TUGAS TATA RUANG DAN PERENCANAAN LINGKUNGAN

“PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA”

OLEH : Elfina Noviarni Chandra 1007113562

PROGRAM STUDI TEKNIK LINGKUNGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS RIAU PEKANBARU
2012

Kegiatannya harus dapat meningkatkan useable resources ataupun replaceable resource. sustainable development. dsb) yang berprinsip "memenuhi kebutuhan sekarang tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi masa depan”. Menurut KLH (1990) pembangunan (yang pada dasarnya lebih berorientasi ekonomi) dapat diukur keberlanjutannya berdasarkan tiga kriteria yaitu : 1. bisnis. Pada 1982. Senada dengan konsep diatas. Pembangunan berkelanjutan (Emil Salim. masyarakat. 2.1990) bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu faktor yang harus dihadapi untuk mencapai pembangunan berkelanjutan adalah bagaimana memperbaiki kehancuran lingkungan tanpa mengorbankan kebutuhan pembangunan ekonomi dan keadilan sosial. bisnis. Pembangunan berkelanjutan adalah proses pembangunan (lahan. pembangunan berkelanjutan adalah proses pembangunan (lahan.Pembangunan Berkelanjutan Di Indonesia Pembangunan berkelanjutan adalah terjemahan dari Bahasa Inggris. Kenya. sebagai reaksi ketidakpuasan atas penanganan lingkungan selama ini. kota. dan World Wide Fund for Nature (WWF) pada 1980.WCED). Istilah pembangunan berkelanjutan diperkenalkan dalam World Conservation Strategy (Strategi Konservasi Dunia) yang diterbitkan oleh United Nations Environment Programme (UNEP). 3. Dalam sidang istimewa tersebut disepakati pembentukan Komisi Dunia untuk Lingkungan dan Pembangunan (World Commission on Environment and Development . Sutamihardja (2004). UNEP menyelenggarakan sidang istimewa memperingati 10 tahun gerakan lingkungan dunia (1972-1982) di Nairobi. kota. masing-masing menjadi Ketua dan Wakil Ketua WCED. untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi manusia. International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN). Menurut Brundtland Report dari PBB (1987). dsb) yang berprinsip “memenuhi kebutuhan sekarang tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi masa depan”. Tidak ada polusi dan dampak lingkungan lainnya. menyatakan sasaran pembangunan berkelanjutan mencakup pada upaya untuk mewujudkan terjadinya: . Pembangunan yang berkelanjutan pada hekekatnya ditujukan untuk mencari pemerataan pembangunan antar generasi pada masa kini maupun masa mendatang. PBB memilih PM Norwegia Nyonya Harlem Brundtland dan mantan Menlu Sudan Mansyur Khaled. Tidak ada penggunaan sumber daya alam atau depletion of natural resources. masyarakat.

Tiga aspek yang harus diperhatikan untuk memelihara integritas tatanan lingkungan yaitu . keberlanjutan ekologis. air. Memelihara integritas tatanan lingkungan agar sistem penunjang kehidupan dibumi tetap terjamin dan sistem produktivitas. Untuk menjamin keberlanjutan ekologis harus diupayakan hal-hal sebagai berikut : a. b. dan pemulihan tanah. politik. f.a. serta keberlanjutan pertahanan dan keamanan 1. PENDEKATAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Secara ideal keberlanjutan pembangunan membutuhkan pendekatan pencapaian terhadap keberlanjutan ataupun kesinambungan berbagai aspek kehidupan yang mencakup. daya dukung. Pemerataan manfaat hasil-hasil pembangunan antar generasi (intergenaration equity) yang berarti bahwa pemanfaatan sumberdaya alam untuk kepentingan pertumbuhan perlu memperhatikan batas-batas yang wajar dalam kendali ekosistem atau sistem lingkungan serta diarahkan pada sumberdaya alam yang replaceable dan menekankan serendah mungkin eksploitasi sumber daya alam yang unreplaceable. adaptabilitas. ketiga untuk melaksanakan kegiatan yang tidak mengganggu integritas tatanan lingkungan yaitu hindarkan konversi alam dan modifikasi ekosistem. c. udara dan seluruh kehidupan berkelanjutan. b. Pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya alam semata untuk kepentingan mengejar pertumbuhan ekonomi demi kepentingan pemerataan pemanfaatan sumberdaya alam yang berkelanjutan antar generasi. e. Safeguarding atau pengamanan terhadap kelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup yang ada dan pencegahan terjadi gangguan ekosistem dalam rangka menjamin kualitas kehidupan yang tetap baik bagi generasi yang akan datang. Mempertahankan kesejahteraan rakyat (masyarakat) yang berkelanjutan baik masa kini maupun masa yang mendatang (inter temporal). sosial budaya. ekonomi. Keberlanjutan Ekologis Keberlanjutan ekologis adalah prasyarat untuk pembangunan dan keberlanjutan kehidupan. daya asimilatif dan keberlanjutan pemanfaatan sumberdaya terpulihkan. Keberlanjutan ekologis akan menjamin keberlanjutan ekosistem bumi. d. kurangi konversi lahan subur dan kelola . Mempertahankan manfaat pembangunan ataupun pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan yang mempunyai dampak manfaat jangka panjang ataupun lestari antar generasi. Menjaga mutu ataupun kualitas kehidupan manusia antar generasi sesuai dengan habitatnya.

Tiga elemen utama untuk keberlanjutan ekonomi makro yaitu efisiensi ekonomi. Keberlanjutan Ekonomi Keberlanjutan ekonomi dari perspektif pembangunan memiliki dua hal utama keduanya mempunyai keterkaitan yang erat dengan tujuan aspek keberlanjutan lainya. rehabilitasi dan pemulihan ekosistem dan sumberdaya alam yang rusak. Memelihara keanekaragaman hayati pada keanekaragaman kehidupan yang menentukan keberlanjutan proses ekologis. berbagai kasus dilakukan terhadap kegiatan ekonomi. dan tatanan lingkungan. Pengelolaan pembangunan yang berwawasan lingkungan merupakan hal penting untuk keberlanjutan ekosistem. ukuran sosial untuk pengembangan sumberdaya manusia dan peningkatan distribusi pendapatan dan aset. sumberdaya alam yang nilai ekonominya dapat dihitung harus diperlakukan sebagai kapital yang tangibble dalam kerangka akunting ekonomi. Oleh karena itu penting mengindahkan keberlanjutan aktivitas dan ekonomi sektoral. Pertama. meningkatkan kapasitas produksi dari ekosistem alam dan binaan manusia. reformasi kelembagaan. Hal ini harus diperbaiki melalui kebijaksanaan sektoral yang spesifik dan terarah. mobilisasi tabungan domestik. 2. spesies. memelihara seluas mungkin area ekosistem yang dimodifikasikan untuk keanekaragaman dan keberlanjutan keanekaragaman spesies. dan limbah yang dibuang tidak melampaui daya asimilatifnya lingkungan. Hal tersebut diatas dapat dicapai melalui kebijaksanaan makro ekonomi mencakup reformasi fiskal. Terdapat tiga aspek keanekaragaman hayati yaitu keanekaragaman genetika. kedua. Untuk mencapai keberlanjutan ekonomi sektoral. pengelolaan nilai tukar.dengan buku mutu ekologis yang tinggi. Untuk mengkonversikan keanekaragaman hayati tersebut perlu hal-hal berikut yaitu “menjaga ekosistem alam dan area yang representatif tentang kekhasan sumberdaya hayati agar tidak dimodifikasikan. kekuatan pasar yang tepat guna. konservatif terhadap konversi lahan pertanian”. meningkatkan efisiensi sektor publik. Proses yang menjadikan rangkaian jasa pada manusia masa kini dan masa mendatang. Hal ini dapat dilaksanakan melalui : pencegahan pencemaran lingkungan. dan meningkatkan pemerataan dan distribusi kemakmuran. Keberlanjutan Ekonomi Sektoral Penyesuaian kebijakan yang meningkatkan keberlanjutan ekonomi makro secara jangka pendek akan mengakibatkan distorsi sektoral yang selanjutnya mengabaikan keberlanjutan ekologis. secara prinsip harga . kesejahteraan ekonomi yang berkesinambungan. 3. Keberlanjutan ekonomi makro menjamin kemajuan ekonomi secara berkelanjutan dan mendorong efisiensi ekonomi melalui reformasi struktural dan nasional. c.

pemerataan pemulihan lahan dan peningkatan peran wanita. Beberapa persyaratan dibawah ini penting untuk keberlanjutan sosial yaitu : prioritas harus diberikan pada pengeluaran sosial dan program diarahkan untuk manfaat bersama. Halangan terhadap sustainable yeild tidak boleh keberlajutan sosial harus dihilangkan dengan pemenuhan kebutuhan dasar manusia. d. karena sumberdaya lingkungan adalah biosfer. sedangkan sumber yang tidak terpulihkan mempunyai jumlah absulut dan berkurang bila dimanfaatkan. Mendorong pertisipasi masyarakat lokal dalam pengambilan keputusan. Keberlanjutan Sosial Budaya Secara menyeluruh keberlanjutan sosial dan budaya dinyatakan dalam keadilan sosial. kesadaran dan partisipasi masyarakat. 4. meningkatkan kualitas. Oleh karena itu pada kondisi seperti ini konsep diterapkan. Keberlanjutan pembangunan tidak mungkin tercapai bila terjadi kesenjangan pada distribusi kemakmuran atau adanya kelas sosial. secara menyeluruh sumberdaya ini tidak menciut akan tetapi berpariasi sesuai dengan kualitasnya.sumberdaya alam harus merefleksi biaya ekstaksi. Sumber yang terpulihkan seperti hutan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan bila tidak memperlakukan produktivitas ekonomi sebagai fungsi yang pasif atau jasa yang mengalir. dan dengan memahami dan menggunakan pengetahuan tradisional demi manfaat masyarakat dan pembangunan ekonomi. memperkuat peranan dan status wanita. harga diri manusia dan peningkatan kualitas hidup seluruh manusia. Memenuhi kebutuhan dasar manusia. efektivitas dan lingkungan keluarga. menggunakan prinsip pengelolaan yang berkelanjutan. c. tidak terpulihkan. Mempertahankan keanekaragaman budaya. membatasi dampak lingkungan pemanfaatannya sekecil mungkin. Kelas sosial yang dihilangkan dimungkinkannya untuk mendapat akses pendidikan yang merata. investasi pada perkembangan sumberdaya misalnya meningkatkan status wanita. dengan memerangi kemiskinan dan mengurangi kemiskinan absolut. b. Pembangunan berkelanjutan dalam konteks sumberdaya yang tidak dapat dipulihkan berarti: pemanfaatan secara efisien sehingga dapat dimanfaatkan oleh generasi masa mendatang dan diupayakan agar dapat dikembangkan substitusi dengan sumberdaya terpulihkan. dengan mengakui dan menghargai sistem sosial dan kebudayaan seluruh bangsa. ditambah biaya lingkungan dan biaya pemanfaatannya. Keberlanjutan sosial dan budaya mempunyai empat sasaran yaitu : a. Stabilitas penduduk yang pelaksanaannya mensyaratkan komitmen politik yang kuat. Pakar ekonomi harus mengidentifikasi dan memperlakukan sumber daya sebagai sumber yang terpulih. dan lingkungan hidup. akses pendidikan dan .

perlu dihindari melalui keputusan lokal tentang prioritas dan alokasi sumber daya. pengusaha atau . 5. Peran Tata Ruang Dalam Pembangunan Kota Berkelanjutan Terkait dengan pembangunan perkotaan. Keberlanjutan Pertahanan dan Keamanan. partikulatif dalam konteks lebih menekankan pada aspek fisik dan ekonomi semata. serta Bangkok sudah berhasil menata diri menuju keseimbangan baru ke arah kota dengan menyediakan ruang yang lebih nyaman bagi warganya melalui perbaikan moda transportasinya. Menurut Budimanta (2005). maka kota yang menganut paradigma pembangunan berkelanjutan dalam rencana tata ruangnya merupakan suatu kota yang nyaman bagi penghuninya. air. sosial dan politik. ancaman dan gangguan baik dari dalam dan luar yang langsung dan tidak langsung yang dapat membahayakan integritas. kepastian kesedian pangan. rencana tata ruang adalah suatu bentuk kebijakan publik yang dapat mempengaruhi keberlangsungan proses pembangunan berkelanjutan. Keberlanjutan keamanan seperti menghadapi dan mengatasi tantangan. Sedangkan ketiga kota lainnya menerapkan cara pandang pembangunan berkelanjutan dalam berbagai variasinya. kesenjangan antar regional dan desa. kota. Konflik yang paling sering terjadi di Indonesia adalah konfl ik antar pelaku pembangunan yang terdiri dari pemerintah (public sector). bila kita membandingkan wajah kota Jakarta dengan beberapa kota di Asia maka akan terlihat kontras pembangunan yang dicapai.kesehatan. dan pemukiman. identitas. dimana akses ekonomi dan sosial budaya terbuka luas bagi setiap warganya untuk memenuhi kebutuhan dasar maupun kebutuhan interaksi sosial warganya serta kedekatan dengan lingkungannya. demokrasi yang dilaksanakan perlu memperhatikan proses demokrasi yang transparan dan bertanggungjawab. sehingga didapatkan kondisi ruang kota yang lebih nyaman sebagai ruang hidup manusia di dalamnya. Menurut Budihardjo (2005). 6. kelangsungan negara dan bangsa perlu diperhatikan. Namun masih banyak masalah dan kendala dalam implementasinya dan menimbulkan berbagai konfl ik kepentingan. Singapura telah menjadi kota taman. Perbedaan terjadi karena Jakarta menerapkan cara pandang pembangunan konvensional yang melihat pembangunan dalam konteks arsitektural. Tokyo memiliki moda transportasi paling baik di dunia. kebebasan individu dan sosial untuk berpartisipasi dibidang ekonomi. Keberlanjutan Politik Keberlanjutan politik diarahkan pada respek pada human right. kemajuan ekonomi harus berkelanjutan melalui investasi dan perubahan teknologi dan harus selaras dengan distribusi aset produksi yang adil dan efektif.

yaitu ekonomi. serta bangunan bersejarah yang semakin menghilang berganti dengan bangunan modern dan minimalis karena alasan ekonomi. baik secara formal maupun informal. namun kenyataan yang terjadi malah bertolak belakang. Konfl ik yang terjadi antara lain: antara sektor formal dan informal atau sektor modern dan tradisional di perkotaan terjadi konfl ik yang sangat tajam. Fenomena globalization withlocal fl avour harus dikembangkan untuk menangkal penyeragaman wajah kota dan tata ruang. . antara lain : 1. Terkait dengan berbagai konflik tersebut. dan segenap lapisan masyarakat. proyek “urban renewal” sering diplesetkan sebagai “urban removal”. maka kota bukanlah menjadi tempat yang nyaman bagi warganya. menyeluruh dan terpadu dengan model-model advocacy. profesional (expert). agar kaidah a city as a social work of art dapat terejawantahkan dalam wujud kota yang memiliki jati diri.pengembang (private sector). dengan wawasan pada pelaksanaan atau action oriented plan. Dalam kondisi seperti ini. lingkungan dan sosial harus menjadi dasar pertimbangan sejak awal disusunnya suatu produk rencana tata ruang kota/wilayah. lembaga swadaya masyarakat. Penegakan mekanisme development control lengkap dengan sanksi (disinsentif) bagi berbagai jenis pelanggaran dan insentif untuk ketaatan pada peraturan. 4. maka beberapa usulan yang diajukan Budihardjo (2005) untuk meningkatkan kualitas perencanaan ruang. Perlu adanya perhatian yang lebih terhadap kekayaan khasanah lingkungan alam dalam memanfaatkan sumber daya secara efektif dan efisien. ilmuwan (perguruan tinggi). 3. Perlu peningkatan kepekaan sosio kultural dari para penentu kebijakan dan para professional (khususnya di bidang lingkungan binaan) melalui berbagai forum pertemuan/diskusi/ceramah/publikasi. Disamping enam usulan tersebut tentunya implementasi indikator-indikator pembangunan berkelanjutan yang berpijak pada keseimbangan pembangunan dalamsedikitnya 3 (tiga) pilar utama. 5. Keunikan setempat dan kearifan lokal perlu diserap sebagai landasan dalam merencanakan dan membangun kota. Orientasi jangka panjang yang ideal perlu disenyawakan dengan pemecahan masalah jangka pendek yang bersifat inkremental. wakil masyarakat. 6. Penataan ruang secara total. sudah saatnya dilakukan secara konsekuen dan konsisten. Kaidah-kaidah pembangunan berkelanjutan cenderung dikibarkan sebagai slogan yang terdengar sangat indah. participatory planning dan over-the-board planning atau perencanaan lintas sektoral. fasilitas publik seperti taman kota harusbersaing untuk tetap eksis dengan bangunan komersial yang akan dibangun. 2.

_PEND._LUAR_SEKOLAH/195207251978031ACE_SURYADI/askar_jaya.pdf .upi.edu/Direktori/FIP/JUR.penataanruang.net/upload/data_artikel/data%20bltn%202009.Sumber Bacaan: http://bulletin.pdf http://file.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.