Hipotesis

Hasan Mustafa

2003) Hipotesis adalah penjelasan tentatif tentang perilaku. 1987) Hipotesis adalah dugaan yang logis tentang adanya hubungan antar dua atau lebih variable. Emory. oleh karena itu sifatnya tentatif. pertama kita nyatakan dan lalu kita uji di lapangan (Bailey. 2. fenomena. jika kita pikir terdapat hubungan antara variabel. atau peristiwa tertentu. 3. 1955) Proposisi adalah pernyataan tentang satu atau lebih dari satu konsep atau variabel (Bailey.Definisi Hipotesis 1. 1987) Hipotesis adalah proposisi yang dinyatakan dalam bentuk yang bisa diuji dan memprediksi adanya suatu hubungan khusus di antara dua atau lebih variabel. dalam bentuk pernyataan yang bisa diuji (Sekaran. 5. (Cooper. 1992) . 4. Dengan kata lain. Hipotesis adalah proposisi yang diformulasikan atau disusun guna pengujian empiris. merupakan harapan peneliti yang berkaitan dengan hubungan antar variabel (Gay & Diehl.

positif” • Hipotesis relasional – Hipotesis yang bunyinya memprediksi adanya hubungan di antara variabelvariabel penelitian. makin berat badannya”. Mis : “ Konsumen merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh organisasi X” . : “ Makin tinggi seseorang. “Sikap konsumen terhadap mobil Eropa lebih positif ketimbang terhadap mobil Jepang”.Jenis/bentuk/tipe Hipotesis • Hipotesis deskriptif – Hipotesis yang bunyinya bersifat menguraikan akan adanya suatu peristiwa yang akan terjadi setelah dilakukannya penelitian. Mis. “Karyawan wanita lebih tinggi kepuasan kerjanya dibandinkan dengan karyawan pria” . “Sikap pegawai terhadap kebijakan cuti yang dikeluarkan perusahaan.

Jenis/bentuk/tipe hipotesis • Terarah (directional) – pernyataan dalam hipotesis telah terarah pada satu hasil tertentu. “Wanita cenderung mempunyai motivasi kerja lebih tinggi dibanding pria” • Tidak terarah (nondirectional) – pernyataan dalam hipotesis tidak mengarah pada hasil tertentu. makin rendah tingkat kepuasan kerjanya”. Mis : “Makin tinggi tingkat stress seprang pegawai. “ Mis: “ Ada hubungan di antara usia dengan kepuasan kerja”. “Ada perbedaan etos kerja di antara pegawai Asia dengan pegawai Amerika” .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful