KEADILAN MALING DAN KORUPTOR (MANUSIA DAN KEADILAN

)
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. John Rawls, filsuf Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20, menyatakan bahwa “Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran”. Tapi, menurut kebanyakan teori juga, keadilan belum lagi tercapai: “Kita tidak hidup di dunia yang adil”. Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan. Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita ketidakadilan, karena definisi apakah keadilan itu sendiri tidak jelas. keadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya pada tempatnya Contoh kasus di Pulo Gadung (Jakarta Utara) tertangkap sebuah maling yang babak belur karena mengambil ayam dari rumah warga, karana dihajar warga maling itupun hampir mati akibat kehabisan darah. Kasus lain adalah Kasus Koruptor yang mengambil uang negara hingga 1 Triliun Rupiah hanya menerima penjara 15 tahun. Bila dihitung ayam yang dicuri maling itu berharga sekitar Rp 15,000 dan hasil korupsi Koruptor bernilai 1 Triliun Rupiah, bila Maling mendapatkan Hukuman pukulan sampai hampir mati dan Koruptor hanya mendapat Penjara 15 Tahun saja apakalah ini Adil mengingat berasaran perbedaaan nilai Rupiahnya sangat besar tetapi tingkat hukumanya sangat lemah?

Maling

Koruptor

Opini: Menurut saya keadilan adalah menaruh sesuatu pada posisinya, seharusnya Keadilan di negri ini ditingkatkan lagi dengan sesuai dengan tingkat pelaku mengambil nilai komersialnya dimana Maling seharusnya di Penjara dan Koruptor dihukum mati. Sumber: http://abra139210.wordpress.com

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful