You are on page 1of 21

Macam-macam Alat berat dan Fungsinya

Eksistensi alat berat dalam proyek-proyek dewasa ini baik proyek konstruksi maupun proyek manufaktur sangatlah penting guna menunjang Pemerintah baik dalam pembangunan infastruktur maupun dalam eksplore hasil-hasil tambang, misalnya semen dan batubara. Keuntungankeuntungan dengan menggunakan alat-alat berat antara lain waktu yang sangat cepat, tenaga yang besar dan nilai-nilai ekonomis.

Penggunaan alat berat yang kurang tepat dengan kondisi dan situasi lapangan pekerjaan akan berpengaruh berupa kerugian antara lain rendahnya produksi, tidak tercapainya jadwal atau target yang telah ditentukan atau kerugian biaya perbaikan yang tidak semestinya. Oleh karena itu, sebelum menentukan tipe dan jumlah peralatan dan attachmentnya sebaiknya dipahami terlebih dahulu fungsi dan aplikasinya. Berikut Kami share macam-macam alat berat beserta fungsinya, agar dapat dipahami dalam penggunaannya. 1. Pengertian Alat-alat berat Alat-alat berat (yang sering dikenal di dalam ilmu Teknik Sipil) merupakan alat yang digunakan untuk membantu manusia dalam melakukan pekerjaan pembangunan suatu struktur

bangunan. Alat berat merupakan faktor pentingdidalam proyek, terutama proyek-proyek konstruksi maupun pertambangan dankegiatan lainnya dengan skala yang besar (Rostiyanti 2009) Tujuan dari penggunaan alat-alat berat tersebut adalah untuk memudahkan manusia dalam mengerjakan pekerjaannya, sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai dengan lebih mudah dengan waktu yang relatif lebih singkat.

Alat berat yang umum dipakai dalam proyek kostruksi antara lain :

- Dozer, - Alat gali (excavator) seperti backhoe, front shovel, clamshell; - Alat pengangkut seperti loader, truck dan conveyor belt; - Alat pemadat tanah seperti roller dan compactor, dan lain lain. 2. Klasifikasi alat-alat berat

Alat berat juga dapat dikategorikan ke dalam beberapa klasifikasi. Klasifikasi tersebut adalah klasifikasi fungsional alat berat dan klasifikasi operasional alat berat. 2.1. Klasifikasi Fungsional Alat Berat

Yang dimaksud dengan klasifikasi fungsional alat adalah pembagian alat tersebutberdasarkan fungsi-fungsi utama alat. Berdasarkan fungsinya alat berat dapatdibagi atas berikut ini (Rostiyanti 2009) a. Alat Pengolah Lahan Kondisi lahan proyek kadang-kadang masih merupakan lahan asli yang harus dipersiapkan sebelum lahan tersebut mulai diolah. Jika pada lahan masih terdapat semak atau pepohonan maka pembukaan lahan dapat dilakukan dengan menggunakan dozer. Untuk pengangkatan lapisan tanah paling atas dapat digunakan scraper. Sedangkan untuk pembentukan permukaan supaya rata

selain dozerdapat digunakan juga motor grader. Gambar.1.1 Dozer Sumber: http://www.senyawa.com/2010/01/jenis-dan-fungsi-alat-berat.html Bulldozer dapat dibedakan menjadi dua yakni menggunakan roda kelabang ( Crawler Tractor Dozer) dan Buldoser yang menggunakan roda karet (Wheel Tractor Dozer). Pada dasarnya Buldoser menggunakan traktor sebagai tempat dudukan penggerak utama, tetapi lazimnya traktor tersebut dilengkapi dengan sudu sehingga dapat berfungsi sebagai Buldoser yang bisa untuk menggusur tanah. Buldoser digunakan sebagai alat pendorong tanah lurus ke dapan maupun ke samping, tergantung pada sumbu kendaraannya. Untuk pekerjaan di rawa digunakan jenis Buldoser khusus yang disebut Swamp Bulldozer. b. Alat Penggali Jenis alat ini dikenal juga dengan istilah excavator. Beberapa alat berat digunakan untuk menggali tanah dan batuan. Yang termasuk didalam kategori ini adalah front shovel, backhoe, dragline, dan clamshell.

html d.com/2010/01/jenis-dan-fungsi-alat-berat. Untuk pengangkutan material lepas ( loose material) dengan jarak tempuh yang relatif jauh.senyawa.1.3 Truk Sumber: http://www.com/2010/01/jenis-dan-fungsi-alat-berat. Gambar1.html c. truck dan wagon. .senyawa.2 Backhoe Sumber: http://www. Loader dan dozer adalah alat pemindahan material. karena alat ini dapat mengangkut material secara vertical dan kemudian memindahkannya secara horizontal pada jarak jangkau yang relatif kecil. alat yang digunakan dapat berupa belt.Gambar. Alat-alat ini memerlukan alat lain yang membantu memuat material ke dalamnya. Alat Pemindahan Material Yang termasuk dalam kategori ini adalah alat yang biasanya tidak digunakan sebagai alat transportasi tetapi digunakan untuk memindahkan material dari satu alat ke alat yang lain. Alat Pengangkut Material Crane termasuk di dalam kategori alat pengangkut material.

bersegmen. dan sebagainya.html e. baik untuk jalan tanah dan jalan dengan perkerasan lentur maupun perkerasan kaku. ada yang punya permukaan halus ( plain).senyawa. Dilihat dari susunan roda gilasnya. agar tanah benar-benar mampat secara sempurna diperlukan cara-cara mekanis untuk pemadatan tanah. ada yang dengan roda tiga ( Three Wheel). Berdasarkan bahan roda penggilasnya. pneumatictiredroller. Pekerjaan pembuatan landasan pesawat terbang. berbentuk grid. namun cara ini perlu waktu lama dan hasilnya kurang sempurna. ada yang bergerak sendiri. Alat Pemadat Jika pada suatu lahan dilakukan penimbunan maka pada lahan tersebut perlu dilakukan pemadatan. Yang termasuk sebagai alat pemadat adalah tamping roller. Alat pemadat yang menggunakan penggetar (vibrator). dan Three Axle Tandem Roller. Pekerjaan pemadatan tanah dalam skala kecil pemadatan tanah dapat dilakukan dengan cara menggenangi dan membiarkan tanah menyusust dengan sendirinya. dan lain-lain.com/2010/01/jenis-dan-fungsi-alat-berat. tapi ada juga yang harus ditarik traktor. Dilihat dari bentuk permukaan roda. Pemadatan juga dilakukan untuk pembuatan jalan.Gambar1. tanggul sungai dan sebagainya tanah perlu dipadatkan semaksimal mungkin. klasifikasi Roller yang dikenal antara lain adalah:      Berdasarkan cara geraknya.4 Loader Sumber: http://www. compactor. roda dua (Tandem Roller). berbentuk kaki domba. Pemadatan tanah secara mekanis umumnya dilakukan dengan menggunakan mesin penggilas (Roller). . ada yang terbuat dari baja (SteelWheel) dan ada yang terbuat dari karet (pneumatic). jalan raya.

asphalt paver. Ditempat atau lokasi ini material disebarkan secara merata dan dipadatkan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan.  Gambar. semen. beton.html g.   Gambar.com/2010/01/jenis-dan-fungsi-alat-berat.5 Tandem Roller Sumber: http://www. Alat Penempatan Akhir Material Alat digolongkan pada kategori ini karena fungsinya yaitu untuk menempatkan material pada tempat yang telah ditentukan. . 1. Concrete Mixer Truck Sumber: http://www. dan alat pemadat. motor grader.senyawa.senyawa. Yang termasuk didalam alat ini adalah crusher dan concrete mixer truck. Alat yang dapat mencampur material-material di atas juga dikategorikan ke dalam alat pemroses material seperticoncretebatch plant dan asphalt mixing plant.com/2010/01/jenis-dan-fungsi-alat-berat.1. dan aspal.6. Alat Pemroses Material Alat ini dipakai untuk mengubah batuan dan mineral alam menjadi suatu bentuk dan ukuran yang diinginkan. Hasil dari alat ini misalnya adalah batuan bergradasi. Yang termasuk di dalam kategori ini adalah concrete spreader.html f.

html Yang termasuk dalam kategori ini adalah towercrane. Sedangkan belt merupakan alat penggerak pada conveyor belt.senyawa. a. 1.2.html 2.senyawa. 1. Klasifikasi operasional Alat Berat Alat-alat berat dalam pengoperasiannya dapat dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain atau tidak dapat digerakan atau statis. Bentuk dari alat penggerak adalah crawler atau roda kelabang dan ban karet.com/2010/01/jenis-dan-fungsi-alat-berat. Alat Statis Sumber: http://www.7 Asphalt Paver  Sumber: http://www.8 Crawlercrane  b. . Jadi klasifikasi alat berdasarkan pergerakannya dapat dibagi atas berikut ini. baik untuk beton maupun untuk aspal serta crusher plant. Gambar.com/2010/01/jenis-dan-fungsi-alat-berat. Alat dengan Penggerak Alat penggerak merupakan bagian dari alat berat yang menerjemahkan hasil dari mesin menjadi kerja.Gambar. batching plant.

dan Road Builder. crane menara. Harvester/Processor. 1.  Gambar. Gambar. jenis Crane banyak digunakan dalam proyek-proyek bangunan sipil yang berkaitan dengan pemindahan tanah adalah mobile crane.html Crane (alat pengangkat) jenisnya ada bermacam-macam: Crane gelegar.com/2010/01/jenis-dan-fungsi-alat-berat.9 Tower Crane Sumber: http://www. Bagian depan dilengkapi dengan bucket dan berfungsi sebagaimana loader dan bagian belakang dilengkapi dengan perlengkapan yang sama dengan yang digunakan pada excavator .10 Alat Berat Kehutanan Sumber: Wedhanto (2009) Backhoe Loadermerupakan gabungan dari dua alat berat yang berbeda fungsinya. sebab craneini dapat dengan mudah dipindah-pindahkan. Beberapa putar. crane portal. karena pekerjaan pemindahan tanah secara mekanis membutuhkan mobilitas alat yang relatif tinggi 3. crane putar. Fungsi alat berat Dirancang untuk melakukan berbagai aplikasi kehutanan dengan konfigurasi LogLoader. cranekolom dan mobil crane. 1.senyawa.crane kabel.

dusamping itu Grader dapat dipakai pula untuk keperluan lain misalnya untuk penggusuran tanah. pencampuran tanah. Alat perata tanah (Grader) berfungsi untuk meratakan pembukaan tanah secara mekanis. Gambar. 1. 1.Gambar. .11 BACKHOE LOADER Alat penggali sering juga disebut Excavator. ada dua tipe Excavator yaitu: (1) Excavator yang berjalan menggunakan roda kelabang / track shoe ( Crawler Excavator) dan (2) Excavator yang menggunakan ban (Wheel Excavator). dan lain sebagainya Perbedaan mendasar antara Excavator dan Mass Excavator terdapat pada kapasitas implement yang digunakan.12 HIDRAULIC EXCAVATOR Sumber: catalogue Komatsu Excavator digunakan untuk pekerjaan-pekerjaan seperti : • Excavating (menggali) • Loading (memuat material) • Lifting (mengangkat beban) • Hammering (menghancurkan batuan) • Drilling (mengebor).

Leveling. diantaranya : • Grading. dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Skid Steer Loader. pengurugan kembali galian tanah dan sebagainya.13 MOTOR GRADER Sumber: Wedhanto (2009) Beberapa pekerjaan yang dapat dikerjakan oleh Grader antara lain adalah:      · Perataan tanah (Spreading). • Grading. Spreading. · Pekerjaan tahap akhir (finishing) pada “pekerjaan tanah”. akan tetapi khusus untuk penggunaan pada pekerjaan pengurugan kembali galian tanah hasilnya kurang memuaskan. disingkat SSL. • Clamping. Gambar. dan sebagainya. Dozing. • Digging. · Pencampuran tanah maupun pencampuran material (Side cast/mixing). 1. · Pembuatan parit (Crowning Ditching) · Pemberaian butiran tanah (scarifying) Pada umumnya Grader digunakan untuk pekerjaan yang berhubungan dengan pembangunan dan pemeliharaan jalan.meratakan tanggul. Ditching • Scarifying • Side Sloping • Dozing • Ripping Tergantung attachment (perlengkapan kerja) nya. diantaranya : • Loading. .

14 Skid Steer Loader Sumber: Wedhanto (2009) Gambar. 1. .15 Skidder Sumber: Wedhanto (2009) Ada dua jenis Skidder yang digunakan yaitu : • Wheel Skidder • Track Skidder Kegunaan dari Skidder adalah untuk menarik batang kayu. Pekerjaan ini biasanya banyak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan kayu (logging).Gambar. 1.

sebab gerakan Buldoser sebagai alat penarik sangat lamban.Gambar. baik itu dalam produksi beaya tiap ton (m3) maupun kecepatannya. menyebarkan dan mem-buang material dalam rangka pemeliharaan jalan. dan (3) operator yang bekerja. jenis Scrapper ada dua macam yakni: (1) Scrapper yang ditarik Buldoser (Down Scrapper Tractor). menggali tanah yang terdapat diantara bangunan beton.5 mm pula. dan (2) Scrapper yang memiliki mesin penggerak sendiri (Self Propelled Scrappers). Scrapper dapat digunakan untuk memotong lereng tanggul atau lereng bendungan. Scrapper mampu menggali/ mengupas permukaan tanah sampai setebal + 2. Scrapper ini memiliki mesin penggerak khusus sehingga gerakannya gesit dan lincah.16 Wheel Tractor Scrapper Sumber: Wedhanto (2009) Wheel Tractor Scrapper. Self Propelled Scrappers adalah jenis Scrapper yang modern dan saat ini banyak digunakan. (2) kondisi mesin. digunakan untuk memuat. disingkat WTS. Efisiensi penggunaanScrapper tergantung pada: (1) kedalaman tanah yang digali. meratakan jalan raya atau lapangan terbang. memindahkan. lalu mengangkut ke tempat yang ditentukan. Down Scrapper Tractor adalah jenis Scrapper kuno. . Jika ditinjau dari penggeraknya. dan jarak angkut yang ekonomis kurang dari 67 m. Produksi SelfPropelled Scrappers dapat tinggi. Alat ini digunakan untuk menggali muatannya sendiri.5 mm atau menimbun suatu tempat sampai tebal minimum + 2. jika digunakan untuk mengangkut jarak yang sedang (+ 5 km) efektivitasnya dapat menyaingi truck. kemudian muatan itu disebagkan dan diratakan. Scrapper ini bekerja dengan ditarik oleh Buldoser atau traktor sehingga punya kapasitas produksi yang kecil. 1.

digunakan untuk memindahkan dan membuang material dengan kapasitas terbatas dan kondisi jalan berlumpur. Gambar 1. Off Highway Truckjuga digunakan untuk memindahkan material dengan kapasitas yang besar mulai 40T sampai 360T. Gambar.17 Articulated Dump Truck Sumber: Wedhanto (2009) Articulated Dump Truck.18 Off Highway Truck Sumber: Wedhanto (2009) Sama halnya dengan ADT. disingkat ADT.1-19. Wheel Dozer .Gambar 1.

untuk menggusur bongkaran. bila digunakan sebagai alat pengangkut maka Loader dapat bekerja lebih aik dari Buldoser. sebab dengan menggunakan Loader tak ada material yang tercecer. hanya saja menggunakan track dan kapasitasnya lebih kecil. Wheel Loader Loaderadalah alat pemuat hasil galian/ gusuran dari alat berat lainnya seperti Buldoser. Jenis Loader ada dua yaitu : (1) Loader dengan roda rantai (CrawlerLoader). dan . Gambar 1. dimana kegunaanya hampir sama dengan dozer. menggali pondasi basement dan lain-lain. Pada prinsipnya Loadermerupakan alat pembantu untuk menngangkut material dari tempat-tempat penimbunan ke alat pengangkut lain. Gambar.Sumber: Wedhanto (2009) Mesin ini merupakan wheel loader yang dilengkapi dengan blade. Grader dan sejenisnya.21. Loader merupakan alat pengangkut material dalam jarak pendek. Selain itu Loader dapat digunakan sebagai alat pembersih lokasi (Cleaning) yang ringan. sama halnya dengan wheel loader.20 Track Type Loader Sumber: Wedhanto (2009) Track Type Loaderdigunakan untuk memuat material.1. menggusur tonggaktonggak kayu kecil.

tergantung dari attachment yang dipasangkan. Forklift dan sebagainya. Dalam pemilihan Loader sebagai alat pengangkut. Disamping itu ada kegunaan lainnya yang bisa dilakukan oleh machine ini. mengupas permukaan tanah dan penggunaan lainnya yang sesuai.1. Pada wheel loader kecil dan menengah. bila dilengkapi dengan Ripper • Skidding. sebab ada kemungkinan Loader dapat terjungkal ke depan. hal yang perlu diperhitungkan adalah beban harus diperhitungkan jangan sampai berat muatan melebihi berat dari loader itu sendiri. lebihlebih jika digunakan Wheel Loader. Gambar. Kegunaan dari Wheel Loader adalah untuk memuat material ke dalam ADT atau OHT.(2) Loader dengan roda karet (Wheel Loader). bisa juga : digunakan WHA untuk aplikasi Handling lainnya (tergantung dari attachment yang digunakan) seperti (Waste Arrangement) Integrated Toolcarrier.23 . 1. meratakan atau menyebarkan material. bila dilengkapi dengan Winch Gambar.22 Track Type Tractor Sumber: Wedhanto (2009) Track Type Tractoratau Bulldozer atau Dozer adalah alat yang dirancang untuk mendorong material. yaitu : • Ripping.

dan shovel dengan kendali hidrolis (hydraulic controlled). Power shovel di lapangan digunakan terutama untuk menggali tebing yang letaknya lebih tinggi dari tempat kedudukan alat. Gambar : Front shovel . dan sekaligus memuatkan ke dalam truk atau alat angkut lainnya. ialah shovel dengan kendali kabel (cable controlled). Misalnya bisa digunakan sebagai forkliftdengan daya jangkau yang lebih jauh. karena diperoleh keuntungan yang besar antara lain stabilitas dan kemampuan floatingnya. Power Shovel Dengan memberikan shovel attachment pada excavator.Telehandler Sumber: Wedhanto (2009) Penggunaan Telehandler tergantung dari attachment yang dipasangkan pada mesintersebut. maka disapatkan alat yang disebut dengan power shovel. Pada umumnya power shovel ini dipasang di atas crawler mounted. Macam shovel dibedakan dalam dua hal. Alat ini baik untuk pekerjaan menggali tanah tanpa bantuan alat lain. Alat ini juga dapat untuk mebuat timbunan bahan persediaan (stock pilling).

shovel digerakkan/berjalan menuju posisi baru hingga dapat bekerja seperti semula. Pada dasarnya gerakan-gerakan selama bekerja dengan shovel ialah: 1. 6. . Setelah terisi penuh.Jika bucket sudah penuh. dengan menggerakkan dipper/bucket ke depan kemudian ke atas sambil menggaruk tebing sedemikian rupa sehingga dengan garukan ini tanah dapat masuk ke dalam bucket. bucket ditarik ke luar. 2. sebagai tenaga penggerak untuk mendorong dan menarik beban. sebagai tenaga penggerak untuk winch dan alat angkut. akan dapat mengatur gerakan sedemikian rupa sehingga bucket sudah terisi penuh pada saat bucket mencapai bagian atas tebing. Operator yang telah berpengalaman. 2. 5.Cara kerja Power Shovel Pekerjaan dimulai dengan mennempatkan shovel pada posisi dekat tebing yang akan digali. 4. Swing (memutar) untuk membuang (dump). Mengangkat dipper/bucket untuk mengisi. 3. dan Menaikkan/menurunkan sudut boom jika diperlukan ALAT . Segera sesudah shovel tidak lagi dapat mencapai tebing dengan sempurna.ALAT BERAT DAN PRINSIP KERJA TRAKTOR Fungsi dari crawler traktor : 1. Mundur untuk melepaskan dari tanah/tebing. Berpindah jika sudah jauh dan tebing galian. shovel dapat diputar (swing) ke kanan atau ke kiri menuju tempat yang harus diisi. Maju untuk menggerakkan dipper menusuk tebing.

semen dan batu bara. membersihkan medan. A. juga dapat digunakan sebagai alat pemuat bagi truck truck. sebagai tenaga penggerak front-end bucket. untuk pengerjaan ripping. artinya dapat dipakai untuk mengangkut bermacam-macam barang yang mempunyai bentuk dan jumlah yang beraneka ragam pula. 5. bagian atas revolving unit (bias berputar ) 2. 8. menghamparkan tanah irisan atau urugan 6. sehingga ongkos per ton material menjadi rendah.3. menimbun kembali trencher.selain itu dump truck juga fleksibel. Backhoe dapat berfungsi sebagai alat gali yang mempunyai tingkat kedalaman yang lebih teliti. 5. 10. Sedangkan bulk material adalah material yang berupa butir-butir bubuk atau serbuk misalnya : pasir. dan tidak terlalu tergantung pada jalur jalan . 4. BACKHOE Bagian bagian utama dari backhoe : 1. menarik scraper. Backhoe dikhususkan untuk penggalian yang letaknya dibawah backhoe itu sendiri . BELT CONVEYOR Belt coveyer dapat digunakan untuk mengangkut material baik yang berupa unit load atau bulk material secara mendatar ataupun miring..tonggak-tonggak pohon dan batu-batuan. memindahkan tanah yang jauhnya hingga 300 ft. menyiapkan material-material dari soil borrow pit dan quarry pit atau tempat pengambilan material. sebagai alat penarik scrapper . 4. DUMP TRUCK Alat angkut ini banyak dipakai untuk mengangkut : tanah. 6. 2.misalnya balok kantong dan lain sebagainya. BULLDOZER Fungsi dari bulldozer : 1. alat angkut dan alat dorong. Fungsi belt comveyer adalah untuk membawa material yang diangkut dari lokasi penambangan. bagian bawah travel unit ( bias berjalan ) 3. pembukaan jalan kerja di pegunungan maupun pada daerah yang berbatu-batu. yaitu lapis tenunan benang kapas yang tebal yang biasanya membentuk carcass. 7. endapan bijih. bagian attachment yang dapat diganti. batuan untuk bangunan dll. sebagai tenaga penggerak blade (bulldozer). yang dimaksud dengan unit load adalah benda yang biasanya dapat dihitung jumlahnya satu-persatu. Pada jarak yang dekat dan sedang. pemeliharaan jalan kerja. sebagai alat gali. Belt dapat dibuat dari berbagai macam bahan. Alat Gali Muat . 3. Karena kecepatannya yang tinggi maka truk mempunyai produksi yang tinggi. membersihkan medan dari kayu-kayuan. 9.

Kemampuan Bulldozer antara lain : a. DUMP TRUCK Banyak dipakai untuk mengangkut : tanah. Pusher Loading Yaitu membantu “scraper” dalam mengisi muatannya pada lapisan tanah kohesif. Bulldozer dapat naik keatas bukit lalu dibuat jalan dari sebelah atas. Merintis (pioneering) Untuk pembuatan jalan dilereng bukit. Alat ini dapat digerakkan dengan motor bensin. dll pada jarak dekat dan sedang. kanal-kanal besar. tepi jalan raya. EXCAVATOR Berdasarkan cara pengendalian/pemuatannya. Bila tidak mungkin harus dibuat dari bawah. saluran/kanal agar alat muat lebih mudah bekerja. Gali angkut jarak pendek Yaitu menggali lalu mendorong tanah galian itu kesuatu tempat tertentu. Ditching Yaitu menggali selokan atau kanal yang berbentuk V atau U. Membabat atau menebas b. dam. maka dump truck memiliki kapasitas tinggi sehingga ongkos angkut per ton material rendah. dsb. butane atau propane. batuan untuk bangunan. c. seperti : tanggul. h. 2. Menimbun Kembali (Backfilling) Yaitu pekerjaan penimbunan kembali terhadap bekas lubang-lubang galian. Trimming and Sloping Yaitu pekerjaan pembuatan kemiringan tertentu pada suatu tempat. Berdasarkan cara penggalian/pemuatannya baik trackloader ataupun wheel loader tergolong frontshovel. Excavator digolongkan dalam dua tipe yaitu front shovel (penggalian dengan mangkuk mengarah kedepan) dan Back hoe (penggalaian dengan mangkuk mengarah kebelakang). Kecuali itu juga flexible yaitu dapat digunakan untuk mengangkut bermacam-macam barang dengan muatan yang berubah-ubah dan tidak terlalu tergantung pada jalur jalan (bandingkan dengan lori atau belt conveyer). g. d. Karena kecepatannya yang tinggi (kalau jalan baik). TRACKLOADER DAN WHEELLOADER Trackloader adalah alat gali-muat dengan menggunakan ban rantai sedangkan wheel loader adalah alat gali-muat dengan menggunakan ban karet. disel. misalnya pada pembuatan jalan raya.BULLDOZER Bulldozer merupakan alat dorong yang paling umum digunakan dapat juga dikategorikan sebagai alat gali-angkut jarak pendek. Yang besarbesar biasanya digerakkan oleh mesin diesel. Menyebarkan Material (Spreading) Maksudnya menyebarkan material tanah ketempat-tempat tertentu dengan tebal yang dikehendaki. Kemiringan jalan yang dapat dilalui maksimum hingga 35 % (efektif 17 – 18 %). maka ada dua kemungkinan : 1. f. e. Penggolongan Dump Truck .

3. Kerugiannnya adalah : 1. lambat dan lekas aus bannya. Lebih banyak pengemudi “maintenance”. Idler penengah yaitu yang dipakai untuk menjajaki agar belt tidak bergeser dari jalur yang seharusnya. semen dll. Mesinnya sering memakai bahan baker yang mahal. Idler atas yang digunakan untuk menahan belt yang bermuatan. Kalau macet satu. Berdasarkan cara dumping . Bagian – bagian terpenting Belt conveyor adalah : a. misalnya pasir. “spare part” yang diperlukan untk kapasitas yang sama. misalnya kotak. kantong.End-dump : mengosongkan muatan kebelakang. Sukar mengisinya karena kecil jadi lebih lama “spooting time” nya. bubuk atau serbuk.Double Rear wheel drive (tenaga penggerak pada dua pasang roda belakang). Menurut letak dan fungsinya maka idler dibagi menjadi : 1. Centering Device Untuk mencegah agar belt tidak meleset dari rollernya. 2. sekarang 150 ton. balok dll. . d. merupakan tipe yang paling umum digunakan. Ynag dimaksud dengan “unit load” adalah benda yang biasanya dapat dihitung jumlahnya satu per satu. Mengenai cara pemilihan ukuran dump truck memang agak sukar menentukannya. . Idler penahan yaitu idler yang ditempatkan ditempat pemuatan. Idler bawah Idler balik yaitu yang berguna untuk menahan belt kosong. Berdasarkan tenaga penggerak “drive” . 2.Side-dump : mengosongkan muatan kesamping . artinya tergantung dari keadaan dan letak tempat pembuangan material (dump site). c. 2. Sedangkan Bulk Material adalah material yang berupa butir-butir. Akan tetapi sebagai pegangan dapat dikatakan bahwa kapasitas minimum dari dump truck kira-kira 4 – 5 kali kapasitas alat penggalinya (power shovel atau dragline).Rear wheel drive (tenaga penggerak pada roda belakang). Bodynya terbuat dari baja yang kuat. kemerosotan produksi kecil. 3. Lebih mudah menggerakkan kekanan dan kekiri. BELT CONVEYOR Belt conveyor dapat digunakan untuk mengengkut material baik yang berupa “unit load” atau “bulk material” secara mendatar ataupun miring. Belt Fungsinya adalah untuk membawa material yang diangkut.For wheel drive (tenaga penggerak pada roda depan dan belakang). . b. 4. Lebih mudah menyesuaikan dengan kapasitas alat galinya. b.Bottom-dump : mengosongkan muatan kebawah. 3. 4. Pemilihan tergantung dari keadaan tempat kerja. Lebih cepat dan ringan tak lekas merusak ban dan jalan. Unit Penggerak (drive units) . Idler Gunanya untuk menahan atau menyangga belt. . Keuntungan memakai dump truck yang kecil kapasitasnya adalah : 1.a.Front wheel drive (tenaga penggerak pada roda depan). berkapasitas anatara 5-40 ton.

k. l. g. Pemberat (take-ups or counter weight) Yaitu komponen untuk mengatur tegangan belt dan untuk mencegah terjadinya selip antara belt dengan pully penggerak.Susunan Roller-roller .Pully terakhir atau pertengahan . Tenaga (HP) dari motor harus disesuaikan dengan keperluan. Kerangka (frame) Adalah konstruksi baja yang menyangga seluruh susunan belt conveyor dan harus ditempatkan sedemikian rupa sehingga jalannya belt yang berada diatasnya tidak terganggu. Menggerakkan belt kosong dan mengatasi gesekan-gesekan anatara idler dengan komponen lain. m. 3. karena bertambah panjangnya belt. Motor Penggerak Biasanya dipergunakan motor listrik untuk menggerakkan drive pulley. 2. Holdback Adalah suatu alat untuk mencegah agar Belt conveyor yang membawa muatan keatas tidak berputar kembali kebawah jika tenaga gerak tiba-tiba rusak atau dihentikan. Memberikan percepatan pada belt yang bermuatan bila sewaktu-waktu diperlukan. yaitu : 1. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Bulldozer adalah jenis peralatan konstruksi (biasa disebut alat berat atau construction equipment) bertipe traktor menggunakan Track/ rantai serta dilengkapi dengan pisau (dikenal . e. 4. Bending the belt Alat yang dipergunakan untuk melengkungkan belt adalah . 5. karena belt melekat dis ekeliling pully yang diputar oleh motor. i. Pengumpan (feeder) Adalah alat untuk pemuatan material keatas belt dengan kecepatan teratur. f. Menggerakkan tripper dan perlengkapan lain. Trippers Adalah alat untuk menumpahkan muatan disuatu tempat tertentu. pembersih Belt (belt-cleaner) Yaitu alat yang dipasang di bagian ujung bawah belt agar material tidak melekat pada belt balik. Skirts Adalah semacam sekat yang dipasang dikiri kanan belt pada tempat pemuatan (loading point) yang gterbuat dari logam atau kayun dan dapat dipasang tegak atau miring yang gunanya untuk mencegah terjadinya ceceran.Pada Belt conveyor tenaga gerak dipindahkan ke belt oleh adanya gesekan antara belt dengan “plulley” penggerak (drive pully). h. Mengankut muatan secara tegak (vertical). Menggerakkan muatan secara mendatar. j.Beban dan adanya sifat kelenturan belt. Buldoser Dari Wikipedia bahasa Indonesia.

menggali dan menumbangkan pohon saat proses land clearing.  Winch untuk menarik material. Bulldozer diaplikasikan untuk pekerjaan menggali. mendorong dan menarik material (tanah. . biasanya untuk pekerjaan pembuatan jalan atau pertambangan. Bulldozer ini digunakan untuk meratakan tanah. dsb). Loader. Selain blade sebagai perlengkapan standar Bulldozer. Unit yang banyak di pakai di dunia pertambangan adalah unit yang diproduksi oleh pabrikan asal jepang yang bernama KOMATSU. Istilah bulldozer sering kali digunakan untuk menggambarkan semua tipe alat berat (Eksavator. terutama untuk pertambangan batubara. dsb) meskipun istilah ini tepatnya hanya menunjuk ke traktor berantai yang dilengkapi dengan blade. pasir. pada sisi belakang Bulldozer bisa dipasang perlengkapan tambahan berupa :  Ripper untuk membongkar material yang tidak dapat digali menggunakan blade. unit komatsu banyak tersebar hampir di semua pertambangan batubara di indonesia. sering digunakan pada pekerjaan pengeluaran kayu di hutan. Umumnya bulldozer banyak digunakan di pekerjaan pertambangan.dengan blade) yang terletak di depan.