You are on page 1of 2

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan Penelitian “Gambaran Penderita Kolelitiasis di Departemen Bedah Rumah Sakit Umum Pusat dr. Mohammad Hoesin Palembang Periode Juli 2011-Juni 2012” menggunakan data sekunder berupa 91 Kesimpulan yang didapatkan, sebagai berikut: 1. Penderita kolelitiasis dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 56 (61,54%) kasus, sedangkan laki-laki sebanyak 35 (38,46%) kasus dan usia penderita paling banyak adalah 50-59 tahun (38,46%). 2. 3. 4. Penderita kolelitiasis sebagian besar bertinggal di daerah perkotaan, yaitu sebesar 84,61%. Temuan klinis yang paling banyak ditemukan pada penderita kolelitiasis adalah nyeri tekan (35,71%). Sebagian besar gambaran laboratorium menunjukkan hasil normal, yaitu hemoglobin 61,54%, leukosit 75,2%, alkaline fosfatase 42,86%, bilirubin total 76,92%, bilirubin indirek 45,05%, bilirubin direk 87,91%, SGOT 62,64%, SGPT 60,44%, gula darah sewaktu 92,31%, dan kolesterol 14,38%, namun pada sebagian penderita terdapat peningkatan pada leukosit, alkaline phospatase, bilirubin (total/ direk/ indirek), fungsi hati (SGOT/ SGPT), dan gula darah sewaktu. 5. 6. Tatalaksana operatif yang paling banyak dilakukan adalah laparoscopic cholecystectomy (91,21%). Rata-rata lama rawat inap pasien kolelitiasis kurang dari 7 hari 54 (59,34%) sampel dengan rincian 1-3 hari sebanyak 7,41 % dan 4-6 sebanyak 92,59%. 7. Semua pasien pulang dalam keadaan sembuh (100%). rekam medik.

60

2. . Tenaga medis dan paramedis hendaknya melakukan usaha dalam menekan angka kejadian kolelitiasis dengan melakukan promosi kesehatan dari daerah pedesaan sampai perkotaan. Penelitian prospektif sebaiknya dilakukan agar didapatkan hasil yang lebih akurat mengenai gambaran penderita kolelitiasis.61 5. 2. Saran 1.