“...

Suatu motor induksi merupakan suatu motor yang dicatu oleh arus bolakbalikpada statornya secara langsung dan pada rotornya dengan imbas atau transformator dari stator...” Mesin-Mesin Listrik Edisi Keempat alih bahasa Ir. Djoko Achyanto, M.Sc.EE Mesin Listrik terbagi atas 3 yaitu, mesin listrik arus searah, mesin listrik arus bolak-balik. Dan transformator.Di sini kita akan membahas tentang mesin arus bolak-balik yang diklasifikasikan menjadi 2 bagian pula baik itu generator maupun motor yakni generator/motor sinkron dan generator/motor asinkron. Sinkron artinya bahwa putaran rotor sama dengan jumlah frekuensi, adapun asinkron biasa disebut generator atau motor induksi. Teori Dasar Motor Induksi Tiga Fasa. Motor induksi adalah suatu mesin listrik yang merubah energi listrik menjadi energi gerak dengan menggunakan gandengan medan listrik dan mempunyai slip antara medan stator dan medan rotor. Motor induksi merupakan motor yang paling banyak kita jumpai dalam industri. Stator adalah bagian dari mesin yang tidak berputar dan terletak pada bagian luar. Dibuat dari besi bundar berlaminasi dan mempunyai alur – alur sebagai tempat meletakkan kumparan. Rotor sangkar adalah bagian dari mesin yang berputar bebas dan letaknya bagian dalam. Terbuat dari besi laminasi yang mempunayi slot dengan batang alumunium / tembaga yang dihubungkan singkat pada ujungnya. Rotor kumparan ( wound rotor ), Kumparan dihubungkan bintang dibagian dalam dan ujung yang lain dihubungkan dengan slipring ke tahanan luar. Kumparan dapat dikembangkan menjadi pengaturan kecepatan putaran motor. Pada kerja normal slipring hubung singkat secara otomatis, sehingga rotor bekerja seperti rotor sangkar. Keuntungan motor tiga phasa :

Konstruksi sangat kuat dan sederhana terutama bila motor dengan rotor sangkar. Harganya relatif murah dan kehandalannya tinggi. Effesiensi relatif tinggi pada keadaan normal, tidak ada sikat sehingga rugi gesekan kecil.

• •

4fnØ . Torsi suatu motor akan timbul apabila ns > nr. ns = kecepatan sinkron. Kerugian Penggunaan Motor Induksi • • • Kecepatan tidak mudah dikontrol Power faktor rendah pada beban ringan Arus start biasanya 5 sampai 7 kali dari arus nominal Prinsip kerja Motor 3 Phasa 1. Karena kumparan rotor merupakan kumparan rangkaian tertutup. . maka pada kumparan stator akan timbul medan putar dengan kecepatan. Jika ns = nr tegangan akan terinduksi dan arus tidak mengalir pada rotor. akibatnya pada kumparan rotor akan timbul tegangan induksi ( ggl ) sebesa E2s = 44. 7. Medan putar stator akan memotong konduktor yang terdapat pada sisi rotor. Adanya arus dalam medan magnet akan menimbulkan gaya ( F ) pada rotor. maka tegangan induksi akan menghasilkan arus ( I ). Perbedaan antara kecepatan nr dengan ns disebut dengan slip ( S ) yang dinyatakan dengan Persamaan S = ns-nr/ns (100%) 8. Bila sumber tegangan tiga phasa dipasang pada kumparan stator. Untuk membangkitkan tegangan induksi E2s agar tetap ada. ns = 120f/P . maka rotor akan berputar searah dengan arah medan putar stator. Keterangan : E = tegangan induksi ggl.• Biaya pemeliharaan rendah karena pemeliharaan motor hampir tidak diperlukan. N = banyak lilitan. 6. Dilihat dari cara kerjanya motor tiga phasa disebut juga dengan motor tak serempak atau asinkron. Bila torsi awal yang dihasilkan oleh gaya F pada rotor cukup besar untuk memikul torsi beban. 5. 9. Q = fluks 3. p = jumlah kutup 2. 4. f = frekkuensi. maka diperlukan adanya perbedaan relatif antara kecepatan medan putar stator (ns) dengan kecepatan putar rotor (nr). f = frekuensi sumber. dengan demikian tidak ada torsi yang dapat dihasilkan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful