You are on page 1of 4

KASUS : Hiperbilirubinemia 0

ALLOANAMNESIS Sambung Rasa - Memperlihatkan sikap menerima terhadap pasien yang datang - Mengucapkan salam - Mempersilahkan duduk, sopan santun - Menanyakan identitas pasien (nama, umur, jenis kelamin) - Menanyakan identitas orang tua pasien (nama, alamat, umur, pendidikan terakhir, agama, suku bangsa) Riwayat Penyakit  Keluhan utama (Kuning) - Sejak kapan - Sudah berapa lama berlangsung - Kuningnya dimulai dari bagian mana sampai bagian mana  Keluhan tambahan - Minum ASI nya mau tidak - Demam tidak - Ada kejang tidak - Pucat tidak - Ada bintik-bintik merah dikulit tidak - Warna urin apakah seperti teh pekat - Warna feses apakah putih seperti dempul - Rasa gatal - Mencret atau muntah tidak Riwayat Pengobatan: Pengobatan apa Riwayat transfusi Diobati dimana Hasilnya gimana Riwayat Penyakit Sebelumnya Riwayat Keluarga Ada keluarga yang kuning seperti ini tidak Riwayat Pribadi  Riwayat kehamilan: - Kesehatan ibu selama hamil (ada/tidaknya penyakit) - Pemeriksaan ANC (berapa kali/ kemana,

1

2

3

4

Bentuk dan ukuran kepala (normo/makro/mikrocephalus) .Ubun – ubun .Rambut  Wajah  Mata . suhu 36.mongolian spot  Kepala .Obat-obat yang diminum selama hamil  Riwayat Persalinan: .Langsung diberi ASI tidak Riwayat tumbuh kembang  Motorik kasar  Motorik halus  Bicara  Sosial Riwayat imunisasi (tempat imunisasi. berapa kali.Lahirnya dimana . Pemeriksaan Khusus  Kulit : . Respirasi 36x/menit. SC) . Pemeriksaan umum  Keadaan umum : Tampak sakit sedang  Kesadaran : Composmentis  Tanda Vital ( Nadi : 142x/menit.kepada siapa) .Ada kehamilan ganda  Riwayat pasca lahir: .Cara kelahiran (spontan.Berat badan setelah gestasi .Mendapatkan toksoid tetanus .Imunisasi dasar Riwayat sosial ekonomi dan Lingkungan PEMERIKSAAN FISIK A.Cukup/ lewat/kurang bulan .Berat dan panjang lahir .8°C)  Status gizi B.lanugo . pada usia berapa) .turgor kulit .warna (ikterik/tidak) .Adakah trauma lahir/asfiksia  Riwayat makanan: . ekstraksi cunam/vakum.

Medikamentosa . supel Auskultasi : Bising usus (+) Perkusi :Timpani Palpasi :Nyeri tekan(-)/hepar dan lien tidak teraba Ekstremitas Akral hangat Anogenital Pemeriksaan Penunjang . tidak utuh) Mulut Faring (hiperemis) Tonsil Perioral sianosis Leher Kelenjar getah bening Paru Inspeksi : simetris dalam keadaan statis dan dinamis. deformitas) Liang telinga (sekret) Membran timpani (utuh.enzim G6PD .         Palpebra Konjungtiva (anemis/injeksi) Sklera (ikterik/tidak) Hidung Pernafasan cuping hidung Telinga Daun telinga (nyeri tekan.Hiperbilirubinemia ec Defisiensi G6PD .Hiperbilirubinemia ec ABO . gallop(-) Abdomen Inspeksi :Tampak datar. wh-/Jantung Inspeksi :Ictus cordis terlihat Palpasi :Ictus cordis teraba Perkusi : redup Auskultasi : Bj I-II reg. Rh-/-. retraksi (-) Palpasi : DBN Perkusi :Sonor Auskultasi : vesikuler +/+. murmur(-).Hiperbilirubinemia ec sepsis Penatalaksanaan A.Golongan darah ABO .Bilirubin total. direct dan indirect Diagnosis Kerja Hiperbilirubinemia Diagnosis Banding .

Fototerapi / Transfusi Tukar C. Rencana Edukasi Prognosis . kalori. jenis makanan) D. Diet (kebutuhan cairan. Rencana Pemantauan E.-Fenobarbital B.Dubia ad Bonam .