You are on page 1of 44

PREEKLAMPSIA

Pembimbing : dr.Adi Wijaya, Sp.PD Mahasiswa : Asri Ramadhani NIM : 030.03.031

STATUS PASIEN

Identitas Pasien Nama Jenis kelamin Tempat / tanggal lahir Usia Status perkawinan Suku bangsa Alamat Bubulak Agama Pekerjaan : Ny. M : Perempuan : Bogor, 11 April 1974 : 35 tahun : Menikah : Sunda : Jl. Babakan RT 03/RW 09, Bogor Jawa Barat : Islam : Ibu Rumah Tangga

ANAMNESIS

Autoanamnesis, 18 Juni 2009 pukul 15.30

Keluhan Utama :

Muntah-muntah sejak 3 hari Sebelum masuk rumah sakit

Riwayat Penyakit Sekarang


-Os datang dengan keluhan pusing, mual, muntah sejak 3 hari sebelum masuk RS. - Os hamil 8 bulan - Selama hamil OS rutin kontrol ke PUSKESMAS - Tekanan Darah OS mulai naik pada usia kehamilan 7 bulan. - Os mengaku mengalami kenaikan berat badan 1-1,5kg perbulan setelah usia kehamilan 5 bulan. - Os tidak mengalami keluhan yang sama pada kehamilan pertama. -Os mengeluh sesak pada 1 munggu SMRS - HPHT 25 November 2008, mneurut taksiran Os akan melahirkan pada 31 Agustus 2009 - Os tidak pernah mengkonsumsi rokok, kopi, minuman beralkohol dan tidak sering makan makanan berlemak.

Riwayat Penyakit Dahulu : Hipertensi (-) Hiperkolestrolemi (-) Riwayat Penyakit Keluarga : -Ibu dan bibi Os menderita hipertensi -Adik perempuan Os juga mengalami hal yang sama seperti Os saat hamil anak pertamanya.

ANAMNESIS MENURUT SISTEM


Kulit : tak Mata : tak Telinga : tak Hidung : tak Mulut :tak Tenggorokan : tak Leher : tak Dada : Sesak nafas

Abdomen (lambung/usus): Mual, muntah Saluran kemih (alat kelamin) : tak Saraf dan otot : tak Ekstrimitas : bengkak pada ke-4 ekstrimitas

RIWAYAT HIDUP
Riwayat Kelahiran Tempat lahir : Di rumah Ditolong oleh: Dukun beranak

Pendidikan

: SD

Kesulitan

Keuangan: ada

Riwayat Imunisasi Os tidak tahu

Riwayat Makanan Frekuensi / Hari: 1-2x / hari Jumlah / Hari: cukup Variasi / Hari: monoton Nafsu makan : menurun

Pekerjaan: tidak ada Keluarga: ada Lain-lain: tidak ada

Kebiasaan :

Minum jamu Minum Teh

PEMERIKSAAN JASMANI
Pemeriksaan Umum

Tinggi badan : 155cm Berat badan : 42 Kg Tekanan darah : 140/100 mmhg Nadi : 100x/mn Pernapasan : 20x/mn Abdominothorakal

Keadaan gizi : baik Kesadaran : Compos mentis Dyspnoe : (+) Habitus : Asthenikus

PEMERIKSAAN JASMANI
Aspek Kejiwaan : -Tingkah laku : tenang - Alam Perasaan : Biasa - Proses pikir : wajar

PEMERIKSAAN JASMANI
Kulit
Warna: Sawo matang Effloresensi petechie (-) :

Suhu raba Turgor

: hangat : baik

Jaringan parut : (-) Pertumbuhan rambut: merata


Lembab / kering : Lembab Lain-lain Striae (+) :

Keringat Umum : +
Ikterus Edema ::+ : Tipis

Lapisan lemak Memar : (-)

PEMERIKSAAN FISIK
Kelenjar Getah Bening

Kepala

Submandibula : ttm Supraklavikula : ttm Lipat paha : ttm Leher : ttm Ketiak : ttm

Ekspresi wajah : cemas Simetris muka : simetris Rambut : hitam

PEMERIKSAAN FISIK
Mata eksoftalmus/enoftalmus (-) gerakan : dbn deformitas (-) tekanan bola mata : dbn kelopak : dbn konjungtiva : tidak anemis sklera : tidak ikterik kornea : dbn pupil : dbn refleks cahaya langsung/tidak langsung (+) visus tampak koreksi (-) lapang pandang :dbn Telinga

daun telinga : deformitas (-) tanda radang (-) tofi (-) liang telinga : serumen (+) sekret (-) gendang telinga : dbn daerah retro aurikuler : tanda radang (-) fistel (-)

PEMERIKSAAN FISIK
Mulut dan Tenggorokan Hidung

bibir : tidak pucat selaput lendir mulut (-) faring : tidak hiperemis arkus faring : tidak hiperemis tonsil : tidak hiperemis lidah : tidak kotor gigi geligi : calculus dan caries bau pernafasan : halithosis (-)

bentuk luar : simetris dbn abses/trauma/defor mitas (-) vestibulum nasi :dbn

PEMERIKSAAN FISIK

Leher kelenjar gondok : dbn trakea : dbn Tekanan vena jugularis : tidak dilakukan Dada bentuk : simetris pb darah :dbn buah dada : dbn

Paru Palpasi : vocal fremitus simetris Perkusi : sonor kaki Auskultasi : sn Vesikuler ronki -/wheezing -/-

PEMERIKSAAN FISIK
Abdomen
Inspeksi : Simetris, membuncit, memanjang, striae (+) Palpasi : TFU : 22 cm Perkusi : shifting dullness (-) Undulasi (-), pekak (uterus hamil) Auskultasi : BU (+) Anogenital : tidak dilakukan sendi kekuatan edema

Ekstremitas
Lengan Luka Memar Otot kanan (-) (-) normotonu s eutrofi Kiri (-) (-) Normotonu s Eutrofi

Bengkak (- (-) ) +5 (+) pitting +5 (+)pitting

Lain-lain

(-)

(-)

PEMERIKSAAN FISIK
Ekstremitas
Tungkai dan kaki luka varises sendi gerakan kekuatan edema kanan (-) (-) Bengkak () aktif +5 (+) kiri (-) (-) Bengkak () Aktif +5 (+)

Refleks
refleks r.Tendon r.Bisep r.Trisep r.Patella r.Achilles r. Kremaster kanan (+) (+) (+) (+) (+) Tdk dilakukan Kiri (+) (+) (+) (+) (+) Tdk dilakukan

r.patologis

(-)

(-)

LABORATURIUM MASUK
HASIL Hb Ht Trombosit Leukosit Na K Cl 16,3g/dl 46% 171000/mm3 16390/mm3 131 3,1 100 RUJUKAN 13-18 40-54 150000-400000 4000-10000 136-146 3,5-5,0 95-115

RINGKASAN
3 bln smrs (hamil 5bl) 1 bln smrs (hamil 7 bl)

1 mg smrs

3 hari smrs

RSMM

BB naik 1-1,5 kg perminggu TD masih normal

TD mulai meningkat

Sesak nafas

Pusing Mual-muntah

RINGKASAN

RPD : Hipertensi (-) Riwayat keluarga : Ibu dan saudara perempuan Os menderita hipertensi Riwayat hidup : Menurut Os selama ini pola makan Os sebelum dan selama hamil tidak berubah. Os memiliki kebiasaan minum teh dan jamu

Pemeriksaan jasmani BB: 42Kg , TB : 150 cm KU/KS : CM/SS TD : 140/100 N : 100x/mn RR : 20x/mn, Torakoabdominal

RINGKASAN
Mata : CA -/-, SI -/-, RCL/RCTL +/+ Mulut : bibir kering (),sianosis (-), faring hyperemis (-)
Thorak : Simetris saat statis dan dinamis p/ sn ves rh-/-, wh -/c/ BI-II reguler, murmur (-), gallop (-)

Pemeriksaan Fisik

Abdomen : Inspeksi : hamil G2P1A0 32 minggu Palpasi : TFU 22 cm Perkusi : pekak Auskultasi : BU (+)

Ekstremitas : lengan edema +/+ pitting Tungkai dan kaki edema +/+ pitting Akral hangat +/+/+/+

RINGKASAN
HASIL Hb Ht Trombosit Leukosit Na K 16,3g/dl 46% 171000/mm3 16390/mm3 131 3,1 RUJUKAN 13-18 40-54 150000-400000 4000-10000 136-146 3,5-5,0

Cl

100

95-115

RINGKASAN
Mualmuntah

Tekanan darah tinggi

sesak

masalah

pusing

Bengkak kedua tungkai

RINGKASAN
Anamnesis
Riw. Hipertensi dalam keluarga (+) Peningkatan BB 11,5Kg perminggu mulai bl V Peningkatan TD ditemukan mulai bl.VII Mual-muntah

Pemeriksaan Fisik TD 140/100mmhg Edema pada ke4 ekstremitas

Pemeriksaan Penunjang Na plasma menurun Leukositosis

Diagnosis Kerja : -Hipertensi kehamilan -Preeklamsia ringan - infeksi bakteri Diagnosis banding : Preeklamsia ringan -Hipertensi gestasional

PP : Darah rutin, urine lengkap, fungsi ginjal, fungsi hati, albumin dan protein total, cholesterol total, EKG, USG abdomen

RINGKASAN

Penatalaksanaan Sementara IVFD 8 jm/kolf Ondansentron 3x4mg Ranitidine inj 2x1 amp Prognosis : ad vitam : bonam

ad fungsionam : bonam Ad sanationam : bonam

TGL S

16/07/09

18/07/09

20/07/09 Pusing berdenyut di kepala bag depan, mual muntah CM/SS, TD:150/90 N: 86x/mn S: 37,0 P:22x/mn ekst: edema +/+/+/+

21/07/09 Os melahirkan di VK pkl 07.13 WIB

23/07/09 Pegal di belakang leher

Pusing, pegal Keluhan (-) pada leher belakang, mual , muntah -

CM/SS, TD:220/140, N:88x/mn, S:36,5`,P:20x/m n ekst : edema +/+/+/+

CM/SS, TD:200/12 0 N:84x/mn, S:36,4, P:20x/mn, ekstr: edema +/+/+/+

Post partus : CM/SS TD: 170/100, N:100/mn S:36`, P:22x/mn undulasi (+), ekst: edema +/+/+/+ Asites PEB

CM/SS TD:180/12 0, N: 90x/mn S:37,0`, P: 18x/mn undulasi (+), shifting dullness (+), ekst: edema +/+/+/+ Asites PEB

-Susp.dyspepsia -susp -preeklamsia dyspepsia -

preeklamsi a

tgl

16/07/09

18/07/09

20/07/09

21/07/09

23/07/09

RL asnet Lansoprazole 1x1 Ceftriaxone 1x1 gr Nifedipine 3x10mg

RL asnet Lansoprazol e 1x1 Nifedipin 4x10mg Clonidin 2x1 Methyldopa 2x1 Captopril 3x25 Furosemide 2x1amp Ondansentro n 3x4mg Ceftriaxone 1x1

RL asnet Lansopraz ole 1x1 Nifedipin 4x10mg Clonidin 2x1 Methyldop a 2x1 Captopril 3x25 Furosemid e 2x1amp Ondansen tron 3x4mg Ceftriaxon e 1x1 PCT 3x1 k/p

VK : IVFD RL+MgSO 4 16tpm IVFD Oxyln 10 unit 16 tpm


Kembali ke ruang rawat : RL asnet Nifedipin 2x1mg Furosemid e 1x1 amp PCT 2x1 k/p Ciprofloxa cin 2x1 Ceftriaxon e 1x1

RL asnet Nifedipin 2x1mg Furosemide 1x1 amp PCT 2x1 k/p Ciprofloxacin 2x1 Ceftriaxone 1x1

Follow up

Hasil lab 16 Juli:


Fungsi hati: SGOT 36U/L, SGPT 26 U/L

Fungsi ginjal: Ureum:46,0mg/dl


Creatinin:1,73mg/dl Cholesterol total: 419 mgdl, HDL chol 40TG 530 Mg/dl, protein total 4,89g/dl, Albumin 2,56 g/dl Urine : Kuning tua, keruh/1,015, Ph 6,0 , protein +2, Leukosit (+)/5-6, Eritrosit (+)/7-10,Epithel (+ +), darah (+ +)

Hasil Lab 23 Juli 2009 Hb: 10,5 g/dl L : 20.540 Tr Ht : 31 %

ANALISA KASUS
1.

Kasus ini ditegakkan sebagai preeklamsia berat berdasarkan : Anamnesa -TD 140/90 mmHg, bahkan termasuk dalam PEB dikarenakan TD > 160/110 mmHg. - Ditemukan setelah kehamilan 20 minggu, sehingga bukan merupakan superimpose PEB

-Bengkak pada keempat ekstremitas, menunjukkan adanya oedem.


- Peningkatan berat badan 1-1,5 kg perminggu adalah kecurigaan preeklamsia -Adanya riwayat keluarga dengan hipertensi

-Nyeri kepala terutama di daerah frontal dan oksipital yang biasanya banyak ditemui pada pasien PEB

ANALISA KASUS
2.Pemeriksaan Fisik : -TD: 180/100 mmHg, peningkatan berat badan berlebih (20
kg) selama kehamilan, dan adanya edema pada kedua tangan dan tungkai.

-Teori PEB TD sistolik 160 mmHg dan didapatkan adanya peningkatan berat badan yang berlebih, dan adanya oedema pada keempat ekstrimitasnya dan di abdomen post partus

3.

Pemeriksaan Penunjang
-Proteinuria kuantitatif (Esbach) 2 gr / 24 jam, atau dipstick +2.

TINJAUAN PUSTAKA

HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN Kronik hipertensi Preeklamsia-eklamsia Preeklamsia pada hipertensi kronik (Superimposed Preeklamsia) Hipertensi gestasional (transien hipertensi)

Patofisiologi

1. Perubahan Kardiovaskular 2. Perubahan hematologis 3. perubahan endokrin dan metabolik

KLINIS

Anamnesis : -Umur kehamilan -Faktor resiko -Riwayat kesehatan ibu -resiko plasental dan fetus -Adanya kelainan primer

Terapi

Vasodilator Hidralazine tak dianjurkan lagi mengingat efek perinatal Agonis Alfa Sentral : methyldopa DOC Penghambat Beta Penghambat Alfa dan Beta Antagonis kalsium ACE Inhibitor dan Antagonis Angiotensin !! Diuretik

PREEKLAMSIA
PREEKLAMPSIA ialah kumpulan gejala yang terdiri dari hipertensi , oedem, dan proteinuria yang timbul karena kehamilan setelah minggu ke - 20 sampai masa nifas.

PREEKLAMSI
Insidens

Negara maju 4 5 kasus per 10.000 kelahiran hidup. Negara berkembang 6 10 kasus per 10.000 kelahiran hidup. Angka kematian ibu bervariasi antara 0% 4%. Kematian perinatal berkisar antara 10% 28%.

PERUBAHAN FISIOLOGIK PATOLOGIK

Perubahan pokok : spasmus p.drh + retensi garam dan air Ginjal spasme arteriol glomerulus GFR Otak edema pd kortex cerebri perdarahan Plasenta dan uterus insufisiensi uteroplasenter ggn pertumbuhan janin hipoksia gawat janin Paru edema paru Mata spasme p.drh skotoma,diploplia

PATIFISIOLOGI PREEKLAMSI

PREEKLAMSIA
Manifestasi Klinis
1. 2. 3. 4.

5. 6.

TD hipertensi Proteinuri Oedem kenaikkan berat badan Nyeri kepala daerah frontalis dan oksipitalis Nyeri epigastrium Gangguan penglihatan

PREEKLAMSI
Preeklamsi ringan
1.

Preeklamsi berat
1.

2.

Tekanan darah >140 / 90 mmHg pada kehamilan > 20 mg. Proteinuria kuantitatif (Esbach) 300 mg / 24 jam, atau dipstick +1.

2.

3. 4.

5.
6.

7.

Tekanan darah >160 / 110 mmHg. Proteinuria kuantitatif (Esbach) 2 gr / 24 jam, atau dipstick +2. Trombosit < 100.000 / mm3. Hemolisis mikroangiopathi ( peningkatan LDH ) Peningkatan SGOT / SGPT. Adanya sakit kepala hebat atau gangguan serebral, gangguan penglihatan. Nyeri di daerah epigastrium yang menetap.

PEB
Penatalaksanaan PEB

Aktif : Terminasi kehamilan + medikamentosa Konservatif : Kehamilan dipertahankan + medikamentosa

Indikasi untuk pengakhiran kehamilan :


1. 2.

3.

PER dengan kehamilan lebih atau cukup bulan. Preeklampsia dengan hipertensi dan /atau proteinuria menetap selama 10 14 hari dan janin sudah cukup matur. Preeklampsia berat

PEB
Aktif bila tdp satu atau lebih kriteria ini : Ada tanda tanda impending eklampsia Ada HELLP syndrome Ada kegagalan penanganan konservatif Ada tanda tanda gawat janin atau IUGR Usia kehamilan 35 mggu Pengobatan Aktif : 1. MgSO4 / 500 cc dextrose 5% / 6 jam. Cara pemberian: dosis awal 2 gr iv dalam 10 menit, dilanjutkan dengan dosis pemeliharaan sebanyak 2 gram per jam drip infus. Antidotumnya, yaitu: Caglukonas 10% (1 gr dalam 10 cc NACL 0,9% IV ) 2. Antihipertensi: nifedipin 3-4 x 10 mg oral. Bila dalam 2 jam belum turun, dapat diberikan 10 mg lagi. 3. Siapkan juga oksigen dengan nasal kanul 4-6 L /menit.

PEB
Pengobatan Konservatif :

Kehamilan kurang dari < 35 mg Medikamentosa: 1. MgSO4 40% sebanyak 5 g i.m boka dan boki dosis permulaan diulang 4 g /6 jam (selama 3 kali). 2. Nifedipin 3 4 x 10 mg oral jam ke-4 TD diastole belum turun sampai 20 % tambahan 10 mg ( max 80 mg/hari ) 3. Berikan oksigen nasal kanul 4 6 l/mnt

Syarat pemberian MgSO4 :

- Refleks patella positif - Frekuensi nafas > 16x/mnt - Diuresis > 100 ml/4 jam - Tersedia antidontum : Ca Glukonas 10 %

PEB

KOMPLIKASI
- Solutio plasenta - Hipofibrinogenemia - Oedema paru paru - Nekrosis hati - Sindroma HELLP - Kelainan ginjal - DIC - Prematuritas, dismaturitas dan kematian janin intrauterin

HELLP SYNDROME
Ciri ciri dari HELLP syndrome adalah:

Nyeri ulu hati Mual dan muntah Sakit kepala Tekanan darah diastolik 110 mmHg Menampakkan adanya oedema

PEB
HELLP syndrome diklasifikasikan menjadi 2 bagian:
1. Mississippi, dibagi menjadi 3
kelas: Thrombositopenia Kelas 1: 50.000 / l Kelas 2: > 50.000 100.000 / l Kelas 3: > 100.000 150.000 / l Disfungsi hemolisis hepatis LDH 600 IU / L SGOT dan / atau SGPT 40 IU / L Ciri ciri tersebut harus semua terdapat

2. Tennessee, dibagi menjadi 2 kelas: Complete Trombosit < 100.000 / l LDH 600 IU / L SGOT 70 IU / L Parsial Hanya satu dari ciri ciri di atas yang muncul