You are on page 1of 12

Infeksi jamur

.yeast : ovoid atau speris bersifat anaerobic .bentuk • Eukaryotic berdinding sel kaku terdiri dari polisakarida sehingga resisten terhadap antibiotik inhibitor dinding sel.mold : berdtruktur cabang filamen atau bentuk mycelium seperti pseudo hypha bersifat aerobic. • Bentuk .

makrofag) . monosit. kortikosteroid dosis tinggi) • candida penyebab tersering infeksi oportunistik • Reaksi imunitas seluler berperan penting pada eliminasi jamur (limfosit T. tumor padat.PENDAHULUAN • Jamur candida sp terdapat komensal di tubuh manusia. NHL. terapi antibiotik lama. neutropil. • Bila host imunokopromis maka candida akan tumbuh subur dan manifes (AIDS. tranplantasi organ. lekemia.

jamur sulit dirusak hingga banjir citokin yang merusak sel sekitar yang sehat. elastase merusak sel dan organela sel sehingga nekrosis • Inflamasi : .Kerusakan akibat jamur • Diakibatkan oleh : 1. rangsangan respon inflamasi oleh jamur 3.bila infeksi persisten terjadi granuloma membuat cel yang terinfeksi sulit membunuh jamurnya • Sekresi toksin . sekresi toksin • Sekresi enzim : .protease. menyebabkan kanker (aspergillus) . phospolipase.jamur di kacang sekresi toksin bisa ganngguan kontraksi otot. sekresi enzim oleh jamur 2. .

Aspergillus.transmisis • Jamur hidup : -Saprophyt : Histoplasma capsulatum. Blastomyces dermatitidis . rambut. Coccidiodes immitis. mulut. kuku.Opprtunistic : komensal yang jadi patogen : candida albican . GIT. Criptoccocus) • Cara tular : .kontak : jamur saprofit . vagina (candida.komensal : di kulit.inhalasi : aspergillus .

manose reseptor. mannan. dectin-1. agglutinin-like sequence(ALS3).Cara masuk sel • Jamur punya molekul specific adherence ke dinding sel epitel berupa polisakarida (glucan. cadherins. . glikoprotein. chitin) • Reseptor : Toll-like receptor(TLRs).

limfosit T). makrofag. .Invasion and evasion • Pertahanan utama terhadap jamur : imunitas diperantarai sel (neutropil.

EVASI • • • • HIDUP DALAM SEL HOSPES PROTEKSI DARI FAGOSIT VARIASI ANTIGEN IMUNOSUPRESI IMUN HOSPES .

• Setelah dimakan makrofag bertahan didalam : .memproduksi protein menghambat aktifitas protease lisosoma . .membentuk granuloma. O-2 rendah.evasi • Bentuk dimorfi mudah menyesuaikan dari lingkungan : PH alkali.replikasi (yeast histoplasma) .merusak membran sel . suhu.

evasi PROTEKSI TERHADAP PAGOSIT • Yeast bercapsul lebih resisten terhadap pagosit .produksi glikotoksin menghambat pagositosis makrofag dan netropil. sekresi leukotrin dan sitokin . degranulasi.menghambat migrasi lekosit . supresi aktifitas sel mast.memblok pengenalan jamur oleh makrofag .

hambat produksi TNF-a.evasi VARIASI ANTIGENIK • Jamur merubah ekspresi antigen agar tidak dikenali respon imun IMUNOSUPRESI • Yeast mampu produksi protein yang mensupresi sistim imun : . IL-12 .produksi sitokin anti-inflamasi IL-10 • Seluruhnya membuat supresi fungsi makrofag sehingga jamur terhindar dari perusakan sistim imun/ .