You are on page 1of 11

BAB II DASAR TEORI

2.1 Sistem Hidrolik

Sistem hidrolik sebenarnya telah diterapkan bertahuntahun yang lalu , namun orang tidak sadar jika telah merapkan penggunaan sistem hidrolik. Sejak itu mereka terus menerapakan penggunaan sistem hidrolik pada peralatan yang dapat membantu kerja mereka.Lama-kelamaan pengaplikasian sistem ini banyak digunakan untuk kemajuan dan kemudahan umat manusia. Hidrolik adalah suatu sistem yang mengunakan fluida untuk sumber tenaga dalam suatu mekanisme. Pada sistem hidrolik ini fluida adalah merupakan tenaga yang berfungsi sebagai penggerak sistem. Sistem hidrolik bisa disebut juga sebagai suatu sistem yang transmisinya menggunakan media fluida cair. Hidrolik adalah ilmu pengerak fluida cair , namun disisni tidak hanya terbatas dengan fluida air saja. Pada saat ini penggunaan sistem hidrolik telah banyak dilengkapi dengan control yang dapat penunjang pengendalian dan ketepatan (presisi) dalam penggunaannya. Sistem hidrolik bekerja dengan prinsip jika suatu zat cair dikenakan tekanan maka tekanan tersebut akan merambat ke segala arah dengan tidak berkurang dan bertambah tekanannya. Hidrolika yaitu ilmu yang mempelajari tentang sifatsifat dan hukum-hukum zat cair dalam keadaan diam maupun bergerak (mengalir).Fluida cair dalam sistem hidrolik berfungsi sebagai penerus gaya . Umumnya yang dipakai dalam fluida cair adalah minyak mineral.

derek lantai. Contoh : rem hidrolik.Sistem Hidroliok Hidrostatis Sistem hidrolik hidrostatis adalah sistem hidrolik yang mana sifat daripada zat cair tersebut diam . Contoh : Pembangkit listrik.Pompa hidrolik Pompa hidrolik berfungsi untuk mengalirkan cairan hidrolik ke seluruh sistem.Sistem Hidrolik Hidrodinamis Sistem hidrolik hidrodinamis adalah system sifat daripada zat cairnya bergerak sehingga dapat menimbulkan atau memiliki tenaga hidrolik. jadi tenaga muncul karena ada pengerak lain bukan dari zat cair tersebut. Turbin 2. b. Poros pompa hidrolik .Unit Tenaga Unit tenaga atau yang sering disebut power pack adalah berfungsi sebagai pembangkit aliran untuk mengalirkan fluida keseluruh komponen sistem hidrolik dan mentransfer tenaga yang diberikan pengerak utama. Unit Tenaga terdiri dari : a. dongkrak hidrolik.Penggerak Mula (Primermover) Yaitu pengerak yang berupa motor listrik atau motor bakar. 2.2 Macam – Macam Sistem Hidrolik Berdasarkan prinsip kerja mekaniknya sistem hidrolik di bagi menjadi dua macam . Penggerak mula menghasilkan tenaga mekanik berupa putaran poros. yaitu : 1.3 Komponen-komponen Sistem Hidrolik Komponen utama system hidrolik ada tiga yaitu : 1.2. yaitu dari hasil pengubahan tenaga listrik atau tenaga panas menjadi tenaga mekanik.

2. b. sehingga dapat dikatakan bahwa macam-macam penggunaan sistem kontrol hidrolik sangat luas dan hanya dibatasi oleh daya kreatifitas perancangnya. urutan gerak.Unit Penggerak (Aktuator) Unit penggerak hidrolik berfungsi untuk mengubah tenaga fluida ( tenaga yang ditransfer oleh fluida) menjadi tenaga mekanik berupa gerakan lurus ataupun gerakan putar. c.disambung (dikopel) dengan poros penggerak mula.Katup pengatur tekanan (Pressure regulator).Tangki hidrolik Tangki hidrolik yaitu yang berfungsi sebagai menampung atau menjadi tempat atau wadah cairan hidrolik. 3. Unit pengatur ini biasanya diwujudkan dalam bentuk katup (valve) yang menurut fungsinya dapat dikelompokkan menjadi 3 (tiga) yaitu : a. Dengan unit pengatur ini sistem hidrolik dapat didesain untuk berbagai macam tujuan otomatisasi dalam suatu mesin industri.Katup pengarah (Directional control valve). kecepatan. karena unit pengatur ini akan mengatur atau mengendalikan hasil kerja atau output dari sistem hidrolik sehingga baik gerakan. arah gerakan maupun kekuatannya dapat diatur secara otomatis. Mengapa demikian.sehingga begitu penggerak mula berputar maka pompa hidrolik akan berputar. c.Katup pengatur aliran (Flow control valve). Penggerak hidrolik dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu: . Putaran pompa ini akan menyebabkan terjadinya penyedotan cairan dari tangki hidrolik dan penekanan cairan ke saluran tekan.Unit Pengatur (Control elements) Unit pengatur atau yang disebut unit pengendali (control elements) adalah bagian yang menjadikan sistem hidrolik termasuk sistem otomasi.

1 klasifikasi hidrolik dalam skema 2. Gambar 2. . Pada dasarnya pompa mempunyai dua fungsi yaitu: 1.Penggerak lurus (Linear actuator): Silinder kerja tunggal Silinder kerja ganda. b.Penggerak putar (Rotary actuator): Motor hidrolik.4 Pompa Hidrolik Pompa hidrolik yaitu digerakkan secara mekanik oleh motor listrik . Awal dari pengaturan dan sistem hidrolik terdiri atas suatu unsur pembangkit tekanan. Vakum disini memungkinan tekanan atmosfer untuk mendorong fluida dari tangki ke pompa.Pompa mengakibatkan kevakuman sebagian pada saluran masuk pompa. Penggerak putar terbatas (Limited rotary actuator). Pompa hidrolik mempunyai fungsi untuk mengubah energi mekanik menjadi hidrolik dengan cara penekanan fluida kedalam system.a.

oli hidrolik akan terhisap masuk. kemudian diteruskan ke ruang kompressi. Macam-macam pompa hidrolik : a. Gambar 2.2 Pompa Sirip Aksial b. Bila volume pada ruang pompa membesar. kemudian terjadi langkah hisap dan kompressi secara bergantian.Pompa Sirip Burung Pompa ini bergerak terdiri dari dari banyak sirip yang dapat flexible bergerak di dalam rumah pompanya. Sehingga aliran oli hydrolik menjadi kontinyu. Gambar 2. kemudian menekan dan mendorongnya kedalam sistem hidrolik. Oli yang bertekanan akan dialirkan ke sistim hidrolik.3 Pompa Torak Aksial . maka akan mengalami penurunan tekanan. Gerak putar dari poros pompa diubah menjadi gerakan torak translasi.Pompa Torak Aksial Pompa hidrolik ini akan mengisap oli melalui pengisapan yang dilakukan oleh piston yang digerakkan oleh poros rotasi.2.Gerakkan mekanik pompa adalah menghisap fluida kedalam ronnga pemompaan dan membawanya melewati pompa .

Gerakan torak ini akan berlangsung terus menerus. . 2. yang mana fluida akam mendorong tabung silinder yang merupakan satu-satunya komponen yang bergerak untuk melakukan gerak translasi yang kemudian gerak ini akan diteruskan dengan kerja hidrolik.5 Silinder Kerja Hidrolik Silinder kerja hidrolik merupakan komponen utama yang berfungsi untuk mengubah dan meneruskan daya dari tekanan fluida . Gambar 2. sehingga menghasilkan alira oli / fluida yang kontinyu. Kedua rotor itu identik dengan sepasang roda gigi helix yang saling bertautan.Pompa Sekrup Pompa ini memiliki dua rotor yang saling berpasangan atau bertautan (engage). sehingga dapat memindahkan fluida oli secara aksial ke sisi lainnya. maka piston-piston pada stator akan mengisap dan mengkompressi secara bergantian. sedangkan lainnya berbentuk cembung. bila rotor berputar secara eksentrik. yang satu mempunyai bentuk cekung.c.Pompa Torak Radial Pompa ini berupa piston-piston yang dipasang secara radial.4 Pompa Torak Radial d.

Minimal compressibility 3 . Pencegah korosi. b. Tahan dingin f. Sebagai penerus tekanan atau penerus daya. c. Tidak berbusa (foaming) e.Syarat Cairan Hidrolik a. f. e. Kekentalan (viskositas yang cukup) b. Tahan api (tidak mudah terbakar) d. b.2. Penghanyut bram/chip yaitu partikel-partikel kecil yang mengelupas dari komponen. d. Tahan korosi dan tahan aus g.Cairan hidrolik tahan api .Macam-macam Cairan Hidrolik a. g. Sebagai bantalan dari terjadinya hentakan tekanan pada akhir langkah. 1. Sebagai pelumas untuk bagian-bagian yang bergerak. Sebagai pendingin komponen yang bergesekan.Property cairan hydrolik merupakan hal-hal yang dimiliki oleh cairan hydrolik tersebut sehingga cairan hydrolik tersebut dapat melaksanakan tugas atau fungsinya dengan baik. Indeks viskositasnya yang baik c.Fungsi Cairan Hidrolik Adapun fungsi antara lain: a. Sebagai pengirim isyarat (signal) 2 . Oli hidrolik Oli hydrolik yang berbasis pada minyak mineral biasanya digunakan secara luas pada mesinmesin perkakas atau juga mesin-mesin industri.6 Cairan Hidrolik Cairan hydrolik yang digunakan pada sistem hydrolik harus memiliki ciri-ciri (property) yang sesuai dengan kebutuhan. Demulsibility (water separable) h.

Cairan hydrolik tahan api ialah cairan hydrolik yang tidak mudah atau tidak dapat terbakar. Atur sedemikian rupa bahwa hanya titik pengisi tangki yang rapat-sambung sendiri yang ada pada saluran balik. Gunakan juga peralatan yang bersih untuk memasukkannya. . Cairan hydrolik semacam ini digunakan oleh sistem hydrolik pada tempattempat mesin-mesin yang resiko kebakarannya cukup tinggi. g. Simpan cairan hydrolik (drum) pada tempat yang kering. f. d. c. Cegah jangan sampai terjadi kontamisnasi gunakan filter udara dan filter oli yang baik. dingin dan terlindungi (dari hujan. 4. Perlakuan yang kurang atau bahkan tidak baik terhadap cairan hydrolik atau semakin menambah mahalnya harga sistem hydrolik sedangkan apabila kita mentaati aturan-aturan tentang perlakuan/pemeliharaan cairan hydrolik maka kerusakan cairan maupun kerusakan komponen sistem akan terhindar dan cairan hydrolik maupun sistem akan lebih awet. Pastikan menggunakan cairan hydrolik yang benarbenar bersih untuk menambah atau mengganti cairan hydrolik kedalam sistem. panas dan angin). Pantau (monitor) dan periksa secara berkala dan berkesinambungan kondisi cairan hydrolik. e. Pompakan cairan hydrolik dari drum ke tangki hydrolik melalui saringan (prefilter).Pemeliharaan Cairan Hidrolik Cairan hydrolik temasuk barang mahal. Buat interval penggantian cairan hydrolik sedemikian rupa sehingga oksidasi dan kerusakan cairan dapat terhindar. Panduan pemeliharaan cairan hydrolik adalah sebagai berikut a. b.

Semakin bertambah umur Pascal semakin mencemaskan karena terlalu giat bekerja dan belajar. bapak teori probabilitas modern. 2. Beliau mendapat nasihat dokter agar hidup santtai dan bersenangsenang. Cegah terjadinya panas/pemanasan yang berlebihan.h. i. penemu alat suntik. bila perlu pasang pendingin (cooling) atau bila terjadi periksalah penyebab terjadinya gangguan. kempa hidrolik dan kalkulator digital yang pertama. atau pasang unloading pump atau excessive resistence. pastikan bahwa komponen dan seal-sealnya cocok dengan cairan yang baru.7 Hukum Pascal Blaise Pascal adalah penemu hukum Pascal. maka perubahan tersebut akan diteruskan sama besar kesegala arah . Untuk meringankan rasa sakitnya. dan pada umur 18 tahun Pascal menciptakan kalkulator digital pertama di dunia.demikian pula seluruh sistem harus dibilas (flushed) secara baik dan benar-benar bersih. j. termasuk mengulangi percobaan Torricelli dan akhirnya menemukan hukum tekanan dalam zat cair. Perbaiki dengan segera bila terjadi kebocoran dan tugaskan seorang maitenanceman yang terlatih. Pada umur 16 tahun ia menulis buku kecil tentang kerucut. Blaise Pascal. Bila akan mengganti cairan hydrolik (apa lagi bila cairan hydrolik yang berbeda). seorang ilmuwan Prancis yang menyatakan bahwa ketika perubahan tekanan diberikan pada suatu fluida pada ruang tertutup. tetapi tidak berlaku karena mahal. Beliau bermaksud menjual mesin hitungnya. Jadi bunyi hukum Pascal dapat dinyatakan sebagai berikut : . beliau mengadakan eksperimen secara terus-menerus.

kita dapat menghitung gaya yang dialami oleh torak disebelah kanan dengan mengalikan tekanan P dengan luas penampang torak A2. Tekanan P1 ini diteruskan sama rata ke segala arah.ss Alat ini berupa bejana tertutup yang dilengkapi dengan dua buah torak (pengisap) yang luas penampangnya berbeda.“Tekanan yang diadakan dari luar kepada zat cair yang ada dalam ruangan tertutup akan diteruskan oleh zat cair itu ke segala arah dengan sama rata” Untuk mendapatkan hukum Pascal ini dengan lebih baik.5 Klasifikasi Hukum Pascal . marilah kita tinjau hukum Pascal ini secara kuantitatif. Diumpamakan pada torak yang luasnya A1 bekerja gaya sebesar F1 yang arahnya ke bawah yang besarnya sama dengan P1. yaitu A1<A2 dan di dalam bejana terdapat benda cair. maka didapat persamaan sebagai berikut Gambar 2. Termasuk di torak yang luasnya A2. Jika gaya itu kita sebut F2.

Mesin hidrolik pengangkat mobil 4.Rumus hukum pascal : F1/A1=F2/A2 Keterangan : F1 = besar gaya penghisap 1 (N) F2 = besar gaya penghisap 2 (N) A1 = Luas penampang penghisap 1 (m2) A2 = Luas penampang penghisap 2 (m2) Apikasi Hukum Pascal Hukum Pascal banyak dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan manusia. Pompa hidrolik 3. Dongkrak hidrolik 2. Alat pengepres hidrolik . Contoh alat yang prinsip kerjanya berdasarkan hukum Pascal : 1.