POTENSIAL BERKEMBANGNYA INTEGRITAS DIRI ( LANSIA) Faktor predisposisi

BIOLOGIS Latar belakang Genetik Tidak ada riwayat dengan jiwa Status nutrisi Riwayat status nutrisi baik (gizi berlebihan,gizi kurang) Kondisi umum Terjadi fisik perubahan-perubahan pada sel,sistem kesehatan secara orangtua kembar gangguan PSIKOLOGIS Inteligensi Tidak berubah dengan informasi matematika dan perkataan verbal IQ 90-110 Keterampilan verbal Kemampuan komunikasi baik Usia 65 tahun keatas Gender Pria / wanita Pendidikan Telah formal Pendapatan Memiliki pendapatan dan menempuh pendidikan SOSIAL BUDAYA

verbal dan non verbal masih baik Moral Mampu membedakan dan memilih mana yang baik dan buruk. Kepribadian Struktur mental seimbang

mandiri dalam ekonomi Pekerjaan Memiliki tanggung jawab dalam pekerjaan Status social Memisahkan diri dari autokritas keluarga Latar belakang Budaya Tidak memiliki nilai budaya

persarafan,pendengaran,pengli hatan,kardiovaskuler, pengaturan temperatur

id,ego,super ego Pengalaman masa lalu : Mengalami pengalaman yang dapat dijadikan pelajaran untuk

tubuh,respirasi,gastrointestinal, geniturinaria,endokrin,integum en dan muskuloskeletal Sensitivitas Biologi Kadar dengan Dopamin serotonin, seimbang GABA,

kematangan diri. Konsep diri Konsep diri positif, memiliki

yang bertentangan dengan nilai kesehatan Agama dan keyakinan Mempunyai religi dan nilai yang baik Keikutsertaan dalam politik berpartisipasi dalam kegiatan

pedoman hidup yang realistis Motivasi Motivasi masih tinggi Pertahanan psikologi : kebiasaan koping adaptif Self kontrol Mampu dorongan menahan yang diri kurang terhadap positif,

asetilkolin di SSP (substansia Nigra, midbrain, hipotalamuspituitari) Paparan terhadap racun Tidak terpapar mercury, tidak terpapar terjadi insektisida, keracunan tidak dan

politik yang sehat Pengalaman social : Masih mampu berhubungan baik

penyalahgunaan zat

Melakukan hal-hal positif

dengan lawan jenis

Faktor presipitasi NATURE BIOLOGIS Kondisi kesehatan secara umum Terjadi perubahan-perubahan fisik pada sel. Melakukan hal-hal positif SOSIAL BUDAYA Pendidikan Memiliki pendidikan formal atau nonformal Pendapatan Memiliki pendapatan dan mandiri dalam ekonomi Pekerjaan Memiliki tanggung jawab dalam pekerjaan Status social Mandiri dan tidak tergantung pada keluarga inti Budaya Tidakmengalami pertentangan nilai budaya Agama dan keyakinan Mempunyai religi dan nilai yang baik .sistem tubuh PSIKOLOGIS Self kontrol Mampu terhadap menahan dorongan diri yang ORIGIN Internal: Dapat menerima dirinya dan terjadi Eksternal Keluarga mendukung Masyarakat dan menerima mendukung perubahan yang TIMING Waktu terjadinya NUMBER Jumlah dan kualitas stressor : semua stresor : usia 65 tahun keatas stressor yang ada selama usia tum- Lamanya terjadi : stressor waktu / bang berlangsungnya berapa lama keberadaannya kurangpositif.

antar : . MATERIAL ASSETS Penghasilan individu Mempunyai penghasilan yang layak untuk tumbang di usia lansia POSITIVE BELIEFS Keyakinan nilai Keyakinan dan nilai hidup yang positif Motivasi menjadi Benda atau barang Motivasi tinggi bersemangat menjalani hidup Orientasi kesehatan Pelayanan kesehatan Mampu mengakses pencegahan Mempunyai keyakinan lebih bahwa baik pada masih dan dan keluarga kelp.Penilaian stressor KOGNITIF Stressor sebagai tantangan untuk lebih berkembang lagi AFEKTIF Reaksi afek dan emosi dengan stressornya sesuai FISIOLOGIS Refleks respon fisiologi : kompensasi wajar BEHAVIOR Prilaku menghadapi stressor dan menyelesaikann ya SOSIAL Membandingka n kemampuan dan diri kapasitas dengan orang lain yang mempunyai masalah sama yang Sumber koping PERSONAL ABILITY Problem solving skill Mampu informasi Mampu Identifikasi masalah Mampu melaksanakan rencana tindakan Kesehatan dan energi Kondisi fisik normal. Masyarakat Mendapat dari dukungan dan keluarga masyarakat Diterima bagian dari keluarga dan masyarakat Komitmen jaringan social Ikut dalam kegiatan dg yang dimiliki Mempunyai tabungan untuk mengantisipasi kebutuhan hidup oranglain dengan lawan jenis Pengetahuan dan intelegensi individu Mempunyai pengetahuan dan intelegensi yang cukup untuk menghadapi stressor  Identitas Ego yg kuat atau perkumpulan di masyarakat (formal dan non formal) Budaya yg stabil Tidak ada pertentangan nilai budaya pely kes yang ada mencegah daripada mengobati . semangat dan antusias Sosial skill masih dengan mampu berhubungan terutama untuk mencari SOSIAL SUPPORT Hubungan indiv.

advise Kognitif : perbandingan +. konfrontasi. substitusi reward. supresi kematian pasangan Menyiapkan diri menerima datangnya kematian Melaksanakan kegiatan agama secara rutin Merasa dicintai dan berarti dalam keluarga Berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan kelompok masyarakat Menyiapkan diri ditinggalkan anak yang telah mandiri . RESPON KOPING Harga diri tinggi Menilai kehidupannya berarti Menerima nilai dan keunikan orang lain Menerima dan menyesuikan pengabaian selektif. Pertahanan diri : denial.Mekanisme koping MEKANISME KOPING ADAPTIF Fokus pada masalah : negosiasi. mengurangi obyek yang diharapkan Emosi : mek.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful