You are on page 1of 13

kram (muscle cramp) dan terkilir sendi (sprain).

Cidera ini sering kali timbul dikarenakan otot belum siap untuk melakukan gerakan – gerakan yang bersifat cepat dan mengandalkan kekuatan. Ketidaksiapan ini dikarenakanotot letih atau masih kaku. Resiko terjadinya cidera tadi dapat kita kurangi dengan persiapan tubuh yang baik. Pemanasan dan peregangan merupakan kegiatan untuk mempersiapkan tubuh dengan baik sebelum melakukan olah raga. Fungsi pemanasan sebenarnya sangat banyak, namun yang paling penting antara lain :
   

Meningkatkan suhu tubuh Meningkatkan metabolisme tubuh sehingga organ penting seperti jantung dan paruparu siap menghadapi kebutuhan akan tingginya metabolism saat berolah raga Meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh termasuk otot aktif, sehingga suplai oksigen, zat gizi dan elektrolit dapat terpenuhi selama berolah raga Mengurangi ketegangan otot

Fungsi dari Peregangan adalah meningkatkan kelenturan otot sehingga dapat melakukan gerakan secara optimal tanpa terjadinya cidera. Mana yang lebih dulu Peregangan atau Pemanasan ? Pemanasan dianjurkan untuk dilakukan terlebih dahulu sebelum peregangan. Hal ini dikarenakan melakukan peregangan pada otot yang belum panas justru dapat menyebabkan cidera. Dalam melakukan pemanasan, prinsip dasarnya adalah memanaskan tubuh. Melakukan pemanasan yang berlebihan justru dapat menyebabkan cidera, oleh sebab itu hindari gerakangerakan yang bersifat cepat atau mengandalkan kekuatan otot. Lamanya pemanasan biasanya sekitar 5 -15 menit, namun indicator yang sebenarnya adalah saat kita mulai mengeluarkan keringat. Teknik pemanasan yang sederhana adalah
    

berjalan kemudian dilanjutkan dengan jogging berlari di tempat melompat-lompat Jangan melakukan lari sprint Hati-hati saat melakukan jogging di pinggir kolam, karena lantai yang licin

Setelah melakukan pemanasan, barulah dilanjutkan dengan peregangan. Peregangan yang sering dilakukan adalah gerakan yang bersifat statis, yaitu dengan mempertahankan otot pada satu posisi selama beberapa saat. Peregangan dilakukan pada otot-otot aktif tertentu tergantung jenis olah raganya. Di dalam olah raga renang, hampir melibatkan semua otot terutama otot-otot alat gerak sehingga lakukan peregangan secara umum mulai dari otot leher sampai dengan otot kaki.

dan piridoksin (B6). bisa juga menyebabkan kram. otot rahim. Cedera otot. ada yang menyebut suplai darah yang kurang dibandingkan dengan kebutuhan dituding sebagai biang keladinya. dinding pembuluh darah. Secara umum beberapa penyebab-penyebabnya antara lain adalah : 1. Yaitu otot yang berkontraksi secara kita sadari. Pada otot bergaris. waktunya singkat. . ada juga yang menyalahkan faktor ketidakseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh kita. Jadi. seperti potassium. Kadar potassium yang rendah bisa dihasilkan dari penggunaan beberapa diuretik atau dari dehidrasi. Seperti. Kurangnya aliran darah ke otot yakni adanya penumpukan asam laktat pada aliran darah akibat kurang sempurnanya metabolisme. seperti potassium. Kekurangan cairan (dehidrasi) dan elektrolit. terutama kekurangan kalium dan natrium yang sering terjadi pada olahragawan. Bisa juga akibat trauma pada tulang dan otot yang bersangkutan atau kekurangan magnesium. kaki. Kelelahan akibat penggunaan otot yang terus menerus. Sehingga. definisi Kram Otot adalah kontraksi yang terjadi secara tiba-tiba. asam pantotenat (B5). jangan lupa pemanasan dan peregangan sebelum berolah raga. 8. Kram kemungkinan disebabkan oleh tidak tercukupinya aliran darah menuju otot. 3. 5. Ada yang mengatakan karena penumpukan asam laktat.Persiapan tubuh yang cukup akan meningkatkan manfaat dari olah raga. Kurangnya pemanasan saat akan melakukan kegiatan berolahraga. Kram dapat mengenai otot lurik atau bergaris. Kadar elektrolit yang rendah pada darah. kram dapat disebabkan kelelahan. misalnya tiamin (B1). terasa sakit sekali pada otot atau kelompok otot. 2. kram otot bisa terjadi pada tangan. Berolahraga pada cuaca panas. 6. Tidak diketahui pasti bagaimana kram bisa timbul. dehidrasi atau kekurangan cairan dan elektrolit. Juga. Mengapa terjadi Kram otot? Dalam literature. maupun perut. 7. Kadar elektrolit yang rendah pada darah. Kekurangan vitamin. maupun usus dan ureter (saluran kemih). 4. dapat mengenai otot polos atau otot yang berkontraksi tanpa kita sadari.

5. American Dietetic Association menyarankan setiap orang dewasa mendapatkan sekitar 2. kemudian berangsur-angsur lebih berat. Beberapa orang lainnya mengalami kram pada tungkainya ketika sedang tidur malam. Otot yang mengalami kram sulit untuk menjadi rileks kembali. Kemudian jangan lupa pendinginan / pelemasan sesudahnya. Kompres air hangat. 3. Kondisi udara yang dingin. 2. 10. Jika mesti duduk lama (menggunakan otot panggul) atau menulis lama (menggunakan otot jari). Pemanasan yang cukup sebelum berolah raga atau aktivitas tertentu yang melibatkan otot. Minum lebih banyak cairan. yang biasanya menimbulkan nyeri. Kram Otot Kram otot merupakan kontraksi otot yang memendek atau kontraksi sekumpulan otot yang terjadi secara mendadak dan singkat. atau setidak-tidaknya tidak terserang untuk kesekian kalinya. Kontraksinya sendiri dapat terjadi dalam waktu beberapa detik sampai beberapa menit. Hal itu mungkin karena kekurangan kalium yang menjadi penyebab kejang otot. Pemijitan pada otot yang kram. Agar tidak terkena kram otot. sebaiknya anda lakukan tindakan berikut ini : 1. Otot menjadi kaku sehingga timbul kram. . Selain itu. tapi tindakan berikut perlu dilakukan untuk meringankan gejala : 1. kram otot seringkali dapat menimbulkan keluhan nyeri. dan mungkin akan mengurangi kram Anda. Olah raga dengan intensitas ringan lebih dahulu. Meskipun tidak ada rekomendasi resmi untuk berapa banyak kalium yang harus Anda peroleh per hari. Kram bisa disebabkan kurangnya aliran darah ke otot yakni adanya penumpukan asam laktat pada aliran darah akibat kurang sempurnanya metabolisme. terutama yang mengandung elektrolit. terutama setelah melakukan aktivitas yang berat.000 mg sehari. Bisa dalam hitungan menit bahkan jam untuk meregangkan otot yang kram itu. Otot yang kram diregangkan.9. Kram biasa terjadi pada seseorang yang sehat. 2. Makan pisang satu atau dua buah setiap hari. saat berolahraga. Minum yang banyak untuk mengganti cairan dan elektrolit yang hilang. Hal ini terjadi mekanisme pemanasan tubuh terganggu sehingga mengganggu aliran dalam tubuh. obat pelancar kemih. Walaupun kram otot dapat hilang sendiri. Satu pisang memiliki 450 mg nutrisi pelindung otot. 3. Beberapa obat seperti. 4. selang beberapa lama sebaiknya diselingi pelemasan dan peregangan. 4. dan penurun lemak.

dan penurun lemak. Tidak hanya itu. otot rahim. akan mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah yang memberi makan pada serabut saraf. pada penderita hiperkolesterol dan diabetes mellitus. Gangguan metabolik biasanya terjadi pada penderita diabetes melitus (DM) yakni peningkatan kadar gula darah yang berlangsung lama. Kerusakan atau gangguan pada saraf tepi ini. maupun usus dan ureter (saluran kemih). pada kondisi udara yang dingin juga bisa mengakibatkan kram. Seperti. Beberapa obat juga dapat menyebabkan terjadinya kram. Seperti. Jejas dan Adaptasi Sel Apabila terhadap tekanan terhadap sel maka akan terjadi suatu reaksi untuk bertahan dari tekanan tersebut yakni sebagai berikut : Normal. Pada otot bergaris. Menyesuaikan diri (Adaptasi) Sel dengan jejas yang reversible. dehidrasi atau kekurangan cairan dan elektrolit. Bisa juga akibat trauma pada tulang dan otot yang bersangkutan atau kekurangan magnesium. Misalnya. Yaitu otot yang berkontraksi secara kita sadari. Termasuk kekurangan vitamin seperti B1 atau thiamine. bisa diakibatkan oleh dua hal pertama karena adanya gangguan syaraf dan kedua rusaknya saraf. obat pelancar kemih. Juga. Kontraksi ini juga bisa terjadi akibat sirkulasi ke otot yang kurang baik karena tingginya kolesterol dalam darah atau pembuluh darah yang mudah rusak. B5 pantothenic acid dan B6 atau pyridoxine. Namun seringkali rusaknya saraf tersebut juga dikarenakan adanya gangguan pada pembuluh darah. Kerusakan atau gangguan saraf ini misalnya terjadi pada fungsi pengatur alat indera perasa akibat saraf mengalami tekanan. Dapat juga terjadi karena saraf terjepit akibat pengapuran misal pada tulang belakang. suhu. Hal ini terjadi mekanisme pemanasan tubuh terganggu sehingga mengganggu aliran darah dalam tubuh. Dari penjelasan di atas dapat kita ketahui bahwa penyebab kram otot ada bermacammacam antara lain: Adanya gangguan pada aliran darah Agen fisik seperti trauma pada otot. Tapi bisa juga saraf bagian tepi mengalami gangguan atau kerusakan akibat saraf tersebut sobek atau putus akibat kecelakaan. Nyeri yang terjadi akibat jepitan urat saraf dapat disebabkan oleh inflamasi primer atau sekunder. kram dapat disebabkan kelelahan. terutama kekurangan kalium dan natrium yang sering terjadi pada olahragawan. Aliran darah yang terganggu pada pembuluh darah sering menjadi penyebab terganggu atau rusaknya saraf manusia.Kram dapat mengenai otot lurik atau bergaris. dapat mengenai otot polos atau otot yang berkontraksi tanpa kita sadari. penggunaan yang berlebihan Beberapa obat . dinding pembuluh darah. Kematian sel (irreversible) Reaksi tersebut dapat berlangsung secara kontinyu maupun bisa langsung mematikan. misalnya karena seseorang duduk terlalu lama sehingga saraf tulang belakang tertekan. hal ini tergantung pada jenis sel itu sendiri. Keadaan itu kemudian menyebabkan penderita mengalami kram. Jepitan ini juga bisa menimbulkan gangguan pada fungsi urat saraf. Kram otot bisa jadi merupakan satu pertanda adanya penyakit akibat gangguan atau rusaknya bagian saraf tepi.

tindakan preventif pun diperlukan untuk meminimalkan kemungkinan hal tersebut terjadi.  Inflamasi Inflamasi merupakan reaksi jaringan hidup terhadap jejas. Oleh karena itu. kalor. . Maka untuk mengatasinya diperlukan kompres air dingin di sekitar area kram bukan tepat di atas area yang kram. atau orang biasa menyebut kram urat ? Saya yakin siapapun pernah mengalaminya. Misalnya setelah duduk terus menerus di depan computer selama 2 jam. dengan melakukan senam kecil. seolah ditarik dengan sangat kuat. lakukan pernafasan secara benar sebelum berolah raga atau melakukan aktivitas fisik dan melakukan dan lakukan pendinginan setelah selesai. 4. baik sadar maupun tidak merasakannya. Akan lebih baik jika pemanasan ini dilakukan setiap pagi setelah bangun tidur. berada di dalam pesawat atau kendaraan yang memakan waktu lama atau berjalan kaki jarak jauh. Rasa nyeri tak tertahankan selama beberapa detik hingga beberapa menit. Hal tersebut akan memberikan kesempatan bagi otot untuk menyesuaikan diri sehingga tidak menimbulkan kram. 3. tumor dan functiolaesa. Namun sensasi tak nyaman terus terasa selama beberapa saat. kemudian mereda. plasma. namun hindari penegangan/meluruskan ujung jari kaki saat peregangan maupun tidur dan usahakan agar kaki-kaki anda tetap hangat selama tidur. Itulah ciri-ciri kram otot.Ketidakseimbangan nutrisi (defisiensi vitamin) Hal-hal tersebut dapat mengakibatkan :  Hipertrofi Hipertrofi terjadi karena sel mempunyai kemampuan adaptasi yakni kemampuan untuk menyesuaikan diri dan berubah dan hal ini memungkinkan sel dapat hidup dalam lingkungan yang berubah. pembuluh limfe. Kram otot yang terjadi akibat trauma pada otot ataupun karena penggunaan yang berlebihan kadang dapat menyebabkan terjadinya inflamasi. hal ini dapat terjadi karena latihan yang terus-menerus dan konsumsi protein. Lakukan peregangan sebelum tidur. Gejala kliniknya adalah rubor. Tindakan Preventif Mengingat sifat kram otot yang datang tiba-tiba dan tidak disertai tanda sebelumya. Ketika otot dirasakan menegang secara tiba-tiba. 2. Penyebabnya adalah fungsi maupun beban kerja yang berlebihan maupun rangsangan hormon secara spesifik sehingga ukuran sel akan membesar. sel darah dan syaraf. Tak ada salahnya melakukan peregangan setelah melakukan satu kegiatan terus menerus dalam beberapa lama. Hindari melakukan olah raga atau aktivitas berat secara tiba-tiba. kram otot atau otot kejang. Mandi atau berendam dengan air hangat setelah beraktivitas seharian setiap kali sebelum tidur untuk mengendurkan seluruh otot yang tegang. Pada atlet. Inflamasi merupakan reaksi pembuluh darah. dolor. Berikut adalah beberapa hal tersebut diantaranya: 1.

banyak pelaku olahraga yang menganggap minum air dapat menambah bobot tubuhnya. antara beberapa detik hingga 15 menit saja. Ketidakseimbangan cairan dan elektrolit Untuk menggerakkan otot. atau posisi tubuh menahan satu ruas otot atau lebih dalam keadaan menegang. Itu sebabnya. sehingga tidak mengalami kekejangan atau kram otot. dan berujung fatal.Ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum membahas kram otot. Pergerakan otot dinamis terjadi saat otot-otot panjang – seperti yang terdapat di tungkai dan lengan – menegang dan berkontraksi. Padahal. karena otot cenderung kaku saat udara dingin. Itulah sebabnya. Akibatnya. Kurang pemanasan Mereka yang tinggal di daerah dingin bisa juga mengalami kram otot apabila tidak cukup melakukan pemanasan sebelum berolahraga. kram otot terjadi saat otot “dipaksa” berkontraksi dan menegang selama beberapa saat. Selain olahraga. tubuh memerlukan elektrolit. seiring dengan mengulur atau melenturnya sendi tubuh. kondisi ini tidak berlangsung lama. Lebih berbahaya lagi. otot-otot jantung juga bisa mengalami kram bila kadar elektrolit dalam tubuh tidak seimbang. setidaknya ada tiga alasan mengapa seseorang mengalami kram otot. kebiasaan itu dapat membuat tubuh kekurangan cairan serius. Umumnya. jantung bisa berhenti berdetak. tubuh akan kehilangan cairan sekaligus elektrolit. misalnya saat mempertahankan posisi setengah jongkok. namun ada satu atau beberapa otot menegang. terutama kalium dan natrium. Intinya. Saat berolahraga. Masalahnya. mengapa bisa terjadi kram otot ? Menurut para ahli. pergerakan otot dinamis lebih disebabkan karena tubuh kita hampir secara keseluruhan memang sedang bergerak. cuaca panas juga membuat seseorang lebih cepat berkeringat. . sehingga cairan dan elektrolit yang terbuang semakin banyak. sehingga mereka justru meminum obat dan minuman diuretik – yang dapat memicu keinginan berkemih – seperti kopi dan teh. orang yang tinggal di lingkungan panas lebih rentan mengalami kram otot dibandingkan yang tinggal di lingkungan dingin. Sedangkan pergerakan otot statis terjadi saat sendi-sendi tubuh tidak bergerak. Ada dua jenis pergerakan otot. sehingga timbullah kejang atau kram otot. Lalu. Nah. biasanya kejang atau kram otot terjadi pada saat pergerakan otot statis ini. Ambil waktu lebih lama untuk mengendurkan otot. 2. dan meningkatkan risiko kram otot. jangan terburu-buru masuk ke latihan utama. meskipun aktivitas fisik mereka sama. 1. Jelasnya. yaitu pergerakan otot dinamis dan pergerakan otot statis.

Mekanisme Kram Otot Ganong (1998) menguraikan bahwa rangsang berulang yang diberikan sebelum masa relaksasi akan menghasilkan penggiatan tambahan terhadap elemen kontraktil. Selain itu. hal-hal yang perlu diperhatikan juga adalah gaya hidup dan pola makan yang teratur. Otot yang mengalami kram sulit untuk menjadi rileks kembali. Kalsium itu terdapat pada susu. Selain itu. “Kram otot ini merupakan kontraksi otot yang menimbulkan rasa nyeri yang sangat luar biasa dan impolunter. tapi bertumpu pada tembok untuk melatih otot yang sering kram. yaitu perendaman kaki secara bergantian dalam air hangat selama 10-15 menit dan air dingin selama 3 menit. terjadi secara mendadak tanpa disadari. kekurangan kalsium dan kalium juga bisa menjadi salah satu pencetusnya. bukan yang dikehendaki pasien. Bisa juga dengan berdiri di depan dinding dan tangan menempel ke tembok. KRAM OTOT 1). Baik sekali jika dilakukan setiap hari. Artinya. Baiknya dilakukan 3-4 kali sehari untuk mencegah kram. Bisa juga dengan kintras hidroterapi. Karena jika tubuh kita keurangan kalium dan kalsium. Kekurangan kalsium dan kalium bisa menjadi penyebab terjadinya kram otot. Untuk variasi. otot yang berkontraksi secara kita sadari. Fenomena ini dikenal sebagai penjumlahan . Kram otot dapat terjadi pada tangan. Kram otot dapat juga mengenai otot polos atau otot yang berkontraksi tanpa kita sadari. 2).3. Hal lain yang perlu diperhatikan untuk mencegah kram adalah melakukan upaya pemanasan setiap kali akan melakukan aktivitas. misalnya pada saat berolahraga dengan intensitas tinggi. Lebih baik naik turun tangga (jika ada) selama 3-5 menit. Seperti push up. dan tampak adanya respon berupa peningkatan kontraksi. Kram ini juga bisa karena rangsangan yang disengaja atau secara otomatis muncul dengan sendiri. sehingga timbullah kram otot. Kontraksi dari kram otot sendiri dapat terjadi dalam waktu beberapa detik sampai beberapa menit. Tubuh dikencangkan dan ditahan 10 detik kemudian dilepaskan. Ini adalah cara yang efektif untuk melancarkan sirkulasi darah. Dan kalium itu ada pada buah dan sayuran. kaki. Pengertian Menurut Basoeki (2005) kram otot merupakan kontraksi otot tertentu yang berlebihan. penting sekali melakukan gerakan otot tubuh. Bisa dalam hitungan menit bahkan jam untuk meregangkan otot yang kram itu. maupun perut. Atau jika bekerja di kantor. Kram otot dapat mengenai otot lurik atau bergaris. otot juga akan menjadi letih. Selain kekurangan cairan yang bisa menjadi pemicu tubuh mengalami kram otot. Keletihan otot Jika Anda terlalu banyak memberikan tekanan fisik di otot. kram otot dapat menimbulkan keluhan nyeri. Obat gosok bisa digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri karena sifat panas yang terdapat pada obat gosok mampu meredakan ketegangan otot. kadar mineral dalam tubuh akan turun.” Tubuh yang mengalami dehidrasi dan kekurangan elektrolit juga bisa mengganggu otot untuk dapat berkontraksi dan melemas secara nyaman. Berbaring atau duduk di posisi yang tidak biasa untuk jangka waktu yang lama juga bisa menyebabkan otot letih. berjalanlah selama 5-10 menit.

Pada titik ini. dan dapat pula karena panas. kreatinin. Kontraksi timbul kira-kira 2 mdet setelah dimulainya depolarisasi membran. vitamin B5 (pantothenic acid) dan B6 (pyridoxine). Penjumlahan berarti masing-masing kedutan menyebabkan penguatan kontraksi. Unsur-unsur yang umum terdiri dari Na+ . 3). Apabila stimulasi diperpanjang. Menurut Tisher dan Wilcox (1997) alat dialisa juga dapat dipergunakan untuk memindahkan sebagian besar volume cairan. K+. penggiatan mekanisme kontraktil terjadi berulang-ulang sebelum sampai pada masa relaksasi. Urea. seperti obat pelancar kemih. Pemindahan ini dilakukan melalui ultrafiltrasi dimana tekanan hidrostatik menyebabkan aliran yang besar dari air plasma (dengan perbandingan sedikit larutan) melalui membran. Mg++ . kram dapat disebabkan kelelahan. Penyebab Kram Otot Menurut Mohamad (2001) kram otot dapat terjadi karena letih. Penjumlahan terjadi apabila kalsium dipertahankan dalam kompartemen intrasel oleh rangsangan saraf berulang pada otot. Dengan adanya sebagian darah pasien yang keluar dari tubuh dan beredar dalam sebuah mesin (extracorporeal) bisa menyebabkan sirkulasi darah ke otot kurang baik sehingga dapat mengakibatkan kram otot. Tegangan yang terbentuk selama penjumlahan kontraksi jauh lebih besar dibandingkan dengan yang terjadi selama kontraksi kedutan otot tunggal. asam urat dan . Kontraksi singkat seperti ini disebut kontraksi kedutan otot. Potensial aksi dan konstraksi diplot pada skala waktu yang sama. sebelum masa repolarisasi potensial aksi selesai. dapat juga akibat trauma pada tulang dan otot yang bersangkutan. Selanjutnya Basoeki (2005) menegaskan bahwa beberapa obat juga dapat menyebabkan terjadinya kram otot. terjadi kram otot sampai dengan tetani yang ditandai oleh kontraksi mulus berkepanjangan. penurun lemak. 4). Lamanya kontraksi kedutan beragam. maka kedutan-kedutan individual akan menyatu sampai kekuatan kontraksi maksimum. Cl. Ca++ . kekurangan vitamin B1 (thiamine).kontraksi. asetat dan glukosa. dehidrasi atau kekurangan cairan dan elektrolit (terutama kekurangan kalium dan natrium). dapat pula karena dingin. sesuai dengan jenis otot yang dirangsang. Adanya penarikan cairan (ultrafiltrasi) selama hemodialisa menyebabkan dehidrasi atau kekurangan cairan yang dapat menyebabkan terjadinya kram otot. biasanya terjadi pada malam hari. Menurut Corwin (2000) setiap pulsa kalsium berlangsung sekitar 1/20 detik dan menghasilkan apa yang disebut sebagai kedutan otot tunggal. Menurut Ganong (1998) satu potensial aksi tunggal menyebabkan satu kontraksi singkat yang kemudian diikuti relaksasi. Kram otot juga dapat terjadi akibat sirkulasi darah ke otot yang kurang baik. Pada otot bergaris. Menurut Price dan Wilson (1995) komposisi cairan dialisat diatur sedemikian rupa sehingga mendekati komposisi ion darah normal. Dengan rangsangan berulang yang cepat.. Masing-masing respon tersebut bergabung menjadi satu kontraksi yang berkesinambungan yang dinamakan tetanik atau kontraksi otot yang berlebihan (kram otot). dan sedikit dimodifikasi agar dapat memperbaiki gangguan cairan dan elektrolit yang sering menyertai gagal ginjal. atau kekurangan magnesium. Hubungan Hemodialisa dengan Kram Otot Hemodialisa adalah suatu prosedur dimana darah dikeluarkan dari tubuh penderita dan beredar dalam sebuah mesin diluar tubuh yang disebut dializer (NKF 2006).

7. agar otot itu menjadi rileks kembali (Basoeki. Selanjutnya. 5).9 %) (NKF. 2005). Adanya perbedaan unsur-unsur elektrolit dalam dialisat dengan komposisi elektrolit darah pasien bisa mengakibatkan kekurangan elektrolit. 4. 2006). kita telah mengetahui bahwa panjang otot yang terkontraksi akan lebih pendek daripada panjang awalnya saat otot sedang rileks. 5. Szent. 1. panjang filamen tebal dan tipis tetap dan tak berubah (dengan melihat tetapnya lebar lurik A dan jarak disk Z sampai ujung daerah H tetangga) namun lurik I dan daerah H mengalami reduksi yang sama besarnya. untuk dapat mendapatkan penjelasan lebih tentang peranan ATP dalam proses kontraksi itu. Bagaimana mekanisme kontraksi otot ? Bagaimana mekanisme terjadinya kram? Faktor-faktor yang menyebabkan kram? Apa pertolongan pertama yang diberikan? Bagaimana tindakan pencegahan agar tidak terjadi kram? Pengobatan lain selain analgesik spray dan fisioterapi? Bagaimana langkah-langkah fisioterapi? Pembahasan kerangka pertanyaan Mekanisme kontraksi otot Setelah struktur otot dan komponen-komponen penyusunnya ditinjau. Melalui mikrograf elektron. Pencampuran larutan aktin dan miosin untuk membentuk kom-pleks bernama Aktomiosin ternyata disertai oleh peningkatan kekentalan larutan yang cukup besar. Hugh Huxley. Pada tahun 1940. Daya kerja ATPase miosin yang terisolasi ialah . Filament – filament tebal dan tipis yang saling bergeser saat proses kontraksi Menurut fakta. pada saat pemendekan berlangsung. b. 1. Andrew Huxley dan R. Berdasar pengamatan ini. Pemendekan ini rata-rata sekitar sepertiga panjang awal.Gyorgi kembali menunjukkan mekanisme kontraksi. kram otot yang terus menerus dan sering terjadi dapat menyebabkan distonia. Sedangkan. 6. Maka dari itu.fosfat dapat berdifusi dengan mudah dari darah ke dalam dialisat karena unsur-unsur ini tidak terdapat dalam dialisat. 3. kita memerlukan studi kinetika kimia. 2. Adanya kekurangan cairan dan elektrolit bisa mengakibatkan kram otot (Basoeki. pemendekan ini dapat dilihat sebagai konsekuensi dari pemendekan sarkomer. mekanisme atau interaksi antar komponen-komponen itu akan dapat menjelaskan proses kontraksi otot a. Model ini mengatakan bahwa gaya kontraksi otot itu dihasilkan oleh suatu proses yang membuat beberapa set filamen tebal dan tipis dapat bergeser antar sesamanya. Pencegahan Kram Otot Biasanya kram otot dapat berhenti dengan meregangkan otot yang mengalami kram. E. 2005). ATP mengurangi daya tarik atau afinitas miosin terhadap aktin.Niedergerke pada tahun 1954 menyarankan model pergeseran filamen (=filament-sliding). Sebenarnya. Jean Hanson. Aktin merangsang aktifitas ATPase miosin Model pergeseran filamen tadi hanya menjelaskan mekanika kontraksinya dan bukan asal-usul gaya kontraktil. Kekentalan ini dapat dikurangi dengan menambahkan ATP ke dalam larutan aktomiosin. Jika terjadi kram otot selama tindakan hemodialisa segera lakukan pengobatan dengan langsung memulihkan volume cairan intravaskuler melalui pemberian bolus cairan isotonic saline natrium clorida (NaCL 0.

Daerah yang mirip bola pada S1 itu berikatan secara tangensial pada filament aktin pada sudut 45o terhadap sumbu filamen. Bagaimanapun juga. Pada mulanya.Miosin yang siap untuk siklus hidrolisis ATP selanjutnya. pada tahap kelima. secara paradoks. Pada tahap keempat. miosin menjadi sekitar 10 per detiknya. ATP terikat pada bagian myosin dari aktomiosin dan menghasilkan disosiasi aktin dan miosin. Holden. Posisi tegak itu merupakan keadaan molekul dengan energi tinggi (jelas-jelas diri dengan lemah pada suatu monomer aktin yang posisinya lebih dekat dengan disk Z dibandingkan dengan monomer aktin sebelumnya. Kepala-kepala myosin berjalan spanjang filament-filamen aktin Hidrolisis ATP dapat dikaitkan dengan model pergeseran-filamen. Pada tahap pertama. Kompleks tersebut yang kemudian berikatan dengan Aktin pada tahap ketiga. Daya kerja sebesar itu ternyata jauh lebih kecil dari daya kerja ATPase miosin yang berada dalam otot yang berkontraksi. adanya aktin (dalam otot) meningkatkan laju hidrolisis ATP. Selanjutnya. Selanjutnya. d. celah aktin akan menutup kembali bersamaan dengan proses hidrolisis ATP yang menyebabkan tegaknya posisi kepala S1. Keadaan itu disebut keadaan transien. Miosin yang merupakan produk proses ini memiliki ikatan dengan ATP. Kepala S1 melepaskan Pi yang mengakibatkan tertutupnya celah aktin sehingga afinitas kepala S1 terhadap aktin membesar. Holden.05 per detiknya. cross-bridges itu harus berulangkali terputus dan terkait kembali pada posisi lain namun masih di daerah sepanjang filamen dengan arah menuju disk Z. Mereka mengamati kompleks tersebut melalui mikroskopi elektron. kita mengasumsikan jika cross-bridges miosin memiliki letak yang konstan tanpa berpindahpindah. Pada mulanya. Pada tahap keempat yang merupakan tahap untuk relaksasi konformasional. ATP muncul dan mengikatkan diri pada kepala miosin S1 sehingga celah aktin terbuka. Relasi kepala S1 miosin itu nampaknya berinteraksi dengan aktin melalui pasangan ion yang melibatkan beberapa residu Lisin dari miosin dan beberapa residu asam Aspartik dan asam Glutamik dari aktin. Sementara itu. Rayment. Sebaliknya. Akhirnya dapat disimpulkan bahwa proses terkait dan terlepasnya aktin yang diatur oleh ATP tersebut menghasilkan gaya vektorial untuk kontraksi otot. Postulat ini selanjutnya mengarah pada model “perahu dayung” untuk siklus kontraktil yang telah banyak diterima berbagai pihak .sebesar 0. ekor S1 mengarah sejajar sumbu filamen. pada tahap kedua. Pada tahap kedua. Selanjutnya. Sebagai akibatnya. Karena aktin menyebabkan peningkatan atau peng-akti-vasian miosin inilah. Model untuk reaksi aktin dan myosin berdasarkan strukturnya Rayment. hentakan-daya terjadi dan suatu geseran konformasional . maka model ini tak dapat dibenarkan. muncullah sebutan aktin. Edwin Taylor mengemukakan sebuah model hidrolisis ATP yang dimediasi / ditengahi oleh aktomiosin.ADP-Pi. kepala myosin melepaskan ikatannya pada aktin. ATP yang terikat dengan myosin tadi terhidrolisis dengan cepat membentuk kompleks miosin. Model ini dapat dilihat pada skema gambar 8. dan Ronald Milligan telah memformulasikan suatu model yang dinamakan kompleks rigor terhadap kepala S1 miosin dan Faktin.. c. kompleks aktin-miosin-ADP-Pi tadi secara tahap demi tahapmelepaskan ikatan dengan Pi dan ADP sehingga kompleks yang tersisa hanyalah kompleks Aktin. dan Milligan mengeluarkan postulat bahwa tertutupnya celah aktin akibat rangsangan (berupa ejeksi ADP) itu berperan besar untuk sebuah perubahan konformasional (yang menghasilkan hentakan daya miosin) dalam siklus kontraksi otot. Melalui pengamatan dengan sinar X terhadap struktur filamen dan kondisinya saat proses hidrolisis terjadi.

mereka bisa terjadi setelah makan. maka kedutan-kedutan individual akan menyatu sampai kekuatan kontraksi maksimum. Kram yang menyakitkan ini biasanya mempengaruhi otot betis dan kaki. Menurut Corwin (2000) setiap pulsa kalsium berlangsung sekitar 1/20 detik dan menghsilkan apa yang disebut sebagai kedutan otot tunggal. Kadar elektrolit yang rendah pada darah. seperti potassium. Menurut Ganong (1998) satu potensial aksi tunggal menyebabkan satu kontraksi singkat yang kemudian diikuti relaksasi. Fenomena ini dikenal sebagai penjumlahan kontraksi. Pertolongan pertama pada kram . Penjumlahan terjadi apabila kalsium dipertahankan dalam kompartemen intrasel oleh rangsangan saraf berulang pada otot. khususnya selama atau setelah olahraga yang keras. ketika aliran darah terutama yang menuju saluran pencernaan dibandingkan yang menuju otot. Tegangan yang terbentuk selama penjumlahan kontraksi jauh lebih besar dibandingkan dengan yang terjadi selama kontraksi kedutan otot tunggal. Lalu. Ada yang mengatakan karena penumpukan asam laktat.yang turut menarik ekor kepala S1 tadi terjadi sepanjang 60 Angstrom menuju disk Z. kram kemungkinan disebabkan oleh tidak tercukupinya aliran darah menuju otot. 3. Lamanya kontraksi kedutan beragam. Orang tua dan setengah baya biasanya mengalami kram setelah olahraga ringan atau selama istirahat. bisa juga menyebabkan kram. ADP dilepaskan oleh kepala S1 dan siklus berlangsung lengkap. Pada titik ini. pada tahap akhir. Misalnya. 4. Apabila stimulasi diperpanjang. penggiatan mekanisme kontraktil terjadi berulang-ulang sebelum sampai pada masa relaksasi. terjadi kram otot sampai dengan tetani yang ditandai oleh kontraksi mulus berkepanjangan. Penjumlahan berarti masing-masing kedutan menyebabkan penguatan kontraksi. sebelum masa repolarisasi potensial aksi selesai. Kontraksi singkat seperti ini disebut kontraksi kedutan otot. Kadar potassium yang rendah bisa dihasilkan dari penggunaan beberapa diuretik atau dari dehidrasi. dan tampak adanya respon berupa peningkatan kontraksi. Kontraksi timbul kira-kira 2 mdet setelah dimulainya depolarisasi membran. menyebabkan kaki dan jari kaki menekuk ke dalam. Potensial aksi dan konstraksi diplot pada skala waktu yang sama. Mekanisme terjadinya kram Ganong (1998) menguraikan bahwa rangsang berulang yang diberikan sebelum masa relaksasi akan menghasilkan penggiatan tambahan terhadap elemen kontraktil. Beberapa orang mengalami kram kaki selama tidur. Penyebab kram kram adalah hal yang sering terjadi di antara orang yang sehat. 2. tidak diketahui pasti bagaimana kram bisa timbul. ada juga yang menyalahkan ketidakseimbangan cairan dan elektrolit. Masing-masing respon tersebut bergabung menjadi satu kontraksi yang berkesinambungan yang dinamakan tetanik atau kontraksi otot yang berlebihan (kram otot). sesuai dengan jenis otot yang dirangsang. ada yang menyebut suplai darah yang kurang dibandingkan dengan kebutuhan sebagai biang. Dengan rangsangan berulang yang cepat.

d. tapi tindakan berikut perlu dilakukan untuk meringankan gejala : otot yang kram diregangkan. dan benzodiazepines seperti diazepam) tidak terbukti efektif dan bisa menimbulkan efek samping. Ion Calcium berikatan dengan troponin C. Langkah . Tidak dilakukan latihan pada saat terjadi nyeri hebat dan perdarahan. b. Pencegahan Agar tidak terkena kram otot. Elektromekanis. Posisi ditinggikan. melepaskan aksi blokade . Penerapan dingin dengan kantong es 24 0C c. c. c. Pembalutan / wrapping eksternal. Kesimpulan Mekanisme kontraksi otot terjadi dari Impuls motoris datang dari saraf pusat sampai di neuromuscular junction dan dijalarkan sebagai potensial aksi sepanjang sarcolemma memasuki tubulus T dan sampai di sistem triad. Pengobatan lain selain analgesik spray dan fisioterapi Kebanyakan obat-obatan diresepkan untuk menghilangkan kram (termasuk quinine sulfate. cast atau pengendongan (sung). 7. kemudian berangsur-angsur lebih berat. d. saat berolahraga. olah raga dengan intensitas ringan lebih dahulu. e. d. kemudian potensial aksi memicu pelepasan ion kalsium (calcium release) dari sisterna terminalis ke sarcoplasma. Latihan ROM. b. Mexiletine kadangkala membantu tetapi memiliki banyak sekali efek samping. pemijitan pada otot yang kram. Menghentikan penyangga beban dengan penggunaan kruk selama 7 hari atau lebih tergantung jaringan yang sakit. tetapi mereka juga tidak terbukti efektif. Latihan pelan-pelan dimulai setelah 7-10 hari. minum lebih banyak cairan.langkah fisioterapi a. sebaiknya lakukan : a. Jika yang sakit adalah bagian ekstremitas. jika mesti duduk lama (menggunakan otot panggul) atau menulis lama (menggunakan otot jari). terutama yang mengandung elektrolit. b. atau setidak-tidaknya tidak terserang untuk kesekian kalinya. Dengan pembalutan. magnesium karbonat. Kemudian jangan lupa pendinginan / pelemasan sesudahnya.a. Penyangga beban. 5. minum yang banyak untuk mengganti cairan dan elektrolit yang hilang. kompres air hangat. pemanasan yang cukup sebelum berolah raga atau aktivitas tertentu yang melibatkan otot. Suplemen kalsium adalah sesuai sekali. BAB III PENUTUP A. troponin berubah bentuk / formasinya. Walaupun kram otot dapat hilang sendiri. selang beberapa lama sebaiknya diselingi pelemasan dan peregangan. 6.

ion kalsium dipompa balik (kembali) ke sisterna terminalis dengan mekanisme transport aktif yg terjadi setelah potensial aksi berakhir. Kontraksi otot yang berlebihan mengakibatkan kram otot. setelah area aktif aktin terbuka maka kontraksi dimulai: cross bridges myosin secara bergantian melekat dan lepas di area aktif aktin. dan tampak adanya respon berupa peningkatan kontraksi. setelah Calcium terpakai untuk mengubah formasi troponin dan melepaskan blokade tropomyosin. seperti potassium. menarik filamen aktin ke tengah sarcomere. rangsang berulang yang diberikan sebelum masa relaksasi akan menghasilkan penggiatan tambahan terhadap elemen kontraktil. Tropomyosin kembali memblokade area aktif aktin. bisa juga menyebabkan kram.tropomyosin sehingga area aktif aktin terbuka. kadar elektrolit yang rendah pada darah. kontraksi berakhir dan serabut otot relaksasi. minum lebih banyak cairan mupun olah raga. kram kemungkinan disebabkan oleh tidak tercukupinya aliran darah menuju otot. Tenaga penggerak (power) utk terjadinya siklus kontraksi otot tersebut. . kondisi ini dapat dilakukan pencegahan dan pengobatan diantranya pemanasan sebelum melakukan aktifitas. berasal dari pelepasan energi hayang sil hidrolisis ATP. sedangkan pengobtan pada kram adalah pemberian analgesik spray dan fisioterapi.