MAKALAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM .................................

digunakan sebagai salah satu tugas dari dosen pendidikan agama islam

Kelompok 4 Nama : Muhammad Rizar Zakaria (105090103111002)

JURUSAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2013

Seperti yang dikemukakan oleh FransDahler.serta Yasin ayat 82 yang berbunyi kun fayakun dengan arti “ jadilah maka terjadilah dia ”. Dalam ajaran Islam terbentuk opini dan tidak be rlebihan jika dikatakan sebagai keyakinan.Keyakinan tersebut merupakan hasil interpretasi dari ayat – ayat Al-Quran dalam surat Al-Baqarah ayat 30 yang menjelaskan tetntang kejadian Adam yaitu “ Adam adalah suatu makhluk yang diciptakan dari tanah yang diambil dari berbagai jenis yang kemudian dicampur dengan air. Menurut RHA. Dalam Ajaran Kristen dijumpai kisah kejadian manusia dalam surat Kejadian 1-11 dan 12-50 tentang kisah oleh Martinus dalam “ Bagaimana Agama Kristen Memandang teori Darwin “. antara lain : . Teori ini adalah gabungan pemikiran dari pihak-pihak agama yang berlandaskan dengan alasan-alasan serta pembuktian dari pihak sarjana penganut teori evolusi. dalam kehidupan sehari hari sebelum islam dikenal secara menyeluruh oleh seluruh manusia di dunia. MenurutAl-Syaibani manusia dikelompokkan menjadi delapan definisi. karena tanah molekulnya lebih rendah keteraturannya.B de Lamarckyang menyatakan bahwa kehidupan berkembang dari tumbuh – tumbuhan menuju binatang dan dari binatang menuju manusia. yang mengakui bahwa tumbuh-tumbahan. Teori ini merupakan perubahan atau perkembangan secara berlahan – lahan dari tidak sempurna menjadi perubahan yang sempurna. Teori ini sebenarnya merupakan kata lain untuk menanamkan pandangan pencipta dengan kuasa Tuhan atas makhluk-Nya. dibentuk dan ditiupkan ruh kedalamnya. • Kedua yaitu Teori Revolusi Teori revolusi ini merupakan perubahan yang amat cepat bahkan mungkin dari tidak ada menjadi ada. binatang. Pandangan ini gabungan pemikiran dari umat manusia yang berbeda keyakinan yaitu umat Kristen dan umat Islam tentang proses kejadian manusia yang dihubungkan dengan keMaha Kuasaan Tuhan. • Ketiga yaitu Teori Evolusi Terbatas. dan kemudian menjadi makhluk hidup”. konsep manusia ada 3 teori yaitu : • Pertama yaitu Teori Evolusi. dan manusia selama ribuan atau jutaan tahun yang benar-benar mengalami mutasi (perubahan) yang tidak sedikit. Syahirul Alim cendekiawan Muslim ahli kimia menyatakan bahwa kita sebagai manusia harus merasa terhormat kalau diciptakan dari keturunan kera karena secara kimia molekul-molekul kera jauh lebih kompleks dibandingkan dengan tanah. Teori ini pertama kali dikemukakan oleh seorang sarjana Perancis J. bahwa manusia dan juga alam semesta tercipta secara cepat oleh Kuasa Allah.BAB I PENDAHULUAN Awalnya.

kecenderungan. Manusia sebagai makhluk Allah yang paling mulia dimuka bumi Manusia sebagai khalifah dimuka bumi. Ruh yang bersifat immateri itu ada dua daya. akal. manusia menjadi menarik untuk diteliti. 2. akal. dan rohani. Manusia diberi Allah potensi yang sangat tinggi nilainya seperti pemikiran. Sama dengan pengertian itu mencari hakikat jasad. jiwa. raga. Sebagai makhluk ciptaan Allah yang memiliki potensi pokok paling banyak. Keduanya merupakan substansi dari roh manusia. dan kebutuhan permulaan baik yang diwarisi maupun yang diperoleh dalam proses sosialisasi. Dikalangan tasauf orang mencari hakikat diri manusia yang sebenarnya karena itu muncul kata-kata diri mencari sebenar-benar diri. Insan manusia sebagai makhluk sosial yang berbahasa. kalbu. yakni jasmani dan rohani. roh. maka manusia akan menurunkan . Jasmani manusia bersifat materi yang berasal dari unsur unsur saripati tanah. sedangkan binatang hanya memiliki nafsu. Manusia mempunyai perbedaan sifat antara yang satu dengan yang lainnya. Namun. Pengertian hakikat manusia menurut Islam Menurut bahasa artinya kebenaran atau seesuatu yang sebenar-benarnya atau asal segala sesuatu. Insan yang mempunyai tiga dimensi yaitu badan. 3. nyawa.1. dan ruh Insan dengan seluruh perwatakannya dan ciri pertumbuhannya adalah hasil pencapaian dua factor. serta daya rasa (kalbu). Manusia dalam pandangan Islam terdiri atas dua unsur. sampai sekarang manusia terutama ilmuwan belum mencapai kata sepakat tentang manusia. BAB II TINJAUAN PUSTAKA 1. Hal lain yang menjadi hakikat manusia adalah mereka berkecenderungan beragam. 5. masyarakat dan lingkungan hidupnya. panca indera. Dapat juga dikatakan hakikat itu adalah inti dari segala sesuatu atau yang menjadi jiwa sesuatu. Manusia yang sebagai subjek kajian mengkaji manusia sebagai objek kajiannya dalam hal karya. 4. Sedangkan roh manusia merupakan substansi immateri berupa ruh. hati. Manusia mempunyai motivasi. Namun potensi dasar yang membedakan manusia dengan makhluk ciptaan Allah lainnya terutama hewan adalah nafsu dan akal/pemikiran. Manusia yang cenderung menggunakan nafsu saja atau tidak mempergunakan akal dan berbagai potensi pemberian Allah lainnya secara baik dan benar. yaitu daya pikir (akal) yang bersifat di otak. Manusia memiliki nafsu dan akal. yaitu faktor warisan dan lingkungan. dampak karya terhadap dirinya sendiri. Karena itu dapat dikatakan hakikat syariat adalah inti dan jiwa dari suatu syariat itu sendiri. 7. Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang selalu berkembang dengan pengaruh lingkungan sekitarnya karena makhluk utuh ini memiliki potensi pokok yang terdiri atas jasmani. nafsu. dan rahasia. 6.

Menurut aliran ini. Membicarakan tentang manusia dalam pandangan ilmu pengetahuan sangat bergantung metodologi yang digunakan dan terhadap filosofis yang mendasari. psikologis (ego). seperti asalnya dari tanah liat. menyatakan. yaitu allamal insaana maa lam ya‟ (dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya). Penganut teori kognitif mengecam pendapat yang cenderung menganggap pikiran itu tidak nyata karena tampak tidak mempengaruhi peristiwa. atau lempung kering (al-hijr : 33 . Para penganut teori kognitif menyebut manusia sebagai homo sapiens (manusia berpikir). manusia makan dan minum (al-mu‟minuum : 33). dan sebagainya adalah fakta kehidupan manusia. Behavior yang menganalisis prilaku yang Nampak saja. Kesempurnaan yang dimiliki manusia merupakan suatu konsekuensi fungsi dan tugas mereka sebagai khalifah di muka dumi ini. manusia adalah makhluk yang memiliki prilaku interaksi antara komponen biologis (id). Padahal berpikir . Di dalam diri manusia tedapat unsur animal (hewani). punya mata tetapi tidak dipergunakan untuk melihat (tanda tanda keksuasaan Allah). 2. Mereka (manusia) yang seperti itu sama (martabatnya) dengan hewan. Kata insan disebutkan dalam al-quran sebanyak 65 kali. Konsep islam selalu dihubungkan pada sifat psikologis atau spiritual manusia sebagai . dan moral (nilai). Pengertian manusia berdasarkan Islam Manusia adalah makhluk paling sempurna yang pernah diciptakan oleh Allah swt. Al-Quran menerangkan bahwa manusia berasal dari tanah. Kata basyar selalu dihubungkan pada sifat-sifat biologis. Menurut aliran ini segala tingkah laku manusia terbentuk sebagai hasil proses pembelajaran terhadap lingkungannya. Kata basyar dalam al-quran disebutkan 37 kali salah satunya al-kahfi : innama anaa basyarun mitlukum (sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu). walaupun Al-Quran tidak menggolongkan manusia ke dalam kelompok binatang seperti yang dinyatakan Allah dalam Al-Quran (Q. Al A‟raf : 179) : Mereka (jin dan manusia) punya hati tetapi tidak dipergunakan untuk memahami (ayat ayat Allah). al-ruum : 20). dan social (superego).S.derajatnya sendiri menjadi binatang. makhluk yang selalu berfikir. rasional (akali). bahkan lebih rendah (lagi) dari binatang. Para penganut teori psikoanalisis menyebut manusia sebagai homo volens (makhluk berkeinginan). memahami. akan tetapi memilki substansi yang berbeda yaitu kata basyar. tidak disebabkan aspek. punya telinga tetap tidak mendengar (ayat ayat Allah). Menurut aliran ini manusia tidak di pandang lagi sebagai makhluk yang bereaksi secara pasif pada lingkungannya. diantaranya (al-alaq : 5). memutuskan. Behavior lahir sebagai reaksi terhadap introspeksionisme (aliran yang menganalisa jiwa manusia berdasarkan laporan subjektif dan psikoanalisis (aliran yang berbicara tentang alam bawa sadar yang tidak nampak). Dalam al-quran istilah manusia ditemukan 3 kosa kata yang berbeda dengan makna manusia. insan dan al-nas. Para penganut teori behaviorisme menyebut manusia sebagai homo mehanibcus (manusia mesin).

Fungsinya hanya untuk menghidupkan jasmani saja. dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang berbentuk (lain). Dengan demikian al-quran memandang manusia sebagai makhluk biologis. Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah. Potensi yang dimiliki manusia dapat di kelompokkan pada dua hal yaitu potensi fisik dan potensi rohania. Allah Subhanahu wa Ta‟ala berfirman : “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. 3. diartikan sebagai makhluk social yang tidak biasa hidup tanpa bantuan orang lain dan atau makhluk lain. Dengan kata lain manusia baru bisa mencapai kepuasan dan memenuhi segala kepuasannya bila hidup berkumpul bersama manusia Sebagaimana yang telah Allah firmankan: “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging. Kata al-nas disebut sebanyak 240 kali. 2. api dan tanah. kapur. Maka Maha Sucilah Allah. lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Ruh : Terbuat dari cahaya (nur).makhluk yang berpikir. Pencipta Yang Paling Baik. seperti al-zumar : 27 walakad dlarabna linnaasi fii haadzal quraani min kulli matsal (sesungguhnya telah kami buatkan bagi manusia dalam al-quran ini setiap macam perumpamaan). dan social. angin. Ayat itu adalah dari surat Shad ayat 71 yang artinya “Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah. Jiwa : (nafsu/rasa dan perasaan) Manusia memiliki fitrah dalam arti potensi yaitu kelengkapan yang diberikan pada saat dilahirkan ke dunia. Sebenarnya maniusia itu terdiri dari 3 unsur yaitu: 1.” dan surat Ash Shaffat ayat 11 yang artinya “Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat.” (Al Mukminun : 12-14) . Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Ibnu sina yang terkenal dengan filsafat jiwanya menjelaskan bahwa manusia adalah makhluk social dan sekaligus makhluk ekonomi.” (At Tin : 5) Terdapat dua ayat Al Qur‟an yang setidaknya dapat mewakili untuk menunjukkan kepada kita bahwa asal kejadian manusia itu dari tanah. diberi ilmu. psikologis. Manusia sebagai basyar. Manusia adalah makhluk social untuk menyempurnakan jiwa manusia demi kebaikan hidupnya. Konsep al-nas menunjuk pada semua manusia sebagai makhluk social atau secara kolektif. karena manusia tidak hidup dengan baik tanpa ada orang lain. dfan memikul amanah (al-ahzar : 72). Jasmani : Terdiri dari air. Insan adalah makhluk yang menjadi (becoming) dan terus bergerak maju ke arah kesempurnaan.” Allah Subhanahu wa Ta‟ala telah menentukan tahapan-tahapan penciptaan manusia.

. Ditiupkanlah ruh.“Wahai manusia.” (Al A‟raf : 189) Dari Adam dan Hawa „Alaihimas Salam inilah terlahir anak-anak manusia di muka bumi dan berketurunan dari air mani yang keluar dari tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan hingga hari kiamat nanti. yang tertera dalam surat Al Hijr ayat 26. Allah jadikan „alaqah yakni segumpal darah beku yang bergantung di dinding rahim. “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. agar dia merasa senang kepadanya … .” (Az Zumar : 6) “Dialah yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan daripadanya Dia menciptakan istrinya. Dia Yang Maha Kuasa menjadikan rahim itu sebagai tempat yang aman dan kokoh untuk menyimpan calon manusia. jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur). lalu bergeraklah makhluk tersebut menjadi makhluk baru yang dapat melihat. Allah ciptakan pula Hawa dari Adam. Allah Subhanahu wa Ta‟ala kemudian membentuknya memiliki kepala.” Setelah Allah SWT menciptakan nabi Adam dari tanah. (Tafsir Ibnu Katsir juz 3 halaman 457). Dia nyatakan dalam firman-Nya : “Bukankah Kami menciptakan kalian dari air yang hina? Kemudian Kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh (rahim) sampai waktu yang ditentukan.” (Al Hajj : 5) Ayat-ayat di atas menerangkan tahap-tahap penciptaan manusia dari suatu keadaan kepada keadaan lain. yang menunjukkan akan kesempurnaan kekuasaan-Nya. dua tangan. dua kaki dengan tulang-tulang dan urat-uratnya. maka ketahuilah sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah. Allah SWT menempatkan nuthfah (yakni air mani yang terpancar dari laki-laki dan perempuan dan bertemu ketika terjadi jima‟) dalam rahim seorang ibu sampai waktu tertentu. kemudian dari segumpal darah. Begitu pula penggambaran penciptaan nabi Adam yang Allah ciptakan dari suatu saripati yang berasal dari tanah berwarna hitam yang berbau busuk dan diberi bentuk. agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim. Dari „alaqah menjadi mudhghah yakni sepotong daging kecil yang belum memiliki bentuk. sebagaimana firman-Nya : “Dia menciptakan kamu dari seorang diri. kemudian dari setetes mani. kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna. Lalu Dia menciptakan daging untuk menyelubungi tulang-tulang tersebut agar menjadi kokoh dan kuat. apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang telah ditentukan.” (Al Mursalat : 20-22) Dari nuthfah. Setelah itu dari sepotong daging bakal anak manusia tersebut. kemudian Dia jadikan daripadanya istrinya … . kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi … .

tidak ada yang kami katahui selain apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami. Pada prinsipnya. bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan. sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. “Dan ingatlah ketika Kami berfirman kepada Malaikat.” (Q S. Allah berfirman. Pertama. sujudlah kamu kepada adam. maka sujudlah mereka kecuali iblis. Allah berfirman saat awal penciptaan manusia . “ Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama seluruhnya. ia enggan dan takabur dan ia adalah termasuk golongan kafir. Ciptaan yang diciptakan dengan sebaik-baiknya. manusia diberi tugas oleh Allah menjadi khalifah dimuka bumi. antara lain dalam Tafsir Ath Thabari. Maka setelah diberitahukannya nama-nama benda itu. Kedua. kepatuhan malaikat kepada Allah SWT karena sudah tabiatnya. lalu berfirman. ( QS. kemudian mengemukakannya kepada para malaikat. dan lain-lain) Dari pembahasan diatas. Patutlah kita mensyukurinya dan beribadah kepada-Nya. Ada beberapa alasan yang mendukung pernyataan tsb. Al Isra 70).mendengar. Mereka menjawab. Maha Suci Engkau. Al Baqarah 34).Al Baqarah 30) . malaikat tidak bisa menjawab pertanyaan Allah tentang al asma (nama-nama ilmu pengetahuan) sedangkan Adam mampu karena memang diberi ilmu oleh Allah SWT. Hai Adam. Al Baqarah 33) Ketiga. “Ingatlah ketika Tuhan mu berfirman kepada para malaikat. Allah berfirman. Bukankah sudah Ku katakan kepadamu. Allah SWT memerintahkan kepada malaikat untuk bersyujud (hormat) kepada Adam as. Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang golongan yang benar. dan meraba. terdasarlah kita bahwa kita tak patut untuk menyombongkan diri karena kita ini adalah ciptaan yang Maha Kuasa. dan Kami melebihkan mereka atas makhluk-makhluk yang Kami ciptakan. dengan kelebihan yang menonjol ( QS. sebab malaikat tidak memiliki hawa nafsu sedangkan kepatuhan manusia pada Allah SWT melalui perjuangan yang berat melawan hawa nafsu dan godaan syetan. Keempat. beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini. Tafsir Ibnu Katsir. (dapat dilihat keterangan tentang hal ini dalam kitab-kitab tafsir. 3. malaikat adalah makhluk yang mulia. Kelebihan Manusia dari Makhluk Lain Dan sesungguhnya Kami telah memuliakan anak adam (manusia) dan Kami angkut mereka di darat dan di laut. Namun jika manusia beriman dan taat kepada Allah SWT ia bisa melebihi kemuliaan para malaikat. : Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah dimuka bumi…”(QS.

dituntut pengabdian dan pengorbanan. Di mana dalam kehidupannya di bebani tanggung jawab. seperti fiman-Nya dalam QS (at-tiin: 4) yang artinya “sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”. serta mengkhianati kepercayaan yang diwakilinya. Seorang wakil yang melanggar batas ketentuan yang diwakili adalah wakil yang mengingkari kedudukan dan peranannya. ia diminta pertanggungjawaban terhadap penggunaan kewenangannya di hadapan yang diwakilinya. Kekuasaan manusia sebagai wakil Allah dibatasi oleh aturan-aturan dan ketentuan-ketentuan yang telah digariskan oleh yang diwakilinya. dan Islam sebagai agama dengan jumlah pemeluknya terbesar dibanding agamaagama yang lain. Atas dasar fakta-fakta di atas. sudah tentu mempunyai pandangan tersendiri akan fungsi. Setiap individu memiliki sifat ini. Dua sisi tugas dan tanggung jawab ini tertata dalam diri setiap muslim sedemikian rupa. peran dan tanggung jawab. Apabila terjadi ketidakseimbangan maka akan lahir sifat-sifat tertentu yang menyebabkan derajat manusia meluncur jatuh ketingkat yang paling rendah. peran dan tanggung jawab manusia di Bumi.Melihat pembahasan di atas. Peran dan Tanggung Jawab Manusia Menurut Islam Manusia sebagai salah satu makhluk hidup di Bumi ini mempunyai berbagai fungsi. Fungsi. Barang siapa yang kafir. Ia akan semakin membaik bila kepribadian orang tersebut . Tanggung jawab itu sendiri merupakan sifat yang mendasar dalam diri manusia. bukanlah dua hal yang bertentangan.1 Tanggung jawab manusia sebagai hamba Allah SWT Manusia di dalam hidupnya disamping sebagai makhluk Tuhan. Karena sebagai mana kita ketahui. yaitu hukum-hukum Allah baik yang tertulis dalam kitab suci (al-Qur‟an). kita sebagai manusia (makhluk ciptaan Allah) senantiasa bersyukur atas karunia dan kasih sayang-Nya. Salah satu kunci kesuksesan adalah bersyukur. terlihat bahwa manusia memiliki kelebihan dari makhluk lain. Kekhalifan adalah realisasi dari pengabdian kepada Allah yang menciptakannya. 4. Allah telah menjadikan manusia sebagai makhluk yang mulia. Selaras dengan fitrah. sebagaimana firman Allah dalam QS 35 (Faathir : 39) yang artinya adalah : “Dia-lah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah dimuka bumi. sudah sewajarnya. maupun yang tersirat dalam kandungan alam semesta (al-kaun). Tapi bisa juga tergeser oleh faktor eksternal. juga merupakan makhluk sosial. mempunyai hak dan kewajiiban. maka (akibat) kekafiran orang-orang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kemurkaan pada sisi Tuhannya dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lainhanyalah akan menambah kerugian mereka belaka”. makhluk individu. melainkan suatu kesatuan yang padu dan tak terpisahkan. 4. Kedudukan manusia di muka bumi sebagai khalifah dan juga sebagai hamba Allah. Oleh karena itu.

Oleh karena itu hidup manusia. keselamatan. Inilah yang menyebabkan frekuensi tanggung jawab masing-masing individu berbeda. wakil allah di muka bumi. kemudian mati. Khalifah berarti wakil atau pengganti yang memegang kekuasaan. yaitu tugas kepemimpinan. Ia akan selalu ada dalam diri manusia karena pada dasarnya setiap insan tidak bisa melepaskan diri dari kehidupan sekitar yang menunutut kepedulian dan tanggung jawab.2 Tanggung jawab manusia sebagai khalifah Allah SWT Manusia diserahi tugas hidup yang merupakan amanat dan harus dipertanggungjawabkan dihadapannya. Tanggung jawab itu menyangkut nama baik keluarga. Tanggung jawab terhadap keluarga Keluarga merupakan masyarakat kecil. Agar manusia dalam hidupnya mempunyai “harga”. Intinya dari masing-masing individu dituntut adanya tanggung jawab untuk melangsungkan hidupnya di dunia sebagai makhluk Tuhan. Manusia menjadi khalifah memegang mandat tuhan untuk mewujud kemakmuran di muka bumi. Tugas hidup yang di muka bumi ini adalah tugas kekhalifaan. Kerja keras yang tiada henti sebab bekerja sebab bekerja sebagai seorang muslim adalah membentuk amal saleh.semakin meningkat. hidup. Contoh: Manusia mencari makan. anak-anak. serta pegolaan dan pemeliharaan alam. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab terhadap dirinya sendiri Manusia diciptakan oleh Tuhan mengalami periode lahir.2 Macam macam tanggung jawab a. Keluarga terdiri atas ayah-ibu. hidup seorang muslim akan dipenuhi dengan amaliah. pendidikan. Tanggung jawab mempunyai kaitan yang sangat erat dengan perasaan. 4. dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. 4. Kekuasaan yang diberikan manusia bersifat kreatif yang memungkinkan dirinya mengolah serta mendayagunakan apa yang ada di muka bumi untuk kepentingan hidpnya. sebagai pengisi fase kehidupannya itu maka manusia tersebut atas namanya sendiri dibebani tanggung jawab. tidak lain adalah karena adanya tanggung jawab terhadap dirinya sendiri agar dapat melangsungkan hidupnya. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan. Contoh: Seorang ayah rela bekerja membanting tulang demi memenuhi tanggung jawabnya sebagai kepala keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. . Sebab apabila tidak ada tanggung jawab terhadap dirinya sendiri maka tindakannnya tidak terkontrol lagi. b. dan kehidupan.

Wajarlah apabila semua tingkah laku dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat. Jika khalifah diartikan sebagai penerus ajaran allah maka peran yang dilakukan adalah penerus pelaku ajaran Allah dan sekaligus menjadi pelopor membudayakan ajaran allah. Oleh karena itu manusia wajib membaca dan memahami Al Quran agar dapat memahami apa fungsi. Kalau perbuatan itu di ketahui ia harus berurusan dengan pihak kepolisian dan pengadilan. baru setelah itu kepada orang lain. bertingkahlaku manusia terikat oleh normanorma atau ukuran-ukuran yang dibuat oleh negara. maka ia harus bertanggung jawabkan kepada negara. terpaksa mencuri barang-barang milik sekolah demi rumah tangganya. . apapun alasannya tindakan ini termasuk tidak bertanggung jawab terhadap masyarakat. Bila perbuatan manusia itu salah. Tanggung jawab terhadap masyarakat Pada hakekatnya manusia tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain. peran dan tanggung jawab manusia. peran dan tanggung jawabnya sebagai manusia sehingga dapat menjalani kehidupan dengan penuh makna. setiap individu adalah warga negara suatu negara. Berpedoman pada al-quran surah al-baqarah ayat 30-36. Contoh: Dalam novel jalan tak ada ujung karya Muchtar Lubis. bertindak. maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain tersebut. Manusia tidak bisa berbuat semaunya sendiri. maka peran yang dilakukan adalah sebagai pelaku ajaran Allah dan sekaligus pelopor dalam membudayakan ajaran Allah.c. Untuk menjadi pelaku ajaran Allah. Sehingga dengan demikian manusia di sini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsunggkan hidupnya dalam masyarakat tersebut. status dasar manusia yang mempolori oleh adam AS adalah sebagai khalifah. karena secara moral psikologis akan merusak masa depan generasi penerusnya di lingkungan masyarakat tersebut. guru Isa yang terkenal guru yang baik. Perbuatan guru Isa ini harus pula dipertanggung jawabkan kepada pemerintah. d. 5. berbuat. Peran Manusia Menurut Islam Berpedoman kepada QS Al Baqoroh 30-36. Tanggung jawab terhadap Bangsa / Negara Suatu kenyataan lagi bahwa setiap manusia. apalagi menjadi pelopor pembudayaan ajaran Allah. Dalam berfikir. Karena membutuhkan manusia lain. Contoh: Seseorang yang menyediakan rumahnya sebagai tempat pelacuran pada lingkungan masyarakat yang baik-baik. seseorang dituntut memulai dari diri dan keluarganya. sesuai dengan kedudukanya sebagai makhluk sosial. Di dalam Al Quran sudah begitu lengkap semua hal mengenai fungsi.

akal. oleh karena itu sebagai manusia (makhluk ciptaan Allah) seharusnyalah kita senantiasa bersyukur atas karunia dan kasih sayang-Nya. Maka Maha Sucilah Allah. dengan kelebihan yang menonjol” ( QS. 2. gaib. BAB III KESIMPULAN Manusia dalam agama islam diartikan sebagai makhluk Allah SWT yang memiliki unsur dan jiwa yang arif. dan sebagainya. bijaksana. dan Kami melebihkan mereka atas makhluk-makhluk yang Kami ciptakan.” (Al Mukminun : 12-14) Manusia memiliki kelebihan dari makhluk lain. lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Belajar (surat An naml : 15-16 dan Al Mukmin :54) . bernafsu. Mengajarkan ilmu dan Membudayakan ilmu. lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging. berakal. kalbu. salah satu buktinya adalah kepatuhan manusia pada Allah SWT melalui perjuangan yang berat melawan hawa nafsu dan godaan syetan sedangkan kepatuhan malaikat kepada Allah SWT karena sudah tabiatnya. karna salah satu kunci kesuksesan adalah bersyukur.Peran yang hendaknya dilakukan seorang khalifah sebagaimana yang ditetapkan oleh Allah di antanya adalah Belajar. Mengajarkan ilmu (al Baqoroh : 31-39) 3. diantaranya adalah : 1. Belajar yang dinyatakan pada ayat pertama surat al Alaq adalah mempelajari ilmu Allah yaitu Al Qur‟an. “Dan sesungguhnya Kami telah memuliakan anak adam (manusia) dan Kami angkut mereka di darat dan di laut. Seperti apa yang telah dicontohkan oleh Nabi SAW. Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah. . Pencipta Yang Paling Baik. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang berbentuk (lain). nafsu. sebab malaikat tidak memiliki hawa nafsu. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang. Al Isra 70). Membudayakan ilmu (al Mukmin : 35 ) . tidak dapat ditangkap dengan panca indera yang berbeda dengan makhluk lain karena pada manusia terdapat daya berfikir. Ilmu yang telah diketahui bukan hanya untuk disampaikan kepada orang lain melainkan dipergunakan untuk dirinya sendiri dahulu agar membudaya. Peran yang hendaknya dilakukan seorang khalifah sebagaimana yang telah ditetapkan Allah. dan bertanggung jawab pada Allah SWT. “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Manusia memiliki jiwa yang bersifat rohaniah.

Muhammadong. peran dan tanggung jawabnya sebagai manusia. Sebenarnya Al Quran sudah membahas semua hal mengenai fungsi. Makassar : Tim Dosen Pendidikan Agama Islam UNM. 2009. Quraish. M. 1998. Shihab. peran dan tanggung jawab manusia. Wawasan Al-Quran.Fungsi utama manusia adalah sebagai khalifah di muka bumi ini dan perannya sebgai khalifah sebagaimana yang ditetapkan Allah SWT mencakup tiga poin yaitu belajar. PT RajaGrafindo Persada : Jakarta. mengelola dan memelihara bumi. . Oleh karena itu manusia wajib membaca dan memahami Al Quran agar dapat memahami apa fungsi. PT Mizan Pustaka : Bandung. M. Daud. DAFTAR PUSTAKA Ali. Tenggung jawab manusia sebagai khalifah yang berarti wakil Allah adalah mewujudkan kemakmuran di muka bumi. Pendidikan Agama Islam. mengajarkan ilmu. dan membudayakan ilmu. Pendidikan Agama Islam. sehingga dapat menjalani kehidupan dengan penuh makna. 2007.