjCNG
pe2YjkgWnd0KI5BD0GlOmD4IsHQ&cad=rja
Perhatikan 2 rangkaian, yaitu rangkaian 1 dan 2 seperti pada
gambar berikut
RANGKAIAN

1
RANGKAIAN

2
A
+
V
-
B
Untuk memudahkan analisa, masing-masing rangkaian
(rangkaian 1 dan 2) dapat disederhanakan dengan teorema
Thevenin
Teorema Thevenin :
RANGKAIAN

1
A
B
Rangkaian
ekivalen Thevenin
untuk rangkaian 1
Dimana VTH adalah V
AB
dan Z
TH
adalah impedansi rangkaian A
Perhatikan rangkaian 1,
dengan melepas rangkaian 2,
dan antara titikAdan B
dibiarkan terbuka (open
circuit). Rangkaian 1 ini
dapat disederhanakan oleh
Thevenin menjadi :
Rangkaian ekivalen Thevenin merupakan rangkaian seri dari
sumber tegangan dan impedansi.
A
B
Z
TH
+
-
V
TH
Teorema Thevenin :
Teorema Thevenin :
1
Setelah rangkaian 2 dilepas dari
rangkaian 1 dan yang diperhatikan
hanya rangkaian 1.
RANGKAIAN
1


A
B
Letakkan sebuah voltmeter menyilang terminal A-B dan bacalah
besar tegangannya. Ini disebut tegangan rangkaian terbuka V
os
.
Tegangan ini disebut juga tegangan Thevenin V
Thevenin
= V
TH
Untuk menghitung Z
TH
:
Matikan semua sumber-sumber dari rangkaian 1.
• Untuk mematikan sumber tegangan, singkirkan sumber
tegangan dan ganti dengan rangkaian hubung pendek
(short circuit).
• Untuk mematikan sumber arus, singkirkan sumber arus
tersebut, dan biarkan rangkaian terbuka.
• Hitung nilai Z
TH
dari komponen pasif yang ada.
Teorema Thevenin :
3
Perhatikan rangkaian berikut.
+
_
+
+
_
_
A
B
V
1
I
2
V
2
I
1
V
3
R
1
R
2
R
3
R
4
Bagaimana
mematikan sumber-
sumber pada
rangkaian ini?
R
1
R
2
R
3
R
4
A
B
Sumber tegangan
diambil, rangkaian
dihubungpendekkan
Sumber arus diambil,
rangkaian dibiarkan
terbuka
Teorema Thevenin :
Bila sumber-sumber dimatikan rangkaian terlihat seperti pada
Gambar 10.4.
R
1
R
2
R
3
R
4
A
B
Letakkan ohmmeter menyilang A-B dan baca nilai resistansinya.
Jika R
1
= R
2
= R
4
= 20 O dan R
3
=10 O maka meter membaca 10 O.
6
Teorema Thevenin :
Panggil hasil pembacaan ohmmeter, dibawah kondisi ini,
R
Thevenin
dan singkat ini menjadi R
TH
. Sehingga, hasil yang
sangat penting adalah rangkaian 1 dapat diganti dengan
rangkaian berikut.
V
TH
R
TH
A
B
+
_
-
-
Gambar 10.5: Rangkaian ekuivalen Thevenin.
7
Teorema Thevenin :
Rangkaian 2 dapat dihubungkan kembali pada terminal A-B.
A
B
Network
2
V
TH
R
TH
+
_
-
-
Gambar 10.6: Sistem dari Gambar 10.1 dengan rangkaian 1
diganti oleh rangkaian ekuivalen Thevenin.
Dengan cara yang sama dapat dilakukan pada rangkaian 2
8
Teorema Thevenin :
Hasilnya seperti terlihat pada Gambar 10.7.
A
B
+ +
_ _
R
TH 1
R
TH 2
V
TH 1
V
TH 2
-
-
Gambar 10.7: Sistem rangkaian dari Gambar 10.1
diganti oleh tegangan dan resistansi Thevenin.
9
Teorema Thevenin : contoh 1.
Hitung V
X
dengan
menntukan lebih dulu
V
TH
dan R
TH
sebelah
kiri A-B.
12 O
4 O
6 O 2 O
V
X
30 V
+
_
+
_
A
B
-
-
10
Pertama-tama singkirkan semua komponen sebelah kanan A-B.
12 O 4 O
6 O 30 V
+
_
A
B
-
-
(30)(6)
10
6 12
AB
V V = =
+
Perhatikan bahwa tidak arus
yang mengalir pada resistor 4
O ketika (A-B) terbuka.
Sehingga tidak ada tegangan
menyilang pada resistor.
Tegangan V
AB
ini sama dengan V
TH

Teorema Thevenin : contoh 1. lanjutan
Singkirkan sumber-sumber sebelah kiri A-B dan dapatkan
resistansi yang masih ada pada rangkaian ini.
12 O
4 O
6 O
A
B
-
-
R
TH

Ketika menghitung tegangan
A-B resistor 4 Ω , tapi untuk
menghitung R
TH
resistor ini
dihitung :
R
TH
= 12||6 + 4 = 8 O
12
Setelah memperoleh rangkaian
Thevenin, sambungkan kembali
rangkaian ini ke beban untuk
mendapatkan V
X
.
8 O
10 V V
TH
R
TH
2 O
V
X
+
_
+
_
A
B
-
-
10 2
2
2 8
= =
+
( )( )
X
V V
Teorema Thevenin :
Dalam beberapa kasus memperoleh R
TH
dengan mengurangi
rangkaian resistif dengan sumber-sumber yang disingkirkan.
Perhatikan berikut ini:
V
TH
R
TH
+
_
A
B
-
-
I
SS
Rangkaian Thevenin dg output
yang dihubung-pendekkan.
TH
TH
SS
V
R
I
=
14
Teorema Thevenin : contoh 10.2.
Untuk rangkaian pada Gambar 10.13, Tentukan R
TH
dg pers 10.1.
12 O 4 O
6 O 30 V
+
_
A
B
-
-
I
SS
-
-
C
D
Gambar 10.13: Rangkaian dg beban yang dihubungpendekkan
Selanjutnya mencari I
SS
. Satu cara untuk mengerjakan ini
adalah melepas rangkaian sebelah kiri C-D dengan tegangan
Thevenin dan resistansi Thevenin.
15
Teorema Thevenin : contoh 10.2. lanjutan
Pemakaian teorema Thevenin sebelah kiri terminal C-D
dan hubungkan kembali bebannya diperoleh,
4 O
4 O
10 V
+
_
A
B
-
-
I
SS
-
-
C
D
Gambar 10.14: Reducsi Thevenin untuk contoh 10.2.
10
8
10
8
TH
TH
SS
V
R
I
= = = O
16
Teorema Thevenin : contoh 10.3
Untuk rangkaian berikut, tentukan V
AB
dg lebih dulu mendapatkan
rangkaian Thevenin sebelah kiri terminal A-B.
+
_
20 V
5 O
20 O
10 O
17 O
1.5 A
A
B
-
-
Gambar 10.15: Rangkaian untuk contoh 10.3.
Tentukan lebih dulu V
TH
dengan menyingkirkan resistor 17 O.
Kemudian tentukan R
TH
dengan meninjau terminal A-B dengan
sumber-sumber yang dimatikan.
17
Teorema Thevenin : contoh 10.3 lanjutan
+
_
20 V
5 O
20 O
10 O
1.5 A
A
B
-
-
Gambar 10.16: rangkaian untuk memperoleh V
OC
untuk contoh 10.3.
20(20)
(1.5)(10)
(20 5)
31
OS AB TH
TH
V V V
V V
= = = +
+
=
18
Teorema Thevenin : contoh 10.3 lanjutan
5 O
20 O
10 O
A
B
-
-
Gambar 10.17: rangkaian untuk memperoleh R
TH
untuk contoh 10.3.
5(20)
10 14
(5 20)
TH
R = + = O
+
19
Teorema Thevenin : contoh 10.3 lanjutan
14 O
31 V
V
TH
R
TH
17 O
V
AB
+
_
+
_
A
B
-
-
Gambar 10.18: rangkaian tereduksi Thevenin untuk contoh 10.3.
Dengan mudah diperoleh,
17
AB
V V =
20
Teorema Thevenin : contoh 10.4: Bekerja dengan
campuran sumber-sumber bebas dan tak bebas.

Tentukan tegangan yang menyilang resistor beban 100 O dengan
lebih dulu mendapatkan rangkaian Thevenin sebelah kiri terminal
A-B.
+
_
86 V
50 O
30 O
40 O
100 O
6 I
S
I
S
-
-
A
B
Gambar 10.19: rangkaian untuk contoh 10.4
21
Teorema Thevenin : contoh 10.4: lanjutan
pertama singkirkan beban resistor 100 O dan dapatkan V
AB
= V
TH

sebelah kiri terminal A-B.
+
_
86 V
50 O
30 O
40 O
6 I
S
I
S
-
-
A
B
Gambar 10.20: rangkaian untuk memperoleh V
TH
, contoh 10.4.
86 80 6 0 1
6 30 36
S S S
AB S S
I I I A
V I I V
÷ + + = ÷ =
= + = ÷
22
Teorema Thevenin : contoh 10.4: lanjutan
Untuk memperoleh R
TH
matikan semua sumber tetapi sisakan
seluruh sumber-sumber tak bebas yang ditunjukkan pada
Gambar 10.21.
50 O
30 O
40 O
6 I
S
I
S
-
-
A
B
R
TH
Gambar 10.21: contoh 10.4, sumber-sumber bebas dimatikan.
R
TH
tak dapat diperoleh dari rangkaian di atas. Harus
menggunakan sumber tegangan atau arus pada beban dan
hitung perbandingan dari tegangan terhadap arus untuk
memperoleh R
TH.
23
Teorema Thevenin : contoh 10.4: lanjutan
50 O
30 O
40 O
6 I
S
I
S
1 A
1 A
I
S
+ 1 V
Gambar 10.22: rangkaian untuk memperoleh R
TH
, contoh 10.4.
Sekitar loop pada sebelah kiri dapat ditulis persamaan berikut :
50 30( 1) 6 0
S S S
I I I + + + =
diperoleh :
15
43
S
I A
÷
=
24
Teorema Thevenin : contoh 10.4: lanjutan
50 O
30 O
40 O
6 I
S
I
S
1 A = I
1 A
I
S
+ 1 V
Gambar 10.23: rangkaian untuk memperoleh R
TH
, contoh 10.4.
Pemakaian looping sebelah luar, searah jarum jam ;
15
50 1(40) 0
43
V
÷
| |
÷ + =
|
\ .
or
57.4 V volts =
25
57.4
1
TH
V V
R
I
= = = O
Teorema Thevenin : contoh 10.4: lanjutan
Rangkaian ekuivalen Thevenin yang disambung ke beban resistor
100 O adalah sebagai berikut.
+
_
R
TH
V
TH
57.4 O
36 V
100 O
Gambar 10.24: rangkaian Thevenin disambung ke beban, contoh 10.4.
100
36 100
22.9
57.4 100
x
V V = =
+
26
Teorema Thevenin : contoh 10.5: Memperoleh Rangkaian
Thevenin bila hanya ada resistor dan sumber-sumber bebas.
perhatikan rangkaian berikut. Dapatkan V
xy
dengan lebih dulu
memperoleh rangkaian Thevenin sebelah kiri x-y.
+
_
x
y
-
-
10I
x
20 O
50 O
60 O
50 O
100 V
I
X
Gambar 10.25: rangkaian untuk contoh 10.5.
untuk rangkaian ini, lebih mudah menggunakan analisa mesh atau
node untuk memperoleh V
xy
. Yang tujuannya untuk memberikan
gambaran teorema Thevenin.
27
Teorema Thevenin : contoh 10.5: lanjutan
Lebih dulu diingatkan bahwa tegangan Thevenin untuk
rangkaian ini harus nol. Tidak ada “juice” pada rangkaian tsb
sehingga disana tidak dapat menjadi tegangan rangkaian terbuka
kecuali nol. Ini benar bila rangkaian hanya terdiri dari sumber-
sumber tidak bebas dan resistor-resistor.
Untuk memperoleh R
TH
gunakan sumber arus 1 A dan tentukan
V untuk rangkaian berikut.
20 O
50 O 60 O
20 O
V
1 A
I
X
1 - I
X
10I
X
Gambar 10.26: rangkaian untuk memperoleh R
TH
, contoh 10.5.
Teorema Thevenin : contoh 10.5: lanjutan
20 O
50 O 60 O
20 O
V
1 A
I
X
1 - I
X
10I
X
m
Gambar 10.27: rangkaian untuk memperoleh R
TH
, contoh 10.5.
Tulis KVL pada loop kiri, mulai dari “m”, searah jarum jam :
29
0 60 ) 1 ( 20 10 ) 1 ( 50 = + ÷ ÷ + ÷ ÷
X X X X
I I I I
A I
X
5 . 0 =
Teorema Thevenin : contoh 10.5: lanjutan
20 O
50 O 60 O
20 O
V
1 A
I
X
1 - I
X
10I
X
m
n
Gambar 10.28: Determining R
TH
untuk contoh 10.5.
Tulis KVL untuk loop sebelah kanan, mulai dari n, diperoleh;
atau
50 V volts =
0 20 1 ) 5 . 0 ( 60 = + ÷ ÷ V x
Teorema Thevenin : contoh 10.5: lanjutan
Diketahui bahwa, ,
TH
V
R
I
= dengan V = 50 dan I = 1.
Jadi, R
TH
= 50 O , Rangkaian Thevenin disambungkan ke
Beban ditunjukkan pada gambar berikut.
+
_
50 O
50 O
x
y
-
-
100 V
Gambar 10.29: Rangkaian Thevenin disambung ke beban, contoh 10.5.
Sudah barang tentu, V
XY
= 50 V
31
Teorema Norton :
Anggap bahwa rangkaian tertutup di bawah ini terdiri dari
sumber-sumber bebas dan resistor-resistor.
rangkaian
Teorema Norton menyatakan bahwa rangkaian ini dapat diganti
dengan sebuah sumber arus diparalel dengan resistansi R.
I R
33
I
SS
R
N
= R
TH
Teorema Norton :
Dalam rangkaian Norton, sumber arus adalah arus rangkaian
terhubung pendek dari rangkaian, yaitu, arus diperoleh dengan
menghubungpendekkan dari output rangkaian. Resistansinya
adalah resistansi dengan melihat kedalam rangkaian dengan
semua sumber-sumber dinonaktifkan. Hal ini sama dengan R
TH
.
Teorema Norton :
Berikut ini diperoleh dari transformasi sumber.
+
_
R
R
V
I =
V
R
Dari gambar di atas, jika rangkaian ekuivalen Thevenin
Dari suatu rangkaian telah diperoleh, maka rangkaian
ekuivalen Norton dapat diperoleh dengan transformasi
sumber. Tetapi untuk mendapatkan rangkaian ekuivalen
Norton secara normal tidak seperti ini.
34
Teorema Norton : contoh 10.6.
Tentukan rangkaian ekuivalen Norton sebelah kiri terminal A-B
untuk rangkaian berikut. Sambung ke rangkaian ekuivalen
Norton ke beban dan diperoleh arus pada resistor 50 O.
+
_
20 O
60 O
40 O
50 O
10 A
50 V
-
-
A
B
Gambar 10.30: rangkaian untuk contoh 10.6.
35
Teorema Norton : contoh 10.6. lanjutan
+
_
20 O
60 O
40 O
10 A
50 V
I
SS
Gambar 10.31: rangkaian untuk memperoleh I
Norton
.

Dapat ditunjukkan dengan analisa standar bahwa
10.7
SS
I A =
36
Teorema Norton : contoh 10.6. lanjutan
Dapat ditunjukkan juga bahawa dengan mematikan the sumber-
sumber, dapat diperoleh resistansi dengan meninjau pada terminal
A-B adalah
55
N
R = O
R
N
dan R
TH
akan selalu bernilai sama untuk rangkaian yang telah
diberikan. rangkaian Norton ekuivalen disambungkan dengan
beban ditunjukkan pada gambar berikut.
10.7 A
55 O 50 O
Gambar 10.32: Rangkaian akhir untuk contoh 10.6.
37
Teorema Norton : contoh 10.7. contoh ini
Menggambarkan bagaimana digunakan teorema Norton dalam
elektronik. Rangkaian berikut menyatakan model suatu transistor.
Untuk menunjukkan rangkaian dibawah, tentukan rangkaian
ekuivalen Norton sebelah kiri terminal A-B.
+
_
5 V
1 kO
3 V
X
25 I
S
+
_
V
X
A
B
I
S
40 O
Gambar 10.33: rangkaian untuk contoh 10.7.
38
Teorema Norton : contoh 10.7. lanjutan
+
_
5 V
1 kO
3 V
X
25 I
S
+
_
V
X
A
B
I
S
40 O
Lebih dulu tentukan;
SS
OS
N
I
V
R =
tentukan V
OS
:
S S X OS
I I V V 1000 ) 40 )( 25 ( ÷ = ÷ = =
39
Teorema Norton : contoh 10.7. lanjutan
+
_
5 V
1 kO
3 V
X
25 I
S
+
_
V
X
A
B
I
S
40 O
I
SS
Gambar 10.34: rangkaian untuk memperoleh I
SS
, contoh 10.7.
Catat bahwa I
SS
= - 25I
S
.

Thus,
O =
÷
÷
= = 40
25
1000
S
S
SS
OS
N
I
I
I
V
R
40
Teorema Norton : contoh 10.7. lanjutan
+
_
5 V
1 kO
3 V
X
25 I
S
+
_
V
X
A
B
I
S
40 O
Gambar 10.35: rangkaian untuk memperoleh V
OS
, contoh 10.7.
Dari mesh sebelah kiri ;
0 ) 1000 ( 3 1000 5 = ÷ + + ÷
S S
I I
diperoleh,
mA I
S
5 . 2 ÷ =
41
Teorema Norton : contoh 10.7. lanjutan
Dari nilai sebelumnya,
S SS
I I 25 ÷ =
Sehingga;
mA I
SS
5 . 62 =
Rangkaian ekuivalen Norton ditunjukkan sbb.
I
N
= 62.5 mA
R
N
= 40 O
A
B
42
Rangkaian Norton untuk contoh 10.7
Lanjutan dari contoh 10.7:
Penggunaan transformasi sumber diketahui bahwa
rangkaian ekuivalen Thevenin adalah sebagai berikut:
+
_
2.5 V
40 O
Gambar 10.36: Ekuivalen Thevenin untuk contoh 10.7.
43
Teorema Thevenin-
Norton

Apanya

Selesai

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->