Bahaya-bahaya dalam Survival Banyak sekali bahaya dalam survival yang akan kita hadapi, antara lain

: Ketegangan dan panik Cara Pencegahan : Sering berlatih, Berpikir positif dan optimis dan Persiapan fisik dan mental Matahari / panas • Kelelahan panas • Kejang panas • Sengatan panas • Keadaan yang menambah parahnya keadaan panas : Penyakit akut / kronis, Baru sembuh dari penyakit Demam, Baru memperoleh vaksinasi, Kurang tidur, Kelelahan, Terlalu gemuk, Penyakit kulit yang merata, Pernah mengalami sengatan udara panas, Minum alkohol, Dehidrasi. Pencegahan keadaan panas : • Aklimitasi • Persedian air • Mengurangi aktivitas • Garam dapur • Pakaian : Longgar, Lengan panjang, Celana pendek, Kaos oblong Serangan penyakit Penyakit yang biasa diderita pegiat alam bebas adalah Kemerosotan mental Gejala : Lemah, lesu, kurang dapat berpikir dengan baik, histeris Penyebab : Kejiwaan dan fisik lemah atau keadaan lingkungan mencekam Pencegahan : Usahakan tenang dan tentu saja banyak berlatih Bahaya binatang beracun dan berbisa Keracunan emam, Disentri, Typus, Malaria

ranting kayu. Gua [yang bukan tempat persembunyian binatang. nyeri dan kejang perut. daun-daunan yang lebar. Minum air sabun mandi panas. bisa pingsan. kejang kejang seluruh badan. tidak ada gas beracun dan tidak mudah longsor]. kadang-kadang mencret. panas. Shelter asli alam . 2. maka gunakan bivouck panggung] Di atas bivouck / shelter tidak ada dahan pohon mati/rapuh Bukan sarang nyamuk/serangga Bahan kuat Jangan terlalu merusak alam sekitar Terlindung langsung dari angin . atau separuhnya alam dan separuhnya butan [misalnya ponco di kombinasi dengan ceruk batu atau pohon tumbang atau ranting kayu] Syarat bivouck :       Hindari daerah aliran air [bila terpaksa. Pusing dan muntah. Kedinginan [untuk penurunan suhu tubuh 30° C bisa menyebabkan kematian Membuat Bivouck (Shelter) Membuat bivouck atau shelter perlindungan dalam keadaaan darurat sebenarnya bertujuan untuk untuk melindungi diri dari angin. Minum teh pekat atau di tohok anak tekaknya  Keletihan amat sangat Pencegahan : Makan makanan berkalori dan Membatasi kegiatan Bahaya lainnya dalam survival adalah : Kelaparan. dingin dan gangguan binatang. hujan. Shelter buatan dari alam . Lecet. Ingat ! didalam gua jangan berteriak karena dapat meruntuhkan dinding gua.   Penyebab : Makanan dan minuman beracun Pencegahan : Air garam di minum. Gejala . Macam –macam bivouck : 1.

Nyamuk . Disengat Lebah . Ikatlah tubuh di sebelah pangkal yang digigit. Ular dll . Tempelkan tanah basah/liat di atas luka sengatan. Taburkan garam di sekeliling bivouck untuk pencegahan 7. Gosokkan sedikit garam pada bekas gigitan nyamuk 2. Letakkan cabe merah pada jalan semut. dll . Gosokkan obat gosok pada luka gigitan. Obat nyamuk. Gigitan Lintah . Pijatlah daerah sekitar luka sampai racun keluar. Bunga kluwih dibakar. Membuang [mengais] lintah upayakan dengan patahan kayu hidup yang ada kambiumnya. Teteskan sari jeruk mentah pada lintahnya. Gombal / kain butut [dalam keadaan memaksa. Jangan dipijit-pijit. Letakkan sobekan daun sirih pada jalan semut 6. Laron . autan. Oleskan air bawang merah pada luka bekas sengatan berkali-kali. Teteskan air tembakau pada lintahnya. Untuk mencegah dan mengobati secara darurat gigitan dan sengatan binatang berbisa mematikan harus mempelajari Emergency Medical Care [EMC] . Taburkan garam di atas lintahnya. Olesi dengan petsin untuk mencegah pembengkakan 4. Tempelkan pecahan genting panas di atas luka. Kalajengking dan lipan. Taburkan serbuk lada dan minyak goreng pada luka. Tempelkan asam yang dilumatkan di atas luka. Taburkan abu rokok di atas lintahnya.Mengatasi Gangguan Binatang 1. Semut Gatal . penulis pernah memotong lengan baju kaos sebagai pengganti gombal] dan minyak tanah dibakar kemudian dimatikan sehingga asapnya bisa mengusir nyamuk . 5. Mengusir laron yang terlalu banyak dengan cabe yang digantungkan 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful