P. 1
“Refleksi Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928_ Tolak Nasionalisme, Saatnya Pemuda Perjuangkan Syariah dan Khilafah”

“Refleksi Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928_ Tolak Nasionalisme, Saatnya Pemuda Perjuangkan Syariah dan Khilafah”

|Views: 1|Likes:
Published by Rizky M Faisal

More info:

Published by: Rizky M Faisal on May 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/14/2014

pdf

text

original

Home

Posts RSS Comments RSS Facebook

Contact Us

Search...

HOME

HEADLINE

ANALISIS

OPINI

TSAQOFAH

TARIKH

MAHASISWI

KEGIATAN

AKHBAR UIKA

ISLAMIC SHARE

DOWNLOAD

Home » Torehan syabab FKIM » “Refleksi Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928: Tolak Nasionalisme, Saatnya Pemuda Perjuangkan Syariah dan Khilafah”

RECENT

POPULAR

COMMENT

MISTERI

Khilafah Hanya 30 Tahun?

“Refleksi Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928: Tolak Nasionalisme, Saatnya Pemuda Perjuangkan Syariah dan Khilafah”
Written By fkim uikabogor on 4/07/2013 | 03:23
Like Send Be the first of your friends to like this.

Soal:Benarkah Khilafah hanya tiga puluh tahun? Jika benar, apakah berarti setelah itu kewajiban men...
Tafsir QS al-Furqan [25]: 67: Sifatsifat ‘Ibâd al-Rahman (3)

Tanggal 28 Oktober, para pemuda boleh berbangga. Sejarah telah mengukir hari itu sebagai Hari Sumpah Pemuda. Hari di mana para pemuda berserikat menuntut kemerdekaan Indonesia atas penjajahan asing. Gebrakan yang dilakukan oleh para pemuda bangsa pada 84 tahun lalu, telah berhasil menorehkan rumusan sumpah pemuda. Tepat 28 Oktober 1928, ribuan pemuda memadati sebuah bangunan di Jalan Kramat Raya 106 untuk membacakan Sumpah Pemuda Ikatan Nasionalisme telah menggerakkan para pemuda kala itu untuk bersatu demi merebut kemerdekaan bangsa Indonesia. Perang fisik yang terjadi di tengah-tengah kondisi bangsa yang terjajah, rupanya mampu memberikan suntikan semangat dalam diri para pemuda. Namun sayangnya, semangat itu hanyalah semangat semu. Mereka bersatu karena terikat oleh semangat nasionalisme. Ikatan satu tanah air, satu bangsa, serta satu bahasa. Ikatan semu yang hanya muncul saat adanya serangan dari luar yang mengancam mereka. Pemuda merasa terancam dengan serangan bertubi-tubi yang dilakukan oleh penjajah. Hal inilah yang akhirnya menggerakkan mereka untuk melakukan perlawanan. Bersatu (hanya) saat dijajah secara fisik. Namun, ketika penjajahan fisik itu telah berakhir, semangat nasionalisme pun turut surut. Sehingga salah besar jika kita berharap pada ikatan nasionalisme. Ikatan semu, mudah hilang, dan bathil. Apakah kita pikir sekarang bangsa ini sudah merdeka dari penjajahan? Salah besar jika kita menganggap demikian. Bahkan hingga detik ini pun kita masih dijajah. Walaupun penjajahan itu tidak lagi secara fisik, tetapi penjajahan secara pemikiran terus mengancam. Lalu di manakah nasionalisme yang kalian banggakan? Hilang, terbawa arus globalisasi, terkubur genangan hedonisme. Bayangkan jika suatu saat kalian berpindah kewarganegaraan ke Belanda, dan (seandainya) saat itu Belanda sedang dijajah oleh Indonesia. Lalu atas dasar ikatan nasionalisme kalian beralih membela Belanda dan memusuhi Indonesia. Betapa munafiknya ikatan ini bukan? Karenanya nasionalisme memang merupakan ikatan yang bathil (salah), dan tidak layak dijadikan pedoman. Berbeda halnya dengan pandangan Islam dalam menyatukan umat dengan digerakkan oleh ikatan akidah/ideologi, yaitu ideologi Islam. Ikatan yang didasarkan atas keimanan kepada Allah swt. Ikatan yang tidak hanya tersekat batas negara, tetapi lebih bersifat global dan mendunia. Tidak lagi memandang bahwa kita adalah bangsa Indonesia, tetapi melihat bahwa kita adalah makhluk ciptaan Allah swt. Ikatan yang muncul karena konsekuensi keimanan kita, yang mengakui Allah swt. sebagai pencipta sekaligus pengatur hidup kita. Sehingga ketika melihat kondisi dunia yang mencampakkan aturan Allah swt, takni Syariah, maka di manapun berada, pemuda dengan ikatan akidah ini akan memberontak, meneriakkan perubahan demi diterapkannya Syariah secara totralitas di muka bumi. bunuh sejenak sumpah pemuda dengan ikatan nasionalisme-nya. Mari kita buka lembaran sejarah

Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I.Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berl...
Tafsir QS al-Furqan [25]: 68-69, Sifat-sifat ‘Ibâd al-Rahmân (4 )

Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I.Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah da...
Partisipasi Perempuan, Seperti Apa?

proses ek...

Motif sesungguhnya, mengapa perempuan dimotivasi agar lebih maksimal berpartisipasi dalam
Meredam Rasa Tersinggung

Salah satu hal yang sering membuat energi kita terkuras adalah timbulnya rasa ketersinggungan diri....
◄ Previous Home Next ►

fkimuikabogor.blogspot.com/2013/04/refleksi-sumpah-pemuda-28-oktober-1928.html

1/2

Islam yang lebih mulia dengan ikatan akidah-nya. Berjalanlah di jalan yang lurus (yaitu jalan Islam), bukan jalan thaghut. Perangi sistem kufur (Demokrasi, Kapitalisme, Sekulerisme, Liberalisme) yang merusak moral bangsa. Cukup jadikan Islam sebagai satu-satunya sistem hidup kita. Jadilah pemuda Islam harapan umat, yang merindukan kemenangan dengan berjuangan menegakkan Syariah dalam naungan Khilafah Islamiyah. ALLAHU AKBAR!!! (Faqih Fiddin) Share this article :
Suka 0 Tw eet 0 0

RELATED ARTICLES
Tahun Baru Umat Islam Wahai Saudaraku MAHASISWA JANGAN GALAU DEMOKRASI BERTENTANGAN DENGAN ISLAM Meminang Facebook Temukan kami di Facebook Fkim's site
Suka 111

0 KOMENTAR: POSKAN KOMENTAR

M a s u k k a nk o m e n t a rA n d a . . . Twitter

Tweets
FKIM UIKA Bogor @fkimuikabogor

Follow @fkim uikabogor 28 Apr

Beri komentar sebagai: Google Account Publikasikan Pratinjau

Dunia Membisu Terhadap Pembantaian Jika Korbannya Kaum Muslim wp.me/p1rCbf-4j2 lewat @wordpressdotcom

Posting Lebih Baru

Beranda

Posting Lama

Tweet to @fkimuikabogor

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT. Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan

Template Modify by Divisi INFOKOM FKIM Proudly pow ered by Blogger

fkimuikabogor.blogspot.com/2013/04/refleksi-sumpah-pemuda-28-oktober-1928.html

2/2

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->