Bab IV Analisa Masalah

Depok merupakan salah satu area di provinsi Jawa Barat dengan agregat masyarakat perkecamatan pada tahun 2008 sebagai berikut:

Resource : buku profil depok tahun 2008 Selain itu apabila meninjau jumlah pelayanan kesehatan masyarakat yang tersedia di depok sendiri ada sebanyak 30 Puskesmas yang tersebar di 6 kecamatan dengan perincinan 7 di Pancoran Mas, 3 di Beji, 7 di Sukmajaya, 9 di Cimanggis, 5 di Sawangan, dan 2 di Limo. Sedangkan apabila melihat angka kejadian tuberculosis di depok sepanjang tahun 2008 ada sekitar 2185 kasus dengan prosentase kesembuhan telah mencapai 80,95% (935 kasus telah sembuh dan terobati di pelayanan kesehatan). Menurut perkembangan data yang didapat dari Bapak Mahindra Kepala seksi Pengendalian dan Pengawasan Dinas Kesehatan Kota Depok melalui wawancara dengan surat kabar depok

menerangakan bahwa adanya penurunan angka penderita TB di Depok yakni menjadi 918 yang terperinci sebagai berikut : Kecamatan Pancoran Mas Beji Sukmajaya Cimanggis Limo Sawangan Total Jumlah (orang) 115 65 260 399 60 19 918 Sedangkan data yang menudukung dari penelitian yang dilakukan oleh Felly Philipus Senewe pada tahun 1997 dengan memfokuskan kepada faktor yang mempengaruhi kepatuhan dan ketidakpatuhan dalam pengobatan TBC dengan beberapa variable dengan jumlah responden 215 yang merupakan sampel yang diambil dari semua Puskesmas di Depok. Frekuensi distribusi responden terhadap tingkat kepatuhan berobat Patuh /tidak patuh Patuh Tidak patuh Jumlah 144 71 % 67 33 2. Hubungan antara adanya kunjungan ke rumah dengan kepatuhan berobat .3 100 jumlah N 99 116 215 % 46 54 100 3. maka telah didapatkan hasil sebagai berikut : 1. Hubungan penyuluhan kesehatan dengan kepatuhan berobat Penyuluhan puskesmas Ada Tidak ada Total Tidak Patuh N 49 22 71 % 69 31 100 Patuh N 50 94 144 % 34.7 65.

Selain itu dalam upaya dalam mengurangi prosentase kesakitan yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculocis sp.5 100 Patuh N 8 136 144 % 5.8 54 100 Dapat dilihat dan dianalisis bahwa tingkat agregat masyarakat kota depok terhadap penyakit tuberculosis mengalami penurunan hal ini dikarenakan adanya pelayanan kesehatan dan pengaplikasian teori-teori dalam mengatasi masalah-masalah TB dengan agregat masyarakat. Terlebih lagi kota Depok merupakan salah satu dari urban city sehingga masalah yang timbul pun semakin kompleks dan salah satunya adalah TB. Hubungan ketersediaan obat dengan kepatuhan berobat Jumlah obat Tidak Patuh N Ada Tidak ada Total 39 32 71 % 54.3 59.4 100 jumlah N 19 116 215 % 8.2 40.1 100 Patuh N 75 69 144 % 52.1 47.5 84.6 94.9 100 jumlah N 114 101 215 % 53 47 100 5.8 100 Patuh N 58 86 144 % 40.Kunjungan Tidak Patuh N % 59.5 100 Tidak ada Ada Total 42 29 71 4.5 53. 30/02/13).7 100 jumlah N 100 115 215 % 46. Di lihat dari sisi keperawatan komunitas yang cakupan dan targetnya selain individu adalah komunitas atau kelompok tertentu tentunya berperan dalam menurunkan prosentase tersebut . Pemerintaan kota Depok telah menganggarkan untuk perbaikan fasilitas kesehatan terutama dari lingkungan sehingga mendukung untuk perbaikan dan penyembuhan pasien (republika. Hubungan transportasi dengan kepatuhan berobat Transportasi Tidak Patuh N Sulit Mudah Total 11 60 71 % 15.9 45.

Vol. Dalam hal ini perawat komunitas telah mengaplikasikan teori. Selain itu juga peran perawat komunitas sebagai educator. 30. (1997). www. dan banyak pemukiman yang tidak memenuhi standar kesehatan . memberikan edukasi terkait dengan pencegahan prevalensi dan pemngobatan tuberculosis terutama untuk low income family.dikarenakan ada beberapa program kerja yang dapat dilihat di table terkait dengan tingkat kepatuhan berobat pasien TB seperti penyuluhan dan kunjungan ke rumah. over population. Hal ini diterapkan sebagai upaya untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait dengan raantai pengobatan penyakit TB sehingga pemahaman masyarakat menjadi meningkat terhadap penyakit TB.I . . Namun. 31-38. No.id . Untuk itu demi meningkatkan angka kesembuhan masyarakat Depok dari tuberculosis dari ancaman peran perawat komunitas adalah memberikan edukasi terkait dengan bagaimana lingkungan dalam suatu komunitas yang baik setidaknya mendekati dengan teori dan konsep keperawatan Nightingale untuk kondisi rumah. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Berobat Penderita Tuberkulosis Paru di Puskesmas Depok. diunduh pada 25 Februari 2013. dan penataan kota yang lebih baik lagi sebagai upaya menurunkan populasi udara di kota Depok. dan care manager pun dijalankan di dalam menangi masalah TB di kota depok.depok.P. F. Depok tetap memiliki ancaman akan tuberculosis seperti polusi udara yang mempengaruhi saturasi oksigen di udara. sebagai urban city. berkurangnya lahan penghijauan.go. 16.40 WIB Senewe. 2002 . Referensi : Table profil 2008. peran pemerintaha pusat kota Depok adalah memastikan pasokan setiap obat-obatan yang dikonsumsi dalam pengobatan pasien tuberculosis. memfasilitasi pasien dengan fasilitas yang telah sesuai dengan standar kesehatan. konsep dan model keperawatan Neuman di mana mengikutsertakan masyarakat sebagai pasien dalam rangka mencegah dan menanggulangi penyakit TB (client as partner). advokat. Selain itu. Buletin Penelitian Kesehatan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful