P. 1
Kasus Keracuan Jamu

Kasus Keracuan Jamu

|Views: 4|Likes:
Published by Anas Nurdianto R

More info:

Published by: Anas Nurdianto R on May 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/29/2014

pdf

text

original

Dua Orang Tewas, Tiga Pingsan Setelah Minum Jamu Serbuk indosiar.

com, Yogyakarta Dua orang warga di Yogyakarta dilaporkan tewas dan tiga pingsan setelah meminum jamu serbuk pelangsing badan. Celakanya lagi 5 anggota kepolisian juga kritis akibat sesak napas dan mual-mual saat mengecek barang bukti jamu serbuk yang menewaskan 2 orang tersebut. Tiga polisi, satu anggota identifikasi Polres Sleman dan 2 anggota Polsek Turi Sleman Yogyakarta terpaksa harus mendapat perawatan karena mengalami keracunan. Menurut Briptu Danang, Anggota Identifikasi Polres Sleman, peristiwa itu terjadi Rabu (28/03/07) dini hari. Saat itu ia mendapat tugas mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), ada 2 orang di wilayah Kecamatan Turi Sleman dilaporkan tewas karena keracunan. Saat bermaksud mengecek barang bukti jamu serbuk, tiba-tiba mengalami sesak napas ditambah dengan perut mual-mual. Dalam kondisi sempoyongan ia dan kedua temannya dari Polsek Turi langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Morangan Sleman untuk memperoleh perawatan medis. Peristiwa keracunan itu terjadi sekitar pukul 00.00 WIB Rabu dini hari. Saat itu Ana Suryaningsih membeli beberapa jamu serbuk yang berkhasiat dapat melangsingkan tubuh. Setelah dua menit diminum, ibu satu anak berusia 30 tahun tersebut langsung tak sadarkan diri. Oleh keluarganya kemudian dibawa ke rumah sakit namun sia-sia. Ia akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan. Setiba di rumah duka, adik ipar korban Ajie Purnomo (17), karena curiga dan penasaran mencoba dan mencicipi jamu serbuk tersebut. Selang beberapa menit, pemuda tersebut juga tewas. Tragisnya lagi ia menghembuskan napas terakhir ditengah suasana duka di rumah tinggal kakaknya. Hingga siang ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan jajaran Polres Sleman. Untuk kepentingan penyelidikan barang bukti beberapa serbuk jamu tersebut telah diserahkan ke Badan POM Yogyakarta untuk diteliti. (Sudaryono/Sup)

Lima Warga Pecatu Diduga Keracunan Jamu ''Instansi terkait agar lebih intens dalam melakukan pengawasan terhadap makanan dan minuman yang beredar di masyarakat. Instansi terkait pun diminta turun langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Ini sangat berbahaya karena menyerang saraf.'' Mangupura (Bali Post) -Instansi terkait, khususnya BPOM dan Dinas Kesehatan diminta turun melakukan pengecekan ke Desa Pecatu dan sekitarnya. Pasalnya, selama seminggu belakangan, banyak warga yang mengalami keracunan. Diduga keracunan diakibatkan minuman berupa jamu dalam kemasan yang banyak dijual di pinggir jalan. Anggota DPRD Badung asal Pecatu, I Made Sumerta, Minggu (17/7) kemarin, mengatakan sedikitnya sudah ada lima warga Pecatu yang mengalami keracunan setelah mengonsumsi jamu dengan merek tertentu. Seluruh korban mengalami gejala keracunan yang sama, mulai dari lemas hingga kehilangan kesadaran. "Ada yang sampai jatuh dari sepeda motor, ada juga yang lupa rumah. Semua korban nyaris sama gejalanya. Sampai sekarang, masih ada korban yang masih belum sadar," jelasnya. Kejadian serupa, kata Sumerta, tidak hanya dialami warga Pecatu. Warga dari Desa Kutuh juga ada yang diduga keracunan yang sama. Akibat kejadian ini, masyarakat Pecatu kemarin menggelar rapat khusus. Kesimpulan sementara, diduga para korban keracunan akibat jamu tertentu. Supaya tidak jatuh korban berikutnya, Sumerta meminta instansi terkait agar lebih intens dalam melakukan pengawasan terhadap makanan dan minuman yang beredar di masyarakat. Instansi terkait pun diminta turun langsung melakukan pengecekan ke lokasi. "Ini sangat berbahaya karena menyerang saraf. Jadi kami minta instansi terkait segera menindaklanjuti kekhawatiran masyarakat ini," tegas Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung ini. Sebelumnya, kasus keracunan jamu tradisional juga dialami Sutarto (69), warga Kerta Dalem Sidakarya. Sutarto masuk RS Sanglah, Rabu (29/6) lalu dengan kondisi tidak sadarkan diri. Menurut keterangan anaknya, Wiwin, Sutarto pingsan setelah minum jamu obat rematik. Efek dari jamu berbentuk kapsul itu tidak segera dirasakan ayahnya. Sutarto pingsan dan tidak sadar-sadar setelah empat hari minum obat tersebut. (kmb25)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->